RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)"

Transkripsi

1 I N S A N I N D O N E S I A Y A N G C E R D A S & K O M P R E H E N S I F Aulia Siti Aisjah Hp : RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PEKERTI - ITS Surabaya, 4-6 Nopember 2014 L/O/G/O

2 CV S1 Teknik Fisika FTI-ITS, Lulus 1988, S2 Teknik Elektro ITS, Lulus 1996, S3, Teknik Pengendalian Kelautan FTK ITS, Lulus 2007 Dosen Tetap: Jurusan Teknik Fisika FTI-ITS 1988 Sekarang, Kaprodi S2 Teknik Fisika ITS (2010 skr) Ketua Dewan Redaksi Jurnal JURNAL IPTEK, The Journal of Technology and Science ( skr) Koordinator Jurnal IPTEK (IPTEK of Engineering, IPTEK of Science, IPTEK of Art and Design, IPTEK of Proceeding Series) (2012 skr) Koordinator PHKI Teknik Fisika ITS Bersertifikat Pendidik, Ketua Tim Kurikulum Teknik Fisika ITS Ketua Panitia International Seminar 2 nd, 3 th APTECS ITS (annual international seminar) Ketua Steering Commitee International Seminar 3 th APTECS Peneliti dana (Ristek, DP2M, PUM ITS) skr Traininer utk KBK, Pakerti, AA (2009 skr) Tariner untuk penulisan karya ilmiah DitLitabMas DIKTI (2011 skr) Penerima Hibah E-Learning ITS ( ), Hibah GDLN (2012), Hibah PDITT ( ) Keynote speaker: Devsus Workshop (NMMU Port Elizabeth Afsel 2010, IMS Dar er Salaam Zanzibar 2011, Universidad Quintanaa Roo Mexico 2012)

3 Capaian Pembelajaran: Mampu menyusun RPS untuk 1 MK yang diampu dalam waktu 2 minggu

4 SNPT Permen 049/ 2014 PASAL 2 PASAL 4 1. STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 2. STANDAR NASIONAL PENELITIAN 3. STANDAR NASIONAL PENGABDIAN KPD MASY STANDAR NAS. PEND 1. Standar KOMP. LULUSAN 2. Standar ISI PEMBELAJARAN 3. Standar PROSES PEMBELAJARAN 4. Standar PENILAIAN PEMBELAJARAN 5. Standar PENDIDIK dan TENAGA KEPENDIDIKAN 6. Standar SARANA dan PRASARANA PEMBELAJARAN 7. Standar PENGELOLAAN PEMBELAJARAN 8. Standar PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN

5 Sikap & Tata nilai; Pengetahuan; Kemampuan Kerja; Manajerial & Tangung jawab; Peraturan Presiden No.8 Tahun 2012, Tentang KKNI Sikap; Pengetahuan; Ketrampilan Umum; Ketrampilan Khusus; PERMEN DIKBUD No. 49 TENTANG SNPT Tahun 2014 dirumuskan oleh forum program studi sejenis atau pengelola program studi dlm hal tdk memiliki forum Prodi di elaborasi ditetapkan dg SK DIRJEN-DIKTI CP-MATA KULIAH Sesuai kebutuhan belajar mhs; Merupakan akumulasi hasil belajar mhs; Merupakan pengorganisasi bahan kajian/materi kuliah; Indikator jelas; Measurable; Observable; disusun oleh dosen / tim dosen PRODI

6 Mata Kuliah STANDAR ISI PEMBELAJARAN (Ps. 8 SNPT) Kriteria Minimal Tingkat Kedalaman Materi D3 S1 S2 S3 PROFESI SPESIALIS S1,S2,S3 TERAPAN Tingkat Keluasan Materi %Afektif Receiving, Responding, Valuing, Organization, Characterization. %Psikomotor: Imitation, Manipulation, Precision, Articulation, Naturalization. %Kognitif : Knowledge, Comprehension, Application, Analysis, Synthesis, Evaluation, Creation. Ps. 9 - SNPT distrukturkan

7 Standar Proses Ps SNPT 1. Karakteristik Proses Pembelajaran 2. Perencanaan Proses Pembelajaran 3. Pelaksanaan Proses Pembelajaran 4. Beban Belajar Mahasiswa 2. Perencanaan Proses Pembelajaran Untuk setiap Mata Kuliah Dalam bentuk Dosen mandiri Kelompok Dosen (Bidang Ilmu) dikembangkan Ps SNPT Rencana Pembelajaran Semester

8 Komponen Mata Kuliah Assessment Metode Belajar Waktu Belajar Pengetahuan Ketrampilan Khusus Ketrampilan Umum Sikap Indikator Aspek Capaian Pembelajaran PRODI MK BAHAN KAJIAN MK POKOK BAHASAN SUB-POKOK BAHASAN

9 Minimal memuat Rencana Pembelajaran Semester Ps. 12 ayat 3 - SNPT 1. Nama Program Studi, Nama dan Kode Mata Kuliah, Semester, sks, Nama Dosen Pengampu 2. Capaian Pembelajaran Lulusan yang dibebankan pada Mata Kuliah 3. Kemampuan Akhir yang direncanakan pada tiap Tahap Pembelajaran untuk memenuhi Capaian Pembelajaran Lulusan 4. Bahan Kajian yang terkait dengan Kemampuan yang akan dicapai 5. Metode Pembelajaran 6. Waktu yang disediakan untuk mencapai Kemampuan pada tiap Tahap Pembelajaran 7. Pengalaman Belajar yang diwujudkan dalam Deskripsi Tugas yang harus dikerjakan oleh Mahasiswa selama Satu Semester 8. Kriteria, Indikator, dan Bobot Penilaian 9. Daftar Referensi yang digunakan

10 Rincian Waktu 1 sks Kegiatan Pembelajaran (Permendikbud No.49 Tahun 2014: pasal 16) Pengertian 1 sks dalam bentuk pembelajaran a b c Kuliah, Responsi, Tutorial Tatap Muka Penugasan Terstruktur Belajara Mandiri 50 menit/minggu/semester 50 menit/minggu/semester 60 menit/minggu/semester Seminar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis Tatap muka Belajar mandiri 100 menit/minggu/semester 60 menit/minggu/semester Praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara 160 menit/minggu/semester Pasal 15: (1) Beban belajar mahasiswa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf d, dinyatakan dalam besaran satuan kredit semester (sks). (2) Satu sks setara dengan 160 (seratus enam puluh) menit kegiatan belajar per minggu per semester. (3) Setiap mata kuliah paling sedikit memiliki bobot 1 (satu) sks. (4) Semester merupakan satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 16 (enam belas) minggu.

