MENGGAMBAR SAMBUNGAN PIPA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "MENGGAMBAR SAMBUNGAN PIPA"

Transkripsi

1 MENGGAMBAR SAMBUNGAN PIPA BAG- TGB.001.A JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2001

2 KEGIATAN BELAJAR I MENGGAMBAR ISOMETRI SAMBUNGAN PIPA A. Lembar Informasi Para peserta diklat yang akan belajar modul menggambar sambungan pipa harus mempersiapkan peralatan-peralatan sesuai dengan tahapan-tahapan belajar modul ini atas petunjuk dari guru atau instruktur. Setelah mempelajari modul menggambar isometri sambungan pipa, para peserta diklat dapat menghitung kebutuhan bahan pipa dengan benar. B. Lembar Kerja 1. Alat : Alat yang digunakan meliputi semua peralatan gambar dalam menggambar teknik. Sebaiknya semua peralatan ini dapat ditunjukkan bentuk aslinya, cara menggunakan dan cara perawatannya. Keseluruhan peralatan gambar teknik adalah sebagai berikut : a. Kertas gambar A1 b. Pensil c. Rapido d. Sepasang penggaris segitiga e. Jangka f. Mistar 60 cm g. Mistar T h. Busur i. Plat Pembatas Penghapus j. Selotip k. Cutter l. Sablon furniture dan sanitasi m. Meja Gambar n. Mesin Gambar 1

3 2. Bahan : Satu set gambar modul isometri sambungan pipa. 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja a. Perhatikan bidang proyeksi dan ukuran. b. Dipersiapkan dulu alat gambar. c. Hasil gambar harus bersih dan jelas, serta mudah dibaca orang lain. d. Hitunglah jumlah alat sambung pipa (fitting) dan bahan yang diperlukan. 4. Langkah Kerja a. Persiapkan kertas dan alat gambar. b. Pahami obyek gambar. c. Gambarlah sesuai aturan yang telah ditentukan. d. Perhatikan kebersihan gambar. C. Lembar Latihan Buatlah gambar isometri sambungan pipa dari no : 01 sampai dengan no : 09 sesuai dengan contoh dibawah ini. Media gambar memakai pensil dan kertas gambar A1. 2

4 Gambar Isometri Sambungan Pipa 01 3

5 Gambar Isometri Sambungan Pipa 02 4

6 Gambar Isometri Sambungan Pipa 03 5

7 Gambar Isometri Sambungan Pipa 04 6

8 Gambar Isometri Sambungan Pipa 05 7

9 Gambar Isometri Sambungan Pipa 06 8

10 Gambar Isometri Sambungan Pipa 07 9

11 Gambar Isometri Sambungan Pipa 08 10

12 Gambar Isometri Sambungan Pipa 09 11

13 KEGIATAN BELAJAR 2 MENGGAMBAR MACAM -MACAM SIMBOL DAN ALAT SAMBUNG PIPA A. Lembar Informasi Para peserta diklat yang akan belajar modul menggambar sambungan pipa harus mempersiapkan peralatan-peralatan sesuai dengan tahapan-tahapan belajar modul ini atas petunjuk dari guru atau instruktur. Setelah mempelajari modul tentang menggambar macammacam simbol sambungan pipa dan alat-alat sambungan pipa, diharapkan para peserta diklat dapat menentukan bahan sambungan pipa dengan benar. B. Lembar Kerja 1. Alat : Alat yang digunakan meliputi semua peralatan gambar dalam menggambar teknik. Sebaiknya semua peralatan ini dapat ditunjukkan bentuk aslinya, cara menggunakan dan cara perawatannya. Keseluruhan peralatan gambar teknik adalah sebagai berikut : a. Kertas gambar A1 b. Pensil c. Rapido d. Sepasang penggaris segitiga e. Jangka f. Mistar 60 cm g. Mistar T h. Busur i. Plat Pembatas Penghapus j. Selotip k. Cutter l. Sablon furniture dan sanitasi 12

14 m. Meja Gambar n. Mesin Gambar 2. Bahan : Satu set gambar modul simbol sambungan pipa dan alat-alat sambungan pipa. 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja a. Perhatikan bidang proyeksi dan ukuran. b. Dipersiapkan dulu alat gambar. c. Hasil gambar harus bersih dan jelas, serta mudah dibaca orang lain. d. Hitunglah jumlah alat sambung pipa (fitting) dan bahan yang diperlukan. 4. Langkah Kerja a. Persiapkan kertas dan alat gambar. b. Pahami obyek gambar. c. Gambarlah sesuai aturan yang telah ditentukan. d. Perhatikan kebersihan gambar. C. Lembar Latihan Gambarlah simbol sambungan pipa sesuai contoh yang ada dibawah ini, dengan media gambar pensil dan kertas gambar A1. 13

15 Gambar Simbol Dan Alat Sambung Pipa 01 14

16 Gambar Simbol Dan Alat Sambung Pipa 02 15

17 Gambar Simbol Dan Alat Sambung Pipa 03 16

18 Gambar Simbol Dan Alat Sambung Pipa 04 17

19 Gambar Simbol Dan Alat Sambung Pipa 05 18

20 KEGIATAN BELAJAR 3 MENGGAMBAR DISTRIBUSI PIPA RUMAH TANGGA DAN WATER TOWER A. Lembar Informasi Para peserta diklat yang akan belajar modul menggambar sambungan pipa harus mempersiapkan peralatan-peralatan sesuai dengan tahapan-tahapan belajar modul ini atas petunjuk dari guru atau instruktur. Setelah mempelajari modul tentang menggambar macammacam distribusi pipa rumah tangga dan Water tower, diharapkan para peserta diklat dapat menentukan bahan sambungan pipa dengan benar. B. Lembar Kerja 1. Alat : Alat yang digunakan meliputi semua peralatan gambar dalam menggambar teknik. Sebaiknya semua peralatan ini dapat ditunjukkan bentuk aslinya, cara menggunakan dan cara perawatannya. Keseluruhan peralatan gambar teknik adalah sebagai berikut : a. Kertas gambar A1 b. Pensil c. Rapido d. Sepasang penggaris segitiga e. Jangka f. Mistar 60 cm g. Mistar T h. Busur i. Plat Pembatas Penghapus j. Selotip k. Cutter l. Sablon furniture dan sanitasi m. Meja Gambar 19

21 n. Mesin Gambar 2. Bahan : Satu set gambar modul gambar distribusi pipa rumah tangga dan Water tower 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja a. Perhatikan bidang proyeksi dan ukuran. b. Dipersiapkan dulu alat gambar. c. Hasil gambar harus bersih dan jelas, serta mudah dibaca orang lain. d. Hitunglah jumlah alat sambung pipa (fitting) dan bahan yang diperlukan. 4. Langkah Kerja a. Persiapkan kertas dan alat gambar. b. Pahami obyek gambar. c. Gambarlah sesuai aturan yang telah ditentukan. d. Perhatikan kebersihan gambar. C. Lembar Latihan Buatlah gambar distribusi sambungan pipa rumah tangga dan gambar distribusi pipa Water tower dengan media pensil dan kertas gambar A1. 20

22 Sambungan pipa untuk keperluan bangunan dapat dibedakan sebagai berikut : a. Sambungan pipa besi atau galvanis b. Sambungan pipa plastic atau PVC a. Sambungan Pipa Besi atau Galvanis Sambungan pipa besi atau galvanis dipergunakan untuk distribusi air bersih untuk konsumsi air minum rumah tangga dan umum. POMPA AIR METERAN SUMBER AIR BERSIH DISTRIBUSI INDUK DISTRIBUSI KONSUMEN Rumah Tangga Gambar 1. SKEMA DISTRIBUSI AIR BERSIH 21

