PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP MINAT NASABAH UNTUK MENABUNG DI TABUNGAN BRITAMA BRI (STUDI KASUS DI KANCA BRI KLATEN) Tesis

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP MINAT NASABAH UNTUK MENABUNG DI TABUNGAN BRITAMA BRI (STUDI KASUS DI KANCA BRI KLATEN) Tesis"

Transkripsi

1 PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP MINAT NASABAH UNTUK MENABUNG DI TABUNGAN BRITAMA BRI (STUDI KASUS DI KANCA BRI KLATEN) Tesis Program Studi Magister Manajemen Minat Utama : Manajemen Pemasaran Diajukan oleh : Elina Edi Cahyani NIM : S Kepada PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2008

2 PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP MINAT NASABAH UNTUK MENABUNG DI TABUNGAN BRITAMA BRI (STUDI KASUS DI KANCA BRI KLATEN) Disusun oleh : Elina Edi Cahyani NIM : S Telah disetujui oleh Pembimbing Pada tanggal : Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek. Drs. M. Amien Gunadi, MP. NIP NIP Mengetahui Ketua Program Studi Magister Manajemen Prof. Dr. Hartono, MS NIP

3 PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP MINAT NASABAH UNTUK MENABUNG DI TABUNGAN BRITAMA BRI (STUDI KASUS DI KANCA BRI KLATEN) Disusun oleh : Elina Edi Cahyani NIM : S Telah disetujui oleh Penguji Pada tanggal : Jabatan Nama Tanda Tangan. Ketua Tim Penguji : Prof. Dr. Hartono, MS Pembimbing I : Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek Pembimbing II : Drs. M. Amien Gunadi, MP... Mengetahui Direktur PPs UNS Ketua Program Studi Magister Manajemen Prof. Drs. Suronto, M.Sc.,Ph.D Prof. Dr. Hartono, MS NIP NIP

4 PERNYATAAN Yang bertanda tangan dibawah ini saya : Nama NIM : Elina Edi Cahyani : S Sebagai Mahasiswa Pasca Sarjana Program Studi Magister Manajemen Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dengan ini menyatakan bahwa tesis ini bukan merupakan jiplakan dari karya orang lain. Dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain kecuali yang setara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam Daftar Pustaka. Surakarta, Desember 2008 Elina Edi Cahyani

5 KATA PENGANTAR Puji syukur atas berkat Allah Bapa di surga yang telah memberikan kesempatan pada penulis dalam melaksanakan penelitian mulai dari pengajuan judul, proposal sampai penyusunan tesis yang berjudul : Pengaruh Iklan Untung Beliung BritAma Terhadap Minat Nasabah Untuk Menabung di Tabungan BritAma BRI (Studi Kasus di Kanca BRI Klaten). Tesis ini disusun sebagai syarat dalam mencapai derajat Sarjana S - 2 pada Pasca Sarjana Program Studi Magister Manajemen Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tesis ini dapat terselesaikan berkat bantuan dari banyak pihak yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan bantuan dalam penyelesaiannya. Untuk itu penulis menyampaikan terima kasih kepada :. Bapak Prof. Dr. Hartono, MS selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Dosen Penguji yang turut mengarahkan dalam penyusunan tesis 2. Bapak Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek selaku Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan kepada penulis 3. Bapak Drs. M. Amien Gunadi, MP selaku Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan kepada penulis 4. Seluruh jajaran manajemen dan pekerja PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kanca Klaten 5. Rumekso Widiatmoko, STP dan Ezra Prasraya Amoghasakti yang selalu memberikan semangat dan kasih sayang

6 6. Seluruh rekan rekan di Program Studi Magister Manajemen Kelas Khusus BRI Angkatan yang selalu saling memberikan dukungan 7. Seluruh staf dan karyawan/wati MM UNS Serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah turut berperan dalam penyelesaian tesis ini. Akhirnya penulis tidak lupa membuka kesempatan pada semua pihak untuk turut serta memberikan kritik maupun saran yang berguna dalam perbaikan. Semoga tesis ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. Surakarta, Desember 2008 Penulis

7 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii HALAMAN PERNYATAAN... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL.. ix DAFTAR GAMBAR.. xi DAFTAR LAMPIRAN... xii ABSTRAK xiii BAB I. PENDAHULUAN... A. Latar Belakang Masalah... B. Perumusan Masalah... 8 C. Tujuan Penelitian... 9 D. Manfaat Penelitian... 0 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA... 2 A. Landasan Teori...2 B. Hasil Penelitian Terdahulu C. Kerangka Pemikiran...25 D. Hipotesis BAB III. METODE PENELITIAN... 3

8 A. Desain Penelitian... 3 B. Jenis, Sumber dan Teknik Pengumpulan Data...3 C. Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel D. Pengujian Terhadap Instrumen Penelitian E. Definisi Operasional Variabel F. Metode Analisis Data BAB IV. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Sejarah Singkat PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk B. Visi dan Misi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk C. Struktur Organisasi dan Ruang Lingkup Kegiatan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk D. Pengujian Validitas dan Reliabilitas E. Analisis Deskriptif F. Pengujian Asumsi Klasik Model Regresi G. Uji Hipotesis BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

9 DAFTAR TABEL TABEL Halaman 4. Hasil Uji Validitas Hasil Uji Reliabilitas Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Karakteristik Responden Berdasarkan Rata-rata Lamanya Menonton Televisi Setiap Hari Karakteristik Responden Berdasarkan Frekuensi Membaca Surat Kabar Dalam Satu Minggu Karakteristik Responden Berdasarkan Lamanya Menabung Karakteristik Responden Berdasarkan Rata-rata Saldo mengendap Analisis Deskriptif Respon Responden terhadap Pesan Iklan Analisis Deskriptif Respon Kesadaran Responden Analisis Deskriptif Respon Pengetahuan Responden Analisis Deskriptif Respon Minat Responden Uji Multikolinearitas Uji Heteroskedastisitas Uji Autokorelasi... 67

10 4.8 Hasil Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Hasil Nilai Uji F Hipotesis Hasil Nilai Uji t Hipotesis Hasil Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Hasil Nilai Uji F Hipotesis Hasil Nilai Uji t Hipotesis Hasil Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Hasil Nilai Uji F Hipotesis Hasil Nilai Uji t Hipotesis Hasil Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Hasil Nilai Uji F Hipotesis Hasil Nilai Uji t Hipotesis Hasil Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Hasil Nilai Uji F Hipotesis Hasil Nilai Uji t Hipotesis Hasil Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Hasil Nilai Uji F Hipotesis Hasil Nilai Uji t Hipotesis

11 DAFTAR GAMBAR GAMBAR Halaman Gambar 2. Hubungan Antar Tiga Komponen Sikap... 8 Gambar 2.2 Model Komunikasi Sembilan Unsur Gambar 2.3 Model Kerangka Pemikiran Gambar 4. Grafik Normal P-Plot Model Regresi Hipotesis Gambar 4.2 Grafik Normal P-Plot Model Regresi Hipotesis Gambar 4.3 Grafik Normal P-Plot Model Regresi Hipotesis Gambar 4.4 Grafik Normal P-Plot Model Regresi Hipotesis Gambar 4.5 Grafik Normal P-Plot Model Regresi Hipotesis Gambar 4.6 Grafik Normal P-Plot Model Regresi Hipotesis

12 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN Halaman Lampiran. Gambar Iklan Untung Beliung BritAma Lampiran 2. Kuisoner Lampiran 3. Print Out Uji Validitas Lampiran 4. Print Out Uji Reliabilitas Lampiran 5. Print Out Regresi (Untuk Uji Hipotesis,Uji Multikolinearitas dan Uji Autokorelasi) Lampiran 6. Print Out Uji Heterokedastisitas Lampiran 7. Print Out Tabulasi Data... 3

