jauh dari pingiran Danau Toba hanya kira-kira tiga puluh lima meter. Ia biaya yang sangat mahal menurut keadaan daerah ini, dalam mengusahakan

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "jauh dari pingiran Danau Toba hanya kira-kira tiga puluh lima meter. Ia biaya yang sangat mahal menurut keadaan daerah ini, dalam mengusahakan"

Transkripsi

1 mereka memutuskan untuk menetap di desa Sinambela. Walaupun dia seorang pendatang dia sangat diterima oleh masyarakat sekitar kerena keramahan dan sikapnya yang gampang bergaul. ia adalah seorang petani jala apung (keramba) yang sudah membuka usaha keramba sejak empat tahun yang lalu, dia mempunyai 20 kotak keramba, ia tertarik untuk membuka keramba karena rumahnya tidak jauh dari pingiran Danau Toba hanya kira-kira tiga puluh lima meter. Ia mengusahakan keramba ini juga dibantu oleh keluarga, karena dalam membuat satu kotak keramba membutuhkan kurang lebih tiga setengah juta rupiah, adalah biaya yang sangat mahal menurut keadaan daerah ini, dalam mengusahakan keramba ini dia membeli bibit dan pakan ikan dari Siantar, mereka memesan kepada salah seorang toke lalu diantar ke Baktiraja, ia memberikan ikannya makan dua sampai tiga kali sehari (tidak tentu), hampir sama seperti petani jala apung (keramba) yang lain, selain dari makanan pokok yaitu pellet, dia juga kadangkadang memberikan pora-pora yang sudah dimasak sebagai makanan tambahan. Menurut dia sebenarnya harga pellet yang sekarang mahal, karena harga satu karung berukuran lima puluh kilogram, harganya kira-kira tiga ratus lima ribu rupiah. Dalam membudidayakan ikan ini, dimana dalam ikan nila dan ikan mas, dia membuat satu kotak tiga ribu ekor ikan tetapi harus ikan yang sejenis, jumlah ini adalah jumlah yang standart dalam ukuran keramba yang berukuran tiga setengah meter persegi. Menurut dia penghasilan dari keramba ini sebenarnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari jika tidak banyak yang mati dan harga ikan tidak turun, tetapi walaupun hasil dari keramba tersebut cukup, dia juga bertani menanam padi walaupun tidak begitu banyak, karena ikan-ikannya tidak setiap

2 saat harus diperhatikan karena dalam mengelola kerambanya ini dia juga menggunakan tenaga orang lain satu orang yang bernama James S. Setiap harinya dialah yang memberi makan ikan-ikannya dan merawat kerambanya, jadi dia lebih baik dia bertani, dia menanam padi, bawang karena jika membeli beras mahal juga menurutnya, selain itu, penghasilan dari keramba tersebut ditambah lagi dari gaji istrinya yang adalah seorang guru SMP di Baktiraja, jadi dapat dikategorikan bahwa mereka dalam kondisi tercukupi dalam kebutuhan sehari-hari termasuk dalam kebutuhan sekolah anak-anaknya, itulah gambaran sosial ekonomi dan strategi pertahananan hidup mereka. 2. Henry Sinambela, SP Seperti marga yang dimilikinya, ia adalah putra asli desa Sinambela yang sudah berusia tiga puluh sembilan tahun, Ia sudah mempunyai dua orang anak, ia lahir di daerah Baktiraja dan bersekolah disana, dia menyelesaikan studi strata satunya dari Fakultas Pertanian Universitas Nomensen Medan, dia dulunya bekerja di Lintong Nihuta kurang lebih selama tujuh tahun setelah tamat sebelum menikah, tetapi pada akhirnya dia memutuskan untuk menetap di Kecamatan Baktiraja. Ia adalah seorang petani keramba, dia membuka usahanya kira-kira tiga tahun yang lalu, jika dilihat dari jumlah keramba yang ia miliki, ia dikategorikan sebagai petani keramba yang miskin karena hanya mempunyai 6 kotak keramba saja, tetapi dalam keadaan di masyarakat dia adalah seorang yang dapat dikategorikan memadai (kaya), dia membuka usaha ini juga adalah sebagai tambahan dari hasil usahanya, dia selama ini lebih banyak bertani, menanam bawang merah, padi,

3 cabe, kentang, dan timun, dalam proses bertani ini dia dikategorikan sukses, karena ditengah-tengah kondisi masyarakat petani jarang yang mendapatkan seperti hasil pertanian yang seperti yang di dapatkannya, dapat di katakan hasil panennya jarang gagal. Dalam mengelola keramba ini, dia membuat tiga ribu ekor dalam satu kotak, dia juga hampir sama seperti petani keramba yang lain memberikan ikannya makan dua sampai tiga kali sehari, dia memberikan pellet sebagai makanan utama, tetapi dia juga sering memberikan makanan ikannya hanya pora-pora saja, sebelum diberikan pora-poranya di masak terlebih dulu, lalu dicampur dengan dedak. Menurut dia usahanya ini adalah sebagai sampingan, dia lebih fokus pada pertanian sawah/ladang, dapat diterima akal kalau dari hasil keramba yang hanya empat kotak tersebut tidaklah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi ia dapat bertahan adalah dari hasil pertanian mereka juga. Pada saat dia panen dia menjual ikannya kepada paralong-along (tukang ecer ikan keliling) dia menjual ikannya sembilan belas ribu rupiah per kilogramnya. 3. Jubel Sinambela Dia adalah seorang muda yang masih lajang tamatan SMA yang menjadi tulang punggung dalam membantu keluarga, karena orangtua sudah lumayan tua, dia adalah anak paling kecil dan tinggal dia satu-satunya yang tinggal di kampung karena abang/kakanya sudah pergi merantau. Ia adalah seorang petani keramba

4 yang mempunyai enam kotak keramba, kerambanya tepat berada di belakang rumahnya, dia memulai usahanya ini sejak tamat SMA pada lima tahun yang lalu, dalam kegiatan sehari-hari ia juga martoba (nelayan), ia martoba menangkap ikan setiap hari yaitu ikan pora-pora. Ia menjual ikan tangkapannya kepada piper (sebutan untuk toke penampung ikan pora-pora), hasil dari ikan ini memang tidak seberapa dibandingkan dengan tenaga yang di keluarkan dalam menangkap ikan tersebut, dimana harga ikan pora-pora saat ini berkisar seribu lima ratus sampai dua ribu rupiah. Menurutnya memang pekerjaan itu susah dan melelahkan, tetapi tidak ada lagi pilihan yang lain, karena pertanian yang selama ini dikelola hasilnya kurang menjanjikan, selain itu juga tantangan yang di hadapi dalam martoba yaitu pada saat ikan sudah ditangkap dan siap dijual toke kadang-kadang tidak menerima ikan dengan alasan tertentu. Dalam mengelola kerambanya ini dia juga di bantu oleh orangtuanya untuk memberi makan, sehingga diapun mengerjakan pekerjaan lain untuk bertahan hidup yaitu bertani bersama dengan ibunya menanam padi dan sayur-sayuran, ia sama seperti petani keramba yang lain yang tergolong miskin, dimana makanan tambahan untuk ikan-ikannya ia memberikan pora-pora hasil tangkapannya menjadi makanan ikan, walaupun pellet tetap menjadi makanan pokoknya. 4. M. Situmorang

5 Ia adalah seorang petani keramba yang berusia 49 tahun yang memiliki 6 orang anak, ia adalah tamatan SMA, bapak ini sudah sangat lama membuka usaha keramba yaitu dari tahun 1997 dan dianggap sukses, dan sampai sekarang ia tetap mengusahakan keramba, sampai saat ini ia sudah mempunyai 46 kotak keramba yang berada di dua tempat yang berbeda tetapi masih di desa Tipang, di daerah Baktiraja ia dikenal sebagai seorang yang sukses dalam hal berusaha, di daerah Baktiraja dialah yang mempunyai paling besar keramba, dan dia di kenal sebagai seorang yang rendah hati dan juga baik, dalam mengelola kerambanya dia menggunakan tenaga orang lain sebanyak 4 orang, karena hampir setiap harinya dia menjala ikan ke luar Baktiraja, sehingga harus ada yang mengantar dan ada yang mengurus ikan-ikan secara bergantian. Selain dari keramba atas kesuksesannya dia sudah mempunyai café yang namanya cafe Tipang mas yang berada di desa Tipang, di Baktiraja hanya bapak inilah yang mempunyai café, sehingga setiap harinya lumayan ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun dari luar, apalagi saat hari minggu tempat ini ramai dikunjungi, baik orangtua, apalagilah yang muda yang paling banyak, di cafenya yang berada tepat dipingiran Danau Toba ini dia membuat sepeda air, memancing sendiri ikan, menu yang ada setiap hari lumayan lengkap dengan masakan khas Batak, yaitu ikannya sendiri yang di peliharanya, jenis makanan yang di sajikan adalah ikan nila/lele tinombur, ikan bakar, ikan mas/nila arsik, ikan mas naniura dan minuman lain yang menggoda selera pengunjung, dalam cafenya ini dia sudah mempunyai karyawan sebanyak delapan orang ditambah lagi dengan anggota keluarga yaitu istri dan anak-anaknya yang ikut membantu mengelola cafenya.

