BUYA HAMKA YANG SAYA KENAL

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BUYA HAMKA YANG SAYA KENAL"

Transkripsi

1 BUYA HAMKA YANG SAYA KENAL Oleh : Muhammad Anwar A. PENDAHULUAN Bismillahirrahmanirrahim Segala puja dan puji kehadirat Allah SWT Shalwat dan salam keharibaan Nabi Muhammad SAW Kepada keluarganya, sahabatnya dan semua pengikutnya. Ammaa ba du Sahabatku kaum muda, a zakumullah. 50 Tahun yang lalu, dari ujung kawasan Jakarta yang paling ujung bagian selatan (Pertengahan tahun 1986), saya sendirian, merasa berbahagia dapat diperbolehkan menginap di ruang bawah Masjid Agung Al-Azhar, karena ingin mendengarkan KULIAH SUBUH yang diberikan oleh BUYA HAMKA. Jarak yang lebih dari 20 km yang saya tempuh melalui jalan yang becek dan gelap gulita dimalam hari, lunas terbayar sudah, manakala Kuliah Shubuh yang disajikan oleh Buya Hamka usai, dan saya beruntung dapat menjabat tangan beliau, diikuti oleh para jamaah yang sangat antusias menyimak materi kuliah yang sangat menyegarkan, lebih-lebih bagi kaula muda. Materi yang disajikan dalam kuliah itu sebenernya hanya mengulas peristiwa sejarah yang baru saja terjadi di negeri kita, yaitu sekitar tumbangnya kekuasaan Soekarno, yang melahirkan peristiwa G.30.S/PKI. Beliau menyimpulkan bahwa sebenarnya kekuatan terbesar dalam peristiwa pemakzulan Soekarno itu adalah angkatan muda Islam disamping para petinggi militer yang bersebrangan politik dengan presiden pertama itu. Perlu dicatat, bahwa pada saat iyu Buya Hamka baru saja dibebaskan dari penjara/ tahanan yang telah dijalaninya selama tiga tahun tanpa pengadilan, oleh rezim Soekarno. Jamaah subuh Mesjid Agung Al-Azhar (MAA) saat itu membludak, penuh sesak sampai shaff yang paling belakang, merupakan fenomena tersendiri, yang belum pernah terjadi selama MAA berdiri ditahun Bahkan pada awal-awal MAA dibuka, jemaah sholat lima waktu nyaris kosong. Hal itu terjadi karena letak MAA itu ditengah-tengah kota-kota Kebayoran, yang para penghuninya orang Gendongan yang kurang biasa untuk sholat berjamaah di Masjid, apalagi mungkin sebagian mereka adalah non muslim. Orang-

2 orang asli yang biasa kemasjid, tinggalnya jauh dari MAA, sehingga harus naik kendaraan umum, yang tentu saja mengalami kesulitan untuk hanya sekedar sholat berjamaah. Setelah beberapa lama saya ikuti subuh MAA itu, ternyata jemaah-jemaah itu datang dari pelosok-pelosok Jakarta, bahkan ada yang dari Bekasi. Basis jemaahnya ternyata tinggal dikawasan Menteng Jakarta Pusat, karena sebelum MAA berdiri Buya Hamka sudah mempunyai jamaah pengajian di Menteng itu. Baru kemudian dari Kebayoran Baru,. Kebayoran Lama, Ciputat, Cipete, Cilandak, Kebayoran Timur dan lain-lain, termasuk Jakarta Utara, Kemayoran dan Senen. Jamaah-jamaah dari kawasan yang jauh-jauh itu sengaja membuat groupgroup tersendiri dengan menggunakan pribadi atau carteran, sehingga pada menjelang shubuh, halaman parkir yang cukup luas terpenuhi oleh kendaraan berbagai jenis bagaikan pasar malam layaknya. Fenomena itu menunjukan ketokohan dan popularitas Buya Hamka, yang menurut keterangan para jamaah, mereka ingin melihat secara langsung kuliah subuhnya Buya Hamka, yang memang selama ini telah ditayangkan di RRI waktu subuh. Sekalipun sbeenrnya kuliah subuh di RRI itu merupakan rekaman tersendiri. Disisi lain fenomena itu disebabkan oleh kekalahan pemberontak G.30.S/PKI, yang merupakan lawan dari keyakinan umat Islam. Rupanya oarang akan merasa aman jika tercatat sebagai jemaah sebuah masjid, apalagi masjid besar seperti MAA. Secara administratif jemaah-jemaah, besa-kecil, tua-muda, jauh-dekat, intelekawam, tercatat sebagai anggota jamaah subuh MAA, dan memiliki kartu anggota yang yang ditandatangani oleh ketuanya, H.Yusuf Ahmad. Suatu kenyataan, setelah tahun 1970-an, volume jemaah subuh makin lama makin berkurang, kembali seperti semula, kecuali pada bulan Ramadhan, jamaah subuh masih terlihat keberadaanya sampai saat ini. B. BUYA HAMKA DAN PEMUDA ISLAM Penulis membatasi Pemuda Islam dalam Perspektif Buya Hamka hanya yang berada di lingkungan Masjid Agung Al-Azhar (MAA) saja yang langsung dibawah bimbingan beliau. Pemuda Islam yang berada di lingkungan MAA terdiri dari beragam organisasi yang berbeda-beda, seperti : YISC (Youth Islamic Study Club), PII (Pelajar Islam Indonesia), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), Club Drumband Al- Azhar, Seni Beladiri al-azhar, yang kesemuanya dihimpun menjasi Pemuda Al-Azhar.

3 Yang beliau gunakan dalam pembinaan rohani Pemuda Islam disini adalah pendekatan Tauhid dan Intelektualitas kaula muda yang penyajianya agak berbeda dari para penceramah lain yang mengarah kepada Pembaharuan Pemakaman terhadap Ajaran Islam. Beliau sering menukil pendapat para pembaharu pemikir Islam seperti Jamaluddin Al-Afgani, Muhammad Abduh dan lain-lain. Diantara yang dinukil tentang Jamaluddin Al-Afghani adalah: Bahwa umat Islam dewasa ini berada dalam kemunduran yang disebabkan oleh umat Islam sendiri yang telah meninggalkan ajaran agamanya. Kemajuan akan diraih bila kembali kepada ajaran Islam yang benar. Umat Islam telah lalai untuk mempelajari Umat Islam terbuai oleh faham Fatalisme, menyerah kepada takdir, mengabaikan hukum sebab-akibat, Taklid Jabbariyah Perlu adanya interprestasi baru terhadap Nash, yang karenanya pintu ijhtihad harus dibuka kembali yang selama ini seakan akan telah tertutup oleh ulama Islam sendiri. Ukhuwah Islamiyah wajib dibangun yang selama ini telah tercabik-cabik karena perselisihan sesama umat Islam sendiri. Disisi lain Buya Hamka juga kerap mengutip jalan fikiran Muhammad Abduh, pemikir pembaharuan di Mesir, yang juga murid Jamaluddin Al-Afghani. Keduanya bertemu di Paris yang kemudian membentuk lembaga tempat curhatnya para ulama pemikir Islam dari berbagai negeri, yang bernama Al- urwatul Wuthqo (Ikatan yang kuat) pada tahun 1883 M. Anggotanya adalah para cerdik cendikia dari Mesir, India, Siria, Afrika Utara dan lain negeri yang mempunyai pemikiran yang sama, yaitu mendorong dan menggerakan umat Islam menuju kearah kemajuan dan melawan dominasi pihak Barat yang selama ini menguasai negeri Islam. Belum sampai satu tahun majalah Al- Urwatul Watsqo dibradel oleh pemerintah Prancis, karena dianggap berbahaya bagi pihak Barat yang memang akan tetap mencengkramkan kukunya didunia Islam. Kedua sejoji, Jamaluddin dan Abduh serta para pemikir yang lain semakin yakin bahwa sebenrnya pihak Barat memang tidak senang kalau umat Islam diberbagai kawasan dunia ini meraih kemajuan seperti yang mereka miliki. Kuliah-kuliah yang disampaikan Buya Hamka berulang kali menyitir pemikiran kedua tokoh pembaharu tersebut. Jemaah terkesima dibuatnya, apalagi rangsangan berfikir itu disampaikan dikalangan pemuda, yang karenanya jamaah berusia muda semakin banyak membanjiri kuliah-kuliah beliau di aula Mesjid Agung Al-Azhar. Dari

