LEMBAR KERJA V KOMPARATOR

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LEMBAR KERJA V KOMPARATOR"

Transkripsi

1 LEMBAR KERJA V KOMPARATOR 5.1. Tujuan 1. Mahasiswa mampu mengoperasikan op amp sebagai rangkaian komparator inverting dan non inverting 2. Mahasiswa mampu membandingkan dan menganalisis keluaran dari rangkaian komparator inverting dan non inverting 5.2. Alat dan Bahan a. Project Board b. Multimeter c. Power Supply d. Jumper e. Resistor f. IC LM 324 g. Led 5.3 Langkah Percobaan Rangkaian Komparator Inverting 1. Buat rangakain seperti gambar di bawah ini Gambar Komparator Inverting 2. Atur nilai Vref pada masukan non inverting op amp sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 3. Beri masukan tegangan masukan inverting sesuai dengan nilai yang telah ditentukan Teknik Elektromedik Widya Husada 36

2 4. Amati kondisi Led mana yang menyala dan ukur Vout op amp menggunakan multimeter 5. Catat hasil pengamatan nyala Led dan pengukuran Vout pada Tabel Ulangi langkah 3, 4 dan 5 untuk nilai Vin yang lain Tabel 5.1 Data Hasil Percobaan Komparator Inverting Vref =.. R = Vin (Volt) Vout (Volt) Kondisi Led Green Red Rangakain Komparator Non Inverting 1. Buat rangakain seperti gambar di bawah ini Gambar Komparator Non Inverting 2. Atur nilai Vref pada masukan inverting op amp sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 3. Beri masukan tegangan masukan non inverting sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 4. Amati kondisi Led mana yang menyala dan ukur Vout op amp menggunakan multimeter 5. Catat hasil pengamatan nyala Led dan pengukuran Vout pada Tabel Ulangi langkah 3, 4 dan 5 untuk nilai Vin yang lain Teknik Elektromedik Widya Husada 37

3 Tabel 5.2 Data Hasil Percobaan Komparator Non Inverting Vref =.. R = Vin (Volt) Vout (Volt) Kondisi Led Green Red Rangakain Konparator 2 op amp 1. Buat rangakain seperti gambar di bawah ini Gambar Komparator 2 op amp 2. Atur nilai Vref untuk op amp 1 dan 2 sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 3. Beri masukan tegangan masukan pada op amp 1 dan 2 sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 4. Amati kondisi Led mana yang menyala dan ukur Vout op amp menggunakan multimeter 5. Catat hasil pengamatan nyala Led dan pengukuran Vout pada Tabel Ulangi langkah 3, 4 dan 5 untuk nilai Vin yang lain Teknik Elektromedik Widya Husada 38

4 Tabel 5.3 Data Hasil Percobaan Komparator 2 Op Amp Vref =.. R = Vin Vout1 Vout2 Kondisi Led Red Green Yellow1 Yellow2 5.4 Analisa Data Percobaan Rangkaian Komparator Inverting Gambar Rangkaian Komparator Inverting Prinsip Kerja:... Teknik Elektromedik Widya Husada 39

5 Rumus-rumus rangkaian Comparator A ol = x Bila: V out perhitungan +VCC maka V out perhitungan = +V sat V out perhitungan -VCC maka V out perhitungan = -V sat Dengan menggunakan rumus diatas maka: 1. Untuk nilai: V ref V in =...V =...V V out pengukuran =...V Maka: V out perhitungan = A ol x (V ref V in ) =... =... =...V Karena V out perhitungan Untuk nilai: V ref V in =...V =...V V out pengukuran =...V Maka: V out perhitungan = A ol x (V ref V in ) =... =... =...V Karena V out perhitungan... Teknik Elektromedik Widya Husada 40

6 Tabel 5.1 Hasil Pengukuran Dan Perhitungan Rangkaian Komparator Inverting No V ref V in Pengukuran Perhitungan (Volt) (Volt) V out (Volt) V out (Volt) Percobaan Rangkaian Komparator Non Inverting Gambar Rangkaian Komparator 2 Op Amp Prinsip Kerja:... Rumus-rumus rangkaian Comparator A ol IC Bila: = x V out perhitungan +VCC maka V out perhitungan = +V sat V out perhitungan -VCC maka V out perhitungan = -V sat Teknik Elektromedik Widya Husada 41

7 Dengan menggunakan rumus diatas maka: 1. Untuk nilai: V ref =...V V in =...V V out pengukuran =...V Maka: V out perhitungan = A ol x (V in V ref ) =... =... =...V Karena V out perhitungan Untuk nilai: V ref =...V V in =...V V out pengukuran =...V Maka: V out perhitungan = A ol x (V in V ref ) =... =... =...V Karena V out perhitungan... Tabel 5.5 Hasil Pengukuran Dan Perhitungan Rangkaian Komparator Non Inverting No V in1 V in2 Pengukuran Perhitungan (Volt) (Volt) V out (Volt) V out (Volt) Teknik Elektromedik Widya Husada 42

8 5.4.3 Percobaan Rangkaian Komparator 2 Op Amp Gambar Rangkaian Komparator 2 Op Amp Prinsip Kerja:... Rumus-rumus rangkaian Comparator A ol = x Bila: V out perhitungan +VCC maka V out perhitungan = +V sat V out perhitungan -VCC maka V out perhitungan = -V sat Dengan menggunakan rumus diatas maka: 1. Untuk nilai: V ref =...V V in =...V V out1 pengukuran =...V V out 2 pengukuran =...V Maka: V out 1 perhitungan = A ol x (V in V ref ) Teknik Elektromedik Widya Husada 43

9 =... =... =...V Karena V out1 perhitungan... V out 2 perhitungan = A ol x (V ref V in ) =... =... =...V Karena V out2 perhitungan Untuk nilai: V ref =...V V in =...V V out1 pengukuran =...V V out 2 pengukuran =...V Maka: V out 1 perhitungan = A ol x (V in V ref ) =... =... =...V Karena V out1 perhitungan... V out 2 perhitungan = A ol x (V ref V in ) =... =... =...V Karena V out2 perhitungan... Teknik Elektromedik Widya Husada 44

10 No Tabel 5.6 Hasil Pengukuran Dan Perhitungan Rangkaian Komparator 2 Op Amp V in1 V in2 (Volt) (Volt) Pengukuran Perhitungan V out1 V out2 V out1 V out2 (Volt) (Volt) (Volt) (Volt) 5.5 Kesimpulan Teknik Elektromedik Widya Husada 45

11 LEMBAR KERJA VI RANGKAIAN INTEGRATOR 6.1. Tujuan 1. Mahasiswa mampu mengoperasikan op amp sebagai rangkaian integrator 2. Mahasiswa mampu menganalisis rangkaian op amp sebagai integrator 6.2. Alat dan Bahan a. Project Board b. Multimeter c. Power Supply d. Jumper e. Osiloskop f. Resistor g. Kapasitor h. IC LM Langkah Percobaan Rangkaian Integrator 1 Buat rangkain integrator seperti gambar di bawah 2 Hubungkan keluaran function generator pada bagian masukan rangkaian integrator 3 Hubungkan probe osiloskop pada bagian input dan keluaran rangkaian integrator 4 Atur sinyal keluaran function generator pada nilai f =... Hz dan Vpp =. Volt 5 Dengan osiloskop amati bentuk sinyal Vin dan Vout serta catat nilai frekuensi dan Vpp keluarannya nya Teknik Elektromedik Widya Husada 46

12 Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = V pp in =. V pp out =. f in =. f out =. 6 Ubah nilai frekeunsi masukan rangkaian integrator menjadi f =.. Hz 7 Ulangi 4 5 untuk masukan tersebut Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = V pp in =. V pp out =. f in =. f out =. 6.4 Analisa Data Prinsip Kerja: Gambar Percobaan Rangkaian Integrator Teknik Elektromedik Widya Husada 47

