Gus, lesu banget mukanya, mana berita? redakturku mulai berkicau meminta berita

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Gus, lesu banget mukanya, mana berita? redakturku mulai berkicau meminta berita"

Transkripsi

1 1 Fajar di pagi ini serasa berbisik, menyuarakan semangat supaya aku menjadi wartawan berbobot. Tak lagi hanya bekerja demi uang, tak lagi hanya bekerja untuk ketenaran. Bekerja untuk diri sendiri, seperti fajar yang memberikan cahaya pada manusia untuk kelangsungan dunia, kelangsungan hidupnya sendiri. Segelas teh hijau sudah ada disamping tempat tidurku. Masih memandangi fajar dibalik jendela, aku melamun jauh memikirkan bagaimana aku akan menjalani hari hariku yang baru sebagai wartawan. Bukan bersemangat tapi sedikit lesu, karena aku tahu hari-hari akan mulai berjalan cepat, tanpa tenggat waktu. Ku paksa tubuh untuk turun dari ranjang, mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi, pagi ini fajar tak memberiku semangat yang menggebu. Entah apa penyebabnya! Pun tak ada semangat saat kumasuki ruang kantor, tak ada yang dapat kuajak bicara, semuanya sibuk. Aku pandangi kawan-kawan satu persatu, otak mulai meracau, menganalisis dan mengambil kesimpulan, bawa dalam 24 jam kehidupan, para pria mampu menggunakan 22 jam untuk bekerja dan 2 jam untuk tidur, tapi aku hanya bisa menggunakan maksimal 12 jam saja untuk bekerja, sisanya beristirahat dengan tenang. Tapi dalam hal berita, aku tak kalah jauh dari mereka. Hanya saja apa yang kutulis selalu melenceng dari pemikiran dan keinginan mereka. Tak pernah bisa membuat berita yang menguntungkan kantor? Ya, selalu tidak bisa membuat berita yang menghibur pembaca? Ya. Aku hanya bisa menulis apa yang kulihat dan kudengar tanpa menambah secuilpun kata. Salah, itu kata mereka. Berita harus menghibur juga. Artinya sedikit menambah fakta demi menghibur pembaca itu diperbolehkan. Katanya harus membuat berita yang berkualitas, katanya tulisanku tak berbobot? Ya kucoba lebih berbobot, tapi hasilnya? entahlah Tapi aku masih juga ditempatkan di desk pemerintah. Kenapa dengan kemampuanku yang rendah, aku masih saja dipertahankan? Apalagi sebagai wanita aku kerap keberatan dengan liputan tengah malam? Apa gunanya aku disini?

2 Aku pulang ke kantor dengan hati muram. Kenapa? Karena berita yang ada hanya itu-itu saja. Rapat-rapat komisi untuk menentukan anggaran yang keluar masuk? Apa hubungannya denganku? Kurasa rakyatpun tak mau tau, lebih baik menonton Syahrini dengan jambulnya atau Norman Kamaru dengan lagu caiya-caiya nya. Gus, lesu banget mukanya, mana berita? redakturku mulai berkicau meminta berita Iya ada timpalku sekenanya Oh, iya kau liputan khusus ya. Dekati pejabat ini, lalu pejabat itu. Jangan lupa bikin janji sama pejabat yang itu, terus datang kerumah pejabat ini ya? Bikin liputan apa? Ribet amat, mesti ke rumah pejabat segala? Ya, tentang program-program mereka. Lumayan buat tambah-tambah upahmu Upah? Apa maksudnya? Ah entahlah mungkin itu dana kampanye yang diperuntukkan bagi wartawan. Ahh bonus donk. Baru memikirkannya saja, semangatku membuncah. Ku tarik sepeda motor yang ada diparkiran, laju nya ku percepat menjadi 100 km/jam. Hujanpun tak menyurutkan langkahku melakukan liputan khusus. Sebenarnya, aku tak pernah tahu, apa itu liputan khusus. Bagaimana sistem penulisan ataupun fungsinya bagi pembaca. Yang kutahu, bonus menanti didepan mata. Jurnalis kan juga manusia, butuh uang saku. Walikota adalah pejabat yang pertama kudatangi. Jika dikira-kira rumahnya 5 kali lebih besar dari luas rumahku yang berdiri diatas 9 tombak tanah. Gerbangnya terbuat dari besi yang menjulang tinggi, sekitar 4 meter. Lalu ada pos satpam juga, berisi 3 orang. Dari luar, rumah itu tampak seperti rumah hantu, tak ada suara tak ada tanda-tanda kehidupan. Prediksiku, si satpam tengah tertidur pulas. Dari luar pagar, aku bisa melihat pohon-pohon mahoni yang sengaja ditanam agar udara lebh sejuk, lalu ada juga taman kecil yang ditumbuhi rumput jepang berjejer rapih. Turun dari motor, kupencet bel pagar. Tak ada yang membukakan gerbang. Kupencet lagi hingga tiga kali tak jua ada tanda tanda manusia. Aku ketok ketok gembok pagar itu, kuhantam keras-keras pada engselnya. Terdengar derap langkah kaki. Ah akhirnya si satpam membukakan pintu

3 Maaf belnya rusak. Ada perlu apa ya mba? Saya Agus dari harian Parahyangan Post. Saya ada perlu wawancara dengan Walikota. Bapanya ada ditempat? Maaf sudah bikin janji? Belum Kalau begitu, maaf anda tidak boleh masuk. Harus bikin janji dulu mba. Lagipula pa Walkotnya sedang tidak ada di rumah tuh, paling baru pulang tengah malam nanti, ada rapat penyusunan anggaran Kalau menunggu sampai tengah malam, boleh pa? Maaf mba harus bikin janji dulu Tapi kantor saya katanya sudah bikin janji dengan pa Walkot Kalau begitu tunggu sebentar, saya konfirmasi dulu ke pa Walkotnya Si satpam yang berbaju dinas hubung-hubungan itu terlihat berbicara dengan seseorang melalui walkie talkienya. Ini sudah pukul 3 sore, cuaca juga sedang mendung, gelap. Sebentar lagi pasti gerimis, aku butuh berteduh aku butuh masuk ke rumah itu. Baik mba, kata pa Walkot silahkan menunggu di ruang tunggu Pintu gerbangpun dibuka. Pemandangan yang pertama kulihat adalah satu mobil Terrios hitam, satu sedan klasik merah dan satu mobil keluarga bermerek APV. Itu halamannya, tempat parkirnya? Aku tak tahu. Dari pintu gerbang kami pun menuju rumah, tak terlalu jauh, sederhana tapi mewah. Aku tak diperkenankan lewat pintu depan. Katanya harus lewat pintu belakang, yang langsung mengarah ke ruang keluarga. Dan terpaksa aku masuk melewati garasi, oh ternyata masih ada 3 mobil didalam garasi, dan satu vespa yang teronggok di sudut ruangan. Untuk garasinya saja, dibutuhkan seluruh areal rumahku. Masih mencoba sadar, tak ternganga dengan pandangan didepanku, aku melangkah memasuki ruang keluarga, eits si satpam berteriak mencoba mencegahku masuk Mba, tolong sepatunya dilepas

4 Wahaha,,,aku tertawa sendiri, rupa-rupanya di rumah pejabat, sang tamu harus melepas sepatu, padahal si satpam sendiri masuk dengan menggunakan sepatu! Aku turuti saja apa maunya satpam, bukankah aku ini hanya orang biasa? Ruang keluarga itu mungkin berkuruan 4x8 m. Dengan meja lebih mirip meja makan dengan 6 kursi di sudut kiri, dan dua kursi santai disudut kanan, tergeletak catur diatasnya, pasti pa Walkot itu pintar strategi ya, mainannya saja catur. Aku belum dipersilahkan duduk, masih memandangi dinding yang dipenuhi lukisan pahlawan Sunda yang entah siapa, lalu lukisan Bandung tempo dulu, ada juga beberapa artikel yang terkait dengan Walkot. Simpel, sangat simple, tidak ada patung-patung artistik.

