LAPORAN PROSES SELEKSI CALON ANGGOTA KPU DAN CALON ANGGOTA BAWASLU

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAPORAN PROSES SELEKSI CALON ANGGOTA KPU DAN CALON ANGGOTA BAWASLU 2012-2017"

Transkripsi

1 LAPORAN PROSES SELEKSI CALON ANGGOTA KPU DAN CALON ANGGOTA BAWASLU TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU DAN CALON ANGGOTA BAWASLU JAKARTA, 8 MARET 2012

2 DAFTAR ISI 1 PERSIAPAN PROSES SELEKSI: LANDASAN HUKUM PROSES SELEKSI a. Keppres Republik Indonesia No. 33 Tahun 2011 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Calon Anggota Bawaslu (dan Keppres Republik Indonesia No.7 Tahun 2012 Tentang Perubahan atas Keppres No. 33 Tahun 2011) b. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 101, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5246 c. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 81/PUU-IX/2011 d. Undang-Undang No. 14, Tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik. e. SK Tim Seleksi No. 10/KE/Timsel/XII/2011 Tentang Tata Kerja dan Kode Etik Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Calon Anggota Bawaslu 2 METODE SELEKSI a. Pasal-pasal Acuan Utama dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 b. Bagan Tahapan Proses Seleksi Seleksi Tahap I Seleksi Tahap II (Tes Tertulis tentang Kepemiluan, Tes Psikologi, Tes Kesehatan, Penilaian atas Makalah Personal, Tanggapan Warga Masyarakat dan Rekam Jejak Calon) Seleksi Tahap III (Wawancara Individual, Wawancara Kelompok) c. Pasal Acuan Khusus Tata Kerja dan Kode Etik Tim Seleksi 3 JADWAL PELAKSANAAN TAHAPAN PROSES SELEKSI 4 PROSES DAN HASIL SELEKSI TAHAP I 5 PROSES DAN HASIL SELEKSI TAHAP II 6 PROSES HASIL SELEKSI TAHAP III 7 PENUTUP 8 LAMPIRAN

3 PERSIAPAN PROSES SELEKSI

4 DOKUMEN ACUAN a. Keppres Republik Indonesia No. 33 Tahun 2011 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Calon Anggota Bawaslu b. Kepres Republik Indonesia No.7 Tahun 2012 Tentang Perubahan atas Keppres No. 33 Tahun 2011) c. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 101, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5246 d. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 81/PUU-IX/2011 e. Undang-Undang No. 14, Tahun 2008, Tentang Keterbukaan Informasi Publik f. Tata Kerja dan Kode Etik Tim Seleksi

5 Tata Kerja dan Kode Etik Tim Seleksi

6 Tata Kerja dan Kode Etik Tim Seleksi

7 Tata Kerja dan Kode Etik Tim Seleksi

8

9

10 METODE SELEKSI

11 LANDASAN HUKUM METODE SELEKSI 1. Berdasarkan Pasal 13 UU No. 15, Tahun 2011, Proses Seleksi Terdiri Atas Tiga Tahap: 1) Seleksi Administrasi, 2) Peksanaan Tes Tertulis Tentang Pemilu, Tes Kesehatan, dan Tes Psikologi, 3) Wawancara. 2. Dalam mberdasarkan Pasal 12 UU No. 15, Tahun 2011, Tim Seleksi selain menyeleksi calon anggota KPU juga menyeleksi calon anggota Bawaslu pada saat bersamaan. 3. elakukan proses seleksi, Tim Seleksi mendasarkan kriteria seleksi dengan mengacu pada persyaratan anggota KPU sebagaimana tercantum dalam pasal 11, UU No. 15, Tahun 2011, dan persyaratan anggota Bawaslu dalam pasal 85, UU No. 15, Tahun Berdasarkan Pasal 13, UU No. 15, Tahun 2011, Tim Seleksi menetapkan 14 (empat belas) nama calon anggota KPU dalam rapat pleno; dan menyampaikan 14 (empat belas) nama calon anggota KPU kepada Presiden. 5. Berdasarkan Pasal 87, UU No. 15, Tahun 2011, Tim Seleksi menetapkan 10 (sepuluh) nama calon anggota Bawaslu dalam rapat pleno; dan menyampaikan 10 (sepuluh) nama calon anggota Bawaslu kepada Presiden. 6. Dalam melakukan proses seleksi, Tim Seleksi secara khusus memperhatikan keterwakilan Perempuan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 6 Ayat (5) dan Pasal 72 Ayat (8), UU No. 15, Tahun 2011.

12 Undang-Undang Nomor 15, Tahun 2011, Pasal 11 SYARAT UNTUK MENJADI ANGGOTA KPU, KPU PROVINSI, DAN KPU KABUPATEN/KOTA, ADALAH: a. Warga negara Indonesia; b. Pada saat mendaftar berusia paling rendah 35 (tiga puluh lima) tahun untuk calon anggota KPU dan berusia paling rendah 30 (tiga puluh) tahun untuk calon anggota KPU Provinsi dan KPU KAB/KOTA; c. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD RI 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945; d. Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil; e. Memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu; f. Berpendidikan paling rendah S-1 untuk calon anggota KPU, KPU PROVINSI dan berpendidikan paling rendah SLTA atau yang sederajat untuk calon anggota KPU KAB/KOTA; g. Berdomisili di wilayah RI bagi anggota KPU dan di wilayah provinsi yang bersangkutan bagi anggota KPU Provinsi, serta di wilayah Kabupaten/Kota yang bersangkutan untuk anggota KPU Kabupaten/Kota yang dibuktikan dengan KTP; h. Mampu secara jasmani dan rohani; i. Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik, jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan BUMN/BUMD pada saat mendaftar sebagai calon; j. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana 5 (lima) tahun atau lebih; k. Bersedia bekerja penuh waktu l. Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan BUMN/BUMD selama masa keanggotaan apabila terpilih; dan m. Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

13 Undang-Undang Nomor 15, Tahun 2011, Pasal 85 SYARAT UNTUK MENJADI ANGGOTA BAWASLU, BAWASLU PROVINSI, PANWASLU KABUPATEN/KOTA, DAN PANWASLU KECAMATAN, SERTA PENGAWAS PEMILU LAPANGAN ADALAH: a. Warga negara Indonesia; b. Pada saat mendaftar berusia paling rendah 35 (tigapuluh lima) tahun untuk calon anggota Bawaslu dan berusia paling rendah 30 (tiga puluh) tahun untuk calon anggota Bawaslu Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota; dan berusia paling rendah 25 (duapuluh lima) tahun untuk calon anggota Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Lapangan; c. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD RI 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945; d. Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil; e. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu; f. Berpendidikan paling rendah S-1 untuk calon anggota Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Panwaslu Kab/kota dan berpendidikan paling rendah SLTA atau yang sederajat untuk calon anggota Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Lapangan; g. Berdomisili di wilayah RI bagi anggota Bawaslu dan di wilayah provinsi yang bersangkutan bagi anggota Bawaslu Provinsi, serta di wilayah Kabupaten/Kota yang bersangkutan untuk anggota Panwaslu Kabupaten/Kota yang dibuktikan dengan KTP; h. Mampu secara jasmani dan rohani; i. Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik, jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan BUMN/BUMD pada saat mendaftar sebagai calon; j. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana 5 (lima) tahun atau lebih; k. Bersedia bekerja penuh waktu l. Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan BUMN/BUMD selama masa keanggotaan apabila terpilih; dan m. Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

14 Bagan Proses Seleksi Pemenuhan Kriteria Yang Ditentukan Undang Undang no. 15, Calon Anggota KPU Berkualitas Dukungan Logistik 10 Calon Anggota Bawaslu Berkualitas 12 Des Feb 2012 masa kerja 75 hari termasuk hari libur

