jauh dari pingiran Danau Toba hanya kira-kira tiga puluh lima meter. Ia biaya yang sangat mahal menurut keadaan daerah ini, dalam mengusahakan

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "jauh dari pingiran Danau Toba hanya kira-kira tiga puluh lima meter. Ia biaya yang sangat mahal menurut keadaan daerah ini, dalam mengusahakan"

Transkripsi

1 mereka memutuskan untuk menetap di desa Sinambela. Walaupun dia seorang pendatang dia sangat diterima oleh masyarakat sekitar kerena keramahan dan sikapnya yang gampang bergaul. ia adalah seorang petani jala apung (keramba) yang sudah membuka usaha keramba sejak empat tahun yang lalu, dia mempunyai 20 kotak keramba, ia tertarik untuk membuka keramba karena rumahnya tidak jauh dari pingiran Danau Toba hanya kira-kira tiga puluh lima meter. Ia mengusahakan keramba ini juga dibantu oleh keluarga, karena dalam membuat satu kotak keramba membutuhkan kurang lebih tiga setengah juta rupiah, adalah biaya yang sangat mahal menurut keadaan daerah ini, dalam mengusahakan keramba ini dia membeli bibit dan pakan ikan dari Siantar, mereka memesan kepada salah seorang toke lalu diantar ke Baktiraja, ia memberikan ikannya makan dua sampai tiga kali sehari (tidak tentu), hampir sama seperti petani jala apung (keramba) yang lain, selain dari makanan pokok yaitu pellet, dia juga kadangkadang memberikan pora-pora yang sudah dimasak sebagai makanan tambahan. Menurut dia sebenarnya harga pellet yang sekarang mahal, karena harga satu karung berukuran lima puluh kilogram, harganya kira-kira tiga ratus lima ribu rupiah. Dalam membudidayakan ikan ini, dimana dalam ikan nila dan ikan mas, dia membuat satu kotak tiga ribu ekor ikan tetapi harus ikan yang sejenis, jumlah ini adalah jumlah yang standart dalam ukuran keramba yang berukuran tiga setengah meter persegi. Menurut dia penghasilan dari keramba ini sebenarnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari jika tidak banyak yang mati dan harga ikan tidak turun, tetapi walaupun hasil dari keramba tersebut cukup, dia juga bertani menanam padi walaupun tidak begitu banyak, karena ikan-ikannya tidak setiap

2 saat harus diperhatikan karena dalam mengelola kerambanya ini dia juga menggunakan tenaga orang lain satu orang yang bernama James S. Setiap harinya dialah yang memberi makan ikan-ikannya dan merawat kerambanya, jadi dia lebih baik dia bertani, dia menanam padi, bawang karena jika membeli beras mahal juga menurutnya, selain itu, penghasilan dari keramba tersebut ditambah lagi dari gaji istrinya yang adalah seorang guru SMP di Baktiraja, jadi dapat dikategorikan bahwa mereka dalam kondisi tercukupi dalam kebutuhan sehari-hari termasuk dalam kebutuhan sekolah anak-anaknya, itulah gambaran sosial ekonomi dan strategi pertahananan hidup mereka. 2. Henry Sinambela, SP Seperti marga yang dimilikinya, ia adalah putra asli desa Sinambela yang sudah berusia tiga puluh sembilan tahun, Ia sudah mempunyai dua orang anak, ia lahir di daerah Baktiraja dan bersekolah disana, dia menyelesaikan studi strata satunya dari Fakultas Pertanian Universitas Nomensen Medan, dia dulunya bekerja di Lintong Nihuta kurang lebih selama tujuh tahun setelah tamat sebelum menikah, tetapi pada akhirnya dia memutuskan untuk menetap di Kecamatan Baktiraja. Ia adalah seorang petani keramba, dia membuka usahanya kira-kira tiga tahun yang lalu, jika dilihat dari jumlah keramba yang ia miliki, ia dikategorikan sebagai petani keramba yang miskin karena hanya mempunyai 6 kotak keramba saja, tetapi dalam keadaan di masyarakat dia adalah seorang yang dapat dikategorikan memadai (kaya), dia membuka usaha ini juga adalah sebagai tambahan dari hasil usahanya, dia selama ini lebih banyak bertani, menanam bawang merah, padi,

3 cabe, kentang, dan timun, dalam proses bertani ini dia dikategorikan sukses, karena ditengah-tengah kondisi masyarakat petani jarang yang mendapatkan seperti hasil pertanian yang seperti yang di dapatkannya, dapat di katakan hasil panennya jarang gagal. Dalam mengelola keramba ini, dia membuat tiga ribu ekor dalam satu kotak, dia juga hampir sama seperti petani keramba yang lain memberikan ikannya makan dua sampai tiga kali sehari, dia memberikan pellet sebagai makanan utama, tetapi dia juga sering memberikan makanan ikannya hanya pora-pora saja, sebelum diberikan pora-poranya di masak terlebih dulu, lalu dicampur dengan dedak. Menurut dia usahanya ini adalah sebagai sampingan, dia lebih fokus pada pertanian sawah/ladang, dapat diterima akal kalau dari hasil keramba yang hanya empat kotak tersebut tidaklah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi ia dapat bertahan adalah dari hasil pertanian mereka juga. Pada saat dia panen dia menjual ikannya kepada paralong-along (tukang ecer ikan keliling) dia menjual ikannya sembilan belas ribu rupiah per kilogramnya. 3. Jubel Sinambela Dia adalah seorang muda yang masih lajang tamatan SMA yang menjadi tulang punggung dalam membantu keluarga, karena orangtua sudah lumayan tua, dia adalah anak paling kecil dan tinggal dia satu-satunya yang tinggal di kampung karena abang/kakanya sudah pergi merantau. Ia adalah seorang petani keramba

4 yang mempunyai enam kotak keramba, kerambanya tepat berada di belakang rumahnya, dia memulai usahanya ini sejak tamat SMA pada lima tahun yang lalu, dalam kegiatan sehari-hari ia juga martoba (nelayan), ia martoba menangkap ikan setiap hari yaitu ikan pora-pora. Ia menjual ikan tangkapannya kepada piper (sebutan untuk toke penampung ikan pora-pora), hasil dari ikan ini memang tidak seberapa dibandingkan dengan tenaga yang di keluarkan dalam menangkap ikan tersebut, dimana harga ikan pora-pora saat ini berkisar seribu lima ratus sampai dua ribu rupiah. Menurutnya memang pekerjaan itu susah dan melelahkan, tetapi tidak ada lagi pilihan yang lain, karena pertanian yang selama ini dikelola hasilnya kurang menjanjikan, selain itu juga tantangan yang di hadapi dalam martoba yaitu pada saat ikan sudah ditangkap dan siap dijual toke kadang-kadang tidak menerima ikan dengan alasan tertentu. Dalam mengelola kerambanya ini dia juga di bantu oleh orangtuanya untuk memberi makan, sehingga diapun mengerjakan pekerjaan lain untuk bertahan hidup yaitu bertani bersama dengan ibunya menanam padi dan sayur-sayuran, ia sama seperti petani keramba yang lain yang tergolong miskin, dimana makanan tambahan untuk ikan-ikannya ia memberikan pora-pora hasil tangkapannya menjadi makanan ikan, walaupun pellet tetap menjadi makanan pokoknya. 4. M. Situmorang

5 Ia adalah seorang petani keramba yang berusia 49 tahun yang memiliki 6 orang anak, ia adalah tamatan SMA, bapak ini sudah sangat lama membuka usaha keramba yaitu dari tahun 1997 dan dianggap sukses, dan sampai sekarang ia tetap mengusahakan keramba, sampai saat ini ia sudah mempunyai 46 kotak keramba yang berada di dua tempat yang berbeda tetapi masih di desa Tipang, di daerah Baktiraja ia dikenal sebagai seorang yang sukses dalam hal berusaha, di daerah Baktiraja dialah yang mempunyai paling besar keramba, dan dia di kenal sebagai seorang yang rendah hati dan juga baik, dalam mengelola kerambanya dia menggunakan tenaga orang lain sebanyak 4 orang, karena hampir setiap harinya dia menjala ikan ke luar Baktiraja, sehingga harus ada yang mengantar dan ada yang mengurus ikan-ikan secara bergantian. Selain dari keramba atas kesuksesannya dia sudah mempunyai café yang namanya cafe Tipang mas yang berada di desa Tipang, di Baktiraja hanya bapak inilah yang mempunyai café, sehingga setiap harinya lumayan ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun dari luar, apalagi saat hari minggu tempat ini ramai dikunjungi, baik orangtua, apalagilah yang muda yang paling banyak, di cafenya yang berada tepat dipingiran Danau Toba ini dia membuat sepeda air, memancing sendiri ikan, menu yang ada setiap hari lumayan lengkap dengan masakan khas Batak, yaitu ikannya sendiri yang di peliharanya, jenis makanan yang di sajikan adalah ikan nila/lele tinombur, ikan bakar, ikan mas/nila arsik, ikan mas naniura dan minuman lain yang menggoda selera pengunjung, dalam cafenya ini dia sudah mempunyai karyawan sebanyak delapan orang ditambah lagi dengan anggota keluarga yaitu istri dan anak-anaknya yang ikut membantu mengelola cafenya.