5 2 Mba, ini bu Dami, istrinya pa Walkot (hah? Kenapa bu Walkot? Aku kan kesini mau wawancara pa Walkot) Si satpam pun pergi meninggalkan aku yang tertegun sendiri harus memulai pembicaraan dengan topik apa. Sungguh sangat sederhana ibu yang satu ini. Hanya memakai daster yang kerap dipakai ibuku dirumah. Tapi dari balik kesederhanannya, terlihat memang dia bukan wanita biasa. Wajahnya mulus, putih, dan bermake up. Tak seperti ibuku yang hitam lebam karena terik matahari, juga bibir hitam yang tak pernah dipolesi. Kubayangkan ibuku seperti itu, pasti cantik luar biasa. Ahh wanita ini sungguh beruntung bersuamikan lelaki berpangkat. Silahkan neng, duduk aja, si akang belum pulang, baru nanti mungkin jam 10. Gapapa nunggu lama? Ga papa bu, sudah tugas saya menunggu narasumber Oh iya makan siang dulu atu neng, belum makan kan? Oh gapapa bu, saya tadi udah makan di kantor Ah jangan pura-pura, saya tahu ko kerjanya wartawan kaya apa, butuh banyak energi. Ayo kita makan sama-sama Ah tak kuasa perut ini menolak ajakan makan sang ibu Walkot. Kuturuti saja kemauannya, ku susuri ruang keluarga itu, ternyata masih ada ruang keluarga lain. Maksudnya, ruangan yang tadi aku tempati itu khusus untuk keluarga jauh, yaitu teman teman yang sudah dianggap keluarga, diruang keluarga yang tengah aku sambangi ini, adalah ruang keluarga yang khusus untuk keluarga, dan tidak terlalu luas. Lagi-lagi aku ternganga, melihat bagaimana kami akan makan. Bukan di meja makan seperti para pejabat di tivi-tivi, tapi lesehan dilantai beralaskan tikar. Disitu sudah ada nasi merah dengan tahu dan tampe goreng, ada juga gurame goreng, sambel, kangkung, lalapan dan makanan Sunda lainnya. Sungguh diluar dugaan, ku kira bu Walkot akan memesan atau sepotong pitza, ini sih lebih mirip di warung ampera.

6 Dan kamipun makan. Canggung, benar-benar canggung. Kami hanya berdua, sudah seperti anak dan ibu saja. Wajahnya selalu tersenyum saat melihatku, dan aku menimpalinya dengan senyuman tanpa perkataan. Neng dari koran apa? Parahyangan Post bu Oh yang mana ya? Saya ga pernah baca? Hee iya, memang bukan koran terkenal bu Oh udah lulus ato masih kuliah neng? Masih kuliah bu, semester3. Tapi ya gini sambil nyambi kerja Oh hebat atuh neng, ibumah malah ga lulus S1. Keburu kawin sama si akang Ya gapa bu, kan masih bisa belajar dari akangnya eh dari pa Walkot Eh..si eneng, da saya mah cuma bantu-bantu si akang aja, kalo ikut-ikut rapat mah ga ngerti saya teh Hee..iya kan bukan bidang ibu itu mah. Yang penting mendukung suami ya bu Ya mendukung juga atu neng, kudu nyata. Ari kaya saya mah gimana atuh ya, mau mendukung secara politis da ga ngerti. Cuma bisa kasih semangat aja ibu mah Kan dengan ibu membantu mempersiapkan barang-barang kerjaan bisa disebut dukungan juga Ya cuma beda neng. Istri-istri pejabat lain mah, bisa mendukung secara politis. Tau gak neng, kami- kami itu dituntut untuk tampil cantik, pintar, merakyat, nurut sama suami, tapi juga bisa ngurus rumah 100%. Kan susah Aku hanya mendengarkan. Bu walkot, meminum seteguk air putih, dan kembali bercerita Dengan tanggung jawab besar, kami para istri juga tidak bisa berleha-leha neng. Kami harus mengikuti kemajuan jaman, membuat agenda-agenda yang memasyarakat, biar dapat kesan positif. Padahal, mengurusi rumah dan

7 suamipun kami sudah lelah. Belum lagi anak, kan masih butuh banyak perhatian Ia berhenti makan, menyilangkan kaki dan memandang lukisan pa Walkot yang ada didepannya Kadang-kadang saya cape juga neng, mau curhat serba salah, kan lawan politiknya banyak. Takut-takut istri orang juga ember, jadi gak baik buat suami. Yah kaya ke eneng gini. Sebetulnya, saya gak boleh nih curhat gini sama eneng yang wartawan. Jangan dicatet ya neng Iya bu, dijamin cuma jadi cerita diantara kita kamipun tertawa, bu Walkot meneruskan unek-uneknya Saya suka takut sama wartawan. Ngomong ini, diberitainya itu. Pokonya dibalik-balikin gitu. Kan jadi serba salah, dijauhin salah, terlalu deket juga ga baik. Makanya saya juga ga percaya sama eneng, Cuma ya coba dipercayapercayain deh. Saya itu, suka ikut kesana-kemari nemenin si akang, jadi tau mana yang bener-bener kawan mana yang lawan. Kalo udah tahu gitu teh, saya coba jaga jarak sama istri-istrinya, takut ngorek-ngorek info dari saya Ibu takut rahasia ibu dan bapa terbongkar? Kami gak punya rahasia neng, tapi kami punya sesuatu yang berharga yang harus dilindungi. Makanya harus jaga-jaga omongan, takutnya kita kehilangan semua yang berharga Masih mendengarkan cerita, nampaknya perutku masih ingin djejali nasi merah. Aku tambah satu piring lagi. Sepertinya bu Walkot, tak terlalu mempedulikan cara makanku Kalo ada kegiatan teh neng, kita para istri harus bisa menyesuaikan diri. Kadangan sulit, tapi da harus, daripada image bapa turun, mending hati dipaksa-paksa we biar bisa adaptasi. Belum lagi kegiatan ini itu, ibu-ibunya pada gaul semua neng, susah diikutin Ya memang konsekuensi orang penting bu, harus ngikutin kemauan rakyat Ya kan tapi neng kita juga cuma wanita biasa. Ah ibu mah kalo boleh milih mending jadi ibu-ibu biasa yang ngurus anak-anak di rumah. Belum lagi kalo banyak kegiatan pasti banyak pengeluaran, itu yang ibu gak suka. Bukannya belajar hemat malah abur-aburan

8 Kalo eneng ada diposisi saya, eneng mau gimana? Sederhana bisa mengurangi image bapa dimata kawan-kawan politik, ngikutik kehidupan juga bikin hati gak tenang, bikin istirahat gak teratur Kalo saya sih, mencoba untuk berada di tengah lingkaran itu, jangan terlalu masuk jangan terlalu jauh juga dari mereka. Biasa biasa aja bu. Jangan terlalu melibatkan diri Semua akan berubah, kalo kita sudah memikul tanggung jawab. Kita para istri memang berperan sebagai hiasan saja, cuma pemanis buat para suami. Harus cantik, biar ga nurunin image suami, kalo prestasi gak jadi soal, bodo juga gak papa, yang penting gaul dan narsis..hehehe Bu Walkot mengulun senyum, Ada beberapa kegiatan juga sih, yang diakui eksistensinya. Tapi gak cukup buat membuktikan, bahwa kami para istri itu ada. Bukan hanya sebagai pemanis tapi juga pejuang. Makanya neng, jangan liput korupsi dan rapat-rapat anggaran aja. Kami juga butuh diliput Oh..hahaha..ya nanti saya coba bu. Eksistensi wanita dalam ritme pemerintahan. Gitu kan bu? Iya tapi yang jelek-jelek jangan di tulis neng! Aku hanya tersenyum kecil, tak bisa memberikan janji. Perut rasanya kenyang sudah, ah aku bersukur sementara diluar hujan lebat disertai angin besar, aku malah terlindung dengan pelayanan bu Walkot yang ekstra large. Ya mudah-mudahan ini bukan jaminan agar aku tak menuliskan sesuatu yang membuatnya terancam. Bu Walkot mengajakku duduk di sofa keluarga. Di ruang yang lebar itu, kami hanya duduk berdua, jam sudah menunjukan pukul 5 sore dan aku belum menulis satu beritapun. Duduk di sofa yang lembut plus makanan penuh di perut membuatku ngantuk. Neng nagantuk? Tidur aja dulu diruang tamu, atau mau nonton tv aja? Tidur itu tidak mungkin, guys aku kesini untuk mencari berita bukan menjadi tamu penting sehari dirumah Walikota Nonton tv aja bu