23 Selanjutnya alat-alat sambung pipa besi yang sering digunakan dalam penyambungan pipa rumah tangga, dapat dilihat pada gambar berikut : KENI BENGKOK SOK DOP KENI T KENI 1 DAN ¾ DOBEL NEPEL STOP KRAN Gambar 2. ALAT SAMBUNG PIPA GALVANIS 22

24 b. Sambungan Pipa Plastic atau PVC Berbeda dengan pipa besi, pada pipa plastic atau PVC penyambungan dilakukan dengan lem khusus PVC. Alat alat sambung hampir sama dengan alat-alat sambung pada pipa besi. LEM PVC PIPA 1 SOK PIPA 2 SOK PIPA PVC PENYAMBUNGAN DENGAN LEM PVC PIPA PVC Gambar 3. PENYAMBUNGAN PIPA PVC 23

25 24

26 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Instalasi Wastafel Contoh Isometri Pipa Air Kotor Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 25 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

27 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Pemasangan pipa untuk water tower dan distribusi ke bangunan/rumah tinggal : 1 Water Tower Pelampung Barrel Union Barrel Union Pompa ¾ Distribusi Pipa penyedot 1 ¾ Pipa penguras 1 ½ SUMUR SUMBER AIR BERSIH RUMAH ATAU BANGUNAN UMUM Gambar 4. PEMASANGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 26 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

28 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 KEGIATAN BELAJAR 4 MENGGAMBAR SIMBOL ALAT -ALAT SANITER A. Lembar Informasi Para peserta diklat yang akan belajar modul menggambar sambungan pipa harus mempersiapkan peralatan-peralatan sesuai dengan tahapan-tahapan belajar modul ini atas petunjuk dari guru dan atau instruktur. Setelah mempelajari modul tentang menggambar simbol alat-alat saniter, diharapkan para peserta diklat dapat menentukan bahan alat-alat saniter dengan benar untuk gambar perencanaan KM/WC dan dapur. B. Lembar Kerja 1. Alat : Alat yang digunakan meliputi semua peralatan gambar dalam menggambar teknik. Sebaiknya semua peralatan ini dapat ditunjukkan bentuk aslinya, cara menggunakan dan cara perawatannya. Keseluruhan peralatan gambar teknik adalah sebagai berikut : a. Kertas gambar A1 b. Pensil c. Rapido d. Sepasang penggaris segitiga e. Jangka f. Mistar 60 cm g. Mistar T h. Busur i. Plat Pembatas Penghapus j. Selotip k. Cutter l. Sablon furniture dan sanitasi m. Meja Gambar Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 27 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

29 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 n. Mesin Gambar 2. Bahan : Satu set modul menggambar simbol alat-alat saniter. 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja a. Perhatikan bidang proyeksi dan ukuran. b. Dipersiapkan dulu alat gambar. c. Hasil gambar harus bersih dan jelas, serta mudah dibaca orang lain. d. Hitunglah jumlah alat sambung pipa (fitting) dan bahan yang diperlukan. 4. Langkah Kerja a. Persiapkan kertas dan alat gambar. b. Pahami obyek gambar. c. Gambarlah sesuai aturan yang telah ditentukan. d. Perhatikan kebersihan gambar. C. Lembar Latihan Gambarlah simbol alat-alat saniter dalam suatu perencanaan untuk KM/WC dan dapur sesuai contoh pada gambar dibawah ini dengan media pensil dan kertas gambar A1. Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 28 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

30 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Gambar Simbol Alat-Alat Saniter 01 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 29 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

31 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Gambar Simbol Alat-Alat Saniter 02 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 30 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

32 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Gambar Simbol Alat-Alat Saniter 03 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 31 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

33 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Gambar Simbol Alat-Alat Saniter 04 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 32 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

34 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Kitchens Contoh Gambar Lay Out Dapur 01 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 33 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

35 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Kitchens Contoh Gambar Lay Out Dapur 02 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 34 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

36 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Bathrooms Contoh Gambar Lay Out KM/WC 01 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 35 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

37 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Bathrooms Contoh Gambar Lay Out KM/WC 02 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 36 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

38 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 KEGIATAN BELAJAR 5 MENGGAMBAR DETAIL SAMBUNGAN PIPA KAMAR MANDI, WC DAN DAPUR A. Lembar Informasi Para peserta diklat yang akan belajar modul menggambar detail sambungan pipa harus mempersiapkan peralatan-peralatan sesuai dengan tahapan-tahapan belajar modul ini atas petunjuk dari guru atau instruktur. Setelah mempelajari modul menggambar detail sambungan pipa kamar mandi, WC dan dapur, diharapkan para peserta diklat dapat menentukan bahan sambungan pipa dengan benar. B. Lembar Kerja 1. alat : Alat yang digunakan meliputi semua peralatan gambar dalam menggambar teknik. Sebaiknya semua peralatan ini dapat ditunjukkan bentuk aslinya, cara menggunakan dan cara perawatannya. Keseluruhan peralatan gambar teknik adalah sebagai berikut: a. Kertas gambar A1 b. Pensil c. Rapido d. Sepasang penggaris segitiga e. Jangka f. Mistar 60 cm g. Mistar T h. Busur i. Plat Pembatas Penghapus j. Selotip k. Cutter l. Sablon furniture dan sanitasi m. Meja Gambar Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 37 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

39 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 n. Mesin Gambar 2. Bahan : Satu set gambar modul gambar detail sambungan pipa kamar mandi, WC dan dapur. 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja a. Perhatikan bidang proyeksi dan ukuran. b. Dipersiapkan dulu alat gambar. c. Hasil gambar harus bersih dan jelas, serta mudah dibaca orang lain. d. Hitunglah jumlah alat sambung pipa (fitting) dan bahan yang diperlukan. 4. Langkah Kerja a. Persiapkan kertas dan alat gambar. b. Pahami obyek gambar. c. Gambarlah sesuai aturan yang telah ditentukan. d. Perhatikan kebersihan gambar. C. Lembar Latihan Buatlah gambar distribusi jaringan pipa untuk KM/WC dan Dapur sesuai dalam contoh dibawah ini, dalam media gambar kertas kalkir ukuran 100 cm x 50 cm dengan rapido. Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 38 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

40 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 PIPA AIR 1 / 2 BAK CUCI PIRING SUMBER AIR BERSIH LANTAI 0,00 PIPA PEMBUANG 1 ½ Gambar 5. PEMASANGAN PIPA BAK CUCI PIRING Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 39 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

41 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 KLOSET DUDUK DISTRIBUSI PIPA AIR 1 / 2 LANTAI 0,00 PIPA PEMBUANG PVC 10 CM Gambar 6. PEMASANGAN PIPA KLOSET DUDUK Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 40 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

42 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 PIPA AIR 1 / 2 BAK MANDI KLOSET JONGKOK Distribusi air bersih LANTAI 0,00 PIPA PEMBUANG PVC 10 CM Gambar 7. PEMASANGAN PIPA BAK MANDI DAN KLOSET JONGKOK Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 41 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

43 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 LEMBAR LATIHAN KOMPERHENSIP Disajikan gambar denah sebuah rumah dibawah ini, dan buatlah : a. Gambar rencana sambungan pipa secara isometri. b. Gambar detail lay out untuk dapur KM/WC, skala 1 : 50 c. Gambar detail distribusi air bersih dan kotor untuk dapur dan KM/WC, skala 1 : 20 Media gambar : a. Kertas kalkir 100 x 50 cm b. Pensil dan rapido/tinta Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 42 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

