BAB I PENDAIlULUAN. 1.1 Latar Belakang

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PENDAIlULUAN. 1.1 Latar Belakang"

Transkripsi

1 BAB I PENDAIlULUAN 1.1 Latar Belakang Kualitas pada makanan adalah sesuatu yang sangat relatif dan beragarn antara orang yang satu dengan yang lain. Pada suatu saat tertentu, seseorang menilai sebuah makanan sangat kenyal namun pad a saat yang lain, ia mungkin menilai makanan tersebut kurang ataupull tidak kenyal walaupun makanan tersebut terbuat dari bahan dan cara yang sarna. Penyeragarnan kualitas rasa terhadap makanan sangatlah sui it untuk ditentukan secara pasti dan eksak sebagai akibat persepsi yang berbeda-beda an tara orang yang satu dengan yang lain seperti yang telah dijabarkan di atas. Rasa mempunyal berbagai macam definisi. Untu\.; menyatukan semua persepsi tentang rasa, penulis akan mendefinisikan kata rasa berdasarkan definisi yang diberikan oleh industri roti tawar, bukan definisi seperti yang dijabarkan dalarn kamus bahasa Indonesia.

2 2 Rasa pada kaulus bahasa Indonesia didefinisikan sebagai kemampuan tanggapan indera manusia terhadap rangsangan syaraf(manis, pahit, asam, kecut). Karena roti tawar tidak manis, maka pra/...'tisi industri rori tawar perlu mendefmisikan rasa terhadap semua produknya. Sedangkan rasa pada industri rori tawar dipandang dan didefinisikan sebagai suatu kualitas dari produksi yang dibuatnya, sehingga segal a macam bentuk baik yang fisik, yang dapat dilihat mata maupun yang ridak dapat dilihat mata dianggap sebagai satu kesatuan kualitas rasa. Definisi tersebut diperoleh dari perusahaan temp at penulis melakukan penelitian, yaitu PT. Marem. Yang tennasuk dalam defrnisi kualitas rasa pada roti tawar misalnya kekenyalan. rndustri roti tawar bent salta menveranamkan J 0 kualitas pada roti tawar yang dibuatnya dengan kehadiran seorang pengawas untuk menentukan waktu berakhirnya proses pembuatan tersebut, namun hal ini menjadikan proses itu sangat bergantung pada pengawas yang ditunjuk. Kepastian kualitas sebuah makanan memang sulit untuk dideteksi dengan pendekatan-pendekatan angkaangka pasti namun ia dapat dideteksi dengan menggunakan

3 3 logika Fuzzy yang mengandalkan himpunan untuk mengambii keputusan pada suatu inforrnasi kekenyalan (persentase kualitas rori). Dengan logika Fuzzy yang mengandalkan himpunan dari sesuatu yang tidak pasti dapat diambil persentase kualitas sebuah makanan dari parameter-parameter yang diberikan sehingga dapat diambil inforrnasi yang cukup seragam untuk menentukan I...'1lalitas roti sebuah makanan, khususnya roti tawar. Karena tugas akhir ini memfokuskan masalah pada roti tawar yang didiarnkan dan siap masuk oven, maka diperlukan sensor untuk menentukan kekenyalan I kualitas roti tersebut. 1.2 Permasalahan Dalam penyelesaian tugas akhir ini, dirumllskan beberapa pennasalahan yang dihadapi, yaitll : 1. Bagaimana merancang perangkat keras agar memperoleh data yang dibutuhkan. 2. Bagaimana merancang agar perangkat keras yang dibuat dapat mengambil data secara otomatis. 3. BagaiJnana Inerancang perangkat keras dengan menggunakan data yang telah diperoleh dengan ~ ~\),~ \ \~

4 4 memanfaatkan teon logilca fuzzy agar parameter yang diperoleh mampu menghasilkan output seperti yang diinginkan dalam bentuk informasi kekenyalan (persentase kualitas roti). 4. Bagaimana menggabungkan semua komponen yang telah dibuat beserta program yang telah dibuat dalam sebuah alat yang compact, kecil, dan dapat dipindahkan secara mudah (mobile) tanpa pedu bergantung pada komputer desktop. 1.3 Tujuan Penelitian yang telah dilaksanakan ini berusaha merancang sebuah alatldivais sederhana yang mampu memberikan informasi mengenai kualitas roti yang didapatkan sehingga peranan dari seorang pengawas dapat dikurangi untuk meningkatkan efisiensi dari industri itu sendiri. 1.4 Batasan Permasalahan Tugas Akhir ini hanya memfokuskan pada informasi kekenyalan / kualitas roti yang didapatkan sebagai inti pembahasan dengan berbagai fasilitas sensor lainnya yang

5 5 menunjang, dimana secara khusus dapat dikategorikan menjadi: I. Konfigurasi perangkat keras hanya dilakukan pad a fori tawar dengan pendapat ahli I expertist yang menjadi sumber data. i,. 2. Konfigurasi perangkat keras hanya memberikan output berupa infonnasi bahwa uji kualitas yang dilakukan telah memberikan hasil makanan yang kualitasnya memenuhi ku~difikasi. 3. Perangkat keras (hardware) disesuaikan pada batasan yang dimiliki oleh perangkat tersebut, sehingga tidak mengikuti produksi roti secara keseluruhan. 4. Data yang diambil hanya difokuskan pada sifat fisik roti tawar, tidak difokuskan pad a komposisi bahan yang digunakan, karena menjadi rahasia dari Perusahaan. 5. Parameter yang digunakan untuk penentuan nilai kekenyalan I kualitas roti tawar adalah suhu, dan waktu. 6. Pendekatan yang digunakan dalam menyelesaikan persoalan industri tersebut adalah pendekatan aplikatif, bukan pendekatan teoritis.