13 ... Perhitungan data hasil percobaan integrator Saat: f in < f c, rangakaian sebagai penguat pembalik : V out = - (R 2 /R 1 ). V in f in > f c, rangkaian sebagai integrator : V out = - R 1 C f (dv in /dt) Untuk data percobaan R 1 =... C f =... R 2 =... Sinyal input =... f c = 1 2πR 1 C f =... =... Hz f in =... Hz V out =...V dan Bentuk sinyal output =..., karena... f in =... Hz V out =...V dan Bentuk sinyal output =..., karena Kesimpulan Teknik Elektromedik Widya Husada 48

14 LEMBAR KERJA VII RANGKAIAN DIFERENSIATOR 7.1. Tujuan 3. Mahasiswa mampu mengoperasikan op amp sebagai rangkaian diferensiator 4. Mahasiswa mampu menganalisis rangkaian op amp sebagai diferensiator 7.2. Alat dan Bahan i. Project Board j. Multimeter k. Power Supply l. Jumper m. Osiloskop n. Resistor o. Kapasitor p. IC LM Langkah Percobaan Rangkaian Diferensiator 8 Buat rangkain diferensiator seperti gambar di bawah 9 Hubungkan keluaran function generator pada bagian masukan rangkaian diferensiator 10 Hubungkan probe osiloskop pada bagian input dan keluaran rangkaian diferensiator 11 Atur sinyal keluaran function generator pada nilai f =... Hz dan Vpp =. Volt Teknik Elektromedik Widya Husada 49

15 12 Dengan osiloskop amati bentuk sinyal Vin dan Vout serta catat nilai frekuensi dan Vpp keluarannya nya Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = V pp in =. V pp out =. f in =. f out =. 13 Ubah nilai frekeunsi masukan rangkaian diferensiator menjadi f =.. Hz 14 Ulangi 4 5 untuk masukan tersebut Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = V pp in =. V pp out =. f in =. f out =. 7.4 Analisa Data Prinsip Kerja: Gambar Percobaan Rangkaian Diferensiator Teknik Elektromedik Widya Husada 50

16 ... Perhitungan data hasil percobaan diferensiator Saat: f in > f c, rangakaian sebagai penguat pembalik : V out = - (R 2 /R 1 ). V in f in < f c, rangkaian sebagai diferensiator : V out = - R 1 C f (dv in /dt) Untuk data percobaan R 1 =... C f =... R 2 =... Sinyal input =... f c = 1 2πR 1 C f =... =... Hz f in =... Hz V out =...V dan Bentuk sinyal output =..., karena... f in =... Hz V out =...V dan Bentuk sinyal output =..., karena Kesimpulan Teknik Elektromedik Widya Husada 51

17 LEMBAR KERJA VIII RANGKAIAN PENYEARAH PRESISI 8.1. Tujuan 1. Mahasiswa mampu mengoperasikan op amp sebagai penyearah presisi setengah gelombang dan gelombang penuh 2. Mahasiswa mampu menganalisis rangkaian op amp sebagai penyearah presisi setengah gelombang dan gelombang penuh 8.2. Alat dan Bahan a. Project Board b. Multimeter c. Power Supply d. Jumper e. Osiloskop f. Function Generator g. Resistor h. Kapasitor i. Dioda j. IC LM Langkah Percobaan Rangkaian Penyearah Presisi Setengah Gelombang 1 Buat rangkaian penyearah presisi setengah gelombang seperti gambar di bawah Teknik Elektromedik Widya Husada 52

18 2 Setting keluaran function generator sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 3 Hubungkan output function generator ke bagian input rangkaian 4 Hubungkan probe osiloskop pada bagian input dan output rangkaian pilai frenyearah presisi setengah gelombang 5 Beri tegangan catu pada bagian Vcc+ dan Vcc- op amp 6 Amati bentuk masukan dan keluaran gelombang menggunakan osiloskop 7 Ukur nilai frekuensi dan Vpp-nya menggunakan osiloskop 8 Ukur tegangan keluaran menggunakan multimeter 9 Catat hasil pengamatan dan pengukuran pada Tabel Ubah nilai R 1 dan R 2 dengan nilai lainnya kemudian ulangi langkah 2-9 Tabel 8.1 Hasil Pengukuran Penyearah Presisisi Setengah Gelombang Vin = f in = R 1 R 2 V out f out Osiloskop Multimeter Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = Gambar Bentuk Masukan dna Keluaran Gelombang Teknik Elektromedik Widya Husada 53

19 8.3.2 Rangkaian Penyearah Presisi Gelombang Penuh 1 Buat rangkaian penyearah presisi setengah gelombang seperti gambar di bawah 2 Setting keluaran function generator sesuai dengan nilai yang telah ditentukan 3 Hubungkan output function generator ke bagian input rangkaian 4 Hubungkan probe osiloskop pada bagian input dan output rangkaian pilai frenyearah presisi setengah gelombang 5 Beri tegangan catu pada bagian Vcc+ dan Vcc- op amp 6 Amati bentuk masukan dan keluaran gelombang menggunakan osiloskop 7 Ukur nilai frekuensi dan Vpp-nya menggunakan osiloskop 8 Ukur tegangan keluaran menggunakan multimeter Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = Vpp 1n =.. f in =. V out =.. f out = 9 Ubah arah pemasangan D 1 dan D 2 kemudian ulangi langkah 2-8 Teknik Elektromedik Widya Husada 54

20 Channel 1 Volt/div =. Time/div = Channel 2 Volt/div =. Time/div = Vpp 1n =.. V out =.. f in =. f out = 8.4 Analisa Data Percobaan Penyearah Presisi Setengah Gelombang Penuh Gambar Rangkaian Penyearah Presisi Setengah Gelombang Prinsip Kerja:... Teknik Elektromedik Widya Husada 55

21 Perhitungan data hasil percobaan Untuk data percobaan R 1 =... R 2 = Percobaan Penyearah Presisi Gelombang Penuh Gambar Rangkaian Penyearah Presisi Gelombang Penuh Prinsip Kerja:... Perhitungan data hasil percobaan Untuk data percobaan R 1 =... R 2 =... R 3 =... C =... Teknik Elektromedik Widya Husada 56

22 8.5 Kesimpulan Teknik Elektromedik Widya Husada 57

23 LEMBAR KERJA IX OSILATOR 9.1. Tujuan 1. Mahasiswa mampu mengoperasikan op amp sebagai osilator gelombang kotak, segitiga, dan sinus 2. Mahasiswa mampu menganalisis rangkaian op amp sebagai osilator gelombang kotak, segitiga, dan sinus 9.2. Alat dan Bahan a. Project Board b. Multimeter c. Power Supply d. Jumper e. Osiloskop f. Resistor g. Kapasitor h. IC LM Langkah Percobaan Rangkaian Pembangkit Gelombang Kotak 1 Buat rangakain seperti gambar di bawah 2 Hubungkan pin Vcc+ dan Vcc- dengan power supply 3 Nyalakan power supply dan ukur nilai V T menggunakan multimeter Teknik Elektromedik Widya Husada 58

24 4 Hubungkan probe osiloskop pada bagian keluaran rangkaian 5 Amati bentuk gelombang serta catat nilai frekuensi dan Vpp-nya Volt/div =. Time/div = Bentuk output =.. V out pp = T = f = Rangkaian Pembangkit Gelombang Segitiga 1. Buat rangakain seperti gambar di bawah Gambar Rangakain Pembangkit Gelombang Segitiga 2. Hubungkan pin Vcc+ dan Vcc- dengan power supply 3. Nyalakan power supply dan hubungkan probe osiloskop pada bagian keluaran rangkaian Teknik Elektromedik Widya Husada 59