6 Hal lain juga yang membuat dia bertahan dan bahkan terus meningkat sebagai petani keramba, dia mengatakan apapun yang dikerjakan harus dinikmati, pekerjaan itu adalah sebagai profesi, dia mengaku dalam berusaha pernah juga gagal, apalagi pada saat datangnya virus ikan beberpa tahun yang lalu yang membuat dia rugi besar, tetapi dia tidak menyerah dan sampai sekarang berkembang, ketika saya tanya apakah mau beralih dari keramba ini dia mengatakan mungkin tidak akan beralih lagi karena sudah banyak keramba ini mengangkat status sosialnya. Di samping itu istrinya juga adalah seorang guru di SMP Baktiraja ibu D. Lumban Toruan, sehingga pendapatan mereka semakin bertambah-tambah dari penghasilan mereka berdua. Menurut pengakuan dari peserta FGD yang berasal dari desa Tipang, bapak inilah yang sering memberikan pakan ternak kepada para petani keramba dengan status masih mengutang, setelah panen baru pakan ternaknya dibayar oleh mereka yang kurang mampu membeli secara kontan. Menurut pegawai kantor camat bagian peternakan, M. Simanullang dan D. Sihite, ikan dialah yang menjadi contoh yang diberikan ke Kabupaten Humbang Hasudutan jika ada permintaan. 5. V. Banjarnahor (Oppu Cici B) Ia adalah seorang petani jala apung (keramba), yang sudah berusia lima puluh enam tahun, dia berpendidikan SMP dan tergolong sukses dalam berusaha, ia mempunyai sembilan orang anak, bapak ini sudah lama membuka usaha keramba,

7 yaitu sejak tahun 1998, sampai saat ini dia masih tetap mengusahakan keramba, diawal membuat keramba ini dulunya mereka hanya mempunyai sepuluh kotak saja, tetapi sekarang sudah berkembang menjadi 22 kotak, dalam mengurus kerambanya dia dibantu oleh anak-anaknya setiap harinya, selain berusaha keramba mereka juga membuka usaha yang lain yaitu bagan sebanyak dua buah, dimana dalam membuat satu bagan menurut pengakuan anaknya, membutuhkan biaya dua belas juta rupiah setiap bagan. Bagan yang mereka buat adalah untuk menagkap ikan pora-pora pada malam hari, dalam prosesnya mereka membuat lampu listrik yang dibuat dari rumah pada malam hari dan di angkat pada jam empat atau jam setengah lima subuh, awalnya mereka menggunakan genset, tetapi setelah diperhitungkan memakai genset biayanya sangat mahal terutama dalam membeli bensin (satu tumba Rp ), akhirnya mereka memutuskan untuk menambah daya listrik mereka dirumah menjadi seribu tiga ratus watt, dengan biaya penambahan sebesar satu juta rupiah, dan bebannya menjadi dua puluh dua ribu rupiah perbulannya, kendala yang dihadapi dalam membuat bagan ini adalah, jika lampu mati menjelang subuh hanya beberapa menit sajapun, maka ikan yang sudah berada dalam bagan akan lari, dan tidak ada lagi yang mau diangkat pada pagi harinya, sebelum mereka membuat bagan ini mereka juga sama seperti masyarakat lainnya martoba (nelayan) menangkap pora-pora dan ikan lainnya menggunakan doton dan solu (jaring dan sampan), mereka membuat bagan ini dengan alasan lebih efisien dan lebih banyak haasilnya, karena sudah ada yang membuat usaha seperti ini sebelum mereka, dan hasilnya lebih banyak dan lebih besar-besar ikannya. Dalam proses pengelolaan keramba ini lebih banyak di

8 serahkan kepada anaknya yang bernama Pirgo, termasuk juga dalam hal menjual ikan tersebut jika ada yang hendak membeli, dalam setiap kotaknya mereka membuat sekitar tiga ribu ekor masing-masing ikan mas dan ikan nila, dapat di bayangkan berapa juta ekor ikan yang mereka pelihara, dalam proses pemeliharaan mereka memberikan makanan ikannya yaitu pellet, dan agak jarang memberikan makanan yang lain seperti pora-pora, jagung, karena menurut mereka agak repot (tidak sempat), karena setiap harinya sibuk mengurusi ikan yang mereka tangkap, setelah diambil dari bagan lalu di buat ke kotak, namanya piper, lalu diantar ke Dolok Sanggul dan ada yang dijual kepada paralong-along, (tukang jual ikan keliling), lalu membersikan peralatan mereka, pekerjaan mereka baru siap kirakira jam dua belas siang setiap harinya, menurut pengalaman mereka dalam mengelola ikan mas dan ikan nila ini sampai dengan masa panen ikan-ikan tersebut menghabiskan sembilan sampai sebelas karung ukuran lima puluh kilogram setiap kotaknya, ikan yang mereka pelihara dijual ke Dolok Sanggul, diecer ke Onanlobu (nama pajak di Baktiraja) dan kadang-kadang juga ke Siborong-Borong, dan dijual sehari-hari kepada masyarakat yang datang ke tempat kerambanya, demikianlah gambaran ekonomi dan strategi mereka bertahan hidup dan sampai meningkat sampai sekarang. 6. H. Simanullang

9 Bapak ini adalah seorang petani keramba yang berusia lima puluh dua tahun, Simanullang adalah tamatan D dua, ia mempunyai lima orang anak. Dulu ia adalah seorang guru SD di desa Simanullang, tetapi pada akhirnya menjadi pegawai kantor camat, sampai sekarang ia sudah mempunyai 30 kotak keramba dan sudah memulai usaha ini sejak enam tahun yang lalu, selain bertani keramba, ia adalah seorang pegawai di kantor camat Baktiraja, H. Simanullang ini dalam bekerja setiap harinya dibantu oleh anaknya karena semua anaknya laki-laki, dalam proses pemberian makan, penjualan lebih banyak dikerjakan oleh anaknya, karena ia bekerja dari hari senin sampai hari jum at dari jam delapan sampai jam empat sore. Bapak ini paling datang melihat sambil memperhatikan kerambanya pada sore hari kira-kira pukul enam, itu juga tidak setiap hari, ia sudah yakin sama anaknya untuk mengurusi keramba tersebut, dalam proses pengembangan ikan, mereka membeli bibit dari Siantar termasuk pakannya juga, dimana pakannya sudah ada yang mengantarkan setiap minggunya ke pondok yang mereka buat dekat dengan kerambanya, walaupun mereka sudah tergolong kaya, mereka sering juga mengolah makanan tambahan ikannya, seperti jagung direbus dulu lalau dicampur dengan abu pellet supaya lengket dan abu pellet tersebut tidak terbuang, selain itu juga mereka memberikan ikan pora-pora pada sore hari, mereka kadang-kadang sengaja membelinya dari partoba (nelayan) hanya untuk makanan ikan mereka. Hasil dari panen ikannya mereka jual ke Lintong Nihuta, dan lebih sering ada orang yang datang membeli dalam porsi yang besar, misalnya tukang ecer dari Dolok Sanggul sering datang membeli ke tempat mereka,

10 dengan harga yang relatif sama dengan petani keramba lainnya yaitu sembilan belas ribu sampai dua puluh ribu rupiah per kilogramnya. Pengahsilan lain yang dapat membuat mereka bertahan dan berkembang, mereka juga bertani, walaupun seperti pengakuan bapak ini, itu seperti hanya ikutikutan, belum sepenuh hati. Dia mengatakan bahwa pekerjaan itu adalah profesi, apapun yang kita kerjakan harus dengan sepenuh hati, sabar, dan jangan gampang menyerah, sebenarnya ada niat untuk mengolah pertanian lebih luas, tetapi melihat keadaan alam sekarang yang kurang mendukung, dia mengurung niatnya, mungkin nanti setelah menurutnya alam mendukung akan kami mencoba lagi, tutur Simanullang. 7. Kordis Nainggolan Penduduk desa Simangulampe ini adalah seorang petani keramba, ia sudah berumur empat puluh tahun. Ia mempunyai tiga orang anak dan masih kecil-kecil yang paling besar duduk di kelas 5 SD, ia adalah tamatan SMP, ia sudah lama membuka usaha keramba, yaitu dari tahun dua ribu satu sampai sekarang, jumlah kerambanya sampai sekarang 20 kotak. Menurut ukuran masyarakat Baktiraja keluarga mereka tergolong sudah mencukupi, mereka tinggal bertetangga dengan orangtuanya, setiap harinya ia mengurus ikannya karena anaknya masih belum bisa memberi ikannya makan, setiap hari dia memberikan ikannya makan tiga kali sehari, makanannya pellet, dan sekali-sekali ia memberikan bunga-bunga (daun-

