PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi Kasus Di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu)

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi Kasus Di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu)"

Transkripsi

1 PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi Kasus Di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu) Oleh: Surianti Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Wiralodra Indramayu ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu; () pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu; (3) pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu. Sedangkan dari hasil penelitian diperoleh (1) Hasil analisis korelasi antara kompensasi dengan kinerja pegawai dengan koefisien korelasi rx1.y = 0,719 membuktikan bahwa terdapat pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai dalam katagori kuat dan searah; () Hasil analisis korelasi antara kepuasan kerja dengan kinerja pegawai dengan koefisien korelasir X.Y = 0,674 membuktikan bahwa terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dalam katagori kuat dan searah; (3) Hasil analisis korelasi antara kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dengan koefisien korelasir X1.X.Y = 0,774 membuktikan bahwa terdapat pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai dalam katagori kuat dan searah. Kata Kunci: Kompensasi, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai PENDAHULUAN Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu memberikan penghargaan kepada pegawai baik secara materiil maupun non materiil, ini merupakan upaya agar pegawai lebih bersemangat dalam bekerja. Balas jasa yang cukup memadai diberikan Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu kepada pegawainya, tentunya diluar gaji yang setiap bulanya biasa diterima. Balas jasa ini meliputi insentif, tunjangan dan uang lembur. Kepuasan kerja pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu sudah baik. Pegawai mampu menyelesaikan pekerjaan yang terkadang penuh tekanan. Tekanan yang dimaksud adalah hal yang berhubungan dengan tenggat waktu yang diberikan untuk menyelesaikan pekerjaan kurang leluasa dan volume kerja yang padat untuk waktu dan pegawai tertentu. Pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu hampiecara keseluruhan mampu bekerja sama, baik dengan rekan kerja maupun masyarakat yang memerlukan jasa dari organisasi. Pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan dengan baik, peralatan elektronik maupun mekanik dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Walau demikian masih ada sebagaian kecil pegawai yang merasa kurang puas. Kinerja pegawai merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap organisasi, karena dengan kinerja pegawai yang baik maka kinerja organisasinyapun akan semakin baik pula sehingga pada akhirnya mampu mencapai tujuan yang telah ditentukan. Kinerja pegawai meliputi kualitas hasil kerja pegawai, kuantitas hasil kerja pegawai, waktu kerja yang dimanfaatkan pegawai, kerja sama antar pegawai dan tanggung jawab pegawai terhadap kewajibannya. Kinerja pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu pada umumnya sudah baik, hal ini ditunjukan oleh berjalanya roda organisasi sesuai dengan yang diharapkan. Pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu mampu menyelesaikan pekerjaan yang diembankan kepadanya dengan hanya sedikit perbaikan, walaupun dengan volume kerja yang tinggi, pegawai mampu bekerja sama dengan baik dan penuh tanggung jawab. Tetapi walau demikian masih ada sebagian pegawai yang memiliki kinerja rendah, diantaranya adalah pemanfaatan waktu kerja. Yang dimaksud dengan pemanfaatan waktu kerja adalah kemampuan karyawan dalam mengembangkan kreatifitas dalam menyelesaikan pekerjaannya sehingga bekerja lebih berdaya guna dan berhasil guna. Sudah menjadi kebiasaan bagi 3

2 pegawai negeri sipil bahwa banyak waktu yang dipergunakan tidak semestinya, seharusnya bekerja malah melakukan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Dari uraian di atas terlihat arti penting dari kompensasi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai serta beberapa kendala yang menyangkut ketiga variabel di atas di Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu. Untuk itu penulis melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai, studi kasus di dinas bina marga kabupaten indramayu. METODELOGI PENELITIAN Objek penelitian dalam ini adalah pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu yang berjumlah 185 orang pegawai. Dengan sampel besarnya adalah 65 orang. Untuk lebih jelasnya mengenai operasional variabel dalam penelitian ini berikut penulis paparkan melalui tabel di bawah ini : Tabel Indikator dan Pengukurannya Variabel Indikator Skala Item Angket Kompensasi (X1) 1. Penghargaan kepada pegawai. Balas jasa kepada pegawai 3. Kontribusi pegawai kepada organisasi 4. Kegiatan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan Pengukuran Ordinal 1, 3,4 5,6 7, 8 Kepuasan kerja (X) Kinerja Pegawai (Y) 1. Sikap pegawai pada situasi pekerjaan.. Kerjasama antar pegawai. 3. Sikap pegawai terhadap imbalan yang diterima. 4. Sikap pegawai pada lingkungan kerja. 1. Kualitas hasil kerja pegawai.. Kuantitas hasil kerja pegawai. 3. Waktu kerja yang dimanfaatkan oleh pegawai. 4. Kerja sama antar pegawai. 5. Tanggung jawab pegawai terhadap kewajibanya Ordinal Ordinal 1, 3, 4 5, 6 7, 8 1, 3, 4 5, 6 7, 8 9, 10 Instrumen penelitian lapangan dimana penelitian tersebut dilaksanakan dengan cara melakukan observasi, angket, dan wawancara. PEMBAHASAN Teknik Analisis Data a. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk sebaran data yang diperoleh dalam penelitian ini berdistribusi normal atau tidak, pengujian normalitas sebaran data dalam penelitian ini menggunakan Chi Kuadrat. χ = (fo - fe) fe 4

