Piagam dan Kebijakan. Kode Perilaku dan Etika Bisnis

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Piagam dan Kebijakan. Kode Perilaku dan Etika Bisnis"

Transkripsi

1 Piagam dan Kebijakan Kode Perilaku dan Etika Bisnis TMS International Corporation dan anak perusahaan langsung dan tidak langsungnya (secara bersama-sama disebut "Perusahaan") berusaha menjalankan bisnis sesuai dengan standar etika tertinggi. Perusahaan berharap para karyawannya selalu bersikap dan menjalankan bisnis sesuai standar-standar ini. Karyawan harus bertindak secara etis dan jujur dalam segala urusan dengan klien, vendor, pemasok, peminjam, dan lain-lain yang berinteraksi dengan Perusahaan. Perilaku tidak etis atau tidak jujur tidak akan diperbolehkan. Karyawan dianggap melanggar Kode Perilaku dan Etika Bisnis jika terlibat dalam perilaku tidak etis, tidak jujur, atau ilegal, yang mungkin merugikan Perusahaan, karyawan, klien, vendor, pemasok, peminjam, atau orang atau badan lain yang berinteraksi dengan Perusahaan. Pelanggaran Kode Perilaku dan Etika Bisnis hendaknya segera dilaporkan ke salah satu pejabat berikut: Chief Executive Officer (CEO), Raw Material and Optimization Group President, Mill Services Group President, atau General Counsel. Perusahaan akan langsung melakukan investigasi atas seluruh laporan pelanggaran dan akan memberikan sanksi kepada karyawan yang melanggar Kode Perilaku dan Etika Bisnis, hingga dan termasuk pemutusan hubungan kerja. Sifat laporan akan diungkapkan hanya sesuai kebutuhan untuk melakukan investigatsi dan/atau mengambil tindakan disipliner. Perusahaan tidak akan membolehkan tindakan balas dendam yang diarahkan kepada karyawan yang melaporkan dugaan pelanggaran dengan iktikad baik, atau yang ikut serta dalam penyelidikan suatu pelanggaran dengan itikad baik. KEBIJAKAN TENTANG KONFLIK KEPENTINGAN Urusan bisnis Perusahaan tidak boleh dipengaruhi oleh, atau tampak dipengaruhi oleh, kepentingan pribadi karyawannya. Oleh karena itu, saat pengangkatan karyawan, dan bila ada potensi munculnya konflik kepentingan, karyawan harus mengungkapkan seluruh keadaan, kepemilikan, atau hubungan yang mungkin menimbulkan konflik kepentingan antara Perusahaan dan karyawan tersebut. Konflik kepentingan mungkin terjadi dan hendaknya diungkapkan apabila keadaan, kepemilikan, atau hubungan ini secara langsung atau tidak langsung dapat bersaing atau berpengaruh terhadap bisnis, peluang bisnis, atau hubungan bisnis (termasuk hubungan vendor, pemasok, pelanggan, dan karyawan) Perusahaan. Misalnya, konflik kepentingan bagi karyawan untuk: 1. Bekerja bagi, bermitra dengan, menyediakan jasa atau bahan kepada, atau menerima kompensasi dari pesaing Perusahaan.

2 2. Memiliki kepentingan finansial (selain kepentingan saham nominal di perusahaan umum) kepada pelanggan, calon pelanggan, pesaing, pemasok, atau vendor Perusahaan. 3. Bekerja untuk, bermitra dengan atau menyediakan jasa atau bahan kepada pelanggan, calon pelanggan, pemasok, atau vendor Perusahaan, selain atas nama Perusahaan selama bekerja kepada Perusahaan. 4. Meminta hadiah, uang, jasa, atau lainnya yang berharga dari pesaing, pelanggan, calon pelanggan, pemasok, atau vendor Perusahaan. 5. Menerima apa pun (termasuk tapi tidak terbatas pada hadiah, uang, atau jasa) yang bernilai dari pesaing Perusahaan. 6. Menerima apa pun (termasuk tapi tidak terbatas pada hadiah, uang, atau jasa) melebihi nilai nominal dari pelanggan, calon pelanggan, pemasok, atau vendor Perusahaan. 7. Terlibat dalam pekerjaan luar lain apa pun, kegiatan konsultasi independen atau sukarela, yang mungkin berpengaruh atau bertentangan dengan kewajiban dan tanggung jawab karyawan tersebut kepada Perusahan, apa pun sifatnya. 8. Menggunakan nama Perusahaan untuk kegiatan luar apa pun, termasuk pemberian sponsor tim atletik, dukungan bagi organisasi amal, dan/atau menjalankan bisnis dengan entitas luar. 9. Bekerja sebagai pejabat atau direktur atau menerima imbalan dari organisasi luar yang bukan organisasi profesi, sosial, keagamaan, pendidikan, masyarakat, atau amal. Meskipun kebijakan ini tidak mencegah karyawan untuk bersosialisasi dengan pelanggan, pesaing, pemasok, dan vendor, karyawan tidak boleh melanggar larangan-larangan sebelumnya yang berkaitan dengan hal tersebut. Karyawan juga harus berhati-hati dalam menghindari munculnya konflik kepentingan. Potensi konflik kepentingan harus diperhatikan oleh atasan langsung karyawan tersebut, bila karyawan tersebut mengetahuinya. Hal-hal ini akan disampaikan ke CEO Perusahaan, yang akan menentukan apakah terjadi konflik kepentingan. Kecuali bila CEO Perusahaan, dengan kewenangan penuhnya, menganggap hal tersebut bukanlah konflik kepentingan, tidak ada karyawan yang boleh memiliki konflik kepentingan dengan Perusahaan dalam kondisi tersebut. Karyawan yang melanggar kebijakan ini akan dikenakan sanksi, hingga dan termasuk pemutusan hubungan kerja.

3 INFORMASI RAHASIA Di bagian apa pun karyawan bekerja di Perusahaan, dia mungkin memiliki akses ke informasi rahasia dan/atau informasi hak milik Perusahaan, pelanggan, dan karyawannya. Informasi rahasia ini harus dilindungi dan tidak boleh diungkapkan ke pihak lain selama bekerja di Perusahaan atau setelah tidak bekerja di Perusahan, kecuali jika diwajibkan dalam melaksanakan tanggung jawab karyawan atau bila diwajibkan oleh hukum. Informasi rahasia dan/atau hak milik termasuk tapi tidak terbatas pada: metode bisnis, manufaktur, pemasaran, hukum dan akuntansi; kebijakan, rencana, prosedur, spesifikasi, strategi dan teknik; informasi tentang pendapatan Perusahaan, volume produksi, dan metode menjalankan bisnis; proyek penelitian dan pengembangan, rencana, dan hasil; nama dan alamat karyawan Perusahaan, pemasok, pelanggan, klien, dan vendor; daftar klien, harga, kredit, dan informasi keuangan; data atau informasi lain yang berkaitan dengan bisnis Perusahaan yang tidak diketahui umum dan tidak bisa diakses langsung oleh umum; serta rahasia dagang. Segala informasi yang akan merugikan bisnis Perusahaan jika diketahui umum atau diungkapkan ke pesaing dianggap sebagai rahasia dagang. Informasi ini termasuk tapi tidak terbatas pada informasi tentang aspek mesin, pembuatan, penjualan, administrasi, atau keuangan dari bisnis Perusahaan. Informasi rahasia yang harus disediakan kepada pihak berwenang hanya diberikan oleh orang yang ditunjuk, seperti yang ditetapkan oleh manajemen. Jika karyawan merasa ragu untuk mengungkap informasi rahasia, bahas informasi ini hanya dengan orang yang berwenang. Setiap karyawan tidak boleh membagikan dokumen atau salinan dokumen tersebut kepada orang-orang yang sebelumnya tidak ditunjuk sebagai penerima yang semestinya oleh Perusahaan. Karyawan hendaknya tidak pernah membahas informasi hak milik dengan orang dari luar Perusahaan atau dengan karyawan Perusahaan lain di tempat umum, karena mungkin akan didengarkan secara diam-diam oleh orang lain. Menghargai informasi rahasia adalah bagian dari etika Perusahaan, dan kerahasiaan catatan ditegakkan dengan ketat. Karyawan yang mengungkapkan informasi rahasia ke pihak-pihak yang tidak berwenang dapat dikenakan sanksi, hingga dan termasuk pemutusan hubungan kerja. KEKAYAAN PERUSAHAAN Kekayaan perusahaan adalah aset bernilai dan mahal untuk diganti. Seluruh karyawan harus melindunginya agar tidak dicuri atau hilang. Kekayaan perusahaan, termasuk tapi tidak terbatas pada komputer, alat kantor, mesin foto kopi, persediaan dan prangko, hanya untuk tujuan bisnis Perusahaan dan tidak boleh digunakan untuk urusan pribadi, akan tetapi dengan ketentuan, bahwa penggunaan terbatas komputer untuk kepentingan pribadi diizinkan selama penggunaan tersebut

