ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2"

Transkripsi

1 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 1 N/A Perencanaan Visi, Misi, Nilai 2 1.d.2 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi organisasi induk, situasi industri tenaga kerja, dokumen hasil evaluasi visi Membuat Visi Visi 3 N/A Membuat Misi d.1; 1.d.1.1 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi organisasi induk, situasi industri tenaga kerja, visi, dokumen hasil evaluasi misi Visi, dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi 6 1.d.1.3 Deskripsi organisasi induk, dokumen hasil evaluasi misi Membuat misi sesuai dengan identitas diri, peranannya dalam masyarakat, aktifitas serta target pasarnya Mengidentifikasi aspek internasional dalam misi Menyesuaikan misi dengan misi dan sumber daya organisasi induk 7 N/A Membuat Nilai 2,3 8 1.d.3.2 Norma etis dan sosial, Dokumen hasil evaluasi nilai, visi, misi Membuat nilai sekolah yang mencantumkan komitmen tanggung jawab etis Nilai dan sosial dalam manajemen profesi 9 N/A Perencanaan 5 tahun a.1 Sistem pendidikan nasional, kondisi industri pendidikan, Dokumen evaluasi analisis lingkungan, Teknologi yang tersedia, teknologi yang digunakan saat ini, prediksi perkembangan teknologi, Hukum, kondisi sosial ekonomi nasional, kondisi sosial ekonomi glob Menganalisis lingkungan Misi Misi Misi Dokumen hasil analisis lingkungan, Dokumen analisis teknologi 11 1.a.1.1 Sistem pendidikan nasional Menganalisis sistem pendidikan nasional Dokumen analisis sistem pendidikan nasional 12 1.a.1.2 Sistem pendidikan nasional Menganalisis fitur program yang sudah ditentukan sistem pendidikan nasional Dokumen fitur program yang sudah ditentukan sistem 13 1.a.1.3 Sistem pendidikan nasional Menganalisis persyaratan seleksi siswa yang sudah ditentukan sistem pendidikan nasional pendidikan nasional Dokumen persyaratan seleksi siswa yang sudah ditentukan sistem pendidikan nasional 14 1.a.1.4 Sistem pendidikan nasional Menganalisis kerangka hukum pendidikan nasional Dokumen kerangka hukum nasional 15 1.a.1.5 Sistem pendidikan nasional Menganalisis prosedur sertifikasi sekolah Dokumen prosedur akreditasi sekolah

2 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 16 1.a.3; 1.a.3.1; 1.a.3.2; 1.a.3.3 Daftar pemegang kepentingan, sumber pendanaan, data pesaing, kondisi industri pendidikan, situasi industri tenaga kerja, kondisi industri pendidikan, norma kualitas sistem pendidikan nasional, kondisi industri pendidikan Menganalisis pasar nasional beserta peluang dan hambatan kompetisi Dokumen analisis pasar nasional beserta peluang dan hambatan kompetisi 17 1.a.4 Kondisi industri pendidikan internasional, daftar pemegang kepentingan, sumber pendanaan, situasi industri tenaga kerja, norma kualitas sistem pendidikan internasional, data pesaing 18 1.a.5 Kondisi sosial ekonomi nasional, kondisi sosial ekonomi global Menganalisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi Dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi Menganalisis kondisi lingkungan sosial sekolah 19 N/A Menganalisis keterbatasan 20 1.a.1.6; 1.a.1.6.1; 1.a.1.6.2; 1.a.1.6.3; 1.a.1.6.4; 1.a Hukum, norma masyarakat, demografi, kondisi sosial ekonomi nasional, kondisi sosial ekonomi global Menganalisis keterbatasan sekolah (inovasi, akses ke sumberdaya, akses ke siswa, penetapan harga program dan internasionalisasi) Dokumen analisis lingkungan sosial sekolah Dokumen analisis keterbatasan sekolah (dalam hal inovasi, akses ke sumber daya, akses ke siswa, penetapan harga program, internasionalisasi) 21 6.f.2.1 Profil sumber daya saat ini Menganalisis keterbatasan sekolah karena sumber daya Dokumen analisis keterbatasan sekolah 22 1.b.1.3 UU pendidikan, dokumen kerangka Membuat status hukum sekolah Status hukum sekolah hukum nasional, Dokumen 23 1.b.1.6, 1.b.1.7 Status hukum sekolah, UU Pendidikan Menganalisis hambatan yang dihadapi sekolah karena status hukum Dokumen analisis hambatan yang dihadapi sekolah karena status hukum 24 1.b.2 Status hukum sekolah, UU Pendidikan, dokumen prosedur akreditasi sekolah, sistem pencapaian akreditasi EQUIS Mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendukung pengakuan dan legitimasi sekolah Dokumen faktor-faktor utama yang mendukung pengakuan dan legitimasi sekolah 25 N/A Melakukan analisis target pasar & profil N/A Kondisi industri pendidikan nasional, kondisi sosial ekonomi global, kondisi sosial ekonomi nasional, kondisi industri pendidikan internasional Melakukan riset pasar Riset pasar 27 6.c Riset pasar, Dokumen evaluasi target pasar dan profil 28 6.c.2.1; 6.c.2.2; Riset pasar, Dokumen evaluasi target 6.c.2.3 pasar dan profil Mengidentifikasi kebutuhan pasar untuk syarat penerimaan siswa Dokumen kebutuhan pasar 26 (pendidikan eksekutif) Menentukan komposisi konsumen utama (program eksekutif) Dokumen komposisi konsumen 27

3 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 29 2.a.3.4; 3.a.1 Riset pasar, Dokumen komposisi konsumen, Dokumen evaluasi target pasar dan profil Mendefinisikan target pasar & profil mahasiswa yang diterima Dokumen target pasar, Dokumen profil intake mahasiswa a.2 Visi, misi, nilai, situasi pasar tenaga kerja, Dokumen kebutuhan pasar, Dokumen evaluasi target pasar dan 31 1.e Kondisi industri pendidikan nasional, Kondisi industri pendidikan nasional internasional, 32 1.e Misi, Dokumen profil intake mahasiswa, Dokumen profil target lulusan 33 1.e.1; 1.e.1.1; 6.c.1.1 Kondisi industri pendidikan nasional, Kondisi industri pendidikan nasional internasional, Dokumen analisis pasar nasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, Dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, Dokumen target p Mendeskripsikan profil lulusan sekolah dalam hal pengetahuan, nilai, kemampuan manajerial, kompetensi profesional, dan level masuk dalam pekerjaan Mendefinisikan posisi strategis sekolah dan diferensasinya Dokumen profil target lulusan 28 Penentuan posisi strategis sekolah Mengidentifikasi alat pengukuran untuk menentukan posisi kompetitif dalam Sistem kontrol dalam pasar dan kesuksesan dalam mencapai misi pencapaian posisi kompetitif dan misi Mendefinisikan grup strategis dan kompetitor Penentuan posisi strategis 32,19 sekolah e.2 Situasi industri tenaga kerja,laporan kinerja sekolah, penentuan posisi strategis sekolah, Daftar sumber daya saat ini, portofolio program, kemampuan untuk menghasilkan siswa intelektual, target pasar dan pop Mendefinisikan kekuatan dan kelemahan positioning Dokumen analisis kekuatan dan kelemahan dalam mempertahankan posisi strategis c.1 Dokumen analisis pasar nasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi 36 1.f.1 Visi, misi, nilai, Dokumen evaluasi tujuan jangka panjang Menganalisis positioning portofolio program di pasar nasional ataupun internasional (pendidikan eksekutif) Penentuan posisi strategis sekolah Membuat tujuan jangka panjang sesuai dengan visi, misi dan nilai Tujuan jangka panjang N/A Membuat rencana strategis 36 32,19

4 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 38 1.g.1; 1.g.2 Visi, misi, nilai, tujuan jangka panjang, Dokumen analisis dampak dari kontrol pemegang kepentingan eksternal sekolah, seperti perusahaan, badan pendidikan nasional, dan badan pemerintahan, Dokumen analisis hambatan yang dihadapi sekolah karena status huk Membuat strategi berdasarkan visi, misi, nilai dan tujuan jangka panjang Dokumen rencana strategis 39 1.g.3 Visi, misi, nilai, tujuan jangka panjang, Dokumen analisis dampak dari kontrol pemegang kepentingan eksternal sekolah, seperti perusahaan, badan pendidikan nasional, dan badan pemerintahan, Dokumen analisis hambatan yang dihadapi sekolah karena status huk Menyusun strategi dikaitkan dengan peluang yang muncul Dokumen rencana strategis 40 1.i; 1.j; 9.2 Visi, misi, nilai, Dokumen analisis pengaruh pemegang kepentingan dalam hal perencanaan strategis, otonomi, dan pendanaan, dokumen analisis efektivitas struktur organisasi dan proses pengambilan keputusan dikaitkan dengan strategi, dokumen evaluasi rencan Menyusun kontrol, budaya, dan strategi sekolah yang mencantumkan dimensi internasional dan hubungan perusahaan Budaya Sekolah, dokumen rencana strategis, sistem kontrol untuk hubungan dengan dimensi internasional dan perusahaan 41 1.i.2; 9.1 Kebijakan untuk pengembangan internasional, Dokumen analisis hambatan yang dihadapi sekolah karena status hukum, dokumen evaluasi rencana strategis, dokumen analisis kekuatan dan kelemahan dalam mempertahankan posisi strategis, dokumen analisis lingkungan Menyusun strategi untuk pengembangan internasional Dokumen rencana strategis