11 daunan berwarna hijau berbentuk panjang), untuk memenuhi bibit ikannya dia juga memesan dari Siantar dan kadang-kadang mereka beli dari Dolok Sanggul, karena istrinya berjualan ke Dolok Sanggul setiap hari jum atnya. Ketika istrinya berjualan sering juga mereka menjual langsung ikan mereka disana, karena harganya lebih mahal kalau jika dijual sendiri, harganya kira-kira dua puluh dua ribu per kilogramnya. Di belakang rumah mereka ada terbentang lahan berukuran kira-kira 20 x 20 meter milik mereka sendiri dan di tanami dengan tanaman kopi dan juga ada tanaman terong, dibawah kopi dan terong inilah itik dan ayam mereka sering seperti berteduh, dibagian paling belakang ada kandang babi yang berjumlah 4 kotak dimana setiap kotak berisi 2 ternak babi, itulah pekerjaan istrinya setiap harinya untuk mengurusi ternaknya, yaitu memberi makan dan membersihkan, kandangnya. Selain berkeramba dan beternak dan berjualan, bapak ini juga punya usaha yaitu usaha kapal, yang beroperasi setiap hari kamis dan Jumat membawa pedagang, hari kamis ia membawa pedang ke Muara, dan juga para peteran dan pensiunan yang akan menerima honor mereka, dan Jum at ke Balige untuk membawa orang yang akan berbelanja seperti pedagang kelontong, bahan bangunan, perlengkapan bengkel kereta, dan mereka pulang pada sore harinya. Kegiatan lainnya yaitu pada hari Sabtu ia menjemput anak sekolah SMA yang sekolah di Muara kabupaten Tapanuli Utara untuk pulang ke Baktiraja, lalu pada hari senin paginya ia megantarkan mereka kembali sekolah ke Muara kirakira pukul lima tiga puluh pagi, demikian setiap minggunya, menurut dia pendapatan dari hasil kapalnya ini lumayan untuk kehidupan sehari-hari, itulah

12 kegiatan keluarganya setiap minggunya yang penuh dengan kesibukan untuk dapat bertahan dan mengangkat status sosial hidup keluarga mereka di masyarakat. 8. Jimmy Purba Jimmy purba adalah penduduk desa Tipang yang berusia dua puluh delapan tahun, dia sudah mempunyai dua orang anak dan masih sangat kecil-kecil, satu sudah bisa jalan dan satu lagi masih harus di gendong-gendong, dia menikah pada usia dua puluh lima tahun. Ia adalah seorang yang berpendidikan SMA, sebenarnya dia ingin melanjutkan sekolahnya dulu keperguruan tinggi, tetapi olah karena beberapa faktor dia tidak jadi masuk ke perguruan tinggi, dan dapat dikatakan dia menikah di usia yang masih muda, dalam mengusahakan kerambanya ini sebenarnya dia meneruskan usaha orangtuanya yang dulunya memang berkeramba sampai sekarang, tetapi setelah mau menikah dia sudah mengusahakan sendiri keramba untuk dia dan itulah yang dilanjutakan sampai sekarang, ia mempunyai jala apung (keramba) sebanyak enam belas kotak, dia memelihara ikan mas dan ikan nila, tetapi lebih banyak ikan nila, hampir dua pertiga dari isi kerambanya adalah ikan nila, alasan dia lebih banyak memelihara ikan nila, karena menurut dia setiap hari bisa dijual dan ada yang datang untuk membeli untuk makanan seharihari, sedangkan ikan mas tidak demikian, ikan mas laku hanya pada bula-bulan enam dan bulan dua belas, karena banyak yang berpesta.

13 Dari segi harga memang ikan mas lebih mahal dibandingkan dengan ikan nila, di daerah ini harga ikan mas tiga dua puluh tujuh sampai dua puluh delapan ribu rupiah per kilogramnya, menurut dia hasil dari kerambanya sebenarnya mencukupi untuk kebutuhan sekarang karena belum ada anaknya yang sekolah, hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja, walaupun demikian dia dan istrinya bertani sawah/ladang juga, mereka menanam kopi, padi dan sedikit-sedikit bawang merah, dia berharap masa depan anaknya nantinya tidak seperti dia, dia mengatakan kalau sekarang ada tenaga kami, ya kami gunakanlah kalau bisa menabung untuk masa depan, karena dia sama seperti prinsip orang Batak yang mengatakan anakkon hido hamoraon di au (anakkulah menjadi kekayaan bagiku), itupun kalau Tuhan mengijinkan, kita hanya berharap saja, kalau yang menentukan tetapnya Tuhan (dangi)! sahut pak Jimmy dengan tertawa. 9. Oppu Naomi Simamora Oppung (kakek) ini ketika berbicara adalah orang yang suka bercanda dan tidak terlalu serius bawaanya, walaupun sudah tua sudah berumur 70 tahun dia masih energik dan kelihatan segar, dimana setiap hari dia masih sanggup ke kedai dan café Situmorang dengan berjalan kaki walaupun agak jauh dari rumahnya, dia adalah seorang petani keramba yang sudah lama, ia pernah juga berhenti mengusahakan keramba ketika musim virus ikan (virus cika mereka namai)

14 kira-kira pada tahun 2001, tetapi mereka kembali membuka usahanya pada lima tahun yang lalu, walaupun hanya enam kotak saja, itulah menjadi kegiatannya sehari-hari, dia memberikan makan ikannya adalah pellet saja, karena sudah agak malas mengelola yang lain, kalu rajin kadang-kadang mau memberikan pora-pora yang dimasak, ia mengaku kalau kerambanya agak bermasalah ia minta tolong sama cucunya untuk memperbaiki kalau kurang baik, ia menjual ikannya kepada masyarakat sekitar dan kadang-kadang kepada paralong-along. 10. Zuanda Sihombing Ia adalah seorang penduduk desa Tipang yang berusia tiga puluh tiga tahun berpendidikan SMA, ia sudah mempunyai 4 orang anak, ia mempunyai keramba sebanyak tiga puluh kotak, iapun termasuk di kampungnya yang dapat dikatakan berkecukupan (sedang), ia memulai usaha keramba ini pada tahun dua ribu dua, setelah menurut dia penyakit ikan sudah mulai hilang, awalnya dia mengusahakan keramba ini hanya sepuluh kotak saja, tetapi seiring berjalannya waktu dan ada hasil yang menjanjikan dari keramba tersebut dia menambahi usahanya, dalam pembuatan keramba ini istrinya bekerja di Puskesmas yang ada di desa Sinambela, dalam mengelola kerambnya ini dia tidak menggunakan jasa orang lain, tetapi jika butuh paling-paling dia minta tolong kepada adeknya yang tinggal di kampung, karena menurut dia, masih sanggup mengelola sendiri, kalau menggunakan tenaga

15 orang lain bagaimana lagi nanti memberikan gajinya setiap bulan, lebih baiklah saya sendiri yang berjuang, dan anaknya yang paling besarpun sudah mulai mau membantu bapaknya untuk memberi ikan makan termasuk juga menjaganya, di desa ini, termasuk di Baktiraja harga ikan relatif sama, ikan nila berkisar antara sembilan belas ribu sampai paling mahal dua puluh satu ribu rupiah per kilogramnya, netralnya sembilan belas ribu rupiah. 11. G. Sitanggang (A. Sandiego) Ia adalah penduduk desa Marbun Toruan yang berusia 39 tahun dan terlihat tegap dan masih muda, ia mempunyai enam orang anak, ia adalah seorang tamatan STM, ia mempunyai 12 kotak keramba, kerambanya agak jauh sedikit dari rumahnya kira-kira dua puluh lima meter, selain berkeramba ia adalah juga seorang partoba (nelayan) yang menagkap ikan nila, pora-pora setiap harinya, ia memberikan makanan ikannya pellet dan sebagai makanan utama, tetapi diapun sering memberikan pora-pora hasil tangkapannya, kalau menurut dia terlalu murah lebih baik dia masak lalu diberikan sama ikan peliharannya yaitu ikan mas dan ikan nila. Di samping rumahnya ada lahan kosong di bawah pohon hariara (pohon ara) dia juga memnafaatkan lahan tersebut untuk memelihara ternak babi, kandangnya ada 3 kotak terbuat dari semen, setiap kotaknya ada yang dua dan ada juga yang tiga ekor satu kotak, babi yang mereka pelihara adalah babi kampung yang berwarna hitam, pada umumnya masyarakat Baktiraja memelihara babi kampung, karena