4 diminimalkan dan tidak mempengaruhi bisnis Perusahaan. Lihat Kebijakan Sistem Elektronik Perusahaan. Kekayaan Perusahaan tidak boleh dpindahkan dari kantor untuk hal di luar bisnis Perusahaan. Bila perlu menggunakan kekayaan Perusahaan di luar kantor untuk bisnis Perusahaan, karyawan bertanggung jawab untuk menyimpan dengan baik dan mengembalikan kekayaan tersebut. KETAATAN HUKUM Investigasi/Litigasi Pemerintah: Tak seorang pun boleh secara sadar menghancurkan, mengubah, memotong, menutupi, memalsukan masukan dalam suatu catatan, dokumen, atau benda berwujud dengan tujuan menghancurkan atau memengaruhi investigasi atau prosedur administratif di hadapan departemen atau lembaga A.S. atau proses kepailitan yang dimaksudkan atau diajukan. Setiap karyawan yang menerima atau mengetahui adanya panggilan hukum, penghentian sementara atau pengajuan litigasi, atau investigasi pemerintah, harus segera menghubungi Bagian Hukum. Sesuai arahan Bagian Hukum, karyawan akan mempertahankan dan menyimpan seluruh catatan (dokumen, , data elektronik, pesan suara, dan lain-lain) dalam kepemilikan atau kendali mereka, yang mungkin berhubungan dengan panggilan hukum, atau terkait dengan litigasi, atau yang mungkin berkaitan dengan investigasi tersebut. Ketika diterbitkan arahan untuk menyimpan catatan, karyawan tidak boleh menghancurkan catatan-catatan terkait dalam kepemilikan atau kendali mereka dan menghentikan siklus penghancuran catatan sesuai dengan penghancuran otomatis menurut kebijakan penyimpanan catatan. Pertanyaan tentang tanggapan catatan ke panggilan hukum, atau keterkaitannya dengan investigasi atau litigasi, atau penyimpanan catatan tertentu yang tepat, hendaknya disampaikan ke Bagian Hukum. Keterbukaan dengan Manajemen dan Auditor; Kendali Akuntansi: Manajemen perusahaan harus selalu diberi tahu tentang hal-hal yang mungkin dianggap penting dalam menjaga reputasi Perusahaan. Pengungkapan informasi bisa dianggap tanda bahwa kebijakan dan peraturan Perusahaan dapat diabaikan, dan perilaku semacam itu tidak diperbolehkan. Oleh karena itu, harus ada komunikasi lengkap dengan manajemen Perusahaan. Demikian juga, tidak boleh ada pengungkapan informasi dari auditor independen. Perusahaan memiliki kebijakan untuk menjaga sistem kendali akuntansi internal yang akurat dan efektif. Prinsip-prinsip berikut mengatur perlakuan akuntansi dari seluruh aset dan pembayaran Perusahaan: Tidak boleh ada dana, aset, atau pembayaran yang tidak tercatat. Tidak boleh ada masukan dokumen yang salah atau tidak lengkap dalam pembukuan atau catatan.

5 Pembayaran tidak boleh dilakukan atau disahkan jika diketahui atau dipahami bahwa tujuan atau dampaknya tidak diuraikan secara benar dalam catatan dokumen yang mendukung pembayaran tersebut. Peluang Kerja yang Sama Perusahaan memberikan peluang kerja yang sama kepada seluruh karyawan dan pelamar kerja tanpa membedakan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, negara asal, usia, kecacatan, iman, kewarganegaraan, orientasi seksual, status pernikahan, status militer, atau status veteran, atau status terlindungi lainnya, sesuai dengan undang-undang lokal, negara bagian, dan federal yang berlaku. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh syarat dan ketentuan kerja termasuk, tapi tidak terbatas pada, pengangkatan karyawan, penempatan, promosi, pemutusan hubungan kerja, pemberhentian sementara, penarikan kembali, pemindahan, izin cuti, kompensasi, dan pelatihan. Perusahaan secara tegas melarang setiap bentuk diskriminasi karyawan yang melanggar hukum berdasarkan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, negara asal, usia, kecacatan, status sebagai veteran perang Vietnam atau veteran dengan cacat tertentu, atau status dalam kelompok yang dilindungi oleh undang-undang negara bagian, federal, atau lokal. Lihat Buku Pegangan Karyawan untuk informasi lebih lengkap tentang Kebijakan Peluang Kerja yang Sama di Perusahaan. Tempat Kerja Tanpa Obat-obatan dan Alkohol: Keberadaan atau penggunaan obatobatan dan/atau alkohol yang melanggar hukum atau tidak semestinya di tempat kerja adalah dilarang keras. Karyawan tidak boleh membuat, mendistribusikan, menggunakan, atau berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang atau obat resep yang digunakan secara tidak semestinya di lingkungan tempat kerja atau saat terlibat dalam kegiatan pekerjaan. Kebijakan khusus tentang harapan tempat kerja tanpa obat-obatan dan alkohol dijelaskan dalam Kebijakan Pelanggaran Penggunaan Obat-obatan di Perusahaan, yang harus dilihat untuk informasi lebih lengkap. Undang-undang Lingkungan Hidup: Perusahaan menegaskan Kebijakan Lingkungan Hidup. Perusahaan bermaksud mematuhi seluruh peraturan perundangundangan lingkungan hidup. Karyawan harus mematuhi undang-undang tersebut dalam mengambil keputusan tentang pembuangan limbah atau pekerjaan yang sangat berhubungan dengan lingkungan hidup lainnya. Penyelidikan yang semestinya harus dilakukan mengenai latar belakang, integritas, dan tanggung jawab keuangan seluruh kontraktor atau orang-orang yang melakukan layanan tersebut untuk memberikan jaminan kepatuhan yang semestinya dengan seluruh peraturan perundang-undangan bidang lingkungan hidup. Kecurangan Sekuritas: Setiap orang dilarang secara sadar melaksanakan atau mencoba melaksanakan, skema atau muslihat untuk menipu seseorang dalam kaitannya dengan sekuritas Perusahaan atau untuk memperoleh, dengan cara

6 pretensi, pernyataan, atau janji yang salah atau palsu, uang atau kekayaan dalam kaitannya dengan pembelian atau penjualan sekuritas Perusahaan. Perdagangan dengan Orang Dalam: Perusahaan menegaskan perdagangan dengan orang dalam. Undang-undang melarang seseorang membeli atau menjual sekuritas Perusahaan umum pada saat orang itu dalam kepemilikan informasi material atau nonpublik. Perilaku ini dikenal sebagai perdagangan dengan orang dalam. Memberikan informasi tersebut ke seseorang yang mungkin membeli atau menjual sekuritas dikenal sebagai memberi tip juga ilegal. Larangan tersebut berlaku pada sekuritas perusahaan lain jika Anda mempelajari informasi nonpublik material tentang perusahaan lain, seperti Onex Corporation, atau perusahaan operasionalnya selama Anda memiliki kewajiban terhadap Perusahaan. Informasi bersifat material jika (a) ada kemungkinan besar bahwa investor secara logis menganggap informasi tersebut "penting" dalam menetapkan apakah akan memperdagangkan suatu sekuritas; atau (b) informasi tersebut, jika diumumkan, kemungkinan akan berdampak pada harga pasar sekuritas Perusahaan. Jangan mengungkapkan informasi nonpublik material ke siapa pun, termasuk rekan kerja, kecuali orang yang menerima informasi tersebut memiliki keperluan yang sah untuk mengetahui informasi tersebut untuk tujuan menjalankan bisnis Perusahaan. Jika ada pertanyaan seputar informasi mengenai Perusahaan tersebut atau Perusahaan lain, yang kaitannya bersifat material atau telah memenuhi syarat untuk diungkapkan kepada publik, lihat kebijakan perdagangan dengan orang dalam, dan jika masih ada pertanyaan, hubungi Bagian Hukum. Kebijakan Sistem Elektronik: Perusahaan memiliki surat elektronik ( ), surat suara (voice mail), Internet, dan sistem komunikasi dan informasi elektornik lainnya ("Sistem Elektronik") untuk penggunaan bisnis oleh karyawan Perusahaan. Sistem Elektronik ini adalah kekayaan Perusahaan dan disediakan untuk tujuan bisnis yang resmi dan sah. Penggunaan Sistem Elektronik Perusahaan untuk tujuan pribadi harus dijaga sesedikit mungkin dan penggunaan pribadi tersebut tidak boleh memengaruhi bisnis Perusahaan. Sistem Elektronik tidak boleh digunakan, antara lain, untuk mendirikan atau menjalankan bisnis pribadi, mengirimkan materi yang tidak sopan atau menghina, atau mengunduh materi-materi tersebut dari Internet. Sistem Elektronik juga tidak boleh digunakan dengan cara yang dapat ditafsirkan sebagai tindakan melecehkan atau merendahkan orang lain dan/atau dengan cara yang mengganggu atau menyerang orang lain. Setiap komunikasi yang tidak semestinya, bersifat diskriminatif, bersifat fitnah, menyerang, atau hal yang tidak pantas dan tidak profesional lainnya, termasuk komunikasi yang melanggar Kebijakan Peluang Kerja yang Sama di Perusahaan, dilarang keras. Lihat Buku Pegangan Karyawan untuk informasi lebih lengkap tentang Kebijakan Sistem Elektronik Perusahaan. Kontribusi Politik: Pembayaran dana Perusahaan ke partai politik, kandidat, atau kampanye, sumbangan kekayaan Perusahaan dan/atau penggunaan nama