6 Hal lain juga yang membuat dia bertahan dan bahkan terus meningkat sebagai petani keramba, dia mengatakan apapun yang dikerjakan harus dinikmati, pekerjaan itu adalah sebagai profesi, dia mengaku dalam berusaha pernah juga gagal, apalagi pada saat datangnya virus ikan beberpa tahun yang lalu yang membuat dia rugi besar, tetapi dia tidak menyerah dan sampai sekarang berkembang, ketika saya tanya apakah mau beralih dari keramba ini dia mengatakan mungkin tidak akan beralih lagi karena sudah banyak keramba ini mengangkat status sosialnya. Di samping itu istrinya juga adalah seorang guru di SMP Baktiraja ibu D. Lumban Toruan, sehingga pendapatan mereka semakin bertambah-tambah dari penghasilan mereka berdua. Menurut pengakuan dari peserta FGD yang berasal dari desa Tipang, bapak inilah yang sering memberikan pakan ternak kepada para petani keramba dengan status masih mengutang, setelah panen baru pakan ternaknya dibayar oleh mereka yang kurang mampu membeli secara kontan. Menurut pegawai kantor camat bagian peternakan, M. Simanullang dan D. Sihite, ikan dialah yang menjadi contoh yang diberikan ke Kabupaten Humbang Hasudutan jika ada permintaan. 5. V. Banjarnahor (Oppu Cici B) Ia adalah seorang petani jala apung (keramba), yang sudah berusia lima puluh enam tahun, dia berpendidikan SMP dan tergolong sukses dalam berusaha, ia mempunyai sembilan orang anak, bapak ini sudah lama membuka usaha keramba,

7 yaitu sejak tahun 1998, sampai saat ini dia masih tetap mengusahakan keramba, diawal membuat keramba ini dulunya mereka hanya mempunyai sepuluh kotak saja, tetapi sekarang sudah berkembang menjadi 22 kotak, dalam mengurus kerambanya dia dibantu oleh anak-anaknya setiap harinya, selain berusaha keramba mereka juga membuka usaha yang lain yaitu bagan sebanyak dua buah, dimana dalam membuat satu bagan menurut pengakuan anaknya, membutuhkan biaya dua belas juta rupiah setiap bagan. Bagan yang mereka buat adalah untuk menagkap ikan pora-pora pada malam hari, dalam prosesnya mereka membuat lampu listrik yang dibuat dari rumah pada malam hari dan di angkat pada jam empat atau jam setengah lima subuh, awalnya mereka menggunakan genset, tetapi setelah diperhitungkan memakai genset biayanya sangat mahal terutama dalam membeli bensin (satu tumba Rp ), akhirnya mereka memutuskan untuk menambah daya listrik mereka dirumah menjadi seribu tiga ratus watt, dengan biaya penambahan sebesar satu juta rupiah, dan bebannya menjadi dua puluh dua ribu rupiah perbulannya, kendala yang dihadapi dalam membuat bagan ini adalah, jika lampu mati menjelang subuh hanya beberapa menit sajapun, maka ikan yang sudah berada dalam bagan akan lari, dan tidak ada lagi yang mau diangkat pada pagi harinya, sebelum mereka membuat bagan ini mereka juga sama seperti masyarakat lainnya martoba (nelayan) menangkap pora-pora dan ikan lainnya menggunakan doton dan solu (jaring dan sampan), mereka membuat bagan ini dengan alasan lebih efisien dan lebih banyak haasilnya, karena sudah ada yang membuat usaha seperti ini sebelum mereka, dan hasilnya lebih banyak dan lebih besar-besar ikannya. Dalam proses pengelolaan keramba ini lebih banyak di

8 serahkan kepada anaknya yang bernama Pirgo, termasuk juga dalam hal menjual ikan tersebut jika ada yang hendak membeli, dalam setiap kotaknya mereka membuat sekitar tiga ribu ekor masing-masing ikan mas dan ikan nila, dapat di bayangkan berapa juta ekor ikan yang mereka pelihara, dalam proses pemeliharaan mereka memberikan makanan ikannya yaitu pellet, dan agak jarang memberikan makanan yang lain seperti pora-pora, jagung, karena menurut mereka agak repot (tidak sempat), karena setiap harinya sibuk mengurusi ikan yang mereka tangkap, setelah diambil dari bagan lalu di buat ke kotak, namanya piper, lalu diantar ke Dolok Sanggul dan ada yang dijual kepada paralong-along, (tukang jual ikan keliling), lalu membersikan peralatan mereka, pekerjaan mereka baru siap kirakira jam dua belas siang setiap harinya, menurut pengalaman mereka dalam mengelola ikan mas dan ikan nila ini sampai dengan masa panen ikan-ikan tersebut menghabiskan sembilan sampai sebelas karung ukuran lima puluh kilogram setiap kotaknya, ikan yang mereka pelihara dijual ke Dolok Sanggul, diecer ke Onanlobu (nama pajak di Baktiraja) dan kadang-kadang juga ke Siborong-Borong, dan dijual sehari-hari kepada masyarakat yang datang ke tempat kerambanya, demikianlah gambaran ekonomi dan strategi mereka bertahan hidup dan sampai meningkat sampai sekarang. 6. H. Simanullang

9 Bapak ini adalah seorang petani keramba yang berusia lima puluh dua tahun, Simanullang adalah tamatan D dua, ia mempunyai lima orang anak. Dulu ia adalah seorang guru SD di desa Simanullang, tetapi pada akhirnya menjadi pegawai kantor camat, sampai sekarang ia sudah mempunyai 30 kotak keramba dan sudah memulai usaha ini sejak enam tahun yang lalu, selain bertani keramba, ia adalah seorang pegawai di kantor camat Baktiraja, H. Simanullang ini dalam bekerja setiap harinya dibantu oleh anaknya karena semua anaknya laki-laki, dalam proses pemberian makan, penjualan lebih banyak dikerjakan oleh anaknya, karena ia bekerja dari hari senin sampai hari jum at dari jam delapan sampai jam empat sore. Bapak ini paling datang melihat sambil memperhatikan kerambanya pada sore hari kira-kira pukul enam, itu juga tidak setiap hari, ia sudah yakin sama anaknya untuk mengurusi keramba tersebut, dalam proses pengembangan ikan, mereka membeli bibit dari Siantar termasuk pakannya juga, dimana pakannya sudah ada yang mengantarkan setiap minggunya ke pondok yang mereka buat dekat dengan kerambanya, walaupun mereka sudah tergolong kaya, mereka sering juga mengolah makanan tambahan ikannya, seperti jagung direbus dulu lalau dicampur dengan abu pellet supaya lengket dan abu pellet tersebut tidak terbuang, selain itu juga mereka memberikan ikan pora-pora pada sore hari, mereka kadang-kadang sengaja membelinya dari partoba (nelayan) hanya untuk makanan ikan mereka. Hasil dari panen ikannya mereka jual ke Lintong Nihuta, dan lebih sering ada orang yang datang membeli dalam porsi yang besar, misalnya tukang ecer dari Dolok Sanggul sering datang membeli ke tempat mereka,

10 dengan harga yang relatif sama dengan petani keramba lainnya yaitu sembilan belas ribu sampai dua puluh ribu rupiah per kilogramnya. Pengahsilan lain yang dapat membuat mereka bertahan dan berkembang, mereka juga bertani, walaupun seperti pengakuan bapak ini, itu seperti hanya ikutikutan, belum sepenuh hati. Dia mengatakan bahwa pekerjaan itu adalah profesi, apapun yang kita kerjakan harus dengan sepenuh hati, sabar, dan jangan gampang menyerah, sebenarnya ada niat untuk mengolah pertanian lebih luas, tetapi melihat keadaan alam sekarang yang kurang mendukung, dia mengurung niatnya, mungkin nanti setelah menurutnya alam mendukung akan kami mencoba lagi, tutur Simanullang. 7. Kordis Nainggolan Penduduk desa Simangulampe ini adalah seorang petani keramba, ia sudah berumur empat puluh tahun. Ia mempunyai tiga orang anak dan masih kecil-kecil yang paling besar duduk di kelas 5 SD, ia adalah tamatan SMP, ia sudah lama membuka usaha keramba, yaitu dari tahun dua ribu satu sampai sekarang, jumlah kerambanya sampai sekarang 20 kotak. Menurut ukuran masyarakat Baktiraja keluarga mereka tergolong sudah mencukupi, mereka tinggal bertetangga dengan orangtuanya, setiap harinya ia mengurus ikannya karena anaknya masih belum bisa memberi ikannya makan, setiap hari dia memberikan ikannya makan tiga kali sehari, makanannya pellet, dan sekali-sekali ia memberikan bunga-bunga (daun-