16 kalau babi nias yang putih, menurut warga kurang enak, dan harus selalu dimandikan, menurut mereka memandikan anak sama diri sendiri aja malas apalagi memandikan babi. Untuk dapat bertahan hidup Istirnya juga ikut membantu yaitu menjadi petani sawah/ladang dan di bantu juga oleh suami dan anak-anak mereka, mereka menanam padi dan juga kacang dan juga sayur. 12. Tumbur Op Sungguh Ia adalah penduduk desa Simangulampe, ia berpendidikan SMP ia adalah seorang duda, sudah 2 kali di tinggalkan oleh istrinya, tidak tahu alasannya, tetapi sampai sekarang dia sangat merindukan kehadiran seorang anak, dalam usianya yang sudah menginjak 46 tahun dan sudah dua kali menikah belum mendapatkan keturunan, menurut dia tidak tahu dimana letak masalahnya dan sudah melakukan berbagi usaha tetapi belum ada hasil, dia seolah kurang terpandang di daerahnya oleh karena keadaan itu, dimana daerah Baktiraja adalah kental dengan adat Batak hamoraon (kekayaan), hagabeon (punya keturunan), hasangapon (kehormatan), poin hagabeon belum ia dapatkan dan berpengaruh pada hasangapon, walaupun dalam kategori hamoraon ia memang sudah lumayan, tetapi dengan kondisi yang tidak di inginkan itu belum ada keturunan seperti kurang lengkap rasanya, karena di daerah batak demikianlah adatnya. Dalam kehidupan sehari-hari ia tinggal dekat dengan orangtuanya, jadi dalam mengelola keramba inipun mereka dapat dikatakan sama-sama mengelola,

17 keramba yang mereka miliki 14 kotak dan hampir sama seperti masyarakat yang lain pola pengelolaanya dan juga penjualannya, mereka sudah tujuh tahun mereka mengusahakannya sampai sekarang masih dinikmati, keramba mereka berada didepan rumahnya seberang jalan raya, jadi kalau mau pergi harus melalui sawah dulu ketika hendak ke kerambanya, jarak antara rumah dan kerambanya kira-kira 60 meter. Di belakang rumahnya, mereka juga memelihara ternak babi tujuh ekor, yang dibuat di dalam kandang tetapi kandangnya masih terbuat dari kayu pohon kelapa yang tebal-tebal, di daerah Baktiraja memang babi tidak dibolehi lagi berkeliaran, semuanya sudah harus di kandang, karena selain kurang enak dipandang, babi ini sangat jorok karena kotorannya dimana-mana bertebaran. Pekerjaan lain yang mereka tekuni adalah juga bertani, dalam bertani ini mereka datang dari desa Simangulampe menyebrang ke desa Simanullang, dimana mereka harus melewati desa Sinambela dulu lalu ke Simanullang, adalah jarak yang begitu jauh dan lama, tetapi menurut pengakuannya sudah dari dulu-dulu mereka bersawah disitu, jadi sudah hal biasa masalah jauhnya.

18 Lampiran II. Interview Guide dan Fokus Group Discussion (FGD) INTERVIEW GUIDE dan Fokus Group Discussion (FGD) Gambaran Kehidupan Sosial Ekonomi dan Strategi Pertahananan Hidup Masyarakat Petani Jala Apung (Keramba) (Study Deskriptif di Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan) I. Profil Informan A. Identitas Pribadi Informan 1. Nama : 2. Jenis kelamin : 3. Usia : 4. Agama : 5. Tingkat pendidikan : 6. Jumlah anak : 7. Alamat : II. Interview Guide 1. Sejak kapan masyarakat membuka usaha keramba di daerah ini? 2. Bagaimana proses pembukaan keramba ini? 3. Bagaimana proses pembudidayaan ikan di daerah ini? 4. Kemana saja hasil panen disalurkan? 5. Bagaimana sistem penggajian tenaga kerja upahan yang saudara lakukan? 6. Adakah peran pemerintah dalam pembudidayaan ikan di daerah ini? 7. Adakah pajak/retribusi yang dilakukan oleh pemerintah setempat?

19 8. Dapatkah pendapatan yang saudara peroleh dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga? 9. Adakah saudara mempunyai penghasilan tambahan selain bertani jaala apung (keramba)? Pertanyaan Fokus Group Discussion (FGD) Sumber Daya Manusia 1. Apa persepsi saudara tentang miskin, sedang, kaya? (Klasifikasi miskin, sedang, kaya petani jala apung (keramba) dan masyarakat Baktiraja) - Apakah karena kurang mau bekerja keras? - Apakah pekerja dari luar cukup tertarik tinggal di daerah kita ini? 2. Apa peneyebab Sumber Daya Manusia rendah? 3. Apa persepsi saudara mengenai kaya? 4. Bagaimana persepsi saudara mengenai fasilitas pendidikan (gedung sekolah, tenaga pengajar, staf) apakah sudah memadai? 5. Bagaimana persepesi saudara mengenai kondisi pendidikan? 6. Bagaimana persepsi saudara mengenai fasilitas kesehatan? 7. Bagaimana persepsi saudara tentang pelayanan kesehatan?

20 8. Bagaimana persepsi saudara tentang pelayanan publik (Camat, K.desa dan lainlain). Sumber Daya Alam 1. Bagaimana persepsi saudara kondisi air, tanah, udara, cuaca pada saat ini? 2. Bagaimana persepsi saudara mengenai pengelolaan lahan (apakah sudah cukup arif)? 3. Bagaimana tanggapan saudara dengan penggunaan bahan kimia pada tanaman saat ini? 4. Adakah pengaruh bahan kimia terhadap ikan-ikan? 5. Mengapa ikan yang dipelihara hanya ikan nila dan ikan mas? 6. Apakah daerah ini pernah mengalami bencana alam? Ekonomi/Keuangan 1.Apakah krisis ekonomi berpengaruh terhadap perekonomian saudara? 2.Adakah pengaruh kenaikan bahan bakar mainyak (BBM) terhadap perekonomian? 3. Adakah kondisi alam berpengaruh pada ekonomi, seperti kegagalan tanaman bawang, cabe, dan lain-lain? 4.Adakah kesulitan dalam memasarkan hasil panen, ikan,dan hasil tanaman (karena ada monopoli harga? 5. Adakah lemabaga keuangan yang membantu petani keramba, atau petani sawah?

21 Fisik/Infrastruktur 1. Bagaimana persepsi saudara mengenai prasarana transportasi? 2. Apakah menurut saudara fisik/infrastruktur yang ada saat ini seperti sekolah, puskesmas, rumah penduduk, gedung pemerintahan sudah cukup memadai? 3. Adakah masyarkat yang mau merusak bangunan/faslititas yang disediakan pemerintah? (jalan jembatan, bangunan) 4. Apakah penduduk di Kecamatan Baktiraja sudah tahu dan taat pada hukum? Modal Sosial 1. Bagaimana hubungan diantara sesama masyarakat sudahkah saling mempercayai? 2. Apakah masih relevan istilah (Dalihan natolu) somba marhula-hula, elek marboru, manat mardongan tubu pada saat ini? 3. Bagaiamana jaringan sosial yang terbentuk antara masyarakat petani jala apung (keramba) dan juga dengan masyarakat sekitar dan juga dengan masyarakat lainnya? 4. Apakah rasa kekeluargaan masih tinggi? 5. Apakah pihak pemerintahan sudah mengutamakan kepentingan rakyat umum? 6. Dapatkah dikatakan bahwa masyarakat kita disini sudah tahu dan taat pada hukum yang ada?

22 Pembuatan Point Asset Pentagonal III. Strategi Pertahananan Hidup 1. Strategi apa yang saudara lakukan sehingga dapat bertahan hidup dalam memenuhi kebutuhan saudara dan keluarga sehari-hari? (klasifikasi pertahananan hidup, kaya, sedang/berkecukupan, miskin) 2. Apakah anggota keluarga berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga? 3. Apakah saudara masih tetap bertani sawah setelah bertani keramba? 4. Bagaiamana alokasi waktu dalam pengelolaan sawah dan jalaa apung (keramba) saudara secara bersamaan? 5. Apakah saudara mengikuti arisan atau kegiatan sejenisnya yang ada di daerah saudara? 6. Jika saudara mengalami tekanan/kesulitan dalam ekonomi apa yang saudara lakukan/kemana saudara pergi? 7. Apakah saudara pernah mendapat bantuan dari pemerintah? 8. Bagaimana kodisi perekonomian saudara setelah membuka keramba ini? 9. Apakah saudara berniat mencari usaha yang lain selain bertani sawah dan jala apung (keramba) ini? 10. Apa penyebab yang membuat saudara tetap bertahan menekuni pekerjaan saudara ini?