13 ABSTRACT This research aimed : to know influence of Untung Beliung BritAma advertising toward consumer s interesting in saving in BritAma BRI, and to know influence of consumer s awareness and knowledge as moderating variabels toward consumer s interesting in saving in BritAma BRI. Sample in this research is 00 people who saved their funds in BritAma BRI Klaten, using method of simple random sampling. Collecting data method using questionaire and interview. Examination of validity used correlation of moment product and examination of realiability used alpha cronbach. Data analysis used in this research are regression analysis, t test, F test and R 2 to find out the influence of Untung Beliung BritAma advertising, consumer s awareness and knowledge toward consumer s interesting. Descriptive analysis used to support intrepretation of the result of the analysis data. Based on data analysis, the result are as bellows : there is influence of Untung Beliung BritAma advertising toward consumer s interesting in saving in BritAma BRI, and there is influence of consumer s knowledge as moderating variable toward consumer s interesting in saving in BritAma BRI.

14 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sudah menjadi semacam kebiasaan, ketika suku bunga bergerak naik, orangorang cenderung tertarik ke produk perbankan deposito. Fenomena alamiah ini terjadi sejak suku bunga mengalami kenaikan setelah adanya inflasi akibat melonjaknya BBM sekitar Oktober 2005 tahun lalu. Bunga deposito yang semula rata-rata hanya 6,4% per tahun sempat bergerak naik mencapai kisaran 2%, sementara itu bunga tabungan rata-rata belum mampu menembus angka 5%. Data di Bank Indonesia (BI) terlihat jelas betapa dana tabungan masyarakat yang terkumpul di bank-bank menurun sangat dratis. Pada penghujung tahun 2004, dana yang tersimpan dalam tabungan masyarakat masih Rp 296,6 triliun, namun Februari 2006 tahun lalu tinggal tersisa kurang lebih Rp 27,6 triliun. Ini berarti merosot Rp 25 triliun atau sekitar 8,4% dalam tempo 4 bulan. Pada saat yang sama, dana masyarakat yang tersimpan dalam instrumen deposito di akhir tahun 2004, BI mencatat sebanyak Rp 42,3 triliun, akhir Februari 2006 lalu dana itu melonjak menjadi Rp 58,4 triliun. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar Rp 60, triliun atau rata-rata perbulannya mengalami penambahan sekitar Rp triliun. Fenomena ini terjadi karena perbedaan suku bunga antara deposito dan tabungan yang cukup besar. Lonjakan dana deposito ini membuat kalangan bankir menjadi kian resah, sebab banknya harus membayar ongkos yang lebih mahal untuk menggajar bunga deposito, yang mana rata-rata perbedaan bunga deposito dan tabungan mencapai 6% - 7%.

15 Seiring dengan harapan turunnya suku bunga dan kondisi ekonomi yang terus membaik, bank-bank kembali mengkonsentrasikan kegiatannya dalam meningkatkan saldo simpanan tabungan dalam rangka memperoleh dana murah. Aneka kiat pun mereka jalani, melalui peluncuran ulang hingga penawaran beragam hadiah. Cara ini dianggap merupakan resep kuno yang masih cukup ampuh dalam menarik minat orang untuk menabung. Seperti yang termuat dalam Kontan no 3 tanggal 8 Mei 2006, beberapa bank memberikan perangsang dalam menarik minat nasabah dalam menabung, misalnya Bukopin memberikan hadiah langsung (mulai dari payung, boneka, termometer sampai jam digital), BCA dan Mandiri masih setia dengan program tabungan berhadiah undian (mulai dari sepeda motor sampai mobil mewah), Niaga mengambil jurus re-launching produk tabungan Niaga X-tra dengan memperkenalkan ulang dan penambahan fitur-fitur pemanis (antara lain bebas bea administrasi bagi penabung dengan saldo diatas 5 juta, hadiah langsung telepon selular hingga microwave). Mendengar pendapat yang dikatakan oleh Mulya Chandra, analis saham perbankan dari Danareksa Sekuritas, penawaran hadiah bukan merupakan satu-satunya hal yang menarik nasabah menyimpan uangnya di tabungan, diluar itu setidaknya ada dua hal penting. Pertama, jumlah cabang dan penempatan atau lokasinya. Kedua, sistem infrastruktur yang baik, misalnya fasilitas ATM. Sayangnya hanya sedikit bank yang berhasil memiliki keunggulan komparatif tersebut, diantaranya BRI dan BCA. Memang tak ketinggalan pula PT. Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) ikut beraksi untuk mendapatkan dana murahnya. Melihat persaingan yang cukup ketat, sejumlah strategi direncanakan untuk dapat bersaing merebut dana simpanan

16 tabungan dari masyarakat. Untuk mencapai sasaran yang tepat antara peluncuran produk dan prediksi respon konsumen yang positif maka setiap bank harus memulai melakukan perencanaan pemasaran secara baik, dengan melakukan riset pemasaran dan memiliki sistem informasi pemasaran yang baik. Dalam konsep pemasaran, salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pemasaran suatu produk adalah orientasi pada calon konsumen maupun strategi pemasaran yang digunakan. Kenyataan bahwa sekitar 70 persen uang beredar di perkotaan, mendasari Bank Rakyat Indonesia (BRI) serius menggarap pasar konsumer. Perluasan jaringan bisnis ini diyakini memperkaya layanan untuk mendapatkan sumber dana murah di perkotaan. Keseriusan ini dituangkan dalam target RKAP 2007, dengan sasaran peningkatan saldo Tabungan BRI BritAma. Tabungan BRI BritAma yang diluncurkan dengan cakupan sasaran kelas perkotaan dan nasional pada sekitar tahun 2002 dengan beberapa fitur yang sederhana, terus mengalami penambahan fitur dan diperbaiki, sehingga Tabungan BRI BritAma dianggap cukup layak bersaing dan tidak ketinggalan jauh dengan produk tabungan bank lain. Selain itu dilengkapi dengan program tabungan berhadiah undian mobil mewah New Honda CRV manual 2000 cc sebanyak 208 unit yang akan diundi setiap minggu sebanyak 3 mobil selama 6 minggu dalam periode 3 bulan Mei Agustus 2007 dirasa produk ini benar-benar mampu bersaing untuk mendapatkan perhatian dan minat nasabah untuk menyimpan dananya di Tabungan BRI BritAma. Selain itu produk tabungan ini ditawarkan dan dikenalkan dalam kondisi yang kurang lebih sama dengan produk tabungan bank pesaing lainnya, ada bunga, ada ATM, ada fitur-fitur fasilitas dan hadiah tentunya. Dengan berbekal keunggulan BRI yang memiliki cabang-cabang