25 4. Amati bentuk gelombang serta catat nilai frekuensi dan Vpp-nya Volt/div =. Time/div = Bentuk output =.. V out pp = T = f = Rangkaian Pembangkit Gelombang Sinus 1. Buat rangakain seperti gambar di bawah 2. Hubungkan pin Vcc+ dan Vcc- dengan power supply 3. Nyalakan power supply dan hubungkan probe osiloskop pada bagian keluaran rangkaian 4. Amati bentuk gelombang serta catat nilai frekuensi dan Vpp-nya Teknik Elektromedik Widya Husada 60

26 Volt/div =. Time/div = Bentuk output =.. V out pp = T = f =. 9.4 Analisa Data Percobaan Pembangkit Gelombang Kotak Gambar Rangkaian Pembangkit Gelombang Kotak Prinsip Kerja:... Perhitungan data hasil percobaan Untuk data percobaan Teknik Elektromedik Widya Husada 61

27 R 1 =... R 2 =... R 3 =... C =... V T = R 2 R 2 +R 3 V out pp = 2 V T Vcc =... =... =... =... T = 2R 1 C ln 1 + 2R 2 R 3 f = 1/T =... =... =... =... Tabel 9.1 Hasil Pengukuran Dan Perhitungan Rangkaian Pembangkit Gelombang Kotak Pengukuran Perhitungan V out pp (Volt) f (Hz) V out pp (Volt) f (Hz) Percobaan Pembangkit Gelombang Segitiga Gambar Rangkaian Pembangkit Gelombang Segitiga Teknik Elektromedik Widya Husada 62

28 Prinsip Kerja:... Perhitungan data hasil percobaan Untuk data percobaan R 1 =... R 4 =... R 2 =... R 5 =... R 3 =... C 2 =... C 1 =... V T = (R 2 / (R 2 + R 3 )) V in =... =... V in pp = 2 V T =... =... V out pp = V in pp /4 f R 4 C 2 =... =... T = 2 R 1 C ln (1 + 2R 2/ R 3 ) =... =... f = 1/T =... =... Teknik Elektromedik Widya Husada 63

29 Tabel 9.2 Hasil Pengukuran Dan Perhitungan Rangkaian Pembangkit Gelombang Segitiga Pengukuran Perhitungan V out pp (Volt) f (Hz) V out pp (Volt) f (Hz) Percobaan Pembangkit Gelombang Sinus Gambar Rangkaian Pembangkit Gelombang Segitiga Prinsip Kerja:... Perhitungan data hasil percobaan R 1 =... R 3 =... R 2 =... C 2 =... C 1 =... R P R R 1 1 R 2 R 2 =.. = Teknik Elektromedik Widya Husada 64

30 FOUT 2 1 RP R3 C1 C2 =.. =.. Tabel 9.3 Hasil Pengukuran Dan Perhitungan Rangkaian Pembangkit Gelombang Segitiga Pengukuran Perhitungan V out pp (Volt) f (Hz) V out pp (Volt) f (Hz) 9.5 Kesimpulan Teknik Elektromedik Widya Husada 65

31 LEMBAR KERJA X FILTER AKTIF Tujuan 1. Mahasiswa mampu memahami prinsip kerja op amp sebagai filter aktif Low Pass dan High Pass 2. Mahasiswa mampu mengoperasikan op amp sebagai rangkaian filter aktif Low Pass dan High Pass Alat dan Bahan a. Project Board b. Multimeter c. Power Supply d. Jumper e. Osiloskop f. Funtion Generator g. Resistor h. Kapasitor i. IC LM Langkah Percobaan Rangakain Low Pass Active Filter 1 Buatlah rangkaian Low Pass Active Filter seperti gambar di bawah ini 2 Hubungkan bagian input dengan keluaran Function Generator 3 Atur sinyal keluaran pada Function Generator sehingga nilai Vpp dan frekuensi sesuai dengan yang telah ditentukan pada Tabel 10.1 Teknik Elektromedik Widya Husada 66

32 4 Hubungkan ch 1 osiloskop pada bagian input rangkaian dan ch 2 pada bagian output rangkaian 5 Ukur nilai tegangan keluaran dan catat pada Tabel 10.1 No Tabel 10.1 Data Hasil Percobaan Low Pass Active Filter Dengan Vin =..., R =, C = Frekuensi V out Gain (Hz) (V) Vo/Vin db Rangkaian High Pass Active Filter 1 Buatlah rangkaian Low Pass Active Filter seperti gambar di bawah ini 2 Hubungkan bagian input dengan keluaran Function Generator 3 Atur sinyal keluaran pada Function Generator sehingga nilai Vpp dan frekuensi sesuai dengan yang telah ditentukan pada Tabel Hubungkan ch 1 osiloskop pada bagian input rangkaian dan ch 2 pada bagian output rangkaian 5 Ukur nilai tegangan keluaran dan catat pada Tabel 10.2 Teknik Elektromedik Widya Husada 67

33 No Tabel 10.2 Data Hasil Percobaan High Pass Active Filter Dengan Vin =., R =, C = Frekuensi V out Gain (Hz) (V) Vo/Vin db 10.4 Analisa Data Percobaan Low Pass Active Filter Gambar Rangkaian Low Pass Active Filter Prinsip Kerja:... Teknik Elektromedik Widya Husada 68

34 Dari percobaan diketahui nilai: V in =... R =... C =... Maka: Untuk nilai: f =... Hz V out =... V 1 f c perhitungan = 2 RC =.. =. Hz A perhitungan = 20 log / 2 f f c =... =... =...db No Tabel 10.2 Data Hasil Pengukuran dan Perhitungan Low Pass Active Filter Frekuensi Gain (Hz) Pengukuran (db) Perhitungan (db) Teknik Elektromedik Widya Husada 69

35 Grafik 10.1 Respon Rangkaian Low Pass Filter Percobaan High Pass Active Filter Gambar Rangkaian High Pass Active Filter Prinsip Kerja:... Teknik Elektromedik Widya Husada 70

36 Dari percobaan diketahui nilai: V in =... R =... C =... Maka: Untuk nilai: f =... Hz V out =... V 1 f c perhitungan = 2 RC =.. =. Hz A perhitungan = 20 log f f f f 1/ c =... c =... =...db Tabel 10.2 Data Hasil Pengukuran dan Perhitungan High Pass Active Filter Frekuensi Gain No (Hz) Pengukuran (db) Perhitungan (db) Teknik Elektromedik Widya Husada 71

37 Grafik 10.2 Respon Rangkaian High Pass Filter 10.5 Kesimpulan Teknik Elektromedik Widya Husada 72

Teknik Elektromedik Widya Husada 1

Teknik Elektromedik Widya Husada 1 FORMULIR PENILAIAN PRAKTIKUM Nama NIM Kelompok Praktikum :.. :.. :.. : Teknik Elektronika Terintegrasi No. Percobaan Tanggal Percobaan 1. Penguat Inverting 2. Penguat Non Inverting 3. Komparator 4. Penguat

Lebih terperinci

Workshop Instrumentasi Industri Page 1

Workshop Instrumentasi Industri Page 1 INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) JOBSHEET 1 (PENGUAT NON-INVERTING) I. Tujuan a. Mahasiswa dapat mengetahui pengertian, prinsip kerja, dan karakteristik penguat non-inverting b. Mahasiswa dapat merancang,

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN ELEKRONIKA Bagian II

MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN ELEKRONIKA Bagian II MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN ELEKRONIKA Bagian II DEPARTEMEN ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK A. OP-AMP Sebagai Peguat TUJUAN PERCOBAAN PERCOBAAN VII OP-AMP SEBAGAI PENGUAT DAN KOMPARATOR

Lebih terperinci

Penguat Inverting dan Non Inverting

Penguat Inverting dan Non Inverting 1. Tujuan 1. Mahasiswa mengetahui karakteristik rangkaian op-amp sebagai penguat inverting dan non inverting. 2. Mengamati fungsi kerja dari masing-masing penguat 3. Mahasiswa dapat menghitung penguatan

Lebih terperinci

PERCOBAAN 9 RANGKAIAN COMPARATOR OP-AMP

PERCOBAAN 9 RANGKAIAN COMPARATOR OP-AMP PERCOBAAN 9 RANGKAIAN COMPARATOR OP-AMP 9.1 Tujuan : 1) Mendemonstrasikan prinsip kerja dari rangkaian comparator inverting dan non inverting dengan menggunakan op-amp 741. 2) Rangkaian comparator menentukan

Lebih terperinci

MODUL 08 Penguat Operasional (Operational Amplifier)

MODUL 08 Penguat Operasional (Operational Amplifier) P R O G R A M S T U D I F I S I K A F M I P A I T B LABORATORIUM ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI MODUL 08 Penguat Operasional (Operational Amplifier) 1 TUJUAN Memahami prinsip kerja Operational Amplifier.

Lebih terperinci

Gambar 1.1 Rangkaian Dasar Komparator

Gambar 1.1 Rangkaian Dasar Komparator JOBSHEET PRAKTIKUM 2 A. Tujuan 1. Mahasiswa mengetahui karakteristik rangkaian komparator sebagai aplikasi dari rangkaian OP AMP. 2. Mahasiswa dapat merangkai rangkaian komparator sebagai aplikasi dari

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA MERANGKAI DAN MENGUJI OPERASIONAL AMPLIFIER UNIT : VI

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA MERANGKAI DAN MENGUJI OPERASIONAL AMPLIFIER UNIT : VI LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA MERANGKAI DAN MENGUJI OPERASIONAL AMPLIFIER UNIT : VI NAMA : REZA GALIH SATRIAJI NOMOR MHS : 37623 HARI PRAKTIKUM : SENIN TANGGAL PRAKTIKUM : 3 Desember 2012 LABORATORIUM

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Modul Praktikum Rangkaian Linear Aktif. Lab. Elektronika Fakultas Teknik UNISKA

PENDAHULUAN. Modul Praktikum Rangkaian Linear Aktif. Lab. Elektronika Fakultas Teknik UNISKA MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN LINEAR AKTIF LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM KADIRI KEDIRI PENDAHULUAN A. UMUM Sesuai dengan tujuan pendidikan di UNISKA,

Lebih terperinci

Dengan Hs = Fungsi alih Vout = tegang keluran Vin = tegangan masukan

Dengan Hs = Fungsi alih Vout = tegang keluran Vin = tegangan masukan KEGIATAN BELAJAR 5 A. Tujuan 1. Mahasiswa mengetahui pengertian, prinsip kerja, dan karakteristik filter lolos bawah. 2. Mahasiswa dapat menganalisa rangkaian filter lolos bawah dengan memanfaatkan progam

Lebih terperinci

OPERASIONAL AMPLIFIER (OP-AMP) Oleh : Sri Supatmi

OPERASIONAL AMPLIFIER (OP-AMP) Oleh : Sri Supatmi 1 OPERASIONAL AMPLIFIER (OP-AMP) Oleh : Sri Supatmi Operasional Amplifier (OP-AMP) 2 Operasi Amplifier adalah suatu penguat linier dengan penguatan tinggi. Simbol 3 Terminal-terminal luar di samping power

Lebih terperinci

PRAKTIKUM II PENGKONDISI SINYAL 1

PRAKTIKUM II PENGKONDISI SINYAL 1 PRAKTIKUM II PENGKONDISI SINYAL 1 Tujuan: Mahasiswa mampu memahami cara kerja rangkaian-rangkaian sinyal pengkondisi berupa penguat (amplifier/attenuator) dan penjumlah (summing/adder). Alat dan Bahan

Lebih terperinci

Q POWER ELECTRONIC LABORATORY EVERYTHING UNDER SWITCHED

Q POWER ELECTRONIC LABORATORY EVERYTHING UNDER SWITCHED Q POWER ELECTRONIC LABORATORY EVERYTHING UNDER SWITCHED PRAKTIKUM ELEKTRONIKA ANALOG 01 P-05 KOMPARATOR SMT. GENAP 2015/2016 A. Tujuan 1. Mahasiswa mengetahui karakteristik rangkaian komparator sebagai

Lebih terperinci

EKSPERIMEN VIII PEMBANGKIT GELOMBANG (OSILATOR)

EKSPERIMEN VIII PEMBANGKIT GELOMBANG (OSILATOR) EKSPERIMEN VIII PEMBANGKIT GELOMBANG (OSILATOR) PENGANTAR Banyak sistem elektronik menggunakan rangkaian yang mengubah energi DC menjadi berbagai bentuk AC yang bermanfaat. Osilator, generator, lonceng

Lebih terperinci

JOBSHEET PRAKTIKUM 8 HIGH PASS FILTER

JOBSHEET PRAKTIKUM 8 HIGH PASS FILTER JOBSHEET PRAKTIKUM 8 HIGH PASS FILTER A. Tujuan Mahasiswa diharapkan dapat a. Mengetahui pengertian, prinsip kerja, dan karakteristik High Pass Filter. b. Merancang, merakit dan menguji rangkaian High

Lebih terperinci

PERCOBAAN 10 RANGKAIAN DIFFERENSIATOR DAN INTEGRATOR OP-AMP

PERCOBAAN 10 RANGKAIAN DIFFERENSIATOR DAN INTEGRATOR OP-AMP PERCOBAAN 0 RANGKAIAN DIFFERENSIATOR DAN INTEGRATOR OP-AMP 0. Tujuan : ) Mendemonstrasikan prinsip kerja dari suatu rangkaian diffrensiator dan integrator, dengan menggunakan op-amp 74. 2) Rangkaian differensiator

Lebih terperinci

BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISA. Pengukuran dan analisa dilakukan bertujuan untuk mendapatkan

BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISA. Pengukuran dan analisa dilakukan bertujuan untuk mendapatkan BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISA Pengukuran dan analisa dilakukan bertujuan untuk mendapatkan spesifikasi alat sehingga memudahkan menganalisa rangkaian. Pengukuran dilakukan pada setiap titik pengukuran

Lebih terperinci

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) JOBSHEET 2 (PENGUAT INVERTING)

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) JOBSHEET 2 (PENGUAT INVERTING) INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) JOBSHEET 2 (PENGUAT INVERTING) I. TUJUAN Tujuan dari pembuatan modul Penguat Inverting ini adalah: 1. Mahasiswa mengetahui karakteristik rangkaian penguat inverting sebagai

Lebih terperinci

PERCOBAAN 3 RANGKAIAN OP AMP

PERCOBAAN 3 RANGKAIAN OP AMP PERCOBAAN 3 RANGKAIAN OP AMP TUJUAN Mempelajari penggunaan operational amplifier Mempelajari rangkaian rangkaian standar operational amplifier PERSIAPAN Pelajari keseluruhan petunjuk praktikum untuk modul

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT BAB III PERANCANGAN ALAT Pada bab tiga ini akan dijelaskan mengenai perancangan dari perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan pada alat ini. Dimulai dari uraian perangkat keras lalu uraian perancangan

Lebih terperinci

MODUL 09 PENGUAT OPERATIONAL (OPERATIONAL AMPLIFIER) PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018

MODUL 09 PENGUAT OPERATIONAL (OPERATIONAL AMPLIFIER) PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018 MODUL 09 PENGUAT OPERATIONAL (OPERATIONAL AMPLIFIER) PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018 LABORATORIUM ELEKTRONIKA & INSTRUMENTASI PROGRAM STUDI FISIKA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Riwayat Revisi Rev. 07-06-2017

Lebih terperinci

JOBSHEET 2 PENGUAT INVERTING

JOBSHEET 2 PENGUAT INVERTING JOBSHEET 2 PENGUAT INVERTING A. TUJUAN Tujuan dari pembuatan modul Penguat Inverting ini adalah: 1. Mahasiswa mengetahui karakteristik rangkaian penguat inverting sebagai aplikasi dari rangkaian Op-Amp.

Lebih terperinci

JOBSHEET 9 BAND PASS FILTER

JOBSHEET 9 BAND PASS FILTER JOBSHEET 9 BAND PASS FILTER A. TUJUAN 1. Mahasiswa diharapkan mampu mengerti tentang pengertian, prinsip kerja dan karakteristik band pass filter 2. Mahasiswa dapat merancang, merakit, menguji rangkaian

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN RANGKAIAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN RANGKAIAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN RANGKAIAN 3.1. Blok Diagram Sistem Untuk mempermudah penjelasan dan cara kerja alat ini, maka dibuat blok diagram. Masing-masing blok diagram akan dijelaskan lebih rinci

Lebih terperinci

OPERATIONAL AMPLIFIERS (OP-AMP)

OPERATIONAL AMPLIFIERS (OP-AMP) MODUL II Praktikum OPERATIONAL AMPLIFIERS (OP-AMP) 1. Memahami cara kerja operasi amplifiers (Op-Amp). 2. Memahami cara penghitungan pada operating amplifiers. 3. Mampu menggunakan IC Op-Amp pada rangkaian.

Lebih terperinci

yaitu, rangkaian pemancar ultrasonik, rangkaian detektor, dan rangkaian kendali

yaitu, rangkaian pemancar ultrasonik, rangkaian detektor, dan rangkaian kendali BAB III PERANCANGAN 3.1. Blok Diagram Pada dasarnya rangkaian elektronik penggerak kamera ini menggunakan beberapa rangkaian analok yang terbagi menjadi beberapa blok rangkaian utama, yaitu, rangkaian

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL PENGUJIAN

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL PENGUJIAN BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL PENGUJIAN 4.1 Operational Amplifier Operational Amplifier atau yang lebih dikenal dengan OpAmp, adalah penguat operasional yang sangat penting dalam instrumentasi elektronika.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas dasar teori yang berhubungan dengan perancangan skripsi antara lain fungsi dari function generator, osilator, MAX038, rangkaian operasional amplifier, Mikrokontroler

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM INSTRUMENTASI KENDALI PENGENALAN NI ELVIS MEASUREMENT INSTRUMENT

MODUL PRAKTIKUM INSTRUMENTASI KENDALI PENGENALAN NI ELVIS MEASUREMENT INSTRUMENT MODUL PRAKTIKUM INSTRUMENTASI KENDALI PENGENALAN NI ELVIS MEASUREMENT INSTRUMENT A. Tujuan Praktikum 1. Memahami dasar-dasar penggunaan NI ELVIS 2. Memahami analisis rangkaian menggunakan NI ELVIS B. Alat

Lebih terperinci

Perancangan Sistim Elektronika Analog

Perancangan Sistim Elektronika Analog Petunjuk Praktikum Perancangan Sistim Elektronika Analog Lab. Elektronika Industri Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Lab 1. Amplifier Penguat Dengan

Lebih terperinci

MODUL 08 OPERATIONAL AMPLIFIER

MODUL 08 OPERATIONAL AMPLIFIER MODUL 08 OPERATIONAL AMPLIFIER 1. Tujuan Memahami op-amp sebagai penguat inverting dan non-inverting Memahami op-amp sebagai differensiator dan integrator Memahami op-amp sebagai penguat jumlah 2. Alat

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN Pada bab ini dilakukan proses akhir dari pembuatan alat Tugas Akhir, yaitu pengujian alat yang telah selesai dirancang. Tujuan dari proses ini yaitu agar

Lebih terperinci

ADC-DAC 28 IN-3 IN IN-4 IN IN-5 IN IN-6 ADD-A 5 24 IN-7 ADD-B 6 22 EOC ALE msb ENABLE CLOCK

ADC-DAC 28 IN-3 IN IN-4 IN IN-5 IN IN-6 ADD-A 5 24 IN-7 ADD-B 6 22 EOC ALE msb ENABLE CLOCK ADC-DAC A. Tujuan Kegiatan Praktikum - : Setelah mempraktekkan Topik ini, anda diharapkan dapat :. Mengetahui prinsip kerja ADC dan DAC.. Mengetahui toleransi kesalahan ADC dan ketelitian DAC.. Memahami

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Tujuan Percobaan Mempelajari karakteristik statik penguat opersional (Op Amp )

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Tujuan Percobaan Mempelajari karakteristik statik penguat opersional (Op Amp ) BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tujuan Percobaan Mempelajari karakteristik statik penguat opersional (Op Amp ) 1.2 Alat Alat Yang Digunakan Kit praktikum karakteristik opamp Voltmeter DC Sumber daya searah ( DC

Lebih terperinci

LAB PTE - 05 (PTEL626) JOBSHEET 4 (LOW PASS FILTER )

LAB PTE - 05 (PTEL626) JOBSHEET 4 (LOW PASS FILTER ) LAB PTE - 05 (PTEL626) JOBSHEET 4 (LOW PASS FILTER ) A. Tujuan a. Mahasiswa mengetahui pengertian, prinsip kerja, dan karakteristik filter lolos bawah. b. Mahasiswa dapat merangkai dan menganalisa rangkaian

Lebih terperinci

Tipe op-amp yang digunakan pada tugas akir ini adalah LT-1227 buatan dari Linear Technology dengan konfigurasi pin-nya sebagai berikut:

Tipe op-amp yang digunakan pada tugas akir ini adalah LT-1227 buatan dari Linear Technology dengan konfigurasi pin-nya sebagai berikut: BAB III PERANCANGAN Pada bab ini berisi perancangan pedoman praktikum dan perancangan pengujian pedoman praktikum dengan menggunakan current feedback op-amp. 3.. Perancangan pedoman praktikum Pada pelaksanaan

Lebih terperinci

Praktikum Rangkaian Elektronika MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN ELEKRONIKA

Praktikum Rangkaian Elektronika MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN ELEKRONIKA MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN ELEKRONIKA DEPARTEMEN ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK 2010 MODUL I DIODA SEMIKONDUKTOR DAN APLIKASINYA 1. RANGKAIAN PENYEARAH & FILTER A. TUJUAN PERCOBAAN

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERACAGA SISTEM Pada bab ini penulis akan menjelaskan mengenai perencanaan modul pengatur mas pada mobile x-ray berbasis mikrokontroller atmega8535 yang meliputi perencanaan dan pembuatan rangkaian

Lebih terperinci

Percobaan 3 Rangkaian OPAMP

Percobaan 3 Rangkaian OPAMP Percobaan 3 Rangkaian OPAMP EL2193 Praktikum Rangkaian Elektrik Penguat Noninverting Penguatan = 1 1/1 = 2 12V 2k2Ω 2k2Ω V in 2k2Ω Posisi V in (V) Vout (V) Vout ukur (V) A 6 12 11,7 B 2 4 4 C 2 4 4 D 6

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Dalam bab ini berisi tentang persiapan pendataan, proses pengumpulan data untuk selanjutnya diolah menjadi informasi yang akan di analisis. Pendataan dilakukan melalui proses

Lebih terperinci

Lampiran A. Praktikum Current Feedback OP-AMP. Percobaan I Karakteristik Op-Amp CFA(R in,vo max. Slew rate)

Lampiran A. Praktikum Current Feedback OP-AMP. Percobaan I Karakteristik Op-Amp CFA(R in,vo max. Slew rate) Lampiran A Praktikum Current Feedback OP-AMP Percobaan I Karakteristik Op-Amp CFA(R in,vo max. Slew rate) Waktu : 3 jam (praktikum dan pembuatan laporan) dipersiapkan oleh: Reinhard A. TUJUAN Menganalisa

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan perancangan sistem perangkat keras dari UPS (Uninterruptible Power Supply) yang dibuat dengan menggunakan inverter PWM level... Gambaran Sistem input

Lebih terperinci

LAB PTE - 05 (PTEL626) JOBSHEET 8 (ADC-ANALOG TO DIGITAL CONVERTER)

LAB PTE - 05 (PTEL626) JOBSHEET 8 (ADC-ANALOG TO DIGITAL CONVERTER) LAB PTE - 05 (PTEL626) JOBSHEET 8 (ADC-ANALOG TO DIGITAL CONVERTER) A. TUJUAN 1. Mahasiswa dapat mengetahui prinsip kerja dan karakteristik rangkaian ADC 8 Bit. 2. Mahasiswa dapat merancang rangkaian ADC

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA. Bab ini membahas tentang pengujian alat yang dibuat, adapun tujuan

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA. Bab ini membahas tentang pengujian alat yang dibuat, adapun tujuan BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Bab ini membahas tentang pengujian alat yang dibuat, adapun tujuan pengujian tersebut adalah untuk mengetahui apakah alat yang telah dirancang berfungsi dan mengahasilkan keluaran

Lebih terperinci

Modul 04: Op-Amp. Penguat Inverting, Non-Inverting, dan Comparator dengan Histeresis. 1 Alat dan Komponen. 2 Teori Singkat

Modul 04: Op-Amp. Penguat Inverting, Non-Inverting, dan Comparator dengan Histeresis. 1 Alat dan Komponen. 2 Teori Singkat Modul 04: Op-Amp Penguat Inverting, Non-Inverting, dan Comparator dengan Histeresis Reza Rendian Septiawan March 3, 2015 Op-amp merupakan suatu komponen elektronika aktif yang dapat menguatkan sinyal dengan

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2012 sampai dengan Januari 2013.

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2012 sampai dengan Januari 2013. III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2012 sampai dengan Januari 2013. Perancangan alat penelitian dilakukan di Laboratorium Elektronika, Laboratorium

Lebih terperinci

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB III METODE PENELITIAN. Instrumentasi Medis Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB III METODE PENELITIAN. Instrumentasi Medis Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Pelaksanaan Penelitian dilakukan di Laboratorium Elektronika, dan Laboratorium Instrumentasi Medis Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas

Lebih terperinci

Osiloskop (Gambar 1) merupakan alat ukur dimana bentuk gelombang sinyal listrik yang diukur akan tergambar pada layer tabung sinar katoda.

Osiloskop (Gambar 1) merupakan alat ukur dimana bentuk gelombang sinyal listrik yang diukur akan tergambar pada layer tabung sinar katoda. OSILOSKOP Osiloskop (Gambar 1) merupakan alat ukur dimana bentuk gelombang sinyal listrik yang diukur akan tergambar pada layer tabung sinar katoda. Gambar 1. Osiloskop Tujuan : untuk mempelajari cara

Lebih terperinci

MODUL 05 FILTER PASIF PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018

MODUL 05 FILTER PASIF PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018 MODUL 05 FILTER PASIF PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018 LABORATORIUM ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI PROGRAM STUDI FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Riwayat Revisi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 2 BAB III METODE PENELITIAN Pada skripsi ini metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen (uji coba). Tujuan yang ingin dicapai adalah membuat suatu alat yang dapat mengkonversi tegangan DC ke AC.

Lebih terperinci

Modul 02: Elektronika Dasar

Modul 02: Elektronika Dasar Modul 02: Elektronika Dasar Alat Ukur, Rangkaian Thévenin, dan Rangkaian Tapis Reza Rendian Septiawan February 4, 2015 Pada praktikum kali ini kita akan mempelajari tentang beberapa hal mendasar dalam

Lebih terperinci

Pengkondisian Sinyal. Rudi Susanto

Pengkondisian Sinyal. Rudi Susanto Pengkondisian Sinyal Rudi Susanto Tujuan Perkuliahan Mahasiswa dapat menjelasakan rangkaian pengkondisi sinyal sensor Mahasiswa dapat menerapkan penggunaan rangkaian pengkondisi sinyal sensor Pendahuluan

Lebih terperinci

BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISIS

BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISIS BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISIS Untuk mengetahui apakah hasil rancangan yang dibuat sudah bekerja sesuai dengan fungsinya atau tidak, perlu dilakukan beberapa pengukuran pada beberapa test point yang dianggap

Lebih terperinci

ELEKTRONIKA ANALOG >> PASS FILTER >> RECTIFIER >> APP TRANSISTOR >> OP-AMP >> OSILATOR RELAKSASI

ELEKTRONIKA ANALOG >> PASS FILTER >> RECTIFIER >> APP TRANSISTOR >> OP-AMP >> OSILATOR RELAKSASI 2017 SEMESTER GANJIL MODUL PRAKTIKUM MATA KULIAH ELEKTRONIKA ANALOG >> PASS FILTER >> RECTIFIER >> APP TRANSISTOR >> OP-AMP IDENTITAS PEMILIK Nama : NIM : >> OSILATOR RELAKSASI CP : Praktikum elektronika

Lebih terperinci

RANGKAIAN DIODA CLIPPER DAN CLAMPER

RANGKAIAN DIODA CLIPPER DAN CLAMPER P R O G R A M S T U D I F I S I K A F M I P A I T B LABORATORIUM ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI MODUL 03 RANGKAIAN DIODA CLIPPER DAN CLAMPER 1 TUJUAN Menentukan hubungan antara sinyal input dengan sinyal

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM 52 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM Bab ini membahas pengujian alat yang dibuat, kemudian hasil pengujian tersebut dianalisa. 4.1 Pengujian Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dan

Lebih terperinci

Q POWER ELECTRONIC LABORATORY EVERYTHING UNDER SWITCHED

Q POWER ELECTRONIC LABORATORY EVERYTHING UNDER SWITCHED Q POWER ELECTRONIC LABORATORY EVERYTHING UNDER SWITCHED PRAKTIKUM ELEKTRONIKA ANALOG 01 P-01 DIODA CLIPPER DAN CLAMPER SMT. GENAP 2015/2016 A. TUJUAN 1. Mahasiswa dapat menguji karakteristik dioda clipper

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 54 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Dalam bab ini akan dibahas tentang pengujian berdasarkan perencanaan dari sistem yang dibuat. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dari sistem mulai dari blok-blok

Lebih terperinci

Simulasi Karakteristik Inverter IC 555

Simulasi Karakteristik Inverter IC 555 Simulasi Karakteristik Inverter IC 555 Affan Bachri *) *) Dosen Program Studi Teknik Elektro Universitas Islam Lamongan Makalah ini menyajikan sebuah rangkaian inverter yang dibangun dari multivibrator

Lebih terperinci

PENGKONDISI SINYAL OLEH : AHMAD AMINUDIN

PENGKONDISI SINYAL OLEH : AHMAD AMINUDIN PENGKONDISI SINYAL OLEH : AHMAD AMINUDIN Pengkondisi Sinyal Ada 6 pengkondisi sinyal Penguat Filter Konverter Kompensator Diferensiator dan Integrator Elemen transmisi data Penguat Sinyal Macam-macam Penguat

Lebih terperinci

BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM. Gambar 4.1 Blok Diagram Sistem. bau gas yang akan mempengaruhi nilai hambatan internal pada sensor gas

BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM. Gambar 4.1 Blok Diagram Sistem. bau gas yang akan mempengaruhi nilai hambatan internal pada sensor gas BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Blok Diagram Sistem Sensor Gas Komparator Osilator Penyangga/ Buffer Buzzer Multivibrator Bistabil Multivibrator Astabil Motor Servo Gambar 4.1 Blok Diagram

Lebih terperinci

MODUL 06 RANGKAIAN FILTER PASIF

MODUL 06 RANGKAIAN FILTER PASIF P R O G R A M S T U D I F I S I K A F M I P A I T B LABORATORIUM ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI MODUL 06 RANGKAIAN FILTER PASIF 1 TUJUAN Memahami prinsip yang digunakan dalam rangkaian filter sederhana.