4 motivasi Buya Hamka itulah kemudian muncul ide dari kalangan pemuda sendiri untuk membentuk wadah study untuk memperdalam pengetahuan tentang ajaran Islam yang selama ini seakan asing didengan oleh orang Islam sendiri. Inilah akar dari lahirnya lembaga kajian Islam yang bernama YISC Al-Azhar, yang kini telah berusia 40 tahun, suatu lembaga kepemudaan Islam yang dimotivasi, direstui, difasilitasi dan dibimbing oleh Buya Hamka sendiri sebagai dosen tetapnya. YISC yang lahir tanggal 16 Mei 1971 itu, lima tahun kemudian telah merangsang pemuda-pemuda masjid disekitar DKI untuk mendirikan YISC-YISC lain yang namanya dikaitkan dengan nama Masjid yang menaungi dna memfasilitasi seperti RISKA (Sunda Kelapa), Pemuda Masjid Al-Fudhola, Pemuda Masjid Al- Makmur, Pemuda Masjid Said NA um dan lain-lain tumbuh dimana-mana. Munculnya lembaga-lembaga pemuda masjid di kawasan Jakarta itu menginspirasi para pengurusnya untuk membentuk ikatan, demi menjalin persahabatan sesama pemuda masjid. Maka munculah ikatan itu dengan memakai nama BKPM-DKI (Badan Konumikasi Pemuda Masjid) yang diresmikan oleh Buya Hamka pada awal Juni Kemunculan lembaga-lembaga pemuda masjid juga merambah ke kota-kota besar di pulau Jawa, di Surabaya, di Semarang, di Yogyakarta, di Bandung, setelah berkomunikasi antara lembaga yang satu dengan yang lain, timbulah ide untuk mengadakan ikatan organisatoris antar lembaga-lembaga kepemudaan itu. Dua tahun setelah berdirinya BKPM-DKI, atas kesepakatan antara pengurus-pengurus lembaga pemuda itu lahirlah ikatan pemuda mesjid yang bersifat nasional dengan memakai nama Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI) di Bandung pada akhir Peresmian dan pelantikan pengurus BKPMI itu berlangsung di Masjid Al-Istikomah, dibawah bimbingan Khez Mutaqien, yang juga mempunyai pandangan yang sama dengan Buya Hamka dalam urusan oembinaan pemuda Islam di Tanah Air. Semua proses pembinaan sampai kemunculan pemuda Islam dilingkungan masjid, tidak lepas dari motivasi yang diberikan oleh Buya Hamka dalam kuliahkuliah rutin bagi angkatan muda di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta. Satu diantara butir-butir motivasi beliau adalah : Pemuda itu bukanlah orang yang gemar mengagung-agungkan kehebatan orang tuanya, akan tetapi Pemuda itu adalah sosok yang berani mengatakan inilah Aku. Butir yang lain dalam bentuk kalimat yang mudah diingat adalah : Isy Kariiman au mut syahiidan yang diterjemahkan dengan : Hiduplah terhormat atau Mati Syahid.

5 Itulah sekelumit hubungan Buya Hamka dengan pembinaan Pemuda Islam dilingkungan Al-Azhar. Kuhusu di lingkungan intern Al-Azhar lembaga pemudanya bernama Pemuda Al-Azhar yang masih eksis sampai saat ini, yang sekretarisnya terletak dibagian bawah Masjid Agung Al-Azhar yang berfungsi sebagai koordinator smeua aktifitas Kepemudaan di lingkungan Al-Azhar. C. BUYA HAMKA DAN ORGANISASI KEPEMUDAAN Dalam rangka organisasi kepemudaan nasional seperti : Yong Java, Jong Sumatra, Pemuda Indonesia, Jong Islamiten Bond, Jong Clebes, Pemuda Kaum Betawi, Pemuda Pelajar Taman Siswa dan lain-lain yang dari ikatan kepoemudaan itu melahirkan Sumpah Pemuda, Buya Hamka tidak tercatat namanya, akan tetapi disisi lain beliau berjuang keras untuk Memudakan cara berfikir umat Islam di negeri ini. Kalau para pemimpin kepemudaan dari berbagai latar belakang dan kedaerahan, dalam gerakanya menjurus kepada pembetukan karakter bangsa manuju kemerdekaan, Buya Hamka bergabung dengan tokoh-tokoh Islam tua yang berfaham muda. Beliau berguru dengan tokoh-tokoh Islam papan atas seperti : HOS Cokroaminoto, Ki Bagus Hadikusumo, KH. Fakhruddin, AR Sutan Mansur yang kesmeuanya berada di Pulau Jawa, sedang beliau sendiri di Padang Panjang, Sumatra Barat. Ketika merantau ke Pulau Jawa, umur beliau baru 16 tahun, masih remaja. Pergaulanya dengan tokoh-tokoh pemikir muda, yang daerahnya digelaru dengan Kaum Muda yang disebrangnya ada Kaum Tua, yang sampai sekarang istilah itu masih ada dikawasan Sumatra Barat. Kaum tua kepada para pengikut Tarekat Naksyabandiah sedang kaum muda dialamatkan kepada pengikut pembaharuan pemikiran Islam Muhammadiyah. Sejak Abdul-Malik Mengawali karirnya sebagai Majlis Tabligh Muhammadiyah Padang Panjang yang baru berumur 17 Tahun (1925 M), mulai saa itulah beliau dikenal sebagai tokoh Kaum Muda di Sumatra Barat. Ketokohan kaum mudanya juga sebenarnya merupakan turunan dari ayahnya Abdul-Karim sebagai Tokoh Kaum Muda yang sudah tua. Nama Tokoh Kaum Muda itu bertambah tenar setlah Abdul-Malik menunaikan ibadah haji tahun Pulang naik haji nama beliau menjadi Haji Abdulmalik Abdikarim Amrullah yang disingkat menjadi HAMKA. Sejak resminya beliau memangku jabatan sebagai mubaligh Muhammadiyah, sampai akhir hayat beliau tetyap sebagai aktifis Muhammadiyah, tokoh Kaum Muda yang sedikit berbeda dengan TOKOH PEMUDA.