44 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Gambar Denah Lantai 1 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 43 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

45 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 Gambar Denah Lantai 2 Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 44 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

46 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 LEMBAR EVALUASI 1. Rambu-rambu item evaluasi : a. Kebenaran gambar secara teknis b. Ketepatan skala, ukuran dan dimensi c. Kerapian, kebersihan dan proporsi gambar d. Pemakaian alat gambar dengan benar 2. Penilaian : No Item Skor a. Kebenaran Teknis 70 b. Skala dan Dimensi 10 c. Kerapian 10 d. Penggunaan alat 10 Jumlah Syarat Lulus dengan nilai minimal 70. Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 45 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

47 RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321RASCAL321 DAFTAR PUSTAKA Sudarsono, dkk Pembuatan Job Sheet Plumbing. Yogyakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Joseph De Chiara & John Callender Time Saver Standards for Building Tipes New York : McGraw Hill Book Company. Untuk orang yang aku cintai SHTUntuk 46 orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang aku cintai SHTUntuk orang yang a

48 KATA PENGANTAR Modul dengan judul Menggambar Sambungan Pipa merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi Menggambar Teknik. Modul ini mengetengahkan Cara menggambar isometri sambungan pipa, macam-macam gambar simbol dan alat sambungan pipa serta penggunaannya, gambar distribusi pipa rumah tangga dan gambar rencana distribusi pipa water tower, gambar simbol alat-alat saniter untuk KM/WC dan dapur serta gambar detail sambungan pipa kamar mandi, WC dan dapur. Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas Dasardasar Menggambar Teknik, Menggambar Proyeksi, Dasar-dasar Menggambar Perspektif, Menggambar Ikatan Batu Bata, Menggambar Pondasi dan Menggambar Sambungan Kayu. Dengan modul ini peserta diklat dapat melaksanakan praktek tanpa harus banyak dibantu oleh instruktur. Tim Penyusun ii

49 DESKRIPSI JUDUL Modul ini terdiri dari lima kegiatan belajar, yang mencakup : Menggambar Isometri Sambungan Pipa, Menggambar Macam-Macam Simbol dan Alat Sambung Pipa, Menggambar Distribusi Pipa Rumah Tangga dan Water Tower, Menggambar Simbol Alat-Alat Saniter dan Menggambar Detail Sambungan Pipa Kamar Mandi, WC dan Dapur. Pada kegiatan belajar 1 membahas tentang gambar isometri sambungan pipa dan cara mengambar isometri sambungan pipa menggunakan peralatan Gambar Teknik. Kegiatan belajar 2 membahas tentang macam-macam gambar simbol dan alat sambung pipa dan cara menggambar simbol dan alat sambung pipa tersebut. Kegiatan belajar 3 membahas tentang distribusi pipa rumah tangga dan distribusi pipa Water tower dan cara menggambarnya, macam-macam sambungan pipa untuk keperluan bangunan dan cara penyambungannya serta gambar pemasangan pipa distribusi air bersih. Kegiatan belajar 4 membahas tentang simbol alat-alat saniter dalam suatu perencanaan untuk KM/WC dan dapur dan cara menggambarnya serta contoh gambar lay out dapur dan KM/WC. Kegiatan belajar 5 membahas tentang cara menggambar detail sambungan pipa kamar mandi, WC dan dapur, gambar pemasangan pipa bak cuci piring, gambar pemasangan pipa kloset duduk dan gambar pemasangan pipa bak mandi dan kloset jongkok. iii

50 PETA KEDUDUKAN MODUL iv

51 PRASYARAT Untuk melaksanakan modul Menggambar Sambungan Pipa memerlukan kemampuan awal yang harus dimiliki peserta diklat, yaitu : Peserta diklat telah menguasai materi pelajaran Gambar Teknik. Peserta diklat telah menguasai materi Modul Gambar Bangunan Gedung. v

52 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... i KATA PENGANTAR... DESKRIPSI JUDUL... PETA KEDUDUKAN MODUL... PRASYARAT... DAFTAR ISI... PERISTILAHAN... PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL... TUJUAN... KEGIATAN BELAJAR 1 MENGGAMBAR ISOMETRI SAMBUNGAN PIPA... 1 A. Lembar Informasi... 1 B. Lembar Kerja... 1 C. Lembar Latihan... 2 KEGIATAN BELAJAR 2 MENGGAMBAR MACAM-MACAM SIMBOL DAN ALAT SAMBUNG PIPA A. Lembar Informasi B. Lembar Kerja C. Lembar Latihan KEGIATAN BELAJAR 3 MENGGAMBAR DISTRIBUSI PIPA RUMAH TANGGA DAN WATER TOWER A. Lembar Informasi B. Lembar Kerja C. Lembar Latihan KEGIATAN BELAJAR 4 MENGGAMBAR SIMBOL ALAT-ALAT SANITER A. Lembar Informasi ii iii iv v vi viii ix x vi

53 Halaman B. Lembar Kerja C. Lembar Latihan KEGIATAN BELAJAR 5 MENGGAMBAR DETAIL SAMBUNGAN PIPA KAMAR MANDI, WC DAN DAPUR A. Lembar Informasi B. Lembar Kerja C. Lembar Latihan LEMBAR LATIHAN KOMPERHENSIP LEMBAR EVALUASI DAFTAR PUSTAKA vii

54 PERISTILAHAN/GLOSSARY 1 inch : 2,54 cm Sink : Bak cuci piring Mix : Tempat meracik Serve : Tempat saji, meracik makanan Range : Kompor gas Refrigerator : Almari es, alamari pendingin Lay out : Tata letak Bath tub : Bak mandi Shower : Kran untuk cuci rambut Bidet : Tempat buang air kecil wanita Urinal : Tempat buang air kecil pria Water Closet : Tempat buang air besar (WC) Kitchens : Dapur Bathrooms : Kamar Mandi (KM / WC) Single Kitchen Sink : Tempat cuci piring tunggal Double Kitchen Sink : Tempat cuci piring dobel Washing machine : Mesin cuci Washtafel : Tempat cuci tangan Water heater : Mesin pemanas air Gas cooker : Kompor gas viii

55 PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL 1. Peralatan yang harus disiapkan : Kertas manila ukuran A3 Pensil mekanik 0,5 mm, kekerasan 2B Sepasang penggaris segi tiga Penggaris panjang (mistar) 50 cm atau 60 cm Jangka Penghapus pensil Meja gambar Mesin Gambar Rapido Mistar T Busur Plat Pembatas Penghapus Selotip Cutter Sablon furniture dan sanitasi 2. Langkah-langkah belajar Pada setiap Kegiatan Belajar, pahamilah uraian Tujuan Kegiatan Belajar agar mengetahui kemampuan apa yang akan dicapai pada setiap kegiatan. Sebelum melaksanakan kegiatan harus dipahami betul setiap langkah kerja yang dilaksanakan, apabila kurang jelas, tanyakan kepada guru atau instruktur. Kerjakanlah setiap latihan dengan bersungguh-sungguh agar kemampuan anda yang sebenarnya dapat diketahui. Jika soal-soal latihan telah anda selesaikan, anda dapat mencoba soal-soal pilihan, untuk memperdalam pengetahuan tentang penggunaan teori yang sudah diberikan. ix