3 1) Uji Normalitas Kompensasi Dengan tabel bantuan maka untuk menghitung nilai chi-kuadrat sebagai berikut: Uji Normalitas Data Kompensasi Interval fo fh fo fh ( fo fh) ( fo fh) /fh ,391 11, ,769 96, ,834 17,167 94,689 33, ,185 0,815 0,665 0, ,185-19, ,045 16, ,834-8,834 78,031 8, ,391-1,391 1,935 1, χ = 157,091 Berdasarkan dk(derajat kebebasan) 6-1 = 5, dengan taraf kepercayaan α=95%, maka harga Chi kuadrat tabel ( χ tabel) = 11,07. Dari hasil perhitungan Tabel 4.18 didapat harga Chi Kuadrat hitung (χ hitung) = 157,091. Maka dapat disimpulkan karena X hitung> X tabel (157,091>11,07), maka sebaran data kompensasi tidak terdistribusi normal ) Normalitas Kepuasan Kerja Dengan tabel bantuan maka untuk menghitung nilai chi-kuadrat sebagai berikut: Uji Normalitas Data Kepuasan Kerja interval Fo fh fo fh ( fo fh) ( fo fh) /fh ,385 5,615 31,56 81, ,446, ,674 07, ,1434 1, ,711 77, ,1434-0,143 0,01 0, ,446 -,446 5,984, ,385-0,385 0,148 0, χ = 370,38 Berdasarkan dk (derajat kebebasan) 6-1 = 5, dengan taraf kepercayaan α=95%, maka harga Chi kuadrat tabel ( χ tabel) = 11,07. Dari hasil perhitungan Tabel 4.18 didapat harga Chi Kuadrat hitung (χ hitung) = 370,38. Maka dapat disimpulkan karena X hitung> X tabel (370,38>11,07), maka sebaran data kepuasan kerja tidak terdistribusi normal. 3) Uji Normalitas Kinerja Pegawai Dengan tabel bantuan maka untuk menghitung nilai chi-kuadrat sebagai berikut: Uji Normalitas Data Kinerja Pegawai interval Fo fh fo fh ( fo fh) ( fo fh) /fh ,385 5,615 31,56 81, ,446 14,554 11,813 86, , ,857 0,719 35, ,1434 9,857 97,153 15, ,446,554 6,5, ,385-0,385 0,148 0, χ = 3,5 Berdasarkan dk(derajat kebebasan) 6-1 = 5, dengan taraf kepercayaan α=95%, maka harga Chi kuadrat tabel ( χ tabel) = 11,07. Dari hasil perhitungan Tabel 4.18 didapat harga Chi Kuadrat hitung 5

4 (χ hitung) = 3,5. Maka dapat disimpulkan karena X hitung> X tabel (3,5>11,07), maka sebaran data kinerja pegawai tidak terdistribusi normal b. Uji Korelasi Berdasarkan uji normalitas untuk variabel kompensasi, kepuasan kerja dan kinerja pegawai didapatkan penyebaran data untuk masing-masing variabel tidak terditribusi normal, maka uji korelasi menggunakan Korelasi Spearman Rank, dengan rumus: Keterangan: ρ = koefisien korelasi Spearman Rank d = Selisih peringkat n = Jumlah responden 1. Uji Korelasi Kompensasi (X1) terhadap Kinerja (Y) Dalam analisis koefisien korelasi ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh kompensasi (variabel X1) dengan kinerja (variabel Y). Berdasarkan hasil perhitungan uji Chi kuadrat terhadap data kompensasi dan kinerja di dapat bahwa sebaran data untuk variabel kompensasi terdistribusi tidak normal sedangkan untuk variabel kinerja berdistribusi tidak normal. Maka untuk analisis koefisien korelasi menggunakan koefisien korelasi Rank Spearman,dikarenakan sebaran data yang dianalisis memiliki rank kembar yang relatif kecil (di bawah 15%) maka di gunakan rumus : Setelah dilakukan perhitungan untuk koefisien korelasi, didapat nilai d = 1864,5 Dengan mensubtitusi nilai nilai diatas ke dalam rumus product momen pearson 6.(1864.5) r 1 s 65(65 1) r s r1 = 1-0,81 r1 = 0,719 Dari hasil perhitungan diatas, didapat koefisien korelasi sebesar 0,719 dengan taksiran koefisien korelasi kuat juga positif, jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh kompensasi terhadap kinerja kuat dan searah.. Uji Korelasi Kepuasan Kerja (X) terhadap Kinerja (Y) Dalam analisis koefisien korelasi ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh kepuasan kerja (variabel X) dengan kinerja (variabel Y). Berdasarkan hasil perhitungan uji Chi kuadrat terhadap data kepuasan kerja dan kinerja di dapat bahwa sebaran data untuk variabel kepuasan kerja terdistribusi tidak normal dan untuk variabel kinerja terdistribusi tidak normal. Maka untuk analisis koefisien korelasi menggunakan koefisien korelasi Rank Spearman,dikarenakan sebaran data yang dianalisis memiliki rank kembar yang relatif kecil (di bawah 15%) maka di gunakan rumus : 6

5 6 d Setelah dilakukan perhitungan untuk koefisien korelasi didapat nilai d = Dengan mensubtitusi nilai nilai diatas ke dalam rumus product momen pearson 6.(14895) r 1 s 65(65 1) r s r1 = 1-0,36 r1 = 0,674 Dari hasil perhitungan diatas, didapat koefisien korelasi sebesar 0,674 dengan taksiran koefisien korelasi kuat juga positif, jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja kuat dan searah. 3. Uji Korelasi Kompensasi (X1) terhadap Kepuasan Kerja (X) Dalam analisis koefisien korelasi ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh kompensasi (X1) dengan kepuasan kerja (X).Berdasarkan hasil perhitungan uji Chi kuadrat terhadap data kompensasi dan kepuasan kerja di dapat bahwa sebaran data untuk variabel kompensasi terdistribusi tidak normal dan untuk variabel kepuasan kerjaterdistribusi tidak normal. Maka untuk analisis koefisien korelasi menggunakan koefisien korelasi Rank Spearman,dikarenakan sebaran data yang dianalisis memiliki rank kembar yang relatif kecil (di bawah 15%) maka di gunakan rumus : Setelah dilakukan perhitungan untuk koefisien korelasi (lampiran XX), didapat nilai d = Dengan mensubtitusi nilai nilai diatas ke dalam rumus product momen pearson 6.(17151) r 1 s 65(65 1) r s r1 = 1-0,375 r1 = 0,65 Dari hasil perhitungan diatas, didapat koefisien korelasi sebesar 0,65 dengan taksiran koefisien korelasi sedang juga positif, jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerjasedang dan searah. 4.Uji Korelasi Kompensasi (X1) dan Kepuasan Kerja (X) Bersama-sama terhadap Kinerja (Y) Untuk mengetahui korelasi antara kompensasi dan kepuasan kerja bersama-sama terhadap kinerja menggunakan analisis korelasi ganda, dengan rumus 7

