SOSIOLOGI PEDESAAN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Ir. Arya Hadi Dharmawan, MSc.Agr. Staf Pengajar: Tujuan Pendidikan:

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SOSIOLOGI PEDESAAN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Ir. Arya Hadi Dharmawan, MSc.Agr. Staf Pengajar: Tujuan Pendidikan:"

Transkripsi

1 SOSIOLOGI PEDESAAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Ir., MSc.Agr Staf Pengajar: Prof. Dr. Ir. Aida Vitayala Hubeis Dr. Arif Satria, SP. MSi Dr. Ir., MSc.Agr Dr. Ir. Djuara Pangihutan Lubis, MS Dr. Dwi Andreas Santosa * Prof. Dr. Endriatmo Soetarto, MA Dr. Ir. Ekawati Sri Wahyuni, MS Prof. Dr. Hariadi Kartodihardjo * Dr. Ivanovich Agusta, SP. MSi * Staf tidak tetap Dr. Ir. Lala M Kolopaking, MS Dr. Nurmala Katrina Panjaitan, MS.DEA Dr. Ir. Rilus A Kinseng, MA Dr. Ir. Saharuddin, MS Dr. Ir. Sarwititi S. Agung, MS Dr. Satyawan Sunito Dr. Ir. Siti Amanah, MSc Dr. Ir. Soeryo Adiwibowo, MS Dr. Ir. Titik Sumarti, MS Tujuan Pendidikan: Dengan dilatarbelakangi oleh keprihatinan dari dalam IPB dan memperhitungkan kecenderungan-kecenderungan eksternal, maka program mayor/program studi S2/S3 Sosiologi Pedesaan hadir dengan kekhasan yang amat-sangat menonjol dimana aspek-aspek sosial dan alam mendapatkan porsi dalam kurikulum secara proporsional. Hal inilah yang membuat program mayor/program studi S2/S3 Sosiologi Pedesaan IPB amat-sangat berbeda dibandingkan dengan program studi S2/S3 sosiologi pada umumnya. Dengan berbagai keprihatinan internal maupun eksternal yang hendak dijawabnya, program mayor/program studi S2/S3 Sosiologi Pedesaan membangun kurikulum dalam pendidikan master dan doktoral yang memungkinkan lulusannya mampu memainkan theoretical interplaying rooms dari aras macro-grand theories dengan meso-middle-range theories bahkan hingga tataran mikro-applied approaches secara mumpuni. Kekhasan ini tidak didapati pada program studi S2/S3 sosiologi selain di program mayor/program studi S2/S3 Sosiologi Pedesaan IPB. Ihwal academic-distinction menjadi pertimbangan kuat dan utama bagi program mayor/program studi S2/S3 Sosiologi Pedesaan untuk tampil di depan dalam belantara lembaga pendidikan tinggi sosiologi di Indonesia. Dengan kurikulumnya yang khas maka program mayor/program studi S2/S3 Sosiologi Pedesaan di IPB diekspektasikan akan menghasilkan tenaga ahli level master (middle-level) yang mampu menyusun kebijakan dengan bekal substansi sosiologi pedesaan yang khas demi menjawab persoalan masyarakat desa, tenaga ahli level doktor yang mampu mengusung substansi sosiologi pedesaan yang khas dan menjawab tantangan bangsa, terutama masyarakat pedesaan yang hidup dengan basis Katalog

2 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor pertanian tropika Indonesia yang sedang menghadapi perubahan sosial dan krisis peradaban. Tujuan Pendidikan S2: Tujuan Program Mayor/Program Studi S2 Sosiologi Pedesaan adalah pencapaian hasil belajar (akuisisi) yang tinggi bagi lulusannya berupa: 1. Pengetahuan dan pemahaman yang mendalam dan holistik mengenai teoriteori, konsep-konsep, dan metodologi riset sosiologi pedesaan sebagai suatu ilmu sosial terapan. 2. Keahlian dalam bidang-bidang analisis masyarakat secara holistik, perencanaan sosial dan manajemen sosial, dan pemantauan serta pemahaman kritis atas proses perubahan sosial dalam konteks perkembangan masyarakat pedesaan. 3. Keteguhan dan kejujuran dalam pilihan-pilihan paradigma berkenaan dengan kegiatan keilmuan dan transformasi sosial masyarakat pedesaan. Program mayor/program studi S2 menyiapkan lulusan bergelar master yang berkeahlian tinggi yang tidak saja mampu membaca gejala transformasi sosial masyarakat pedesaan, dengan menggunakan teori dan konsep yang dikuasai, melainkan juga mampu mencari solusi atas transformasi sosial masyarakat di pedesaan. Tujuan Pendidikan S3: Konsisten dengan misinya maka tujuan Program Mayor/Program Studi S3 SPD adalah pencapaian hasil belajar yang tinggi bagi lulusannya berupa: 1. Pengetahuan dan pemahaman yang lebih filosofis dan mendalam serta holistik mengenai teori-teori, konsep-konsep, dan metodologi riset sosiologi pedesaan sebagai suatu ilmu sosial terapan. 2. Keahlian dalam bidang analisis masyarakat secara holistik dan kritis atas proses perubahan sosial dalam konteks transformasi sosial masyarakat pedesaan. 3. Keteguhan dan kejujuran dalam pilihan-pilihan paradigma berkenaan dengan kegiatan keilmuan dalam rangka menyongsong peradaban yang berkeadilan dan berkelanjutan. Program mayor/program studi S3 menyiapkan lulusan bergelar doktor yang berkeahlian khusus yang tidak saja mampu membaca gejala transformasi sosial masyarakat pedesaan, melainkan juga menyiapkan perubahan ke arah peradaban yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Kompetensi Lulusan S2: Sesuai dengan tujuannya, maka sasaran Program Mayor/Program Studi S2 SPD adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan tinggi dalam hal-hal berikut ini, yaitu: Katalog 2012

3 1. Analisis masyarakat pedesaan secara holistik dan kritis pada aras mikro, meso, makro mencakup beragam aspek sosial, ekologi, ekonomi, budaya, dan politik yang melingkupi masalah transformasi sosial masyarakat pedesaan, dengan menggunakan teori-teori sosiologi pedesaan. 2. Penguasaan tentang berbagai alternatif pemecahan masalah yang terkait dengan transformasi sosial masyarakat pedesaan. 3. Pemantauan dan pemahaman kritis atas proses-proses dan dampakdampak transformasi sosial masyarakat pedesaan. Ketiga sasaran di atas pada akhirnya akan bermuara pada kualitas lulusan program mayor/program studi S2 SPD yang bermutu. Terciptanya lulusan S2 SPD yang mampu menerapkan teori dan konsep sosiologi pedesaan dalam transformasi sosial masyarakat pedesaan menuju masyarakat madani. Kompetensi Lulusan S3: Sesuai dengan tujuannya, maka sasaran Program Mayor/Program Studi S3 SPD adalah menghasilkan lulusan bergelar doktor yang memiliki kemampuan tinggi dalam hal-hal berikut ini, yaitu: 1. Penguasaan dan pengembangan dasar-dasar filosofi dan teori-teori serta metodologi sosiologi pedesaan. 2. Pengetahuan yang mendalam tentang perspektif-perspektif dan tradisitradisi pemikiran sosiologi dalam memahami dinamika masyarakat pedesaan. 3. Analisis tentang masyarakat pedesaan secara kritis dan holistik pada aras mikro, meso, makro mencakup beragam aspek sosial, ekologi, ekonomi, budaya, dan politik, yang terkait pada proses perubahan sosial masyarakat pedesaan. 4. Pemahaman yang mendalam tentang solusi-solusi alternatif beserta segenap konsekuensi sosiologis yang menyertainya atas berbagai pilihan pemecahan persoalan yang melekat pada transformasi sosial pedesaan demi tercapainya peradaban yang lebih adil dan berkelanjutan. Keempat sasaran di atas pada akhirnya akan bermuara pada masyarakat lulusan program mayor/program studi S3 SPD yang bermutu. Masyarakat lulusan SPD yang mampu membangun suasana ilmiah dengan penguasaanya di bidang dasar filosofi sains sosial, teori-teori sosiologi pedesaan, konsep dan metodologi sosiologi pedesaan demi mencapai peradaban yang berkeadilan dan berkelanjutan. Kompetensi Minor Pemberdayaan Sosial S2: Lulusan mampu menganalisis, sintesis, dan evaluasi kritis aras tengah tentang gerakan emansipasi sosial kelompok-kelompok atau komunitas-komunitas sosial pedesaan yang mengalami marginalisasi secara sosiologis, ekonomi, politik dan budaya. Katalog