5 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 42 1.j.2; 10.1; Kebijakan untuk antar muka dengan dunia bisnis, Dokumen analisis dampak dari kontrol pemegang kepentingan eksternal sekolah, seperti perusahaan, badan pendidikan nasional, dan badan pemerintahan, Dokumen analisis hambatan yang dihadapi sekolah karena stat 43 1.f.3 Tujuan jangka panjang, Daftar sumber daya saat ini 44 1.g.2.2.1; 1.g.2.2.2; 1.g.2.2.3; 1.g.2.2.4; 1.g.2.2.5; 1.g Dokumen rencana strategis, Tujuan jangka panjang, dokumen analisis resiko, Dokumen evaluasi rencana strategis Menyusun strategi sekolah untuk antar muka dengan dunia bisnis Dokumen rencana strategis Mengidentifikasi hambatan terkait ketersediaan sumber daya untuk mencapai tujuan, dan langkah-langkah minimalisasi hambatan Membuat rencana strategi fungsi Dokumen analisis keterbatasan sekolah, dokumen rencana strategis Dokumen rencana strategis fungsi a.1 Kebijakan terkait proses belajar mengajar, Dokumen analisis dampak dari kontrol pemegang kepentingan eksternal sekolah, seperti perusahaan, badan pendidikan nasional, dan badan pemerintahan, Dokumen analisis hambatan yang dihadapi sekolah karena status hu Membuat strategi sekolah terkait proses belajar mengajar Dokumen rencana strategis Dokumen rencana strategis Membuat rencana strategis terkait penelitian Dokumen rencana strategis fungsi ; Dokumen rencana strategis Membuat rencana strategi terkait pengembangan kapasitas penelitian yang sesuai dengan tujuan global Dokumen rencana strategis fungsi 48 4.a.1.1; 4.a.1.2; 4.a.1.5; 4.a.1.6; Dokumen rencana strategis Melakukan perencanaan dikaitkan dengan tujuan strategis sekolah Dokumen rencana strategis fungsi 4.a.1.7; 4.a.1.8; 4.a.1.8.1; 4.a.1.8.2; 4.a.1.8.3; 4.b.1.2; 4.c.1.2; 4.c.2; 4.d.1.1; 8.g f.2 Dokumen rencana strategis, dokumen kegiatan pemasaran dan Membuat strategi pemasaran dan PR Dokumen rencana strategis fungsi 50 3.h.1.1 Aktivitas sekolah, portofolio program Mengidentifikasi kegiatan pemasaran dan promosi untuk internasional Dokumen kegiatan pemasaran dan promosi

6 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 51 N/A Membuat tata kelola sekolah N/A Membuat sistem manajemen internal 53 4.b.1 Dokumen rencana strategis, aktivitas sekolah, dokumen evaluasi sistem manajemen internal 54 6.a.1.2 Situasi pasar tenaga kerja, data pemegang kepentingan, dokumen perancangan program eksekutif 55 4.a.1; 4.a.1.4; 4.a.3.2; 4.b.1.1 Visi, misi, nilai, rencana strategis, Prosedur pertanggungjawaban dekan, Dokumen evaluasi efektivitas struktur organisasi dan proses pengambilan keputusan dikaitkan dengan strategi, Proses bisnis fungsi Membuat sistem manajemen internal fakultas Membuat sistem manajemen pendidikan eksekutif yang terintegrasi dengan sistem manajemen sekolah Membuat struktur organisasi sekolah Sistem manajemen internal Sistem manajemen internal Struktur organisasi, deskripsi pekerjaan 56 6.a.2 Visi, misi, nilai, Dokumen evaluasi efektivitas struktur organisasi dan proses pengambilan keputusan dikaitkan dengan strategi Membuat struktur organisasi yang mencantumkan pendidikan eksekutif Struktur organisasi, deskripsi pekerjaan Visi, misi, nilai Mengidentifikasi aspek internasional dalam struktur organisasi Struktur organisasi, deskripsi pekerjaan ; ; Visi, misi, nilai, Dokumen evaluasi efektivitas struktur organisasi dan proses pengambilan keputusan dikaitkan dengan strategi Membuat struktur organisasi untuk penelitian dan pengembangan Struktur organisasi, deskripsi pekerjaan Kebijakan dan prosedur, struktur organisasi, dokumen analisis sumber daya yang tersedia, program yang ditawarkan, kemampuan untuk menghasilkan siswa intelektual, target pasar dan populasi, dan pasar pekerjaan yang dilayani, Membentuk Departemen Hubungan Perusahaan Departemen Hubungan Perusahaan 60 1.j.1 Sistem kontrol sekolah dari luar Menyusun Badan Kontrol yang melibatkan pemimpin bisnis dari luar sekolah 61 1.c.2.2 Sistem kontrol sekolah dari luar Membuat Badan Penasehat untuk menyediakan masukan dari luar sekolah dan universitas Badan Kontrol Badan Penasehat

7 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 62 1.i.1 Kebijakan untuk pengembangan internasional, prosedur untuk 63 3.h.5; 3.h.5.1 Kebijakan untuk pengembangan internasional, struktur organisasi 64 3.g.1.1; 3.g.1.2 Kebijakan dan prosedur hubungan alumni, Kebijakan dan prosedur dukungan karir, dokumen evaluasi asosiasi alumni Mengidentifikasi representasi internasional dari Badan Kontrol dan Penasihat Mendesain Badan Administrasi Siswa Internasional dan layanannya Menyusun Asosiasi Alumni yang mendukung strategi sekolah, program dan siswa dalam perkembangan karir Dokumen representasi internasional Badan Administrasi Siswa Internasional dan deskripsi pekerjaannya Asosiasi alumni 65 1.c.2; 1.c.5.2; 1.e Aktivitas Sekolah, dokumen evaluasi perubahan yang terjadi dalam hubungan dengan perusahaan selama 5 tahun, Rencana strategis, Kandidat pemegang kepentingan Mengidentifikasi pemegang kepentingan eksternal sekolah dan dampak nya terhadap isu utama seperti perencanaan strategis, otonomi, dan pendanaan Daftar pemegang kepentingan, Dokumen analisis pengaruh pemegang kepentingan dalam hal perencanaan strategis, otonomi, dan pendanaan 66 1.c.2.1 Sistem kontrol sekolah dari luar Mengidentifikasi kontrol dari pemegang kepentingan eksternal sekolah, seperti perusahaan, badan pendidikan nasional, dan badan pemerintahan Dokumen analisis dampak dari kontrol pemegang kepentingan eksternal sekolah, seperti perusahaan, badan pendidikan nasional, dan badan pemerintahan c.5 Struktur organisasi, deskripsi pekerjaan, Sistem kontrol sekolah dari luar, Daftar pemegang kepentingan, Dokumen analisis pengaruh pemegang kepentingan dalam hal perencanaan strategis, otonomi, dan pendanaan Menyusun antar muka antara kontrol eksternal sekolah dan sistem manajemen internal sekolah Sistem penghubung antara kontrol eksternal sekolah dan sistem manajemen internal sekolah 52, c.5.1 Sistem penghubung antara kontrol eksternal sekolah dan sistem manajemen internal sekolah, Rencana strategis, Dokumen pemegang kepentingan Menganalisis sistem pengambilan keputusan antara kontrol eksternal sekolah dan sistem manajemen internal Dokumen analisis sistem pengambilan keputusan antara kontrol eksternal sekolah dan sistem manajemen internal 69 8.d.2 Fasilitas dokumentasi Mengidentifikasi hubungan dengan perpustakaan luar dan intitusi penelitian Kebijakan untuk pengembangan Mengajukan keanggotaan dalam institusi internasional internasional, prosedur untuk Dokumen hubungan dengan perpustakaan luar dan institusi Keanggotaan dalam institusi internasional

8 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 71 8.b.1.1; 8.b.1.3 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi sumber pendanaan Menganalisis otonomi keuangan sekolah Dokumen analisis pengaruh pemegang kepentingan dalam hal perencanaan strategis, otonomi, dan pendanaan 72 8.b.1.2 Hukum, daftar pemegang Menganalisis peraturan dan hambatan yang membatasi keuangan Dokumen analisis dampak dari kepentingan, UU Pendidikan sekolah kontrol pemegang kepentingan 73 7.d.1.1 Visi, misi, nilai Menyusun kode etis dan atau komite etis Kode etis/komite etis 74 1.g.4 Dokumen rencana strategis, dokumen aktivitas sekolah, dokumen rencana strategis fungsi, Dokumen evaluasi resiko strategis, Dokumen evaluasi perubahan dalam operasi internasional dalam 5 tahun terakhir Mengidentifikasi resiko strategis yang mungkin dihadapi sekolah Dokumen identifikasi resiko b.1.6 Aktivitas sekolah, dokumen rencana strategis, dokumen rencana operasional, dokumen sumber pendanaan, prosedur pendanaan Menganalisis resiko keuangan Dokumen identifikasi risiko 76 N/A Membuat sistem Quality Assurance (QA) h.2 Standar global Menyusun standar kualitas sekolah Standar kualitas sekolah 78 1.h.1; 1.h.2; 4.b.3 Dokumen rencana strategis, aktivitas sekolah, standar kualitas sekolah, daftar pemegang kepentingan, dokumen evaluasi kesesuaian sistem QA dan sistem sekolah, dokumen evaluasi QA fungsi, Rencana operasi fungsi TI, Proses bisnis fungsi, prosedur sta Menyusun sistem QA internal (fungsi kontrol) Sistem QA internal 79 1.g.1.1 Dokumen rencana strategis, dokumen rencana operasional, dokumen aktivitas sekolah 80 1.c.4.3 Norma etis dan sosial, aktivitas sekolah 81 1.h.1.2 Aktivitas sekolah, standar kualitas sekolah, daftar pemegang kepentingan Menyusun sistem kontrol untuk perencanaan strategi Menyusun sistem kontrol yang etis dan sosial Menyusun sistem evaluasi periodik untuk departemen akademik, program, area subjek, pusat penelitian, dan lain-lain Sistem QA internal Sistem QA internal Sistem QA internal

