Paket fníerree' Pekeriaar tj.-'

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Paket fníerree' Pekeriaar tj.-'"

Transkripsi

1 Paket fníerree' Kampanye Penghspueen Pekeriaar tj.-' ' BENTUK-BENTUK m^uaantb&jruk IUNTUK ANAK 101B09/264 indo cp. 1

2 :ipta Organisas! Perburuhan Internasional 2001 na terbit tahun 2001 ipta publikasi Kantor Perburuhan Internasional dilindungi oleh Protokol 2 dari Konvensi Hak Cipta Dunia srsal Copyright Convention). Walaupun begitu, kutipan singkat yang diambil dari publikasi tersebut dapat lanyak tanpa otorisasi dengan syarat agar menyebutkan sumbernya. Untuk mendapatkan hak perbanyakan snerjemahan, surat lamaran harus dialamatkan kepada Publication Bureau (Rights and Permission). International ir Office, CH-1211 Geneva 22, Swithzerland. Kantor Perburuhan Internasional akan menyambut baik lamaran )Ut. stakaan, lembaga dan pengguna lainnya yang terdaftar dalam Kantor Lisensi Hak Cipta (Copyright Licensing :y) di Inggris dengan alamat 90 Tottenham Court Road, London WIT 4LP (Fax: ; : di Amerika Serikat dengan alamat 222 Rosewood Drive, Dancers, MA, f ; atau Organisas! Hak Perbanyakan (Reproduction Rights lization) terkait di negara lain, dapat membuat fotokopi sesuai dengan ijin lisensi yang dikeluarkan bagi mereka keperluan tersebut. IPEC Informas! Kampanye Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak ji dengan tata cara Perserikatan Bangsa-Bangsa, pencantuman informas! dalam publikasi-publikasi ILO beserta bah^n tulisan yang terdapat didalamnya sama sekali tidak mencerminkan opini apapun dari Kantor Perburuhan asional (International Labour Office) mengenai informas! yang berkenaan dengan status hukum suatu negara, h atau wilayah atau kekuasaan negara tersebut, atau status hukum pihak-pihak yang berwenang dari negara 5ut, atau yang berkenaan dengan penentuan batas-batas negara tersebut. 1 publikasi-publikasi ILO tersebut, setiap opini yang berupa artikel. kajian dan bentuk kontribusi tertulis lainnya. telah diakui dan ditandatangani oleh masing-masing penulisnya, sepenuhnya menjadi tanggung jawab masingig penulis tersebut. îbutan ñama perusahaan, produk dan proses yang bersifat komersil juga tidak berarti bahwa Kantor Perburuhan lasional mengiklankan atau mendukung perusahaan-perusahaan. produk atau proses tersebut. Sebaliknya, disebutnya nama suatu perusahaan tertentu, produk atau proses tertentu yang bersifat komersil juga tidak dianggap sebagai tanda tidak adanya dukungan atau persetujuan dari Kantor Perburuhan Internasional i,asi-publikasi ILO dapat diperoleh melalui penyalur-penyalur buku utama atau melalui kantor-kantor perwakilan iberbagai negara atau langsung melalui Kantor Pusat ILO dengan alamat ILO Publications, International Labour! CH-1211 Geneva 22, Switzerland atau melaui Kantor Organisas! Perburuhan Internasional di Jakarta dengan it Gedung PBR. Lantai 5, JI M H. Thamrin No. 14, Jakarta Katalog atau daftar publikasi terbaru dapat ifa secara cuma cuma pada alamat tersebut atau melalui ingi website kami www ilo org^publns ak di Jakarta, Indonesia. 2001

3 BUKU 1 BENTUK-BENTUK PEKERJAAN TERBURUK UNTUK ANAK BUKU 2 PEKERJA ANAK: APA YANG DAPAT KITA LAKUKAN BUKU 3 BEKERJASAMA UNTUK MEMERANGI PERMASALAHAN PEKERJA ANAK BUKU 4 PERATURAN DAN PERUNDANGAN MENGENAI PEKERJA ANAK 9 w' m ^/PEC

4 BENTUK-BENTUK ffikerman TERBURUK UNTUKANAK

5 D A F T A R I S I 1. Bentuk-bentuk pekerjaaa terburuk untuk anak 2. Perdagangan anak 3. Anak yang tertibat pada konflik bersenjata 4. Eksploitasi anak dalam pelacuran dan pornografi 5. Pembantu rumah tangga anak sertngkali diperlakukan tidak layak 6. Pekerja anak di sektor pertanian ^/P C

6 Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak Kita semua menyadari bahwa upaya penghapusan pekerja anak secara menyeluruh memakan waktu yang sangat lama. Dibutuhkan suatu kesepakatan internasional yang menekankan pentingnya tindakan segera penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk yang dilakukan oleh anak. Apakah bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak? Segala bentuk perbudakan atau praktek sejenis perbudakan : Perdagangan anak-anak. Kerja ijon dan perhambaan. Kerja paksa atau wajib kerja, pengerahan anak secara paksa atau wajib untuk dimanfaatkan dalam konflik bersenjata. Pemanfaatan, penyediaan atau penawaran anak untuk : Pelacuran. Produksi pornografi atau untuk pertunjukkan porno. Kegiatan terlarang, khususnya untuk produksi dan perdagangan obat-obatan terlarang. Pekerjaan yang sifatnya atau dari lingkungan tempat pekerjaan itu dilakukan dapat membahayakan kesehatan, keselamatan atau moral anak-anak, seperti : Pekerjaan yang mengekspos anak terhadap penyalahgunaan fisik, psikologis atau seksual. Pekerjaan di bawah tanah, bawah permukaan laut, di tempat tinggi yang berbahaya atau dalam ruang tertutup. Pekerjaan dengan mesin, peralatan dan perangkat yang berbahaya, atau yang mencakup pekerjaan dengan pengerjaan tangan atau angkutan beban yang berat. Pekerjaan di lingkungan yang tidak sehat, misalnya dapat mengekspos anak terhadap zat berbahaya, bahan atau proses, suhu, terhadap tingkat kebisingan atau getaran yang merusak kesehatan mereka. Pekerjaan dalam kondisi yang sulit seperti pekerjaan dengan jam kerja yang panjang atau pada malam hari atau pekerjaan dimana anak tanpa alasan dikurung di tempat kerja oleh pengusaha. (Konvensi ILO 182 dan Rekomendasi 190) Anak-anak yang berada dalam situasi seperti di atas tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk bisa dibebaskan dari kondisi kerja yang tidak dapat ditoleransi. 'eewtük-bentuk PBŒRMAN TBeURUK UNTUK ANAK

7 -V LINGKUNGAN KERJA YANG BURUK BISA MERUSAK ANAK ANAK Kondisi dan situasi psikologis anak berbeda dengan orang dewasa, mereka akan lebih beresiko dan terpengaruh oleh buruknya lingkungan kerja dibandingkan orang dewasa. Anak-anak belumlah dewasa secara mental, karena itu mereka tidak menyadari resiko bahaya yang mengintai dalam setiap pekerjaan yang mereka lakukan di tempat-tempat kerja seperti di atas. Akibat mengangkat beban berat atau posisi tubuh yang saiah ketika bekerja menyebabkan penyimpangan pertumbuhan badan atau bahkan menghentikan pertumbuhan fisik anak. Anak-anak lebih mudah terkontaminasi senyawa kimia dan radiasi dibandingkan orang dewasa. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih rentan terhadap kekerasan fisik, seksual dan emosional dan secara psikologis menderita kerusakan yang lebih parah sebagai dampak dari lingkungan kerja yang keras atau penuh tekanan. \ "Kerja berat bukanlah jenis pekerjaan yang pantas untuk anak. Pekerjaan tersebut selain tidak memberikan pengalaman berharga juga bukan merupakan praktek kerja sambil sekolah yang berguna untuk meningkatkan kehidupan anak-anak saat ini dan dimasa yang akan datang. Pekerjaan yang dilakukan oleh anak-anak dalam bentuk terburuknya adalah kesewenang - wenangan, pengeksploitasian generasi muda yang naif, lugu, lemah, rapuh, dan li keuntungan pribadi orang dewasa." juan Somavia, Direktor jenderal, ILO