4 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Kompetensi Minor Pemberdayaan Sosial S3: Lulusan Mampu menganalisis, sintesis, dan evaluasi kritis aras Lanjut serta penteorian tentang gerakan emansipasi sosial kelompok-kelompok atau komunitas-komunitas sosial pedesaan yang mengalami marginalisasi secara sosiologis, ekonomi, politik dan budaya. Kompetensi Minor Gender dan Pembangunan S2: Lulusan mampu menganalisis, sintesis, dan evaluasi kritis aras tengah tentang gerakan emansipasi sosial (sosiologis, ekonomi, politik, budaya) perempuan yang terpinggirkan atau tersubordinasi dalam proses pembangunan atau perkembangan sosial umumnya. Kompetensi Minor Agraria Dan Ekologi Politik S2: Lulusan mampu menganalisis, sintesis, dan evaluasi kritis aras tengah tentang relasi, dan pertarungan untuk akses dan kontrol sumber-sumber agraria serta gerakan sosial masyarakat yang terpinggirkan akibat proses tersebut. Kompetensi Minor Agraria Dan Ekologi Politik S3: Lulusan mampu menganalisis, sintesis, dan evaluasi kritis aras lanjut dan penteorian tentang proses, relasi, dan pertarungan untuk akses dan kontrol sumber-sumber agraria serta gerakan sosial masyarakat yang terpinggirkan akibat proses tersebut. KURIKULUM Program Magister Sains Kode Mata Kuliah SKS Semester Mata Kuliah Wajib SPs (6 SKS) PPS 500 Bahasa Inggris 3 1 STK 513 Statistika untuk ilmu Sosial 3(3-0) 1 Mata Kuliah Wajib Mayor (26 SKS) KPM 530 Struktur dan Organisasi Sosial 3(3-0) 1 KPM 531 Psikologi Sosial 3(3-0) 1 KPM 520 Teori Ekologi Manusia 3(3-0) 1 KPM 521 Kependudukan 3(3-0) 1 KPM 532 Filsafat Ilmu dan Metode Penelitian Sosial 3(3-0) 2 KPM 533 Sosiologi Ekonomi 3(3-0) 2 PPS 601 Kolokium Katalog 2012

5 Kode Mata Kuliah SKS Semester PPS 690 Seminar 1 4 PPS 690 Penelitian dan Tesis 6 4 Pemberdayaan Sosial Mata Kuliah Mayor Pilihan (Minor) (9 SKS) KPM 534 Perubahan Sosial dan Politik Pemberdayaan 3(3-0) 2 KPM 535 Gerakan Sosial dan Dinamika Masyarakat Pedesaan 3(3-0) 2 KPM 536 Sosiologi Kemiskinan dan Pemberdayaan 3(3-0) 3 Gender dan Pembangunan KPM 537 Teori Feminis dan Gerakan Perempuan 3(3-0) 2 KPM 508 Gender dan Pembangunan Pedesaan 3(3-0) 2 KPM 539 Perempuan, Kerja dan Keluarga 3(3-0) 3 Agraria dan Ekologi Politik KPM 522 Teori Ekologi Politik dan Gerakan Ekologi 3(3-0) 2 KPM 523 Politik dan Gerakan Agraria 3(3-0) 2 KPM 524 Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Masyarakat Total SKS 41 3(3-0) 3 Program Doktor Kode Mata Kuliah SKS Semester Mata Kuliah Wajib SPs (2 sks) PPS 702 Falsafah Sains 2 3 Mata Kuliah Wajib Mayor (29 sks) KPM 732 Metodologi Penelitian Sosiologi Pedesaan 3(3-0) 1 KPM 730 Teori Sosial dan Struktur Sosial 3(3-0) 1 KPM 733 Penelitian Sosiologi Pedesaan di Indonesia 3(3-0) 2 KPM 721 Dinamika Kependudukan 3(3-0) 2 KPM 722 Teori Sosial Hijau 3(3-0) 1 KPM 731 Keluarga dan Komunitas Pedesaan 3(3-0) 3 PPS 701 Kolokium 1 3 PPS 790 Seminar 1 4 Katalog

6 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Kode Mata Kuliah SKS Semester PPS 799 Penelitian dan Disertasi 12 4 Mata Kuliah Mayor Pilihan (Minor) (9 sks) Pemberdayaan Sosial KPM 734 Sejarah Sosiologis Perkembangan Desa 3(3-0) 2 KPM 735 Sosiologi Komunikasi Pedesaan 3(3-0) 3 KPM 736 Sosiologi Ekonomi Pedesaan 3(3-0) 3 Agraria dan Ekologi Politik KPM 723 Ekologi Politik Sumberdaya Alam 3(3-0) 3 KPM 724 Politik Agraria 3(3-0) 2 KPM 725 Ekologi Politik Kawasan 3(3-0) 3 Total SKS 40 SILABUS MATA KULIAH KPM 520 Teori Ekologi Manusia 3(3-0) 1 Sumber, cakupan dan karakter masalah ekologi manusia. Perspektif ekologi untuk analisis manusia dan lingkungannya secara holistik. Ragam pendekatan kajian ekologi manusia dan menelaah adaptasi budaya masyarakat terhadap lingkungan hidupnya. Perkembangan aliran-aliran utama green thought sebagai wujud readaptasi masyarakat kontemporer terhadap lingkungannya. Fenomena isu lingkungan global, gerakan politik lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis ekologi dan keadilan sosial. Endriatmo Soetarto Soeryo Adiwibowo Nurmala K. Panjaitan KPM 521 Kependudukan 3(3-0) 1 Pengertian ilmu kependudukan dan demografi. Teori-teori penting dan sejarah perkembangannya. Teknik-teknik pengukuran kependudukan. Sumber-sumber data demografi (kematian, kelahiran, migrasi). Ketenagakerjaan. Hubungan antar faktor kependudukan dengan kemiskinan dan lingkungan. Proyeksi pendudukan dan kebijakan kependudukan. Ekawati Sri Wahyuni Ivanovich Agusta Katalog 2012

7 KPM 522 Teori Ekologi Politik dan Gerakan Ekologi 3(3-0) 2 Teori, konsep, dan pendekatan yang digunakan untuk mempelajari sumber, kondisi dan implikasi politik dari perubahan ekologi atau lingkungan hidup. Aplikasi ekologi politik dalam pengelolaan sumber daya alam, pertanian dan pedesaan, konservasi keanekaragaman hayati, pangan dan energi, serta bioteknologi modern. Riwayat, motif, orientasi, dan peran gerakan ekologi (atau gerakan lingkungan) serta pengaruhnya terhadap politik dan kebijakan akses dan kontrol sumberdaya alam dan lingkungan. Soeryo Adiwibowo Arif Satria Dwi Andreas Santosa Hariadi Kartodihardjo KPM 523 Politik dan Gerakan Agraria 3(3-0) 2 Dinamika hubungan manusia dalam rangka penguasaan SD Agraria khususnya tanah, air, hutan dan perairan dimana tinjauan kritis dan konseptual dari dialektika antara intervensi negara dan respon petani menjadi fokus perhatian. Diawali dengan pembahasan keterhubungan antara keragaman ekosistem dan sistim-sistim tenurial asli, dilanjutkan dengan pembahasan kritis dan konseptual mengenai intervensi negara (kolonial dan post-kolonial) terhadap sumberdaya agraria dan sistim tenurial asli dalam rangka inkorporasi sumberdaya agraria kedalam ekonomi nasional dan global. Pembahasan historis dan konseptual dari gerakan-gerakan sosial-politik petani dibahas didalam kerangka keterhubungan dialektis dengan proses intervensi negara. Pembahasan konsep-konsep Pembaruan Agraria / Reforma Agraria serta pengalaman penerapannya di negaranegara sedang berkembang, termasuk di Indonesia. Satyawan Sunito Endriatmo Soetarto KPM 524 Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Masyarakat 3(3-0) 3 Teori dan konsep-konsep dasar tentang rezim pengelolaan sumber daya alam, sumber daya bersama (the commons), dan devolusi pengelolaan sumber daya alam (SDA) dengan fokus utama pada sejarah pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat (PSBM) di Indonesia. Teori institusi untuk PSBM. Pengetahuan lokal dalam PSBM. Kontestasi pengetahuan lokal dengan pengetahuan saintifik dalam politik pengetahuan. Faktor-faktor yang mempengaruhi PSBM. Analisis perubahan institusi PSBM dalam dinamika global. Strategi pengembangan PSBM, serta kajian-kajian empirik implementasi model PSBM di sektor perikanan, kehutanan, dan pertanian. Arif Satria Soeryo Adiwibowo Satyawan Sunito Katalog

