Kota/Kabupaten & Provinsi 01 DI Yogyakarta Pusat Penelitian Lingkunagan Hidup Universitas Gajah Mada (PPLH- UGM) 02 Surabaya, Jawa Timur. No.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Kota/Kabupaten & Provinsi 01 DI Yogyakarta Pusat Penelitian Lingkunagan Hidup Universitas Gajah Mada (PPLH- UGM) 02 Surabaya, Jawa Timur. No."

Transkripsi

1 1995 No. Kota/Kabupaten & Provinsi 01 DI Yogyakarta Pusat Penelitian Lingkunagan Hidup Universitas Gajah Mada (PPLH- UGM) 02 Surabaya, Jawa Timur Mitra Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FP - UWKS) Judul Kegiatan Pemasyarakatan dan Pelestarian ex-situ Tumbuhan Langka di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Pembuatan Kebun Koleksi dan Kebun Pembibitan Tanaman Buah-Buahan Langka

2 1996 No. Kota/Kabupaten & Provinsi 01 Malang, Jawa Timur Kelompok Pemerhati Kelestarian Lingkungan IKIP Malang (KPKL - IKP Malang) Pelestarian Jenis-Jenis Ikan di Ranu Lamongan Jawa Timur 02 DI Yogyakarta Yayasan Sosial Agrokompleks Konservasi ex-situ Tanaman Hijauan Ternak dan Tanaman Pangan Lokal di lahan pekarangan dan tegalan Dusun Brongkol, Desa Argodadi Kabupaten Bantul 03 Solo, Jawa Tengah Yayasan Ecological Studies Programme, Yayasan Gita Pertiwi 04 Semarang, Jawa Yayasan Bina Kartika Lestari, Tengah Yayasan BINTARI, Semarang 05 Solo, Jawa Tengah Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan ( LPTP ), Solo 06 Solo, Jawa Tengah Yayasan Pengembangan Pedesaan, Solo 07 Banjarnegara, Jawa Tengah Yayasan Pembangunan Pembangunan Pengembangan Sosial Ekonomi, Banjarnegara 08 Salatiga, Jawa Tengah Penggerak Penghijauan Pengpengan, Salatiga 09 Semarang, Jawa Tengah 10 Temanggung, Jawa Tengah 11 Semarang, Jawa Tengah Mitra Perhimpunan Burung Indonesia, cab Semarang Lembaga Pengabdian Masyarakat - Yayasan Pengembangan Keterlampilan dan Mutu Kehidupan NUSANTARA ( LPM-YPKMK Mahasiswa Pencinta Alam ( WAPELA) Universitas Diponegoro, Semarang Mahasiswa Pencinta Alam ( MAHAPALA) IKIP Semarang Memperkaya Sumber Protein Nabati Masyarakat lewat Konservasi Tanaman Kacang-kacangan Jenis Lokal Penghutanan Kembali Mangrove di pantai utara Kotamadya Semarang Pelestarian Tanaman Obat Melalui Konservasi dan Budidaya di Lahan Marginal, Guna Peningkatan Sosial dan Ekonomi Masyarakat di Lereng Merapi dan Merbabu, Jawa Tengah Peningkatan Kesejahteraan Wanita Pedesaan Melalui Kegiatan Ternak dan Budidaya Tanaman Langka (produktif) dengan Memanfaatkan Pekarangan Proyek Pelestarian dan Pengembangan Tanaman Buah-buahan di Kecamatan Sigaluh Pelestarian dan Pengembangan Tanaman Rejasa Usaha Pelestarian ex-situ pada Ayam Kedu Cemani dari Jawa Tengah Pelestarian Ayam Kedu Peran aktif Wapeala-UNDIP dalam Upaya Pelestarian & Penganekaragaman Hutan Mangrove di Jawa Tengah Hutan Mini Kampus IKIP Semarang 12 Semarang, Jawa Tengah 13 DKI Jakarta Gugus Analisis dan KSM Peningkatan Pendapatan Masyarakat Gertang, Jakarta Bertumpu Pada Sumber Daya Lokal 14 DKI Jakarta Yayasan MANGROVE, Jakarta Rehabilitasi dan Penyuluhan Mangrove di DKI Jakarta 15 DKI Jakarta Yayasan Bung Tomo, Jakarta Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Flora Indonesia Bermanfaat Ganda dalam Kompleks Pemukiman Telaga Sakinah Bekasi 16 DKI Jakarta Taman Burung Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Judul Kegiatan Pembinaan Tingkat Kesadaran Siswa SD, SLTP, SLTA se DKI Jakarta Tentang Pelestarian Burung

3 17 Bandung, Jawa PAU Ilmu Hayati - ITB, Bandung Monitoring Jenis dan Populasi Lepidoptera Sebagai Dasar Membuat Taman Kupu-Kupu 18 Bandung, Jawa Panitia Pembangunan dan Pengembangan Fungsi Arboretum, UNPAD, Bandung 19 Ciamis, Jawa Kelompok Tani Banyu, Ciamis, Jawa Pembangunan dan Pengembangan Arboretum di Kampus UNPAD Peningkatan dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Penanaman Jenis Tanaman Lokal di Kawasan Pariwisata Pangandaran, Jawa 20 Cirebon, Jawa Yayasan Bina Lingungan, Cirebon, Jawa Penakaran dan Pengembangan Budidaya Kura-Kura Belawa 21 DKI Jakarta Biological Science Club (BScC) Pembudidayaan Jenis-Jenis Pohon Hutan dan Buah-buahan 22 DKI Jakarta Biological Science Club (BScC) Pembudidayaan Jenis-Jenis Pohon Hutan dan Buah-buahan 23 DKI Jakarta Biological Science Club (BScC) Pembudidayaan Tanaman Kayu (Pohon Hutan) 24 Biak, Papua Yayasan RUMSRAM, Biak - Irian Pengembangan Ekoturisme di Pulau-pulau Jaya Padaido 25 Ambon, Maluku Yayasan LEARISA KAYELI - Ambon Pengelolaan Kawasan Pesisir Kerakyatan Untuk Konservasi Terumbu Karang di Desa Haruku 26 Ambon, Maluku Yayasan HUALOPU - Ambon Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan Berbasis Masyarakat 27 Ambon, Maluku Yayasan ARMAN - Ambon Lomba Poster Murid SD dan SMP untuk kegiatan Pelestarian Terumbu Karang 28 Ambon, Maluku Yayasan SIWALIMA - Ambon Membangun Jaringan Kerjasama KSM dan LSM untuk Program COREMAP 29 Kupang, Nusa Tenggara Timur Yayasan Alfa Omega - Kupang Mempersiapkan Masyarakat untuk Program COREMAP 30 Nusa Tenggara Timur Yayasan PIR - NTT Pengumpulan dan Penyebaran Infomasi Untuk Mendukung Program COREMAP 31 Rote, Nusa Tenggara Timur Klasis Lobalain Rote - NTT Penyadaran Masyarakat Untuk Program COREMAP 32 Nusa Tenggara YSLPP - NTB Pencegahan Terumbu Karang di Kawasan Sekotong 33 Nusa Tenggara Yayasan SAMUDRA - NTB Persiapan COREMAP melalui Penguatan dan Pemberdayaan Masyarakat 34 Sulawesi Selatan Konsorsium SULSEL (LP3M, Kel. Rajuni, BAPPEDA) - Sulawesi Selatan Semiloka dan Perencanaan Partisipatif Kawasan Taka Bonerate 35 Sulawesi Selatan LAKPESDAM - Sulawesi Selatan Persiapan COREMAP melalui Partisipasi Masyarakat di Kab. Sinjai Sulsel 36 Sulawesi Selatan Lembaga Mitra Lingkungan - Sulawesi Selatan Pelatihan Kader Pelopor Lingkungan Dalam Rangka Pelibatan Masyarakat dalam 37 Sulawesi Selatan Yayasan Biru Laut - Sulawesi Selatan COREMAP Penyadaran Masyarakat Nelayan dalam Upaya Pelestarian Terumbu Karang di Kep Pangkep 38 Sulawesi Selatan Forum Konservasi Laut Mempersiapkan Masyarakat untuk Program COREMAP

4 39 Maluku Asosiasi Kriminologi - Maluku Inventarisasi Aspek-Aspek Sistemik, Organisatorik dan Tata Laksana Pelestarian Terumbu Karang secara Tradisional di Teluk Hatawano 40 Maluku Kelompok Peneliti Laut Biru - Pencarian Sebab-sebab Utama Pencemaran Maluku 41 Nusa Tenggara Timur Kelompok Peneliti Sumber Daya Alam Daerah Pesisir - NTT 42 Sulawesi Tenggara Mahasiswa Pecinta Alam Indonesia, Univ. Haluoleo Teluk Ambon Dampak Perilaku Nelayan danpenduduk Pesisir Terhadap Ekosistem Terumbu Karang dan Mangrove di Teluk Kupang Temu Wicara dan Kenal Medan Mahasiswa Pencinta Alam se Indoensia 96

5 1997 No. Kota/Kabupaten & Provinsi 01 Daerah Istimewa (DI) Aceh Mitra Yayasan Pulau Banyak, Banda Aceh 02 Bali Senat Mahasiswa Universitas Udayana, Bali 03 Bali Kelompok Pelestarian Sumberdaya Alam ( KPSA ), Bali Judul Kegiatan Stop Current and Prevent Future Poaching of Turtles and Eggs on the Nesting Site of Sea Turles on P. Bangkaru in Pulau Banyak Gerak Padu Penghijauan Bukit Jimbaran II Pemberdayaan masyarakat nelayan dalam pengelolaan kawasan terumbu karang (TKB) di Dusun Jumeluk, Desa Ambang, karangasem, Bali 04 Bali KSM Candi Kuning, Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati melalui Budidaya Cemara Pandak dan Majegau (Dysoxylum densiflorum) pada Lahan Pertanian Belereng untuk Menunjang Ekoturisme di Desa Candi Kuning 05 Bali Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Bali Peranan masyarakat dalam Melestarikan Populasi burung Kuntul (Ardeidae) sebagai Obyek Ekoturisme terhadap Dampak Lingkungan Sosial Masyarakat 06 Bali LKMD Desa Sibetan, Bali Pengembangan Kebun Plasma Nutfah Salak Bali Berbasis Masyarakat sebagai Upaya Dalam Menunjang AgroWisata 07 Bali Pusat Pengabdian Masyarakat Universitas Warmadewa, Bali 08 Bali Sekaa Teruna Teruni " ACARYA PERKASA " FMIPA UNUD, Bali Penataan Ruang Pesisir & Pengembangan Peran Kelembagaan Desa dalam Pengelolaan Kawasan Ekoturisme & Pelestarian Terumbu Karang Nusa Lembongan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan dalam Penakaran Penyu Air Tawar Cangkang Lunak Jenis (Trionyx cartilaginaneous) untuk Mendukung Konservasi sumbedaya Hayati & Ekoturisme 09 Bali Yayasan Bambu Lingkungan Lestari, Bali Koleksi keanekaragaman Plasma Nutfah Bambu di Kawasan Wisata Pura Taman Ayun, Bali 10 Bali LPPM Universitas Udayana, Bali Pemberdayaan lembaga adat dalam pembangunan pariwisata yang berlanjut/berwawasan lingkungan di daerah Bali 11 Bali LKMD Desa Pujungan FP UNUD, Bali Pelestarian dan pengembangan Plasma Nutfah Majegau (Dysoxylum densiflorum) di Bali dalam rangka menunjang ekoturisme 12 Nusa Tenggara TimurYayasan Timor Membangun, NTT Pelestarian Kawasan Gua Popnam Taekas di 13 Nusa Tenggara TimurKelompok Penelitian Biodiversitas Semiringkai Tropika Indonesia, NTT 14 Nusa Tenggara TimurKelompok Peneliti Acropore Fak. Perikanan & Ilmu Kelautan, UNDANA, NTT Kec. Miomaffo Timur Kab. TTU, NTT Pembinaaan Masyarakat Untuk Konservasi Sumber Daya Hayati dan Habitat Kera Ekor Panjang Dalam Pengembangan Eko-Turisme Di Hutan Pantai Tenau, Kupang Penggunaan Terumbu Karang Buatan Dalam Keanekaragaman Hayati di Perairan Hansisi Kec. Semau Kupang