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Membangun suasana religius di dalam lingkungan sekolah adalah membudayakan kebudayaan atau kebiasaan islami di sekolah, agar siswa mempunyai akhlak baik sehingga mampu

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. agama. Minat terhadap agama pada remaja tampak dari aktivitas mereka dalam

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. agama. Minat terhadap agama pada remaja tampak dari aktivitas mereka dalam BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu minat yang berkembang pada masa remaja adalah minat terhadap agama. Minat terhadap agama pada remaja tampak dari aktivitas mereka dalam membahas hal-hal

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Jakarta, 30 Juni 2011 Kamis, 30 Juni 2011

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Jakarta, 30 Juni 2011 Kamis, 30 Juni 2011 Sambutan Presiden RI pada Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Jakarta, 30 Juni 2011 Kamis, 30 Juni 2011 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA PERINGATAN ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW TANGGAL

Lebih terperinci

Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Shadiq

Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Shadiq Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Shadiq Pada Jumat, 17 Rabiul Awal 83 H (702 M), lahir seorang manusia suci dan penerus risalah Nabi Muhammad Saw. Pada hari yang bertepatan dengan maulid Rasulullah

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Istana Negara, Jakarta, 2 Januari 2015 Jumat, 02 Januari 2015

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Istana Negara, Jakarta, 2 Januari 2015 Jumat, 02 Januari 2015 Sambutan Presiden RI pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Istana Negara, Jakarta, 2 Januari 2015 Jumat, 02 Januari 2015 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW TAHUN

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pada Musabaqah Tilawatil Qur'an, 5 Juni 2010 Sabtu, 05 Juni 2010

Sambutan Presiden RI pada Musabaqah Tilawatil Qur'an, 5 Juni 2010 Sabtu, 05 Juni 2010 Sambutan Presiden RI pada Musabaqah Tilawatil Qur'an, 5 Juni 2010 Sabtu, 05 Juni 2010 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA PEMBUKAAN MUSABAQAH TILAWATIL QUR'AN (MTQ) TINGKAT NASIONAL KE-XXIII TAHUN

Lebih terperinci

Chapter 4 The Act of Leader Bab 39 Wealth Soul, Great Leader Membangun Diri Menjadi Jiwa-Jiwa yang Agung Kalau kita perhatikan di seluruh kisah

Chapter 4 The Act of Leader Bab 39 Wealth Soul, Great Leader Membangun Diri Menjadi Jiwa-Jiwa yang Agung Kalau kita perhatikan di seluruh kisah Chapter 4 The Act of Leader Bab 39 Wealth Soul, Great Leader Membangun Diri Menjadi Jiwa-Jiwa yang Agung Kalau kita perhatikan di seluruh kisah orang-orang yang diagung-agungkan (orang besar/great people)

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Nuzulul Quran 1430 H, Senin, 07 September 2009

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Nuzulul Quran 1430 H, Senin, 07 September 2009 Sambutan Presiden RI pada Peringatan Nuzulul Quran 1430 H, 07-9-09 Senin, 07 September 2009 Â SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Â PADA ACARA PERINGATAN NUZULUL QURAN 1430 H DI ISTANA BOGOR, JAWA BARAT,

Lebih terperinci

KISI-KISI SOAL UAMBN MADRASAH ALIYAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012

KISI-KISI SOAL UAMBN MADRASAH ALIYAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 KISI-KISI SOAL UAMBN MADRASAH ALIYAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Satuan Pendidikan : Madrasah Aliyah (IPA/IPS/BHS) Bentuk Soal : Pilihan Ganda Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam Jumlah Soal : 50 Butir

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP Kesimpulan

BAB V PENUTUP Kesimpulan BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Setelah melalui pembahasan dan analisis dari bab I sampai bab IV, maka ada beberapa hal yang sekiranya perlu penulis tekankan untuk menjadi kesimpulan dalam skripsi ini, yaitu

Lebih terperinci

WALI KOTA BLITAR. SAMBUTAN WALI KOTA BLITAR PADA ACARA SHOLAT IDUL ADHA 1433 H TANGGAL 10 DZULHIJAH 1433 HIJRIAH Assalamu alaikum wr. Wb.

WALI KOTA BLITAR. SAMBUTAN WALI KOTA BLITAR PADA ACARA SHOLAT IDUL ADHA 1433 H TANGGAL 10 DZULHIJAH 1433 HIJRIAH Assalamu alaikum wr. Wb. WALI KOTA BLITAR SAMBUTAN WALI KOTA BLITAR PADA ACARA SHOLAT IDUL ADHA 1433 H TANGGAL 10 DZULHIJAH 1433 HIJRIAH Assalamu alaikum wr. Wb. YANG SAYA HORMATI, PARA ALIM ULAMA, BAPAK KYAI DAN IBU NYAI SERTA

Lebih terperinci

SAMBUTAN BUPATI KULONPROGO PADA ACARA PELANTIKAN PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN KULONPROGO PERIODE

SAMBUTAN BUPATI KULONPROGO PADA ACARA PELANTIKAN PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN KULONPROGO PERIODE SAMBUTAN BUPATI KULONPROGO PADA ACARA PELANTIKAN PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN KULONPROGO PERIODE 2010-2015 Wates, 2 April 2011 Assalamu alaikum Wr.Wb. Yang Kami Hormati Unsur Muspida Kabupaten

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Faiz Urfan,2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Faiz Urfan,2013 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berdasarkan hasil Sensus Penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik di tahun 2010, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pemeluk agama Islam sebanyak 87%.

Lebih terperinci

Rizqi Awal. A-Z Dakwah Kampus. Penerbit Syiarislammedia

Rizqi Awal. A-Z Dakwah Kampus. Penerbit Syiarislammedia Rizqi Awal A-Z Dakwah Kampus Penerbit Syiarislammedia A-Z Dakwah Kampus Oleh: Rizqi Awal Copyright 2010 by Rizqi Awal Penerbit syiarislammedia www.syiar-islam.web.id Desain Sampul: syiarislam Diterbitkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar-Rahman merupakan salah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar-Rahman merupakan salah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang. Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar-Rahman merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi yang ada di UNIMED. Berdasarkan keputusan Kementerian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mereka yang belum beragama. Dakwah yang dimaksud adalah ajakan kepada

BAB I PENDAHULUAN. mereka yang belum beragama. Dakwah yang dimaksud adalah ajakan kepada BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu ajaran Islam mewajibkan kepada setiap muslim untuk berdakwah yang ditujukan kepada seluruh manusia, baik muslim maupun kepada mereka yang belum beragama.