8 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor KPM 530 Struktur dan Organisasi Sosial 3(3-0) 1 Pengertian struktur dan organisasi sosial berdasarkan pemikiran sosiologi dan antropologi sosial: grup, komunitas, kelembagaan dan organisasi sampai birokrasi dan konteks perkembangan masyarakat yang lebih luas. Pelapisan sosial dan kelas sosial dalam kerangka teori modal sosial dan konflik sosial. Masyarakat petani dan desa serta hubungan desa-kota. Kepemimpinan dan pola hubungan panutan elit dan gerakan sosial. Birokrasi negara dan jejaring kegiatan dalam pemberdayaan sosial, khususnya untuk masyarakat dan desa. Lala M. Kolopaking Rilus A. Kinseng KPM 531 Psikologi Sosial 3(3-0) 1 Berbagai perspektif teoritis Psikologi Sosial dalam menjelaskan perilaku manusia. Konsep-konsep dasar psikologi : kognisi sosial dan persepsi sosial, self, sikap dan representasi sosial. Berbagai bentuk perilaku manusia dalam interaksi sosial dilihat dari sudut Psikologi Sosial seperti: agresi, altruisme, proses kelompok dan social influence. Nurmala K. Panjaitan Djuara P. Lubis KPM 532 Filsafat Ilmu dan Metode Penelitian Sosial 3(3-0) 2 Beragam paradigma dalam penelitian ilmu-ilmu sosial. Ranah dan unsur metode penelitian. Kerangka teori dan masalah penelitian. Beragam tujuan dan metode penelitian. Pendekatan kuantitatif: hipotesis, variabel, definisi operasional, pengumpulan data dan penyusunan kuesioner, pengolahan dan analisa data. Pendekatan kualitatif: Batasan penelitian kualitatif, rancangan penelitian, strategi penelitian, studi kasus dan riwayat hidup. Metode pengumpulan data, pengamatan berperanserta dan wawancara mendalam. Analisis data kualitatif. Penulisan laporan penelitian. Nurmala K. Panjaitan Djuara P. Lubis KPM 533 Sosiologi Ekonomi 3(3-0) 2 Pengertian sosiologi ekonomi. Perbedaan pendekatan sosiologi, antropologi dan ekonomi dalam menelaah fenomena ekonomi, ekonomi dan masyarakat. Perkembangan pendekatan sosiologi ekonomi dari klasik ke kontemporer. Konsepkonsep umum sosiologi ekonomi: budaya dan ekonomi, kembalinya ekonomi kelembagaan, ekonomi biaya transaksi dan teori organisasi, perspektif pilihan rasional dalam sosiologi ekonomi. Sistem ekonomi: perspektif makro sosiologi. Sosiologi kelembagaan ekonomi dan perilaku ekonomi. Sosiologi industri. Interseksi Ekonomi (keterkaitan ekonomi dengan bidang lainnya). Titik Sumarti Katalog 2012

9 KPM 534 Perubahan Sosial dan Politik Pemberdayaan 3(3-0) 2 Mata kuliah ini membahas pengertian perubahan sosial dan politik pemberdayaan, teori-teori perubahan sosial: teori konflik, teori ketergantungan, sistem dunia, teori kritis, teori struktural fungsional, teori psikologi sosial dan modernisasi, teori evolusi dan revolusi, serta teori pemberdayaan. Untuk lebih memahami teori-teori tersebut, maka akan ditelaah kasus-kasus perubahan sosial pada tataran empiris, yang akan mencakup berbagai isu spesifik, yakni gender, governance sistem, agraria/pertanian, perikanan, industri pedesaan, lingkungan hidup dan kependudukan, serta globalisasi. Rilus A Kinseng KPM 535 Gerakan Sosial dan Dinamika Masyarakat Pedesaan 3(3-0) 2 Pengertian pengantar ke Teori-teori Pembangunan Pedesaan Klasik dan Kontemporer, aplikasinya serta dampaknya pada dinamika kehidupan masyarakat: Perspektif Transformasi Pedesaan: Mahzab-mahzab dan aplikasinya: Teori-teori Gerakan Sosial dan sektor ketiga dalam dinamika pembangunan: Isyu-isyu kritikal pedesaan: Teori Rural Governance dalam pembangunan dan dampaknya dalam dinamika pembangunan: Disentralisasi dan dinamika kelembagaan lokal: Teori Sosiologi nafkah dan sistem Sosio-Ekonomi Pedesaan dan Dinamika sistem penghidupan di pedesaan. Teori sosiologi-ekonomi dan pendekatan analisis pembandingan (segi politik, ekonomi dan sosial) mengenal dinamika masyarakat. Respon masyarakat pedesaan terhadap persoalan sosial ekonomi-politik global. Dimensi dalam pemberdayaan masyarakat miskin, usaha memelihara keberlanjutan sumber alam, demokratisasi dan persengketaan serta penyelesaiannya di pedesaan. Lala M. Kolopaking Saharuddin KPM 536 Sosiologi Kemiskinan dan Pemberdayaan 3(3-0) 3 Matakuliah ini membahas berbagai aspek dari fenomena sosial kemiskinan, yakni: konsep dan pengukuran, perspektif struktural kemiskinan (teori-teori pembangunan, perangkap kemiskinan, akses pada social power, bias perkotaan, capability deprivation, reproduksi kemiskinan), perspektif kultural kemiskinan, dan proses-proses pemiskinan. Selanjutnya dibahas proses-proses penanggulangan kemiskinan baik yang bersifat non-pemberdayaan maupun yang bersifat memberdayakan kaum miskin. Rilus A. Kinseng Saharuddin Djuara P. Lubis Katalog

10 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor KPM 537 Teori Feminis dan Gerakan Perempuan 3(3-0) 2 Berbagai teori feminis dan munculnya konsep patriarki, feminisme dan gerakan perempuan. Perkembangan feminisme dan teori yang bersejajaran. Teoriteori feminisme barat dan non-barat. Kesejajaran perkembangan dan gerakan perempuan di dunia dan di Indonesia. Ekawati Sri Wahyuni Aida Vitayala Hubeis KPM 508 Gender dan Pembangunan Pedesaan 3(3-0) 2 Konsep gender. Paradigma pembangunan dan isu-isu ketidakadilan gender dalam pembangunan khususnya pedesaan. Perkembangan kebijakan pembangunan bagi perempuan. Kerangka analisis gender dan pembangunan. Strategi mengintegrasikan gender dalam pembangunan pedesaan. Konsep dan strategi pengarusutamaan gender dalam pembangunan. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Titik Sumarti KPM 539 Perempuan, Kerja dan Keluarga 3(3-0) 3 Pemahaman konsep gender, kerja dan keluarga. Posisi perempuan dalam evolusi keluarga/masyarakat. Perspektif-perspektif baru tentang kerja dan keluarga. Hubungan kerja perempuan dengan keluarga (dimensi ekonomi, sosiologi, psikologi, anthropologi). Resolusi konflik kerja-keluarga. Riset mutakhir tentang kerja perempuan. Nurmala K. Pandjaitan Ekawati Sri Wahyuni Siti Amanah KPM 721 Dinamika Kependudukan 3(3-0) 2 Teori-teori kependudukan. Proses perubahan struktur kependudukan dan konsekuensinya terhadap keadaan sosial, ekonomi, budaya dan sebaliknya. Polapola pergerakan penduduk pedesaan (urbanisasi, transmigrasi, migrasi antar negara) dan konsekuensinya. Proses aglomerasi dan pengkotaan-desa. Pembentukan pedesaan dengan keragaman etnik/religi/okupasi dan konsekuensi sosialnya. Penelitian tentang dinamika kependudukan di pedesaan Indonesia. Faktor-faktor sosial-budaya dalam struktur penduduk pedesaan (misalnya, etnik, religi, dan jenis pekerjaan) dan konsekuensinya terhadap politik pedesaan. sosialnya. Penelitian tentang dinamika kependudukan di Indonesia. Ekawati Sri Wahyuni Lala M. Kolopaking KPM 722 Teori Sosial Hijau 3(3-0) 1 Teori sosial masyarakat kontemporer tentang alam. Pergeseran ontologi dan epistemologi teori sosial konvensional tentang alam (Marx, Weber) ke Katalog 2012