9 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 82 2.g.3.1 Standar global, sistem pendidikan nasional Membuat sistem penjaminan kualitas sesuai dengan yang dibutuhkan pihak Sistem QA internal luar 83 1.h.2.1; 1.h.2.2 Aktivitas sekolah, standar kualitas Merancang metode dan indikator untuk memonitor perkembangan tujuan Sistem QA internal sekolah, daftar pemegang kepentingan setiap individu 84 2.f.1.7 Sistem penilaian siswa Membuat sistem kontrol untuk sistem penilaian yang ada Sistem QA internal ; Standar kualitas sekolah, kegiatan penelitian dan pengembangan, dokumen rencana strategis fungsi Keanggotaan dalam institusi internasional, laporan kinerja sekolah 87 1.g Dokumen rencana operasional, Sistem QA internal, Standar kualitas sekolah 88 8.f.2.4 Dokumen rencana strategis fungsi, Kegiatan pemasaran dan promosi 89 1.c.3; 1.h.3 Standar kualitas sekolah, daftar pemegang kepentingan, Aktivitas sekolah 90 1.h.3.2 Aktivitas sekolah, standar kualitas sekolah Menetapkan sistem pengendalian kualitas untuk tiap kegiatan penelitian, harus ada unsur pengembangan kualitas belajar dan pengembangan keahlian Merancang sistem perbaikan kualitas berdasarkan keanggotaan internasional Menyusun metric rencana operasional untuk mengukur kemajuan pencapaian tujuan Membuat sistem evaluasi pemasaran dan PR Menyusun sistem QA yang melibatkan siswa Merancang sistem evaluasi strategis internal, pengadaan material untuk akreditasi eksternal yang melibatkan siswa Sistem QA internal Sistem perbaikan kualitas berdasarkan keanggotaan internasional KPI Sistem evaluasi pemasaran dan PR Sistem QA internal Sistem QA internal 91 1.h.3.3 Kriteria dan standar EQUIS Merancang keterlibatan siswa dalam akreditasi EQUIS Sistem pencapaian akreditasi EQUIS 92 1.h.3.1 Sistem QA internal Merancang proses pengambilan keputusan yang melibatkan siswa sebagai anggota pemilik suara atau pun tidak memiliki suara Proses pengambilan keputusan 93 N/A Menyusun sistem QA yang melibatkan pihak luar 94 1.h.4 Aktivitas sekolah, standar kualitas sekolah, daftar pemegang kepentingan Merancang keterlibatan para pemegang kepentingan eksternal dan internal dalam proses QA Sistem QA internal 95 1.c.1 Dokumen kebijakan universitas induk atau badan lain Membuat sistem formal kontrol sekolah dari luar, baik dari universitas induk atau badan lain 96 8.a.4; 8.g.1.3 Kebijakan dan prosedur penggunaan Membuat sistem evaluasi kontribusi fasilitas fasilitas, kebijakan dan prosedur pengelolaan fasilitas 97 N/A Menyusun sistem QA program Sistem kontrol sekolah dari luar Metode evaluasi fasilitas

10 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 98 2.a.3.1; 2.e.5 Dokumen rencana strategis, dokumen rencana operasional, portofolio program 99 2.b.1.1; 2.b.2.1 Dokumen rencana strategis, dokumen rencana operasional, portofolio program, kebijakan terkait proses belajar mengajar h.7; 2.h.7.1 Portofolio program, rencana operasional a.3.2; 2.e.5 portofolio program, Sistem QA internal Membuat sistem kontrol kualitas terkait penilaian portofolio Membuat sistem kontrol perancangan program terkait dengan relevansi, terkini, dan berkualitas tinggi Membuat sistem penjaminan kualitas untuk program luar negeri Membuat KPI untuk portofolio program 102 Menyusun sistem QA keuangan Sistem QA internal Sistem QA internal Sistem QA internal KPI c.1 Dokumen kebijakan universitas induk atau badan lain, hukum, dokumen evaluasi KPI c.1.2 Dokumen kebijakan universitas induk atau badan lain, dokumen evaluasi KPI Membuat sistem kontrol internal dan sistem pelaporan untuk keuangan Sistem QA internal sekolah Menyusun sistem kontrol dalam hal strategi dan finansial Sistem QA internal 105 N/A Membuat kebijakan dan prosedur sekolah N/A Membuat kebijakan dan prosedur terkait program a.1 Dokumen rencana strategis Membuat kebijakan terkait proses belajar mengajar Kebijakan terkait proses belajar mengajar a.2; 2.a.3; 2.a.3.3; 2.a.6; 2.i.1.1 Dokumen rencana strategis fungsi, data pemegang kepentingan Membuat kebijakan dan prosedur terkait pengembangan portofolio program Kebijakan dan prosedur terkait portofolio program b.1 Dokumen rencana strategis fungsi, data pemegang kepentingan Membuat kebijakan dan prosedur perancangan program terkait dengan kebutuhan pasar Kebijakan dan prosedur perancangan program b.1.3 Dokumen rencana strategis fungsi, data pemegang kepentingan c Dokumen rencana strategis fungsi, data pemegang kepentingan c Dokumen rincian portofolio program, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program c Dokumen rencana strategis fungsi, data pemegang kepentingan f.1.9 Dokumen rencana strategis, Kode etik Membuat kebijakan dan prosedur perancangan program yang memasukkan unsur inovasi dan kreatifitas Membuat kebijakan dan prosedur perancangan program yang memasukkan unsur praktek bisnis terkait Membuat kebijakan dan prosedur untuk menilai kemampuan dan kualitas individu Membuat kebijakan dan prosedur perancangan program yang memasukkan unsur tanggung jawab sosial Membuat kebijakan dan prosedur terkait pelanggaran kode etik akademik Kebijakan dan prosedur perancangan program Kebijakan dan prosedur terkait portofolio program Kebijakan dan prosedur terkait penilaian kemampuan dan kualitas individu Kebijakan dan prosedur terkait portofolio program Kebijakan dan prosedur terkait pelanggaran kode etik akademik

11 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors g.1; 2.g.3; 6.e.5; 6.e.5.1 Dokumen rencana strategis fungsi, data pemegang kepentingan Membuat kebijakan dan prosedur tentang evaluasi & revisi program Kebijakan dan prosedur terkait portofolio program h.6; 3.h.4; 3.h.4.1 Dokumen rencana strategis, sistem kontrol untuk hubungan dengan dimensi internasional dan perusahaan, Dokumen rincian portofolio program, dokumen evaluasi prosedur pertukaran siswa Menyusun kebijakan dan prosedur mengenai pertukaran siswa Kebijakan untuk pengembangan internasional, prosedur pertukaran siswa a.7 Dokumen rencana strategis Membuat kebijakan dan prosedur untuk kesamaan hak untuk siswa minoritas d.1; 6.d.1.1; Dokumen profil target lulusan, Membuat kebijakan dan prosedur untuk memilih dan mengatur 6.d.1.2; 6.h.1.3 program yang ditawarkan, dokumen partisipan dalam program pendidikan eksekutif profil intake mahasiswa d.1.3 Dokumen kebutuhan pasar (pendidikan eksekutif), data siswa Membuat prosedur penanganan konflik (kebutuhan perusahaan dan individu) e.1; 6.e.2 Dokumen rencana strategis Membuat prosedur untuk membuka program umum dan khusus pendidikan eksekutif Kebijakan dan prosedur kesamaan hak untuk siswa Kebijakan dan prosedur untuk memilih dan mengatur partisipan dalam program pendidikan eksekutif Prosedur penanganan konflik kebutuhan Kebijakan dan prosedur terkait portofolio program a.7.1 Dokumen rencana strategis Membuat prosedur beasiswa Prosedur pemberian beasiswa b.2 Kurikulum, dokumen evaluasi kegiatan transfer kredit Menyusun kebijakan transfer kredit h.3.2; 2.h.3.3; Dokumen rencana strategis, Menyusun prosedur transfer kredit 3.b.2.1 Kebijakan transfer kredit d.2; 6.d.2.1 Dokumen rencana strategis Membuat proses pendukung untuk partisipan sebelum, selama dan sesudah pelatihan 125 N/A Membuat kebijakan dan prosedur terkait seleksi siswa Kebijakan transfer kredit Prosedur transfer kredit Kebijakan dan prosedur konseling dan pendukung untuk siswa a.3; 3.a.3.4 Dokumen rincian portofolio program, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program, dokumen profil intake mahasiswa, dokumen evaluasi hasil seleksi siswa, dokumen evaluasi proses seleksi siswa a.3.1 Dokumen rincian portofolio program, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program, dokumen evaluasi hasil seleksi siswa Menentukan proses seleksi siswa disesuaikan dengan tujuan tiap program Menentukan proses seleksi siswa disesuaikan dengan ekspektasi kontribusi siswa terhadap sekolah dan kapasitas pengembangan individu Kebijakan dan prosedur seleksi siswa Kebijakan dan prosedur seleksi siswa

12 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors i.2 Dokumen rincian portofolio program, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program Mendesain proses seleksi siswa yang melibatkan perusahaan Kebijakan dan prosedur seleksi siswa 129 N/A Membuat kebijakan dan prosedur terkait pengabdian masyarakat a.1; 7.a.2; 7.a.4; 7.a.5 Dokumen rencana strategis fungsi Merancang kebijakan sekolah dalam hal keterlibatan fakultas dalam pengabdian masyarakat Kebijakan dan prosedur pengabdian masyarakat c.1 Dokumen rencana strategis fungsi Merancang kebijakan sekolah dalam hal partisipasi fakultas dalam organisasi akademik dan profesional Kebijakan dan prosedur pengabdian masyarakat d.1 Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan sekolah dalam bidang Tanggung Jawab Perusahaan Kebijakan dan prosedur pengabdian masyarakat d.2.3 Dokumen rencana strategis Menyusun kebijakan sekolah dalam hal lingkungan Kebijakan dan prosedur pengabdian masyarakat d.3 Dokumen rencana strategis Menyusun kebijakan sekolah dalam hal komunitas minoritas Kebijakan dan prosedur pengabdian masyarakat e.1.4; 4.e.1.5 Dokumen rencana strategis Membuat kebijakan dan prosedur pemberian konsultasi Kebijakan dan prosedur pengabdian masyarakat j.2; 10.1 Dokumen rencana strategis Membuat kebijakan sekolah mengenai hubungan dengan dunia bisnis Kebijakan untuk antar muka dengan dunia bisnis i.1; 6.c.2.3.3; 10.2 Kebijakan untuk antar muka dengan dunia bisnis Membuat prosedur sekolah mengenai hubungan dengan dunia bisnis Prosedur sekolah untuk antar muka dengan dunia bisnis 138 N/A Membuat kebijakan dan prosedur terkait rencana strategis g.5 Dokumen rencana strategis, Rencana strategis fungsi, Dokumen evaluasi rencana strategis Menyusun kebijakan dan prosedur untuk mendukung rencana strategis Kebijakan dan prosedur rencana strategis, Kebijakan fungsi i.2; 9.1; 9.2.2; Dokumen rencana strategis Menyusun kebijakan dan prosedur untuk pengembangan internasional Kebijakan dan prosedur untuk pengembangan internasional d.2.2 Dokumen rencana strategis Menetapkan prosedur penanganan komplain dan isu pelayanan jasa untuk staf c.1.1 Dokumen kebijakan universitas induk Menyusun prosedur pertanggung jawaban Dekan atau Direktur atau badan lain Sekolah Kebijakan dan prosedur penanganan komplain Prosedur pertanggungjawaban Dekan atau Direktur Sekolah c.4.1 Struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan dan proses pengambilan keputusan c.4.3; 6.e.2.3 Dokumen analisis keterbatasan sekolah dalam hal penetapan harga program, penentuan posisi strategis sekolah Membuat prosedur evaluasi proses pengambilan keputusan Menentukan kebijakan biaya kuliah yang sesuai dengan positioning pasar dan strategi sekolah Prosedur evaluasi pengambilan keputusan Kebijakan penentuan biaya kuliah

