Profil Perusahaan Company Profile

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Profil Perusahaan Company Profile"

Transkripsi

1

2

3 1

4 02 Profil Perusahaan Company Profile PT KABELINDO MURNI Tbk. Wire and Cable manufacture Visi Vision 02 Menjadikan KABELINDO sebagai mitra strategis di bidang ketenagalistrikan dan telekomunikasi di Indonesia. Misi 1. Memproduksi kabel yang berkualitas, untuk menunjang pengembangan ketenagalistrikan dan telekomunikasi, agar mencapai kepuasan pelanggan yang optimal. 2. Sumber daya manusia yang memiliki integritas dan kompetensi, menjadi kunci utama untuk beroperasi secara efisien dan produktif. 3. Menghasilkan laba bersih dan menjaga agar arus kas positif. To make KABELINDO a strategic business partner in power and telecommunication in Indonesia. Mission 1. To produce high quality cables in enhancing power and telecommunication development to achieve maximum customer satisfaction. 2. To develop human resources who have integrity and competencies as the key success factor to operate efficiently and productively. 3. To achieve net profit and maintain positive cash flow. PT Kabelindo Murni Tbk. bergerak dalam bidang industri pembuatan kabel, terutama kabel listrik dan kabel telekomunikasi. Sejarah Perseroan diawali dengan berdirinya PT Kabel Indonesia (Kabelindo) pada tahun 1972, sebuah perusahaan PMA yang juga merupakan salah satu produsen kabel pertama di Indonesia. PT Kabelindo Murni Tbk. is a Company that produces electrical wires, telecommunication cables, and cable related accessories. The Company s history was marked by the founding of PT Kabel Indonesia (Kabelindo) in 1972, a foreign invested Company at the time and one of the first cable manufactures in Indonesia. 03 Profil Perusahaan Company Profile Nilai-nilai Dasar Values UMUM GENERAL Pada tahun 1979, kepemilikan perusahaan berubah status menjadi Perusahaan PMDN serta berubah namanya dengan Akta No. 71 tanggal 11 Oktober Perseroan menjadi perusahaan publik dan tercatat pada Bursa Efek Perseroan diterbitkan oleh Notaris Leolin Jayayanti, SH No. 17 tanggal 24 Mei In 1979, the Company s ownership was transferred to Indonesians and the name of the Company was changed to PT Kabelindo Murni. The Deed of Establishment was issued by Notary Frederik Alexander Tumbuan under no. 71 dated 11 October This Company became a Public Company listed in Indonesia Stock Exchange since The last amendment of the Company deed was issued by Notary Leolin Jayayanti, SH under No. 17 dated May 24, Saat ini Kabelindo adalah merek kabel yang diakui keunggulannya dan juga merupakan produsen kabel terkemuka di Indonesia karena mutu dan pelayanan yang prima. At present, Kabelindo is one of the most respected cable brands and one of the leading cable manufacturers in Indonesia, with reputable quality and service. Annual Report Report

5 LOKASI kami menempati areal seluas 8,3 hektar yang dilengkapi dengan fasilitas pembangkit listrik mandiri, laboratorium kendali mutu, bengkel kerja, kantor, kantin, ruang band, taman, masjid serta fasilitas-fasilitas olah raga seperti lapangan futsal, lapangan voli, dan meja pingpong. PRODUK Perseroan telah memproduksi berbagai jenis kabel yang secara umum dikelompokkan menjadi kabel listrik dan kabel telekomunikasi. Jaminan kualitas atas produk yang dihasilkan adalah hal utama yang selalu ditekankan oleh Perseroan. Untuk itu, peralatan laboratorium untuk memastikan mutu produk yang baik dengan tenaga kerja yang andal selalu menjadi perhatian Perseroan. LOCATION Located at Jalan Rawagirang No. 2, Pulogadung Industrial Estate, East Jakarta The office and factories are spread out over 8.3 hectares consisting of an electric power plant, quality control laboratory, workshop, office, canteen, band room, park, mosque and sport facilities such as futsal field, volley ball court, and table tennis arena. PRODUCTS The Company produces various types of cables, generally classified as electricity and telecommunication cables. The quality assurance of the products is the main issue that the Company emphasized. Therefore, laboratory equipments for ensure to produce the high quality products with high skilled human resources will always be the Company s main attention. Kabel listrik yang diproduksi Perseroan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN), mutu produk Perseroan selalu Litbang (dahulu LMK-PLN). Standar Internasional yang sudah dipenuhi, antara lain : International Electrotechnical Commision (IEC), Australian Standard (AS), British Standard (BS), Japanese Industrial Standard (JIS) dan Insulated Cable Engineers Association / National Electrical Manufacturers Association (ICEA/ Untuk menunjang komitmen Perseroan terhadap mutu, maka Perseroan juga telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2008 sejak tahun Saat ini Perseroan sedang dalam proses implementasi sistem manajemen terpadu untuk perolehan sertifikasi ISO dan OHSAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) The electrical cables which are produced by the Company has passed with the Indonesian National Standard (SNI) and the National Power Company Standard (SPLN), quality of Company s products is periodically observed by the research and development unit of the PT PLN (Persero) Litbang (previously named LMK-PLN). The Company completes several International standards such as: the International Electrotechnical Commision (IEC), the Australian Standard (AS), the British Standard (BS), the Japanese Industrial Standard (JIS) and the Insulated Cable Engineers Association/National Electrical Manufacturers Association (ICEA/NEMA) and Risti Telkom. To support the Company s commitment to quality, the Company has the ISO 9001:2008 certificate since At present, the Company is in the process of implementation for an integrated management system to obtain ISO and OHSAS certifications. HUMAN RESOURCES (HR) 04 Profil Perusahaan Company Profile Pengembangan kompetensi dan produktivitas SDM merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam proses memperbaiki perilaku dan motivasi kerja agar selalu bergerak kearah yang lebih baik (lebih disiplin, lebih tekun, lebih gigih, dan lebih cemerlang). Sebagai perusahaan berkelanjutan, dan selalu dikaitkan dengan proses dilaksanakan oleh internal maupun eksternal Perseroan. Beberapa pelatihan yang terus diterapkan selama tahun 2011 diantaranya adalah : The development of human resources competences and productivity is one of the most important element in improving behaviors and motivations (in terms of diligence, determination, persistence, and brilliance). PT Kabelindo Murni Tbk. is developing a systematic, and continuous career development for employees through internal as well as external training. Some trainings which are conducted by the year of 2011 are : 05 Profil Perusahaan Company Profile 1. Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berguna untuk meningkatkan kepedulian dan pengetahuan tenaga kerja mengenai K3 sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. 1. Occupational Safety and Health (OSH) aimed at improving employees understanding about OSH so as to improve the Company s productivity. menjadi kunci pencegahan terjadinya kecelakaan juga diterapkan dengan mendorong adanya ketertiban dan disiplin kerja untuk mencapai keadaan lapangan kerja (lingkungan) tetap sehat, tertata dengan baik, teratur dan bersih. 2. 5R Program (Concise, Tidy, Clean, Maintained, Diligent), which is the key to prevent accidence, is also applied so as to create a healthy, properly managed, and clean work environment. Dalam hal meningkatkan kualitas sarana pelatihan itu, guna meningkatkan komunikasi internal antar Departemen, Perseroan juga senantiasa memperbaharui sistem informasi di dalam Perusahaan. In order to improve the quality of training facilities for employees, the Company has been renewing and adding the employee training rooms. Moreover, in order to improve internal communication among Departments, Company also keeps renewing the information system inside the Company.

6 Perseroan juga membangun terciptanya hubungan yang melalui pertemuan-pertemuan dan dialog yang rutin The Company has also established a good relationship between management of the Company and employees represented by PUK F SP LEM - SPSI PT Kabelindo Murni Tbk. through meetings and regular dialogue. The total of the Company employees were increased from 255 in 2010 to 333 in PEMEGANG SAHAM Susunan Pemegang Saham Perseroan sesuai dengan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 31 Desember 2011 yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan adalah SHAREHOLDERS The Company s shareholders, in accordance to shareholders list, issued by the Share Registrar as of December 31, 2011 are as follows: Profil Perusahaan Company Profile Profil Perusahaan Company Profile LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL STOCK MARKET SUPPORTER INSTITUTE Share Registrar Jl. Jend. Sudirman Kav Senayan Jakarta Selatan Akuntan Publik / Public Accountant : Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang (KAP DBS&D) Jl. Raya Kalimalang Blok E No. 4F 3. Notaris / Notary : Notaris Leolin Jayayanti, SH Jl. Pulo Raya VI No. 1, Kebayoran Baru Jakarta 12170