56 TUJUAN 1. Tujuan Akhir : Setelah mengikuti seluruh kegiatan belajar ini diharapkan : Peserta diklat memiliki keterampilan menggambar sambungan pipa dan peralatan saniter dengan benar. Keterampilan menggambar sambungan pipa merupakan persyaratan untuk mempelajari ketrampilan menggambar konstruksi bangunan lainnya. Peserta diklat diharapkan dapat mengerjakan tugas-tugas menggambar sambungan pipa dan peralatan saniter dengan benar dan terampil. Peserta dianggap berhasil apabila dapat mengerjakan setiap tugas dengan baik dan dalam waktu 1 kali pertemuan. 2. Tujuan Antara : Setelah mengikuti program modul ini diharapkan peserta diklat akan memiliki kemampuan dan keterampilan dalam : Kemampuan menggambar isometri sambungan pipa. Kemampuan memakai simbol-simbol gambar sambungan pipa dengan benar. Kemampuan untuk merencanakan gambar distribusi sambungan pipa untuk rumah tangga dan sambungan pipa untuk Water tower. Kemampuan untuk mengaplikasikan simbol alat-alat saniter pada perencanaan gambar dapur dan KM/WC. Kemampuan untuk merencanakan gambar distribusi sambungan pipa pada KM/WC dan dapur. x

57 PETA MODUL BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN Program Keahlian : Teknik Gambar Bangunan Tingkat I Tingkat II Tingkat III BAG-TGB.001.A BAG-TGB.002.A BAG-TGB.007.A BAG-TGB.001.A-01 BAG-TGB.002.A-08 BAG-TGB.007.A-21 BAG-TGB.002.A-09 BAG-TGB.001.A-02 BAG-TGB.002.A-10 BAG-TGB.007.A-22 BAG-TGB.003.A-11 BAG-TGB.001.A-03 BAG-TGB.007.A-23 BAG-TGB.003.A BAG-TGB.001.A-04 BAG-TGB.003.A-12 BAG-TGB.007.A-24 BAG-TGB.001.A-05 BAG-TGB.001.A-06 BAG-TGB.003.A-13 BAG-TGB.008.A BAG-TGB.001.A-07 BAG-TGB.008.A-25 BAG-TGB.003.A-14 BAG-TGB.008.A-26 BAG-TSP.001.A BAG-TSP.001.A-32 BAG-TGB.004.A BAG-TGB.009.A BAG-TGB.004.A-15 BAG-TGB.009.A-27 BAG-TKB.001.A BAG-TGB.009.A-28 BAG-TKB.001.A-71 BAG-TGB.004.A-16 BAG-TKB.001.A-72 BAG-TGB.010.A BAG-TKB.001.A-73 BAG-TGB.005.A BAG-TGB.010.A-29 BAG-TKB.001.A-74 BAG-TGB.005.A-17 BAG-TKB.001.A-75 BAG-TGB.005.A-18 BAG-TGB.011.A BAG-TKB.001.A-76 BAG-TGB.011.A-30 BAG-TGB.006.A BAG-TGB.011.A-31 BAG-TKB.002.A BAG-TGB.006.A-19 BAG-TKB.002.A-77 BAG-TGB.006.A-20 BAG-TKB.002.A-78 BAG-TKB.002.A-79 BAG-TKB.002.A-80 BAG-TKB.002.A-81 BAG-TKB.003.A BAG-TKB.003.A-82 BAG-TKB.003.A-83 BAG-TKB.003.A-84 Keterangan : BAG : Bidang Keahlian Teknik Bangunan TGB : Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan TSP : Program Keahlian Teknik Survai dan Pemetaan TKB : Program Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan TPK : Program Teknik Perkayuan TPS : Program Teknik Plambing dan Sanitasi : Modul yang dibuat iv

MENGGAMBAR PONDASI BAG- TGB.001.A JAM. Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

MENGGAMBAR PONDASI BAG- TGB.001.A JAM. Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA MENGGAMBAR PONDASI BAG- TGB.001.A-05 54 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

DASAR-DASAR MENGGAMBAR TEKNIK

DASAR-DASAR MENGGAMBAR TEKNIK DASAR-DASAR MENGGAMBAR TEKNIK BAG- TGB.001.A-01 45 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Lebih terperinci

MENGGAMBAR KONSTRUKSI KUDA-KUDA KAYU

MENGGAMBAR KONSTRUKSI KUDA-KUDA KAYU MENGGAMBAR KONSTRUKSI KUDA-KUDA KAYU BAG- TGB.002.A-10 55 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN

Lebih terperinci

MEMASANG KUSEN PADA DINDING PASANGAN

MEMASANG KUSEN PADA DINDING PASANGAN MEMASANG KUSEN PADA DINDING PASANGAN BAG- TKB.004.A-89 28 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN

Lebih terperinci

MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN PIPA

MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN PIPA MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN PIPA BAG- TKB.001.A-76 45 JAM 1 ¾ ¾ ½ ¾ ½ ¾ 45 0 Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

MENGGAMBAR SAMBUNGAN KAYU

MENGGAMBAR SAMBUNGAN KAYU MENGGAMBAR SAMBUNGAN KAYU BAG- TGB.001.A-06 54 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Lebih terperinci

PRASYARAT. 2. Peserta diklat sudah pernah praktik Plambing, khususnya

PRASYARAT. 2. Peserta diklat sudah pernah praktik Plambing, khususnya KATA PENGANTAR Modul dengan judul Memasang Pompa Ungkit merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian

Lebih terperinci

MENDIMENSI DIAMETER PIPA AIR

MENDIMENSI DIAMETER PIPA AIR MENDIMENSI DIAMETER PIPA AIR BAG- TPS.001.A-133 15 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MENGGAMBAR TEKNIK BANGUNAN GEDUNG MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGGAMBAR PONDASI WAKTU

Lebih terperinci

UMY. Sistem Sanitasi dan Drainase Pada Bangunan. Dr. SUKAMTA, S.T., M.T. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN FAKUKTAS

UMY. Sistem Sanitasi dan Drainase Pada Bangunan. Dr. SUKAMTA, S.T., M.T. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN FAKUKTAS UMY Sistem Sanitasi dan Drainase Pada Bangunan Dr. SUKAMTA, S.T., M.T. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN FAKUKTAS www.umy.ac.id PENDAHULUAN Pada perencanaan sistem sanitasi

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun KATA PENGANTAR Modul dengan judul Menghitung Debit Aliran Air Bersih merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGGAMBAR PROEKSI WAKTU (JAM):

Lebih terperinci

MEMASANG DAUN PINTU DAN JENDELA

MEMASANG DAUN PINTU DAN JENDELA MEMASANG DAUN PINTU DAN JENDELA BAG- TPK.002.A-57 70 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun KATA PENGANTAR Modul dengan judul Memasang Konstruksi Pilaster merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun KATA PENGANTAR Modul dengan judul Memasang Cerobong Udara merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MENGGAMBAR TEKNIK BANGUNAN GEDUNG MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGGAMBAR SIMBOL-SIMBOL

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun KATA PENGANTAR Modul dengan judul Memasang Pipa Air Panas pada Rumah Tinggal merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MENGGAMBAR TEKNIK BANGUNAN GEDUNG MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGGAMBAR SAMBUNGAN

Lebih terperinci

MENGGAMBAR KONSTRUKSI PINTU DAN JENDELA

MENGGAMBAR KONSTRUKSI PINTU DAN JENDELA MENGGAMBAR KONSTRUKSI PINTU DAN JENDELA BAG- TGB.002.A-08 55 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR

Lebih terperinci

MEMASANG KONSTRUKSI BATU BATA BENTUK BUSUR

MEMASANG KONSTRUKSI BATU BATA BENTUK BUSUR MEMASANG KONSTRUKSI BATU BATA BENTUK BUSUR BAG- TKB.004.A-86 28 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MENGGAMBAR TEKNIK BANGUNAN GEDUNG MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGGAMBAR MACAM-MACAM

Lebih terperinci

PEMETAAN SITUASI DENGAN PLANE TABLE

PEMETAAN SITUASI DENGAN PLANE TABLE PEMETAAN SITUASI DENGAN PLANE TABLE BAG- TSP.004.A- 39 60 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN

Lebih terperinci

FUNGSI DAN JENIS GAMBAR DALAM PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK

FUNGSI DAN JENIS GAMBAR DALAM PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK KEGIATAN BELAJAR 1 FUNGSI DAN JENIS GAMBAR DALAM PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK Lembar Informasi Selain menguasai persyaratan, perancangan dan memiliki pengetahuan tentang peralatan instalasi, hal yang

Lebih terperinci

MEMPLESTER BIDANG RATA

MEMPLESTER BIDANG RATA MEMPLESTER BIDANG RATA BAG- TKB.005.A-90 30 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

INSTALASI PLUMBING (AIR BERSIH DAN AIR KOTOR) Kuliah 7, 26 Oktober 2009

INSTALASI PLUMBING (AIR BERSIH DAN AIR KOTOR) Kuliah 7, 26 Oktober 2009 INSTALASI PLUMBING (AIR BERSIH DAN AIR KOTOR) Kuliah 7, 26 Oktober 2009 PENDAHULUAN Instalasi plumbing (pemipaan) sangat penting untuk menunjang operasional bangunan. Sebagai sarana penyaluran air, gas,

Lebih terperinci

Perencanaan Sistem Instalasi Plambing Air Bersih Gedung Park View Hotel DIMAS ANGGARA PUTRA, YULIANTI PRATAMA, ANINDITO NURPRABOWO

Perencanaan Sistem Instalasi Plambing Air Bersih Gedung Park View Hotel DIMAS ANGGARA PUTRA, YULIANTI PRATAMA, ANINDITO NURPRABOWO Jurnal Reka Lingkungan [Teknik Lingkungan] Itenas No.2 Vol.3 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Oktober 2015 Perencanaan Sistem Instalasi Plambing Air Bersih Gedung Park View Hotel DIMAS ANGGARA

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARA (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARA (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARA (RPP) 1.Identitas Sekolah : SMK Negeri 2 Samarinda Program Diklat : Teknik Konstruksi Kayu Kelas / Semester : XI / 1 2.Standar kompetensi 3.Kompetensi Dasar 4.Indikator :

Lebih terperinci

BAB XIV INSTALASI PIPA PVC

BAB XIV INSTALASI PIPA PVC BAB XIV INSTALASI PIPA PVC Pipa PVC sudah banyak digunakan di dunia dan di Indonesia pada khususnya. Mulai untuk pipa air bersih, air kotor, kotoran, dan air hujan. Pipa PVC standar pipa pasar atau pipa

Lebih terperinci

MENGGAMBAR KONSTRUKSI TANGGA KAYU

MENGGAMBAR KONSTRUKSI TANGGA KAYU MENGGAMBAR KONSTRUKSI TANGGA KAYU BAG- TGB.002.A-09 55 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MELAKSANAKAN PEKERJAAN KONSTRUKSI BAJA DAN ALUMINIUM MODUL / SUB-KOMPETENSI: MEMBUAT

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun KATA PENGANTAR Modul dengan judul Menginstalasi Pipa Air Bersih Dingin pada Rumah Tinggal merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan

Lebih terperinci

MEMPLESTER PROFIL HIAS

MEMPLESTER PROFIL HIAS MEMPLESTER PROFIL HIAS BAG- TKB.005.A-91 30 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

KLASIFIKASI SISTEM PEMBUANGAN

KLASIFIKASI SISTEM PEMBUANGAN KLASIFIKASI SISTEM PEMBUANGAN Klasifikasi berdasarkan jenis air buangan: Sistem pembuangan air kotor. Adalah system pembuangan untuk air buangan yang berasal dari kloset, urinal, bidet, dan air buangan

Lebih terperinci

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pipa dan saniter

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pipa dan saniter RSNI T-15-2002 Standar Nasional Indonesia Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pipa dan saniter ICS Badan Standardisasi Nasional BSN Daftar isi Daftar isi... i Prakata... iii Pendahuluan... iv

Lebih terperinci

MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN PIPA

MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN PIPA MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN PIPA 1 ¾ ¾ ½ ¾ ½ ¾ 45 0 KATA PENGANTAR Modul dengan judul Membuat Macam-macam Sambungan Pipa merupakan salah satu modul untuk membentuk kompetensi agar mahasiswa dapat melakukan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Dengan modul ini mahasiswa dapat melaksanakan praktek tanpa harus banyak dibantu oleh instruktur. Tim Penyusun

KATA PENGANTAR. Dengan modul ini mahasiswa dapat melaksanakan praktek tanpa harus banyak dibantu oleh instruktur. Tim Penyusun KATA PENGANTAR Modul dengan judul Melaksanakan Pemasangan Instalasi Air Panas merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum mahasiswa untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi melaksanakan

Lebih terperinci

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyarat. C. Petunjuk Penggunaan Modul

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyarat. C. Petunjuk Penggunaan Modul BAB. I PENDAHULUAN A. Deskripsi Dalam modul ini Siswa akan mempelajari tentang menggambar proyeksi orthogonal dan berbagai istilah yang terkait dengan proyeksi tersebut yang dikenali dan dipahami. Untuk

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Dengan modul ini peserta diklat dapat melaksanakan praktik tanpa harus banyak dibantu oleh instruktur.

KATA PENGANTAR. Dengan modul ini peserta diklat dapat melaksanakan praktik tanpa harus banyak dibantu oleh instruktur. KATA PENGANTAR Modul dengan judul Memasang Ikatan Batu Bata merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktik peserta diklat (siswa). Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu

Lebih terperinci

KISI KISI PROFESIONAL dan PEDAGOGIK UKG 2015 PPPPTK BBL MEDAN PLAMBING DAN SANITASI KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN/KELAS/KEAHLIAN/BK

KISI KISI PROFESIONAL dan PEDAGOGIK UKG 2015 PPPPTK BBL MEDAN PLAMBING DAN SANITASI KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN/KELAS/KEAHLIAN/BK KISI KISI PROFESIONAL dan PEDAGOGIK UKG 2015 PPPPTK BBL MEDAN PLAMBING DAN SANITASI No Kompetensi Utama KOMPETENSI INTI GURU STANDAR KOMPETENSI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN/KELAS/KEAHLIAN/BK Indikator

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KOMPONEN INSTALASI LISTRIK

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KOMPONEN INSTALASI LISTRIK KEGIATAN BELAJAR 1 IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KOMPONEN INSTALASI LISTRIK Lembar Informasi Mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan komponen atau bahan instalasi listrik merupakan pekerjaan yang mengacu

Lebih terperinci

PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER NS1634 1

PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER NS1634 1 PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER NS1634 1 Fungsi dan jenis peralatan plambing Fungsi peralatan plambing Menyediakan air bersih ke tempat 2 tertentu dg tekanan cukup dan air panas bila diperlukan Menyalurkan

Lebih terperinci

MENGGAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL

MENGGAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MENGGAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL A.20.05 BAGIIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIIKULUM DIIREKTORAT PENDIIDIIKAN MENENGAH KEJURUAN DIIREKTORAT JENDERAL PENDIIDIIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG KONSTRUKSI SUB BIDANG TUKANG BANGUNAN GEDUNG PELAKSANAAN PEKERJAAN PLAMBING F.45...