13 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors c.3; 6.c.5.1; Dokumen analisis pasar nasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, Dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, Dokumen evaluasi kebijakan dan prosedur yang berorientasi konsumen Menyusun kebijakan dan prosedur yang berorientasi konsumen Kebijakan dan prosedur berorientasi konsumen c.1.2 Dokumen kebijakan universitas induk Membuat prosedur wewenang pimpinan dalam menentukan otonomi Prosedur anggaran atau badan lain, hukum anggaran b.2 Daftar pemegang kepentingan, Membuat prosedur yang mengatur integrasi anggaran dengan Prosedur anggaran deskripsi sumber pendanaan anggaran sekolah induk ; ; 5.1.2; 5.1.3; Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur terkait penelitian Kebijakan dan prosedur penelitian ; Dokumen rencana strategis fungsi, kebijakan dan prosedur penelitian Membuat prosedur pendanaan penelitian Prosedur pendanaan ; Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur terkait penelitian yang memasukkan unsur inovasi Kebijakan dan prosedur penelitian ; Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur tentang penelitian terkait kebutuhan bisnis Kebijakan dan prosedur penelitian Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur tentang penelitian terkait dimensi internasional Kebijakan dan prosedur penelitian Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur tentang penelitian terkait kepemimpinan global Kebijakan dan prosedur penelitian Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur perekrutan dikaitkan dengan staf penelitian Kebijakan dan prosedur penelitian Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan terkait penilaian hak intelektual hasil penelitian dan Kebijakan dan prosedur keahlian penelitian b.1.3; 4.c.1; 4.c.1.1; 8.g.1.1 Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur fungsi Kebijakan dan prosedur fungsi a.1.1; 4.a.1.5; 4.a.1.6; 4.a.1.7; 4.a.1.8; 4.a.3; 4.a.3.1; 4.b.2; 4.d.1.1; 4.d.1.3; 6.h a.1.2; 4.a.1.8.3; a.1.3; 4.a.1.8.2; 4.a.3.1; 8.f.2.1 Dokumen rencana strategis fungsi Mendesain prosedur perekrutan dan pemecatan Kebijakan dan prosedur perekrutan dan pemecatan Dokumen rencana strategis fungsi Menyusun kebijakan dan prosedur pelatihan Kebijakan dan prosedur training Dokumen rencana strategis fungsi, Dokumen evaluasi kontribusi anggota fakultas dalam pendidikan Mendesain prosedur penempatan kerja Kebijakan dan prosedur penempatan kerja

14 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors b.4 Dokumen rencana strategis fungsi, struktur organisasi, dokumen evaluasi kekuatan dan kelemahan anggota fakultas Membuat prosedur promosi dan kompensasi Prosedur promosi dan kompensasi ; Dokumen rencana strategis fungsi, Dokumen evaluasi hasil penelitian dan pengembangan, struktur organisasi Membuat prosedur promosi dan kompensasi dalam penelitian f.3.2 Dokumen rencana strategis fungsi Mendesain kompensasi untuk anggota fakultas yang terlibat pendidikan eksekutif b.5 Dokumen rencana strategis fungsi, Membuat prosedur untuk memperoleh feedback dari anggota fakultas sistem QA internal a.4.3 Dokumen rencana strategis fungsi Membuat kebijakan dan prosedur fungsi terkait konseling dan pendukung (ada employee services) prosedur promosi dan kompensasi Kebijakan dan prosedur kompensasi Prosedur untuk memperoleh feedback dari anggota fakultas Kebijakan dan prosedur terkait konseling dan pendukung g.1; 3.g.1.3 Dokumen daftar alumni Menyusun kebijakan dan prosedur hubungan alumni Kebijakan dan prosedur hubungan alumni g.1.4 Dokumen daftar alumni, kebijakan dan prosedur hubungan alumni, dokumen daftar alumni yang bekerja Menyusun prosedur kontribusi alumni terhadap pendanaan sekolah Prosedur pendanaan c.1.2 Dokumen rencana strategis Menyusun prosedur konseling siswa Prosedur konseling dan pendukung untuk siswa d.3; 6.d.3.1; 6.d.3.2; 6.d.3.3 Dokumen profil target lulusan Membuat proses pengembangan kepribadian jangka panjang (pendidikan eksekutif) Kebijakan dan prosedur terkait pengembangan kepribadian f.2; 3.f.2.1; 3.f.2.2 Dokumen daftar alumni, situasi industri tenaga kerja, Dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program Membuat kebijakan dan prosedur terkait dukungan karir Kebijakan dan prosedur dukungan karir a.2.2 Dokumen rencana strategis fungsi Menyusun kebijakan dan prosedur penggunaan fasilitas antar program Kebijakan dan prosedur penggunaan fasilitas c.2 Dokumen rencana strategis fungsi Membuat prosedur keuangan dalam pengelolaan fasilitas fisik Prosedur keuangan dalam pengelolaan fasilitas d.2.2 Dokumen rencana strategis Membuat prosedur pencarian sumber daya Prosedur pencarian sumber daya c.1.3 Dokumen kebijakan universitas induk atau badan lain Menyusun prosedur monitoring akademik oleh pengawas eksternal Prosedur monitoring akademik oleh pengawas eksternal c.4; 6.c.4.1 Dokumen rencana strategis Membuat kebijakan pemasaran dan penjualan (pendidikan eksekutif) Kebijakan sekolah untuk pemasaran dan penjualan f.2.2; 8.f.2.3 Dokumen rencana strategis Membuat prosedur pemasaran dan PR untuk berperan dalam aktivitas sekolah Prosedur pemasaran dan PR

15 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 176 Mengidentifikasi dan menganalisis sumber daya jangka panjang e.1.2 Situasi industri tenaga kerja, data anggota fakultas, deskripsi sumber pendanaan, portofolio program, fasilitas sekolah Mengidentifikasi sumber daya yang tersedia, program yang ditawarkan, kemampuan untuk menghasilkan siswa intelektual, target pasar dan populasi, dan pasar pekerjaan yang dilayani Daftar sumber daya saat ini, program yang ditawarkan, kemampuan untuk menghasilkan siswa intelektual, target pasar dan populasi, dan pasar pekerjaan yang dilayani g Dokumen rencana strategis, Daftar Mengidentifikasi sumber daya dana dan pengajar untuk mencapai tujuan Daftar kebutuhan sumber daya sumber daya saat ini strategis b.1 Data pemegang kepentingan, sumber Menyusun sumber dana sekolah saat ini Deskripsi sumber pendanaan 183,184,178 pendanaan d.2.2 Dokumen rencana strategis, Daftar Mengidentifikasi kebutuhan sumber daya untuk dapat mencapai visi Daftar kebutuhan sumber daya 177,178 sumber daya saat ini i.3 Kebijakan dan strategi untuk Menganalisis kebutuhan sumber daya untuk mendukung strategi Daftar kebutuhan sumber daya 177,178 pengembangan internasional, Daftar sumber daya saat ini, Dokumen rencana strategis pengembangan internasional a.3 Dokumen rencana strategis, daftar Mengidentifikasi kekurangan yang mungkin terjadi dari fasilitas fisik, terkait Daftar kebutuhan sumber daya 177,178 sumber daya saat ini dengan strategi ke depan b.1.5 Dokumen rencana strategis, daftar Menganalisis kecukupan dana untuk mendukung aktivitas sekolah Daftar kebutuhan sumber daya 186 sumber daya saat ini b.1.4 Dokumen rencana strategis, daftar Menganalisis kecukupan dana untuk mendukung dan mengembangkan Daftar kebutuhan sumber daya 186 sumber daya saat ini program dalam 5 tahun terkahir i.3 Daftar kebutuhan sumber daya, Kebijakan dan strategi untuk pengembangan internasional Mengalokasikan sumber daya untuk memenuhi strategi pengembangan internasional Dokumen alokasi sumber daya a.3 Daftar kebutuhan sumber daya Menganalisis tindakan yang diperlukan mengenai kekurangan fasilitas yang Dokumen rencana pemenuhan 180,181,182 ada kekurangan sumber daya 187 N/A Membuat portofolio program a.3.1 Portofolio program, Sistem QA internal, dokumen integrasi cabang ilmu c Dokumen rencana strategis, situasi industri tenaga kerja, dokumen evaluasi alumni berdasarkan tujuan Membuat analisis tentang kekuatan dan kelemahan portofolio (review portofolio program) Mengidentifikasi program-program yang dibutuhkan untuk memenuhi pasar tenaga kerja Dokumen analisis kekuatan dan kelemahan portofolio program Portofolio program b.1.4 Dokumen profil target lulusan Mengidentifikasi nilai, ilmu, keahlian yang ingin dicapai dalam program Portofolio program h.3; 2.h.3.1; Standar global Membuat program dengan standar program yang berlaku global Portofolio program 2.h c.4.2; 6.e.2.2 Dokumen kebutuhan pasar (pendidikan eksekutif), dokumen evaluasi pendidikan eksekutif Membuat program khusus pendidikan eksekutif Program yang ditawarkan