Lebih terperinci

masjidlah Rasulullah membina generasi pertama Islam. Maka pertanyaan tentang keterlibatan masjid kampus dalam pusat perkembangan Islam, adalah

masjidlah Rasulullah membina generasi pertama Islam. Maka pertanyaan tentang keterlibatan masjid kampus dalam pusat perkembangan Islam, adalah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebuah bangunan bisa memiliki posisi sentral dalam mempengaruhi suatu peristiwa penting. Dalam skala individu hal itu bisa jadi karena bangunan tersebut menyimpan

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PEMBUKAAN BIMBINGAN MANASIK HAJI 1436 H PCNU KABUPATEN SEMARANG

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PEMBUKAAN BIMBINGAN MANASIK HAJI 1436 H PCNU KABUPATEN SEMARANG 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PEMBUKAAN BIMBINGAN MANASIK HAJI 1436 H PCNU KABUPATEN SEMARANG TANGGAL 1 PEBRUARI 2015 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG 2 Assalamualaikum

Lebih terperinci

KISI-KISI SOAL SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2012/ Pengertian Sejarah Kebudayaan Islam

KISI-KISI SOAL SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2012/ Pengertian Sejarah Kebudayaan Islam KISI-KISI SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2012/2013 MATA PELAJARAN : SEJARAH KEBUDAYAAN IAM KELAS/SEMESTER : VII /GANJIL PENYUSUN : BAIQ KARTINI, S.Pd STANDAR KOMPETENSI/ NO KOMPETENSI DASAR 1. Memahami

Lebih terperinci

SITI MEGAWATI NIM:

SITI MEGAWATI NIM: PROFIL TOKOH AGAMA ISLAM SEBAGAI TAULADAN BAGI MASYARAKAT MENURUT PANDANGAN MASYARAKAT GAMPONG BLANG SKRIPSI Diajukan Oleh SITI MEGAWATI NIM: 211001355 Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. adalah sajada dimana sajada berarti sujud atau tunduk. Pada masa Nabi

BAB I PENDAHULUAN. adalah sajada dimana sajada berarti sujud atau tunduk. Pada masa Nabi 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masjid merupakan tempat beribadah umat muslim. Akar kata dari masjid adalah sajada dimana sajada berarti sujud atau tunduk. Pada masa Nabi Muhammad SAW, di dalam

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. media atau saluran tertentu. (A. Muis, 2001 : 37) Masyarakat dapat mendengarkan informasi tentang kesehatan, pendidikan,

BAB 1 PENDAHULUAN. media atau saluran tertentu. (A. Muis, 2001 : 37) Masyarakat dapat mendengarkan informasi tentang kesehatan, pendidikan, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Radio merupakan media massa auditif, yakni dikonsumsi telinga atau pendengaran. Radio sebagai sarana komunikasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISISFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH HOTEL SYARIAH WALISONGO

BAB IV ANALISISFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH HOTEL SYARIAH WALISONGO BAB IV ANALISISFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH HOTEL SYARIAH WALISONGO A. Apa Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Memilih Hotel Syariah Walisongo Dari hasil penelitian

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA HAFLAH AKHIRUSSANAH, KHOTMIL QUR AN PONDOK PESANTREN EDI MANCORO DAN HAUL KH.

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA HAFLAH AKHIRUSSANAH, KHOTMIL QUR AN PONDOK PESANTREN EDI MANCORO DAN HAUL KH. 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA HAFLAH AKHIRUSSANAH, KHOTMIL QUR AN PONDOK PESANTREN EDI MANCORO DAN HAUL KH. MUH SOLEH DAN KH. RIDWAN TANGGAL 15 JUNI 2014 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA

Lebih terperinci

SAMBUTAN KPTA SEMARANG

SAMBUTAN KPTA SEMARANG 1 SAMBUTAN KPTA SEMARANG ACARA PENGAMBILAN SUMPAH/ PELANTIKAN WAKA PTA SEMARANG DAN KETUA PENGADILAN AGAMA WILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG HOTEL GRASIA SEMARANG, KAMIS, 31 MARET 2016 2 Assalamu

Lebih terperinci

Modern Muslim s Character

Modern Muslim s Character Ishlah Al-Medaniy Modern Muslim s Character MMC Publishing 2014 ii MMC Ishlah al-medaniy iii MMC Modern Muslim s Character Ishlah al-medaniy Copyright 2014 by @almedaniy Penerbit MMC Publishing Penulis

Lebih terperinci

BAB IV ANALIS TENTANG PENDIDIKAN KEAGAMAAN BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DESA PRAMBATAN KIDUL KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS

BAB IV ANALIS TENTANG PENDIDIKAN KEAGAMAAN BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DESA PRAMBATAN KIDUL KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS BAB IV ANALIS TENTANG PENDIDIKAN KEAGAMAAN BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DESA PRAMBATAN KIDUL KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS A. Analisis Pelaksanaan Pendidikan keagamaan di Desa Prambatan Kidul Orang

Lebih terperinci

Sosok Pendidik Umat Secara Total dan Dijalani Sepanjang Hayat

Sosok Pendidik Umat Secara Total dan Dijalani Sepanjang Hayat Sosok Pendidik Umat Secara Total dan Dijalani Sepanjang Hayat Saya melihat Prof.Dr.Hj. Tutty Alawiyah adalah sosok pejuang dan sekaligus pendidik sepanjang hayat. Sebagai seorang putri ulama besar, beliau

Lebih terperinci

Mbah Said, Sebuah Catatan Tentang Moderasi Islam Bagian I

Mbah Said, Sebuah Catatan Tentang Moderasi Islam Bagian I MAKALAH ISLAM Mbah Said, Sebuah Catatan Tentang Moderasi Islam Bagian I 26 Maret 2014 Makalah Islam Mbah Said, Sebuah Catatan Tentang Moderasi Islam Bagian I Jaja Zarkasyi, MA (Rumah Moderasi Islam/Rumi)

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Bab ini merupakan hasil kajian, dan analisis dari data-data yang diperoleh

BAB V KESIMPULAN. Bab ini merupakan hasil kajian, dan analisis dari data-data yang diperoleh BAB V KESIMPULAN Bab ini merupakan hasil kajian, dan analisis dari data-data yang diperoleh selama penelitian yaitu tentang bagaimana upaya PPP dalam meningkatkan perolehan hasil suara pada Pemilu tahun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. agar manusia senantiasa melaksanakan perintah-nya dan menjauhi larangan-

BAB I PENDAHULUAN. agar manusia senantiasa melaksanakan perintah-nya dan menjauhi larangan- BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Islam merupakan syariat Allah yang diturunkan kepada umat manusia agar manusia senantiasa melaksanakan perintah-nya dan menjauhi larangan- Nya.. Dalam menanamkan keyakinan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Penelitian. Universitas Islam bandung terkenal dengan universitas bernafaskan Islam.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Penelitian. Universitas Islam bandung terkenal dengan universitas bernafaskan Islam. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Konteks Penelitian Universitas Islam bandung terkenal dengan universitas bernafaskan Islam. Hal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk warga Bandung atau pun seluruh masyarakat

Lebih terperinci

NURUL FATA. Nama Dayah NURUL FATA. Lokasi Gampong Alue Bilie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Pendiri Alm. ABUYA TGK. H.

NURUL FATA. Nama Dayah NURUL FATA. Lokasi Gampong Alue Bilie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Pendiri Alm. ABUYA TGK. H. NURUL FATA Nama Dayah NURUL FATA Lokasi Gampong Alue Bilie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Pendiri Alm. ABUYA TGK. H. ISMA IL AB Pimpinan TGK. MUHAMMAD DUSTUR ISMA IL, STH No. HP. Pimpinan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan mengenai dinamika Partai

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan mengenai dinamika Partai 148 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian di lapangan mengenai dinamika Partai Masyumi di Jawa Barat periode tahun 1950-1960. Maka penulis dapat menyimpulkan. Pertama,

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. permasalahan yang dibahas. Dalam kesimpulan ini penulis akan memaparkan. telah dikaji. Kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut.

BAB V KESIMPULAN. permasalahan yang dibahas. Dalam kesimpulan ini penulis akan memaparkan. telah dikaji. Kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut. 137 BAB V KESIMPULAN Bab ini merupakan kesimpulan terhadap semua hasil penelitian yang diperoleh setelah melakukan pengkajian, sekaligus memberikan analisis terhadap permasalahan yang dibahas. Dalam kesimpulan

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG TANGGAL 19 APRIL 2014 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG

BUPATI SEMARANG TANGGAL 19 APRIL 2014 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PENGAJIAN AKBAR DALAM RANGKA PERINGATAN HARI LAHIR IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA KE 24 TINGKAT KABUPATEN SEMARANG TANGGAL 19 APRIL 2014 HUMAS

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at. 6 Nama Lain Ramadhan dan Bagaimana Berinteraksi dengannya. Bersama Dakwah 1

Khutbah Jum'at. 6 Nama Lain Ramadhan dan Bagaimana Berinteraksi dengannya. Bersama Dakwah 1 Bersama Dakwah 1 KHUTBAH PERTAMA.. * Segala puji bagi Allah Azza wa Jalla yang telah mengaruniakan nikmat terbesar kepada kita; nikmat iman dan Islam. Nikmat itu takkan pernah tergantikan nilainya dengan

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW MAJELIS TA LIM AHAD PAGI MASJID AGUNG KABUPATEN SEMARANG

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW MAJELIS TA LIM AHAD PAGI MASJID AGUNG KABUPATEN SEMARANG 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW MAJELIS TA LIM AHAD PAGI MASJID AGUNG KABUPATEN SEMARANG TANGGAL 7 JUNI 2014 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN

Lebih terperinci

BAB III PROSES IJMA MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN PROSES PENETAPAN HUKUM DALAM KOMISI FATWA MUI

BAB III PROSES IJMA MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN PROSES PENETAPAN HUKUM DALAM KOMISI FATWA MUI BAB III PROSES IJMA MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN PROSES PENETAPAN HUKUM DALAM KOMISI FATWA MUI A. Abdul Wahab Khallaf 1. Biografi Abdul Wahab Khallaf Abdul Wahab Khallaf merupakan seorang merupakan

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu Dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR PAI PADA ASPEK KOGNITIF ANTARA SISWA YANG IKUT ROHIS DENGAN SISWA YANG TIDAK IKUT ROHIS di SMA NEGERI 3 SEMARANG KELAS XI TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Diajukan untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Peringatan Maulid Nabi Muhammad, merupakan peristiwa bersejarah bagi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Peringatan Maulid Nabi Muhammad, merupakan peristiwa bersejarah bagi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Peringatan Maulid Nabi Muhammad, merupakan peristiwa bersejarah bagi umat Islam. Peringatan ini diperingati sebagai hari lahirnya nabi Muhammad yang merupakan nabi

Lebih terperinci

BAB IV RESPON MASYARAKAT TERHADAP SOSOK USTADZ ABDUL QADIR HASSAN DALAM MENGEMBANGKAN PESANTREN PERSATUAN ISLAM BANGIL

BAB IV RESPON MASYARAKAT TERHADAP SOSOK USTADZ ABDUL QADIR HASSAN DALAM MENGEMBANGKAN PESANTREN PERSATUAN ISLAM BANGIL BAB IV RESPON MASYARAKAT TERHADAP SOSOK USTADZ ABDUL QADIR HASSAN DALAM MENGEMBANGKAN PESANTREN PERSATUAN ISLAM BANGIL A. Tokoh Persatuan Islam ( Persis) 1 Ustadz Umar Fanani BA Ustadz Abdul Qadir Hassan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PERAN GURU DALAM PROSES PENGEMBANGAN KECERDASAN. Peran Guru dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Spiritual siswa di MI Walisongo

BAB IV ANALISIS PERAN GURU DALAM PROSES PENGEMBANGAN KECERDASAN. Peran Guru dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Spiritual siswa di MI Walisongo BAB IV ANALISIS PERAN GURU DALAM PROSES PENGEMBANGAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI MI WALISONGO PEKAJANGAN Peran Guru dalam Proses Pengembangan Kecerdasan Spiritual siswa di MI Walisongo Pekajangan Kecerdasan

Lebih terperinci

Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah

Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

ISLAMIC CENTRE DI KABUPATEN DEMAK

ISLAMIC CENTRE DI KABUPATEN DEMAK LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR ISLAMIC CENTRE DI KABUPATEN DEMAK Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Diajukan oleh : UTTY RAKASIWI

Lebih terperinci

Albania Negeri Muslim di Benua Biru?

Albania Negeri Muslim di Benua Biru? Albania Negeri Muslim di Benua Biru? Faktanya banyak sekali hal-hal yang belum kita ketahui tentang agama islam di dunia ini, bagi kalian yang mengaku masyarakat islam hendaklah kita sesekali menilik lebih

Lebih terperinci

BAB IV HUBUNGAN GOLPUT DALAM PEMILU MENURUT ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILU

BAB IV HUBUNGAN GOLPUT DALAM PEMILU MENURUT ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILU BAB IV HUBUNGAN GOLPUT DALAM PEMILU MENURUT ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILU A. Golput Dalam Pemilu Menurut Islam Pemilu beserta hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraannya

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015 SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015 Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di hari yang membahagiakan ini, ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pd Silaturahim dan Buka Bersama, di Jakarta, tgl. 30 Juni 2014 Senin, 30 Juni 2014

Sambutan Presiden RI pd Silaturahim dan Buka Bersama, di Jakarta, tgl. 30 Juni 2014 Senin, 30 Juni 2014 Sambutan Presiden RI pd Silaturahim dan Buka Bersama, di Jakarta, tgl. 30 Juni 2014 Senin, 30 Juni 2014 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA SILATURAHIM DAN BUKA PUASA BERSAMA DENGAN PARA PIMPINAN

Lebih terperinci

Hadits Menuntut Ilmu. Ringkasan Materi. A. Membaca Al Hadits Tentang Menuntut Ilmu Hadits 1. Hadits 2. Hadits 3

Hadits Menuntut Ilmu. Ringkasan Materi. A. Membaca Al Hadits Tentang Menuntut Ilmu Hadits 1. Hadits 2. Hadits 3 Hadits Menuntut Ilmu 2 Standar Kompetensi : 2. Memahami Ajaran Al Hadits tentang menuntut Ilmu Kompetensi Dasar : 2.1. Membaca Al Hadits Tentang Menuntut Ilmu 2.2. Menyebutkan arti Al-Hadits tentang menuntut

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bidang yang sangat pantas dijadikan referensi nomor wahid sepanjang masa. bahkan setan pun tak ingin berpapasan dengannya di jalan.