11 daunan berwarna hijau berbentuk panjang), untuk memenuhi bibit ikannya dia juga memesan dari Siantar dan kadang-kadang mereka beli dari Dolok Sanggul, karena istrinya berjualan ke Dolok Sanggul setiap hari jum atnya. Ketika istrinya berjualan sering juga mereka menjual langsung ikan mereka disana, karena harganya lebih mahal kalau jika dijual sendiri, harganya kira-kira dua puluh dua ribu per kilogramnya. Di belakang rumah mereka ada terbentang lahan berukuran kira-kira 20 x 20 meter milik mereka sendiri dan di tanami dengan tanaman kopi dan juga ada tanaman terong, dibawah kopi dan terong inilah itik dan ayam mereka sering seperti berteduh, dibagian paling belakang ada kandang babi yang berjumlah 4 kotak dimana setiap kotak berisi 2 ternak babi, itulah pekerjaan istrinya setiap harinya untuk mengurusi ternaknya, yaitu memberi makan dan membersihkan, kandangnya. Selain berkeramba dan beternak dan berjualan, bapak ini juga punya usaha yaitu usaha kapal, yang beroperasi setiap hari kamis dan Jumat membawa pedagang, hari kamis ia membawa pedang ke Muara, dan juga para peteran dan pensiunan yang akan menerima honor mereka, dan Jum at ke Balige untuk membawa orang yang akan berbelanja seperti pedagang kelontong, bahan bangunan, perlengkapan bengkel kereta, dan mereka pulang pada sore harinya. Kegiatan lainnya yaitu pada hari Sabtu ia menjemput anak sekolah SMA yang sekolah di Muara kabupaten Tapanuli Utara untuk pulang ke Baktiraja, lalu pada hari senin paginya ia megantarkan mereka kembali sekolah ke Muara kirakira pukul lima tiga puluh pagi, demikian setiap minggunya, menurut dia pendapatan dari hasil kapalnya ini lumayan untuk kehidupan sehari-hari, itulah

12 kegiatan keluarganya setiap minggunya yang penuh dengan kesibukan untuk dapat bertahan dan mengangkat status sosial hidup keluarga mereka di masyarakat. 8. Jimmy Purba Jimmy purba adalah penduduk desa Tipang yang berusia dua puluh delapan tahun, dia sudah mempunyai dua orang anak dan masih sangat kecil-kecil, satu sudah bisa jalan dan satu lagi masih harus di gendong-gendong, dia menikah pada usia dua puluh lima tahun. Ia adalah seorang yang berpendidikan SMA, sebenarnya dia ingin melanjutkan sekolahnya dulu keperguruan tinggi, tetapi olah karena beberapa faktor dia tidak jadi masuk ke perguruan tinggi, dan dapat dikatakan dia menikah di usia yang masih muda, dalam mengusahakan kerambanya ini sebenarnya dia meneruskan usaha orangtuanya yang dulunya memang berkeramba sampai sekarang, tetapi setelah mau menikah dia sudah mengusahakan sendiri keramba untuk dia dan itulah yang dilanjutakan sampai sekarang, ia mempunyai jala apung (keramba) sebanyak enam belas kotak, dia memelihara ikan mas dan ikan nila, tetapi lebih banyak ikan nila, hampir dua pertiga dari isi kerambanya adalah ikan nila, alasan dia lebih banyak memelihara ikan nila, karena menurut dia setiap hari bisa dijual dan ada yang datang untuk membeli untuk makanan seharihari, sedangkan ikan mas tidak demikian, ikan mas laku hanya pada bula-bulan enam dan bulan dua belas, karena banyak yang berpesta.

13 Dari segi harga memang ikan mas lebih mahal dibandingkan dengan ikan nila, di daerah ini harga ikan mas tiga dua puluh tujuh sampai dua puluh delapan ribu rupiah per kilogramnya, menurut dia hasil dari kerambanya sebenarnya mencukupi untuk kebutuhan sekarang karena belum ada anaknya yang sekolah, hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja, walaupun demikian dia dan istrinya bertani sawah/ladang juga, mereka menanam kopi, padi dan sedikit-sedikit bawang merah, dia berharap masa depan anaknya nantinya tidak seperti dia, dia mengatakan kalau sekarang ada tenaga kami, ya kami gunakanlah kalau bisa menabung untuk masa depan, karena dia sama seperti prinsip orang Batak yang mengatakan anakkon hido hamoraon di au (anakkulah menjadi kekayaan bagiku), itupun kalau Tuhan mengijinkan, kita hanya berharap saja, kalau yang menentukan tetapnya Tuhan (dangi)! sahut pak Jimmy dengan tertawa. 9. Oppu Naomi Simamora Oppung (kakek) ini ketika berbicara adalah orang yang suka bercanda dan tidak terlalu serius bawaanya, walaupun sudah tua sudah berumur 70 tahun dia masih energik dan kelihatan segar, dimana setiap hari dia masih sanggup ke kedai dan café Situmorang dengan berjalan kaki walaupun agak jauh dari rumahnya, dia adalah seorang petani keramba yang sudah lama, ia pernah juga berhenti mengusahakan keramba ketika musim virus ikan (virus cika mereka namai)

14 kira-kira pada tahun 2001, tetapi mereka kembali membuka usahanya pada lima tahun yang lalu, walaupun hanya enam kotak saja, itulah menjadi kegiatannya sehari-hari, dia memberikan makan ikannya adalah pellet saja, karena sudah agak malas mengelola yang lain, kalu rajin kadang-kadang mau memberikan pora-pora yang dimasak, ia mengaku kalau kerambanya agak bermasalah ia minta tolong sama cucunya untuk memperbaiki kalau kurang baik, ia menjual ikannya kepada masyarakat sekitar dan kadang-kadang kepada paralong-along. 10. Zuanda Sihombing Ia adalah seorang penduduk desa Tipang yang berusia tiga puluh tiga tahun berpendidikan SMA, ia sudah mempunyai 4 orang anak, ia mempunyai keramba sebanyak tiga puluh kotak, iapun termasuk di kampungnya yang dapat dikatakan berkecukupan (sedang), ia memulai usaha keramba ini pada tahun dua ribu dua, setelah menurut dia penyakit ikan sudah mulai hilang, awalnya dia mengusahakan keramba ini hanya sepuluh kotak saja, tetapi seiring berjalannya waktu dan ada hasil yang menjanjikan dari keramba tersebut dia menambahi usahanya, dalam pembuatan keramba ini istrinya bekerja di Puskesmas yang ada di desa Sinambela, dalam mengelola kerambnya ini dia tidak menggunakan jasa orang lain, tetapi jika butuh paling-paling dia minta tolong kepada adeknya yang tinggal di kampung, karena menurut dia, masih sanggup mengelola sendiri, kalau menggunakan tenaga

15 orang lain bagaimana lagi nanti memberikan gajinya setiap bulan, lebih baiklah saya sendiri yang berjuang, dan anaknya yang paling besarpun sudah mulai mau membantu bapaknya untuk memberi ikan makan termasuk juga menjaganya, di desa ini, termasuk di Baktiraja harga ikan relatif sama, ikan nila berkisar antara sembilan belas ribu sampai paling mahal dua puluh satu ribu rupiah per kilogramnya, netralnya sembilan belas ribu rupiah. 11. G. Sitanggang (A. Sandiego) Ia adalah penduduk desa Marbun Toruan yang berusia 39 tahun dan terlihat tegap dan masih muda, ia mempunyai enam orang anak, ia adalah seorang tamatan STM, ia mempunyai 12 kotak keramba, kerambanya agak jauh sedikit dari rumahnya kira-kira dua puluh lima meter, selain berkeramba ia adalah juga seorang partoba (nelayan) yang menagkap ikan nila, pora-pora setiap harinya, ia memberikan makanan ikannya pellet dan sebagai makanan utama, tetapi diapun sering memberikan pora-pora hasil tangkapannya, kalau menurut dia terlalu murah lebih baik dia masak lalu diberikan sama ikan peliharannya yaitu ikan mas dan ikan nila. Di samping rumahnya ada lahan kosong di bawah pohon hariara (pohon ara) dia juga memnafaatkan lahan tersebut untuk memelihara ternak babi, kandangnya ada 3 kotak terbuat dari semen, setiap kotaknya ada yang dua dan ada juga yang tiga ekor satu kotak, babi yang mereka pelihara adalah babi kampung yang berwarna hitam, pada umumnya masyarakat Baktiraja memelihara babi kampung, karena

16 kalau babi nias yang putih, menurut warga kurang enak, dan harus selalu dimandikan, menurut mereka memandikan anak sama diri sendiri aja malas apalagi memandikan babi. Untuk dapat bertahan hidup Istirnya juga ikut membantu yaitu menjadi petani sawah/ladang dan di bantu juga oleh suami dan anak-anak mereka, mereka menanam padi dan juga kacang dan juga sayur. 12. Tumbur Op Sungguh Ia adalah penduduk desa Simangulampe, ia berpendidikan SMP ia adalah seorang duda, sudah 2 kali di tinggalkan oleh istrinya, tidak tahu alasannya, tetapi sampai sekarang dia sangat merindukan kehadiran seorang anak, dalam usianya yang sudah menginjak 46 tahun dan sudah dua kali menikah belum mendapatkan keturunan, menurut dia tidak tahu dimana letak masalahnya dan sudah melakukan berbagi usaha tetapi belum ada hasil, dia seolah kurang terpandang di daerahnya oleh karena keadaan itu, dimana daerah Baktiraja adalah kental dengan adat Batak hamoraon (kekayaan), hagabeon (punya keturunan), hasangapon (kehormatan), poin hagabeon belum ia dapatkan dan berpengaruh pada hasangapon, walaupun dalam kategori hamoraon ia memang sudah lumayan, tetapi dengan kondisi yang tidak di inginkan itu belum ada keturunan seperti kurang lengkap rasanya, karena di daerah batak demikianlah adatnya. Dalam kehidupan sehari-hari ia tinggal dekat dengan orangtuanya, jadi dalam mengelola keramba inipun mereka dapat dikatakan sama-sama mengelola,