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG KONSTRUKSI SUB BIDANG TUKANG BANGUNAN GEDUNG PELAKSANAAN PEKERJAAN PLAMBING F.45... MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG KONSTRUKSI SUB BIDANG TUKANG BANGUNAN GEDUNG PELAKSANAAN PEKERJAAN PLAMBING F.45...09 BUKU PENILAIAN 2011 K E M E N T E R I AN P E K E R J A AN U M U M B A D

Lebih terperinci

Gambar IV-1, Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan

Gambar IV-1, Pondasi Menciptakan Kestabilan dan Kekokohan PONDASI Pondasi Batu Belah Pondasi merupakan elemen pokok bangunan yang sangat vital, berfungsi sebagai penyangga konstruksi bangunan di atasnya. Kekuatan dan kekokohan suatu konstruksi bangunan gedung

Lebih terperinci

Modul ini terdiri dari 1 Kegiatan Belajar yaitu: BGN.GGT. 001 A Menggambar garis tegak lurus dan garis sejajar

Modul ini terdiri dari 1 Kegiatan Belajar yaitu: BGN.GGT. 001 A Menggambar garis tegak lurus dan garis sejajar . I PENDHULUN. Deskripsi Modul ini terdiri dari 1 Kegiatan elajar yaitu: GN.GGT. 001 Menggambar garis tegak lurus dan garis sejajar Pada Kegiatan elajar 1, yaitu menggambar garis tegak lurus diatas garis

Lebih terperinci

MENGGAMBAR PROYEKSI AKSONOMETRI

MENGGAMBAR PROYEKSI AKSONOMETRI MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MENGGAMBAR PROYEKSI AKSONOMETRI A.20.03 BAGIIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIIKULUM DIIREKTORAT PENDIIDIIKAN MENENGAH KEJURUAN DIIREKTORAT JENDERAL PENDIIDIIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON

MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON KODE MODUL KYU.BGN.214 (2) A Milik Negara Tidak Diperdagangkan SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INDUSTRI KAYU MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON DIREKTORAT

Lebih terperinci

MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MENGGAMBAR KONSTRUKSI GEOMETRIS A.20.02

MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MENGGAMBAR KONSTRUKSI GEOMETRIS A.20.02 MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MENGGAMBAR KONSTRUKSI GEOMETRIS A.20.02 BAGIIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIIKULUM DIIREKTORAT PENDIIDIIKAN MENENGAH KEJURUAN DIIREKTORAT JENDERAL PENDIIDIIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

Penyediaan air panas ke dalam bangunan

Penyediaan air panas ke dalam bangunan Penyediaan air panas ke dalam bangunan Air, volumenya akan mencapai minimum pada temperatur 4 Celcius, dan akan bertambah pada temperatur yang lebih rendah atau lebih tinggi.. Bila kerapatan ( density

Lebih terperinci

DASAR-DASAR PENGUKURAN BEDA TINGGI DENGAN ALAT SIPAT DATAR

DASAR-DASAR PENGUKURAN BEDA TINGGI DENGAN ALAT SIPAT DATAR DASAR-DASAR PENGUKURAN BEDA TINGGI DENGAN ALAT SIPAT DATAR BAG- TSP.002.A-33 90 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: SURVEI DAN PEMETAAN MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGUKUR JARAK DI LAPANGAN WAKTU (JAM):

Lebih terperinci

MENGGAMBAR TEKNIK I. Jl. Letjend Suprapto No.73 Kebumen - Jawa Tengah 54311

MENGGAMBAR TEKNIK I. Jl. Letjend Suprapto No.73 Kebumen - Jawa Tengah 54311 Modul Praktek MENGGAMBAR TEKNIK I Bambang Wijayanto, A.Md., S.T. Jl. Letjend Suprapto No.73 Kebumen - Jawa Tengah 54311 (0287) 381 116, 383 800 www.politeknik-kebumen.ac.id Email : politeknik.online@yahoo.com

Lebih terperinci

TEKNIK JILID 2 SMK. Suparno

TEKNIK JILID 2 SMK. Suparno Suparno TEKNIK GAMBAR BANGUNAN JILID 2 SMK Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Hak Cipta pada Departemen

Lebih terperinci

Sistem Plambing Dalam Gedung

Sistem Plambing Dalam Gedung Sistem Plambing Dalam Gedung 1. Pendahuluan Sistem Plambing plambing adalah seni dan teknologi pemipaan dan peralatan untuk menyediakan; a. penyediaan air bersih, yaitu menyediakan dan menyalurkan air

Lebih terperinci

Tentang mata kuliah TEKNIK KOMUNIKASI

Tentang mata kuliah TEKNIK KOMUNIKASI TEKNIK KOMUNIKASI ARSITEKTURAL I Semester I Jurusan Teknik Arsitektur Semester Ganjil 2010/2011 UNIVERSITAS WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO AGENDA PEMBAHASAN Tentang mata kuliah TEKNIK KOMUNIKASI ARSITEKTURAL

Lebih terperinci

DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER TC SKS

DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER TC SKS DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER TC 216-2 SKS PENYUSUN : NANDAN SUPRIATNA, DRS., MPD. NIP : 19601224199101 PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 TEKNIK SIPIL

Lebih terperinci

PERENCANAAN SISTEM PLAMBING DAN SISTEM FIRE HYDRANT DI TOWER SAPHIRE DAN AMETHYS APARTEMEN EASTCOAST RESIDENCE SURABAYA

PERENCANAAN SISTEM PLAMBING DAN SISTEM FIRE HYDRANT DI TOWER SAPHIRE DAN AMETHYS APARTEMEN EASTCOAST RESIDENCE SURABAYA PERENCANAAN SISTEM PLAMBING DAN SISTEM FIRE HYDRANT DI TOWER SAPHIRE DAN AMETHYS APARTEMEN EASTCOAST RESIDENCE SURABAYA DESIGN OF PLUMBING AND FIRE HYDRANT SYSTEM IN SAPHIRE AND AMETHYS TOWER EASTCOAST

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan Kelas/Semester : XII / 1 Pertemuan ke : Alokasi Waktu : 12 jp x @45 menit Standar Kompetensi : Membaca gambar teknik Kompetensi Dasar

Lebih terperinci

MEMBERI UKURAN PADA GAMBAR KERJA

MEMBERI UKURAN PADA GAMBAR KERJA MENGGAMBAR TEKNIK DASAR MEMBERI UKURAN PADA GAMBAR KERJA A.20.07 BAGIIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIIKULUM DIIREKTORAT PENDIIDIIKAN MENENGAH KEJURUAN DIIREKTORAT JENDERAL PENDIIDIIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Ground Tank Ground tank atau dalam bahasa Indonesia lebih sering disebut Tangki bawah tanah, merupakan salah satu bentuk bak penampungan air yang dibangun atau diletakkan

Lebih terperinci

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyarat. C. Petunjuk Penggunaan Modul

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyarat. C. Petunjuk Penggunaan Modul BAB. I PENDAHULUAN A. Deskripsi Modul ini berisi teori tentang Parabola dan praktek menggambarnya dengan bantuan persegi panjang. B. Prasyarat Dalam melaksanakan modul ini diperlukan prasarat telah menguasai

Lebih terperinci

Modul ini berisi teori tentang Hiperbola dan praktek menggambarnya dengan bantuan lingkaran maupun dengan bantuan persegi panjang.