15 TANGGAPAN MASYARAKAT & TRACKING CALON TANGGAPAN MASYARAKAT & TRACKING CALON TANGGAPAN MASYARAKAT & TRACKING CALON PENDAFTARAN PESERTA SELEKSI ADMINiSTRATIF HASIL SELEKSI TAHAP I 10 JANUARI 2012 HASIL SELEKSI TAHAP II 6 FEBRUARI 2012 HASIL SELEKSI TAHAP III 19 FEBRUARI 2012 PEMENUHAN PERSYARATAN ADMINISTRATIF DALAM MENJARING CALON BERKUALITAS TES PSIKOLOGI WAWANCARATER KAIT INTEGRITAS, KOMPETSNSI, KEPEMIMPINAN, INDEPENDENSI PENILAIAN MAKALAH: Personal & Kompetensi TES KESEHATAN WAWANCARA OLEH TIM AHLI DISERTAI ROLE-PLAYING PELAKSANAAN TUGAS KEPEMILUAN TIMSEL MENYAMPAIKAN NAMA CALON KPU DAN CALON BAWASLU KE PRESIDEN PRESIDEN MENYAMPAIKAN NAMA CALON KPU DAN CALON BAWASLU KE DPR UJI KELAYAKAN DI DPR

16 KEDUDUKAN SELEKSI ADMINISTRATIF DALAM RANGKA MENCARI CALON YANG DAPAT MEMENUHI KRITERIA NORMATIF (WNI, UMUR PALING RENDAH 35 TAHUN, BERPENDIDIKAN SEDIKITNYA S1, DLL) DAN BERPOTENSI MEMENUHI KRITERIA SUBTANTIF: 1) MEMILIKI PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN YANG BERKAITAN DENGAN PENYELENGGARAAN PEMILU 2) MEMPUNYAI INTEGRITAS, PRIBADI YANG KUAT, JUJUR DAN ADIL 3) SETIA KEPADA PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA, UUD RI 1945, DAN CITA-CITA PROKLAMASI TES KESEHATAN SELEKSI ADMINISTRATIF UNTUK MENDAPATKAN CALON YANG DAPAT MEMENUHI: A. KRITERIA NORMATIF B. POTENSI KRITERIA SUBSTANTIF SERANGKAIAN TES PSIKOLOGIS UNTUK MENGUKUR INTELEGENSIA, SIKAP KERJA DAN KEPRIBADIAN SERANGKAIAN TES TERTULIS UNTUK MENGUKUR PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN YANG BERKAITAN DENGAN PENYELENGGARAAN PEMILU WAWANCARA UNTUK PENGGALIAN INTEGRITAS, KOMPETENSI, KEPEMIMPINAN DAN INDEPENDENSI CALON PENELUSURAN DOKUMEN PENELUSURAN BIODATA PENILAIAN MAKALAH PERSONAL PENILAIAN MAKALAH KOMPETENSI WAWANCARA MENDALAM TATAP- MUKA OLEH TIMSEL WAWANCARA OLEH TIM AHLI DISERTAI ROLL-PLAYING INTEGRITAS KOMPETENSI KEPEMIMPINAN INDEPENDENSI FOKUS PERSYARATAN SUBSTANTIF YANG HARUS DI PENUHI CALON KPU DAN BAWASLU BERDASARKAN UU NO. 15/2011 a. Memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu b. Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil; c. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD RI 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

17 INTERPRETASI DAN IMPLEMENTASI TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU/BAWASLU DALAM MELAKSANAKAN AMANAT UNDANG-UNDANG NOMOR 15, TAHUN 2011, KHUSUSNYA TERKAIT PASAL 11 (e), dan Pasal 85 (e) MENGENAI PERSYARATAN YANG HARUS DIPENUHI UNTUK MENJADI ANGGOTA KPU/BAWASLU Memiliki pengetahuan/kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu knowing feeling Experiencing

18 INTERPRETASI DAN IMPLEMENTASI TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU/BAWASLU DALAM MELAKSANAKAN AMANAT UNDANG-UNDANG NOMOR 15, TAHUN 2011, KHUSUSNYA TERKAIT PASAL 11 (e), dan Pasal 85 (e) MENGENAI PERSYARATAN YANG HARUS DIPENUHI UNTUK MENJADI ANGGOTA KPU/BAWASLU Memiliki pengetahuan/kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu Penjelasan Pasal 11 huruf e dan Pasal 85 huruf e: Basis pengetahuan dan keahlian calon anggota KPU, KPU provinsi dan KPU Kabupaten/Kota diutamakan memiliki kemampuan mengenai penyelenggaraan Pemilu, baik dari bidang ilmu Politik, hukum, atau manajemen. Yang dimaksud dengan memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu dalam ketentuan ini dibuktikan dengan melalui serangkai tes.

19 SIKAP TIM SELEKSI Mengingat serangkaian tes untuk membuktikan bahwa calon memiliki pengetahuan/kemampuan dan keahlian berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu memiliki kelemahan karena bersifat snap shots, maka tim seleksi menganggap perlu melengkapi serangkaian tes itu dengan penelusuran life history calon KPU/Bawaslu melalui biodata yang ditulis calon sebagai bagian dari bahan pertimbangan dalam proses seleksi. Dalam tahap seleksi administratif, tim seleksi menganggap penelusuran biodata sebagai bagian penting dalam melihat potensi calon dalam memenuhi kriteria yang disebut dalam pasal ini. Dalam penelitian kualitatif, penelusuran biodata dapat merupakan bagian penting dar [Life History]. FOKUS PERSYARATAN SUBSTANTIF YANG HARUS DI PENUHI CALON KPU DAN BAWASLU BERDASARKAN UU NO. 15/2011 a. Memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu b. Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil; c. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD RI 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

20 ACUAN UTAMA KRITERIA PEMILIHAN CALON ANGGOTA KPU DAN CALON ANGGOTA BAWASLU Integritas Kompetensi Kepemimpinan Independensi

21 Life History Denzin menyebut: Life history materials include any record or document, including the case histories of social agencies, that throws light on the subjective behavior of individuals or groups A central assumption of the life history is that human conduct is to be studied and understood from the perspective of the persons involved. (Lihat Norman K. Denzin The Reseach Act. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.halaman 183). Materi sejarah hidup termasuk setiap rekaman dan dokumen, mencakup kasus sejarah agenagen sosial, yang mengungkapkan perilaku subjektif individu-individu atau kelompokkelompok... Asumsi pokok sejarah kehidupan adalah bahwa tingkah-laku manusia harus dikaji dan difahami dari perspektif orang-orang yang terlibat.

22 JADWAL PELAKSANAAN TAHAPAN PROSES SELEKSI

23 JADWAL PELAKSANAAN TAHAPAN PROSES SELEKSI TAHAPAN TANGGAL Pengumuman Pendaftaran 15 Des 2011 s.d 4 Jan 2012 Penerimaan Pendaftaran 16 Des 2011 s.d 6 Jan 2012 Penelitian Administrasi 4 s.d 10 Januari 2012 Pengumuman hasil penelitian administrasi (konferensi pers) 10 Januari 2012 Masukan dan tanggapan masyarakat 10 Jan s.d 16 Februari 2012 Pengumuman Seleksi Tahap I (Hasil penelitian administrasi) 11 Januari 2012 Tes Tertulis 17 Januari 2012 Tes Psikologi dan Tes Kesehatan I 18 s.d 21 Januari 2012 Penilaian makalah oleh Ahli Independen 24 s.d 25 Januari 2012 Pengumuman Seleksi Tahap II (Hasil Test Integratif) 6 Februari 2012 Wawancara Calon 13 s.d 17 Februari 2012 Penyampaian Hasil ke Presiden 24 Februari 2012 Pengumuman Seleksi Final (Hasil Wawancara) 27 Februari 2012 Presiden menyampaikan ke DPR 28 Februari s.d 2 Maret 2012 Proses Pemilihan di DPR Maret 2012 DPR menyampaikan ke Presiden Awal April 2012 Penetapan Anggota KPU dan Anggota Bawaslu Terpilih Awal April 2012 Pelantikan Anggota KPU dan Bawaslu oleh Presiden 9 April 2012

24 UU No. 15, 2011 Diundangkan Tanggapan Masyarakat & Tracking 10 Okt 2011 Penelitian Adm 4 s/d 10 Januari 2012 Tes Tertulis Tes Kesehatan Tes Psikologis Wawancara Ahli Wawancara Timsel KEPPRES PENGANGKATAN TIM SELEKSI RAPAT AWAL PENDAFTARAN PENGUMUMAN SELEKSI TAHAP II PENGUMUMAN SELEKSI TAHAP II PENYAMPAIAN KE PRESIDEN PENGUMUMAN SELEKSI TAHAP III 2 DESEMBER S.D 23 DESEMBER DES 2011 S.D 6 JAN JANUARI FEBRUARI FEBRUARI FEBRUARI 2012 PRESIDEN MENYAMPAIKAN KE DPR PROSES PEMILIHAN DI DPR PELANTIKAN ANGGOTA KPU DAN BAWASLU 28 FEB S.D 2 MARET 2012 MARET APRIL 2012