17 keramba yang mereka miliki 14 kotak dan hampir sama seperti masyarakat yang lain pola pengelolaanya dan juga penjualannya, mereka sudah tujuh tahun mereka mengusahakannya sampai sekarang masih dinikmati, keramba mereka berada didepan rumahnya seberang jalan raya, jadi kalau mau pergi harus melalui sawah dulu ketika hendak ke kerambanya, jarak antara rumah dan kerambanya kira-kira 60 meter. Di belakang rumahnya, mereka juga memelihara ternak babi tujuh ekor, yang dibuat di dalam kandang tetapi kandangnya masih terbuat dari kayu pohon kelapa yang tebal-tebal, di daerah Baktiraja memang babi tidak dibolehi lagi berkeliaran, semuanya sudah harus di kandang, karena selain kurang enak dipandang, babi ini sangat jorok karena kotorannya dimana-mana bertebaran. Pekerjaan lain yang mereka tekuni adalah juga bertani, dalam bertani ini mereka datang dari desa Simangulampe menyebrang ke desa Simanullang, dimana mereka harus melewati desa Sinambela dulu lalu ke Simanullang, adalah jarak yang begitu jauh dan lama, tetapi menurut pengakuannya sudah dari dulu-dulu mereka bersawah disitu, jadi sudah hal biasa masalah jauhnya.

18 Lampiran II. Interview Guide dan Fokus Group Discussion (FGD) INTERVIEW GUIDE dan Fokus Group Discussion (FGD) Gambaran Kehidupan Sosial Ekonomi dan Strategi Pertahananan Hidup Masyarakat Petani Jala Apung (Keramba) (Study Deskriptif di Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan) I. Profil Informan A. Identitas Pribadi Informan 1. Nama : 2. Jenis kelamin : 3. Usia : 4. Agama : 5. Tingkat pendidikan : 6. Jumlah anak : 7. Alamat : II. Interview Guide 1. Sejak kapan masyarakat membuka usaha keramba di daerah ini? 2. Bagaimana proses pembukaan keramba ini? 3. Bagaimana proses pembudidayaan ikan di daerah ini? 4. Kemana saja hasil panen disalurkan? 5. Bagaimana sistem penggajian tenaga kerja upahan yang saudara lakukan? 6. Adakah peran pemerintah dalam pembudidayaan ikan di daerah ini? 7. Adakah pajak/retribusi yang dilakukan oleh pemerintah setempat?

19 8. Dapatkah pendapatan yang saudara peroleh dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga? 9. Adakah saudara mempunyai penghasilan tambahan selain bertani jaala apung (keramba)? Pertanyaan Fokus Group Discussion (FGD) Sumber Daya Manusia 1. Apa persepsi saudara tentang miskin, sedang, kaya? (Klasifikasi miskin, sedang, kaya petani jala apung (keramba) dan masyarakat Baktiraja) - Apakah karena kurang mau bekerja keras? - Apakah pekerja dari luar cukup tertarik tinggal di daerah kita ini? 2. Apa peneyebab Sumber Daya Manusia rendah? 3. Apa persepsi saudara mengenai kaya? 4. Bagaimana persepsi saudara mengenai fasilitas pendidikan (gedung sekolah, tenaga pengajar, staf) apakah sudah memadai? 5. Bagaimana persepesi saudara mengenai kondisi pendidikan? 6. Bagaimana persepsi saudara mengenai fasilitas kesehatan? 7. Bagaimana persepsi saudara tentang pelayanan kesehatan?

20 8. Bagaimana persepsi saudara tentang pelayanan publik (Camat, K.desa dan lainlain). Sumber Daya Alam 1. Bagaimana persepsi saudara kondisi air, tanah, udara, cuaca pada saat ini? 2. Bagaimana persepsi saudara mengenai pengelolaan lahan (apakah sudah cukup arif)? 3. Bagaimana tanggapan saudara dengan penggunaan bahan kimia pada tanaman saat ini? 4. Adakah pengaruh bahan kimia terhadap ikan-ikan? 5. Mengapa ikan yang dipelihara hanya ikan nila dan ikan mas? 6. Apakah daerah ini pernah mengalami bencana alam? Ekonomi/Keuangan 1.Apakah krisis ekonomi berpengaruh terhadap perekonomian saudara? 2.Adakah pengaruh kenaikan bahan bakar mainyak (BBM) terhadap perekonomian? 3. Adakah kondisi alam berpengaruh pada ekonomi, seperti kegagalan tanaman bawang, cabe, dan lain-lain? 4.Adakah kesulitan dalam memasarkan hasil panen, ikan,dan hasil tanaman (karena ada monopoli harga? 5. Adakah lemabaga keuangan yang membantu petani keramba, atau petani sawah?

21 Fisik/Infrastruktur 1. Bagaimana persepsi saudara mengenai prasarana transportasi? 2. Apakah menurut saudara fisik/infrastruktur yang ada saat ini seperti sekolah, puskesmas, rumah penduduk, gedung pemerintahan sudah cukup memadai? 3. Adakah masyarkat yang mau merusak bangunan/faslititas yang disediakan pemerintah? (jalan jembatan, bangunan) 4. Apakah penduduk di Kecamatan Baktiraja sudah tahu dan taat pada hukum? Modal Sosial 1. Bagaimana hubungan diantara sesama masyarakat sudahkah saling mempercayai? 2. Apakah masih relevan istilah (Dalihan natolu) somba marhula-hula, elek marboru, manat mardongan tubu pada saat ini? 3. Bagaiamana jaringan sosial yang terbentuk antara masyarakat petani jala apung (keramba) dan juga dengan masyarakat sekitar dan juga dengan masyarakat lainnya? 4. Apakah rasa kekeluargaan masih tinggi? 5. Apakah pihak pemerintahan sudah mengutamakan kepentingan rakyat umum? 6. Dapatkah dikatakan bahwa masyarakat kita disini sudah tahu dan taat pada hukum yang ada?

22 Pembuatan Point Asset Pentagonal III. Strategi Pertahananan Hidup 1. Strategi apa yang saudara lakukan sehingga dapat bertahan hidup dalam memenuhi kebutuhan saudara dan keluarga sehari-hari? (klasifikasi pertahananan hidup, kaya, sedang/berkecukupan, miskin) 2. Apakah anggota keluarga berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga? 3. Apakah saudara masih tetap bertani sawah setelah bertani keramba? 4. Bagaiamana alokasi waktu dalam pengelolaan sawah dan jalaa apung (keramba) saudara secara bersamaan? 5. Apakah saudara mengikuti arisan atau kegiatan sejenisnya yang ada di daerah saudara? 6. Jika saudara mengalami tekanan/kesulitan dalam ekonomi apa yang saudara lakukan/kemana saudara pergi? 7. Apakah saudara pernah mendapat bantuan dari pemerintah? 8. Bagaimana kodisi perekonomian saudara setelah membuka keramba ini? 9. Apakah saudara berniat mencari usaha yang lain selain bertani sawah dan jala apung (keramba) ini? 10. Apa penyebab yang membuat saudara tetap bertahan menekuni pekerjaan saudara ini?

23 LAMPIRAN III. Lampiran Gambar Gambar 1. Gambar Kecamatan Baktiraja tampak dari daerah Dolok Sanggul Gambar 2. Saat hendak wawancara dengan salah seorang petani jala apung (keramba) di desa Sinambela

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Letak Geografis Kabupaten Tapanuli Utara

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Letak Geografis Kabupaten Tapanuli Utara BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 2.1. Letak Geografis Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Tapanuli Utara merupakan salah satu kabupaten yang tekstur wilayahnya bergunung-gunung. Tapanuli Utara berada

Lebih terperinci

PADUAN WAWANCARA PENELITIAN. : Fenomena Kemiskinan Pada Masyarakat Petani Sawah. : Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung

PADUAN WAWANCARA PENELITIAN. : Fenomena Kemiskinan Pada Masyarakat Petani Sawah. : Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung PADUAN WAWANCARA PENELITIAN Judul Skripsi Lokasi Penelitian : Fenomena Kemiskinan Pada Masyarakat Petani Sawah : Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung I. Identitas Informan 1. Nama : 2. Tempat Tanggal

Lebih terperinci

EC Collaborative Land Use Planning and Sustainable Institutional Arrangements. Provinsi :... Kabupaten :... Kecamatan :... Desa :... Responden :...

EC Collaborative Land Use Planning and Sustainable Institutional Arrangements. Provinsi :... Kabupaten :... Kecamatan :... Desa :... Responden :... Kuesioner 2. Survei rumah tangga Provinsi :... Kabupaten :... Kecamatan :... Desa :... Responden :... Tanggal :... Pewawancara :... Pencatat :... A. Data umum A.1 Keluarga A.1.1 Nama responden:... A.1.2

Lebih terperinci

JENIS- JENIS PEKERJAAN

JENIS- JENIS PEKERJAAN JENIS- JENIS PEKERJAAN Apakah yang dimaksud pekerjaan? Jenis pekerjaan apa saja yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Pekerjaan apa yang menghasilkan barang dan jasa? Bagaimana cara melakukan pekerjaan?