7 Perusahaan dalam dukungan gerakan politik adalah dilarang, kecuali melalui Komite Aksi Politik TMS International. Kegiatan Lobi: Undang-undang beberapa wilayah hukum mewajibkan pendaftaran dan pelaporan oleh orang yang terlibat dalam kegiatan lobi. Secara umum, proses lobi mencakup: (1) berkomunikasi dengan anggota atau karyawan cabang legislatif pemerintah dengan tujuan memengaruhi legislasi atau kebijakan pemerintah; (2) berkomunikasi dengan pejabat pemerintah tertentu dengan tujuan memengaruhi tindakan pemerintah; atau (3) terlibat dalam penelitian atau kegiatan lain guna mendukung atau menyiapkan komunikasi tersebut. Anda harus memberi tahu Bagian Hukum sebelum terlibat dalam kegiatan atas nama Perusahaan yang mungkin dianggap sebagai lobi. Undang-undang Penggabungan Industri: Kegiatan bisnis harus dilakukan sesuai dengan undang-undang penggabungan industri dan persaingan. Beberapa pelanggaran penggabungan industri paling serius adalah perjanjian antara para pesaing yang membatasi penilaian independen dan menahan perdagangan, seperti perjanjian untuk menetapkan tawaran atau harga, atau untuk membagi pasar bagi pelanggan, wilayah, produk, atau pembelian. Setiap komunikasi dengan perwakilan pesaing, tanpa melihat bahwa hal itu tampak tidak bersalahnya pada saat itu, dapat kemudian menjadi penyelidikan hukum dan menjadi dasar penuntutan perilaku yang tidak semestinya atau ilegal. Karyawan hendaknya menghindari keadaan yang dapat diduga sebagai perjanjian melanggar hukum. Dengan menyatukan para pesaing, asosiasi dagang dapat mengangkat masalah penggabungan industri, meskipun kelompok-kelompok tersebut menjalankan banyak tujuan yang sah. Pertukaran informasi sensitif dengan pesaing tentang topik-topik seperti harga atau praktik tagihan dapat berpotensi melanggar undang-undang penggabungan industri dan persaingan. Karyawan yang menghadiri suatu pertemuan, yang berpotensi membahas topik-topik persaingan yang sensitif tanpa pengawasan pengacara penggabungan industri, hendaknya mengajukan keberatan, meninggalkan pertemuan, dan segera memberi tahu Bagian Hukum. URUSAN YANG ADIL Seluruh karyawan diharapkan bersaing dengat kuat dalam urusan bisnis atas nama Perusahaan, tapi dalam melakukannya harus secara adil dengan karyawan lain, dan investor, penyedia layanan, pemasok, dan pesaing Perusahaan. Karyawan tidak boleh mengambil keuntungan yang tidak adil melalui manipulasi, penyembunyian, atau pelanggaran informasi istimewa, kesalahan penafsiran fakta material atau praktik urusan tak adil lainnya. Keputusan pembelian hendaknya hanya dibuat berdasarkan prinsip bisnis yang jelas dan sesuai dengan praktik bisnis beretika. Karyawan tidak boleh mencoba membujuk pihak lain untuk melanggar perjanjian untuk mengadakan transaksi dengan Perusahaan.

8 PELUANG BISNIS Seluruh karyawan Perusahaan berkewajiban untuk mendorong kepentingan Perusahaan bila ada peluang untuk melakukannya. Jika pejabat pelaksana atau direktur Perusahaan ingin mengejar peluang bisnis yang berada dalam jalur bisnis Perusahaan dan ditemukan atau dihadapi melalui penggunaan kekayaan atau informasi korporat, atau karena jabatannya di Perusahaan, dia harus terlebih dahulu menyampaikan peluang bisnis tersebut ke Dewan Direksi Perusahaan. Jika Dewan Direksi Perusahaan memilih untuk mengejar peluang bisnis tersebut, pejabat eksekutif atau direktur boleh mengejar peluang bisnis tersebut dalam kapasitas individunya dengan syarat dan ketentuan yang sama seperti yang diajukan sebelumnya dan sesuai dengan panduan etika lain yang ditetapkan dalam Kode ini. Seluruh karyawan lain yang ingin mengejar peluang bisnis yang ditemukan atau dihadapi melalui penggunaan kekayaan, informasi perusahaan atau karena jabatannya di Perusahaan, mula-mula harus mengungkapkan syarat dan ketentuan peluang bisnis tersebut kepada manajer langsung di atasnya. Manajer langsung di atasnya akan menghubungi General Counsel dan personel manajemen yang tepat guna menetapkan apakah Perusahaan ingin mengejar peluang bisnis tersebut. Jika Perusahaan memilih untuk melepaskan haknya mengejar peluang bisnis tersebut, karyawan boleh mengejar peluang bisnis tersebut dalam kapasitas individunya dengan syarat dan ketentuan yang sama seperti yang diajukan sebelumnya dan sesuai dengan panduan etika lain yang ditetapkan dalam Kode ini. Karyawan tidak boleh menggunakan kekayaan, informasi perusahaan atau jabatannya di Perusahaan untuk keuntungan pribadi atau jika bersaing dengan Perusahaan. KEPATUHAN PADA KODE INI; PERLINDUNGAN 'PENIUP PELUIT' Perusahaan berkomitmen pada sikap taat hukum dan beretika dalam seluruh kegiatannya dan mewajibkan karyawannya untuk berperilaku dengan cara yang mematuhi Kode Perilaku dan Etika Bisnis ini dan seluruh peraturan perundangundangan yang berlaku. Perusahaan melarang keras balas dendam terhadap karyawan yang, dengan iktikad baik, mencoba membantu atau melaporkan dugaan pelanggaran Kode Perilaku dan Etika Bisnis yang diketahuinya. Perusahaan memiliki Kebijakan Pengelolaan Pengaduan Pelanggaran yang menetapkan prosedur penerimaan, penyimpanan, dan perlakuan keluhan atau masalah yang diterima oleh Perusahaan mengenai Kode Perilaku dan Etika Bisnis serta kendali akuntansi internal atau masalah audit internal. Lihat Buku Pegangan Karyawan untuk informasi lebih lengkap tentang Kebijakan 'Pengaduan Pelanggaran' di Perusahaan. Perusahaan juga memiliki Kebijakan Antikorupsi dan Tindakan Suap untuk memberikan informasi kepada seluruh karyawan, kontraktor, dan agen tentang tindakan praktik korupsi di luar negeri, dan tentang perlindungan pengaduan pelanggaran yang tersedia bagi siapa pun yang mengajukan pelanggaran tindakan

9 praktik korupsi di luar negeri. Lihat Buku Pegangan Karyawan untuk informasi lebih lengkap tentang Kebijakan Antikorupsi dan Tindakan Suap di Perusahaan.

