BAB I PROFIL PERUSAHAAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PROFIL PERUSAHAAN"

Transkripsi

1 BAB I PROFIL PERUSAHAAN 1.1. Sejarah Perusahaan PT. Rahajasa Media Internet (RadNet) adalah perusahaan penyedia jasa layanan internet yang berdiri pada November Perusahaan ini didirikan oleh dua orang pendiri dan pertama kali beroperasi di rumah salah satu pendirinya di sekitar Jakarta. Setelah memiliki ijin nasional penyelenggaraan Internet Service Provider (ISP) dari Dirjen Postel pada Mei 1995, RadNet secara resmi merupakan perusahaan yang pertama kali meluncurkan jasa layanan internet di Indonesia. Hal ini menandakan kiprah RadNet sebagai pelopor perusahaan penyedia jasa layanan internet (Internet Service Provider/ISP) di Indonesia. Pada awal pendiriannya, ketika belum banyak pesaing yang menyediakan jasa layanan internet serupa di Indonesia, RadNet mengalami masa kejayaan dan bahkan sempat membuat perusahaan jaringan internet antar ISP skala besar (Network Access Point/NAP). Setelah melalui banyak perubahan di berbagai bagian tubuh RadNet, pada akhirnya RadNet memiliki kantor cabang utama di 3 kota besar di Indonesia yaitu di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Perusahaan penyedia jasa layanan Internet (Internet Service Provider/ISP) merupakan perusahaan jasa yang memiliki fungsi utama menawarkan jasa akses internet. Jasa akses internet yang ditawarkan berbeda-beda sesuai permintaan masingmasing pelanggan. Pada umumnya jasa yang ditawarkan tergantung pada beberapa kriteria yang meliputi tingkat kecepatan yang diminta pelanggan, jumlah pengguna akses, dan struktur dana yang dimiliki pelanggan. Kebutuhan dasar pelanggan biasanya berupa kebutuhan akan surat elektronik ( ), web hosting dan web space, dukungan layanan 24 jam, informasi teknis yang lengkap, sampai hubungan akes dengan situs-situs. Dengan kemajuan kapabilitas teknologi saat ini, perusahaan ISP dapat menawarakan solusi menyeluruh untuk semua kebutuhan online bagi pelanggannya hingga layananan manajemen e-commerce. Berikut ini jenis pelayanan aplikasi yang bisa ditawarkan perusahaan ISP berdasarkan besar bandwidth yang bisa didapatkan oleh pelanggan perusahaan ISP secara umum. 1

2 Tabel 1.1 Tipe pelayanan aplikasi perusahaan jasa layanan Internet (Internet Service Provide/ISP) Class Bandwidth 1 10 Kbps-100 Kbps Kbps-1 Mbps 3 1 Mbps-10 Mbps 4 10 Mbps-100 Mbps Mbps-1 Gbps Type of Application Electronic Transactions, Voice, Text Mail, WWW Text, Music, Video Conferencing Individuals Text Mail, WWW Text, Music, Video Conferencing Individuals, Collaborating Workgroups, Interactive Games, WWW Graphics, Video Conferencing Groups, Remote LAN Access, Personal WWW Server, CD-ROM on Demand Video Conferencing Individuals, Collaborating Workgroups, Interactive Games, WWW Graphics, Video Conferencing Groups, Remote LAN Access, Personal WWW Server, CD- ROM on Demand, Video on Demand, WWW Video Video Conferencing Groups, Remote LAN Access, Personal WWW Server, CD-ROM on Demand, Video on Demand, WWW Video, Client Campus Applications, High Quality Imaging, Commercial WWW Server, Campus Applications Server Video on Demand, WWW Video, Client Campus Applications, High Quality Imaging, Commercial WWW Server, Campus Applications Server, Video Broadcast Sumber: Fungsi cabang bagi RadNet adalah sebagai profit centre, dimana setiap cabang dikelola oleh seorang manajer yang mengendalikan laba dan biaya dari cabang tersebut secara penuh. RadNet membuka cabang di Bandung pada tahun 1997 yang memiliki fungsi awal sebagai kantor representatif dengan jumlah awal karyawan sebanyak 3 orang. Pada tahun 2002 RadNet kantor cabang Bandung mulai berkembang dengan pesat ditandai dengan pembentukan divisi pemasaran dan usahausaha peningkatan brand awareness mulai giat dilakukan. Berkembangnya teknologi internet yang saat ini telah menjadi landasan utama telekomunikasi, membuat RadNet memperluas misinya untuk menjadi penyedia dan pelopor telekomunikasi dan multimedia terdepan di Indonesia. Visi Radnet sebagai penyelenggara penyedia layanan internet adalah menyajikan mutu layanan terbaik demi kemajuan perusahaan dan kepuasan masyarakat penggunanya. 2

3 Melalui kerjasama dengan PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) dan PT. Indosat, RadNet memiliki komitmen untuk melayani 220 juta penduduk Indonesia dengan total jasa solusi telekomunikasi serta melayani kawasan Asia Pasifik dengan jaringan internet. Berdasarkan data APJII terbaru (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), tercatat 1,5 juta subscribers internet dan 16 juta penggunan internet di Indonesia Lingkup Bidang Usaha Radnet memberikan solusi bagi kebutuhan akses Internet dan jaringan terpadu, baik untuk penggunaan komunikasi lokal, nasional maupun internasional. Solusi yang diberikan Radnet memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk medapatkan layanan multimedia internet berupa data, audio, dan video. Jasa layanan yang ditawarkan mulai dari yang sederhana hingga ke layanan multimedia yang memungkinkan komunikasi audio visual baik untuk kebutuhan domestik maupun internasional. Pangsa pasar yang merupakan target RadNet adalah pasar konsumen menengah atas. RadNet sendiri tidak melakukan penelitian pasar khusus untuk mengetahui karakter pelanggannya sebelum memulai memasarkan layanannya. Perusahaan juga belum melakukan identifikasi dan analisis segmentasi yang sesuai dengan pasar yang ada dan jenis layanan dari perusahaan. RadNet bermaksud untuk menangkap semua lapisan tanpa menentukan target berdasarkan segmen karena melihat bahwa pasar yang ada masih potensial. Hal ini terlihat pada data konsumen yang tidak terfokus pada segmen tertentu. Selanjutnya dilakukan analisis yang digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mencari pasar berdasarkan variabel segmentasi pada pasar konsumen. Radnet memiliki berbagai macam produk yang diperuntukkan baik untuk konsumen personal maupun konsumen korporat, yaitu : Personal Account, dengan bentuk yang dapat memfasilitasi segala keperluan pelanggan. Corporate Account, kombinasi antara Internet Account dengan Web Space yang memungkinkan pelanggan perusahaan mendapat jasa internet secara penuh. LAN dial up account, sejumlah work station pada LAN yang dihubungkan dengan internet dengan menggunakan modem. 3

4 Dedicated Line, untuk pelanggan yang membutuhkan kecepatan internet tinggi dan fungsi internet lainnya. Terdapat dua jenis produk yaitu : o Wireless Dedicated Line sambungan iternet yang dikhususkan bagi lokasi yang tidak terjangkau oleh jaringan kabel biasa. o Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), koneksi internet broadband yang menggunakan koneksi dengan jaringan telepon biasa yang memungkinkan akses internet dilakukan bersamaan dengan percakapan telepon. Tabel 1.2 Produk Layanan RadNet 1.3. Visi dan Misi Perusahaan VISI: Menjadi penyelenggara Internet Service Provider yang menyajikan mutu layanan terbaik demi kemajuan perusahaan dan kepuasan masyarakat penggunanya. MISI: Menjadi perusahaan yang handal dan terpercaya dalam bidang usahanya yang mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi guna menghadapi kebutuhan pasar serta persaingan untuk memperoleh loyalitas pelanggan dalam rangka kemajuan usaha. 4