Lebih terperinci

Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian

Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian LAMPIRAN 143 144 Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian 145 146 Lampiran 3 Pengukuran Variabel Penelitian untuk Jawaban Pengetahuan No. Pernyataan Betul Salah Pengetahuan tentang keluarga sistem matrilineal

Lebih terperinci

penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500

penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500 bab 1 penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500 tema 1 diri sendiri liburan ke kota tema 2 keluarga keluargaku tema 3 lingkungan lingkungan sekolah tema 4 kebersihan kesehatan keamanan (k3) kerja

Lebih terperinci

59 cukup luas untuk ukuran sebuah Desa tersebut dibatasi oleh beberapa Desa di sekitarnya, yaitu: a. Sebelah utara Desa Margoagung b. Sebelah timur De

59 cukup luas untuk ukuran sebuah Desa tersebut dibatasi oleh beberapa Desa di sekitarnya, yaitu: a. Sebelah utara Desa Margoagung b. Sebelah timur De BAB III PELAKSANAAN PRAKTEK JUAL BELI BIBIT LELE DENGAN SISTEM HITUNGAN DAN TAKARAN DI DESA TULUNGREJO KEC. SUMBERREJO KAB. BOJONEGORO A. Gambaran Umum tentang Desa Tulungrejo Kec. Sumberrejo Kab. Bojonegoro

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PETANI BUNGA DI DESA RAYA. serta menetap di Tanah Karo. Menurut orang tua dahulu, Togan Raya merupakan

BAB II GAMBARAN UMUM PETANI BUNGA DI DESA RAYA. serta menetap di Tanah Karo. Menurut orang tua dahulu, Togan Raya merupakan BAB II GAMBARAN UMUM PETANI BUNGA DI DESA RAYA 2.1. Sejarah Desa Raya Nama Desa Raya pada mulanya berawal dari sebuah marga karo yang bernama Togan Raya. Togan Raya merupakan manusia pertama suku karo

Lebih terperinci

BAB VI. KARAKTERISTIK PEDAGANG MARTABAK KAKI LIMA DAN WARUNG TENDA PECEL LELE DI KOTA BOGOR

BAB VI. KARAKTERISTIK PEDAGANG MARTABAK KAKI LIMA DAN WARUNG TENDA PECEL LELE DI KOTA BOGOR BAB VI. KARAKTERISTIK PEDAGANG MARTABAK KAKI LIMA DAN WARUNG TENDA PECEL LELE DI KOTA BOGOR 6.1 Karakteristik Pedagang Martabak Kaki Lima di Kota Bogor Martabak merupakan salah satu jenis makanan yang

Lebih terperinci

2

2 1 2 3 4 5 6 Suatu siang di Desa Tantular... 7 Akhirnya Sampai juga di desaku. Syukurlah. Lumayan juga perjalanan kita Kamu serius akan meninggalkan usaha kita di kota? Aku serius. Ini saatnya aku mengabdi

Lebih terperinci

Di Rusun Mereka "Dimanja", di Perahu Mereka Menderita...

Di Rusun Mereka Dimanja, di Perahu Mereka Menderita... Di Rusun Mereka "Dimanja", di Perahu Mereka Menderita... http://megapolitan.kompas.com/read/2016/04/21/10481831/di.rusun.mereka.dimanja.di.perahu.mereka.menderita KOMPAS/RADITYA HELABUMIRumah Susun Rawa

Lebih terperinci

BAB VII KONDISI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAHTANGGA KOMUNITAS JEMBATAN SERONG

BAB VII KONDISI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAHTANGGA KOMUNITAS JEMBATAN SERONG BAB VII KONDISI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAHTANGGA KOMUNITAS JEMBATAN SERONG Rumahtangga di Indonesia terbagi ke dalam dua tipe, yaitu rumahtangga yang dikepalai pria (RTKP) dan rumahtangga yang dikepalai

Lebih terperinci

BAB HUBUNGAN ANTARSATUAN

BAB HUBUNGAN ANTARSATUAN BAB 6 HUBUNGAN ANTARSATUAN Tata pergi ke rumah nenek. Ia berangkat pada hari Sabtu. Empat hari kemudian, Dio berangkat juga ke tempat yang sama. Pada hari apakah Dio berangkat? Setelah 3 hari Dio di rumah

Lebih terperinci

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript 2014 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Beginners (Section I Listening) Transcript Familiarisation Text Sudah pindah rumah, Sri? Sudah Joko. Bagaimana rumah barumu? Bagus Joko. Aku punya

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN. penduduk, sistem kekerabatan, agama dan kepercayaan, dan sistem kesenian

BAB II GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN. penduduk, sistem kekerabatan, agama dan kepercayaan, dan sistem kesenian BAB II GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN Pada bab ini merupakan penjelasan tentang gambaran secara umum wilayah penelitian, yang tidak hanya mengenai lokasi penelitian melainkan juga meliputi penduduk,

Lebih terperinci

BAB III PRAKTIK AKAD UTANG PIUTANG UANG DENGAN PELUNASAN BARANG DI DESA KEDUNGRINGIN KECAMATAN BEJI KABUPATEN PASURUAN

BAB III PRAKTIK AKAD UTANG PIUTANG UANG DENGAN PELUNASAN BARANG DI DESA KEDUNGRINGIN KECAMATAN BEJI KABUPATEN PASURUAN BAB III PRAKTIK AKAD UTANG PIUTANG UANG DENGAN PELUNASAN BARANG DI DESA KEDUNGRINGIN KECAMATAN BEJI KABUPATEN PASURUAN A. Profil Desa Kedungringin Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan 1. Letak geografis Desa

Lebih terperinci

Indonesian Continuers

Indonesian Continuers 2015 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Continuers ( Section I Listening and Responding) Transcript Familiarisation Text Bagaimana perayaan Natal? Cukup baik. Kami ke rumah kakek dan nenek.

Lebih terperinci

BISNIS PETERNAKAN BEBEK

BISNIS PETERNAKAN BEBEK BISNIS PETERNAKAN BEBEK DI SUSUN UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN TUGAS KULIAH LINGKUNGAN BISNIS OLEH : AGUNG NUR ROHMAN 11.01.2897 PROGRAM STUUDI TEKNIK INFORMATIKA (D3) STMIK AMIKOM YOGYAKARTA A. Abstrak Tujuan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 04/05/Th. XIV, 2 Mei 2011 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI APRIL 2011 NILAI TUKAR PETANI SEBESAR 98,78 PERSEN NTP Provinsi Sulawesi Tengah Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) tercatat sebesar 84,25 persen,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dalam jangka yang panjang dalam Skripsi H. Siagian (Telaah Pemanfaatan Berbagai Jenis

BAB I PENDAHULUAN. dalam jangka yang panjang dalam Skripsi H. Siagian (Telaah Pemanfaatan Berbagai Jenis BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Masalah Keragaman suatu kebudayaan sangat dipengaruhi oleh keragaman ekologi dan keragaman ekosistem dimana suatu komunitas tersebut berada. Beragamnya keadaan tersebut

Lebih terperinci

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS KOLAM RENANG

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS KOLAM RENANG KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS KOLAM RENANG NAMA : Aji Setiawan NIM : 11.01.2876 KELAS JURUSAN : 11.D3.01 : TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2012

Lebih terperinci

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PROPOSAL USAHA ROTI GORENG BIDANG KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KEWIRAUSAHAAN

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PROPOSAL USAHA ROTI GORENG BIDANG KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KEWIRAUSAHAAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PROPOSAL USAHA ROTI GORENG BIDANG KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KEWIRAUSAHAAN Diusulkan Oleh: Nama Mahasiswa (Ketua) (NIM) Nama Mahasiswa (Wakil Ketua) (NIM) Nama

Lebih terperinci

LAPORAN WAWANCARA Judul Tujuan Topik Pelaksanaan Hari, Tanggal Pukul Tempat Pewawancara . Narasumber Latar Belakang

LAPORAN WAWANCARA Judul Tujuan Topik Pelaksanaan Hari, Tanggal Pukul Tempat Pewawancara . Narasumber Latar Belakang LAPORAN WAWANCARA 1. Judul : Mereka Sama Seperti Aku, Kamu, dan Kita. 2. Tujuan : Untuk mengetahui tentang seluk beluk pasar malam. 3. Topik : Pasar Malam. 4. Pelaksanaan : a. Hari, Tanggal : Minggu, 30

Lebih terperinci

HASIL WAWANCARA DENGAN KETUA ADAT PANJAITAN JABODETABEK( NELSON PANJAITAN)

HASIL WAWANCARA DENGAN KETUA ADAT PANJAITAN JABODETABEK( NELSON PANJAITAN) HASIL WAWANCARA DENGAN KETUA ADAT PANJAITAN JABODETABEK( NELSON PANJAITAN) X : Selamat siang pak N : Iya, siang X : Saya ingin bertanya-tanya tentang perkawinan semarga pak, kenapa perkawinan semarga itu

Lebih terperinci

László Hankó: Kebahagiaan Marina

László Hankó: Kebahagiaan Marina 1 László Hankó: Kebahagiaan Marina Terjemahan: Mentari Siahaan Dahulu kala hiduplah seorang wanita muda dan cantik bernama Marina. Dia tinggal di sebuah gubuk kecil di tepi pantai bersama suaminya yang

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Petani Hutan Rakyat 5.1.1. Karakteristik Petani Hutan Rakyat Karakteristik petani hutan rakyat merupakan suatu karakter atau ciri-ciri yang terdapat pada responden.