Lebih terperinci

[LAPORAN PENGUAT DAYA KELAS A] BAB I PENDAHULUAN

[LAPORAN PENGUAT DAYA KELAS A] BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN.. Latar Belakang Dalam matakuliah Elektronika II telah dipelajari beberapa teori tentang rangkaian common seperti common basis, common emitter, dan common collector. Salah satu penerapan

Lebih terperinci

Modul 4. Asisten : Catra Novendia Utama ( ) : M. Mufti Muflihun ( )

Modul 4.   Asisten : Catra Novendia Utama ( ) : M. Mufti Muflihun ( ) Modul 4 OPERATIONAL AMPLIFIER Nama : Muhammad Ilham NIM : 10211078 E-mail : ilham_atlantis@hotmail.com Shift/Minggu : III/2 Asisten : Catra Novendia Utama (10208074) : M. Mufti Muflihun (10208039) Tanggal

Lebih terperinci

PENERAPAN DARI OP-AMP (OPERATIONAL AMPLIFIER)

PENERAPAN DARI OP-AMP (OPERATIONAL AMPLIFIER) ORBITH VOL. 13 NO. 1 Maret 2017 : 43 50 PENERAPAN DARI OP-AMP (OPERATIONAL AMPLIFIER) Oleh : Lilik Eko Nuryanto Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. H. Soedarto. SH,

Lebih terperinci

Gambar 1. Grafik Respon Frekuensi Equalizer Avmax = Vomax/Vin Avfl = Avfh = Avmax x 0,707 Vfl = Avfl x Vin Vfh = Avfh x Vin

Gambar 1. Grafik Respon Frekuensi Equalizer Avmax = Vomax/Vin Avfl = Avfh = Avmax x 0,707 Vfl = Avfl x Vin Vfh = Avfh x Vin No. LST/PTE/... Revisi: 00 Tgl: 16 Maret 2017 Page 1 of 6 INDIKATOR CAPAIAN PEMBELAJARAN Dengan mempelajari dan praktik menggunakan Labsheet Sistem Audio topik Praktik Equalizer, diharapkan mahasiswa mampu:

Lebih terperinci

BABV INSTRUMEN PENGUAT

BABV INSTRUMEN PENGUAT BABV INSTRUMEN PENGUAT Operasional Amplifier (Op-Amp) merupakan rangkaian terpadu (IC) linier yang hampir setiap hari terlibat dalam pemakaian peralatan elektronik yang semakin bertambah di berbagai bidang

Lebih terperinci

KONTROL ON-OFF DAN DISPLAY BARGRAPH TEMPERATUR

KONTROL ON-OFF DAN DISPLAY BARGRAPH TEMPERATUR KONTROL ON-OFF DAN DISPLAY BARGRAPH TEMPERATUR Galih Restu Fardian Suwandi *, Aditya Nur Rahadi, Harsya Bachtiar dan Asep Suryana Program Studi Fisika Institut Teknologi Bandung, Jl.Ganesha 10 Bandung,

Lebih terperinci

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421)

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) JOBSHEET 13 (ADC 2 Bit) I. TUJUAN 1. Mahasiswa dapat mengetahui prinsip kerja dan karakteristik rangkaian ADC 2 Bit. 2. Mahasiswa dapat merancang rangkaian ADC 2 Bit dengan

Lebih terperinci

Penguat Kelas B Komplementer Tanpa Trafo Keluaran

Penguat Kelas B Komplementer Tanpa Trafo Keluaran Penguat Kelas B Komplementer Tanpa Trafo Keluaran 1. Tujuan : 1 Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami operasi dari rangkaian penguat kelas B komplementer. 2 Mahasiswa dapat menerapkan teknik pembiasan

Lebih terperinci

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET INSTRUMENTASI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET INSTRUMENTASI Revisi : 01 Tgl : 1 Maret 2008 Hal 1 dari 6 1. Kompetensi Mengoperasikan Osciloskop sebagai instrumen Pengukuran. 2. Sub Kompetensi a. Memahami fungsi tombol pada osciloskop b. Mengukur amplitudo suatu

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENULISAN

BAB III METODOLOGI PENULISAN BAB III METODOLOGI PENULISAN 3.1 Blok Diagram Gambar 3.1 Blok Diagram Fungsi dari masing-masing blok diatas adalah sebagai berikut : 1. Finger Sensor Finger sensor berfungsi mendeteksi aliran darah yang

Lebih terperinci

PERCOBAAN 7 RANGKAIAN PENGUAT RESPONSE FREKUENSI RENDAH

PERCOBAAN 7 RANGKAIAN PENGUAT RESPONSE FREKUENSI RENDAH PECOBAAN 7 ANGKAIAN PENGUAT ESPONSE FEKUENSI ENDAH 7. Tujuan : Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mendemonstrasikan faktor-faktor yang berkontribusi pada respon frekuensi rendah, dari suatu amplifier

Lebih terperinci

EKSPERIMEN III PENGUAT OPERASIONAL TAK-MEMBALIK (NONINVERTING OP-AMP)

EKSPERIMEN III PENGUAT OPERASIONAL TAK-MEMBALIK (NONINVERTING OP-AMP) PENGNT EKSPEIMEN III PENGUT OPESIONL TK-MEMBLIK (NONINETING OP-MP) Banyak rangkaian elektronika yang memerlukan penguatan tegangan atau arus yang tggi tanpa terjadi pembalikan (version) isyarat. Peguat

Lebih terperinci

PENGUAT OPERASIONAL AMPLIFIER (OP-AMP) Laporan Praktikum

PENGUAT OPERASIONAL AMPLIFIER (OP-AMP) Laporan Praktikum PENGUAT OPERASIONAL AMPLIFIER (OP-AMP) Laporan Praktikum ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Elektronika Dasar yang diampu oleh Drs. Agus Danawan, M.Si Disusun oleh Anisa Fitri Mandagi

Lebih terperinci

TUJUAN ALAT DAN BAHAN

TUJUAN ALAT DAN BAHAN TUJUAN 1. Mengetahui prinsip penyearah setengah gelombang tanpa menggunakan kapasitor 2. Mengetahui prinsip penyearah setengah gelombang menggunakan kapasitor. ALAT DAN BAHAN 1. Dioda 1N4007 1 buah 2.

Lebih terperinci

BAB I FILTER I. 1. Judul Percobaan. Rangkaian Band Pass Filter. 2. Tujuan Percobaan

BAB I FILTER I. 1. Judul Percobaan. Rangkaian Band Pass Filter. 2. Tujuan Percobaan BAB I FILTER I 1. Judul Percobaan Rangkaian Band Pass Filter 2. Tujuan Percobaan - Menentukan Frekuensi Cut Off dari suatu rangkaian Band Pass Filter. - Menentukan besar Induktansi dari suatu kumparan.