6 6 1.5 Metodologi Dalam laporan In!, metode keija yang digunakan adalah sebagai berikut: 1. Mempelajari teori dasar Iogika Fuzzy dan pengembangannya. 2. Membuat rangkaian perangkat keras (hardware) yang digunakan. 3. Pengambilan data-data yang diperlukan pad a perusahaan roti tawar dengan memperhatikan keterangan dari sumber ahli (experlist) dari perusahaan tersebut. Nama Perusahaan roti tawar tersebut adalah PT. Marem. 4. Pengimplementasian perangkat keras beserta penggabungan aplikasi komponen pendukungnya sekaligus menguji-coba sistem di perusahaan roti tawar tersebut. 5. Menyusun laporan tugas akhir. 1.6 Sistematika Penuiisan Penulisan laporan tugas akhir ini terdiri atas 5 (lima) bab, dimana setiap bab saling berhubungan satu sarna lain

7 7 sesuai dengan urutan pennasalahan yang akan dibahas. Garis besar susunan penulisannya ada/ah sebagai belikut : 1. BAB I PENDAHULUAN, mendeskripsikan mengenai latar beiakang masa/ah, tujuan tug as akhir, pennasalahan, batasan ruang lingkup masa/ah, metode pengerjaan yang digunakan dan sistematika penulisan. 2. BAB II TEORI PENUNJANG, beiisi ten tang bahasan teoritis mengenai konsep dasar logika Fuzzy, dan konsep dasar sensor yang digunakan beserta mikrokontroller yang digunakan sebagai pemroses data. 3. BAB HI PERANCANGAN SISTEM, membahas tentang perancangan sistem da/am bentuk diagram blok yang dibuat mu/ai dari sensor yang dipakai serta komponen pendukungnya. 4. BAll IV JMPLEMENTASI DAN PENGU.JlAN SISTEM, membahas tentang diagram skematik dari semua sistem modular yru:tg telah dirancang dan dibuat sebagaimana yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya dalam bentuk blok diagram skematik sehingga terbentuk suatu perangkat keras, serta membahas ten tang

8 8 pengujlan sistem dengan memperhatikan keterangan dati swnber ahli (experlisl) dari perusabaan tersebut 5. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN, berisikan lcesimpujan mengenai tugas akhir, dan saransaran.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari - hari kita menjalankan segala aktifitas yang padat. Baik aktifitas yang berat maupun yang ringan. Sudah tentu kita akan memerlukan energi

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN 3.1 Deskripsi dan Spesifikasi Alat 3.1.1 Deskripsi Bab III ini akan dibahas tentang perencanaan sistem alat ukur arus. Alat ukur arus ini menggunakan mikrokontroler arduino

Lebih terperinci

DETEKTOR TINGKAT GAS BUANG BENSIN DAN DIESEL DI UDARA DALAM RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER

DETEKTOR TINGKAT GAS BUANG BENSIN DAN DIESEL DI UDARA DALAM RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER DETEKTOR TINGKAT GAS BUANG BENSIN DAN DIESEL DI UDARA DALAM RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER Tugas Akhir Diajukan Untuk Melengkapi Tugas Akhir dan Memenuhi Syarat Untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Elektro

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Curah hujan dapat diukur dalam jam, hari, bulan, bahkan tahunan.

BAB I PENDAHULUAN. Curah hujan dapat diukur dalam jam, hari, bulan, bahkan tahunan. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Curah hujan adalah jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Alat untuk mengukur banyaknya curah hujan adalah rain guage. Curah hujan

Lebih terperinci

AMIK MDP. Program Studi Teknik Komputer Tugas Akhir Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2008/2009

AMIK MDP. Program Studi Teknik Komputer Tugas Akhir Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2008/2009 vii AMIK MDP Program Studi Teknik Komputer Tugas Akhir Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2008/2009 ALAT PENGGILING BIJI KOPI OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Arifin Saputra 2005120008

Lebih terperinci

BABI PENDAHULUAN. warm. ini akan dibuat suatu contoh prototype robot pembeda warna yang dapat Latar Belakaog

BABI PENDAHULUAN. warm. ini akan dibuat suatu contoh prototype robot pembeda warna yang dapat Latar Belakaog BABI PENDAHULUAN Bab ini akan dibahas Iatar beiakang, tujuan, perumusan masalah, batasan masalah, metodologi perancangan, dan sistematika penulisan dari robot pembeda warm. 1.1. Latar Belakaog Da1am kehidupan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI...vi. KATA PENGANTAR...vii. DAFTAR ISI... ix. DAFTAR TABEL... xiv. DAFTAR GAMBAR... xv. DAFTAR LAMPIRAN...

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI...vi. KATA PENGANTAR...vii. DAFTAR ISI... ix. DAFTAR TABEL... xiv. DAFTAR GAMBAR... xv. DAFTAR LAMPIRAN... DAFTAR ISI ABSTRAKSI...vi KATA PENGANTAR...vii DAFTAR ISI... ix DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR.... xv DAFTAR LAMPIRAN... xvii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Perumusan Masalah... 2 1.3.