Modul ini berisi teori tentang Hiperbola dan praktek menggambarnya dengan bantuan lingkaran maupun dengan bantuan persegi panjang. BAB. I PENDAHULUAN A. Deskripsi Modul ini berisi teori tentang Hiperbola dan praktek menggambarnya dengan bantuan lingkaran maupun dengan bantuan persegi panjang. B. Prasyarat Dalam melaksanakan modul

Lebih terperinci

KISI UJI KOMPETENSI 2014 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI

KISI UJI KOMPETENSI 2014 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI KISI UJI KOMPETENSI 2014 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI Kompetensi Utama Pedagogik Standar Kompetensi Guru Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mapel Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Lebih terperinci

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. Modul ini terdiri dari 1 Kegiatan Belajar yaitu: BGN.GGT. 002 A Membagi garis sama besar

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. Modul ini terdiri dari 1 Kegiatan Belajar yaitu: BGN.GGT. 002 A Membagi garis sama besar . I PENDHULUN. Deskripsi Modul ini terdiri dari 1 Kegiatan elajar yaitu: GN.GGT. 002 Membagi garis sama besar Pada Kegiatan elajar yaitu mengulas tentang Membagi Garis menjadi dua bagian sama panjang..

Lebih terperinci

Perubahan Aktivitas. Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal)

Perubahan Aktivitas. Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal) Perubahan Aktivitas Aktivitas 1. Pengukuran (Sama dengan aktivitas awal) (Rp) 1 1ls Pengukuran 1 Kepala Tukang Org 1,000 40000 40000 2 Pekerja Org 1,000 27500 27500 3 Perlengkapan ls 1,000 349200 349200

Lebih terperinci

MEMBUAT ULIR DENGAN TANGAN

MEMBUAT ULIR DENGAN TANGAN MENGUASAI KERJA BANGKU MEMBUAT ULIR DENGAN TANGAN B.20.10 BAGIIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIIKULUM DIIREKTORAT PENDIIDIIKAN MENENGAH KEJURUAN DIIREKTORAT JENDERAL PENDIIDIIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

AKUMULATOR. Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

AKUMULATOR. Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA AKUMULATOR ELK-DAS.22 20 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PROGRAM RUANG BANGUNAN APARTEMEN. Double bed Side table Lemari pakaian Meja rias. Penghuni apartemen (suami-istri)

PROGRAM RUANG BANGUNAN APARTEMEN. Double bed Side table Lemari pakaian Meja rias. Penghuni apartemen (suami-istri) PROGRAM RUANG BANGUNAN APARTEMEN Funfsi Hunian No. Identitas Ruang Aktivitas Perabot Pemakai Ruang Standard Ruang Luas 1. R. Tidur (dengan double bed) Tidur Merias diri Berganti pakaian Double bed Side

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Dari berbagai masalah yang timbul di masyarakat, sering adanya keluhankeluhan

BAB 1 PENDAHULUAN. Dari berbagai masalah yang timbul di masyarakat, sering adanya keluhankeluhan 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dari berbagai masalah yang timbul di masyarakat, sering adanya keluhankeluhan dari penghuni dan masyarakat sekitar bangunan khususnya bangunan rumah tinggal, mengenai

Lebih terperinci

PT / CV. Alamat :. LOGO PT / CV. Kegiatan Pekerjaan Lokasi Sumber Dana

PT / CV. Alamat :. LOGO PT / CV. Kegiatan Pekerjaan Lokasi Sumber Dana LOGO PT / CV PT / CV. Alamat :. REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA No Uraian 1 2 3 A PEKERJAAN BANGUNAN GEDUNG I Persiapan dan Tanah II Pondasi dan Beton III Dinding dan Plesteran IV Lantai V Pekerjaaan

Lebih terperinci

Modul ini berisi teori tentang ELIPS dan praktek menggambarnya dengan bantuan lingkaran maupun dengan bantuan persegi panjang.

Modul ini berisi teori tentang ELIPS dan praktek menggambarnya dengan bantuan lingkaran maupun dengan bantuan persegi panjang. BAB. I PENDAHULUAN A. Deskripsi Modul ini berisi teori tentang ELIPS dan praktek menggambarnya dengan bantuan lingkaran maupun dengan bantuan persegi panjang. B. Prasyarat Dalam melaksanakan modul ini

Lebih terperinci

MEMASANG INSTALASI PENERANGAN SATU PASA

MEMASANG INSTALASI PENERANGAN SATU PASA KEGIATAN BELAJAR 1 MEMASANG INSTALASI PENERANGAN SATU PASA Lembar Informasi Menurut peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik nomor 023/PRT/1978, pasal 1 butir 5 tentang instalasi listrik, menyatakan

Lebih terperinci

GAMBAR : PEMBANGUNAN BARU GEDUNG ICU/ICCU

GAMBAR : PEMBANGUNAN BARU GEDUNG ICU/ICCU PEMERINTAH DAERAH Jln. Trans Halmahera - Maba PEMBANGUNAN BARU GEDUNG /ICCU LOKASI : KOTA - TAHUN ANGGARAN 201 B 22. 4. 3.0 3.0 3.0 3.0 4. PEMERINTAH DAERAH TAHUN ANGGARAN 201 PEMBANGUNAN GEDUNG BARU /ICCU

Lebih terperinci

A. PEK. KANTOR B. PEK. JALAN BETON C. PEK. INSTALASI LISTRIK DAN INSTALASI AIR REKAPITULASI PEKERJAAN JUMLAH TOTAL - TERBILANG :

A. PEK. KANTOR B. PEK. JALAN BETON C. PEK. INSTALASI LISTRIK DAN INSTALASI AIR REKAPITULASI PEKERJAAN JUMLAH TOTAL - TERBILANG : REKAPITULASI PEKERJAAN Hal : 01 NO. URAIAN PEKERJAAN JUMLAH HARGA ( Rp. ) 3 A. PEK. KANTOR I. PEK. SANITAIR B. PEK. JALAN BETON I. PEK. JALAN BETON C. PEK. INSTALASI LISTRIK DAN INSTALASI AIR I. PEKERJAAN

Lebih terperinci

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari konstruksi keterkaitan kategori-kategori yang didapat didapatkan temuantemuan : 1. Bentuk a. Lokasi jumlah dapur 1. Pemakaian dapur aktif 2 selalu memisahkan

Lebih terperinci

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi BAB. I PENDAHULUAN A. Deskripsi Dalam modul ini Anda akan mempelajari Gambar Konstruksi kusen Pintu dan kusen jendela dari kayu, termasuk didalamnya menggambar denah rencana peletakan, daftar kusen serta

Lebih terperinci

TATA CARA PERENCANAAN BANGUNAN MCK UMUM

TATA CARA PERENCANAAN BANGUNAN MCK UMUM TATA CARA PERENCANAAN BANGUNAN MCK UMUM COPY SNI 03-2399 - 2002 TATA CARA PERENCANAAN BANGUNAN MCK UMUM 1 Ruang Iingkup Tata cara ini meliputi istilah dan definisi, persyaratan yang berlaku untuk sarana

Lebih terperinci

Menggambar Teknik ASRI WULAN, ST., MT

Menggambar Teknik ASRI WULAN, ST., MT Menggambar Teknik ASRI WULAN, ST., MT Proyek Bangunan Pra-rencana proyek Sesudah site dipilih bersama bouwheer, ditentukan kebutuhan ruang dan segala apa yang harus diberitahukan, sebelum mulai menggambar