11 (unifikasi) teori sosial hijau dengan sandaran utama pada sosiologi lingkungan Catton dan Dunlap, ketidak-setaraan (inequality) lingkungan, dan modernisasi ekologi. Paradigma dan etika hijau. Cross-over teori-teori sosiologi, antropologi, politik, dan ekonomi sebagai perkembangan terkini dalam penteorian sosial tentang alam. Peran dan relasi antara negara, pasar, dan civil society dalam tatakelola lingkungan (environmental governance) yang baik. Soeryo Adiwibowo Lala M. Kolopaking KPM 723 Ekologi Politik Sumberdaya Alam 3(3-0) 3 Teori, konsep, dan pendekatan untuk mempelajari sumber, kondisi dan implikasi politik dari perubahan ekologi sumber daya alam. Ragam pendekatan ekologi politik: radikal-struktural, pasca struktural, kekuasaan/pengetahuan, dan kontestasi aktor aras lokal, regional dan global; untuk telaah pertarungan para aktor dalam akses dan kontrol atas sumber daya hutan, sumber daya pesisir, laut dan pulau kecil, pangan dan energi, serta sumber daya keanekaragaman hayati. Metode riset ekologi politik. Arif Satria Soeryo Adiwibowo Hariadi Kartodihardjo Dwi Andreas Santosa KPM 724 Politik Agraria 3(3-0) 2 Pembahasan mengenai dinamika politik agraria Indonesia (pra-kemerdekaan dan pasca kemerdekaan). Pembahasan komparatif mengenai perkembangan politik agraria di negara-negara pasca-kolonial sebagai bagian dari globalisasi ekonomi beserta perdebatan teoretis yang menyertainya. Diskursus perubahan posisi petani serta pengaruhnya terhadap politik agraria. Endriatmo Soetarto Satyawan Sunito KPM 725 Ekologi Politik Kawasan 3(3-0) 3 Dasar falsafah ekologi politik. Konsep dan Teori Ekologi Poitik. Isyu-isyu kritikal ekologi politik kawasan. Dinamika ekologi politik kawasan. Konflik-konflik sumberdaya alam. Tata pengaturan sumberdaya alam dan politik pengetahuan kawasan. Perubahan ekologi dan perubahan sosial politik. Riset ekologi politik kawasan. Rilus A. Kinseng Arif Satria KPM 730 Teori Sosial dan Struktur Sosial 3(3-0) 1 Teori-teori sosial, sejarah pengembangan konsep struktur dan organisasi Katalog

12 Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor sosial, teori struktur sosial masyarakat pedesaan dalam era globalisasi (pemahaman globalisasi, pelapisan dan ketidaksetaraan, kepemimpinan di pedesaan, dan modal sosial), pola-pola hubungan sosial birokrasi negara, perusahaan, dan pembentukan kelas di daerah pedesaan di Indonesia, penelitian mengenai struktur dan organisasi sosial di Indonesia. Lala M. Kolopaking Rilus A. Kinseng KPM 731 Keluarga dan Komunitas Pedesaan 3(3-0) 3 Teori-teori tentang keluarga dan komunitas. Tipologi keluarga dan komunitas dalam perspektif historis. Dialektika keluarga komunitas. Hubungan keluarga/komunitas dan negara. Aspek gender dan pembagian kerja dalam keluarga dan komunitas. Kaitan keluarga, komunitas, dan pola-pola kekerabatan. Penelitian tentang keluarga dan komunitas pedesaan Indonesia. Nurmala K. Panjaitan Titik Sumarti Ekawati S Wahyuni KPM 732 Metodologi Penelitian Sosiologi Pedesaan 3(3-0) 1 Teori dan pembentukan teori sosial, Posisi paradigma penelitian dan teoriteori sosiologi, Kapita selekta penelitian sosiologi pedesaan, metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif, Kerja lapangan penelitian sosiologi pedesaan, Seminar telaahan dan aplikasi metodologi penelitian sosiologi pedesaan. Titik Sumarti Saharuddin KPM 733 Penelitian Sosiologi Pedesaan di Indonesia 3(3-0) 2 Sejarah perkembangan sosiologi pedesaan di Eropa/Amerika. Perkembangan sosiologi pedesaan di Asia Tenggara dan Indonesia. Tonggaktonggak penelitian-penelitian sosiologi pedesaan dan metodologis di Indonesia. Cakupan penelitian-penelitian sosiologi pedesaan di IPB. Pencapaian teoritis dan metodologis dalam penelitian sosiologi pedesaan di Indonesia. Titik Sumarti KPM 734 Sosiologis Sejarah Perkembangan Desa 3(3-0) 2 Metodologi sosiologi sejarah atau sejarah sosial. Persekutuan hukum masyarakat adat dalam perspektif politik identitas. Pembaratan masyarakat nusantara. Politik negara dan swasta membangun pertanian dan pedesaan. Pembangunan desa dengan pertumbuhan ekonomi melalui dominasi negara. Pembentukan struktur agraria dan konteks kemiskinan. Sentralisasi penyeragaman desa. Kondisi desa pada era krisis pembangunan multi dimensi. Konservasi dan Katalog 2012

13 perbaikan ekologi desa. Pemberdayaan sosial. Desentralisasi, demokratisasi dan tata kelola pemerintahan desa. Lala M Kolopaking Saharuddin KPM 735 Sosiologi Komunikasi Pedesaan 3(3-0) 3 Hubungan komunikasi dengan kebudayaan; Komunikasi dan struktur sosial; berbagai pola komunikasi (teori dan praktek) untuk perubahan berencana; perjumpaan kearifan lokal (indigenous knowledge) dengan berbagai inovasi yang dihantar melalui berbagai saluran komunikasi di Indonesia. Djuara P. Lubis Sarwititi S. Agung KPM 736 Sosiologi Ekonomi Pedesaan 3(3-0) 3 Teori dan konsep sosiologi ekonomi klasik dan kontemporer: teori aksirasional Max Weber, teori kelas ekonomi dari Karl Marx, teori pertukaran dari Sahlin hingga teori keterlekatan dari Granovetter. Ekonomi-rasional vs Ekonomi-moral Scottian. Sistem ekonomi pedesaan: involusi, kemiskinan berbagi, dan stagnasi. Moda produksi dan konsep ekonomi ganda (kapitalis dan pra-kapitalis) dalam masyarakat. Perubahan moda produksi (evolusi dan revolusi pertanian) dan formasi sosial. Tipologi dan dinamika sosionomi pedesaan (ekonomi perikanan, ekonomi persawahan, ekonomi perladangan/perkebunan). Hubungan sosionomi desa-kota. Sistem penghidupan (livelihood system) dan strategi ekonomi rumahtangga. Penelitian sosiologi ekonomi pedesaan di Indonesia. Titik Sumarti Katalog

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PEDESAAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr.Ir. Djuara P. Lubis, MS Staf Pengajar: Aida Vitayala

Lebih terperinci

ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK

ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ILMU KELUARGA DAN PERKEMBANGAN ANAK Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Ir. Herien Puspitawati, M.Sc., M.Sc Staf Pengajar: Prof. Dr.