11 PB-Seri-1 PB-Seri-2 PB-Seri-3 PB-Seri-4 PB-Seri-5 PB-Seri-6 PB-Seri-7 PB-Seri-8 PB-Seri-9 PB-Seri-10 PB-Seri-11 PB-Seri-12 MK MK-P- TIK S1 Menghitung Besaran sks Mata Kuliah(MK) Pengantar TIK S1 Capaian Pembelajaran MK (CP-MK) Mampu Teori (Kuliah) menjelaskan : arsitektur komputer, Mampu merakit PC dan OS Mampu menjelaskan jaringan Praktek : komputer, Mampu merancang system jaringan sederhana Mampu menjelaskan system komunikasi data BAHAN KAJIAN (MATERI) 74 jm/16mg=4,625jam x 60menit/1jam= 277,5 menit/160menit=1,734 sks (1sks=160menit/mg) 2 sks 48 jam/16mg = 3jam x 60menit/1jam = 180 menit/160menit=1,125 1 sks BKI-3 BKE-1 BKE-3 BKF-1 BKI-3 BKE-1 BKE-3 BKF-1 Total besarnya sks : 2 sks (kuliah) + 1 sks (praktek) = 3 sks BKI-3 BKE-1 BKE-3 BKF-1 14 Jam Belajar Mhs T P Waktu belajar 30 yang diperlukan Mhs belajar untuk mencapai CP-MK pada 24 setiap tahapan belajar 30 (ditentukan 3 oleh dosen/tim dosen 24 berdasarkan pengalaman mengampu MK tsb.) T o t a l T=Teori P=Praktek sks Pokok Bahasan (PB) : Seri

12 PETA KOMPETENSI (Sistimatis & Terstruktur) CP-MK CPK-15 CPK-12 CPK-13 CPK-14 P CPK-10 CPK-11 H P:Prosedural H:Herarkikal C:Cluster CPK-4 CPK-5 CPK-6 CPK-7 CPK-8 CPK-9 C CPK-2 CPK-3 CP : Capaian Pembelajaran CPK : Capaian Pembelajaran Khusus CPK-1 Kemampuan awal mahasiswa yg diperlukan garis entry behaviour

13 Capaian Pembelajaran MK: Mampu melakukan perancangan sistem pengendalian otomatis dengan tahapan yang benar baik secara mandiri maupun dalam kerjasama tim (C5, P4, A3) PB8. Persamaan Ruang Keadaan (C4, P3, A3) PB7. Strategi Perancangan sistem Pengendalian PID dan kombinasinya (C5, P3, A3) PB6. Pengendali PID, dan kombinasinya (C5, P3, A3) PB3. Respon Sistem Dinamis (C4, P3, A3) PB4. Tempat Kedudukan Akar (C4, P3, A3) PB5. Respon Frekuensi (C4, P3, A3) PB 2. Model Matematis Sistem Dinamika (C3, P3, A3) PB 1. Komponen Sistem Pengendalian Otomatis (C2,A2) Garis Entry Behaviour Transformasi Laplace Sensor Transducer

14 Capaian Pembelajaran MK: Mampu melakukan perancangan sistem pengendalian otomatis dengan tahapan yang benar baik secara mandiri maupun dalam kerjasama tim (C5, P4, A3) PB8. Menganalisis Karakteristik Sistem berdasarkan Persamaan Ruang Keadaan (C4, P3, A3) PB7. Membandingkan Strategi Perancangan sistem Pengendalian PID dan kombinasinya (C5, P3, A3) PB6. Membandingkan Pengendali PID, dan kombinasinya (C5, P3, A3) PB3. Menganalisis PB4. Membuat Tempat PB5. Menganalisis Respon Respon Sistem Dinamis (C4, P3, A3) Kedudukan Akar (C4, P3, A3) Frekuensi (C4, P3, A3) PB 2. Menurunkan Model Matematis Sistem Dinamika (C3, P3, A3) PB 1. Menjelaskan Komponen Sistem Pengendalian Otomatis (C2,A2) Garis Entry Behaviour Transformasi Laplace Sensor Transducer

15 1 ASPEK SIKAP & TATA NILAI (sesuai KKNI-SNPT) Untuk semua Level KKN 2 ASPEK KETRAMPILAN KERJA Untuk setiap Level KKNI UMUM (ditetapkan oleh SNPT) KHUSUS (diusulkan oleh PRODI) 3 ASPEK PENGUASAAN PENGETAHUAN/KEILMUAN (diusulkan oleh PRODI) Digunakan sebagai Untuk setiap Level KKNI dasar penyusunan Capaian Pembelajaran Matakuliah 4 ASPEK MANAGERIAL, KEWENANGAN dan TANGGUNG JAWAB (sebagian diusulkan oleh PRODI) Untuk setiap Level KKNI

16 Contoh Format RPS Bobot (%) tiap jenis assessment sesuai dg kedalaman & keluasan CP- MK tahapan pembelajara n Tuliskan CP- MK yang sesuai dg CP-Prodi dan bersifat dapat diukur / diamati Materi pokok bahasan / bahan kajian yg relevan dg CP-MK dan sesuai dengan tahapan belajar mhs. [Pustaka : new update,jelas, relevan] Metode/strategi belajar Mhs sesuaikan dg CP- MK tiap tahapan belajar Mhs. [sesuaikan dg besarnya sks yg telah ditentukan] Indikasi2 yg menyatakanan pencapaian pembelajaran tiap tahapan belajar yg dapat diukur & diamati Bentuk assessmen sesuai dg indikator CP-MK tiap tahapan belajar: Tes; Non-tes

17 C, P, A - MENINGKAT SESUAI BLOOM ANDERSON RINCIAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PRODI Rincian CP PS 1. Ketrampilan Kerja Rincian CP PS 2. Penguasaan Pengetahuan Rincian CP PS 3. Kemampuan Manajerial SEM 8 CP8.1 MK 8.1 CP8.2 MK 8.2 CP8.J MK 8.J.. SEM 2 CP2.1 MK 2.1 CP2.2 MK 2.2. CP2.M MK 1.M SEM 1 CP1.1 MK 1.1 CP1.2 MK 1.2 CP1.N MK 1.N

18 C, P, A - MENINGKAT SESUAI BLOOM ANDERSON Aspek Ketrampilan Kerja Aspek Penguasaan Pengetahuan Aspek Kemampuan Manajerial SEM 8 CP8.1 MK 8.1 CP8.2 MK 8.2 CP8.J MK 8.J... SEM CP2.2 Fisika Rek 2 MK 2.2 CP2.M MK 1.M SEM Fisika Rek Matematika Kimia Pengantar Tek. Fisika

19 Bagaimana Menyusun CP MK

20 Capain Pembelajaran - S.M.A.R.T S PESIFIC Capaian belajar harus jelas, menggunakan istilah yang spesifik menggambarkan kemampuan; pengetahuan, nilai, sikap dan kinerja yang diinginkan. Gunakan kata-kata tindakan atau kata kerja nyata (concrete verbs). M EASURABLE A CHIEVABLE Capaian belajar harus mempunyai target yang dapat diatur dan hasil yang dapat diukur, sehingga kita dapat menentukan kapan hal tersebut dapat dicapai oleh mahasiswa Pastikan bahwa kemampuan yang diinginkan adalah sesuatu dimana mahasiswa dapat mencapainya. Mampu menjelaskan Mampu menghitung Mampu membedakan Mampu menyimpulkan REALISTIC Pastikan bahwa kemampuan mahasiswa yang diinginkan adalah realistis dan dapat dicapai oleh mahasiswa T IME - BOUND Pastikan bahwa kemampuan mahasiswa yang diinginkan adalah realistis dan dapat dicapai dalam batas waktu

