G10A.201 Pengantar Ilmu Administrasi. Hakikat, Sejarah, dan Kedudukan Ilmu Administrasi serta Hubungannya dengan Ilmu-Ilmu Lain

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "G10A.201 Pengantar Ilmu Administrasi. Hakikat, Sejarah, dan Kedudukan Ilmu Administrasi serta Hubungannya dengan Ilmu-Ilmu Lain"

Transkripsi

1 G10A.201 Pengantar Ilmu Administrasi Hakikat, Sejarah, dan Kedudukan Ilmu Administrasi serta Hubungannya dengan Ilmu-Ilmu Lain Ravio Patra Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Oktober 2011

2 I. HAKIKAT KONSEP ADMINISTRASI 1. Pengertian Administrasi secara Etimologis Secara etimologis, administrasi berasal dari kata administration, dengan bentuk infinitif to administer; yang dapat diartikan to manage (mengelola) atau to direct (menggerakkan). Kata administrasi dapat pula berasal dari bahasa Belanda, adminnidtratie, yang memiliki arti stelselmatige verkrijging en verwerking van gegeven (tata usaha), bestuur (manajemen kegiatan organisasi), dan beheer (manajemen sumber daya; finansial, personel, dan gudang). Sementara itu, pada masa Romawi kuno terdapat banyak pengertian dari administrasi: administer berarti pembantu, abdi, kakitangan, penganut; administratio berarti pemberian bantuan, pemeliharaan, perlakuan, pelaksanaan, pimpinan, pemerintahan, pengelolaan; administro berarti membantu, mengabdi, memelihara, menguruskan, memimpin, mengemudikan, mengatur; administrator berarti pengurus, pengelola, pemimpin. Pada zaman Romawi kuno ini, seorang administrator adalah orang yang mendapat kepercayaan melakukan tugas si pemilik harta kekayaan atau magister untuk mengurus semua kesatuan harta kekayaan berikut personil organisasi yang merupakan unit administrasi. Kegiatan yang dilakukan oleh seorang administrator disebut manajemen. Berdasarkan uraian-uraian di atas, maka secara etimologis administrasi dapat diartikan sebagai kegiatan memberi bantuan dalam mengelola informasi, mengelola manusia, dan mengelola harta benda ke arah suatu tujuan yang terhimpun dalam organisasi. 1

3 2. Pengertian Administrasi dalam Arti Sempit Administrasi dalam arti sempit merupakan penyusunan serta pencatatan data dan informasi secara sistematis dengan maksud menyediakan keterangan untuk mempermudah mendapatkan informasi tersebut dan mencari hubungannya. Kegiatan tata usaha sendiri bertujuan memperlancar arus informasi (information flow), proses komunikasi (comunication process), dan pengambilan keputusan (decision making). Sedangkan dalam arti yang lebih sempit, administrasi diartikan sebagai tata usaha (clerical work, office work) yang seringkali digunakan di Indonesia karena lazim digunakan oleh pemerintah Hindia Belanda pada masa penjajahan. Berikut beberapa pengertian administrasi dalam arti sempit oleh para ahli: Tata usaha pada hakikatnya adalah cara-cara pengendalian (handling) informasi. i Tata usaha bersifat mencatat segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi untuk menjadi bahan keterangan bagi pimpinan. ii Tata usaha mencakup setiap pengaturan yang rapi dan sistematis diikuti penentuan fakta-fakta secara tertulis dengan tujuan memperoleh pandangan menyeluruh serta hubungan timbal balik antara satu fakta dengan fakta lainnya. iii Kegiatan tatau saha sendiri dapat dibagai kedalam tiga kategori: Korespondensi atau surat-menyurat berkenaan dengan pengiriman informasi secara tertulis mulai dari penyusunan, penulisan sampai dengan pengiriman informasi hingga sampai kepada pihak yang dituju; Ekspedisi yaitu pencatatan setiap informasi yang dikirim atau diterima, baik untuk kepentingan internal maupun eksternal dengan maksud memudahkan mengetahui atau mebuktikan apakah suatu informasi yang dibutuhkan sudah dikirm atau diterima; Pengarsipan merupakan proses pengaturan dan penyimpanan informasi secara sistematis sehingga dapat dengan mudah dan cepat ditemukan setiap diperlukan. Informasi yang disimpan disebut warkat 2

4 (records) sedangkan arsip (archive) adalah kumpulan dari warkat. Oleh karena itulah, dikenal peribahasa people forget, records remember. 3. Pengertian Administrasi dalam Arti Luas Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam suatu kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu disebut administrasi. iv Adapun ilmu yang mempelajari fenomena kerja sama dan bersifat koperatif serta terorganisasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu disebut Ilmu Administrasi. Apabila sifat ilmunya berupa publik, maka kajian tersebut tergolong kedalam Ilmu Administrasi Publik (Public Administration); apabila bersifat privat maka disebut Ilmu Administrasi Niaga (Business Administration); dan jika bersifat internasional disebut Ilmu Administrasi Internasional (International Administration). Pada satu sisi, yang dapat digolongkan sebagai administrasi adalah kerja sama yang diorganisasi atau kerja sama keorganisasian (organizational cooperation). Berikut pendapat dari beberapa ahli mengenai pengertian administrasi: Serangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang yang bekerja sama mencapai tujuan tertentu. v Keseluruhan proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dua orang atau lebih dan terlibat dalam usaha kerja sama demi tercapainya tujuan yang telah ditentukan. vi Segala proses pelaksanaan tindakan kerja sama sekelompok manusia untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. vii Keseluruhan proses dari aktivitas-aktivitas pencapaian tujuan secara efisien dengan dan melalui orang lain. viii Suatu daya upaya manusia yang kooperatif dengan rasionalitas tinggi. ix 3

5 Berdasarkan definisi-definisi di atas, administrasi memiliki ciri-ciri atau syarat harus adanya sekelompok orang, dilakukan secara bekerjasama, adanya pembagian tugas, dilakukan secara runtut dalam suatu proses, serta memiliki tujuan bersama yang telah ditentukan. a. Kerja Sama (Cooperation) Dalam kelompok kerja sama formal dan informal dibentuk karena alasan seperti pemuasan kebutuhan, kedekatan dan dayatarik, tujuan kelompok, dan alasan ekonomi. Selain itu, teori terbentuknya kelompok: Teori Tukar-Menukar (Exchange Theory of Attraction) Individu melakukan interaksi dan membentuk kelompok melalui proses tukar-menukar dipicu imbalan (reward) dan biaya (cost). Teori Kesamaan Sikap (Theory of Similar Attitude) Individu cenderung tertarik kepada orang lain dan membentuk kelompok karena dianggap mempunyai sikap yang sama dengannya. Prinsip Saling Melengkapi (The Principle of Complementary) Daya tarik berinteraksi dan membentuk kelompok karena adanya prinsip saling melengkapi dan bukan persamaan sifat; tetapi perbedaan. Jika proses interaksi terjadi, ada empat tahap terbentuknya kelompok yang dapat diidentifikasi; yaitu pembentukan (forming), pancaroba (storming), pembentukan norma (norming), dan berprestasi (performing). Sedangkan pengembangan kelompk terdiri atas empat tahapan; yaitu saling menerima, berkomunikasi dan mengambil keputusan, motivasi dan produktivitas, serta pengendalian dan organisasi. 4

6 Setelah kelompok berkembang hingga memperlihatkan produktivitas dan pengendalian atas anggotanya, maka kelompok akan memiliki karakteristik seperti struktur yaitu pola hubungan antarposisi, hierarki status sebagai pembeda antarposisi, peranan, serta norma atau standar yang dipatuhi anggota kelompok. Menurut pelakunya, kelompok dapat dibedakan menjadi beberapa kategori: Menurut pelaku: kerja sama individual dan organisasional; Menurut bentuk: kerja sama formal dan informal; Menurut daya ikatan: kerja sama sukarela dan terpaksa; Menurut waktu: kerja sama sementara, periodik, dan terus-menerus; Menurut kepentingan: kerja sama atas dasar kepentingan ekonomi, politik, sosial, dan pertahanan; Menurut lingkungan wilayah: lokal, nasional, regional, dan internasional. b. Pembagian Kerja (Division of Work) Suatu kerja sama baru bisa berjalan dengan baik apabila ada pembagian kerja sehingga ada spesialisasi sesuai keahlian. Dengan kata lain, pembagian kerja berhubungan dengan sampai sejauh manakah pekerjaan atau tugas-tuga dispesialisasi. Menurut Luther Gullick, pembagian kerja penting karena: x Setiap orang memilik perbedaan dalam pembawaan, kemampuan, serta kecakapan dan ketangkasan sehingga dibutuhkan spesialisasi; Setiap orang tidak bisa berada di satu tempat yang sama bersamaan; Setiap orang tidak bisa melakukan dua hal berbeda bersamaan; Bidang pengetahuan dan keahlian begitu luas sehingga seseorang tidak mungkin menguasai semua bidang ilmu tetapi sebagian. 5

7 c. Tujuan (Goals) Prinsip yang membedakan bentuk kerja sama yang satu dengan yang lain adalah pemanfaatan sumber daya yang diperlukan (input), pelaksanaan kegiatan (process), dan tujuan yang ingin dicapai (output). Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai sehingga dibutuhkan kerja sama organisasional. Akan tetapi, tujuan yang ingin dicapai bukanlah tujuan individu, akan tetapi organisasi (organizational goals). Tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi dapat ditentukan oleh: Satu orang: apabila tujuan kerja sama yang dilaksanakan berbentuk monopoli, misalnya suatu home industry; Beberapa orang: terjadi dalam organisasi yang dalam strukturnya ada pembagian kerja dan tujuan ditentukan oleh penghuni puncak hierarki; Semua anggota: terjadi dalam organisasi dengan sedikit anggota; Pihak luar: apabila pengambil keputusan (pemimpin) merasa perlu akan pendapat pihak luar atau tidak yakin akan keputusan yang diambil. Administrasi penting bukan hanya karena berhubungan dengan alat dan metode, tetapi juga karena menentukan tujuan dan nilai. Hal ini diungkapkan melalui pengertian administrasi secara luas sebagai berikut: xi Praktik atau teknik tertentu dalam masyarakat yang terbentuk secara teratur merupakan lapangan administrasi atau manajemen; Praktik administratif dan teknik manajerial memungkinkan organisasi memenuhi tanggung jawab dan melaksanakan programprogramnya; Teknik-teknik administratif penting dalam mencapai hasil akhir. 6

8 Pandangan yang sama juga dikemukakan oleh Prajudi Atmosudirdjo: xii Administrasi sebagai proses yang terdiri atas kegiatan-kegiatan, pemikiran-pemikiran, pengaturan-pengaturan untuk mencapai tujuan; Administrasi sebagai fungsi adalah kegiatan dan tindakan yang secara sadar dilakukan untuk mencapai dan menentukan tujuan; Administrasi sebagai institusi adalah keseluruhan orang-orang dalam satu kesatuan yang menjelaskan kegiatan-kegiatan ke arah pencapaian tujuan. Administrasi sebagai fungsi menunjukkan keseluruhan tindakan dari sekelompok orang dalam kerja sama sesuai dengan fungsi tertentu sehingga tujuan tercapai. Fungsi-fungsi yang dimaksud dianggap sebagai basic process of administration yang terdiri atas fungsi menentukan apa yang akan dilakukan (planning), menggolongkan kegiatan dalam rangkaian hubungan (organizing), menyusun orang yang tepat untuk kegiatan tertentu (staffing), menggerakkan dan memberi instruksi (directing), serta mengendalikan pelaksanaan (controlling). xiii 4. Struktur Organisasi Dalam suatu pranata organisasi, terdapat struktur atau fungsi yang dikelompokkan berdasarkan hierarki status masing-masing, yaitu: Administrator menduduki posisi puncak dalam suatu struktur. Ia merumuskan tujuan dan kebijakan yang berlaku umum dan dijadikan dasar kegiatan operasional; Manajer melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh administrator sekaligus bertindak sebagai penanggungjawab pelaksanaan; 7

9 Supervisor bertanggung jawab atas pelaksanaan operasional; Staf bertugas memberi saran, pemikiran, atau pendapat kepada manajer atau administrator untuk dipertimbangkan dalam memecahkan masalah. Biasanya, staf adalah orang yang ahli di bidang tertentu; Karyawan adalah orang yang melaksanaan pekerjaan secara langsung di lapangan sesuai dengan keahliannya masing-masing. 5. Pentingya Studi Administrasi Secara umum, terdapat enam peranan administrasi dalam kehidupan: xiv The Universal Importance of Administration Melalui pengetahuan administrasi, manusia dapat memahami perencanaan, pengorganisasian, sistem komando, koordinasi, dan pengontrolan; yang menjadi dasar ketenagakerjaan. The Stabilizing Role of Administration in Society Paul Pigors, seorang tokoh administrasi, berpendapat bahwa fungsi primer dari ilmu administrasi adalah menjaga stabilitas institusi sosial. The Role of Administration in Social Change Brooke Adam mengatakan fungsi utama dari ilmu administrasi adalah menjamin stabilitas sosial dengan memfasilitasi perubahan sosial. The Threat of Managerial Revolution James Burnham menyatakan bahwa kualitas esensial dari masyarakat berkembang adalah karakter manajerialnya untuk menjadi modern. The Prospect of Managerial Evolution Charles Merriem mengakui bahwa masyarakat demokratik suatu saat akan memberikan atribut manajer pada pihak selain pemerintah. 8

10 Administration as the Key to Modern Society Charles A. Beard menyatakan bahwa masyarakat modern adalah besar yang tenang di bawah administrasi sebagai kunci pengabadian kekuasaan. Meskipun demikian,jurang antara administrative functioning dan permintaan masyarakat tetap mungkin timbul dengan sebab seperti reaksi administrasi yang lamban, kurangnya inisiatif administrator, inkoherensi aksi, serta pengambilan keputusan yang seringkali tidak tepat atau tergesa-gesa. Administrasi sendiri penting untuk dipelajari karena beberapa sebab yaitu: Perubahan pola kehidupan di segala bidang; Keterkaitan pola kehidupan berorganisasi dengan cara berpikir rasional; Keterkaitan pemikiran rasional dengan ilmu pengetahuan dan teknologi; Keinginan mencapai efektifitas (effectivity) dan efisiensi (efficiency); Kebutuhan akan administrasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi. xv Dari sebab-sebab di atas, dapat diketahui bahwa administrasi adalah studi tentang efektifitas dan efisiensi dalam lingkup kerja organisasi dalam mencapai tujuan. Efektif berarti mencapai tujuan tepat sesuai dengan target dan efisien berarti hasil atau output yang diperoleh lebih besar daripada input yang digunakan. Dalam kata lain, maksimalisasi laba dan minimalisasi biaya. 9

11 II. SEJARAH PEMIKIRAN ADMINISTRASI Semenjak berabad-abad yang lalu, administrasi telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Bahkan, seorang pemikir populer administrasi, Edgar N. Gladen, pernah mengatakan, the oldest profession in the world is not prostitution but administration karena dengan adanya kehidupan manusia yang berkelompok, maka kegiatan administrasi pastilah dilakukan; sadar ataupun tidak. Sementara itu, Harvey C. Mansfield mengemukakan teorinya bahwa mempelajari atau menganalisis sejarah perkembangan administrasi memiliki tiga kegunaan atau fungsi utama, xvi yaitu: Sebagai observasi filosofis; Sebagai teknik analisis atau pemecahan masalah; Sebagai teknik administrasi. 1. Perkembangan Pemikiran Administrasi sebagai Seni a. Fase Sejarah Mesopotamia Pada masa ini, administrasi sudah dikenal dalam bidang pemerintahan, perdagangan, dan komunikasi pengangkutan barang-barang perdagangan seperti melalui sungai; sedangkan sebagai alat tukar digunakan logam. Babilonia Bangsa Babilonia telah menerapkan prinsip-prinsip administrasi dalam berbagai bidang mulai dari pemerintahan, perdagangan, perhubungan, hingga pengangkutan barang. Mesir Kuno Peninggalan sejarah bangsa Mesir berupa piramida yang begitu populer 10

12 membuktikan bahwa teknik administrasi telah mulai diterapkan pada masa Mesir kuno. Hal ini dapat disimpulkan karena dalam pembangunan piramida pastilah ada proses perencanaan, pengorganisasian, prinsip-prinsip kepemimpinan, serta sistem pengawasan kerja formal. Cina Kuno Dalam catatan sejarah, juga terekam bukti-bukti bahwa pada sekitar tahun 1100 Sebelum Masehi, bangsa Cina telah menyadari perlunya keberadaan perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan kerja. Romawi Kuno Keberadaan sistem administrasi perhubungan dan perpajakan di Romawi Kuno dapat dibuktikan melalui berbagai catatan sejarah yang menunjukkan bahwa bangsa Romawi Kuno memiliki sistem administrasi yang cukup berfungsi dengan baik. b. Fase Sejarah hingga Revolusi Industri Gereja Katolik Roma Gereja Katolik Roma tercatat pernah memberikan sumbangan dengan nilai yang begitu besar untuk usaha pengembangan pemikiran administrasi melalui praktik administrasi; terutama dalam organisasi formal sekitar tahun yang lalu. Niccolo Machiavelli Machiavelli merupakan tokoh yang memberi kontribusi besar secara individual terhadap pengembangan pemikiran ilmu administrasi dan manajemen. Revolusi Industri Inggris Administrasi sebagai seni semakin berkembang di daratan Eropa pada masa Revolusi Industri dengan prinsipnya yang menekankan bahwa perekonomian suatu negara hanya bisa kuat apabila disokong oleh 11

13 kegiatan administrasi dan manajemen yang dilaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur. 2. Perkembangan Administrasi sebagai Ilmu Penelaahan administrasi sebagai sebuah disiplin ilmu yang bersifat ilmiah pertama kali dilakukan sekitar akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20; dipelopori oleh ahli-ahli seperti F. W. Taylor dan Henry Fayol. Beberapa pembahasan administrasi sebagai ilmu di antaranya: Manajemen Ilmiah (Scientific Management); Teori Administrasi (Administration Theory); Teori Birokrasi (Bureaucracy Theory); Pendekatan Hubungan Manusia (Human Relations Approach); Pendekatan Perilaku Manusia (Human Behaviors Approach); Aliran Proses (Process Flow); Pendekatan Kuantitatif (Quantitative Approach); Pendekatan Sistem (System Approach); dan Pendekatan Kontingensi (Contigency Approach). Pembahasan perkembangan pemikiran dan teori administrasi serta manajemen dapat dibagi ke dalam tiga fase kategori yaitu: Teori Klasik atau Tahap Scientific, terdiri dari manajemen ilmiah, teori administratif, dan teori birokrasi; Teori Neoklasik, terdiri atas pendekatan hubungan-hubungan manusia; Teori Modern atau Kontemporer, didominasi oleh pendekatan perilaku, pendekatan proses, pendekatan sistem, dan pendekatan kontingensi. Sementara itu, Henry Fayol mengklasifikasikan fungsi-fungsi administrasi atau fungsi-fungsi manajemen menjadi perencanaan, pengorganisasian, 12

14 pemberian perintah, pengoordinasian, dan pengawasan. Sementara prinsip-prinsip administrasi Fayol adalah sebagai berikut : Pembagian kerja adalah upaya yang dimaksudkan untuk memusatkan kegiatan atau pengkhususan orang dalam bidangnya masing-masing agar memperoleh tingkat efisiensi yang tinggi; Wewenang dan tanggung jawab; Disiplin; Kesatuan perintah; Kesatuan arah atau tujuan; Mendahulukan kepetntingan umum; Pengupahan atau penggajian; Sentralisasi; Skala hierarki yaitu garis wewenang serta program yang diturunkan; Tata Tertib atau penempatan dan pendayagunaan sumberdaya; Keadilan atau ekuitas yaitu prinsip kesetiaan dan pengabdian anggota yang harus diimbangi dengan sikap keadilan dan kebaikan serta perlakuan dari manajer terhadapnya. 3. Perkembangan Pemikiran Administrasi dan Manajemen di Indonesia Mengikuti perkembangan pemikiran administrasi dan manajemen di negaranegara berkembang, khususnya di wilayah Amerika, Eropa, dan Jepang, maka Indonesia sanngat jauh tertinggal. Bahkan perkembangan dan pengembangan pemikiran admiinistrasi serta manajemen, baik sebagai ilmu, seni, bidang studi, disiplin akademik, apalagi sebagai profesi, masih tergolong sangat baru atau muda. Meskipun demikian, administrasi sebagai proses penyelenggaraan kerja sama, sebagai praktik dan teknik kerja sama atau sebagai seni telah ada dan berlangsung di Indonesia sejak dahulu kala. 13

15 III. KEDUDUKAN ILMU ADMINISTRASI 1. Administrasi sebagai Seni Seni merupakan kecakapan penerapan pengetahuan yang dimiliki pada situasi dan jenis kegiatan tertentu. Melalui pegalaman, maka penerapan pengetahuan yang dimiliki akan berkembang menjadi keahlian, bakat (talent), atau kecakapan intuitif. Apabila pengertian seni ini dihubungkan dengan aktivitas-aktivitas administratif, maka tujuan relatif dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Syaratnya adalah para administrator atau manajer juga harus memiliki dan mempergunakan keterampilan administratif atau manajerial mereka sebagai seni; berupa kemahiran, kecerdikan, pengalaman, firasat, dan penerapan pengetahuan secara sistematis. Oleh karena itu, seorang administrator atau manajer haruslah seseorang yang memiliki kemampuan istimewa sesuai keahlian mereka. Kecakapan atau seni administratif yang mereka miliki akan sangat penting sehingga posisi mereka dapat dipindah-pindah namun tetap bekerja dengan baik. Mereka harus mampu mengatur seluruh persoalan serta menetapkan tugas dan wewenang bawahan agar kerja berjalan efisien. Seseorang dapat memiliki seni administrasi oleh karena beberapa sebab; di antaranya yaitu pembawaan kodrati atau bakat (natural law), pendidikan dan latihan (training and education), atau pengalaman praktik (practical experience). Apabila tidak memiliki seni administrasi, maka sistem administrasi yang dijalankan dapat kacau akibat kurang mampu menguasai bidang yang dipimpin. Oleh karena itulah, art of managemen atau art of administration adalah aspek yang sangat penting dimiliki tiap administrator. 14

16 2. Administrasi sebagai Ilmu Ilmu adalah pengetahuan yang bersifat umum dan sistematik; pengetahuan daripadanya dapat disimpulkan dalil-dalil tertentu menurut kaidah-kaidah yang umum. Ilmu adalah pengetahuan yang sudah dicoba dan diatur menurut urutan dan arti serta menyeluruh dan sistematik. xvii Ilmu mencakup lapangan yang sangat luas dan menyeluruh. Ilmu dikembangkan dengan metode ilmiah (scientific methods) dan penelitian ilmiah (scientific research). Oleh karena itu, sebuah ilmu juga pasti memiliki metodologi masing-masing. Ilmu pengetahuan bersifat multidimensional yang membuatnya dapat didefiniskan dalam beragam cara. Sifat-sifat wajib ilmu antara lain yaitu adanya sikap ilmiah, penggunaan metode ilmiah tertentu, betujuan menghasilkan fakta-fakta ilmiah, dan memiliki teori-teori yang tersusun rapi dan sistematis untuk menjelaskan alam semesta beserta isinya. Dengan kata lain, ilmu bertujuan untuk menemukan dan mengungkap kebenaran mengenai suatu fenomena. Selain pendekatan ilmiah, ada beberapa pendekatan nonilmiah dalam proses pencarian kebenaran, seperti akal sehat (common sense), prasangka (prejudice), intuisi (intuition), kebetulan (coincidence), coba-coba (trial and error), spekulasi (speculation), dan wahyu (revelation). Dengan pendekatan ilmiah, pengetahuan diperoleh melalui penelitian yang menggunakan metodologi ilmiah dan dibangun atas teori tertentu. Teori sendiri adalah seperangkat konstruk (konsep) yang saling berhubungan, definisi-definisi, dan proposisi-proposisi yang menjaikan suatu pandangan sistematis tentang fenomena melalui penetapan hubungan-hubungan di antara variabel-variabel dengan maksud penjelasan dan peramalan suatu fenomena. Sedangkan tugas-tugas ilmu di antaranya: Menggambarkan secara jelas dan cermat persoalan yang dibahas; Menerangkan kondisi-kondisi yang mendasar persoalan; Mencari, merumuskan, dan menetapkan teori; 15

17 Membuat ramalan atau prediksi, estimati, dan proyeksi dari gejalagejala; dan Melakukan tindakan pengendalian. Selain teori, ilmu juga harus memiliki prinsip yang kuat. Prinsip adalah suatu pernyataan atau kebenaran pokok yang memberikan petunjuk mengenai suatu pemikiran atau tindakan; xviii atau singkatnya suatu kebenaran yang bersifat fundamental (mendasar) dan universal (menyeluruh). xix Pelopor ilmu administrasi dan manajemen, Frederick Winslow Taylor (Amerika Serikat, ) dan Henry Fayol (Prancis, ), mengembangkan dua penelitian berbeda pada waktu bersamaan. Taylor menghasilkan Shop Level Theory sedangkan Fayol dengan Top Level Theory serta fungsi dan prinsip umum administrasi. Di samping itu, administrasi sebagai ilmu memiliki beberapa landasan: Landasan Ontologis: objek yang diamati terpisah dari pengamat; Landasan Epistemologis: menggunakan pendekatan constitutionallegal-historic approach, structural-descriptive approach, dan socialpsychological approach atau behavioral approach. Sedangkan metode yang digunakan adalah descriptive analysis, comparative analysis, dan experimental analysis atau casual analysis; Landasan Aksiologis: tujuan atau sasaran yang hendak dicapai. Selain landasan-landasan di atas, administrasi disebut sebagai ilmu karena memiliki sifat empriris, sistematis, objektif, analitis, dan dapat dibuktikan kebenarannya sehingga dapat disimpulkan bahwa administrasi adalah sebuah ilmu (science) sekaligus seni (art). Oleh karena itu, administrasi sering juga disebut sebagai artistic science; karena penerapan keduanya tidakdapat dihilangkan. Begitu pula sebagai scientific art karena kebenarannya telah teruji. 16