23 LAMPIRAN III. Lampiran Gambar Gambar 1. Gambar Kecamatan Baktiraja tampak dari daerah Dolok Sanggul Gambar 2. Saat hendak wawancara dengan salah seorang petani jala apung (keramba) di desa Sinambela

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript 2014 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Beginners (Section I Listening) Transcript Familiarisation Text Sudah pindah rumah, Sri? Sudah Joko. Bagaimana rumah barumu? Bagus Joko. Aku punya

Lebih terperinci

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam.

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam. Datar Luas Gambaran Umum Desa Datar Luas terletak di Kecamatan Krueng Sabee dengan luas 1600 Ha terdiri dari tiga dusun yaitu Dusun Makmur Jaya, Dusun Damai dan Dusun Subur. Desa yang dipimpin oleh Andalan

Lebih terperinci

Indonesian Continuers

Indonesian Continuers 2014 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Continuers (Section I Listening and Responding) Transcript Familiarisation Text Bagaimana perayaan Natal? Cukup baik. Kami ke rumah kakek dan nenek.

Lebih terperinci

MENGENAL SECARA SEDERHANA TERNAK AYAM BURAS

MENGENAL SECARA SEDERHANA TERNAK AYAM BURAS MENGENAL SECARA SEDERHANA TERNAK AYAM BURAS OLEH: DWI LESTARI NINGRUM, S.Pt Perkembangan ayam buras (bukan ras) atau lebih dikenal dengan sebutan ayam kampung di Indonesia berkembang pesat dan telah banyak

Lebih terperinci

PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA. Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus

PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA. Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus PERMOHONAN BANTUAN UANG DUKA Form : I Kepada Yth. BUPATI KUDUS Melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus Di - K U D U S Dengan hormat, yang bertanda tangan di bawah ini,

Lebih terperinci

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik Dengan lincah, Amirizal (33 tahun) mengangkat saringan pembuat kopi. Gerakannya gesit dan penuh semangat. Meskipun, pada saat tsunami terjadi di Aceh di penghujung 2004,

Lebih terperinci

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau dan Kabupaten Lingga BAB III KONDISI UMUM 3.1. Geografis Wilayah Kepulauan Riau telah dikenal beberapa abad silam tidak hanya di nusantara tetapi juga

Lebih terperinci

merencanakan UNTUNG MODUL PELATIHAN KEUANGAN untuk Pebisnis Kecil Mei 2007 dibuat oleh Yayasan Penabulu Bekerja sama dengan CCDE

merencanakan UNTUNG MODUL PELATIHAN KEUANGAN untuk Pebisnis Kecil Mei 2007 dibuat oleh Yayasan Penabulu Bekerja sama dengan CCDE merencanakan UNTUNG MODUL PELATIHAN KEUANGAN untuk Pebisnis Kecil Mei 2007 dibuat oleh Yayasan Penabulu Bekerja sama dengan CCDE Untung. Inilah semacam roh atau ramuan yang merangsang setiap orang mau

Lebih terperinci

Dampak Banjir Terhadap Inflasi

Dampak Banjir Terhadap Inflasi Dampak Banjir Terhadap Inflasi Praptono Djunedi, Peneliti Badan Kebijakan Fiskal Siapa yang merusak harga pasar hingga harga itu melonjak tajam, maka Allah akan menempatkannya di dalam neraka pada hari

Lebih terperinci

PROVINSI BALI. Tanah Lot

PROVINSI BALI. Tanah Lot PROVINSI BALI BY: SUVI Pantai Kuta (Atas) Garuda Wisnu Kencana Pantai Nusa dua (Bawah) Ada patung yang sangat gede, patung itu berwarna biru campur sama abu abu. Ada orang yang melihat patung itu. Ada

Lebih terperinci

SENSUS PENDUDUK TIMOR-LESTE JULI 2004 KUESIONER RUMAH TANGGA

SENSUS PENDUDUK TIMOR-LESTE JULI 2004 KUESIONER RUMAH TANGGA SENSUS PENDUDUK TIMOR-LESTE JULI 200 KUESIONER RUMAH TANGGA Bagian 1. Informasi Rumah Tangga Indentifikasi Lokasi Kode Khusus Rumah Tangga 1 1. Distrik 2. Sub-Distrik 3. Wilayah Pencacahan. Area Pencacahan.

Lebih terperinci

Seru sekali lomba lari itu! Siapa yang lebih dulu tiba di lapangan, dialah yang menjadi pemenang...

Seru sekali lomba lari itu! Siapa yang lebih dulu tiba di lapangan, dialah yang menjadi pemenang... SODIS BOTOL AJAIB Seru sekali lomba lari itu! Mereka berlari sekencang-kencangnya untuk memenangkan perlombaan. 4 5 Pada suatu pagi di hari Minggu, Ani dan Ayah berjalan-jalan. Sesampai di dekat lapangan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan bagi seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan bagi seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan bagi seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari persoalan mencerdaskan anak bangsa. Melalui pendidikan dapat diasah dengan seperangkat

Lebih terperinci

SEMUA HAL YANG TERKAIT DENGAN KODE ETIK BPSDMKP, SILAHKAN BERKOMUNIKASI MELALUI ALAMAT EMAIL: kodeetik_bpsdmkp@kkp.go.id

SEMUA HAL YANG TERKAIT DENGAN KODE ETIK BPSDMKP, SILAHKAN BERKOMUNIKASI MELALUI ALAMAT EMAIL: kodeetik_bpsdmkp@kkp.go.id SEMUA HAL YANG TERKAIT DENGAN KODE ETIK BPSDMKP, SILAHKAN BERKOMUNIKASI MELALUI ALAMAT EMAIL: kodeetik_bpsdmkp@kkp.go.id hal 2.indd 2 1/24/2012 11:30:15 AM S U L U H Harus Komunikatif dan Strategis Penyuluh

Lebih terperinci

Alkitab untuk Anak-anak. memperkenalkan. Anak yang hilang

Alkitab untuk Anak-anak. memperkenalkan. Anak yang hilang Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Anak yang hilang Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Ruth Klassen dan Sarah S. Diterjemahkan oleh:

Lebih terperinci

Jika orang lain bisa sukses, pasti saya juga bisa mencapainya, ujar anak kedelapan yang kini menjadi mentor utama Entrepreneur University ini.

Jika orang lain bisa sukses, pasti saya juga bisa mencapainya, ujar anak kedelapan yang kini menjadi mentor utama Entrepreneur University ini. Sepuluh Tahun : Modal Rp500 Ribu Menjadi Rp 5 Miliar Bagian ke 1 Jika hari ini anda masih mendorong gerobak sendiri, berjualan kaki lima dipinggir jalan, terkena panas, dan kehujanan, jangan menyerah dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat mendukung untuk pengembangan usaha perikanan baik perikanan

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat mendukung untuk pengembangan usaha perikanan baik perikanan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan suatu Negara yang memiliki kawasan perairan yang hampir 1/3 dari seluruh kawasannya, baik perairan laut maupun perairan tawar yang sangat

Lebih terperinci

PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA. Nomor : 011. Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011)

PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA. Nomor : 011. Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011) PERJANJIAN KESEPAKATAN KERJA SAMA Nomor : 011 Pada hari ini, Senin tanggal Dua Puluh Enam desember tahun dua ribu sebelas (26-12-2011) Berhadapan dengan saya, RAFLES DANIEL, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan,

Lebih terperinci

Yesus memberi makan 5000 orang

Yesus memberi makan 5000 orang Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Yesus memberi makan 5000 orang Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Janie Forest Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan

Lebih terperinci

KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI POLA PEMILIHAN MAKANAN SIAP SAJI (FAST FOOD) PADA PELAJAR DI SMA SWASTA CAHAYA MEDAN TAHUN 2012

KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI POLA PEMILIHAN MAKANAN SIAP SAJI (FAST FOOD) PADA PELAJAR DI SMA SWASTA CAHAYA MEDAN TAHUN 2012 LAMPIRAN KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI POLA PEMILIHAN MAKANAN SIAP SAJI (FAST FOOD) PADA PELAJAR DI SMA SWASTA CAHAYA MEDAN TAHUN 2012 I. INFORMASI WAWANCARA No. Responden... Nama Responden...