21 THE TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES COGNITIVE DOMAIN Bloom & Anderson & Krathwohl,2001 Mengidentifikasikan, Menyebutkan, Menunjukkan Memberi nama pada, Menyusun daftar, Menggarisbawahi, Menjodohkan, Memilih, Memberikan definisi, Menyatakan,. Menjelaskan, Menguraikan, Merumuskan, Merangkum, Mengubah, Memberikan contoh tentang, Menyadur, Meramalkan, Menyimpulkan, Memperkirakan, Menerangkan, Menggantikan, Menarik kesimpulan, Meringkas, Mengembangkan, Membuktikan,. Mendemonstrasikan, Menghitung, Menghubungkan, Memperhitungkan Membuktikan, Menghasilkan, Menunjukkan, Melengkapi, Menyediakan, Menyesuaikan, Menemukan,. Memisahkan, Menerima, Menyisihkan, Menghubung-kan, Memilih, Membandingkan Mempertentangka n, Membagi, Membuat diagram/skema, Menunjukkan hubungan antara, Membagi,.. Memperbandingkan, Menyimpulkan, Mengkritik, Mengevaluir, Memberikan argumentasi, Menafsirkan, Membahas, Menyimpulkan, Memilih antara, Menguraikan, Membedakan, Melukiskan, Mendukung, Menyokong, Menolak,. Merancang, Menyusun, Menciptakan, Mendesain, Mengkombinasikan, Mengatur, Merencanakan,.. C1 C2 C3 C4 C5 C6

22 TAKSONOMI TUJUAN INSTRUKSIONAL KAWASAN PSIKOMOTOR (DAVE, 1967) IMITATION Mengikuti, Menirukan, Menjiplak, Mereplikasi, Mencetak dengan pola, Merakit, Mempraktekkan, Membuat, MANIPULATIO N Mengoperasikan, Membangung, Memasang, Membongkar, Memperbaiki, Menyusun, Merakit, Merangkai, Memainkan, Mendemonstrasikan,.. PRESICION Melakukan gerak dengan benar, Melakukan gerak dengan teliti, Melakukan gerak terukur,. ARTICULATIO N Membuat variasi, Mengkombinasi gerak, Mengadaptasikan berbagai gerak, Mengatur, NATURALITATIO N Mengorganisasi gerak, Melakukan gerak dg wajar, Melakukan gerak spontan, Melakukan gerak dg cepat, P1 P2 P3 P4 P5

23 THE TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES AFFECTIVE DOMAIN (Krathwohl, Bloom & Masia,1964) RECEIVING Melaksanakan, Membantu, Menawarkan diri, Menanyakan, Memilih, Mengikuti, Menjawab, Melanjutkan, Memberi, Menyatakan, Menempatkan,. A1 RESPONDING Menyambut, Menolong, Mendatangi, Melaporkan, Menyumbangkan, Menyesuaikan diri Berlatih, Menampilkan, Membawakan, Mendiskusikan, Menyelesaikan, Menyatakan persetujuan Mempraktekkan,. A2 VALUING Menunjukkan, Melaksanakan, Menyatakan pendapat, Mengikuti Mengambil prakarsa, Memilih Ikut Serta, Menggabungkan diri, Mengundang, Mengusulkan, Membela, Menuntun, Membenarkan, Menolak, Mengajak, A3 ORGANIZATIO N Merumuskan, Berpegang pada, Mengintegrasikan, Menghubungkan, Mengaitkan, Menyusun, Mengubah, Melengkapi, Menyempurnakan, Menyesuaikan, Menyamakan, Mengatur, Memperbandingkan, Mempertahankan, Memodifikasikan, A4 CHARACTERIZATIO N Bertindak, Menyatakan, Memperlihatkan, Mempraktekkan, Melayani, Mengundurkan diri, Membuktikan, Menunjukkan, Bertahan, Mempertimbangkan, Mempersoalkan, A5

24 FORMAT RANCANGAN TUGAS MATA KULIAH :.. SEMESTER : sks :. MINGGU KE :... Tugas ke : TUJUAN TUGAS : URAIAN TUGAS : a. Obyek garapan :.. b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan : c. Metode/ cara pengerjaan, acuan yang digunakan :... d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan/ dikerjakan :. 3. KRITERIA PENILAIAN : a. % b. % c. %

25 versi kbk 1. TUJUAN TUGAS : adalah rumusan kemampuan yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa bila ia berhasil mengejakan tugas ini (hard skill dan soft skill) 2. URAIAN TUGAS : PENJELASAN FORMAT TUGAS : a. Obyek garapan : berisi deskripsi obyek material yang akan distudi dalam tugas ini (misal tentang penyakit kulit/ manejemen RS/ narkoba/ bayi/ perawatan darurat/ dll) b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan : uraian besaran, tingkat kerumitan, dan keluasan masalah dari obyek material yang harus distudi, tingkat ketajaman dan kedalaman studi yang distandarkan. (misal tentang perawatan bayiprematur, distudi tentang hal yang perlu diperhatikan, syarat-syarat yang harus dipenuhi - kecermatan, kecepatan, kebenaran prosedur,dll) Bisa juga ditetapkan hasilnya harus dipresentasi di forum diskusi/ seminar. c. Metode/ cara pengerjaan tugas : berupa petunjuk tentang teori /teknik / alat yang sebaiknya digunakan, alternatif langkah-langkah yang bisa ditempuh, data dan buku acuan yang wajib dan yang disarankan untuk digunakan, ketentuan dikerjakan secara kelompok/ individual. d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan : adalah uraian tentang bentuk hasil studi/ kinerja yang harus ditunjukkan/disajikan (misal hasil studi tersaji dalam paper minimum 20 halaman termasuk skema, tabel dan gambar, dengan ukuran kertas kuarto, diketik dengan type dan besaran huruf yang tertentu, dan mungkin dilengkapi sajian dalam bentuk CD dengan format powerpoint). 3. KRITERIA PENILAIAN : berisi butir-butir indikator yang dapat menunjukan tingkat keberhasilan mahasiswa dalam usaha mencapai kompetensi yang telah dirumuskan.

26 LEMBAR TUGAS : TEKNIK KONVERSI & KONSERVAS1 ENERGI TUGAS 7-10 : RENEWABLE ENERGY CONVERSION MATA KULIAH : TEKNIK KONVERSI ENERJI. SEMESTER : VI METODE : DISCOVERY & COLLABORATIVE LEARNING 1. TUJUAN TUGAS : Mempu menjelaskan sistem pengkonversi energi sebagai sumber energi alternative (Renewable Energy). 2. KOMPETENSI : a. Pengusaan terhadap berbagai sistem pengkonversi energi alternative. b. Kerjasama team yang baik dan kompak. c. Presentasi dan komunikasi verbal dan non-verbal. d. Ketajaman menjelaskan & creative. e. Penguasaan ICT. 3. URAIAN TUGAS : a. Obyek Garapan : Sistem Komversi Energi Alternatif (Renewable Energy). b. Yang Harus Dikerjakan Dan Batasan-batasan : (1)Membentuk group kecil terdiri dari 5 orang mhs. (2)Menyusun makalah berdasarkan studi literature dari berbagai sumber, yang didukung oleh data, baik data yang berskala nasional maupun internasional. Dalam hal ini aktualisasi data (kekinian data/5 tahun terakhir) menjadikan bobot penilaian tinggi. (3)Menyusun slide presentasi kemudian masing-masing group mempresentasikannya. Keberhasilan presentasi ditentukan oleh tampilan,penguasaan materi, kerjasama, penguasaan audient.