Lebih terperinci

Lecture Paper. Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. No. 11, Vol. I, 2012 SOSIOLOGI UMUM: PERUBAHAN SOSIAL DAN PEMBANGUNAN

Lecture Paper. Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. No. 11, Vol. I, 2012 SOSIOLOGI UMUM: PERUBAHAN SOSIAL DAN PEMBANGUNAN Lecture Paper Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat No. 11, Vol. I, 2012 SOSIOLOGI UMUM: PERUBAHAN SOSIAL DAN PEMBANGUNAN Oleh: Fredian Tonny Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN (PS ALB)

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN (PS ALB) PROGRAM STUDI ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN (PS ALB) VISI Program Magister Arsitektur Lingkungan Binaan adalah menjadikan pusat pendidikan, penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang arsitektur

Lebih terperinci

ILMU MANAJEMEN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto

ILMU MANAJEMEN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto ILMU MANAJEMEN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Abdul Kohar Irwanto Staf Pengajar: Abdul Basith Heti Mulyati Pramono D. Fewidarto Abdul Kohar Irwanto Jono Mintarto Munandar R. Dikky Indrawan Aida

Lebih terperinci

DESKRIPSI MATA KULIAH PROGRAM DOKTOR SOSIOLOGI

DESKRIPSI MATA KULIAH PROGRAM DOKTOR SOSIOLOGI DESKRIPSI MATA KULIAH PROGRAM DOKTOR SOSIOLOGI SSO 90110 TEORI SOSIAL DAN TEORI SOSIOLOGI Dalam mata kuliah ini akan dijelaskan pengertian teori sosial dan pembatasannya terhadap filsafat sosial dan teori

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI MAGISTER ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN (PSMALB)

PROGRAM STUDI MAGISTER ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN (PSMALB) PROGRAM STUDI MAGISTER ARSITEKTUR LINGKUNGAN BINAAN (PSMALB) VISI Program Magister Arsitektur Lingkungan Binaan adalah menjadikan pusat pendidikan, penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang

Lebih terperinci

LEARNING OUTCOME PROGRAM STUDI PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (S3 DOKTOR)

LEARNING OUTCOME PROGRAM STUDI PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (S3 DOKTOR) LEARNING OUTCOME PROGRAM STUDI PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (S3 DOKTOR) Tabel 1. Learning Outcome (PSL-S3) Pernyataan kompetensi : Setelah menyelesaikan program studi ini, lulusan mempunyai

Lebih terperinci

Sinopsis Mata Kuliah Jurusan Sosiologi

Sinopsis Mata Kuliah Jurusan Sosiologi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS f Sinopsis Mata Kuliah Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Andalas By : Andi Saputra, S.Kom, M.Kom (Koordinator ICT) 2016 http://www.fisip.unand.ac.id

Lebih terperinci

1. Pengantar sosiologi Pengantar Sosiologi NAMA MATA KULIAH TETAP

1. Pengantar sosiologi Pengantar Sosiologi NAMA MATA KULIAH TETAP No LAMA BARU DESKRIPSI MATA KULIAH SEMESTER 1. Pengantar sosiologi Pengantar Sosiologi 2. Teori Sosiologi Klasik Sejarah Pemikiran Sosiologi Mata kuliah ini memaparkan sejarah masyarakat, sejarah pemikiran

Lebih terperinci

ILMU GIZI MASYARAKAT

ILMU GIZI MASYARAKAT ILMU GIZI MASYARAKAT Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Hadi Riyadi Staf Pengajar: Ahmad Sulaiman Hadi Riyadi Rimbawan Ali Khomsan Hardinsyah Siti Madanijah Amini Nasoetion * Hidayat Syarief Soekirman

Lebih terperinci

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2014 KATA PENGANTAR Penerbitan Katalog Pascasarjana dimaksudkan untuk memberikan panduan pelaksanaan proses belajar mengajar

Lebih terperinci

Ditulis oleh ICT Antropologi FISIP UNAND Senin, 23 November :05 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 02 Februari :51

Ditulis oleh ICT Antropologi FISIP UNAND Senin, 23 November :05 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 02 Februari :51 A. Mata Kuliah Wajib 1. Pendidikan Agama Islam HKU 141, 3 SKS Mata kulliah Agama Islam bertujuan agar mahasiswa Antropologi memahami prinsip-prinsip dan hubungan satu sama lain antara aspek-aspek ajaran

Lebih terperinci

ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH

ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH Koordinator Mayor : Staf Pengajar : Eny Widajati Asep Setiawan Faiza Chaerani Suwarno Sjamsoe'oed Sadjad* Baran Wirawan Maryati Sari Tatiek Kartika Suharsi Endah Retno Palupi M.

Lebih terperinci

Profil Lulusan Program Studi Sosiologi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA LAPORAN

Profil Lulusan Program Studi Sosiologi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA LAPORAN Profil Lulusan Program Studi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA LAPORAN BADAN PENJAMIN MUTU UNIVERSITAS UNIVERSITAS UDAYANA 2012 KATA PENGANTAR Atas berkah dan rahmat-nya, Tuhan

Lebih terperinci

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional.

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional. Definisi Global Profesi Pekerjaan Sosial Pekerjaan sosial adalah sebuah profesi yang berdasar pada praktik dan disiplin akademik yang memfasilitasi perubahan dan pembangunan sosial, kohesi sosial dan pemberdayaan

Lebih terperinci

Deskripsi Program Master (S2) Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PS-SPL) Deskripsi Generik Lulusan PS SPL (S2)

Deskripsi Program Master (S2) Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PS-SPL) Deskripsi Generik Lulusan PS SPL (S2) Deskripsi Program Master (S2) Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PS-SPL) a Unsur Deskripsi Deskripsi Generik Level 8 Unsur Deskripsi PS SPL (S2) Mampu melakukan dengan metode menunjukkan

Lebih terperinci

Profil Lulusan, Capaian Belajar, dan Bahan Kajian

Profil Lulusan, Capaian Belajar, dan Bahan Kajian Profil Lulusan, Capaian Belajar, dan Bahan Kajian a. Profil Lulusan 1. Perumus dan pelaksana hubungan untuk pemerintah (diplomat, staf kementerian luar negeri, staf pemerintah daerah, staf lembaga pemerintah

Lebih terperinci

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Baba Barus, Dr Staf Pengajar : Atang Sutandi, Dr Baba Barus, Dr

Lebih terperinci

SILABUS SOSIOLOGI 2014

SILABUS SOSIOLOGI 2014 SILABUS SOSIOLOGI 2014 FAKULTAS MATA KULIAH SEMESTER : PSIKOLOGI : SOSIOLOGI : I I. IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Psikologi Sosiologi Jumlah SKS : 2 SKS Semester : I Program Studi : Psikologi/S1

Lebih terperinci

STRUKTUR KURIKULUM 2009 JURUSAN SASTRA INDONESIA PROGRAM PASCASARJANA PRODI S3 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA

STRUKTUR KURIKULUM 2009 JURUSAN SASTRA INDONESIA PROGRAM PASCASARJANA PRODI S3 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA STRUKTUR KURIKULUM 2009 JURUSAN SASTRA INDONESIA PROGRAM PASCASARJANA PRODI S3 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA STRUKTUR KURIKULUM Struktur kurikulum PS S3 PBI terdiri atas: 1. Matakuliah Landasan Keilmuan

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Arsitektur

Dokumen Kurikulum Program Studi : Arsitektur Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Arsitektur Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Total Bidang Halaman Kode Akademik Dokumen dan Kemahasiswaan

Lebih terperinci

SPESIFIKASI JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILIMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS

SPESIFIKASI JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILIMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS SPESIFIKASI JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILIMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS 1. Perguruan Tinggi : Universitas Andalas 2. Pelaksana Proses Pembelajaran : a. Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu

Lebih terperinci

PETA KURIKULUM PROGRAM MAGISTER SOSIOLOGI FISIP UNIVERSITAS ANDALAS

PETA KURIKULUM PROGRAM MAGISTER SOSIOLOGI FISIP UNIVERSITAS ANDALAS PETA KURIKULUM PROGRAM MAGISTER SOSIOLOGI FISIP UNIVERSITAS ANDALAS I. VISI Pada tahun 2020 menjadi Program Studi yang bermartabat dan terkemuka di bidang kajian perubahan sosial dan pembangunan di Wilayah

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (PS S2 PBI)

PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (PS S2 PBI) PROGRAM STUDI S2 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA (PS S2 PBI) A. VISI PS S2 PBI menjadi penyelenggara pendidikan tinggi unggul dalam pengembangan ilmu kependidikan lanjut bidang bahasa dan sastra Indonesia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sebagaimana yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, pemerintah menetapkan bahwa dalam kerangka pencapaian pembangunan

Lebih terperinci

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS)

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS) KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS) RASIONAL PROGRAM Layanan program PLS tumbuh subur dan tersebar luas di tengah masyarakat, baik program-program yang bersifat institusional, informasional,

Lebih terperinci

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Kompetensi Lulusan, Learning Outcomes dan Kurikulum Program Studi Magister Teknologi Pangan Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA I. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN Program Studi Pendidikan Bahasa berdiri sejak tahun 2001. Secara perlahan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Program Studi Pendidikan Matematika (selanjutnya disebut Prodi Pendidikan Matematika)

Lebih terperinci

ARSITEKTUR LANSKAP. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Dr. Ir. Siti Nurisjah, MSLA KURIKULUM. Pengajar: Tujuan Pendidikan: Kompetensi Lulusan:

ARSITEKTUR LANSKAP. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Dr. Ir. Siti Nurisjah, MSLA KURIKULUM. Pengajar: Tujuan Pendidikan: Kompetensi Lulusan: Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ARSITEKTUR LANSKAP Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Dr.Ir.Siti Nurisjah, MSLA Pengajar: Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, M.S Prof.