7 Tinjauan Kinerja Saham Stock Performance Review 09 Pergerakan harga saham Perseroan pada tahun 2011 bergerak pada rentang Rp 100 / saham sampai Rp 130 / Volume perdagangan saham selama tahun 2011 mencapai 35,807,500 lembar saham. The Company s share price in 2011 moved within the range of Rp 100 / share to Rp 130 / share. The highest price was reached in 3rd quarter in 2011, the lowest was in 2nd quarter Trading volume in 2011 is shares Profil Perusahaan Company Profile ENTITAS ANAK bergerak dalam bidang usaha perhotelan, dengan di Nangroe Aceh Darusalam (NAD). Berdasarkan Akta Msi tanggal 23 Maret 2009, modal dasar Entitas Anak ditingkatkan dari Rp 20 milyar menjadi Rp 120 milyar serta modal ditempatkan dan disetor ditingkatkan dari Rp 20 milyar menjadi Rp 30 milyar, dimana kepemilikan beroperasi sejak bulan April 2008 dan laporan keuangan laporan keuangan konsolidasi Perseroan per 31 Desember COMPANY SUBSIDIARY The Company established PT Hotelindo Murni, which involved in the hospitality business, with its head office address at Jl. Rawagirang No. 2 Pulogadung Industrial Estate, East Jakarta. The hotel named The Pade Hotel, located in Nangroe Aceh Darusalam (NAD) based on Notarial Deed No. 134 by Notary Dr. Irawan Soerodjo, SH, Msi dated March 23, 2009, the shares capital on company subsidiary was increased from Rp 20 billion to Rp 120 billion and also its subscribed and paid up capital in increase from Rp 20 billion up to Rp 30 billion, where the Company shareholder listed in the amount of 98.3%. PT Hotelindo Murni has been operating since April 2008 and its financial report has been recorded and reported in the Company s consolidated financial report as of December 31, Tinjauan Kinerja Saham Stock Performance Review

8 Dalam Ketenangan In Peacefulness 10

9 Ditengah Keramaian Among The Crowd 13

10 14 Laporan Dewan Komisaris Report From The Board Of Commissioners 14 Laporan Dewan Komisaris Report From The Board Of Commissioners Dewan Komisaris menghargai kerja keras dan usaha yang telah dilakukan oleh jajaran Direksi beserta manajemen dan seluruh karyawan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan Perseroan serta menjaga konsistensi pengelolaan Perseroan dengan komitmen untuk penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik. The Board of Commissioners appreciates the hard work and effort has been made by the Board of Directors and its managements and its employees in an effort to improve the Company s growth and to maintain the consistency of Company s management with the commitment to implement the Good Corporate Governance. Para Pemegang Saham yang terhormat, melalui tahun 2011 dengan baik. jajaran manajemen telah menjalankan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan dengan baik. Secara rinci gambaran tentang kinerja Perseroan tersaji dalam Laporan Keuangan Konsolidasi Perusahaan dan Entitas Anak tahun buku 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang sesuai dengan Laporan Auditor Independen No. R.2.3/017/03/12 tanggal 27 Maret 2012 dengan Perseroan telah berupaya meningkatkan kinerjanya dan berhasil menaikkan penjualan secara cukup signifikan sebesar 59,38% dari Rp 542,6 milyar di tahun 2010 menjadi Rp 864,8 milyar ditahun Peningkatan penjualan tersebut juga diikuti dengan peningkatan laba komprehensif tahun berjalan Perseroan sebesar 389,06% yaitu dari Rp 3,9 milyar di tahun 2010 menjadi Rp 19 milyar di tahun Hasil peningkatan yang menggembirakan ini diharapkan dapat terus berlanjut dimasa yang akan datang. Dear Shareholders, Thanks to God Almighty with His blessing PT Kabelindo Murni Tbk. completed 2011 with gratifiying results. The Board of Commissioners has opinion that the Board of Directors and its managements have properly performed the Company s Work Plan and Budget. The detailed description of the Company s performance presented in the Consolidated Financial Statements and Its Subsidiaries for the fiscal year 2011, audited by Public Accountant Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang as stated in the Independent Auditor s Report No.R.2.3/017/03/12, dated March 27, 2012, issued with an Unqualified Opinion. The Company has attempted to improve its performance and succeeded to increasing sales significantly 59,38% from Rp 542,6 billion in 2010 to Rp 864,8 billion in The increasing in sales was followed by an increasing of the current year comprehensive profit by %, from Rp 3,9 billion in 2010 to Rp 19 billion in the The results are encouraging improvement is expected to continue in the future. rapat tersebut dibahas hal-hal penting yang berkaitan dengan kinerja Perseroan dan penerapan manajemen resiko dan Good Corporate Governance dalam operasional memperoleh peluang usaha yang lebih besar, mengingat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia yang terus meningkat dan berkesinambungan sehingga diharapkan kebutuhan akan kabel akan meningkat juga. telah menunjukkan dedikasi dan kontribusinya dalam penghargaan juga kami sampaikan kepada para pemegang saham, pelanggan, mitra kerja, kreditor dan pihak-pihak lainnya yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Perseroan. Kiranya hubungan yang telah terjalin dengan baik ini dapat berkesinambungan di masa yang akan datang. semua. The Board of Commissioners has conducted six times regular meetings in a year with the Board of Directors, where the meeting discussed important matters relating to the Company s performance and implementation of risk management and Good Corporate Governance in the Company s operations. The Board of Commissioners also gave positive feedback to the Board of Directors in order to obtain a greater business opportunities, since the economic growth and development in Indonesia is steadily increasing and continuous so that the expected demand for the cable will increase as well. Finally, the Board of Commissioners would like to thank and appreciate the Board of Directors, its managements and all of its employees for their dedication and contribution in improving the Company s performance. We also like to thank and appreciate shareholders, customers, partners, creditors and other parties for their trusts and supports for the Company. We hope this good relationship could be maintained in the future. May the Almighty God bless all of us and all the business that we run. Jakarta, April 2012 SOEPONO Presiden Komisaris President Commissioner 15 Laporan Dewan Komisaris Report From The Board Of Commissioners

11 16 Profil Dewan Komisaris The Board Of Commissioners Profile Presiden Komisaris Soepono President Commissioner Soepono Menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak 2011; sebelumnya sebagai Komisaris Perseroan untuk periode tahun Pada tahun 2001 sampai dengan yang saat ini khusus bergerak di bidang kelistrikan. President Commissioner of the Company since 2011: previously as Commissioner for the period In 2001 to 2010 served as a Director of PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. Commissioners of PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. for the period 1998 to He is a founder of PT Sinar Baru Electric in 1973, with the main line of business is in the electricity. Komisaris Independen D.N. Adnyana Independent Commissioner D.N. Adnyana 16 Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak gelar Doktor Metalurgi pada tahun 1981 dari Khatolieke Universiten Leuvenm Belgia. Independent Commissioner since Graduated from Mechanical Engineering Departement of the Bandung Institute of Technology (ITB) in 1975 and earned a Doctorate in Methalurgical from the Khatolieke Universiten Leuvenm, Belgium, in Profil Dewan Komisaris The Board Of Commissioners Profile Soepono Presiden Komisaris President Commissioner 2. D.N. Adnyana Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris - Verdy Kohar Menjabat sebagai Komisaris Perseroan pada tahun 2011, sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Perseroan Akuntasi. Beliau memulai karirnya dari Kantor Akuntan Drs. Utama & Co ( ) sebelum bergabung dengan sebagai Manajer Akunting. Pada tahun mengundurkan diri dari Perseroan berdasarkan suratnya tertanggal 20 Juli Commissioner - Verdy Kohar As a Commissioners in 2011, previously as a Director of the Company since Graduated from Trisakti University major Accounting. His career commenced at Public Accountant Drs. Utomo & Co ( ), prior joining PT SUCACO Tbk. ( ) where his last potition was Accounting Manager. He had served as Commissioners of PT Hotelindo Murni from He was resigned from Company according to his resignation letter dated July 20, Profil Dewan Komisaris The Board Of Commissioners Profile 3. Verdy Kohar Komisaris Commissioner Annual Report Report