6 Keterangan: RY.X1.X = Korelasi antara variabel X1 dengan X secara bersama-sama dengan variabel Y ryx1 = Koefisien korelasi antara X1 dengan Y ryx = Koefisien korelasi antara X dengan Y rx1x = Koefisien korelasi antara X1 dengan X dari hasil korelasi rank spearman didapat ryx1 = 0,719 ryx = 0,674 rx1x = 0,65 dengan mengsubtitusi nilai tersebut kedalam rumus, maka Dari hasil perhitungan di dapatkan nilai ry.x1.x = 0,774, maka dapat disimpulkan bahwa korelasi antara kompensasi dan kepuasan kerja bersama-sama terhadap kinerja kuat dan searah. c. Analisis Koefisien Determinasi 1. Koefisien Determinasi Kompensasi (X1) terhadap Kinerja (Y) Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan oleh kompensasi terhadap kinerja pegawai, maka dapat diperoleh dengan menghitung koefisien determinasi. kd = r.100% kd = 0, % kd = 0,516 x 100% kd = 51,67% Artinya pengaruh kompensasi (X1) terhadap kinerja (Y) sebesar 51,6%, sedangkan sisanya 48,4% dipengaruhi oleh faktor faktor lain yang dalam penelitian tidak diperhitungkan.. Koefisien Determinasi Kepuasan Kerja (X) terhadap Kinerja (Y) Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan oleh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai, maka dapat diperoleh dengan menghitung koefisien determinasi. kd = r.100% kd = 0, % kd = 0,455 x 100% kd = 45,4% Artinya pengaruh kepuasan kerja (X) terhadap kinerja (Y) sebesar 45,5%, sedangkan sisanya 55,5% dipengaruhi oleh faktor faktor lain yang dalam penelitian tidak diperhitungkan. 3. Koefisien Determinasi Kompensasi (X1 dan Kepuasan Kerja (X) Bersama-sama terhadap Kinerja (Y) Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan oleh kompensasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai, maka dapat diperoleh dengan menghitung koefisien determinasi. kd = r.100% kd = 0, % kd = 0,600 x 100% kd = 60% Artinya pengaruh kompensasi (X1) dan kepuasan kerja (X) bersama-sama terhadap kinerja (Y) sebesar 60%, sedangkan sisanya 40% dipengaruhi oleh faktor faktor lain yang dalam penelitian tidak diperhitungkan. 8

7 d. Uji Hipotesis 1. Uji Hipotesis Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Untuk mengetahui apakah suatu hipotesis diterima atau ditolak maka dilakukan uji-t, dengan ketentuan : Ho : r = 0, Tidak terdapat pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai Ha : r 0, Terdapat pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan perhitungan tersebut di atas maka diketahui bahwa t hitung sebesar 8,08. Selanjutnya dibandingkan dengan harga t tabel. Untuk kesalahan 5% atau taraf kepercayaan 95% dengan uji dua pihak dengan dk (derajat kebebasan) = 65 = 63 didapat t tabel sebesar. Dengan demikian harga t hitung lebih dari dari t tabel (8,08> ), maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai. Grafik Analisis Uji Hipotesis Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai - 8,08-8,08. Uji Hipotesis Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Untuk mengetahui apakah suatu hipotesis diterima atau ditolak maka dilakukan uji t, dengan ketentuan : Ho : r = 0, Tidak terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja. Ha : r 0, Terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja. Berdasarkan perhitungan tersebut di atas maka diketahui bahwa t hitung sebesar 7,5.Selanjutnya dibandingkan dengan harga t tabel. Untuk kesalahan 5% atau taraf kepercayaan 95% dengan uji dua pihak dengan dk (derajat kebebasan) = 65 = 63 didapat t tabel sebesar. Dengan demikian harga t hitung lebih dari t tabel (7,5> ), maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Grafik Analisis Uji HipotesisPengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai - 7,5-7,5 9

8 3. Uji Hipotesis Pengaruh Kompensasi Dan Kepuasan Kerja Secara Bersama-Sama Terhadap Kinerja Pegawai Ho : r = 0, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kompensasidan kepuasan kerjasecara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Ha : r 0, Terdapat pengaruh yang signifikan antara kompensasidan kepuasan kerjasecara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Untuk menguji hipotesis kompensasidan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai menggunakan rumus Berdasarkan perhitungan tersebut di atas maka diketahui bahwa f hitung sebesar 46,48.Selanjutnya dibandingkan dengan harga f tabel. Untuk kesalahan 5% atau taraf kepercayaan 95% dengan db pembilang = k = (banyaknya variabel bebas) dan db penyebut = n-k-1 = = 6, didapat f tabel sebesar 3,15. Dengan demikian harga f hitung lebih dari f tabel (46,48>3,15), maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara kompensasidan kepuasan kerjasecara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Grafik Analisis Uji Hipotesis Kompensasi dan Kepuasan KerjaSecara Bersama-Sama Terhadap Kinerja Pegawai - 46,48-3,15 3,15 46,48 PENUTUP Kesimpulan 1. Hasil analisis korelasi antara kompensasi dengan kinerja pegawai dengan koefisien korelasi rx1.y = 0,719 membuktikan bahwa terdapat pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai dalam katagori kuat dan searah.. Hasil analisis korelasi antara kepuasan kerja dengan kinerja pegawai dengan koefisien korelasir X.Y = 0,674 membuktikan bahwa terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dalam katagori kuat dan searah. 3. Hasil analisis korelasi antara kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dengan koefisien korelasir X1.X.Y = 0,774 membuktikan bahwa terdapat pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai dalam katagori kuat dan searah. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas, penulis memberikan saran sebagai berikut: 1. Korelasi antara kompensasi terhadap kinerja pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu dalam katagori kuat dan searah, sehingga penulis menyarankan agar pimpinan Dinas Bina 10