9 Tv dinyalakan, kamipun nonton bersama. Bukan drama korea kesukaanku yang diputar, tapi tv-tv lokal yang menyiarkan berita suaminya yang diputar. Tuh neng si akang mah, udah cape te ditanya-tanya we terus Ya bu, mau gimana lagi, kan kami juga butuh pernyataan bapa untuk meyakinkan masyarakat kalau bapa kerjanya bener timpalku sambil merenges, takut-takut salah kata Iya juga ya neng. Oh iya neng, saya punya gelang dari ibu-ibu PKK di Kampung Alit. Bagus pisan teh, asli ini mah, kalo beli di toko mah gak ada, da mahal pisan, di export cenah mah ke luar negri Oh ga usah bu, ngerepotin aja Ga papa neng, saya punya banyak ko. Kan sayang kalo cuma jadi pajangan aja, yah-yah mau? bentar ya ibu ambil dulu dikamar Belum sempat aku menolak, bu Walkot sudah pergi begitu saja. Nampaknya ia memang ingin memberikan cendera mata untukku. Nih neng, ada empat sok pilih aja yang neng suka Ada dua gelang dan 2 pasang anting, terbuat dari permata asli. Ada yang berwarna hitam ada perak juga putih mengkilat. Jujur untuk wanita tomboi sepertiku, semua barang itu tak menarik. Tapi mendengar harganya, aku hanya bisa menelan ludah dan tak mau membuang kesempatan. Bu Walkot bahkan mencoba memakaikannya di telinga dan lenganku Neng, yang warna perak bagus buat eneng, keliatan elegan gitu. Kan eneng pinter jadi harus keliatan mewah biar tambah pinter dan cantik Ah ibu bisa aja, saya lebih suka yang putih bu. Sederhana tapi mewah (padahal aku memilih yang putih, agar mudah dijual ke toko perhiasan, masalah warna kan bisa di tambal) Oh ya udah atu neng, sok ambil aja yang eneng mau. Oh iya, ibu juga punya gaun bagus. Mau neng? Tawaran yang menggiurkan, tapi ini sudah keterlaluan, bukan tapi ini menakutkan. Bu Walkot masih saja merengek, memintaku memakai gaungaunnya. Kuturuti saja apa maunya!

10 Tuh kan neng, si eneng meni cantik, jangan pake jeans wae atu neng, tah pake gaun Dan aku hanya tersenyum. Tet-tet-tet-tet, tiba tiba hp-ku berdering, panggilan dari redaktur, ku angkat telepon Hei Gus, dimana kamu? Belum ketemu pa Walkot kan? Udah tinggal aja dulu, ke kantor dulu ya, ada investor dari Amerika, pengen liat karyawan kita katanya, buruan kesini, nanti balik lagi ke rumah pa Walkot siap Ah akhirnya aku punya senjata untuk melarikan diri dari semua kemewahan yang diberikan bu Walkot. Bu saya ada berita mendadak, saya harus pergi dulu, mungkin nanti saya kembali lagi Loh kok mendadak gitu sih neng? Ya gitulah kerjaan wartawan bu, ada berita mendadak ya harus siap Tapi neng, belum makan brownies buatan ibu Itu bisa nanti malam bu, saya akan kembali kesini ko Dan aku pun mengundurkan diri

Sepanjang jalan tiada henti bercerita dan tertawa, aku menghitung bintang-bintang dan tak terasa sudah sampai di tempat mie ayam rica-ricanya Pasti

Sepanjang jalan tiada henti bercerita dan tertawa, aku menghitung bintang-bintang dan tak terasa sudah sampai di tempat mie ayam rica-ricanya Pasti Sepanjang jalan tiada henti bercerita dan tertawa, aku menghitung bintang-bintang dan tak terasa sudah sampai di tempat mie ayam rica-ricanya Pasti abang nya bingung nih kakak bawa cewek lain lagi Iyalah

Lebih terperinci

SAHABAT PERTAMA. Hari Senin pagi, Lisha masih mandi. Padahal seharusnya ia sudah berangkat sekolah.

SAHABAT PERTAMA. Hari Senin pagi, Lisha masih mandi. Padahal seharusnya ia sudah berangkat sekolah. SAHABAT PERTAMA Hari Senin pagi, Lisha masih mandi. Padahal seharusnya ia sudah berangkat sekolah. Lisha ayo cepat mandinya! Nanti kamu terlambat lho! kata mama dari bawah. Akhirnya Lisha turun dari lantai

Lebih terperinci

hijau tuanya, jam tangannya dan topinya. Ia sempat melihat Widya masih sedang membuat sarapan di dapur dekat kamar mandi. Dan pada saat kembali ke

hijau tuanya, jam tangannya dan topinya. Ia sempat melihat Widya masih sedang membuat sarapan di dapur dekat kamar mandi. Dan pada saat kembali ke Di kamar Widya, Ricky dan Widya sedang menonton suatu anime. Pada saat anime itu memasukki adegan mesra, Widya langsung memegang tangan Ricky. Lalu Widya berkata bahwa Widya mencintai Ricky, begitu juga

Lebih terperinci

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Pertama Kali Aku Mengenalnya 1 Pertama Kali Aku Mengenalnya Aku berhasil menjadi kekasihnya. Laki-laki yang selama 4 tahun sudah aku kagumi dan cintai. Aku pertama kali bertemu dengannya ketika aku duduk di bangku SMP. Saat itu hidupku

Lebih terperinci

Juli Milik kita. Aku sudah sampai depan RS Margono. siap. menunggu. engga usah kaget, aku bisa. menit aku sampai, tunggu ya mas

Juli Milik kita. Aku sudah sampai depan RS Margono. siap. menunggu. engga usah kaget, aku bisa. menit aku sampai, tunggu ya mas Juli Milik kita Hanya ada dua kali dalam satu tahun Kebahagiaan yang luar biasa bagi kita Kerinduan yang sekian lama terpendam, kini terbayar juga Cuti kenaikan tingkat, dari tingkat 2 menuju tingkat 3

Lebih terperinci

yang putih. Cukuplah menutupi kulit Bayu yang sedikit hitam. Karena saking pemalunya, jangankan untuk minta nomor hp Fivin, ngajak kenalan aja Bayu

yang putih. Cukuplah menutupi kulit Bayu yang sedikit hitam. Karena saking pemalunya, jangankan untuk minta nomor hp Fivin, ngajak kenalan aja Bayu Jomblo Banyak hal yang dibanggakan seseorang ketika sudah menjadi senior di perkuliahan, sekolah dan organisasi lainnya. Ilmu yang lebih banyak, atau bahkan jabatan yang sedikit bisa dibanggakan. Setelah

Lebih terperinci

JUDUL FILM: Aku Belum Mati tapi Tidak Hidup

JUDUL FILM: Aku Belum Mati tapi Tidak Hidup JUDUL FILM: Aku Belum Mati tapi Tidak Hidup 1. EXT. Pinggrian Rel Kereta Api (Siang) BEJO, seorang anak laki-laki berusia 24 tahun, berjalan menyusuri rel sepulang dari bekerja mengais rupiah di jalanan,

Lebih terperinci

ANNIE DAN HALLEY. Written By. Puspasani

ANNIE DAN HALLEY. Written By. Puspasani DAN Written By Puspasani SINOPSIS Siang hari yang panas, Annie pulang dari sekolah kepribadian. Mama Annie sudah menyiapkan makan siang untuknya. Setelah selesai makan siang, Mama Annie memberi tahu Annie

Lebih terperinci

Bab 1. Awal Perjuangan

Bab 1. Awal Perjuangan Bab 1 Awal Perjuangan Ivan adalah nama dari seorang anak yang memiliki cita-cita sekolah karena keterbatasan biaya Ivan harus membantu kedua orang tuanya ayah yang bekerja sebagai pemulung sampah dan ibu