12 18 Laporan Dewan Direksi Report From The Board Of Directors Rasio Return On Asset (ROA) Perseroan mengalami peningkatan dari 0,96% di tahun 2010 menjadi 2,96% ditahun 2011 dan rasio Return On Equity (ROE) Perseroan mengalami peningkatan dari 1,71% di tahun 2010 menjadi 7,78% di tahun The Company s Return On Asset Ratio (ROA) increased from 0.96% in 2010 to 2.96% in 2011 and Return On Equity Ratio (ROE) has also increased from 1.71% in 2010 to 7.78% in Para Pemegang Saham yang terhormat, Laporan Dewan Direksi Report From The Board Of Directors Perkembangan kondisi ekonomi di Indonesia yang baik ini juga dirasakan pada industri perkabelan dimana permintaan kabel pada Hal ini terutama dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri yang masih besar terutama dengan adanya mega proyek pembangunan power plant, proyek minyak & gas dan proyek properti. The significant Indonesia economic development in 2011 was also reflected with higher demand for cables in 2011 which grew significantly high compared to the year This was mainly to meet domestic demand mega projects of power plant construction, oil & gas projects and property projects. perkembangan ekonomi di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Ditengah isu krisis ekonomi global sepanjang tahun 2011, kondisi perekonomian Indonesia berhasil tumbuh dengan baik. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh 6,5% di tahun 2011 dan inflasi Indonesia tahun 2011 berada pada level 3,79%. Cadangan devisa terus tumbuh menembus diatas 100 milyar Dollar AS, dimana hal tersebut ditunjang oleh hasil rating Fitch Rating yang menyatakan Indonesia pada Desember 2011 Pada tahun 2011, Perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 864,8 milyar mengalami peningkatan sebesar Rp 322,1 milyar atau 59,38% jika dibandingkan penjualan tahun 2010 sebesar Rp 542,6 milyar. Laba sebelum pajak Perseroan tahun 2011 adalah sebesar Rp 25,5 milyar mengalami peningkatan sebesar Rp 19,6 milyar atau 336,77% dari Rp 5,8 milyar pada tahun 2010 dan laba komprehensif tahun berjalan Perseroan tahun 2011 adalah sebesar Rp 19 milyar mengalami peningkatan sebesar Rp 15,1 milyar atau 389,06% dari Rp 3,9 milyar di tahun Dear Shareholders, After experiencing a global economic crisis in 2008 and 2009, economic growth in Indonesia shows a significant development. Despite global economic crisis in 2011, Indonesia managed to maintain a good economic condition. Based on the Central Bureau of Statistics (CBS) data, and the Indonesian economy grew by 6.5% in 2011 and inflation rate was at 3.79%. Indonesian foreign exchange reserves grew and reached above 100 billion US Dollar, in which it was supported by rating result by Fitch Rating which declared that Indonesia was in Investment Grade category in December In 2011, the Company successfully posted a sale valued at Rp 864,8 billion, increasing Rp 322,1 billion or 59,38% compared to the sales in 2010 at Rp 542,6 billion. Profit before tax of the Company in 2011 was Rp 25,5 billion increasing Rp 19,6 billion or 336,77% from Rp 5,8 billion in 2010 and the current year comprehensive profit for the year 2011 was Rp 19 billion, which was increased Rp 15,1 billion or 389,06% compared with Rp 3,9 billion in Memasuki tahun 2012, dunia masih dibayangi oleh belum pulihnya krisis keuangan di Amerika Serikat dan memburuknya keuangan Negara-negara di zona Euro. Kondisi ini mengancam terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia di tahun Namun demikian, mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan konsumsi dalam negeri, maka Pemerintah Indonesia masih memproyeksikan adanya pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5% pada tahun Adanya peringkat Investment Grade yang ditunjang oleh potensi market dalam negeri dan sumber daya alam yang besar merupakan faktor utama pendorong peningkatan Penanaman Modal (BKPM) memproyeksikan adanya aliran investasi dari mancanegara sekitar 290 triliun sepanjang tahun 2012 (sumber: e-paper Neraca.com, 6 Februari 2012). Peningkatan investasi akan membutuhkan peningkatan infrastruktur, termasuk diantaranya peningkatan infrastruktur kelistrikan dan telekomunikasi, dimana dalam hal ini industri kabel merupakan industri utama pendukung infrastruktur kelistrikan dan telekomunikasi. Industri properti juga diyakini masih mempunyai pertumbuhan yang baik selama tahun 2012 dan hal ini tentunya merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri kabel. Oleh karenanya, manajemen Perseroan sangat yakin menjanjikan yang diharapkan akan membuat kinerja Perseroan di tahun 2012 juga menjadi lebih baik. Akhirnya, atas nama seluruh jajaran Direksi Perseroan, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi- segenap pemangku kepentingan atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan selama ini. Penghargaan yang sama juga kami berikan untuk dedikasi, kerja keras dan When entering 2012, the world is still facing a financial crisis in the United States of America and worsen financial crisis in European countries. This condition is expected to slowdown the world s economic growth in However, since the economic growth in Indonesia is strongly influenced by the growth of the domestic consumption, the Indonesian government still expects an economic growth of 6.5% in The Investment Grade rating and also supported by the huge potential domestic market and the significant natural resources are a major factor that support the improvement of direct investment in Indonesia. The Board of Capital Investment Coordinating (BKPM) has projected the direct investment valued at 290 trillion in 2012, in which the direct investment will be expected as a foreign direct investment (source: e-paper Neraca.com; Februari 6, 2012) The Increasing of investment will require infrastructure improvements, including an increase in electricity and telecommunications infrastructure, in which the cable industry is a major industry that support electrical and telecommunications infrastructure. Property industry is also believed to still have good growth during 2012 and it is certainly a very good potential market for the cable industry. Therefore, the Company s management believes that cable industry in 2012 is very promising and its performance is expected to improve in Finally, on behalf of all members of the Board of Directors, we like to thank and appreciate the Board of Commissioners, shareholders and all stakeholders for the trusts and appreciation. We also like to thank all employees and business partners for their dedication, hard work and loyality. Jakarta, April Laporan Dewan Direksi Report From The Board Of Directors Sementara itu, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan dari Rp 403,2 milyar ditahun 2010 menjadi Rp 643 milyar ditahun 2011 atau kenaikan sebesar 59,47%. Kenaikan ini terutama disebabkan karena meningkatnya persediaan Perseroan dari Rp 35,4 milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 116,7 milyar ditahun 2011, serta meningkatnya piutang usaha Perseroan dari Rp 105,8 milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 183 milyar di tahun Aset tetap Perseroan juga meningkat dari Rp 237,7 milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 283,4 milyar ditahun Meanwhile, the Company s total asset had increased from Rp billion in 2010 to Rp 643 billion in 2011 or increased by 59.47%. This was particularly due to the increasing of the Company s inventory from Rp 35.4 billion in 2010 to Rp billion in 2011, and the increasing of the account receivables of the Company from Rp billion in 2010 to Rp 183 billion in The Company s fixed asset had increased from Rp billion in 2010 to Rp billion in Surya A. Soepono Presiden Direktur President Director

13 20 Profil Dewan Direksi The Board Of Directors Profile Presiden Direktur Surya A. Soepono President Director Surya A. Soepono Menjabat sebagai Presiden Direktur mulai tahun 2010, dimana sebelumnya pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan dari tahun 2005 sampai 2007 dan dilanjutkan sebagai Komisaris Perseroan dari tahun 2007 sampai tahun Memulai karirnya sebagai Sales Sekuritas. Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katholik Atma Jaya Jakarta. President Director since Previously, as a President Director from 2005 to 2007 and a Commissioner from 2007 to He started his career as Sales Manager of PT Sibalec ( ), and then was appointed as Director of PT Sinar Baru Tetap Agung (2000 until now), Director of PT Sinar Baru Medan (2001-now), President Director of PT Hotelindo Murni (2006-now) and Commissioner of PT Erdikha Elit Sekuritas. He earned his economic degree from Catholic University of Atma Jaya, Jakarta. Direktur Tan Robert Tanto Director Tan Robert Tanto 20 Profil Dewan Direksi The Board Of Directors Profile Surya A. Soepono Presiden Direktur President Director kemudian pada tahun 1972 sampai dengan tahun 2007 Direktur. Pada tahun 2007, beliau memegang jabatan sebagai Presiden Direktur Perseroan sampai tahun Direktur Wibowo Project Engineer Supervisor. Pada tahun 2008 sampai 2010 menjabat sebagai Vice President for Special Cable and dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Perseroan. He started his career as a staff of PT Farmasi Pertiwi and from 1972 to 2007, he worked for PT Sucaco Tbk with his last position as a Director. In 2007, he was serving as the President Director of the Company until Director Wibowo Graduated from Industrial Engineering Faculty of the Bandung Institute of Technology (ITB) in He started his career in PT Sucaco Tbk. in 1988 as Project Engineer Supervisor. From 2008 to 2010, he was the Vice President for Special Cable and Enamell Wire Plant at PT Sucaco Tbk. In 2010, he was entrusted to be the Company s Director. 21 Profil Dewan Direksi The Board Of Directors Profile 2. Tan Robert Tanto Direktur Director 3. Wibowo Direktur Director Annual Report Report

14 di tengah Keramaian Menuntun sang Kecil Lead the Small 22

15 Sampai Berdiri Tegar Until Stand Firm 25

16 27 Ikhtisar Keuangan Financial Highlights Ikhtisar Keuangan Financial Highlights Ikhtisar Keuangan Financial Highlights