27 TEKNIK KONVERSI & KONSERVASI ENERJI c. Metodologi / Cara Pengerjaan : (1). Penulusuran dan pengumpulan data. (2). Mendiskusikan dalam kelompok, item-item yang akan ditampilkan. (3). Menyusun dan penulisan makalah. (4). Mendiskusikan point-point penting yang akan di presentasikan. (5). Merancang dan menyusun slide presentasi. (6). Uji coba presentasi dalam kelompoknya sendiri. (7). Persiapan presentasi di klas. d. Kriteria luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan : (1). Makalah dengan format : A4, font : Trebuchet MS,size 12,margin , minimum 15 halaman. Menggunakan tata tulis ilmiah. Dikumpulkan dalam bentuk softcopy forma t (*.rtf) (2). Slide Presentasi PowerPoint, terdiri dari : Text, grafik, tabel, gambar, animasi ataupun video clips. Minimun 10 slide. Dikumpulkan softcopy format (*.ppt). (3). Tuliskan nama & nrp masing-masing anggota group, sertakan juga peran dan tugas masing-masing anggota group. (4). Tugas dikumpulkan dalam folder dengan nama group, berisi : makalah (*.rtf), slide (*.ppt),daftar anggota group beserta masingmasing tugasnya, dan softcopy referensi yang digunakan.

28 TEKNIK KONVERSI & KONSERVASI ENERGI 4. KRITERIA PENILAIAN : a. Penyusunan Makalah (bobot 30%) Tata tulis ilmiah & kepatuhan terhadap format yang ditentukan, kemutakhiran data (5 tahun terakhir), Pengolahan & penyajian tulisan (tidak dari capture & paste hasil download), susunan setidaknya terdiri dari; abstrak,pendahuluan, ulasan sistem,tampilan data,kesimpulan,referensi (sumber web jika ada). b. Penyusunan Slide Presentasi (bobot 30%) Jelas dan konsisten, Sedehana & inovative, menampilkan gambar & blok sistem,tulisan menggunakan font yang mudah dibaca, jika diperlukan didukung dengan vedio clip yang relevant. c. Presentasi (bobot 40%) Bahasa komunikatif, penguasaan materi, penguasaan audiensi, pengendalian waktu (15 menit presentasi + 5 menit diskusi), kejelasan & ketajaman paparan, penguasaan media presentasi. 5. JADWAL PELAKSANAAN: a. Pembentukan group : 28 April 2014 b. Pengumpulan tugas : 5 Mei 2014 c. Pelaksanaan Perentasi : 7 & 14 Mei 2014 d. Pengumuman hasil evaluasi : 21 Mei LAIN-LAIN : a. Bobot tugas kali ini adalah 30% dari total bobot evaluasi matakuliah TKE. b. Akan dipilih 3 penampilan terbaik.

29 Rubric Penilaian Hasil Belajar No ASPEK YANG DINILAI Skala/Kreteria A AB B BC C D E 1 Effective communication standards Pemilihan kata yang memotivasi Cara & ekspresi dlm presentasi Penguasaan Media Presentasi Memberi kesempatan berdiskusi pada audiensi 2 Cooperation/collaboration standards Konstribusi kerjasama dlm tim Keaktifan dalam kerjasama dlm tim Leadership dlm menjalankan peran 3 Information processing standards Penggalian informasi Penginterpretasian & pen-sintesisan informasi 4 Complex thinking standards Penguasaan materi Memberi Ide/pemikiran/penjelasan yg cerdas Penyajian Makalah A 4 Istimewa AB 3,5 Baik sekali B 3 Baik BC 2,5 Cukup baik C 2 Cukup D 1 Kurang 0-40 E 0 Kurang sekali

30 Penyaji : Group... Nama : Ayu Lasryza Nrp :.. Tema :... No ASPEK YANG DIAMATI Skor M1 M2 M3 M4 M5 % 1 Effective communication standards Pemilihan kata yang memotivasi Cara & ekspresi dlm presentasi Penguasaan Media Presentasi Memberi kesempatan berdiskusi pada audiensi 2 Cooperation/collaboration standards 30 Konstribusi kerjasama dlm tim Keaktifan dalam kerjasama dlm tim Leadership dlm menjalankan peran 3 Information processing standards Penggalian informasi Penginterpretasian & pen-sintesisan informasi 4 Complex thinking standards 30 Penguasaan materi Memberi Ide/pemikiran/penjelasan yg cerdas Penyajian Makalah Nilai Rata-rata (SS) (HS )

31 Kita tidak hanya sebagai Ilmuwan Marilah menjadi Pendidik Mari menyusun RPS

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014 Standar yang diatur di lingkup DIKTI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 1. Standar Kompetensi Lulusan 2. Standar Isi 3. Standar Proses 4.

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 Doktor (S3) Doktor (S3) Terapan 9 Magister (S2) Magister (S2) Terapan 8 7 Sarjana (S1) Diploma 4 (D4) 6 Fokus

Lebih terperinci

MATERI SIDANG PENDIDIKAN GRUP II PROGRAM PELATIHAN BERKOMPETENSI ANGGOTA AFFAVETI

MATERI SIDANG PENDIDIKAN GRUP II PROGRAM PELATIHAN BERKOMPETENSI ANGGOTA AFFAVETI MATERI SIDANG PENDIDIKAN GRUP II PROGRAM PELATIHAN BERKOMPETENSI ANGGOTA AFFAVETI 1 BAB I PENDAHULUAN 1. Latar belakang Dalam kegiatan sosialisasi AFFAVETI di lingkungan KOM I JABODETABEK dan Sumatera

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Fakultas : MIPA Program Studi : Pendidikan Fisika Nama Matakuliah/SKS : IPBA/2 Kode Matakuliah : Matakuliah Prasyarat : Mahasiswa telah memprogram Fisika Dasar I Nama

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI sesuai KKNI

PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI sesuai KKNI PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI sesuai KKNI Workshop Kurikulum Pendidikan Tinggi DIREKTORAT BELMAWA - DIKTI Syamsul Arifin HP : 081-2354-2233 syamp3ai@its.ac.id ; syamp3ai@gmail.com, Tantangan

Lebih terperinci

PETA KOMPETENSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KONTRAK PERKULIAHAN

PETA KOMPETENSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KONTRAK PERKULIAHAN PETA KOMPETENSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KONTRAK PERKULIAHAN MATA KULIAH PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN ( ED6202/2 sks/sem. VI ) Oleh: Ir. Iftitah Ruwana, MT JURUSAN TEKNIK LISTRIK D-III FAKULTAS

Lebih terperinci

Kebijakan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi

Kebijakan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Kebijakan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Ridwan Roy T, Deputi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pertemuan Koordinasi Pengelolaan Insitusi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan,

Lebih terperinci

PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS. nama perguruan tinggi. logo perguruan tinggi. nama kota, bulan dan tahun

PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS. nama perguruan tinggi. logo perguruan tinggi. nama kota, bulan dan tahun PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS nama perguruan tinggi logo perguruan tinggi nama kota, bulan dan tahun DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar (jika

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan

Lebih terperinci

Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI. Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013

Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI. Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013 Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013 ISI PERATURAN DAN KETENTUAN TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 1. Pergeseran paradigma ke konsep KBK (Kepmendiknas

Lebih terperinci

PETA KOMPETENSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KONTRAK PERKULIAHAN. Oleh: Bambang Prio Hartono, ST, MT

PETA KOMPETENSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KONTRAK PERKULIAHAN. Oleh: Bambang Prio Hartono, ST, MT PETA KOMPETENSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) KONTRAK PERKULIAHAN MATA KULIAH RANGKAIAN LISTRIK I ( ED1113/3 sks/sem. I ) Oleh: Bambang Prio Hartono, ST, MT JURUSAN TEKNIK LISTRIK D-III FAKULTAS

Lebih terperinci

FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM [FIAI] UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MENJADI STANDAR BAHAN AJAR DI UII. web: www.sanaky.com - e-mail: hujair@lpm.uii.ac.

FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM [FIAI] UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MENJADI STANDAR BAHAN AJAR DI UII. web: www.sanaky.com - e-mail: hujair@lpm.uii.ac. MENJADI STANDAR BAHAN AJAR DI UII MODUL MATERI KULIAH TERDIRI DARI SATU TOPIK BAHASAN SATU PERTEMUAN DETAIL PENJELASAN TOPIK BAHASAN DARI SAP atau RPP SILABUS REFERENSI STANDAR VALIDASI BPM UII [PM 04]

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG TAHUN 201 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 A. Latar Belakang Permendikbud Nomor

Lebih terperinci

KOMPONEN PENTING DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN

KOMPONEN PENTING DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN KOMPONEN PENTING DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN Oleh Drs. Samsul Hidayat, M.Ed (WI Madya BKD & Diklat Provinsi NTB) ABSTRAKSI Seorang pengajar/guru/ Widyaiswara dalam merencanakan pembelajaran dituntut

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 73/KEP/UDN-01/VII/2007. tentang STANDAR PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 73/KEP/UDN-01/VII/2007. tentang STANDAR PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 73/KEP/UDN-01/VII/2007 tentang STANDAR PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rektor Universitas Dian Nuswantoro Menimbang : 1. bahwa proses

Lebih terperinci

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1 INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1 1. STANDAR ISI 1.1. Adanya Standard Oprational Prosedure (SOP) dalam menjalankan semua Standar Isi Ada SOP, telah dijalankan dengan Surat Keputusan (SK) pimpinan perguruan,

Lebih terperinci

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA BAB 4 4.1 Pendahuluan Salah satu sebab dari minimnya jumlah publikasi artikel di Indonesia adalah kurang tingginya produktivitas karya ilmiah di tingkat pendidikan pascasarjana. Upaya untuk meningkatkan

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga 9 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Model Pembelajaran Examples Non Examples Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga lima orang dalam pembelajaran yang memungkinkan siswa bekerja

Lebih terperinci

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK)

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) 1. STANDAR ISI 1.1. Kejelasan dan kelengkapan dokumen kebijakan tentang penyusunan dan pengembangan kurikulum Terdapat

Lebih terperinci

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 01 PALEMBANG 2O13 1 Standar Isi Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Palembang SPMI-UMP

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi waktu : SMA Negeri 1 Sukasada : Matematika : X/1 (Ganjil) : 2 x 4 menit (1 pertemuan) I. Standar Kompetensi

Lebih terperinci

STANDAR PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

STANDAR PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA 2 STANDAR PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA Intellectual Morality Entrepreneurship UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA Jl. Sutorejo 59 Surabaya Telp. 031-3811966 Fax. 0313813096 http://www.um-surabaya.ac.id

Lebih terperinci

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3 I. TUJUAN Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Tugas Akhir (TA) di D3 Teknik Informatika. II. DASAR PENETAPAN Aturan pengajuan proposal TA mahasiswa pada Program D3 Teknik Informatika dibuat berdasarkan:

Lebih terperinci

Proses Evaluasi. Keterbatasan mampuan Negara. imo Masyarakat PRUDEN

Proses Evaluasi. Keterbatasan mampuan Negara. imo Masyarakat PRUDEN Proses Evaluasi Keterbatasan mampuan Negara imo Masyarakat PRUDEN Kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik,

Lebih terperinci

RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)

RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP) RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP) Judul Mata Ajar : Sistem Reproduksi 2 Kode MK : KEP 301 Beban Studi : 3 SKS (T:2 SKS, P: 1 SKS) PJMK : Anita Rahmawati, S.Kep.,Ns Periode : Semester 6 Tahun Ajaran

Lebih terperinci

FAK. ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK UNIVERSITAS KADIRI TANGGAL STANDARD OPERATING PROCEDURE BERLAKU: PROSES PEMBELAJARAN REVISI :

FAK. ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK UNIVERSITAS KADIRI TANGGAL STANDARD OPERATING PROCEDURE BERLAKU: PROSES PEMBELAJARAN REVISI : DOKUMEN LEVEL KODE SOP/LAK/B.01 UNIVERSITAS KADIRI TANGGAL STANDARD OPERATING PROCEDURE BERLAKU FAK. ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK PROSES PEMBELAJARAN REVISI A. TUJUAN Untuk terlaksananya kegiatan pembelajaran

Lebih terperinci

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA A. Deskripsi Kegiatan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah 2015 (LKTI),

Lebih terperinci

Unit 1 KONSEP DASAR ASESMEN PEMBELAJARAN. Endang Poerwanti. Pendahuluan. aldo

Unit 1 KONSEP DASAR ASESMEN PEMBELAJARAN. Endang Poerwanti. Pendahuluan. aldo aldo Unit 1 KONSEP DASAR ASESMEN PEMBELAJARAN Endang Poerwanti Pendahuluan K ompetensi mengajar adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh semua tenaga pengajar. Berbagai konsep dikemukakan untuk

Lebih terperinci

SISCA RAHMADONNA, M.Pd Diadopsi dari Berbagai Sumber

SISCA RAHMADONNA, M.Pd Diadopsi dari Berbagai Sumber SISCA RAHMADONNA, M.Pd Diadopsi dari Berbagai Sumber IDENTITAS MATAKULIAH Nama Matakuliah : Pengembangan Bahan Ajar Cetak Kode Matakuliah : PMT429 Jumlah SKS : 4 SKS Dosen : Sisca Rahmadonna, M.Pd Program

Lebih terperinci

Draft. Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat

Draft. Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat Draft Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat Lokakarya Sistem dan Standar Mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor Bogor, IICC 28 November 2014

Lebih terperinci

SELAMAT JUMPA SALAM KENAL

SELAMAT JUMPA SALAM KENAL SELAMAT JUMPA SALAM KENAL Prof. Dr. Hardinsyah, MS Ketua Umum AIPGI Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Gizi Indonesia (AIPGI) @AIPGI aipgi.nutrition@gmail.com Hp 08129192259 @Hardin_IPB hardin ipb hardinsyah2010@gmail.com

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG KEMENTERIAN SOSIAL RI BADAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN KESEJAHTERAAN SOSIAL SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG Jl. Ir. H. Juanda Nomor 367 Bandung 40135 Telepon (022) 2504838, 2501330 Fax. (022)

Lebih terperinci

MANAJEMEN TRAINING PENYUSUNAN KURIKULUM TRAINING. Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA.

MANAJEMEN TRAINING PENYUSUNAN KURIKULUM TRAINING. Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA. MANAJEMEN TRAINING PENYUSUNAN Modul ke: 05 KURIKULUM TRAINING Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA TUJUAN PEMBELAJARAN Tujuan Instruksional Umum : 1.