Lebih terperinci

POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA. Perspektif Keraganam Pola Nafkah Keluarga

POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA. Perspektif Keraganam Pola Nafkah Keluarga POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA Perspektif Keraganam Pola Nafkah Keluarga ISBN 978-602-8665-12-4 POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA PERSPEKTIF KERAGAMAN POLA NAFKAH KELUARGA Penyusun Prof. Dr. Ir.

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM. Bergesernya paradigma penyelenggaraan pemerintahan dari government ke

GAMBARAN UMUM. Bergesernya paradigma penyelenggaraan pemerintahan dari government ke IV. GAMBARAN UMUM A. Jurusan Ilmu Pemerintahan Bergesernya paradigma penyelenggaraan pemerintahan dari government ke governance pada dekade 90-an memberi andil dalam perubahan domain Ilmu Pemerintahan.

Lebih terperinci

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN

MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN MITIGASI BENCANA KERUSAKAN LAHAN Kurikulum : Program Magister Sains Kode Mata Kuliah SKS Semester Mata Kuliah Wajib SPs (6 SKS) PPS 500 Bahasa Inggris 3 Ganjil TSL 500 Geostatistik 3 Ganjil Mata Kuliah

Lebih terperinci

6. Pengantar Filsafat Mempelajari tentang filsafat terutama dalam mengetahui dan mengenali landasan ontologis, landasan epistimologis, landasan

6. Pengantar Filsafat Mempelajari tentang filsafat terutama dalam mengetahui dan mengenali landasan ontologis, landasan epistimologis, landasan Rev. 10.07.14 A. Deskripsi Mata Kuliah Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian 1. Pendidikan Pancasila Membahas tentang ideologi Pancasila, mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945

Lebih terperinci

Kabupaten Tasikmalaya 10 Mei 2011

Kabupaten Tasikmalaya 10 Mei 2011 DINAMIKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH HUBUNGANNYA DENGAN PENETAPAN KEBIJAKAN STRATEGIS Oleh: Prof. Dr. Deden Mulyana, SE.,M.Si. Disampaikan Pada Focus Group Discussion Kantor Litbang I. Pendahuluan Kabupaten

Lebih terperinci

Misi ini kemudian agar terarah, diimplemantasikan dalam tujuan strategik Program Doktor Akuntansi Universitas Gadjah Mada:

Misi ini kemudian agar terarah, diimplemantasikan dalam tujuan strategik Program Doktor Akuntansi Universitas Gadjah Mada: PROGRAM STUDI AKUNTANSI Program Doktor Akuntansi Universitas Gadjah Mada memiliki jatidiri yang menjadi dua pilar utama eksistensinya. Pertama, program ini berorientasi pada pendidikan dan penelitian ilmu

Lebih terperinci

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN SOSIOLOGI STANDAR KOMPETENSI GURU KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN SOSIOLOGI STANDAR KOMPETENSI GURU KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN KISI-KISI MATERI PLPG SOSIOLOGI NO STANDAR GURU INTI GURU GURU 1 PEDAGOGIK 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. 1.1

Lebih terperinci

Visi, Misi dan Tujuan

Visi, Misi dan Tujuan Visi, Misi dan Tujuan FAKULTAS PERTANIAN MALANG 2011 Visi, Misi dan Tujuan Kode Dokumen : 0040001000 Revisi : 4 Tanggal : 6 Juni 2011 Diajukan oleh : Dekan ttd Prof. Ir.Sumeru Ashari,M.Agr.Sc.,Ph.D Dikendalikan

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MASYARAKAT (KPM 231)

PENGEMBANGAN MASYARAKAT (KPM 231) PENGEMBANGAN MASYARAKAT (KPM 231) Koordinator Matakuliah Pengembangan Masyarakat Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Website: http://skpm.fema.ipb.ac.id/

Lebih terperinci

TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN

TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Dr. Tati Nurhayati, SPi, MSi Staf Pengajar: Dr. Ir. Agoes M. Jacoeb, Dipl-Biol.

Lebih terperinci

KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER

KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Drh. Abdul Zahid Ilyas, MSi Dr. drh., MS Dr. drh. Agustin

Lebih terperinci

Doktor Ekonomi, Kekhususan Manajemen Bisnis Penyelenggara Fakultas Ekonomi

Doktor Ekonomi, Kekhususan Manajemen Bisnis Penyelenggara Fakultas Ekonomi Doktor Ekonomi, Kekhususan Manajemen Bisnis Penyelenggara Fakultas Ekonomi Pengelola Program Ketua Program : Prof. Dr. Sucherly, SE., MS Sekretaris Bidang Akademik : Prof.Dr. Rina Indiastuti, MSIE Sekretaris

Lebih terperinci

Nama Mata Kuliah : Pembangunan Sumber Daya Manusia Kode/SKS : GEM 2202/2 Prasyarat : Demografi (GEM 1202/2) Status Mata Kuliah : Wajib

Nama Mata Kuliah : Pembangunan Sumber Daya Manusia Kode/SKS : GEM 2202/2 Prasyarat : Demografi (GEM 1202/2) Status Mata Kuliah : Wajib Nama Mata Kuliah : Pembangunan Sumber Daya Manusia Kode/SKS : GEM 2202/2 Prasyarat : Demografi (GEM 1202/2) Status Mata Kuliah : Wajib Deskripsi Singkat Mata Kuliah Mata kuliah Pembangunan Sumber Daya

Lebih terperinci

Langkah-Langkah Penyempurnaan Kurikulum Program Studi

Langkah-Langkah Penyempurnaan Kurikulum Program Studi Langkah-Langkah Penyempurnaan Kurikulum Program Studi INSTITUT PERTANIAN BOGOR http://www.ipb.ac.id Agenda Kesepakatan Lokakarya Rencana A dan B Penuntasan Rencana A Peta Jalan Penyempurnaan Diskusi Kesepakatan

Lebih terperinci

BAB 8 KESIMPULAN DAN IMPLIKASI KEILMUAN

BAB 8 KESIMPULAN DAN IMPLIKASI KEILMUAN BAB 8 KESIMPULAN DAN IMPLIKASI KEILMUAN 8.1. Kesimpulan 1. Selama abad ke-15 hingga ke-19 terdapat dua konsep pusat yang melandasi politik teritorial di Pulau Jawa. Kedua konsep tersebut terkait dengan

Lebih terperinci

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI. : Pendidikan Agama Islam (PAI)

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI. : Pendidikan Agama Islam (PAI) Halaman... 1 A. IDENTITAS PROGRAM STUDI Program Studi Fakultas Perguruan Tinggi : Pendidikan Agama (PAI) : Agama : Universitas Wiralodra Indramayu Nomor SK pendirian Progam Studi : 203 Tahun 1991 Tanggal

Lebih terperinci

TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN

TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Staf Pengajar:, Prof, Dr, MS, Ir, Dr, MSc, Ir Budi Indra Setiawan, Prof,

Lebih terperinci

Pendahuluan: Konsep-konsep Dasar Ekologi Manusia. Tim Pengajar MK Ekologi Manusia Tujuan Pengajaran

Pendahuluan: Konsep-konsep Dasar Ekologi Manusia. Tim Pengajar MK Ekologi Manusia Tujuan Pengajaran Pendahuluan: Konsep-konsep Dasar Ekologi Manusia Tim Pengajar MK Ekologi Manusia 2010 Tujuan Pengajaran 1 2 Memperhitungkan kembali seberapa besar kekuatan bumi (biosfer) untuk menopang kehidupan di masa