9 Marga Kabupaten Indramayu lebih meningkatkan lagi kompensasi yang diberikan kepada pegawai baik secara kuantitas maupun kualitas.. Korelasi antara kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu dalam katagori kuat dan searah, sehingga penulis menyarankan agar pimpinan Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu lebih mengupayakan peningkatankepuasan kerjapegawai agar kinerjanya lebih baik lagi. 3. Koefisien korelasi antara kompensasi dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja sebesar 0,774 artinya masih ada cara untuk meningkatkan kinerja pegawai. DAFTAR PUSTAKA A.A. Anwar Prabu Mangkunegara Manajemen Sumber Daya Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Malayu S.P Hasibuan Manajemen, Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: PT. Gunung Agung. Sugiono Penelitian Untuk Bisnis, Cetakan Kesembilan Bandung: CV. Alfabeta. Husetin Umar Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum. 11

PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA

PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI MELALUI KEPUASAN KERJA PEGAWAI (Studi Kasus di Unit Peralatan dan Perbengkelan Dinas Bina

Lebih terperinci

PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN INDRAMAYU

PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN INDRAMAYU PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN INDRAMAYU Oleh: Nurjaman Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Wiralodra ABSTRAK Penelitian ini bertujuan

Lebih terperinci

PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA. Oleh: Fitria Damayanti FE Universitas Wiralodra Indramayu, Jawa Barat

PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA. Oleh: Fitria Damayanti FE Universitas Wiralodra Indramayu, Jawa Barat PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA Oleh: Fitria Damayanti FE Universitas Wiralodra Indramayu, Jawa Barat ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Kompensasi dan Kepemimpinan

Lebih terperinci

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN INDRAMAYU

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN INDRAMAYU Vol.VI No.11 April 014 PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN INDRAMAYU Oleh: H. Nandan A. Hidayat dan Junaenah FE Universitas Wiralalodra Indramayu,

Lebih terperinci

PENGARUH KONFLIK DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP TINGKAT STRES PEGAWAI (Studi Kasus di SMP Negeri 4 Sindang Kabupaten Indramayu Tahun 2013)

PENGARUH KONFLIK DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP TINGKAT STRES PEGAWAI (Studi Kasus di SMP Negeri 4 Sindang Kabupaten Indramayu Tahun 2013) Vol.VI No.11 April 014 PENGARUH KONFLIK DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP TINGKAT STRES PEGAWAI (Studi Kasus di SMP Negeri 4 Sindang Kabupaten Indramayu Tahun 013) Oleh: Fitria Damayanti FE Universitas Wiralodra,

Lebih terperinci

PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP BUDAYA ORGANISASI (Studi Kasus di UPTD Peralatan dan Perbengkelan Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu)

PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP BUDAYA ORGANISASI (Studi Kasus di UPTD Peralatan dan Perbengkelan Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu) PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP BUDAYA ORGANISASI (Studi Kasus di UPTD Peralatan dan Perbengkelan Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu) Oleh: Suranta FE Universitas Wiralodra Indramayu, Jawa

Lebih terperinci

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN HUTANG JANGKA PANJANG TERHADAP LABA PT. POLLY JASA PERSADA

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN HUTANG JANGKA PANJANG TERHADAP LABA PT. POLLY JASA PERSADA PENGARUH MODAL SENDIRI DAN HUTANG JANGKA PANJANG TERHADAP LABA PT. POLLY JASA PERSADA Oleh: M. Afrizal dan Nuraeni Fanisah FE Universitas Wiralalodra Indramayu, Jawa Barat ABSTRAK Objek penelitian ini

Lebih terperinci

KAJIAN DAMPAK PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN

KAJIAN DAMPAK PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN JURNAL ILMIAH RANGGAGADING Volume 8 No., Oktober 008 : 95-10 KAJIAN DAMPAK PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN Oleh Jan Horas V. Purba* dan Aang Munawar** * Dosen Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Surakhmad (Andrianto, 2011: 29) mengungkapkan ciri-ciri metode korelasional, yaitu:

BAB III METODE PENELITIAN. Surakhmad (Andrianto, 2011: 29) mengungkapkan ciri-ciri metode korelasional, yaitu: BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, yaitu pendekatan yang menggunakan data yang dikualifikasikan/dikelompokkan dan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian yang akan menganalisis korelasi antara

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian yang akan menganalisis korelasi antara 9 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang akan menganalisis korelasi antara kemampuan kognitif matematika dengan kemampuan kognitif IPA dan bahasa Indonesia

Lebih terperinci

METODELOGI PENELITIAN. Data penelitian ini diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukan,

METODELOGI PENELITIAN. Data penelitian ini diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukan, III. METODELOGI PENELITIAN 3.1. Definisi Operasional Variabel Data penelitian ini diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukan, menyangkut persepsi responden terhadap berbagai variabel.