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI POTENSI EKONOMI DI PEDESAAN

IDENTIFIKASI POTENSI EKONOMI DI PEDESAAN 7 IDENTIFIKASI POTENSI EKONOMI DI PEDESAAN Deskripsi Singkat Topik : Pokok Bahasan : ANALISIS POTENSI EKONOMI DESA Waktu : 1 (satu) kali tatap muka pelatihan (selama 100 menit). Tujuan : Membangun pemahaman

Lebih terperinci

Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding) Transcript

Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding) Transcript 2013 H I G H E R S C H O O L C E R T I F I C A T E E X A M I N A T I O N Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding) Transcript Familiarisation Text FE FE Bagaimana perayaan Natal? Cukup

Lebih terperinci

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam.

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam. Datar Luas Gambaran Umum Desa Datar Luas terletak di Kecamatan Krueng Sabee dengan luas 1600 Ha terdiri dari tiga dusun yaitu Dusun Makmur Jaya, Dusun Damai dan Dusun Subur. Desa yang dipimpin oleh Andalan

Lebih terperinci

Karya Ilmiah Bisnis ayam jawa super online

Karya Ilmiah Bisnis ayam jawa super online Nama : Rizal Alan Yahya Kelas : S1-SI-09 NIM : 11.12.6004 Tugas : Lingkungan Bisnis Karya Ilmiah Bisnis ayam jawa super online 1 A. Abstrak Tujuan dari pembuatan toko online ini adalah untuk pengembangan

Lebih terperinci

BAB V PELAKSANAAN PKH DI KELURAHAN BALUMBANG JAYA

BAB V PELAKSANAAN PKH DI KELURAHAN BALUMBANG JAYA BAB V PELAKSANAAN PKH DI KELURAHAN BALUMBANG JAYA 5.1 Kelembagaan PKH Pemilihan rumah tangga untuk menjadi peserta PKH dilakukan berdasarkan kriteria BPS. Ada 14 (empat belas) kriteria keluarga miskin

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. heran jika setiap daerah memiliki tradisi kuliner yang berbeda-beda.

BAB I PENDAHULUAN. heran jika setiap daerah memiliki tradisi kuliner yang berbeda-beda. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kuliner adalah hasil olahan yang berupa masakan, berupa lauk pauk, makanan (panganan), dan minuman. Setiap daerah memiliki cita rasa tersendiri, maka tidak heran

Lebih terperinci

Indonesian Continuers

Indonesian Continuers 2014 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding) Transcript Familiarisation Text Bagaimana perayaan Natal? Cukup baik. Kami ke rumah kakek dan nenek.

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGGUNAAN NUTRISI SAPUTRA

PETUNJUK PENGGUNAAN NUTRISI SAPUTRA PETUNJUK PENGGUNAAN NUTRISI SAPUTRA PT SAPUTRA GLOBAL HARVEST 2014 DAFTAR ISI Halaman TANAMAN PANGAN... 3 1. Padi... 4 2. Jagung... 7 3. Kedelai... 9 TANAMAN SAYURAN... 12 1. Cabe... 13 2. Kentang...

Lebih terperinci

Raja Salomo yang Bijaksana

Raja Salomo yang Bijaksana Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Raja Salomo yang Bijaksana Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan oleh:

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN Nomor:..

KUESIONER PENELITIAN Nomor:.. KUESIONER PENELITIAN Nomor:.. Saudara yang terhormat, Kami mohon bantuan Saudara untuk mengisi kuesioner berikut dengan keadaan yang sebenarnya. Isian kuesioner ini akan kami gunakan untuk mengetahui kondisi

Lebih terperinci

Bab 5. Jual Beli. Peta Konsep. Kata Kunci. Jual Beli Penjual Pembeli. Jual Beli. Pasar. Meliputi. Memahami Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah

Bab 5. Jual Beli. Peta Konsep. Kata Kunci. Jual Beli Penjual Pembeli. Jual Beli. Pasar. Meliputi. Memahami Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah Bab 5 Jual Beli Peta Konsep Jual Beli Membahas tentang Memahami Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah Memahami Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Sekolah Meliputi Meliputi Toko Pasar Warung Supermarket

Lebih terperinci

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM. TERKAM (Budidaya Ternak dan Penggemukan Kambing Milik Individu)

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM. TERKAM (Budidaya Ternak dan Penggemukan Kambing Milik Individu) PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM TERKAM (Budidaya Ternak dan Penggemukan Kambing Milik Individu) BIDANG KEGIATAN: PKM PENGABDIAN MASYARAKAT Diusulkan oleh: YENI TRIAS SAFITRI F0113093

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sektor pertanian telah terbukti memiliki peranan penting bagi pembangunan perekonomian suatu bangsa. Hal ini didasarkan pada kontribusi sektor pertanian yang berperan

Lebih terperinci

BAB III PELAKSANAAN WAKAF PRODUKTIF KEBUN APEL DI DESA ANDONOSARI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

BAB III PELAKSANAAN WAKAF PRODUKTIF KEBUN APEL DI DESA ANDONOSARI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN BAB III PELAKSANAAN WAKAF PRODUKTIF KEBUN APEL DI DESA ANDONOSARI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Letak Geografis Desa Andonosari sebagai lokasi penelitian merupakan

Lebih terperinci

Laki-laki Papua dan partisipasi dalam pengasuhan anak

Laki-laki Papua dan partisipasi dalam pengasuhan anak Laki-laki Papua dan partisipasi dalam pengasuhan anak Oleh: Rini Hanifa* Ada apa dengan perempuan? Berbicara mengenai gender in value chain dapat dimulai dengan mengajukan pertanyaan Ada apa dengan perempuan?,

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. rajabasa kota Bandar lampung, Kota Bandar Lampung di bentuk berdasarkan

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. rajabasa kota Bandar lampung, Kota Bandar Lampung di bentuk berdasarkan BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Gambaran Umum Desa Suka Marga Kampung suka marga merupakan bagian dari kecamatan rajabasa, kelurahan rajabasa kota Bandar lampung, Kota Bandar Lampung di bentuk

Lebih terperinci

TRANSKRIP WAWANCARA FIRDAUS COLLECTION

TRANSKRIP WAWANCARA FIRDAUS COLLECTION TRANSKRIP WAWANCARA FIRDAUS COLLECTION 1. Kapan usaha sablon ini mulai didirikan? Usaha sablon dan tas plastic ini sudah ada kira-kira sejak tanggal 07 Mei 1991. Alamdulillah saya bisa membuat usaha sendiri

Lebih terperinci

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 5.1 Sejarah Yayasan Paguyuban Ikhlas Usaha jamur tiram putih di Yayasan Paguyuban Ikhlas didirikan oleh bapak Hariadi Anwar. Usaha jamur tiram putih ini merupakan salah

Lebih terperinci

PROLOG. Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau. Sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia

PROLOG. Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau. Sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia PROLOG Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau. Sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia Itu potongan lagu yang sering saya nyanyikan di Sekolah Dasar ketika ada pengambilan nilai mata

Lebih terperinci

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN Program Pendampingan Keluarga (PPK) atau keluarga dampingan merupakan program unggulan dari Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Udayana

Lebih terperinci

LAMPIRAN KUESIONER GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT AVIAN INFLUENZA

LAMPIRAN KUESIONER GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT AVIAN INFLUENZA LAMPIRAN KUESIONER GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT AVIAN INFLUENZA (AI) DI RW02 KELURAHAN PANUNGGANGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANUNGGANGAN KOTA TANGERANG

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 01/PRT/M/2016 TENTANG TATA CARA PERIZINAN PENGUSAHAAN SUMBER DAYA AIR DAN PENGGUNAAN SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BAB PENGUKURAN WAKTU, PANJANG, DAN BERAT

BAB PENGUKURAN WAKTU, PANJANG, DAN BERAT BAB PENGUKURAN WAKTU, PANJANG, DAN BERAT Tata dan Dio bersama-sama pergi ke pusat grosir. Dio membeli sebuah penggaris panjang dan sebuah rol meter. Tata membeli sebuah timbangan. Tahukah kamu, disebut

Lebih terperinci

Loyalitas Tanpa Batas

Loyalitas Tanpa Batas Loyalitas Tanpa Batas Cintailah perusahaan dimana kamu bekerja meski tidak membuat mu kaya, tetapi dapat memberikan kehidupan. Itulah sepenggal kata yang dapat saya simpulkan setelah mendengar, merangkum,

Lebih terperinci

merencanakan UNTUNG MODUL PELATIHAN KEUANGAN untuk Pebisnis Kecil Mei 2007 dibuat oleh Yayasan Penabulu Bekerja sama dengan CCDE

merencanakan UNTUNG MODUL PELATIHAN KEUANGAN untuk Pebisnis Kecil Mei 2007 dibuat oleh Yayasan Penabulu Bekerja sama dengan CCDE merencanakan UNTUNG MODUL PELATIHAN KEUANGAN untuk Pebisnis Kecil Mei 2007 dibuat oleh Yayasan Penabulu Bekerja sama dengan CCDE Untung. Inilah semacam roh atau ramuan yang merangsang setiap orang mau