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

UKDW BAB 1 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Menurut Probo Hindarto (2010), lesehan merupakan istilah untuk cara duduk diatas lantai, dimana akar budayanya berasal dari tata krama duduk di dunia timur. Lesehan merupakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

SEBUAH DEDIKASI, PENGABDIAN 20 TAHUN TANPA PUTUS SEORANG KARYAWAN

SEBUAH DEDIKASI, PENGABDIAN 20 TAHUN TANPA PUTUS SEORANG KARYAWAN SEBUAH DEDIKASI, PENGABDIAN 20 TAHUN TANPA PUTUS SEORANG KARYAWAN PT. Bina Sinar Amity adalah sebuah perusahaan terbatas dibidang logistik dalam keluarga besar Sinar Mas Grup yang berlokasi di Jalan Raya

Lebih terperinci

Dari Bukit Turun Ke Sawah PLPBK di Kawasan Heritage Mentirotiku dan Lakessi

Dari Bukit Turun Ke Sawah PLPBK di Kawasan Heritage Mentirotiku dan Lakessi Dari Bukit Turun Ke Sawah PLPBK di Kawasan Heritage Mentirotiku dan Lakessi PLPBK DI KAWASAN HERITAGE MENTIROTIKU Kabupaten Toraja Utara memiliki budaya yang menarik bagi wisatawan dan memilki banyak obyek

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI MARET 2015 INFLASI 0,09 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI MARET 2015 INFLASI 0,09 PERSEN BPS KABUPATEN BANYUWANGI No. 03/April/3510/Th.II, 03 April PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI MARET INFLASI 0,09 PERSEN Pada bulan Banyuwangi mengalami inflasi sebesar 0,09 persen, lebih

Lebih terperinci

Warta Kebijakan. Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang. Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan tata ruang. Perencanaan Tata Ruang

Warta Kebijakan. Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang. Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan tata ruang. Perencanaan Tata Ruang No. 5, Agustus 2002 Warta Kebijakan C I F O R - C e n t e r f o r I n t e r n a t i o n a l F o r e s t r y R e s e a r c h Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan

Lebih terperinci

SURVEY GLOBAL KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2007

SURVEY GLOBAL KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2007 SURVEY GLOBAL KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2007 Survei ini merupakan survey mengenai kesehatan dan hal-hal yang yang mempengaruhi kesehatan. Informasi yang anda berikan akan digunakan

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014

REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014 ST2013-SBK.S REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014 RAHASIA Jenis tanaman kehutanan terpilih...... 6 1 I. PENGENALAN TEMPAT 101. Provinsi

Lebih terperinci

ANALISIS NILAI TAMBAH, KEUNTUNGAN, DAN TITIK IMPAS PENGOLAHAN HASIL RENGGINANG UBI KAYU (RENGGINING) SKALA RUMAH TANGGA DI KOTA BENGKULU

ANALISIS NILAI TAMBAH, KEUNTUNGAN, DAN TITIK IMPAS PENGOLAHAN HASIL RENGGINANG UBI KAYU (RENGGINING) SKALA RUMAH TANGGA DI KOTA BENGKULU ANALISIS NILAI TAMBAH, KEUNTUNGAN, DAN TITIK IMPAS PENGOLAHAN HASIL RENGGINANG UBI KAYU (RENGGINING) SKALA RUMAH TANGGA DI KOTA BENGKULU Andi Ishak, Umi Pudji Astuti dan Bunaiyah Honorita Balai Pengkajian

Lebih terperinci

ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN ANDUNG DALAM KEMATIAN PADA MASYARAKAT TOBA DESA SIGUMPAR KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN ANDUNG DALAM KEMATIAN PADA MASYARAKAT TOBA DESA SIGUMPAR KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN ANDUNG DALAM KEMATIAN PADA MASYARAKAT TOBA DESA SIGUMPAR KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Skripsi Sarjana Dikerjakan O l e h MEDINA HUTASOIT NIM : 080707012

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR :239 / PID B / 2013/PN. BJ. menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa:----------------------

P U T U S A N NOMOR :239 / PID B / 2013/PN. BJ. menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa:---------------------- P U T U S A N NOMOR :239 / PID B / 2013/PN. BJ. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang mengadili perkara-perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa pada peradilan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG HARGA JUAL ECERAN DAN KONSUMEN PENGGUNA JENIS BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG HARGA JUAL ECERAN DAN KONSUMEN PENGGUNA JENIS BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU PERATURAN PRESIDEN NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG HARGA JUAL ECERAN DAN KONSUMEN PENGGUNA JENIS BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a bahwa dengan mempertimbangkan

Lebih terperinci

TTL : Boyolali, 07 Mei 1969 : Desa Mayajaya, kecamatan Pamona Selatan Kab.Poso, Provinsi Sulawesi Tengah

TTL : Boyolali, 07 Mei 1969 : Desa Mayajaya, kecamatan Pamona Selatan Kab.Poso, Provinsi Sulawesi Tengah Nama : Juminah TTL : Boyolali, 07 Mei 1969 Asal : Desa Mayajaya, kecamatan Pamona Selatan Kab.Poso, Provinsi Sulawesi Tengah Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang sudah diberikan kepada saya

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com) Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKK Universitas Negeri Gorontalo ABSTRAK: Dalam upaya penurunan

Lebih terperinci

SOAL MATEMATIKA SD. Jawaban: 39.788 + 56.895 27.798 = 96.683 27.798 = 68.885 (B)

SOAL MATEMATIKA SD. Jawaban: 39.788 + 56.895 27.798 = 96.683 27.798 = 68.885 (B) SOAL MATEMATIKA SD. Hasil 39.788 + 56.895 7.798 adalah A. 68.875 B. 68.885 C. 68.975 D. 69.885 39.788 + 56.895 7.798 = 96.683 7.798 = 68.885 (B) Pengetahuan prasyarat Aturan Internasional operasi hitung

Lebih terperinci

Rumah Sehat. edited by Ratna Farida

Rumah Sehat. edited by Ratna Farida Rumah Sehat edited by Ratna Farida Rumah Adalah tempat untuk tinggal yang dibutuhkan oleh setiap manusia dimanapun dia berada. * Rumah adalah struktur fisik terdiri dari ruangan, halaman dan area sekitarnya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Masalah. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, maka secara

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Masalah. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, maka secara 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, maka secara otomatis kebutuhan terhadap pangan akan meningkat pula. Untuk memenuhi kebutuhan pangan

Lebih terperinci

Amati gambar di bawah dengan teliti!

Amati gambar di bawah dengan teliti! Ayo mengenal kewajiban yang sama di sekolah! Setiap hari Dayu pergi ke sekolah. Dayu belajar dengan teman-teman. Semua siswa belajar dengan tanggung jawab. Mereka memiliki kewajiban yang sama di sekolah.

Lebih terperinci

Tabel IV.C.1.1 Rincian Program dan Realisasi Anggaran Urusan Perikanan Tahun 2013

Tabel IV.C.1.1 Rincian Program dan Realisasi Anggaran Urusan Perikanan Tahun 2013 C. URUSAN PILIHAN YANG DILAKSANAKAN 1. URUSAN PERIKANAN Pembangunan pertanian khususnya sektor perikanan merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi, dalam hal ini sektor perikanan adalah sektor

Lebih terperinci

LAMPIRAN-LAMPIRAN A. LAMPIRAN GAMBAR. Wawancara Kelurahan Triwung Kidul. Kantor Kelurahan Triwung Kidul. Wawancara ke Karyawan Ibu Siti Maimonah

LAMPIRAN-LAMPIRAN A. LAMPIRAN GAMBAR. Wawancara Kelurahan Triwung Kidul. Kantor Kelurahan Triwung Kidul. Wawancara ke Karyawan Ibu Siti Maimonah LAMPIRAN-LAMPIRAN A. LAMPIRAN GAMBAR Kantor Kelurahan Triwung Kidul Wawancara Kelurahan Triwung Kidul Wawancara Ibu Siti Makhliha Wawancara ke Karyawan Ibu Siti Maimonah Komuniti Pengrajin Batik Kota Probolinggo

Lebih terperinci

46 47 48 49 50 Daftar Pertanyaan Wawancara dengan Bapak Albert Taguh (Domang Kabupaten Lamandau) 1. Apakah yang dimaksud dengan upacara Tewah? 2. Apa tujuan utama upacara Tewah dilaksanakan? 3. Siapa yang

Lebih terperinci

Menembus Batas Kebuntuan Produksi (Cara SRI dalam budidaya padi)

Menembus Batas Kebuntuan Produksi (Cara SRI dalam budidaya padi) Menembus Batas Kebuntuan Produksi (Cara SRI dalam budidaya padi) Pengolahan Tanah Sebagai persiapan, lahan diolah seperti kebiasaan kita dalam mengolah tanah sebelum tanam, dengan urutan sebagai berikut.

Lebih terperinci

106 intisari-online.com

106 intisari-online.com 106 intisari-online.com BISNIS Reinkarnasi BISNIS MAK COMBLANG DI ZAMAN DIGITAL Penulis: M. Habib Asyhad Fotografer: Bhisma Adinaya Selama orang masih membutuhkan cinta, selama itu juga bisnis mak comblang

Lebih terperinci

DATA MENCERDASKAN BANGSA

DATA MENCERDASKAN BANGSA PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JANUARI 2014 TERJADI INFLASI SEBESAR 1,23 PERSEN Januari 2014 IHK Karawang mengalami kenaikan indeks. IHK dari 141,08 di Bulan Desember 2013 menjadi 142,82 di

Lebih terperinci

TENTANG PENATAAN TOKO SWALAYAN DI KOTA SURABAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA,

TENTANG PENATAAN TOKO SWALAYAN DI KOTA SURABAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, SALINAN PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TOKO SWALAYAN DI KOTA SURABAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa seiring dengan pertumbuhan

Lebih terperinci

MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET

MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET Oleh : Fitriani, SE Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi kesehatan, mulai dari aspek kesehatan,makanan, nutrisi yang dikonsumsi

Lebih terperinci

INGIN PUNYA TANAH DI YOGYA KETIKA PENSIUN NANTI? ATAU INGIN INVESTASI TANAH DI YOGYA DENGAN PROFIT 20% DALAM 4 BULAN?