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis Tanggal Mulai Berlaku: 2/28/08 Menggantikan: 10/26/04 Disetujui Oleh: Dewan Direksi TUJUAN PEDOMAN Memastikan bahwa praktik bisnis Perusahaan Mine Safety Appliances ("MSA")

Lebih terperinci

KODE ETIK GLOBAL PERFORMANCE OPTICS

KODE ETIK GLOBAL PERFORMANCE OPTICS KODE ETIK GLOBAL PERFORMANCE OPTICS Kode Etik Global Performance Optics adalah rangkuman harapan kami terkait dengan perilaku di tempat kerja. Kode Etik Global ini mencakup beragam jenis praktik bisnis;

Lebih terperinci

Administrative Policy Bahasa Indonesian translation from English original

Administrative Policy Bahasa Indonesian translation from English original Tata Tertib Semua unit Misi KONE adalah untuk meningkatkan arus pergerakan kehidupan perkotaan. Visi kita adalah untuk Memberikan pengalaman terbaik arus pergerakan manusia, menyediakan kemudahan, efektivitas

Lebih terperinci

Kode Perilaku VESUVIUS: black 85% PLC: black 60% VESUVIUS: white PLC: black 20% VESUVIUS: white PLC: black 20%

Kode Perilaku VESUVIUS: black 85% PLC: black 60% VESUVIUS: white PLC: black 20% VESUVIUS: white PLC: black 20% Kode Perilaku 2 Vesuvius / Kode Perilaku 3 Pesan dari Direktur Utama Kode Perilaku ini menegaskan komitmen kita terhadap etika dan kepatuhan Rekan-rekan yang Terhormat Kode Perilaku Vesuvius menguraikan

Lebih terperinci

KODE ETIK GLOBAL TAKEDA

KODE ETIK GLOBAL TAKEDA KODE ETIK GLOBAL TAKEDA Pendahuluan Prinsip-prinsip Dasar dan Penerapannya Sudah merupakan komitmen kuat Takeda Pharmaceutical Company Limited dan semua perusahaan yang terafiliasi (secara bersama-sama,

Lebih terperinci

Menjalankan Nilai-Nilai Kami, Setiap Hari

Menjalankan Nilai-Nilai Kami, Setiap Hari Kode Etik Global Menjalankan Nilai-Nilai Kami, Setiap Hari Takeda Pharmaceutical Company Limited Pasien Kepercayaan Reputasi Bisnis KODE ETIK GLOBAL TAKEDA Sebagai karyawan Takeda, kami membuat keputusan

Lebih terperinci

Prinsip Perilaku. Prinsip Perilaku April

Prinsip Perilaku. Prinsip Perilaku April Prinsip Perilaku Prinsip Perilaku April 2016 1 Prinsip Perilaku April 2016 3 DAFTAR Isi Transaksi bisnis legal dan etis Kepatuhan terhadap hukum dan kebijakan Givaudan... 6 Penyuapan dan korupsi... 6 Hadiah

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA PERUSAHAAN. 2.1 Kejujuran, integritas, dan keadilan

KEBIJAKAN PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA PERUSAHAAN. 2.1 Kejujuran, integritas, dan keadilan Kebijakan Pedoman Perilaku dan Etika KEBIJAKAN PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA PERUSAHAAN Juni 2014 1. Pendahuluan Amcor mengakui tanggung jawabnya sebagai produsen global dalam bidang layanan dan materi pengemasan,

Lebih terperinci

Kebijakan Integritas Bisnis

Kebijakan Integritas Bisnis Kebijakan Integritas Bisnis Pendahuluan Integritas dan akuntabilitas merupakan nilainilai inti bagi Anglo American. Memperoleh dan terus mengutamakan kepercayaan adalah hal mendasar bagi kesuksesan bisnis

Lebih terperinci

PEDOMAN PERILAKU BAGI MITRA BISNIS

PEDOMAN PERILAKU BAGI MITRA BISNIS PEDOMAN PERILAKU BAGI MITRA BISNIS LORD Corporation ( LORD ) berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan integritas dan standar etika tertinggi. Kami juga berkomitmen untuk mematuhi semua hukum dan peraturan

Lebih terperinci

Kode Etik. .1 "Yang Harus Dilakukan"

Kode Etik. .1 Yang Harus Dilakukan Kode Etik Kode Etik Dokumen ini berisi "Kode Etik" yang harus dipatuhi oleh para Direktur, Auditor, Manajer, karyawan Pirelli Group, serta secara umum siapa saja yang bekerja di Italia dan di luar negeri

Lebih terperinci

Kebijakan Integritas Bisnis

Kebijakan Integritas Bisnis Kebijakan Integritas Bisnis Pendahuluan Integritas dan akuntabilitas merupakan nilainilai inti bagi Anglo American. Memperoleh dan terus mengutamakan kepercayaan adalah hal mendasar bagi kesuksesan bisnis

Lebih terperinci

Kode Etik. .1 "Yang Harus Dilakukan"

Kode Etik. .1 Yang Harus Dilakukan Kode Etik Kode Etik Dokumen ini berisi "Kode Etik" yang harus dipatuhi oleh para Direktur, Auditor, Manajer, karyawan Pirelli Group, serta secara umum siapa saja yang bekerja di Italia dan di luar negeri

Lebih terperinci

Kode Etik Bisnis Pemasok Smiths

Kode Etik Bisnis Pemasok Smiths Kode Smiths Pengantar dari Philip Bowman, Kepala Eksekutif Sebagai sebuah perusahaan global, Smiths Group berinteraksi dengan pelanggan, pemegang saham, dan pemasok di seluruh dunia. Para pemangku kepentingan

Lebih terperinci

Kebijakan Pedoman Perilaku dan Etika Perusahaan

Kebijakan Pedoman Perilaku dan Etika Perusahaan Kebijakan Pedoman Perilaku dan Etika Perusahaan KEBIJAKAN PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA PERUSAHAAN 1. Pendahuluan Amcor mengakui tanggung jawabnya sebagai produsen global dalam bidang layanan dan materi pengemasan,

Lebih terperinci

Kebijakan Pengungkap Fakta

Kebijakan Pengungkap Fakta KEBIJAKAN PENGUNGKAP FAKTA 1. Ikhtisar Amcor berkomitmen terhadap standar tertinggi praktik etis dan hubungan yang jujur, serta perlindungan bagi individu yang melaporkan kejadian atau dugaan terjadinya

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku Global Billabong International Limited

Pedoman Perilaku Global Billabong International Limited Pedoman Perilaku Global Billabong International Limited Disahkan oleh Dewan - 23 April 2009 Ditinjau oleh Dewan - 24 Juli 2012 Isi Apa isi Pedoman ini?... 4 Komitmen kita terhadap Pedoman ini... 4 Beberapa

Lebih terperinci

PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS GLOBAL O-I MEMIMPIN DENGAN INTEGRITAS

PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS GLOBAL O-I MEMIMPIN DENGAN INTEGRITAS PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS GLOBAL O-I 1 MEMIMPIN DENGAN INTEGRITAS 2 Owens-Illinois, Inc. Kantor Pusat Dunia One Michael Owens Way Perrysburg, OH 43551 Kepada Seluruh Karyawan Global Owens-Illinois

Lebih terperinci

KODE ETIK PEMASOK. Etika Bisnis

KODE ETIK PEMASOK. Etika Bisnis KODE ETIK PEMASOK Weatherford telah membangun reputasinya sebagai organisasi yang mengharuskan praktik bisnis yang etis dan integritas yang tinggi dalam semua transaksi bisnis kami. Kekuatan reputasi Weatherford

Lebih terperinci

PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS GLOBAL MEMIMPIN DENGAN INTEGRITAS

PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS GLOBAL MEMIMPIN DENGAN INTEGRITAS PEDOMAN PERILAKU DAN ETIKA BISNIS GLOBAL MEMIMPIN DENGAN INTEGRITAS Kepada Seluruh Karyawan Global Owens-Illinois Selama lebih dari 100 tahun, karyawan O-I telah menjadi bagian dari sebuah organisasi

Lebih terperinci

PERATURAN PELAKSANAAN

PERATURAN PELAKSANAAN T E RJEMAH A N R ES MI AKASTOR PERATURAN PELAKSANAAN - Halaman 1 - Kepada Rekan-Rekan Sejawat Kita semua harus merasa bangga karena kita bekerja untuk sebuah perusahaan dengan standar etika yang tinggi.