Lebih terperinci

A. Realisasi Keuangan

A. Realisasi Keuangan BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2008 A. Realisasi Keuangan 1. Belanja Pendapatan Realisasi belanja pendapatan (Pendapatan Asli Daerah) Tahun 2008 Dinas Pertanian Kabupaten Majalengka mencapai 100%

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH NOMOR 07 TAHUN 2013 TENTANG PENERTIBAN TERNAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BENGKULU TENGAH, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai bisnis nasi kuning.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai bisnis nasi kuning. Nasi Kuning, Menu Sarapan Jadi Peluang Bisnis Rumahan Menjalankan bisnis dari rumah? Kenapa tidak. Sekarang ini hanya dengan mengandalkan peluang bisnis dari lingkungan sekitar tempat tinggal saja, kita

Lebih terperinci

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA DINAS KESEHATAN

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA DINAS KESEHATAN PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA DINAS KESEHATAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2010 BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN (AANWIJZING) Nomor Kegiatan Lokasi : 007/BA.Aan/PAN-LLG/DINKES/III/2010 : Belanja Makanan

Lebih terperinci

PERATURAN DAN TATA TERTIB RUMAH KOS

PERATURAN DAN TATA TERTIB RUMAH KOS PERATURAN DAN TATA TERTIB RUMAH KOS A. PENDAFTARAN SEBAGAI PENYEWA KAMAR KOS 1. Penyewa kamar kos diminta secara menyeluruh mengetahui, memahami dan mentaati PERATURAN DAN TATA TERTIB RUMAH KOS; 2. Penyewa

Lebih terperinci

V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 5.1 Gambaran Umum Perusahaan Perusahaan ini berdiri pada tahun 2001 dengan pengusahaan pada berbagai komoditi pertanian seperti budidaya ikan, budidaya manggis, budidaya pepaya,

Lebih terperinci

HASIL KAJIAN DAN REKOMENDASI ASPEK BIOFISIK HUTAN KOTA LANSKAP PERKOTAAN

HASIL KAJIAN DAN REKOMENDASI ASPEK BIOFISIK HUTAN KOTA LANSKAP PERKOTAAN HASIL KAJIAN DAN REKOMENDASI ASPEK BIOFISIK HUTAN KOTA LANSKAP PERKOTAAN KAJIAN PERAN FAKTOR DEMOGRAFI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENGEMBANGAN HUTAN KOTA Kajian Peran Faktor Demografi dalam Hubungannya Dengan

Lebih terperinci

Traskrip Wawancara. 1. Bapak Bisner Banjarnahor, S.Pd selaku Kepala UPT di LLK UKM

Traskrip Wawancara. 1. Bapak Bisner Banjarnahor, S.Pd selaku Kepala UPT di LLK UKM LAMPIRAN Traskrip Wawancara JUDUL : EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PELATIHAN TENAGA KERJA PADA LOKA LATIHAN KERJA USAHA KECIL DAN MENENGAH (LLK UKM) DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN DELI SERDANG

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pd Pembukaan Kongres Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sumut, Apr 2015 Sabtu, 18 April 2015

Sambutan Presiden RI pd Pembukaan Kongres Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sumut, Apr 2015 Sabtu, 18 April 2015 Sambutan Presiden RI pd Pembukaan Kongres Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sumut, Apr 2015 Sabtu, 18 April 2015 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA PEMBUKAAN KONGRES PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN

Lebih terperinci

MEMBANGUN MASYARAKAT YANG CERDAS, MANDIRI, DAN SEJAHTERA

MEMBANGUN MASYARAKAT YANG CERDAS, MANDIRI, DAN SEJAHTERA MEMBANGUN MASYARAKAT YANG CERDAS, MANDIRI, DAN SEJAHTERA BIDANG KEGIATAN: 1. PEMBUATAN SANITASI: 2 MCK, 1 TEMPAT CUCI & PENAMPUNGAN AIR 2. PENDIRIAN USAHA BERSAMA PENJUALAN SEMBAKO 3. PELATIHAN PENGURUS

Lebih terperinci

Bagaimana sih caranya supaya pembantu rumah

Bagaimana sih caranya supaya pembantu rumah KRISIS ASISTEN RUMAH TANGGA Bagaimana sih caranya supaya pembantu rumah tangga atau saya lebih suka menyebutnya asisten rumah tangga (ART) bisa betah bekerja? Dua tahun terakhir semenjak saya membuka usaha

Lebih terperinci

PETUNJUK UMUM TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA 1 2 ; 20%; 0, 25; 8 6 * %; ; 0, 25; ; 20%; ; 0, x 45% :...

PETUNJUK UMUM TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA 1 2 ; 20%; 0, 25; 8 6 * %; ; 0, 25; ; 20%; ; 0, x 45% :... TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH TAHUN AJARAN 1/13 (Paket Prediksi) PETUNJUK UMUM 1. Isikan nomor ujian, nama peserta, dan tanggal lahir pada Lembar Jawaban, sesuai petunjuk..

Lebih terperinci

BAB III DISKRIPSI WILAYAH PENELITIAN DAN SISTEM PINJAM MEMINJAM UANG DENGAN BERAS DI DESA SAMBONG GEDE MERAK URAK TUBAN

BAB III DISKRIPSI WILAYAH PENELITIAN DAN SISTEM PINJAM MEMINJAM UANG DENGAN BERAS DI DESA SAMBONG GEDE MERAK URAK TUBAN BAB III DISKRIPSI WILAYAH PENELITIAN DAN SISTEM PINJAM MEMINJAM UANG DENGAN BERAS DI DESA SAMBONG GEDE MERAK URAK TUBAN A. Diskripsi Wilayah 1. Keadaan Geografis, Demografis dan Susunan Pemerintahan Desa

Lebih terperinci

BAB III PRAKTIK PEMASARAN HASIL PENAMBANGAN TANAH MERAH DI DESA KWADUNGAN LOR KECAMATAN PADAS NGAWI

BAB III PRAKTIK PEMASARAN HASIL PENAMBANGAN TANAH MERAH DI DESA KWADUNGAN LOR KECAMATAN PADAS NGAWI 47 BAB III PRAKTIK PEMASARAN HASIL PENAMBANGAN TANAH MERAH DI DESA KWADUNGAN LOR KECAMATAN PADAS NGAWI A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian Desa Kwadungan Lor adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. suku bangsa. Unsur-unsur kebudayaan itu dirangkai dalam istilah-istilah budaya

BAB I PENDAHULUAN. suku bangsa. Unsur-unsur kebudayaan itu dirangkai dalam istilah-istilah budaya BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Setiap suku bangsa memiliki kekhasan pada budayanya masing-masing. Tujuh unsur kebudayaan universal tersebut dilestarikan di dalam kegiatan suatu suku bangsa. Unsur-unsur

Lebih terperinci

pengukuran waktu panjang dan berat

pengukuran waktu panjang dan berat bab 2 pengukuran waktu panjang dan berat tema 5 kejadian sehari-hari rajin belajar tujuan pembelajaran pembelajaran ini bertujuan agar kamu mampu: menggunakan alat ukur waktu dengan satuan jam menggunakan

Lebih terperinci

S i s t e m M a s y a ra k a t y a n g B e r ke l a n j u t a n

S i s t e m M a s y a ra k a t y a n g B e r ke l a n j u t a n T E N T A N G P E R M A K U L T U R S i s t e m M a s y a ra k a t y a n g B e r ke l a n j u t a n A PA ITU P ERMAKULTUR? - MODUL 1 DESA P ERMAKULTUR Desa yang dirancang dengan Permakultur mencakup...

Lebih terperinci

A. JUDUL PENINGKATAN PARIWISATA DESA WANA WISATA SEGOROGUNUNG DENGAN PENGGUNAAN WEBSITE

A. JUDUL PENINGKATAN PARIWISATA DESA WANA WISATA SEGOROGUNUNG DENGAN PENGGUNAAN WEBSITE A. JUDUL PENINGKATAN PARIWISATA DESA WANA WISATA SEGOROGUNUNG DENGAN PENGGUNAAN WEBSITE www.segorogunung.com B. LATAR BELAKANG MASALAH Kabupaten Karanganyar terletak di sebelah Timur wilayah Solo. Disertai

Lebih terperinci

VI. ANALISIS USAHATANI DAN EFEKTIVITAS KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI

VI. ANALISIS USAHATANI DAN EFEKTIVITAS KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI VI. ANALISIS USAHATANI DAN EFEKTIVITAS KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI 6.1. Proses Budidaya Ganyong Ganyong ini merupakan tanaman berimpang yang biasa ditanam oleh petani dalam skala terbatas. Umbinya merupakan

Lebih terperinci

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG KEBIJAKAN PERBERASAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG KEBIJAKAN PERBERASAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG KEBIJAKAN PERBERASAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan pendapatan petani, peningkatan ketahanan

Lebih terperinci

MENGENAL SECARA SEDERHANA TERNAK AYAM BURAS

MENGENAL SECARA SEDERHANA TERNAK AYAM BURAS MENGENAL SECARA SEDERHANA TERNAK AYAM BURAS OLEH: DWI LESTARI NINGRUM, S.Pt Perkembangan ayam buras (bukan ras) atau lebih dikenal dengan sebutan ayam kampung di Indonesia berkembang pesat dan telah banyak