INGIN PUNYA TANAH DI YOGYA KETIKA PENSIUN NANTI? ATAU INGIN INVESTASI TANAH DI YOGYA DENGAN PROFIT 20% DALAM 4 BULAN? INGIN PUNYA TANAH DI YOGYA KETIKA PENSIUN NANTI? ATAU INGIN INVESTASI TANAH DI YOGYA DENGAN PROFIT 20% DALAM 4 BULAN? Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu Yogyakarta KLA Project Yogyakarta

Lebih terperinci

Daud Sang Raja (Bagian 1)

Daud Sang Raja (Bagian 1) Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Daud Sang Raja (Bagian 1) Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Lazarus Disadur oleh: Ruth Klassen Diterjemahkan oleh:

Lebih terperinci

BUDIDAYA IKAN LELE DI KOLAM TERPAL

BUDIDAYA IKAN LELE DI KOLAM TERPAL BUDIDAYA IKAN LELE DI KOLAM TERPAL Siapa yang tak kenal ikan lele, ikan ini hidup di air tawar dan sudah lazim dijumpai di seluruh penjuru nusantara. Ikan ini banyak dikonsumsi karena rasanya yang enak

Lebih terperinci

SURVEI LEMBAGA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM 2010-2011

SURVEI LEMBAGA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM 2010-2011 RAHASIA REPUBLIK INDONESIA SURVEI LEMBAGA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM 2010-2011 PERHATIAN 1. Daftar isian ini digunakan untuk mencatat Keterangan dan Laporan Keuangan Usaha Koperasi Simpan Pinjam Tahun

Lebih terperinci

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan 1 A. GAMBARAN UMUM 1. Nama Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 2. Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Terletak di Kawasan a. Jumlah Transmigran (Penempatan) Penempata 2009 TPA : 150 KK/563

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Perkara Permohonan, yang diajukan oleh : 1. S U B A R I,Umur 49 tahun,pekerjaan Karyawan Swasta ;

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Perkara Permohonan, yang diajukan oleh : 1. S U B A R I,Umur 49 tahun,pekerjaan Karyawan Swasta ; P E N E T A P A N Nomor : 151 /Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang mengadili perkara perdata dalam tingkat pertama, telah menetapkan seperti

Lebih terperinci

Written by Administrator Sunday, 17 November 2013 05:00 - Last Updated Wednesday, 26 March 2014 12:12

Written by Administrator Sunday, 17 November 2013 05:00 - Last Updated Wednesday, 26 March 2014 12:12 Alkisah, di Kampung Benua, Majene, Sulawesi Barat, hiduplah tiga orang pemuda yang hendak memperluas lahan perladangan dan permukiman penduduk, serta membangun pelabuhan di pantai. Ketiga pemuda tersebut

Lebih terperinci

BARANG PUBLIK & FREE RIDER

BARANG PUBLIK & FREE RIDER BARANG PUBLIK tejo@uny.ac.id & FREE RIDER Tejo Nurseto, M.Pd P. Ekonomi FE UNY TUJUAN: Mahasiswa mampu: tejo@uny.ac.id Menjelaskan bagaimana barang publik berbeda dengan barang privat dan mengapa pihak

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PERIZINAN PUSAT PERBELANJAAN DAN TOKO MODERN

PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PERIZINAN PUSAT PERBELANJAAN DAN TOKO MODERN Hasil PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PERIZINAN PUSAT PERBELANJAAN DAN TOKO MODERN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI SLEMAN, Menimbang

Lebih terperinci

TAHUN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015

TAHUN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015 TAHN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015 LTRG SABDA Bacaan pertama (Kej. 15 :1-6; 21:1-3) Anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang merupakan hasil cipta, karsa dan karya manusia. Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor

BAB I PENDAHULUAN. yang merupakan hasil cipta, karsa dan karya manusia. Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bangsa Indonesia di kenal sebagai bangsa yang memiliki berbagai ragam kebudayaan yang merupakan hasil cipta, karsa dan karya manusia. Hal ini di sebabkan oleh beberapa

Lebih terperinci

BAB III PRAKTEK USAHA PERSEWAAN MOBIL DI DUSUN BUARAN KEBOGUYANG KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO

BAB III PRAKTEK USAHA PERSEWAAN MOBIL DI DUSUN BUARAN KEBOGUYANG KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO BAB III PRAKTEK USAHA PERSEWAAN MOBIL DI DUSUN BUARAN KEBOGUYANG KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO A. Sekilas Desa Keboguyang 1. Keadaan Geografis Desa Keboguyang adalah salah satu Desa yang berada di

Lebih terperinci

Allah Menguji Kasih Abraham

Allah Menguji Kasih Abraham Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan Allah Menguji Kasih Abraham Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab. Penulis: Edward Hughes Digambar oleh : Byron Unger dan Lazarus Disadur oleh: M. Maillot dan

Lebih terperinci

1. Setelah mempelajari dan memahami isi buku ini, siswa diharapkan mampu untuk menggunakan

1. Setelah mempelajari dan memahami isi buku ini, siswa diharapkan mampu untuk menggunakan ARITMATIKA SOSIAL TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Setelah mempelajari dan memahami isi buku ini, siswa diharapkan mampu untuk menggunakan perhitungan harga pembelian, harga penjualan, untung, rugi, persentase

Lebih terperinci

KUESIONER Pertanyaan Untuk Pebelanja. Kelurahan :.. Kecamatan :.. Kota :.. DKI Jakarta

KUESIONER Pertanyaan Untuk Pebelanja. Kelurahan :.. Kecamatan :.. Kota :.. DKI Jakarta Lampiran 1 KUESIONER Pertanyaan Untuk Pebelanja A. Identitas Responden 1. Nama : 2. Alamat : Jl. RT./ RW. Kelurahan :.. Kecamatan :.. Kota :.. DKI Jakarta 3. Status gender : 1. Lelaki / 2. Perempuan 4.

Lebih terperinci

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Latar Belakang Berbagi ilmu. Inilah yang mendorong sekelompok pemuda asal Kupang melakukan

Lebih terperinci

NOMOR : 263 /PID/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Umur / Tgl.Lahir : 30 tahun / 29 Juni 1982.

NOMOR : 263 /PID/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Umur / Tgl.Lahir : 30 tahun / 29 Juni 1982. P U T U S A N NOMOR : 263 /PID/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ------ PENGADILAN TINGGI SUMATERA UTARA DI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam

Lebih terperinci

LAPORAN' ' ' Alfa%Ratu%Simarangkir,%Bayuni%Shantiko%dan%Seselia%Ernawati% % % ' Mei'2013'

LAPORAN' ' ' Alfa%Ratu%Simarangkir,%Bayuni%Shantiko%dan%Seselia%Ernawati% % % ' Mei'2013' !!!!! LAPORAN' ' ' Hasil'Identifikasi'Kegiatan'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Terkait'dengan''Peningkatan''Perekonomian' Masyarakat'di'Kabupaten'Kapuas'Hulu,'''''''''' Kalimantan'Barat' Collaborative+Land+Use+Planning+and+Sustainable+Institutional+Arrangement+Project'

Lebih terperinci

KAJIAN PELAKSANAAN REKAM MEDIS GIGI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOTA PONTIANAK

KAJIAN PELAKSANAAN REKAM MEDIS GIGI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOTA PONTIANAK KAJIAN PELAKSANAAN REKAM MEDIS GIGI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOTA PONTIANAK Sri Rezki Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Pontianak ABSTRAK Latar Belakang: Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan

Lebih terperinci

Selamat datang di prasekolah

Selamat datang di prasekolah Welcome to preschool A parents guide to starting preschool Selamat datang di prasekolah Pedoman orang tua untuk memulai prasekolah INDONESIAN Menghadiri prasekolah Daftar Periksa Perkara prasekolah mungkin

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Kantor Lingkungan Hidup Kota Metro merupakan suatu. proses yang ingin dicapai pada hasil yang ingin dicapai Kantor

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Kantor Lingkungan Hidup Kota Metro merupakan suatu. proses yang ingin dicapai pada hasil yang ingin dicapai Kantor Renstra 2011-2015 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Renstra Kota Metro merupakan suatu proses yang ingin dicapai pada hasil yang ingin dicapai Kota Metro selama kurun waktu 5 (lima) tahun secara sistematis