Lebih terperinci

PENGENDALI PENYIRAM TANAMAN STRAWBERRY BERDASARKAN KELEMBABAN BERBASIS FUZZY

PENGENDALI PENYIRAM TANAMAN STRAWBERRY BERDASARKAN KELEMBABAN BERBASIS FUZZY PENGENDALI PENYIRAM TANAMAN STRAWBERRY BERDASARKAN KELEMBABAN BERBASIS FUZZY TUGAS AKHIR OLEH: ORLIN SINGGIH 04.50.0017 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Melakukan pengukuran besaran fisik di dalam penelitian, mutlak

BAB 1 PENDAHULUAN. Melakukan pengukuran besaran fisik di dalam penelitian, mutlak 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Melakukan pengukuran besaran fisik di dalam penelitian, mutlak dibutuhkan. Besaran fisik yang senantiasa mempengaruhi objek penelitian diantaranya adalah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dengan perkembangan teknologi elektronika saat ini, telah banyak peralatan elektronika yang dirancang untuk membantu pekerjaan manusia. Pada bidang industri,

Lebih terperinci

KIPAS ANGIN OTOMATIS DENGAN SENSOR SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535

KIPAS ANGIN OTOMATIS DENGAN SENSOR SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 KIPAS ANGIN OTOMATIS DENGAN SENSOR SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 Blog Diagram Blog Diagram Input : inputan pada blog input adalah sensor LM35 yang dihubungkan pada port PA.0 pada kaki IC 40.

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA RANGKAIAN

BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA RANGKAIAN BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA RANGKAIAN 3.1 Diagram Blok Rangkaian Secara Detail Pada rangkaian yang penulis buat berdasarkan cara kerja rangkaian secara keseluruhan penulis membagi rangkaian menjadi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Setiap orang membutuhkan sebuah kamar/ruangan pribadi, dimana dalam

BAB I PENDAHULUAN. Setiap orang membutuhkan sebuah kamar/ruangan pribadi, dimana dalam 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Setiap orang membutuhkan sebuah kamar/ruangan pribadi, dimana dalam kamar/ruangan tersebut disimpan peralatan-peralatan, benda-benda atau apapun yang pemilik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menurut Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 tahun 1982, pencemaran lingkungan atau polusi adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dengan berbagai macam kategori yang di adakan saat ini,mulai dengan tingkat kesulitan

BAB I PENDAHULUAN. dengan berbagai macam kategori yang di adakan saat ini,mulai dengan tingkat kesulitan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi modern dewasa ini khususnya dalam dunia teknologi robotika mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sangat banyak jenis perlombaan robot dengan berbagai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang PDAM memanfaatkan sungai sebagai sumber air baku. Pada kenyataannya air yang dihasilkan PDAM yang telah dikonsumsi oleh masyarakat selama ini masih menemukan beberapa

Lebih terperinci

BABI PENDAHULUAN. Dalam perkembangan dunia elektronika yang sangat maju dewasa ini,

BABI PENDAHULUAN. Dalam perkembangan dunia elektronika yang sangat maju dewasa ini, BAB I PENDAHULUAN BABI PENDAHULUAN 1.1 Latar BeJakang Dalam perkembangan dunia elektronika yang sangat maju dewasa ini, ban yak peralatan-peralatan yang digunakan sehari-hari yang menggunakan teknologi

Lebih terperinci

SISTEM PERINGATAN JARAK PADA KENDARAAN DENGAN FUZZY LOGIC BERBASIS MIKRO KONTROLLER

SISTEM PERINGATAN JARAK PADA KENDARAAN DENGAN FUZZY LOGIC BERBASIS MIKRO KONTROLLER SISTEM PERINGATAN JARAK PADA KENDARAAN DENGAN FUZZY LOGIC BERBASIS MIKRO KONTROLLER TUGAS AKHIR OLEH : Bonaventura Agung Pribadi 03.50.0012 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan zaman, dalam menyampaikan suatu media

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan zaman, dalam menyampaikan suatu media BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan zaman, dalam menyampaikan suatu media informasi secara luas di suatu tempat, dan banner salah satu media informasi yang di kemas

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. HALAMAN PENGESAHAN... v. ABSTRAKSI...vi. KATA PENGANTAR... vii. DAFTAR ISI...ix. DAFTAR TABEL... xiii. DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI. HALAMAN PENGESAHAN... v. ABSTRAKSI...vi. KATA PENGANTAR... vii. DAFTAR ISI...ix. DAFTAR TABEL... xiii. DAFTAR GAMBAR... DAFTAR ISI Halaman HALAMAN PENGESAHAN... v ABSTRAKSI...vi KATA PENGANTAR... vii DAFTAR ISI...ix DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xvi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah...

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam suatu universitas atau sekolah tinggi, tentunya memiliki sarana dan prasarana yang mendukung aktifitas akademik didalamnya, ruang kelas dan laboraturium

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci : TCS3200D, Warna produk, Kecepatan konveyor.

ABSTRAK. Kata Kunci : TCS3200D, Warna produk, Kecepatan konveyor. ii iii ABSTRAK Sensor warna TCS3200D memiliki spesifikasi yang cukup baik dalam proses pembacaan warna mulai dari warna tercerah sampai dengan gradasinya (Sumarno, 2014). Namun untuk penerapannya terhadap

Lebih terperinci

HALAMAN PENGESAHAN...