5 1.4. Struktur Organisasi Untuk merealisasikan seluruh visi, misi, strategi, dan tujuannya, RadNet mendefinisikan struktur organisasinya seperti yang terlihat pada gambar 1.1. Gambar 1.1 Struktur organisasi PT Rahajasa Media Internet Definisi tugas dan wewenang setiap elemen struktur organisasi tersebut adalah sebagai berikut Direktur Utama Penentuan arah perusahaan secara keseluruhan; perumusan tujuan; pembuatan strategi dan kebijakan perusahaan secara menyeluruh; mengkoordinasi, mengarahkan, dan membina organisasi; pembinaan hubungan eksternal; tanggung jawab dalam penyusunan dan pelaporan kinerja perusahaan. Direktur Keuangan Penyusunan dan perumusan kebijakan peraturan dan pengelolaan keuangan perusahaan meliputi penyusunan anggaran, penyediaan dana baik untuk modal kerja dan investasi, pengelolaan aset perusahaan, pengawasan dan pelaksanaan akuntansi manajemen, pengawasan administrasi perpajakan dan asuransi, dan penyiapan laporan keuangan perusahaan. 5

6 Direktur Operasional Pengkoordinasian fungsi operasional perusahaan; penyusunan kebijakan, sasaran, strategi, dan peraturan teknis operasional; pengaturan dan pembinaan kegiatan operasional; pemantauan pelaksanaan operasional perusahaan; dan perencanaan dan pemeriksaan infrastruktur perusahaan. General Manager National Sales and Marketing Head Perencanaan, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan kegiatan operasional bisnis seluruh kantor cabang; perumusan dan pengawasan pelaksanaan kebijakan strategi bisnis. Manajer Sumber Daya Manusia dan Administrasi Penyusunan rencana pengembangan, produktivitas, dan pengendalian sumber daya manusia; pelaksanaan tata usaha kepegawaian; perumusan kebijakan dan pengawasan program mutasi dan administrasi personalia; pelaksanaan kegiatan administrasi umum ketanagakerjaan; dan pelaksanaan kegiatan legal perusahaan. Manajer Keuangan Pelaksanaan administrasi keuangan, perbendaharaan dan akuntansi keuangan perusahaan, dan pelaksanaan pembuatan laporan keuangan perusahaan. Manajer pengembangan bisnis Pengelolaan investasi perusahaan yang bersifat pengembangan usaha baik dari dana internal maupun eksternal serta perencanaan pengembangan aset non produktif berdasarkan prinsip kelayakan finansial, merencanakan investasi dan rehabilitasi aset, dan dukungan operasional. Manajer organisasi jaringan Pengawasan teknis operasional; pengelolaan keberlangsungan jaringan, bandwidth, dan Internet Protocol seluruh kantor cabang. 6

7 Manajer hubungan pelanggaan Penyelenggaraan hubungan kelembagaan dan administrasi; penyelenggaraan dokumentasi dan publikasi yang diperlukan untuk menjaga kepentingan dan citra perusahaan terhadap pegawai, dan pelanggan/calon pelanggan; dan penyelenggaraan fungsi pembinaan hubungan dengan para pelanggan. Manajer Cabang Penentuan arah kebijakan kantor cabang; perumusan tujuan; pembuatan strategi; pengkoordinasian, pengarahan, dan pembinaan organisasi kantor cabang; pembinaan hubungan baik eksternal dan internal kantor cabang; tanggung jawab dalam penyusunan dan pelaporan kinerja kantor cabang; dan pengendalian kegiatan kantor cabang dalam kegiatan operasional sehari-hari. Finance Department Pengelolaan keuangan kantor cabang meliputi penyusunan anggaran kerja, penyediaan dana modal kerja dan operasional, pengelolaan aset kantor cabang, pelaksanaan fungsi akuntansi, pelaksanaan administrasi perpajakan dan asuransi, administrasi tagihan pelanggan, dan penyiapan laporan keuangan kantor cabang. Customer Management and Retention Department Penyelenggaraan hubungan dengan pelanggan; penyelenggaraan dokumentasi dan publikasi yang diperlukan untuk menjaga kepentingan dan citra kantor cabang terhadap pelanggan/calon pelanggan; dan pelaksanaan sistem pelayanan konsumen di kantor cabang. Sales and Marketing Department Penyusunan, pengkoordinasian, dan pelaksanaan strategi pemasaran kantor cabang. Network Department Pengelolaan operasional jaringan internal, eksternal, antar kantor-kantor cabang dan kantor pusat, lokal, dan jaringan global; pengelolaan dan distribusi bandwidth pelanggan; instalasi dan diskoneksi jaringan pelanggan; 7

8 pemeliharaan jaringan; optimalisasi perangkat hardware dan software; dan pengelolaan stabilitasi koneksi. General Administration Department Penyusunan rencana pengembangan, produktifitas, dan pengendalian sumber daya manusia; pelaksanaan tata usaha kepegawaian; pelaksanaan program mutasi dan administrasi personalia; pelaksanaan kegiatan administrasi umum ketangakerjaan; pelaksanaan kegiatan legal kantor cabang; akomodasi kebutuhan internal kantor cabang; dan pelaksanaan fungsi pendukung operasional sehari-hari kantor cabang 1.5. Sumber Daya Jumlah karyawan yang bekerja pada RadNet cabang Bandung saat ini adalah 27 orang (per Januari 2007). Sebagian besar terdiri dari laki-laki dan berada pada divisi teknis, berikut ini komposisi karyawan setiap departemen di kantor cabang Bandung : Komposisi Pegawai 14.81% 33.33% 11.11% Customer Management & Retention Departement Finance Departement 22.22% 18.52% Sales and Marketing Departement General Administration Department Network Department Gambar 1.2 Komposisi pegawai berdasarkan departemen 8

9 Untuk membangun kapabilitas sebagai perusahaan jasa pelayanan internet, perusahaan melengkapi peralatan berupa hardware dan software agar dapat melakukan pelayanan akses internet. Adapun perangkat teknologi yang dimiliki perusahaan adalah : Penggunaan satelit melalui kerjasama dengan PT. Telkom dan PT. Indosat. Teknologi sistem informasi untuk bagian administrasi yang dibangun sendiri oleh pihak perusahaan melalui divisi teknis yang dibuat sedemikian rupa sehingga memudahkan bagian administrasi dan pelanggan dalam melakukan kontak. Bagi pelanggan, berbagai fasilitas tersebut dapat mempermudah pengawasan terhadap status jam akses, penyampaian keluhan atau pertanyaan, memperoleh informasi terbaru dari perusahaan, dan pelayanan lainnya. Khusus Radnet kantor cabang Bandung memiliki teknologi koneksi tanpa kabel (Point to Multi Point) untuk konsumen. Menggunakan sistem pembayaran yang memudahkan pelanggan dengan menyediakan beragam fasilitas yang dapat dipilih sesuai keinginan pelanggan, yaitu pembayaran secara tunai, cek, kartu kredit, kartu debit, transfer bank, pembayaran melalui ATM, dan Mobile Banking. Internet dan Wide Area Network (WAN) Up Link. Untuk dapat mengakses internet, jaringan yang dimiliki perusahaan ISP haruslah terhubung dengan internet itu sendiri. Hubungan tersebut dapat melalui satu atau lebih WAN Up Link yang dihubungkan ke internet backbone ISP. Up Link Router yang mendukung physical interface dan data link protocol. Alat ini cukup cepat dalam mendukung penggunaan jaringan oleh pelanggan tanpa menimbulkan kemacetan transfer data. Public Switching Telephone Network (PSTN). Ada beberapa tipe saluran akses yaitu melalui Dial Up (terhubung dengan modem analog dan sambungan telepon analog) atau terminal adapter dan sambungan ISDN. Tipe dan jumlah sambungan akses ini tergantung pada jumlah user dan profil kebutuhan mereka. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jumlah minimum yang masih dapat menampung seluruh akses konsumen ISP. Hal ini dibutuhkan agar konsumen ISP tidak mengalami kesulitan dalam mengakses server ISP, seperti masalah karena sambungan yang sibuk. Remote Access Server. Alat ini merupakan perangkat yang menjawab panggilan dan menyediakan sambungan bagi konsumen. Jika ISP 9