16 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors c.5.2 Dokumen kebutuhan pasar (pendidikan eksekutif), dokumen evaluasi perubahan yang akan muncul dalam sekolah dan portofolio program terkait tujuan yang ingin dicapai, Dokumen fitur program yang sudah ditentukan sistem pendidikan nasional a.1 Dokumen rencana strategis, situasi industri tenaga kerja, Dokumen analisis keahlian utama sekolah di pendidikan eksekutif Membuat program yang mendorong pengembangan organisasi Mendefinisikan program pendidikan eksekutif yang sesuai dengan strategi sekolah Program yang ditawarkan Program yang ditawarkan e.3 Program yang ditawarkan Menganalisis area keahlian utama dalam pendidikan eksekutif Dokumen analisis keahlian utama sekolah di pendidikan eksekutif c.1.2; 2.c Portofolio program, profil target lulusan Membuat filosofi pengajaran, tujuan utama, dan tujuan pembelajaran Dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program a.5 Dokumen rencana strategis, portofolio program, dokumen alternatif perbaikan perancangan program Membuat rencana pengembangan program Dokumen rencana pengembangan program a.3 Portofolio program Membuat rincian portofolio programme Dokumen rincian portofolio program c.1.3 Portofolio program,dokumen tujuan Membuat rincian portofolio program terkait isi utama, pilihan yang Dokumen rincian portofolio pembelajaran untuk tiap program ditawarkan, dan pengajaran yang dipakai program c.1.4 Portofolio program, Kegiatan ekstrakurikuler b.1.2 Portofolio program, kebijakan dan prosedur terkait portofolio program, dokumen rencana pengembangan program g.1.1 Daftar sumber daya saat ini, program yang ditawarkan, kemampuan untuk menghasilkan siswa intelektual, target pasar dan populasi, dan pasar pekerjaan yang dilayani, Membuat rincian portofolio program terkait mata kuliah terkait dan kegiatan Dokumen rincian portofolio khusus yang ada di program program Menentukan faktor diferensiasi pada program yang dibuat Dokumen rincian portofolio program Menentukan pengaruh kemampuan penelitian sekolah dalam pembukaan pendidikan eksekutif Dokumen rincian portofolio program b.1.5 Dokumen rincian portofolio program Membuat panduan program-program yang bersifat modular Dokumen panduan program yang modular b.1.6 Dokumen rincian portofolio program Merancang integrasi antar cabang ilmu Dokumen integrasi cabang ilmu 205 N/A Membuat kurikulum

17 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors d.1 Profil target lulusan, kebijakan terkait proses belajar mengajar, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program d.2; 2.d.2.1; 2.d.2.2; 2.d.2.4; 2.d.2.6; 3.d.1; 3.d.1.1; 3.d d.1.1; 2.d.1.1.1; 2.d.1.1.2; 2.d.1.1.3; 2.d.1.1.4; 2.d.1.1.5; 2.d Profil target lulusan, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program Profil target lulusan, kebijakan terkait proses belajar mengajar, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program d.2.5; 2.d.2.6 Profil target lulusan, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program f.1.1 Profil target lulusan, kebijakan terkait proses belajar mengajar, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program, Dokumen evaluasi perkembangan siswa, tingkat kelulusan, dan tingkat kegagalan dari tiap program serta trendnya e; 7.d.2.2 Isu etis dan tanggung jawab perusahaan, situasi industri tenaga kerja, profil target lulusan i.1 Profil target lulusan, kebijakan terkait proses belajar mengajar, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program g.1 Kebijakan dan prosedur terkait penelitian dan pengembangan h.4 Dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, portofolio program, standar global, dokumen profil target lulusan, dokumen evaluasi kesiapan lulusan sekolah dalam konteks internasional dikaitkan dengan badan siswa dan perusaha Membuat kurikulum yang memasukkan unsur keahlian intelektual Membuat kurikulum yang mengembangkan kemampuan siswa dalam kerja tim, kemampuan interpersonal, kemampuan presentasi, manajemen proyek, kemampuan memimpin Membuat program yang mengembangkan kemampuan siswa dalam menganalisa, memformulasi, mempertahankan pendapat, berkomunikasi lisan dan tertulis, mendemonstrasikan konteks yang luas tentang program studi, mengaplikasikan konsep Membuat kurikulum yang mengembangkan kemampuan praktikal Membuat kurikulum yang memastikan siswa mencapai target pembelajaran Mengintegrasikan isu yang terkait dengan masalah etis dan tanggung jawab perusahaan dengan Program Sekolah, edukasi eksekutif dan penelitian Merancang kurikulum terkait dengan pandangan pihak perusahaan Menentukan kurikulum pendidikan eksekutif melalui pendekatan penelitian, pengembangan dan inovasi yang dilakukan R&D Membuat kurikulum yang memasukkan unsur internasional Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum

18 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors h.1.3; 3.h.2; 3.h.2.2 Portofolio program, dokumen profil target lulusan, dokumen evaluasi kurikulum dan metode belajar mengajar menggunakan bahasa asing h.2.3 Profil target lulusan, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program a.5 Profil target lulusan, kebijakan terkait proses belajar mengajar, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program e.1 Kebijakan terkait proses belajar mengajar, dokumen evaluasi hasil kerja siswa, dokumen evaluasi kesiapan lulusan sekolah dalam konteks internasional dikaitkan dengan badan siswa dan perusahaan perekrut alumni, Dokumen analisis hambatan dalam metode belaja Membuat kurikulum dan metode belajar mengajar menggunakan bahasa asing Membuat kurikulum yang mengembangkan kemampuan siswa dalam kemampuan antarbudaya Membuat kurikulum untuk kasus proses seleksi tidak dilakukan sekolah Membuat metode belajar mengajar Kurikulum, metode belajar mengajar Kurikulum Kurikulum Metode belajar mengajar e.3 Portofolio program, kebijakan terkait proses belajar mengajar, Sistem QA internal c Tujuan jangka panjang, dokumen tujuan pembelajaran untuk tiap program, dokumen evaluasi metode belajar mengajar, dokumen evaluasi perkembangan siswa, tingkat kelulusan, dan tingkat kegagalan dari tiap program serta trendnya d.2; 2.d.2.2 Kebijakan terkait proses belajar mengajar Mengidentifikasi hambatan dalam metode belajar mengajar dan material yang dipakai dalam program Membuat metode belajar mengajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran Membuat metode belajar mengajar yang mengembangkan kemampuan siswa dalam kerja tim, kemampuan interpersonal, kemampuan presentasi, manajemen proyek, kemampuan memimpin Dokumen analisis hambatan dalam metode belajar mengajar Metode belajar mengajar Metode belajar mengajar e.1.4 Kebijakan terkait proses belajar mengajar e.2; 2.e.2.1; Kebijakan terkait proses belajar 6.e.4.3 mengajar e.2; 2.e.2.2; Kebijakan terkait proses belajar 6.e.4.2; 6.e.4.1 mengajar, Dokumen analisis teknologi, Dokumen perangkat yang dibutuhkan Membuat metode belajar mengajar yang menekankan proses belajar Membuat metode belajar mengajar yang memasukkan unsur inovasi Membuat metode belajar mengajar yang memasukkan unsur teknologi informasi & komunikasi Metode belajar mengajar Metode belajar mengajar Metode belajar mengajar

19 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors h.4 Kurikulum, dokumen evaluasi kurikulum dan metode belajar mengajar menggunakan bahasa asing i.2 Kurikulum, data pemegang kepentingan e.4 Dokumen profil target lulusan, kurikulum pendidikan eksekutif Membuat metode belajar mengajar yang memasukkan unsur internasional Membuat metode belajar mengajar yang mengikutsertakan pihak praktisi Menentukan metode belajar mengajar untuk program pendidikan eksekutif Metode belajar mengajar Metode belajar mengajar Metode belajar mengajar pendidikan eksekutif h.2.3 Kurikulum Membuat metode belajar mengajar yang mengembangkan kemampuan siswa dalam kemampuan antarbudaya Metode belajar mengajar e.1.3 Portofolio program, profil target lulusan, Kebijakan terkait proses belajar mengajar, Dokumen analisis teknologi, Dokumen perangkat yang dibutuhkan Membuat learning platform untuk kegiatan belajar mengajar Metode belajar mengajar 230 N/A Aktivitas sekolah, kebijakan dan prosedur sekolah, struktur organisasi, deskripsi pekerjaan, Dokumen evaluasi sistem informasi sekolah, Rencana strategis fungsi TI, data pemegang kepentingan Membuat sistem informasi Sistem informasi sekolah c.1.1; 8.c.1.4 Prosedur anggaran, prosedur pendanaan, dokumen evaluasi sistem informasi sekolah, Aktivitas sekolah, kebijakan dan prosedur sekolah, struktur organisasi, deskripsi pekerjaan, data pemegang kepentingan b.1; 1.b.1.1; 1.b.1.2; 1.b.1.3; 1.b.1.4; 1.b.1.5 Status hukum sekolah, UU Pendidikan, Dokumen rencana strategis, deskripsi sumber pendanaan, deskripsi organisasi induk, Dokumen evaluasi profil sekolah Membuat sistem informasi keuangan untuk tingkat manajer dan pemegang kepentingan Sistem informasi keuangan Membuat profil sekolah Dokumen profil sekolah N/A Perencanaan 1 tahun d.1.2; 1.d.3.1; 1.d.3.3 Visi, misi, nilai, dokumen evaluasi kegiatan publikasi visi, misi, nilai Mempublikasikan visi, misi, dan nilai Kegiatan publikasi visi, misi, nilai

20 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors g Dokumen rencana strategis, dokumen evaluasi kegiatan publikasi rencana strategis f.2 Tujuan jangka panjang, dokumen evaluasi pencapaian tujuan jangka menengah Mempublikasikan perencanaan strategi dengan efektif dan jelas Membuat tujuan jangka menengah sesuai dengan tujuan jangka panjang Kegiatan publikasi rencana strategis Tujuan jangka menengah 237 N/A Membuat rencana operasi g.1, 1.g Dokumen rencana strategis, dokumen aktivitas sekolah, dokumen evaluasi rencana operasional, dokumen evaluasi kegiatan akademik oleh pengawas eksternal, Dokumen analisis kekuatan dan kelemahan dalam mempertahankan posisi strategis Membuat rencana operasional berdasarkan visi, misi, nilai, dan tujuan jangka panjang Dokumen rencana operasional c.1.3 Dokumen rencana strategis, kebijakan dan prosedur, dokumen evaluasi perubahan dalam operasi internasional dalam 5 tahun terakhir, kebijakan dan prosedur kesamaan hak untuk siswa minoritas, kebijakan dan prosedur pelatihan (pengambilan gelar doktor, kemamp Merancang inisiatif-inisiatif dalam hal manajemen edukasi dalam level nasional dan internasional Dokumen rencana operasional d.2 Kode etik/komite etis, proses bisnis sekolah, Kebijakan dan prosedur kesamaan hak untuk siswa minoritas, kebijakan dan prosedur pelatihan (pengambilan gelar doktor, kemampuan lintas ilmu), kebijakan dan prosedur penanganan komplain, kebijakan dan prosedur a.6.3 Dokumen analisis pasar nasional beserta peluang dan hambatan kompetisi, Dokumen analisis pasar internasional beserta peluang dan hambatan kompetisi Menyusun inisiatif dalam implementasi Tanggung Jawab Perusahaan Mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi masalah dalam perekrutan Dokumen rencana operasional Dokumen rencana operasional b.1.1 Kebijakan dan prosedur, Daftar sumber daya saat ini Merancang dukungan untuk pelaksanaan kegiatan nirlaba dan/atau kemanusiaan 243 N/A Mengidentifikasi dan menganalisis sumber daya jangka menengah (1 tahun) Anggaran, Dokumen rencana operasional 237

21 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors g.1 Fasilitas sekolah Mengidentifikasi fasilitas dan pelayanan pendukung Daftar sumber daya saat ini d.1 Fasilitas dokumentasi Mengidentifikasi fasilitas dokumentasi yang dimiliki (pusat dokumentasi, perpustakaan, database, fasilitas penelitian) Daftar sumber daya saat ini e.4.1; 8.e.1 Fasilitas komputer, dokumen evaluasi Mengidentifikasi fasilitas komputer Daftar sumber daya saat ini penggunaan fasilitas a.1; 8.a.2 Fasilitas sekolah Mengidentifikasi fasilitas pendidikan yang ada Daftar sumber daya saat ini a.4 Fasilitas sekolah Mengidentifikasi fasilitas untuk pengajaran pendidikan eksekutif Daftar sumber daya saat ini a.2.1 Daftar sumber daya saat ini Menganalisis fasilitas pendukung Daftar kebutuhan sumber daya f.1.1 Dokumen penugasan anggota fakultas f.1 Dokumen kurikulum pendidikan eksekutif, dokumen evaluasi fakultas Mengidentifikasi proporsi dosen inti dalam pendidikan eksekutif Menentukan jumlah sumber daya manusia (dosen inti, dosen tambahan, dosen part time, dosen tamu) di pendidikan eksekutif Dokumen proporsi dosen inti Dokumen jumlah dosen yang dibutuhkan c.1.6 Situasi industri tenaga kerja Melakukan analisis kebutuhan komunitas bisnis dan masyarakat untuk Dokumen analisis kebutuhan pengembangan staff komunitas bisnis dan g.1.2 Daftar sumber daya saat ini Menganalisis kecukupan staf administratif Daftar kebutuhan sumber daya N/A Mengalokasikan sumber daya b.1.3 Kebijakan dan prosedur, Daftar kebutuhan sumber daya a.2.2 Kebijakan dan prosedur penggunaan fasilitas, Daftar kebutuhan sumber daya, Dokumen evaluasi alokasi penggunaan fasilitas Merancang alokasi sumber daya untuk kegiatan yang meningkatkan pengalaman siswa dan masyarakat Menyusun alokasi penggunaan fasilitas Dokumen alokasi sumber daya Dokumen alokasi penggunaan fasilitas a.4 Kebijakan dan prosedur penggunaan fasilitas, Daftar kebutuhan sumber daya a.3; 4.a.3.2; 4.a.4; 4.a.4.1; 4.a.4.3; 4.b.1.4; 4.c.1.5; 4.e.1; 4.e.1.2; 6.f.1; 6.f.1.1; 6.f.3; 6.f.3.1; Profil anggota fakultas, profil beban kerja anggota fakultas saat ini, dokumen kurikulum pendidikan esekutif, rencana operasional, dokumen evaluasi penugasan anggota fakultas Mengalokasikan kebutuhan lingkungan nyaman melalui fasilitas penunjang (pendidikan eksekutif) Mendesain penugasan anggota fakultas (dosen inti, dosen tambahan, dosen part time, dosen tamu) (pendidikan eksekutif) Dokumen alokasi penggunaan fasilitas Dokumen penugasan anggota fakultas

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN, Menimbang

Lebih terperinci

Standar Mahasiswa & Pengelolaan Alumni STIKES HARAPAN IBU

Standar Mahasiswa & Pengelolaan Alumni STIKES HARAPAN IBU Standar Mahasiswa & Pengelolaan Alumni STIKES HARAPAN IBU Halaman 2 dari 6 STANDAR KEMAHASISWAAN DAN PENGELOLAAN ALUMNI STIKES HARAPAN IBU KODE DOKUMEN : STD.MT.AK. 03/007/2017 REVISI : 0 TANGGAL : 7 Maret

Lebih terperinci

VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA

VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA Oleh Prof. Dr. Herri CALON DEKAN FEUA PERIODE TAHUN 2016-2020 Visi Menjadi Fakultas Ekonomi yang menghasilkan sumber daya insani yang kreatif, inovatif, profesional dan kompetitif,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN PERGURUAN TINGGI NEGERI MENJADI PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

Penilaian Kapasitas Organisasi

Penilaian Kapasitas Organisasi Penilaian Kapasitas Organisasi Lembar Penilaian Nama Organisasi: Alamat: Visi dan Misi: Aktivitas Utama: Tanggal Penilaian: Penilai: Skala Pemeringkatan 0 Tidak dapat diterapkan atau tidak tersedia cukup

Lebih terperinci

1. Menyampaikan misi dan tujuan organisasi. 2. Memengaruhi. individu

1. Menyampaikan misi dan tujuan organisasi. 2. Memengaruhi. individu Kode Unit : O.842340.012.01 Judul Unit : MemimpinKerjasamaLintas Organisasi Deskripsi Unit : Unit ini menjelaskan hasil kinerja, keterampilan pengetahuan,dan sikap yang diperlukan untuk menunjukkan perilaku

Lebih terperinci

Dokumen Akademik DOKUMEN AKADEMIK

Dokumen Akademik DOKUMEN AKADEMIK Dokumen Akademik DOKUMEN AKADEMIK Landasan yang bersifat normatif-ideologis yang wajib dimiliki oleh setiap institusi penyelenggara kegiatan akademik. Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR. i DAFTAR ISI. ii RANGKUMAN EKSEKUTIF viii TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI.. xi

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR. i DAFTAR ISI. ii RANGKUMAN EKSEKUTIF viii TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI.. xi DAFTAR ISI KATA PENGANTAR. i DAFTAR ISI. ii RANGKUMAN EKSEKUTIF viii TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI.. xi BAB I KOMPONEN A VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, DAN STRATEGI PENCAPAIAN 1 A. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN,

Lebih terperinci

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA I. VISI, MISI, DAN TUJUAN UNIVERSITAS A. VISI 1. Visi harus merupakan cita-cita bersama yang dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan

Lebih terperinci

STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Universitas Respati Yogyakarta Jln. Laksda Adi Sucipto KM 6.3 Depok Sleman Yogyakarta Telp : 0274-488 781 ; 489-780 Fax : 0274-489780 B A D A N P E N J A M I N

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN I. UMUM Semangat reformasi di bidang pendidikan yang terkandung dalam Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara

Lebih terperinci

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK.

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK. KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK. PENDAHULUAN Tata kelola perusahaan yang baik merupakan suatu persyaratan dalam pengembangan global dari kegiatan usaha perusahaan dan peningkatan citra perusahaan. PT Duta

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Teknik Mesin

Dokumen Kurikulum Program Studi : Teknik Mesin Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Teknik Mesin Fakultas : Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total

Lebih terperinci

1.1. Dasar/ Latar Belakang Penyusunan Piagam Audit Internal

1.1. Dasar/ Latar Belakang Penyusunan Piagam Audit Internal Piagam Audit Intern 1.0 PENDAHULUAN 2.0 VISI 3.0 MISI 1.1. Dasar/ Latar Belakang Penyusunan Piagam Audit Internal a. Peraturan Bank Indonesia No.1/6/PBI/1999 tanggal 20 September 1999 tentang Penugasan

Lebih terperinci

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 3 1.2 Tujuan 3 Halaman BAB 2 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP

Lebih terperinci

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk Piagam Audit Internal PT Astra International Tbk Desember 2010 PIAGAM AUDIT INTERNAL 1. Visi dan Misi Visi Mempertahankan keunggulan PT Astra International Tbk dan perusahaanperusahaan utama afiliasinya

Lebih terperinci

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH Versi 18 Mei 2016 BAN-PT AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH MATRIKS BORANG DAN EVALUASI-DIRI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI 2016 DAFTAR ISI halaman DAFTAR ISI ii MATRIKS

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA

SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA Yeni Nuraeni Program Studi Teknik Informatika, Universitas Paramadina Jl. Gatot Subroto Kav 97, Mampang Jakarta 12790 021-79181188

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN

RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2012 2016 TANGGAL : 22 OKTOBER 2010 DISAHKAN OLEH Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan

Lebih terperinci

BAB I VISI, MISI, NILAI, TUJUAN, SASARAN. 1.1 Visi Menjadi institusi pendidikan di bidang Gizi Kesehatan yang bermutu internasional.