HALAMAN PENGESAHAN... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... ii HALAMAN PENGESAHAN... iii PERNYATAAN... iv MOTTO... v KATA PENGANTAR... vi DAFTAR ISI... viii DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR TABEL... xii INTISARI... xiii ABSTRACT... xiv BAB

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kebutuhan server merupakan kebutuhan primer bagi hampir semua perusahaan maupun para pengguna pada umumnya, akan tetapi server yang merupakan sebuah mesin yang terhubung

Lebih terperinci

PERANGKAT PENGONTROL RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER. Wisnu Panjipratama / Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknik,

PERANGKAT PENGONTROL RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER. Wisnu Panjipratama / Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknik, PERANGKAT PENGONTROL RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER Wisnu Panjipratama / 1027036 Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Jalan Prof. drg. Suria Sumantri, MPH. No 65 Bandung 40164, Indonesia ABSTRAK

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam suatu negara berkembang terdapat kota-kota besar yang memiliki tingkat kepadatan yang tinggi hal ini dikarenakan banyak terdapat lapangan kerja, tetapi dalam

Lebih terperinci

1.1 Latar Belakang. 1.2 Identifikasi Masalah. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, penulis mencoba merumuskan masalah sebagai berikut :

1.1 Latar Belakang. 1.2 Identifikasi Masalah. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, penulis mencoba merumuskan masalah sebagai berikut : PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan mengenai latar belakang, rumusan masalah, lingkup tugas akhir, tujuan penelitian, metodologi penelitian dan sistem penulisan laporan tugas akhir. 1.1 Latar Belakang Teknologi

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Wahana udara tanpa awak (WUT) merupakan alternatif dari pesawat berawak

I. PENDAHULUAN. Wahana udara tanpa awak (WUT) merupakan alternatif dari pesawat berawak I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Wahana udara tanpa awak (WUT) merupakan alternatif dari pesawat berawak untuk banyak keperluan penerbangan baik dibidang militer maupun sipil. Dibandingkan dengan wahana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Hampir semua aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak pernah

BAB I PENDAHULUAN. Hampir semua aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak pernah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Hampir semua aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak pernah terlepas dari lingkaran waktu. Setiap aktivitas individu dengan individu yang lain

Lebih terperinci

AMIK MDP. Program Studi Teknik Komputer Tugas Akhir Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2008/2009

AMIK MDP. Program Studi Teknik Komputer Tugas Akhir Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2008/2009 AMIK MDP Program Studi Teknik Komputer Tugas Akhir Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2008/2009 ALAT PENDETEKSI LOKASI PARKIR OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR DENGAN KENDALI MIKROKONTROLER Chandra Wijaya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tingkat performansi dari suatu sistem pembangkit listrik ditentukan oleh frekuensi output yang dihasilkan. Pada suatu pembangkit listrik yang menggunakan energi renewable

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1 Sensor dengan output toggle adalah sensor yang memiliki output biner dalam bentuk pulsa.

BAB I PENDAHULUAN. 1 Sensor dengan output toggle adalah sensor yang memiliki output biner dalam bentuk pulsa. BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan tujuan dan latar belakang permasalahan yang mendasari pembuatan skripsi, spesifikasi alat yang akan direalisasikan dan sistematika penulisan skripsi 1.1. Tujuan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan zaman dan kompleksnya kehidupan, maka manusia menginginkan tersedianya informasi yang tepat dan akurat dalam mengambil keputusan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Salah satu unsur pendukung pelaksanaan fungsi manajemen adalah sebuah sistem yang terorganisir dengan baik, guna kelancaran aktifitas pegawai atau karyawan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. semakin canggih. Perkembangan teknologi ini pastinya sangat berkaitan dengan

BAB I PENDAHULUAN. semakin canggih. Perkembangan teknologi ini pastinya sangat berkaitan dengan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi informasi semakin berkembang dengan sangat cepat dan semakin canggih. Perkembangan teknologi ini pastinya sangat berkaitan dengan perkembangan teknologi

Lebih terperinci

MESIN OLEH: SORMIN JURUSAN

MESIN OLEH: SORMIN JURUSAN PERANCANGANN ALAT PENDETE EKSI KERUSAKAN MESIN PADA KENDARAAN SEPEDA MOTOR 4T BERBASIS MICROKONTROLER LAPORAN TUGAS AKHIR OLEH: BAGINDA RAJAA HUSEIN HSB FRANKY EBIDNEGO SORMIN NIM.1005042057 NIM.1005042068

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI DAN PEMBUATAN SISTEM PENGUKURAN PH DAN DEBIT AIR PADA PENANAMAN TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535

IMPLEMENTASI DAN PEMBUATAN SISTEM PENGUKURAN PH DAN DEBIT AIR PADA PENANAMAN TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 IMPLEMENTASI DAN PEMBUATAN SISTEM PENGUKURAN PH DAN DEBIT AIR PADA PENANAMAN TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 LAPORAN TUGAS AKHIR Ditulis Untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. penting dari teknologi informasi yaitu database ( basis data ). terstruktur serta membuat pekerjaan menjadi efisien dan efektif.

BAB 1 PENDAHULUAN. penting dari teknologi informasi yaitu database ( basis data ). terstruktur serta membuat pekerjaan menjadi efisien dan efektif. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini perkembangan teknologi informasi khususnya di bidang komputer telah mengalami kemajuan yang sangat pesat sehingga memberikan dampak yang besar terhadap berbagai

Lebih terperinci

ISTILAH-ISTILAH DALAM SISTEM PENGATURAN

ISTILAH-ISTILAH DALAM SISTEM PENGATURAN ISTILAH-ISTILAH DALAM SISTEM PENGATURAN PENGANTAR Sistem pengaturan khususnya pengaturan otomatis memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Dalam bahasan ini, akan diberikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kesehatan manusia sangat penting untuk selalu diperhatikan apalagi setelah seseorang sudah dinyatakan mengidap suatu penyakit yang dapat menghambat aktifitas positif.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pesat. Perkembangan teknologi ini merupakan hasil kerja dari rasa ingin tahu manusia

BAB I PENDAHULUAN. pesat. Perkembangan teknologi ini merupakan hasil kerja dari rasa ingin tahu manusia BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam kurun waktu singkat perkembangan teknologi melaju dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi ini merupakan hasil kerja dari rasa ingin tahu manusia terhadap

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PERANCANGAN PADA KOLAM IKAN SECARA MANUAL DENGAN MENGUKUR SUHU AIR DAN KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO

TUGAS AKHIR PERANCANGAN PADA KOLAM IKAN SECARA MANUAL DENGAN MENGUKUR SUHU AIR DAN KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO TUGAS AKHIR PERANCANGAN PADA KOLAM IKAN SECARA MANUAL DENGAN MENGUKUR SUHU AIR DAN KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO Diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam mencapai gelar Sarjana

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM PEMILIHAN DAN PERHITUNGAN SUARA PADA PEMILIHAN UMUM DI TPS MENGGUNAKAN RFId CARD BERBASIS ARDUINO MEGA2560

RANCANG BANGUN SISTEM PEMILIHAN DAN PERHITUNGAN SUARA PADA PEMILIHAN UMUM DI TPS MENGGUNAKAN RFId CARD BERBASIS ARDUINO MEGA2560 RANCANG BANGUN SISTEM PEMILIHAN DAN PERHITUNGAN SUARA PADA PEMILIHAN UMUM DI TPS MENGGUNAKAN RFId CARD BERBASIS ARDUINO MEGA2560 LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalisasi saat ini, dapat dirasakan bahwa teknologi mengalami perkembangan yang cukup pesat. Banyak sekali inovasi di masa kini yang dapat kita gunakan untuk

Lebih terperinci

ROBOT BERBASIS KAMERA CMUCAM UNTUK MENGIDENTIFIKASI WARNA BENDA DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA8515 TUGAS AKHIR. Oleh :

ROBOT BERBASIS KAMERA CMUCAM UNTUK MENGIDENTIFIKASI WARNA BENDA DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA8515 TUGAS AKHIR. Oleh : ROBOT BERBASIS KAMERA CMUCAM UNTUK MENGIDENTIFIKASI WARNA BENDA DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA8515 TUGAS AKHIR Oleh : EKO PUGUH ARISTRA S P 0634010263 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS

Lebih terperinci

Tugas Akhir PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK PADA KENDARAAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 OLEH : PUTU TIMOR HARTAWAN

Tugas Akhir PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK PADA KENDARAAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 OLEH : PUTU TIMOR HARTAWAN Tugas Akhir PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK PADA KENDARAAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNDIKSHA OLEH : PUTU TIMOR HARTAWAN

Lebih terperinci

1BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan internet sebagai salah satu media dalam penyampaian informasi turut mengubah bentuk dan proses perpindahan data dari data fisik menjadi data digital.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Waspada adalah salah satu kunci agar rumah kita terhindar dari rawannya

BAB I PENDAHULUAN. Waspada adalah salah satu kunci agar rumah kita terhindar dari rawannya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kebakaran adalah salah satu bencana yang ada di kehidupan sekitar kita. Tetapi sebenarnya kebakaran itu dapat dicegah dan dapat ditanggulangi. Waspada adalah

Lebih terperinci

ISTILAH ISTILAH DALAM SISTEM PENGENDALIAN

ISTILAH ISTILAH DALAM SISTEM PENGENDALIAN ISTILAH ISTILAH DALAM SISTEM PENGENDALIAN PENGANTAR Sistem pengendalian khususnya pengendalian otomatis memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Dalam bahasan ini, akan

Lebih terperinci

ABSTRAK. Modular Production System (MPS) merupakan rangkaian simulasi. beberapa mesin produksi, salah satu bagiannya adalah Processing Station

ABSTRAK. Modular Production System (MPS) merupakan rangkaian simulasi. beberapa mesin produksi, salah satu bagiannya adalah Processing Station ABSTRAK Modular Production System (MPS) merupakan rangkaian simulasi beberapa mesin produksi, salah satu bagiannya adalah Processing Station Modular Production System (MPS) yaitu bagian pemrosesan. Bagian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sistem informasi akademik merupakan sekumpulan informasi yang. menyediakan fasilitas di dalam membantu menyelesaikan aktifitas yang

BAB I PENDAHULUAN. Sistem informasi akademik merupakan sekumpulan informasi yang. menyediakan fasilitas di dalam membantu menyelesaikan aktifitas yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sistem informasi akademik merupakan sekumpulan informasi yang menyediakan fasilitas di dalam membantu menyelesaikan aktifitas yang berhubungan dengan masalah

Lebih terperinci

PENGUKUR TINGGI BADAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51

PENGUKUR TINGGI BADAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 TUGAS AKHIR PENGUKUR TINGGI BADAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 Tugas Akhir Diajukan Untuk Melengkapi Tugas Akhir dan Memenuhi Syarat Untuk Mencapai Gelar Sarjana Teknik Elektro Pada Fakultas Teknik

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM ON/OFFLAMPU PADA GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN PC (PERSONAL COMPUTER) BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM ON/OFFLAMPU PADA GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN PC (PERSONAL COMPUTER) BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM ON/OFFLAMPU PADA GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN PC (PERSONAL COMPUTER) BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16 LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan

Lebih terperinci

SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA

SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA Syahrul 1, Andi Kurniawan 2 1,2 Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipati Ukur No.116,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi ini, pembangunan dalam bidang pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam upaya memberantas kebodohan dan kemiskinan serta untuk

Lebih terperinci

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK...

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK... Error! Bookmark not defined. ABSTRACT... Error! Bookmark not defined. KATA PENGANTAR... Error! Bookmark not defined. DAFTAR ISI... vii DAFTAR GAMBAR...

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... HALAMAN PERNYATAAN... PRAKATA... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... INTISARI... ABSTRACT... i ii iii iv vi viii ix xii xii

Lebih terperinci

I.1 Latar Belakang. Universitas Kristen Maranatha

I.1 Latar Belakang. Universitas Kristen Maranatha BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Saat ini di Indonesia sering sekali terjadi bencana yang memakan banyak nyawa manusia. Pada awal Januari 2007 saja sudah terjadi kecelakaan pesawat terbang. Kemudian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan-perusahaan sejenis, sehingga timbul persaingan yang ketat,

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan-perusahaan sejenis, sehingga timbul persaingan yang ketat, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekarang ini persaingan bisnis sangat kompetitif, tak luput juga persaingan bisnis dibidang otomotif. Hal ini dikarenakan semakin banyak perusahaan-perusahaan

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian, perancangan, dan pembuatan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium

III. METODE PENELITIAN. Penelitian, perancangan, dan pembuatan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium III. METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian, perancangan, dan pembuatan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas Lampung (khususnya Laboratorium

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN. perlakuan yaitu melakukan pekerjaan midang dengan alat pemidangan

BAB V HASIL PENELITIAN. perlakuan yaitu melakukan pekerjaan midang dengan alat pemidangan BAB V HASIL PENELITIAN 5.1 Karakteristik Subjek Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 20 orang sampel, dengan dua jenis perlakuan yaitu melakukan pekerjaan midang dengan alat pemidangan konvensional

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN APLIKASI MONITORING DETAK JANTUNG MELALUI FINGER TEST BERBASIS ARDUINO

RANCANG BANGUN APLIKASI MONITORING DETAK JANTUNG MELALUI FINGER TEST BERBASIS ARDUINO RANCANG BANGUN APLIKASI MONITORING DETAK JANTUNG MELALUI FINGER TEST BERBASIS ARDUINO Marti Widya Sari Setia Wardani Abstrak Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah sangat pesat di berbagai bidang.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Cahaya merupakan elemen yang penting bagi makhluk hidup di muka bumi. Tanpa

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Cahaya merupakan elemen yang penting bagi makhluk hidup di muka bumi. Tanpa 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Cahaya merupakan elemen yang penting bagi makhluk hidup di muka bumi. Tanpa adanya cahaya, tidak mungkin ada kehidupan pada planet bumi. Manusia, hewan dan tumbuh

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR KADAR UAP PREMIUM MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA16

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR KADAR UAP PREMIUM MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA16 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR KADAR UAP PREMIUM MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA16 LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Pendidikan Diploma 3 oleh : SELPI W

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR LETAK HUBUNG SINGKAT PADA KABEL BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega 8535

RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR LETAK HUBUNG SINGKAT PADA KABEL BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega 8535 RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR LETAK HUBUNG SINGKAT PADA KABEL BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega 8535 Laporan Tugas Akhir Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program Diploma 3 Oleh :

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. akademik yang ada pada SMAK Untung Suropati Sidoarjo. lingkup perpustakaan pada SMAK Untung Suropati Sidoarjo tidak hanya sebagai

BAB 1 PENDAHULUAN. akademik yang ada pada SMAK Untung Suropati Sidoarjo. lingkup perpustakaan pada SMAK Untung Suropati Sidoarjo tidak hanya sebagai BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perpustakaan merupakan faktor penting di dalam penunjang transformasi antara sumber ilmu (koleksi) dengan pencari ilmu (pengunjung). Perpustakaan juga sering

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI METODE FUZZY TSUKAMOTO PADA PENENTUAN HARGA JUAL BARANG DALAM KONSEP FUZZY LOGIC

IMPLEMENTASI METODE FUZZY TSUKAMOTO PADA PENENTUAN HARGA JUAL BARANG DALAM KONSEP FUZZY LOGIC IMPLEMENTASI METODE FUZZY TSUKAMOTO PADA PENENTUAN HARGA JUAL BARANG DALAM KONSEP FUZZY LOGIC Riky Amelia (1111981) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma Medan Jl. Sisingamangaraja

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Masalah Seringkali memilih jurusan yang terbaik bagi calon mahasiswa adalah hal yang sangatlah menyulitkan. Banyak sekali faktor yang mengakibatkan mahasiswa gagal

Lebih terperinci

Skripsi. Penerapan Metode Logika Fuzzy untuk Program Diagnosa Penyakit THT menggunakan Prolog

Skripsi. Penerapan Metode Logika Fuzzy untuk Program Diagnosa Penyakit THT menggunakan Prolog Skripsi Penerapan Metode Logika Fuzzy untuk Program Diagnosa Penyakit THT menggunakan Prolog Oleh : Daniel Epafras 612005036 Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. terutama dalam pabrik-pabrik dan industri-industri. Selain itu, ilmu ini juga

BAB I PENDAHULUAN. terutama dalam pabrik-pabrik dan industri-industri. Selain itu, ilmu ini juga BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknik pengendali otomatis telah digunakan sebagai peranan penting terutama dalam pabrik-pabrik dan industri-industri. Selain itu, ilmu ini juga dikembangkan dalam

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi yang berjalan begitu cepat menuntut kemajuan di segala bidang. Masyarakat harus bisa mengikuti segala bentuk kemajuan tersebut. Berbagai bidang tak

Lebih terperinci

PENGUKUR SUHU DAN KELEMBABAN UDARA DENGAN TRANSMISI DATA DIGITAL MELALUI FREKUENSI RADIO 2,4 GHZ

PENGUKUR SUHU DAN KELEMBABAN UDARA DENGAN TRANSMISI DATA DIGITAL MELALUI FREKUENSI RADIO 2,4 GHZ PENGUKUR SUHU DAN KELEMBABAN UDARA DENGAN TRANSMISI DATA DIGITAL MELALUI FREKUENSI RADIO 2,4 GHZ LAPORAN TUGAS AKHIR OLEH: ADE ARYA PRADHANA 02.50.0085 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

Lebih terperinci

ASAP BERBASIS. Ditulis Diploma 3. Oleh : ADIEL GINTING JURUSAN MEDAN

ASAP BERBASIS. Ditulis Diploma 3. Oleh : ADIEL GINTING JURUSAN MEDAN PERANCANGAN DAN PEMBUA ATAN ALAT PENGHISAP ASAP ROKOKK (CO) OTOMATIS DI DALAM RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 Laporan Tugas Akhir Ditulis Untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. efektivitas dan efisiensi dalam sistem tersebut. Teknik Informatika Bina

BAB I PENDAHULUAN. efektivitas dan efisiensi dalam sistem tersebut. Teknik Informatika Bina BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknik Informatika merupakan jurusan keilmuan pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Nusantara yang berusaha untuk mengintegrasikan aspek teknik dan aspek komputerisasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Api merupakan suatu elemen yang sangat bermanfaat bagi manusia jika dapat mengendalikan dalam pemanfaatannya, akan tetapi juga sangat penting untuk menghindarinya jika

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. poros yang cukup besar sehingga sangat banyak digunakan. Dalam mengatasi sesuatu

BAB 1 PENDAHULUAN. poros yang cukup besar sehingga sangat banyak digunakan. Dalam mengatasi sesuatu BAB PENDAHULUAN. Latar Belakang Pada zaman sekarang teknologi telah berkembang pesat. Salah satu dari perkembangan teknologi yaitu pada elektronika. Perkembangan elektronika diciptakan untuk membantu manusia

Lebih terperinci

Sistem Kendali Intensitas Cahaya Rumah Kaca Cerdas pada Budidaya Bunga Krisan

Sistem Kendali Intensitas Cahaya Rumah Kaca Cerdas pada Budidaya Bunga Krisan 1 Sistem Kendali Intensitas Cahaya Rumah Kaca Cerdas pada Budidaya Bunga Krisan Tracy Marsela, Rhiza S.Sadjad, Andani Achmad Abstrak Cahaya adalah faktor lingkungan yang diperlukan untuk mengendalikan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hepatitis adalah penyakit yang terjadi akibat adanya perandangan pada hati (liver). Penyebab hepatitis yaitu virus dan non virus (obat-obatan, obat tradisional seperti

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM BAB III PERANCANGAN SISTEM Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengukuran resistivitas dikhususkan pada bahan yang bebentuk silinder. Rancangan alat ukur ini dibuat untuk mengukur tegangan dan arus

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada saat ini hampir semua perusahaan yang bergerak di bidang industri dihadapkan pada suatu masalah yaitu adanya tingkat persaingan yang semakin kompetitif. Hal ini

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. : Laboratorium Teknik Kendali Jurusan Teknik Elektro. Universitas Lampung

III. METODE PENELITIAN. : Laboratorium Teknik Kendali Jurusan Teknik Elektro. Universitas Lampung III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu : Juni 2010 November 2010 Tempat : Laboratorium Teknik Kendali Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung B. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan pada pembuatan perangkat keras dan perangkat lunak yaitu dengan studi kepustakaan. Dengan cara ini penulis berusaha untuk mendapatkan dan mengumpulkan

Lebih terperinci

Analisis Karakteristik Modul Sensor Warna TCS3200 Terhadap Ukuran Obyek, Jarak Obyek dan Intensitas Cahaya

Analisis Karakteristik Modul Sensor Warna TCS3200 Terhadap Ukuran Obyek, Jarak Obyek dan Intensitas Cahaya SKRIPSI Analisis Karakteristik Modul Sensor Warna TCS3200 Terhadap Ukuran Obyek, Jarak Obyek dan Intensitas Cahaya Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu persyaratan untuk menyelesaikan program S-1

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kedua hal yang tidak dapat dipisahkan lagi di zaman modern ini. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat membantu manusia

Lebih terperinci

PENDETEKSI DAN PENETRALISIR POLUSI ASAP DENGAN KONTROL MELALUI APLIKASI ANDROID (RANCANG BANGUN PERANGKAT KERAS)

PENDETEKSI DAN PENETRALISIR POLUSI ASAP DENGAN KONTROL MELALUI APLIKASI ANDROID (RANCANG BANGUN PERANGKAT KERAS) BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semua makhluk hidup memerlukan udara, udara merupakan salah satu kebutuhan dasar dalam kehidupan. Udara yang ada disekitar kita tidak sepenuhnya bersih. Pada saat ini,

Lebih terperinci

SISTEM MONITORING LEVEL AIR TANDON MELALUI Short Message Service ( SMS )