BAB I PENDAHULUAN. bidang yang sangat pantas dijadikan referensi nomor wahid sepanjang masa. bahkan setan pun tak ingin berpapasan dengannya di jalan. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebagai agama semitik yang diturunkan terakhir, Islam tidak hanya sempurna ditinjau dari segi ajarannya saja, akan tetapi pada masa-masa awal sejarah penyebarannya,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. adanya wilayah, adanya penduduk, dan adanya pengakuan dari negara lain,

BAB I PENDAHULUAN. adanya wilayah, adanya penduduk, dan adanya pengakuan dari negara lain, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penduduk merupakan unsur penting dari berdirinya suatu negara. Dimana dalam suatu negara ada yang dinamakan dengan pemerintahan yang berkuasa, adanya wilayah, adanya

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H..., Jakarta, 11 Desember 2016 Minggu, 11 Desember 2016

Sambutan Presiden RI - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H..., Jakarta, 11 Desember 2016 Minggu, 11 Desember 2016 Sambutan Presiden RI - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H..., Jakarta, 11 Desember 2016 Minggu, 11 Desember 2016 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1437 H

Lebih terperinci

WAKIL BUPATI BENGKALIS

WAKIL BUPATI BENGKALIS WAKIL BUPATI BENGKALIS SAMBUTAN WAKIL BUPATI BENGKALIS PEMBUKAAN MALAM KESENIAN DAN PELANGI NEGERI JUNJUNGAN SEMPENA HARI JADI KE-504 BENGKALIS TAHUN 2016 BENGKALIS, 1 AGUSTUS 2016 ASSALAMU ALAIKUM WR.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berbagai cabang dan gerakannya yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan dunia

BAB I PENDAHULUAN. berbagai cabang dan gerakannya yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan dunia BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dakwah yang dilakukan umat muslim dari tahun ke tahun terus berkembang seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat, baik yang dilakukan secara individual,

Lebih terperinci

TATA URUTAN AMALAN. taklid buta yang hanya mengandalkan tradisi para leluhur tanpa diiringi

TATA URUTAN AMALAN. taklid buta yang hanya mengandalkan tradisi para leluhur tanpa diiringi TATA URUTAN AMALAN Bab-bab sebelumnya merupakan dasar ilmu dan dasar hukum pelaksanaan amalan ini. Jangan sekali-kali ada yang mengamalkannya tanpa latar belakang ilmu yang cukup. Itu taklid namanya. Ajaran

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PEMBIASAAN BERIBADAH SHOLAT BERJAMA AH DALAM MEMBINA PERILAKU KEAGAMAAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKALONGAN

BAB IV ANALISIS PEMBIASAAN BERIBADAH SHOLAT BERJAMA AH DALAM MEMBINA PERILAKU KEAGAMAAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKALONGAN BAB IV ANALISIS PEMBIASAAN BERIBADAH SHOLAT BERJAMA AH DALAM MEMBINA PERILAKU KEAGAMAAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKALONGAN Analisis hasil dari penelitian ini didapat dari data bab II dan III

Lebih terperinci

ISLAMIC CENTRE BAB I PENDAHULUAN

ISLAMIC CENTRE BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Namun dewasa ini, umat muslim di Indonesia telah mengalami penurunan dalam pemahaman agamanya, yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pencak silat atau silat adalah seni beladiri yang dikenal secara luas di Indonesia. Selain di Indonesia silat juga dikenal di Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina,

Lebih terperinci

Biro Bina Sosial, Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Barat

Biro Bina Sosial, Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Barat BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF Untuk mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Sumatera Barat, dan berdasarkan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM MUKADIMMAH Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata ala telah mewahyukan Islam sebagai ajaran yang haq dan sempurna untuk mengatur umat manusia berkehidupan sesuai dengan

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Indonesia dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Mekkah mempunyai pas jalan haji, harus menunjukkan dan

BAB V PENUTUP. Indonesia dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Mekkah mempunyai pas jalan haji, harus menunjukkan dan 97 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Dari pengkajian berbagai dokumen dan literatur yang telah penulis peroleh, tentang kebijakan haji di masa pemerintah kolonial Belanda di Indonesia dapat diambil kesimpulan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, JAKSA AGUNG, DAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, JAKSA AGUNG, DAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, JAKSA AGUNG, DAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 3 Tahun 2008 NOMOR : KEP-033/A/JA/6/2008 NOMOR : 199 Tahun 2008 TENTANG PERINGATAN DAN PERINTAH KEPADA

Lebih terperinci

Sultan Abdurrahman adalah Raja Sumenep yang ke-32 yang memerintah dari tahun 1811 1854 M. Sultan Abdurrahman ini adalah anak dari Panembahan

Sultan Abdurrahman adalah Raja Sumenep yang ke-32 yang memerintah dari tahun 1811 1854 M. Sultan Abdurrahman ini adalah anak dari Panembahan Setiap kali saya bertanya siapa sosok Aria Wiraraja kepada para remaja Sumenep, dengan lantang mereka menjawab, Raja pertama di Sumenep! Begitu juga disaat saya bertanya apakah mereka kenal dengan sosok

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM UPACARA SEDEKAH BUMI. A. Analisis Pelaksanaan Upacara Sedekah Bumi

BAB IV ANALISIS NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM UPACARA SEDEKAH BUMI. A. Analisis Pelaksanaan Upacara Sedekah Bumi BAB IV ANALISIS NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM UPACARA SEDEKAH BUMI A. Analisis Pelaksanaan Upacara Sedekah Bumi Bersyukur kepada sang pencipta tentang apa yang telah di anugerahkan kepada seluruh umat manusia,

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM MUKADDIMAH

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM MUKADDIMAH ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM MUKADDIMAH Sesungguhnya Allah Subhanahu wata ala telah mewahyukan Islam sebagai ajaran yang haq lagi sempurna untuk mengatur umat manusia berkehidupan sesuai dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Berbangsa dan Bernegara, (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2008), hlm. 17.

BAB I PENDAHULUAN. Berbangsa dan Bernegara, (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2008), hlm. 17. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap pribadi muslim wajib melaksanakan syari at Islam dalam kehidupan pribadinya sekalipun sendirian, di mana pun ia berada. Dalam lingkup kehidupan pribadi

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI METODE MUWAHHADAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENERJEMAH AL-QUR'AN (Studi Kasus di SMP Al-Hikmah Surabaya)

IMPLEMENTASI METODE MUWAHHADAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENERJEMAH AL-QUR'AN (Studi Kasus di SMP Al-Hikmah Surabaya) IMPLEMENTASI METODE MUWAHHADAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENERJEMAH AL-QUR'AN (Studi Kasus di SMP Al-Hikmah Surabaya) SKRIPSI Diajukan Kepada Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. lainnya. Interaksi dilakukan oleh manusia sebagai suatu kebutuhan dan harus

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. lainnya. Interaksi dilakukan oleh manusia sebagai suatu kebutuhan dan harus BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap manusia hidup dapat dipastikan melakukan interaksi dengan manusia lainnya. Interaksi dilakukan oleh manusia sebagai suatu kebutuhan dan harus terpenuhi.

Lebih terperinci

SEBAB MUNCULNYA NASIONALISME

SEBAB MUNCULNYA NASIONALISME NASIONALISME Nasionalisme diartikan sebagai perangkat nilai atau sistem legitimasi baru yang mendasari berdirinya sebuah negara baru Dekolonisasi diartikan sebagai proses menurunnya kekuasaan negara-negara

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA MUHAMMADIYAH

ANGGARAN RUMAH TANGGA MUHAMMADIYAH LAMPIRAN IV-B: KEPUTUSAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-45 TENTANG ANGGARAN RUMAH TANGGA MUHAMMADIYAH ANGGARAN RUMAH TANGGA MUHAMMADIYAH Pasal 1 Tempat Kedudukan (1) Muhammadiyah berkedudukan di tempat didirikannya,

Lebih terperinci

Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah

Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah Pasal 1 Tempat Kedudukan (1) Muhammadiyah berkedudukan di tempat didirikannya, yaitu Yogyakarta (2) Pimpinan Pusat sebagai pimpinan tertinggi memimpin Muhammadiyah secara

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PERINGATAN NUZULUL QUR AN 1436 H

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PERINGATAN NUZULUL QUR AN 1436 H 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PERINGATAN NUZULUL QUR AN 1436 H TANGGAL 9 JULI 2015 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG 2 Assalamu alaikum Wr. Wb. Bismilahirrohmanirrohim,

Lebih terperinci

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA MUKTAMAR NASIONAL KE-26 PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII) Pontianak, 5 Juli 2008

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA MUKTAMAR NASIONAL KE-26 PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII) Pontianak, 5 Juli 2008 1 SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA MUKTAMAR NASIONAL KE-26 PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII) Pontianak, 5 Juli 2008 Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, - Wakil

Lebih terperinci

Haji adalah wujud ketundukan seorang Muslim kepada Rabb-nya secara sempurna.

Haji adalah wujud ketundukan seorang Muslim kepada Rabb-nya secara sempurna. Haji adalah wujud ketundukan seorang Muslim kepada Rabb-nya secara sempurna. Lebih dari 3 juta kaum Muslimin dari seluruh penjuru dunia berkumpul di Padang Arafah, 9 Dzulhijjah 1434 H/15 Oktober 2013 untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Komunikasi merupakan suatu proses dua arah yang menghasilkan pertukaran informasi dan pengertian antara masing-masing individu yang terlibat. Komunikasi

Lebih terperinci

PERJUANGAN PERGERAKAN BANGSA INDONESIA. Taat, Nasionalisme dan Jatidiri Bangsa,

PERJUANGAN PERGERAKAN BANGSA INDONESIA. Taat, Nasionalisme dan Jatidiri Bangsa, PERJUANGAN PERGERAKAN BANGSA INDONESIA Budi Utomo Tanda-tanda lahirnya gerakan nasional yang teratur mulai tampak saat Budi Utomo mucul pada tahun 20 Mei 1908. Perkumpulan ini beranggotakan kaum intelektual

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. macam suku, ras, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut tersebar hampir

BAB I PENDAHULUAN. macam suku, ras, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut tersebar hampir digilib.uns.ac.id 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Negara Indonesia merupakan negara plural yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut tersebar hampir di seluruh

Lebih terperinci

Khaerudin : IBF 2013 Akan Dihadiri Imam Besar Masjid al-haram Thursday, 07 February :47

Khaerudin : IBF 2013 Akan Dihadiri Imam Besar Masjid al-haram Thursday, 07 February :47 Islamic Book Fair atau yang biasa disingkat IBF, merupakan ajang Pameran Buku Islam Terbesar yang di selenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta. Kesuksesan yang diraih ditahun-tahun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS UPAYA REMAJA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU KEAGAMAAN MELALUI KEGIATAN SHALAWAT JAM IYYAH SIMTUDURAR DI DESA JREBENGKEMBANG KECAMATAN

BAB IV ANALISIS UPAYA REMAJA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU KEAGAMAAN MELALUI KEGIATAN SHALAWAT JAM IYYAH SIMTUDURAR DI DESA JREBENGKEMBANG KECAMATAN BAB IV ANALISIS UPAYA REMAJA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU KEAGAMAAN MELALUI KEGIATAN SHALAWAT JAM IYYAH SIMTUDURAR DI DESA JREBENGKEMBANG KECAMATAN KARANGDADAP KABIPATEN PEKALONGAN A. Analisis Upaya Remaja

Lebih terperinci

MASJID CHENG HOO SURABAYA

MASJID CHENG HOO SURABAYA KAJIAN MAKNA BUDAYA DALAM ARSITEKTUR : MASJID CHENG HOO SURABAYA Oleh: INDAH RAHMAWATI 0851010006 SEPTAFIAN ADHE 0851010028 SAVITRI KUSUMA W 0851010059 LUCKY MURDIYONO 0851010093 FAKULTAS TEKNIK SIPIL

Lebih terperinci

Pekan Olahraga Nasional, sebagai barometer tertinggi hasil pembinaan olahraga di tanah air. Kiranya sudah cukup jelas, menggambarkan peta kekuatan

Pekan Olahraga Nasional, sebagai barometer tertinggi hasil pembinaan olahraga di tanah air. Kiranya sudah cukup jelas, menggambarkan peta kekuatan 1 SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA PENYERAHAN TALI KASIH ATLET, PELATIH DAN ASISTEN PELATIH KALIMANTAN BARAT BERPRESTASI DAN PEMBUBARAN KONTINGEN PON XVII KALIMANTAN BARAT Hari/Tanggal : Minggu

Lebih terperinci

Bab 1 Keadaan Sepeninggal Ramadan

Bab 1 Keadaan Sepeninggal Ramadan Bab 1 Keadaan Sepeninggal Ramadan Langit, Bumi, dan Para Malaikat Menangis Ramadan adalah bulan yang penuh dengan keistimewaan. Ia memang khusus diturunkan oleh Allah untuk hamba-hamba-nya yang sedang

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI Pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015 Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di hari yang berbahagia ini, kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih,

Lebih terperinci

Mam MAKALAH ISLAM. Haji Syiar Islam Terbesar

Mam MAKALAH ISLAM. Haji Syiar Islam Terbesar Mam MAKALAH ISLAM Haji Syiar Islam Terbesar 9 Oktober 2014 Makalah Islam Haji Syiar Islam Terbesar Oleh M. Fuad Nasar (Wakil Sekretaris BAZNAS) Wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah yang pada musim haji tahun 1435

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PENGGUNAAN METODE PEMBIASAAN DALAM MENDIDIK AKHLAK ANAK. Adapun dalam bab ini, penulis akan menganalisis tentang penggunaan

BAB IV ANALISIS PENGGUNAAN METODE PEMBIASAAN DALAM MENDIDIK AKHLAK ANAK. Adapun dalam bab ini, penulis akan menganalisis tentang penggunaan BAB IV ANALISIS PENGGUNAAN METODE PEMBIASAAN DALAM MENDIDIK AKHLAK ANAK Adapun dalam bab ini, penulis akan menganalisis tentang penggunaan metode pembiasaan dalam mendidik akhlak anak dan faktor penggunaanmetode