BAB I VISI, MISI, NILAI, TUJUAN, SASARAN. 1.1 Visi Menjadi institusi pendidikan di bidang Gizi Kesehatan yang bermutu internasional. BAB I VISI, MISI, NILAI, TUJUAN, SASARAN 1.1 Visi Menjadi institusi pendidikan di bidang Gizi Kesehatan yang bermutu internasional. 1.2 Misi 1.2.1 Menyelenggarakan pendidikan di bidang gizi kesehatan yang

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

Bab IV Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi

Bab IV Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi Bab IV Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi IV.1 Usulan Perencanaan Investasi Teknologi Informasi dengan Val IT Perencanaan investasi TI yang dilakukan oleh Politeknik Caltex Riau yang dilakukan

Lebih terperinci

TABEL: ORIENTASI, STRATEGI, KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA PER TAHAPAN RIP UII PENDIDIKAN. Lampiran halaman 1. Orientasi (Strategic Intent)

TABEL: ORIENTASI, STRATEGI, KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA PER TAHAPAN RIP UII PENDIDIKAN. Lampiran halaman 1. Orientasi (Strategic Intent) TABEL: ORIENTASI, STRATEGI, KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA PER TAHAPAN RIP UII 2008-2038 PENDIDIKAN Excellent Koordinasi/ komitmen: Organisasi Spirit Peningkatan kualitas kurikulum peningkatan proses

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PROGRAM KERJA JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA PROGRAM KERJA JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2009-2013 Kode Dokumen : 0030103000 Revisi : 3 Tanggal : 5 Januari 2012 Diajukan oleh : Disetujui oleh :

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SWOT DAN ASUMSI-ASUMSI

BAB III ANALISIS SWOT DAN ASUMSI-ASUMSI BAB III ANALISIS SWOT DAN ASUMSI-ASUMSI 3.1. Kekuatan 1. STMIK AMIKOM YOGYAKARTA saat ini telah meraih 6 penghargaan dalam bidang penelitian bertaraf internasional, yang dapat meningkatkan reputasi STMIK

Lebih terperinci

1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT

1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT 1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT 5. Tatapamong prodi yang efektif 6. Pengembangan tatapamong prodi S1 PGSD

Lebih terperinci

2014, No.16 2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi adalah pengaturan

2014, No.16 2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi adalah pengaturan LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.16, 2014 PENDIDIKAN. Pendidikan Tinggi. Perguruan Tinggi. Pengelolaan. Penyelenggaraan. Pencabutan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2008 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2008 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Per 17 Desember 2008 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2008 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk mewujudkan

Lebih terperinci

Pemangku Kepentingan, Manajer, dan Etika

Pemangku Kepentingan, Manajer, dan Etika Modul ke: Pemangku Kepentingan, Manajer, dan Etika Fakultas Pasca Sarjanan Dr. Ir. Sugiyono, Msi. Program Studi Magister Manajemen www.mercubuana.ac.id Source: Jones, G.R.2004. Organizational Theory, Design,

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI S1 TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI S1 TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI S1 TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN 2016-2021 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS ANDALAS KATA PENGANTAR Dokumen Rencana

Lebih terperinci

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL Bab I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Tujuan Peraturan ini dibuat dengan tujuan menjalankan fungsi pengendalian internal terhadap kegiatan perusahaan dengan sasaran utama keandalan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN PROGRAM MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012-2017 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

Piagam Unit Audit Internal ( Internal Audit Charter ) PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk

Piagam Unit Audit Internal ( Internal Audit Charter ) PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk Piagam Unit Audit Internal ( Internal Audit Charter ) PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk Pendahuluan Piagam Audit Internal ( Internal Audit Charter ) adalah dokumen formal yang berisi pengakuan keberadaan

Lebih terperinci

STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SM SPMI Hal : 1/11 1 Judul STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK-SPMI SM 04 SUMEDANG 2016 SM SPMI Hal : 2/11 2 Lembar

Lebih terperinci

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk PT Astra International Tbk Agustus 2016 PIAGAM AUDIT INTERNAL I. Visi & Misi Visi Misi Visi 2020 Menjadi Kebanggaan Bangsa Grup Astra diakui memiliki standar kelas dunia dalam hal tata kelola perusahaan,

Lebih terperinci

HAK GURU. Uraian tentang hak-hak guru selanjutnya dituangkan dalam tabel di bawah ini.

HAK GURU. Uraian tentang hak-hak guru selanjutnya dituangkan dalam tabel di bawah ini. HAK GURU Hak-hak guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan yang diamanatkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 40 Ayat (1) dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 2014 TENTANG AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 2014 TENTANG AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN PERGURUAN TINGGI SALINAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 2014 TENTANG AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN PERGURUAN TINGGI DENGAN

Lebih terperinci

BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI

BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI No. Butir Aspek Penilaian Bobot 1 1.1.a Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. 1.04 2 1.1.b Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu

Lebih terperinci

INSTITUSI PERGURUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2007

INSTITUSI PERGURUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2007 AKREDITASI INSTITUSI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BUKU VI MATRIKS PENILAIAN PORTOFOLIO AKREDITASI INSTITUSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2007 DAFTAR

Lebih terperinci

AKREDITASI INSTITUSI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2007

AKREDITASI INSTITUSI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2007 AKREDITASI INSTITUSI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BUKU VI MATRIKS PENILAIAN PORTOFOLIO AKREDITASI INSTITUSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2007 DAFTAR

Lebih terperinci

KERANGKA RENSTRA. Where Do We Want TO BE VISI / MISI SASARAN/OBJECTIVE TARGET

KERANGKA RENSTRA. Where Do We Want TO BE VISI / MISI SASARAN/OBJECTIVE TARGET Rencana Strategis Program Studi Pendidikan Dokter FKUB: KERANGKA RENSTRA Where Are We NOW HOW Do We Get There Where Do We Want TO BE EVALUASI DIRI VISI / MISI ANALISIS SWOT GRAND STRATEGY TUJUAN/GOAL RENSTRA

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA PERIODE

PROGRAM KERJA PERIODE PROGRAM KERJA PERIODE 2012-2016 PROGRAM KERJA PERIODE 2012-2016 JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA Kode Dokumen : 00601 02000 Revisi : 3 Tanggal : 13 Desember 2012 Diajukan oleh

Lebih terperinci

WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4. di BPM UMY

WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4. di BPM UMY WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4 di BPM UMY 3-4 Pebruari 2016 BOBOT PER SUBBUTIR PENILAIAN BORANG YANG DIISI OLEH PROGRAM STUDI I. 3,12 II. 6,24 III. 15,6 Visi, misi,

Lebih terperinci

Kebijakan Manajemen Risiko

Kebijakan Manajemen Risiko Kebijakan Manajemen Risiko PT Indo Tambangraya Megah, Tbk. (ITM), berkomitmen untuk membangun sistem dan proses manajemen risiko perusahaan secara menyeluruh untuk memastikan tujuan strategis dan tanggung

Lebih terperinci

SPESIFIKASI JURUSAN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA SP.UJM-JM-FE-UB.01

SPESIFIKASI JURUSAN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA SP.UJM-JM-FE-UB.01 SPESIFIKASI JURUSAN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA SP.UJM-JM-FE-UB.01 Revisi : - Tanggal : 2 Mei 2008 Dikaji ulang oleh : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya

Lebih terperinci

Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian

Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian 00404 04001 UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010 Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Nama Jurusan : Sosial

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR : 54 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR : 54 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR : 54 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUKOHARJO,

Lebih terperinci

STANDAR MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

STANDAR MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA STANDAR MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 STANDAR MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Kode

Lebih terperinci

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM 04.

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM 04. STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM 04. 03 01 SEMARANG 2011 SPMI-UNDIP Standar Isi Sistem Penjaminan Mutu Internal

Lebih terperinci

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA / LEMBAGA (RKA-KL) TAHUN 2017 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA / LEMBAGA (RKA-KL) TAHUN 2017 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA / LEMBAGA (RKA-KL) TAHUN 27 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG KAMPUS TERPADU UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG DESA BALUNIJUK KECAMATAN

Lebih terperinci

FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. Penilaian Dokumen Perorangan. Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :...

FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. Penilaian Dokumen Perorangan. Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :... FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Dokumen Perorangan Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :... Tanggal :... No. 1 1.1 2 1.2 3 1.3.1 4 1.3.2 5 2.1.1 6 2.1.2 7 2.1.3

Lebih terperinci

II. Rangkuman Eksekutif

II. Rangkuman Eksekutif II. Rangkuman Eksekutif Konsistensi dan relevansi antara visi, misi, tujuan, dan sasaran yang dirumuskan UPI dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang dijabarkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa

Lebih terperinci

ANALISIS DAMPAK AKREDITASI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus Di SD Negeri Donohudan 3 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali)

ANALISIS DAMPAK AKREDITASI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus Di SD Negeri Donohudan 3 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali) ANALISIS DAMPAK AKREDITASI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus Di SD Negeri Donohudan 3 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali) TESIS Diajukan Kepada Program Pasca Sarjana Universitas

Lebih terperinci

U IVERSITAS AIRLA GGA

U IVERSITAS AIRLA GGA U IVERSITAS AIRLA GGA Kampus C Mulyorejo Surabaya 60115 Telp. (031) 5914042, 5914043, 5912546, 5912564 Fax (031) 5981841 Website : http://www.unair.ac.id ; e-mail : rektor@unair.ac.id SALINAN PERATURAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan fungsi dan tujuan

Lebih terperinci

BAB VII STANDAR PENGELOLAAN

BAB VII STANDAR PENGELOLAAN BAB VII STANDAR PENGELOLAAN Bagian Kesatu Tata Kelola Pasal 34 Pengelolaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menerapkan otonomi perguruan tinggi yang dalam batas-batas yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan

Lebih terperinci

Program Kerja Ketua Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran

Program Kerja Ketua Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran Program Kerja Ketua Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010 i KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas terselesaikannya penyusunan Program Kerja

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 19/5/PBI/2017 TENTANG SERTIFIKASI TRESURI DAN PENERAPAN KODE ETIK PASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 19/5/PBI/2017 TENTANG SERTIFIKASI TRESURI DAN PENERAPAN KODE ETIK PASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 19/5/PBI/2017 TENTANG SERTIFIKASI TRESURI DAN PENERAPAN KODE ETIK PASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Aeronotika dan Astronotika

Dokumen Kurikulum Program Studi : Aeronotika dan Astronotika Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Aeronotika dan Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total Halaman

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG KERJA SAMA PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN

AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DATA DAN INFORMASI FAKULTAS* IDENTITAS Nama Perguruan

Lebih terperinci

STANDAR ISI PEMBELAJARAN

STANDAR ISI PEMBELAJARAN NomorDokumen: STD-SPM.Pol//02/2017 Januari 2017 Halaman 1 dari 5 STD-SPMI/03/02/2015 31 Maret 2015 03 1. Visi dan Misi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surakarta Visi : Misi : Menjadi Institusi

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA RENCANA STRATEGIS 2016-2021 PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2016 LEMBAR PENGESAHAN RENCANA STRATEGIS 2016-2021 Disahkan Oleh Direktur Pasca Sarjana UMY Diperiksa Oleh

Lebih terperinci

Pedoman Audit Internal (Internal Audit Charter) Lampiran, Surat Keputusan, No:06/FMI-CS/III/2017 Tentang Penetapan Kepala Unit Audit Internal

Pedoman Audit Internal (Internal Audit Charter) Lampiran, Surat Keputusan, No:06/FMI-CS/III/2017 Tentang Penetapan Kepala Unit Audit Internal 1. Definisi a) Audit Internal adalah suatu kegiatan pemberian keyakinan dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional perusahaan,

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 58 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS BURSA EFEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 58 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS BURSA EFEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA - 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 58 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS BURSA EFEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI BIDANG SUMBERDAYA MANUSIA

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI BIDANG SUMBERDAYA MANUSIA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI BIDANG SUMBERDAYA MANUSIA Yeni Nuraeni Program Studi Teknik Informatika, Universitas Paramadina Email : yeninur@hotmail.com Abstrak Pendidikan

Lebih terperinci

GUNA MENGHASILKAN INOVASI UNGGUL

GUNA MENGHASILKAN INOVASI UNGGUL MEWUJUDKAN SDM PTS BERMUTU GUNA MENGHASILKAN INOVASI UNGGUL Oleh Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, Ph.D. (Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kemenristekdikti) Visi Kemenristekdikti Terwujudnya pendidikan

Lebih terperinci

Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary)

Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary) Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary) Bagian 1. MENGELOLA TEKNOLOGI INFORMASI Salah satu komponen yang penting dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis adalah Teknologi

Lebih terperinci

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN STD-SPM.Pol//7/2017 STD-SPM.Pol//7/2017 1. Visi dan Misi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surakarta Visi : Misi : Menjadi Institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, kompetitif dan bertaraf

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA Nomor: 7/25/PBI/2005 TENTANG SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO BAGI PENGURUS DAN PEJABAT BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA Nomor: 7/25/PBI/2005 TENTANG SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO BAGI PENGURUS DAN PEJABAT BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA, PERATURAN BANK INDONESIA Nomor: 7/25/PBI/2005 TENTANG SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO BAGI PENGURUS DAN PEJABAT BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kondisi eksternal dan internal perbankan

Lebih terperinci

PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS PROGRAM STUDI PPKPS UNIVERSITAS HASANUDDIN MARET 2013

PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS PROGRAM STUDI PPKPS UNIVERSITAS HASANUDDIN MARET 2013 PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS PROGRAM STUDI PPKPS UNIVERSITAS HASANUDDIN MARET 2013 Pendahuluan Program studi merupakan lini terdepan penyelenggaraan kegiatan tri dharma, oleh karena itu prodi perlu diberikan

Lebih terperinci

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) 1 PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI 2 PENGERTIAN UMUM Program Pendidikan Profesi Akuntansi USAKTI (PPA FE - USAKTI) adalah program pendidikan

Lebih terperinci

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA AGI ANK PERKREDITAN RAKYAT PEDOMAN PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA AGI PR - 1 - Penjelasan Umum Pedoman

Lebih terperinci

RIP Institusi STRATEGI KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA RIP IAIN SULTAN AMAI GORONTALO Matriks BIDANG : PENDIDIKAN

RIP Institusi STRATEGI KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA RIP IAIN SULTAN AMAI GORONTALO Matriks BIDANG : PENDIDIKAN Matriks STRATEGI KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA IAIN SULTAN AMAI GORONTALO2012-2027 BIDANG : PENDIDIKAN Komponen Orientasi (Strategic Intent) Strategi Dasar Kebijakan Dasar Indikator Kinerja 134 Tahap

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 11/ 19 /PBI/2009 TENTANG SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO BAGI PENGURUS DAN PEJABAT BANK UMUM

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 11/ 19 /PBI/2009 TENTANG SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO BAGI PENGURUS DAN PEJABAT BANK UMUM PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 11/ 19 /PBI/2009 TENTANG SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO BAGI PENGURUS DAN PEJABAT BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang. kehidupan: sosial, ekonomi, politik, dan budaya.

BAB I PENDAHULUAN. perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang. kehidupan: sosial, ekonomi, politik, dan budaya. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendidikan merupakan faktor penting bagi kelangsungan kehidupan bangsa dan faktor pendukung yang memegang peranan penting di seluruh sektor kehidupan. Pembangunan

Lebih terperinci

PEDOMAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU

PEDOMAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU Revisi 2013 PEDOMAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU Jl. HR. Soebrantas No. 155 KM. 15 Simpang Baru Panam Pekanbaru Email: bppm_uinsuskariau@uin-suska.ac.id

Lebih terperinci

MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU. Dalam Konteks MBS

MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU. Dalam Konteks MBS MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU SEKOLAH Dalam Konteks MBS MANAJEMEN SEKOLAH Paradigma baru manajemen pendidikan (Wirakartakusumah, 1998) Mutu Otonomi Akuntabilitas Akreditasi Evaluasi Apa yang diharapkan orang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

KETENTUAN UMUM Pasal 1 Pengertian Peraturan Penelitian dan Publikasi Ilmiah

KETENTUAN UMUM Pasal 1 Pengertian Peraturan Penelitian dan Publikasi Ilmiah KETENTUAN UMUM Pasal 1 Pengertian Peraturan Penelitian dan Publikasi Ilmiah (1) Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan: a. Peraturan Penelitian dan Publikasi Ilmiah adalah seperangkat aturan mengenai

Lebih terperinci

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 25 TAHUN 2010 TENTANG SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) KABUPATEN SITUBONDO

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 25 TAHUN 2010 TENTANG SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) KABUPATEN SITUBONDO 1 BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 25 TAHUN 2010 TENTANG SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SITUBONDO, Menimbang

Lebih terperinci

Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1

Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1 Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng Proyek Kumpulan orang-orang untuk menyelesaikan suatu permasalahan Sebuah aktivitas yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah hasil

Lebih terperinci

Manfaat Evaluasi diri

Manfaat Evaluasi diri Evaluasi Diri Perwajahan Kertas A-4 Spasi: 1.5 Bentuk huruf (Font): Times new Roman atau Arial Ukuran huruf: 12 Sistematis Perwajahan dan tata tulis konsisten Bahasa Indonesia yang baik & benar Tujuan

Lebih terperinci

Latihan: UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH 2012

Latihan: UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH 2012 Latihan: UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH 2012 I. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) huruf A, B, C, atau D pada lembar jawaban! 1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2006 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2006 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2006 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Ilmu dan Teknik Material

Dokumen Kurikulum Program Studi : Ilmu dan Teknik Material Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Ilmu dan Teknik Material Fakultas : Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode

Lebih terperinci

PEMBERDAYAAN DAN PENGUATAN PTS DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN. Oleh Prof. Dr. H. SUYATNO, M.Pd.

PEMBERDAYAAN DAN PENGUATAN PTS DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN. Oleh Prof. Dr. H. SUYATNO, M.Pd. PEMBERDAYAAN DAN PENGUATAN PTS DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Oleh Prof. Dr. H. SUYATNO, M.Pd. KONDISI PTS SAAT INI Pemerataan dan Peningkatan Akses Pendidikan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing Tata Kelola,

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM MANAJEMEN RISIKO

PEDOMAN UMUM MANAJEMEN RISIKO PEDOMAN UMUM MANAJEMEN RISIKO A. Struktur Organisasi Manajemen Risiko Struktur Organisasi Manajemen Risiko PT Perkebunan Nusantara X (Persero) adalah sebagai berikut: Direktur Keuangan (Risk Sponsor) Ka.

Lebih terperinci

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 60 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 60 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 60 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

SPMI dan ISO 9001:2008

SPMI dan ISO 9001:2008 SPMI dan ISO 9001:2008 Wahyu Catur Wibowo, Ph.D Staf Pengajar Fakultas Ilmu Komputer Univ Indonesia wibowo@cs.ui.ac.id http://telaga.cs.ui.ac.id/~wibowo Standar Nasional Pendidikan (SNP) Diatur dengan

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 4/POJK.03/2015 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 4/POJK.03/2015 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 4/POJK.03/2015 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN, Menimbang:

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI A. Simpulan Berdasarkan hasil pembahasan penelitian ini, dapat diambil beberapa simpulan sesuai dengan permasalahan yang diteliti, sebagai berikut: Dukungan kebijakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG - 1 - SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN

Lebih terperinci

STANDART MUTU AKBID HARAPAN MULYA PONOROGO TAHUN 2014/2015

STANDART MUTU AKBID HARAPAN MULYA PONOROGO TAHUN 2014/2015 STANDART MUTU AKBID HARAPAN MULYA PONOROGO TAHUN 2014/2015 DISUSUN OLEH : TIM PENJAMINAN MUTU Disahkan Direvisi Manual Mutu Disetujui Tgl. 15 April 2014 - SM.AKBID HMP.2014 Direktur Akbid HMP KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci