LAPORAN HASIL PENELITIAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAPORAN HASIL PENELITIAN"

Transkripsi

1 Kode/Rumpun Ilmu: 742/Pendidikan Bahasa Inggris LAPORAN HASIL PENELITIAN PENGARUH PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BAHASA INGGRIS MAHASISWA PRODI PERBANKAN DAN KEUANGAN POLITEKNIK NEGERI MEDAN TA 2012/2013 Dibiayai dengan DIPA Polmed Kemendikbud Sesuai dengan Surat Perjanjian Pelaksanaan Kegiatan Nomor : 235/PL5.2/PM/2013 oleh: Dra. Raina Rosanti, M.Hum., NIDN (Ketua) Drs. Budi Indra Syahdewa, M.Ed.Adm., NIDN (Anggota) Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2013

2 SURAT KETERANGAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Dra. Mariahati, M.Hum. NIP : Dengan ini menerangkan bahwa hasil penelitian atas nama: Nama : Dra. Raina Rosanti, M.Hum. (Ketua) NIDN: Nama : Drs. Budi Indra Syahdewa, M.Ed.Adm. (Anggota) NIDN: Dengan judul: Pengaruh Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA , sudah diperiksa dan telah direvisi sesuai dengan yang disarankan pada saat presentasi, selanjutnya dapat dijilid sesuai dengan ketentuan UPPM Politeknik Negeri Medan. Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, dan diucapkan terima kasih. Medan, 21 November 2013 Korektor: Dra. Mariahati, M.Hum. NIP:

3 KATA PENGANTAR Alhamdulillah, dengan segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, kemurahan dan kemudahan yang telah diberikan-nya, sehingga penelitian ini dapat diselesaikan yang berjudul Pengaruh Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA 2012/2013. Dalam penyelesaian laporan ini Peneliti menghaturkan terima kasih kepada Direktur Politeknik Negeri Medan, Ketua UPPM Politeknik Negeri Medan, serta rekan-rekan civitas akademika Politeknik Negeri Medan yang telah membantu terselenggaranya penelitian ini hingga terwujudnya laporan ini. Peneliti menyadari bahwa penelitian ini bukan hasil kerja peneliti sendiri. Penelitian ini tidak dapat diselesaikan tanpa bantuan, dukungan, bimbingan dan sumbangan pemikiran serta kritikan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati Peneliti menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak baik yang terlibat langsung maupun tidak. Semoga Allah SWT membalasnya, Amin Medan, 21 November Peneliti, Raina Rosanti

4 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosakata bahasa Inggris terhadap kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA yang mendapat penelitian tindakan kelas dengan yang tidak mendapat penelitian tindakan kelas. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kualitatif dengan alat (instrumen) pengumpul data yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu tes kosakata bahasa Inggris, dan tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris. Responden diambil sebanyak 40 orang mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penguasaan kosakata bahasa Inggris terhadap kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA yang mendapat penelitian tindakan kelas dibandingkan dengan yang tidak mendapat penelitian tindakan kelas. Kata Kunci: Penguasaan Kosakata, Kemampuan Membaca Pemahaman Teks, Bahasa Inggris, Pengaruh

5 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... i LEMBARAN IDENTITAS DAN PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii ABSTRAK... iv DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan Masalah... 2 C. Tujuan Penelitian... 3 D. Manfaat Penelitian... 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA... 4 A. Pengertian Membaca Pemahaman... 4 B. Pengertian Kosakata... 5 C. Tingkat Tes Kosakata dan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris. 7 D. Ragam Kesalahan Kosakata yang Dibuat oleh Responden... 8 E. Cara Meningkatkan Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris... 8 F. Model Penelitian Tindakan Kelas pada Penelitian Ini... 9 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian B. Data Penelitian C. Penentuan Populasi dan Sampel D. Teknik Pengambilan Sampel E. Teknik Analisis Data... 16

6 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pembahasan Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Responden 17 B. Pembahasan Kemampuan Membaca Teks Bahasa Inggris Responden 27 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP

7 DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 Pengelompokan Nilai Hasil Tes 17 Tabel 2 Hasil Pre Test Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden I. 17 Tabel 3 Hasil Post Test Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden I.. 22 Tabel 4 Hasil Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden II 23 Tabel 5 Hasil Post Test Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden II 26 Tabel 6 Pengelompokan Nilai Hasil Tes 28 Tabel 7 Hasil Pre Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden I Tabel 8 Hasil Post Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden I Tabel 9 Hasil Pre Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden II Tabel 10 Hasil Post Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden II

8 DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Elementary Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I...35 Lampiran 2 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I...36 Lampiran 3 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Elementary Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I...37 Lampiran 4 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I...38 Lampiran 5 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Upper-Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Responden Kelompok Responden II 39 Lampiran 6 Daftar Jumlah Pertanyaan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden II 40 Lampiran 7 Daftar Jumlah Pertanyaan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden II 41 Lampiran 8 Tes Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris 42 Lampiran 9 Tes Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Responden. 47 Lampiran 10 DAFTAR RIWAYAT HIDUP... 56

9 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemampuan membaca pemahaman teks berbahasa Inggris merupakan keterampilan yang amat vital pada masa sekarang ini termasuk bagi para mahasiswa. Ada banyak dampak bila keterampilan tersebut tidak mampu dikuasai. Sebagaimana diketahui ketidakmampuan membaca pemahaman ini mengakibatkan para mahasiswa tersebut mengalami kendala dalam menggali pengetahuan yang harus mereka miliki; karena kebanyakan ilmu pengetahuan ditulis dalam bahasa Inggris. Dan kenyataannya banyak mahasiswa yang tidak menguasai keterampilan ini dengan baik. Hal ini terbukti dari rendahnya hasil latihan menjawab pertanyaan materi membaca pemahaman pada semester 1 TA 2012/2013 yang terdapat pada Topic 10 Reading: Are these the best years of your life? part I, III, dan IV (wacana dan daftar pertanyaan terlampir) dengan nilai rata-rata per kelas di bawah 60; diprediksi hal tersebut dikarenakan rendahnya (buruknya) penguasaan kosakata yang dimiliki oleh para mahasiswa tersebut. Bandingkan dengan penguasaan kosakata para mahasiswa di USA. Dale (dalam Tarigan, 1985) meneliti jumlah kosakata yang digunakan oleh anak-anak pembelajar pemula di Amerika Serikat. Sebanyak 1500 kata telah dikuasai mereka, terutama kosakata yang berhubungan dengan kata-kata yang digunakan sehari-hari. Memasuki tahun kedua, para siswa itu telah menguasai kosakata sejumlah 3000 kata. Penambahan kosakata setiap tahun sekitar 1000 kata, sehingga jumlah kosakata rata-rata bagi lulusan SMA sekitar kata, dan bagi mahasiswa sekitar sampai kata (Harris & Sipay dalam Zuchdi, 1995) dalam (http://read-herli.blogspot.com/diakses pada tanggal 17 Januari 2013). Dalam wacana Are these the best years of your life? tersebut banyak digunakan kosakata yang agak asing bagi para mahasiswa tersebut, seperti katakata berikut ini outlive, trade off(s), peak, prime dan kata-kata lainnya.

10 Kemampuan membaca yang rendah ini juga didukung hasil penelitian dari Tim Program of Students Assessment (PISA) Indonesia yang dilakukan pada tahun 2003 ditemukan pada tahun tersebut (2003) menunjukkan kemampuan membaca rata-rata siswa usia 15 tahun (SLTP dan SLTA) Indonesia masih sangat rendah. Penelitian tersebut membuktikan bahwa sekitar 37,6% anak usia 15 tahun hanya bisa membaca tanpa mampu mengungkap maknanya. Selain itu, 28,4% hanya bisa mengaitkan teks yang dibaca dengan satu informasi pengetahuan. Dibanding siswa dari negara lain yang mengikuti program PISA, kemampuan membaca siswa Indonesia menduduki urutan ke-39 dari 41 negara maju dan berkembang yang diteliti dalam Pramukti (2006:22). Berdasarkan hal tersebut di atas dan juga hasil penelitian yang dilakukan oleh Suherli Kusmana yang berjudul Low Interest Student Read diperoleh hasil sebagai berikut. Keterpahaman kosakata dalam buku teks pelajaran ditentukan oleh seringnya kosakata tersebut didengar dan sudah dikenal oleh siswa (http://read-herli.blogspot.com/diakses pada tanggal 17 Januari 2013) peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris dan Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA 2012/2013. B. Rumusan Masalah Berdasarkan penjelasan di atas, maka masalah penelitian dapat dirumuskan yaitu apakah ada pengaruh penguasaan kosakata bahasa Inggris terhadap kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris mahasiswa semester 2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA 2012/2013 dibandingkan antara kelas yang mendapat perlakuan penelitian tindakan kelas terhadap kelas yang tidak mendapat perlakuan penelitian tindakan kelas.

11 C. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosakata bahasa Inggris terhadap kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris mahasiswa semester 2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA 2012/2013 yang mendapat perlakuan penelitian tindakan kelas terhadap kelas yang tidak mendapat perlakuan penelitian tindakan kelas. D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoretis Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi landasan operasional dalam memberi dan mengembangkan pengajaran bahasa Inggris khususnya dalam pengajaran kosakata bahasa Inggris dan membaca teks bahasa Inggris. 2. Manfaat Praktis bagi Staf Pengajar/Dosen Hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman bagi staf pengajar/dosen untuk menumbuhkan dan mempertinggi kemampuan kosakata bahasa Inggris mahasiswa sehingga mempermudah dalam melaksanakan proses belajar mengajar mata kuliah bahasa Inggris, terutama dalam pengajaran membaca pemahaman teks bahasa Inggris. 3. Bagi Mahasiswa Jika hasil penelitian ini positif semakin memotivasi para mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggrisnya, sehingga meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris. 4. Bagi Direktur Politeknik Negeri Medan Dengan berpedoman pada hasil penelitian ini, Direktur Politeknik Negeri Medan dapat memberi dorongan dan motivasi kepada staf pengajar bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris para mahasiswanya sehingga meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris para mahasiswa tersebut.

12 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Membaca Pemahaman Nuttal (dalam Fifin, 2007: 15) dalam mengartikan membaca pemahaman merupakan suatu proses interaksi antara pembaca dengan bahan bacaan dalam kegiatan membaca. Kegiatan membaca tersebut titik fokusnya ditujukan pada keterampilan penguasaan isi bacaan. Pembaca harus memiliki kemampuan menguasai dan memahami bacaan yang dibacanya. Ini dapat dimaknai, pemahaman merupakan hal terpenting yang harus dimiliki dalam setiap kegiatan membaca (http://czarinasute.blogspot.com/2011/01/proposal-ptk-makematch.html diakses pada tanggal 21 Februari 2013). Kemampuan membaca pemahaman adalah seperangkat keterampilan cara memperoleh pengetahuan; berwujudkan informasi dan merupakan hasil membaca bahasa tertulis (Bormouth dalam Zuchdi, 2007: 22). Untuk memperoleh pemahaman yang tepat tentang suatu bacaan, pembaca seharusnya mengoptimalkan informasi yang telah dipunyainya, yaitu informasi yang telah dimilikinya selama hidupnya, yang merupakan hasil bacaan sebelumnya, dan berasal dari sumber-sumber informasi lainnya (http://czarinasute.blogspot.com/2011/01/proposal-ptk-make-match.html diakses pada tanggal 21 Februari 2013).. Kesempurnaan hasil membaca mahasiswa dapat dicapai, bila mahasiswa tersebut memiliki kemampuan menghubungkan informasi baru yang terdapat dalam bacaan dengan latar belakang atau pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa membaca pemahaman merupakan suatu proses dapat memahami isi bacaan, mencari hubungan antar hal, hubungan sebab akibat, perbedaan dan persamaan antar hal dalam wacana, mengklarifikasi kebingungan, menyimpulkan bacaan, dan

13 merefleksikan hal-hal yang telah dibaca. Membaca pemahaman merupakan membaca untuk mengenal atau menemukan ide baik yang tersurat maupun yang tersirat. Proses ini melibatkan faktor kecerdasan dan pengalaman pembaca, keterampilan bahasa, dan penglihatan (http://czarinasute.blogspot.com/2011/01/proposal-ptk-make-match.html diakses pada tanggal 21 Februari 2013).. B. Pengertian Kosakata Kosakata (dalam bahasa Inggris: vocabulary) adalah kumpulan kata yang diketahui artinya dan dapat dimanfaatkan oleh seseorang dalam suatu bahasa. Kosakata seseorang dimaknai sebagai kumpulan semua kata-kata yang dipahami oleh orang tersebut atau semua kata-kata yang kemungkinan akan dipakai oleh orang tersebut untuk membuat kalimat baru. Kekayaan kosakata seseorang secara umum dinilai menggambarkan intelegensia atau tingkat pendidikannya. Pemahaman kosakata secara umum dinilai merupakan bagian vital proses pembelajaran suatu bahasa ataupun pengembangan kemampuan seseorang dalam suatu bahasa yang sudah dikuasai. Mahasiswa diajarkan kata-kata baru merupakan bagian dari mata kuliah tertentu dan kebanyakan orang menganggap pembentukan kosakata sebagai suatu kegiatan yang menarik dan edukatif. Penguasaan kosakata adalah suatu hal yang paling mendasar yang harus dikuasai seseorang dalam pembelajaran bahasa, termasuk bahasa Inggris yang merupakan bahasa asing bagi seluruh mahasiswa dan masyarakat Indonesia. Bagaimana seseorang dapat mengungkapkan suatu bahasa apabila ia tidak memahami kosakata bahasa tersebut. Terutama kalau yang dipelajari tersebut adalah bahasa asing, sehingga penguasaan kosakata bahasa tersebut merupakan sesuatu yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dan harus dimiliki oleh pembelajar bahasa tersebut. Apabila seorang mahasiswa mempunyai perbendaharaan kosakata bahasa Inggris yang memadai maka secara otomatis akan lebih menunjang

14 tercapainya empat kompetensi bahasa Inggris speaking, listening, reading, dan writing. Begitu juga sebaliknya tanpa mempunyai kosakata yang mencukupi seorang mahasiswa akan menjumpai berbagai kendala dalam mencapai kompetensi berbahasa Inggris tersebut. Berdasarkan kamus Oxford Learner s Pocket Dictionary kosakata (vocabulary) didefinisikan adalah sebagai berikut. 1. Vocabulary is all the words that a person knows or uses (kosakata merupakan kata-kata yang diketahui dan digunakan oleh seseorang) 2. Vocabulary is all the words in language (kosakata merupakan semua kata yang ada pada setiap bahasa) (http://czarinasute.blogspot.com/2011/01/proposal-ptkmake-match.html diakses pada tanggal 21 Februari 2013). Sementara itu Hornby (1994:1425) mendefinisikan kosakata sebagai berikut. (1) total number of words which make up a language; (2) words known to a person or used to in particular book, subject, etc. (3) list of words with their meanings, esp one which accompaniesa textbook in a foreign language. Pernyataan tersebut sesuai dengan pengertian kosakata yang dinyatakan oleh Sujito (1992 :1) sebagai berikut. (1) Kosakata adalah semua kata yang terdapat dalam satu bahasa. (2) Kosakata adalah kata yang dimiliki oleh seorang pembaca atau penulis. (3) Kosakata adalah kata yang dipakai dalam satu bidang ilmu pengetahuan. (4) Kosakata adalah daftar kata yang disusun seperti kamus disertai penjelasan secara singkat dan praktis (Achrest2001.blogspot.com/2012/09/contohpenelitian_1590.html diakses pada tanggal 19 Maret 2013). Pernyataan-pernyataan tersebut di atas sesuai dengan pendapat Ardiwimarta, dkk (1978:7) yang menyatakan apa yang dimaksud dengan kosakata; kosakata adalah sebagai berikut. (1) Semua kata yang terdapat dalam suatu bahasa.

15 (2) Kata-kata yang dikuasai oleh seseorang atau kata-kata yang dipakai oleh segolongan orang dari lingkungan yang sama. (3) Kata-kata yang dipakai dalam satu bidang ilmu pengetahuan. (4) Dalam linguistik: seluruh morfem yang ada dalam satu bahasa. (5) Daftar sejumlah kata dan frase dari suatu bahasa yang disusun secara alfabetis disertai batasan dan keterangan. Sesuai dengan definisi yang dinyatakan oleh Ardiwimarta, dkk (1978:7) pada poin (4) Dalam linguistik: seluruh morfem yang ada dalam satu bahasa; dan sejalan dengan yang dinyatakan oleh Nida (1979:1) morphemes are the minimal meaningful units which may constitute words or parts of words, such as re- as in re-write, de- as in de- grade, ish as in boy-ish, ly as in beautiful-ly, tie as in untie, boy as in boy-friend, and like as in like-ly; maka apabila pembelajar dalam hal ini mahasiswa menguasai morfem seperti yang dicontohkan di atas dapat dipastikan memiliki kosakata yang memadai untuk dapat memahami suatu wacana dengan mudah. Berdasarkan definisi kosakata yang telah disebutkan sebelumnya dinyatakan bahwa kosakata adalah semua kata yang dipunyai oleh seseorang untuk menunjukkan ide atau emosi mereka dan dinyatakan bahwa semua bahasa yang ada di semua negara itu memiliki kosakata (http://czarinasute.blogspot.com/2011/01/proposal-ptk-make-match.html diakses pada tanggal 21 Februari 2013). C. Tingkat Tes Kosakata dan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Merujuk tulisan Redman (2001:18-22) dan Mc Carthy and Felicity O Dell (2001:16, 20) tes kosakata yang diberikan kepada responden dalam penelitian ini termasuk dalam kelompok elementary, pre-intermediate and intermediate, dan upper-intermediate level test, dan tes kosakata yang yang diberikan ini diakses dari internet yang disediakan oleh Cambridge. Sementara untuk tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris termasuk dalam kelompok elementary dan intermediate level test yang diambil dari buku Breakthrough 1, dan 3.

16 D. Ragam Kesalahan Kosakata yang Dibuat oleh Responden Berdasarkan pendapat Thornburry (2004: 28-30) ragam kesalahan kosakata yang dibuat oleh pembelajar bahasa Inggris dapat dikategorikan sebagai berikut. There are twomajor types of learners errors, i.e. form- related and meaning related. Form related errors include mis-selections, misinformation, and spelling and pronunciation errors. Misformations often result from misapplying word formation rules, producing non-existent words, as in a peopleless island, or his hopeness of peace. Sometimes these misformations will show a clear influence from the learners mother tongue, as in the people looked emocionated from the Spanish emocionado (excited). Spelling mistakes result from the wrong choice of letter (shell for shall), the omission of the letters (studing for studying), or the wrong order of letters (little for letter). Pronunciation errors may result from the wrong choice of sound (leave for live). Meaning-related errors typically occur when words that have similar or related meanings are confused and the wrong choice is made. E. Cara Meningkatkan Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Ada banyak cara untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris seseorang, satu diantaranya seperti yang disarankan oleh Katharine Hansen (file:///c:/users/toshiba/downloads/mycollegesuccessstory.com%20%2010%2 0Ways%20to%20Build%20Your%20Vocabulary.htm diakses pada tanggal 1 November 2013) seperti tersebut berikut ini. 1. Read. Research shows that one of the best vocabulary builders is reading. Make it a habit to jot down unfamiliar words and learn their definitions and usage. Consider keeping a file of a new words on 3x5 cards with definitions and examples of how to use them in a sentence. 2. Read beyond textbooks. Look for new words while reading for pleasure. Read magazines, newspapers, and the Internet. Look for topical words, words in the news. 3. Learn word roots. Sixty percent of the English language comes from Latin. Learn both Latin and Greek word roots, suffixes, and prefixes, and give the meaning of words. 4. Sort new words. Combine technique 1 through 3 by writing new words on sticky notes and apply the knowledge of word roots to sort words based on their common roots, prefixes, and suffixes. Or group synonyms together, or make sentences with them. Create a word wall and learn from the relationships among words. 5. Make a new-word list on steroids. Vocabulary expert J.M. Steadman recommends a word list with more than just definitions. He suggests columns for

17 the new word you want to learn, its part of speech (noun, verb, etc.), its pronunciation, synonyms for the word, its antonyms, its derivation (learning those Greek and Latin roots will help), common meanings of the words, related words, and sentences that illustrate how the word is used. Such a detailed list could be kept in a notebook or even on a spreadsheet on computer. Investigating all those aspects of new words is a lot of work, but research shows that multiple exposures to words truly helps you learn them. 6. Learn a new word each day. Lots of tools are available to help you learn a new word everyday, including print calendars and Web sites. 7. Determine word meanings from their context. Even before you look a word up, try to figure out what it means by the context in which you find it. You ll certainly encounter lots of words in context in your readings. Studies show that strategies in which your self-evaluate how you have figured out what words mean reinforce your learning of those words. 8. And then use them in new contexts. Use them in your written assignments. Look for concepts related to the new words you re using. 9. Use new words in conversation. Don t worry about appearing pompous or too smart by using new word you ve learned. You ll learn the words better, and you might even impress your conversation partners. 10. Cultivate a fascination, affection, and curiosity for words and their histories. If you think of vocabulary improvement as a distasteful chore, you will obviously not get far with it. But if you immerse yourself in words, their meanings, uses, and derivations, you ll develop a life-long facility with words that will serve you well throughout your college years and far beyond. F. Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada Penelitian Ini Penelitian ini dimulai karena adanya fenomena, yaitu buruknya tingkat penguasaan kosakata bahasa Inggris para mahasiswa. Berdasarkan hal tersebut muncul masalah yang dicoba untuk diatasi melalui penelitian ini. Hal ini diharapkan berdampak positif dengan tercapainya tujuan penelitian. Kedua faktor tersebut mengilhami judul penelitian ini dan penelitian ini mencoba untuk mengatasi masalah yang ada. Berdasarkan penjabaran tersebut penelitian tindakan kelas pada penelitian ini mengadaptasi PTK model Kemmis dan Mc Taggart yang dapat dijabarkan sebagai berikut. Model PTK yang dinyatakan oleh Kemmis dan Mc Taggart merupakan model pengembangan dari model Kurt Lewin; karena di dalam suatu siklus terdiri atas empat komponen. Keempat komponen tersebut terdiri atas: (1) perencanaan, (2) aksi/tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Setelah suatu siklus selesai

18 diimplementasikan, terlebih setelah adanya refleksi, yang diikuti dengan adanya perencanaan ulang yang dilaksanakan dalam bentuk siklus tersendiri. Menurut Kemmis dan Mc Taggart penelitian tindakan dapat dinilai sebagai suatu siklus spiral yang terdiri dari penyusunan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi yang selanjutnya diikuti dengan siklus spiral berikutnya. Dalam pelaksanaannya bila peneliti telah memiliki seperangkat rencana tindakan (yang didasarkan pada pengalaman) sehingga dapat langsung memulai tahap tindakan. Dan bila peneliti yang telah memiliki seperangkat data, maka peneliti ini dapat memulai kegiatan pertamanya dengan kegiatan refleksi. Umumnya peneliti mulai dari fase refleksi awal untuk melakukan studi pendahuluan sebagai dasar dalam merumuskan masalah penelitian; diikuti perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dapat diuraikan sebagai berikut. (1). Refleksi awal Refleksi awal merupakan kegiatan penjajagan yang dimanfaatkan untuk mengumpulkan informasi tentang situasi-situasi yang relevan dengan tema penelitian. Peneliti bersama timnya melakukan pengamatan pendahuluan untuk mengenali dan mengetahui situasi yang sebenarnya. Berdasarkan hasil refleksi awal dapat dilakukan pemfokusan masalah yang selanjutnya dirumuskan menjadi masalah penelitian. Berdasar rumusan masalah tersebut ditetapkan tujuan penelitian. Sewaktu melaksanakan refleksi awal, calon peneliti sudah menelaah teori-teori yang relevan dengan masalah-masalah yang akan diteliti. Oleh sebab itu setelah rumusan masalah selesai dilakukan, selanjutnya dirumuskan kerangka konseptual dari penelitian. (2). Penyusunan perencanaan Penyusunan perencanaan didasarkan pada hasil penjajagan refleksi awal. Secara rinci perencanaan mencakup tindakan yang akan dilakukan untuk memperbaiki, meningkatkan atau mengubah perilaku dan sikap yang diinginkan sebagai solusi

19 dari permasalahan-permasalahan. Perlu disadari bahwa perencanaan ini bersifat fleksibel dalam arti dapat berubah sesuai dengan kondisi nyata yang ada. (3). Pelaksanaan tindakan Pelaksanaan tindakan menyangkut apa yang dilakukan peneliti sebagai upaya perbaikan, peningkatan atau perubahan yang dilaksanakan berpedoman pada rencana tindakan. Jenis tindakan yang dilakukan dalam PTK didasarkan pada pertimbangan teoretik dan empirik agar peningkatan kinerja dan hasil program yang optimal. (4). Observasi (pengamatan) Kegiatan observasi dalam PTK disejajarkan dengan kegiatan pengumpulan data dalam penelitian formal. Dalam kegiatan ini peneliti mengamati hasil atau dampak dari tindakan yang dilaksanakan atau dikenakan terhadap mahasiswa. Istilah observasi digunakan karena data yang dikumpulkan melalui teknik observasi. (5). Refleksi Pada dasarnya kegiatan refleksi merupakan kegiatan analisis, sintesis, interpretasi terhadap semua informasi yang diperoleh saat kegiatan tindakan. Dalam kegiatan ini peneliti mengkaji, melihat, dan mempertimbangkan hasil-hasil atau dampak dari tindakan. Setiap informasi yang terkumpul perlu dipelajari kaitan yang satu dengan lainnya dan kaitannya dengan teori atau hasil penelitian yang telah ada dan relevan. Melalui refleksi yang mendalam dapat ditarik kesimpulan yang mantap dan tajam. Refleksi merupakan bagian yang sangat penting dari PTK yaitu untuk memahami terhadap proses dan hasil yang terjadi, yaitu berupa perubahan sebagai akibat dari tindakan yang dilakukan. Pada hakekatnya model Kemmis dan Taggart berupa perangkat-perangkat atau untaian dengan setiap perangkat terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dipandang sebagai suatu siklus. Banyaknya siklus dalam PTK

20 tergantung dari permasalahan-permasalahan yang perlu dipecahkan, yang pada umumnya lebih dari satu siklus. PTK yang dikembangkan dan dilaksanakan oleh para guru(dosen) di sekolah (kampus) pada umumnya berdasar pada model (2) ini yaitu merupakan siklus-siklus yang berulang. Secara mudah PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart dapat digambarkan dengan diagram alur berikut ini. diakses pada tanggal 26 Agustus 2013.

21 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dimulai dari bulan Juni sampai dengan Agustus Pada bulan Juni diambil data awal sebelum penelitian tindakan kelas dimulai, yaitu data penguasaan kosakata dan kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris. Setelah pengambilan data tersebut dilakukan perlakuan terhadap sampel yang dipilih secara acak dalam penelitian ini. Kelompok pertama tidak dikenakan perlakuan apapun. Artinya tidak ada perlakuan khusus terhadap sampel terpilih. Pada kelompok kedua diberi perlakuan khusus- dilaksanakan penelitian tindakan kelas; yaitu terhadap sampel terpilih untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris diwajibkan kepada mereka minimal untuk mencari kata-kata baru yang belum mereka kenal (terutama kelompok kata word-order; tidak hanya mencari arti kata-kata tersebut tetapi juga yang paling penting mereka mengetahui bagaimana menggunakan kata tersebut dalam kalimat, tetapi juga mengetahui cara pengucapan kata-kata baru tersebut). Untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris, setiap minggu sampel terpilih wajib membaca teks bahasa Inggris minimal satu judul dan menjawab pertanyaan terkait bacaan tersebut. Menjelang akhir semester B TA 2012/2013 diambil lagi data seperti data awal penelitian. Hasilnya dibandingkan dengan hasil pengambilan data pertama. Dari hasil tersebut dibandingkan dan dianalisis. Untuk lebih jelasnya proses ini dapat dilihat pada Bagan Alir Pelaksanaan Penelitian berikut ini.