Lebih terperinci

LAMPIRAN-LAMPIRAN 16 Lampiran Pedoman Beban Kerja Dosen 2010

LAMPIRAN-LAMPIRAN 16 Lampiran Pedoman Beban Kerja Dosen 2010 LAMPIRAN-LAMPIRAN 16 LAMPIRAN I FORMAT F1 LAPORAN BEBAN KERJA DAN EVALUASI DOSEN SEMESTER ----- TAHUN ------ I. IDENTITAS Nama :... No Sertifikat :... (ditulis NIP/NIK bagi yg blm sertifikasi) Perg. Tinggi

Lebih terperinci

TI10T1: KONSEP TEKNOLOGI

TI10T1: KONSEP TEKNOLOGI TI10T1: ONSEP TENOLOGI Pengantar www.lspitb.org 2004 Hasil Pembelajaran Memahami rencana, bentuk, dan tata-cara perkuliahan yang akan dilakukan. Tugas 1: Tugas. Dikumpulkan satu hari sebelum kuliah minggu

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL ROPOSAL PERMOHONAN PENYELENGARAAN PENGAKUAN PEMBELAJARAN LAMPAU (PPL) PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

Lebih terperinci

Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303

Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303 Mata Kuliah : Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303 Dosen : Ir. I Made Astawa, M.Kom. deastawa@yahoo.com Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi

Lebih terperinci

PENYELENGGARAAN PERGURUAN TINGGI. Dedi Mulyasana

PENYELENGGARAAN PERGURUAN TINGGI. Dedi Mulyasana PENYELENGGARAAN PERGURUAN TINGGI Dedi Mulyasana PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, program sarjana,

Lebih terperinci

STANDAR PROSES SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR PROSES SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR PROSES SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 02 PALEMBANG 2O13 1 Standar Proses Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Palembang SPMI-UMP

Lebih terperinci

DOKUMEN LEVEL PROGRAM DIPLOMA III

DOKUMEN LEVEL PROGRAM DIPLOMA III 1. TUJUAN : 1. Memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang substansi materi PKL I 2. Membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan PKL I. 3. Memberikan pemahaman kepada mahasiswa

Lebih terperinci

ISSN 2252-9063. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI) Volume 2, Nomor 6, Agustus 2013

ISSN 2252-9063. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI) Volume 2, Nomor 6, Agustus 2013 Penerapan Model Pembelajaran PDEODE (Predict Discuss Explain Observe Discuss Explain) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknologi Informasi dan Komunika (Studi Kasus : Kelas VII D SMP Negeri 3 Singaraja

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN. Penulis Fatih Arifah & Yustisianisa. Penerbit Mentari Pustaka. Tebal 200 halaman. Cetakan

PEMBELAJARAN. Penulis Fatih Arifah & Yustisianisa. Penerbit Mentari Pustaka. Tebal 200 halaman. Cetakan EVALUASI PEMBELAJARAN Penulis Fatih Arifah & Yustisianisa Penerbit Mentari Pustaka Tebal 200 halaman Cetakan I, 2012 Daftar Isi Kata Pengantar Daftar Isi Bab I Konsep Dasar Evaluasi Pembelajaran A. Pengertian

Lebih terperinci

PENYUSUNAN INSTRUMEN/ TES STANDAR. Dr. Zulkifli Matondang, M.Si

PENYUSUNAN INSTRUMEN/ TES STANDAR. Dr. Zulkifli Matondang, M.Si PENYUSUNAN INSTRUMEN/ TES STANDAR Dr. Zulkifli Matondang, M.Si Standar Nasional Pendidikan Standar Isi Standar Proses Pendidikan Standar Kompetensi Lulusan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar

Lebih terperinci

Rubrik Beban Kerja Dosen

Rubrik Beban Kerja Dosen No Kegiatan Bukti Fisik I. Kinerja Bidang Pendidikan (Pendidikan & Penelitian) maks 9 40 orang mahasiswa selama 1 semester, 1 jam Kuliah pada tingkat SO (Diploma) dan S1 terhadap setiap tatap muka per

Lebih terperinci

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD Bahan Konferensi Pers UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD No. 55 Tahun 2013, Tanggal: 23 Mei 2013 Kementerian Pendidikan dan kebudayaan 27 Mei 2013 Daftar Isi 1 AMANAH UU No. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Buku Kurikulum Program Doktor Ilmu Kedokteran Universitas Udayana BAB I KURIKULUM. 1.1. Pendahuluan

Buku Kurikulum Program Doktor Ilmu Kedokteran Universitas Udayana BAB I KURIKULUM. 1.1. Pendahuluan 1.1. Pendahuluan BAB I KURIKULUM Program doktor ilmu kedokteran merupakan pendidikan akademik yang diperuntukkan bagi lulusan program magister ilmu kedokteran atau sederajat sehingga mampu menemukan, menciptakan,

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN S1 DAN S2 ILMU INFORMASI & PERPUSTAKAAN DI INDONESIA : MASALAH DAN TANTANGAN*

PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN S1 DAN S2 ILMU INFORMASI & PERPUSTAKAAN DI INDONESIA : MASALAH DAN TANTANGAN* PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN S1 DAN S2 ILMU INFORMASI & PERPUSTAKAAN DI INDONESIA : MASALAH DAN TANTANGAN* Ninis Agustini Damayani Dra, M Lib** PENDAHULUAN Pendidikan formal Ilmu Informasi dan Perpustakaan

Lebih terperinci

2. Login Gunakan Username dan password masing-masing program studi.

2. Login Gunakan Username dan password masing-masing program studi. Program Studi 1. Buka browser dan ketik alamat Program Siakad Universitas Jambi : http://siakad.unja.ac.id atau untuk jaringan lokal ketik http://10.10.10.10 Maka muncul Laman sebagai berikut : 2. Login

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 1 B. TUJUAN 2 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 2 D. UNSUR YANG TERLIBAT 2 E. REFERENSI 2 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 3

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 1 B. TUJUAN 2 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 2 D. UNSUR YANG TERLIBAT 2 E. REFERENSI 2 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 3 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 1 B. TUJUAN 2 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 2 D. UNSUR YANG TERLIBAT 2 E. REFERENSI 2 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 3 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 5 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA ANALISIS

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN 2013 KATA PENGANTAR Pemilihan

Lebih terperinci

STANDAR MUTU SM 01 PJM

STANDAR MUTU SM 01 PJM STANDAR MUTU SM 01 PJM Revisi Tanggal Dikaji Oleh Disetujui Oleh Pusat Jaminan Mutu Disetujui Oleh: Revisi ke 03 Tanggal 01 Juni 2011 KATA PENGANTAR Standar Akademik adalah pedoman dalam menyusun rencana

Lebih terperinci

Pedoman Bahan Ajar UNSIMAR POSO PJM. Pusat Penjaminan Mutu Unsimar 1

Pedoman Bahan Ajar UNSIMAR POSO PJM. Pusat Penjaminan Mutu Unsimar 1 Pusat Penjaminan Mutu Unsimar 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-nya pembuatan buku Pedoman Bahan Ajar Universitas Sintuwu Maroso Tahun 2011 dapat disusun

Lebih terperinci

Konsep Sistem Informasi

Konsep Sistem Informasi SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode Mata Kuliah: IF0362/2 sks Program Studi: S 1 Sistem Informasi INSTITUT KEUANGAN PERBANKAN INFORMATIKA ASIA PERBANAS Jl. Perbanas, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta 12940,

Lebih terperinci

Website: http://slamin.unej.ac.id

Website: http://slamin.unej.ac.id Pemanfaatan TIK Untuk Pembelajaran Drs. Slamin, M.Comp.Sc.,., Ph.D Email: slamin@unej.ac.id Website: http://slamin.unej.ac.id Universitas Jember Outline Pengertian TIK Landasan TIK Pemanfaatan TIK Pemanfaatan

Lebih terperinci

Peningkatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Tinggi Kesehatan melalui Uji Kompetensi

Peningkatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Tinggi Kesehatan melalui Uji Kompetensi Peningkatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Tinggi Kesehatan melalui Uji Kompetensi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2014