17 yang tersebar hingga pelosok pedesaan yang sebagian besar sudah masuk dalam jaringan on-line, BRI benar-benar berpontensial untuk bersaing dipasar konsumen tabungan. Namun dalam pemasaran modern sekarang ternyata memerlukan lebih daripada sekedar mengembangkan produk yang baik, menetapkan harga yang menarik, dan membuatnya dapat terjangkau. Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan pihakpihak yang berkepentingan sekarang, yang akan datang dan masyarakat umum. Komunikasi ini dalam pemasaran sering disebut dengan kegiatan promosi, yaitu menunjuk pada berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan kebaikan produknya, membujuk, dan mengingatkan konsumen sasaran untuk membeli produk itu. Bagaimana perusahaan menjalankan komunikasinya, dalam konsep pemasaran dikenal dengan bauran komunikasi pemasaran yang terdiri atas lima model komunikasi utama, yaitu : iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan pemberitaan, penjualan pribadi dan pemasaran langsung. Banyak faktor yang mempengaruhi pemasar dalam memilih media komunikasi. Model komunikasi sembilan unsur dapat dijadikan dasar pemahaman proses komunikasi antara perusahaan dengan pelanggannya. Model tersebut menekankan faktor-faktor utama dalam komunikasi yang efektif. Sembilan unsur yang terdiri dari pengirim, penerima, pesan, media, encoding, decoding, tanggapan, umpan balik dan kegaduhan membentuk alur dalam sebuah komunikasi. Dengan memahami bagaimana sembilan unsur ini bekerja, pemasar dapat melakukan tugas perencanaan komunikasi yang lebih baik. BRI sebagai pengirim harus mengetahui penerima mana

18 yang ingin mereka jangkau dan tanggapan apa yang ingin mereka peroleh. Pesan yang dikemas dalam kode-kode tertentu harus menjadi stimulus yang dapat ditangkap, ditafsirkan oleh pendengar sasarannya dan dikirim melalui media yang menjangkau pendengar sasaran. Sasaran pendengar BRI yang secara geografis meliputi jangkauan nasional menjadi pertimbangan memilih media komunikasi iklan sebagai alat promosi utama dalam mensukseskan peluncuran ulang produk Tabungan BRI BritAma. Iklan yang disampaikan kepada konsumen memuat informasi tentang produk yang ditawarkan. Iklan merupakan bentuk stimulus, dirancang khusus oleh produsen agar menarik perhatian sehingga konsumen mau mendengarkan dan melihat iklan itu. Iklan Tabungan BRI BritAma yang ditayangkan ditelevisi dan dimuat di beberapa surat kabar harian ini dirancang agar menjadi stimulus yang menarik dengan mengambil moment bencana alam yang terus melanda Indonesia. Diawali dengan bencana tsunami di Aceh, gempa bumi di Bantul Yogyakarta dan beberapa bencana-bencana alam lainnya yang terus mendera sampai tahun 2007, disinyalir perhatian masyarakat yang memang cukup peka terhadap berita-berita bencana ini dipergunakan oleh BRI untuk menarik perhatian masyarakat dalam mempromosikan produk tabungannya. Informasi produk dikemas cukup unik oleh BRI dalam bentuk iklan Untung Beliung BritAma plesetan dari bencana alam Puting Beliung yang memang banyak terjadi di Indonesia ini, yaitu digambarkan dengan tersangkutnya beberapa mobil mewah New Honda CRV dibeberapa tempat yang tidak lazim misalnya di pohon, atap rumah dan laut, sepintas seperti akibat dari fenomena angin puting beliung. Iklan yang disampaikan diharapkan dapat menggugah kesadaran konsumen dan memberikan tanggapan yang akan mengubah sikap atau

19 mengupayakan konsumen itu bertindak. Perusahaan berharap konsumen menyukai iklan produknya, kemudian menyukai produknya dan membelinya. Idealnya iklan itu seharusnya mendapat perhatian (attention), menarik minat (interest), membangkitkan keinginan (desire) dan menyebabkan tindakan (action), Kotler (2000). Pastinya penyampaian informasi melalui iklan Untung Beliung BritAma ini akan disikapi dengan berbagai tanggapan yang berbeda-beda antar individu satu dengan yang lainnya. Pemasar dapat mencari tanggapan cognitive, affective dan conative atas interpretasi konsumen yang telah melihat iklan tersebut. Konsumen akan menyakini informasi yang diterimanya melalui iklan dan memilih Tabungan BRI BritAma sebagai produk untuk menyimpan dananya, berkaitan erat dengan sikap yang dikembangkannya. Salah satu teori sikap adalah tricomponent attitude model (Schiffman dan Kanuk, 2000) yang menyatakan sikap terdiri atas tiga komponen : cognitive (kepercayaan), affective (evaluasi ungkapan perasaan), dan conative (maksud untuk berperilaku). Sejauh mana iklan Untung Beliung BritAma ini sebagai stimulus berpengaruh terhadap kesadaran dan pengetahuan konsumen sehingga konsumen berminat menyimpan dananya di Tabungan BRI BritAma merupakan hal yang menarik untuk diteliti. Teori sikap bersama dengan Model komunikasi sembilan unsur digunakan untuk melihat tanggapan konsumen atas pesan yang disampaikan dalam tayangan iklan Untung Beliung BritAma, apakah menarik perhatian masyarakat dan menggugah minat untuk menyimpan dananya di Tabungan BRI BritAma. Berdasarkan uraian tersebut diatas maka peneliti mengambil judul sebagai berikut :

20 PENGARUH IKLAN UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP MINAT NASABAH UNTUK MENABUNG DI TABUNGAN BRI BRITAMA (STUDI KASUS DI KANCA BRI KLATEN) B. Perumusan Masalah Idealnya iklan itu seharusnya mendapat perhatian (attention), menarik minat (interest), membangkitkan keinginan (desire) dan menyebabkan tindakan (action). Informasi yang dikemas secara unik dalam iklan Untung Beliung BritAma merupakan stimulus yang dikirim melalui media televisi dan surat kabar akan menimbulkan tanggapan yang berbeda-beda antar konsumen yang satu dengan yang lainnya. Alur sembilan unsur komunikasi beserta tahap tanggapan konsumen yang meliputi tahap-tahap tanggapan cognitive (kepercayaan), affective (evaluasi ungkapan perasaan), dan conative (maksud untuk berperilaku) secara berturut-turut menjelaskan bagaimana pesan disampaikan dan bagaimana tanggapannya dapat dilihat. Pesan dalam iklan Untung Beliung BritAma yang disampaikan akan menggugah kesadaran dan pengetahuan konsumen yang selanjutnya akan mempengaruhi minat konsumen untuk menyimpan dananya di tabungan BRI BritAma. Dengan demikian dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :. Apakah pesan iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma? 2. Apakah pesan iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap kesadaran konsumen?

21 3. Apakah kesadaran konsumen akan iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma? 4. Apakah pesan iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap pengetahuan konsumen? 5. Apakah pengetahuan konsumen akan pesan iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma? 6. Apakah pesan iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma, dengan kesadaran dan pengetahuan konsumen sebagai variabel antara? C. Tujuan Penelitian. Mengetahui pengaruh pesan iklan Untung Beliung BritAma terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma. 2. Mengetahui pengaruh pesan iklan Untung Beliung BritAma terhadap kesadaran konsumen. 3. Mengetahui pengaruh kesadaran konsumen akan iklan Untung Beliung BritAma terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma. 4. Mengetahui pengaruh pesan iklan Untung Beliung BritAma terhadap pengetahuan konsumen. 5. Mengetahui pengaruh pengetahuan konsumen akan pesan iklan Untung Beliung BritAma terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma.