6 15 Soe, Nusa Tenggara Timur Yayasan Haumeni - SoE, NTT 16 Kupang, Nusa Tenggara LP3m Timur Univ. Muhammadiyah Kupang, NTT Budidaya, Pelestarian dan Pengembangan Tanaman Kapas, serta Pewarna Kayu Motif Timor Asli serta Proses Pembuatan Tenun Tradisional demi Menunjang Kegiatan Konservasi CA Gunung Mutis Upaya Pelestarian Terumbu Karang Dalam Peningkatan Keanekaragaman Hayati di Perairan Uiasa Kec. Semau 17 Nusa Tenggara TimurYayasan Baha Eti, NTT Penelitian Partisipatif Oleh Kelompok Masyarakat Adat Sumba Timur Terhadap Ketahanan Budaya Asli (Tenun Ikat Tradisional) Dalam Hubungan Pengembangan Ekoturisme Nusa Tenggara 18 Nusa Tenggara TimurKelompok Politeknik Pertanian UNDANA, NTT 19 Nusa Tenggara TimurYayasan Kerja Sosial & KSM Bulan Indah, NTT 20 Nusa Tenggara TimurForum Pengembangan Masyarakat Mandiri, NTT 21 Nusa Tenggara TimurFakultas Pertanian Universitas Timor Timur, NTT 22 Nusa Tenggara TimurPusat Pengembangan Sumber Daya Manusia ( PPSDM ) Timor Timur, NTT 23 Nusa Tenggara TimurKelompok Pencinta Pertanian Selaras Alam, NTT Peningkatan Daya Dukung Taman Wisata Alam Baumata Kab. Kupang, NTT Pemberdayaan KSM dan Rehabilitasi Hutan Bakau Kawasan Pantai Ndete Wilayah Maumere di P. Flores, Kab. Sikka, NTT Rehabilitasi Mangrove Kawasan Teluk Pelikan, P. Kemau, Kab. Kupang. Pelestarian Tanaman Khas Figueira, Nespereira, Marmelheira di Kawasan Wisata Maubisse, Kabupaten Ainaro, Timor Timur Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Pelestarian Sumbardaya Hayati Sekitar Pantai dan Danau Maubara Panen Lebah Madu : Membina konservasi Keanekaragaman Hayati dan Menjajagi Peluang Pengembangan Ekoturisme di Zone Penyangga Kawasan Mutis-Timau 24 Nusa Tenggara TimurKSM Desa Kolbano, NTT Penyadaran Masyarakat dan Pelestairan Keanekaragaman Hayati di Lingkungan Pantai Celah Timor Timur Untuk Kegiatan Ekoturisme 25 Nusa Tenggara Yayasan KOSLATA, NTB Peningkatan Kesadaran Lingkungan Dalam Pembangunan Kepariwisataan melalui Tabloid Bergambar 26 Nusa Tenggara Lembaga Olah Hidup, NTB Studi Kearifan "Sandro" dalam Pemanfaatan Tanaman Tropik sebagai Bahan Pembuatan Obatobatan Tradisional (Minyak) Sumbawa 27 Kalimantan Timur Yayasan PLASMA, Kalimantan Timur 28 Kalimantan Timur Forum Komunikasi Ilmiah - FKIP Unmul, Kalimantan Timur 29 Kalimantan Timur Fakultas Pertanian Unmul Kampus Gunung Kelua, Kalimantan Timur 30 Kalimantan Timur Yayasan Tembak Maris, Kalimatan Timur 31 Kalimantan Timur Sempekat Warga Ma. Djaun, Kalimantan Timur Kajian dampak kebijakan makro terhadap eksistensi pola-pola pemanfaatan keanekaragaman hayati oleh masyarakat lokal di Kaltim Perwujudan kebun bahan obat tradisional (Penanggulangan tumor dan kanker) di Desa Senyiur, Kec. Ancalong, Kab. Kutai Koleksi Tanaman Buah-Buahan Kalimantan Timur Penghijauan Lahan Kritis Dengan Tanaman Durian, Lai, Rambutan, Cempedak dan Sukun Perlindungan dan Pelestarian Jenis-Jenis Tumbuhan Lokal di Hutan Adat Gunung Benalig di Desa Penarung, Kec. Bentian Besar, Kab. Kutai

7 32 Kalimantan Timur Mahasiswa Penyayang Flora dan Fauna ( MAPFLOFA), Fak Kehutanan Univ. Mulawarman, Kalimantan Timur 33 DKI Jakarta Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( WALHI ), Jakarta 34 DI Yogyakarta Paguyuban Seni Tradisional Biru, Yogyakarta Fasilitas Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Suku Dayak Bentian di Kec. Bentian Besar, Kab. Kutai Sosialisasi Program Pembangunan Lahan Gambut dan Penyusunan Konsep Pengelolaan Hutan Adat Rotan di DAS Mengkatip - Kalimantan Tengah Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati dan Mengatualkan Pengetahuan Pranata Mangsa untuk Pelestarian melalui Seniman Tradisional Setempat 35 DI Yogyakarta Yayasan PRAKARSA, Yogyakarta Penanaman Tumbuhan Pengendali Erosi Pasir Pantai di Kec. Sanden dan Srandakan, Kab. Bantul 36 DI Yogyakarta Yayasan Komunitas Pencinta Alam Pemerhati Lingkungan ( KAPPALA ), Yogyakarta 37 DI Yogyakarta Kutilang Indonesia Birdwatching Club, Yogyakarta 38 DI Yogyakarta Kelompok Peduli Alam Indonesia, Yogyakarta 39 DI Yogyakarta Mahasiswa Pencinta Alam Univ. Gajah Mada, Yogyakarta 40 DI Yogyakarta Forum Komunikasi Mahasiswa Konservasi ( FORKOMKON ) Univ. Gajah Mada, Yogyakarta Pembinaan Kesadaran Masyarakat tentang Konservasi /Ekosistem Gumuk Pasir, Kawasan Pantai Parangtritis Pemasyarakatan Konservasi Burung dan Habitatnya di Yogyakarta Usaha Memasyarakatkan Keanekaragaman Hayati di Tingkat SD, SLTP dan SLTA Se Kotamadya Yogya Melalui Pembinaan dan Pengeloaan Kebun Sekolah Program Pendidikan Lingkungan Lomba Lukis Wisata Alam Anak-Anak Pelajar dalam Rangka Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati pada Kalangan Pelajar di DI Yogyakarta 41 DI Yogyakarta Fakultas Biologi Univ. Gajah Mada, Yogyakarta 42 DI Yogyakarta Pusat Studi Pengendalian Hayati Univ. Gajah Mada, Yogyakarta Restorasi Hutan Bakau Sonneratia Sp. (Bogem) di Laguna Desa Jangkaran, Kulon Progo dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pedesaan melalui Intensifikasi Budidaya Bambu Inventarisasi dan Pemasyarakatan Klon-Klon Salak, Peran Serangga Penyerbuk, dan Produksi 43 DI Yogyakarta Paguyupan " NGUDI WARAS ", Yogyakarta 44 DI Yogyakarta LHO Kelompok Budaya dan Lingkungan, Yogyakarta 45 Surabaya, Jawa Timur PSKLH, LP UNTAG SURABAYA, Surabaya 46 Malang, Jawa Timur Konservasi Satwa Bagi Kehidupan ( KSBK ), Malang 47 Pnorogo, Jawa Timur Kelompok Tani Wono Lestari, Ponorogo 48 Malang, Jawa Timur Yayasan Pelayanan dan Pengembangan Masyarakat Desa ( YP2MD ), Malang Pemasyarakatan Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Obat di Kec. Ponjong, Kab. Gunung Kidul Pencegahan Kemerosotan Pohon Kayu Pule di Dusun Bubung Gunung Kidul dan Dusun Kerebet Bantul Pemasyarakatan Ecofarming dan Aneka Tanaman berkhasiat Obat di Jawa Timur Program Pendidikan dan Peningkatan Kesadaran Siswa di SMU, Kelompok Pecinta Alam, dan Pedagang Satwa Liar di Malang Penanaman Empon-Empon di Bawah Tegakan Tanaman Pokok Hutan di Desa Krebet, Kab. Ponorogo Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati dan Aplikasi Budidaya Varietas Padi Lokal Tumpang di Tumpang-Malang

8 49 Sumenep, Jawa TimurBiro Pengabdian Masyarakat Pondok Pesantren Annuqayah ( BPM-PPA ), Sumenep 50 Mojokerto, Jawa Yayasan Peduli Indonesia, Timur Mojokerto 51 Mojokerto, Jawa TimurPusat Pendidikan Lingkungan Hidup Seloliman ( PPLH ), Mojokerto 52 Jawa Timur Paguyupan Pelestarian Keanekaragaman Hayati ( PP KEHATI ) 53 Jombang, Jawa TimurLPPA IPTEK Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang 54 Jember, Jawa Timur MAPENSA Fak. Pertanian Univ. Jember, Jember 55 Lamongan, Jawa Timur Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah ( SPMAA ), Lamongan Pemasyarakatan Tanaman Glarisidea dan Legume Lokal dalam Rangka Meningkatkan Keterjaminan Pakan Ternak Kambing dan Sapi Peduli Keanekaragaman Hayati di Sekolah Sarasehan Petani dan Pelatihan untuk Pelatih dalam Usaha Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati serta Pemanfaatannya secara Berkelanjutan Transformasi Kebun Botani dan Kebun PKK menjadi Kebun Keranekaragaman Hayati Meningkatkan Kesadaran tentang Keanekaragaman Hayati dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Penanaman Tanaman Obat Ekplorasi dan Pemasyarakatan Potensi Rawarawa di Kabupaten Jember Peran Serta KSM Wanita dalam Pemasyarakatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Turi, Kec. Turi Kab. Lamongan

9 1998 No. Kota/Kabupaten & Provinsi 01 Denpasar, Bali Bali Human Ecology Study Group, Denpasar Pemasyarakatan keanekaragaman hayati di kalangan masyarakat umum dalam bentuk lomba kuis bergambar 02 DKI Jakarta Biological Science Club (BScC) Pembuatan Kalender Meja, sebagai media 03 Bandung, Jawa Yayasan Ecowisata Indonesia, Bandung 04 Mataram, Nusa Tenggara Yayasan Tunas Alam Indonesia, Mataram 05 Bali Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas WARMADEWA, Bali 06 Nusa Tenggara Timur Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam ( PPLHSDA ) Univ. Cendana kampanye pelestarian keanekaragaman hayati Studi Pendahuluan Pengembangan Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berkelanjutan yang Bertumpu Pada Masyarakat di Kawasan Cagar Alam Gunung Simpang dan Bojonglarang Jayanti, Cianjur Bersama Melihat Keberadaan Lingkungan dan Wisata NTB Pelestarian Lingkungan Wujud Tanggung Jawab Moral Setiap Warga Negara Dalam Mendukung Pembangunan Nasional Yang Berkelanjutan Dialog Regional "Permasalahan dan Pengeloaan Ekosistem Semi-Rangkai Kepulauan 07 Bogor, Jawa Klub Indonesia Hijau ( KIH ), Bogor Pendidikan Konservasi Alam (PEKA) 08 Denpasar, \Bali Yayasan WISNU, Denpasar Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar dan Lomba Merangkai Barang Bekas dengan Tema "Menjaga Bumi Masa Depan, Tempat Tinggal Kita" 09 Solo,Jawa Tengah Yayasan Pengembangan Pedesaan dan PSL Univ. Slamet Riyadi Solo 10 Solo, Jawa Tengah Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan dan Akademik Teknik Adiyasa Solo Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar dan Lomba Merangkai Barang Bekas dengan Tema "Lestarikan Alamku" Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Mengarang Tema "Selamatkan Bumi Kita dari Kehancuran" 11 Sulawesi Selatan LAKPESDAM - Sulawesi Selatan Lomba menggambar untuk siswa SD dan Merangkai Barang Bekas siswa SLTP se Sulawesi Selatan dengan tema "Selamatkan Flora dan Fauna Untuk Kelangsungan Hidup Manusia" 12 Depok, Jawa SYMBIOSE, Depok Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar siswa SD se Jakarta dengan Tema "Aku dan Taman Kota" 13 DKI Jakarta Biological Science Club (BScC) Penyadaran masyarakat melalui Merangkai Barang Bekas dengan tema "Memperingati Hari Bumi" 14 Samarinda, Kalimantan Timur Mitra Lembaga Ornitologi dan Informasi Satwa ( LORIES ), Samarinda Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar dan Lomba Merangkai Barang Bekas dengan Tema "Hari Cinta Bumi" 15 Palu, Sulawesi Tengah Yayasan REMAPPALA, Palu Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar dan Lomba Merangkai Barang Bekas dengan Tema "Tula Bala (Ruwatan Bumi)" 16 Malang, Jawa Timur Konservasi Satwa Bagi Kehidupan ( KSBK ), Malang Judul Kegiatan Penyadaran masyarakat melalui Lomba Lukis dan Merangkai Barang Bekas dengan tema "Pelestarian Lingkungan Hidup"