Lebih terperinci

BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN 8.1. Kesimpulan di Tataran Empirik Berdasarkan permasalahan dan tujuan yang dirumuskan dalam melihat ketahanan pasar nagari di Minangkabau dalam menghadapi ekonomi dunia/supra

Lebih terperinci

BAPPEDA KAB. LAMONGAN

BAPPEDA KAB. LAMONGAN BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1 Sasaran Pokok dan Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang Untuk Masing masing Misi Arah pembangunan jangka panjang Kabupaten Lamongan tahun

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN DESKRIPSI UMUM Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional dan

Lebih terperinci

POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA

POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA DI WILAYAH TERTINGGAL, TERPENCIL, PERBATASAN, KUMUH, DAN RAWAN BENCANA (ISBN 978-602-8665-11-7) TAHUN 2013 POTRET KETAHANAN KELUARGA INDONESIA DI WILAYAH TERTINGGAL,

Lebih terperinci

PENDEKATAN LAPANG Strategi Penelitian

PENDEKATAN LAPANG Strategi Penelitian PENDEKATAN LAPANG Strategi Penelitian Penelitian tentang karakteristik organisasi petani dalam tesis ini sebelumnya telah didahului oleh penelitian untuk menentukan klasifikasi organisasi petani yang ada

Lebih terperinci

KURIKULUM MAYOR MINOR PROGRAM S2 DAN S3

KURIKULUM MAYOR MINOR PROGRAM S2 DAN S3 KURIKULUM MAYOR MINOR PROGRAM S2 DAN S3 DEPARTEMEN HASIL HUTAN FAKULTAS KEHUTANAN IPB 2007 0 DEPARTEMEN HASIL HUTAN (HHT) MANDAT Pengembangan ilmu dan teknologi pemanfaatan hasil hutan untuk menghasilkan

Lebih terperinci

FILOSOFI KULIAH KERJA PROFESI (KKP) DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

FILOSOFI KULIAH KERJA PROFESI (KKP) DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT FILOSOFI KULIAH KERJA PROFESI (KKP) DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Fredian Tonny Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Disampaikan dalam Kuliah Pembekalan Kuliah Kerja Profesi Institut Pertanian

Lebih terperinci

KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI. Mata Pelajaran

KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI. Mata Pelajaran KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI Mata Pelajaran SOSIOLOGI SEKOLAH MENENGAH ATAS dan MADRASAH ALIYAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Jakarta, Tahun 2003 Katalog dalam Terbitan Indonesia. Pusat Kurikulum,

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN & PERUBAHAN SOSIAL. Pendekatan-Pendekatan Alternatif Dalam Pembangunan

PEMBANGUNAN & PERUBAHAN SOSIAL. Pendekatan-Pendekatan Alternatif Dalam Pembangunan PEMBANGUNAN & PERUBAHAN SOSIAL Pendekatan-Pendekatan Alternatif Dalam Pembangunan Bila model pembangunan yang berbasis kapitalisme tidak mampu mensejahterakan masyarakat, apa alternatifnya? Community Development/Community

Lebih terperinci

Tinjauan Ilmu Penyuluhan dalam Perspektif Filsafat Ilmu

Tinjauan Ilmu Penyuluhan dalam Perspektif Filsafat Ilmu Tinjauan Ilmu Penyuluhan dalam Perspektif Filsafat Ilmu Oleh : Agustina Abdullah *) Arti dan Pentingnya Filsafat Ilmu Manusia mempunyai seperangkat pengetahuan yang bisa membedakan antara benar dan salah,

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI Bab ini menyajikan sejumlah simpulan, implikasi, dan rekomendasi hasil penelitian yang dirumuskan dari deskripsi temuan penelitian dan pembahasan hasil-hasil penelitian dalam

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA I. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN A. Visi Visi Program Studi Pendidikan Dasar adalah menjadi lembaga pendidikan pusat

Lebih terperinci

Lampiran SM UB. (1) Rumusan Capaian Pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja

Lampiran SM UB. (1) Rumusan Capaian Pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja (1) Rumusan Capaian Pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja umum untuk lulusan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi adalah sebagai berikut. Lulusan pendidikan akademik pada: a. Program Diploma

Lebih terperinci

PERUBAHAN SOSIAL (KPM 330)

PERUBAHAN SOSIAL (KPM 330) PERUBAHAN SOSIAL (KPM 330) Koordinator Matakuliah Perubahan Sosial Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Website: http://skpm.fema.ipb.ac.id/

Lebih terperinci

69. Mata Pelajaran Sosiologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)

69. Mata Pelajaran Sosiologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) 69. Mata Pelajaran Sosiologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) A. Latar Belakang Sosiologi ditinjau dari sifatnya digolongkan sebagai ilmu pengetahuan murni (pure science) bukan ilmu

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan

Lebih terperinci

Persoalan Ekonomi dan Sosiologi

Persoalan Ekonomi dan Sosiologi SOSIOLOGI EKONOMI Persoalan Ekonomi dan Sosiologi Economics and sociology; Redefining their boundaries: Conversations with economicts and sociology (Swedberg:1994) Tiga pembagian kerja ekonomi dengan sosiologi:

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS BAHAN AJAR

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS BAHAN AJAR PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS BAHAN AJAR Mata Kuliah : SOSIOLOGI DAN KEBUDAYAAN PERTANIAN Semester : I/II Pertemuan Ke : 1 Pokok Bahasan : PENGANTAR PERKULIAHAN Dosen

Lebih terperinci

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1. Sasaran Pokok dan Arah Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tujuan akhir pelaksanaan pembangunan jangka panjang daerah di Kabupaten Lombok Tengah

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN (PEP) PROGRAM PASCSARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN (PEP) PROGRAM PASCSARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN (PEP) PROGRAM PASCSARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) mengkhususkan

Lebih terperinci

Konsep Pengembangan Masyarakat (Community Development) 1

Konsep Pengembangan Masyarakat (Community Development) 1 1 Konsep Pengembangan Masyarakat (Community Development) 1 Pengembangan Masyarakat (Community Development) merupakan konsep yang berkembang sebagai tandingan (opponent) terhadap konsep negarakesejahteraan

Lebih terperinci

Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN BAB V. PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN Visi pembangunan daerah dalam RPJMD adalah visi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih yang disampaikan pada waktu pemilihan kepala daerah (Pemilukada)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sebagian hutan tropis terbesar di dunia terdapat di Indonesia. Berdasarkan

BAB I PENDAHULUAN. Sebagian hutan tropis terbesar di dunia terdapat di Indonesia. Berdasarkan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebagian hutan tropis terbesar di dunia terdapat di Indonesia. Berdasarkan luas, hutan tropis Indonesia menempati urutan ke tiga setelah Brasil dan Republik Demokrasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Ungkapan motivatif dari C.K. Prahalad dan Garry Hamel yang

BAB I PENDAHULUAN. Ungkapan motivatif dari C.K. Prahalad dan Garry Hamel yang . BAB I PENDAHULUAN I.1 LATAR BELAKANG Ungkapan motivatif dari C.K. Prahalad dan Garry Hamel yang menyatakan bahwa "If you don t learn, you don t change, If you don t change, you will be die, terpampang

Lebih terperinci

PANDUAN PROGRAM BANTUAN PENELITIAN INDIVIDUAL KOMPETITIF KOPERTAIS WILAYAH X JAWA TENGAH TAHUN 2015

PANDUAN PROGRAM BANTUAN PENELITIAN INDIVIDUAL KOMPETITIF KOPERTAIS WILAYAH X JAWA TENGAH TAHUN 2015 PANDUAN PROGRAM BANTUAN PENELITIAN INDIVIDUAL KOMPETITIF KOPERTAIS WILAYAH X JAWA TENGAH TAHUN 2015 Program Penelitian Individual Kompetitif adalah program bantuan dana yang diberikan secara kompetitif

Lebih terperinci

ENTOMOLOGI. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Kompetensi Lulusan S2. Kompetensi Lulusan S3

ENTOMOLOGI. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Kompetensi Lulusan S2. Kompetensi Lulusan S3 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB ENTOMOLOGI Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Pudjianto Staf Pengajar: Ali Nurmansyah Hermanu Triwidodo Sugeng Santoso Aunu Rauf Idham