22 6. Mengetahui pengaruh pesan iklan Untung Beliung BritAma terhadap minat menabung di Tabungan BRI BritAma dengan kesadaran dan pengetahuan konsumen sebagai variabel antara. D. Manfaat Penelitian. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk a. Memberi informasi kepada pihak manajemen mengenai sejauh mana iklan Untung Beliung BritAma berpengaruh terhadap minat menabung konsumen. b. Hasil penelitian mengenai pengaruh iklan Untung Beliung BritAma dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam strategi pemasaran selanjutnya. 2. Peneliti a. Dapat menambah wawasan keilmuan dan memperdalam pengetahuan dibidang pengaruh iklan terhadap minat konsumen dalam mempredikasi perilaku nasabah dalam menyimpan dananya di bank. b. Sebagai salah satu syarat dalam menempuh pendidikan S2 3. Peneliti Lain a. Implikasi dari kesimpulan penelitian diharapkan akan merangsang peneliti lain untuk meneliti lebih luas dan mendalam lagi mengenai pengaruh iklan Untung Beliung BritAma terhadap minat menabung konsumen b. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain dalam rangka mendalami pengetahuan dibidang analisa pengaruh iklan terhadap minat konsumen.

23 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Penekanan perilaku konsumen lebih dimaksudkan pada serangkaian perilaku manusia sebagai konsumen, pelanggan / nasabah, atau konsumen akhir yang diawali dari proses keputusan dalam aktivitas mengkonsumsi suatu produk atau jasa. Pengambilan keputusan dibidang pemasaran hampir selalu berkaitan dengan variabel-variabel bauran pemasaran. Karena pasar merupakan pusat perhatian untuk semua keputusan yang menyangkut bauran pemasaran, maka dapat dikatakan bahwa produk itu sendiri dapat memberikan akibat penting terhadap keputusan mengenai harga, promosi dan distribusi. Efektivitas bauran pemasaran bisa digunakan sabagai syarat penting untuk dapat menguasai pasar. Pada dasarnya, perusahaan dapat menstandarisasi atau mengadaptasikan bauran pemasarannya untuk area yang berbeda. Bauran pemasaran yang lebih dikenal saat ini terdiri dari 4 P yaitu : product, place, price dan promotion. Untuk usaha perbankan sebagai produsen jasa, dilengkapi dengan 3 P yaitu : people, process dan physical evidence. Hal ini disebabkan karena sifat jasa yang intangible, inseparability, variability dan perishability (Buchari, 2005 : 337)

24 a. Produk (product) Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produk terdiri atas barang, jasa, pengalaman, events, orang, tempat, kepemilikan, organisasi, informasi dan ide (Buchari, 2005 : 39). Dalam strategi produk bank harus dapat memodifikasi produk yang sudah ada menjadi lebih menarik atau menciptakan produk baru. Strategi produk biasanya dimulai dari penciptaan logo dan moto yang dibuat semenarik mungkin. Kemudian menciptakan merek terhadap produk yang ditawarkan (Kasmir, 2006 : 66). b. Distribusi/ lokasi (place) Saluran distribusi didefinisikan sebagai setiap sarana yang meningkatkan keberadaan dan atau kenikmatan suatu jasa yang menambah penggunaannya atau pendapatan dari penggunaannya, baik dengan mempertahankan pemakai yang ada, meningkatkan kegunaannya diantara pemakai yang ada maupun pemakai yang baru (Sumarni, 997 : 87). Strategi lokasi dan lay-out bagi bank adalah bagaimana menentukan lokasi dan lay-out suatu cabang bank. Pertimbangan penentuan lokasi biasanya mengarahkan dekat dengan masyarakat atau pasar atau pusat industri. Sedangkan strategi penentuan lay-out adalah strategi mengenai tata letak gedung dengan segala sarana dan prasarana yang dimiliki. Lay-out juga dilakukan terhadap ruangan yang akan digunakan dengan menggunakan berbagai cara (Kasmir, 2006 : 67).

25 c. Harga Didalam ekonomi teori, pengertian harga, nilai dan utility merupakan konsep yang saling berhubungan. Yang dimaksud dengan utility adalah ialah suatu atribut yang melekat pada suatu barang, yang memungkinkan barang tersebut dapat memenuhi kebutuhan (needs) keinginan (wants) dan memuaskan konsumen (satisfaction). Value adalah nilai suatu produk untuk ditukarkan dengan produk lain. Nilai dapat dilihat dalam situasi barter yaitu pertukaran antara barang dengan barang. Harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan uang (Buchari, 2005: 69). Strategi harga adalah bagaimana bank menetapkan harga produknya. Harga bagi bank konvensional adalah bunga. Harga tersebut terdiri dari harga beli (bunga simpanan) dan harga jual (bunga kredit). Selisih dari harga jual dan harga beli ini merupakan keuntungan bank dan kita kenal dengan nama spread based. Disamping itu bank dapat pula menentukan harga berdasarkan beban atau biaya yang harus ditanggung nasabah seperti biaya administrasi, biaya kirim, iuran, biaya tagih, biaya provisi dan komisi atau biaya sewa. Biaya- biaya ini dalam dunia perbankan kita kenal dengan nama fee based (Kasmir, 2006 : 67) d. Promosi Promosi adalah sejenis komunikasi yang memberi penjelasan yang meyakinkan calon konsumen tentang barang dan jasa. Tujuan promosi ialah memperoleh perhatian, mendidik, mengingatkan, dan meyakinkan calon konsumen ( Buchari, 2005 : 79).

26 Strategi promosi terhadap produk ditawarkan kepada nasabah baru atau calon nasabah. Promosi juga dilakukan untuk mempertahankan nasabah lama. Promosi dapat dilakukan dengan cara melalui iklan, promosi penjualan, publisitas dan penjualan pribadi. Bagi bank penjualan pribadi dilakukan melalui seluruh karyawan bank merupakan salah satu promosi yang terbaik. Secara khusus penjualan pribadi dapat dilakukan melalui petugas Customer Services sebagai ujung tombak bank (Kasmir, 2006 : 67). e. Orang (person) Untuk bauran elemen people sangat perlu dijaga perilaku menyangkut semua personel / karyawan bank tentang sikap dan keramahan, sopan santun, ramah, senyum, ada perhatian, kesabaran, memiliki pengetahuan yang cukup, ahli, ketepatan, penampilan fisik, rapih, pakaian seragam, asesoris, cepat tanggap pada kebutuhan nasabah, dan penuh kepedulian (Buchari, 2005 :338). f. Proses (process) Menyangkut proses perbankan meliputi kecepatan dan kemudahan, ketepatan, tanggap terhadap keluhan nasabah, kemudahan pembukaan, penyetoran dan penutupan buku tabungan, kemudahan penarikan, penyetoran, pengiriman uang, dan kecepatan mengoreksi kesalahan ( Buchari, 2005: 338 ). g. Bukti fisik (physical evidence) Menyangkut physical evidence terhadap bank meliputi fasilitas, sarana parkir, ruang tunggu, jenis kualitas pelayanan kantor, perabotan, kenyamanan

27 ruang tunggu, kebersihan, interior ruangan, warna, ketersediaan formulir dan papan informasi (Buchari, 2005 : 338). 2. Sikap dan Minat Konsumen Perilaku konsumen merupakan perwujudan dari sikap konsumen terhadap lingkungan yang dihadapinya. Sikap merupakan hasil proses belajar dan gejala psikis yang dimiliki setiap orang selama proses perkembangan hidupnya. Analisis terhadap sikap diperlukan untuk memahami perilaku konsumen, karena sikap merupakan salah satu faktor yang turut aktif mempengaruhi perilaku konsumen. Sikap dan perilaku memiliki kaitan yang cukup erat. Semakin tinggi tingkat kepositifan sikap konsumen terhadap suatu produk, semakin tinggi pula probabilitas konsumen untuk memanfaatkan produk tersebut. Loudon dan Della Bita (993 : 423) menyatakan bahwa sikap seseorang terhadap obyek merupakan fungsi dari kuatnya keyakinan seseorang tentang beberapa aspek dari produk dan evaluasi yang dilakukannya terhadap keyakinannya itu dan menghubungkannya pada produk tersebut. Definisi ini menunjukkan hubungan antara anggapan konsumen bahwa suatu produk memiliki berbagai atribut dengan keyakinan konsumen terhadap atribut-atribut tersebut. Menurut Tricomponent Attitude Model yang disampaikan oleh Schiffman dan Kanuk (2000 : 202) sikap terdiri dari 3 komponen : cognitive, affective dan conative. Cognitive adalah pengetahuan dan persepsi konsumen yang diperoleh melalui pengalaman dengan suatu obyek sikap dan informasi dari berbagai sumber. Pengetahuan dan persepsi ini biasanya berbentuk kepercayaan (belief),