18 3. Administrasi sebagai Bidang Studi Sehubungan dengan sifat administrasi sebagai ilmu, tentulah ia juga dapat dipelajari. Di universitas, administrasi dibagi menjadi dua konsentrasi yaitu administrasi negara atau publik dan administrasi bisnis atau niaga. Di beberapa perguruan tinggi, administrasi dimasukkan kedalam Fakultas Ilmu Administrasi atau Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Administrasi sebagai disiplin ilmu dapat diartikan sebagai...a teachable body of knowledge corporated into the curricula of schools, colleges, or technical institutions xx. 4. Administrasi sebagai Profesi Profesi memiliki beragam pengertian, di antaranya adalah: (1)...a calling often requiring extensive academic preparation, xxi (2)...service occupations that applay a systematic body of knowledge to problems which are highly relevant to central values of socitety, xxii dan (3),..occupation, especially one requiring advanced education and training. xxiii Agar sesuatu disebut profesi, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, seperti organized body of knowledge, client recognition of the profession s authority, community approval of the profession s authority, a code of etichs, dan professional culture nurtured by professional association. xxiv Kriteriakriteria ini dapat dijabarkan kembali menjadi enam karakteristik: Memiliki badan pengetahuan dan teori yang esoterik; Merupakan suatu keahlian yang diperoleh melalui pendidikan; Memiliki kode etik yang mengatur hubungan antarpihak terlibat; Memiliki tanggung jawab profesional dan dedikasi sosial, institusional, serta organisasional sesuai dengan kode etik yang berlaku; Memiliki perhimpunan yang mendapat pengakuan masyarakat; Memasuki profesi harus melalui syarat dan kriteria tertentu. 17

19 IV. HUBUNGAN ADMINISTRASI DENGAN ILMU-ILMU LAIN Salah satu cabang ilmu soaial yang mempelajari fenomena-fenomena sosial yang berhubungan dengan kerja sama dan dinamika manusia dalam mencapai tujuan adalah ilmu administrasi. Ilmu administrasi tergolong ke dalam ilmu praktis (applied science) dari kelompok ilmu-ilmu sosial karena kemanfaatannya hanya ada apabila prinsip-prinsip, rumus-rumus, serta dalildalil yang dimiliki diterapkan dalam rangka meningkatkan taraf kehidupan. 1. Ilmu Administrasi dan Ilmu Politik Menelaah hubungan administrasi dengan ilmu Politik lebih jelas jika dtinjau dalam kaitannya dengan Administrasi Negara yang merupakan cabang dari administrasi umum sekaligus cabang ilmu Politik. 2. Ilmu Administrasi dan Ilmu Ekonomi Antara ilmu Administrasi dan ilmu ekonomi juga memperlihatkan sebuah rangka hubungan yang erat, saling melengkapi, bahkan kadang-kadang sering ditemukan dalam keadaan overlapping (tumpang tindih) antara yang satu dengan yang lain. Dilihat dari prinsip ilmu Ekonomi dan prinsip ilmu Administrasi, maka keduanya adalah sama; yakni mengemukakakan isu pencapaian efisiensi dan efektivitas. Administrasi bisa menjadi alat ekonomi yang mumpuni untuk mencapai sasaran yang diinginkan dan sebaliknya, ekonomi dapat digunakan sebagai alat administrasi hingga tercapainya tujuan yang telah direncanakan. 3. Administrasi dan Psikologi serta Psikologi Sosial Pendekatan psikologi sangatlah membantu dalam proses perkembangan ilmu Administrasi. Psikologi adalah ilmu yang berorientasi pada pengukuran, 18

20 penerangan, serta terkadang pengubahan tingkah laku manusia dan makhluk-makhluk lain. Para ahli Psikologi (psychologists) memperhatikan objek studi yang ada sembari mempelajari dan mencoba untuk memahami tingkah lakunya. 4. Ilmu Administrasi dan Ilmu Antropologi Antropologi mengusung ruang lingkup ilmu mengenai bagaimana manusia berperilaku sebagai suatu fungsi dalam kebudayaannya. Dasar inilah yang dianggap para ahli sebagai sumbangan terbesar ilmu Antropologi terhadsap perkembangan ilmu Administrasi. 5. Ilmu Administrasi dan Ilmu Hukum Ilmu Hukum, yang mempelajari norma-norma dan kaidah-kaidah hidup di dalam masyarakat, memberikan input yang begitu besar dalam sejarah perkembangan studi ilmu Administrasi. Salah satu cabang ilmu Hukum yang berperan dalam mempererat hubungan antara ilmu Administrasi dengan ilmu Hukum adalah disiplin ilmu Hukum Administrasi Negara. 6. Administrasi dengan Ilmu-ilmu Eksak Para ahli matematika (mathematician) dan statistika (statistician) diakui telah banyak menyumbang serta memperkaya khazanah teori ilmu Administrasi; yaitu melalui pemberian atau penemuan alat bantu untuk memperbaiki tingkat kematangan suatu keputusan administratif berdasarkan data-data acuan yang diolah oleh para ahli matematika dan statistika. 19

21 CATATAN AKHIR i Prajudi Atmosudirjo, Dasar-Dasar Ilmu Administrasi (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1980) ii J. Wajong, Fungsi Administrasi Negara (Jakarta: Jambatan, 1964) iii Ali Mufiz; mengutip pendapat Munawardi Reksihadiprawiro (1984) iv The Liang Gie dan Soetarto, Pengertian, Kedudukan, dan Perincian Ilmu Administrasi (Yogyakarta: Karya Kencana, 1980) v Ibid. vi Sondang P. Siagian, Filsafat Administrasi (Jakarta: Gunung Agung, 1980) vii Ensiklopedia Indonesia (1980) viii Stephen P. Robbins, The Administrative Process (New Delhi: Prentice Hall of India, 1980) ix Dwight Waldo, Pengantar Studi Administrasi Publik (Cemerlang, 1971) x Sutarto, Dasar-Dasar Organisasi (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1983) xi Albert Lepawsky, Administration: The Art and Science of Organization and Management (New York: Alfred A. Knoff, 1960) xii Prajudi Atmosudirdjo,, Majalah Administrasi Negara, No. 7 Th. II, 1960 xiii William H. Newman, Administrative Action: The Technique of Organization and Management (New Delhi: Prentice Hall of India, 1963) xiv Albert Lepawsky, loc. cit. xv Prajudi Atmosudirjo, Dasar-Dasar Ilmu Administrasi (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1980) xvi Dwight Waldo, loc. cit. xvii Mohammad Nazir, xviii George R. Terry, Principles of Management Seventh Edition (Richard D. Irwin, Inc., 1977) xix Stephen P. Robbins, loc. cit. xx Lester Robert Bittel, Encyclopedia of Professional Management (New York: McGraw-Hill Book Company, 1978) xxi Ibid. xxii A Dictionary of Sociology (1979) xxiii Oxford Advanced Learner s Dictionary of Current English (1974) xxiv Lester Robert Bittel, loc. cit. 20

School of Communication & Business Telkom University

School of Communication & Business Telkom University KEDUDUKAN ILMU ADMINISTRASI & HUBUNGANNYA DENGAN ILMU-ILMU LAIN MATERI WEEK-3 By: Dr. Ida Nurnida, MM. CONTENT Kedudukan Ilmu Administrasi: Administrasi sebagai seni, Administrasi sebagai ilmu, Administrasi

Lebih terperinci

School of Communication & Business Telkom University

School of Communication & Business Telkom University WEEK 1: OVERVIEW HAKEKAT KONSEP ADMINISTRASI By: Dr. Ida Nurnida, MM. CONTENT Konsepsi Administrasi: Arti Administrasi secara etimologis, Arti Administrasi secara sempit, Arti Administrasi secara luas,

Lebih terperinci

SEJARAH ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN

SEJARAH ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN PERKEMBANGAN ADMINISTRASI ATAU MANAJEMEN SEBAGAI SENI SEJARAH ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN Fase Prasejarah Sejarah Modern A. FASE PRASEJARAH 1. Zaman Peradaban Mesopotamia (Irak) Pemerintahan, perdagangan,

Lebih terperinci

MATERI 2 SEJARAH PEMIKIRAN ADMINISTRASI

MATERI 2 SEJARAH PEMIKIRAN ADMINISTRASI MATERI 2 SEJARAH PEMIKIRAN ADMINISTRASI Marheni Eka Saputri ST MBA Sejarah Pemikiran & Administrasi Administrasi ada bersama-sama dengan timbulnya Peradaban Manusia. Sekuensi perkembangan pemikiran Administrasi:

Lebih terperinci

ADMINISTRASI SEBAGAI SENI DAN ILMU

ADMINISTRASI SEBAGAI SENI DAN ILMU ADMINISTRASI SEBAGAI SENI DAN ILMU Administrasi sebagai seni adalah merupakan proses kegiatan yang perlu dikembangkan secara kontinu, agar administrasi sebagai suatu cara untuk mencapai tujuan yang benar-benar

Lebih terperinci

ARTIKEL ADMINISTRASI PERKANTORAN Pengertian Administrasi Secara etimologis, administrasi berasal dari bahasa latin yang terdiri dari kata ad yang

ARTIKEL ADMINISTRASI PERKANTORAN Pengertian Administrasi Secara etimologis, administrasi berasal dari bahasa latin yang terdiri dari kata ad yang ARTIKEL ADMINISTRASI PERKANTORAN Pengertian Administrasi Secara etimologis, administrasi berasal dari bahasa latin yang terdiri dari kata ad yang berarti intensif dan ministraire yang berarti to serve

Lebih terperinci

Administrasi sebagai Seni

Administrasi sebagai Seni Hendra Wijayanto Administrasi sebagai Seni Dalam Webster s New World Dictionary (1951)administration merupakan bentuk adjective dari kata administer. Adapun kata administer menurut kamus tersebut berasal

Lebih terperinci

School of Communication & Business Telkom University

School of Communication & Business Telkom University DIMENSI-DIMENSI DAN FUNGSI ADMINISTRASI By: Dr. Ida Nurnida CONTENT Berbagai Pandangan tentang Dimensi- Dimensi Ilmu Administrasi, Dimensi-dimensi Ilmu Administrasi Suatu Perspektif, dan Pandangan Tentang

Lebih terperinci

DOSEN : DIANA MA RIFAH TEORI PERKEMBANGAN MANAJEMEN

DOSEN : DIANA MA RIFAH TEORI PERKEMBANGAN MANAJEMEN DOSEN : DIANA MA RIFAH TEORI PERKEMBANGAN MANAJEMEN UNSUR-UNSUR MANAJEMEN Kerja sama diantara sekelompok orang dalam ikatan formal Tujuan bersama dan kepastian yang sama akan dicapai Pembagian kerja, tugas

Lebih terperinci

KETERKAITAN ANTAR PENELITIAN MANAJEMEN DENGAN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ILMU MANAJEMEN. OLEH : RITHA F. DALIMUNTHE, SE, MsI

KETERKAITAN ANTAR PENELITIAN MANAJEMEN DENGAN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ILMU MANAJEMEN. OLEH : RITHA F. DALIMUNTHE, SE, MsI A. PENDAHULUAN KETERKAITAN ANTAR PENELITIAN MANAJEMEN DENGAN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ILMU MANAJEMEN OLEH : RITHA F. DALIMUNTHE, SE, MsI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Berdasarkan judul

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORETIS. orang dalam kehidupan sehari-hari adalah terjemahan dari kata administratie

BAB II KAJIAN TEORETIS. orang dalam kehidupan sehari-hari adalah terjemahan dari kata administratie 8 BAB II KAJIAN TEORETIS A. Administrasi pada Umumnya Pada umumnya pengertian administrasi yang dimaksudkan oleh kebanyakan orang dalam kehidupan sehari-hari adalah terjemahan dari kata administratie (Belanda)

Lebih terperinci

to administer juga berarti to manage atau to direct

to administer juga berarti to manage atau to direct Hendra Wijayanto Berasal dari bahasa Inggris administer adalah kombinasi bahasa Latin ad + ministrare, yang berarti to serve, melayani. to administer juga berarti to manage atau to direct Pengertian administrasi

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang sangat penting dalam pencapaian tujuan dari berbagai kegiatan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang sangat penting dalam pencapaian tujuan dari berbagai kegiatan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Administrasi 2.1.1 Pengertian Administrasi Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat terlepas dari kegiatan administrasi. Administrasi merupakan salah satu unsur yang

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN SEJARAH TEORI MANAJEMEN

PERKEMBANGAN SEJARAH TEORI MANAJEMEN MATERI 2 PERKEMBANGAN SEJARAH TEORI MANAJEMEN STMIK KAPUTAMA BINJAI Wahyu Sugeng Imam Soeparno, SE., M.Si Latar belakang sejarah manajemen Manajemen telah ada sejak lama, dimana usaha yg terorganisasi

Lebih terperinci

BAB II. Landasan Teori

BAB II. Landasan Teori BAB II Landasan Teori 2.1 Manajemen 2.1.1 Pengertian Manajemen Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Menurut Mary Parker Follet,

Lebih terperinci

School of Communication & Business Telkom University

School of Communication & Business Telkom University SEJARAH PEMIKIRAN ADMINISTRASI MATERI WEEK-2 By: Dr. Ida Nurnida, MM SEJARAH PERKEMBANGAN PEMIKIRAN ADMINISTRASI Praktek-praktek Administrasi Seni Manajemen Ilmiah Birokrasi Hubungan Manusia Klasik Tahap

Lebih terperinci

EVOLUSI TEORI MANAJEMEN

EVOLUSI TEORI MANAJEMEN EVOLUSI TEORI MANAJEMEN Presented by : M Anang Firmansyah Evolusi Teori Manajemen Tujuan : Setelah mengikuti perkuliahan ini anda diharapkan dapat : 1. menjelaskan keadaan pada saat teori manajemen pertama

Lebih terperinci

PERTEMUAN KE II GAMBARAN UMUM MANAJEMEN OLEH : M.S. HUSEIN PULUNGAN

PERTEMUAN KE II GAMBARAN UMUM MANAJEMEN OLEH : M.S. HUSEIN PULUNGAN PERTEMUAN KE II GAMBARAN UMUM MANAJEMEN OLEH : M.S. HUSEIN PULUNGAN PENGERTIAN MANAJEMEN Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman. Selanjutnya, bila

Lebih terperinci

Evolusi Teori Manajemen Manajemen dan Organisasi adalah prodk sejarah, keadaan sosial, dari tempat kejadian.

Evolusi Teori Manajemen Manajemen dan Organisasi adalah prodk sejarah, keadaan sosial, dari tempat kejadian. Evolusi Teori Manajemen Manajemen dan Organisasi adalah prodk sejarah, keadaan sosial, dari tempat kejadian. Jadi kita dapat memahami evolusi teori manajemen dalam arti bagaimana manusia berkecimpung dengan

Lebih terperinci

STUDI TENTANG ORGANISASI

STUDI TENTANG ORGANISASI STUDI TENTANG ORGANISASI Teori-Teori Organisasi 1. Teori Organisasi Klasik Teori ini biasa disebut dengan teori tradisional atau disebut juga teori mesin. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori

Lebih terperinci

Banyak ahli yang memberikan definisi tentang manajemen, diantaranya:

Banyak ahli yang memberikan definisi tentang manajemen, diantaranya: Pengertian Manajemen Istilah manajemen berasal dari kata management (bahasa Inggris), turunan dari kata to manage yang artinya mengurus atau tata laksana atau ketata laksanaan. Sehingga manajemen dapat

Lebih terperinci

BAGIAN 2 EVOLUSI TEORI MANAJEMEN

BAGIAN 2 EVOLUSI TEORI MANAJEMEN BAGIAN 2 EVOLUSI TEORI MANAJEMEN 1. ALIRAN MANAJEMEN ILMIAH 2. ALIRAN TEORI ORGANISASI KLASIK 3. ALIRAN TINGKAH LAKU 4. ALIRAN ILMU MANAJEMEN 5. ALIRAN MANAJEMEN MODERN (KONTEMPORER Penny Rahmawaty Latar

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Pengertian Administrasi dan Administrasi Publik

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Pengertian Administrasi dan Administrasi Publik BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Administrasi dan Administrasi Publik 2.1.1 Pengertian Administrasi Administrasi adalah usaha dan kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk

Lebih terperinci

ISTILAH ADMINISTRASI

ISTILAH ADMINISTRASI I ISTILAH ADMINISTRASI Berasal dari bahasa latin, yaitu : ad + ministrare melayani / membantu Dikenal dg : Administration (bhs Inggris) Administratie (bhs Belanda) ADMINISTRASI.? Arti sempit administrasi

Lebih terperinci

2. Perkembangan Teori Manajemen

2. Perkembangan Teori Manajemen 1. Pendahuluan Seperti diketahui ilmu manajemen berkembang terus hingga saat ini. Ilmumanajemen memberikan pemahaman kepada kita tentang pendekatan ataupun tatacara penting dalam rneneliti, menganalisis

Lebih terperinci

KONSEP DASAR ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN

KONSEP DASAR ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ADMINISTRASI KONSEP DASAR ADMINISTRASI DAN PENDIDIKAN Administrasi secara etimologis berasal dari Bahasa Latin, yakni: Ad berarti intensif; Ministrate berarti melayani, membantu, dan memenuhi. Jadi administrasi

Lebih terperinci

BAB i PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB i PENDAHULUAN Latar Belakang BAB i PENDAHULUAN Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, hal ini juga berpengaruh pada perekonomian negara dan sumber daya yang ada. Masyarakat juga dituntut untuk dapat memiliki

Lebih terperinci

Perkembangan Teori Manajemen. Ima Yudha Perwira, SPi, MP

Perkembangan Teori Manajemen. Ima Yudha Perwira, SPi, MP Perkembangan Teori Manajemen Ima Yudha Perwira, SPi, MP Tiga Aliran Ilmu Manajemen Seperti disiplin ilmu lainnya, manajemen juga mengalami perkembangan dan dialektika pemikiran dari para ahli arus utama.

Lebih terperinci

Pendahuluan. Bab I. GBHN menyatakan bahwa sasaran utama pembangunan jangka panjang

Pendahuluan. Bab I. GBHN menyatakan bahwa sasaran utama pembangunan jangka panjang Pendahuluan Bab I 1.1 Latar Belakang Penelitian GBHN menyatakan bahwa sasaran utama pembangunan jangka panjang adalah terciptanya landasan yang kuat bagi Bangsa Indonesia untuk tumbuh dan berkembang atas

Lebih terperinci

BAB 2 Sejarah Manajemen

BAB 2 Sejarah Manajemen BAB 2 Sejarah Manajemen 1.1 Latar Belakang Sejarah Manajemen Mempelajari sejarah manajemen di anggap sangat penting karena hal ini membantu kita memahami asal-usul berbagai praktik manajemen yang ada di

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Pengertian Administrasi. Istilah administrasi dapat dilihat dari beberapa pengertian, yaitu:

BAB I PENDAHULUAN. A. Pengertian Administrasi. Istilah administrasi dapat dilihat dari beberapa pengertian, yaitu: BAB I PENDAHULUAN A. Pengertian Administrasi Istilah administrasi dapat dilihat dari beberapa pengertian, yaitu: 1. Etimologi Administrate (Latin), Administration (Inggris), artinya to serve (melayani/mengabdi),

Lebih terperinci

MANAJEMEN PENGANTAR. PENNY RAHMAWATY, M.Si. Pengantar Manajemen - Penny Rahmawaty

MANAJEMEN PENGANTAR. PENNY RAHMAWATY, M.Si. Pengantar Manajemen - Penny Rahmawaty MANAJEMEN PENGANTAR PENNY RAHMAWATY, M.Si Bagian I PENDAHULUAN Pengertian Manajemen Proses Manajemen Tingkat Manajemen MENGAPA MANAJEMEN DIBUTUHKAN? 1. Untuk mencapai tujuan 2. Untuk menjaga keseimbangan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang telah ditentukan sebelumnya.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang telah ditentukan sebelumnya. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Administrasi dan Administrasi Negara 1. Administrasi Menurut Siagian dalam Anggara (2012:21) menjelaskan bahwa : Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen Ilmu manajemen sampai saat ini sudah berkembang. Hal ini membuktikan bahwa ilmu ini memang dibutuhkan tidak saja oleh kelompok tertentu tetapi

Lebih terperinci

PENGANTAR MANAJEMEN Dosen Pengampu : PUSPA DEWI,SE.MM SYAFRIZAL,SE

PENGANTAR MANAJEMEN Dosen Pengampu : PUSPA DEWI,SE.MM SYAFRIZAL,SE PENGERTIAN MANAJEMEN MANFAAT MANAJEMEN MANAJEMEN SEBAGAI ILMU DAN SENI MANAJEMEN SEBAGAI PROFESI APLIKASI-APLIKASI YANG BERBEDA DARI ISTILAH MANAJEMEN PENGANTAR MANAJEMEN Dosen Pengampu : PUSPA DEWI,SE.MM

Lebih terperinci

} Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno

} Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno } Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno management, yang artinya seni melaksanakan dan mengatur. Menurut Mary Parker Follet, manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

Lebih terperinci

BAB 3 PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN

BAB 3 PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN BAB 3 PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN Sejarah Perkembangan Teori Manajemen Periode Aliran Manajemen Kontributor 1870-1930 Manajemen Ilmiah Frederick W. Taylor Frank & Lillian Gilbreth Henry Gantt Haringthon

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ditentukan sebelumnya. Apabila secara formal dalam organisasi maka proses

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ditentukan sebelumnya. Apabila secara formal dalam organisasi maka proses BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Konsep Administrasi Negara 1. Pengertian Administrasi Administrasi secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan secara kerjasama untuk mencapai tujuan bersama

Lebih terperinci

Nama : Burhanudin Indra NIM :

Nama : Burhanudin Indra NIM : Nama : Burhanudin Indra NIM : 14122030 1. Pengertian Organisasi Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat.pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Konsep Organisasi A. Pengertian Organisasi Menyelenggarakan kegiatan kerjasama kelompok manusia dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama,

Lebih terperinci

Harold Koontz & Cyril O Donnell

Harold Koontz & Cyril O Donnell 4 FUNGSI-FUNGSI PENGELOLAAN PENDIDIKAN A. Fungsi-Fungsi Pengelolaan Pendidikan Fungsi-fungsi dalam pengelolaan pendidikan lahir dari fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan

Lebih terperinci

BAB 1 GAMBARAN UMUM MANAJEMEN

BAB 1 GAMBARAN UMUM MANAJEMEN BAB 1 GAMBARAN UMUM MANAJEMEN Manajemen adalah Bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterprestasikan, dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsifungsi perencanaan (planning),

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsifungsi manajemen

Lebih terperinci

TEORI ORGANISASI KLASIK, NEOKLASIK, MODERN

TEORI ORGANISASI KLASIK, NEOKLASIK, MODERN TEORI ORGANISASI KLASIK TEORI ORGANISASI KLASIK, NEOKLASIK, MODERN Konsep-konsep tentang organisasi berkembang mulai tahun 1800-an, sekarang dikenal sebagai teori klasik (classical theory) atau disebut

Lebih terperinci

Management Yesterday and Today

Management Yesterday and Today Management Yesterday and Today Oleh: M. Paulus Situmorang Mengetahui sejarah manajemen itu penting karena dengan melihat sejarah manajemen akan bermamfaat bagi kita mengerti teori dan praktek manajemen

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Pengertian Organisasi, Administrasi dan Manajemen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Pengertian Organisasi, Administrasi dan Manajemen 16 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Organisasi, Administrasi dan Manajemen 1. Pengertian Organisasi Peneliti akan mengemukakan pengertian organisasi dari beberapa ahli. Adapun pengertian organisasi

Lebih terperinci

CERITAKAN MENGENAI JURNAL (+-5 ) KAITKAN DENGAN MATERI, SEBANYAK MUNGKIN PENGKAITAN YANG BENAR ANTARA MATERI JURNAL DENGAN TEORI MAKA MENDAPAT

CERITAKAN MENGENAI JURNAL (+-5 ) KAITKAN DENGAN MATERI, SEBANYAK MUNGKIN PENGKAITAN YANG BENAR ANTARA MATERI JURNAL DENGAN TEORI MAKA MENDAPAT CERITAKAN MENGENAI JURNAL (+-5 ) KAITKAN DENGAN MATERI, SEBANYAK MUNGKIN PENGKAITAN YANG BENAR ANTARA MATERI JURNAL DENGAN TEORI MAKA MENDAPAT TAMBAHAN NILAI (+- 10 ) Birokrasi berasal dari kata bureaucracy

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Mata Kuliah: Perilaku Semester: 3 Kode: SM 332113 SKS: 3 Prodi : MBTI Dosen: Tim Dosen Capaian Setelah mengikuti mata kuliah ini Mahasiswa mampu Membuktikan hubungan antara

Lebih terperinci

MANAJEMEN KEPERAWATAN

MANAJEMEN KEPERAWATAN MANAJEMEN KEPERAWATAN Pengertian Manajemen adalah proses untuk melaksanakan pekerjaan melalui upaya orang lain. Menurut P. Siagian, manajemen berfungsi untuk melakukan semua kegiatan yang perlu dilakukan

Lebih terperinci

MATERI 5 DIMENSI-DIMENSI DAN FUNGSI ADMINISTRASI

MATERI 5 DIMENSI-DIMENSI DAN FUNGSI ADMINISTRASI MATERI 5 DIMENSI-DIMENSI DAN FUNGSI ADMINISTRASI Marheni Eka Saputri ST., MBA Dimensi Ilmu Administrasi Secara Konsepsional Secara konsepsional (dilihat sebagai suatu Total System), dimensi-dimensi (lingkup

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan fungsinya untuk mewujudkan tujuan nasional sebagaimana yang tercantum

BAB I PENDAHULUAN. dan fungsinya untuk mewujudkan tujuan nasional sebagaimana yang tercantum BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di Indonesia sekolah harus dengan kesungguhannya melaksanakan tugas dan fungsinya untuk mewujudkan tujuan nasional sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang

Lebih terperinci

Kepemimpinan/ADPU4334. Mengaplikasikan Konsep dan Teori Kepemimpinan dalam organisasi 9. Mengaplikasikan Konsep Kepemimpinan dalam Pemerintahan 8

Kepemimpinan/ADPU4334. Mengaplikasikan Konsep dan Teori Kepemimpinan dalam organisasi 9. Mengaplikasikan Konsep Kepemimpinan dalam Pemerintahan 8 ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah kepemimpinan lahir karena secara akademik sangat diperlukan. Dalam kerangka perkembangan ilmu pengetahuan, kepemimpinan merupakan salah satu cabang dari kelompok ilmu

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Manajemen Umum 2.1.1. Manajemen Perkantoran. Pengertian Manajemen Perkantoran adalah serangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengawasi dan mengendalikan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Pengertian Manajemen kata manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang artinya seni melaksanakan dan mengatur. Menurut Follet (2000:8): Manajemen sebagai

Lebih terperinci

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI Oleh : Muhamad Ali, M.T JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2011 BAB II PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN A. Pengantar Untuk

Lebih terperinci

TEORI HENRI FAYOL. Presented by : M Anang Firmansyah

TEORI HENRI FAYOL. Presented by : M Anang Firmansyah TEORI HENRI FAYOL Presented by : M Anang Firmansyah TEORI ORGANISASI KLASIK HENRI FAYOL (Prinsip Administrasi) periode 1841-1925 Henri Fayol adalah seorang Insinyur Pertambangan Perancis mengemukakan teori

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi dan Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi

Lebih terperinci

H. Dendy K Pramudito, ST, MM. / /

H. Dendy K Pramudito, ST, MM. / / H. Dendy K Pramudito, ST, MM dkpramudito@gmail.com / dkpramudito@hotmail.com +6285719799543 / 021-8474514 Materi Ajar Minggu 1 : Pendahuluan & Evolusi Teori Manajemen Minggu 2 : Pengaruh Lingkungan Terhadap

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. hidup, sebab organisasi adalah himpunan manusia untuk dapat memenuhi

BAB I PENDAHULUAN. hidup, sebab organisasi adalah himpunan manusia untuk dapat memenuhi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Organisasi pada dasarnya merupakan wadah atau sarana untuk bekerja sama dalam rangka mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan sebelumnya. Setiap organisasi

Lebih terperinci

Ruang Lingkup Administrasi Keuangan

Ruang Lingkup Administrasi Keuangan Modul 1 Ruang Lingkup Administrasi Keuangan Drs. Rahman Mulyawan, M.Si. PENDAHULUAN ingga kini, masih sedikit masyarakat yang memahami administrasi H negara secara tepat. Tampaknya, kesulitan menanamkan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Manajemen pada dasarnya dibutuhkan oleh semua perusahaan. atau organisasi, karena tanpa semua usaha ataupun kegiatan untuk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Manajemen pada dasarnya dibutuhkan oleh semua perusahaan. atau organisasi, karena tanpa semua usaha ataupun kegiatan untuk BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Manajemen Manajemen pada dasarnya dibutuhkan oleh semua perusahaan atau organisasi, karena tanpa semua usaha ataupun kegiatan untuk mencapai tujuan akan sia-sia.

Lebih terperinci

PENGERTIAN, KONSEP, PROSES DAN FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN

PENGERTIAN, KONSEP, PROSES DAN FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN Makalah Pengantar Manajemen Pendidikan PENGERTIAN, KONSEP, PROSES DAN FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN DISUSUN O L E H M. HATTA NIM : 1006104020116 JURUSAN PENJASKESREK FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia. yang menitik beratkan perhatiannya terhadap masalah yang berhubungan

BAB II LANDASAN TEORI Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia. yang menitik beratkan perhatiannya terhadap masalah yang berhubungan BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Sumber Daya Manusia 2.1.1 Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu manajemen yang menitik beratkan perhatiannya terhadap

Lebih terperinci

ekonomi Kelas X MANAJEMEN K-13 A. Pengertian Manajemen Tujuan Pembelajaran

ekonomi Kelas X MANAJEMEN K-13 A. Pengertian Manajemen Tujuan Pembelajaran K-13 Kelas X ekonomi MANAJEMEN Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Memahami konsep dasar manajemen. 2. Memahami fungsi-fungsi manajemen.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berurusan dengan catat-mencatat, pembukuan, surat-menyurat, pembuatan agenda,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berurusan dengan catat-mencatat, pembukuan, surat-menyurat, pembuatan agenda, BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Administrasi Negara 1. Pengertian Administrasi Istilah administrasi sering kita dengar terlebih dalam bidang yang berurusan dengan catat-mencatat, pembukuan, surat-menyurat,

Lebih terperinci

A. PENGERTIAN MANAJEMEN

A. PENGERTIAN MANAJEMEN MANAJEMEN PROYEK A. PENGERTIAN MANAJEMEN Pengertian manajemen dapat dilihat dari beberapa sudut pandang (referensi), diantaranya : Manajemen sebagai suatu ilmu pengetahuan (management as a science), adalah

Lebih terperinci

Prinsip Administrasi dan Tugas pokok

Prinsip Administrasi dan Tugas pokok Prinsip Administrasi dan Tugas pokok Prinsip Umum Administrasi Pendidikan Efisiensi Pemanfaatan sumberdaya dan fasilitas Kerjasama Pengembangan kerjasama antara orangorang yang terlibat dalam organisasi

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bidang masing-masing jabatan. Pekerjaan (job) terdiri dari sekelompok tugas yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bidang masing-masing jabatan. Pekerjaan (job) terdiri dari sekelompok tugas yang BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pembagian Kerja 2.1.1 Pengertian Pembagian Kerja Tugas merupakan suatu kewajiban dalam pekerjaan yang telah ditentukan dalam organisasi untuk melaksanakan pekerjaan yang telah

Lebih terperinci

Tujuan pembelajaran:

Tujuan pembelajaran: Tujuan pembelajaran: 1. Mengidentifikasi konsep-konsep teori manajemen dan memahami bagaimana konsep-konsep dapat membantu pemimpin dan manajer menjadi lebih baik 2. Mengelola olahraga, mendefinisikan

Lebih terperinci

teguhfp.wordpress.com HP : Flexi:

teguhfp.wordpress.com   HP : Flexi: teguhfp.wordpress.com email: kismantoroadji@gmail.com HP : 081-328089202 Flexi: 0274-7801029 A. PENDAHULUAN Dalam setiap membicarakan ORGANISASI, perlu pemahaman adanya TEORI ORGANISASI yang selalu membahas

Lebih terperinci

PEMBERDAYAAN PEGAWAI TATA USAHA DALAM RANGKA MENINGKATKAN LAYANAN ADMINISTRATIF

PEMBERDAYAAN PEGAWAI TATA USAHA DALAM RANGKA MENINGKATKAN LAYANAN ADMINISTRATIF PEMBERDAYAAN PEGAWAI TATA USAHA DALAM RANGKA MENINGKATKAN LAYANAN ADMINISTRATIF PENDAHULUAN Afriyenti Jurusan/Program Studi Administrasi Pendidikan FIP UNP Keberadaan pegawai tata usaha juga sangat penting

Lebih terperinci

KEWIRAUSAHAAN, ETIKA PROFESI dan HUKUM BISNIS

KEWIRAUSAHAAN, ETIKA PROFESI dan HUKUM BISNIS KEWIRAUSAHAAN, ETIKA PROFESI dan HUKUM BISNIS Modul ke: MODUL 6 ETHICS DAN DECISION MAKING Fakultas Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Magister Akuntasi www.mercubuana.ac.id Dosen Pengampu: Mochammad

Lebih terperinci

BAB II URAIAN TEORITIS. Herfina (2006), Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengaruhnya

BAB II URAIAN TEORITIS. Herfina (2006), Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengaruhnya BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Herfina (2006), Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Kinerja di Balai Ternak Embrio Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan

Lebih terperinci

Nama : Dedi Priyatno Nim : Prodi : Sistem Informasi (Kls 22)

Nama : Dedi Priyatno Nim : Prodi : Sistem Informasi (Kls 22) Nama : Dedi Priyatno Nim : 14122008 Prodi : Sistem Informasi (Kls 22) 1. teori organisasi dan manajement bisnis Pengertian manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian. a. Manajemen sebagai suatu proses

Lebih terperinci

Sejarah Perkembangan Manajemen

Sejarah Perkembangan Manajemen Sejarah Perkembangan Manajemen Aliran Manajemen 1. Klasik : Manajemen Ilmiah dan Teori Organisasi Klasik 2. Perilaku 3. Ilmu Manajemen Aliran Klasik MANAJEMEN ILMIAH Ada beberapa pendapat : 1. Robert Owen

Lebih terperinci

perubahan yang maha hebat Revolusi Industri perubahan dalam pengelolaan produksi yang efektif dan efisien.

perubahan yang maha hebat Revolusi Industri perubahan dalam pengelolaan produksi yang efektif dan efisien. 1 2 Ilmu Manajemen (mungkin) usianya sama dengan kehidupan manusia. Mengapa demikian?? Pada dasarnya dalam kehidupan sehari-hari, baik secara langsung maupun tdk langsung; disadari/tidak disadari manusia

Lebih terperinci

PEDOMAN KERJA BERBASIS STRUKTUR ORGANISASI

PEDOMAN KERJA BERBASIS STRUKTUR ORGANISASI PEDOMAN KERJA BERBASIS STRUKTUR ORGANISASI Hanny Siagian STIE Mikroskil Jl. Thamrin No. 112, 124, 140 Medan 20212 hanny@mikroskil.ac.id Abstrak Kehadiran struktur organisasi mutlak ada didalam suatu kegiatan

Lebih terperinci

APA ITU FUNGSI MANAJEMEN?

APA ITU FUNGSI MANAJEMEN? FUNGSI MANAJE EMEN APA ITU FUNGSI MANAJEMEN? elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai

Lebih terperinci

Seputar Prinsip Organisasi. 1. Perumusan Tujuan

Seputar Prinsip Organisasi. 1. Perumusan Tujuan Dalam Pelaksanaan organisasi harus berpedoman pada prinsip-prinsip organisasi,. Dimana dalam prinsip tersebut dapat membentuk sebuah organisasi yang baik serta jelas dalam menjalan tugas-tugasnya. Berikut

Lebih terperinci

1. Apakah yang termaksud proses manajemen input a. Planning b. Organizing c. Leading d. Manusia

1. Apakah yang termaksud proses manajemen input a. Planning b. Organizing c. Leading d. Manusia 1. Apakah yang termaksud proses manajemen input a. Planning b. Organizing c. Leading d. Manusia 2. Apakah yang termaksud proses manajemen proses a. Manusia b. Modal c. Planning d. Money 3. Tata kerja /

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Manajemen Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari serangkaian kegiatan seperti perencanaan, pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai

Lebih terperinci

OLEH : Muhammad Anwar, SKM, MPH

OLEH : Muhammad Anwar, SKM, MPH OLEH : Muhammad Anwar, SKM, MPH 1 Prinsip-prinsip pokok publik health Hubungan manajemen dengan program kesehatan masyarakat Epidemiologi deskriptif dan analitik Paradigma hidup sehat dari H.L.Blum Analisis

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. efisien untuk mencapai tujuan tertentu didalam suatu organisasi. Dasar-dasar manajemen adalah sebagai berikut :

BAB II LANDASAN TEORI. efisien untuk mencapai tujuan tertentu didalam suatu organisasi. Dasar-dasar manajemen adalah sebagai berikut : BAB II LANDASAN TEORI A. Definisi Manajemen Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tertentu

Lebih terperinci

DEFINISI DAN FUNGSI ADMINISTRASI KEUANGAN

DEFINISI DAN FUNGSI ADMINISTRASI KEUANGAN DEFINISI DAN FUNGSI ADMINISTRASI KEUANGAN MODUL PEMBELAJARAN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Pengembangan Bahan Ajar Administrasi Perkantoran Yang dibina oleh Bapak Drs. Mohammad Arief, M.Si Oleh : Kamatri

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. suatu aktivitas dalam menentukan apa pekerjaan yang dilakukan dan siapa yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. suatu aktivitas dalam menentukan apa pekerjaan yang dilakukan dan siapa yang BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pembagian Kerja 2.1.1 Pengertian Pembagian Kerja Induk kajian pembagian kerja adalah analisis jabatan yang merupakan suatu aktivitas dalam menentukan apa pekerjaan yang dilakukan

Lebih terperinci

Konsep dan Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran

Konsep dan Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran Modul 1 Konsep dan Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran Mas Halimah,S.IP, M.Si. P PENDAHULUAN ada modul ini akan dibahas pengertian atau konsep-konsep Administrasi. Administrasi dapat dibedakan dalam

Lebih terperinci

Dalam Oxford Advanced Learner s Dictionary of Current English (1974), kata administer diartikan sebagai to manage

Dalam Oxford Advanced Learner s Dictionary of Current English (1974), kata administer diartikan sebagai to manage A. PENGERTIAN ADMINISTRASI Secara etimologis, administrasi berasal dari bahasa latin yang terdiri dari kata ad yang berarti intensif dan ministraire yang berarti to serve (melayani). Dalam Oxford Advanced

Lebih terperinci

BAB II PEMBAHASAN 1. PENGERTIAN MANAJEMEN

BAB II PEMBAHASAN 1. PENGERTIAN MANAJEMEN BAB II PEMBAHASAN 1. PENGERTIAN MANAJEMEN Dalam sub bab ini akan dibahas tentang pengertian dari manajemen itu sendiri. Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni

Lebih terperinci

PENGANTAR MANAJEMEN. Magister Manajemen Perguruan Tinggi Fakultas Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada 2017

PENGANTAR MANAJEMEN. Magister Manajemen Perguruan Tinggi Fakultas Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada 2017 PENGANTAR MANAJEMEN Kuliah Pertama Teori Manajemen dan Kepemimpinan Magister Manajemen Perguruan Tinggi Fakultas Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada 2017 1 Pengertian Manajemen Seni dalam menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN TEORI

BAB II TINJAUAN TEORI BAB II TINJAUAN TEORI 2.1. Pengertian Manajemen Manajemen terdapat dalam semua kegiatan manusia baik dalam rumah tangga, sekolah, pemerintah, perusahaan, dan sebagainya. Manajemen berasal dari kata to

Lebih terperinci

Manajemen : Pendahuluan

Manajemen : Pendahuluan Manajemen : Pendahuluan Pengantar Manajemen Pertemuan Ke-1 MERY CITRA SONDARI,SE.,MSi FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PADJADJARAN Mengapa Anda belajar Manajemen? Silakan sampaikan pendapat anda Mengapa Belajar

Lebih terperinci

Konsep Dasar Administrasi dan Administrasi Pertanahan

Konsep Dasar Administrasi dan Administrasi Pertanahan Modul 1 Konsep Dasar Administrasi dan Administrasi Pertanahan Purwaningdyah MW, S.H., M.Hum Drs. Agus Wahyudi T PENDAHULUAN anah mempunyai arti penting dalam kehidupan manusia; tidak terkecuali bagi bangsa

Lebih terperinci

KOMP. PERANGGARAN 1. Materi 1 PENGENALAN PERANGGARAN

KOMP. PERANGGARAN 1. Materi 1 PENGENALAN PERANGGARAN KOMP. PERANGGARAN 1 Materi 1 PENGENALAN PERANGGARAN Dr. Kartika Sari Universitas Gunadarma Materi 1-1 Satuan Acara Perkuliahan 1. Gambaran Umum Anggaran 2. Dasar-dasar Perencanaan Dan Pengendalian Laba

Lebih terperinci

ORGANIZATION THEORY AND DESIGN

ORGANIZATION THEORY AND DESIGN Modul ke: ORGANIZATION THEORY AND DESIGN EFEKTIFITAS ORGANISASI Fakultas Pascasarjana Dr. Mochammad Mukti Ali, ST., MM. Program Studi Magister Manajemen www.mercubuana.ac.id Mata Kuliah OTD Daftar Isi

Lebih terperinci

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KONSEP PENGORGANISASIAN

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KONSEP PENGORGANISASIAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KONSEP PENGORGANISASIAN A. Latar Belakang Pengertian organisasi menurut Stephen P. Robbins (1994:4) adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah

Lebih terperinci

Kualitas kualitas Penting seorang Juara

Kualitas kualitas Penting seorang Juara Kualitas kualitas Penting seorang Juara 1. Kemampuan Komunikasi 4,69 2. Kejujuran/Integritas 4,59 3. Kemampuan bekerjasama 4,54 4. Kemampuan interpersonal 4,5 5. Beretika 4,46 6. Motivasi/Inisiatif 442

Lebih terperinci

Minggu 2: TI4002-Manajemen Rekayasa Industri. Teknik Industri, FTI ITB

Minggu 2: TI4002-Manajemen Rekayasa Industri. Teknik Industri, FTI ITB Minggu 2: Manajemen Klasik TI4002-Manajemen Rekayasa Industri Teknik Industri, FTI ITB Tujuan Pembelajaran 1. Mempelajari hal-hal yang mendasari muculnya pemikiran manajemen klasik 2. Mempelajari gagasan-gagasan

Lebih terperinci

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH (Studi Deskriptif tentang kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 10 Bandung)

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH (Studi Deskriptif tentang kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 10 Bandung) KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH (Studi Deskriptif tentang kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 10 Bandung) Oleh: Lisna Nurhalisma, Hana Silvana Pustakawan Universitas

Lebih terperinci

Pengantar Manajemen & Perbankan Oleh : Syarif As ad, S.EI., MSI. I. Pengantar Manajemen

Pengantar Manajemen & Perbankan Oleh : Syarif As ad, S.EI., MSI. I. Pengantar Manajemen Pengantar Manajemen & Perbankan Oleh : Syarif As ad, S.EI., MSI. I. Pengantar Manajemen Manajemen Indonesia Mau ke Mana? Manajemen Barat? Kapitalis Manajemen Jepang? Partisipatif Manajemen Syariah? Adaptif

Lebih terperinci

Ida Nurnida. School of Communication & Business Telkom University

Ida Nurnida. School of Communication & Business Telkom University Ida Nurnida Berasal dari kata bureaucracy (bahasa Inggris bureau + cracy), diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida, dimana lebih banyak orang berada ditingkat

Lebih terperinci