10 menggunakan telepon analog, maka sambungan tersebut akan berhubungan dengan modem. ISP Local Area Network. Biasanya backbone sebuah ISP adalah ethernet LAN yang menghubungkan seluruh komponen dalam jaringan. Untuk mengimplementasikan hal tersebut, ISP membutuhkan ethernet hub dan swirch untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik pada jaringan yang lebih besar. Routers untuk Point of Presence (POP) dan pelayanan dedicated acces. Untuk menghubungkan POP dan konsumen (terutama konsumen korporat), perusahaan membutuhkan router di kantor pusat pelayanan. Idealnya, pelayanan yang diberikan untuk berbagai daerah remote secara berkesinambungan dengan menggunakan berbagai macam sambungan. Authentication Server merupakan kontrol terhadap akses konsumen dan cara untuk melakukan perhitungan akunting dan penagihan. WEB Server yang memungkinkan perusahaan ISP untuk memiliki web site sendiri dan menyediakan web hosting bagi konsumen korporat. Mail Server bertanggung jawab untuk routing dan storing lalu lintas sehingga user dapat membaca dari luar jaringan ISP. Server software seperti FTP server, DNS server, TelNet server, News server, mailing list server, web caching, Firewall, dan software pendukung operasional lain Tantangan Bisnis Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pola kehidupan. Teknologi internet merupakan salah satu yang mempunyai pengaruh dan merupakan salah satu bentuk teknologi yang pemanfaatannya dalam segala bidang kehidupan manusia mengalami peningkatan yang pesat. Khususnya dalam bidang bisnis dan ekonomi, teknologi internet akan menjadi sebuah alat yang sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan usaha perusahaan yang ingin eksis dan mengembangakan usahanya dalam era globalisasi. Hal-hal yang menjadi tren seiring dengan perkembangan bisnis saat ini antara lain adalah semakin majunya sistem administrasi dan keuangan, model bisnis yang semakin inovatif, dan 10

11 pemanfaatan teknologi yang makin maju. Salah satu konsekuensinya adalah terjadinya pergerakan bisnis menuju e-commerce. Perkembangan ini menyebabkan banyak perusahaan, baik yang sebelumnya telah berhubungan dengan teknologi internet secara langsung maupun yang tidak langsung, untuk ikut terjun ke dalam bisnis berbasis teknologi internet ini. E-commerce mempunyai perbedaan dengan bisnis konvensional yang biasa dilakukan sebelumnya. Bisnis konvensional lebih bersifat administratif, berfokus internal, bersistem transaksional, dan berwawasan lokal. Sedangkan e-commerce memiliki ciri layanan mandiri, berfokus eksternal, memanfaatkan business inteligence, dan berwawasan global. Untuk mendukung hal ini, dunia bisnis saat ini memiliki kebutuhan akan pengembangkan pasar, pemeliharaan pelanggan, dan peningkatan efisiensi operasi. Di Indonesia, dalam dunia bisnis telah tumbuh kesadaran betapa besarnya tingkat kebutuhan akan internet yang membuka pasar yang potensial bagi perusahaan pelayanan jasa internet (Internet Service Provider-ISP). Hal ini ditunjukkan dengan kecenderungan perkembangan yang sangat pesat dalam industri internet di Indonesia, dimana banyak bermunculan perusahaan penyedia jasa layanan internet (Internet Service Provider/ISP). Hal ini dapat dilihat dari jumlah perusahaan ISP yang telah memperoleh izin dari Asosiasi Penyelanggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Tabel 1.3 Pergerakan jumlah perusahaan jasa layanan internet (Internet Service Provider) ISP NAP MULTIMEDIA Sumber: Industri internet merupakan suatu industri yang memiliki tingkat kompetisi sangat ketat. Saat ini banyak perusahaan menyediakan layanan jasa internet yang menawarkan solusi dengan harga murah dan paket produk layanan yang menarik. Secara keseluruhan, dalam pemilihan penggunaan salah satu merek ISP oleh konsumen perusahaan lebih cenderung disebabkan karena kebiasaan, dimana konsumen menyukai produk yang mempunyai harga murah, memiliki pelanggan yang 11

12 banyak, dan beresiko kecil. Kebiasaan ini dapat didefinisikan sebagai kurangnya atau ketiadaan informasi tentang ISP serta tidak adanya tahap evaluasi terhadap alternatif pilihan. Tantangan bisnis yang dihadapi RadNet pada beberapa waktu ke depan antara lain adalah persaingan yang ketat antara perusahaan-perusahaan penyedia jasa internet. Dunia teknologi yang berubah dengan waktu yang sangat cepat, memerlukan strategi yang tepat dari RadNet agar dapat meraih pasar. Pergerakan cepat dari kompetitor yang berani menyediakan dana cukup besar untuk meraih simpati masyarakat untuk meningkatkan Brand Awareness harus menjadi perhatian dari manajemen perusahaan. Karenanya diperlukan adanya upaya peningkatan kembali pamor dan kepopuleran RadNet sebagai perusahaan penyedia jasa internet di Indonesia. Manajemen harus mengoptimalkan pemanfaatan kekuatan sumber daya dan peluang yang ada untuk memenangkan persaingan dan terus berkembang. Perusahaan juga harus mempertimbangkan adanya usaha monopoli dari salah satu perusahaan telekomunikasi milik negara yang selain menguasai jalur hulu (infrastruktur telekomunikasi) juga menguasai hingga ke hilir (akses internet). Terutama tidak akomodatifnya Undang-Undang No. 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi terhadap iklim industri internet yang sehat. Selama ini UU tersebut dipandang kurang mendukung persaingan yang adil (fair treatment/competition). Mahalnya harga bandwidth dan kurangnya pembangunan infrastruktur telepon tetap menjadi salah satu tantangan bisnis. Untuk jangka panjang, internet akan menjadi lebih efisien jika memanfaatkan jaringan kabel (terutama kabel fiber optic) daripada nirkabel. Menurunnya daya beli dan pergeseran prioritas konsumen dalam pemenuhan kebutuhan hidup yang diakibatkan oleh meningkatnya harga BBM, harga tarif listrik dan harga bahan-bahan pokok lainnya juga merupakan faktor yang harus diwaspadai. 12