28 yaitu konsumen mempercayai bahwa produk memiliki sejumlah atribut. Affective menggambarkan emosi dan perasaan konsumen, yaitu menunjukkan penilaian langsung dan umum terhadap suatu produk apakah produk itu disukai atau tidak disukai, atau apakah produk itu disukai atau tidak disukai atau apakah produk itu baik atau buruk. Conative menunjukkan tindakan seseorang atau kecenderungan berperilaku terhadap suatu obyek. Conative berkaitan erat dengan tindakan atau perilaku yang akan dilakukan oleh seorang konsumen. Secara singkat hubungan antara ketiga komponen ini dalam Setiadi (2003 : 27) dijelaskan seperti pada gambar berikut ini : COGNITIVE kepercayaannya terhadap merek AFFECTIVE Evaluasi merek CONATIVE Maksud untuk membeli Gambar 2. Hubungan Antar Tiga Komponen Sikap Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa kepercayaan merek datang sebelum dan mempengaruhi evaluasi merek, dan evaluasi merek terutama menentukan perilaku berkehendak. Teori Tindakan Beralasan (Theory of Reasoned Action) yang dikemukakan oleh Fishbein dan Ajzen (975), mengatakan bahwa sikap terhadap suatu perilaku

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TABUNGAN ib HASANAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK BNI SYARIAH

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TABUNGAN ib HASANAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK BNI SYARIAH PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TABUNGAN ib HASANAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK BNI SYARIAH SKRIPSI N a m a : Hikmawati N I M : 43111110164 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel 1. Definisi Konseptual Menurut teori teori yang di uraikan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengambil lokasi di Matahari Department Store Mall Ratu Indah. Waktu yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengambil lokasi di Matahari Department Store Mall Ratu Indah. Waktu yang 57 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN Lokasi penelitian merupakan suatu tempat atau wilayah dimana penelitian tersebut akan dilakukan. Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis

Lebih terperinci

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JEMBER

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JEMBER PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JEMBER THE INFLUENCE OF WORK ENVIRONMENT AND MOTIVATION TOWARD TO THE WORK PRODUKTIVITY

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep

II. LANDASAN TEORI. falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep II. LANDASAN TEORI 2.1 Arti dan Pentingnya Pemasaran Pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses bagi perusahaan akan mengetahui adanya cara dan falsafah yang terlibat didalamnya. Cara dan

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. bulan, sejak bulan Oktober 2007 sampai dengan bulan April 2008. Tabel 1 Jadwal Penelitian Tahapan

METODE PENELITIAN. bulan, sejak bulan Oktober 2007 sampai dengan bulan April 2008. Tabel 1 Jadwal Penelitian Tahapan 14 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SMK Negeri 1 Ngawen Kabupaten Gunungkidul.. Waktu Penelitian Aktivitas penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil uji itas dan Reliabilitas Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi syarat-syarat alat ukur yang baik, sehingga mengahasilkan

Lebih terperinci

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013 i ADAPTASI MODEL DELONE DAN MCLEAN YANG DIMODIFIKASI GUNA MENGUJI KEBERHASILAN APLIKASI OPERASIONAL PERBANKAN BAGI INDIVIDU PENGGUNA SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS PADA PD.BPR BKK DI KABUPATEN PATI) Skripsi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Menurut Arikunto (2010:162), objek merupakan variabel penelitian. Objek penelitian terdiri dari objek variabel dan objek lokasi. Objek variabel dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah metodologi karena ketepatan metodologi yang digunakan untuk memecahkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui hipotesapenelitian sebagai

Lebih terperinci

! "#$"# "%& '(&) *)+ )"$*& ***,-. / 0 + ' / 01. 1 + 2 / 3-, + / 33 3 + ' / 4- - / 13 4 $ */ 1, 5 ( / 01. % / 00 6 $ + ' / 4

! #$# %& '(&) *)+ )$*& ***,-. / 0 + ' / 01. 1 + 2 / 3-, + / 33 3 + ' / 4- - / 13 4 $ */ 1, 5 ( / 01. % / 00 6 $ + ' / 4 BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1. Rancangan Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh tingkat kecerdasan emosi dan sikap pada budaya organisasi

Lebih terperinci

PENGARUH TIGA KECERDASAN DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOFTWARE AKUNTANSI

PENGARUH TIGA KECERDASAN DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOFTWARE AKUNTANSI PENGARUH TIGA KECERDASAN DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOFTWARE AKUNTANSI Diajukan Oleh : FERI WAHYUNI NIM. 2008-12-051 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA

Lebih terperinci

BELAJAR MINAT 2013/2014 SKRIPSI. Disusun oleh : A510100230 FAKULTA

BELAJAR MINAT 2013/2014 SKRIPSI. Disusun oleh : A510100230 FAKULTA PENGARUH PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS V MATA PELAJARAN IPA SD NEGERI TANGKIL 4 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Memperoleh Derajat

Lebih terperinci

PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA DAN AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK PEMERINTAH RANGKUMAN SKRIPSI

PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA DAN AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK PEMERINTAH RANGKUMAN SKRIPSI PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA DAN AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK PEMERINTAH RANGKUMAN SKRIPSI Oleh : ADITYA RAHMAN HAKIM 2005210181 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERBANAS

Lebih terperinci

PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP RASA PERCAYA DIRI PELANGGAN SABUN MANDI NUVO DI SIDOARJO

PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP RASA PERCAYA DIRI PELANGGAN SABUN MANDI NUVO DI SIDOARJO 50 PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP RASA PERCAYA DIRI PELANGGAN SABUN MANDI NUVO DI SIDOARJO SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN SIMPAN PINJAM TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA KOPERASI NUSANTARA

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN SIMPAN PINJAM TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA KOPERASI NUSANTARA 1 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN SIMPAN PINJAM TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA KOPERASI NUSANTARA SKRIPSI Program Studi Manajemen Nama : KAMJA NIM : 03103-114 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. di mana kita semua hidup dengan menukarkan sesuatu serta menciptakan

II. LANDASAN TEORI. di mana kita semua hidup dengan menukarkan sesuatu serta menciptakan II. LANDASAN TEORI 2.1 Arti Pentingnya Pemasaran Pemasaran merupakan suatu subjek bagi semua orang maupun dunia usaha pada segala masa dan merupakan salah satu bidang paling dinamis dalam manajemen, di

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi PENGARUH PROMOSI DAN CITRA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI TERHADAP MINAT MASUK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA FKIP AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2012 SKRIPSI

Lebih terperinci

HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS (PT) TABUNGAN DAN ASURANSI PEGAWAI NEGERI (PERSERO) CABANG JEMBER

HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS (PT) TABUNGAN DAN ASURANSI PEGAWAI NEGERI (PERSERO) CABANG JEMBER HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS (PT) TABUNGAN DAN ASURANSI PEGAWAI NEGERI (PERSERO) CABANG JEMBER SKRIPSI Diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI

ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI Willy Anggara - 0700687772 ABSTRAK Melihat pentingnya bagi perusahaan jasa untuk mengetahui

Lebih terperinci

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci

Surakarta) SKRIPSI. Diajukan Untuk

Surakarta) SKRIPSI. Diajukan Untuk ANALISIS PENGARUH DESAIN, KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE SAMSUNG (Studi Pada Mahasiswa FEB Universitas Muhammadiyah Surakarta) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2014 ANALISIS

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH

PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH Endang Tri Wahyuni A.: Pengaruh Faktor Syariah, Tingkat Keuntungan Bagi 269 PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel 3.1.1 Definisi Konseptual Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan kinerja organisasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Uji Instrumen Data Validitas menunjukkan sejauh mana alat pengukur yang dipergunakan untuk mengukur apa yang diukur. Adapun caranya adalah dengan mengkorelasikan antara

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perbankan syari ah mapun lembaga keuangan syari ah pada akhir-akhir

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perbankan syari ah mapun lembaga keuangan syari ah pada akhir-akhir BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan perbankan syari ah mapun lembaga keuangan syari ah pada akhir-akhir ini tergolong cepat. Salah satu alasannya adalah keyakinan yang kuat di kalangan masyarakat

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Tabel 3.1 Desain Penelitian Tujuan Desain Penelitian Penelitian Jenis dan Metode Unit Analisis Time Horizon Penelitian T-1 Asosiatif/survey Organisasi-Departemen

Lebih terperinci

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR OLEH : PIRTAHAP SITANGGANG 120521115 PROGRAM STUDI STRATA

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS

ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS 1 ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS 16.0. Disusun oleh: Andryan Setyadharma

UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS 16.0. Disusun oleh: Andryan Setyadharma UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS 16.0 Disusun oleh: Andryan Setyadharma FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2010 1. MENGAPA UJI ASUMSI KLASIK PENTING? Model regresi linier berganda (multiple regression)

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. data yang telah diperolah dari penelitian yang telah dilakukan pada 95

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. data yang telah diperolah dari penelitian yang telah dilakukan pada 95 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Responden Dalam gambaran umum mengenai responden ini akan disajikan data yang telah diperolah dari penelitian yang telah dilakukan pada 95 orang responden.

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN SISWA KELAS V SD SE-GUGUS II KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012

HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN SISWA KELAS V SD SE-GUGUS II KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012 HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN SISWA KELAS V SD SE-GUGUS II KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas

Lebih terperinci

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS Oleh: Mimpi Arde Aria NIM : 2008-01-020 PROGAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iii. KATA PENGANTAR iv. DAFTAR ISI vi. DAFTAR GAMBAR ix. DAFTAR TABEL x. I.1. Latar Belakang Masalah..

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iii. KATA PENGANTAR iv. DAFTAR ISI vi. DAFTAR GAMBAR ix. DAFTAR TABEL x. I.1. Latar Belakang Masalah.. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengembangan produk untuk menumbuhkan minat beli konsumen dalam kaitannya dengan kualitas produk Oli S.P.C. di P.T.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pemasaran yang berorientasi pada pelanggan. Pemasaran seharusnya. yang terintegrasi, yaitu berfokus pada pelanggan.

BAB I PENDAHULUAN. pemasaran yang berorientasi pada pelanggan. Pemasaran seharusnya. yang terintegrasi, yaitu berfokus pada pelanggan. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Memasuki era perdagangan bebas saat ini, perusahaan diharapkan pada persaingan yang semakin ketat. Terdapat berbagai tantangan dan peluang yang tidak hanya terdapat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG. Konsumen biasanya membeli suatu produk karena alasan. kebutuhan. Namun ada alasan atau faktor- faktor lain yang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG. Konsumen biasanya membeli suatu produk karena alasan. kebutuhan. Namun ada alasan atau faktor- faktor lain yang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Konsumen biasanya membeli suatu produk karena alasan kebutuhan. Namun ada alasan atau faktor- faktor lain yang turut serta mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembeliannya,

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN PRODUK, HARGA, LOKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN PRODUK, HARGA, LOKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG ORBITH VOL. 9 NO. 3 NOVEMBER 2013 : 228 235 ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN PRODUK, HARGA, LOKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG Oleh : Bambang Sarjono Staf Pengajar Jurusan Elektro Politeknik Negeri Semarang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman dahulu, manusia hanya membutuhkan barang barang sehari-hari (barang umum) untuk kelangsungan hidupnya. Orientasi konsumen pada zaman tersebut hanya kepuasaan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Kepuasan Pelanggan Bagi bisnis, kepuasan pelanggan dipandang sebagai salah satu dimensi kinerja pasar. Penigkatan kepuasan pelanggan berpotensi mengarah

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masyhuri

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masyhuri BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Berdasarkan pada permasalahan yang diteliti, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masyhuri

Lebih terperinci

FAJAR NOVA EFENDI B 100 020 445

FAJAR NOVA EFENDI B 100 020 445 ANALISIS PENGARUH DIMENSI KUALITAS TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI BIDANG JASA TELEKOMUNIKASI SELULER (Studi Kasus Konsumen Pengguna Simcard Indosat IM3 di Kotamadya Surakarta) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya M enyatukan dan Memadukan Sumber Daya Keunggulan kompetitif BCA lebih dari keterpaduan kekuatan basis nasabah yang besar, jaringan layanan yang luas maupun keragaman jasa dan produk perbankannya. Disamping

Lebih terperinci

PENGARUH CITRA MEREK (BRAND IMAGE) TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA PRODUK PAKAIAN 3SECOND DI SHOWROOM JAVA MALL SEMARANG

PENGARUH CITRA MEREK (BRAND IMAGE) TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA PRODUK PAKAIAN 3SECOND DI SHOWROOM JAVA MALL SEMARANG PENGARUH CITRA MEREK (BRAND IMAGE) TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA PRODUK PAKAIAN 3SECOND DI SHOWROOM JAVA MALL SEMARANG PAULA TIERA PANGESTIKA B11.2009.01862 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Di dunia

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian...

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian... ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai derajat tingkah laku prososial pada remaja usia 13-15 tahun dalam masyarakat Kasepuhan kawasan Gunung Halimun Jawa Barat. Sesuai dengan

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh : Mevi Isnaini Rizkiyana NIM 080210201025

SKRIPSI. Oleh : Mevi Isnaini Rizkiyana NIM 080210201025 PENINGKATAN MINAT BACA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DI KELOMPOK B4 TAMAN KANAK-KANAK (TK) AL-AMIEN KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh :

Lebih terperinci

NEGERI PASIR BANYUMAS SKRIPSI

NEGERI PASIR BANYUMAS SKRIPSI PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASARR NEGERI PASIR WETANN BANYUMAS SKRIPSI Diajukan

Lebih terperinci

KORELASI DAN REGRESI LINIER SEDERHANA

KORELASI DAN REGRESI LINIER SEDERHANA KORELASI DAN REGRESI LINIER SEDERHANA 1. Pendahuluan Istilah "regresi" pertama kali diperkenalkan oleh Sir Francis Galton pada tahun 1886. Galton menemukan adanya tendensi bahwa orang tua yang memiliki

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. selling, (Anderassen et al, 1997) dengan tujuan membangun citra yang kuat

BAB I PENDAHULUAN. selling, (Anderassen et al, 1997) dengan tujuan membangun citra yang kuat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan dan peningkatan di dalam sektor jasa pelayanan perhotelan saat ini cukup pesat sehingga membawa perubahan pada pola hidup masyarakat dan tingkat