SISTEM MONITORING LEVEL AIR TANDON MELALUI Short Message Service ( SMS ) TUGAS AKHIR SISTEM MONITORING LEVEL AIR TANDON MELALUI Short Message Service ( SMS ) Diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1) Disusun Oleh : Nama : Fery Rizky

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN ALAT BANTU TUNA NETRA MENGGUNAKAN BAHASA C DENGAN MEMANFAATKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 TUGAS AKHIR NOVA AVRILIA S

RANCANG BANGUN ALAT BANTU TUNA NETRA MENGGUNAKAN BAHASA C DENGAN MEMANFAATKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 TUGAS AKHIR NOVA AVRILIA S RANCANG BANGUN ALAT BANTU TUNA NETRA MENGGUNAKAN BAHASA C DENGAN MEMANFAATKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 TUGAS AKHIR NOVA AVRILIA S 112408022 PROGRAM STUDI D-3 FISIKA DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA

Lebih terperinci

PENGATUR BUKA DAN TUTUP JENDELA SECARA OTOMATIS

PENGATUR BUKA DAN TUTUP JENDELA SECARA OTOMATIS PENGATUR BUKA DAN TUTUP JENDELA SECARA OTOMATIS Nama : Chesar Rahmadi NPM : 21110565 Jurusan : Sistem Komputer Pembimbing : Jalinas, SKom, MM UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI

Lebih terperinci

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA RANCANG BANGUN CRANE PEMINDAH DAN PEMILAH BARANG OTOMATIS BERBASIS PLC (BAGIAN II) TUGAS AKHIR

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA RANCANG BANGUN CRANE PEMINDAH DAN PEMILAH BARANG OTOMATIS BERBASIS PLC (BAGIAN II) TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN CRANE PEMINDAH DAN PEMILAH BARANG OTOMATIS BERBASIS PLC (BAGIAN II) TUGAS AKHIR MUHAMMAD FIRMAN RAMADHAN PROGRAM STUDI D3 OTOMASI SISTEM INSTRUMENTASI DEPARTEMEN TEKNIK FAKULTAS VOKASI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dipantau setiap saat sebab peralatan otomatis dapat melakukan pekerjaannya sendiri

BAB 1 PENDAHULUAN. dipantau setiap saat sebab peralatan otomatis dapat melakukan pekerjaannya sendiri BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kebutuhan manusia terhadap peralatan yang cerdas dan dapat bekerja secara otomatis semakin meningkat. Selain sistem kerjanya yang teliti juga peralatan ini

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dan memiliki jumlah penduduk sekitar 230 juta jiwa yang merupakan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia. Dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Salah satu bentuk aplikasi JST yang terus dikembangkan saat ini adalah Jaringan Kohonen. Kohonen adalah bentuk khusus dari jaringan kompetitif. Jaringan ini

Lebih terperinci

BAB I PERKEMBANGAN LOGIKA FUZZY

BAB I PERKEMBANGAN LOGIKA FUZZY BAB I PERKEMBANGAN LOGIKA FUZZY 1.1. Apakah Logika Fuzzy? Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai suatu kondisi yang tidak dapat ditentukan batas-batasnya secara tepat. Pemberian batasan secara

Lebih terperinci

JURNAL INFORMATIKA PERANCANGAN SISTEM PENERANGANUNTUK BANGUNAN KANTOR BERBASIS LOGIKA FUZZY. Ratna Susana

JURNAL INFORMATIKA PERANCANGAN SISTEM PENERANGANUNTUK BANGUNAN KANTOR BERBASIS LOGIKA FUZZY. Ratna Susana PERANCANGAN SISTEM PENERANGANUNTUK BANGUNAN KANTOR BERBASIS LOGIKA FUZZY Ratna Susana Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Bandung ratnassn@yahoo.com ABSTRAK Sistem

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Saat ini kemajuan teknologi di berbagai bidang telah berkembang pesat. Perkembangan ini tidak terlepas dari fungsi yang ditawarkan oleh sebuah teknologi yang telah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menurut Biro Sensus, penduduk dunia telah terus meningkat dari 2,55.762.8654 orang pada tahun 1950 menjadi 7,095.2179,80 orang pada tahun 2013. Karena peningkatan populasi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. ALAT DAN BAHAN Dalam perencanaan dan pembuatan mesin penetas telur yang dikendalikan oleh microcontroler ATmega8535 dengan penampil LCD ini dalam pengerjaanya melalui

Lebih terperinci

PENGENDALIAN TINGGI PERMUKAAN CAIRAN BERBASIS FUZZY (Fuzzy Based Liquid Height Controlling)

PENGENDALIAN TINGGI PERMUKAAN CAIRAN BERBASIS FUZZY (Fuzzy Based Liquid Height Controlling) PENGENDALIAN TINGGI PERMUKAAN CAIRAN BERBASIS FUZZY (Fuzzy Based Liquid Height Controlling) Agus Margiantono, Andi Kurniawan Nugroho Fakultas Teknik Universitas Semarang Abstract Liquid height control

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kegiatan produksi bagi sebuah perusahaan bukan sesuatu yang mudah untuk dikerjakan. Banyak sekali yang harus diperhatikan agar proses produksi dapat berjalan dengan

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR BANGKIT KESUMA WARDANA PROGRAM STUDI DIII FISIKA DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

TUGAS AKHIR BANGKIT KESUMA WARDANA PROGRAM STUDI DIII FISIKA DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UNTUK MEMBUKA DAN MENUTUP ATAP OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR CAHAYA PADA MINIATUR RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51 TUGAS AKHIR BANGKIT KESUMA WARDANA 092408020 PROGRAM

Lebih terperinci