Lebih terperinci

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN Program Pendampingan keluarga (PPK) adalah program unggulan yang dikembangkan sebagai muatan lokal dalam pelaksanaan program KKN PPM di Universitas Udayana. PPK termasuk

Lebih terperinci

PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA. Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus

PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA. Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA Form : I Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus Di - K U D U S Dengan hormat, yang bertanda tangan di bawah ini,

Lebih terperinci

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik Dengan lincah, Amirizal (33 tahun) mengangkat saringan pembuat kopi. Gerakannya gesit dan penuh semangat. Meskipun, pada saat tsunami terjadi di Aceh di penghujung 2004,

Lebih terperinci

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG KEBIJAKAN PERBERASAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG KEBIJAKAN PERBERASAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG KEBIJAKAN PERBERASAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka stabilitas ekonomi nasional, meningkatkan pendapatan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini : Nama : Ir. Bambang

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. masyarakat Indonesia. Oleh karena itu sektor pertanian di Indonesia perlu

I. PENDAHULUAN. masyarakat Indonesia. Oleh karena itu sektor pertanian di Indonesia perlu 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sektor pertanian merupakan sektor yang menopang kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia. Oleh karena itu sektor pertanian di Indonesia perlu terus dikembangkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Peranan hiburan sangat penting bagi manusia dan sudah mengambil tempat

BAB I PENDAHULUAN. Peranan hiburan sangat penting bagi manusia dan sudah mengambil tempat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Peranan hiburan sangat penting bagi manusia dan sudah mengambil tempat sebagai salah satu dari kebutuhan-kebutuhan hidup. Pada saat ini industri hiburan sudah memiliki

Lebih terperinci

Bab 1. Awal Perjuangan

Bab 1. Awal Perjuangan Bab 1 Awal Perjuangan Ivan adalah nama dari seorang anak yang memiliki cita-cita sekolah karena keterbatasan biaya Ivan harus membantu kedua orang tuanya ayah yang bekerja sebagai pemulung sampah dan ibu

Lebih terperinci

Persiapan Pesta Pernikahan yang Harus Diketahui: A Z

Persiapan Pesta Pernikahan yang Harus Diketahui: A Z Persiapan Pesta Pernikahan yang Harus Diketahui: A Z Selalu terbayang hari ketika sebuah janji suci terucap dari pasangan, riuh gemuruh tamu undangan, dan duduk di kursi pelaminan. Harumnya pernikahan

Lebih terperinci

Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat.

Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat. Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat. Bagaimana jika kelasmu kotor? Sampah berserakan di manamana? Tentu kalian tidak senang! Dalam menerima pelajaran

Lebih terperinci

TUGAS MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS KARYA ILMIAH PELUANG USAHA. Ayam Goreng Kremes dan Sayur Asem

TUGAS MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS KARYA ILMIAH PELUANG USAHA. Ayam Goreng Kremes dan Sayur Asem TUGAS MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS KARYA ILMIAH PELUANG USAHA Ayam Goreng Kremes dan Sayur Asem Nama : Dewinda Karina Maharani Kelas : S1 TI 2B NIM : 10.11.3620 JURUSAN S1 TEKNIK INFORMATIKA STMIK AMIKOM

Lebih terperinci

SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 2012 DAFTAR RUMAH TANGGA I. PENGENALAN TEMPAT II. KUNJUNGAN PETUGAS TANGGAL BULAN

SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 2012 DAFTAR RUMAH TANGGA I. PENGENALAN TEMPAT II. KUNJUNGAN PETUGAS TANGGAL BULAN Rahasia SDKI-RT SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 0 DAFTAR RUMAH TANGGA I. PENGENALAN TEMPAT. PROVINSI. KABUPATEN/KOTA *) 3. KECAMATAN 4. DESA / KELURAHAN 5. DAERAH **) PERKOTAAN - PERDESAAN - 6.

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN Nomor:..

KUESIONER PENELITIAN Nomor:.. KUESIONER PENELITIAN Nomor:.. Saudara yang terhormat, Kami mohon bantuan Saudara untuk mengisi kuesioner berikut dengan keadaan yang sebenarnya. Isian kuesioner ini akan kami gunakan untuk mengetahui kondisi

Lebih terperinci

Potensi dan Tantangan Agroindustri Gula Aren di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara

Potensi dan Tantangan Agroindustri Gula Aren di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara Potensi dan Tantangan Agroindustri Gula Aren di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara Sutan Pulungan Fakultas Pertanian, Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Pendahuluan Kabupaten Tapanuli

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Pekarangan pada dasarnya merupakan lahan di sekitar rumah yang di

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Pekarangan pada dasarnya merupakan lahan di sekitar rumah yang di 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pekarangan pada dasarnya merupakan lahan di sekitar rumah yang di dalamnya tumbuh sayur-mayur, kolam ikan, tanaman buah-buahan dan obatobatan yang dapat digunakan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA. Nomor : 011. Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011)

PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA. Nomor : 011. Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011) PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA Nomor : 011 Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011) Berhadapan dengan saya, RAFLES DANIEL, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan,

Lebih terperinci

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau dan Kabupaten Lingga BAB III KONDISI UMUM 3.1. Geografis Wilayah Kepulauan Riau telah dikenal beberapa abad silam tidak hanya di nusantara tetapi juga

Lebih terperinci

2016/11/19 Marsiyani, Penyulut Mimpi Anak TKI

2016/11/19 Marsiyani, Penyulut Mimpi Anak TKI 2016/11/19 Marsiyani, Penyulut Mimpi Anak TKI Nunukan. Marsiyani pertama kali mengumpulkan dan mengajar anak-anak eks TKI deportasi dari Malaysia yang bekerja di kebun kebun sawit milik warga di Sekapal,

Lebih terperinci

PERANAN PKK DALAM MENDUKUNG PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI SUMBER GIZI KELUARGA. Oleh: TP. PKK KABUPATEN KARANGANYAR

PERANAN PKK DALAM MENDUKUNG PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI SUMBER GIZI KELUARGA. Oleh: TP. PKK KABUPATEN KARANGANYAR PERANAN PKK DALAM MENDUKUNG PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI SUMBER GIZI KELUARGA Oleh: TP. PKK KABUPATEN KARANGANYAR LATAR BELAKANG Lebih dari 50 % dari total penduduk indonesia adalah wanita (BPS,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan bagi seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan bagi seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan bagi seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari persoalan mencerdaskan anak bangsa. Melalui pendidikan dapat diasah dengan seperangkat

Lebih terperinci

JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN III (TIGA) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN

JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN III (TIGA) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN SD III (TIGA) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN A. Ketampakan Lingkungan Alam dan Buatan Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar

Lebih terperinci

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN DAN TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA DAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI No. 04/09 /Th. XIV, 5 September 2011 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI BULAN AGUSTUS 2011 SEBESAR 99,44 PERSEN NTP Provinsi Sulawesi Tengah (NTP-Gabungan) bulan Agustus 2011 sebesar 99,44

Lebih terperinci

LAPORAN KEGIATAN PELATIHAN BUDIDAYA SAYUR-SAYURAN KELOPOK TANI LILI BONA, DESA NEFOKO, KECAMATAN MOLLO UTARA, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

LAPORAN KEGIATAN PELATIHAN BUDIDAYA SAYUR-SAYURAN KELOPOK TANI LILI BONA, DESA NEFOKO, KECAMATAN MOLLO UTARA, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN LAPORAN KEGIATAN PELATIHAN BUDIDAYA SAYUR-SAYURAN KELOPOK TANI LILI BONA, DESA NEFOKO, KECAMATAN MOLLO UTARA, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pelatihan Budi daya Sayur-sayuran

Lebih terperinci

KAJIAN PERMASALAHAN EKONOMI DI DAERAH BERPENDAPATAN RENDAH

KAJIAN PERMASALAHAN EKONOMI DI DAERAH BERPENDAPATAN RENDAH Bab 5 KAJIAN PERMASALAHAN EKONOMI DI DAERAH BERPENDAPATAN RENDAH 5.1 Hasil Kajian Daerah Pesisir Kabupaten Serdang Bedagai merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki wilayah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan suatu sistem nilai yang berlaku dalam kehidupan

BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan suatu sistem nilai yang berlaku dalam kehidupan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk sosial, berinteraksi, bermasyarakat dan menghasilkan suatu sistem nilai yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. Masyarakat adalah

Lebih terperinci

Orang Tuamu T. nakmu, Tet. Ajaran dan Nasihat Tuhan.

Orang Tuamu T. nakmu, Tet. Ajaran dan Nasihat Tuhan. Hai nak-anak Anak, Taatilah Orang Tuamu T di Dalam Tuhan, Karen arena Haruslah Demikian. Hormatilah Ayahmu dan Ibumu ini Adalah Suatu Perintah yang Penting, Seperti yang Nyata dari Janji ini: Supaya Kamu

Lebih terperinci

Peluang Bisnis Membuka Usaha Warung Makan

Peluang Bisnis Membuka Usaha Warung Makan Peluang Bisnis Membuka Usaha Warung Makan STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Disusun Oleh: Vebrian Dwi Jeriyanto 11.12.6055 (11.S1.SI.10) Abstrak Dalam bisnis makanan memang kita tidak dituntut untuk bisa membuat

Lebih terperinci