22 Bagan Alir Pelaksanaan Penelitian Identifikasi masalah dan Penetapan Judul Studi Literatur Penentuan Variabel Penelitian Analisis Data dan saran Simpulan Tabulasi Data Pengambilan Data Penentuan Populasi dan Sampel Penelitan Pembuatan / Penyempurnaan Tes Pengguasaan Kosakata Bahasa Inggris Tes Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris B. Data Penelitian Jenis data yang dikumpulkan menurut sifat data adalah data kuantitatif dengan alat (instrumen) pengumpul data yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu tes pengguasaan kosakata bahasa Inggris kelompok elementary, pre-intermediate and intermediate, dan upper-intermediate level test, dan tes kosakata yang yang diberikan ini diakses dari internet yang disediakan oleh Cambridge. Sementara untuk tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris termasuk dalam kelompok elementary dan intermediate level test yang diambil dari buku Breakthrough 1, dan 3. C. Penentuan Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester 2 Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan yang berjumlah empat kelas pagi, empat kelas sore dan dua kelas khusus TA 20012/2013 atau berjumlah 257 orang. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 Prodi Perbankan dan Keuangan TA 2012/2013 yang diambil secara acak setelah dihitung dengan Rumus Slovin: N

23 n = N e ² 257 n = (257 x 0,01) ² n = 38,911 Sampel diambil sebanyak 40 orang mahasiswa (pembulatan, karena sampel terpilih ini dibagi menjadi dua kelompok; 20 orang mahasiswa untuk satu kelompok). D. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel yang dipilih dalam penelitian ini proporsional random sampling. stratifikasi E. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan merupakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Prosedur pertama dilakukan dengan langkah-langkah: (a) pengambilan data baik untuk data tes kosakata bahasa Inggris mau pun tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris ; (b) sajian data berupa tabulasi data baik hasil nilai kedua tes tersebut mau pun tabulasi nomor soal-soal yang banyak dijawab salah oleh responden, dan (c) analisis data dan pengambilan simpulan (verifikasi).

24 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pembahasan Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Responden Merujuk sistim penilaian TELC- the European Language Certification (2005), hasil tes kosakata bahasa Inggris para responden dikelompokan seperti pada tabel di bawah ini. Tabel 1 Pengelompokan Nilai Hasil Tes Nilai Keterangan Sangat Baik 80-89,5 Baik 70 79,5 Cukup 60 69,5 Lulus 1. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Kelompok Responden I Berdasarkan penilaian tersebut maka hasil tes kosakata para responden dapat dikelompokan seperti pada tabel-tabel berikut ini.

25 Tabel 2 Hasil Pre Test Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden I No Hasil Tes Kosakata Bahasa Inggris Elementary Pre-Intermediate & Intermediate Upper Intermediate Rerata 68, Dari hasil tes kosakata tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden I ini ternyata jumlah mahasiswa yang berada pada level Elementary ada sebanyak 20 responden dari 20 responden ; Pre Intermediate dan Intermediate ada sebanyak 3 responden; Upper Intermediate ada sebanyak 0 responden, dan 2 responden belum dapat dikelompokan dalam level Elementary karena hasil tesnya masih di bawah 60 untuk dinyatakan lulus pada level tersebut. Dari hasil tes tersebut kesalahan terbanyak dibuat responden untuk nomor soal-soal seperti terlampir pada Lampiran 1. a. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Elementary Level Test Kelompok Responden I Dari tabel pada Lampiran 1 responden banyak menjawab salah untuk pertanyaan nomor 19, 48 (ada 18 responden) yang secara berurutan

26 pertanyaannya adalah (19) This is my niece my...dengan pilihan jawaban adalah A brother s son B brother s daughter C aunt s sister. Dan jawaban yang benar untuk pertanyaan ini adalah B brother s daughter. Untuk soal nomor (48) adalah A... is often on TV every day and is about people s lives ; pilihan jawaban adalah A talk show B cartoon C documentary D soap opera. Dan jawaban yang benar untuk pertanyaan ini adalah D soap opera. Pertanyaan berikut yang banyak dijawab salah oleh responden adalah soal nomor 49 dan 50 (ada 17 responden) yang secara berurutan pertanyaannya adalah (49) Can you repair my TV?... dengan pilihan jawaban adalah A It s untidy B It isn t working C It s out of order D It s crashed; dan jawaban yang tepat adalah B It isn t working. Berikutnya adalah soal nomor (9) dan (14) ada 16 responden yang menjawab salah untuk kedua soal ini. Adapun soal nomor (9) adalah sebagai berikut He... goodbye. Dengan pilihan jawaban adalah A told B said me C said, dan jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini adalah C said. Pertanyaan berikutnya yang responden banyak membuat kesalahan (ada 15 responden) adalah soal nomor (6) yang seperti berikut ini How...to get to the airport? Dan pilihan jawaban yang diberikan adalah sebagai berikut A long it is B much C long does it take D far. Untuk pertanyaan ini jawaban yang benar adalah C long does it take. Berikutnya responden banyak menjawab salah untuk pertanyaan nomor (42) dan (47) (ada 14 responden) yang secara berurutan seperti berikut ini (42) Have you booked a room? Yes, I...dengan pilihan sebagai berikut A have a reservation B would like a double room C checked in. Untuk pertanyaan jawaban yang tepat adalah A have a reservation; (47) A...attacked me in the street and stole my bag. Pilihan yang diberikan adalah sebagai berikut A terrorist B mugger C vandal D robber; dan pilihan yang tepat adalah B mugger. Ada 13 responden yang membuat kesalahan pada soal nomor (2) You can...skiing, swimming, dancing and shopping. Dan pilihan jawaban yang diberikan adalah A make B do C take D go. Pilihan jawaban yang benar adalah D go. Untuk pertanyaan nomor (5), (8), dan (12) adalah 12 responden yang membuat kesalahan; yang secara berurutan pertanyaannya adalah (5) What time did you...last night? Pilihan jawaban yang diberikan adalah A come home B

27 come to home C come back to home; dan pilihan yang tepat adalah A come home. Berikut ini adalah soal nomor (8) I...very well with my sister; pilihannya adalah A get out B get on C get up D get over; dan jawaban yang tepat adalah B get on. Dan untuk soal (12) Laura s...at the moment but she ll be back in ten minutes; dengan pilihan A out B abroad C here; dan pilihan yang benar adalah A out. Berikutnya adalah soal nomor (17) ada 11 responden yang menjawab salah soal seperti berikut ini This house is...; dengan pilihan A very quite B very quiet C very quietly. Dan pilihan yang tepat adalah B very quiet. 10 (sepuluh) responden menjawab salah untuk pertanyaan nomor (20) Your...is not part of your leg; dan pilihan yang diberikan adalah A thumb B toe C knee D foot; dan pilihan yang tepat adalah A thumb. b. Analisis Hasil Tes Kosakata Elementary Level Test Kelompok Responden I Berdasarkan penjabaran mengenai ragam kesalahan kosakata bahasa Inggris pada Bab II dan hasil wawancara langsung dengan responden didapati penyebab responden membuat kesalahan adalah sebagai berikut. Soal nomor 19, responden tidak mengetahui arti kata niece dalam bahasa Indonesia sehingga mereka memilih jawaban yang salah (Meaning-related error). Soal nomor 48, responden tidak mengetahui arti kata soap opera dalam bahasa Indonesia sehingga mereka memilih jawaban yang salah (Meaning-related error). Soal nomor 49, responden tidak mengetahui cara melanjutkan keluhan yang tepat dalam bahasa Inggris. Soal nomor 50, responden tidak mengetahui arti kata hurricane dalam bahasa Indonesia sehingga mereka memilih jawaban yang salah (Meaning-related error). Soal nomor 9, responden menterjemahkan kalimat tersebut ke dalam bahasa Indonesia sehingga mereka memilih jawaban yang salah (form- related: misformations). Soal nomor 14, responden banyak memilih jawabannya fastly yang seharusnya fast tetapi dalam pilihan jawaban tidak tersedia. Jadi jawaban yang tepat adalah well (form- related:mis-selections).

28 Soal nomor 6, responden tidak mengetahui ekspresi yang tepat dalam pertanyaan ini adalah How long does it take?. Hal ini disebabkan kurang pahamannya responden tentang struktur bahasa Inggris yang baik dan benar, oleh sebab itu responden menjawab pertanyaan ini dengan menterjemahkannya dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris (form- related: misformations). Soal nomor 42, responden tidak mengetahui bagaimana memberi respon yang tepat untuk pertanyaan ini, karenanya responden menjawab pertanyaan ini dengan menterjemahkannya dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris (form- related: misformations). Soal nomor 47, responden hanya mengetahui kata robber, walaupun sebenarnya jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini mugger (Meaning-related error). Soal nomor 2, responden tidak mengetahui bahwa hanya kata go saja yang dapat diikuti oleh kata-kata skiing, swimming, dancing, dan shopping (formrelated:mis-selections). Soal nomor 5, responden menjawab pertanyaan ini dengan menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia, karenanya jawaban mereka C. come back to home yang seharusnya A. come home (form- related: misformations). Soal nomor 8, responden tidak mengetahui arti masing-masing pilihan jawaban yang diberikan (Meaning-related error). Soal nomor 12, responden tidak mengetahui arti kata abroad, sehingga kebanyakan responden memilih jawaban ini B. Abroad (Meaning-related error). Soal nomor 17, responden tidak dapat membedakan ejaan quiet cukup dengan quiet tenang (form- related: spelling error). Soal nomor 20, responden tidak mengetahui arti kata leg yang menyebabkan responden memiih jawaban yang tidak tepat (Meaning-related error).. b. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Pre- Intermediate and Intermediate Level Test Kelompok Responden I Pada level ini ada 3 responden yang mendapat nilai di atas 60 untuk masuk dalam kategori lulus tepatnya ketiga responden ini mendapat nilai 64. Ketiga responden ini membuat kesalahan menjawab pada soal yang sama, yaitu untuk nomor soalsoal berikut ini 4, 5, 6, 8, 9,10, 12, 15, 17, 18, 24, 29, 32, 37, 40, 42, 44, dan 45

29 (Lihat Lampiran Soal Pre-Intermediate and Intermediate Test Level). Karena hanya 3 (tiga) responden pada level ini, peneliti tidak menganalisis penyebab responden membuat kesalahan dalam menjawab pertanyaan pertanyaan kosakata untuk level ini. c. Pembahasan Hasil Post-Test Tes Kosakata Kelompok Responden I No Tabel 3 Hasil Post Test Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden I Hasil Tes Kosakata Bahasa Inggris Elementary Pre-Intermediate & Intermediate Upper Intermediate Rerata ,15

30 Dari hasil tes kosakata tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden I ini ternyata jumlah mahasiswa yang berada pada level Elementary ada sebanyak 20 responden dari 20 responden ; Pre Intermediate dan Intermediate ada sebanyak 20 responden; dan pada Upper Intermediate Level ada sebanyak 3 responden. Jadi ada perubahan yang cukup signifikan dari hasil tes ini; semua responden pada kelompok ini lulus berada pada Elementary and Pre-Intermediate and Intermediate Level. 2. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Kelompok Responden II Tabel 4 Hasil Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden II No Hasil Kosakata Bahasa Inggris Elementary Pre-Intermediate & Intermediate Upper Intermediate Rerata 76 52,2 47,2

31 Dari hasil tes kosakata tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden II ini ternyata jumlah mahasiswa yang berada pada Elementary level ada sebanyak 20 responden dari 20 responden yang dipilih secara acak; Pre Intermediate dan Intermediate ada sebanyak 6 responden; dan Upper Intermediate ada sebanyak 3 responden. Dari hasil tes tersebut kesalahan terbanyak dibuat responden untuk soal-soal berikut ini (lihat Lampiran 2) dan dapat dijabarkan sebagai berikut. a. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Elementary Level Test Kelompok Responden II Dari tabel pada Lampiran 2 responden banyak menjawab salah untuk pertanyaan nomor 47 (17 responden) yang soalnya adalah sebagai berikut (47) A...attacked me in the street and stole my bag. Pilihan yang diberikan adalah sebagai berikut A terrorist B mugger C vandal D robber; dan pilihan yang tepat adalah B mugger. Selanjutnya pertanyaan nomor 48 (ada 16 responden) yang pertanyaannya adalah (48) A... is often on TV every day and is about people s lives ; pilihan jawaban adalah A talk show B cartoon C documentary D soap opera. Dan jawaban yang benar untuk pertanyaan ini adalah D soap opera. Pertanyaan berikut yang banyak dijawab salah oleh responden (15 responden) adalah soal nomor (5) What time did you...last night? Pilihan jawaban yang diberikan adalah A come home B come to home C come back to home; dan pilihan yang tepat adalah A come home. Pertanyaan berikutnya yang responden banyak membuat kesalahan (ada 15 responden) adalah soal nomor (16) yang seperti berikut ini Jacek is so easy-going. Yes, he s always... ; pilihan jawaban yang diberikan adalah sebagai berikut A happy B lovely C relaxed D kind; dan pilihan yang tepat adalah C relaxed. Dan berikutnya responden banyak membuat kesalahan (ada 12 responden) adalah soal nomor (13) yang seperti berikut ini The driver sits at the... of the bus ; pilihan jawaban yang diberikan adalah sebagai berikut A side B beginning C slow D front; dan pilihan yang tepat adalah D front.