Lebih terperinci

Laporan Praktikum Analisa Sistem Instrumentasi Rectifier & Voltage Regulator

Laporan Praktikum Analisa Sistem Instrumentasi Rectifier & Voltage Regulator Laporan Praktikum Analisa Sistem Instrumentasi Rectifier & Voltage Regulator Ahmad Fauzi #1, Ahmad Khafid S *2, Prisma Megantoro #3 #Metrologi dan Instrumentasi, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada,

Lebih terperinci

Pengukuran dengan Osiloskop dan Generator Sapu

Pengukuran dengan Osiloskop dan Generator Sapu Pengukuran dengan Osiloskop dan Generator Sapu 1. Osiloskop Osiloskop dapat digunakan untuk mengamati tingkah tegangan bolak balik. Dengan cara-cara sederhana piranti itu akan dapat cepat mengukur empat

Lebih terperinci

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Semester III FAKULTAS TEKNIK Penyearah Gelombang Penuh dengan Tapis Kapasitor 4 Jam Pertemuan No. LST/EKO/DEL225/01 Revisi : 01 Tgl : 1 Maret 2008 Hal 1 dari 5 1. Kompetensi : Menguji kinerja untai elektronika

Lebih terperinci

Modul VII Operasional Amplifier

Modul VII Operasional Amplifier 0 Page Hal. 1 Modul VII Operasional Amplifier 1. Tujuan Praktikum Mempelajari kerja op-amp sebagai penguat Mempelajari kerja op-amp sebagai pembanding (komparator). Mempelajari integrasi dan diferensiasi

Lebih terperinci

MODULATOR DAN DEMODULATOR. FSK (Frequency Shift Keying) Budihardja Murtianta

MODULATOR DAN DEMODULATOR. FSK (Frequency Shift Keying) Budihardja Murtianta MODULATOR DAN DEMODULATOR FSK (Frequency Shift Keying) Budihardja Murtianta Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UKSW Jalan Diponegoro 52-60, Salatiga 50711 Email: budihardja@yahoo.com Intisari

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN 34 BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN Pada bab ini dilakukan proses akhir dari pembuatan alat Tugas Akhir, yaitu pengujian alat yang telah selesai dirakit. Tujuan dari proses ini yaitu agar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PENGUJIAN. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai pengujian terhadap keseluruhan

BAB IV ANALISIS DAN PENGUJIAN. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai pengujian terhadap keseluruhan BAB IV ANALISIS DAN PENGUJIAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai pengujian terhadap keseluruhan sistem. Materi pengujian meliputi pengujian sistem terhadap berbagai macam pengujian pemilih saluran,

Lebih terperinci

Politeknik Negeri Bandung

Politeknik Negeri Bandung LAPORAN PRAKTIKUM 6 CLIPPER Anggota Kelompok Kelas Jurusan Program Studi : 1. M. Ridwan Al Idrus 2. Zuhud Islam Shofari : 1A TEL : Teknik Elektro : D3 Teknik Elektronika Politeknik Negeri Bandung 2017

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN 35 BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN Pada bab ini dilakukan proses akhir dari pembuatan alat Tugas Akhir, yaitu pengujian alat yang telah selesai dirakit. Tujuan dari proses ini yaitu agar

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian alat serta analisis dari hasil pengujian. Tujuan dilakukan pengujian adalah mengetahui sejauh mana kinerja hasil perancangan yang

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei Adapun tempat

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei Adapun tempat III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei 2012. Adapun tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Laboratorium Elektronika Dasar

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini dilakukan proses akhir dari pembuatan alat Tugas Akhir, yaitu pengujian alat yang telah selesai dirakit. Tujuan dari proses ini yaitu agar dapat mengetahui karakteristik

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan pada : : Laboratorium Teknik Elektronika Jurusan Teknik Elektro. Universitas Lampung

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan pada : : Laboratorium Teknik Elektronika Jurusan Teknik Elektro. Universitas Lampung III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan pada : Waktu : November 2013 Februari 2015 Tempat : Laboratorium Teknik Elektronika Jurusan Teknik Elektro

Lebih terperinci

Penguat Oprasional FE UDINUS

Penguat Oprasional FE UDINUS Minggu ke -8 8 Maret 2013 Penguat Oprasional FE UDINUS 2 RANGKAIAN PENGUAT DIFERENSIAL Rangkaian Penguat Diferensial Rangkaian Penguat Instrumentasi 3 Rangkaian Penguat Diferensial R1 R2 V1 - Vout V2 R1

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA 1 MODUL 07 KARAKTERISTIK DIODA PENYEARAH DAN FILTER

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA 1 MODUL 07 KARAKTERISTIK DIODA PENYEARAH DAN FILTER LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA 1 MODUL 07 KARAKTERISTIK DIODA PENYEARAH DAN FILTER Kelas : Tekkom A prak.1 Kelompok : 6 Nama NIM : Decka Mahayuni : J3D111079 PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DIREKTORAT

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN ALAT. Pada perancangan alat untuk sistem demodulasi yang dirancang, terdiri dari

BAB III PERANCANGAN ALAT. Pada perancangan alat untuk sistem demodulasi yang dirancang, terdiri dari BAB III PERANCANGAN ALAT Pada perancangan alat untuk sistem demodulasi yang dirancang, terdiri dari beberapa perangkat keras (Hardware) yang akan dibentuk menjadi satu rangkaian pemodulasi sinyal digital

Lebih terperinci

Dalam kondisi normal receiver yang sudah aktif akan mendeteksi sinyal dari transmitter. Karena ada transmisi sinyal dari transmitter maka output dari

Dalam kondisi normal receiver yang sudah aktif akan mendeteksi sinyal dari transmitter. Karena ada transmisi sinyal dari transmitter maka output dari BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA SISTEM 3.1 Perancangan Diagram Blok Dalam pembuatan sistem diagram blok yang perlu dipahami adalah cara kerja dari sistem yang akan dibuat. Sistem sensor gas akan bekerja

Lebih terperinci

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421)

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421) JOBSHEET 11 (OSILATOR HARTLEY) I. TUJUAN 1. Mahasiswa dapat mengetahui prinsip kerja dan karakteristik oscillator hartley. 2. Mahasiswa mampu merancang rangkaian oscillator

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN CARA KERJA RANGKAIAN

BAB III ANALISA DAN CARA KERJA RANGKAIAN BAB III ANALISA DAN CARA KERJA RANGKAIAN 3.1 Analisa Rangkaian Secara Blok Diagram Pada rangkaian yang penulis buat berdasarkan cara kerja rangkaian secara keseluruhan penulis membagi rangkaian menjadi

Lebih terperinci

PERCOBAAN VIII TRANSDUSER UNTUK PENGUKURAN SUARA

PERCOBAAN VIII TRANSDUSER UNTUK PENGUKURAN SUARA PERCOBAAN VIII TRANSDUSER UNTUK PENGUKURAN SUARA A. TUJUAN PERCOBAAN : Setelah melakukan praktek, mahasiswa diharapkan dapat : 1. Mengetahui konstruksi dasar dan karakteristik dari sebuah microphone dynamic

Lebih terperinci

BAB III HARDWARE & SOFTWARE

BAB III HARDWARE & SOFTWARE BAB III HARDWARE & SOFTWARE Pada bab ini akan di bahas mengenai perancangan alat yang di gunakan dalam tugas akhir kali ini, dalam alat yang di gunakan terdapat 2 rangkaian yang di gunakan, yaitu rangkaian

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT. modulator 8-QAM seperti pada gambar 3.1 berikut ini: Gambar 3.1 Blok Diagram Modulator 8-QAM

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT. modulator 8-QAM seperti pada gambar 3.1 berikut ini: Gambar 3.1 Blok Diagram Modulator 8-QAM BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT 3.1 Pembuatan Modulator 8-QAM Dalam Pembuatan Modulator 8-QAM ini, berdasarkan pada blok diagram modulator 8-QAM seperti pada gambar 3.1 berikut ini: Gambar 3.1 Blok

Lebih terperinci

PERCOBAAN 3a MULTIVIBRATOR

PERCOBAAN 3a MULTIVIBRATOR PERCOBAAN 3a MULTIVIBRATOR 3.1. TUJUAN : Setelah melaksanakan percobaan ini mahasiswa diharapkan mampu : Menjelaskan prinsip kerja rangkaian multivibrator sebagai pembangkit clock Membedakan rangkaian

Lebih terperinci