Lebih terperinci

MEMBINA HUBUNGAN BISNIS YANG SUKSES Harapan Cisco terhadap Mitra Bisnisnya

MEMBINA HUBUNGAN BISNIS YANG SUKSES Harapan Cisco terhadap Mitra Bisnisnya MEMBINA HUBUNGAN BISNIS YANG SUKSES Harapan Cisco terhadap Mitra Bisnisnya Cisco Systems, Inc. dan semua entitas afiliasinya di seluruh dunia (Cisco) berkomitmen menjunjung standar integritas bisnis tertinggi

Lebih terperinci

Freeport-McMoRan Kode Perilaku Pemasok. Tanggal efektif - Juni 2014 Tanggal terjemahan - Agustus 2014

Freeport-McMoRan Kode Perilaku Pemasok. Tanggal efektif - Juni 2014 Tanggal terjemahan - Agustus 2014 Freeport-McMoRan Kode Perilaku Pemasok Tanggal efektif - Juni 2014 Tanggal terjemahan - Agustus 2014 Daftar Isi Daftar Isi... 2 Kode Perilaku Pemasok... 3 Pendahuluan... 3 Hak Asasi Manusia dan Tenaga

Lebih terperinci

2. Rencana pengembangan Insan IMC selalu didasari atas bakat dan kinerja.

2. Rencana pengembangan Insan IMC selalu didasari atas bakat dan kinerja. KODE ETIK PT INTERMEDIA CAPITAL TBK ( Perusahaan ) I. PENDAHULUAN A. Maksud dan Tujuan Kode Etik ini disusun dalam rangka meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan

Lebih terperinci

Kode etik bisnis Direvisi Februari 2017

Kode etik bisnis Direvisi Februari 2017 Kode etik bisnis Direvisi Februari 2017 Kode etik bisnis Kode etik bisnis ini berlaku pada semua bisnis dan karyawan Smiths Group di seluruh dunia. Kepatuhan kepada Kode ini membantu menjaga dan meningkatkan

Lebih terperinci

PT Indosat Tbk. (didirikan di Republik Indonesia sebagai perseroan terbatas) Kode Etik

PT Indosat Tbk. (didirikan di Republik Indonesia sebagai perseroan terbatas) Kode Etik PT Indosat Tbk. (didirikan di Republik Indonesia sebagai perseroan terbatas) Kode Etik 1 I. PENDAHULUAN Kode Etik ini merangkum dasar-dasar berperilaku yang sudah lama dianut PT Indosat Tbk. ( Perseroan

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku Bisnis

Pedoman Perilaku Bisnis Pedoman Perilaku Bisnis 1 DAFTAR ISI Surat dari CEO... iii Pedoman Perilaku Bisnis KBR........................................ 1 Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan................... 3 Peluang

Lebih terperinci

pedoman perilaku dan etika Membangun Kepercayaan

pedoman perilaku dan etika Membangun Kepercayaan pedoman perilaku dan etika Membangun Kepercayaan Pesan dari Chairman: Di Laureate, kita bangga atas reputasi kita yang mendunia dalam hal integritas dan perilaku beretika Melalui perilaku kita, kita berhasil

Lebih terperinci

Standar Tanggung Jawab untuk Para Pemasok

Standar Tanggung Jawab untuk Para Pemasok Standar Tanggung Jawab untuk Para Pemasok 2017 PENGADAAN GLOBAL Keyakinan Kami Kami percaya bahwa tanggung jawab kami yang pertama adalah terhadap para dokter, perawat dan pasien; para ibu dan bapak dan

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku Valmet

Pedoman Perilaku Valmet Pedoman Perilaku Valmet Pedoman Perilaku Valmet Yth. Rekan Kerja dan Mitra Valmet, Pedoman Perilaku Valmet adalah seperangkat aturan yang menetapkan moral dan etika, tanggung jawab, dan praktik yang tepat

Lebih terperinci

Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku

Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku April 1, 2013 Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Sulzer 1/12 Sulzer berkomitmen dan mewajibkan para karyawannya untuk menjalankan kegiatan bisnisnya berdasarkan

Lebih terperinci

Prinsip Tempat Kerja yang Saling Menghormati

Prinsip Tempat Kerja yang Saling Menghormati Prinsip Tempat Kerja yang Saling Menghormati Pernyataan Prinsip: Setiap orang berhak mendapatkan perlakuan hormat di tempat kerja 3M. Dihormati berarti diperlakukan secara jujur dan profesional dengan

Lebih terperinci

Kebijakan Antisuap Goodyear 8 Mei 2017

Kebijakan Antisuap Goodyear 8 Mei 2017 Kebijakan Antisuap Goodyear 8 Mei 2017 1 Kebijakan Antisuap Pendahuluan Sebagai bagian dari komitmen kami di seluruh dunia terhadap kejujuran, integritas, dan rasa hormat, Goodyear tidak akan mendapatkan

Lebih terperinci

Pesan CEO. Rekan kerja yang terhormat,

Pesan CEO. Rekan kerja yang terhormat, Pesan CEO Rekan kerja yang terhormat, Tradisi bisnis Zuellig Pharma di Asia, yang kita emban selama puluhan tahun dalam melayani para mitra dan para pemangku jabatan dalam bidang kesehatan, dibangun di

Lebih terperinci

REVISI KODE ETIK 2016

REVISI KODE ETIK 2016 REVISI KODE ETIK 2016 KODE ETIK DAFTAR ISI 1. PENDAHULUAN DAN DEFINISI 1.1. Pendahuluan 1.2. Definisi 2. PRINSIP-PRINSIP INTI Applus+ 1 1 3 4 3. KODE ETIK Applus+ 3.1. Apakah tujuan dari Kode Etik ini?

Lebih terperinci

Standar Etika Berbisnis PerkinElmer

Standar Etika Berbisnis PerkinElmer Agar sesuai dengan perubahan dalam perundang-undangan dan peraturan yang berlaku, penerapan terbaik terhadap tata tertib perusahaan, serta untuk memperbarui informasi kontak dan prosedur pelaporan masalah

Lebih terperinci

Kebijakan Antisuap & Antikorupsi Global, Berlaku Sejak: 1 Juli 2017

Kebijakan Antisuap & Antikorupsi Global, Berlaku Sejak: 1 Juli 2017 Pendahuluan Kebijakan Antisuap & Antikorupsi Global, Berlaku Sejak: 1 Juli 2017 21st Century Fox ( Perusahaan ) berkomitmen untuk menjalankan bisnis di seluruh dunia dengan integritas dan transparansi,

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku. Reputasi kami berasal dari lima prinsip pemandu kami, yang menguraikan inti dari cara kami berperilaku dan menjalankan bisnis:

Pedoman Perilaku. Reputasi kami berasal dari lima prinsip pemandu kami, yang menguraikan inti dari cara kami berperilaku dan menjalankan bisnis: Pedoman Perilaku Pedoman Perilaku Pendahuluan Flint Group sangat berkomitmen pada praktik bisnis etis, integritas pribadi, dan kepatuhan terhadap Pedoman Perilaku ini ("Pedoman Perilaku" atau "Pedoman")

Lebih terperinci

KEBIJAKAN ANTIKORUPSI

KEBIJAKAN ANTIKORUPSI Kebijakan Kepatuhan Global Maret 2017 Freeport-McMoRan Inc. PENDAHULUAN Tujuan Tujuan dari Kebijakan Antikorupsi ini ("Kebijakan") adalah untuk membantu memastikan kepatuhan oleh Freeport-McMoRan Inc ("FCX")

Lebih terperinci

Nilai-Nilai dan Kode Etik Grup Pirelli

Nilai-Nilai dan Kode Etik Grup Pirelli Nilai-Nilai dan Kode Etik Grup Pirelli Identitas Grup Pirelli menurut sejarahnya telah terbentuk oleh seperangkat nilai-nilai yang selama bertahun-tahun telah kita upayakan dan lindungi. Selama bertahuntahun,

Lebih terperinci

NILAI-NILAI DAN KODE ETIK GRUP PIRELLI

NILAI-NILAI DAN KODE ETIK GRUP PIRELLI NILAI-NILAI DAN KODE ETIK GRUP PIRELLI MISI NILAI-NILAI GRUP PIRELLI PENDAHULUAN PRINSIP-PRINSIP PERILAKU KERJA - SISTEM KONTROL INTERNAL PIHAK-PIHAK YANG BERKEPENTINGAN Pemegang saham, investor, dan komunitas

Lebih terperinci

Kode Etik Petunjuk dan Standar Integritas dan Transparansi

Kode Etik Petunjuk dan Standar Integritas dan Transparansi Kode Etik Petunjuk dan Standar Integritas dan Transparansi Daftar Isi 1. Pendahuluan 1 2. Penerapan Kode Etik 3 3. Kepatuhan 4 4. Melaporkan Pelanggaran 5 5. Panduan 6 5.1. Kepatuhan terhadap Hukum 6 5.2.