Lebih terperinci

PENILAIAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN PEMBELAJARAN PENILAIAN PEMBELAJARAN PENILAIAN APA PENILAIAN? APA PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI? BAGAIMANA CARANYA? PENILAIAN: PROSES SISTIMATIS MELIPUTI PENGUMPULAN INFORMASI (ANGKA, DESKRIPSI VERBAL), ANALISIS, INTERPRETASI

Lebih terperinci

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri Jurusan : Manajemen A. Dasar Pemikiran Visi program studi Manajemen adalah Menjadi Program Studi Yang Unggul Di Bidang Manajemen Bisnis, diwujudkan dalam bentuk

Lebih terperinci

KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA

KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA KAJIAN TUGAS AKHIR STRATA SATU (S1) FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA Shinta T. Effendy 1, Rahmat M. Samik Ibrahim 2 1 Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia (shintaeffendy

Lebih terperinci

KURIKULUM JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

KURIKULUM JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN KURIKULUM JURUSAN TEKLOGI PENDIDIKAN A. VISI JURUSAN: Menjadikan jurusan Teknologi sebagai pusat keunggulan dan rujukan dalam penyiapan teknolog pembelajaran, tenaga kependidikan lainnya yang mampu menguasai

Lebih terperinci

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 09 PALEMBANG 2O13 Standar KEMAHASISWAAN 1 Standar Penilaian Pendidikan Sistem Penjaminan Mutu Internal

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA JAKARTA 2008 PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI

Lebih terperinci

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI RONGGOLAWE CEPU Kode/No.: STD/SPMI/ K.01 Tanggal: STANDAR SPMI Revisi :0 Halaman : 1 dari 5 STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU PROSES PENANGGUNGJAWAB

Lebih terperinci

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU BUKU PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU BUKU PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI LEMBAGA PENJAMINAN MUTU BUKU PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU 2013 SAMBUTAN REKTOR Sistem monitoring dan evaluasi diperlukan untuk menjamin agar strategi

Lebih terperinci

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU SEBAGAI BENTUK STUDENT SUPPORT

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU SEBAGAI BENTUK STUDENT SUPPORT PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU SEBAGAI BENTUK STUDENT SUPPORT Zulharman Staf Pengajar FK Unri Mahasiswa S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran FK UGM PENDAHULUAN Para mahasiswa

Lebih terperinci

PEDOMAN TUGAS AKHIR BAB I TUGAS AKHIR

PEDOMAN TUGAS AKHIR BAB I TUGAS AKHIR A. Latar Belakang PEDOMAN TUGAS AKHIR BAB I TUGAS AKHIR Mekatronika pada Program Studi DIII Mekatronika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta mempunyai empat pilar disiplin ilmu pendukung yaitu: Mekanik,

Lebih terperinci

PROPOSAL PENERBITAN BUKU AGENDA KERJA MAJELIS SYURO UPAYA KESEHATAN ISLAM SELURUH INDONESIA ( MUKISI ) TAHUN 2014-2015

PROPOSAL PENERBITAN BUKU AGENDA KERJA MAJELIS SYURO UPAYA KESEHATAN ISLAM SELURUH INDONESIA ( MUKISI ) TAHUN 2014-2015 PROPOSAL PENERBITAN BUKU AGENDA KERJA MAJELIS SYURO UPAYA KESEHATAN ISLAM SELURUH INDONESIA ( MUKISI ) TAHUN 2014-2015 I. Latar Belakang Buku Agenda Kerja menjadi sangat penting bukan hanya sebagai catatan

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM KONSTRUKSI ALAT UKUR PSIKOLOGI. DISUSUN OLEH: ALI MASHURI, S.Psi., M.Sc NUR HASANAH, S.Psi., M.Si DIAN PUTRI PERMATASARI,S.Psi., M.

MODUL PRAKTIKUM KONSTRUKSI ALAT UKUR PSIKOLOGI. DISUSUN OLEH: ALI MASHURI, S.Psi., M.Sc NUR HASANAH, S.Psi., M.Si DIAN PUTRI PERMATASARI,S.Psi., M. MODUL PRAKTIKUM KONSTRUKSI ALAT UKUR PSIKOLOGI DISUSUN OLEH: ALI MASHURI, S.Psi., M.Sc NUR HASANAH, S.Psi., M.Si DIAN PUTRI PERMATASARI,S.Psi., M.Si PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS) UJI POTENSI AKADEMIK KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS) UJI POTENSI AKADEMIK KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS) UJI POTENSI AKADEMIK KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI 2013 1 Pengantar Uji Potensi Akademik Himpsi yang selanjutnya disebut tes PA-Himpsi

Lebih terperinci

KODE MODUL 072.KK02. PENYUSUN Arif Gunawan, S.Pd.

KODE MODUL 072.KK02. PENYUSUN Arif Gunawan, S.Pd. KODE MODUL 072.KK02 Memahami Alir Proses Produksi Produk Multimedia PENYUSUN Arif Gunawan, S.Pd. PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 1 PENGASIH Jl. Pengasih 11 Kulon

Lebih terperinci

Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik Jenis dan cara penilaian : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan)

Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik Jenis dan cara penilaian : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan) Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik Jenis dan cara penilaian : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan) Pernyataan : Guru mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KOMPUTER

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KOMPUTER STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KOMPUTER DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 A. LATAR BELAKANG

Lebih terperinci

1. DEFINISI : BELAJAR, ADALAH PROSES PERUBAHAN TINGKAH LAKU YANG ADA PADA DIRI INDIVIDU BAIK YANG BERKENAAN DENGAN ASPEK LOGIKA, ETIKA, ESTETIKA,

1. DEFINISI : BELAJAR, ADALAH PROSES PERUBAHAN TINGKAH LAKU YANG ADA PADA DIRI INDIVIDU BAIK YANG BERKENAAN DENGAN ASPEK LOGIKA, ETIKA, ESTETIKA, 1. DEFINISI : BELAJAR, ADALAH PROSES PERUBAHAN TINGKAH LAKU YANG ADA PADA DIRI INDIVIDU BAIK YANG BERKENAAN DENGAN ASPEK LOGIKA, ETIKA, ESTETIKA, KARYA, DAN PRAKTIKA. PEMBELAJARAN, ADALAH PROSES KEGIATAN

Lebih terperinci

SOSIALISASI SERDOS PERIODE III TAHUN 2014 OLEH : IMAM WIDHIONO LP3M UNSOED NOVEMVER 2014

SOSIALISASI SERDOS PERIODE III TAHUN 2014 OLEH : IMAM WIDHIONO LP3M UNSOED NOVEMVER 2014 SOSIALISASI SERDOS PERIODE III TAHUN 2014 OLEH : IMAM WIDHIONO LP3M UNSOED NOVEMVER 2014 APA YANG DINILAI DALAM SERDOS? PENILAIAN PRESEPSIONAL DILAKUKAN INTERNAL UNSOED PENILAI 5 ORANG MAHASISWA 3 ORANG

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan

I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Tujuan dokumen Standar Mutu Akademik Fakultas ini adalah : a) Memberikan pedoman kepada pihak terkait mengenai Standar Mutu Akademik Fakultas Sains dan Teknik Undana. b) Menjadi

Lebih terperinci

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR Proposal penelitian untuk menyusun skripsi atau tugas akhir terdiri atas komponen yang sama. Perbedaan di antara keduanya terletak pada kadar

Lebih terperinci

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH Syarat dan Ketentuan Lomba 1. Karya tulis adalah hasil penelitian yang telah dilakukan (bukan kajian pustaka ataupun usulan penelitian) 2. Karya tulis adalah hasil pemikiran