10 17 DI Yogyakarta Desimal FSMR ISI Yogyakarta Lomba Lukis dan Pameran Lomba Lukis murid SD se Yogyakarta dengan tema "Flora dan Fauna Indonesia" 18 Ambon, Maluku Yayasan HUALOPU - Ambon Lomba Karya Tulis Ilmiah dengan tema "Mengelola Lingkungan dan Sumberdaya Secara Lestari, Supaya Kehidupan Yang Akan Datang Masih Layak" 19 Malang, Jawa Timur Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam Univ. Brawijaya, Malang Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Mengarang Tema "Pembangunan Kota Berwawasan Lingkungan dalam Perspektif Pelestarian Kawasan Hijau" 20 Bogor, Jawa Kelompok Pencinta Alam (KPA) SYLVALESTARI, Bogor Lomba Karya Tulis Ilmiah "Pengembangan Wawasan, gagasan dan ide serta peningkatan kepedulian terhadap bumi dan ekosistemnya" 21 Palu, Sulawesi Tengah Yayasan Pendidikan Rakyat, Palu Lomba Karya Tulis Ilmiah "Tula Bala (Ruwatan 22 Kalimantan Timur Mahasiswa Penyayang Flora dan Fauna ( MAPFLOFA), Fak Kehutanan Univ. Mulawarman, Kalimantan Timur 23 DKI Jakarta Aliansi Indonesia untuk Bumi dan Kehidupan Bersama, Jakarta 24 Madura, Jawa Timur Mobilisasi Sehati ( MOSSHAT ), Madura 25 Ambon, Maluku Yayasan Pengembangan Alam Raya dan Masyarakat Niaga, Ambon 26 Makassar, Sulawesi Selatan Yayasan Samudra Indonesia, Makassar Bumi)" Lomba Karya Tulis Populer "Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Dalam Mengelola Lingkungan Sendiri Dengan Berwawasan Kelestarian Lingkungan" Pembuatan dan Penerbitan newsletter 5 edisi sebagai media kampanye pelestarian keanekaragaman hayati Penyadaran masyarakat melalui Lomba Memanfaatkan Limbah Keanekaragaman Hayati dan Merangkai Barang Bekas (limbah nonorganik) dengan Tema "Pemanfaatan Limbah Keanekaragaman Hayati dan Limbah Non Organik Sebagai Sumber Inspirasi Kreatif dan Komoditif" Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar dan Lomba Merangkai Barang Bekas dengan Tema "Membina Kepedulian Anak-Anak Terhadap Lingkungan Hidup Dalam Mendukung Pembangunan Nasional Yang Berkelanjutan Menuju Bumi Yang Lestari" Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, dengan tema "Masa Depan Planet Bumi, Tanggung Jawab Semua Warga Negara" Seminar dan Lokakarya "Lingkungan Hidup Bagi 27 Sulawesi Selatan Lembaga Mitra Lingkungan - Sulawesi Selatan Generasi Muda se Sulawesi Selatan" 28 Bandung, Jawa Forum Keanekaragaman Hayati Jawa dan Lembaga Kreatifitas Anak Pekerja Indonesia, Bandung Pendidikan Lingkungan melalui Lomba Gambar dan Lomba Merangkai Barang Bekas dengan Tema "Bumi untuk masa depan anak" 29 Depok, Jawa Jurusan Antropologi FISIP UI, Jakarta Lokakarya Kebijakan dan Masalah Sosial Kependudukan dalam Pengelolaan Sumber Daya Kawasan Pesisir Indonesia 30 Bogor, Jawa Jaringan Pendidikan Lingkungan Hidup ( JPL ), Bogor 31 Tana Toraja, Sulawesi Yayasan Tengko Situru, Tana Toraja Selatan Lokakarya Jaringan Kerja Pendidikan Lingkungan Hidup Lomba Menulis Puisi untuk SMU/SMK, Lomba gambar untuk murid SD/usia 7-12 tahun dan Lomba Pidato untuk SD/usia 7-12 tahun di Tana Toraja

11 32 Samarinda, Kalimantan Timur Lembaga Ornitologi dan Informasi Satwa ( LORIES ), Samarinda 33 Bogor, Jawa Kelompok Pencinta Alam (KPA) SYLVALESTARI, Bogor 34 Solo, Jawa Tengah Yayasan Pengembangan Pedesaan Solo, Solo Lomba Gambar untuk tingkat TK dan SD, Lomba Pidato untuk tingkat SD/usia 7-12 tahun, Lomba Cipta Prosa untuk tingkat SLTP dan SLTA, Lomba Cipta Puisi untuk tingkat SLTP dan SLTA dan Lomba Baca Puisi untuk tingkat SLTP, SLTA dan Umum Lomba Pidato tingkat SD dan Lomba menulis Prosa dan Puisi untuk tingkat SLTP dan SLTA se Jawa Lomba Pidato untuk murid SD dan Lomba menulis Puisi untuk tingkat SLTP dan SLTA se Jawa Tengah 35 Bogor, Jawa Klub Indonesia Hijau ( KIH ), Bogor Diskusi dengan tema : "Agenda Taman Nasional Gede Pangrango dalam Memerangi Sampah" 36 Bogor, Jawa Klub Indonesia Hijau ( KIH ), Bogor Bersih Gunung Taman Nasional Gede Pangrango 37 Malang, Jawa Timur Konservasi Satwa Bagi Kehidupan ( KSBK ), Malang 38 Madura, Jawa Timur Mobilisasi Sehati ( MOSSHAT ), Madura Diskusi dengan tema : "Dampak Kemarau Panjang Terhadap Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Jawa Timur" Lomba menulis puisi dan cerita pendek tentang keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di Madura 39 Malang, Jawa Timur Yayasan Prasasti Malang Lomba Pidato untuk murid SD dan Lomba menulis Puisi untuk tingkat SLTP dan SLTA se Jawa Timur 40 Bandung, Jawa Konsorsium Masyarakat lingkungan Jawa, Bandung 41 Ambon, Maluku Yayasan Pengembangan Alam Raya dan Masyarakat Niaga, Ambon Seminar Terbatas Lingkungan Hidup se Jawa dalam rangka Pemanfaatan dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati untuk Keberlangsungan Pengadaan Pangan Seminar dengan tema : "Upaya Pemanfaatan dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Secara Berlanjut pada Kawasan Andalan Pulau Seram di Masa Dapan" 42 Palu, Sulawesi Tengah Yayasan Pendidikan Rakyat, Palu Seminar dengan tema : "Membangun Kerja Sama Antarkelompok Masyarakat dalam Pelestarian Keanekaragaman Hayati" 43 Palu, Sulawesi Tengah Yayasan REMAPPALA, Palu Lomba Pidato dan Lomba Menggambar untuk SD se-sulawesi Tengah 44 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan Lembaga Kajian pengembangan Masyarakat, Ujung Pandang Lomba Menulis Puisi dan Prosa untuk tingkat SLTP dan SLTA se-sulawesi Selatan 45 Sulawesi Selatan LAKPESDAM - Sulawesi Selatan Lomba Pidato dan Menggambar untuk tingkat SD dan usia 7-12 se Sulawesi Selatan 46 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan Yayasan Laut Biru Indonesia & Lembaga Pengkajian Pedesaan, Pantai & Masyarakat, Ujung Pandang 47 Sulawesi Utara Forum Petaupan Katouan Sulawesi Utara 48 Bali Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas WARMADEWA, Bali Seminar Sehari dengan tema : "Perlindungan dan Pengembangan Keanekaragaman Hayati Kawasan Pesisir dan Laut untuk Menunjang Produksi Perikanan Berkelanjutan" Seminar "Keanekaragaman Hayati Sulawesi Utara" Seminar dengan tema : "Dampak Kemarau Panjang Terhadap Keanekaragaman Hayati dalam Menunjang Pengadaan Pangan dan Agrowisata di Bali"

12 49 DI Yogyakarta Yayasan Bioagritech, Yogyakarta Seminar dan Diskusi dengan tema : "Dampak Kemarau Panjang Terhadap Keanekaragaman Hayati dan Keberlangsungan Pengadaan Pangan di DI Yogyakarta" 50 Palu, Sulawesi Tengah Yayasan Merah Putih Palu ( YMPP ), Palu 51 Solo, Jawa Tengah Yayasan Ecological Studies Programme, Yayasan Gita Pertiwi, Solo 52 Kupang, Nusa Tenggara Timur Pusat Informasi Advokasi Rakyat ( PIAR ), Kupang Lomba Menulis Puisi Tingkat SLTP dan Menulis Prosa Lingkungan Tingkat SLTA Se-Sulawesi Tengah Seminar "Penganekaragaman dan Peningkatan Nilai Gizi Jenis Makanan Tradisional" Lomba Cipta Puisi dan Prosa tingkat SLTP dan SLTA dan Lomba Menggambar kelompok usia 7-12 tahun se-perwakilan Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur" 53 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan Yayasan Samudra Indonesia, Makassar Lomba Disain Poster Lingkungan Hidup se- Sulawesi Selatan 54 Sulawesi Selatan Forum Informasi Komunikasi LSM Sulawesi Selatan ( FIK-LSM Sulsel ) Lomba Cipta Lagu Lingkungan Hidup bagi Pemusik Jalanan di Kotamadya Ujung Pandang dan Pare-Pare 55 DI Yogyakarta Institute for Social Transformation ( INSIST ), Yogyakarta Studi Penjajagan Kebutuhan Pengembangan bagi upaya pemberdayaan masyarakat khusunya mitra Yayasan KEHATI dan calon mitra lainnya yang potensial 56 Papua Yayasan Lingkungan Hidup Irian Jaya Lomba Lukis tingkat SD dan Cipta Lagu untuk pemuda/pemudi 57 DKI Jakarta Institut Kesenian Jakarta ( IKJ ), Jakarta Pertunjukan Enviromental dan Seni Media bertema : "Sebuah Reruntuhan" dalam rangka Hari Lingkungan Hidup se-dunia dan Hari ulang 58 Manado, Sulawesi Utara Yayasan KELOLA, Manado tahun IKJ Penggalian dan Penguatan Sejarah, Data dan Informasi Manee, Pelestarian Sumberdaya Hayati Laut Sangihe Talaud Sulawesi Utara 59 DI Yogyakarta Pusat studi Lingkungan Institute Pertanian Stiper Yogyakarta Lokakarya Pembentukan Jaringan Kerja Kelompok Pelestarian Mangrove Pantai Utara Jawa 60 Bali Yayasan PRINAWISA, Denpasar Pemetaan Distribusi dan Pengembangan Plasma 61 Denpasar, Bali Yayasan Mandala Sada Bhakti, Denpasar 62 Badung, Bali Unit PPM Politeknik Negeri Bali & LKMD, Badung 63 Lombok, Nusa Tenggara 64 Mataram, Nusa Tenggara 65 Lombok, Nusa Tenggara 66 Lombok Timur, Nusa Tenggara Yayasan Jaringan Kerjasama Masyarakat Pesisir ( JKSMP ), Lombok Kelompok Pelestarian Karang Biru, Mataram Kelompok Kerja Pembangunan ( KKP ) Banyu Mulek, Lombok Yayasan Al Ma'Hadul Islami ( YAMI ), Lombok Timur Nutfah Kambing Gembrong Pelestarian dan pengembangan Plasma Nutfah " ATA " dalam menunjang ekoturisme Pengembangan Perkebunan Jeruk Bali sebagai Upaya Pelestarian dan Menunjang Kawasan Agrowisata. Konservasi Penyu Sisik Di Kawasan Taman Wisata Laut Gilii Air Pelestarian Terumbu Karang Di Gili Trawangan dengan Mooring Buoy Untuk Mendukung Ekowisata dan Keanekaragaman Hayati Pengembangan Padi Beaq Ganggas Sebagai Upaya Pelestarian Padi Lokal Melalui Pola Tanam Lestari dalam Menunjang Ekowisata Revitalisasi dan Reaktualisasi Nilai-nilai Ajaran Loh Dewa, Loh Makem dan Loh Langgar di Sembalun

13 67 Mataram, Nusa Tenggara Yayasan Lembaga Kemanusian Masyarakat Pedesaan ( YLKMP ), Mataram Pelestarian Tanaman Obat Untuk Mendukung Keanekaragaman Hayati 68 Nusa Tenggara Timur Yayasan Tafen Tob, NTT Penghijauan Kembali DAS Noemuke Dengan Fokus Keanekaragaman Hayati 69 Flores, Nusa Yayasan Pengembangan Bambu Pelestarian Keanekaragaman Hayati Bambu Tenggara Timur Flores ( YPBF ), Flores 70 Kupang, Nusa Tenggara Timur Kelompok Peneliti Hutan Semiringkai Lemlit - PPLH-SA UNDANA, Kupang 71 Manggarai, Nusa Tenggara Timur 72 Kupang, Nusa Tenggara Timur 73 Kupang, Nusa Tenggara Timur 74 Kupang, Nusa Tenggara Timur 75 Kupang, Nusa Tenggara Timur 76 Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur Yayasan Mekar Karya Manggarai, NTT KSM Desa Nembrala, Kupang Pusat Informasi Advokasi Rakyat ( PIAR ), Kupang Kelompok Peneliti Hutan Semiringkai Lemlit - PPLH-SA UNDANA, Kupang Kelompok Peneliti AJIMAS WISPEDULI PPLHSA UNDANA, Kupang KSM Harapan Baru, Sumba Timur Pengembangan Hutan Kota Percontohan : Pelestarian Keanekaragaman Hayati Tumbuhan dan Satwa Lokal untuk Perintisan Ekowisata dan Pendidikan Lingkungan di Kampus UNDANA Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Sekitar Hutan Danau Rana Kulan Melalui Pengembangan Agroforestry Pelestarian Kawasan Pantai dengan Penanaman Hutan Bakau dan Pandan Pantai di Desa Nembrala, Rote, Kupang Pengadaan Media Informasi Rakyat Berwawasan Lingkungan di Wilayah Lingkungan Pulau Timor dan Sekitarnya Pembinaan Kemampuan Masyarakat Tentang Konservasi Keanekaragaman Hayati Ekositem Hutan Bakau Dalam Rangka Pengembangan Kawasan Ekoturisme Pesisir dan Pantai di Teluk Kupang Pemberdayaan Masyarakat Dalam Konservasi dan Pengelolaan Lontar Untuk Pengembangan Ekowisata di Kec. Kupang Timur, Kupang Pemberdayaan Masyarakat Adat Mondo Terhadap Perlindungan Hutan Adat dan Sumber Mata Air Dalam Pemanfaatan Berkelanjutan 77 Nusa Tenggara Timur Yayasan Bia Hula, Dili Aksi Penyelamatan dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Melalui Penghijauan Sumber Mata Air (SMA), Kelompok Pokmair Binaan Bia Hula 78 Bogor, Jawa Yayasan Puter Indonesia, Bogor Lokakarya Reformasi Kebijakan Pengelolaan Pesisir dan Kelautan 79 DI Yogyakarta Kutilang Indonesia Birdwatching Club, Yogyakarta 80 Cibinong, Jawa Forum Komunikasi Kurator Mikroorganisme Indonesia ( FORKOMIKRO ), Cibinong 81 Malang, Jawa Timur Konservasi Satwa Bagi Kehidupan ( KSBK ), Malang 82 DKI Jakarta Yayasan Alam Mitra Indonesia - Konsorsium Pusat Pendidikan Konsorsium Konservasi Alam Bodogol, Jakarta 83 Pontianak, Kalimantan Pusat Kajian Kebudayaan Dayak ( PK2D ) Universitas Tanjung Pura, Pontianak Lokakarya Evaluasi Program Jaringan Monitoring Perdagangan Hidupan Liar Forum Komunikasi Kurator Mikroorganisme Indonesia Program Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati melalui MediaRadio Lokakarya Pembuatan Modul Pendidikan Konservasi dan Pelatihan Interpreter TNG Gede Pangrango Seminar Sehari " Keanekaragaman Hayati Kalimantan : Keunggulan dan Permasalahan yang Dihadapi 84 Denpasar, Bali Yayasan WISNU, Denpasar Studi Pendahuluan Pengolaan DAS Yeh Aa dalam rangka konservasi keanekaragaman Hayati

14 85 DKI Jakarta Klub Indonesia Hijau ( KIH ) - Region Jakarta 86 DKI Jakarta Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Terbuka, Tengerang 87 DKI Jakarta Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kep. Seribu, MAYANG, Jakarta Timur Kegiatan Pendidikan Lingkungan Sebagai Upaya Penyadaran Generasi Muda dalam Pemanfaatan dan pengeloaan Sumberdaya Laut Secara Berkelanjutan di Kep. Seribu Kajiantindak Pelestarian Potensi Sumberdaya Alam Keanekaragaman Hayati Kelurahan Pulau Kelapa Kep. Seribu Melalui Pemberdayaan Masyarakat Konservasi Alam Menuju Pemberdayaan Masyarakat Nelayan P. Seribu 88 DKI Jakarta BINA DESA, Jakarta Timur Pendampingan Sosial Masyarakat Dalam Upaya Pengeloaan Kawasan Konservasi Terpadu Pesisir Kep. Seribu. 89 DKI Jakarta Majalah JELAJAH, Jakarta Selatan Penerbitan Jelajah Edisi Khusus Kep. Seribu dan Suplemen Berilustrasi Kep. Seribu 90 Bogor, Jawa Fisheries Diving Club IPB, Bogor Kajian Strategis Kelayakan Rehabilitasi Habitat dan Inventarisasi Sumberdaya hayati Laut. 91 Cibodas, Jawa KPB CIBA, Cibodas Konservasi Elang Jawa ( Spizaetus bartertsi Stresemann, 1924 ) Melalui Pengamatan Intensif Terhadap Sarang dan Habitat serta Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Kampung Cibulao dan Cikoneng 92 Bandung, Jawa Klub Anak Cinta Lingkungan, Bandung Program Ekstra Kurikuler Pendidikan Konservasi Keanekaragaman Hayati Untuk Anak-Anak Sekolah Dasar di Jawa. 93 Bandung, Jawa FK3I Jabar - Aktivitas Anak Rimba, Bandung Rehabilitasi dan Pengembangan Hutan Rakyat Pasca Kebakaran di Gunung Cermai 94 Bogor, Jawa Yayasan Ekowisata Halimun, Bogor Sarasehan Ekowisata Masyarakat Lokal Taman 95 Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Lembaga Olah Hidup, Sumbawa Besar 96 Bogor, Jawa Kelompok Peneliti Konservasi Bambu, Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan, Fahutan IPB, Bogor Nasional Gunung Halimun Pendokumentasian Proses Pembuatan Obat Ramuan Tradisional Oleh Kelompok Dukun Tradisional Sandro Pelestarian Pemanfaatan Keanekaragaman Jenis Bambu Unggulan Indonesia 97 DKI Jakarta Institut Pendidikan dan Pengembangan Lingkungan, Warung Jati Peningkatan Lesadaran Terhadap Eksistensi Cagar Alam Pancoran Mas Sebagai Studi Awal Untuk Pengembangan Wisata Alam (Studi Kasus Cagar Alam Pancoran Mas Depok, Jawa 98 DKI Jakarta Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial, S Parman Pengembangan Hutan Sebagai Kawasan Konservasi Keanekaragaman Hayati di DKI Jakarta 99 DKI Jakarta Yayasan MANGROVE, Jakarta Pembangunan Pusat Informasi dan Pendidikan 100 DI Yogyakarta Yayasan Komunitas Pencinta Alam Pemerhati Lingkungan ( KAPPALA ), Yogyakarta Lingkungan Mangrove (PIPLM) - DKI Jakarta Kegiatan Sosialisi Konservasi Ekosistem Gumuk Pasir Kawasan Pantai Parangtritis Yogyakarta 101 DI Yogyakarta LHO,, Yogyakarta Program Siaran Radio "Seputar Keanekaragaman Hayati Indonesia" 102 DKI Jakarta Gugus Analisis, Cipinang Program Paket Informasi tentang Keanekaragaman Hayati Indonesia

15 103 DKI Jakarta Gugus Analisis, Cipinang Program Siaran Radio tentang Keanekaragaman Hayati Indonesia 104 Tasikmalaya, Jawa Kelompok Nelayan Pemayang Sari, Tasikmalaya Pelestarian Habitat dan Populasi Penyu di Propinsi Dati I Jawa Tasikmalaya 105 DKI Jakarta Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Terbuka, Tengerang Peningkatan Keanekaragaman Hayati Hutan Kota Situ Rawadongkal di Kelurahan Cibubur - Jakarta Timur Melalui Penanaman Berbagai Jenis Vegetasi yang disertai dengan Kegiatan Peningkatan Kesadaran dan Partisipasi Aktif 106 Bandung, Jawa Perhimpunan Kelompok Pelestari Hutan ( POKLAN ), Antapani Bandung 107 Kalimantan Timur Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam Univ. Mulawarman ( IMAPA ), Kalimantan Timur 108 Medan, Sumatera Utara Klub Indonesia Hijau - Regional Medan 109 Bandung, Jawa Yayasan Pribumi Alam Lestari ( YPAL ), Bandung 110 Bandung, Jawa Yayasan Pribumi Alam Lestari ( YPAL ), Bandung 111 DKI Jakarta Lembaga Lingkungan Indonesia, Jakarta 112 Bandung, Jawa Kelompok Studi Biodiversitas Jurusan Biologi ITB, Bandung 113 Balikpapan, Kalimantan Timur Yayasan Padi Indonesia, Balikpapan Masyarakat Pengelolaan Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Oleh Anggota PKK di Desa Ciranggem Kec. Cadasngampar Kab. Sumedang, Sebagai Upaya Pemberdayaan Kaum Wanita dalam Pelestarian Keanekaragaman Hayati Orientasi Bakti Lingkungan PIDCA XII Program Pendidikan Lingkungan dalam rangka Peningkatan Kepedulian terhadap Keanekaragaman Hayati Pesisir dan Laut Pembuatan Media Poster mengenai Gelatik Jawa Padda Oryzivora untuk siswa SD, SMP dan SMU di Jawa Penyuluhan dan Penyebaran Informasi Keanekaragaman Hayati untuk Siswa SD, SMP dan SMU melalui pendekatan Poster Gelatik Jawa Padda Oryzivora di Jawa Model Pelestarian Keanekaragaman Hayati Perkotaan Pengembangan Konsep Konservasi Keanekaragaman Hayati di Jawa : Studi Kasus Kampung Naga (Jabar Selatan) Aksi Kegiatan Bantuan Pengembangan Bank Benih Rakyat dan Penyelamatan Biodiversitas Jenis Padi Lokal di Kalimantan Timur 114 Bandung, Jawa Yayasan Konservasi Alam Nusantara Kalender Keanekaragaman Hayati Lokal 1999 ( KONUS ), Bandung 115 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan Yayasan Laut Biru Indonesia, Ujung Pandang Poster Keanekaragaman Hayati Untuk SD, SMP, SMU se Sulawesi Selatan 116 Bogor, Jawa Yayasan Puter Indonesia, Bogor Pengembangan Pedoman Penyusunan Proposal dan Sistem Monitoring Program Pelestarian dan Pemanfaatan Keanekargaman Hayati 117 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan Yayasan Wahana Lestari Persada, Ujung Pandang Membangun Ekowisata Sebagai Wajah Kepariwisataan Indonesia 118 Surabaya, Jawa Timur Ecological Observation and Wetland Conservation ( ECOTON ), Surabaya Pelatihan dan pembuatan media sosialisasi untuk pemasyarakatan ekosistem mangrove Pantai Timur Surabaya 119 DI Yogyakarta Pusat Penelitian Lingkungan Hidup UGM, Yogyakarta Seminar dan Diskusi Terbatas Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati 120 DKI Jakarta Biological Science Club (BScC) Pelatihan Pemandu Ekowisata Bersertifikat TNGH

16 121 DKI Jakarta Pusat Studi Biodiversitas dan Konservasi UI, FMIPA UI, Depok 122 DKI Jakarta Institut Bisnis Kerakyatan ( IBEKA ), Jakarta Selatan Pelatihan Monitoring Biologi Bagi Pengelola TNGH Penguatan dan Peberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal di TNGH Melalui Inkubsi Usaha dan Kebutuhan Pasar 123 Bogor, Jawa Yayasan SELARAS, Bogor Konservasi Keanekaragaman Genetik Padi di Sekitar Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Jawa 124 Bandung, Jawa UPT. Indonesian Resource Center for Indigenous Knowladge ( INRIK ) UNPAD, Bandung 125 Bogor, Jawa RMI the Indonesian Institute for Forest and Enviroment, Bogor 126 Bogor, Jawa Biodiversity Conservation Indonesia ( BCI ), Bogor 127 Jember, Jawa Timur Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam Akasia Fak. Hukum Univ. Jember, Jember 128 DKI Jakarta Perhimpunan Kebun Binatang Se Indonseia ( PKBSI ), Jakarta Selatan 129 DKI Jakarta Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia, Salemba 130 Jawa Pesantren Darunnajah Cipining, Jawa 131 Bandung, Jawa Konsorsium Masyarakat Lingkungan Jawa ( KOMAL JABAR ) & Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat ( LPTT ), Bandung 132 Surabaya, Jawa Timur Pusat Studi Lingkungan Hidup Metropolitan Senat Mahasiswa FMIPA 133 Tomohon, Sulawesi Utara 134 Semarang, Jawa Tengah Univ. Airlangga, Surabaya Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Sumber Daya ( LP2S ) Tomohon Kelompok Indonesia Hijau - Region Semarang & KPA PTEROPUS VAMPYRUS Semarang Penetapan Wilayan Adat Partisipatif di TNGH, Jawa Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Konservasi Keanekaragaman Hayati Ex-situ di Sekitar Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun, Jawa Penyusunan Modul Konservasi dan Pengamanan Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Jawa Pelatihan Lingkungan Hidup Pelatihan Pengolahan Kebun Binatang Pengembangan Hutan Kota Universitas Indonesia Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan Dengan Masukan Eksternal Rendah Di Pesantren Darunnajah Cipining Kabupaten Bogor Seminar Terbatas Lingkungan Hidup II se Jawa dalam rangka Diseminasi Informasi dan Diversifikasi Pelaku untuk Pelestarian Keanekaragaman Hayati Pemasyarakatan Keanekaragaman Hayati bagi Pelajar di Jawa Timur Pembuatan kalender 1999 dengan foto dan gambar tentang satwa dan tanaman asli Sulawesi Utara Lokakarya pengusulan kawasan konservasi Dieng sebagai Taman Nasional 135 Magelang, Jawa Tengah Paguyupan NGUPOYO RAHARJO, Magelang Budidaya Tanaman Pangan Berkalori Tinggi untuk Pelestarian Keanekaragaman hayati 136 Jawa Timur Yayasan Semesta Biru Sosialisasi Pemahaman mengenai Keanekaragaman Hayati Lokal melalui Media Kalender Biak, Papua Yayasan RUMSRAM, Biak - Irian Jaya Workshop CU 138 Manokwari, Papua Yayasan Bina Lestari Bumi Workshop CU Cendrawasih ( YBLBC ), Manokwari 139 Bandung, Jawa MITRA SIJALU, Bandung Workshop CU 140 Jember, Jawa Timur KSM Hablum Minal 'Aam, Jember Workshop CU 141 Samarinda, Kalimantan Timur PLASMA, Samarinda Workshop CU

17 142 Samarinda, Yayasan Binakelola Lingkungan Workshop CU Kalimantan Timur (BIKAL), Samarinda 143 Palu, Sulawesi Tengah Yayasan REMAPPALA, Palu Lomba Mengarang Tingkat SD dan SLTP se Sulawesi Tengah dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' DI Yogyakarta Lingkar Lingkungan Hidup Indonesia ( LINGKUP ), Yogyakarta Lomba Mengarang Tingkat SD dan SLTP se Yogyakarta dalam rangka Hari Cinta Puspa dan 145 Mataram, Nusa Tenggara 146 Kupang, Nusa Tenggara Timur Yayasan Tunas Alam Indonesia, Mataram Yayasan Peduli Sesama, Kupang 147 Sulawesi Tenggara Mahasiswa Pecinta Alam Indonesia, Univ. Haluoleo - Malaku Satwa Nasional '98 Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP dan Lomba Mendongeng untuk Umum se-ntb dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP dan Lomba Mendongeng untuk Umum se-ntt dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP dan Lomba Mendongeng untuk SMTA dan Umum se-sulawesi Tenggara dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' DKI Jakarta Yayasan TITIAN, Jakarta Pembuatan dan Penyebaran Perangkat Lunak Panduan Identifikasi Species-Species Satwa Yang Terancam Punah dan Diperdagangkan 149 Madura, Jawa Timur Mobilisasi Sehati ( MOSSHAT ), Madura 150 DI Aceh Ikatan Pencinta Alam Aceh, Banda Aceh 151 DKI Jakarta Sanggar Kerja Budaya Lingkaran Jurnalistik, Matraman Lomba Dongeng dan Lomba Disain Poster untuk Umum se-madura dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mendongeng untuk Umum se-daerah Istimewa Aceh dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP dan Lomba Mendongeng untuk Umum se-dki Jakarta dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Solo, Jawa Tengah Lembaga Studi Lingkungan, Solo Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP se- Jawa Tengah dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Flores, Nusa Tenggara Timur 154 Semarang, Jawa Tengah Yayasan Swabina Yasmine, Flores Yayasan MIMBAR, Semarang 155 Jawa Biologi Terapan ( BIOTER ) - Salman ITB 156 Jawa Tim Proyek Kemasyarakatan Keluarga Remaja Islam - Salma ITB 157 Bandar Lampung, Lampung Yayasan Alas Indonesia, Bandar Lampung Lomba Disain Poster untuk Umum se-nttdalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mendongeng untuk Umum se-jawa Tengah dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Disain Poster untuk Umum se-jawa dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mendongeng untuk Umum se-jawa dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Disain Poster untuk Umum se-lampung dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Malang, Jawa Timur MPA Jonggring Salaka IKIP Malang Lomba Disain Poster untuk Umum se-jawa Timur dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98

18 159 Banjar Baru, Kalimantan Selatan Kilang Satra Batu Karaha, Banjar Baru Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP se- Kalimantan Selatan dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Sumenep, Jawa Timur Biro Pengabdian Masyarakat Pondok Pesantren Annuqayah ( BPM-PPA ), Sumenep 161 Pontianak, Kalimantan Yayasan Purnama Alam, Pontianak Lokakarya Kearifan Tradisional bagi Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati Seminar Pemasyarakatan Perlindungan Pelestarian Satwa dan Tumbuhan yang Dilindungi oleh Undang-Undang di Kalimantan dalam rangka Perayaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Bogor, Jawa Kelompok Lontar IPB, Bogor Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP se- Jawa dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' DKI Jakarta Lembaga Bina Lansekap dan Lingkungan Fak. Arsitektur Lansekap & Teknologi Lingkungan Univ. Trisakti, Grogol 164 Mataram, Nusa Tenggara Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fak. Peternakan Univ. Mataram, Mataram Seminar Nasional "Ruang Terbuka Hijau sebagai Wahana Pengembangan Keanekaragaman Puspa dan Satwa di Perkotaan" dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Seminar bertema "Prospek Pengembangan Puspa dan Satwa Potensial di Nusa Tenggara " dalam rangka perayaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lokakarya Keanekaragaman Puspa dan Satwa yang Terjaga di DI Aceh 165 DI Aceh Yayasan Pagar Alam Semesta, Banda Aceh 166 DKI Jakarta Yayasan PAKTA, Jakarta Selatan Pelatihan manajemen keuangan bagi Mitra dan calon mitra KEHATI di Bali dan NTB 167 Bandar Lampung, Yayasan Mitra Bentala, Bandar Lampung Lampung 168 Banjar Baru, Kalimantan Selatan 169 Lampung Selatan, Lampung Lembaga Penelitian Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Lambung Mangkurat, Banjarbaru Yayasan Bumilada, Lampung Selatan 170 DI Yogyakarta Fakultas Biologi Univ. ATMAJAYA Yogyakarta 171 Medan, Sumatera Bina Lingkungan Hidup Indonesia Utara Sumatera Utara, Medan 172 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan 173 Flores, Nusa Tenggara Timur Bina Lingkungan Hidup Indonesia Sulawesi Selatan, Makassar Yayasan Flores Sejahtera, Flores 174 DI Yogyakarta Kutilang Indonesia Birdwatching Club, Yogyakarta Seminar Sehari dan Aksi Lingkungan melalui Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Kita Jaga dan Lestarikan Tanaman Endemik Lampung dan Harimau Sumatera Lokakarya Potensi, Pemanfaatan dan Pelestarian Puspa dan Satwa di Kalimantan Selatan Lomba Mengarang untuk tingkat SD dan SLTP dan Lomba Mendongeng untuk Umum se- Lampung dalam rangka hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Seminar Ilmiah Pengelolan Sarang Burung Walet secara Berkelanjutan Seminar Penyelamatan Keanekaragaman Flora dan Fauna dari Kepunahan di Sumatera Utara dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Seminar Peduli Puspa dan Sayang Satwa Sulawesi Selatan dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Semiloka bertema "Keaneakargaman Puspa dan Satwa yang Terjaga dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Lomba Mendongeng untuk Umum se-yogyakarta dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98

19 175 Mataram, Nusa Tenggara Fatayat NU Kodya Mataram Lomba Disain Poster untuk Umum se-ntb dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Bengkulu Himpunan Mahasiswa Kehutanan Fak. Pertanian Univ. Bengkulu, Bengkulu 177 Mataram, Nusa Tenggara Yayasan Lembaga Kemanusian Masyarakat Pedesaan ( YLKMP ), Mataram Lomba Disain Poster untuk Umum se-propinsi Bengkulu dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Panitia Pelaksana Pelatihan Manajemen Keuangan di Lombok NTB 178 Bandung, Jawa Swadaya Muda, Bandung Program Siaran Radio "Pengenalan Keanekaragaman Hayati kepada Masyarakat" di 3 radio untuk masyarakat Bandung dan Subang sekitarnya 179 Padang, Sumatera Yayasan BUMI, Padang Seminar bertema "Puspa dan Satwa Minangkabau Menagih Janji" dalam rangka perayaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Garut, Jawa KSM LESTARI, Garut Program Siaran Radio "Pengenalan Keanekaragaman Hayati kepada Masyarakat" di 3 radio untuk masyarakat Garut, Tasik dan sekitarnya 181 Kendari, Sulawesi Tenggara Kelompok Kajian Wilayah Pesisir dan Lautan BKS PTN - INTIM Komisariat Univ. Haluoleo, Kendari 182 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu Seminar dan Lokakarya bertema " Upaya Menciptakan Kenaekaragaman Puspa dan Satwa yang terjaga pada Kawasan Konservasi di Propinsi Sulawesi Tenggara" dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 1998 Studi Keanekaragaman Hayati Kupu-Kupu Famili Nymphalidae dan Papilionidae di Taman Nasional Kerinci Seblat Dalam Rangka Pengelolaan Keanekaragaman Jenis yang berkelanjutan 183 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 184 Padang, Sumatera Pusat Studi Tumbuhan Obat ( PSTO ) Univ. Andalas, Padang Upaya Inventarisasi Tumbuhan Yang Mengandung Senyawa Alkaloid Sebagai Bahan Dasar Obat-obatan di TNKS Inventory, Survey Etnobotani, Survey Fotokimia, dan Skrining Bioaktifitas Tumbuhan di TNKS 185 Padang, Sumatera 186 Padang, Sumatera Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Andalas, Padang Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Andalas, Padang Studi Identifikasi dan Ekologi Komunitas Ikan di Perairan Sungan Asam, Jujuhan dan Mangun, Desa Batu Kangkung TNKS Keanekaragaman Kupu-Kupu dan Tanaman Pakan Dari Beberapa Jenis Papilionidae di TNKS 187 Padang, Sumatera 188 Padang, Sumatera Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Andalas, Padang Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Andalas, Padang 189 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 190 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu Studi Populasi Tapir (Tapirus Indicus) di TNKS Struktur Komunitas Burung di TNKS dan Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Fungsi Ekologisnya Inventarisasi Kura-Kura Akuatik dan Terestrial dalam Kawasan Hutan TNKS Kec. Rejang Lebong Selatan Populasi Kambing Hutan Sumatera (Capricornis Sumatrensis) dan Karakteristik Habitatnya di Kawasan TNKS

20 191 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 192 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 193 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu Inventarisasi Potensi Pangan Umbi-Umbian di Kawasan TNKS Rayon Bengkulu Inventarisasi Tumbuhan Paku (pteridophyta) di TNKS Prop. Bengkulu Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Untuk Bumbu- Bumbuan dan Obat-Obata di Sekitar Lokasi TNKS 194 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 195 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 196 Padang, Sumatera Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Andalas, Padang 197 Bengkulu Bird Watching Club Himpunan Mahasiswa Hutan Faperta UNIB, Bengkulu 198 Bengkulu Universitas Muhamadiyah Bengkulu, Bengkulu 199 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 200 Bengkulu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Univ. Bengkulu, Bengkulu 201 DI Yogyakarta Pencinta Alam - Lingkungan Hidup ( PAWANA ), Yogyakarta Pola Pelestarian Keanekaragaman Hayati Berdasar Kearifan Lokal Masyarakat Sekitar Kawasan TNKS di Prop. Bengkulu Inventarisasi Lebah Madu di TNKS Bengkulu Tinjauan Hambatan Yuridis Pengelolaan dan Perlindungan TNKS: Case Study TNKS di Sumatera Identifikasi, Kajian Keanekaragaman dan Habitat Preferensi Burung di TNKS Identifikasi dan Koleksi Mikoriza dan Trichoderma dari Hutan Lindung TNKS Uji Mutu dan Budidaya Beberapa Jenis Rotan Unruk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Sekitar TNKS Kajian Potensi Perempuan Serta Peluang Pemberdayaan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Sekaligus Melestarikan Keanekaragaman Hayati di TNKS Lomba Disain Poster untuk SLTA dan Umum se- DI Yogyakarta dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Jawa KSM Bhakti Alami, Serang Program Siaran Radio "Pemasyarakatan mengenai keanekaragaman hayati" untuk masyarakat Serang, Pandeglang, Rangkasbitung dan sekitarnya 203 Singaraja, Bali Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Singaraja dan Univ. Panji Sakti Singaraja, Bali Seminar bertema "Eksistensi flora dan fauna di Bali dalam kaitannya dengan aktivitas sosial budaya dan ekonomi masyarakat Bali" dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ' Medan, Sumatera Utara Lembaga Alternatif Pengembangan Masyarakat Indonesia ( LAPEMA ), Medan 205 Bengkulu Laboratorium Kehutanan - Fak Pertanian Univ. Bengkulu, Bengkulu 206 Semarang, Jawa Tengah 207 Samarinda, Kalimantan Timur Himpunan Mahasiswa Jurusan Biologi & Pencinta Alam Haliaster Univ. Diponegoro, Semarang Senat Mahasiswa Fak. Kehutanan Univ. Mulawarman, Samarinda Lomba Mengarang tingkat SD dan SLTP serta Lomba Mendongeng untuk Umum se-sumatera Utara dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Seminar bertema " Strategi Konservasi Satwa Langka untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat" dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Seminar sehari "Konservasi Puspa dan Satwa pada Ekosistem Mangrove di Kepulauan Karimunjawa" dalam rangka Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional '98 Seminar Sehari Peduli Puspa & Satwa Kaltim Lestari 1998 dalam rangka perayaan HCPSN 1998

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.1361/AJ.106/DRJD/2003

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.1361/AJ.106/DRJD/2003 KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.1361/AJ.106/DRJD/2003 TENTANG PENETAPAN SIMPUL JARINGAN TRANSPORTASI JALAN UNTUK TERMINAL PENUMPANG TIPE A DI SELURUH INDONESIA DIREKTUR JENDERAL

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA ACARA FINALISASI DAN REALISASI MASTERPLAN PUSAT KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (PPKH) Pongkor, Selasa, 23 April 2013

SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA ACARA FINALISASI DAN REALISASI MASTERPLAN PUSAT KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (PPKH) Pongkor, Selasa, 23 April 2013 SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA ACARA FINALISASI DAN REALISASI MASTERPLAN PUSAT KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (PPKH) Pongkor, Selasa, 23 April 2013 Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang

Lebih terperinci

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, Material, dan Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, Material, dan Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Deputi Big Informasi, Energi, Material, Ba Pengkajian Penerapan Pusat Pengkajian Penerapan (P3TL) mempunyai tugas melaksanakan pengkajian, penerapan, koordinasi penyiapan penyusunan kebijakan nasional

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN

Lebih terperinci

Keberadaan lahan gambut selalu dikaitkan dengan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya. Kondisi lahan gambut yang unik dan khas menjadikan

Keberadaan lahan gambut selalu dikaitkan dengan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya. Kondisi lahan gambut yang unik dan khas menjadikan Keberadaan lahan gambut selalu dikaitkan dengan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya. Kondisi lahan gambut yang unik dan khas menjadikan keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya juga memiliki

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :

Lebih terperinci

Warta Kebijakan. Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang. Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan tata ruang. Perencanaan Tata Ruang

Warta Kebijakan. Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang. Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan tata ruang. Perencanaan Tata Ruang No. 5, Agustus 2002 Warta Kebijakan C I F O R - C e n t e r f o r I n t e r n a t i o n a l F o r e s t r y R e s e a r c h Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2007 TENTANG TATA HUTAN DAN PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN HUTAN, SERTA PEMANFAATAN HUTAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2007 TENTANG TATA HUTAN DAN PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN HUTAN, SERTA PEMANFAATAN HUTAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2007 TENTANG TATA HUTAN DAN PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN HUTAN, SERTA PEMANFAATAN HUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN Pangkal Pinang 16-17 April 2014 BAGIAN DATA DAN INFORMASI BIRO PERENCANAAN KEMENHUT email: datin_rocan@dephut.go.id PENDAHULUAN Latar Belakang Perkembangan pelaksanaan pembangunan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 03 TAHUN 2012 TENTANG TAMAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 03 TAHUN 2012 TENTANG TAMAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 03 TAHUN 2012 TENTANG TAMAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA 47 TAHUN 1997 (47/1997) 30 DESEMBER 1997 (JAKARTA)

REPUBLIK INDONESIA 47 TAHUN 1997 (47/1997) 30 DESEMBER 1997 (JAKARTA) Menimbang : PP 47/1997, RENCANA TATA RUANG WILAYAH NASIONAL Bentuk: PERATURAN PEMERINTAH (PP) Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor: 47 TAHUN 1997 (47/1997) Tanggal: 30 DESEMBER 1997 (JAKARTA) Sumber:

Lebih terperinci

Keputusan Kepala Bapedal No. 56 Tahun 1994 Tentang : Pedoman Mengenai Dampak Penting

Keputusan Kepala Bapedal No. 56 Tahun 1994 Tentang : Pedoman Mengenai Dampak Penting Keputusan Kepala Bapedal No. 56 Tahun 1994 Tentang : Pedoman Mengenai Dampak Penting Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Menimbang : Bahwa untuk melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun

Lebih terperinci

GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PADA DINAS KEHUTANAN ACEH GUBERNUR ACEH, Menimbang : a. bahwa dengan ditetapkannya

Lebih terperinci

MEMUTUSKAN : BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1

MEMUTUSKAN : BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sumber

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sumber daya alam dan lingkungan tidak pernah lepas dari kepentingan seperti kepentingan negara, pemilik modal, rakyat maupun kepentingan lingkungan itu sendiri (Handayani,

Lebih terperinci

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan 2007 Kerja sama Pusat Rencana dan Statistik Kehutanan, Departemen Kehutanan dengan Direktorat Statistik Pertanian, Badan Pusat Statistik Jakarta, 2007 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

KAJIAN PEMBENTUKAN DAN PENYELENGGARAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS

KAJIAN PEMBENTUKAN DAN PENYELENGGARAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG KAJIAN PEMBENTUKAN DAN PENYELENGGARAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) - i - DAFTAR

Lebih terperinci

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan Asep Sjafrudin, S.Si, M.Si Madrasah Aliyah sebagai bagian dari jenjang pendidikan tingkat menengah memerlukan upaya pengendalian,

Lebih terperinci

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi Tabel., dan Padi Per No. Padi.552.078.387.80 370.966 33.549 4,84 4,86 2 Sumatera Utara 3.48.782 3.374.838 826.09 807.302 4,39 4,80 3 Sumatera Barat.875.88.893.598 422.582 423.402 44,37 44,72 4 Riau 454.86

Lebih terperinci

Luas Kawasan Mangrove Per Kabupaten

Luas Kawasan Mangrove Per Kabupaten Luas Kawasan Mangrove Per Kabupaten NAD (Nangroe Aceh Darussalam) Aceh Barat 246.087 Aceh Besar 15.652 Aceh Jaya 110.251 Aceh Singkil 3162.965 Aceh Tamiang 9919.959 Aceh Timur 5466.242 Kota Banda Aceh

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.85/Menhut-II/2014 TENTANG TATA CARA KERJASAMA PENYELENGGARAAN KAWASAN SUAKA ALAM DAN KAWASAN PELESTARIAN ALAM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PERUBAHAN PERUNTUKAN DAN FUNGSI KAWASAN HUTAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PERUBAHAN PERUNTUKAN DAN FUNGSI KAWASAN HUTAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PERUBAHAN PERUNTUKAN DAN FUNGSI KAWASAN HUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

M DUL FGD. Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program CITARUM WATERSHED MANAGEMENT AND BIODIVERSITY CONSERVATION

M DUL FGD. Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program CITARUM WATERSHED MANAGEMENT AND BIODIVERSITY CONSERVATION M DUL FGD Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program CITARUM WATERSHED MANAGEMENT AND BIODIVERSITY CONSERVATION DOC: 2.3.2-KSDATNGP-TR-2014 PELAKSANAAN UJI TERAP MONITORING DAN EVALUASI

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sumber

Lebih terperinci

Desa Semoyo merupakan salah satu desa di Kec. Pathuk kab. Gunung Kidul.

Desa Semoyo merupakan salah satu desa di Kec. Pathuk kab. Gunung Kidul. Oleh Mugi Riyanto Kelompok Serikat Petani Pembaharu (SPP) dan Gapoktan Desa Kawasan Konservasi Semoyo. Alamat : Dusun Salak Desa Semoyo, Pathuk Kab. Gunung Kidul Desa Semoyo merupakan salah satu desa di

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI SEKRETARIS DIREKTORAT JL. H.R. RASUNA SAID KAV 8-9 KUNINGAN 021-5225034 021-5208531 LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA

Lebih terperinci

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh: Prastowo LPPM IPB

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh: Prastowo LPPM IPB APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Oleh: Prastowo LPPM IPB Kegiatan Pengabdian kpd Masy oleh IPB umpan balik Inovasi (hasil riset) Konsep Teknologi Produk Unggulan 1. Masyarakat

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PENANGANAN BENCANA

PENJELASAN ATAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PENANGANAN BENCANA PENJELASAN ATAS RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PENANGANAN BENCANA I. Umum Indonesia, merupakan negara kepulauan terbesar didunia, yang terletak di antara dua benua, yakni benua Asia dan benua Australia,

Lebih terperinci

a. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. b. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam.

a. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. b. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam. URUSAN LINGKUNGAN HIDUP Pada Tahun Anggaran 2008, penyelenggaraan urusan wajib bidang lingkungan hidup sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya yang dilaksanakan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan

Lebih terperinci

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019 Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 Pokok Bahasan 1. Keterpilihan Perempuan di Legislatif Hasil Pemilu 2014 2.

Lebih terperinci

Laporan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang/Jasa

Laporan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang/Jasa Laporan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang/Jasa T.A. 2014 Biro Keuangan dan BMN Sekretariat Jenderal, Kementerian Kesehatan Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa

Lebih terperinci

Undang Undang No. 5 Tahun 1990 Tentang : Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Dan Ekosistemnya

Undang Undang No. 5 Tahun 1990 Tentang : Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Dan Ekosistemnya Undang Undang No. 5 Tahun 1990 Tentang : Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Dan Ekosistemnya Oleh : PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor : 5 TAHUN 1990 (5/1990) Tanggal : 10 AGUSTUS 1990 (JAKARTA) Sumber :

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN WISATA PANTAI TRIANGGULASI DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI (Penekanan Desain Arsitektur Organik Bertema Ekoturisme)

PENGEMBANGAN WISATA PANTAI TRIANGGULASI DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI (Penekanan Desain Arsitektur Organik Bertema Ekoturisme) LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR PENGEMBANGAN WISATA PANTAI TRIANGGULASI DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI (Penekanan Desain Arsitektur Organik Bertema Ekoturisme) Diajukan

Lebih terperinci

EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati

EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati Pengaruh era globalisasi sangat terasa di berbagai sendi kehidupan bangsa Indonesia, tidak terkecuali di Daerah Istimewa

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI SEKRETARIS DIREKTORAT JL. H.R. RASUNA SAID KAV 8-9 KUNINGAN 021-5225034 021-5208531 LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA

Lebih terperinci

DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR DAN TERDEPAN (3T)

DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR DAN TERDEPAN (3T) DAFTAR DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR DAN TERDEPAN (3T) Daftar Daerah Terdepan dan Terluar (Perbatasan) No Provinsi No Kabupaten / Kota Status 1 Sambas Perbatasan 2 Bengkayang Perbatasan 1 Kalimantan Barat

Lebih terperinci

PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN

PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BINTAN NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BINTAN, Menimbang:

Lebih terperinci

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 22 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI

Lebih terperinci

GEOMORFOLOGI BALI DAN NUSA TENGGARA

GEOMORFOLOGI BALI DAN NUSA TENGGARA GEOMORFOLOGI BALI DAN NUSA TENGGARA PULAU BALI 1. Letak Geografis, Batas Administrasi, dan Luas Wilayah Secara geografis Provinsi Bali terletak pada 8 3'40" - 8 50'48" Lintang Selatan dan 114 25'53" -

Lebih terperinci

VI.7-1. Bab 6 Penataan Ruang dan Pembangunan Perkotaan Pembangunan Kota Baru. Oleh Suyono

VI.7-1. Bab 6 Penataan Ruang dan Pembangunan Perkotaan Pembangunan Kota Baru. Oleh Suyono 6.7 PEMBANGUNAN KOTA BARU Oleh Suyono BEBERAPA PENGERTIAN Di dalam Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Undang-undang Otonomi Daerah) 1999 digunakan istilah daerah kota untuk

Lebih terperinci

TINGKAT PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA MANGROVE PADA MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU

TINGKAT PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA MANGROVE PADA MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU TINGKAT PENERAPAN SISTEM BUDIDAYA MANGROVE PADA MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU Diarsi Eka Yani (diarsi@ut.ac.id) PS Agribisnis, FMIPA, Universitas Terbuka ABSTRAK Abrasi pantai yang terjadi

Lebih terperinci

MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA. PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 130/Permentan/SR.130/11/2014 TENTANG

MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA. PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 130/Permentan/SR.130/11/2014 TENTANG MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 130/Permentan/SR.130/11/2014 TENTANG KEBUTUHAN DAN HARGA ECERAN TERTINGGI (HET) PUPUK BERSUBSIDI UNTUK SEKTOR PERTANIAN

Lebih terperinci

Analisa Manfaat Biaya Proyek Pembangunan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder Daerah Istimewa Yogyakarta

Analisa Manfaat Biaya Proyek Pembangunan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder Daerah Istimewa Yogyakarta JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2013) 1-5 1 Analisa Manfaat Biaya Proyek Pembangunan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder Daerah Istimewa Yogyakarta Dwitanti Wahyu Utami dan Retno Indryani Jurusan Teknik

Lebih terperinci

MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH

MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) merupakan program yang dicanangkan pemerintah dengan tujuan pemanfaatan lahan pekarangan untuk pengembangan pangan rumah

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Masalah. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, maka secara

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Masalah. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, maka secara 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, maka secara otomatis kebutuhan terhadap pangan akan meningkat pula. Untuk memenuhi kebutuhan pangan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG PENATAGUNAAN TANAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG PENATAGUNAAN TANAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG PENATAGUNAAN TANAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 16 ayat (2) Undang-undang Nomor

Lebih terperinci

BAB III Tahapan Pendampingan KTH

BAB III Tahapan Pendampingan KTH BAB III Tahapan Pendampingan KTH Teknik Pendampingan KTH 15 Pelaksanaan kegiatan pendampingan KTH sangat tergantung pada kondisi KTH, kebutuhan dan permasalahan riil yang dihadapi oleh KTH dalam melaksanakan

Lebih terperinci

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Latar Belakang Berbagi ilmu. Inilah yang mendorong sekelompok pemuda asal Kupang melakukan

Lebih terperinci

MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY. Oleh: Sri Purwani Konsultan

MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY. Oleh: Sri Purwani Konsultan MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY (Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon dan Desa Sumbermulya

Lebih terperinci

INDIKASI KAWASAN HUTAN DAN LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI

INDIKASI KAWASAN HUTAN DAN LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI INDIKASI DAN LAHAN YANG PERLU DILAKUKAN REHABILITASI PUSAT PERPETAAN KEHUTANAN BADAN PLANOLOGI KEHUTANAN DEPARTEMEN KEHUTANAN MEI 2002 TABEL 1. REKAPITULASI LUAS INDIKASI RHL PER PULAU/KELOMPOK PULAU (JUTA

Lebih terperinci

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79 No. 17/03/34/Th.XVII, 2 Maret 2015 NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI 1. Nilai Tukar Petani (NTP) Pada Februari 2015, NTP

Lebih terperinci

Peran BDK Kupang dalam Upaya Pengembangan dan Pelestarian Cendana (Santalum album L.) Oleh: Gunawan Nugrahanto* Abstract

Peran BDK Kupang dalam Upaya Pengembangan dan Pelestarian Cendana (Santalum album L.) Oleh: Gunawan Nugrahanto* Abstract Peran BDK Kupang dalam Upaya Pengembangan dan Pelestarian Cendana (Santalum album L.) Oleh: Gunawan Nugrahanto* Abstract Sandalwood (Santalum album L.) is a typical and important commodity of East Nusa

Lebih terperinci

Jakarta, 27 April 2015

Jakarta, 27 April 2015 Jakarta, 27 April 2015 SELASA, 28 APRIL 2015 GELOMBANG DAPAT TERJADI 2,0 M S/D 3,0 M DI : SAMUDERA HINDIA SELATAN PULAU JAWA, PERAIRAN KEP. TALAUD, PERAIRAN KEP. WAKATOBI, SAMUDERA HINDIA SELATAN BALI

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.16/MEN/2008 TENTANG PERENCANAAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

TOR RISET KUANTITATIF IDENTIFIKASI KEPENTINGAN DALAM RANGKA PRIDE CAMPAIGN TNUK BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON

TOR RISET KUANTITATIF IDENTIFIKASI KEPENTINGAN DALAM RANGKA PRIDE CAMPAIGN TNUK BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON TOR RISET KUANTITATIF IDENTIFIKASI KEPENTINGAN DALAM RANGKA PRIDE CAMPAIGN TNUK BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON Jl. Perintis Kemerdekaan No. 51 Labuan Pandeglang Banten 42264 1 I. PENDAHULUAN 1. Latar

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN PELAKSANAAN EVALUASI AKHIR PROGRAM MITRA TFCA- SUMATERA PADA SIKLUS HIBAH 1

KERANGKA ACUAN PELAKSANAAN EVALUASI AKHIR PROGRAM MITRA TFCA- SUMATERA PADA SIKLUS HIBAH 1 KERANGKA ACUAN PELAKSANAAN EVALUASI AKHIR PROGRAM MITRA TFCA- SUMATERA PADA SIKLUS HIBAH 1 1. PENDAHULUAN Program TFCA- Sumatera merupakan program hibah bagi khususnya LSM dan Perguruan Tinggi di Indonesia

Lebih terperinci

NO REKENING/PAN BBM Money

NO REKENING/PAN BBM Money No NO REKENING/PAN BBM Money CABANG BUKA REKENIG 1 9303581XXX PREPAID 2 9303632XXX PREPAID 3 4109455XXX CIKARANG LIPPO - BEKASI 4 4110772XXX KELAPA GADING BOULEVARD RAYA - JKT 5 4110921XXX ASIA - MEDAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.03/ MEN/2010 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.03/ MEN/2010 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.03/ MEN/2010 TENTANG TATA CARA PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Lebih terperinci

Tentang Penulis. Penulis dilahirkan pada tanggal 27 Oktober 1984 di Majene, Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Jurusan Perikanan,

Tentang Penulis. Penulis dilahirkan pada tanggal 27 Oktober 1984 di Majene, Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Jurusan Perikanan, Tentang Penulis Penulis dilahirkan pada tanggal 27 Oktober 1984 di Majene, Sulawesi Barat. Pada tahun 2002 menyelesaikan pendidikan di SMU 1 Majene dan pada tahun 2003 penulis berhasil diterima pada Program

Lebih terperinci

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU 189 Prosiding Seminar Nasional Budidaya Pertanian Urgensi dan Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bengkulu 7 Juli 2011 ISBN 978-602-19247-0-9 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung

Lebih terperinci

5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) pembangunan di urusan lingkungan hidup, urusan pertanian,

5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) pembangunan di urusan lingkungan hidup, urusan pertanian, urusan perumahan rakyat, urusan komunikasi dan informatika, dan urusan kebudayaan. 5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) Pembangunan di tahun kelima diarahkan pada fokus pembangunan di urusan lingkungan