Lebih terperinci

Standar Etika Berbisnis PerkinElmer

Standar Etika Berbisnis PerkinElmer Standar Etika Berbisnis PerkinElmer NILAI-NILAI BISNIS DAN ETIKA PERKINELMER Tujuan Standar Etika Berbisnis PerkinElmer ("Standar Etika") adalah nilai dan prinsip yang memandu hubungan bisnis kita. Kita

Lebih terperinci

Nilai-nilai dan Etika Securitas. Securitas AB Tata Kelola Perusahaan Direvisi pada 3 Nopember 2014

Nilai-nilai dan Etika Securitas. Securitas AB Tata Kelola Perusahaan Direvisi pada 3 Nopember 2014 Nilai-nilai dan Etika Securitas Securitas AB Tata Kelola Perusahaan Direvisi pada 3 Nopember 2014 Berlaku mulai tanggal 3 Nopember 2014 Daftar isi Page 2 of 10 1 PRINSIP-PRINSIP UMUM... 3 2 NILAI-NILAI

Lebih terperinci

01. KODE ETIK UNTUK KARYAWAN. (Revisi 2, sesuai dengan persetujuan dalam Rapat Dewan Direksi No 1/2014, 12 Januari 2014)

01. KODE ETIK UNTUK KARYAWAN. (Revisi 2, sesuai dengan persetujuan dalam Rapat Dewan Direksi No 1/2014, 12 Januari 2014) 01. KODE ETIK UNTUK KARYAWAN (Revisi 2, sesuai dengan persetujuan dalam Rapat Dewan Direksi No 1/2014, 12 Januari 2014) Kode Etik ini berlaku untuk semua Karyawan Indorama Ventures PCL dan anak perusahaan

Lebih terperinci

Kode Etik Mitra. I. Pendahuluan

Kode Etik Mitra. I. Pendahuluan Kode Etik Mitra I. Pendahuluan Di Hewlett Packard Enterprise (HPE), kami bekerja secara kolaboratif dengan Mitra kami untuk berbisnis dengan penuh semangat untuk pelanggan dan produk kami, menghormati

Lebih terperinci

S P E E THE CODE OF M Y BUSINESS CONDUCT J E P A S S

S P E E THE CODE OF M Y BUSINESS CONDUCT J E P A S S N T R E S P E O J E M Y N E THE CODE OF BUSINESS CONDUCT N O I S S C T P A PESAN UNTUK SELURUH KARYAWAN HEINEKEN telah berkembang menjadi produsen bir global terkemuka dan Heineken menjadi merek bir paling

Lebih terperinci

Kode Etik PENGANTAR KETAATAN TERHADAP HUKUM

Kode Etik PENGANTAR KETAATAN TERHADAP HUKUM - 1 - Kode Etik PENGANTAR Standar tertinggi perilaku individu dituntut pada setiap waktu dari setiap anggota Direksi dan staf Tupperware Brand Corporation dan serta perusahaan-perusahaan yang terafiliasi

Lebih terperinci

Prinsip-prinsip Pemandu

Prinsip-prinsip Pemandu Kode Etik Karyawan Kraft Heinz Company Prinsip-prinsip Pemandu Kepatuhan terhadap semua peraturan perundang-undangan dan kebijakan Perusahaan yang berlaku Perusahaan tunduk pada peraturan perundang-undangan

Lebih terperinci

KEBIJAKAN HADIAH, HIBURAN DAN PEMBERIAN. 1. Untuk Pelanggan, Pemasok, Mitra bisnis dan Pemangku kepentingan Eksternal.

KEBIJAKAN HADIAH, HIBURAN DAN PEMBERIAN. 1. Untuk Pelanggan, Pemasok, Mitra bisnis dan Pemangku kepentingan Eksternal. KEBIJAKAN HADIAH, HIBURAN DAN PEMBERIAN Pemberian Hadiah/Penyediaan Hiburan 1. Untuk Pelanggan, Pemasok, Mitra bisnis dan Pemangku kepentingan Eksternal. 1. Semua pemberian hadiah harus sesuai dengan kebijakan

Lebih terperinci

Etika dan integritas. Kepatuhan: Pedoman bagi pihak ketiga

Etika dan integritas. Kepatuhan: Pedoman bagi pihak ketiga Etika dan integritas Kepatuhan: Pedoman bagi pihak ketiga i Pihak ketiga berarti orang atau perusahaan yang memasok barang atau jasa kepada Syngenta atau atas nama kami. ii pejabat publik dapat mencakup,

Lebih terperinci

PT SAT NUSAPERSADA Tbk KODE ETIK PERUSAHAAN

PT SAT NUSAPERSADA Tbk KODE ETIK PERUSAHAAN PT SAT NUSAPERSADA Tbk KODE ETIK PERUSAHAAN TANGGAL 05-NOV-2015 Hal 1 dari 12 Pedoman Kode Etik PT Sat Nusapersada Tbk Pedoman Kode Etik Perusahaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku Bisnis dan Etika

Pedoman Perilaku Bisnis dan Etika Pedoman Perilaku Bisnis dan Etika Komitmen Terhadap Keunggulan di Tempat Kerja Daftar Isi Surat dari Ketua Umum 2 Keunggulan di Tempat Kerja serta Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis FedEx 3 Perilaku Sesuai

Lebih terperinci

Pedoman Etika Bisnis

Pedoman Etika Bisnis Pedoman Etika Bisnis Tinjauan umum kebijakan dan pengarahan Group yang mendasar yang memandu hubungan kita dengan satu sama lain dan dengan para pemangku kepentingan. Rincian lebih lanjut dan peraturan

Lebih terperinci

Pernyataan Etika Global

Pernyataan Etika Global Pernyataan Etika Global Daftar Isi Pesan dari Chief Executive Officer kita... 2 Menggunakan Pernyataan Etika.... 3 Pengaturan Pernyataan Etika... 3 Kebijakan Walmart & Undang-Undang Setempat.... 3 Keyakinan

Lebih terperinci

MENGHARGAI SESAMA DAN MASYARAKAT PENDEKATAN ANZ TERHADAP HAK ASASI MANUSIA

MENGHARGAI SESAMA DAN MASYARAKAT PENDEKATAN ANZ TERHADAP HAK ASASI MANUSIA DAN MASYARAKAT 24 08 2010 PENDEKATAN ANZ TERHADAP HAK ASASI MANUSIA DAFTAR ISI PENDAHULUAN 3 BAGAIMANA KAMI MENERAPKAN STANDAR KAMI 4 STANDAR HAK ASASI MANUSIA KAMI 4 SISTEM MANAJEMEN KAMI 6 3 PENDAHULUAN

Lebih terperinci

KEBIJAKAN KEUANGAN PERUSAHAAN. Panduan Perilaku dan Etika Bisnis

KEBIJAKAN KEUANGAN PERUSAHAAN. Panduan Perilaku dan Etika Bisnis Halaman:1 dari 8 Yang terhormat karyawan Starwood dan anggota Dewan Direksi: Reputasi Starwood adalah salah satu aset kita yang paling berharga dan berdampak besar pada setiap hubungan yang diselenggarakan

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis (CP 472) 20 Jan 2015

Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis (CP 472) 20 Jan 2015 Pedoman Perilaku dan Etika Bisnis (CP 472) 20 Jan 2015 Nomor Dokumen: (CP 472) Huruf Rev: G Halaman 1 dari 23 Daftar Isi SURAT DARI DEAN FOATE... 2 PENDAHULUAN... 3 MENGGUNAKAN PENILAIAN YANG ETIS... 4

Lebih terperinci

Pesan dari Chairman dan CEO Kami. Kepada Semua Staf:

Pesan dari Chairman dan CEO Kami. Kepada Semua Staf: Pesan dari Chairman dan CEO Kami Kepada Semua Staf: Selama lebih dari enam puluh tahun, nama Tupperware telah dikenal dengan standar kualitas produk yang sangat tinggi. Kita sangat bersungguh-sungguh terhadap

Lebih terperinci

Tata Tertib Kita. Melakukan hal baik, setiap hari

Tata Tertib Kita. Melakukan hal baik, setiap hari Tata Tertib Kita Melakukan hal baik, setiap hari Tata Tertib Kita Pesan dari CEO 3 Tata Tertib Kita dan Anda 4 Komitmen Kita Terhadap Etika 6 1. Saling menghargai 8 Hak Asasi Manusia dan Peluang Ketenagakerjaan

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku. Nilai & Standar Kita. Dasar Keberhasilan Kita. Edisi IV

Pedoman Perilaku. Nilai & Standar Kita. Dasar Keberhasilan Kita. Edisi IV Pedoman Perilaku Nilai & Standar Kita Dasar Keberhasilan Kita Edisi IV Perusahaan Kita Sejak awal, perjalanan MSD dituntun oleh keyakinan untuk melakukan hal yang benar. George Merck menegaskan prinsip

Lebih terperinci

PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam )

PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam ) PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam ) DAFTAR ISI I. DASAR HUKUM II. TUGAS, TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG III. ATURAN BISNIS IV. JAM KERJA V. RAPAT VI. LAPORAN DAN TANGGUNG JAWAB VII. KEBERLAKUAN

Lebih terperinci

Standar Kita. Pentland Brands plc

Standar Kita. Pentland Brands plc Standar Kita Pentland Brands plc * * * Membangun rumpun merek yang dicintai dunia dari generasi ke generasi * Penerima Lisensi Alas Kaki Sebagai sebuah bisnis keluarga dan keluarga bisnis, nilai-nilai

Lebih terperinci

Compliance Handbook. Indonesia Version. hhc & Compliance. E i s a i N e t w o r k C o m p a n i e s. January 2017

Compliance Handbook. Indonesia Version. hhc & Compliance. E i s a i N e t w o r k C o m p a n i e s. January 2017 hhc & Compliance Compliance Handbook E i s a i N e t w o r k C o m p a n i e s Indonesia Version January 2017 Buku Panduan Kepatuhan (Compliance) Edisi ke 7 Misi Perusahaan Sebuah perusahaan yang peduli

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN ANTI PENIPUAN, KORUPSI, DAN ANTI SUAP

BAB VII KEBIJAKAN ANTI PENIPUAN, KORUPSI, DAN ANTI SUAP BAB VII KEBIJAKAN ANTI PENIPUAN, KORUPSI, DAN ANTI SUAP 1 Tujuan Tujuan dari kebijakan ini yaitu untuk memberikan kontrol dalam pemenuhan kepatuhan dengan semua peraturan korupsi dan anti suap yang dapat

Lebih terperinci

Larangan Pembalasan. Apakah perlindungan dari pembalasan hanya tersedia jika saya melaporkan kekhawatiran melalui Saluran Bantuan?

Larangan Pembalasan. Apakah perlindungan dari pembalasan hanya tersedia jika saya melaporkan kekhawatiran melalui Saluran Bantuan? Larangan Pembalasan Saya melaporkan dugaan enam bulan yang lalu. Sejak itu, manajer saya tidak lagi menyertakan saya dalam beberapa rapat. Apakah ini pembalasan? & Perubahan signifikan dalam cara Anda

Lebih terperinci

Kode Etik PT Prasmanindo Boga Utama

Kode Etik PT Prasmanindo Boga Utama Kode Etik PT Prasmanindo Boga Utama POL-GEN-STA-010-00 Printed copies of this document are uncontrolled Page 1 of 9 Kode Etik PT PBU & UN Global Compact Sebagai pelopor katering di Indonesia, perusahaan

Lebih terperinci

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK.

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK. KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK. PENDAHULUAN Tata kelola perusahaan yang baik merupakan suatu persyaratan dalam pengembangan global dari kegiatan usaha perusahaan dan peningkatan citra perusahaan. PT Duta

Lebih terperinci

Standar Audit SA 250. Pertimbangan atas Peraturan Perundang-Undangan dalam Audit atas Laporan Keuangan

Standar Audit SA 250. Pertimbangan atas Peraturan Perundang-Undangan dalam Audit atas Laporan Keuangan SA 0 Pertimbangan atas Peraturan Perundang-Undangan dalam Audit atas Laporan Keuangan SA Paket 00.indb STANDAR AUDIT 0 PERTIMBANGAN ATAS PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN DALAM AUDIT ATAS LAPORAN KEUANGAN

Lebih terperinci

April 2015. Pedoman Etika dan Perilaku Bisnis

April 2015. Pedoman Etika dan Perilaku Bisnis April 2015 Pedoman Etika dan Perilaku Bisnis Daftar Isi Komitmen kita terhadap integritas 4 Pesan dari Chief Executive Officer kita 4 Filosofi dan nilai bisnis kita 5 Pedoman Etika dan Perilaku Bisnis

Lebih terperinci

PIAGAM PEMBELIAN BERKELANJUTAN

PIAGAM PEMBELIAN BERKELANJUTAN PIAGAM PEMBELIAN BERKELANJUTAN PENGANTAR AptarGroup mengembangkan solusi sesuai dengan kesepakatan-kesepakatan usaha yang wajar dan hukum ketenagakerjaan, dengan menghargai lingkungan dan sumber daya alamnya.

Lebih terperinci

Pedoman Perilaku Global

Pedoman Perilaku Global Pedoman Perilaku Global Ethics Line www.rolls-royce.com/ethicsline Ajukan pertanyaan atau laporkan kekhawatiran kapan pun menggunakan Rolls Royce Ethics Line. Pesan dari Kepala Eksekutif Saya telah memutuskan

Lebih terperinci

PIAGAM AUDIT INTERNAL PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK.

PIAGAM AUDIT INTERNAL PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. PIAGAM AUDIT INTERNAL PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. I. Landasan Hukum Landasan pembentukan Internal Audit berdasarkan kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember

Lebih terperinci

KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN LINGKUNGAN BERKOMITMEN PADA KEJUJURAN INTEGRITAS KEADILAN. Area gambar. Standar Etika Berbisnis

KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN LINGKUNGAN BERKOMITMEN PADA KEJUJURAN INTEGRITAS KEADILAN. Area gambar. Standar Etika Berbisnis KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN LINGKUNGAN BERKOMITMEN PADA KEJUJURAN INTEGRITAS KEADILAN Area gambar Standar Etika Berbisnis ROBERT F. FRIEL, PIMPINAN DAN CEO PENDAHULUAN Di PerkinElmer kita berbisnis

Lebih terperinci

Prinsip-Prinsip Perilaku Korporasi

Prinsip-Prinsip Perilaku Korporasi Ditetapkan September 2005 Direvisi April 2012 Direvisi Oktober 2017 Prinsip-Prinsip Perilaku Korporasi Epson akan memenuhi tanggung jawab sosialnya dengan melaksanakan prinsip prinsip sebagaimana di bawah

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PERATURAN MEDIASI KLRCA SKEMA UU MEDIASI 2012 PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA. Peraturan Mediasi KLRCA. Bagian I. Bagian II.

DAFTAR ISI PERATURAN MEDIASI KLRCA SKEMA UU MEDIASI 2012 PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA. Peraturan Mediasi KLRCA. Bagian I. Bagian II. DAFTAR ISI Peraturan Mediasi KLRCA Bagian I PERATURAN MEDIASI KLRCA Bagian II SKEMA Bagian III UU MEDIASI 2012 Bagian IV PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA 2 Pusat untuk Arbitrase Regional Kuala Lumpur Bagian

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PENGUNGKAP FAKTA

KEBIJAKAN PENGUNGKAP FAKTA Kebijakan Pengungkap Fakta KEBIJAKAN PENGUNGKAP FAKTA Pernyataan Etika Perusahaan (Statement of Corporate Ethics) Amcor Limited menetapkan kebijakannya terhadap pengungkapan fakta dan komitmennya untuk

Lebih terperinci

KEBIJAKAN GLOBAL ANTI KORUPSI PPG

KEBIJAKAN GLOBAL ANTI KORUPSI PPG Pengantar KEBIJAKAN GLOBAL ANTI KORUPSI PPG Sebagai perusahaan global yang beroperasi di lebih dari enam puluh negara, PPG diwajibkan untuk mematuhi sejumlah undang-undang dan peraturan untuk menjalankan

Lebih terperinci

Standar Audit SA 240. Tanggung Jawab Auditor Terkait dengan Kecurangan dalam Suatu Audit atas Laporan Keuangan

Standar Audit SA 240. Tanggung Jawab Auditor Terkait dengan Kecurangan dalam Suatu Audit atas Laporan Keuangan SA 0 Tanggung Jawab Auditor Terkait dengan Kecurangan dalam Suatu Audit atas Laporan Keuangan SA Paket 00.indb //0 0:0: AM STANDAR AUDIT 0 TANGGUNG JAWAB AUDITOR TERKAIT DENGAN KECURANGAN DALAM SUATU AUDIT

Lebih terperinci

KEBIJAKAN Cameron KEBIJAKAN HADIAH, PERJALANAN, DAN HOSTING CAMERON

KEBIJAKAN Cameron KEBIJAKAN HADIAH, PERJALANAN, DAN HOSTING CAMERON TANGGAL DITERBITKAN Januari 2009 DITERBITKAN ULANG Mei 2009 DITERBITKAN ULANG Januari 2012 SUBJEK KEBIJAKAN Cameron NOMOR EC-POL-004 HALAMAN 1 DARI AREA FUNGSIONAL Kepatuhan/Legal KEBIJAKAN HADIAH, PERJALANAN,

Lebih terperinci

Undang-undang Praktik Korupsi Asing/Kebijakan Anti-Korupsi

Undang-undang Praktik Korupsi Asing/Kebijakan Anti-Korupsi Undang-undang Praktik Korupsi Asing/Kebijakan Anti-Korupsi Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memastikan bahwa Nature Sunshine Products, Inc. ( NSP ) mematuhi Undang-undang Praktik Korupsi Asing (

Lebih terperinci

DRAF. Kode Etik Pemasok Takeda. Versi 1.0

DRAF. Kode Etik Pemasok Takeda. Versi 1.0 Versi 1.0 24 Juni 2015 Daftar Isi 1.0 Pendahuluan & Cakupan Penerapan... 2 2.0 Kepatuhan terhadap Hukum, Peraturan, & Kode Etik Pemasok yang Berlaku... 3 3.0 Praktik Bisnis... 3 4.0 Kesejahteraan Hewan...