Lebih terperinci

KOP PERUSAHAAN REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

KOP PERUSAHAAN REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA KOP PERUSAHAAN REKAPTULAS DAFTAR KUANTTAS DAN HARGA NO KOMPONEN JUMLAH A B C D PERSAPAN GAPURA Luas 8 M2 KANTOR Luas 216 M2 PETAK TOKO Luas 836 M2 E PEK. LOST PASAR TYPE ( Los Pakaian + Los Rempah Rempah

Lebih terperinci

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI No Inti Guru Standar Guru (SKG) 1. Pedagogik Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KUIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJUUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN POGAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MENGGAMBA TEKNIK DASA MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGGAMBA GAIS DAN SUDUT WAKTU (JAM):

Lebih terperinci

TEKNIK GAMBAR DASAR A. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN GAMBAR

TEKNIK GAMBAR DASAR A. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN GAMBAR TEKNIK GAMBAR DASAR A. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN GAMBAR 1. MEJA GAMBAR Meja gambar yang baik mempunyai bidang permukaan yang rata tidak melengkung. Meja tersebut dibuat dari kayu yang tidak terlalu keras

Lebih terperinci

Lampiran 1. Spesifikasi IPAL Biogas Komunal

Lampiran 1. Spesifikasi IPAL Biogas Komunal Lampiran 1. Spesifikasi IPAL Biogas Komunal No Nama Barang 1 IPAL Biogas Komunal Spesifikasi - 1 (buah) reaktor biogas model Tenari (Reaktor penampung gas dan bak limbah menjadi satu kesatuan) Bahan fiberglass,

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: MELAKSANAKAN PEKERJAAN BAJA DAN ALUMINIUM MODUL / SUB-KOMPETENSI: MEMBUAT SAMBUNGAN

Lebih terperinci

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LANJUTAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN LAUT SEPO/SAGEA Nomor : PL.106/2/3.1/ULP/KSOP.

ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LANJUTAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN LAUT SEPO/SAGEA Nomor : PL.106/2/3.1/ULP/KSOP. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LANJUTAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN LAUT SEPO/SAGEA Nomor : PL.106/2/3.1/ULP/KSOP.TTE-2014 Pada hari ini Kamis tanggal Dua Puluh Empat bulan April tahun

Lebih terperinci

Tata cara perencanaan sistem plambing

Tata cara perencanaan sistem plambing Standar Nasional Indonesia Tata cara perencanaan sistem plambing ICS 91.140.60 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Daftar isi ii Prakata i Pendahuluan 1 1 Ruang lingkup 1 2 Acuan 1 3 Istilah dan definisi

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: PERHITUNGAN STATIKA BANGUNAN MODUL / SUB-KOMPETENSI: MENGIDENTIFIKASI MUATAN/BEBAN

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN BAB III METODE PERANCANGAN 3.1 Tahapan Perancangan Sistem Air Bersih 3.1.1. Menentukan Fungsi Bangunan Sebelum memulai Perancangan sistem Plambing. Penulis sebagai perancang harus mengetahui di fungsi

Lebih terperinci

Tata cara perencanaan bangunan MCK umum

Tata cara perencanaan bangunan MCK umum Standar Nasional Indonesia Tata cara perencanaan bangunan MCK umum ICS 27.180 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Halaman Daftar isi... i Prakata... ii 1 Ruang lingkup... 1 2 Acuan normatif... 1 3

Lebih terperinci

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN: TEKNIK BANGUNAN GEDUNG KOMPETENSI: SURVEI DAN PEMETAAN MODUL / SUB-KOMPETENSI: MEMBUAT PETA SITUASI DENGAN ALAT UKUR

Lebih terperinci

PERTEMUAN XI PINTU DAN JENDELA. Oleh : A.A.M

PERTEMUAN XI PINTU DAN JENDELA. Oleh : A.A.M PERTEMUAN XI PINTU DAN JENDELA Oleh : A.A.M Fungsi Pintu dan Jendela: - Akses keluar/masuk ruangan - Penerangan (Lighting) - Penghawaan (Ventilation) Syarat: - Stabil, kuat dan aman Rangka pintu & jendela

Lebih terperinci

SNI & Safety Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat melalui peralatan dan sistem plambing yang memenuhi standar dan bermutu

SNI & Safety Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat melalui peralatan dan sistem plambing yang memenuhi standar dan bermutu SNI & Safety Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat melalui peralatan dan sistem plambing yang memenuhi dan bermutu Informasi SNI terseleksi (Selective Disemination of SNI Information) Vol.

Lebih terperinci

TUGAS GAMBAR TEKNIK SEMESTER I 2013/2014

TUGAS GAMBAR TEKNIK SEMESTER I 2013/2014 UNIVERSITAS GADJAH MADA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN TUGAS GAMBAR TEKNIK SEMESTER I 2013/2014 Kelompok:... Asisten:... Dosen: Istiarto Toriq Arif Gusdewan Teuku Faisal Fathani Fahmi

Lebih terperinci

PETA KEDUDUKAN MODUL

PETA KEDUDUKAN MODUL KATA PENGANTAR Modul dengan judul Membuat Konstruksi Bangunan Kayu merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah

Lebih terperinci

Dosen: Haryono Putro, ST.,SE.,MT. Can be accessed on:

Dosen: Haryono Putro, ST.,SE.,MT. Can be accessed on: Dosen: Haryono Putro, ST.,SE.,MT. Can be accessed on: http://haryono_putro.staff.gunadarma.ac.id/ Teknik Sipil 1 Pendahuluan Suatu bahasa gambar yang umum telah ada sejak awal waktu.bentuk tulisan yang

Lebih terperinci

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyaratan. C. Petunjuk Penggunaan Modul

BAB. I PENDAHULUAN. A. Deskripsi. B. Prasyaratan. C. Petunjuk Penggunaan Modul BAB. I PENDAHULUAN A. Deskripsi Dalam modul ini Anda akan mempelajari tentang macam-macam bentuk geometris dan berbagai istilah yang terkait dengan bentuk tersebut yang dikenali dan dipahami. Dari berbagai

Lebih terperinci

PEMANFAATAN DRUM PLASTIK BEKAS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN SEPTIC TANK

PEMANFAATAN DRUM PLASTIK BEKAS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN SEPTIC TANK PEMANFAATAN DRUM PLASTIK BEKAS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN SEPTIC TANK Masykur Jurusan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro Jl. Ki Hajar Dewantara 15 A Metro, Lampung. Email : masykur@yahoo.com ABSTRAK

Lebih terperinci

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA BAB 8 RENCANA ANGGARAN BIAYA 8.1. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rencana anggaran biaya (RAB) adalah tolok ukur dalam perencanaan pembangunan,baik ruma htinggal,ruko,rukan maupun gedung lainya. Dengan RAB

Lebih terperinci

DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN

DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN DAFTAR ANALISA SNI HARGA SATUAN PEKERJAAN ANALISA BIAYA KONSTRUKSI PEKERJAAN PERSIAPAN SNI.01.2.6.1 1 m² Membersihkan lapangan dengan peralatan 0,1000 Oh Pekerja Rp. - - 0,0500 Oh Mandor Rp. - - SNI.01.2.6.

Lebih terperinci

MEMASANG KONSTRUKSI TANGGA BATA

MEMASANG KONSTRUKSI TANGGA BATA MEMASANG KONSTRUKSI TANGGA BATA BAG- TKB.004.A-88 28 JAM Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Lebih terperinci