25 SELEKSI TAHAP I

26 KRITERIA SELEKSI ADMINISTRASI: 1. Memenuhi kelengkapan administrasi: a. Umur; b. Mengisi seluruh formulir yang diminta; c. Beberapa isu krusial: Bukan anggota/ pengurus Partai Politik dalam 5 Tahun terakhir Berdasarkan Putusan MK No 81/PUU-IX/2011; 2. Melacak pengalaman yang mendukung kepemiluan: Electoral processes, electoral governance, hukum dan manajemen kepemiluan, komunikasi politik

27 HASIL SELEKSI TAHAP I

28 PROFIL PENDAFTAR NO. KLASIFIKASI KPU BAWASLU 1 JUMLAH PENDAFTAR LAKI - LAKI PEREMPUAN LULUS ADMINISTRASI LAKI-LAKI PEREMPUAN TIDAK LULUS USIA KURANG KURANG PENGALAMAN KEPEMILUAN PUTUSAN MK 19 2 BERKAS TIDAK LENGKAP 10 53

29 SELEKSI TAHAP II

30 MATERI SELEKSI TAHAP II I. Tes Tertulis tentang Kepemiluan II. Tes Psikologi III. Tes Kesehatan IV. Penilaian atas Makalah Personal V. Tanggapan Warga Masyarakat dan Rekam Jejak Calon

31 SOAL TEST TERTULIS SOAL PILIHAN GANDA (40 PERTANYAAN)

32 SOAL TES TERTULIS ESAI

33 ANALISIS TES ESAI OLEH TIM SELEKSI ATAS HASIL PENILAIAN DARI PENILAI AHLI

34 SENSOR SENSOR SENSOR KOMPONEN MENYELURUH PENILAIAN HASIL TES TAHAP II SEBAGAI BAHAN DISKUSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN FINAL PENILAIAN TES ESSAY RANKING DARI ~25 PESERTA NO. URUT NO COPY NOMOR PENDAFTA RAN NAMA CALON RANKING OLEH PENILAI 1 RANKING OLEH PENILAI 2 RANKING OLEH PENILAI 3 HASIL TES ESSAY PILIHAN GANDA PSIKOLOGI KESEHATAN PERSONAL PAPER BIDANG KEAHLIAN UTAMA ASAL PROVINSI OK MS BAGUS PEMILU OK MS BAGUS PEMILU OK TMS/OK BAGUS HKM OK MS SEDANG PEMILU OK MS BAGUS HKM OK MS SEDANG MNJ/KOM NO MS BAGUS PRAK OK MS BAGUS PRAK

35 SENSOR SENSOR OK MS BAGUS OK PRAK SENSOR KOMPONEN MENYELURUH PENILAIAN HASIL TES TAHAP II SEBAGAI BAHAN DISKUSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN FINAL NO. URUT NO COPY NOMOR PENDAFTARAN NAMA CALON PENILAIAN TES ESSAY RANKING DARI ~25 PESERTA RANKIN G OLEH PENILAI 1 RANKIN G OLEH PENILAI 2 RANKIN G OLEH PENILAI 3 HASIL TES ESSAY PILIHAN GANDA PSIKOLOGi KESEHATAN PERSONAL PAPER BIDANG KEAHLIAN UTAMA ASAL PROVINSI OK MS SEDANG HKM OK MS BAGUS IT OK MS BAGUS PRAK OK MS BAGUS PRAK OK MS BAGUS PEMILU OK MS SEDANG PRAK OK MS SEDANG PRAK OK MS BAGUS PRAK OK MS SEDANG PRAK OK MS SEDANG PRAK OK MS BAGUS OK KOM

36 HASIL SELEKSI TAHAP II

37 CALON ANGGOTA KPU LULUS SELEKSI TAHAP II PEKERJAAN/ NAMA CALON JENIS KELAMIN ALAMAT JABATAN IKHWALUDDIN SIMATUPANG, SH, M.Hum L ADVOKAT/DOSEN JALAN HARAPAN PASTI NO. 30 KELURAHAN BINJAI, KECAMATAN MEDAN DENAI, KOTA MEDAN, PROVINSI SUMATERA UTARA FERRY KURNIA RIZKIYANSAH L KETUA KPU PROVINSI JAWA BARAT KOMPLEK TAMAN SARI BUKIT BANDUNG BLOK XIV NO.3, KEL. SINDANG JAYA, KOTA BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT HASYIM ASY'ARI, SH. M.Si L DOSEN PERUM PLAMONGAN HIJAU JL. PLAMONGAN ABADI NO. 150 RT 01/09 PEDURUNGAN KIDUL, SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH DR. H. ABDUL HAEBA RAMLI, SE, MM L DOSEN JL. BOULEVARD KOMP LILI BLOK L NO.2 PANAKKUKANG MAS, MAKASSAR, PROVINSI SULAWESI SELATAN IDA BUDHIATI, SH, MH P KETUA KPU PROVINSI JAWA TENGAH PERMATA SEMERU BLOK C / 1A, SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH ARIEF BUDIMAN, SS, SIP, MBA L ANGGOTA KPU PROVINSI JAWA TIMUR MARGODADI 3 / 77-79, SURABAYA 60172, PROVINSI JAWA TIMUR Dr. Ir. H. TJIPTOGORO DINARYO, MM L PENSIUNAN BANK INDONESIA (BI) JL. TAMAN WIJAYAKUSUMA UJUNG NO. 3 CILANDAK, KOTAMADYA JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA HUSNI KAMIL MANIK L ANGGOTA KPU PROVINSI SUMBAR KOMP. PERMATA SURAU GADANG BLOK B NO. 10 KEL. SURAU GADANG KEC. NAGGALO, KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT HEMAT DWI NURYANTO L KOMISARIS UTAMA PT. ZAMRUD KHATULISTIWA TECHNOLOGY JL. KARANG TINEUNG 101A/181, BANDUNG 40162, PROVINSI JAWA BARAT SAPARDIYONO, S.Hut, MH L ANGGOTA KPU PROVINSI D.I. YOGYAKARTA JALAN B. KATAMSO NOMOR 13, WATES, KULON PROGO, PROVINSI D.I. YOGYAKARTA BOSMAN, S.Si, SH, MH L ANGGOTA KPU PROVINSI PERUM BTN KENDARI PERMAI BLOK C3 NOMOR 10, KEL. SULAWESI TENGGARA PADALEU, KEC. KAMBU, KOTA KENDARI, PROVINSI SULAWESI TENGGARA DR. EVIE ARIADNE SHINTA DEWI, Dra, M.Pd P ANGGOTA KPU KOTA BANDUNG CIBIRU ASRI A11 RT.007/011, DS. CIBIRU WETAN DESA CILEUNYI, BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT HADAR NAFIS GUMAY L PEGIAT LSM / DIREKTUR EKSEKUTIF CETRO JL. PATRA KUNINGAN VII/1, RT.006/004, KUNINGAN TIMUR, SETIABUDI, KOTAMADYA JAKARTA SELATAN PROVINSI DKI JAKARTA Dr. Drs. LUQMAN HAKIM, M.Si L DOSEN JL. REGULUS NO. 5, TLOGOMAS, MALANG, PROVINSI JAWA Dr. NURLIAH NURDIN, S.Sos.MA P PNS/DOSEN ILMU POLITIK IPDN KEMENDAGRI TIMUR KOMPLEK KAMPUS IPDN BLOK A5-I, JL.AMPERA RAYA CILANDAK TIMUR, JAKARTA SELATAN PROVINSI DKI JAKARTA Berlanjut