Lebih terperinci

Memastikan Kepatuhan yang Teliti dengan Peraturan-peraturan Anti-Gratifikasi

Memastikan Kepatuhan yang Teliti dengan Peraturan-peraturan Anti-Gratifikasi Yang terhormat Mitra Usaha, Memastikan Kepatuhan yang Teliti dengan Peraturan-peraturan Anti-Gratifikasi Dengan perluasan bisnis lintas batas di dunia, peraturan-peraturan terkait gratifikasi diperkuat

Lebih terperinci

KODE ETIK. Move Forward with Confidence

KODE ETIK. Move Forward with Confidence KODE ETIK Move Forward with Confidence PENGANTAR Bureau Veritas terus berkembang sebagai sebuah bisnis global yang sesungguhnya, yang dibangun atas reputasi solid dan jangka panjang yang mungkin merupakan

Lebih terperinci

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal PIAGAM AUDIT INTERNAL PT LIPPO KARAWACI TBK I. LANDASAN HUKUM Landasan pembentukan Internal Audit berdasarkan kepada Peraturan Nomor IX.I.7, Lampiran Keputusan

Lebih terperinci

Kode Etik Bisnis Styron. Etika dan Kebijakan Kepatuhan. [Type text]

Kode Etik Bisnis Styron. Etika dan Kebijakan Kepatuhan. [Type text] Kode Etik Bisnis Styron Etika dan Kebijakan Kepatuhan [Type text] DAFTAR ISI PENDAHULUAN AMANAT DARI CEO pg 2 KODE ETIK BISNIS STYRON 1. NILAI-NILAI STYRON pg 3 Responsible Care pg 3 Rasa Hormat dan Integritas

Lebih terperinci

PEDOMAN PERILAKU UNTUK KARYAWAN

PEDOMAN PERILAKU UNTUK KARYAWAN PEDOMAN PERILAKU UNTUK KARYAWAN Daftar isi 1 PESAN DARI CHAIRMAN 2 KOMITMEN DAN AKUNTABILITAS KITA 2 Memimpin dengan Nilai-Nilai 2 Kebijakan Pintu Terbuka 3 Keuntungan Komunikasi Terbuka Kita 3 Meminta

Lebih terperinci

PT INDO KORDSA Tbk. PIAGAM AUDIT INTERNAL

PT INDO KORDSA Tbk. PIAGAM AUDIT INTERNAL PT INDO KORDSA Tbk. PIAGAM AUDIT INTERNAL Halaman 1 dari 5 1. TUJUAN Tujuan utama dari Piagam Audit Internal ( Piagam ) ini adalah untuk menguraikan kewenangan dan cakupan dari fungsi Audit Internal di

Lebih terperinci

Lampiran 5 SK No /HK.01.01/02/ReINDO/12/2012 Tanggal 26 Desember 2012 PEDOMAN SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN

Lampiran 5 SK No /HK.01.01/02/ReINDO/12/2012 Tanggal 26 Desember 2012 PEDOMAN SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN Lampiran 5 SK No. 00228/HK.01.01/02/ReINDO/12/2012 Tanggal 26 Desember 2012 PEDOMAN SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN DAFTAR ISI Daftar Isi... 1 Pernyataan Komitmen... 2 I. TUJUAN DAN MANFAAT... 3 II. PENGERTIAN

Lebih terperinci

Cara Memperoleh Bantuan dan Menyampaikan Kekhawatiran Umum Menyampaikan Kekhawatiran atau Keluhan Mengenai Persoalan Akuntansi atau Audit

Cara Memperoleh Bantuan dan Menyampaikan Kekhawatiran Umum Menyampaikan Kekhawatiran atau Keluhan Mengenai Persoalan Akuntansi atau Audit Code of Conduct Bahasa Indonesian November 2012 Pendahuluan Pedoman Perilaku adalah Pernyataan Umum Kami Mengenai Perilaku Bisnis Etis Untuk Siapa Pedoman Perilaku Berlaku? Karyawan Yang Menjalankan Peran

Lebih terperinci

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk Piagam Audit Internal PT Astra International Tbk Desember 2010 PIAGAM AUDIT INTERNAL 1. Visi dan Misi Visi Mempertahankan keunggulan PT Astra International Tbk dan perusahaanperusahaan utama afiliasinya

Lebih terperinci

PIAGAM AUDIT INTERNAL

PIAGAM AUDIT INTERNAL PIAGAM AUDIT INTERNAL Latar Belakang Unit Audit Internal unit kerja dalam struktur organisasi Perseroan yang dibentuk untuk memberikan keyakinan yang memadai dan konsultasi yang bersifat independen dan

Lebih terperinci

Kode Etik Karyawan. Bisnis dilakukan dengan cara yang benar. Orang & Budaya

Kode Etik Karyawan. Bisnis dilakukan dengan cara yang benar. Orang & Budaya Kode Etik Karyawan Bisnis dilakukan dengan cara yang benar Orang & Budaya Daftar Isi Sepatah kata dari CEO 2 Menggunakan Kode Etik ini 5 Undang-undang dan peraturan 7 Anti suap 9 Hadiah, jamuan, dan hiburan

Lebih terperinci

KEBIJAAKAN ANTI-KORUPSI

KEBIJAAKAN ANTI-KORUPSI Kebijakan Kepatuhan Global Desember 2012 Freeport-McMoRan Copper & Gold PENDAHULUAN Tujuan Tujuan dari Kebijakan Anti-Korupsi ( Kebijakan ) ini adalah untuk membantu memastikan kepatuhan oleh Freeport-McMoRan

Lebih terperinci

Meraih Kepercayaan. Esensi Bisnis kita. Kode Etik membantu kita tetap bertindak sesuai dengan prinsip kita dalam segala situasi

Meraih Kepercayaan. Esensi Bisnis kita. Kode Etik membantu kita tetap bertindak sesuai dengan prinsip kita dalam segala situasi Meraih Kepercayaan Esensi Bisnis kita Kode Etik membantu kita tetap bertindak sesuai dengan prinsip kita dalam segala situasi Tentang AEGON* AEGON adalah perusahaan asuransi jiwa, dana pensiun, dan manajemen

Lebih terperinci

KODE ETIK BISNIS TRINSEO

KODE ETIK BISNIS TRINSEO KODE ETIK BISNIS TRINSEO* PENGANTAR Pesan dari CEO KODE ETIK BISNIS TRINSEO 1. NILAI-NILAI UTAMA Kepedulian yang Bertanggung Jawab Rasa Hormat dan Integritas Akuntabilitas dan Penciptaan Nilai Inovasi

Lebih terperinci

MENETAPKAN STANDAR. KODE ETIK dan Perilaku Bisnis. Diperbarui Juni 2014

MENETAPKAN STANDAR. KODE ETIK dan Perilaku Bisnis. Diperbarui Juni 2014 KAMI MELAKUKAN APA YANG BENAR KAMI MENGHORMATI ORANG LAIN KAMI BEKERJA DENGAN KEUNGGULAN Diperbarui Juni 2014 MENETAPKAN STANDAR KODE ETIK dan Perilaku Bisnis Menetapkan Standar Diperbarui Juni 2014 Lockheed

Lebih terperinci

MENETAPKAN STANDAR KODE ETIK. dan Perilaku Bisnis. Diperbarui februari 2016

MENETAPKAN STANDAR KODE ETIK. dan Perilaku Bisnis. Diperbarui februari 2016 KAMI MELAKUKAN APA YANG TEPAT KAMI MENGHORMATI ORANG LAIN KAMI BEKERJA DENGAN KEUNGGULAN Diperbarui februari 2016 MENETAPKAN STANDAR KODE ETIK dan Perilaku Bisnis Diperbarui februari 2016 Lockheed Martin

Lebih terperinci

integritas cara kita Panduan Perilaku Bisnis Global

integritas cara kita Panduan Perilaku Bisnis Global integritas cara kita Panduan Perilaku Bisnis Global Daftar Isi Dari Kantor CEO 1 Misi dan Nilai-Nilai Kita 2 Pendahuluan dan Cara Menggunakan Panduan ini 3 Bagian 1: Kewajiban dan Sumber Daya Pelaporan

Lebih terperinci

Kode Etik Insinyur (Etika Profesi)

Kode Etik Insinyur (Etika Profesi) Kode Etik Insinyur (Etika Profesi) Dewan Akreditasi Rekayasa dan Teknologi (ABET) Kode Etik Insinyur ATAS DASAR PRINSIP Insinyur menegakkan dan memajukan integritas, kehormatan dan martabat profesi engineering

Lebih terperinci