Lebih terperinci

PENETAPAN STANDAR SATUAN BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN

PENETAPAN STANDAR SATUAN BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 93 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STANDAR SATUAN BIAYA OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PENETAPAN STANDAR SATUAN

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA NYATA

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA NYATA PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA NYATA 1. KETENTUAN UMUM 1. P r a k t e k K e r j a N y a t a ( P K N ) a d a l a h p r o g r a m p r a k t e k k e r j a d i perusahaan/industri/instansi sebagai beban

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. berarti mempunyai efek, pengaruh atau akibat, selain itu kata efektif juga dapat

II. TINJAUAN PUSTAKA. berarti mempunyai efek, pengaruh atau akibat, selain itu kata efektif juga dapat 9 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian Teori 1. Efektivitas Pembelajaran Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia efektivitas berasal dari kata efektif yang berarti mempunyai efek, pengaruh atau akibat, selain itu

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 109 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 109 TAHUN 2013 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 109 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN JARAK JAUH PADA PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

Pengalaman Pengembangan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada Poltekkes Kaltim

Pengalaman Pengembangan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada Poltekkes Kaltim Menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan yang berkualitas, berdaya saing dan bertaraf internasional POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KALIMANTAN TIMUR Pengalaman Pengembangan dan Pelaksanaan Program Pendidikan

Lebih terperinci

Pengembangan Media Video, Film, Televisi, dan CD

Pengembangan Media Video, Film, Televisi, dan CD Pengembangan Media Video, Film, Televisi, dan CD E N D I N G K H O E R U D D I N M E D I A P E M B E L A J A R A N B A H A S A J E R M A N J U R U S A N P E N D I D I K A N B A H A S A J E R M A N F P

Lebih terperinci

PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR

PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR Oleh: Tim LPPM UNSOED UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2011 KATA PENGANTAR Buku Panduan Program Hibah Riset Percepatan Guru Besar ini merupakan program

Lebih terperinci

Panduan Kerja Praktek

Panduan Kerja Praktek Panduan Kerja Praktek FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG DAFTAR ISI PANDUAN KERJA PRAKTEK 1. Pendahuluan 2. Pembimbing 3. 4. Panduan Pelaksanaan Kerja Praktek 5. Format Penulisan

Lebih terperinci

Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 21

Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 21 BAB VII EVALUASI MASA STUDI Bagian Pertama PROGRAM DIPLOMA TIGA Pasal 20 (1) Masa studi paling lama untuk mahasiswa program D III adalah 10 semester. (2) Evaluasi masa studi mahasiswa program D III dilakukan

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 LEMBAGA PENGEMBANGAN PENALARAN DAN PENELITIAN MAHASISWA EKONOMI (LP3ME) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG PETUNJUK

Lebih terperinci

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PROGRAM PASCASARJANA BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 Nama Mahasiswa NIM Judul Disertasi :. : / PRODI: :. BAGIAN AWAL DISERTASI 1

Lebih terperinci

Modul Matematika Segi Empat

Modul Matematika Segi Empat Modul Matematika Segi Empat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP-Standar Isi 2006) Berdasarkan Pendekatan Kontekstual Untuk Siswa SMP Kelas VII Semester 2 Penulis : Tutik Shahidayanti Pembimbing :

Lebih terperinci

Pengendalian Proses Perkuliahan Strata - 1

Pengendalian Proses Perkuliahan Strata - 1 FM-UII-AM-FSM-08/RO PROSEDUR SISTEM MUTU Pengendalian Proses Perkuliahan Strata - 1 FAKULTAS. Kode Dokumen : PM-UII-09 Versi / Revisi : 1/0 Tanggal Berlaku : 28 Februari 2000 Disahkan oleh, Diperiksa oleh,

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA (STIKI)

SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA (STIKI) SILABUS: Kode Mata Kuliah MI09KK34 Mata Kuliah Sistem Operasi Prasyarat - Cosyarat Struktur Data TIU Mahasiswa memahami peranan dan fungsi sistem operasi dalam sistem komputer Deskripsi Mata kuliah ini

Lebih terperinci

Petunjuk dan Mekanisme Pengisian Profil Lembaga RA / Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Petunjuk dan Mekanisme Pengisian Profil Lembaga RA / Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 Petunjuk dan Mekanisme Pengisian Profil Lembaga RA / Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 I. Pendahuluan A. Latar Belakang Perkembangan Teknologi yang ada saat ini dapat

Lebih terperinci

Pemanfaatan Limbah Pertanian (LUHT4450)

Pemanfaatan Limbah Pertanian (LUHT4450) Panduan Praktikum Pemanfaatan Limbah Pertanian (LUHT4450) Tim Prog Studi Agribisnis P PENDAHULUAN raktikum dalam mata kuliah ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman lapangan kepada Saudara tentang

Lebih terperinci

Pengawasan dan Evaluasi Proses

Pengawasan dan Evaluasi Proses Sesi Kedua Pengawasan dan Evaluasi Proses B l j Handout PENGAWASAN DAN EVALUASI (M&E) M&E adalah sebuah proses yang harus terjadi sebelum, selama dan setelah aktifitas tertentu untuk mengukur efek aktifitas

Lebih terperinci

Acuan Penilaian Beban Kerja Dosen Kopertis Wilayah III Jakarta

Acuan Penilaian Beban Kerja Dosen Kopertis Wilayah III Jakarta Acuan Penilaian Beban Kerja Dosen Kopertis Wilayah III Jakarta I. Kinerja Bidang Pendidikan WAJIB ada pengajaran di jenjang S1 bagi semua dosen dan minimal pengajaran 3 sks untuk pemegang jabatan struktural.

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM SARJANA

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM SARJANA PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM SARJANA DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI 2015 KATA PENGANTAR Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL SEKOLAH PASCASARJANA

RENCANA OPERASIONAL SEKOLAH PASCASARJANA RENCANA OPERASIONAL SEKOLAH PASCASARJANA R e n c a n a O p e r a s i o n a l S P S 2 0 1 3 2 0 2 3 H a l a m a n 0 d a r i 20 DAFTAR ISI PENGANTAR.. Pendahuluan.. 2 Tujuan dan Manfaat.. 3 Landasan Hukum

Lebih terperinci

Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL)

Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) MODUL 22 Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) TUJUAN Memahami prinsip SMART dan WFO dalam perumusan rencana kerja tindak lanjut. Membuat Rencana Kerja sebagai Tindak Lanjut Kegiatan. Advokasi untuk mengawal

Lebih terperinci

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA DI DESA LABAN KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO Disusun Oleh KELOMPOK 87 Periode Maret 2011/2012 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO 2012 i TATA TULIS LAPORAN

Lebih terperinci

1. Institusi : FISIP Jurusan Ilmu Komunikasi 2. Tahun Akademik : 2011/ 2012 3. Semester : II 4. Nama dan Kode Mata Kuliah : Teori Komunikasi

1. Institusi : FISIP Jurusan Ilmu Komunikasi 2. Tahun Akademik : 2011/ 2012 3. Semester : II 4. Nama dan Kode Mata Kuliah : Teori Komunikasi 1. Institusi : FISIP Jurusan Ilmu Komunikasi 2. Tahun Akademik : 2011/ 2012 3. Semester : II 4. Nama dan Kode Mata Kuliah : Teori Komunikasi (SPK 1201) 5. SKS : 3-0 6. Pengampu : Dr. Toto Sugito Mite Setiansah,

Lebih terperinci