38 CALON ANGGOTA KPU LULUS SELEKSI TAHAP II Lanjutan PEKERJAAN/ NAMA CALON JENIS KELAMIN ALAMAT JABATAN MOHAMMAD ADHY SYAHPUTRA AMAN L KARYAWAN JL.PINANG II/3B, RT.001/002 PONDOK LABU, JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA DR. ARI DARMASTUTI, MA P DOSEN JL. PURNAWIRAWAN GANG SWADAYA 7/46 GUNUNG TERANG, TANJUNG KARANG BARAT, BANDAR LAMPUNG, PROVINSI LAMPUNG DR. ENNY NURBANINGSIH, SH, M.Hum P DOSEN JL. MONJALI 84B YOGYAKARTA 55284, PROVINSI D.I YOGYAKARTA UMMI AZIZAH RACHMAWATI P DOSEN PURI INSANI F 3 NO.4 GRAND DEPOK CITY, DEPOK, PROVINSI JAWA BARAT MOHAMMAD NAJIB L ANGGOTA KPU PROV. DIY BINTARAN WETAN RT 06 SRIMULYO PIYUNGAN, BANTUL, PROVINSI D.I. YOGYAKARTA JURI ARDIANTORO L KETUA KPU PROVINSI DKI JL.RAWA SEGARAN NO.36 CEGER CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR, PROVINSI DKI JAKARTA SIGIT PAMUNGKAS,S.Ip,MA L DOSEN JURUSAN POLITIK DAN PEMERINTAHAN FISIPOL UGM, JL.SOSIO-JUSTISIA, BULAK SUMUR, YOGYAKARTA, PROVINSI D.I. YOGYAKARTA ILHAM SAPUTRA L WAKIL KETUA KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN ACEH PERUM.VILLA BUANA GARDENIA JL.RAMBUTAN 1 NO.68 DARUL IMARAH ACEH BESAR, PROVINSI NAD LUKMAN HAKIM L ANGGOTA KPU PROVINSI BANTEN JL.TANAH SERATUS NO.34 RT.06/04 NO.34 SUDIMARA JAYA CILEDUK KOTA.TANGERANG AGUS MACHFUD FAUZI,M.Si L ANGGOTA KPU PROVINSI JAWA TIMUR JL.SEKAR JAGAD 29 COKRO MENGGALAN PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR DIDIK PRASETIYONO L ANGGOTA KOMISI INFORMASI PROV JATIM JL. KEBONSARI LVK III/19 SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR KETUT UDI PRAYUDI, SE, SH, MH L ANGGOTA KPU PROV BALI JL. TUKAD YEH AYA VI/8 DENPASAR BALI 80225, PROVINSI BALI ZAINAL ABIDIN, SH, M.Si. L ANGGOTA KIP ACEH KETUA DIVISI HUKUM DESA GLADEYAH KEC. KRUENG BARONAJAYA, KAB. ACEH BESAR, PROV. NAD MARESKA MANTIK, MA P SWASTA TANDENGAN LINK. VII KEC. ERIS, KAB. MINAHASA, PROVINSI SULUT NURAZIZAH M.Si P DOSEN JL. BENER NO 81 KEC. TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA

39 FOTO CALON ANGGOTA KPU LULUS SELEKSI TAHAP II (30 CALON) IKHWALUDDIN SIMATUPANG FERRY KURNIA RIZKIYANSAH HASYIM ASY'ARI ABDUL HAEBA RAMLI IDA BUDHIATI ARIEF BUDIMAN TJIPTOGORO DINARYO HUSNI KAMIL MANIK HEMAT DWI NURYANTO SAPARDIYONO BOSMAN EVIE ARIADNE SHINTA DEWI HADAR NAFIS GUMAY LUQMAN HAKIM NURLIAH NURDIN MOHAMMAD ADHY SYAHPUTRA AMAN ARI DARMASTUTI ENNY NURBANINGSIH UMMI AZIZAH RACHMAWATI MOHAMMAD NAJIB JURI ARDIANTORO SIGIT PAMUNGKAS ILHAM SAPUTRA LUKMAN HAKIM AGUS MACHFUD FAUZI DIDIK PRASETIYONO KETUT UDI PRAYUDI ZAINAL ABIDIN MARESKA MANTIK NURAZIZAH

40 CALON ANGGOTA BAWASLU LULUS TAHAP II PEKERJAAN/ NAMA CALON JENIS KELAMIN JABATAN DR. MUHAMMAD, SIP, M.Si L DOSEN ILMU POLITIK FISIP UNHAS MAKASAR ARDYAN, SH L ANGGOTA KPU PROVINSI SUMATERA BARAT ALAMAT BARRANG LOMPO NO. 32, MAKASAR 90172, PROVINSI SULAWESI SELATAN KOMP. WISMA MAYANG SANI C.10 BATANG KABUNG, GANTING KECAMATAN KOTA TENGAH, KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT ENDANG WIHDATININGTYAS, SH P PENGACARA / ADVOKAT KAUMAN PA II / 49 RT.033/09 KEL.GUNUNG KETUR KEC.PAKUALAMAN YOGYAKARTA , PROVINSI D.I. YOGYAKARTA Dr. MAHI M. HIKMAT, M.Si L DOSEN, WARTAWAN, PENELITI GRIYA BANDUNG INDAH BLOK B1 NO.1 CIWASTRA, KOTA BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT A. HERI JOKO SETYO, SE, MM L KONSULTAN MANAJEMEN & TENAGA AHLI EKONOMI DANIEL ZUCHRON L SWASTA / DEWAN PENGURUS JPPR JL. JAMBON NO. 606 KRICAK TEGALREJO, YOGYAKARTA PROVINSI D.I YOGYAKARTA BOJONG DEPOK BARU I RT.002/23, BLOK OF 25, DESA BOJONGGEDE, KEC. BOJONGGEDE, KAB.BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT PERUM ORCHARD SUITE H1 NO.1 BATAM CENTER-BATAM, PROVINSI KEPRI Dr.RAZAKI PERSADA, SE,M.Si L KOMISIONER / KPU PROVINSI KEPRI AGUS TRIYATNO,SH L SWASTA JOGOKARIYAN MJ3/796 RT 047/012 MANTRIJERON YOGYAKARTA, PROVINSI D.I YOGYAKARTA NELSON SIMANJUNTAK L ANGGOTA TIM ASISTENSI JL.KRAMAT BENDA RAYA NO.15 RT.03/027 KP.SUGUTAMU, BAWASLU BAKTIJAYA, DEPOK, PROVINSI JAWA BARAT SUNNY UMMUL FIRDAUS,SH,MH P DOSEN PREMULUNG RT.01/007 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA, PROVINSI JAWA TENGAH NASRULLAH,SH L ANGGOTA KPU PROVINSI D.I YOGYAKARTA JL.SULTAN AGUNG NO.18 YOGYAKARTA, PROVINSI D.I YOGYAKARTA UNANG MARGANA,SH,MH L ANGGOTA KPU KAB.CIANJUR KAVLING WAAS BLOK A NO.14 RT.001/013 DESA SABANDAR, KEC.KARANG TENGAH KAB.CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT REFLY HARUN L PENELITI / KONSULTAN HUKUM JL. ASPARAGUS NO. 4C RT. 004 / RW. 010 SUKABUMI UTARA KEBON JERUK JAKARTA BARAT 11530, PROVINSI DKI JAKARTA DEN YEALTA P ANGGOTA KPU PROV KEPULAUAN RIAU JALAN KUANTAN / PUTRI LEDANG I NO. 1 TANJUNG PINANG, PROVINSI KEPRI PRAMONO UBAID TANTOWI L TIM ASISTENSI BAWASLU KP. PABUARAN RT 04 / 06 LENGKONG KULON, PAGEDANGAN, KAB. TANGERANG, PROVINSI BANTEN PIPIT APRIANI P KIPP INDONESIA JL. PILAR 2 NO. 23A RT 3/3 KEDOYA SELATAN, JAKARTA RATNA MULYA MADURANI,SH P PANWASLU VILLA BEKASI INDAH II BLOK J-1 NO.21 BEKASI KAB.BEKASI/ADVOKAT LUKY DJUNIARDI DJANI L SWASTA JL. MAWAR 37 CIPETE SELATAN JAK-SEL

41 FOTO CALON ANGGOTA KPU LULUS SELEKSI TAHAP II (18 CALON) MUHAMMAD ARDYAN ENDANG WIHDATININGTYAS MAHI M. HIKMAT A. HERI JOKO SETYO DANIEL ZUCHRON RAZAKI PERSADA AGUS TRIYATNO NELSON SIMANJUNTAK SUNNY UMMUL FIRDAUS NASRULLAH UNANG MARGANA REFLY HARUN DEN YEALTA PRAMONO UBAID TANTOWI PIPIT APRIANI RATNA MULYA MADURANI LUKY DJUNIARDI DJANI

42 SELEKSI TAHAP III

43 TUGAS DALAM DISKUSI KELOMPOK 1. Susun isu-isu strategis yang anda dan kelompok anda pilih dalam mempersiapkan PEMILU Indonesia yang lebih baik 2. Susun juga langkah-langkah pelaksanaan masing-masing isu-isu strategis yang kelompok anda sepakati. 3. Pilih dan prioritaskan satu isu strategis untuk dijabarkan secara detail. Tugas Anda: a. Siapkan jawaban individual selama 15 menit b. Diskusikan dengan kelompok anda selama 1 jam dan 10 menit. c. Siapkan bahan presentasi hasil diskusi kelompok dalam bentukl Flipchart dan presentasikan selama 30 menit.