17 Saat Menyuarakan While Expressing 28

18 Saat Memperhatikan While Paying Attention 31

19 32 Analisa dan Pembahasan Umum Oleh Manajemen Management s Review and Analysis 2. KINERJA KEUANGAN 2. FINANCIAL PERFORMANCE a. Jumlah Aset Jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan dari Rp 403,2 milyar ditahun 2010 menjadi Rp 643 milyar ditahun 2011 atau mengalami kenaikan sebesar 59,47%. Kenaikan ini terutama disebabkan karena meningkatnya persediaan Perseroan dari Rp 35,4 milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 116,7 milyar ditahun 2011, serta meningkatnya piutang usaha Perseroan dari Rp 105,8 milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 183 milyar di tahun Aset tidak lancar Perseroan juga meningkat dari Rp 237,7 milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 283,4 milyar ditahun a. Asset The Company asset has an increasing from Rp 403,2 billion in 2010 to Rp 643 billion in 2011 or an increasing of 59,47%. This was caused by the increasing of the Company s inventories from Rp 35,4 billion in 2010 to Rp 116,7 billion in 2011 and the increasing of the Company s account receivables from Rp 105,8 billion in 2010 to Rp 183 billion in The non current asset also increased from Rp 237,7 billion in 2010 to Rp 283,4 billion in Analisa dan Pembahasan Umum Oleh Manajemen Management s Review and Analysis 1. TINJAUAN OPERASI perkembangan ekonomi di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Ditengah isu krisis ekonomi global sepanjang tahun 2011, Kondisi perekonomian Indonesia berhasil tumbuh dengan baik. Berdasarkan Biro Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi tumbuh 6,5% di tahun 2011 dan Inflasi Indonesia Januari - Desember 2011 berada pada level 3,79%. Cadangan devisa terus tumbuh menembus diatas 100 milyar Dollar AS. Selain itu lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings meningkatkan peringkat investasi Indonesia pada Desember 2011 dari BB+ menjadi BBB- yang artinya Indonesia termasuk kategori investment grade. Perkembangan kondisi ekonomi di Indonesia yang baik ini juga dirasakan pada industri perkabelan dimana permintaan kabel pada tahun 2011 cukup tinggi dan signifikan dibandingkan tahun Hal ini terutama dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri yang masih besar terutama dengan adanya mega proyek dan properti. Pada tahun 2011 Perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 864,8 milyar mengalami peningkatan sebesar Rp 322,1 milyar atau 59,38% jika dibandingkan penjualan tahun 2010 sebesar Rp 542,6 milyar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena adanya peningkatan penjualan kabel listrik sebesar Rp 305 milyar atau 60,16% yaitu dari Rp 507 milyar ditahun 2010 menjadi Rp 812 milyar ditahun OPERATIONAL REVIEW After undergoing a global economic crisis in 2008 and 2009, Indonesia economic development showed a significant growth. Despite global economic crisis in 2011, Indonesia managed to maintain a good economic growth. Based on the Central Bureau of Statistics (BPS), Indonesian economic growth grew by 6.5% in 2011 and its inflation rate from January to December 2011 was 3.79%. The foreign exchange reserves continue to grew and reached above 100 billion US Dollar. In addition, an international rating agency, Fitch Ratings increased Indonesia investment rating in December 2011 from BB+ to BBB-, which means Indonesia is categorized into investment grade. This significant economic development in Indonesia was also reflected from higher demand for cables in 2011 compared to that of It was particularly due to higher domestic needs, such as from mega project of power plants, oil and gas, and property. In 2011 the Company had net sales of Rp 864, 8 billion, an increasing of Rp 322,1 billion or 59,38% compared to sales in 2010 which was amounting to Rp 542,6 billion. This was primarily due to an increasing in sales of electrical cable of Rp 305 billion or 60,16%, from Rp 507 billion in 2010 to Rp 812 billion in the year b. Jumlah Liabilitas Jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan dari Rp 175,6 milyar ditahun 2010 menjadi Rp 398,6 milyar ditahun 2011 atau meningkat sebesar 127%. Kenaikan ini terutama disebabkan karena meningkatnya hutang usaha Perseroan dari Rp 115,6 milyar ditahun 2010 menjadi Rp 305,3 milyar ditahun Kenaikan hutang usaha ini berkaitan dengan meningkatnya pembelian bahan baku kabel untuk menunjang permintaan pelanggan yang semakin meningkat. c. Penjualan Pada tahun 2011, Penjualan Perseroan adalah sebesar Rp 864,8 milyar, mengalami peningkatan sebesar Rp 322,1 milyar atau 59,38% jika dibandingkan penjualan tahun 2010 yang sebesar Rp 542,6 milyar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena adanya peningkatan penjualan kabel listrik sebesar Rp 305 milyar atau 60,16% yaitu dari Rp 507 milyar ditahun 2010 menjadi Rp 812 milyar ditahun d. Beban Usaha Beban usaha Perseroan pada tahun 2011 adalah sebesar Rp 45 milyar, mengalami kenaikan sebesar Rp 19,3 milyar atau 75% dari Rp 25,7 milyar ditahun Kenaikan ini terutama disebabkan karena meningkatnya biaya penjualan dan pemasaran, rugi kurs dan beban keuangan. e. Laba Komprehensif Tahun Berjalan Laba komprehensif tahun berjalan Perseroan pada tahun 2011 adalah sebesar Rp 19 milyar, mengalami kenaikan sebesar Rp 15,1 milyar atau 389,06% dari Rp 3,9 milyar ditahun Kenaikan ini terutama disebabkan karena meningkatnya penjualan yang cukup signifikan. b. Liabilities The Company s liabilities has an increasing from Rp 175,6 billion in 2010 to Rp 398,6 billion in 2011 or an increasing of 127%. It was caused by the increasing of the Company s account payable from Rp 115,6 billion in 2010 to Rp 305,3 billion in The increasing of trade payable is related to the increasing of the purchasing of cable raw materials to support growing customer demands. c. Sales In 2011, the Company s sales was recorded at Rp 864,8 billion, or had increasing of Rp 322,1 billion or 59,38% compared to Rp 542,6 billion which was recorded in This is particularly due to the increasing of sales of electricity cables totaling Rp 305 billion or 60.16% from Rp 507 billion in 2010 to Rp 812 billion in d. Operating expenses The Company s operating expenses in 2011 was Rp 45 billion, or has increasing by Rp 19,3 billion or 75% compared with Rp 25,7 billion in This was due to of the increasing of selling in marketing expenses, forex exchange losses and financial expenses. e. Current Year Comprehensive Profit Current year comperehensive profit in 2011 was Rp 19 billion, which was increased by Rp 15,1 billion or 389,06% from Rp 3,9 billion in This was caused by the increasing of sales significantly. 33 Analisa dan Pembahasan Umum Oleh Manajemen Management s Review and Analysis