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Aeronotika dan Astronotika

Dokumen Kurikulum Program Studi : Aeronotika dan Astronotika Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Aeronotika dan Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total Halaman

Lebih terperinci

PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI

PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Suria Darma Tarigan Staf Pengajar: Baba Barus Hidayat Pawitan Oteng Haridjaja Enny Dwi Wahjunie Iswandi Anas Santun Sitorus Ernan

Lebih terperinci

INDONESIA NEW URBAN ACTION

INDONESIA NEW URBAN ACTION KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT BADAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH KEMITRAAN HABITAT Partnership for Sustainable Urban Development Aksi Bersama Mewujudkan Pembangunan Wilayah dan

Lebih terperinci

::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor):: Contributed by Administrator adalah program pendidikan strata 3 (S3) yang ditujukan untuk memperoleh gelar akademik doktor sebagai gelar akademik tertinggi. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan

Lebih terperinci

VIII KESIMPULAN DAN SARAN

VIII KESIMPULAN DAN SARAN VIII KESIMPULAN DAN SARAN 8.1. Kesimpulan Empirik 8.1.1. Konstruksi Pengetahuan Zakat Konstruksi pengetahuan zakat LAZ Komunitas, BAZDA, dan LAZ Swasta, merupakan hasil dari bekerjanya rezim pengetahuan

Lebih terperinci

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) Matakuliah : Sosiologi Komunikasi Kode/Bobot : ISK 4275/ 3 SKS (3-0) Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini akan membahas dan mengkaji tentang aktivitas

Lebih terperinci

BIOSAINS HEWAN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Bambang Suryobroto

BIOSAINS HEWAN. Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Bambang Suryobroto Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB BIOSAINS HEWAN Ketua Program Studi/Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Achmad Farajallah Dyah Perwitasari Tri Atmowidi Kanthi Arum Widayati

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM SARJANA

KURIKULUM PROGRAM SARJANA KURIKULUM PROGRAM SARJANA Departemen Program studi Mayor : Manajemen Sumberdaya : Manajemen Sumberdaya dan Lingkungan : Manajemen Sumberdaya dan Lingkungan Kompetensi Lulusan : 1. TPB : 1. Bertakwa dan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 160 TAHUN 2004 TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI KEDINASAN DI DEPARTEMEN DALAM NEGERI MENTERI DALAM NEGERI,

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 160 TAHUN 2004 TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI KEDINASAN DI DEPARTEMEN DALAM NEGERI MENTERI DALAM NEGERI, MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 160 TAHUN 2004 TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI KEDINASAN DI DEPARTEMEN DALAM NEGERI Menimbang Mengingat : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI Halaman... 1 A. IDENTITAS PROGRAM STUDI Program Studi Fakultas Perguruan Tinggi : Perbankan Syariah : Agama Islam : Universitas Wiralodra Indramayu Nomor SK pendirian Progam Studi : 361 Tahun 2015 Tanggal

Lebih terperinci

Departemen Arsitektur Lanskap Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

Departemen Arsitektur Lanskap Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor 85 Lampiran 1. Kuisioner SWOT Departemen Arsitektur Lanskap Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor KUISIONER EVALUASI JENIS POHON BAGI KONSERVASI KERAGAMAN TANAMAN HUTAN KOTA DI DKI JAKARTA Kepada

Lebih terperinci

BAB VI LANGKAH KE DEPAN

BAB VI LANGKAH KE DEPAN BAB VI LANGKAH KE DEPAN Pembangunan Pertanian Berbasis Ekoregion 343 344 Pembangunan Pertanian Berbasis Ekoregion LANGKAH LANGKAH KEDEPAN Seperti yang dibahas dalam buku ini, tatkala Indonesia memasuki

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pangan adalah kebutuhan dasar manusia paling utama, dan pemenuhan kebutuhan akan pangan merupakan bagian dari hak asasi setiap individu. Ketahanan pangan, disamping

Lebih terperinci

Kerangka Kerja Pengembangan Masyarakat (Community Development) 1

Kerangka Kerja Pengembangan Masyarakat (Community Development) 1 2 Kerangka Kerja Pengembangan Masyarakat (Community Development) 1 Program Pengembangan Masyarakat (Community Development), seharusnya disesuaikan dengan persoalan yang terjadi secara spesifik pada suatu

Lebih terperinci

Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi Fakultas MIPA

Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi Fakultas MIPA Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi Fakultas MIPA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010 Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Kode Dokumen : 00901 01000 Revisi : 0 Tanggal

Lebih terperinci

Tabel 1. Penjabaran Learning Outcome PS ESL S1 Pernyataan Kompetensi: Setelah menyelesaikan program studi ini,lulusan dapat menjadi analis dalam

Tabel 1. Penjabaran Learning Outcome PS ESL S1 Pernyataan Kompetensi: Setelah menyelesaikan program studi ini,lulusan dapat menjadi analis dalam Tabel 1. Penjabaran Learning Outcome PS S1 Pernyataan Kompetensi: Setelah program studi ini,lulusan dapat menjadi analis dalam bidang ilmu ekonomi pertanian, lingkungan serta kebijakan dalam bidang pertanian,

Lebih terperinci

FITOPATOLOGI. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Sri Hendrastuti Hidayat. Staf Pengajar: Tujuan Pendidikan. Kompetensi Lulusan S2

FITOPATOLOGI. Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Sri Hendrastuti Hidayat. Staf Pengajar: Tujuan Pendidikan. Kompetensi Lulusan S2 Meraih masa depan berkualitas bersama Sekolah Pascasarjana IPB FITOPATOLOGI Ketua Program Studi / Koordinator Mayor: Staf Pengajar: Abdjad Asih Nawangsih Abdul Muin Adnan Abdul Munif Bonny Poernomo Wahyu

Lebih terperinci

59. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ANTROPOLOGI SMA/MA

59. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ANTROPOLOGI SMA/MA 59. KOMPETENSI INTI DAN ANTROPOLOGI SMA/MA KELAS: X Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi

Lebih terperinci

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KESADARAN GENDER

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KESADARAN GENDER PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KESADARAN GENDER (Kasus Mahasiswa Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Tahun Masuk 2006, Fakultas Ekologi Manusia) ALWIN TAHER I34051845 DEPARTEMEN SAINS

Lebih terperinci

Facebook :

Facebook : 1 Nama : Dian Silvia Ardasari Tetala : Baso, 4 Desember 1983 Pendidikan : Sarjana Sosial dari Universitas Indonesia Status : Istri dari Chairul Hudaya Ibu dari Naufal Ghazy Chairian (3,5 th) dan Naveena

Lebih terperinci

Para filsuf Eropa menyebut istilah akhir sejarah bagi modernisasi yang kemudian diikuti dengan perubahan besar.

Para filsuf Eropa menyebut istilah akhir sejarah bagi modernisasi yang kemudian diikuti dengan perubahan besar. Tiga Gelombang Demokrasi Demokrasi modern ditandai dengan adanya perubahan pada bidang politik (perubahan dalam hubungan kekuasaan) dan bidang ekonomi (perubahan hubungan dalam perdagangan). Ciriciri utama

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Latar Belakang

PENDAHULUAN. Latar Belakang PENDAHULUAN Latar Belakang Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki beragam suku bangsa yang menyebar dan menetap pada berbagai pulau besar maupun pulau-pulau kecil yang membentang dari Sabang sampai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengenai hal tersebut menuai pro dan kontra. Kuswijayanti (2007) menjelaskan

BAB I PENDAHULUAN. mengenai hal tersebut menuai pro dan kontra. Kuswijayanti (2007) menjelaskan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada 2001, pembahasan mengenai penetapan Gunung Merapi sebagai kawasan taman nasional mulai digulirkan. Sejak saat itu pula perbincangan mengenai hal tersebut menuai

Lebih terperinci

Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Program Studi Magister Ekonomi Terapan

Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Program Studi Magister Ekonomi Terapan Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Program Studi Magister Ekonomi Terapan Pengelola Program Ketua Program Studi : Prof Dr Tati S Joesron, SE MS Sekretaris Bidang Akademik dan Kerjasama : Dr Budiono,

Lebih terperinci

Nama Mayor : Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PS-SPL)

Nama Mayor : Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PS-SPL) Nama Mayor : Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PS-SPL) Koordinator Wakil Koordinator : Prof. Dr. : Dr. Program Magister (S2) Kompetensi Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penerapan pendekatan,

Lebih terperinci