44 RANKING PENILAI 1 RANKING PENILAI 2 RANKING PENILAI 3 STATUS PILIHAN GANDA PSIKOLOGI KESEHATAN REKAPITULASI PENILAIAN UNTUK PENENTUAN AKHIR SELEKSI TAHAP III HASIL TES ESSAY REKOMENDASI MASING-MASING ANGGOTA TIMSEL DARI HASIL WAWANCARA DAN KOMPONEN LAIN NO. URUT PERSONAL PAPER NILAI DISKUSI SIMULASI RANKING DISKUSI SIMULASI RS AA IP VS SZ SI P AB BIDANG KEAHLIAN / PENGALAMAN HASIL AKHIR SELEKSI FOTO CALON ANGGOTA KPU TERPILIH OK MS BAGUS HR HR R R NR R R R R OK MS BAGUS NR NR NR NR NR NR NR NR NR OK MS SEDANG R R R R R R R HR R OK MS SEDANG NR NR NR NR NR NR NR NR NR OK MS BAGUS HR HR HR HR HR HR HR HR HR OK MS BAGUS NR NR NR NR NR NR NR NR NR OK MS BAGUS R NR NR R R NR NR R NR OK MS BAGUS R NR R R HR HR R R R OK MS SEDANG NR NR NR NR NR R R R NR OK MS BAGUS NR NR NR NR NR NR NR R NR -

45 NO PENDAFTARAN NAMA CALON CALON ANGGOTA KPU YANG LULUS TAHAP III JENIS KELAMIN PEKERJAAN/ JABATAN FOTO 170 ARIEF BUDIMAN L ANGGOTA KPU PROVINSI 285 ARI DARMASTUTI P DOSEN ILMU POLITIK 345 ENNY NURBANINGSIH P DOSEN HUKUM TATA NEGARA 214 EVIE ARIADNE SHINTA DEWI P DOSEN KOMUNIKASI POLITIK 037 FERRY KURNIA RIZKIYANSAH L KETUA KPU PROVINSI Berlanjut.

46 Lanjutan. CALON ANGGOTA KPU YANG LULUS TAHAP III NO PENDAFTARAN NAMA CALON JENIS KELAMIN PEKERJAAN/ JABATAN FOTO 216 HADAR NAFIS GUMAY L PENELITI DAN PEGIAT PEMILU 105 HASYIM ASY'ARI L DOSEN HUKUM TATA NEGARA, MANTAN ANGGOTA KPU PROVINSI 175 HUSNI KAMIL MANIK L ANGGOTA KPU PROVINSI 147 IDA BUDHIATI P KETUA KPU PROVINSI 355 JURI ARDIANTORO L KETUA KPU PROVINSI Berlanjut.

47 Lanjutan. CALON ANGGOTA KPU YANG LULUS TAHAP III NO PENDAFTARAN NAMA CALON JENIS KELAMIN PEKERJAAN/ JABATAN FOTO 264 MOHAMMAD ADHY SYAHPUTRA AMAN L PENELITI DAN PEGIAT PEMILU 349 MOHAMMAD NAJIB L ANGGOTA KPU PROVINSI 403 SIGIT PAMUNGKAS L DOSEN ILMU POLITIK 450 ZAINAL ABIDIN L ANGGOTA KIP (KOMITE INDEPENDEN PEMILU)

48 CALON ANGGOTA BAWASLU YANG LULUS TAHAP III NO. PENDAFTARAN NAMA CALON JENIS KELAMIN PEKERJAAN/ JABATAN FOTO 131 DANIEL ZUCHRON L PEGIAT PEMILU 082 ENDANG WIHDATININGTYAS P MANTAN ANGGOTA PANWASLU PROVINSI 276 LUKY DJUNIARDI DJANI L PEGIAT ANTIKORUPSI 007 MUHAMMAD L DOSEN ILMU POLITIK 209 NASRULLAH L ANGGOTA KPU PROVINSI Berlanjut.

49 Lanjutan. NO. PENDAFTARAN CALON ANGGOTA BAWASLU YANG LULUS TAHAP III NAMA CALON JENIS KELAMIN PEKERJAAN/ JABATAN FOTO 167 NELSON SIMANJUNTAK L ANGGOTA TIM ASISTENSI BAWASLU 247 PRAMONO UBAID TANTOWI L ANGGOTA TIM ASISTENSI BAWASLU 161 RAZAKI PERSADA L ANGGOTA KPU PROVINSI 228 REFLY HARUN L PENELITI DAN PEGIAT PEMILU 168 SUNNY UMMUL FIRDAUS P DOSEN HUKUM TATA NEGARA

50 USULAN FORMASI KEAHLIAN YANG PERLU DIPENUHI DALAM MEMBENTUK KPU BERKUALITAS PRAKTISI HUKUM AHLI HUKUM KEPEMILUAN AKADEMISI HUKUM PRAKTISI KEPEMILUAN AHLI PELAKSANAAN PEMILU AHLI MANAJEMEN KEPEMILUAN PRAKTISI MANAJEMEN AHLI SISTEM PEMILU AKADEMISI KEPEMILUAN PRAKTISI PENDIDIKAN PEMILIH AHLI KOMUNIKASI KEPEMILUAN AKADEMISI SOSIALISASI PEMILU

51 USULAN FORMASI KEAHLIAN YANG PERLU DIPENUHI DALAM MEMBENTUK BAWASLU BERKUALITAS AKADEMISI AKADEMISI AHLI PENINDAKAN PELANGGARAN AHLI MANAJEMEN PENGAWASAN AHLI PENCEGAHAN PELANGGARAN PRAKTISI PRAKTISI MANAJEMEN PRAKTISI

52 CALON ANGGOTA KPU ARIEF BUDIMAN ARI DARMASTUTI ENNY NURBANINGSIH EVIE ARIADNE SHINTA DEWI FERRY KURNIA RIZKIYANSAH HADAR NAFIS GUMAY HASYIM ASY'ARI HUSNI KAMIL MANIK IDA BUDHIATI JURI ARDIANTORO MOHAMMAD ADHY SYAHPUTRA AMAN MOHAMMAD NAJIB SIGIT PAMUNGKAS ZAINAL ABIDIN

53 CALON ANGGOTA BAWASLU DANIEL ZUCHRON ENDANG WIHDATININGTYAS LUKY DJUNIARDI DJANI MUHAMMAD NASRULLAH NELSON SIMANJUNTAK PRAMONO UBAID TANTOWI RAZAKI PERSADA REFLY HARUN SUNNY UMMUL FIRDAUS

54 TERIMAKASIH

URAIAN NO. SUMATERA BARAT SUMATERA UTARA SUMATERA SELATAN BANGKA BELITUNG KEPULAUAN DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA TENGAH ACEH

URAIAN NO. SUMATERA BARAT SUMATERA UTARA SUMATERA SELATAN BANGKA BELITUNG KEPULAUAN DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA TENGAH ACEH HASIL PENGHITUNGAN PEROLEHAN SUARA DARI SETIAP OVINSI DAN LUAR NEGERI DALAM PEMILU ESIDEN DAN WAKIL ESIDEN TAHUN 04 diisi berdasarkan Formulir Model DC PPWP dan Sertifikat Luar Negeri NO. URAIAN I. DATA

Lebih terperinci

-3- Berpenghargaan...

-3- Berpenghargaan... -2-2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Papua sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 112, Tambahan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan pemilihan umum

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pemilihan umum secara langsung

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA MENJADI UNDANG-UNDANG

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM I. UMUM Pemilihan Umum merupakan perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang

Lebih terperinci

SURAT PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN...

SURAT PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN... Panwaslu-B1 SURAT PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN... Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 pada Pasal 85 bahwa saya yang bertanda tangan di bawah ini : a. N a m a : b. Jenis kelamin

Lebih terperinci

PERSYARATAN PENDAFTARAN SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANDUNG PERIODE 2013 2018

PERSYARATAN PENDAFTARAN SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANDUNG PERIODE 2013 2018 PERSYARATAN PENDAFTARAN SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANDUNG PERIODE 2013 2018 1) Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku ; 2) Pas foto berwarna terbaru 6 (enam) bulan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN KUBU RAYA Jl. Adi Sucipto Km. 15,2 Sungai Raya, Telp. 0561-6726899

TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN KUBU RAYA Jl. Adi Sucipto Km. 15,2 Sungai Raya, Telp. 0561-6726899 TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN KUBU RAYA Jl. Adi Sucipto Km. 15,2 Sungai Raya, Telp. 0561-6726899 Cheklist Persyaratan Calon Anggota KPU Kabupaten Kubu Raya Nomor Pendaftaran : Nama Pendaftar

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) SE-KABUPATEN SLEMAN Nomor : 32 /KPU.Kab-013.329625/IV/2015

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) SE-KABUPATEN SLEMAN Nomor : 32 /KPU.Kab-013.329625/IV/2015 KPU-PPK KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN SLEMAN PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) SE-KABUPATEN SLEMAN Nomor : 32 /KPU.Kab-013.329625/IV/2015 Dalam rangka menyelenggarakan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

- 3 - : Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum pada tanggal 20 Maret 2013; MEMUTUSKAN :

- 3 - : Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum pada tanggal 20 Maret 2013; MEMUTUSKAN : - 2-2. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 101, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5246); 3. Undang-Undang

Lebih terperinci

GAMBARAN SINGKAT PEMILIHAN UMUM 2014 DI INDONESIA

GAMBARAN SINGKAT PEMILIHAN UMUM 2014 DI INDONESIA GAMBARAN SINGKAT PEMILIHAN UMUM 2014 DI INDONESIA rumahpemilu.org GAMBARAN SINGKAT PEMILIHAN UMUM 2014 DI INDONESIA Cetakan I, November 2013 DITERBITKAN OLEH: rumahpemilu.org Jl. TebetTimur IVA No. 1,

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN TIDAK PERNAH MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK. Yang bertanda tangan di bawah ini : N a m a :... Jenis Kelamin :...

SURAT PERNYATAAN TIDAK PERNAH MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK. Yang bertanda tangan di bawah ini : N a m a :... Jenis Kelamin :... SURAT PERNYATAAN TIDAK PERNAH MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK N a m a :... Jenis Kelamin :... :.../...tahun; Pekerjaan/Jabatan :... Alamat :... menyatakan dengan sebenarnya bahwa saya tidak pernah menjadi

Lebih terperinci

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019 Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 Pokok Bahasan 1. Keterpilihan Perempuan di Legislatif Hasil Pemilu 2014 2.

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2015 TENTANG

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2015 TENTANG RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PENCALONAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PENCALONAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PENCALONAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN CALON GUBERNUR/WAKIL GUBERNUR/BUPATI/WAKIL BUPATI/WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA*)

SURAT PERNYATAAN CALON GUBERNUR/WAKIL GUBERNUR/BUPATI/WAKIL BUPATI/WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA*) CONTOH MODEL BB.1-KWK SURAT PERNYATAAN CALON GUBERNUR/WAKIL GUBERNUR/BUPATI/WAKIL BUPATI/WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA*) Yang bertanda tangan di bawah ini : a. Nama :... b. NIK :... c. Jenis kelamin :... d.

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2005 TENTANG

PENJELASAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2005 TENTANG PENJELASAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2005 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PEMILIHAN, PENGESAHAN PENGANGKATAN, DAN PEMBERHENTIAN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM, PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR TAHUN 2015 TENTANG PENCALONAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI, DAN/ATAU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

Draft Peraturan KPU tentang Pencalonan Dalam Pemilihan Gubernur, Bupati Dan Walikota KOMISI PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESI

Draft Peraturan KPU tentang Pencalonan Dalam Pemilihan Gubernur, Bupati Dan Walikota KOMISI PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESI Draft Peraturan KPU tentang Pencalonan Dalam Pemilihan Gubernur, Bupati Dan Walikota KOMISI PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESI TAHAPAN DALAM PENCALONAN 1. Pendaftaran Bakal Calon 2. Uji Publik 3. Pendaftaran

Lebih terperinci

-3- MEMUTUSKAN: Pasal I

-3- MEMUTUSKAN: Pasal I -2-3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (L embaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4252); 4. Undang-Undang Nomor 2 Tahun

Lebih terperinci

Penjelasan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik... 133 I. Umum... 133 II. Pasal Demi Pasal...

Penjelasan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik... 133 I. Umum... 133 II. Pasal Demi Pasal... DAFTAR ISI Hal - Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum... - BAB I Ketentuan Umum... 4 - BAB II Asas Penyelenggara Pemilu... 6 - BAB III Komisi Pemilihan

Lebih terperinci

Perolehan Suara Menjadi Kursi

Perolehan Suara Menjadi Kursi Cara Penghitungan Perolehan Suara Menjadi Kursi DPR dan DPRD Pemilu 2014 Cara Penghitungan Perolehan Suara Menjadi Kursi DPR dan DPRD Pemilu 2014 Indonesian Parliamentary Center (IPC) 2014 Cara Penghitungan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM, PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG PENCALONAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL

Lebih terperinci

KOMISI XI PILIH AGUS JOKO PRAMONO SEBAGAI ANGGOTA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

KOMISI XI PILIH AGUS JOKO PRAMONO SEBAGAI ANGGOTA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN KOMISI XI PILIH AGUS JOKO PRAMONO SEBAGAI ANGGOTA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN metrotvnews.com Komisi XI DPR i akhirnya memilih Agus Joko Pramono sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ii Pengganti

Lebih terperinci

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PENGAWASAN PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA

Lebih terperinci

Menetapkan: PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG PENYELESAIAN PELANGGARAN ADMINISTRASI PEMILIHAN UMUM.

Menetapkan: PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG PENYELESAIAN PELANGGARAN ADMINISTRASI PEMILIHAN UMUM. - 2 - telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 2.

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN TIDAK PERNAH MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK. N a m a :... Jenis Kelamin :... Tempat Tgl. Lahir/ Usia :.../...

SURAT PERNYATAAN TIDAK PERNAH MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK. N a m a :... Jenis Kelamin :... Tempat Tgl. Lahir/ Usia :.../... TIDAK PERNAH MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK N a m a :... Jenis Kelamin :... Tempat Tgl. Lahir/ Usia :.../...tahun; Pekerjaan/Jabata n :... Alamat :... menyatakan dengan sebenarnya bahwa saya tidak pernah

Lebih terperinci

DAFTAR RIWAYAT HIDUP. 1. Nama Lengkap Calon :... 2. Tempat/Tanggal Lahir/Umur :... 3. Jenis Kelamin :... 4. Agama :... 5. Alamat Tempat Tinggal :...

DAFTAR RIWAYAT HIDUP. 1. Nama Lengkap Calon :... 2. Tempat/Tanggal Lahir/Umur :... 3. Jenis Kelamin :... 4. Agama :... 5. Alamat Tempat Tinggal :... DAFTAR RIWAYAT HIDUP Model F1.A-KWK.KPU-PPK/PPS/KPPS*) 1. Nama Lengkap Calon :... 2. Tempat/Tanggal Lahir/Umur :... 3. Jenis Kelamin :... 4. Agama :... 5. Alamat Tempat Tinggal :... 6. Nomor Kontak (Telp/HP)

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012. Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN

PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012. Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012 Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN Badan Narkotika Nasional Tahun Anggaran 2012 akan menerima pendaftaran

Lebih terperinci

PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH

PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR : 04/PMK/2004 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Menimbang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

SURAT PENGAJUAN CALON ANGGOTA PPS

SURAT PENGAJUAN CALON ANGGOTA PPS MODEL S-PPS-1 SURAT PENGAJUAN CALON ANGGOTA PPS Kami yang bertanda tangan : Kepala Kelurahan dan Ketua LMK Kelurahan.. mengusulkan nama-nama berikut ini sebagai calon Anggota PPS : 1... 2... 3... 4...