20 3. PEMBAYARAN HUTANG DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG Rata-rata pembayaran hutang usaha Perseroan di tahun 2011 adalah 97 hari dan 70 hari untuk tahun Sedangkan rata-rata Kolektibilitas piutang adalah 61 hari di tahun 2011 dan 54 hari untuk tahun TRADE PAYABLE PAYMENT AND TRADE RECEIVABLES COLLECTION The average Trade Payable of the Company were 97 days in 2011 and 70 days in 2010, meanwhile the average outstanding collectible of trade account receivables were 61 days in 2011 and 54 days in ASPEK PEMASARAN Perseroan akan terus meningkatkan pangsa pasarnya melalui perluasan cakupan dan variasi jenis produk, memperkuat jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk dari harga jual, meningkatkan kualitas produk kabel dan ketersediaan stok kabel. 6. MARKETING ASPECTS The Company will continue to improve its market segment by expanding its coverage and types of products, improving its market network, product competitiveness and selling price, quality of cable products and availability of stocks. 4. INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTANSI tanggal laporan akuntansi. 4. INFORMATION AND MATERIAL FACTS THAT TOOK PLACE AFTER THE DATE OF AUDIT REPORT There was no material informations and facts were taking place after the audit report date. 7. KEBIJAKAN DIVIDEN Pembayaran atau pembagian dividen ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan. Pada tahun 2011, RUPS Perseroan telah menetapkan pembagian dividen sebesar Rp 2,- / saham atas keuntungan Perseroan pada tahun buku DIVIDEND POLICY Dividend payment shall be determined in an annual General Meeting of Shareholders (GMS). In 2011, the Company s GMS has decided to pay dividend for amount of Rp 2,- / share from the profit which was gained by the Company in PROSPEK USAHA 5. BUSINESS PROSPECT 34 Analisa dan Pembahasan Umum Oleh Manajemen Management s Review and Analysis Dengan pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir sekitar 6% - 7%, sementara produksi listrik hanya tumbuh sekitar 6,28% per tahun. Pembangunan pembangkit baru pun diperlukan untuk menambah kapasitas listrik, agar dapat mengatasi terjadinya krisis pasokan listrik, yang dalam jangka panjang akan dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Permintaan ini diperkirakan akan meningkatkan konsumsi atas kabel listrik. Rasio elektrifikasi nasional pada 2012 diperkirakan meningkat hingga 75% yang sebelumnya hanya sekitar 60% dari total masyarakat yang telah menikmati aliran listrik. Pada tahun 2012, PLN akan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 69,1 triliun antara lain untuk: Rp 27,3 triliun untuk pembangkit, Rp 19,5 triliun untuk transmisi, Rp 12,6 triliun untuk distribusi dan Rp 9,7 triliun untuk pendukung bisnis. Hal ini dapat meningkatkan Kebutuhan kabel dalam negeri, sehingga merupakan pangsa pasar yang sangat potensial bagi Perseroan. Apalagi kebutuhan listrik nasional 10 tahun kedepan diperkirakan akan terus meningkat rata-rata sebesar 9,2% per tahun. sehingga harus diimbangi dengan investasi baru. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah sudah merencanakan pembangunan pembangkit listrik sebesar Indonesia bagian barat dan timur. With a 6% - 7% economic growth in the past few years, and only 6,28% increase in electricity production per year, it is necessary to establish new power plants to increase power capacity to resolve power supply crisis, to avoid the contraction of Indonesia economic in the future in which this will be the potential demand of cable consumption. It is expected to increase the demand for electricity cables. The number of population who enjoy electricity in the country is expected to increase up to 75% in 2012 from originally 60% in In 2012, the State Electricity Company (PLN) will allocate Rp 69,1 trillion capital for among others of power plants; Rp 27,3 trillion, Rp 19,5 trillion for transmission, Rp 12,6 trillion for distribution and Rp 9,7 trillion for business supports. It may increase domestic needs for cables, that it is a very potential market segment for the Company. The domestic need for power in the next ten years is expected to increase by average 9,2% per annum, and therefore, new investment is required. To anticipate it, the Government has planned the establishment of a power plant with a capacity of 55,000 MW to increase power supply for Java Bali Islands, and western and eastern parts of Indonesia. 35 Analisa dan Pembahasan Umum Oleh Manajemen Management s Review and Analysis Pemintaan kabel dalam negeri terus mengalami peningkatan, dimana saat ini Pemerintah sedang melaksanakan proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pembangkit MW tahap I dan II. Proyek tahap I diharapkan bisa diselesaikan pada akhir tahun 2011, sedangkan untuk tahap ke II diperkirakan selesai pada tahun 2014, yang mana dalam pelaksanaannya akan dibangun instalasi jaringan transmisi dan dilanjutkan dengan jaringan distribusi, akan membutuhkan banyak konduktor transmisi, kabel tegangan tinggi/menengah/ rendah, kabel kontrol, dsb. Domestic demand for cables is expected to continue increasing as the Government is currently implementing an Accelerated Project for the Construction of Power Plant Infrastructure with a capacity of MW of phases I and II. First phase of this project is expected to complete by end of 2011, while its second phase is expected to complete by end of During these phases, transmission network will be installed and then followed with the installation of distribution network, and they will require many transmission conductors, high/middle/low voltage cables, control cables etc. transmission conductors, high/middle/ low voltage cables, control cables etc.

Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner

Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner Saya menyampaikan apresiasi kepada Direksi atas konsistensinya terhadap penerapan strategi bisnis Perseroan, sehingga berhasil mencapai

Lebih terperinci

CONNECT BETTER TERHUBUNG DENGAN LEBIH BAIK

CONNECT BETTER TERHUBUNG DENGAN LEBIH BAIK 1 2 ANNUAL REPORT LAPORAN TAHUNAN 2014 PT BANK EKONOMI RAHARJA TBK Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and scope of responsibility Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan. Alam Sutera Realty Tbk pada 19 September 2007.

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan. Alam Sutera Realty Tbk pada 19 September 2007. BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Perusahaan PT. Alam Sutera Realty Tbk adalah anak perusahaan dari grup Argo Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan oleh Harjanto Tirtohadiguno

Lebih terperinci

PSAK 63 Pelaporan Keuangan Dalam Kondisi Hiperimplasi. Presented:

PSAK 63 Pelaporan Keuangan Dalam Kondisi Hiperimplasi. Presented: PSAK 63 Pelaporan Keuangan Dalam Kondisi Hiperimplasi IAS 29 Financial i Reporting in Hyperinflationary Economies Presented: Dwi Martani 1 Latar Belakang Laporan keuangan biaya historis dalam kondisi i

Lebih terperinci

Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS

Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS Where Do You Begin Implementing Performance Management? Implement performance management is a

Lebih terperinci

KRITERIA ANNUAL REPORT AWARD 2014*)

KRITERIA ANNUAL REPORT AWARD 2014*) ANNUAL REPORT AWARD 2014*) Kriteria penilaian ini dibagi menjadi 8 klasifikasi: 1. Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 2% 2. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi

Lebih terperinci

PT MATAHARI DEPARTMENT STORE Tbk (Dahulu/Formerly PT PACIFIC UTAMA Tbk) 31 DESEMBER 2010, 2009 DAN 2008 AS AT 31 DECEMBER 2010, 2009 AND 2008

PT MATAHARI DEPARTMENT STORE Tbk (Dahulu/Formerly PT PACIFIC UTAMA Tbk) 31 DESEMBER 2010, 2009 DAN 2008 AS AT 31 DECEMBER 2010, 2009 AND 2008 Halaman 1/ 1 Schedule ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 3 956,105 360,159 822 Cash and cash equivalents Investasi jangka pendek - - 33 Short-term investment Piutang usaha Trade

Lebih terperinci

Bentuk Permohonan Izin Prinsip/Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Application form for Principle License / Investment Expansion Principle License

Bentuk Permohonan Izin Prinsip/Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Application form for Principle License / Investment Expansion Principle License LAMPIRAN I-A PERATURAN KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN DAN TATA CARA PERIZINAN DAN NONPERIZINAN PENANAMAN MODAL REGULATION OF THE CHAIRMAN

Lebih terperinci

AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA

AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA Oleh Ir. Betrianis, MSi Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Indonesia DEPOK 2006 TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari

Lebih terperinci

P U B L I C E X P O S E PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK HOTEL MULIA JAKARTA, 25 APRIL 2014

P U B L I C E X P O S E PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK HOTEL MULIA JAKARTA, 25 APRIL 2014 P U B L I C E X P O S E PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK HOTEL MULIA JAKARTA, 25 APRIL 2014 DAFTAR ISI 1 2 Sekilas Mengenai Sido Muncul Kinerja 2013 3 Hasil RUPS 4 Kinerja Triwulan I Tahun

Lebih terperinci

TUGAS 2 ENGINEERING ECONOMY

TUGAS 2 ENGINEERING ECONOMY TUGAS 2 ENGINEERING ECONOMY TUGAS 3 A manufacturer of off-road vehicles is considering the purchase of dual-axis inclinometers for installation in a new line of tractors. The distributor of the inclinometers

Lebih terperinci

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT INDONESIA TRANSPORT & INFRASTRUCTURE TBK

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT INDONESIA TRANSPORT & INFRASTRUCTURE TBK PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT INDONESIA TRANSPORT & INFRASTRUCTURE TBK Direksi PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk ( Perseroan ), dengan ini memberitahukan

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1 Profile Binus Center Balikpapan Di era globalisasi yang ketat dengan persaingan bisnis, keberhasilan suatu perusahaan sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia

Lebih terperinci

Analisa dan Pembahasan Manajemen

Analisa dan Pembahasan Manajemen Analisa dan Pembahasan Manajemen Laporan Tahunan Annual Report PT Bank Ekonomi Raharja Tbk 212 45 Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Umum General Overview Walaupun krisis global masih melanda dunia,

Lebih terperinci

DEFINISI DAN PERKEMBANGAN ERP JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Definisi ERP Daniel O Leary : ERP system are computer based system designed to process an organization s transactions

Lebih terperinci

EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo)

EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo) EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo) OLEH : SITI MUAROFAH 3203008308 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL)

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) ABSTRAK Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) Permasalahan kredit bermasalah merupakan masalah serius yang masih menghantui

Lebih terperinci

# $ !!" ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!! " #! # % #, #,-! #! )!! %" .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$

# $ !! ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!!  #! # % #, #,-! #! )!! % .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!' /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$ !!"! #$! $%!&!'!!" # %!!!'(!!!$)!" #* $%!++ +!! % %+!'!! " "" #! # % #'!$ #, #,-! #'-!!! #! )!! %" # $.'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$!!!%.!% % "!.!% % )!')!! %!+!.!% % & &

Lebih terperinci

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCEE DAN KONDISI KEUANGAN TERHADAP LUAS PENGUNG GKAPAN SUKARELA PADAA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : STEVEN TANSIL TAN 3203009100

Lebih terperinci

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA & TAHUNAN 2011

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA & TAHUNAN 2011 RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA & TAHUNAN 2011 PT PETROSEA Tbk. Hotel Ritz Carlton Jakarta, 29 Maret 2012 Prosedur Keadaan Darurat Sesuai Standar Keamanan dan Keselamatan Pada lantai 2 ini terdapat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan berada dalam lingkungan masyarakat dimana setiap aktivitas

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan berada dalam lingkungan masyarakat dimana setiap aktivitas BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tanggung jawab sosial perusahaan memegang peranan yang penting karena perusahaan berada dalam lingkungan masyarakat dimana setiap aktivitas perusahaan tersebut

Lebih terperinci

PENERAPAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-ETAP STUDY KASUS PADA HOME INDUSTRY OTAK-OTAK BANDENG MULYA SEMARANG. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

PENERAPAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-ETAP STUDY KASUS PADA HOME INDUSTRY OTAK-OTAK BANDENG MULYA SEMARANG. Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1 PENERAPAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-ETAP STUDY KASUS PADA HOME INDUSTRY OTAK-OTAK BANDENG MULYA SEMARANG Oleh : Delviana Sagala Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi Universitas Dian Nuswantoro

Lebih terperinci

Laporan Tahunan 2013 - PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA)

Laporan Tahunan 2013 - PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) 2 Laporan Tahunan 2013 - PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) Synergy y n e g p & &P Partnership a t PT Adi Sarana Armada Tbk merupakan salah satu perusahaan layanan transportasi terbesar di Indonesia, menyediakan

Lebih terperinci

SEKILAS TENTANG PERAN LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK DALAM INDUSTRI PASAR MODAL

SEKILAS TENTANG PERAN LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK DALAM INDUSTRI PASAR MODAL SEKILAS TENTANG PERAN LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK DALAM INDUSTRI PASAR MODAL oleh : Sungkana Pendahuluan Seiring dengan semakin menigkatnya industri Pasar Modal, peran penting perusahaan Pemeringkat Efek

Lebih terperinci

GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR

GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR PT. Cipta Graha Tarumanagara GENERAL CONTRACTOR Contents 01 03 09 10 SEKILAS CGT VISI, MISI & NILAI PERUSAHAAN DAFTAR PROYEK KONTAK GENERAL CONTRACTOR Sekilas CGT

Lebih terperinci

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign BAB II URAIAN TEORI A. Penelitian Terdahulu Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign Exchange Exposure pada Bank-Bank yang Go Public di Bursa Efek Jakarta menunjukkan adanya foreign

Lebih terperinci

EEP Biogas Project. Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti

EEP Biogas Project. Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti EEP Biogas Project Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti Agenda 1. Profile of Kepulauan Meranti 2. Why We Chose Selat Panjang 3. Energy Potential in Selat Panjang 4. Profile of SaraRasa Biomass

Lebih terperinci

TEKNIK PRODUK (TK 7362)

TEKNIK PRODUK (TK 7362) TEKNIK PRODUK (TK 7362) Dr. Eng. Agus Purwanto Chemical Engineering Department Faculty of Engineering Sebelas Maret University Kisi-Kisi 1. Peranan sarjana teknik kimia dalam inovasi produk. 2. Eksplorasi

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : Fluktuasi kurs, Ekspor, Impor, Peramalan. iii. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci : Fluktuasi kurs, Ekspor, Impor, Peramalan. iii. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Beberapa tahun terakhir ini kurs tukar IDR/USD terus mengalami fluktuasi yang tidak dapat diprediksi. Akibatnya para pelaku pasar sulit untuk menentukan pada saat kapan mereka harus melakukan ekspor

Lebih terperinci

STANDAR AUDIT ( SA ) 705 MODIFIKASI TERHADAP OPINI DALAM LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

STANDAR AUDIT ( SA ) 705 MODIFIKASI TERHADAP OPINI DALAM LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA Indonesian Institute of Certified Public Accountants STANDAR AUDIT ( SA ) 705 MODIFIKASI TERHADAP OPINI DALAM LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

REPCON Kelautan. Skema Pelaporan Sukarela dan Rahasia

REPCON Kelautan. Skema Pelaporan Sukarela dan Rahasia REPCON Kelautan Skema Pelaporan Sukarela dan Rahasia REPCON Skema Pelaporan Sukarela dan Rahasia REPCON adalah skema pelaporan sukarela dan rahasia. REPCON memungkinkan siapapun yang memiliki perhatian

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR : PER 01 /MBU/2011 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR : PER 01 /MBU/2011 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA NOMOR : PER 01 /MBU/2011 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE) PADA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA, Menimbang

Lebih terperinci

PERUMUSAN PELATIHAN YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS. Mery Citra.S. Abstract

PERUMUSAN PELATIHAN YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS. Mery Citra.S. Abstract PERUMUSAN PELATIHAN YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS Mery Citra.S Abstract Training is believed as one effective tool that can increase organization productivity. However, not all training

Lebih terperinci

Menurut Hanafi dan Halim (1996), pada dasarnya analisis rasio bisa dikelompokkan kedalam lima macam kategori, yaitu:

Menurut Hanafi dan Halim (1996), pada dasarnya analisis rasio bisa dikelompokkan kedalam lima macam kategori, yaitu: Definisi Analisa Rasio Untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan, diperlukan ukuran-ukuran tertentu. Ukuran yang sering digunakan adalah rasio. Rasio diperoleh dengan membandingkan satu pos atau elemen

Lebih terperinci

PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN. Merry Marshella Sipahutar

PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN. Merry Marshella Sipahutar PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN Merry Marshella Sipahutar 1087013 Perumahan merupakan kebutuhan utama bagi manusia di dalam kehidupan untuk berlindung

Lebih terperinci

FAKTOR PENILAIAN: PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS

FAKTOR PENILAIAN: PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS II. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARISIS Tujuan Untuk menilai: kecukupan jumlah, komposisi, integritas dan kompetensi anggota Dewan

Lebih terperinci

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. dan entitas anaknya/and its subsidiaries

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. dan entitas anaknya/and its subsidiaries PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. dan entitas anaknya/and its subsidiaries Laporan keuangan konsolidasian tanggal 30 Juni 2014 dan 31 Desember 2013 serta laporan keuangan konsolidasian untuk periode-periode

Lebih terperinci

Pride and Excellence

Pride and Excellence Pride and Excellence 2013 annual report laporan tahunan Sanggahan Laporan tahunan ini berisikan pernyataan-pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan

Lebih terperinci

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE/GCG)

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE/GCG) PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE/GCG) PENDAHULUAN A. Latar Belakang : 1. Perusahaan asuransi bergerak dalam bidang usaha yang menjanjikan perlindungan kepada pihak tertanggung

Lebih terperinci

PENJELASAN TEMA. Theme Description. PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE Laporan Tahunan 2014 - Go to The Next Level

PENJELASAN TEMA. Theme Description. PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE Laporan Tahunan 2014 - Go to The Next Level PENJELASAN TEMA Theme Description ii Setelah berhasil mencapai target pertumbuhan bisnis pada tahun 2013, PT Federal International Finance (FIFGROUP) terus mengembangkan potensi baik yang telah dimiliki

Lebih terperinci

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE)

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE) PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (CODE OF CORPORATE GOVERNANCE) BAB I, PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik/Good Corporate Governance (GCG), tetap memperhatikan

Lebih terperinci

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Umum Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan), yang dalam Pedoman ini disebut BADAN, adalah badan hukum publik yang dibentuk dengan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN. Awalludiyah Ambarwati

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN. Awalludiyah Ambarwati SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN Awalludiyah Ambarwati Accounting Information Systems Fungsi Utama Mengumpulkan dan mengatur data dari sumber-sumber berikut Semua sub sistem SIA

Lebih terperinci

KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG

KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG Oleh: ADHYARANI PRISSILIA ADIWASONO NIM : 232007002 KERTAS

Lebih terperinci

Petunjuk GetRate. 1. Masuk ke situs HSBC di 2. Login ke Business Internet Banking.

Petunjuk GetRate. 1. Masuk ke situs HSBC di  2. Login ke Business Internet Banking. Petunjuk GetRate 1. Masuk ke situs HSBC di www.hsbc.co.id. 2. Login ke Business Internet Banking. 3. Masukkan data data yang diminta pada halaman Security Logon. 4. Anda akan masuk ke halaman Internet

Lebih terperinci

Rahmat dari alam. PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Laporan Tahunan 2013. Annual Report

Rahmat dari alam. PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Laporan Tahunan 2013. Annual Report Rahmat dari alam PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Laporan Tahunan 2013 Annual Report Daftar Isi Table of Contents 04 Ikhtisar Keuangan Financial Highlights 06 Laporan Dewan Komisaris Report

Lebih terperinci

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA PADA. PT PLN (Persero) UNIT INDUK PEMBANGUNAN JARINGAN SUMATERA-I

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA PADA. PT PLN (Persero) UNIT INDUK PEMBANGUNAN JARINGAN SUMATERA-I TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA PADA PT PLN (Persero) UNIT INDUK PEMBANGUNAN JARINGAN SUMATERA-I Tugas Akhir Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

Perseroan didirikan dengan nama PT Century Textile Industry disingkat PT Centex dalam rangka Penanaman Modal Asing

Perseroan didirikan dengan nama PT Century Textile Industry disingkat PT Centex dalam rangka Penanaman Modal Asing PROFILE PERUSAHAAN COMPANY S PROFILE Sekilas PT Centex Perseroan didirikan dengan nama PT Century Textile Industry disingkat PT Centex dalam rangka Penanaman Modal Asing Paramita Tamzil (pengganti notaris

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN A. Arti Penting Analisis Laporan Keuangan Analisis terhadap laporan keuangan suatu perusahaan pada dasarnya karena ingin mengethaui tingkat profitabilitas (keuntungan)

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lebih terperinci

LAPORAN UJI TUNTAS & PENDAPAT HUKUM

LAPORAN UJI TUNTAS & PENDAPAT HUKUM LAPORAN UJI TUNTAS & PENDAPAT HUKUM Oleh KarimSyah Law Firm Sudirman Square Office Tower B, lantai 11 Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46, Jakarta 12930, INDONESIA Phone: +62 21 577-1177 (Hunting), Fax: +62

Lebih terperinci

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO:

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO: PORTFOLIO ANALYSIS Sumber: Marketing Strategy and Competitive Positioning PORTFOLIO: KORPORASI HARUS MEMPERTIMBANGKAN: 1) PRODUK DAN JASA APA YG MENJADI PEMASUKAN KAS DAN KEUNTUNGAN KEPADA KORPORASI. 2)

Lebih terperinci

LAPORAN HASIL. Oleh. Nama : I Gede Surata, SPd. MM NIP : 196510261991031001 Guru Praktik Jasa Boga

LAPORAN HASIL. Oleh. Nama : I Gede Surata, SPd. MM NIP : 196510261991031001 Guru Praktik Jasa Boga LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN USAHA JASA BOGA KELAS X JASA BOGA 2 SMK NEGERI 6 PALEMBANG TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

ANALISIS PROFFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG

ANALISIS PROFFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG ANALISIS PROFFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG (Studi Kasus di II Desa Gunungrejo Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan) Ista Yuliati 1, Zaenal Fanani 2 dan Budi Hartono 2 1) Mahasiswa Fakultas

Lebih terperinci

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) DEWAN KOMISARIS, DIREKSI DAN KOMITE-KOMITE PENUNJANG DEWAN KOMISARIS

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) DEWAN KOMISARIS, DIREKSI DAN KOMITE-KOMITE PENUNJANG DEWAN KOMISARIS PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) DEWAN KOMISARIS, DIREKSI DAN KOMITE-KOMITE PENUNJANG DEWAN KOMISARIS Pedoman dan Tata Tertib Kerja Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan

Lebih terperinci

Advancing the health of Indonesia s poor and disadvantaged

Advancing the health of Indonesia s poor and disadvantaged Advancing the health of Indonesia s poor and disadvantaged Memajukan kesehatan penduduk miskin dan tidak mampu di Indonesia Indonesia s diverse geography, large and growing population and decentralised

Lebih terperinci

ANALISIS BREAK EVENT SEBAGAI DASAR KEBIJAKSANAAN PENETAPAN HARGA JUAL YANG TEPAT DALAM MENGOPTIMALKAN PROFITABILITAS PADA PT. MAYA MUNCAR BANYUWANGI

ANALISIS BREAK EVENT SEBAGAI DASAR KEBIJAKSANAAN PENETAPAN HARGA JUAL YANG TEPAT DALAM MENGOPTIMALKAN PROFITABILITAS PADA PT. MAYA MUNCAR BANYUWANGI ANALISIS BREAK EVENT SEBAGAI DASAR KEBIJAKSANAAN PENETAPAN HARGA JUAL YANG TEPAT DALAM MENGOPTIMALKAN PROFITABILITAS PADA PT. MAYA MUNCAR BANYUWANGI SKRIPSI diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi

Lebih terperinci

SASARAN. Oleh.. Dr. Johannes. S.E., M.Si. Bab II. MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN, NILAI DAN MEMPERTAHANKAN

SASARAN. Oleh.. Dr. Johannes. S.E., M.Si. Bab II. MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN, NILAI DAN MEMPERTAHANKAN Bab II. MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN, NILAI DAN MEMPERTAHANKAN Oleh.. Dr. Johannes. S.E., M.Si 3-1 TIDAK CUKUP LAGI HANYA MEMUASKAN PELANGGAN, AKAN TETAPI JUGA HARUS MENCERAHKAN/MENCER DASKAN MEREKA. 3-2

Lebih terperinci

PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK.

PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM TENTANG RENCANA PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. Berkedudukan di Kabupaten Tangerang, Banten, Indonesia Kegiatan

Lebih terperinci

Bab1 PENDAHULUAN. Di dalam suatu perusahaan tentu tidak akan lepas dari faktor akuntansi

Bab1 PENDAHULUAN. Di dalam suatu perusahaan tentu tidak akan lepas dari faktor akuntansi Bab1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Di dalam suatu perusahaan tentu tidak akan lepas dari faktor akuntansi manajemen, menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk

Lebih terperinci

Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia

Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia Jakarta, Mei 2015 Agenda 1 Profil Indonesia Eximbank 2 Kinerja Keuangan 3 Lesson Learned Bab 1 Profil Indonesia Eximbank (LPEI)

Lebih terperinci

Daftar Isi Table of Content

Daftar Isi Table of Content Tema ini merefleksikan komitmen BANK MEGA dalam menciptakan sebuah ruang ideal di dalam lingkungan perusahaan, melalui sinergi positif diantara setiap elemen yang berbaur di dalamnya. Hal ini diimplementasikan

Lebih terperinci

Standart Operating Procedure

Standart Operating Procedure Standart Operating Procedure Pengertian SOP : Instruksi sederhana, untuk menyelesaikan tugas rutin dengan cara yang paling efektiv dalam rangka memenuhi persyaratan operasional. (EMS departement, 1998)

Lebih terperinci

MANAJEMEN RESIKO DALAM PELAYANAN KESEHATAN: KONSEP DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN

MANAJEMEN RESIKO DALAM PELAYANAN KESEHATAN: KONSEP DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MANAJEMEN RESIKO DALAM PELAYANAN KESEHATAN: KONSEP DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes Dosen FK UNSRI BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT KEDOKTERAN KOMUNITAS (IKM/IKK) FAKULTAS KEDOKTERAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH: MIKAEL ANTHONY SUGAMA 3203009303 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA

KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA Nomor : KEP-117/M-MBU/2002 TENTANG PENERAPAN PRAKTEK GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA, Menimbang

Lebih terperinci

Dalam Bahasa dan Mata Uang Apa Laporan Keuangan Disajikan?

Dalam Bahasa dan Mata Uang Apa Laporan Keuangan Disajikan? Dalam Bahasa dan Mata Uang Apa Laporan Keuangan Disajikan? Oleh: Tarkosunaryo Paper ini bermaksud untuk menyajikan analisis penggunaan mata uang yang seharusnya digunakan oleh perusahaan dalam menyusun

Lebih terperinci

No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA

No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Perihal: Bank Umum Syariah Dengan telah diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/3/PBI/2009 tanggal

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2/POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PERASURANSIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya M enyatukan dan Memadukan Sumber Daya Keunggulan kompetitif BCA lebih dari keterpaduan kekuatan basis nasabah yang besar, jaringan layanan yang luas maupun keragaman jasa dan produk perbankannya. Disamping

Lebih terperinci

Oleh Drs. Iman Daryanto, Ak http://www.artikelakuntansi.com

Oleh Drs. Iman Daryanto, Ak http://www.artikelakuntansi.com Oleh Drs. Iman Daryanto, Ak http://www.artikelakuntansi.com S etiap akhir tahun, biasanya di perusahaa-perusahaan besar menentukan hal-hal yang merupakan srategis utama di tahun-tahun yang akan datang

Lebih terperinci

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kebijakan Nasional Evaluasi Pelaksanaan Standar SPMI/Dikti Melalui Audit Mutu Internal Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi dan Permendikbud No. 50 Tahun 2014 Tentang Sistem Penjaminan

Lebih terperinci

Designing Training Program

Designing Training Program Designing Training Program Problems To Be Addressed Many companies in Indonesia pay a great attention in training and development of their Human Resources. The companies expect that their Human Resources

Lebih terperinci

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2 /SEOJK.05/2015 TENTANG PENILAIAN TINGKAT RISIKO DANA PENSIUN

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2 /SEOJK.05/2015 TENTANG PENILAIAN TINGKAT RISIKO DANA PENSIUN Yth. Pengurus Dana Pensiun di tempat. SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2 /SEOJK.05/2015 TENTANG PENILAIAN TINGKAT RISIKO DANA PENSIUN Sehubungan dengan amanat ketentuan Pasal 5 ayat (4), Pasal

Lebih terperinci

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BPJS KETENAGAKERJAAN

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BPJS KETENAGAKERJAAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BPJS KETENAGAKERJAAN Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Gedung Jamsostek Jl. Jend. Gatot Subroto No. 79 Jakarta Selatan 12930 T (021) 520 7797 F (021) 520 2310 www.bpjsketenagakerjaan.go.id

Lebih terperinci

TINJAUAN ATAS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK PRODUK CACAT DAN PRODUK RUSAK PADA PT INDO PACIFIC

TINJAUAN ATAS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK PRODUK CACAT DAN PRODUK RUSAK PADA PT INDO PACIFIC PROCEEDINGS Perkembangan Peran Akuntansi Dalam Bisnis Yang Profesional TINJAUAN ATAS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK PRODUK CACAT DAN PRODUK RUSAK PADA PT INDO PACIFIC Abstract 570 066. Shinta Dewi Herawati

Lebih terperinci

PT PLN ENJINIRING 1 BAB 1 PENDAHULUAN...8 1.1. LATAR BELAKANG...8 1.2. DASAR HUKUM...9 1.2.1. UNDANG-UNDANG...9 1.2.2. PERATURAN PEMERINTAN DAN PERATURAN/KEPUTUSAN MENTERI...9 1.2.3. ANGGARAN DASAR PT.

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/ 1 /PBI/2011 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/ 1 /PBI/2011 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/ 1 /PBI/2011 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kesehatan bank merupakan sarana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan nilai perusahaan. Tingginya nilai perusahaan dapat

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan nilai perusahaan. Tingginya nilai perusahaan dapat 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan profit atau laba untuk meningkatkan nilai perusahaan. Tingginya nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran

Lebih terperinci

PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO

PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO Tujuan Pembelajaran Menjelaskan pengertian buku besar Memposting jurnal ke buku besar Membuat neraca saldo (trial balance) Buku Besar (ledger)

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian, Sumber, dan Jenis Modal 2.1.1 Pengertian Modal Dengan perkembangan teknologi dan makin jauhnya spesialisasi dalam perusahaan serta juga makin banyaknya perusahaan-perusahaan

Lebih terperinci

PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA 1. Penilaian terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola yang baik Lembaga Pembiayaan Ekspor

Lebih terperinci

PT AKR Corporindo Tbk dan entitas anak/and subsidiaries

PT AKR Corporindo Tbk dan entitas anak/and subsidiaries dan entitas anak/and subsidiaries Laporan keuangan konsolidasian 30 Juni 2013 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2012 (diaudit) serta enam bulan 30 Juni 2013 (tidak diaudit) dan 2012 (diaudit)/ Consolidated

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. DASAR HUKUM

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. DASAR HUKUM BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Board Manual adalah petunjuk tatalaksana kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang menjelaskan tahapan aktivitas secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat

Lebih terperinci

Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing

Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing PSAK 10 Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing Agenda Tujuan dan Lingkup Definisi Ringkasan Pendekatan Pelaporan Transaksi mata uang Penggunaan mata uang Pengaruh pajak Pengungkapan 2 Tujuan Bagaimana memasukkan

Lebih terperinci

PENGERTIAN MANAJEMEN ASSET

PENGERTIAN MANAJEMEN ASSET PENGERTIAN MANAJEMEN ASSET 1 Bab 1 001 002 Manajemen Aset Fisik Strategis Refleksi Implementasi di PLN UPJB Tahun 2013, PLN membutuhkan subsidi negara sebesar 101 triliun rupiah Salah satu sebabnya Tarif

Lebih terperinci

Jaringan Pemasaran dan Purna Jual

Jaringan Pemasaran dan Purna Jual Jaringan Pemasaran dan Purna Jual Marketing and Product Support Network Corporate Headquarter Marketing and Product Support Networks Head Office Jakarta Industrial Estate Pulo Gadung Jl. Pulo Kambing II

Lebih terperinci

PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero) DAN ENTITAS ANAK / AND SUBSIDIARIES

PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero) DAN ENTITAS ANAK / AND SUBSIDIARIES PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (PERSERO (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 MARET 2014, 201 31 DESEMBER 2013 DAN 2012 SERTA PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 1 MARET 2014, 2013

Lebih terperinci

Laporan Keuangan. Financial Report. PT Bakrieland Development Tbk Dan Anak Perusahaan. PT Bakrieland Development Tbk And Subsidiaries

Laporan Keuangan. Financial Report. PT Bakrieland Development Tbk Dan Anak Perusahaan. PT Bakrieland Development Tbk And Subsidiaries Laporan Keuangan Financial Report PT Bakrieland Development Tbk Dan Anak Perusahaan PT Bakrieland Development Tbk And Subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 100 /PMK.010/2009 TENTANG PERUSAHAAN PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR MENTERI KEUANGAN,

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 100 /PMK.010/2009 TENTANG PERUSAHAAN PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR MENTERI KEUANGAN, PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 100 /PMK.010/2009 TENTANG PERUSAHAAN PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR MENTERI KEUANGAN, Menimbang Mengingat : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 8 Peraturan Presiden Nomor

Lebih terperinci

BAB 8 RENCANA TES PENERIMAAN

BAB 8 RENCANA TES PENERIMAAN BAB 8 RENCANA TES PENERIMAAN 8.1. PENDAHULUAN Tujuan dari penerimaan adalah mendapatkan pernyataan tertulis dari user bahwa produk (dalam hal ini sistem) yang dikirim sesuai dengan yang dijanjikan. Mendapatkan

Lebih terperinci

Kami percaya BNI Syariah dapat menjadi bank yang tumbuh berkelanjutan di masa depan dengan membangun landasan yang kuat dari sekarang.

Kami percaya BNI Syariah dapat menjadi bank yang tumbuh berkelanjutan di masa depan dengan membangun landasan yang kuat dari sekarang. 14 PT Bank BNI Syariah Auxiliary Information Corporate Social Responsibility Good Corporate Governance Management Discussion and Analysis Operational and Business Review Company Profile 2014 Performance

Lebih terperinci

7 SUMBER DAYA MANUSIA

7 SUMBER DAYA MANUSIA 7 SUMBER DAYA MANUSIA Dalam implementasi manajemen sumber daya manusia, kami menerapkan budaya sharing session sebagai bentuk aktivitas mempertajam nilai organisasi Perseroan. Pencapaian positif dalam

Lebih terperinci

PUSAT INVESTASI PEMERINTAH (PIP) MINISTRY OF FINANCE RI. INDONESIA EBTKE CONFERENCE AND EXHIBITION 2014 Jakarta, 5 June 2014

PUSAT INVESTASI PEMERINTAH (PIP) MINISTRY OF FINANCE RI. INDONESIA EBTKE CONFERENCE AND EXHIBITION 2014 Jakarta, 5 June 2014 PUSAT INVESTASI PEMERINTAH (PIP) MINISTRY OF FINANCE RI INDONESIA EBTKE CONFERENCE AND EXHIBITION 2014 Jakarta, 5 June 2014 A B C D SEKILAS TENTANG PIP PERAN PIP UNTUK ENERGI TERBARUKAN DAN EFISIENSI ENERGI

Lebih terperinci

Strategic Governance Policy. Pendahuluan. Bab 1 PENDAHULUAN. Kebijakan Strategik Tata Kelola Perusahaan Perum LKBN ANTARA Hal. 1

Strategic Governance Policy. Pendahuluan. Bab 1 PENDAHULUAN. Kebijakan Strategik Tata Kelola Perusahaan Perum LKBN ANTARA Hal. 1 Bab 1 PENDAHULUAN Kebijakan Strategik Tata Kelola Perusahaan Perum LKBN ANTARA Hal. 1 Bagian Kesatu PENDAHULUAN I.1. I.1.a. Latar Belakang dan Tujuan Penyusunan Strategic Governance Policy Latar Belakang

Lebih terperinci

Association of. The English Version is translated by Sworn Translator & Reviewed of Melli Darsa & Co. 2

Association of. The English Version is translated by Sworn Translator & Reviewed of Melli Darsa & Co. 2 ANGGARAN DASAR (ARTICLES OF ASSOCIATION) PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Dual Language The English Version is translated by Sworn Translator & Reviewed of Melli Darsa & Co. 1 Kronologis Perubahan Anggaran

Lebih terperinci

NOTICE OF CLAIM FOR LOSS OR DAMAGE TO MOVEABLE PROPERTY TUNTUTAN ATAS KEHILANGAN ATAU KERUSAKAN TERHADAP BENDA BERGERAK

NOTICE OF CLAIM FOR LOSS OR DAMAGE TO MOVEABLE PROPERTY TUNTUTAN ATAS KEHILANGAN ATAU KERUSAKAN TERHADAP BENDA BERGERAK NOTICE OF CLAIM FOR LOSS OR DAMAGE TO MOVEABLE PROPERTY TUNTUTAN ATAS KEHILANGAN ATAU KERUSAKAN TERHADAP BENDA BERGERAK 1. Name of Insured : Nama Tertanggung 3. Address : Alamat Email : 5. Credit Card

Lebih terperinci