13 Tabel 1.4 Perbandingan harga layanan internet Sumber: Trend HotSpot di kota Bandung yang cukup menyita perhatian dan merubah preferensi konsumen personal internet juga patut dicermati. Mengingat bahwa manajemen RadNet memutuskan untuk tidak mengeluarkan produk HotSpot (walaupun RadNet merupakan pelopor layanan HotSpot di Bandung) dan lebih fokus pada produk-produk yang lain, maka harus ada upaya dari RadNet untuk meraih kembali perhatian konsumen. Hal lain yang harus menjadi perhitungan adalah berubahnya fokus konsumen dari kebanyakan ISP di Bandung, dari konsumen personal menjadi konsumen korporat. 13

BAB I PROFIL PERUSAHAAN

BAB I PROFIL PERUSAHAAN BAB I PROFIL PERUSAHAAN 1.1. Sejarah Perusahaan PT Rahajasa Media Internet (RadNet) didirikan oleh dua orang pendiri, salah satu diantaranya adalah Roy Rahajasa Yamin, pada bulan November tahun 1994. RadNet

Lebih terperinci

Gambar 1.1. Lambang PT. Rahajasa Media Internet

Gambar 1.1. Lambang PT. Rahajasa Media Internet BAB I PROFIL PERUSAHAAN 1.1 Sejarah Perusahaan PT. Rahajasa Media Internet (RadNet) adalah perusahaan penyedia jasa layanan internet yang berdiri pada November 1994. Perusahaan ini didirikan oleh dua orang

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. : PT. Rahajasa Media Internet (RADNET) Alamat : Jl. Jendral Basuki Rahmat No Plaza BRI Lt. 8 Room 803.

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. : PT. Rahajasa Media Internet (RADNET) Alamat : Jl. Jendral Basuki Rahmat No Plaza BRI Lt. 8 Room 803. BAB II PROFIL PERUSAHAAN 2.1 LATAR BELAKANG PERUSAHAAN Nama Perusahaan : PT. Rahajasa Media Internet (RADNET) Alamat : Jl. Jendral Basuki Rahmat No. 122 Plaza BRI Lt. 8 Room 803 Surabaya 60271 Indonesia

Lebih terperinci

BAB III PERUMUSAN MASALAH

BAB III PERUMUSAN MASALAH BAB III PERUMUSAN MASALAH 3.1. Latar Belakang Sebagai salah satu penyelenggara jasa layanan internet di Indonesia, PT RadNet menghadapi permasalahan yang menghambat laju pertumbuhan perusahaan. Permasalahan

Lebih terperinci

BAB II PROSES BISNIS

BAB II PROSES BISNIS BAB II PROSES BISNIS 2.1. Proses Bisnis Utama PT Rahadjasa Media Internet (RadNet) merupakan perusahaan penyedia jasa layanan internet (Internet Service Provider-ISP). Seiring dengan berkembangnya waktu,

Lebih terperinci

VISIT OUR BLOG HERE :

VISIT OUR BLOG HERE : VISIT OUR BLOG HERE : www.aesthetiksmanta.wordpress.com Annisa Rahmaniah Tara Kamita riduana Faihatul Miskiyah Gina Almirah Ridha Zakiyatus soliha Tengku Vriska Adelia Putri Faiza Hasna Firyal ISP Internet

Lebih terperinci

WAN. Karakteristik dari WAN: 1. Terhubung ke peralatan yang tersebar ke area geografik yang luas

WAN. Karakteristik dari WAN: 1. Terhubung ke peralatan yang tersebar ke area geografik yang luas WAN WAN adalah sebuah jaringan komunikasi data yang tersebar pada suatu area geografik yang besar seperti propinsi atau negara. WAN selalu menggunakan fasilitas transmisi yang disediakan oleh perusahaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 63 juta pada tahun

BAB I PENDAHULUAN. jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 63 juta pada tahun BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Dewasa ini pertumbuhan akses internet semakin pesat. Hal ini ditandai oleh jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 63 juta pada tahun

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. daya, dimana dibutuhkan layanan-layanan dan aturan-aturan (protocols) yang

BAB 1 PENDAHULUAN. daya, dimana dibutuhkan layanan-layanan dan aturan-aturan (protocols) yang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jaringan komputer didefinisikan sebagai sekumpulan peralatan komputer yang dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan membagi sumber daya, dimana dibutuhkan

Lebih terperinci

COMPANY PROFILE. Visi Perusahaan

COMPANY PROFILE. Visi Perusahaan COMPANY PROFILE P T. P A R S A O R A N G L O B A L D A T A T R A N S Visi Perusahaan Menjadi pilihan pertama Internet Service Provider yang dipercaya untuk Customer (ISP yang Terpercaya). Misi Perusahaan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. dalam bidang penyedia jaringan infrastruktur Wireless. Dengan layanan Wireless

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. dalam bidang penyedia jaringan infrastruktur Wireless. Dengan layanan Wireless BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN 3.1 Profil Perusahaan PT. Quantum Tera Network adalah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang penyedia jaringan infrastruktur Wireless. Dengan layanan Wireless

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sumber :

BAB I PENDAHULUAN. Sumber : BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tinjauan Terhadap Objek Studi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK. Aplikasi dan layanan yang menggunakan jaringan komputer terus

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK. Aplikasi dan layanan yang menggunakan jaringan komputer terus BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK 2.1 Arsitektur Komunikasi Data Aplikasi dan layanan yang menggunakan jaringan komputer terus dikembangkan, dan setiap layanan tersebut memiliki tujuan dan kebutuhan yang berbeda.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi menuntut setiap orang untuk selalu mengikuti

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi menuntut setiap orang untuk selalu mengikuti BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Era globalisasi menuntut setiap orang untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Perkembangan dunia teknologi pun terus mengalami kemajuan

Lebih terperinci

PROPOSAL IMPLEMENTASI JARINGAN ANTAR KOTA MENGGUNAKAN PROTOKOL VPN DAN DYNAMIC ROUTING OSPF

PROPOSAL IMPLEMENTASI JARINGAN ANTAR KOTA MENGGUNAKAN PROTOKOL VPN DAN DYNAMIC ROUTING OSPF PROPOSAL IMPLEMENTASI JARINGAN ANTAR KOTA MENGGUNAKAN PROTOKOL VPN DAN DYNAMIC ROUTING OSPF 1 PENDAHULUAN Jaringan komputer merupakan kumpulan komputer yang terhubung secara fisik dan dapat berkomunikasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Jaringan Time Division Multiplexing (TDM) selalu berpikir bahwa Internet Protocol (IP) harus berjalan di atas infrastruktur Time Division Multiplexing (TDM),

Lebih terperinci

SOAL ULANGAN PERSIAPAN SEMESTER TIK KELAS IX SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA

SOAL ULANGAN PERSIAPAN SEMESTER TIK KELAS IX SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA SOAL ULANGAN PERSIAPAN SEMESTER TIK KELAS IX SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA 01. Jaringan komputer di sekolah jika ingin terkoneksi internet maka yang harus dilakukan adalah. A. menghubungi Asosiasi Penyelenggara

Lebih terperinci

Bagaimana ber-internet di tengah mahalnya Tarif Telepon?

Bagaimana ber-internet di tengah mahalnya Tarif Telepon? Bagaimana ber-internet di tengah mahalnya Tarif Telepon? Penggunaan Internet makin hari makin menjadi kebutuhan bagi sementara anggota masyarakat. Namun mahalnya tarif telekomunikasi khususnya telepon

Lebih terperinci

TELEKOMUNIKASI DAN NETWORK. 1.1 Ars2000

TELEKOMUNIKASI DAN NETWORK. 1.1 Ars2000 1 TELEKOMUNIKASI DAN NETWORK 1.1 Ars2000 TANTANGAN MANAJEMEN REVOLUSI TELEKOMUNIKASI KOMPONEN, FUNGSI DARI SISTEM TELEKOMUNIKASI KOMUNIKASI NETWORK ELECTRONIC COMMERCE & ELECTRONIC BUSINESS TECHNOLOGIES

Lebih terperinci

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Di era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi sangatlah pesat. Berbagai macam gadget bermunculan dengan beragam fitur terbaru. Fungsi ponsel

Lebih terperinci

VoIP (Voice Over Internet Protocol)

VoIP (Voice Over Internet Protocol) VoIP (Voice Over Internet Protocol) VoIP (Voice over Internet Protocol) merupakan nama lain internet telephony. Internet telephony adalah hardware dan software yang memungkinkan pengguna Internet untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan manusia akan teknologi sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Selama kurang

BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan manusia akan teknologi sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Selama kurang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kebutuhan manusia akan teknologi sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Selama kurang lebih dua puluh tahun ini dunia mengalami perkembangan yang begitu pesat

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI. Perancangan jaringan pada PT. EP TEC Solutions Indonesia menggunakan

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI. Perancangan jaringan pada PT. EP TEC Solutions Indonesia menggunakan BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI 4.1 Perancangan Jaringan 4.1.1 Usulan Perancangan Jaringan Perancangan jaringan pada PT. EP TEC Solutions Indonesia menggunakan teknologi Frame Relay. Daripada menghubungkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Era seperti sekarang ini yang ditandai oleh revolusi teknologi komunikasi dan informasi telah mengakibatkan terjadinya perubahan (change) yang luar biasa. Adanya

Lebih terperinci

Information Technology Processing (ISP)

Information Technology Processing (ISP) Information Technology Processing (ISP) Latar Belakang Teknologi dapat dikatakan sebagai sebuah cara untuk melakukan sesuatu, penerapan pengetahuan, selalu mengalami perkembangan karena teknologi adalah

Lebih terperinci

Gambar 1.1 Logo PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Sumber: Telkomsel (2015)

Gambar 1.1 Logo PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Sumber: Telkomsel (2015) BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Gambaran Umum Perusahaan Dalam industri telekomunikasi, terdapat enam pemain yang terlibat dalam menggunakan, menyediakan, dan mengawasi layanan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang, perumusan masalah dan tujuan penerapan software CRM.

BAB I PENDAHULUAN. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang, perumusan masalah dan tujuan penerapan software CRM. Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN... 3 1.1 Latar Belakang... 3 1.2 Tujuan Penerapan Software Business Optimiser... 4 1.3 Perumusan Masalah... 4 BAB II LANDASAN TEORI... 5 2.1 PT. Nusantaratama Multi Media...

Lebih terperinci

KOMUNIKASI DATA. Agar komunikasi data dapat dilakukan, 3 buah elemen harus ada. data. Media transmisi. penerima. sumber

KOMUNIKASI DATA. Agar komunikasi data dapat dilakukan, 3 buah elemen harus ada. data. Media transmisi. penerima. sumber JARINGAN KOMPUTER Pendahuluan Jaringan komputer adalah kumpulan dari dua atau lebih komputer yang terhubung(terkoneksi) satu dengan yang lainnya. Apabila komputer-komputer berada dalam suatu jaringan maka

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini perkembangan perekonomian dunia ditandai oleh semakin

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini perkembangan perekonomian dunia ditandai oleh semakin 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dewasa ini perkembangan perekonomian dunia ditandai oleh semakin cepatnya arus komunikasi sebagai konsekuensi dari liberalisasi dan globalisasi dunia. Liberalisasi

Lebih terperinci

KONFIGURASI JARINGAN/NETWORK PT. SYSTECCO

KONFIGURASI JARINGAN/NETWORK PT. SYSTECCO KONFIGURASI JARINGAN/NETWORK PT. SYSTECCO I. Pendahuluan Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka perusahaan tempat kami bekerja sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi

Lebih terperinci

TREND JARINGAN. Muhammad Riza Hilmi, ST.

TREND JARINGAN. Muhammad Riza Hilmi, ST. TREND JARINGAN Muhammad Riza Hilmi, ST. saya@rizahilmi.com http://www.rizahilmi.com Jaringan Komputer Sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer,

Lebih terperinci

sbab I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Obyek Studi a. Telkom Speedy

sbab I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Obyek Studi a. Telkom Speedy sbab I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Obyek Studi a. Telkom Speedy Speedy adalah brand dari layanan akses internet end-to-end untuk penggunaan di residensial atau bisnis kecil dan menengah yang berbasis

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tinjauan Terhadap Obyek Studi Sekilas tentang PT XL Axiata Tbk

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tinjauan Terhadap Obyek Studi Sekilas tentang PT XL Axiata Tbk BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tinjauan Terhadap Obyek Studi 1.1.1. Sekilas tentang PT XL Axiata Tbk PT XL Axiata Tbk. ( XL atau Perusahaan ) didirikan pada tanggal 6 Oktober 1989 dengan nama PT Grahametropolitan

Lebih terperinci

Asniar As ad Business Manager YMID : niar.1703 Mobile :

Asniar As ad Business Manager   YMID : niar.1703 Mobile : No. 090/LA/562/2010 12 Januari 2010 Yang terhormat, Kepala Balai Monitor SFR Kelas II Makassar Jl. Poros Malino - Makassar Gowa Hal : Penawaran Koneksi Internet Dedicated Pertama-tama kami mengucapkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. akibat adanya keterbukaan pasar, dengan demikian produsen bersaing agar dapat

BAB I PENDAHULUAN. akibat adanya keterbukaan pasar, dengan demikian produsen bersaing agar dapat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi, produk atau jasa yang bersaing dalam pasar semakin banyak akibat adanya keterbukaan pasar, dengan demikian produsen bersaing agar dapat

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN. NTT ( Nippon Telegraph & Telephone ) group memberikan layanan

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN. NTT ( Nippon Telegraph & Telephone ) group memberikan layanan BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 RIWAYAT PERUSAHAAN NTT ( Nippon Telegraph & Telephone ) group memberikan layanan komunikasi sejak 1890. Mengoperasikan lebih dari 500 perusahaan, NTT group mengontrol

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI METRO ETHERNET NETWORK

BAB IV IMPLEMENTASI METRO ETHERNET NETWORK 54 BAB IV IMPLEMENTASI METRO ETHERNET NETWORK 4.1. Pendahuluan Teknologi telekomunikasi saat ini membutuhkan sebuah jaringan yang dapat dilewati data dalam jumlah yang sangat besar, dapat melakukan transfer

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian PT.Indosat Mega Media (Indosat M2) Gambar 1.1 Logo Indosat M2

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian PT.Indosat Mega Media (Indosat M2) Gambar 1.1 Logo Indosat M2 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 PT.Indosat Mega Media (Indosat M2) Gambar 1.1 Logo Indosat M2 Sumber : www.indosatm2.com PT Indosat Mega Media (Indosat M2) adalah sebuah perusahaan

Lebih terperinci

intranet Kompetensi Dasar 1.5. Melakukan berbagai cara untuk memperoleh sambungan internet / intranet Tujuan Pembelajaran

intranet Kompetensi Dasar 1.5. Melakukan berbagai cara untuk memperoleh sambungan internet / intranet Tujuan Pembelajaran Standar Kompetensi 1. Memahami dasar-dasar penggunaan internet/ intranet Kompetensi Dasar 1.5. Melakukan berbagai cara untuk memperoleh sambungan internet / intranet Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. tidak pasti dan turbulen baik dari sisi teknologi, regulasi, pasar maupun

I. PENDAHULUAN. tidak pasti dan turbulen baik dari sisi teknologi, regulasi, pasar maupun I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Lanskap bisnis telekomunikasi mengalami perubahan yang sangat cepat, tidak pasti dan turbulen baik dari sisi teknologi, regulasi, pasar maupun persaingan. Dari sisi teknologi

Lebih terperinci

7.1 Karakterisasi Trafik IP

7.1 Karakterisasi Trafik IP BAB VIII TRAFIK IP Trafik IP (Internet Protocol), secara fundamental sangat berbeda dibanding dengan trafik telepon suara (klasik). Karenanya, untuk melakukan desain dan perencanaan suatu jaringan IP mobile,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. terbesar di indonesia, meluncurkan jasa layanan telkom speedy yang. menjanjikan kecepatan dan kenikmatan yang lebih baik dari pada

BAB I PENDAHULUAN. terbesar di indonesia, meluncurkan jasa layanan telkom speedy yang. menjanjikan kecepatan dan kenikmatan yang lebih baik dari pada BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Telkom sebagai perusahaan pemegang jasa telekomunikasi terbesar di indonesia, meluncurkan jasa layanan telkom speedy yang menjanjikan kecepatan dan kenikmatan yang

Lebih terperinci

Mobile Enterprise Mobile Connectivity

Mobile Enterprise Mobile Connectivity Volume III No 25 - April 2005 Mobile Enterprise Mobile Connectivity Berbagai pilihan layanan komunikasi data bergerak kini telah tersedia untuk mendukung tren berkembangnya enterprise mobility. Bagaimana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan-perusahaan yang sebelumnya menguasai pasar. Bermacam-macam

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan-perusahaan yang sebelumnya menguasai pasar. Bermacam-macam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dunia persaingan bisnis yang global memaksa para pelaku bisnis berpikir untuk memilih dan menerapkan strategi, agar produk mereka diterima di pasar. Dunia industri yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. membuat perusahaan internet service provider di Indonesia berlomba dalam

BAB I PENDAHULUAN. membuat perusahaan internet service provider di Indonesia berlomba dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Perkembangan bisnis telekomunikasi khususnya dibidang internet saat ini membuat perusahaan internet service provider di Indonesia berlomba dalam menarik konsumen

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi sekarang ini, telekomunikasi memegang peranan penting dan strategis dalam kehidupan manusia. Melalui teknologi komunikasi manusia dapat

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Iklim persaingan bisnis yang semakin ketat, dimana pelanggan sangat kritis dengan kebutuhan dan keinginan yang terus berkembang. Oleh karena itu perusahaan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. memberikan peluang-peluang baru bagi pemain industri telekomunikasi baik

I. PENDAHULUAN. memberikan peluang-peluang baru bagi pemain industri telekomunikasi baik I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Telekomunikasi merupakan salah satu industri yang paling kompetitif di Indonesia. Industri telekomunikasi nasional mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan pertumbuhan

Lebih terperinci

Pertemuan 3. Dedy Hermanto/Jaringan Komputer/2010

Pertemuan 3. Dedy Hermanto/Jaringan Komputer/2010 Pertemuan 3 Local Area Network (LAN) Metropolitan Area Network (MAN) Wide Area Network (WAN) Jaringan Tanpa Kabel (Wireless) LAN Adalah : Suatu jaringan komputer yang terbatas dalam jarak atau area setempat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan informasi. Untuk mendapatkan dan menghasilkan informasi,

BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan informasi. Untuk mendapatkan dan menghasilkan informasi, BAB I PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Informasi sangat penting bagi kita karena semua kegiatan kita memerlukan informasi, dan bisa juga dikatakan bahwa semua kegiatan kita dituntut untuk menghasilkan informasi.

Lebih terperinci

Akses Remote Database via Internet

Akses Remote Database via Internet Akses Remote Database via Internet Konfigurasi network sederhana sebuah kantor perusahaan UKM kurang lebih mirip seperti yang ada digambar berikut, tidak harus wirelss network, bisa juga kabel LAN. Salah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya kebutuhan dan keinginan konsumen. Para marketer dari berbagai

BAB I PENDAHULUAN. meningkatnya kebutuhan dan keinginan konsumen. Para marketer dari berbagai BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini persaingan dalam dunia usaha semakin ketat, terlebih dengan semakin meningkatnya kebutuhan dan keinginan konsumen. Para marketer dari berbagai perusahaan

Lebih terperinci

A I S Y A T U L K A R I M A

A I S Y A T U L K A R I M A A I S Y A T U L K A R I M A STANDAR KOMPETENSI Pada akhir semester, mahasiswa mampu merancang, mengimplementasikan dan menganalisa sistem jaringan komputer Menguasai konsep networking (LAN &WAN) Megnuasai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Komunikasi bukanlah sesuatu yang asing bagi kita tahu bagi

BAB I PENDAHULUAN. Komunikasi bukanlah sesuatu yang asing bagi kita tahu bagi BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Masalah Komunikasi bukanlah sesuatu yang asing bagi kita tahu bagi kehidupan manusia, bahkan disadari atau tidak semenjak adanya kehidupan di jagat raya ini komunikasi

Lebih terperinci

WIDE AREA NETWORK & ROUTER. Budhi Irawan, S.Si, M.T, IPP

WIDE AREA NETWORK & ROUTER. Budhi Irawan, S.Si, M.T, IPP WIDE AREA NETWORK & ROUTER Budhi Irawan, S.Si, M.T, IPP WIDE AREA NETWORK Pengertian WAN atau Wide Area Network adalah kumpulan komputer dan sumber daya jaringan yang terhubung melalui jaringan wilayah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di

BAB I PENDAHULUAN. karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Zaman sekarang, internet merupakan kebutuhan bagi banyak orang karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat

Lebih terperinci

VoIP. Merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol.

VoIP. Merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol. VoIP Apa itu VoIP???? Merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol. Merupakan suatu cara berkomunikasi dengan mengirimkan paket-paket suara melalui jaringan internet dengan memanfaatkan protokol

Lebih terperinci

BAB III MENGENAL LOCAL AREA NETWORK (LAN) DAN WIDE AREA NETWORK (WAN)

BAB III MENGENAL LOCAL AREA NETWORK (LAN) DAN WIDE AREA NETWORK (WAN) BAB III MENGENAL LOCAL AREA NETWORK (LAN) DAN WIDE AREA NETWORK (WAN) 3.1 Elemen-Elemen Perangkat Keras Jaringan (LAN) Elemen- elemen perangkat keras yang digunakan untuk membuat LAN diantaranya ialah:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Pengantar Tentang VOIP

BAB I PENDAHULUAN. A. Pengantar Tentang VOIP BAB I PENDAHULUAN A. Pengantar Tentang VOIP VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung. Sinyal

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari

BAB 1 PENDAHULUAN. Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating. Layananlayanan

Lebih terperinci

Modul ke: Aplikasi Komputer. Pengantar Internet. Fakultas Teknik. Dian Anubhakti, M.Kom. Program Studi Teknik Arsitektur.

Modul ke: Aplikasi Komputer. Pengantar Internet. Fakultas Teknik. Dian Anubhakti, M.Kom. Program Studi Teknik Arsitektur. Modul ke: Aplikasi Komputer Pengantar Internet Fakultas Teknik Dian Anubhakti, M.Kom Program Studi Teknik Arsitektur www.mercubuana.ac.id Pengertian Internet Aplikasi Komputer Pengantar Internet Pengertian

Lebih terperinci

Rencana Bisnis Pendirian Perusahaan Baru (Corporate Business Plan)

Rencana Bisnis Pendirian Perusahaan Baru (Corporate Business Plan) Rencana Bisnis Pendirian Perusahaan Baru (Corporate Business Plan) Ringkasan Eksekutif PT. INDOTRUST TECHNOLOGY merupakan perusahaan swasta nasional, yang rencananya akan didirikan pada bulan Juli tahun

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM. : PT Cross Network Indonesia. : Intiland Tower 10 th 1D. Surabaya. Telephone : (031)

BAB II GAMBARAN UMUM. : PT Cross Network Indonesia. : Intiland Tower 10 th 1D. Surabaya. Telephone : (031) BAB II GAMBARAN UMUM 2.1 Pengenalan Pengenalan mengenai gambaran umum perusahaan, safety (EHS), dan pengenalan tempat kerja praktek di PT.Cross Network, serta sejarah perusahaan. Nama Alamat : PT Cross

Lebih terperinci

SMP MUHAMMADIYAH 5 LEKOK

SMP MUHAMMADIYAH 5 LEKOK SMP MUHAMMADIYAH 5 LEKOK B A B III K L S IX TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI PERANGKAT UNTUK MENGAKSES INTERNET 1. Internet Service Provider ~ Adalah Perusahaan yg menyediakan JASA Layanan Koneksi ke Internet

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. faktor penting, salah satunya adalah kepuasan pelanggan yang merupakan isu

BAB I PENDAHULUAN. faktor penting, salah satunya adalah kepuasan pelanggan yang merupakan isu 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan pelanggan pada kondisi pasar yang kompetitif merupakan faktor penting, salah satunya adalah kepuasan pelanggan yang merupakan isu utama dari bisnis pada

Lebih terperinci

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 188 BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil analisis dan perancangan jaringan serta perhitungan pemakaian akses internet pada PT. Bonet Utama ini antara lain

Lebih terperinci

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan pesatnya perubahan teknologi informasi telah mengakibatkan perubahan dan cara pandang kehidupan manusia dan suatu organisasi. Pesat nya perubahan tersebut telah

Lebih terperinci

Nama Kelompok : 1. Arvita Mizza Utami (12/327968/SV/00144) >> Presenter. 2. Chusnul Khotimah M (12/327950/SV/00126) >>presenter & pencari materi

Nama Kelompok : 1. Arvita Mizza Utami (12/327968/SV/00144) >> Presenter. 2. Chusnul Khotimah M (12/327950/SV/00126) >>presenter & pencari materi Nama Kelompok : 1. Arvita Mizza Utami (12/327968/SV/00144) >> Presenter 2. Chusnul Khotimah M (12/327950/SV/00126) >>presenter & pencari materi 3. Naufanti Zulfah (12/332429/SV/01145) >>Pembuat slide I

Lebih terperinci

Untuk mengakses Internet dengan baik dan benar

Untuk mengakses Internet dengan baik dan benar BAB TEKNIK MENGAKSES INTERNET 3 Untuk mengakses Internet dengan baik dan benar kita perlu mempelajari sedikit tentang berbagai teknik untuk mengkonfigurasi akses ke Internet. Memang ada beberapa cara untuk

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Riwayat DEPKOMINFO RI Sejarah berdirinya Departemen Komunikasi dan Informatika RI ( DEPKOMINFO RI ) sebagai departemen baru, berdasarkan Peraturan Presiden

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bab 1 Pendahuluan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah SPEEDY adalah layanan akses internet dengan kecepatan tinggi menggunakan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line), dan jaringan

Lebih terperinci

WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) MELAKUKAN INSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS ( WIDE AREA NETWORK ) Oleh Ariya Kusuma, A.Md. WAN (Wide Area Network) WAN (Wide Area Network) merupakan sistem jaringan dengan skala luas yang menghubungkan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi baik itu telekomunikasi, komputer,

I. PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi baik itu telekomunikasi, komputer, I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi baik itu telekomunikasi, komputer, teknologi perangkat keras dan perangkat lunak saat ini berkembang sangat pesat dan cepat. Teknologi-teknologi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan Indonesia pada khususnya, maka semakin banyak peluang bagi penyelenggara

BAB I PENDAHULUAN. dan Indonesia pada khususnya, maka semakin banyak peluang bagi penyelenggara BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seiring berkembangnya teknologi telekomunikasi di dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya, maka semakin banyak peluang bagi penyelenggara telekomunikasi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. ini, menciptakan tren dan gaya hidup yang baru bagi kehidupan manusia di seluruh

BAB 1 PENDAHULUAN. ini, menciptakan tren dan gaya hidup yang baru bagi kehidupan manusia di seluruh 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang demikian pesat pada beberapa tahun belakangan ini, menciptakan tren dan gaya hidup yang baru bagi kehidupan manusia di seluruh dunia.

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI Metode Penelitian

BAB 3 METODOLOGI Metode Penelitian BAB 3 METODOLOGI 3.1. Metode Penelitian Di dalam penelitian ini telah dilakukan observasi untuk mengetahui masalah ataupun keluhan yang dihadapi oleh customer maupun PT. Legreen itu sendiri. Berikut adalah

Lebih terperinci

BAHAN MATERI KELAS 9 INTERNET

BAHAN MATERI KELAS 9 INTERNET BAHAN MATERI KELAS 9 INTERNET Click to edit Master subtitle style Oleh : Ujang Ridwan Hakim, S.Pd 1. INTERNET (Interconnected Networking) adalah gabungan jaringan komputer di seluruh dunia yang membentuk

Lebih terperinci

JENIS-JENIS KONEKSI INTERNET

JENIS-JENIS KONEKSI INTERNET JENIS-JENIS KONEKSI INTERNET Jenis-jenis dari koneksi Internet adalah senagai berikut : A. Koneksi fisik, misalnya ethernet, fiber-optik, modem, ADSL, wave-lan, satelit, dan masih banyak lagi. Dari segi

Lebih terperinci

ISDN. (Integrated Service Digital Network) -Overview - Prima K - PENS Jaringan Teleponi 1 1

ISDN. (Integrated Service Digital Network) -Overview - Prima K - PENS Jaringan Teleponi 1 1 ISDN (Integrated Service Digital Network) -Overview - Prima K - PENS Jaringan Teleponi 1 1 Purpose Introduction to ISDN ISDN Channels ISDN Access ISDN Interface Applications Prima K - PENS Jaringan Teleponi

Lebih terperinci

VoIP. Merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol.

VoIP. Merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol. VoIP Apa itu VoIP???? Merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol. Merupakan suatu cara berkomunikasi dengan mengirimkan paket-paket suara melalui jaringan internet dengan memanfaatkan protokol

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang dan dapat dilakukan tidak hanya secara langsung tetapi juga. mendukung hal tersebut adalah jaringan komputer.