Lebih terperinci

-2- dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 01 Tahun 2010;

-2- dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 01 Tahun 2010; -- dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 0 Tahun 00; 4. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat

Lebih terperinci

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA LAPORAN PEMERINGKATAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK TAHUN 2014 ISTANA WAKIL PRESIDEN RI JAKARTA JUM AT, 12 DESEMBER 2014 Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.40, 2015 KEUANGAN. Pajak. PNBP. Jenis. Tarif. KEMENKUMHAM. Pencabutan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5667) PERATURAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI SEKRETARIS DIREKTORAT JL. H.R. RASUNA SAID KAV 8-9 KUNINGAN 021-5225034 021-5208531 LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA

Lebih terperinci

Lampiran 6 SK No. 00228/HK.01.01/02/ReINDO/12/2012 Tanggal 26 Desember 2012 PEDOMAN KEPATUHAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA (LHKPN)

Lampiran 6 SK No. 00228/HK.01.01/02/ReINDO/12/2012 Tanggal 26 Desember 2012 PEDOMAN KEPATUHAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA (LHKPN) Lampiran 6 SK No. 00228/HK.01.01/02/ReINDO/12/2012 Tanggal 26 Desember 2012 PEDOMAN KEPATUHAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA (LHKPN) DAFTAR ISI Daftar Isi... 1 Pernyataan Komitmen... 2 I.

Lebih terperinci

berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 memerlukan waktu yang cukup

berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 memerlukan waktu yang cukup LAPORAN KOIWISI III DPR-RI DALAM RANGKA PEMBICARAAN TINGKAT II / PENGAWIBILAN KEPUTUSAN ATAS RUU TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEA/IERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOIWOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR: 05/PMK/2004 TENTANG PROSEDUR PENGAJUAN KEBERATAN ATAS PENETAPAN HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2004 MAHKAMAH

Lebih terperinci

Memperhatikan : 1. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 30 Juli 2012.

Memperhatikan : 1. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 30 Juli 2012. 2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 8, Tambahan Lembaran

Lebih terperinci

TAHAPAN, PROGRAM DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KUBU RAYA TAHUN 2013

TAHAPAN, PROGRAM DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KUBU RAYA TAHUN 2013 Lampiran Nomor : Berita Acara Komisi Pemilihan Umum : 0 / BA / II / 01 TAHAPAN, PROGRAM DAN PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KUBU RAYA TAHUN 01 Lampiran : Keputusan Komisi Pemilihan

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG MEKANISME DAN TATA CARA PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PEDOMAN AKSELERASI PROGRAM GENRE MELALUI NEW INITIATIVE 2014

PEDOMAN AKSELERASI PROGRAM GENRE MELALUI NEW INITIATIVE 2014 PEDOMAN AKSELERASI PROGRAM GENRE MELALUI NEW INITIATIVE 2014 BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT BINA KETAHANAN REMAJA JAKARTA, 2013 i ii i ii iii iv v vi vii viii ix x xi xii

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI SEKRETARIS DIREKTORAT JL. H.R. RASUNA SAID KAV 8-9 KUNINGAN 021-5225034 021-5208531 LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA

Lebih terperinci

RSUD PANEMBAHAN SENOPATI

RSUD PANEMBAHAN SENOPATI PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL RSUD PANEMBAHAN SENOPATI Jln. Dr. Wahidin Sudiro Husodo Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Kode Pos 55711 Telp. (0274) 367381, 367386, Fax. (0274) 367506 Website http//rsudps.bantulkab.go.id;

Lebih terperinci

Prosesi diawali pengambilan sumpah dan pelantikan enam hakim tinggi oleh Ketua PTA Yogyakarta. Ketujuh hakim tinggi yang dilantik ini adalah:

Prosesi diawali pengambilan sumpah dan pelantikan enam hakim tinggi oleh Ketua PTA Yogyakarta. Ketujuh hakim tinggi yang dilantik ini adalah: Pelantikan Hakim Tinggi dan Ketua PA di Wilayah PTA Yogyakarta pta-yogyakarta.go.id 26/08/13 Ketua PTA Yogyakarta, Drs. H. Mansur Nasir, SH., MH., hari Senin (26/08) melantik tujuh orang hakim tinggi dan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN SENGKETA. Nomor Permohonan: 009/SP-2/Set. Bawaslu/I/2013

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN SENGKETA. Nomor Permohonan: 009/SP-2/Set. Bawaslu/I/2013 BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN SENGKETA Nomor Permohonan: 009/SP-2/Set. Bawaslu/I/2013 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA, BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM Menimbang

Lebih terperinci

Lampiran Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 15 Tahun 2012 Tanggal : 25 Oktober 2012

Lampiran Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 15 Tahun 2012 Tanggal : 25 Oktober 2012 18 Lampiran Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor : 15 Tahun 2012 Tanggal : 25 Oktober 2012 TANDA TERIMA BERKAS PERMOHONAN Nomor :..*) Nama Pemohon :... Berkas yang sudah diserahkan terdiri dari

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa salah satu alat

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM MODUL PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH KOMISI PEMILIHAN UMUM Panduan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Panduan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala

Lebih terperinci

ANTARA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM DAN MENTERI LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA

ANTARA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM DAN MENTERI LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOTA KESEPAHAMAN ANTARA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM DAN MENTERI LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 13/KB/KPU/TAHUN 2012 NOMOR : 02/NK/XII/2012/01 TENTANG PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BAGI WARGA NEGARA

Lebih terperinci

Daftar isi. Laporan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih

Daftar isi. Laporan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih Daftar isi Laporan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih Daftar isi Kata Pengantar Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang B. Maksud dan Tujuan C. Ruang Lingkup D. Sistematika Penulisan

Lebih terperinci

dan fungsinya. Pada tahapan selanjutnya diharapkan akan terwujud peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat selaku end user.

dan fungsinya. Pada tahapan selanjutnya diharapkan akan terwujud peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat selaku end user. LAMPIRAN : PERATURAN BADAN PENGAWASAN PEMILIHAN UMUM NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR KOMPETENSI JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DAN JABATAN TINGGI PRATAMA DAN TATA CARA PENGISIAN JABATAN SECARA TERBUKA

Lebih terperinci

NO REKENING/PAN BBM Money

NO REKENING/PAN BBM Money No NO REKENING/PAN BBM Money CABANG BUKA REKENIG 1 9303581XXX PREPAID 2 9303632XXX PREPAID 3 4109455XXX CIKARANG LIPPO - BEKASI 4 4110772XXX KELAPA GADING BOULEVARD RAYA - JKT 5 4110921XXX ASIA - MEDAN

Lebih terperinci

BIODATA PESERTA PELATIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

BIODATA PESERTA PELATIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BIODATA PESERTA PELATIHAN Periode, 10 ~ 12 Agustus 2010 Diselenggarakan Oleh PT. ENVIROTEKNO KARYA MANDIRI Bekerjasama dengan PUSAT TEKNOLOGI LINGKUNGAN BADAN PENGKAJIAN

Lebih terperinci

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan Asep Sjafrudin, S.Si, M.Si Madrasah Aliyah sebagai bagian dari jenjang pendidikan tingkat menengah memerlukan upaya pengendalian,

Lebih terperinci

OLEH: ENDANG SULASTRI KOMISI PEMILIHAN UMUM

OLEH: ENDANG SULASTRI KOMISI PEMILIHAN UMUM SOSIALISASI UU NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD OLEH: ENDANG SULASTRI KOMISI PEMILIHAN UMUM Sosialisasi UU Nomor 10 1 ASAS, PELAKSANAAN, DAN LEMBAGA PENYELENGGARA PEMILU

Lebih terperinci

Surat Pendaftaran sebagai calon Anggota KPID Provinsi Kalimantan Timur

Surat Pendaftaran sebagai calon Anggota KPID Provinsi Kalimantan Timur Lampiran I Surat Pendaftaran sebagai calon Anggota KPID Provinsi Kalimantan Timur 2. Jenis kelamin : 3. Tempat Tanggal lahir : 4. Pekerjaan/Jabatan : 5. Agama : 6. Alamat : RT RW Kelurahan... Kecamatan...