8 CONTOH Bentuk - Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak di Indonesia Pekerjaan Pelacuran anak Daerah Tugas Utama Resiko Potensi Dampak Terutama di kota-kota besar Menyediakan jasa seks kepada klien. Mengalami kekerasan fisik dan mental, beresiko tinggi terkena penyakit menular seksual. Kekerasan fisik, terinfeksi virus HIV atau penyakit lain, aborsi, depresi, rasa percaya diri rendah. Anak yang bekerja di pertambangan antara llain emas, batu bara, pasir, batu apung, dll. Kalimantan, Sulawesi Memisahkan endapan emas dari dan Jawa. kotoran dan materi lain yang terbawa menggunakan zat merkuri, menggali tanah, memecahkan batu granit. Langsung terkena sengatan panas matahari, tidak ada peralatan keselamatan kerja, penggunaan merkuri dan air raksa dengan tangan telanjang bisa menyebabkan kerusakan kulit dan otak. Cenderung menderita kram dan kejang, terancam menderita pembengkakan kulit dan kerusakan pada otak karena penggonaan merkuri dan air raksa dengan tangan telanjang. Anak yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Di semua daerah di gidenjaga bayi, memasak, Indonesia terutama membersihkan rumah dan mencud. kota-kota besar. Jam kerja yang panjang; resiko mengalami kekerasan fisik dan seksual di tangan majikan; jenis pekerjaan yang berat dan tidak manusiawi; terisolasi dari keluarga dan lingkungan. Kondisi kesehatan fisik dan emosional buruk karena trauma psikologis karena pelecehan dan kekerasan yang dialami; tekanan emosional karena kemiskinan dan buruknya lingkungan kerja, tidak adanya perawatan dari majikan ketika sakit dan terisolasi dari keluarga. Anak yang bekerja di lermal. Sumatra Utara Mengangkat jala ikan secara manual setiap 2 jam sekali, menyeleksi ikan yang terjaring, merebusnya dan menjatuhkan kembali jala, mengasinkan dan mengeringkan ikan kemudian menempatkannya ke dalam keranjang. Jam kerja yang panjang, resiko terjatuh ke laut dan tenggelam (kebanyakan pekerja anak tersebut tidak bisa berenang), digigit ular laut atau ikan liar yang tidak sengaja terperangkap dalam jaring, dan terluka oleh alat pengangkat jaring. Terisolasi selama 3 atau 4 bulan di tengah laut tanpa istirahat, pelecehan secara seksual dan verbal. Berperilaku hidup négatif, pecandu alkohol dan obat - obatan kerusakan psikologis yang tidak dapat diperbaiki, batuk, pusing dan sakit perut karena bekerja sepanjang malam, perubahan cuaca dan angin kencang. Anak yang bekerja di pabrik sepatu. Tempat-tempat yang dikenal adalah: Bandung dan Bogor di Jawa Barat. Tugas rutin seperti memotong kulit atau plastik dengan benda tajam atau mesin, merekatkan sol sepatu. Melubangi kulit sepatu, memilah sepatu, mengepak sepatu ke dalam kotak, memotong benang dan menjahit sepatu. Jam kerja yang panjang, bahan kimia yang mudah terbakar seperti lem ventilasi dan lingkungan kerja yang buruk. Menghirup bahan kimia dari lem, resiko terluka dan infeksi karena penggunaan benda tajam. Bekerja dengan lem mengakibatkan pusing dan gangguan pernapasan. Penyakit seperti asma, alergi, pusing bahkan TBC, rasa lelah yang sangat, kelelahan mata, nyeri otot terutama di leher, bahu dan punggung bagian atas dan bawah atau luka-luka lainnya.

9 CoNTOH Bentuk - Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak di Indonesia Pekerjaan Anak yang bekerja di lepas pantai, terutama penyelam mutiara. Daerah Tugas Utama Resiko Potensi Dampak Terutama ditemui di kepulauan Maluku, Sulawesi Selatan dan Tenggara dan pulaupulau kecil lainnya di bagian Timur Indonesia. Menyelam dan menjaring ikan di tengah laut yang dalam. Peralatan penyelaman di laut dalam yang dimiliki hanya terdiri dari sepasang kacamata selam terbuat kayu dan celana pendek, terlempar ke laut. Anak-anak seringkali diserang uburubur beracun, hiu dan ular laut. Beberapa anak bahkan meninggal karena kecelakaan tersebut. Anak yang menjadi pemulung dan tukang sampah. Terutama di kota-kota besar. Mengumpulkan dan menjual bahan yang bisa didaur ulang dari tumpukan sampah. Resiko luka bakar terkena percikan sampah yang terbakar; teriris pecaban kaca dan logam; terkena racun dari barang-barang yang mengandung racun dalam sampah rumah tangga dan rumah sakit; menghisap asap pembakaran sampah; bahaya tertabrak truk dan buldoser. Kematian karena tetanus; keracunan bahan kimia dari sampah kimia; resiko terkena infeksi dari sampah yang membusuk; keracunan makanan. Beresiko tinggi mengalami kecelakaan fatal terkena percikan pembakaran sampah, tertabrak buldoser, truk, dll. Bekerja dan hidup di jaianan. Di semua kota besar. Menjual barang-barang; menawarkan jasa pengaturan lalu lintas; mengemis; mencuri, dll. Terdorong untuk terlibat dalam penyalahgunaan obat, tindak kekerasan, tindak kejahatan; beresiko terkena asap kendaraan; terancam menjadi korban pelecehan aparat kepolisian, kekerasan dan eksploitasi oleh preman. Menjadi korban penyalahgunaan obat; beresiko mengalami kekerasan emosi yang terganggu, rendahnya rasa percaya diri dan perasaan ditolak dan putus asa; dicap asosial; dituduh melakukan tindak kriminal. Perdagangan anak untuk eksploitasi ekonomi. Di seiuruh negeri terutama Batam, Bali, Sumatera Utara dan Jakarta. Memberikan jasa seks, pembantu rumah tangga; pengemis; buruh; perdagangan obat bius, dll. Tindak kekerasan mental dan fisik; mendorong munculnya tindak kriminal; semua jenis resiko kesehatan karena tereksploitasi secara ekonomi. Trauma fisik dan mental; depresi; kematian; terisolasi dari keluarga bisa menyebabkan munculnya sikap hidup negtif; dikucilkan secara sosial karena dianggap penjahat.

10 Anak yang diperjualbelikan di dalam dan antar negara oleh suatu jaringan penjualan yang rapi di luar negeri semakin meningkat jumlahnya. Tingkat kerentanan anak terhadap eksploitasi oleh pihak lain khususnya di luar negeri akan semakin besar, ketika mereka menyadari bahwa mereka berada di bawah kekuasaan dan belas kasihan majikan dan pemerintah setempat. Seringkali terputusnya hubungan dengan keluarga merupakan pukulan bagi mereka. Walaupun informasi mengenai situasi ini sangat sedikit, tapi terdapat cukup bukti babwa eksploitasi anak yang di luar batas ini terjadi di negara ini. Jaringan perdagangan anak berskala nasional & internasional memindahkan anak-anak {di bawah 18 tahun) dari satu tempat ke tempat lain dengan cara kekerasan, ancaman, penipuan atau tekanan hutang piutang. Pada jenis pekerjaan apa perdagangan anak di Indonesia Anak-anak diperdagangkan untuk : Pelacuran dan pornografi. Pengemis dan peminta-minta. Pembantu rumah tangga. Pekerjaan kasar lainnya seperti di perikanan dan ajungan lepas pantai (jermal), perkebunan, konstruksi, toko kecil, pabrik. Anak - anak yang mana yang paling beresiko untuk diperdagangkan? Anak yang datang dari wilayah yang terkena gangguan politik. Mereka yang tinggal di lingkungan yang sulit perekonomiannya. Anak jalanan. Pengemis. Anak yatim. Anak yang tinggal di daerah kumuh. Anak yang secara sosial/ekonomi berasal dari kelompok marginal. Anak perempuan yang menghadapi situasi khusus seperti eksploitasi seks komersial. Anak dari keluarga miskin yang anggota keluarganya besar. Faktor penarik dan pemicu perdagangan anak di Indonesia Perkawinan dan perceraian dini. Usia kerja dini dan putus sekolah. Tidak adanya akte kelahiran dan identitas diri. Konflik sosial dan peperangan. Kurangnya perlindungan hukum dan tindakan hukum yang memadai. Kemiskinan.

11 SASARAN ilo/ipec UNTUK PENANGGULANGAN PERDAGANGAN ANAK ILO/IPEC sedang mengembangkan suatu program aksi pencegahan yang efektif serta menanggulangi masalah tersebut pada skala regional. Misainya, dikembangkan strategi regional Asia, dengan sub-regional program di Mekong dan Asia Selatan. Perdagangan anak dibahas secara khusus dalam Konvensi ILO 182 mengenai bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. Dengan meratifikasi konvensi tersebut, maka pemerintah Indonesia memiliki komitmen untuk segera bertindak mengakbiri praktek perdagangan anak. IPEC Indonesia mengembangkan program penanggulangan perdagangan anak di Indonesia. Program ini akan mengacu kepada pengalaman pelaksanaan program yang sama di negara lain, khususnya di sub regional Mekong. intervensi YANG MUNGKIN DiLAKUKAN : Penelitian yang lebih mendalam untuk menentukan skala permasalahan. Membantu membuat suatu kebijakan nasional dan wilayah untuk menghapuskan perdagangan anak. Meningkatkan kesadaran masyarakat dan menggugah para pembuat kebijakan. Bertindak langsung dengan melakukan penyelamatan terhadap anak-anak yang diperdagangkan. Membantu memperkokoh penegakan hukum. r CEDE si Pengemis Teman-teman memanggil saya Cede. Saya lahirdi Bunut, Tmnyan-BangH, Bali. Saat ni saya bemsia 14 tahun. Tabun lalu saya ditawari bekerja di Denpasar oleh seorang pria. Sebelumnya saya tidak kenal dengan orang itu. Dia berjanji membiayai sekolah saya di sekolah malam setingkat SMP di Denpasar. Walaupun saya meragukan kebaikannya, saya menerima juga tawaran tersebut. Saya sangat bahagia, demikian yuga kedua orang tua saya. Bersama pria itu saya berangkat ke Denpasar. Tetapi sesampainya di Denpasar, kenyataan tidakiah seperti yang saya impikan. Bersama dengan anak-anak lain dari dusun Madya dan Karangasem, kami dikumpulkan dalam satu mangan. Menumt seorang anak, pria itu bernama Pak De. Keesokan harinya Pak De menyumh kami mengemis. Saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menumti perintahnya. Pak De amat kasar dan sering menakut-nakuti kami. Setiap pagi kami dikirim ke suatu lokasi menggunakan mobil. Kami hams men^mis dari mmah ke mmah. Malam harinya dia akan menjemput kami di tempat yang sudah ditentukan. Setiap hari kami lakukan ini untuk Pak De dan kami hams menyerahkan semua uang basil mengemis kepadanya Sementara dia banya memberi kami sedikit uang. Setiap hari saya hams ngagendong (mengemis untuk mertdapatkan belas kasihan bempa beras, bukan uang) dan mendapatkan sekitar 5-10 kg beras. Pastilah Pak De mertdapatkan banyak uang jika menjual beras tersebut. Sumber: Nusa Tenggara, )uli 1998 í