32 b. Analisis Hasil Tes Kosakata Elementary Level Test Kelompok Responden II Soal nomor 47, responden hanya mengetahui kata robber, walaupun sebenarnya jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini mugger (Meaning-related error). Soal nomor 48, responden tidak mengetahui arti kata soap opera dalam bahasa Indonesia sehingga mereka memilih jawaban yang salah (Meaning-related error). Soal nomor 5, responden menjawab pertanyaan ini dengan menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia, karenanya jawaban mereka C. come back to home yang seharusnya A. come home (form related: misformations). Soal nomor 16, responden tidak mengetahui arti kata easy-going dalam bahasa Indonesia sehingga mereka memilih jawaban yang salah (Meaning-related error). Soal nomor 13, responden tidak mengetahui kata depan yang tepat untuk jawaban pertanyaan tersebut (Meaning-related error). c. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Pre Intermediate and Intermediate Level Test Responden Kelompok II Pada level ini ada 6 responden yang mendapat nilai di atas 60 untuk masuk dalam kategori lulus tepatnya dengan nilai 60 ada 4 responden, ada 2 responden yang mendapat nilai 64; dan 1 responden mendapat nilai 58 tidak lulus untuk Pre Intermediate and Intermediate Level; tetapi responden ini lulus pada Upper- Intermediate Level. Karena hal tersebut maka pada level ini dianggap ada 7 responden. Ketujuh responden ini membuat kesalahan menjawab pada soal yang sama, yaitu untuk nomor soal-soal berikut ini 17, 42, 45, dan 49. Ada 6 responden membuat kesalahan menjawab pada nomor soal-soal ini 5, 6, 12, 18, 24, 31, 32, dan 33. Berikutnya ada 5 responden menjawab salah untuk soal nomor 1, 7, 9, 14, 26, 37, dan ada 4 responden menjawab salah untuk soal nomor 1, dan 7 (Lihat Lampiran Soal Pre Intermediate and Intermediate Level Test). Dikarenakan hanya 7 (tujuh) responden saja yang berada pada level ini, peneliti tidak menganalisis penyebab responden membuat kesalahan dalam menjawab pertanyaan pertanyaan kosakata untuk level ini.

33 d. Pembahasan Hasil Tes Kosakata Upper - Intermediate Level Test Kelompok Responden II Pada level ini ada 3 responden yang mendapat nilai di atas 60 untuk masuk dalam dalam kategori lulus tepatnya dengan nilai 60 ada 2 responden, dan ada 1 responden yang mendapat nilai 62. Ketiga responden ini membuat kesalahan menjawab pada soal yang sama, yaitu untuk nomor soal-soal berikut ini 7, 11, 12, 16, 18, 24, 26, 28, 29, 33, 34, 41,47, dan 50. Selanjutnya ada 2 responden menjawab salah untuk nomor soal-soal berikut ini 2, 5, 17, 39, dan 44. Dan 1 responden menjawab salah untuk nomor soal-soal berikut ini 1, 6, 8, 20, 22, 30, 37, dan 46 (Lihat Lampiran Soal Upper - Intermediate Level Test ). Dikarenakan hanya 3 (tiga) responden saja yang berada pada level ini, peneliti tidak menganalisis penyebab responden membuat kesalahan dalam menjawab pertanyaan pertanyaan kosakata untuk level ini. e. Pembahasan Hasil Post-Test Tes Kosakata Kelompok Responden II No Tabel 5 Hasil Post Test Tes Kosakata Bahasa Inggris Kelompok Responden II Hasil Tes Kosakata Bahasa Inggris Elementary Pre-Intermediate & Intermediate Upper Intermediate

34 Rerata ,95 Dari hasil tes kosakata tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden II ini ternyata jumlah mahasiswa yang berada pada level Elementary ada sebanyak 20 responden dari 20 responden ; Pre Intermediate dan Intermediate ada sebanyak 20 responden; dan pada Upper Intermediate Level ada sebanyak 19 responden. Jadi ada perubahan yang signifikan dari hasil tes ini; semua responden pada kelompok ini lulus berada pada Elementary and Pre-Intermediate and Intermediate Level; dan pada Upper Intermediate Level ada 19 responden dan hanya satu (1) responden yang tidak lulus. B. Pembahasan Kemampuan Membaca Teks Bahasa Inggris Responden Merujuk sistim penilaian TELC- the European Language Certification (2005), hasil tes pada tabel berikut ini. membaca teks bahasa Inggris para responden dikelompokan seperti Nilai Tabel 6 Pengelompokan Nilai Hasil Tes Keterangan Sangat Baik 80 89,5 Baik 70 79,5 Cukup 60 69,5 Lulus

35 1. Pembahasan Hasil Pre Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden I Tabel 7 Hasil Pre Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden I No Hasil Tes Membaca Teks Bahasa Inggris Elementary Intermediate Rerata Dari hasil tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden I ini ternyata jumlah responden yang berada pada Elementary level ada sebanyak 14 responden; dan Intermediate ada sebanyak 3 responden.

36 a. Pembahasan Hasil Post Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden I Tabel 8 Hasil Post Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden I No Hasil Tes Membaca Teks Bahasa Inggris Elementary Intermediate Rerata Dari hasil tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden I ini ternyata jumlah responden yang berada pada Elementary level ada sebanyak 20; dan Intermediate ada sebanyak 10 responden. Bila dibandingkan dengan hasil Pre Test ada perningkatan responden yang berada pada level yang lebih tinggi sebanyak 7 responden. Materi tes ini terbagi menjadi 3 bagian Part 1, Part 2, dan Part 3. Dan pada masing-masing bagian ini diperinci sebagai berikut jumlah responden yang menjawab salah adalah untuk nomor soal-soal berikut ini. Pada Part 1 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 3 ada 14 responden. Berikutnya soal nomor 9 ditemukan 10 responden, dan soal nomor

37 10 ada 12 responden yang menjawab salah. Pada Part 2, 19 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 8; 11 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 3; dan 10 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 1, 2, 4, dan 5. Dan pada Part 3, 18 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 6, 17 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 3, dan 10 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 4 (Lihat Daftar Lampiran Soal Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris). 2. Pembahasan Hasil Pre Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden II Tabel 9 Hasil Pre Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden II No Hasil Tes Membaca Teks Bahasa Inggris Elementary Intermediate Rerata Dari hasil tes membaca tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. Dalam Kelompok Responden II ini ternyata jumlah mahasiswa yang berada pada level Elementary ada sebanyak 20 responden; dan Intermediate ada sebanyak 18 responden. Pada Part 1 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 3 dan 5 ada 14 responden. Berikutnya soal nomor 4 ditemukan 11 responden, untuk soal nomor 7 dan 8 ada 9 responden yang menjawab salah; dan ada 8 responden yang

38 menjawab salah untuk nomor soal 10. Pada Part 2, 10 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 3. Dan pada Part 3, 10 responden banyak menjawab salah untuk nomor soal 3. (Lihat Daftar Lampiran Soal Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris). b. Pembahasan Hasil Post Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden II Tabel 10 Hasil Post Test Membaca Teks Bahasa Inggris Kelompok Responden II No Hasil Tes Membaca Teks Bahasa Inggris Elementary Intermediate Rerata Dibandingkan antara hasil Pre Test dan Post Test tes Membaca Pemahaman Kelompok Responden II ini menunjukkan peningkatan semua responden lulus tes membaca pemahaman teks bahasa Inggris baik Elementary Level Test mau pun Intermediate Level Test.

39 Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa responden mendapat penelitian tindakan kelas, yaitu Kelompok Responden II mendapat hasil baik untuk kemampuan kosakata bahasa Inggris mau pun membaca pemahaman teks bahasa Inggris yang lebih baik dibandingkan dengan Kelompok Responden I yang tidak mendapat penelitian tindakan kelas.

40 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil pembahasan pada Bab 4 dapat disimpulkan sebagai berikut. Kemampuan kosakata bahasa Inggris responden mempengaruhi kemampuan membaca pamahaman teks bahasa Inggris kedua kelompok responden ini. Kelompok Responden II, yang mendapat perlakuan penelitian tindakan kelas memiliki atau menguasai kosakata dan kemampuan membaca teks pemahaman bahasa Inggris lebih baik daripada Kelompok Responden I. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas memberi hasil yang lebih baik. B. Saran Disarankan kepada staf pengajar bahasa Inggris untuk secara rutin memberi latihan atau pun pekerjaan rumah baik untuk menambah kosakata bahasa Inggris para mahasiswa yang dididiknya mau pun tugas berupa bacaan pemahaman teks bahasa Inggris dan sebaiknya kedua tugas tersebut dapat dikontrol oleh staf pengajar yang bersangkutan supaya benar-benar dikerjakan oleh masing-masing mahasiswa atau dapat juga diberikan tugas yang berbeda-beda kepada setiap mahasiswa dengan tingkat kesulitan yang sama. DAFTAR PUSTAKA

41 . Adiwimarta, Sri Soekesi, dkk Tata Istilah Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Hornby, AS Oxford Advanced Leaner s Dictionary. Great Britain: The Bath Press, Bath. Mc Carthy, Michael and Felicity O Dell English Vocabulary in Use Upper-Intermediate & Advanced. Jakarta: Erlangga. Nida, Eugine A Morphology: The Descriptive Analysis of Words. Ann Arbor: The University of Michigan. Pramukti, B. Esti. Sumbangan Kompetensi Linguistik dan Lingkungan Keluarga terhadap Keterampilan Membaca Siswa SLTP.Jurnal Pendidikan Volume 7 Nomor 1 Maret 2006, halaman Redman, Stuart English Vocabulary in Use Pre-Intermediate & Intermediate. Jakarta: Erlangga. Richards, Jack C and Mike N Long American Breaktrough 3. Hongkong: Oxford University Press. Thornbury, Scott How to Teach Vocabulary. Malaysia: Bluestone Press. Sumber Internet Hansen,Katharine. My College Success Story 10 Ways to Build Your Vocabulary.file:///C:/Users/Toshiba/Downloads/MyCollegeSuccessStory.c om%20%2010%20ways%20to%20build%20your%20vocabulary.htm diakses pada tanggal 1 November diakses pada tanggal 30 Januari diakses pada tanggal 21 Februari Kusmana, Suherli. 29 Januari Low Interest Student Read. (http://readherli.blogspot.com)/diakses pada tanggal 17 Januari Rahim, Abdur. Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Angkatan Tahun 2009/2010 Politeknik Negeri Samarinda. Achrest2001.blogspot.com/2012/09/contoh-penelitian_1590.html diakses pada tanggal 19 Maret 2013.

42 Lampiran 1 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Elementary Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah 1. llll 5 lll = 8 2. llll 5 llll 10 lll = lll = 3 4. llll = 4 5. llll 5 llll 10 ll = llll 5 llll 10 llll 15 = llll 5 l = 6 8. llll 5 llll 10 ll = llll 5 llll 10 llll 15 l = lll = ll = llll 5 llll 10 ll = l = llll 5 llll 10 llll 15 l = llll = llll 5 llll = llll 5 llll 10 l = lll = llll 5 llll 10 llll 15 lll = llll 5 llll 10 = l = l = lll = llll 5 = llll 5 = l = ll = l = llll 5 = llll 5 l = ll = ll = llll = ll = llll 5 ll = ll = llll 5 llll = ll = llll 5 = llll 5 l = llll 5 llll 10 llll = llll 5 llll = llll 5 = lll = llll 5 llll 10 llll = llll 5 llll 10 llll 15 lll = llll 5 llll 10 ll = llll 5 llll 10 ll = 17

43 Lampiran 2 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah lll 5. lll 6. lll 7. 8.lll 9.lll 10.lll lll lll lll 18. lll lll lll lll lll lll lll lll 45. lll

44 Lampiran 3 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Elementary Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden II No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah 1. l 2. llll 5 llll 3. l 4. llll 5. llll 5 llll 10 llll llll 5 llll 7. llll 5 llll llll 5 ll 9. llll 10. l ll 13. llll 5 llll 10 ll llll 5 lll 15. lll 16. llll 5 llll 10 llll llll 5 lll 18. ll 19. llll 5 l 20. llll ll 22. ll 23. llll 5 llll 24. ll 25. ll 26. lll 27. ll 28. ll l 31. llll 32. l 33. llll 34. l ll 37. l 38. lll 39. l 40. l 41. l 42. llll 5 ll 43. llll 5 l 44. llll 5 ll 45. l 46. ll 47.llll 5 llll 10 llll 15 ll = llll 5 llll 10 llll 15 l = llll 50.lll

45 Lampiran 4 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Pre-Intermediate and Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden II No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah 1. llll = lll 4. ll 5.llll 5 l = 6 6.llll 5 l = 6 7.llll = 4 8.l 9.llll 5 = l llll 5 l = 6 13.lll 14.llll 5 = 5 15.lll llll 5 ll = 7 18.llll 5 l = lll l 24.llll 5 l = 6 25.lll 26.llll 5 = 5 27.l llll 5 l = 6 32.llll 5 l = 6 33.llll 5 l = 6 34.l 35.l 36.l 37.llll 5 = l llll 5 ll = llll 5 ll = 7 45.llll 5 ll = llll 5 ll = 7 50.