Lebih terperinci

"Apa begitu sulit untuk memulai hidup dengan seorang fotografer?" tanyanya saat aku

Apa begitu sulit untuk memulai hidup dengan seorang fotografer? tanyanya saat aku One - Deshi Angin yang semilir, bergerak dalam diam, malu-malu menelusup masuk melalui jendela kamar yang memang di biarkan terbuka oleh sang pemilik. Jam dinding yang bertengger indah di sisi sebelah

Lebih terperinci

(karna bersepeda keliling komplek sampe 127 kali dari yang pagi pun menjadi sore)

(karna bersepeda keliling komplek sampe 127 kali dari yang pagi pun menjadi sore) Preeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttt!!! Seperti biasa alarm gue bunyi maksud bangunin gue dari mimpi gue barusan yang bertemakan pernikahan kuda Nill. Alarm sih bunyi tepat pukul 6 pagi. Tapi mohon maaf lahir

Lebih terperinci

PIPIN, KAKEK, DAN KERETA API. El Johan Kristama

PIPIN, KAKEK, DAN KERETA API. El Johan Kristama ,, DAN KERETA API By El Johan Kristama 2011-El Johan Kristama Perancangan Film Kartun NIM 09.11.2906 09-S1TI-05 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA eljohan.mail@gmail.com Sinopsis Naskah ini menceritakan tentang kisah

Lebih terperinci

vioooooo, udah jam 6 lewat, kamu mau sekolah apa gak sih jerit mama dari dapur ketika mendapati sarapan yang disiapkannya masih rapi di meja makan.

vioooooo, udah jam 6 lewat, kamu mau sekolah apa gak sih jerit mama dari dapur ketika mendapati sarapan yang disiapkannya masih rapi di meja makan. Kriingg kriinggg kringgg Ku raih alarm yang ada di meja belajarku, seperti biasa ku tekan tombol off dan aku kembali ke alam mimpi. vioooooo, udah jam 6 lewat, kamu mau sekolah apa gak sih jerit mama dari

Lebih terperinci

Keindahan Seni Pendatang Baru

Keindahan Seni Pendatang Baru Pendatang Baru Hari ini adalah hari pertama Fandi masuk ke kampus. Karena dia baru pulang dari Aussie, setelah tiga tahun menetap dan sekolah disana, bersama dengan keluarganya. Orangtuanya telah mendaftarkannya

Lebih terperinci

Mama : kamu udah pulang rif? kalau mau makan bilang sama bibi aja ya.. Arif : mau kemana lagi ma?

Mama : kamu udah pulang rif? kalau mau makan bilang sama bibi aja ya.. Arif : mau kemana lagi ma? DRAMA BROKEN HOME Pada sebuah keluarga konglomerat yang ternama di Indonesia. yang di pandang masyarakat sebagai keluarga yang harmonis. Tinggalah seorang anak yang bernama arif dan abang nya yang bernama

Lebih terperinci

Lingkungan Sehat, Nyaman Dilihat, Gairah Meningkat!

Lingkungan Sehat, Nyaman Dilihat, Gairah Meningkat! Lingkungan Sehat, Nyaman Dilihat, Gairah Meningkat! Tok tok tok Terdengar sepintas olehku dari kejauhan seorang bapak tua berpeci hitam sedang memukul-mukul papan pada sebatang kayu. Ah, penasaran aku

Lebih terperinci

PERANCANGAN FILM KARTUN SINOPSIS DAN NASKAH FILM PENDEK (POLA C.VOLGER) Ujian MID Perancangan film kartun

PERANCANGAN FILM KARTUN SINOPSIS DAN NASKAH FILM PENDEK (POLA C.VOLGER) Ujian MID Perancangan film kartun PERANCANGAN FILM KARTUN SINOPSIS DAN NASKAH FILM PENDEK (POLA C.VOLGER) Ujian MID Perancangan film kartun Disusun Oleh : Luthfi Asrori (11.21.0573) JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA

Lebih terperinci

Dari Sampah, Aku Hidup. Full Script Dokumenter

Dari Sampah, Aku Hidup. Full Script Dokumenter Dari Sampah, Aku Hidup Full Script Dokumenter Scene #1 (Gambar mulai dari Pintu Masuk LPA) V/o: Sesungguhnya islam mengajarkan pemeluknya agar mengelola sampah karena mayoritas sampah bisa dikelola. Rasulullah

Lebih terperinci

BAB 9 Pekerjaan Pertama

BAB 9 Pekerjaan Pertama BAB 9 Pekerjaan Pertama Berjalan pelan mendekati sebuah gerbang besar yang berdiri di depanku. Aku keluar dari area hutan dan makin mendekati wilayah kekaisaran ini. Masuk melalui gerbang ini, pandanganku

Lebih terperinci

Di Semenanjung Tahun. Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal. Yuni Amida

Di Semenanjung Tahun. Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal. Yuni Amida Di Semenanjung Tahun Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal Yuni Amida Berdampingan, tapi Tak Bergandengan Suatu hari nanti, aku akan melihat kembang api tahun baru, dengan orang yang kusayang.

Lebih terperinci

Kurasa memang benar, sebaiknya kita membeli boks yang lebih besar.

Kurasa memang benar, sebaiknya kita membeli boks yang lebih besar. . Kurasa memang benar, sebaiknya kita membeli boks yang lebih besar. Karin mengamati karton berlapis kertas krep berwarna lavender di depannya. Dimensinya cukup besar persegi setengah meter dengan ketinggian

Lebih terperinci

PEDOMAN WAWANCARA. Eksistensi Komunitas Lesbian Di Kota Bandung. (Suatu Fenomenologi Tentang Eksistensi Komunitas Lesbian Di Kota Bandung)

PEDOMAN WAWANCARA. Eksistensi Komunitas Lesbian Di Kota Bandung. (Suatu Fenomenologi Tentang Eksistensi Komunitas Lesbian Di Kota Bandung) 107 PEDOMAN WAWANCARA Hari, tanggal : Sabtu, 3 juli 2010 Waktu : 15.15 Tempat : Kostan, Sekeloa Nara Sumber : Diana Umur : 20 tahun pendidikan terakhir Pekerjaan : SMA : Mahasiswi Eksistensi Komunitas

Lebih terperinci

sudah rapi kembali setelah dicukur. Ruangan-ruangan didalam bangunan ini sangat

sudah rapi kembali setelah dicukur. Ruangan-ruangan didalam bangunan ini sangat Hujan turun lagi disiang hari ini. Bulan April yang aneh. Bukankah seharusnya ini sudah menjadi liburan musim panas yang menyenankan? Mengapa hujan lagi? Jakarta, metropolitan yang sungguh kontras dengan

Lebih terperinci

Ih! Ngagetin aja! Untung ga jantungan gue! aku berjalan meninggalkan parkiran. Lagian siang-siang bolong kaya gini ngelamun dia mentertawakanku.

Ih! Ngagetin aja! Untung ga jantungan gue! aku berjalan meninggalkan parkiran. Lagian siang-siang bolong kaya gini ngelamun dia mentertawakanku. Say Hello Siang itu matahari sangat terik. Parkiran sekolah sangat ramai dengan kaka-kaka kelas yang sudah waktunya untuk pulang. Aku memarkirkan kendaraanku dilapangan luas yang disediakan oleh pihak

Lebih terperinci

huh, akhirnya hanya mimpi, ucapnya sambil mengusap dada.

huh, akhirnya hanya mimpi, ucapnya sambil mengusap dada. Malam begitu gelap, semilir angin merasuk dalam kulit tubuh. Dingin melanda sanubari dan merasuk ke dalam jiwa. Di tempat mereka, semua orang tertidur dengan pulas, bahkan ada yang bersitepi dengan mimpi-mimpi

Lebih terperinci

PESAN UNTUK SANG ANAK AGUS BUDI SANTOSO

PESAN UNTUK SANG ANAK AGUS BUDI SANTOSO PESAN UNTUK SANG ANAK By AGUS BUDI SANTOSO STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Budi_91@rocketmail.com DI SEBUAH DESA KECIL Di sebuah desa kecil ada sebuah keluarga kecil sederhana yang memiliki seorang anak yang bernama

Lebih terperinci

Loyalitas Tanpa Batas

Loyalitas Tanpa Batas Loyalitas Tanpa Batas Cintailah perusahaan dimana kamu bekerja meski tidak membuat mu kaya, tetapi dapat memberikan kehidupan. Itulah sepenggal kata yang dapat saya simpulkan setelah mendengar, merangkum,

Lebih terperinci

Kau Tetap Indonesiaku

Kau Tetap Indonesiaku Kau Tetap Indonesiaku Ini adalah cerita tentang bagaimana seseorang mencoba meraih mimpi dengan caranya, dengan segala rintangannya, dengan segala kehilangannya, dan tentu saja kebahagiaannya. Saat itu,

Lebih terperinci

ROMEO DAN JULIET. What's in a name? That which we call a rose. By any other name would smell as sweet. ~ Romeo and Juliet ~

ROMEO DAN JULIET. What's in a name? That which we call a rose. By any other name would smell as sweet. ~ Romeo and Juliet ~ ROMEO DAN JULIET What's in a name? That which we call a rose. By any other name would smell as sweet ~ Romeo and Juliet ~ Huruf R yang ada di tengah-tengah nama kamu, jawab Kikan sambil tersenyum penuh

Lebih terperinci

Bapak tidak usah kuatir, kata salah seorang ibu menghibur. saya juga dulu operasi jantung. Malah di rumah sakit ini pula.

Bapak tidak usah kuatir, kata salah seorang ibu menghibur. saya juga dulu operasi jantung. Malah di rumah sakit ini pula. Segala sesuatu yang berlebihan itu pasti nggak baik. Contohnya: jujur. Jujur itu baik. Siapa yang bantah kan?! Tapi kalau terlalu jujur, ya bodoh. Seperti tampak pada cerita ini. Tiga orang ibu mengunjungi

Lebih terperinci

Kaki Langit. Bulan dan Matahari

Kaki Langit. Bulan dan Matahari Kaerala Kaki Langit antara Bulan dan Matahari Penerbit Kaerala Kaki Langit antara Bulan dan Matahari Oleh: Kaerala Copyright 2014 by Kaerala Penerbit Kaerala Desain Sampul: Kaerala Diterbitkan melalui:

Lebih terperinci

BAGIAN I PORTOFOLIO PUISIKU

BAGIAN I PORTOFOLIO PUISIKU Aku rasa ada yang salah denganku, pasti. Orang akan mencoba menerbitkan kisah kesuksesan mereka, cerita-cerita fantasi bermoral, semua yang berhubungan dengan intrik tingkat tinggi, dan tentu saja komedi.

Lebih terperinci

ONE. Nggak, gue gak mau ikut. Sergah Tamara. Kenapa? Siapa tau lo disana nemuin jodoh. Iya bener, gue gak mau tau alasan lo

ONE. Nggak, gue gak mau ikut. Sergah Tamara. Kenapa? Siapa tau lo disana nemuin jodoh. Iya bener, gue gak mau tau alasan lo ONE Nggak, gue gak mau ikut. Sergah Tamara. Kenapa? Siapa tau lo disana nemuin jodoh lo, bujuk Vista. Iya bener, gue gak mau tau alasan lo kenapa, yang penting lo harus ikut ke party itu Ra balas Sherly.

Lebih terperinci

Sudah, kalian jangan bertengkar. Zaky mencoba melerai. Eh Bagaimana kalau kita membuka jasa konsultasi. Sahut Riski.

Sudah, kalian jangan bertengkar. Zaky mencoba melerai. Eh Bagaimana kalau kita membuka jasa konsultasi. Sahut Riski. Peristiwa heboh yang terjadi saat pertandingan besar antara kesebelasan PERSIKABA dan TIMNAS masih hangat menjadi perbincangan. Begitupun halnya yang tengah hangat diperbincangkan di Sekolah Dasar Baitunnur.

Lebih terperinci

Sepeda Untuk Shania. Pelajaran dimulai, Shania masih sesekali menoleh kebelakang dan senyum padaku. Dan Ochi pun juga meledek.

Sepeda Untuk Shania. Pelajaran dimulai, Shania masih sesekali menoleh kebelakang dan senyum padaku. Dan Ochi pun juga meledek. Sepeda Untuk Shania Aku berjalan menuju sekolahku. Pagi itu masih segar udaranya. Beberapa teman melewatiku dengan sepedanya. Aku percepat langkahku. Setelah melewati sebuah supermarket berlabel Tujuh11,

Lebih terperinci

Sang Pangeran. Kinanti 1

Sang Pangeran. Kinanti 1 Sang Pangeran Langkah Rara terhenti mendengar percakapan dari ruang tamu. Suara seseorang yang sangat dikenalnya. Suara tawa yang terdengar khas itu semakin memperkuat dugaannya, membuat jantung Rara berpacu

Lebih terperinci

Dengan mengendarai Bimo, nama motor Vespa hitamku, aku bergegas berangkat menjemput Mia kekasihku.

Dengan mengendarai Bimo, nama motor Vespa hitamku, aku bergegas berangkat menjemput Mia kekasihku. Malam ini adalah malam yang spesial bagiku, karena malam ini aku akan makan malam dengan kekasihku di sebuah restaurant yang bahkan kami belum pernah sekalipun makan malam disana. Honestly, Mia kekasihku

Lebih terperinci

Keberanian. Dekat tempat peristirahatan Belanda pada zaman penjajahan, dimulailah perjuangan nya.

Keberanian. Dekat tempat peristirahatan Belanda pada zaman penjajahan, dimulailah perjuangan nya. Keberanian Pagi itu di pedesan Kaliurang udara tampak sejuk dan embun pagi mulai pupus. Pada hari pahlawan 10 November tahun dimana kita mengingat perjuangan para pahlawan Indonesia. Ibu Malino sedang

Lebih terperinci

angkasa. Tidak ada lagi gugusan bintang dan senyuman rembulan. Langit tertutup awan kelam. Dan sesaat kemudian hujan turun dengan deras.

angkasa. Tidak ada lagi gugusan bintang dan senyuman rembulan. Langit tertutup awan kelam. Dan sesaat kemudian hujan turun dengan deras. PROLOG Perjalanan masih panjang. Senja perlahan bergulir. Remang membayangi permulaan malam. Segelintir gemintang membingkai cakrawala. Rembulan berpijar pucat pasi. Roda roda kehidupan malam mulai berputar.

Lebih terperinci

Tugas Mid Semeter. Membuat Naskah Film Pendek

Tugas Mid Semeter. Membuat Naskah Film Pendek Tugas Mid Semeter Membuat Naskah Film Pendek Oleh : Setyo Wibowo 08.12.3315 S1-SI-5I STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Judul : Akhir yang Menyedihkan Sinopsis : Nining 20 tahun, Seorang Mahasiswi di sebuah akademi

Lebih terperinci

STRATEGI PELAKSANAAN 1 (SP1) PADA KLIEN DENGAN KEHILANGAN DAN BERDUKA. No. MR : 60xxxx RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor

STRATEGI PELAKSANAAN 1 (SP1) PADA KLIEN DENGAN KEHILANGAN DAN BERDUKA. No. MR : 60xxxx RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor Lampiran 1 STRATEGI PELAKSANAAN 1 (SP1) PADA KLIEN DENGAN KEHILANGAN DAN BERDUKA Nama klien : Ny. M Ruangan : Nakula No. MR : 60xxxx RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor A. Proses Keperawatan 1. Kondisi Klien

Lebih terperinci

Tiga Belas Ribu Empat Ratus Lima Puluh Rupiah

Tiga Belas Ribu Empat Ratus Lima Puluh Rupiah Tiga Belas Ribu Empat Ratus Lima Puluh Rupiah Malam ini hujan turun begitu lebat. Dodo masih berdiri menghadap jendela menanti sang ayah yang belum juga pulang. Sesekali dia berlari kepangkuan ibunya yang

Lebih terperinci

Jempol yang Gatal. Oleh: Jehan Amelia

Jempol yang Gatal. Oleh: Jehan Amelia Jempol yang Gatal Oleh: Jehan Amelia (@Jehanamelia) "Erin, kan udah ibu bilang, kalau hujan jemurannya di angkat!" teriak Ibuku dari pintu belakang rumah. Aku mendelik ke arah pintu kamarku, astaga gumamku

Lebih terperinci

Untuk sebuah kehidupan singkat penuh ilusi serta latihan SGV, Ayesha Nadya Muna & Bintang jatuhku -Dimas Arif Firlando

Untuk sebuah kehidupan singkat penuh ilusi serta latihan SGV, Ayesha Nadya Muna & Bintang jatuhku -Dimas Arif Firlando Untuk sebuah kehidupan singkat penuh ilusi serta latihan SGV, Ayesha Nadya Muna & Bintang jatuhku -Dimas Arif Firlando Regrets and Revenge Apakah kamu masih pantas memintanya kembali setelah kamu menyuruhnya

Lebih terperinci

LAMPIRAN I PEDOMAN WAWANCARA

LAMPIRAN I PEDOMAN WAWANCARA LAMPIRAN I PEDOMAN WAWANCARA Penelitian ini menggunakan wawancara sebagai teknik dalam pengumpulan data dan dalam pelaksanaannya akan dilakukan wawancara yang mendalam dan terstruktur guna mendapatkan

Lebih terperinci

ketertiban biasakanlah mematuhi tata tertib tata tertib melatih sikap disiplin sejak kecil kita disiplin sudah besar jadi orang berguna

ketertiban biasakanlah mematuhi tata tertib tata tertib melatih sikap disiplin sejak kecil kita disiplin sudah besar jadi orang berguna tema 5 ketertiban gambar 5.1 masuk kelas dengan tertib biasakanlah mematuhi tata tertib tata tertib melatih sikap disiplin sejak kecil kita disiplin sudah besar jadi orang berguna kamu harus mampu setelah

Lebih terperinci

tempat umum gambar 1

tempat umum gambar 1 tema 4 di biasanya berlaku aturan aturan juga berlaku di rumah dan di sekolah bagaimana menerapkan aturan di masyarakat berikut kalian pelajari tata tertib dan aturannya coba kalian lihat gambar 1 anak

Lebih terperinci

Penerbit Lintang Fajar

Penerbit Lintang Fajar Penerbit Lintang Fajar Terima Kasih dan Maaf 100 Cerita 100 Kata Copyright 2015 oleh Aditya Prahara Desain Sampul : Indri Wulandari & Aditya Prahara Desain Isi : Indri Wulandari Penerbit Lintang Fajar

Lebih terperinci

2. Gadis yang Dijodohkan

2. Gadis yang Dijodohkan 2. Gadis yang Dijodohkan Burung-burung berkicau merdu di tengah pagi yang dingin dan sejuk. Dahan-dahan pohon bergerak melambai, mengikuti arah angin yang bertiup. Sebuah rumah megah dengan pilar-pilar

Lebih terperinci

Tanda Terima Dari Mbak Diah

Tanda Terima Dari Mbak Diah Tanda Terima Dari Mbak Diah Tangan Pak Kurnia terlipat erat. Ia seperti sedang berdoa. Tapi sudut bibirnya yang terkatup menyulut kebawah, duduknya juga menyender hampir tenggelam ke dalam kursi, dan matanya

Lebih terperinci

Cinta memang tidak akan ada yang tahu kehadirannya, cinta bisa datang dan pergi tanpa diduga. Cinta bisa berdampak positive ataupun negative terhadap

Cinta memang tidak akan ada yang tahu kehadirannya, cinta bisa datang dan pergi tanpa diduga. Cinta bisa berdampak positive ataupun negative terhadap Cinta memang tidak akan ada yang tahu kehadirannya, cinta bisa datang dan pergi tanpa diduga. Cinta bisa berdampak positive ataupun negative terhadap seseorang. Kelahiran Ranti juga karena rasa cinta yang

Lebih terperinci

ayahku selalu mengajarkan bahwa kita harus selalu menghormati orang yang lebih tua. Ambillah sendiri. Kau kenapa nak? Sepertinya ada masalah?

ayahku selalu mengajarkan bahwa kita harus selalu menghormati orang yang lebih tua. Ambillah sendiri. Kau kenapa nak? Sepertinya ada masalah? ayahku selalu mengajarkan bahwa kita harus selalu menghormati orang yang lebih tua. Ambillah sendiri. Kau kenapa nak? Sepertinya ada masalah? Nanti keceritakan. Aku mengambil seiikat bunga tulip yang ada

Lebih terperinci

Bodoh Sekali. Oleh: Ga Hyun

Bodoh Sekali. Oleh: Ga Hyun Bodoh Sekali Oleh: Ga Hyun Saya bernama Min Yoo, saya bersekolah di Sekolah Matahari. Saya mempunyai teman dekat bernama So Eun. Saya suka bermain dengan anak laki-laki. Saya tidak suka makan terlalu banyak.

Lebih terperinci

Karya Nurul Alma Febriyanti

Karya Nurul Alma Febriyanti KADO TERAKHIR UNTUK SAHABAT Karya Nurul Alma Febriyanti Lima hari sebelum kawanku pindah jauh disana. Selepas makan siang, aku langsung kembali beranjak ketempat aku bermain dengan sahabatku. hei, kemana

Lebih terperinci

Indonesian Continuers

Indonesian Continuers 2015 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Continuers ( Section I Listening and Responding) Transcript Familiarisation Text Bagaimana perayaan Natal? Cukup baik. Kami ke rumah kakek dan nenek.

Lebih terperinci

Menjalani Hukuman 85

Menjalani Hukuman 85 Fleur Menjalani Hukuman 85 K eesokan paginya, Ames baru sadar kalau semalam ada yang sudah memasukkan tumpukan baju baru yang mengisi ruang kosong di sebelah kiri lemari besarnya. Dia tahu ada tumpukantumpukan

Lebih terperinci

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Hingga akhirnya suatu hari, dia pun memberanikan diri untuk mengintip. Terlihat seorang bocah lelaki

Lebih terperinci

WASIAT SEGELAS PASIR. Oleh: Agus Setiawan. Copyright 2013 by Agus Setiawan. Penerbit. Nulis Buku. Desain Sampul: Welly Huang. Diterbitkan melalui:

WASIAT SEGELAS PASIR. Oleh: Agus Setiawan. Copyright 2013 by Agus Setiawan. Penerbit. Nulis Buku. Desain Sampul: Welly Huang. Diterbitkan melalui: WASIAT SEGELAS PASIR Oleh: Agus Setiawan Copyright 2013 by Agus Setiawan Penerbit Nulis Buku Desain Sampul: Welly Huang Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com 2 Cerita ini adalah fiksi. Apabila ada kesamaaan

Lebih terperinci

Kumpulan Cerpen proyek menulis. Kasih tak sampai. Buku empat

Kumpulan Cerpen proyek menulis. Kasih tak sampai. Buku empat Kumpulan Cerpen proyek menulis Kasih tak sampai Buku empat Nulisbuku 2015 2 Daftar isi Ending Lose Sari Handayani Di Ruang Saya Saja Fitra Mamonto Kasih dan Ujung Pesawat Kertas Amira Zarra Ovitte Si Pagar

Lebih terperinci

László Hankó: Kebahagiaan Marina

László Hankó: Kebahagiaan Marina 1 László Hankó: Kebahagiaan Marina Terjemahan: Mentari Siahaan Dahulu kala hiduplah seorang wanita muda dan cantik bernama Marina. Dia tinggal di sebuah gubuk kecil di tepi pantai bersama suaminya yang

Lebih terperinci

Kukatakan kepadamu, seseorang yang

Kukatakan kepadamu, seseorang yang Lelaki dan Payung Kukatakan kepadamu, seseorang yang kurindukan. Aku masih mencari jejakmu dengan penuh harap. Di mana kau bersembunyi. Aku masih memegang ucapanmu, bahwa suatu hari nanti kita akan bertemu,

Lebih terperinci

I M A CAT!? TRI WAHYU PAMUNGKAS 09-S1TI

I M A CAT!? TRI WAHYU PAMUNGKAS 09-S1TI I M A CAT!? By TRI WAHYU PAMUNGKAS 09-S1TI-03 09.11.2780 noaraiga@yahoo.com EXT. GERBANG KUIL - AFTERNOON Sore itu Taiga berjalan-jalan untuk menghilangkan bosan, ia tiba di sebuah gerbang kuil. Di dekat

Lebih terperinci

Seru sekali lomba lari itu! Siapa yang lebih dulu tiba di lapangan, dialah yang menjadi pemenang...

Seru sekali lomba lari itu! Siapa yang lebih dulu tiba di lapangan, dialah yang menjadi pemenang... SODIS BOTOL AJAIB Seru sekali lomba lari itu! Mereka berlari sekencang-kencangnya untuk memenangkan perlombaan. 4 5 Pada suatu pagi di hari Minggu, Ani dan Ayah berjalan-jalan. Sesampai di dekat lapangan,

Lebih terperinci

Rega masih mencorat-coret drawing book miliknya, mencoba menyelesaikan pekerjaan dari Mbak Dena. Namun percuma, ia menyerah, kemudian meletakkan

Rega masih mencorat-coret drawing book miliknya, mencoba menyelesaikan pekerjaan dari Mbak Dena. Namun percuma, ia menyerah, kemudian meletakkan Rega masih mencorat-coret drawing book miliknya, mencoba menyelesaikan pekerjaan dari Mbak Dena. Namun percuma, ia menyerah, kemudian meletakkan pensil, menyandarkan tubuh ke belakang kursi, menghembuskan

Lebih terperinci

Dibalik perjuangan seorang "PAPA"

Dibalik perjuangan seorang PAPA Dibalik perjuangan seorang "PAPA" Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah

Lebih terperinci

Sesuatu yang LEBIH atau BEDA?

Sesuatu yang LEBIH atau BEDA? Sesuatu yang LEBIH atau BEDA? Hidup adalah perjuangan, gitu kata orang-orang zaman dulu. Berarti selama kita hidup jelas kita harus berjuang. Kalau nggak berjuang berarti nggak hidup. Deal? Dengan kata

Lebih terperinci

BAB 1 BERKEMAH. Petualangan Ke Dunia Es Krim 9

BAB 1 BERKEMAH. Petualangan Ke Dunia Es Krim 9 BAB 1 BERKEMAH Alya, ayo bangun...sudah siang lhoo, kata mama. Hoaammm.. Aku pun membuka mataku dan bangkit dari tidurku, aku langsung menuju kamar mandi dan tidak lupa aku mengambil handuk terlebih dahulu.

Lebih terperinci

Patriot Anti Korupsi Berawal dari Kampus

Patriot Anti Korupsi Berawal dari Kampus Patriot Anti Korupsi Berawal dari Kampus DISUSUN OLEH: Widya Rizky N (1401144019) Aninda Hasna A (1401144162) Pandega Syahdadini (1401140217) Karmaphala Angin bertiup kencang, murid- murid berlarian menuju

Lebih terperinci

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di Chapter I: The First Meeting Seorang gadis sedang berjalan bahagia di sepanjang jalan pada malam yang cerah. Ia melihat ke sekelilingnya dengan senyum ceria. Ia berharap hal aneh itu tidak akan muncul

Lebih terperinci

Bintang Pembuka. Kepada orang-orang yang tidak pernah naik keatas atap rumahnya untuk sekedar melihat betapa indahnya bintang-bintang.

Bintang Pembuka. Kepada orang-orang yang tidak pernah naik keatas atap rumahnya untuk sekedar melihat betapa indahnya bintang-bintang. Bintang Pembuka Kepada orang-orang yang tidak pernah naik keatas atap rumahnya untuk sekedar melihat betapa indahnya bintang-bintang. Kepada orang-orang yang belum pernah merasakan nikmatnya menatap bintang

Lebih terperinci

Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat.

Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat. Memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu contoh aturan yang ada di masyarakat. Bagaimana jika kelasmu kotor? Sampah berserakan di manamana? Tentu kalian tidak senang! Dalam menerima pelajaran

Lebih terperinci

HARDI ALUNAZA SD. Januari Dua Dimensi. (Goresan Cerita Cinta Sahabat Bintang)

HARDI ALUNAZA SD. Januari Dua Dimensi. (Goresan Cerita Cinta Sahabat Bintang) HARDI ALUNAZA SD Januari Dua Dimensi (Goresan Cerita Cinta Sahabat Bintang) Nulisbuku.com Januari Dua Dimensi (Goresan Cerita Cinta Sahabat Bintang) Oleh: Hardi Alunaza SD Copyright 2013 by (Hardi Alunaza

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sebagai pakaian yang ketinggalan zaman, bahkan saat ini hijab sudah layak

BAB I PENDAHULUAN. sebagai pakaian yang ketinggalan zaman, bahkan saat ini hijab sudah layak 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Hijab merupakan kewajiban bagi wanita umat Islam untuk menutup auratnya. Hijab sendiri kini tidak hanya digunakan oleh perempuan dewasa dan tua saja, akan tetapi sudah

Lebih terperinci

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Tugas Broadcasting Perpecahan Antar Sahabat Disusun Oleh : Nama : Muhammad Arif Alim NIM : 09.11.2929 Kelas : 09 S1TI 05 Mata Kuliah : Broadcasting Dosen Pembimbing : M. Suyanto, Prof. Dr, M.M. STMIK AMIKOM

Lebih terperinci

PROLOG. Terbangun di tempat yang aku tidak mengenalnya bukanlah impianku.

PROLOG. Terbangun di tempat yang aku tidak mengenalnya bukanlah impianku. PROLOG Terbangun di tempat yang aku tidak mengenalnya bukanlah impianku. Tersadar lalu melihat sekeliling dan menjadi asing. Di manakah aku? Aku ingat aku tertidur di antara buku-buku dan kesedihan. Aku

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. tidak lagi merasa di bawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan

BAB 1 PENDAHULUAN. tidak lagi merasa di bawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan 5 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Ketika seorang anak menjadi remaja dan kemudian remaja berkembang menuju ke tingkat dewasa, banyak perubahan yang akan dialami (Susilowati, 2013: 103). Sebagai manusia,

Lebih terperinci

Nyawa Untuk Ikan Ku. Written By ARIEF BUDI KUSUMA Imajinasi

Nyawa Untuk Ikan Ku. Written By ARIEF BUDI KUSUMA Imajinasi Nyawa Untuk Ikan Ku Written By ARIEF BUDI KUSUMA 09.11.2969 Imajinasi Copyright by Arief Budi Kusuma All Right Reserved Cp: Arief Budi Kusuma STMIK AMIKOM Yogyakart Jl. Ring Road Utara, Condong-Catur,

Lebih terperinci

Indonesian Beginners

Indonesian Beginners 2011 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Beginners (Section I Listening) Transcript Familiarisation Text FE FE FE Sudah pindah rumah, Sri? Sudah Joko. Bagaimana rumah barumu? Bagus Joko. Aku

Lebih terperinci

INTERVIEW GUIDE A. Company Profil B. Tahap Perencanaan strategi Positioning C. Tahap Pelaksanaan strategi Positioning

INTERVIEW GUIDE A. Company Profil B. Tahap Perencanaan strategi Positioning C. Tahap Pelaksanaan strategi Positioning INTERVIEW GUIDE A. Company Profil 1. Bagaimana sejarah dan perkembangan Mimikri Invitation? 2. Bagaimana struktur organisasi Mimikri Invitation? 3. Bagaimana logo yang digunakan Mimikri Invitation? 4.

Lebih terperinci

Wawancara dengan bapak Imam suwadi. Wawancara dengan bapak Tamnun

Wawancara dengan bapak Imam suwadi. Wawancara dengan bapak Tamnun Wawancara dengan bapak Imam suwadi Wawancara dengan bapak Tamnun Wawancara dengan bapak Paimin Wawancara dengan bapak Rimun Salah satu alamat rumah warga yang menjadi narasumber Peta letak desa Dadaptulis

Lebih terperinci

BAB VII KONDISI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAHTANGGA KOMUNITAS JEMBATAN SERONG

BAB VII KONDISI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAHTANGGA KOMUNITAS JEMBATAN SERONG BAB VII KONDISI KETAHANAN PANGAN PADA RUMAHTANGGA KOMUNITAS JEMBATAN SERONG Rumahtangga di Indonesia terbagi ke dalam dua tipe, yaitu rumahtangga yang dikepalai pria (RTKP) dan rumahtangga yang dikepalai

Lebih terperinci

Hey, sedang apa kamu di situ teriak Very yang mengetahui ada orang didaerah kekuasaannya.

Hey, sedang apa kamu di situ teriak Very yang mengetahui ada orang didaerah kekuasaannya. H ijaunya dedaunan masih bisa dirasakan, bersihnya udara masih bisa dihirup dengan bebas. Anak-anak kecil berlarian kesana-kemari tanpa memikirkan makan apa besok? Orangorang masih bisa menikmati setiap

Lebih terperinci

Entah bagaimana caranya aku mendapatkan surat elektronik yang sedang

Entah bagaimana caranya aku mendapatkan surat elektronik yang sedang Entah bagaimana caranya aku mendapatkan surat elektronik yang sedang mempermainkan perasaanku ini. Rasa bersalah, senang, sedih, termotivasi tercampur aduk mengusik pikiran dan nurani. Penulis surat ini

Lebih terperinci

LIBURAN BIMO DI YOGYAKARTA

LIBURAN BIMO DI YOGYAKARTA PERANCANGAN NASKAH FILM KARTUN LIBURAN BIMO DI YOGYAKARTA Disusun oleh: NAMA : SETYO BUDI SANTOSO NIM : 09.12.3701 JURUSAN SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA

Lebih terperinci

Aku dan adik kelasku.

Aku dan adik kelasku. Punya banyak impian, cita-cita dan mimpi. Mudah jatuh hati ke setiap cowok yg mudah membuatnya nyaman. Hobby menulis, apa aja ditulis hehe. Itulah aku gadis belia yg akan beranjak remaja. Dan aku itu cewek

Lebih terperinci

: iya bener ya oma harus sehat. Udah makan oma? : udah tadi habis dari GOR langsung beli sarapan

: iya bener ya oma harus sehat. Udah makan oma? : udah tadi habis dari GOR langsung beli sarapan LAMPIRAN SUBYEK PERTAMA : Selamat pagi oma : Selamat pagi : hari ini gimana sehat? : sehat dong, harus sehat terus : iya bener ya oma harus sehat. Udah makan oma? : udah tadi habis dari GOR langsung beli

Lebih terperinci

Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03

Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03 Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03 Ibu Utha berjualan gorengan di tepi jalan. Di sana ada pisang, bakwan, tahu, dan cireng tersedia. Rasanya? Kata para pembelinya, gorengan Ibu Utha renyah dan

Lebih terperinci

Akhir-akhir ini beberapa temen saya bermasalah dengan roommatenya. En cilakanya, saya juga. HUAAA.

Akhir-akhir ini beberapa temen saya bermasalah dengan roommatenya. En cilakanya, saya juga. HUAAA. Roommate, housemate, temen sekamar, tong wu. Hem, itu sesuatu atau seseorang yang kadang bisa membuat hari-hari kita di luar negeri bahagia, atau membuat hari-hari kita serasa neraka. Cieeehh. Bahasanyeeee.

Lebih terperinci

Karena muka gue udah cukup terkenal se-taman Safari, Vida pun menyadari keadaan gue yang saat itu lagi ngupil pake sedotan.

Karena muka gue udah cukup terkenal se-taman Safari, Vida pun menyadari keadaan gue yang saat itu lagi ngupil pake sedotan. Maaf, Bal. Yang semua aku kasih itu buat kebaikan, bukan tentang harapan. Ucap seorang cewek dengan rambut hitam ikal panjang yang baru saja buat gue patah hati. Nggak semua kita tau tentang harapan. Ada

Lebih terperinci

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia"

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen Keberanian Manusia Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia" Tukang Grafir Hanya ada satu tukang grafir di kota kami dan kebetulan dia adalah paman saya. Kalau dia bercakap dengan saya akhir-akhir ini, dia takkan bercerita

Lebih terperinci

SAMPLE. Chapter 1. Gadis Objek Snapshot

SAMPLE. Chapter 1. Gadis Objek Snapshot Chapter 1 Gadis Objek Snapshot Morimura Tamaki meniup debu yang menutupi kamera rangefinder favoritnya dengan blower hingga bersih, lalu dengan perlahan mengangkatnya tepat ke depan wajahnya. Kamera yang

Lebih terperinci

DIMAS PRAMATA DEWI NURKHIKMAH

DIMAS PRAMATA DEWI NURKHIKMAH DIMAS PRAMATA DEWI NURKHIKMAH EKOR CICAK Diandra Creative Ekor Cicak Penulis: Dimas Pramata dan Dewi Nurkhikmah Editor: Tata Bahasa: Dewi Nurkhikmah Tata Letak: Sampul: Diterbitkan Oleh: Diandra Creative

Lebih terperinci

Taman Bacaan Rumah Unyil

Taman Bacaan Rumah Unyil Pengantar Sepasang Sayap Malaikat (Sebuah Antologi Mimpi), buku ini adalah sebuah mimpi bagi kami. Semua berawal dari mimpi. Kami baru belajar menulis, masih jauh perjalanan kami untuk menjadi penulis

Lebih terperinci

KAWASAN TERTIB LALU LINTAS

KAWASAN TERTIB LALU LINTAS Selamat pagi,pertama tama perkenalkan nama saya charis,saya domisili surabaya,berumur 19 tahun.motivasi saya menulis karena gelisah melihat kondisi lalu lintas kita saat ini.melihat kondisi yang sekarang

Lebih terperinci

DATA PERCAKAPAN. pada saat anak sedang mengerjakan tugas di dalam kelas)

DATA PERCAKAPAN. pada saat anak sedang mengerjakan tugas di dalam kelas) Lampiran I DATA PERCAKAPAN 1. Percakapan, dan (konteks peneliti mengajak anak bercerita pada saat anak sedang mengerjakan tugas di dalam kelas) : Kau suka pelajaran apa th? : Gelas suka, bola suka. : Apa?

Lebih terperinci

Tapi sayang beribu sayang, begitu saya kembali ke China, waktu saya dengan Tuhan banyak sekali terpotong. :(( Saya tidak bisa berkata.

Tapi sayang beribu sayang, begitu saya kembali ke China, waktu saya dengan Tuhan banyak sekali terpotong. :(( Saya tidak bisa berkata. Guys, saya baru sadar betapa pentingnya pengaruh pergaulan. Kata Alkitab, "Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik." Sepintas keliatannya klise, tapi sebenernya itu bener banget. Saya inget ada

Lebih terperinci

2

2 1 2 3 4 5 6 Suatu siang di Desa Tantular... 7 Akhirnya Sampai juga di desaku. Syukurlah. Lumayan juga perjalanan kita Kamu serius akan meninggalkan usaha kita di kota? Aku serius. Ini saatnya aku mengabdi

Lebih terperinci

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang.

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang. Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang. Sepertinya mereka adalah rekan kerja satu ruangan di lantai 12,

Lebih terperinci

FAIRA FA. Sakura In The Fall. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

FAIRA FA. Sakura In The Fall. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com FAIRA FA Sakura In The Fall Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com Prolog Angin berhembus pelan, menerbangkan beberapa helai daun yang masih hijau dari pohonnya. Bertumpuktumpuk awan seperti

Lebih terperinci

37. Hari Yang Kelabu

37. Hari Yang Kelabu 37. Hari Yang Kelabu Obsesiku untuk menghajikan kedua orang tua, kurem dulu dengan kekuatan penuh. Walau dadaku sesak dan kepalaku ngilu. Lebih menyakitkan lagi, ketika sebulan yang lalu, keputusan yang

Lebih terperinci