Lebih terperinci

PERILAKU YANG DAPAT MERUSAK KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA Oleh : Drs. Sahidin ( Kepala KUA Semendawai Suku III )

PERILAKU YANG DAPAT MERUSAK KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA Oleh : Drs. Sahidin ( Kepala KUA Semendawai Suku III ) PERILAKU YANG DAPAT MERUSAK KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA Oleh : Drs. Sahidin ( Kepala KUA Semendawai Suku III ) Tidak ada satu orang pun yang membangun rumah tangga harus hancur ditengah perjalanan, atau rumah

Lebih terperinci

VI. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KAPASITAS KELOMPOK MANTAN TKW DI DESA CIBAREGBEG

VI. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KAPASITAS KELOMPOK MANTAN TKW DI DESA CIBAREGBEG VI. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KAPASITAS KELOMPOK MANTAN TKW DI DESA CIBAREGBEG Dalam bagian ini akan disampaikan faktor yang mempengaruhi kapasitas kelompok yang dilihat dari faktor intern yakni: (1) motivasi

Lebih terperinci

Institute for Criminal Justice Reform

Institute for Criminal Justice Reform PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1999 TENTANG SYARAT DAN TATA CARA PELAKSANAAN HAK WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang :

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG PENYERTAAN MODAL PEMERINTAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA KEPADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

S. Andy Cahyono dan Purwanto

S. Andy Cahyono dan Purwanto S. Andy Cahyono dan Purwanto Balai Penelitian Teknologi Kehutanan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Jl. Jend A. Yani-Pabelan, Kartasura. PO BOX 295 Surakarta 57102 Telp/Fax: (0271) 716709; 716959 Email:

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG DANA ALOKASI UMUM DAERAH PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN 2013

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG DANA ALOKASI UMUM DAERAH PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN 2013 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG DANA ALOKASI UMUM DAERAH PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH

MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) merupakan program yang dicanangkan pemerintah dengan tujuan pemanfaatan lahan pekarangan untuk pengembangan pangan rumah

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK The New Climate Economy Report RINGKASAN EKSEKUTIF Komisi Global untuk Ekonomi dan Iklim didirikan untuk menguji kemungkinan tercapainya pertumbuhan ekonomi yang

Lebih terperinci

Tanah, dan Kepemilikan Harta Benda lainnya

Tanah, dan Kepemilikan Harta Benda lainnya Pemahaman Progresif tentang Hak Perempuan atas Waris, Kepemilikan Tanah, dan Kepemilikan Harta Benda lainnya Beberapa Istilah Penting terkait dengan Hak Perempuan atas Waris dan Kepemilikan Tanah: Ahli

Lebih terperinci

Mendeskripsikan denah/tempat

Mendeskripsikan denah/tempat Mendeskripsikan denah/tempat Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan dan sebagainya. Denah adalah bagian kecil dari sebuah peta, sehingga denah mempunyai fungsi yang sama dengan peta. Namun

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG PEMBERIAN, PENAMBAHAN, DAN PENGURANGAN TUNJANGAN KINERJA BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP, SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP DAN SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN

Lebih terperinci

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU 189 Prosiding Seminar Nasional Budidaya Pertanian Urgensi dan Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bengkulu 7 Juli 2011 ISBN 978-602-19247-0-9 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN

Lebih terperinci

STRUKTUR ONGKOS USAHA PETERNAKAN JAWA TENGAH TAHUN 2014

STRUKTUR ONGKOS USAHA PETERNAKAN JAWA TENGAH TAHUN 2014 No. 78/12/33 Th. VIII, 23 Desember 2014 STRUKTUR ONGKOS USAHA PETERNAKAN JAWA TENGAH TAHUN 2014 TOTAL BIAYA PRODUKSI UNTUK USAHA SAPI POTONG SEBESAR 4,67 JUTA RUPIAH PER EKOR PER TAHUN, USAHA SAPI PERAH

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.207, 2014 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA LINGKUNGAN HIDUP. Hak Guna Air. Hak Guna Pakai. Hak Guna Usaha. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5578) PERATURAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

I. U M U M. TATA CARA PANEN.

I. U M U M. TATA CARA PANEN. LAMPIRAN : PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 17/Permentan/OT.140/2/2010 TANGGAL : 5 Pebruari 2010 TENTANG : PEDOMAN PENETAPAN HARGA PEMBELIAN TANDA BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT PRODUKSI PEKEBUN TATA

Lebih terperinci

BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN

BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN,

Lebih terperinci

1. Nilai Tempat Bilangan 10.000 s.d. 100.000 Lambang bilangan Hindu-Arab yang setiap kali kita gunakan menggunakan sistem desimal dengan nilai

1. Nilai Tempat Bilangan 10.000 s.d. 100.000 Lambang bilangan Hindu-Arab yang setiap kali kita gunakan menggunakan sistem desimal dengan nilai 1. Nilai Tempat Bilangan 10.000 s.d. 100.000 Lambang bilangan Hindu-Arab yang setiap kali kita gunakan menggunakan sistem desimal dengan nilai tempat. Menggunakan sistem desimal (dari kata decem, bahasa

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR

PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR VISI DAN MISI VISI Meningkatkan Kebersihan dan Keindahan Kota Denpasar Yang Kreatif dan Berwawasan

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM DISTRIBUSI PUPUK DAN PENGADAAN BERAS

GAMBARAN UMUM DISTRIBUSI PUPUK DAN PENGADAAN BERAS IV. GAMBARAN UMUM DISTRIBUSI PUPUK DAN PENGADAAN BERAS 4.1. Arti Penting Pupuk dan Beras Bagi Petani, Pemerintah dan Ketahanan Pangan Pupuk dan beras adalah dua komoditi pokok dalam sistem ketahanan pangan

Lebih terperinci

Masalah : Mengatasi Susahnya Masyarakat untuk Naik Angkutan Umum

Masalah : Mengatasi Susahnya Masyarakat untuk Naik Angkutan Umum Masalah : Mengatasi Susahnya Masyarakat untuk Naik Angkutan Umum Mengapa : 1. Kualitas angkutan umum kurang dari kestandaran nasional kendaraan. 2. Suka ugal-ugalan di jalan raya. 3. Lahan yang sempit.

Lebih terperinci

Wisata Kep.Seribu Jakarta

Wisata Kep.Seribu Jakarta 1. WISATA Pulau Tidung Pulau Tidung (Wisata Pulau Tidung ) Merupakan suatu Wilayah di Kab Adm Kepulauan Seribu di Perairan Teluk Jakarta merupakan Wisata Bahari Wisata Unik berbasis Masyarakat, 2 tahun

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding,

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

Barelang TV channel 5 PROFILE & PROGRAM ACARA 2015

Barelang TV channel 5 PROFILE & PROGRAM ACARA 2015 TV KABEL di Pulau BATAM Barelang TV channel 5 PROFILE & PROGRAM ACARA 2015 COGAN TV merupakan Televisi Kabel pada channel 5 di jaringan TV Kabel : BARELANG TV dengan wilayah jangkauan siaran seluruh kota

Lebih terperinci

ASAL MULA NAMA PANTARAN

ASAL MULA NAMA PANTARAN ASAL MULA NAMA PANTARAN Suatu daearah di kaki Lereng Gunung Merbabu sebelah timur tanahnya berbukit-bukit serta hawanya dingin. Tanahnya yang gembur sehingga subur tanaman yang ada terbentang luas menyelimuti

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang

Lebih terperinci

BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MAGELANG, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

BOKS Perbatasan Kalimantan Barat Masih Perlu Perhatian Pemerintah Pusat Dan daerah

BOKS Perbatasan Kalimantan Barat Masih Perlu Perhatian Pemerintah Pusat Dan daerah BOKS Perbatasan Kalimantan Barat Masih Perlu Perhatian Pemerintah Pusat Dan daerah Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Sarawak (Malaysia) dengan

Lebih terperinci

Buku Panduan Klaim Asuransi Kecelakaan Kerja

Buku Panduan Klaim Asuransi Kecelakaan Kerja [Untuk Orang Asing yang Bekerja di Jepang] インドネシア 語 版 Buku Panduan Klaim Asuransi Kecelakaan Kerja Pembayaran Asuransi Yang Dapat Diklaim (Ditagihkan) Asuransi kecelakaan kerja juga diterapkan

Lebih terperinci

4.3.10. Pokok Bahasan 10: Pengamatan Panen. Tujuan Intruksional Khusus:

4.3.10. Pokok Bahasan 10: Pengamatan Panen. Tujuan Intruksional Khusus: 108 4.3.10. Pokok Bahasan 10: Pengamatan Panen Tujuan Intruksional Khusus: Setelah mengikuti course content ini mahasiswa dapat menjelaskan kriteria, komponen dan cara panen tanaman semusim dan tahunan

Lebih terperinci