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I Siti Aisyah Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Jakarta email:

Lebih terperinci

PENGARUH DIMENSI KUALITAS JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PT. NUANSA WISATA PRIMA NUSANTARA TOURS & TRAVEL DI KOTA JEMBER

PENGARUH DIMENSI KUALITAS JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PT. NUANSA WISATA PRIMA NUSANTARA TOURS & TRAVEL DI KOTA JEMBER ib unej ib unej ib unej ib unej ib unej PENGARUH DIMENSI KUALITAS JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PT. NUANSA WISATA PRIMA NUSANTARA TOURS & TRAVEL DI KOTA JEMBER SKRIPSI oleh : Erina Angga Kusuma NIM.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimental, yang bertujuan untuk meneliti pengaruh dari suatu perlakuan tertentu terhadap gejala suatu kelompok

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel. variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel. variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel Definisi operasional adalah definisi yang diberikan kepada suatu variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi

Lebih terperinci

Skripsi. Ekonomi. Fakultas. Disusun oleh: NPM : 10 03

Skripsi. Ekonomi. Fakultas. Disusun oleh: NPM : 10 03 PENGARUH ORIENTASI PEMBELIAN, KEPERCAYAAN, DAN PENGALAMAN PEMBELIAN ONLINE TERHADAP NIAT BELI ONLINE Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjanaa Ekonomi (S1) Pada Program Studi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dunia bisnis semakin berkembang sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi. Perkembangan bisnis lem saat ini menunjukkan bahwa lem menjadi kebutuhan bagi beberapa

Lebih terperinci

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi pada Siswa Kelas XI Jurusan Akuntansi se Kabupaten Kudus)

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengawasan melekat adalah segala usaha atau kegiatan untuk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengawasan melekat adalah segala usaha atau kegiatan untuk ,,* N _ PENn. \. I s ^ rut r >, Wit al" BAB III 3w^v METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Pengawasan melekat adalah segala usaha atau kegiatan untuk mengetahui dan menilai pelaksanaan tugas atau

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi pada saat ini sangatlah

BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi pada saat ini sangatlah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi pada saat ini sangatlah penting. Pilihan penggunaan sarana transportasi sangat beragam jenisnya, misalnya sarana angkutan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x DAFTAR ISI ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian...... 1 1.2. Identifikasi Masalah....

Lebih terperinci

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG Viona Aprilya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang Email : Viona.aprilya@ymail.com

Lebih terperinci

PENGARUH TUNTUTAN GANTI RUGI TERHADAP KEBIJAKAN PENENTUAN LABA DALAM LAPORAN KEUANGAN: PENGUJIAN LITIGATION HYPOTHESIS PERUSAHAAN INDONESIA

PENGARUH TUNTUTAN GANTI RUGI TERHADAP KEBIJAKAN PENENTUAN LABA DALAM LAPORAN KEUANGAN: PENGUJIAN LITIGATION HYPOTHESIS PERUSAHAAN INDONESIA PENGARUH TUNTUTAN GANTI RUGI TERHADAP KEBIJAKAN PENENTUAN LABA DALAM LAPORAN KEUANGAN: PENGUJIAN LITIGATION HYPOTHESIS PERUSAHAAN INDONESIA The Influence of Legal Cost to Accounting Choices in Financial

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Rumusan Masalah. 8 1.3 Tujuan Penelitian.. 8 1.4 Mamfaat Penelitian...

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Rumusan Masalah. 8 1.3 Tujuan Penelitian.. 8 1.4 Mamfaat Penelitian... DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM... i PRASYARAT GELAR... ii LEMBAR PERSETUJUAN... iii PENETAPAN PANITIA PENGUJI... iv PERNYATAN ORISINALITAS... v UCAPAN TERIMAKASIH... vi ABSTRAK... ix ABSTRACT... x DAFTAR

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH THREE FACTOR MODEL FAMA DAN FRENCH TERHADAP EXPECTED RETURN PADA REKSA DANA TOP FIVE STAR MONTHLY DATA PERIODE 2009-2011.

ANALISIS PENGARUH THREE FACTOR MODEL FAMA DAN FRENCH TERHADAP EXPECTED RETURN PADA REKSA DANA TOP FIVE STAR MONTHLY DATA PERIODE 2009-2011. ANALISIS PENGARUH THREE FACTOR MODEL FAMA DAN FRENCH TERHADAP EXPECTED RETURN PADA REKSA DANA TOP FIVE STAR MONTHLY DATA PERIODE 2009-2011 Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK PENDEK (SPRINT) 100 METER SISWA SMK N 1 KLATEN JURUSAN AKUNTANSI SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK PENDEK (SPRINT) 100 METER SISWA SMK N 1 KLATEN JURUSAN AKUNTANSI SKRIPSI HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK PENDEK (SPRINT) 100 METER SISWA SMK N 1 KLATEN JURUSAN AKUNTANSI SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dr H Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Obyek penelitian ini adalah pasien peserta

BAB III METODE PENELITIAN. Dr H Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Obyek penelitian ini adalah pasien peserta BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Lingkup penelitian ini mempelajari analisis mutu dan pengaruhnya terhadap keputusan pasien BPJS ASKES memilih layanan kesehatan di Rumah Sakit Dr

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu jenis penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu jenis penelitian 35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu jenis penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah,

Lebih terperinci

KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU. Trisna Anggreini 1)

KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU. Trisna Anggreini 1) KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU Trisna Anggreini 1) Abstract. The purpose of this research are acessing the correlation of attitudes

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK. (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo)

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK. (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo) PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo) SKRIPSI Disusun Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Persyaratan Guna Meraih

Lebih terperinci

Pengaruh dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah kredit perorangan pada pd. Bpr bank daerah kabupaten karanganyar

Pengaruh dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah kredit perorangan pada pd. Bpr bank daerah kabupaten karanganyar Pengaruh dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah kredit perorangan pada pd. Bpr bank daerah kabupaten karanganyar TESIS Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Derajat S-2 Program Studi Magister

Lebih terperinci

BAB III. METODE PENELITIAN. Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian

BAB III. METODE PENELITIAN. Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian 34 BAB III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan dengan melakukan penggambaran

Lebih terperinci

: BAYU ANGGARA SILVATIKA N I M

: BAYU ANGGARA SILVATIKA N I M PENGARUH TEMUAN AUDIT, PENDAPATAN TUNTUTAN GANTI RUGI (TGR), DENDA, DAN PENDAPATAN TAHUN ANGGARAN YANG LALU (TAYL) TERHADAP PENERIMAAN NEGARA (STUDI EMPIRIS PADA KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN)

Lebih terperinci

PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013

PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013 PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013 SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian 49 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian a. Persiapan Awal Persiapan awal yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini adalah mematangkan konsep

Lebih terperinci

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG PENGARUH BAGI HASIL DAN KREDIT MACET TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT NU SEJAHTERA SEMARANG TAHUN 2011-2013 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat. Menurut Galler (dalam Sinaga, 2003: 16), perubahan pada

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat. Menurut Galler (dalam Sinaga, 2003: 16), perubahan pada BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemajuan ilmu dan teknologi, serta keadaan ekonomi yang semakin membaik dapat menyebabkan perubahan pada pola konsumsi dan cara makan masyarakat. Menurut Galler

Lebih terperinci

PERANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 1 JATISARI SAMBI BOYOLALI SKRIPSI

PERANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 1 JATISARI SAMBI BOYOLALI SKRIPSI PERANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 1 JATISARI SAMBI BOYOLALI SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi KONTRIBUSI PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAHDAN KEMAMPUAN EKONOM ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 1 SAMBIREJO TAHUN AJARAN 2012/2013 NASKAH PUBLIKASI Diajukan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian tentang kebijakan (Policy Research),

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian tentang kebijakan (Policy Research), 45 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian tentang kebijakan (Policy Research), menurut Majchrzak yang dikutip dari Riduwan (2007) penelitian kebijakan adalah

Lebih terperinci

BAB 5 STRATEGI PROMOSI DALAM BISNIS ECERAN

BAB 5 STRATEGI PROMOSI DALAM BISNIS ECERAN BAB 5 STRATEGI PROMOSI DALAM BISNIS ECERAN Seorang pengelola toko tentu akan selalu memikirkan bagaimana caranya agar barang-barang dagangannya dapat terjual secara optimal dan memperoleh keuntungan yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan Online Shop atau toko online melalui media internet sudah menjamur di Indonesia, bahkan sudah sangat dikenal baik oleh khalayak ramai. Banyaknya

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Yang menjadi obyek dalam peneitian ini adalah Bait Maal Wa Tamwil (BMT Ikhlasul Amal Indramayu). Penelitian ini dilakukan di BMT Ikhlasul Amal Indramayu

Lebih terperinci

SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI

SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI 110523043 PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN DEPARTEMEN

Lebih terperinci

BAB 1 SIKAP (ATTITUDE)

BAB 1 SIKAP (ATTITUDE) Psikologi Umum 2 Bab 1: Sikap (Attitude) 1 BAB 1 SIKAP (ATTITUDE) Bagaimana kita suka / tidak suka terhadap sesuatu dan pada akhirnya menentukan perilaku kita. Sikap: - suka mendekat, mencari tahu, bergabung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Penelitian Tanggung jawab sosial merupakan tanggung jawab perusahan terhadap lingkungan dan para pemangku kepentingan. Tanggung jawab sosial menjadikan perusahaan

Lebih terperinci

PENDUGAAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE PREDIKSI TAK BIAS LINIER TERBAIK EMPIRIK PADA MODEL PENDUGAAN AREA KECIL SKRIPSI

PENDUGAAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE PREDIKSI TAK BIAS LINIER TERBAIK EMPIRIK PADA MODEL PENDUGAAN AREA KECIL SKRIPSI PENDUGAAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE PREDIKSI TAK BIAS LINIER TERBAIK EMPIRIK PADA MODEL PENDUGAAN AREA KECIL SKRIPSI Disusun Oleh: NANDANG FAHMI JALALUDIN MALIK NIM. J2E 009

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan,

BAB III METODE PENELITIAN. Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan, 19 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan,

Lebih terperinci

Ifa Atiyah Nur Alimah

Ifa Atiyah Nur Alimah ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PROGRAM RASKIN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR 6T ( TEPAT SASARAN,TEPAT JUMLAH,TEPAT HARGA,TEPAT WAKTU,TEPAT KUALITAS,TEPAT ADMINISTRASI) PADA PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL

Lebih terperinci

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA AHASS HONDA MOTOR ( STUDI KASUS CV. GUNA MOTOR BOGOR )

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA AHASS HONDA MOTOR ( STUDI KASUS CV. GUNA MOTOR BOGOR ) ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA AHASS HONDA MOTOR ( STUDI KASUS CV. GUNA MOTOR BOGOR ) Oleh YONNI ADI SAPUTRA H24076138 PROGRAM SARJANA MANAJEMEN PENYELENGGARAAN KHUSUS

Lebih terperinci

Herlina JMK Vol. 5 No. 1, Maret 2008

Herlina JMK Vol. 5 No. 1, Maret 2008 ANALISIS PENGARUH KUALITAS JASA, KEPUASAN KONSUMEN DAN LOYALITAS MEREK PADA KONSUMEN KARTU simpati dan As DI KABUPATEN SLEMAN Herlina ABSTRACT Now days, Industry of telecomunication celluler offered various

Lebih terperinci

ESENSI Volume 13 No.2 Desember 2010

ESENSI Volume 13 No.2 Desember 2010 PERSEPSI MAHASISWA S1 AKUNTANSI TENTANGPENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) (Studi Kasus Mahasiswa Program S1 Akuntansi IBN) Albertus Karjono Institut Bisnis Nusantara Jl. D.I.Panjaitan Kav. 24 Jakarta

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. disertai dengan adanya tantangan - tantangan yang semakin luas dan kompleks, fungsi dan tanggung jawabnya melayani masyarakat.

BAB I PENDAHULUAN. disertai dengan adanya tantangan - tantangan yang semakin luas dan kompleks, fungsi dan tanggung jawabnya melayani masyarakat. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan dunia perbankan yang dewasa ini bergerak sangat cepat disertai dengan adanya tantangan - tantangan yang semakin luas dan kompleks, hal tersebut membuat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Dalam perkembangan dunia usaha saat ini, banyak timbul persaingan bisnis

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Dalam perkembangan dunia usaha saat ini, banyak timbul persaingan bisnis BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Dalam perkembangan dunia usaha saat ini, banyak timbul persaingan bisnis yang semakin kompetitive. Perusahaan dituntut tidak sekedar menerapkan berbagai strategi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN ii iii iv vi viii x xii xiii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang

Lebih terperinci

INVESTASI SKRIPSI. Oleh : /AK. Kepada

INVESTASI SKRIPSI. Oleh : /AK. Kepada PENGUKURAN KINERJA EVA DAN FVA TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI AKTIVAA TETAP SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Oleh : IDFI DWI KARLINA

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2014

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2014 1 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MASYARAKAT PADA PELAYANAN BADAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN DEMAK Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. 1. Variabel Tergantung : Kecenderungan Kenakalan Remaja

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. 1. Variabel Tergantung : Kecenderungan Kenakalan Remaja BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian 1. Variabel Tergantung : Kecenderungan Kenakalan Remaja 2. Variabel Bebas : a.persepsi Keharmonisan Keluarga : b. Konsep Diri B. Definisi Operasional

Lebih terperinci

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Oleh : YULIATI A520090017

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Oleh : YULIATI A520090017 UPAYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN PAPAN FLANEL PADA ANAK KELOMPOK A DI TK TUNAS HARAPAN BANGSA JEMOWO MUSUK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 SKRIPSI Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

BAB IV EFEKTIVITAS KEGIATAN PROMOSI PRODUK TABUNGAN PENDIDIKAN DI KJKS MANFAAT SURABAYA DALAM MENARIK MINAT PIHAK SEKOLAH

BAB IV EFEKTIVITAS KEGIATAN PROMOSI PRODUK TABUNGAN PENDIDIKAN DI KJKS MANFAAT SURABAYA DALAM MENARIK MINAT PIHAK SEKOLAH BAB IV EFEKTIVITAS KEGIATAN PROMOSI PRODUK TABUNGAN PENDIDIKAN DI KJKS MANFAAT SURABAYA DALAM MENARIK MINAT PIHAK SEKOLAH A. Kegiatan Pemasaran KJKS Manfaat Surabaya Pemasaran dalam sebuah lembaga atau

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pengguna teknologi internet terus meningkat dari tahun ke tahun.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pengguna teknologi internet terus meningkat dari tahun ke tahun. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengguna teknologi internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Kebutuhan internet sudah hampir diperlakukan sebagai salah satu kebutuhan sehari-hari. Beragam

Lebih terperinci