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Setelah melakukan penelitian, peneliti memperoleh hasil studi lapangan berupa data tentang kebiasaan membaca Al- Qur an dan minat belajar pendidikan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian Lokasi Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian Lokasi Penelitian 19 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 3.1.1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian adalah di SMK Negeri 9 Garut, Jl. Raya Bayongbong Km.7 Desa Panembong Kecamatan

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah karyawan bagian F&B Produk Garden Permata

BAB III METODELOGI PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah karyawan bagian F&B Produk Garden Permata 70 BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah karyawan bagian F&B Produk Garden Permata Hotel sebanyak 19 orang yang terletak di Leumahneundeut No. 7 Sarijadi Bandung

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Untuk menjawab permasalahan yaitu tentang gaya kepemimpinan yang dapat

BAB III METODE PENELITIAN. Untuk menjawab permasalahan yaitu tentang gaya kepemimpinan yang dapat BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Untuk menjawab permasalahan yaitu tentang gaya kepemimpinan yang dapat memberikan motivasi kerja terhadap karyawan, digunakan metode deskriptif dengan pendekatan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Setelah data dihimpun dan dilanjutkan pada pengolahan data, maka

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Setelah data dihimpun dan dilanjutkan pada pengolahan data, maka 55 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Setelah data dihimpun dan dilanjutkan pada pengolahan data, maka didapatkan suatu hasil penelitian. Dalam bab ini dibahas hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan

Lebih terperinci

TEKNIK ANALISIS KORELASI. Pertemuan 9. Teknik Analisis Korelasi_M. Jainuri, M.Pd 1

TEKNIK ANALISIS KORELASI. Pertemuan 9. Teknik Analisis Korelasi_M. Jainuri, M.Pd 1 TEKNIK ANALISIS KORELASI Pertemuan 9 1 Korelasi merupakan teknik pengukuran asosiasi/hubungan (measures of association). Pengukuran asosiasi adalah teknik dalam statistik bivariat/ multivariat yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Pada pembahasan deskripsi data ini akan dideskripsikan tentang dua hal yaitu data tentang persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode bagi suatu penelitian merupakan suatu alat didalam pencapaian

BAB III METODE PENELITIAN. Metode bagi suatu penelitian merupakan suatu alat didalam pencapaian BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan Metode bagi suatu penelitian merupakan suatu alat didalam pencapaian suatu tujuan untuk memecahkan suatu masalah. Menurut Sugiyono (2013:3)

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi

Lebih terperinci

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJADI SMP NEGERI 1 WIDASARI KABUPATEN INDRAMAYU

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJADI SMP NEGERI 1 WIDASARI KABUPATEN INDRAMAYU PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJADI SMP NEGERI 1 WIDASARI KABUPATEN INDRAMAYU Oleh: Fitria Damayanti FE Universitas Wiralodra Indramayu, Jawa Barat ABSTRAK Penelitian ini bertujuan

Lebih terperinci

MOTIVASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT. SIGMA UTAMA PALEMBANG. Reva Maria Valianti *) Abstrak

MOTIVASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT. SIGMA UTAMA PALEMBANG. Reva Maria Valianti *) Abstrak MOTIVASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT. SIGMA UTAMA PALEMBANG Reva Maria Valianti *) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap efektivitas

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini, maka perlu dijelaskan beberapa istilah sehingga terdapat kesamaan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini, maka perlu dijelaskan beberapa istilah sehingga terdapat kesamaan BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Untuk menghindari salah pengertian dan penafsiran dalam penelitian ini, maka perlu dijelaskan beberapa istilah sehingga terdapat kesamaan landasan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu cara yang digunakan peneliti untuk mendapatkan data valid yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Metode deskriptif

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. apa yang akan dipakai pakai, karena dengan hal itu akan mepermudah penelitian,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. apa yang akan dipakai pakai, karena dengan hal itu akan mepermudah penelitian, 31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Dalam penyusunan penelitian seorang peneliti harus menentukan metode apa yang akan dipakai pakai, karena dengan hal itu akan mepermudah penelitian,

Lebih terperinci

ESENSI, Vol. 19 No. 2 / 2016 PENINGKATAN PRODUKTIFITAS KERJA MELALUI PEMBERIAN INSENTIF DAN PEMENUHAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DIV. PEMASARAN PT.

ESENSI, Vol. 19 No. 2 / 2016 PENINGKATAN PRODUKTIFITAS KERJA MELALUI PEMBERIAN INSENTIF DAN PEMENUHAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DIV. PEMASARAN PT. ESENSI, Vol. 19 No. / 016 PENINGKATAN PRODUKTIFITAS KERJA MELALUI PEMBERIAN INSENTIF DAN PEMENUHAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DIV. PEMASARAN PT. XYZ Susi Adiawaty Institut Bisnis Nusantara Jl. D.I. Panjaitan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Sumber data penelitian didapat dari siswa SMKN 6 Bandung, oleh karena

BAB III METODE PENELITIAN. Sumber data penelitian didapat dari siswa SMKN 6 Bandung, oleh karena BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Sumber data penelitian didapat dari siswa SMKN 6 Bandung, oleh karena itu tempat penelitian akan dilakukan di lingkungan sekolah SMKN 6 Bandung.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Tempat penelitian adalah tempat melakukan kegiatan penelitian guna memperoleh data yang berasal dari responden.

Lebih terperinci

A. SOAL 1: UJI NORMALITAS DATA DG CHIR KUADRAT. Pengukuran terhadap tinggi mahasiswa tingkat pertama dilakukan dan

A. SOAL 1: UJI NORMALITAS DATA DG CHIR KUADRAT. Pengukuran terhadap tinggi mahasiswa tingkat pertama dilakukan dan 009 A. SOAL : UJI NORMALITAS DATA DG CHIR KUADRAT Pengukuran terhadap tinggi mahasiswa tingkat pertama dilakukan dan diambil sebuah sampel secara acak berukuran 00. Dicatat dalam daftar distribusi frekwensi

Lebih terperinci

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Variabel yang akan dianalisis dan dibahas terdiri dari satu variabel bebas yakni Gaya

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Variabel yang akan dianalisis dan dibahas terdiri dari satu variabel bebas yakni Gaya BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN Variabel yang akan dianalisis dan dibahas terdiri dari satu variabel bebas yakni Gaya Kepemimpinan (Variabel X) dan satu variabel terikat yakni kinerja pegawai (Variabel Y).

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Deskripsi data dalam penelitian ini bertujuan untuk menggembarkan hasil data kuantitatif dari instrumen yang telah diberikan berupa angket tentang pengetahuan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. tujuan dan kegunaan tertentu. Melalui penelitian, manusia dapat menggunakan

BAB III METODE PENELITIAN. tujuan dan kegunaan tertentu. Melalui penelitian, manusia dapat menggunakan BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode bagi suatu penelitian merupakan suatu alat didalam pencapaian suatu tujuan untuk memecahkan suatu masalah. Metode penelitian (Sugiyono, 2010:2) pada

Lebih terperinci

PENGARUH INSENTIF DAN PROMOSI TERHADAP PRESTASI KERJA

PENGARUH INSENTIF DAN PROMOSI TERHADAP PRESTASI KERJA PENGARUH INSENTIF DAN PROMOSI TERHADAP PRESTASI KERJA (Studi Pada Karyawan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Unit Pelayanan dan Jaringan Kabupaten sampang) Dhanang Bayu Pratama Bambang Swasto Sunuharyo

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam setiap penelitian, metode merupakan cara utama untuk mencapai

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam setiap penelitian, metode merupakan cara utama untuk mencapai 46 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam setiap penelitian, metode merupakan cara utama untuk mencapai suatu tujuan. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Winarno Surakhmad

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Di dalam era globalisasi yang semakin maju ini, terdapat persaingan antara

BAB I PENDAHULUAN. Di dalam era globalisasi yang semakin maju ini, terdapat persaingan antara BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian. Di dalam era globalisasi yang semakin maju ini, terdapat persaingan antara berbagai macam perusahaan, baik perusahaan dalam bidang hiburan, jasa, ekspor

Lebih terperinci

BAB III DESAIN PENELITIAN. emosional (emotional intelligence) pimpinan sebagai variabel X dan variabel

BAB III DESAIN PENELITIAN. emosional (emotional intelligence) pimpinan sebagai variabel X dan variabel BAB III DESAIN PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Variabel bebas (independent variabel) dalam penelitian ini yaitu kecerdasan emosional (emotional intelligence) pimpinan sebagai variabel X dan variabel terikatnya

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan waktu penelitian Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan pada bab sebelumnya, maka lokasi penelitian akan dilaksanakan pada Kantor Pengadilan Tinggi Gorontalo.

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan kegunaan tertentu.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan kegunaan tertentu. BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Metode penelitian menurut Sugiyono (2006 : 1) pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan kegunaan tertentu. Penelitian tentang

Lebih terperinci

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI YAYASAN LEMBAGA PERS DAN PENDAPAT UMUM PANTAGON SUARA RAKYAT MEDAN

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI YAYASAN LEMBAGA PERS DAN PENDAPAT UMUM PANTAGON SUARA RAKYAT MEDAN WAHANA INOVASI VOLUME 4 No.1 JAN-JUNI 2015 ISSN : 2089-8592 PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI YAYASAN LEMBAGA PERS DAN PENDAPAT UMUM PANTAGON SUARA RAKYAT MEDAN Ismail

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperoleh suatu jawaban atas

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperoleh suatu jawaban atas 61 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperoleh suatu jawaban atas masalah yang ada saat ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan mengenai

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode Penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya (Arikunto, 006;160). Metode penelitian yang digunakan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini peneliti akan melihat apakah terdapat hubungan antara kemampuan

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini peneliti akan melihat apakah terdapat hubungan antara kemampuan BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian Deskriptif korelasional, karena dalam penelitian ini peneliti akan melihat apakah terdapat hubungan antara kemampuan matematika

Lebih terperinci

PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV EMPAT SERANGKAI PALEMBANG. Rismansyah *) ;

PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV EMPAT SERANGKAI PALEMBANG. Rismansyah *)  ; PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV EMPAT SERANGKAI PALEMBANG Rismansyah *) Email ; rismansyah7@gmail.com ABSTRAK Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini, jenis penelitiannya bersifat asosiatif. Dengan penelitian asosiatif

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini, jenis penelitiannya bersifat asosiatif. Dengan penelitian asosiatif BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam penelitian ini, jenis penelitiannya bersifat asosiatif. Dengan penelitian asosiatif ini dapat diketahui hubungan antara variabel dan bagaimana tingkat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Hasil Penelitian tentang Bimbingan Orang Tua

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Hasil Penelitian tentang Bimbingan Orang Tua 20 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Hasil Penelitian tentang Bimbingan Orang Tua Data yang dikumpulkan dari jawaban responden terhadap hasil sebaran angket penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada suatu penelitian terdapat berbagai macam metode penelitian yang digunakan, pemilihannya sangat tergantung pada prosedur, alat serta desain penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Sebelum proses analisis data, penelitian ini terlebih dahulu akan mendiskripsikan pengaruh keaktivan anggota kelompok kerja guru (KKG), pengembangan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango selama 3 bulan yaitu dari bulan April sampai

BAB III METODE PENELITIAN. Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango selama 3 bulan yaitu dari bulan April sampai BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Gorontalo.Adapun lokasi dari LPMP yaitu di desa Tunggulo Kecamatan Tilongkabila

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN 4.1 Pengujian Instrumen Penelitian Pengujian instrumen penelitian dilakukan untuk menguji validitas dan reliabilitas dari instrumen penelitian yang digunakan agar menghasilkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif, kuantitatif merupakan data yang berbentuk angka. Penelitian deskriptif adalah penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Deskripsi Tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Deskripsi Tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah Data yang dikumpulkan dari jawaban responden terhadap hasil sebaran angket penelitian

Lebih terperinci

PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA DIVISI ENGINEERING PT.BRIDGESTONE KARAWANG

PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA DIVISI ENGINEERING PT.BRIDGESTONE KARAWANG PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA DIVISI ENGINEERING PT.BRIDGESTONE KARAWANG Kompensasi adalah imbalan jasa atau balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada para tenaga kerja,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Subjek Penelitian Dalam Penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas X Teknik Otomasi Industri A dan B di SMK Negeri 1 Cimahi yang sedang melaksanakan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode merupakan hal penting yang diperlukan dalam penelitian, serta salah satu cara sistematik yang digunakan dalam penelitian. Berhasil tidaknya penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN 46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN Definisi operasional merupakan definisi terhadap variabel yang akan diteliti guna memberikan batasan yang tegas dan menjadi

Lebih terperinci

KAJIAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA MELALUI PELATIHAN KERJA (TRAINING)

KAJIAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA MELALUI PELATIHAN KERJA (TRAINING) JURNAL ILMIA RANGGAGADING Volume 8 No., Oktober 008 : - KAJIAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA MELALUI PELATIAN KERJA (TRAINING) Oleh Nusa Muktiadji dan Triandi Dosen Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan

Lebih terperinci

Analisis Koefisien Korelasi Rank Spearman

Analisis Koefisien Korelasi Rank Spearman Analisis Koefisien Korelasi Rank Spearman Khatib A. Latief Email: kalatief@gmail.com; khatibalatif@yahoo.com Twitter: @khatibalatief Khatib A. Latief Mobile: +68 1168 3019 Pengantar Besarnya hubungan antara

Lebih terperinci

PENGARUH INSENTIF DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PERTANIAN PROVINSI SUMATERA UTARA

PENGARUH INSENTIF DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PERTANIAN PROVINSI SUMATERA UTARA PENGARUH INSENTIF DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PERTANIAN PROVINSI SUMATERA UTARA Oleh : Mangasa Panjaitan, SE, M.Si Dosen Universitas Methodist Indonesia, Medan Abstrak

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Penulis dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Penelitian deskriptif analitik ini digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini penulis akan membahas hasil dan pembahasan penelitian tentang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini penulis akan membahas hasil dan pembahasan penelitian tentang 66 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini penulis akan membahas hasil dan pembahasan penelitian tentang Pengaruh Hasil Belajar Dasar Patiseri Terhadap Minat Usaha Patiseri Pada Mahasiswa Program

Lebih terperinci

Nanparametrik_Korelasi_M.Jain uri, M.Pd 1

Nanparametrik_Korelasi_M.Jain uri, M.Pd 1 Nanparametrik_Korelasi_MJain uri, MPd 1 Pengertian Pada penelitian yang ingin mengetahui ada tidaknya hubungan di antara variabel yang diamati, atau ingin mengetahui seberapa besar derajat keeratan hubungan

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN CV. ORGANIK AGRO SYSTEM (OASIS) BANDAR LAMPUNG. Oleh Rina Milyati Yuniastuti.

ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN CV. ORGANIK AGRO SYSTEM (OASIS) BANDAR LAMPUNG. Oleh Rina Milyati Yuniastuti. 35 ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN CV. ORGANIK AGRO SYSTEM (OASIS) BANDAR LAMPUNG Oleh Rina Milyati Yuniastuti. ABSTRAK CV. Organik Agro System (OASIS) adalah salah satu

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. untuk mengetahui permasalahan tertentu dan mencari jawabannya yang

BAB III METODE PENELITIAN. untuk mengetahui permasalahan tertentu dan mencari jawabannya yang BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Yang Digunakan Penelitian merupakan suatu proses yang berawal dari kemauan atau minat untuk mengetahui permasalahan tertentu dan mencari jawabannya yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan uji statistik dengan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan uji statistik dengan BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan uji statistik dengan menggunakan analisis korelasi untuk melihat apakah ada hubungan antara

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Dalam skripsi ini penulis menggunakan divisi marketing research pada PT. Herlina Indah yang beralamat di Jl. Rawa Sumur II blok DD no. 16 Kawasan Industri

Lebih terperinci

BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN BAB III SUBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Subjek Penelitian Dalam penelitian ini, pokok bahasan atau Variabel yang diteliti terdiri dari Variabel dependen, independen. Variabel dependen adalah Pemberdayaan

Lebih terperinci

BAB III PROSEDUR PENELITIAN

BAB III PROSEDUR PENELITIAN BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan dan menjawab persoalan-persoalan

Lebih terperinci

Statistik Nonparametrik:

Statistik Nonparametrik: ANALISIS KORELASI B Ali Muhson, M.Pd. Jenis Analisis Korelasi Statistik parametrik: Korelasi Product Moment (Pearson) Korelasi Parsial Korelasi Semi Parsial Korelasi Ganda, dsb Statistik Nonparametrik:

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab permasalahan yang telah dipaparkan pada Bab I. Berdasarkan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Definisi operasional variabel penelitian merupakan batasan pengertian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Definisi operasional variabel penelitian merupakan batasan pengertian yang BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. DEFINISI OPPERASIONAL VARIABEL Definisi operasional variabel penelitian merupakan batasan pengertian yang dibuat oleh peneliti terhadap variabel penelitian sehingga diharapkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 3.1.1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian adalah di Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif

III. METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif 28 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan ex post facto dan survei. Metode deskriptif adalah penelitian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan kondisi perekonomian saat ini, perusahaan harus dapat

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan kondisi perekonomian saat ini, perusahaan harus dapat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan kondisi perekonomian saat ini, perusahaan harus dapat bekerjasama dengan karyawannya sehingga terjadi hubungan timbal balik antara perusahaan dengan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi dalam penelitian ini adalah Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang beralamat di

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Mixed Method, yaitu penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian.