Lebih terperinci

Mam MAKALAH ISLAM. Shalat Berjamaah Berhadia Dalam Prespektif Masalah Madharat

Mam MAKALAH ISLAM. Shalat Berjamaah Berhadia Dalam Prespektif Masalah Madharat Mam MAKALAH ISLAM Shalat Berjamaah Berhadia Dalam Prespektif Masalah Madharat 13, februari 2014 Makalah Islam Shalat Berjamaan berhadiah Dalam Prespekif Maslah Madharat Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag (Kepala

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI AGAMA RI PADA ANNUAL CONFERENCE ON ISLAMIC STUDIES VIII TANGGAL 3 NOVEMBER 2008 DI PALEMBANG

SAMBUTAN MENTERI AGAMA RI PADA ANNUAL CONFERENCE ON ISLAMIC STUDIES VIII TANGGAL 3 NOVEMBER 2008 DI PALEMBANG SAMBUTAN MENTERI AGAMA RI PADA ANNUAL CONFERENCE ON ISLAMIC STUDIES VIII TANGGAL 3 NOVEMBER 2008 DI PALEMBANG Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Yth. Gubernur Sumatera Selatan; Yth. Ketua DPRD

Lebih terperinci

TEOLOGI SOSIAL : Telaah Pemikiran Hassan Hanafi

TEOLOGI SOSIAL : Telaah Pemikiran Hassan Hanafi TEOLOGI SOSIAL : Telaah Pemikiran Hassan Hanafi i ii TEOLOGI SOSIAL: Telaah Pemikiran Hassan Hanafi TEOLOGI SOSIAL : Telaah Pemikiran Hassan Hanafi iii iv TEOLOGI SOSIAL: Telaah Pemikiran Hassan Hanafi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. harus berhadapan langsung dengan zaman modern. dilepas dari kehidupan manusia. Islam juga mewajibkan kepada manusia

BAB I PENDAHULUAN. harus berhadapan langsung dengan zaman modern. dilepas dari kehidupan manusia. Islam juga mewajibkan kepada manusia BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia tidak diragukan lagi peranannya dan kiprahnya dalam membangun kemajuan bangsa Indonesia. Perkembangan

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pd Peresmian Asrama Mahasiswa Indonesia "SBY" di Jakarta, tgl. 3 Okt 2014 Jumat, 03 Oktober 2014

Sambutan Presiden RI pd Peresmian Asrama Mahasiswa Indonesia SBY di Jakarta, tgl. 3 Okt 2014 Jumat, 03 Oktober 2014 Sambutan Presiden RI pd Peresmian Asrama Mahasiswa Indonesia "SBY" di Jakarta, tgl. 3 Okt 2014 Jumat, 03 Oktober 2014 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA PERESMIAN ASRAMA MAHASISWA INDONESIA

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG BUPATI SEMARANG PADA ACARA HAFLAH AKHIRUSSANAH TPQ-MIFTAKHUL JANNAH ANGKATAN KE IV TAHUN 2016

BUPATI SEMARANG BUPATI SEMARANG PADA ACARA HAFLAH AKHIRUSSANAH TPQ-MIFTAKHUL JANNAH ANGKATAN KE IV TAHUN 2016 1 BUPATI SEMARANG BUPATI SEMARANG PADA ACARA HAFLAH AKHIRUSSANAH TPQ-MIFTAKHUL JANNAH ANGKATAN KE IV TAHUN 2016 TANGGAL 6 MEI 2016 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG 2 Assalamu alaikum Wr. Wb.

Lebih terperinci

Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda maka akan ku guncang dunia -Ir.

Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda maka akan ku guncang dunia -Ir. MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA PADA UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-87 TAHUN 2015 Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam Sejahtera,

Lebih terperinci

Kaum Muslim telah dilarang untuk merayakan hari raya orang-orang kafir atau musyrik.

Kaum Muslim telah dilarang untuk merayakan hari raya orang-orang kafir atau musyrik. Kaum Muslim telah dilarang untuk merayakan hari raya orang-orang kafir atau musyrik. Kaum Muslim hanya memiliki dua hari raya, tidak ada yang lain. Ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadits riyawat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sebagainya. Keadaan tersebut mengakibatkan adanya kontak bahasa sehingga. pengaruh bahasa lain masuk ke dalam bahasa Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN. sebagainya. Keadaan tersebut mengakibatkan adanya kontak bahasa sehingga. pengaruh bahasa lain masuk ke dalam bahasa Indonesia. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bahasa Indonesia adalah bahasa yang sangat terbuka. Bahasa ini mampu menerima unsur-unsur asing maupun daerah sehingga semakin memperkaya kosakata yang dimiliki

Lebih terperinci

Bupati Garut SAMBUTAN BUPATI GARUT PADA PELAKSANAAN PENILAIAN LOMBA DESA TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015 DESA SUKALAKSANA, KECAMATAN SAMARANG

Bupati Garut SAMBUTAN BUPATI GARUT PADA PELAKSANAAN PENILAIAN LOMBA DESA TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015 DESA SUKALAKSANA, KECAMATAN SAMARANG Bupati Garut SAMBUTAN BUPATI GARUT PADA PELAKSANAAN PENILAIAN LOMBA DESA TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015 DESA SUKALAKSANA, KECAMATAN SAMARANG SENIN, 1 JUNI 2015 2 BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM, ASSALAMU

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Isra Miraj Nasional, Jakarta, 7 Juni 2013 Jumat, 07 Juni 2013

Sambutan Presiden RI pada Peringatan Isra Miraj Nasional, Jakarta, 7 Juni 2013 Jumat, 07 Juni 2013 Sambutan Presiden RI pada Peringatan Isra Miraj Nasional, Jakarta, 7 Juni 2013 Jumat, 07 Juni 2013 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA PERINGATAN ISRA MI'RAJ NASIONAL DI ISTANA NEGARA, JAKARTA, TANGGAL

Lebih terperinci

AR-40Z0 TUGAS AKHIR PERANCANGAN MASJID AGUNG PADANG BAB I PENDAHULUAN

AR-40Z0 TUGAS AKHIR PERANCANGAN MASJID AGUNG PADANG BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Masyarakat Minangkabau yang sebagian besar adalah penduduk wilayah provinsi Sumatera Barat dalam menjalankan kehidupan sosial budayanya tetap berpegang teguh pada adagium

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Istilah fanatisme cenderung dipandang oleh masyarakat Indonesia sebagai suatu

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Istilah fanatisme cenderung dipandang oleh masyarakat Indonesia sebagai suatu BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Istilah fanatisme cenderung dipandang oleh masyarakat Indonesia sebagai suatu bentuk sikap negatif karena sering menjadi penyebab perpecahan antarkelompok. Tidak

Lebih terperinci

Assalamu alaikum Wr, Wb.

Assalamu alaikum Wr, Wb. 1 Assalamu alaikum Wr, Wb. Yang saya hormati, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Yang saya hormati Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar Yang saya hormati, saudara-saudara Hakim Tinggi Pengadilan

Lebih terperinci