12 Anak yang Terlibat pada Konflik Bersenjata Konvensi terbaru ILO No. 182 mengenai pelarangan dan tindakan segera untuk penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terbumk untuk anak, diadopsi. Oleh Konferensi Ketenagakerjaan International pada bulan Juni 1999, termasuk di dalamnya pemaksaan atau pengerahan secara paksa atau wajib anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun dalam konfiik bersenjata. Terobosan ini memberikan momentum baru bagi perjuangan mengatasi masalah pekerja anak dengan cara memperluas rekan kerjan sehingga mencakup tidak hanya pemerintah, organisasi internasional dan LSM, tetapi juga organisasi pekerja dan pengusaha serta IPEC sendiri. Konvensi ini muncul setelah adanya resolusi Organisasi Afrika pada bulan Juli 1998, yang menyuarakan kesepakatan untuk mendukung perjanjian internasional mengenai penetapan usia minimum perekrutan militer yaitu 18 tahun. KENYATAAN yang ADA Saat ini diperkirakan terdapat anak berusia di bawah 18 tahun sedang berjuang dalam 36 lokasi konflik yang terjadi di seluruh dunia. Anak-anak, laki-laki dan perempuan dilatih menjadi prajurit di garis depan dan juga dimanfaatkan untuk menjalankan tugas sebagai prajurit pendukung. Banyak diantara orang muda ini direkrut secara paksa. Situasi konflik dan perang saat ini terjadi di seluruh dunia, di Afrika, Asia, Timur Tengah, Pasifik, Eropa dan Amerika Latin. Pencegahan, Keterlibatan anak-anak dalam militer adalah akibat direkrut paksa atau berada dalam tekanan kelompok dan dalam wilayah yang hampir tidak ada hukum. jika demikian halnya maka tindakan pencegahan terhadap eksploitasi bentuk ini sulit dilakukan. Karena itu konvensi yang baru merupakan sarana baru yang utama untuk memperjuangkan pencegahan terhadap perekrutan anak-anak dalam bidang militer. Pemulihan Kondisi mental dan fisik anak yang kembali dari kemiliteran seringkali sulit dipulihkan. Mereka telah sangat terpengaruhi dan mengalami trauma karena diperlakukan tidak manusiawi. Sikap mereka menjadi kasar dan sulit diduga. Seringkali tidak bisa disatukan kembali dengan keluarganya karena di dalam kemiliteran mereka telah dilatih untuk melawan siapa saja termasuk komunitasnya sendiri. Mereka telah didoktrin untuk mendapatkan uang dan makanan menggunakan senjata. Bagi anak-anak yang berusia lebih tua dari usia sekolah seharusnya dimasukkan ke sekolah umum karena kondisi dan sikap mereka itu. Untuk mengatasi kondisi seperti ini dibutuhkan program pelatihan kerja jangka panjang. ILO berperan aktif dalam usaha mengembalikan para veteran perang dewasa ke tengah masyarakat melalui suatu program khusus yang dijalankan di negara-negara yang terkena dampak konflik diantaranya melakukan penelitian, konsultasi, proyek dan seminar tenaga kerja di negara-negara yang sedang berjuang membenahi diri setelah mengalami peperangan dan memasuki tahap pembangunan kembali. ILO juga menerbitkan panduan pelatihan dan menciptakan pilihan pekerjaan bagi para veteran perang. Saat ini advokasi untuk mempercepat demobilisasi dan integrasi sosia! dapat berperan dengan adanya konvensi yang baru ini.

13 Karena konvensi yang baru ini mewajibkan negara yang meratifikasinya untuk menetapkan mekanisme yang sesuai untuk memantau peiaksanaan ketentuan konvensi, maka IPEC akan dapat dapat memegang peranan penting. Pengalaman IPEC dalam merehabilitasi anak yang telah dibebaskan dari bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak dan juga dalam melakukan pencegahan pekerja anak merupakan bekal yang amat berguna. Anak-anak di daerah konfük bersenjata di Indonesia Walaupun tidak ada angka yang pasti saat ini, ILO mendapatkan informasi dari LSM di Aceh bahwa anak-anak di daerah tersebut dipaksa untuk bekerja di markas tentara Indonesia. Sementara itu, laporan di media massa juga menunjukkan bahwa Gerakan Aceh Merdeka (CAM) merekrut menggunakan anak-anak sebagai prajurit mereka. Anak-anak itu dilaporkan terlibat dalam melakukan penyiksaan terhadap tawanan, melayani para prajurit dewasa dan memata-matai masyarakat kampungnya. Anak-anak juga dilaporkan terlibat dalam konflik di Ambon. Di sana mereka terlihat terlibat langsung dalam pertempuran. Tidak jelas apakah mereka dipaksa untuk itu atau tidak. Tampaknya mereka berperang bersama keluarganya. Definisi Prajurit Anak Prajurit anak berarti mereka yang berusia di bawah 18 tahun, yang terlibat secara rutin maupun tidak, dalam jajaran kemiliteran atau kelompok militer dalam posisi apapun, termasuk dan tidak terbatas pada posisi juru masak, pesuruh, pembawa pesan, dan mereka yang mendampingi prajurit dewasa yang bukan anggota keluarganya. Dalam hal ini termasuk anak perempuan yang direkrut untuk tujuan pemanfaatan secara seksual dan perkawinan paksa. Istilah prajurit anak ini tidak berlaku untuk seorang anak yang membawa atau memanggul senjata.

14 Eksploitasi Anak dalam Pelacuran dan Pornografi Eksploitasi seksuai komersial terhadap anak merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap anak yang paling brutal. Kondisinya bahkan semakin memprihatinkan karena ada kecenderungan frekuensi kegiatan ini semakin meningkat, tidak hanya terjadi di negara-negara lain tetapi juga di Indonesia. AKIBATNYA BAGI anak - ANAK Anak-anak yang menjadi korban sangat menderita secara fisik, sosial psikologis dan emosional. Mereka mudah tertular penyakit menular seksuai (PMS) seperti HIV/AIDS. Seringkali mereka diperkenalkan dengan obat-obatan terlarang yang berfungsi untuk mengendalikan mereka, yang penggunaannya dalam waktu yang lebih lama akan sangat membahayakan hidup mereka dan semakin sulit disembuhkan. Saat ini semakin banyak anak berusia di bawah umur dicari untuk dimanfaatkan dalam bisnis seksuai komersial tersebut dengan anggapan anak kecil past! belum terjangkit PMS, padahal merekalah yang paling mudah terinfeksi karena secara biologis, anak kecil iebih rentan terbadap PMS. Dari beberapa studi kasus dan kesaksian para korban, diketahui bahwa mereka menderita trauma yang amat mendalam sehingga seringkali sulit bisa kembali hidup normal. Prostitusi dan pornografi di Indonesia Tidak ada penelitian lengkap yang pernah dilakukan mengenai masalah ini. Sumber resmi pemerintah (Buku Putih Binrehabsos 2000) mencatat jumlah pekerja seks di Indonesia berjumlah orang. Tetapi sumber lainnya mencatat bahwa di Indonesia sedikitnya ada pekerja seks dan 30%-nya berusia di bawah 18 tahun. Pelacuran anak juga berkait erat dengan eksploitasi anak dalam bidang pornografi. Pemaksaan anak untuk masuk ke dalam dunia pornografi seringkali merupakan faktor pencetus eksploitasi anak ke dalam dunia pelacuran. Di Bali, diketahui bahwa anak-anak dieksploitasi ke dalam dunia pornografi untuk konsumsi para pedofil. Daerah rawan pelacuran tersebar di seluruh kota besar di Indonesia. Tindakan IPEC Sampai saat ini dengan bekerja sama dengan Universitas, LSM, IPEC baru melaksanakan kegiatan penelitian mengenai pelacuran anak di Jawa. Sebagai tindak lanjutnya, bekerja sama dengan Pusat Studi Pengembangan Pariwisata UGM, ILO/IPEC menyelenggarakan lokakarya nasional mengenai pelacuran anak di Indonesia di Yogyakarta. Dalam waktu dekat ini ILO/IPEC juga akan menerbitkan buku mengenai pelacuran anak di Indonesia. IPEC belum memiliki program aksi terhadap pelacuran anak di Indonesia. Tetapi telah direncanakan Indonesia sebagai salah satu negara yang mendapat prioritas utama melaksanakan Program Aksi tersebut. Di negara lain, IPEC sudah melaksanakan program aksi seperti:

15 Program Aksi IPEC di Thailand ipec mendukung "Pusat Pengembangan dan Program Pendidikan bagi Anak Perempuan dan Masyarakat" untuk mencegah anak-anak dari praktek pelacuran dengan cara memberikan pendidikan bagi anak perempuan yang beresiko tinggi mengalami eksploitasi. Program Aksi IPEC di Brazil Melalui "Confederacao Nacional dan Industria" suatu organisasi industri terbesar di Brazil, IPEC meluncurkan 2 proyek percontohan yang saat ini sedang dijalankan. Proyek ini bertujuan mencegah anak-anak jatuh ke dunia pelacuran dengan memberikan pendidikan formal, pelatihan kerja dan berbagai kegiatan santal atau kegiatan kreatif lainnya. Juga diadakan program peningkatan pendapatan keluarga bagi anggota keluarga dewasa. Perjalanan Hidup Nama saya Astri. Umur 14 tahun. Saya berasal dari desa Bunga Sari japatan di daerah indramayu. Orang tua saya petani yang tidak punya sawah, jadi bekerjanya menjadi buruh disawah orang. Saya anak sulung dari dua bersaudara. Adik saya Anto baru berusia 6 tahun sudah sekolah kelas I, sedangkan saya putus sekolah di kelas IV SO karena orang tua tidak mampu membiayai dan juga kesulitan untuk makan sehari-hari. Saya memutuskan bekerja menjadi pelacur, karena satu-satunya jalan untuk mendapatkan biaya sekolah atau membantu pengeluaran saya dan keluarga saya. Orang tua saya tidak keberatan, karena dikampung saya sudah biasa anak perempuan bekerja jadi pelacur. Saya baru 7 bulan berada dilokasi di Jakarta ini. Tetapi saya sudah tabu dan telah melakukan pekerjaan itu sejak berusia 14 tahun kurang. Sebelum ke Jakarta ini, pertama saya bekerja sebagai gituan saya lakukan di Tanjung Pinang selama 6 bulan. Disana ada sekitar 200 orang pelacur dari berbagai daerah. Usia mereka beragam dari mulai 14 tahun seperti saya sampai yang berusia diatas 30 tahun. Lokalisasi ini biasanya melayani tamutamu yang bekerja sebagai pelaut, selain pelaut lokal ada juga pelaut asing seperti dari Malaysia atau Thailand. Saya belum pernah kena penyakit, paling gatal-gatal, pusing dan masuk angin tapi kawan-kawan saya banyak yang sudah mengalami penyakit kotor, katanya namanya Raja Singa, rasanya sakit sekali. Saya juga mendengar bekerja seperti ini bisa terkena penyakit eit. (AIDS). Saya tidak mau bekerja begini terus-menerus. Kalau saya sudah bisa beli sawah dan membangun rumah, saya mau berhénti dan mau tinggal dirumah menggarap sawah. Kalau ada yang mau mengawini saya, saya juga mau menikah. Sumber: Laporan Peneiitian ILO/IPEC-YKB-Univ. Atma Jaya - Univ, Airlangga; Anak yang dilacurkan

16 Pembantu Rümah Tangga Anak Sbringkau Diperlakukan TIdak Layak Anak yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga adalah salah satu di antara pekerjaan yang paiing rentan dan terkesploitasi, serta paling sulit untuk dijangkau untuk diberi perlindungan. Mereka adalah pekerja yang "tidak terlihaf", yaitu tersembunyi dan terabaikan berasal dari keluarga yang sangat miskin; dengan orang tua tunggal atau ditelantarkan orang tuanya atau anak yatim piatu. BERAPA JÜMLÄH anak yang MENJADÍ PEMBANTU RUMAH TANGGA? Jumlah persisnya sukar dipastikan, karena: Pekerjaannya tersembunyi di rumah tangga. Ditempatkan terpisah dari rumah tangga majikan. Pengaturan kerja tidak resmi (tidak ada kontrak atau pendataan). Terdapat bukti-bukti yang menunjukkan bahwa pemanfaatan anak sebagai pembantu rumah tangga ini banyak sekali terjadi di dunia. Sementara itu di Indonesia sendiri tidak pernah dilakukan survei Statistik yang menyeluruh mengenai masalah ini. Data resmi yang didapatkan dari Survei Nasional mengenai Ketenagakerjaan 1999 menunjukkan bahwa anak-anak berusia antara tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tetapi diperkirakan sesungguhnya terdapat sekitar 1 juta lebih anak di bawah usia 18 tahun yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Angka ini bahkan mungkin bertambah sejak krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oieh Universitas Atmajaya pada tahun 1994 ditemukan bahwa 30% pembantu rumah tangga berusia di bawah 15 tahun, dan sekitar 50% dari mereka berusia di bawah 18 tahun. KONDiSi KERJA Kondisi kerja anak-anak yang menjadi pembantu rumah tangga tersebut amat memprihatinkan. Di Indonesia, banyak diantara mereka yang terisolasi 15 jam sehari, tidak dibayar teratur karena tempat tinggal dan makan dianggap bagian dari kompensasi yang didapatkan. Mereka diberi pekerjaan seperti mengangkut beban berat, yang di luar kemampuan mereka, dan bertanggung jawab menjaga anak majikannya, padahal mereka sendiri masih anak-anak. Bukti-bukti menunjukkan bahwa pembantu rumah tangga berpotensi mengalami kekerasan secara fisik, emosional dan seksual. Dalam beberapa kasus, anak-anak sebagai pembantu rumah tangga seringkali diserahkan sendiri oleh riehorau tuanya kepada sang majikan (terkadang masih keluarga jauh) untuk dibesarkan. Mereka menjadi tergantung penuh kepada majikannya dalam hal makanan, pakaian dan tempat tinggal sehingga kehilangan kebebasan. Kadangkala jika majikannya tidak lagi memerlukan tenaga mereka atau tidak puas dengan pekerjaan mereka, si anak dikeluarkan begitu saja. i Jika mereka mendapat upah, jumlahnya jauh di bawah upah pembantu rumah tangga dewasa; 3; yaitu sekitar dan per bulan. ^

17 Faktor penawaran (supply) dan permintaan (demand) Penawaran (orang tua) Permintaan (majikan) Amat membutuhkan uang Pekerjaan yang diberikan tampaknya ringan dan tidak terlaiu sulit dibandingkan bila bekerja di bangunan atau pertanian Upah rendah Lebih patuh dan mudah di "didik" untuk menerima aturanaturan yang diberikan Ada jaminan pendapatan yang Orang tua memandang pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga sebagai peluang bagi anak perempuan untuk mendapatkan ketrampilan dan peluang yang lebih baik Akses untuk mendapatkan lebih banyak peluang Satu cara untuk membantu keluarga miskin dan terlihat mu rah hati Pembantu rumah tangga anak melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak cocok dilakukan oleh orang-orang dewasa Pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga tidak memerlukan pendidikan formal yang tinggi BAGAIMANA MENJANGKAU dan membantu anak - ANAK YANG MENJADI PEMBANTU RUMAH TANGGA? Di Indonesia belum ada program yang ditujukan untuk pembantu rumah tangga di bawah umur. Saat ini IPEC menjadikan mereka sebagai prioritas utama. Diharapkan tahun depan dapat dimulai program yang besar untuk menjangkau mereka. Berdasarkan pengalaman di negara-negara lain, intervensi yang mungkin dilakukan adalah: Pendidikan: karena anak putus sekolah adalah calón utama untuk menjadi pembantu rumah tangga, harus diupayakan untuk mendorong mereka tetap sekolah. Dalam program bimbingan karir di sekolah dapat digugah kesadaran mereka akan hak-hak mereka dan bagaimana mereka bisa mencari bantuan untuk melepaskaq diri dari situasi tersebut. Kampanye t^^i: melakukan pembicaraan untuk gerakan perlindungan nasional atau regional.

K29 KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA

K29 KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA K29 KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA 1 K 29 - Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2 Pengantar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) merupakan merupakan badan PBB yang bertugas memajukan kesempatan bagi laki-laki

Lebih terperinci

Peta Jalan untuk Mencapai Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA) pada tahun 2016

Peta Jalan untuk Mencapai Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA) pada tahun 2016 Peta Jalan untuk Mencapai Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA) pada tahun 2016 Illustratie Dick Bruna copyright Mercis bv, 1997 Dokumen Hasil Konferensi Global Pekerja Anak Den

Lebih terperinci

K120 HYGIENE DALAM PERNIAGAAN DAN KANTOR-KANTOR

K120 HYGIENE DALAM PERNIAGAAN DAN KANTOR-KANTOR K120 HYGIENE DALAM PERNIAGAAN DAN KANTOR-KANTOR 1 K-120 Hygiene dalam Perniagaan dan Kantor-Kantor 2 Pengantar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) merupakan merupakan badan PBB yang bertugas memajukan

Lebih terperinci

K100 UPAH YANG SETARA BAGI PEKERJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN UNTUK PEKERJAAN YANG SAMA NILAINYA

K100 UPAH YANG SETARA BAGI PEKERJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN UNTUK PEKERJAAN YANG SAMA NILAINYA K100 UPAH YANG SETARA BAGI PEKERJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN UNTUK PEKERJAAN YANG SAMA NILAINYA 1 K 100 - Upah yang Setara bagi Pekerja Laki-laki dan Perempuan untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya 2 Pengantar

Lebih terperinci

K27 PEMBERIAN TANDA BERAT PADA BARANG-BARANG BESAR YANG DIANGKUT DENGAN KAPAL

K27 PEMBERIAN TANDA BERAT PADA BARANG-BARANG BESAR YANG DIANGKUT DENGAN KAPAL K27 PEMBERIAN TANDA BERAT PADA BARANG-BARANG BESAR YANG DIANGKUT DENGAN KAPAL 1 K-27 Mengenai Pemberian Tanda Berat pada Barang-Barang Besar yang Diangkut dengan Kapal 2 Pengantar Organisasi Perburuhan

Lebih terperinci

2 - Pedoman Praktis, Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Konstruksi

2 - Pedoman Praktis, Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Konstruksi 1 Hak Cipta Organisasi Perburuhan Internasional 2005 Publikasi-publikasi International Labour Office memperoleh hak cipta yang dilindungi oleh Protokol 2 Konvensi Hak Cipta Universal. Meskipun demikian,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2000 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2000 TENTANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2000 TENTANG PENGESAHAN ILO CONVENTION NO. 182 CONCERNING THE PROHIBITION AND IMMEDIATE ACTION FOR THE ELIMINATION OF THE WORST FORMS OF CHILD LABOUR ( KONVENSI

Lebih terperinci

R197 REKOMENDASI MENGENAI KERANGKA PROMOTIONAL UNTUK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

R197 REKOMENDASI MENGENAI KERANGKA PROMOTIONAL UNTUK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA R197 REKOMENDASI MENGENAI KERANGKA PROMOTIONAL UNTUK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA 1 R-197 Rekomendasi Mengenai Kerangka Promotional Untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2 Pengantar Organisasi Perburuhan

Lebih terperinci

K88 LEMBAGA PELAYANAN PENEMPATAN KERJA

K88 LEMBAGA PELAYANAN PENEMPATAN KERJA K88 LEMBAGA PELAYANAN PENEMPATAN KERJA 1 K-88 Lembaga Pelayanan Penempatan Kerja 2 Pengantar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) merupakan merupakan badan PBB yang bertugas memajukan kesempatan bagi

Lebih terperinci

Daftar negara yang warganya perlu visa untuk melewati perbatasan eksternal Negara Schengen dan daftar negara yang tidak memerlukannya.

Daftar negara yang warganya perlu visa untuk melewati perbatasan eksternal Negara Schengen dan daftar negara yang tidak memerlukannya. Daftar negara yang warganya perlu visa untuk melewati perbatasan eksternal Negara Schengen dan daftar negara yang tidak memerlukannya. A. Daftar negara yang warganya perlu visa untuk melewati perbatasan

Lebih terperinci

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, ANAK, MASYARAKAT DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI KALIMANTAN BARAT JL. SULTAN ABDURRACHMAN NO.

Lebih terperinci

K19 PERLAKUKAN YANG SAMA BAGI PEKERJA NASIONAL DAN ASING DALAM HAL TUNJANGAN KECELAKAAN KERJA

K19 PERLAKUKAN YANG SAMA BAGI PEKERJA NASIONAL DAN ASING DALAM HAL TUNJANGAN KECELAKAAN KERJA K19 PERLAKUKAN YANG SAMA BAGI PEKERJA NASIONAL DAN ASING DALAM HAL TUNJANGAN KECELAKAAN KERJA 1 K-19 Perlakukan Yang Sama Bagi Pekerja Nasional dan Asing dalam Hal Tunjangan Kecelakaan Kerja 2 Pengantar

Lebih terperinci

K102. Konvensi ILO No. 102 Tahun 1952 mengenai (Standar Minimal) Jaminan Sosial

K102. Konvensi ILO No. 102 Tahun 1952 mengenai (Standar Minimal) Jaminan Sosial K102 Konvensi ILO No. 102 Tahun 1952 mengenai (Standar Minimal) Jaminan Sosial 1 Konvensi ILO No. 102 Tahun 1952 mengenai (Standar Minimal) Jaminan Sosial Copyright Organisasi Perburuhan Internasional

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO. Jl. Lanto Dg Pasewang No. 34 Telp. (0411) 21022 Kode Pos 92311 PERATURAN DAERAH KABUPATEN JENEPONTO

PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO. Jl. Lanto Dg Pasewang No. 34 Telp. (0411) 21022 Kode Pos 92311 PERATURAN DAERAH KABUPATEN JENEPONTO PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO Jl. Lanto Dg Pasewang No. 34 Telp. (0411) 21022 Kode Pos 92311 PERATURAN DAERAH KABUPATEN JENEPONTO NOMOR : 03 TAHUN 2011 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

KODE ETIK PEMASOK 1. UPAH YANG DI BAYARKAN CUKUP UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP

KODE ETIK PEMASOK 1. UPAH YANG DI BAYARKAN CUKUP UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP KODE ETIK PEMASOK Peraturan ini memberikan standard minimum yang bilamana mungkin, harus di lampaui oleh pemasok. Dalam penerapannya, para pemasok harus mengikuti hukum nasional dan hukum lainnya yang

Lebih terperinci

KEPMEN NO. 235 TH 2003

KEPMEN NO. 235 TH 2003 KEPMEN NO. 235 TH 2003 KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP. 235 /MEN/2003 TENTANG JENIS - JENIS PEKERJAAN YANG MEMBAHAYAKAN KESEHATAN, KESELAMATAN ATAU MORAL

Lebih terperinci

Menanggulangi Pekerja Anak: Panduan untuk Pengawas Ketenagakerjaan

Menanggulangi Pekerja Anak: Panduan untuk Pengawas Ketenagakerjaan Menanggulangi Pekerja Anak: Panduan untuk Pengawas Ketenagakerjaan International national Programme on the Elimination of Child Labour (IPEC) In Focus Programme on Safety and Health at Work ork and the

Lebih terperinci

K122 Konvensi mengenai Kebijakan di Bidang Penyediaan Lapangan Kerja

K122 Konvensi mengenai Kebijakan di Bidang Penyediaan Lapangan Kerja K122 Konvensi mengenai Kebijakan di Bidang Penyediaan Lapangan Kerja 1 K 122 - Konvensi mengenai Kebijakan di Bidang Penyediaan Lapangan Kerja 2 Pengantar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) merupakan

Lebih terperinci

ANGGOTA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN

ANGGOTA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN B U K U S A K U B A G I ANGGOTA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERDAGANGAN ORANG DI INDONESIA Penyusun Desainer : Tim ACILS dan ICMC : Marlyne S Sihombing Dicetak oleh : MAGENTA FINE PRINTING Dikembangkan

Lebih terperinci

BERI ANAK PEREMPUAN KESEMPATAN

BERI ANAK PEREMPUAN KESEMPATAN Organisasi Perburuhan Internasional BERI ANAK PEREMPUAN KESEMPATAN Penghapusan Pekerja Anak, Kunci untuk Masa Depan Ringkasan untuk MEDIA PROGRAM INTERNASIONAL PENGHAPUSAN PEKERJA ANAK Penghapusan Pekerja

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN ORANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN ORANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBRANA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN ORANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBRANA, Menimbang : a. bahwa perdagangan orang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk

Lebih terperinci

Disapu Ke Bawah Karpet Perlakuan Kejam terhadap Pekerja Rumah Tangga di Seluruh Dunia

Disapu Ke Bawah Karpet Perlakuan Kejam terhadap Pekerja Rumah Tangga di Seluruh Dunia Disapu Ke Bawah Karpet Perlakuan Kejam terhadap Pekerja Rumah Tangga di Seluruh Dunia Pendahuluan... 1 Upaya-upaya pemerintah yang dapat dijadikan teladan dan yang paling buruk... 4 Rekomendasi Kunci...