Lebih terperinci

MAKSI Jurnal Ilmiah Manajemen & Akuntansi

MAKSI Jurnal Ilmiah Manajemen & Akuntansi PENGARUH PENDELEGASIAN WEWENANG DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MAJALENGKA Oleh : ELI ACHMAD MAHIRI *) email : elimahiri@gmail.com ABSTRAK Penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Penelitian ini menguji bagaimana pengaruh kompensasi dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Bata Purwakarta. Dalam penelitian ini

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban untuk

BAB III METODE PENELITIAN. disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban untuk BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Desain penelitian merupakan rencana dan struktur penyelidikan yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Pada penelitian ini digunakan adalah data kuantitatif, yaitu pendekatan yang

BAB III METODE PENELITIAN. Pada penelitian ini digunakan adalah data kuantitatif, yaitu pendekatan yang BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Pada penelitian ini digunakan adalah data kuantitatif, yaitu pendekatan yang menggunakan data yang dikualifikasikan dan menganalisisnya dengan

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif asosiatif. Data yang

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif asosiatif. Data yang III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif asosiatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berdasarkan data yang ada ditempat penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. satu perusahaan jasa yang terletak di Jl. Ternate Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana

BAB III METODE PENELITIAN. satu perusahaan jasa yang terletak di Jl. Ternate Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana 0 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Penetapan Lokasi dan Waktu Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di PK. Santi Jaya Gorontalo yang merupakan salah satu perusahaan jasa yang terletak

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dengan judul Kontribusi Penguasaan Materi Mata Diklat Gambar

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dengan judul Kontribusi Penguasaan Materi Mata Diklat Gambar BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian dengan judul Kontribusi Penguasaan Materi Mata Diklat Gambar Bangunan Gedung II terhadap Kesiapan Siswa SMK

Lebih terperinci

BAB II METODE PENELITIAN. untuk membantu menganalisa data dan fakta yang diperoleh (Arikunto, 1996: 5).

BAB II METODE PENELITIAN. untuk membantu menganalisa data dan fakta yang diperoleh (Arikunto, 1996: 5). BAB II METODE PENELITIAN.1. Bentuk Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan menggunakan analisa data kuantitatif dan menggunakan rumus statistic untuk membantu

Lebih terperinci

36 Kompensasi. Variabel kompensasi ini terdiri dari Gaji, Reward dan Insentif. 1. Gaji Menurut Hasibuan (2007) gaji adalah balas jasa yang dibayar sec

36 Kompensasi. Variabel kompensasi ini terdiri dari Gaji, Reward dan Insentif. 1. Gaji Menurut Hasibuan (2007) gaji adalah balas jasa yang dibayar sec BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilakukan pada bulan September-Desember 2014. Penelitian ian ini dilaksanakan pada CV.Sumber Buah Serang, Jl. Cinanggung

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Metode

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Metode BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Metode merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi, Populasi Dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Lokasi penelitian adalah tempat melakukan kegiatan penelitian guna memperoleh data yang berasal dari responden. Lokasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. tentang Kecerdasan Spiritual Siswa dan Kondisi Psikologis Keluarga di SMP Negeri 2 Telaga

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. tentang Kecerdasan Spiritual Siswa dan Kondisi Psikologis Keluarga di SMP Negeri 2 Telaga BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Deskripsi Hasil Penelitian Data hasil penelitian ini berbentuk skor yang diperoleh dari alat ukur berupa angket tentang Kecerdasan Spiritual Siswa dan Kondisi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam setiap penelitian, metode merupakan cara utama untuk mencapai

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam setiap penelitian, metode merupakan cara utama untuk mencapai 50 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Dalam setiap penelitian, metode merupakan cara utama untuk mencapai suatu tujuan. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Winarno Surakhmad

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini variabel variabel yang diteliti yaitu kompensasi dan

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini variabel variabel yang diteliti yaitu kompensasi dan BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini variabel variabel yang diteliti yaitu kompensasi dan kepuasan kerja. Untuk kepentingan penelitian ini, maka pelaksanaanya dilakukan dengan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. botupingge kabupaten bone bolango. Penetapan objek pada lokasi ini di

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. botupingge kabupaten bone bolango. Penetapan objek pada lokasi ini di BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Penetapan Lokasi Dan WaktuPenelitian. 3.1.1 Lokasi Penelitian. Berdasarkan permasalahan yang ditetapkan sebelumnya, penelitian di laksanakan pada kantor camat botupingge,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. industri, dan efektivitas praktek kerja industri. Ketiga variabel tersebut

BAB III METODE PENELITIAN. industri, dan efektivitas praktek kerja industri. Ketiga variabel tersebut BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Penelitian ini terdiri dari tiga variabel yaitu layanan akademik, kesiapan industri, dan efektivitas praktek kerja industri. Ketiga variabel tersebut dikelompokkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya. Menurut Suharsimi Arikunto (00:160) Penentuan dan pemilihan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Variabel X (Karakteristik Siswa)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Variabel X (Karakteristik Siswa) BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Data Variabel X (Karakteristik Siswa) Data yang dikumpul dari penyebaran angket kepada responden yang berada di SMA

Lebih terperinci

BAB IV METODOLOGI RISET

BAB IV METODOLOGI RISET BAB IV METODOLOGI RISET 4.. Objek Riset Objek penelitian ini dilakukan LPP TVRI Kantor Pusat yang beralamat di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan Jakarta selama kurang lebih 4 bulan mulai bulan Oktober 20 sampai

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. atas 2 varabel yaitu: variabel Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. atas 2 varabel yaitu: variabel Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian ini dilihat dari variabel-variabel yang diteliti dan terdiri atas varabel yaitu: variabel Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Profil TPQ Hidayatul Mubtadi in 1. Latar belakang pendirian TPQ Hidayatul Mubtadi in terletak di dusun Ragil Rt. 04 Rw. IV desa Plantaran, kecamatan Kaliwungu Selatan,

Lebih terperinci