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG RINCIAN TUGAS LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI ACEH, PROVINSI SUMATERA UTARA, PROVINSI RIAU,

Lebih terperinci

Mengenal Wakil Anda di DPRD Provinsi Bali

Mengenal Wakil Anda di DPRD Provinsi Bali Mengenal Wakil Anda di DPRD Provinsi Bali 2009 KOMPOSISI PIMPINAN DPRD PROVINSI BALI Ketua Wakil KetuaI Wakil Ketua II Wakil Ketua III : AA. Ngurah Oka Ratmadi, SH : I Ketut Suwandhi, S. Sos : I Gusti

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN PEGAWAI NON PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA SATUAN KERJA KEMENTERIAN KESEHATAN YANG MENERAPKAN POLA PENGELOLAAN KEUANGAN

Lebih terperinci

PEDOMAN ANUGERAH IPTEK KREATIVITAS INOVASI MASYARAKAT (LABDHAKRETYA)

PEDOMAN ANUGERAH IPTEK KREATIVITAS INOVASI MASYARAKAT (LABDHAKRETYA) KRENOVA 2015.pdf, Flat 1 of 10 - Pages: i, 03/06/15 08:18 AM PEDOMAN ANUGERAH IPTEK KREATIVITAS INOVASI MASYARAKAT (LABDHAKRETYA) Dalam Rangka Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke 20 Tahun

Lebih terperinci

-2- 6. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05/Kpts/KPU/TAHUN 2013 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2014;

-2- 6. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05/Kpts/KPU/TAHUN 2013 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2014; -2- Mengingat: 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana telah diubah dengan dengan Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 8,

Lebih terperinci

KODE ETIK PEMANTAU PEMILU

KODE ETIK PEMANTAU PEMILU 15 2012, No.826 LAMPIRAN I PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG PEMANTAU DAN TATA CARA PEMANTAUAN PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN

Lebih terperinci

PENATAAN RUANG KAWASAN HUTAN

PENATAAN RUANG KAWASAN HUTAN PENATAAN RUANG KAWASAN HUTAN Dengan telah diterbitkannya undang undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan ruang, maka semua peraturan daerah provinsi tentang rencana tata ruang wilayah provinsi harus

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS INDONESIA

PEDOMAN PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS INDONESIA PEDOMAN PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS INDONESIA SUB DIREKTORAT OLAHRAGA DAN KEPEDULIAN PADA MASYARAKAT DIREKTORAT KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK 2015 PENJELASAN UMUM a. Latar Belakang

Lebih terperinci

Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Tahun Anggaran 2015

Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Tahun Anggaran 2015 Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Tahun Anggaran MELALUI NO NAMA PA KEGIATAN JENIS BELANJA 1 027050 KPU (Biro Evaluasi pelaksanaan pengelolaan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2009 TENTANG MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG DEWAN GELAR, TANDA JASA, DAN TANDA KEHORMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG DEWAN GELAR, TANDA JASA, DAN TANDA KEHORMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG DEWAN GELAR, TANDA JASA, DAN TANDA KEHORMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN KPPS INI HARUS DIBAWA SEBAGAI PEDOMAN PADA SAAT PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGAN SUARA DI TPS

BUKU PANDUAN KPPS INI HARUS DIBAWA SEBAGAI PEDOMAN PADA SAAT PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGAN SUARA DI TPS BUKU PANDUAN KPPS INI HARUS DIBAWA SEBAGAI PEDOMAN PADA SAAT PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGAN SUARA DI TPS BUKU PANDUAN KPPS PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KOMISI PEMILIHAN

Lebih terperinci

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

PENERIMAAN MAHASISWA BARU PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS TERBUKA MELALUI SPMB UNTUK MENDAPATKAN BEASISWA 2014 Penerimaan Mahasiswa Baru 2013 Universitas Terbuka Making Higher Education Open to All www.ut.ac.id PENERIMAAN

Lebih terperinci

PERAN BAWASLU Oleh: Nasrullah

PERAN BAWASLU Oleh: Nasrullah PERAN BAWASLU Oleh: Nasrullah Seminar Nasional: Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Sukseskan Pemilu 2014. Pusat Study Gender dan Anak (PSGA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. BAWASLU Menurut UU No.

Lebih terperinci

BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG

BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG BIODATA NAMA SULNI, SH TTL TANJUNG BERINGIN, 6 JUNI 1965 ALAMAT PERUMNAS GRIYA TEBING PRATAMA BLOK A NO 16 KABUPATEN EMPAT LAWANG JABATAN KEPALA BKBD KABUPATEN EMPAT

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sistem jaminan sosial

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG POLA KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG POLA KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 16 2013 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG POLA KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi Tabel., dan Padi Per No. Padi.552.078.387.80 370.966 33.549 4,84 4,86 2 Sumatera Utara 3.48.782 3.374.838 826.09 807.302 4,39 4,80 3 Sumatera Barat.875.88.893.598 422.582 423.402 44,37 44,72 4 Riau 454.86

Lebih terperinci

Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2015 iii. Kata Pengantar

Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2015 iii. Kata Pengantar Katalog Program Pendas Universitas Terbuka 2015 iii K Kata Pengantar atalog Program Pendidikan Dasar (Pendas) ini berisi berbagai hal terkait dengan program pembelajaran yang digunakan sebagai acuan dalam

Lebih terperinci

KAJIAN PEMBENTUKAN DAN PENYELENGGARAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS

KAJIAN PEMBENTUKAN DAN PENYELENGGARAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG KAJIAN PEMBENTUKAN DAN PENYELENGGARAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) - i - DAFTAR

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2002 TENTANG KOMISI PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2002 TENTANG KOMISI PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2002 TENTANG KOMISI PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 66 TAHUN 2009 TENTANG PENETAPAN NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KEBUTUHAN PENGADAAN SERTA

Lebih terperinci

ANALISIS DAN EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KB DAN KS TAHUN 2013

ANALISIS DAN EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KB DAN KS TAHUN 2013 ANALISIS DAN EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KB DAN KS TAHUN 2013 BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK Standar Pelayanan Minimal

Lebih terperinci

- 105 - LAMPIRAN TANDA TERIMA PENDAFTARAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARO

- 105 - LAMPIRAN TANDA TERIMA PENDAFTARAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARO - 105 - LAMPIRAN TANDA TERIMA PENDAFTARAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARO LAMPIRAN MODEl TT.1-KWK 1. Identitas Calon Bupati : Nama Alamat Nomor Telp 2. Identitas Calon Wakil Bupati : Nama Alamat

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PROSEDUR BERACARA DALAM PEMBUBARAN PARTAI POLITIK MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM SELEKSI CALON DIREKTUR UTAMA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA DAROY KOTA BANDA ACEH PERIODE 2015-2019

PEDOMAN UMUM SELEKSI CALON DIREKTUR UTAMA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA DAROY KOTA BANDA ACEH PERIODE 2015-2019 PEDOMAN UMUM SELEKSI CALON DIREKTUR UTAMA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA DAROY KOTA BANDA ACEH PERIODE 2015-2019 TIM SELEKSI CALON DIREKTUR PDAM TIRTA DAROY BANDA ACEH MASA JABATAN 2015 2019

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PENGUNDURAN DIRI KEPALA DAERAH, WAKIL KEPALA DAERAH, DAN PEGAWAI

Lebih terperinci

Pedoman Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan UNSIMAR Poso PJM

Pedoman Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan UNSIMAR Poso PJM Pusat Penjaminan Mutu Unsimar 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-nya pembuatan buku Pedoman Rekruitmen Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Universitas

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR TAHUN 0 TENTANG TENAGA KEPENDIDIKAN TETAP NON PNS UNIVERSITAS BRAWIJAYA REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Lebih terperinci

I. PETA PERMASALAHAN PERATURAN DAERAH

I. PETA PERMASALAHAN PERATURAN DAERAH PETA PERMASALAHAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH DAN UPAYA FASILITASI PERANCANGAN PERATURAN DAERAH Oleh : Dr. WAHIDUDDIN ADAMS, SH., MA. I. PETA PERMASALAHAN PERATURAN DAERAH 1. Perkembangan Pemekaran

Lebih terperinci