Lebih terperinci

Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia

Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia Mukadimah Menimbang bahwa pengakuan atas martabat alamiah dan hak-hak yang sama dan mutlak dari semua anggota keluarga manusia adalah dasar kemerdekaan, keadilan

Lebih terperinci

Akses Buruh Migran Terhadap Keadilan di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia

Akses Buruh Migran Terhadap Keadilan di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia MIGRANT WORKERS ACCESS TO JUSTICE SERIES Akses Buruh Migran Terhadap Keadilan di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia RINGKASAN EKSEKUTIF Bassina Farbenblum l Eleanor Taylor-Nicholson l Sarah Paoletti Akses

Lebih terperinci

Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting

Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting Kesetaraan dan non-diskriminasi di tempat kerja di Asia Timur dan Tenggara: Panduan 1 Tujuan belajar Menetapkan konsep

Lebih terperinci

Menggunakan alat-alat tradisional yang tidak steril seperti alat tumpul. Makan nanas dan minum sprite secara berlebihan

Menggunakan alat-alat tradisional yang tidak steril seperti alat tumpul. Makan nanas dan minum sprite secara berlebihan Agar terhindar dari berbagai persoalan karena aborsi, maka remaja harus mampu menahan diri untuk tidak melakukan hubungan seks. Untuk itu diperlukan kemampuan berpikir kritis mengenai segala kemungkinan

Lebih terperinci

Masukan untuk Panitia Khusus Penyelenggaraan Ketenagakerjaan DPRD Kota Yogyakarta

Masukan untuk Panitia Khusus Penyelenggaraan Ketenagakerjaan DPRD Kota Yogyakarta Masukan untuk Panitia Khusus Penyelenggaraan Ketenagakerjaan DPRD Kota Yogyakarta Human Rights Watch mengajukan masukan ini untuk kajian Panitia Khusus Penyelenggaraan Ketenagakerjaan DPRD Kota Yogyakarta

Lebih terperinci

KOVENAN INTERNASIONAL HAK-HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA. Ditetapkan oleh Resolusi Majelis Umum 2200 A (XXI)

KOVENAN INTERNASIONAL HAK-HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA. Ditetapkan oleh Resolusi Majelis Umum 2200 A (XXI) KOVENAN INTERNASIONAL HAK-HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA Ditetapkan oleh Resolusi Majelis Umum 2200 A (XXI) tertanggal 16 Desember 1966, dan terbuka untuk penandatangan, ratifikasi, dan aksesi MUKADIMAH

Lebih terperinci

K144 KONSULTASI TRIPARTIT UNTUK MENINGKATKAN PELAKSANAAN STANDAR-STANDAR KETENAGAKERJAAN INTERNASIONAL

K144 KONSULTASI TRIPARTIT UNTUK MENINGKATKAN PELAKSANAAN STANDAR-STANDAR KETENAGAKERJAAN INTERNASIONAL K144 KONSULTASI TRIPARTIT UNTUK MENINGKATKAN PELAKSANAAN STANDAR-STANDAR KETENAGAKERJAAN INTERNASIONAL 1 K-144 Konsultasi Tripartit untuk Meningkatkan Pelaksanaan Standar-Standar Ketenagakerjaan Internasional

Lebih terperinci

K150 Konvensi mengenai Administrasi Ketenagakerjaan: Peranan, Fungsi dan Organisasi

K150 Konvensi mengenai Administrasi Ketenagakerjaan: Peranan, Fungsi dan Organisasi K150 Konvensi mengenai Administrasi Ketenagakerjaan: Peranan, Fungsi dan Organisasi 1 K 150 - Konvensi mengenai Administrasi Ketenagakerjaan: Peranan, Fungsi dan Organisasi 2 Pengantar Organisasi Perburuhan

Lebih terperinci

DEKLARASI UNIVERSAL HAK-HAK ASASI MANUSIA

DEKLARASI UNIVERSAL HAK-HAK ASASI MANUSIA DEKLARASI UNIVERSAL HAK-HAK ASASI MANUSIA Diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 10 Desember 1948 melalui resolusi 217 A (III) Mukadimah Menimbang, bahwa pengakuan atas martabat alamiah

Lebih terperinci

Jika Anda diperlakukan secara tidak adil atau hak Anda dilanggar, hubungi nomor bebas pulsa berikut:

Jika Anda diperlakukan secara tidak adil atau hak Anda dilanggar, hubungi nomor bebas pulsa berikut: Apakah Anda Datang Ke Amerika untuk Bekerja Sementara atau Belajar? Kami percaya bahwa Anda akan mendapatkan pengalaman yang berharga. Tetapi, apabila Anda mendapatkan masalah, Anda memiliki hak dan Anda

Lebih terperinci

Kekerasan Seksual. Sebuah Pengenalan. Bentuk

Kekerasan Seksual. Sebuah Pengenalan. Bentuk Kekerasan Seksual Sebuah Pengenalan Bentuk 1 Desain oleh : Thoeng Sabrina Universitas Bina Nusantara untuk Komnas Perempuan 2 Komnas Perempuan mencatat, selama 12 tahun (2001-2012), sedikitnya ada 35 perempuan

Lebih terperinci

SURVEY GLOBAL KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2007

SURVEY GLOBAL KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2007 SURVEY GLOBAL KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA TAHUN 2007 Survei ini merupakan survey mengenai kesehatan dan hal-hal yang yang mempengaruhi kesehatan. Informasi yang anda berikan akan digunakan

Lebih terperinci

International Labour Organization. Jakarta. Menghapus. Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan. Bersama Bisa. Together it s possible

International Labour Organization. Jakarta. Menghapus. Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan. Bersama Bisa. Together it s possible International Labour Organization Jakarta Menghapus Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan 20 Tahun Bersama Bisa Together it s possible Menghapus Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan 20 Tahun Daftar Isi Daftar

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: KEP. 68/MEN/IV/2004

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: KEP. 68/MEN/IV/2004 KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: KEP. 68/MEN/IV/2004 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/ AIDS DI TEMPAT KERJA Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

Lebih terperinci

KONVENSI-KONVENSI ILO TENTANG KESETARAAN GENDER DI DUNIA KERJA

KONVENSI-KONVENSI ILO TENTANG KESETARAAN GENDER DI DUNIA KERJA KONVENSI-KONVENSI ILO TENTANG KESETARAAN GENDER DI DUNIA KERJA Kantor Perburuhan Internasional i ii Konvensi-konvensi ILO tentang Kesetaraan Gender di Dunia Kerja Pengantar Kaum perempuan menghadapi beragam

Lebih terperinci

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar. dimensi produksi dan dimensi konsumsi. Dimensi produksi memandang keadaan sehat sebagai

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar. dimensi produksi dan dimensi konsumsi. Dimensi produksi memandang keadaan sehat sebagai Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar Sehat merupakan kondisi optimal fisik, mental dan sosial seseorang sehingga dapat memiliki produktivitas, bukan hanya terbebas dari bibit penyakit. Kondisi sehat

Lebih terperinci

PIAGAM UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BAGI PARA SUPPLIER DAN KONTRAKTOR ALSTOM

PIAGAM UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BAGI PARA SUPPLIER DAN KONTRAKTOR ALSTOM 01/01/2014 PIAGAM UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BAGI PARA SUPPLIER DAN KONTRAKTOR ALSTOM PENDAHULUAN Pembangunan berkelanjutan adalah bagian penggerak bagi strategi Alstom. Ini berarti bahwa Alstom sungguhsungguh

Lebih terperinci

Program Bonus: Sebuah Modifikasi dari Konsep Kredit-Mikro

Program Bonus: Sebuah Modifikasi dari Konsep Kredit-Mikro Deskripsi Singkat Program Bonus: Sebuah Modifikasi dari Konsep Kredit-Mikro Tujuan dokumen ini adalah untuk memberikan gambaran singkat tentang Program Bonus. Program Bonus memobilisasi dana hibah untuk

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG SERTIFIKASI LAIK SEHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG SERTIFIKASI LAIK SEHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA, PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG SERTIFIKASI LAIK SEHAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA, Menimbang : Mengingat : a. bahwa keracunan makanan dan minuman, proses

Lebih terperinci

RINGKASAN EKSEKUTIF. Kerusakan dan Kerugian

RINGKASAN EKSEKUTIF. Kerusakan dan Kerugian i RINGKASAN EKSEKUTIF Pada tanggal 27 Mei, gempa bumi mengguncang bagian tengah wilayah Indonesia, dekat kota sejarah, Yogyakarta. Berpusat di Samudera Hindia pada jarak sekitar 33 kilometer di selatan

Lebih terperinci

amnesti internasional

amnesti internasional [Embargo: 11 Maret 2004] Umum amnesti internasional Indonesia Direktur-direktur Amnesti Internasional seluruh Asia Pacific mendesak partai-partai politik untuk menjadikan HAM sebagai prioritas Maret 2004

Lebih terperinci

Bab 4 Kelembagaan Lembaga Tata Ruang Pertama di Indonesia

Bab 4 Kelembagaan Lembaga Tata Ruang Pertama di Indonesia 4.1 Bab 4 Kelembagaan LEMBAGA TATA RUANG PERTAMA DI INDONESIA Oleh Soefaat LEMBAGA TATA RUANG PERTAMA Lembaga tata ruang pertama yang didirikan di Indonesia bernama Balai Tata Ruangan Pembangunan (BTRP).

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2003 TENTANG PENGAMANAN ROKOK BAGI KESEHATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2003 TENTANG PENGAMANAN ROKOK BAGI KESEHATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2003 TENTANG PENGAMANAN ROKOK BAGI KESEHATAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa rokok merupakan salah satu zat adiktif yang bila digunakan

Lebih terperinci

KOMUNIKE. Konferensi Tingkat Tinggi G(irls) 20 Toronto, Kanada 15-18 Juni 2010

KOMUNIKE. Konferensi Tingkat Tinggi G(irls) 20 Toronto, Kanada 15-18 Juni 2010 KOMUNIKE Konferensi Tingkat Tinggi G(irls) 20 Toronto, Kanada 15-18 Juni 2010 Pembukaan Kami, 21 orang Delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G(girls) 20, menyadari bahwa anak perempuan dan perempuan

Lebih terperinci

Undang-undang Nomor I Tahun 1970

Undang-undang Nomor I Tahun 1970 KESELAMATAN KERJA Undang-undang Nomor I Tahun 1970 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk

Lebih terperinci

20>>75% AFRIKA ASIA AMERIKA LATIN

20>>75% AFRIKA ASIA AMERIKA LATIN 02 @ROSALINAWATI A rus urbanisasi diperkirakan akan mengalami puncaknya tahun 2020. Kondisi tersebut terutama akan terjadi di negara-negara berkembang seperti Afrika, Asia dan Amerika Lantin. Diperkirakan

Lebih terperinci

Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian.

Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Uji Penilaian Profesional Macquarie Leaflet Latihan Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Mengapa Uji Penilaian psikometrik digunakan Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang menyertakan

Lebih terperinci

Indonesia Terpilih Kembali Sebagai Anggota ITU Council

Indonesia Terpilih Kembali Sebagai Anggota ITU Council Indonesia Terpilih Kembali Sebagai Anggota ITU Council Indonesia berhasil terpilih kembali sebagai anggota ITU Council periode 2014-2018 pada sidang ITU Plenipotentiary Conference 2014 (PP-14) yang diselenggarakan

Lebih terperinci

Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia

Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia IFAD/R. Grossman Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia Kemiskinan perdesaan di Indonesia Indonesia telah melakukan pemulihan krisis keuangan pada tahun 1997 yang

Lebih terperinci

Hari Pangan Sedunia 2015 Perlindungan Sosial dan Pertanian: Memutus Siklus Kemiskinan di Pedesaan

Hari Pangan Sedunia 2015 Perlindungan Sosial dan Pertanian: Memutus Siklus Kemiskinan di Pedesaan Hari Pangan Sedunia 2015 Perlindungan Sosial dan Pertanian: Memutus Siklus Kemiskinan di Pedesaan Catatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep perlindungan sosial kepada guru dan siswa. Catatan ini dikembangkan

Lebih terperinci

KEPMEN NO. KEP.68/MEN/IV/2004

KEPMEN NO. KEP.68/MEN/IV/2004 KEPMEN NO. KEP.68/MEN/IV/2004 KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR: KEP.68/MEN/IV/2004 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI TEMPAT KERJA ******* MENTERI

Lebih terperinci

International Labour Organization. Hak Atas Pekerjaan yang Layak. bagi Penyandang. Disabilitas

International Labour Organization. Hak Atas Pekerjaan yang Layak. bagi Penyandang. Disabilitas International Labour Organization Hak Atas Pekerjaan yang Layak bagi Penyandang Disabilitas International Labour Organization Hak Atas Pekerjaan yang Layak bagi Penyandang Disabilitas Hak Pekerjaan yang

Lebih terperinci

Aktivis Wanita Indonesia Peroleh Penghargaan dari PBB. Ditulis oleh Mn Selasa, 09 Oktober 2012 11:22

Aktivis Wanita Indonesia Peroleh Penghargaan dari PBB. Ditulis oleh Mn Selasa, 09 Oktober 2012 11:22 Mataharinews.com, Manila Seorang aktivis senior wanita Indonesia, Suraiya Kamaruzzaman, menerima penghargaan N-PEACE pada acara anugerah perdamaian yang disponsori oleh Badan PBB untuk Pembangunan (UNDP)

Lebih terperinci

Dari Prinsip ke Praktik

Dari Prinsip ke Praktik SERI BUKU KECIL Dari Prinsip ke Praktik Keterlibatan Lebih Besar Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (GIPA) spiritia Dari Prinsip ke Praktik: Keterlibatan Lebih Besar Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (GIPA)

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG PELAKSANAAN PENGAWASAN TERHADAP PENYELENGGARAAN PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 PUSAT DATA DAN INFORMASI KETENAGAKERJAAN Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2014 TIM PENYUSUN Pembina

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PENANGANAN BENCANA

PENJELASAN ATAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PENANGANAN BENCANA PENJELASAN ATAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PENANGANAN BENCANA I. Umum Indonesia, merupakan negara kepulauan terbesar didunia, yang terletak di antara dua benua, yakni benua Asia dan benua Australia,

Lebih terperinci

Rumah Sehat. edited by Ratna Farida

Rumah Sehat. edited by Ratna Farida Rumah Sehat edited by Ratna Farida Rumah Adalah tempat untuk tinggal yang dibutuhkan oleh setiap manusia dimanapun dia berada. * Rumah adalah struktur fisik terdiri dari ruangan, halaman dan area sekitarnya

Lebih terperinci

MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET

MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET Oleh : Fitriani, SE Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi kesehatan, mulai dari aspek kesehatan,makanan, nutrisi yang dikonsumsi

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa salah satu alat

Lebih terperinci

harus mengerti juga model-model komunikasi yang ada sehingga kita bisa menilai apakah selama ini sudah berkomunikasi dengan baik atau belum.

harus mengerti juga model-model komunikasi yang ada sehingga kita bisa menilai apakah selama ini sudah berkomunikasi dengan baik atau belum. USIA IDEAL PACARAN Kadang kita dengar anak seusia SMP aja sudah punya pacar..ya selain hanya ber cinta monyet mereka sering menggunakan fasilitas ortu. Pengendalian emosi usia remaja ini belum stabil juga

Lebih terperinci

Bagian 1: Darimana Anda memulai?

Bagian 1: Darimana Anda memulai? Bagian 1: Darimana Anda memulai? Bagian 1: Darimana Anda memulai? Apakah Anda manajer perusahaan atau staf produksi yang menginginkan perbaikan efisiensi energi? Atau apakah Anda suatu organisasi diluar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. diyakini telah membawa pengaruh terhadap munculnya masalah-masalah

BAB I PENDAHULUAN. diyakini telah membawa pengaruh terhadap munculnya masalah-masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Krisis moneter yang melanda hampir seluruh negara berkembang, khususnya negara-negara ASEAN, pada tahun 1997 secara tidak langsung diyakini telah membawa pengaruh

Lebih terperinci

Asosiasi Pengusaha Indonesia. International Labour Organization. Panduan Praktik yang Baik untuk Mempekerjakan Pekerja Rumahan bagi Pengusaha

Asosiasi Pengusaha Indonesia. International Labour Organization. Panduan Praktik yang Baik untuk Mempekerjakan Pekerja Rumahan bagi Pengusaha Asosiasi Pengusaha Indonesia International Labour Organization Panduan Praktik yang Baik untuk Mempekerjakan Pekerja Rumahan bagi Pengusaha Asosiasi Pengusaha Indonesia International Labour Organization

Lebih terperinci

KONVENSI MENGENAI KERJA PAKSA ATAU KERJA WAJIB

KONVENSI MENGENAI KERJA PAKSA ATAU KERJA WAJIB 1 KONVENSI MENGENAI KERJA PAKSA ATAU KERJA WAJIB Ditetapkan oleh Konferensi Umum Organisasi Buruh Internasional, di Jenewa, pada tanggal 28 Juni 1930 [1] Konferensi Umum Organisasi Buruh Internasional,

Lebih terperinci

SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN

SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN Pertemuan Tingkat Tinggi Tentang Kewirausahaan akan menyoroti peran penting yang dapat dimainkan kewirausahaan dalam memperluas kesempatan

Lebih terperinci

green gauge Visi AECI adalah untuk menjadi penyedia bahan kimia dan penyedia jasa tambang pilihan bagi para pelanggan.

green gauge Visi AECI adalah untuk menjadi penyedia bahan kimia dan penyedia jasa tambang pilihan bagi para pelanggan. green gauge AECI menyadari bahwa beroperasi pada berbagai sektor yang luas memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan dan oleh karena itu ikut berkontribusi terhadap dampak perubahan iklim. Oleh karenanya

Lebih terperinci

Wajib Lapor Tindak KDRT 1

Wajib Lapor Tindak KDRT 1 Wajib Lapor Tindak KDRT 1 Rita Serena Kolibonso. S.H., LL.M. Pengantar Dalam beberapa periode, pertanyaan tentang kewajiban lapor dugaan tindak pidana memang sering diangkat oleh kalangan profesi khususnya

Lebih terperinci

1. PELAPORAN Proses pertama bisa diawali dengan laporan atau pengaduan ke kepolisian.

1. PELAPORAN Proses pertama bisa diawali dengan laporan atau pengaduan ke kepolisian. KASUS PIDANA UMUM CONTOH-CONTOH KASUS PIDANA: Kekerasan akibat perkelahian atau penganiayaan Pelanggaran (senjata tajam, narkotika, lalu lintas) Pencurian Korupsi Pengerusakan Kekerasan dalam rumah tangga

Lebih terperinci

- 1 - UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

- 1 - UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK - 1 - UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2013: Cegah HIV dan AIDS. Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2013: Cegah HIV dan AIDS. Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa Peringatan Hari AIDS Sedunia 2013: Cegah HIV dan AIDS. Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa Menkokesra selaku Ketua KPA Nasional menunjuk IBCA sebagai Sektor Utama Pelaksana Peringatan HAS 2013 Tahun

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 965/MENKES/SK/XI/1992 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 965/MENKES/SK/XI/1992 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN NOMOR : 965/MENKES/SK/XI/1992 TENTANG CARA PRODUKSI KOSMETIKA YANG BAIK MENTERI KESEHATAN, Menimbang : a. bahwa langkah utama untuk menjamin keamanan kosmetika adalah penerapan

Lebih terperinci

Terjemahan Tanggapan Surat dari AusAID, diterima pada tanggal 24 April 2011

Terjemahan Tanggapan Surat dari AusAID, diterima pada tanggal 24 April 2011 Terjemahan Tanggapan Surat dari AusAID, diterima pada tanggal 24 April 2011 Pak Muliadi S.E yang terhormat, Terima kasih atas surat Anda tertanggal 24 Februari 2011 mengenai Kalimantan Forests and Climate

Lebih terperinci

PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER

PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER Kami meyakini bahwa bisnis hanya dapat berkembang dalam masyarakat yang melindungi dan menghormati hak asasi manusia. Kami sadar bahwa bisnis memiliki tanggung

Lebih terperinci

Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku

Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku April 1, 2013 Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Sulzer 1/12 Sulzer berkomitmen dan mewajibkan para karyawannya untuk menjalankan kegiatan bisnisnya berdasarkan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Penduduk Lanjut Usia merupakan bagian dari anggota keluarga dan. masyarakat yang semakin bertambah jumlahnya sejalan dengan

BAB 1 PENDAHULUAN. Penduduk Lanjut Usia merupakan bagian dari anggota keluarga dan. masyarakat yang semakin bertambah jumlahnya sejalan dengan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penduduk Lanjut Usia merupakan bagian dari anggota keluarga dan anggota masyarakat yang semakin bertambah jumlahnya sejalan dengan peningkatan usia harapan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2012012 TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2012012 TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2012012 TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

Tanggung Jawab Dasar Pengemudi

Tanggung Jawab Dasar Pengemudi Tanggung Jawab Dasar Pengemudi Panduan ini menerangkan kondisi utama yang harus dipenuhi oleh pengemudi yang akan mengoperasikan kendaraan PMI (baik pengemudi yang merupakan karyawan PMI atau pun pegawai

Lebih terperinci

Perangkat 6.1 Membuat Kebijakan Tentang Lingkungan Sekolah Yang Sehat Dan Aman. Advokasi Kebijakan Sekolah untuk Kesehatan 2

Perangkat 6.1 Membuat Kebijakan Tentang Lingkungan Sekolah Yang Sehat Dan Aman. Advokasi Kebijakan Sekolah untuk Kesehatan 2 Panduan Buku Panduan ini akan memberi Anda saran-saran yang praktis tentang pengelolaan kelas yang berbeda-beda. Buku Panduan ini menjelaskan bagaimana merancang perencanaan pembelajaran yang efektif,

Lebih terperinci

ECD Watch. Panduan OECD. untuk Perusahaan Multi Nasional. alat Bantu untuk pelaksanaan Bisnis yang Bertanggung Jawab

ECD Watch. Panduan OECD. untuk Perusahaan Multi Nasional. alat Bantu untuk pelaksanaan Bisnis yang Bertanggung Jawab ECD Watch Panduan OECD untuk Perusahaan Multi Nasional alat Bantu untuk pelaksanaan Bisnis yang Bertanggung Jawab Tentang Panduan OECD untuk perusahaan Multi nasional Panduan OECD untuk Perusahaan Multi

Lebih terperinci

PENDUDUK LANJUT USIA

PENDUDUK LANJUT USIA PENDUDUK LANJUT USIA Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk

Lebih terperinci

BAB 10 PENGHORMATAN, PENGAKUAN, DAN PENEGAKAN ATAS HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

BAB 10 PENGHORMATAN, PENGAKUAN, DAN PENEGAKAN ATAS HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA BAB 10 PENGHORMATAN, PENGAKUAN, DAN PENEGAKAN ATAS HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA BAB 10 PENGHORMATAN, PENGAKUAN, DAN PENEGAKAN ATAS HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA A. KONDISI UMUM Penghormatan, pengakuan, dan

Lebih terperinci

Menyasar Warga Miskin dan Memilih Instrumen yang Tepat: Studi Kasus Indonesia

Menyasar Warga Miskin dan Memilih Instrumen yang Tepat: Studi Kasus Indonesia Menyasar Warga Miskin dan Memilih Instrumen yang Tepat: Studi Kasus Indonesia Indonesia mencoba beralih dari sekumpulan program bantuan sosial menjadi suatu jaring pengaman yang terintegrasi Usaha menyasar

Lebih terperinci

SEKILAS UNI EROPA SWEDIA FINLANDIA ESTONIA LATVIA LITHUANIA DENMARK INGGRIS BELANDA IRLANDIA POLANDIA JERMAN BELGIA REPUBLIK CEKO SLOWAKIA HONGARIA

SEKILAS UNI EROPA SWEDIA FINLANDIA ESTONIA LATVIA LITHUANIA DENMARK INGGRIS BELANDA IRLANDIA POLANDIA JERMAN BELGIA REPUBLIK CEKO SLOWAKIA HONGARIA SEKILAS UNI EROPA SWEDIA FINLANDIA PORTUGAL IRLANDIA LUKSEMBURG INGGRIS BELGIA SPANYOL BELANDA PERANCIS DENMARK JERMAN SLOVENIA AUSTRIA ITALIA POLANDIA KROASIA RUMANIA BULGARIA YUNANI ESTONIA LATVIA LITHUANIA

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa setiap warga negara

Lebih terperinci

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/I/2011 TENTANG PEMBINAAN DAN KOORDINASI PELAKSANAAN PENGAWASAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kelak menjadi motor penggerak bagi kehidupan bermasyarakat, dan bernegara demi

BAB I PENDAHULUAN. kelak menjadi motor penggerak bagi kehidupan bermasyarakat, dan bernegara demi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Anak adalah pelita dan harapan bagi suatu masyarakat, bangsa, dan negara yang kelak menjadi motor penggerak bagi kehidupan bermasyarakat, dan bernegara demi terwujudnya

Lebih terperinci

Kode Etik. .1 "Yang Harus Dilakukan"

Kode Etik. .1 Yang Harus Dilakukan Kode Etik Kode Etik Dokumen ini berisi "Kode Etik" yang harus dipatuhi oleh para Direktur, Auditor, Manajer, karyawan Pirelli Group, serta secara umum siapa saja yang bekerja di Italia dan di luar negeri

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG [LN 2007/58, TLN 4720 ]

UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG [LN 2007/58, TLN 4720 ] UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG [LN 2007/58, TLN 4720 ] BAB II TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG Pasal 2 (1) Setiap orang yang melakukan perekrutan,

Lebih terperinci

PELAKSANAAN TUGAS INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR DI PUSKESMAS PERKOTAAN RASIMAH AHMAD BUKITTINGGI

PELAKSANAAN TUGAS INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR DI PUSKESMAS PERKOTAAN RASIMAH AHMAD BUKITTINGGI 1 PELAKSANAAN TUGAS INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR DI PUSKESMAS PERKOTAAN RASIMAH AHMAD BUKITTINGGI (Studi Di Puskesmas Perkotaan Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi) Disusun Oleh : Agus Darmawan Pane, 10.10.002.74201.020,

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara berkembang dan sedang berusaha mencapai

I. PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara berkembang dan sedang berusaha mencapai I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara berkembang dan sedang berusaha mencapai pembangunan sesuai dengan yang telah digariskan dalam propenas. Pembangunan yang dilaksakan pada hakekatnya

Lebih terperinci

Panduan Permohonan Hibah

Panduan Permohonan Hibah Panduan Permohonan Hibah 1. 2. 3. Sebelum memulai proses permohonan hibah, mohon meninjau inisiatif-inisiatif yang didukung Ford Foundation secara cermat. Selain memberikan suatu ikhtisar tentang prioritas

Lebih terperinci

MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI. Komisi Pemberantasan Korupsi

MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI. Komisi Pemberantasan Korupsi MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI Penyusun Desain Sampul & Tata Letak Isi MPRCons Indonesia

Lebih terperinci