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang dan dapat dilakukan tidak hanya secara langsung tetapi juga. mendukung hal tersebut adalah jaringan komputer. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tumbuh pesatnya teknologi informasi pada saat ini membuat ruang gerak suatu komunikasi menjadi lebih bebas dan fleksibel. Pada masa lampau suatu komunikasi biasa dilakukan

Lebih terperinci

Chapter 9 Communications

Chapter 9 Communications Chapter 9 Communications and Networks Communications Komunikasi komputer adalah Proses pada dua atau lebih komputer atau perangkat data transfer, instruksi, dan informasi 1 Communications Persyaratan untuk

Lebih terperinci

Tapi pasar ini berkembang pesat karena aplikasi web, SaaS, dan server co-lokasi.

Tapi pasar ini berkembang pesat karena aplikasi web, SaaS, dan server co-lokasi. Peplink adalah penyedia router terdepan yang menjamin kelangsungan bisnis dengan menyediakan reliability Internet 100%. Menyediakan lineup yang lengkap untuk semua tingkat pelanggan. Dalam lingkungan bisnis

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 Perkembangan Perusahaan Singcat didirikan pada tanggal 8 Agustus 2001 dan hanya ditangani oleh dua orang pendirinya yaitu Mike Purnama (Founder/ Presiden Direktur) dan

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI. untuk membuat WAN menggunakan teknologi Frame Relay sebagai pemecahan

BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI. untuk membuat WAN menggunakan teknologi Frame Relay sebagai pemecahan BAB 4 PERANCANGAN JARINGAN DAN EVALUASI 4.1 Perancangan Jaringan Berdasarkan usulan pemecahan masalah yang telah diajukan, telah diputuskan untuk membuat WAN menggunakan teknologi Frame Relay sebagai pemecahan

Lebih terperinci

BERBAGI KONEKSI INTERNET BROADBAND

BERBAGI KONEKSI INTERNET BROADBAND BERBAGI KONEKSI INTERNET BROADBAND April 2010 Tingkat: Oleh : Feri Djuandi Pemula Menengah Mahir Pendahuluan Pada umumnya akses Internet broadband untuk pelanggan individual hanya dapat diberikan kepada

Lebih terperinci

Jawaban Tugas Akhir Matrikulasi Semester Ganjil 2009/2010

Jawaban Tugas Akhir Matrikulasi Semester Ganjil 2009/2010 Jawaban Tugas Akhir Matrikulasi Semester Ganjil 2009/2010 Nama Mahasiswa : Susanto e-mail : ntbsanto@yahoo.com Mata Kuliah : Intro to Computer System and Computer Networks (Pengantar Sistem Komputer dan

Lebih terperinci

PT. PATRA TELEKOMUNIKASI INDONESIA

PT. PATRA TELEKOMUNIKASI INDONESIA ated lete der. tion esia work Sekilas PATRAKOM PT. Patra Telekomunikasi Indonesia (PATRAKOM) berdiri sejak 28 September 1995 adalah penyedia solusi dan jaringan komunikasi dengan ijin Penyelenggara Sistem

Lebih terperinci

TUGAS KEAMANAN JARINGAN VPN DI LINUX

TUGAS KEAMANAN JARINGAN VPN DI LINUX TUGAS KEAMANAN JARINGAN VPN DI LINUX Disusun Oleh : NURFAN HERDYANSYAH ( 09.18.055 ) JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA S-1 FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG 2012 VPN di LINUX VPN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pesatnya di segala bidang. Penyebab kondisi ini karena Indonesia sedang

BAB I PENDAHULUAN. pesatnya di segala bidang. Penyebab kondisi ini karena Indonesia sedang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi atau komunikasi di Indonesia sudah sedemikian pesatnya di segala bidang. Penyebab kondisi ini karena Indonesia sedang memasuki dunia globalisasi.

Lebih terperinci

Akses Remote Database via Internet

Akses Remote Database via Internet Akses Remote Database via Internet Konfigurasi network sederhana sebuah kantor perusahaan UKM kurang lebih mirip seperti yang ada digambar berikut, tidak harus wirelss network (seperti gambar), bisa juga

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sebagaimana tujuan utama perusahaan pada umumnya, tujuan dari setiap

BAB I PENDAHULUAN. Sebagaimana tujuan utama perusahaan pada umumnya, tujuan dari setiap BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Sebagaimana tujuan utama perusahaan pada umumnya, tujuan dari setiap perusahaan internet access dapat dipastikan adalah untuk memaksimalkan kinerja perusahaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi yang digunakan saat ini adalah telepon rumah. dibawa kemanapun kita pergi. Lambat laun telepon rumah mulai ditinggalkan

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi yang digunakan saat ini adalah telepon rumah. dibawa kemanapun kita pergi. Lambat laun telepon rumah mulai ditinggalkan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seiring dengan kemajuan pesat dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, bidang telekomunikasi juga mengalami kemajuan yang sangat pesat. Komunikasi merupakan

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN A. Sejarah Divisi Wireless Broadband Sebelum bernama Divisi Wireless Broadband, divisi ini bernama Divisi Telkom Flexi yang memanfaatkan CDMA sebagai bisnis telekomunikasinya.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. untuk chating. Layanan-layanan yang sebelumnya sulit berkembang, seperti

BAB 1 PENDAHULUAN. untuk chating. Layanan-layanan yang sebelumnya sulit berkembang, seperti BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating. Layanan-layanan

Lebih terperinci

KONEKSI JARINGAN KECAMATAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

KONEKSI JARINGAN KECAMATAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KONEKSI JARINGAN KECAMATAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA ICON+ COMPANY PROFILE PROFILE ICON+ Berdiri 3 Oktober 2000 Anak perusahaan PT PLN ( Persero ) : 84. 858. 999 saham milik PT PLN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Analisis rantai..., Muhammad Alfan Ihsanuddin, FE UI, Universitas Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Analisis rantai..., Muhammad Alfan Ihsanuddin, FE UI, Universitas Indonesia BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pasar industri teknologi informasi di Indonesia dalam dekade terakhir tumbuh dengan pesat seiring dengan cepatnya perkembangan di bidang teknologi dan tingginya permintaan

Lebih terperinci

Keputusan Menteri tentang penyelenggaraan NAP (Netwok Access Point) dan ISP (Internet Service Provider) Oleh: Yudha Febi Irawan

Keputusan Menteri tentang penyelenggaraan NAP (Netwok Access Point) dan ISP (Internet Service Provider) Oleh: Yudha Febi Irawan Keputusan Menteri tentang penyelenggaraan NAP (Netwok Access Point) dan ISP (Internet Service Provider) Oleh: Yudha Febi Irawan 55408110018 Dosen: DR. Ir Iwan Krisnadi MBA Untuk Memenuhi Tugas Ujian Akhir

Lebih terperinci

Pengantar Teknologi Informasi

Pengantar Teknologi Informasi Pengantar Teknologi Informasi Komunikasi Data & Jaringan Komputer Defri Kurniawan, M.Kom Fasilkom 12/20/2013 Konsep Komunikasi Data Pengertian Komunikasi data Pengiriman data menggunakan transmisi elektronik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan terhadap Obyek Studi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan terhadap Obyek Studi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan terhadap Obyek Studi Industri telekomunikasi dan informasi saat ini berkembang dengan pesat. Persaingan antar operator telekomunikasi yang ada semakin ketat seiring dengan

Lebih terperinci