46 Lampiran 5 Daftar Jumlah Pertanyaan Kosakata Upper-Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Responden Kelompok Responden II No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah 1. l 2. ll ll 6. l 7. lll 8. l lll 12. lll lll 17. ll 18. lll l l lll lll lll 29. lll 30. l lll 34. lll l ll lll ll l 47. lll lll

47 Lampiran 6 Daftar Jumlah Pertanyaan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden I No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah Part llll 5 llll 10 llll = 14 4.llll 5 l = 6 5. llll 5 6.llll 5 l =6 7.lll 8.lll 9. llll 5 llll llll 5 llll 10 ll = 12 Part 2 1. llll 5 llll 10 2.llll 5 llll 10 3.llll 5 llll 10 l = 11 4.llll 5 llll 10 5.llll 5 llll llll 5 llll 10 l1ll 15 llll = 19 Part 3 1. lll 2.llll 5 ll = 7 3. llll 5 llll 10 llll 15 ll = 17 4.llll 5 llll llll 5 l = 6 6.llll 5 llll 10 llll 15 lll = 18

48 Lampiran 7 Daftar Jumlah Pertanyaan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Intermediate Level yang Dijawab Salah oleh Kelompok Responden IL No. Pertanyaan dan Jumlah Responden yang Menjawab Salah Part 1 1. lll llll 5 llll 10 ll = llll 5 llll 10 l = llll 5 llll 10 ll = llll 5 7. llll 5 llll = 9 8. llll 5 llll = llll 5 lll 8 Part 2 1.llll llll 5 llll l 5. ll 6. lll 7. ll 8. lll Part 3 1. llll 5 2. llll 3. llll 5 llll 10 4.llll 5 5. l 6. lll

49 Lampiran 8 Tes Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Elementary Level Test America s first spacewoman has already left the rest of the world behind Sally Ride, America s first spacewoman, doesn t look very different from a lot of other American professional women. She is attractive, with curly brown hair, dark brown eyes, and a bright smile. She likes to dress simply; she wears comfortable but colorful clothes, like many people from California. But in 1983 Sally Ride became America s first woman astronaut. She was one of five astronauts on the space shuttle Challenger, which completed a successful six-day voyage in June What makes a woman want to go into space? Sally Ride grew up in Los Angeles, California. Her father is a professor at Santa Monica College, and her mother is a housewife. At Westlake High School for Girls, she was both an excellent student and tennis player. Today she still looks like a sport woman. She is 1.6 meters tall, weighs 52 kilos, and is very fit. When she was a student, she became a very successful tennis player. She thought about becoming a professional sport woman. But she decided to continue with her studies at college, and later at university. People who know her say she is intelligent and confident. She also thinks deeply about things. But she is not always serious. She is fun and enjoys humor, but she is in a hurry to get onto more important things. At high school she became interested in science. At university she studied English and Physics. After completing her studies at Stanford University, she worked as a researcher. In 1977 she was one of 1,000 women and 7,000 men who applied for the astronaut training program. She was 25. She was one of 35 women who were accepted to start the program in As part of her training she learned to be a jet pilot and a flight engineer. She married during her training. Her husband, Hawley, is also an astronaut. They do not plan to have any children yet. When Nasa decided to put a woman into space, none of Sally s friends were surprised that they chose Sally. She has been a person who wanted to go further. So when the space shuttle Challenger carried her on her first mission into space, Sally did what she had often done before: she left the world behind.

50 I. Answer the following questions completely. 1. Does Sally Ride look different from most women in California? 2. Do you think Sally used to be a champion sport woman? How about Sally s appearance? Is she a very big person? 3. Does Sally enjoy jokes? 4. Who was the first American woman to go into space? 5. What s Sally s job before she entered the space program? 6. Did More men than women enter the space program? 7. Do Sally and her husband want to have children soon? II. The main thing we learn about Sally Ride from the passage is: 1. People who enter space training programs must be very intelligent. 2. You can succeed with whatever you want as long as you work hard and know where you want to go. 3. Only people who are different and very unusual can be astronauts. III. Match these words as they are used in the passage with their meanings. 1. professional a. having reached an aim 2. successful b. sure, certain 3. attractive c. working in an occupation that requires higher 4. confident education and training 5. astronaut d. profession; occupation 6 mission. e. a number of people doing a special job 7. career f. a person who tries to discover new facts 8. researcher g. pretty; pleasing to look at h. a person who travels in a

51 Intermediate Level Test HENRY MOORE the grand old man of sculpture Henry Spencer Moore was undoubtedly the world s greatest sculptor. Born in 1899, the seventh of eight children of a miner, Moore knew as early as 11 years of age, that he wanted to be a sculptor. In an interview with Life in May 1983, he said : As a child I used to rub my mother s back for her rheumatism and I discovered so many different hardness and softness, so many little mountains and valleys which I got to know the way a sculptor needs to get to know things through touch. In the 1920s, Moore attended the London s Royal College of Art where he rebelled against the current tide of realism to focus on abstract sculpture. It was here that he developed variations on the two central themes that have always preoccupied him the mother and child and the reclining female figure. Moore believes that We shall never get away from the fact that all sculpture is based on the human figure. Although Moore had his first one-man exhibition in 1931, he was not wellknown to the public until the early 1940s. It was his sensitive drawings of wartime British citizens huddled in bomb shelters that first earned him public recognition. But his interest in family figures predominated after the birth of his only child, Mary, in 1946, and he quickly acquired an international reputation. He worked as vigorous as ever on his huge figures. His slight frame was supported by two black canes as he inched his way around his studies and oversaw the placement of his latest bronze and marble pieces that were arranged about his 55-acre estate in Hertfordshire, 30 miles north of London. Moore s day started early with drawing, his physical exercise. Later in the morning he went to see how his assistants were doing. Moore always started a sculpture by making a small plaster model. Then in one of nine huge studios, his assistants created a full-size version in polystyrene so that the master could see what the finished piece would look like. When, and if, he was satisfied, a mould was made which was later cast in bronze at a nearby foundry.

52 Moore spent his afternoon answering mail and attending his business affairs. In 1976 he set up a foundation to promote exhibitions, finance young sculptors and turn his estate the fields and the studios into a kind of sculpture park. All of this he oversaw. And in the evenings he spent more time drawing, inspired by the sticks, rocks, shells and bones that cluttered his studios. He once said, I like to feel that wherever I am..i shan t have to look far to find an inspiration. Henry Spencer Moore was still the greatest sculptor that the world had ever known. His works had been exhibited in no less than 392 exhibitions. He was represented in 150 museums with more than 800 sculptures and 5,000 drawings, lithographs, and etchings. In 1982, at an auction in New York, a reclining figure he carved from elm in 1946 sold for a record US 1.2 million dollars. Henry Moore s sculptures larger than ever destined for places as far apart as Singapore and Illinois. His obsession had always been his work. As he said: We have so little time and so much left to do. Answer the following questions completely and correctly. Question # 1 Write true or false beside each sentence. 1. Henry Moore is America s greatest sculptor. 2. From an early age he knew he wanted to be a sculptor. 3. Sculptors need to look at things to get to know them. 4. Abstract art was the fashion of the 1920s. 5. Moore s assistants made the sculptures by copying his drawings. 6. Moore walked around his estate to get inspiration for his sculptures. 7. Today one can see Moore s work all over the world. 8. Moore s sculptures are all very large. 9. Moore first became known because of his drawings. 10. Moore was primarily interested in doing sculptures of women. Question # 2 Find words in the passage to complete these sentences. 1. The prisoners against having no physical exercise.

53 2. art is art which does not represent or show objects or scenes in an obvious way. 3. Tom has an..about his work; he never stops thinking about it. 4. Ann is door-to-door salesgirl and her job is to.. a new brand of makeup. 5. Dave was so..with thoughts of the coming holidays that he could not concentrate on his lessons. 6. A..skin is easily hurt by too much sunshine. 7. Because Henry Moore s sculptures were so big, he first had to make a small.and then his assistants made a full-size 8. Jenny was cold, so she.up against her sister in bed. Question # 3 Think about these questions and answer them in your own words. 1. Why do you think a sculptor needs to get to know things through touch? 2. What evidence is there in the passage that Moore firmly believed that all sculpture is based on the human figure? 3. Why do you think Moore considered drawing his physical exercise? 4. Why do you think Moore s assistants considered him the master? In what ways was he the master? 5. Why did Moore keep his studios cluttered with old bones, sticks, etc.? 6. How does the statement We have so little time and so much left to do reflect the way Moore worked? (Sumber: American Breaktrough 3 oleh J.C. Richards and Mike N. Long, 1990:89-90)

54 Lampiran 10. Biodata Ketua dan Anggota Tim Peneliti Lampiran 1. Format Biodata 1. Identitas Diri LAMPIRAN UMUM 1 Nama Lengkap (dengan gelar) Dra. Raina Rosanti, M.Hum. P 2 Jabatan Fungsional Lektor Kepala 3 Jabatan Struktural 4 NIP/NIDN / Tempat dan Tanggal Lahir Bandung, 10 Desember Alamat Rumah Jl. Pintu Air IV Perum. Politeknik No Nomor Telepon/Faks/HP / Alamat Kantor Jl. Almamater No. 1 Medan 9 Nomor Telepon/Faks 10 Alamat ymail.com 11 Mata Kuliah yang diampu 1. English Core Basic 2. English Core Intermediate 3. dst. 2. Riwayat Pendidikan Nama Perguruan Tinggi Universitas Sriwijaya S-1 S-2 S-3 Universitas Sumatera Utara Linguistik Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Seni Inggeris Tahun Masuk Lulus Judul Skripsi/Thesis/Disertasi English Vocabularies Used in Composition of SMA Students at SMA Tunas Bangsa Palembang Nama Pembimbing/Promotor Dr. Diemroh Ihsan, M.A. Pergeseran Kata Sapaan dalam Bahasa Minangkabau Dialek Agam di Kota Medan Dr. Setia, TESP. Eddy M.Ed.

55 3. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi) No Tahun Judul Penelitian Penggunaan Tense- Aspects System dalam Karangan Bahasa Inggeris oleh Mahasiswa Semester 2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan Tahun Pengaruh Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa yang Menggunakan Proses Belajar Dipercepat terhadap Proses Belajar Reguler Pendanaan Sumber *) Jumlah Rp DIPA ,- DIPA , Pengaruh Kompetensi Linguistik dan Lingkungan Keluarga terhadap Keterampilan Membaca Mahasiswa PRODI Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA 2011/2012 DIPA dst *) Tuliskan sumber pendanaan: PDM, SKW, Pemula, Fundamental, Hibah Bersaing, Hibah Pekerti, Hibah Pascasarjana, Hikom, Stranas, Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional, RAPID, Unggulan Stranas, atau sumber lainnya.

56 4. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam 5 Tahun Terakhir No Tahun Judul Penelitian Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembekalan Cara Pembentukan Koperasi Unit Desa dan Penyuluhan tentang Kewirausahaan pada Masyarakat Desa Banuatonga Kecamatan Sosopan Kabupaten Padanglawas Pelatihan Aplikasi Komputer Bagi Aparatur Pemerintah Desa Blankahan Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Pendanaan Sumber *) Jumlah Rp DIPA ,- DIPA! , Renovasi Saluran pada Jalan Bunga Asoka, Gang Merpati Lingkungan VIII Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang Medan DIPA ,- 4 dst *) Tuliskan sumber pendanaan: Penerapan Ipteks, Vucer, Vucer Multitahun, UJI, Sibermas, atau sumber lainnya. 5. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah Dalam Jurnal Dalam 5 Tahun Terakhir No Judul Artikel Ilmiah 1 Penggunaan Tense- Aspects System dalam Karangan Bahasa Inggeris Mahasiswa Semester 2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Jurusan Akuntansi Polmed 2 Beberapa Perubahan Bunyi Vokal /*a/ Proto Austronesia dalam Bahasa Batak Toba, Bahasa Batak Mandailing, dan Bahasa Minangkabau 3 4 dst Volume/Nomor/ Tahun ISSN Vol. 12 No.3 Agustus 2009 ISBN Tahun 2010 Nama Jurnal Buletin POLIMEDIA Proceedings Graduate School of Linguistics USU

57 6. Pengalaman Penyampaian Makalah Secara Oral Pada Pertemuan/ Seminar Ilmiah Dalam 5 Tahun Terakhir No Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar dst Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 7. Pengalaman Penulisan Buku dalam 5 Tahun Terakhir No Judul Buku Tahun dst Jumlah Halaman Penerbit 8. Pengalaman Perolehan HKI Dalam 5 10 Tahun Terakhir No Judul/Tema HKI Buku Tahun Jenis Nomor P/ID dst 9. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya Dalam 5 Tahun Terakhir No dst Judul/Tema/Jenis Rekayasa Sosial Lainnya yang Telah Diterapkan Tahun Tempat Penerapan Respons Masyarakat

58 10. Penghargaan yang Pernah Diraih dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya) No dst Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima risikonya. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Proposal Penelitian Pengaruh Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA Medan, 23 November 2013 Peneliti (Dra. Raina Rosanti, M.Hum.) NIP

59 1. Identitas Diri 1 Nama Lengkap (dengan gelar) Drs. Budi Indra Syahdewa, M.Ed.Adm. 2 Jabatan Fungsional Lektor Kepala 3 Jabatan Struktural 4 NIP/NIDN / Tempat dan Tanggal Lahir Medan/26 November Alamat Rumah Jl. Abd. Hakim, ICG Blok B/2 Medan 7 Nomor Telepon/Faks/HP Alamat Kantor Jl. Almamater No. 1 Medan 9 Nomor Telepon/Faks Alamat yahoo.com 11 Mata Kuliah yang diampu 1. Bahasa Inggris 5 2. Bahasa Inggris 6 3. dst. 2. Riwayat Pendidikan Nama Perguruan Tinggi S-1 S-2 S-3 Universitas Sumatera Utara Flinders University of South Australia (FUSA) Bidang Ilmu Bahasa Inggris Ed. Admin Tahun Masuk Lulus Judul Skripsi/Thesis/Disertasi Nama Pembimbing/Promotor The Contrastive Study of the Morphophonemic Process between Japanese and English Prof. T. Amin Ridwan, Ph.D. The Job Satisfaction of the Medan Polytechnic School Teachers Dr. F. Ebbeck

60 3. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi) No Tahun Judul Penelitian Pendanaan Sumber *) Jumlah Rp ,- DIPA dst *) Tuliskan sumber pendanaan: PDM, SKW, Pemula, Fundamental, Hibah Bersaing, Hibah Pekerti, Hibah Pascasarjana, Hikom, Stranas, Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional, RAPID, Unggulan Stranas, atau sumber lainnya. 4. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam 5 Tahun Terakhir No Tahun Judul Penelitian Kegiatan Pengabdian dalam bentuk Pelatihan Aplikasi Komputer kepada Aparatur Pemerintahan Desa di Desa Bintang Mersada Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi PPM Perangkat Desa dan Pegawai Kecamatan di Kantor Camat Simpang Empat Kabupaten Karo Pendanaan Sumber *) Jumlah Rp DIPA ,- DIPA! ,- Dst *) Tuliskan sumber pendanaan: Penerapan Ipteks, Vucer, Vucer Multitahun, UJI, Sibermas, atau sumber lainnya. 5. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah Dalam Jurnal Dalam 5 Tahun Terakhir No Judul Artikel Ilmiah Volume/Nomor/ Tahun Nama Jurnal 4 Dst

61 6. Pengalaman Penyampaian Makalah Secara Oral Pada Pertemuan/ Seminar Ilmiah Dalam 5 Tahun Terakhir No Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar dst Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 7. Pengalaman Penulisan Buku dalam 5 Tahun Terakhir No Judul Buku Tahun dst Jumlah Halaman Penerbit 8. Pengalaman Perolehan HKI Dalam 5 10 Tahun Terakhir No Judul/Tema HKI Buku Tahun Jenis Nomor P/ID dst 9. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya Dalam 5 Tahun Terakhir No Ds t Judul/Tema/Jenis Rekayasa Sosial Lainnya yang Telah Diterapkan Tahun Tempat Penerapan Respons Masyarakat

62 10. Penghargaan yang Pernah Diraih dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya) No Ds t Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima risikonya. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pembuatan Laporan Hasil Penelitian yang berjudul Pengaruh Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Bahasa Inggris Mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan TA 2012/2013 (Penelitian Tindakan Kelas: Studi Kasus). Medan, 20 November 2013 Anggota Peneliti, (Drs. Budi Indra Syahdewa, M.Ed.) NIP

63

64

65

66

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN. Kelas atau PTK. Kemmis (Atmadja, 2008:12) menjelaskan bahwa:

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN. Kelas atau PTK. Kemmis (Atmadja, 2008:12) menjelaskan bahwa: BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas atau PTK. Kemmis (Atmadja, 2008:12) menjelaskan bahwa: Penelitian

Lebih terperinci

ANALISIS CAPAIAN OPTIMASI NILAI SUKU BUNGA BANK SENTRAL INDONESIA: SUATU PENGENALAN METODE BARU DALAM MENGANALISIS 47 VARIABEL EKONOMI UNTU

ANALISIS CAPAIAN OPTIMASI NILAI SUKU BUNGA BANK SENTRAL INDONESIA: SUATU PENGENALAN METODE BARU DALAM MENGANALISIS 47 VARIABEL EKONOMI UNTU ANALISIS CAPAIAN OPTIMASI NILAI SUKU BUNGA BANK SENTRAL INDONESIA: SUATU PENGENALAN METODE BARU DALAM MENGANALISIS 47 VARIABEL EKONOMI UNTU READ ONLINE AND DOWNLOAD EBOOK : ANALISIS CAPAIAN OPTIMASI NILAI

Lebih terperinci

MODULE 1 GRADE XI VARIATION OF EXPRESSIONS

MODULE 1 GRADE XI VARIATION OF EXPRESSIONS MODULE 1 GRADE XI VARIATION OF EXPRESSIONS Compiled by: Theresia Riya Vernalita H., S.Pd. Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan memberi saran

Lebih terperinci

Lesson 23: How. Pelajaran 23: Bagaimana

Lesson 23: How. Pelajaran 23: Bagaimana Lesson 23: How Pelajaran 23: Bagaimana Reading (Membaca) How are you? (Bagaimana kabarmu?) How are your parents? (Bagaimana kabar orang tuamu?) How was the interview? (Bagaimana wawancaranya?) How is your

Lebih terperinci

Lesson 31: Interrogative form of Will. Pelajaran 31: Kalimat Tanya untuk Bentuk Akan

Lesson 31: Interrogative form of Will. Pelajaran 31: Kalimat Tanya untuk Bentuk Akan Lesson 31: Interrogative form of Will Pelajaran 31: Kalimat Tanya untuk Bentuk Akan Reading (Membaca) Will it be sunny tomorrow? ( Apakah akan cerah besok?) Will you lend her the car? (Apakah kamu akan

Lebih terperinci

By SRI SISWANTI NIM

By SRI SISWANTI NIM READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF MA NAHDLATUL MUSLIMIN UNDAAN KUDUS TAUGHT BY USING IMAGINATIVE READING MATERIALS IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 By SRI SISWANTI NIM.

Lebih terperinci

Tips cara menjawab soal Bahasa Inggris Tertulis 2013

Tips cara menjawab soal Bahasa Inggris Tertulis 2013 Tips Cara Menjawab Test Tertulis Bahasa Inggris A. Membaca (Reading). 1. Menentukan gambaran umum (General Description). Jenis pertanyaannya adalah sebagai berikut: - What is the text about? - What does

Lebih terperinci

Appendices. Appendix 1. The code of questionnaire items. hal penting dalam belajar bahasa Inggris). selalu mencarinya dalam kamus). kamus elektronik).

Appendices. Appendix 1. The code of questionnaire items. hal penting dalam belajar bahasa Inggris). selalu mencarinya dalam kamus). kamus elektronik). 73 Appendices Appendix 1. The code of questionnaire items Item Number Coding Statement 1 Q1 In my opinion have a dictionary is an important thing in learning English (Menurut saya memiliki kamus merupakan

Lebih terperinci

Lesson 66: Indirect questions. Pelajaran 66: Pertanyaan Tidak Langsung

Lesson 66: Indirect questions. Pelajaran 66: Pertanyaan Tidak Langsung Lesson 66: Indirect questions Pelajaran 66: Pertanyaan Tidak Langsung Reading (Membaca) Could you tell me where she went? (Bisakah kamu beritahu aku kemana dia pergi?) Do you know how I can get to the

Lebih terperinci

Alternatif Pembelajaran. Mengamati 1. Menanggapi gambar 2. Menonton video tentang. 3. Membaca daftar ekspresi kebahasaan.

Alternatif Pembelajaran. Mengamati 1. Menanggapi gambar 2. Menonton video tentang. 3. Membaca daftar ekspresi kebahasaan. Kompetensi Dasar Materi Pokok Materi Pembelajaran Alternatif Pembelajaran Aspek Sikap Pengetahuan Keterampilan Indikator Penilaian Indikator Penilaian Menganalisis struktur teks, dan unsur kebahasaan dari

Lebih terperinci

KESASTRAAN MELAYU TIONGHOA DAN KEBANGSAAN INDONESIA: JILID 2 FROM KPG (KEPUSTAKAAN POPULER GRAMEDIA)

KESASTRAAN MELAYU TIONGHOA DAN KEBANGSAAN INDONESIA: JILID 2 FROM KPG (KEPUSTAKAAN POPULER GRAMEDIA) Read Online and Download Ebook KESASTRAAN MELAYU TIONGHOA DAN KEBANGSAAN INDONESIA: JILID 2 FROM KPG (KEPUSTAKAAN POPULER GRAMEDIA) DOWNLOAD EBOOK : KESASTRAAN MELAYU TIONGHOA DAN KEBANGSAAN Click link

Lebih terperinci

Lesson 30: will, will not. Pelajaran 30: Akan, Tidak Akan

Lesson 30: will, will not. Pelajaran 30: Akan, Tidak Akan Lesson 30: will, will not Pelajaran 30: Akan, Tidak Akan Reading (Membaca) I hope you will visit me one day. ( Aku harap kamu akan mengunjungi saya satu hari ) I think your sister will like that cellphone.

Lebih terperinci

I. MATERI : TENSES Tenses yaitu bentuk kata kerja Bahasa Inggris yang perubahannya berkaitan dengan waktu.

I. MATERI : TENSES Tenses yaitu bentuk kata kerja Bahasa Inggris yang perubahannya berkaitan dengan waktu. I. MATERI : TENSES Tenses yaitu bentuk kata kerja Bahasa Inggris yang perubahannya berkaitan dengan waktu. Misal: Verb 1 (infinitive), Verb 2, dan Verb 3. Contoh penggunaan tenses : 1. Saya belajar di

Lebih terperinci

Easy & Simple - Web Programming: Belajar Pemprograman Website Secara Efektif dan Efisien (Indonesian Edition)

Easy & Simple - Web Programming: Belajar Pemprograman Website Secara Efektif dan Efisien (Indonesian Edition) Easy & Simple - Web Programming: Belajar Pemprograman Website Secara Efektif dan Efisien (Indonesian Edition) Rohi Abdulloh Click here if your download doesn"t start automatically Easy & Simple - Web Programming:

Lebih terperinci

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN Bab ini mengaitkan tentang masalah dan prosedur yang akan di gunakan yaitu tentang penelitian tindakan kelas melalui penerapan metode Cooperative Script untuk meningkatkan

Lebih terperinci

Lesson 36: Infinitive 1. Lesson 36: Kata Kerja Infinitif 1

Lesson 36: Infinitive 1. Lesson 36: Kata Kerja Infinitif 1 Lesson 36: Infinitive 1 Lesson 36: Kata Kerja Infinitif 1 Reading (Membaca) My dream is to live in New York. (Impianku adalah tinggal di New York.) I would like to learn more about your country! (Saya

Lebih terperinci

SMA/MA IPS kelas 10 - BAHASA INGGRIS IPS CHAPTER 10LATIHAN SOAL BAB 10. Be quite. Keep quiet

SMA/MA IPS kelas 10 - BAHASA INGGRIS IPS CHAPTER 10LATIHAN SOAL BAB 10. Be quite. Keep quiet 1. The correct active voice sentence of you are requested to keep quiet is SMA/MA IPS kelas 10 - BAHASA INGGRIS IPS CHAPTER 10LATIHAN SOAL BAB 10 Be quite Keep quiet Please keep quite Be quite please Please

Lebih terperinci

Lesson 24: Prepositions of Time. (in, on, at, for, during, before, after) Pelajaran 24: Kata Depan untuk Keterangan Waktu

Lesson 24: Prepositions of Time. (in, on, at, for, during, before, after) Pelajaran 24: Kata Depan untuk Keterangan Waktu Lesson 24: Prepositions of Time (in, on, at, for, during, before, after) Pelajaran 24: Kata Depan untuk Keterangan Waktu Cara menggunakan preposisi waktu Reading (Membaca) I was born in 2000. ( Saya lahir

Lebih terperinci

I've learned so much from you. "Number One For Me" Now I'm trying to do it too. Love my kid the way you do. I was a foolish little child

I've learned so much from you. Number One For Me Now I'm trying to do it too. Love my kid the way you do. I was a foolish little child "Number One For Me" I've learned so much from you Now I'm trying to do it too I was a foolish little child Love my kid the way you do Crazy things I used to do And all the pain I put you through [Chorus]

Lebih terperinci

Passive Type 2 (Uang itu saya ambil, etc)

Passive Type 2 (Uang itu saya ambil, etc) Passive Type 2 (Uang itu saya ambil, etc) In Unit 1 we learned how make a passive sentence in this way: Uang itu diambil oleh Rina. But we can only do that if the Actor is a third person. (as with Rina

Lebih terperinci

The correlation between Speech Text Writing Habit and Students. writing skill at Daar El-Qolam Islamic Boarding School 2

The correlation between Speech Text Writing Habit and Students. writing skill at Daar El-Qolam Islamic Boarding School 2 76 Appendix 1. Questionnaire and Theory Appendices The correlation between Speech Text Writing Habit and Students writing skill at Daar El-Qolam Islamic Boarding School 2 Research Questions: 1. How is

Lebih terperinci

Teknik Kreatif Menyajikan Presentasi Memukau (Indonesian Edition)

Teknik Kreatif Menyajikan Presentasi Memukau (Indonesian Edition) Teknik Kreatif Menyajikan Presentasi Memukau (Indonesian Edition) Muhammad Noer Click here if your download doesn"t start automatically Teknik Kreatif Menyajikan Presentasi Memukau (Indonesian Edition)

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc.

Lebih terperinci

MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN BANKIR INDONESIA

MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN BANKIR INDONESIA Read Online and Download Ebook MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN BANKIR INDONESIA DOWNLOAD EBOOK : MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN Click link bellow and free register

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Resti Handayani, 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Resti Handayani, 2013 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Proses belajar mengajar merupakan kegiatan utama sekolah. Kegiatan belajar mengajar hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan halhal

Lebih terperinci

Lesson 42: have to, don t have to. Pelajaran 42: harus, tidak perlu

Lesson 42: have to, don t have to. Pelajaran 42: harus, tidak perlu Lesson 42: have to, don t have to Pelajaran 42: harus, tidak perlu Reading (Membaca) We have to go to school tomorrow. ( Kita harus pergi ke sekolah besok ) I have to get up at 5 am tomorrow. ( Aku harus

Lebih terperinci

Panduan Excel untuk Pelamar Kerja (Indonesian Edition)

Panduan Excel untuk Pelamar Kerja (Indonesian Edition) Panduan Excel untuk Pelamar Kerja (Indonesian Edition) Yudhy Wicaksono Click here if your download doesn"t start automatically Panduan Excel untuk Pelamar Kerja (Indonesian Edition) Yudhy Wicaksono Panduan

Lebih terperinci

Callista Sulaiman

Callista Sulaiman Callista ulaiman 2011-031-070 : o this is the first time I come to your class right? : riiight : o do you know my name? : Nooo : Ok so let me introduce myself first : Ok miss : o my name is Callista, and

Lebih terperinci

BAHASA INGGRIS PRESENT TENSE CHAPTER 1 CUT ITA ERLIANA,ST

BAHASA INGGRIS PRESENT TENSE CHAPTER 1 CUT ITA ERLIANA,ST BAHASA INGGRIS PRESENT TENSE CHAPTER 1 CUT ITA ERLIANA,ST 198111022008122002 DESCRIBING HABITS Topic : Daily Habits Last night i went to bed around 11.00. you know, i usually go to bed at 9.30 p.m. I do

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. media massa baik elektronik maupun cetak seperti novel, tabloid, koran, artikel,

BAB I PENDAHULUAN. media massa baik elektronik maupun cetak seperti novel, tabloid, koran, artikel, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini sering kali kita temukan banyak informasi yang dituliskan di berbagai media massa baik elektronik maupun cetak seperti novel, tabloid, koran, artikel,

Lebih terperinci

Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah (Indonesian Edition)

Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah (Indonesian Edition) Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah (Indonesian Edition) Hery Hery Click here if your download doesn"t start automatically Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah

Lebih terperinci

Membangun Menara karakter (Indonesian Edition)

Membangun Menara karakter (Indonesian Edition) Membangun Menara karakter (Indonesian Edition) Stella Olivia Click here if your download doesn"t start automatically Membangun Menara karakter (Indonesian Edition) Stella Olivia Membangun Menara karakter

Lebih terperinci

APPENDICES. Appendix A. Data 1 (Student A)

APPENDICES. Appendix A. Data 1 (Student A) APPENDICES Appendix A Data 1 (Student A) 48 No Sentence 1. *There so many place they can visiting. *There so many place they can visiting. Tidak mengerti struktur yang sebenarnya, mengira bahwa are atau

Lebih terperinci

TAG QUESTION. Tag Question merupakan bentuk pertanyaan berekor yang fungsinya untuk mempertegas suatu pertanyaan.

TAG QUESTION. Tag Question merupakan bentuk pertanyaan berekor yang fungsinya untuk mempertegas suatu pertanyaan. TAG QUESTION Tag Question merupakan bentuk pertanyaan berekor yang fungsinya untuk mempertegas suatu pertanyaan. Syarat utama dalam membuat question tag adalah: Apabila kalimat utamanya / pernyataannya

Lebih terperinci

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GARIS SINGGUNG LINGKARAN BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEC.

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GARIS SINGGUNG LINGKARAN BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEC. ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GARIS SINGGUNG LINGKARAN BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEC.MLARAK Oleh: Ihda Afifatun Nuha 13321696 Skripsi ini ditulis untuk

Lebih terperinci

SKRIPSI TOMMY TANDY NIM :

SKRIPSI TOMMY TANDY NIM : ANALISIS KONTRASTIF KALIMAT TANYA BAHASA INGGRIS DAN BAHASA MANDARIN SKRIPSI Oleh : TOMMY TANDY NIM : 070710027 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU BUDAYA PROGRAM STUDI S-1 SASTRA CINA MEDAN 2011

Lebih terperinci

ANALISIS KINERJA MANAJEMEN (INDONESIAN EDITION) BY HERY HERY

ANALISIS KINERJA MANAJEMEN (INDONESIAN EDITION) BY HERY HERY ANALISIS KINERJA MANAJEMEN (INDONESIAN EDITION) BY HERY HERY READ ONLINE AND DOWNLOAD EBOOK : ANALISIS KINERJA MANAJEMEN (INDONESIAN EDITION) Click button to download this ebook READ ONLINE AND DOWNLOAD

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU DOMINO KATA BERGAMBAR SISWA KELAS V SD

UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU DOMINO KATA BERGAMBAR SISWA KELAS V SD UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU DOMINO KATA BERGAMBAR SISWA KELAS V SD Puji Mar Atul Khasanah 1, Chamdani 2, Tri Saptuti Susiani 3 PGSD FKIP Universitas

Lebih terperinci

CHAPTER IV RESULT OF THE RESEARCH AND DISCUSSION. answer the research problem is questionnaire. This section covered data of the students

CHAPTER IV RESULT OF THE RESEARCH AND DISCUSSION. answer the research problem is questionnaire. This section covered data of the students CHAPTER IV RESULT OF THE RESEARCH AND DISCUSSION This chapter is present the result of the study and discussion. The finding design to answer the research problem is questionnaire. This section covered

Lebih terperinci

Lesson 70: Questions. Pelajaran 70: Pertanyaan

Lesson 70: Questions. Pelajaran 70: Pertanyaan Lesson 70: Questions Pelajaran 70: Pertanyaan Reading (Membaca) Is your job easy? (Apakah pekerjaanmu mudah?) Has he finished eating? (Apakah dia sudah selesai makan?) Will it keep raining? (Akankah ini

Lebih terperinci

Membangun Menara karakter (Indonesian Edition)

Membangun Menara karakter (Indonesian Edition) Membangun Menara karakter (Indonesian Edition) Stella Olivia Click here if your download doesn"t start automatically Membangun Menara karakter (Indonesian Edition) Stella Olivia Membangun Menara karakter

Lebih terperinci

- Lisan -Isian Rina: I left my pen at home. 2x 40 menit Sani: Let me lend you mine Rina: Oh, thanks. etc

- Lisan -Isian Rina: I left my pen at home. 2x 40 menit Sani: Let me lend you mine Rina: Oh, thanks. etc CONTOH SILABUS Nama Sekolah : SMP Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Kelas/Semester : VIII/1 Standar Kompetensi : 1. Mendengarkan: Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana

Lebih terperinci

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN 34 BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. MetodePenelitian Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research yang disingkat CAR atau penelitian tindakan kelas (PTK). B. Prosedur Penelitian

Lebih terperinci

6 KERANJANG 7 LANGKAH API (INDONESIAN EDITION) BY LIM TUNG NING

6 KERANJANG 7 LANGKAH API (INDONESIAN EDITION) BY LIM TUNG NING 6 KERANJANG 7 LANGKAH API (INDONESIAN EDITION) BY LIM TUNG NING READ ONLINE AND DOWNLOAD EBOOK : 6 KERANJANG 7 LANGKAH API (INDONESIAN EDITION) BY LIM TUNG NING PDF Click button to download this ebook

Lebih terperinci

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN

BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yaitu suatu penelitian yang di lakukan oleh guru di kelas secara

Lebih terperinci

2x 40 menit speaker will come to our conversation club B: Are you sure? -Pilihan A: Yes, I m sure. Ganda etc.

2x 40 menit speaker will come to our conversation club B: Are you sure? -Pilihan A: Yes, I m sure. Ganda etc. CONTOH SILABUS Nama Sekolah : SMP Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Kelas/Semester : IX/1 Standar Kompetensi : 1. Mendengarkan: Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal lisan pendek

Lebih terperinci

No Kegiatan Kalimat yang di latih Arti. 2. How are you? 3.- Do you remember about population? - Can you explain about population?

No Kegiatan Kalimat yang di latih Arti. 2. How are you? 3.- Do you remember about population? - Can you explain about population? 45 Lampiran 3. Siklus 1 1 Pendahuluan 1. Good morning/ Good afternoon 2. How are you? 3.- Do you remember about population? about population? 4.- Do you know the meaning of population? - What is the definition

Lebih terperinci

untuk aktif berbicara mengemukakan pendapatnya berkaitan dengan gambar yang diamatinya. 5

untuk aktif berbicara mengemukakan pendapatnya berkaitan dengan gambar yang diamatinya. 5 Halaman 150 What do you think about them a. What do you think about them Setiap kelompok bekerja sama untuk mendeskripsikan karakter dan kegiatan pada kotak-kotak yang telah disediakan dalam buku siswa.

Lebih terperinci

KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING DOWNLOAD EBOOK : KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING PDF

KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING DOWNLOAD EBOOK : KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING PDF Read Online and Download Ebook KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING DOWNLOAD EBOOK : KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY Click link bellow and free register to download ebook:

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) (RPP-3) Satuan Pendidikan:... Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Kelas : VIII / 1 Standar Kompetensi : 2. Memahami makna dalam teks lisan fungsional dan monolog pendek

Lebih terperinci

1. The Teachers Questionnaire (in Indonesia) Kuisioner untuk Guru

1. The Teachers Questionnaire (in Indonesia) Kuisioner untuk Guru Appendices 116 1. The Teachers Questionnaire (in Indonesia) No : Sekolah : Tanggal Pengisian : Bacalah petunjuk sebelum mengisi! Pilihan: Kuisioner untuk Guru 1. Saya tidak pernah melakukannya 2. Saya

Lebih terperinci

Who are talking in the dialog? Bruce. Erick. Ericks sister. Bruce and Erick. E. Kunci Jawaban : D. Pembahasan Teks :

Who are talking in the dialog? Bruce. Erick. Ericks sister. Bruce and Erick. E. Kunci Jawaban : D. Pembahasan Teks : 1. SMP kelas 7 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 8LATIHAN SOAL CHAPTER 8 By the way, you are still going to look around, arent you? Who are talking in the dialog? Bruce Erick Ericks sister Bruce and Erick Kunci

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau yang disebut juga dengan Classroom Action Research,

Lebih terperinci

Sukses Berbisnis Di Internet Dalam 29 Hari (Indonesian Edition)

Sukses Berbisnis Di Internet Dalam 29 Hari (Indonesian Edition) Sukses Berbisnis Di Internet Dalam 29 Hari (Indonesian Edition) Click here if your download doesn"t start automatically Sukses Berbisnis Di Internet Dalam 29 Hari (Indonesian Edition) Sukses Berbisnis

Lebih terperinci

KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING DOWNLOAD EBOOK : KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING PDF

KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING DOWNLOAD EBOOK : KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING PDF Read Online and Download Ebook KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY DESMON GINTING DOWNLOAD EBOOK : KOMUNIKASI CERDAS (INDONESIAN EDITION) BY Click link bellow and free register to download ebook:

Lebih terperinci

(T- tabel) . MAN 3 Aceh Besar. MAN 3 Aceh Besar. (One group Pretest Postest Design) MAN 3 Aceh Besar MIA

(T- tabel) . MAN 3 Aceh Besar. MAN 3 Aceh Besar. (One group Pretest Postest Design) MAN 3 Aceh Besar MIA MAN 3 Aceh Besar Suhaimi, M ukhlisah, Aulia Rahmi Email; aulia.mr95@gmail.com MAN 3 Aceh Besar (T- tabel) Ha Ho (One group Pretest Postest Design). MAN 3 Aceh Besar MIA (T-test) Abstract: Based on the

Lebih terperinci

SILABUS PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN SILABUS PEMBELAJARAN Nama Madrasah Kelas Mata Pelajaran Semester Standar : MI IMAMI : V (Lima) : BAHASA INGGRIS : 1 (Satu) : Mendengarkan 1. Memahami instruksi dengan tindakan dalam konteks sekolah Materi

Lebih terperinci

APPENDICES. 2. If you use a city map, you your way. a. are not losing c. did not lose e. would not lose b. will not lose d.

APPENDICES. 2. If you use a city map, you your way. a. are not losing c. did not lose e. would not lose b. will not lose d. APPENDICES Name : Class : Date : Time : 60 minutes CONDITIONAL SENTENCES I. Choose the best answer 1. Will you come to the meeting? If you come, I a. come c. do e. too b. will d. am 2. If you use a city

Lebih terperinci

SMP kelas 7 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 9LATIHAN SOAL CHAPTER 9

SMP kelas 7 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 9LATIHAN SOAL CHAPTER 9 SMP kelas 7 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 9LATIHAN SOAL CHAPTER 9 1. Gregy : What time do you go to bed every night? Isna : I usually go to bed at...(09.30) Nine oclock A half past nine A half past ten A half

Lebih terperinci

Easy & Simple - Web Programming: Belajar Pemprograman Website Secara Efektif dan Efisien (Indonesian Edition)

Easy & Simple - Web Programming: Belajar Pemprograman Website Secara Efektif dan Efisien (Indonesian Edition) Easy & Simple - Web Programming: Belajar Pemprograman Website Secara Efektif dan Efisien (Indonesian Edition) Rohi Abdulloh Click here if your download doesn"t start automatically Easy & Simple - Web Programming:

Lebih terperinci

PENINGKATAN KEMAMPUAN LISTENING COMPREHENSION MELALUI STRATEGI TOP-DOWN DAN BOTTOM-UP

PENINGKATAN KEMAMPUAN LISTENING COMPREHENSION MELALUI STRATEGI TOP-DOWN DAN BOTTOM-UP JURNAL PEDAGOGIA ISSN 2089-3833 Volume. 5, No. 2, Agustus 2016 PENINGKATAN KEMAMPUAN LISTENING COMPREHENSION MELALUI STRATEGI TOP-DOWN DAN BOTTOM-UP PENDAHULUAN Di Indonesia mata pelajaran Bahasa Inggris

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Esai merupakan karya tulis yang dibuat berdasarkan gagasan atau ide penulis.

BAB I PENDAHULUAN. Esai merupakan karya tulis yang dibuat berdasarkan gagasan atau ide penulis. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Esai merupakan karya tulis yang dibuat berdasarkan gagasan atau ide penulis. Menulis esai dalam bahasa Inggris membutuhkan kemampuan dalam memilih kata dan menggunakan

Lebih terperinci

APLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT UNTUK TUNA WICARA DENGAN STANDAR AMERICAN SIGN LANGUAGE

APLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT UNTUK TUNA WICARA DENGAN STANDAR AMERICAN SIGN LANGUAGE APLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT UNTUK TUNA WICARA DENGAN STANDAR AMERICAN SIGN LANGUAGE Hanny Novitasari Sutanto Fakultas Teknik / Jurusan Teknik Informatika Program Multimedia dark.devangel@gmail.com

Lebih terperinci

KEMAMPUAN MENDENGARKAN LAGU BERBAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SMA ISLAMIC CENTRE DEMAK PADA TAHUN AJARAN 2006/2007

KEMAMPUAN MENDENGARKAN LAGU BERBAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SMA ISLAMIC CENTRE DEMAK PADA TAHUN AJARAN 2006/2007 KEMAMPUAN MENDENGARKAN LAGU BERBAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SMA ISLAMIC CENTRE DEMAK PADA TAHUN AJARAN 2006/2007 Oleh SRI SUMARMI NIM: 2000-32-104 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JURUSAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

SMP kelas 8 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 4Latihan Soal 4.1. Since the first publishing 3 weeks ago, there have been over 500 copies sold.

SMP kelas 8 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 4Latihan Soal 4.1. Since the first publishing 3 weeks ago, there have been over 500 copies sold. 1. Farhan : So, how many copies have been sold this far? Yola : Thank God. Many people seem to like it very much. SMP kelas 8 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 4Latihan Soal 4.1 Since the first publishing 3 weeks

Lebih terperinci

THE MAP OF MUKO-MUKO DISTRICT

THE MAP OF MUKO-MUKO DISTRICT THE MAP OF MUKO-MUKO DISTRICT APPENDICES A. Questionnaires Form : Name (Nama) : Age (Usia) : Address (Alamat) : Job (Pekerjaan) : Tolong terjemahkan ke dalam Bahasa Muko-Muko! (Please translate to Muko-Muko

Lebih terperinci

Video A. Introduction

Video A. Introduction A. Introduction T (teacher): Good morning 1B! Ss (students): Good morning Ms. T: How are you today? Ss: I m fine thank you. T: 1B masih ingat tidak? One two eyes on me! Ss: One two eyes one you! T: Do

Lebih terperinci

SUKSES BERBISNIS DI INTERNET DALAM 29 HARI (INDONESIAN EDITION) BY SOKARTO SOKARTO

SUKSES BERBISNIS DI INTERNET DALAM 29 HARI (INDONESIAN EDITION) BY SOKARTO SOKARTO Read Online and Download Ebook SUKSES BERBISNIS DI INTERNET DALAM 29 HARI (INDONESIAN EDITION) BY SOKARTO SOKARTO DOWNLOAD EBOOK : SUKSES BERBISNIS DI INTERNET DALAM 29 HARI Click link bellow and free

Lebih terperinci

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user ii

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user ii commit to user perpustakaan.uns.ac.id ABSTRACT Ika Larastuti. K2205011. THE IMPLEMENTATION OF BRAINSTORMING ACTIVITIES IN IMPROVING STUDENTS VOCABULARY MASTERY (A CLASSROOM ACTION RESEARCH ON THE EIGHTH

Lebih terperinci

UNIT 1 Pengertian, Jenis, dan Contoh Noun dalam Kalimat

UNIT 1 Pengertian, Jenis, dan Contoh Noun dalam Kalimat UNIT 1 Pengertian, Jenis, dan Contoh Noun dalam Kalimat Jenis dan Contoh Noun Noun merupakan salah satu part of speech ( unsur kalimat dalam bahasa Inggris) yang berupa orang atau sesuatu seperti benda,

Lebih terperinci

Lesson 20: Where, When. Pelajaran 20: Dimana, Kapan

Lesson 20: Where, When. Pelajaran 20: Dimana, Kapan Lesson 20: Where, When Pelajaran 20: Dimana, Kapan Reading (Membaca) Where is the City Hall? (Dimana City Hall?) Where are you now? (Dimana kamu sekarang?) Where is he working? (Dimana dia bekerja?) Where

Lebih terperinci

Perpustakaan Unika APPENDICES

Perpustakaan Unika APPENDICES APPENDICES APPENDIX 1 DAFTAR ANGKET UNTUK PARA MURID ANGKET A Petunjuk : 1. Bacalah terlebih dahulu setiap pertanyaan dengan teliti sebelum menjawabnya. 2. Setiap pertanyaan hanya boleh diisi dengan satu

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 1Latihan Soal 1.1

SMP kelas 9 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 1Latihan Soal 1.1 SMP kelas 9 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 1Latihan Soal 1.1 1. Shinta : "Will John pass the exam?" Dewi :.... He is a smart and diligent student. I am quite sure I am uncertain I am not positive I think he

Lebih terperinci

20 Kebiasaan Berinternet Mempercepat Rejeki (Indonesian Edition)

20 Kebiasaan Berinternet Mempercepat Rejeki (Indonesian Edition) 20 Kebiasaan Berinternet Mempercepat Rejeki (Indonesian Edition) Click here if your download doesn"t start automatically 20 Kebiasaan Berinternet Mempercepat Rejeki (Indonesian Edition) 20 Kebiasaan Berinternet

Lebih terperinci

English for Tourism Lesson 25 A job interview

English for Tourism Lesson 25 A job interview English for Tourism Lesson 25 A job interview Pelajaran 25: Wawancara Pekerjaan L1 Juni Tampi: Bahasa Inggris Pariwisata English for Tourism L1: Pelajaran ke-25. Wawancara Pekerjaan. Lesson 25. A Job Interview.

Lebih terperinci

Nirmawan. Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Jl. Garu II No. 93 Medan Abstrak. Abstract

Nirmawan. Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Jl. Garu II No. 93 Medan Abstrak. Abstract KEMAMPUAN MENYUNTING KARANGAN EKSPOSISI BERDASARKAN EJAAN, PILIHAN KATA, DAN KETERPADUAN PARAGRAF SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIAYAH 06 MEDAN TAHUN AJARAN 2016-2017 Nirmawan Universitas Muslim Nusantara

Lebih terperinci

Lesson 58 : everything, anything. each, every. Pelajaran 58 : semuanya, apapun. Masing-masing/sesuatu, setiap

Lesson 58 : everything, anything. each, every. Pelajaran 58 : semuanya, apapun. Masing-masing/sesuatu, setiap Lesson 58 : everything, anything each, every Pelajaran 58 : semuanya, apapun Masing-masing/sesuatu, setiap Reading (Membaca) Is everything okay? (Apakah semuanya baikbaik?) Don t worry, everything will

Lebih terperinci

ERROR ANALYSIS ON THE ARGUMENTATIVE ESSAYS WRITTEN BY THE FOURTH SEMESTER STUDENTS OF STUDY PROGRAM OF ENGLISH THESIS

ERROR ANALYSIS ON THE ARGUMENTATIVE ESSAYS WRITTEN BY THE FOURTH SEMESTER STUDENTS OF STUDY PROGRAM OF ENGLISH THESIS ERROR ANALYSIS ON THE ARGUMENTATIVE ESSAYS WRITTEN BY THE FOURTH SEMESTER STUDENTS OF STUDY PROGRAM OF ENGLISH THESISS BY MAULIDA CAHYANING YUWANTI NIM. 0911110057 STUDY PROGRAM OF ENGLISH DEPARTMENT OF

Lebih terperinci

UML USE CASE DIAGRAM

UML USE CASE DIAGRAM UML USE CASE DIAGRAM "Get your team up to speed on these requirements so that you can all start designing the system." Happy Monday READING DOCUMENT REQUIREMENT The requirements are still a little fuzzy,

Lebih terperinci

Conditional Sentence. Dosen Dr. Ali Mustadi, M.Pd NIP

Conditional Sentence. Dosen Dr. Ali Mustadi, M.Pd NIP Conditional Sentence Dosen Dr. Ali Mustadi, M.Pd NIP.19780710 200801 1 012 Pengertian CONDITIONAL SENTENCES adalah: Kalimat pengandaian Atau Kalimat bersyarat Rumus: If (clause 1 ), (clause 2) Type 1 [

Lebih terperinci

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI JURUSAN PENDIDIKAN SENI TARI Alamat: Karangmalang, Yogyakarta 55281 (0274) 550843, 548207 Fax. (0274) 548207 http:

Lebih terperinci

KOLABORASI RISET DOSEN & MAHASISWA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGRUHI KEPUTUSAN KEPEMILIKAN ASURANSI JIWA DI SURABAYA SKRIPSI

KOLABORASI RISET DOSEN & MAHASISWA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGRUHI KEPUTUSAN KEPEMILIKAN ASURANSI JIWA DI SURABAYA SKRIPSI KOLABORASI RISET DOSEN & MAHASISWA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGRUHI KEPUTUSAN KEPEMILIKAN ASURANSI JIWA DI SURABAYA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Penyelesaian Program Pendidikan Sarjana

Lebih terperinci

Lesson 27: Prepositions of Direction. (from, to, into, onto, away from) Pelajaran 27: Kata Depan untuk Arah

Lesson 27: Prepositions of Direction. (from, to, into, onto, away from) Pelajaran 27: Kata Depan untuk Arah Lesson 27: Prepositions of Direction (from, to, into, onto, away from) Pelajaran 27: Kata Depan untuk Arah Bagaimana Menggunakan Kata Depan untuk Arah Reading (Membaca) I come from Austria. ( Saya datang

Lebih terperinci

MATERIAL EVALUATION CHECKLIST

MATERIAL EVALUATION CHECKLIST CHAPTER VII: Read the Nature MATERIAL EVALUATION CHECKLIST NO CRITERIA INDICATORS 1 LEARNING OBJECTIVE (Byrd, 2001) 2 LANGUAGE SKILLS 1995) CHECKLIST YES NO Do the aims of the textbook correspond closely

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S1 SISTIM INFORMASI STIMIK PRABUMULIH

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S1 SISTIM INFORMASI STIMIK PRABUMULIH Nomor Dokumen: Revisi ke : 00 Tanggal : Dibuat oleh : Direvisi oleh : Disetujui : Hepny Samosir, S.Pd., M.Pd. Tanda Tangan : Tanda Tangan: Tanda Tangan: RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI

Lebih terperinci

Kata Pengantar. iii. Mohammad Nuh. Bahasa Inggris When English Rings the Bell

Kata Pengantar. iii. Mohammad Nuh. Bahasa Inggris When English Rings the Bell Kata Pengantar Bahasa Inggris tidak dapat dipungkiri adalah bahasa utama komunikasi antarbangsa dan sangat diperlukan untuk berpartisipasi dalam pergaulan dunia. Makin datarnya dunia dengan perkembangan

Lebih terperinci

Lesson 63: Reported speech. Pelajaran 63: Pidato Laporan

Lesson 63: Reported speech. Pelajaran 63: Pidato Laporan Lesson 63: Reported speech Pelajaran 63: Pidato Laporan Reading (Membaca) He told me that he would come. (Dia bilang kepadaku dia akan datang.) She said that she would be fine. (Dia berkata bahwa dia akan

Lebih terperinci

Lesson 22: Why. Pelajaran 22: Mengapa

Lesson 22: Why. Pelajaran 22: Mengapa Lesson 22: Why Pelajaran 22: Mengapa Reading (Membaca) Why are you tired? (Mengapa kamu lelah?) Why is your boss angry? (Mengapa bosmu marah?) Why was he late? (Kenapa dia terlambat?) Why did she go there?

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkan alat ucap manusia. Bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata.

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkan alat ucap manusia. Bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahasa merupakan alat komunikasi berupa sistem lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia. Bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. Kumpulan kata mempunyai

Lebih terperinci

TESIS PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA DONATA ASMARANTA MANIK. No. Mhs.

TESIS PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA DONATA ASMARANTA MANIK. No. Mhs. TESIS PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA (QUALITY OF WORK LIFE) DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KETERIKATAN KARYAWAN (EMPLOYEE ENGAGEMENT) DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk WITEL KALBAR DONATA ASMARANTA MANIK

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode BAB III METODE PENELITIAN Jenis-jenis metode penelitian tergantung pada bidang, tujuan, metode, tingkat eksplanasi dan waktu. Dalam pembahasan ini, penelitian yang dilaksanakan

Lebih terperinci

365 Menu Sukses MP-ASI selama 1 tahun Menu Pendamping ASI untuk Bayi Usia 7-18 Bulan (Indonesian Edition)

365 Menu Sukses MP-ASI selama 1 tahun Menu Pendamping ASI untuk Bayi Usia 7-18 Bulan (Indonesian Edition) 365 Menu Sukses MP-ASI selama 1 tahun Menu Pendamping ASI untuk Bayi Usia 7-18 Bulan (Indonesian Edition) Hindah J. Muaris Click here if your download doesn"t start automatically 365 Menu Sukses MP-ASI

Lebih terperinci

32-bit and 64-bit Windows: Frequently asked questions

32-bit and 64-bit Windows: Frequently asked questions 32-bit and 64-bit Windows: Frequently asked questions // // Here are answers to some common questions about the 32-bit and 64-bit versions of Windows. Frequently asked questions Collapse all What is the

Lebih terperinci

RAHASIA CERMAT & MAHIR MENGUASAI AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH (INDONESIAN EDITION) BY HERY HERY

RAHASIA CERMAT & MAHIR MENGUASAI AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH (INDONESIAN EDITION) BY HERY HERY Read Online and Download Ebook RAHASIA CERMAT & MAHIR MENGUASAI AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH (INDONESIAN EDITION) BY HERY HERY DOWNLOAD EBOOK : RAHASIA CERMAT & MAHIR MENGUASAI AKUNTANSI Click link bellow

Lebih terperinci

Alexander The Great: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna (Indonesian Edition)

Alexander The Great: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna (Indonesian Edition) Alexander The Great: Inspirasi dan Pencerahan untuk Hidup Lebih Bermakna (Indonesian Edition) Click here if your download doesn"t start automatically Alexander The Great: Inspirasi dan Pencerahan untuk

Lebih terperinci

LKS SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS KONTROL

LKS SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS KONTROL LAMPIRAN A.3 LKS SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS KONTROL Name : Class : Student Worksheet a. Read your textbook about circulatory system carefully. You can discuss it with your partner. Ask for things

Lebih terperinci

HIMAWAN SEMARANG PADA SEMESTER 2 TAHUN

HIMAWAN SEMARANG PADA SEMESTER 2 TAHUN PENGGUNAAN ALAT PERAGA MODEL BANGUN DATAR DENGAN PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SDLB C Hj. SOEMIYATI HIMAWAN SEMARANG

Lebih terperinci

SMP kelas 8 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 6LATIHAN SOAL CHAPTER 6

SMP kelas 8 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 6LATIHAN SOAL CHAPTER 6 SMP kelas 8 - BAHASA INGGRIS CHAPTER 6LATIHAN SOAL CHAPTER 6 1. A Smart Parrot Where does the story happen? London Puerto Rico Jakarta Buenos Aires Dijelaskan dalam kalimat pertama paragraf 1: A man in

Lebih terperinci

God s PERFECT TIMING EDITORIAL

God s PERFECT TIMING EDITORIAL God s PERFECT TIMING EDITORIAL TAKUT AKAN TUHAN. Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik... KEHIDUPAN YANG DIPERSEMBAHKAN. Karena itu saudara-saudara,

Lebih terperinci

Relasi Negara & Agama: Redefinisi Diskursus Konstitusionalisme (Rangkaian Studi IMR)

Relasi Negara & Agama: Redefinisi Diskursus Konstitusionalisme (Rangkaian Studi IMR) Relasi Negara & Agama: Redefinisi Diskursus Konstitusionalisme (Rangkaian Studi IMR) Yudi Junadi Click here if your download doesn"t start automatically Relasi Negara & Agama: Redefinisi Diskursus Konstitusionalisme

Lebih terperinci