Lebih terperinci

MENINGKATKAN DEVISA SEKTOR KEHUTANAN TANPA MENGABAIKAN LINGKUNGAN

MENINGKATKAN DEVISA SEKTOR KEHUTANAN TANPA MENGABAIKAN LINGKUNGAN MENINGKATKAN DEVISA SEKTOR KEHUTANAN TANPA MENGABAIKAN LINGKUNGAN DWI ENDAH WIDYASTUTI, S. HUT Fakultas Pertanian Jurusan Ilmu Kehutanan Universitas Sumatera Utara A. TREND GLOBAL TERHADAP PRODUK HUTAN

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG KETAHANAN PANGAN DAN GIZI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG KETAHANAN PANGAN DAN GIZI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG KETAHANAN PANGAN DAN GIZI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

KONDISI EKOSISTEM DAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI PESISIR DI KABUPATEN ALOR

KONDISI EKOSISTEM DAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI PESISIR DI KABUPATEN ALOR RINGKASAN EKSEKUTIF KAJIAN KONDISI EKOSISTEM DAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI PESISIR DI KABUPATEN ALOR Ir. Jotham S. R. Ninef, M.Sc. (Ketua Tim Pengkajian dan Penetapan Kawasan Konservasi Laut Provinsi NTT)

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012. Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN

PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012. Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN PENGUMUMAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2012 Nomor : PENG/ 01/ VII/ 2012/BNN Badan Narkotika Nasional Tahun Anggaran 2012 akan menerima pendaftaran

Lebih terperinci

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD Bahan Konferensi Pers UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD No. 55 Tahun 2013, Tanggal: 23 Mei 2013 Kementerian Pendidikan dan kebudayaan 27 Mei 2013 Daftar Isi 1 AMANAH UU No. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 1999 TENTANG KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 1999 TENTANG KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 1999 TENTANG KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa hutan, sebagai karunia dan amanah Tuhan Yang Maha

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG TATACARA PENYERAHAN URUSAN PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DESA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG TATACARA PENYERAHAN URUSAN PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DESA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG TATACARA PENYERAHAN URUSAN PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

Mengapa Konservasi Itu Penting. Argumen Pendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati

Mengapa Konservasi Itu Penting. Argumen Pendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati Mengapa Konservasi Itu Penting Argumen Pendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati 1 Deteriorasi Populasi BUMI: Lahan, Air, Udara, Biodiversity keputusan sosial ekonomi MANUSIA Destruksi Budaya Mengapa

Lebih terperinci

KAWASAN STRATEGIS NASIONAL (KSN)

KAWASAN STRATEGIS NASIONAL (KSN) KAWASAN STRATEGIS NASIONAL (KSN) ialah wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan. Hal ini karena secara nasional KSN berpengaruh sangat penting terhadap kedaulatan negara, pertahanan dan keamanan negara,

Lebih terperinci

Daya Tampung Tiap-Tiap Jurusan dan Progam Studi Program Ilmu Alam (IPA)

Daya Tampung Tiap-Tiap Jurusan dan Progam Studi Program Ilmu Alam (IPA) Daya Tampung Tiap-Tiap Jurusan dan Progam Studi Program Ilmu Alam (IPA) Wilayah I 1. Universitas Syiah Kuala 111011 Pend. Dokter Hewan * 60 271 111025 Teknik Sipil 43 1900 111033 Teknik Mesin * 47 394

Lebih terperinci

Fungsi, Sub Fungsi, Program, Satuan Kerja, dan Kegiatan Anggaran Tahun 2012 Kode. 1 010022 Provinsi : DKI Jakarta 484,909,154

Fungsi, Sub Fungsi, Program, Satuan Kerja, dan Kegiatan Anggaran Tahun 2012 Kode. 1 010022 Provinsi : DKI Jakarta 484,909,154 ALOKASI ANGGARAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENDIDIKAN YANG DILIMPAHKAN KEPADA GUBERNUR (Alokasi Anggaran Dekonsentrasi Per Menurut Program dan Kegiatan) (ribuan rupiah) 1 010022 : DKI Jakarta 484,909,154

Lebih terperinci

STABILISASI HARGA PANGAN

STABILISASI HARGA PANGAN STABILISASI HARGA PANGAN Oleh : Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR DEWAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2008 PERANAN KOMODITAS PANGAN PRODUSEN KESEMPATAN KERJA DAN PENDAPATAN KONSUMEN RUMAH TANGGA AKSES UNTUK GIZI KONSUMEN

Lebih terperinci

UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) KEMENTERIAN PU PERA

UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) KEMENTERIAN PU PERA UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) KEMENTERIAN PU PERA Disampaikan oleh: Kepala Badan Pembinaan Konstruksi 23 Desember 2014 PELAKSANA PROGRAM/KEGIATAN UU/PP SEKTORAL ORGANISASI PENGADAAN BARANG DAN JASA KEMENTERIAN

Lebih terperinci

Seuntai Kata. Manggar, 16 Agustus 2013 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung Timur. Zainubi, S.Sos

Seuntai Kata. Manggar, 16 Agustus 2013 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung Timur. Zainubi, S.Sos Seuntai Kata Sensus Pertanian 2013 (ST2013) merupakan sensus pertanian keenam yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 (sepuluh) tahun sekali sejak 1963. Pelaksanaan ST2013 merupakan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN

KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN Tindak Lanjut/ Pelaksanaan Hasil FK-PWP Tahun 2012 Hendro Asmoro, SST., M.Si Disampaikan pada : Pertemuan FK-PWP Tahun 2013 KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN NASKAH

Lebih terperinci

PELUANG PENGELOLAAN HUTAN OLEH MUKIM DAN PENYIAPAN MASYARAKAT ADAT UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM

PELUANG PENGELOLAAN HUTAN OLEH MUKIM DAN PENYIAPAN MASYARAKAT ADAT UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM PELUANG PENGELOLAAN HUTAN OLEH MUKIM DAN PENYIAPAN MASYARAKAT ADAT UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM Oleh: Syaifuddin FFI Aceh Program Governor s Climate Forest Task Force Meeting 2010 Banda Aceh, 18-22

Lebih terperinci

SALAM KENAL YORHAN YOHANIS NOME. DOSEN FH UNDANA.

SALAM KENAL YORHAN YOHANIS NOME. DOSEN FH UNDANA. SALAM KENAL YORHAN YOHANIS NOME. DOSEN FH UNDANA. AKTIVITAS: Dewan Penasehat PSA -HAM Undana; BP KontraS Nusa Tenggara; Dewan PakarLPA NTT; Tim Advokasi Warga Binaan Lapas-Rutan Se-NTT; Mitra Kerja Biro

Lebih terperinci

Cover Page. The handle http://hdl.handle.net/1887/20260 holds various files of this Leiden University dissertation.

Cover Page. The handle http://hdl.handle.net/1887/20260 holds various files of this Leiden University dissertation. Cover Page The handle http://hdl.handle.net/1887/20260 holds various files of this Leiden University dissertation. Author: Becking, Leontine Elisabeth Title: Marine lakes of Indonesia Date: 2012-12-04

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KUTAI KARTANEGARA, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 8.032 rumah tangga

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 8.032 rumah tangga .1572 Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 8.032 rumah tangga Jumlah rumah tangga usaha pertanian milik sendiri di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 6.603 rumah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Model Genesi dalam Jurnal : Berkala Ilmiah Teknik Keairan Vol. 13. No 3 Juli 2007, ISSN 0854-4549.

BAB I PENDAHULUAN. Model Genesi dalam Jurnal : Berkala Ilmiah Teknik Keairan Vol. 13. No 3 Juli 2007, ISSN 0854-4549. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Wilayah pesisir merupakan pertemuan antara wilayah laut dan wilayah darat, dimana daerah ini merupakan daerah interaksi antara ekosistem darat dan ekosistem laut yang

Lebih terperinci

PENENTUAN PUSAT PUSAT PENGEMBANGAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI DAN LAUT Oleh : Ir Kartika Listriana

PENENTUAN PUSAT PUSAT PENGEMBANGAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI DAN LAUT Oleh : Ir Kartika Listriana PENENTUAN PUSAT PUSAT PENGEMBANGAN DI WILAYAH PESISIR PANTAI DAN LAUT Oleh : Ir Kartika Listriana Wilayah pesisir dan laut memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah daratan. Karakteristik khusus

Lebih terperinci

Hercules si Perusak Tanaman Pala dan Cengkeh

Hercules si Perusak Tanaman Pala dan Cengkeh Hercules si Perusak Tanaman Pala dan Cengkeh I. Latar Belakang Tanaman pala merupakan tanaman keras yang dapat berumur panjang hingga lebih dari 100 tahun. Tanaman pala tumbuh dengan baik di daerah tropis.

Lebih terperinci

INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM SELASA, 16 DAN RABU, 17 JUNI 2015 M PENENTU AWAL BULAN RAMADLAN 1436 H

INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM SELASA, 16 DAN RABU, 17 JUNI 2015 M PENENTU AWAL BULAN RAMADLAN 1436 H INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM SELASA, 16 DAN RABU, 17 JUNI 2015 M PENENTU AWAL BULAN RAMADLAN 1436 H Keteraturan peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi juga Bumi dan Bulan dalam mengelilingi

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2013 TENTANG PENGESAHAN NAGOYA PROTOCOL ON ACCESS TO GENETIC RESOURCES AND THE FAIR AND EQUITABLE SHARING OF BENEFITS ARISING FROM THEIR UTILIZATION TO THE

Lebih terperinci

Perubahan bentang alam sebagai dampak pertambangan

Perubahan bentang alam sebagai dampak pertambangan Tropenbos International Indonesia Programme TBI INDONESIA Perubahan bentang alam sebagai dampak pertambangan Reklamasi dengan pendekatan bentang alam Petrus Gunarso, PhD Bukit Bangkirai, Samboja 4 Desember

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Dari Bukit Turun Ke Sawah PLPBK di Kawasan Heritage Mentirotiku dan Lakessi

Dari Bukit Turun Ke Sawah PLPBK di Kawasan Heritage Mentirotiku dan Lakessi Dari Bukit Turun Ke Sawah PLPBK di Kawasan Heritage Mentirotiku dan Lakessi PLPBK DI KAWASAN HERITAGE MENTIROTIKU Kabupaten Toraja Utara memiliki budaya yang menarik bagi wisatawan dan memilki banyak obyek

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 55/Permentan/KP.120/7/2007 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN PENYULUH PERTANIAN BERPRESTASI

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 55/Permentan/KP.120/7/2007 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN PENYULUH PERTANIAN BERPRESTASI PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 55/Permentan/KP.120/7/2007 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN PENYULUH PERTANIAN BERPRESTASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

POLICY UPDATE WIKO SAPUTRA

POLICY UPDATE WIKO SAPUTRA POLICY UPDATE Arah dan Strategi Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA) di Indonesia WIKO SAPUTRA Peneliti Kebijakan Ekonomi dan Publik

Lebih terperinci

KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA

KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA KOMPONEN G PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA Pengelolaan Penelitian di tingkat Universitas Nusa Cendana (Undana), dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian (LP). Dalam melaksanakan

Lebih terperinci

RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) WILAYAH PERKOTAAN

RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) WILAYAH PERKOTAAN Makalah Lokakarya PENGEMBANGAN SISTEM RTH DI PERKOTAAN Dalam rangkaian acara Hari Bakti Pekerjaan Umum ke 60 Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) WILAYAH

Lebih terperinci

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA PEMBENTUKAN KANTOR REGIONAT XIII DAN KANTOR REGIONAL XIV NOMOR 20 TAHUN 2014 TANGGAL.. 21 JULI 2OT4 NOMOR 20 TAHUN 20 14 TBNTANG PEMBENTUKAN KANTOR REGIONAL XIII DAN KANTOR REGIONAL XIV DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci