10 Juni Market Review

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "10 Juni 2015. Market Review"

Transkripsi

1 10 Juni 2015 Market Review Penyempitan Defisit Perdagangan Angkat Poundsterling. Poundsterling menguat terhadap Dollar AS seiring defisit perdagangan Inggris yang menyempit di bulan April. Namun, tingkat ekspor ke zona Euro, rekan dagang utama Inggris, masih lemah. Tingginya nilai tukar Pounds jika dibandingkan nilai tukar Euro menyulitkan eksportir Inggris berkompetisi di blok Euro. Hal ini dinilai dapat menjadi beban besar dalam perekonomian Inggris untuk tahun Office for National Statistics (ONS) melaporkan defisit perdagangan Inggris menyempit menjadi 8,6 miliar Pounds pada bulan April. Data ini lebih rendah dibandingkan prediksi defisit 9,9 miliar Pounds oleh para analis yang disurvei Reuters serta data periode sebelumnya yaitu defisit perdagangan yang direvisi turun dari 10,1 miliar Pounds menjadi 10,7 miliar Pounds. Sentimen Safe Haven Dongkrak Nilai Tukar Yen. Yen tetap menguat terhadap Greenback seiring tingginya sentimen safe haven. Yen Jepang dianggap sebagai salah satu kurs safe haven tradisional, selain Franc Swiss. Krisis Yunani menjadi pemicu mengentalnya nuansa risk aversion atau menghindari risiko yang membuat investor mencari aset-aset dengan risiko rendah. Yunani telah mengirimkan proposal reformasi terbarunya ke Komisi Eropa, yang seharusnya dikirimkan paling lambat hari Kamis lalu. Yunani berusha mencari kompromi dengan kreditur Uni Eropa (UE) dan International Monetary Fund (IMF) agar secepatnya bisa mendapatkan kesepakatan dan bisa terhindar dari kebangkrutan. Loonie Ikuti Kenaikan Pasar Minyak Mentah. Bullish minyak mentah mendongkrak nilai tukar Loonie terhadap Greenback. Pergerakan Loonie atau Dollar Kanada cenderung mengikuti arah perdagangan minyak mentah yang menjadi ekspor utama Kanada. Seiring kenaikan nilai tukar Dollar AS terhadap mayoritas pasangan mata uangnya di sesi New York, penguatan Loonie tetap terjaga berkat penguatan pasar minyak mentah yang menyambut baik laporan bulanan lembaga energi pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA). Dalam laporan bulanan produktivitas pengeborannya, EIA memprediksi produksi minyak shale AS akan menurun di musim panas tahun ini. Defisit Perdagangan Inggris Menyempit di Bulan April. Defisit perdagangan Inggris menyempit lebih banyak dari ekspektasi di bulan April, menandakan bahwa sektor perdagangan mungkin tidak akan menghambat laju pertumbuhan di kuartal kedua, menurut data hari Selasa. Office for National Statistics mengatakan defisit perdagangan Inggris menyempit hingga milyar pound di bulan April dari revisi naik menjadi milyar pound di bulan Maret, level terendah sejak Maret Defisit perdagangan barang sendiri menyempit hingga milyar pound dari milyar pound, yang juga merupakan level terendah sejak Maret tahun lalu, dibandingkan dengan estimasi ekonom untuk penurunan menajdi 9.9 milyar pound. Jumlah defisit perdagangan Inggris mengurangi laju pertumbuhan kuartal pertama tahun ini sebesar 0.9%, berkontribusi terhadap laju ekspansi gross domestic product secara keseluruhan yang hanya sebesar 0.3%.

2 Data Inflasi China Menggerus Sentimen Pasar Asia. Saham Asia berbalik melemah pada hari Selasa, seiring data inflasi dari ekonomi terbesar di Asia dan prospek kenaikan suku bunga AS membebani sentimen. Indeks Shanghai Composite tergelincir ke zona merah pasca data menunjukkan CPI China tumbuh 1,2% pada bulan lalu dari 1,5% pada bulan April, sedikit di bawah ekspektasi 1,3%. Sentimen negatif di pasar China daratan turut menyeret indeks Hang Seng turun 0,9%, dengan saham perusahaan kasino mencatat penurunan terbesar. Di Jepang, indeks Nikkei225 merosot lebih dari 1,7% untuk mendekati level terendah 3-pekan. Apresiasi Yen memukul saham-saham eksportir seperti Toshiba, Toyota Motor dan Sony. Indeks KOSPI Korea Selatan ditutup melemah tipis 0,05%, di tengah pergerakan mixed komponen-komponen kelas berat. Bursa Eropa Melemah, HSBC Menjadi Fokus. Bursa saham Eropa melemah pada hari Selasa, mengikuti pelemahan bursa Asia, sementara HSBC yang mengumumkan restruktukturisasi besar menjadi fokus pasar. Pelemahan bursa global dimulai pada pekan lalu ketika Presiden European Central Bank, Mario Draghi, memperingatkan pasar untuk bersiap terhadap volatilitas yang lebih besar. Sementara itu fokus pasar di Inggris tertuju pada HSBC, setelah bank tersebut mengumumkan rencana pengurangan biaya sebesar $5 miliyar dalam dua tahun, dan mem-phk sebanyak karyawan. HSBC juga berencana untuk menjual unit operasi di Turki dan Brasil, serta menaikkan investasi di Asia. Indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,53% menjadi 6753,80. DAX Jerman turun 0,58% menjadi 11001,29, sementara CAC 40 Prancis kehilangan 0,15% menjadi 4850,22. Wall Street Bergerak Rangebound Paska Data Ekonomi. Bursa saham AS berjangka bergerak dalam range trading yang cukup sempit di hari Selasa, setelah 3 hari sebelumnya jatuh tajam akibat serangkaian data ekonomi positif yang membuka peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve di bulan September. Laporan ekonomi terbaru menunjukkan jumlah lowongan kerja di AS merangkak naik ke level rekor tinggi dibulan April sementara keyakinan bisnis skala kecil membaik di bulan Mei, mengindikasikan adanya momentum ekonomi setelah tertekan di awal tahun. Nada positif pertumbuhan ekonomi turut ditunjang hasil survey wholesale inventories yang mengalami kenaikan selama bulan April, seiring kestabilan harga minyak. Namun kecemasan Yunani masih membayangi sentimen di Bursa, sejauh ini Athena sedang menyerahkan proposal terbaru pada para kreditur agar dapat mengucurkan dana talangan agar mencegah kebangkrutan negara Yunani. PM Alexix Tsipras menyatakan dampak yang ditimbulkan jika gagal mengamankan kesepakatan akan berdampak berbahaya terutama di tengah waktu yang semakin sempit. Pelemahan Bursa Global Bawa Emas Menguat Dua Hari Beruntun. Kembali melemahnya bursa global dan menguatnya berbagai harga komoditas membantu emas menguat dalam dua hari beruntun di hari Selasa. Meski demikian investor masih berhati-hati menanti sinyal yang lebih jelang mengenai waktu kenaikan suku bunga di AS. Pelemahan dollar di awal perdagangan membuat emas naik setelah mencatat pelemahan dalam tiga pekan beruntun. Dollar pada akhirnya mampu bangkit dari pelamahan meski masih terbebani kekhawatiran apakah pemerintah AS masih nyaman dengan penguatan dollar sebelumnya. Semakin meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga lebih cepat oleh Federal Reserve AS memberikan tekanan bagi bursa Asia dan Eropa, namun dollar gagal menguat signifikan meski spekulasi terus meningkat. Permintaan Musiman, dan Outlook Shale Lambungkan Minyak. Minyak rally pada hari Selasa menyusul eksektasi penurunan produksi minyak shale AS dapat menurunkan dampak melimpahnya persediaan minyak global. Dalam outlook jangka pendek, Energy Information Administration (EIA) menaikkan proyeksi produksi minyak menjadi barel per hari, dari sebelumnya barel, namun menurunkan proyeksi produksi tahun 2016 sebanyak barel per hari, dari sebelumnya barel. EIA juga menaikkan proyeksi permintaan minyak WTI menjadi barel per hari, dari sebelumnya barel, dan mempertahankan proyeksi peningkatan permintaan tahun 2016 sebanyak barel per hari. Permintaan terhadap minyak cenderung meningkat pada musim panas di Eropa dan Amerika, yang dapat mengurangi dampak kenaikan persediaan minyak global.

3 American Airlines Proyeksikan Kejatuhan Revenue American Airlines Group Inc di hari Selasa menyatakan proyeksi laba kwartal ini kemungkinan lebih rendah dibanding perkiraan semula. Perusahaan maskapai penerbangan komersil terbesar ini mengeluarkan estimasi marjin laba sebelum pajak di luar pendapatan lain lain akan berada di kisaran persen kwartal ini, lebih rendah dibanding panduan laba sebelumnya di persen. CEO American Airlines, Doug Parker menyebutkan adanya kekhawatiran resiko kapasitas pertumbuhan yang dapat melukai laju earnings. Saham maskapai tersebut ikut terseret setelah diprediksi adanya penurunan revenue penumpang yang mengisi kursi nya di Q2. Rival nya Delta Air Lines menyatakan marjin laba operasional mungkin akan lebih rendah dibanding ekspektasi. Kompetitor Delta dan United Continental Holdings Inc telah merevisi turun laju revenue per penumpang dan menghasilkan pendapatan lebih rendah dibanding perkiraan semula. HSBC Kurangi Jumlah Karyawan Untuk Restrukturisasi. HSBC Holdings PLC menyatakan di hari Selasa akan mengurangi jumlah karyawan senior nya hingga 50,000 sebagai bagian restrukturisasi global agar dapat meningkatkan profitabilitas dalam operasional. Bank tersebut akan menajamkan fokus di Asia, sembari memangkas skala investment banking keluar dari bisnis di Tukri dan mengurangi sejumlah franchise di Brazil. Langkah ini akan mengurangi pegawai hingga 19% dalam waktu 2 tahun kedepan. Meskipun terdapat pemangkasan yang masif, reaksi para investor relatif minim. HSBC juga menyatakan akan mengalihkan bisnis ke Asia seiring trend kenaikan Return of Equity / RoE, yang menjadi pengukur profitabilitas naik menjadi 10% target di 2017, dibandingkan 7.3% dari tahun lalu. HSBC juga melakukan evaluasi secara menyeluruh apakah diperlukan pemindahan kantor pusat di London. Relokasi kantor pusat HSBC tersebut mungkin dapat dilakukan untuk mengurangi dampak pajak Inggris pada kondisi balance sheet perbankan serta menghindari regulasi ketat Eropa untuk membatasi bonus karyawan Technical Outlook EUR/USD. Bias bearish untuk jangka pendek dan penembusan area support dapat memicu momentum bearish. Support berikutnya terlihat di kisaran dan D sisi lain, kenaikan konsisten yang lebih tinggi dari area dapat memicu momentum bullish, dengan resisten berikutnya terlihat di kisaran dan GBP/USD. Bias sideways untuk jangka pendek dalam rentang dan Momentum bullish membutuhkan konfirmasi penembusan area dan resisten berikutnya terletak di kisaran dan Sementara momentum bearish dapat terpicu jika harga konsisten turun ke bawah area Penurunan lanjutan akan membidik support yang lebih rendah di area dan USD/JPY. Bias bearish untuk jangka pendek dan downtrend membutuhkan konfirmasi penembusan area support Bearish lanjutan akan membidik support yang lebih rendah di kisaran atau bahkan support kunci Di sisi lain, penembusan resisten dapat memicu uptrend dengan resisten berikutnya terletak di dekat area dan USD/CHF. Tidak ada perubahan pada outlook teknikal kami, bias masih netral dalam jangka pendek, untuk bertahan dalam trading range di sekitar area Break ke atas area akan membuka peluang untuk menguji area Sementara break ke bawah area akan mendorong harga turun setidaknya menguji area Bagaimanapun juga, dalam jangka panjang, kami masih lebih memilih outlook bearish selama harga bertahan di bawah area

4 AUD/USD. Harga masih kesulitan menembus ke atas area , mengindikasikan bias masih bearish dalam jangka pendek untuk menuju area sebelum menguji area Untuk pergerakan naik, hanya break ke atas resisten terdekat pada area yang dapat memicu rebound bullish lanjutan menuju area Break ke atas area ini dapat menjadi ancaman bagi outlook bearish saat ini. XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek, support terdekat terlihat pada kisaran 1172, sementara resisten terdekat berada pada kisaran Penembusan di bawah area 1172 akan membawa harga turun untuk menguji area Disisi lain penembusan dan gerakan konsisten di atas area 1184 seharusnya memicu momentum bullish untuk menguji area Hang Seng Futures. Bias intraday berbalik menjadi bearish di jangka pendek, khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area untuk memicu tekanan bearish mengincar area support Resisten terdekat tampak di area 26880, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area resisten Nikkei Futures. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area untuk memicu skenario koreksi bearish mengincar area support Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 20200, tembus secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area Kospi Futures. Bias masih bearish dalam jangka pendek, terutama jika harga bertahan di bawah area Break ke bawah area akan melanjutkan pergerakan bearish menuju area sebelum menguji area Sementara itu, break ke atas area dapat memicu momentum bullish lanjutan menuju area sebelum menguji area Pivot Levels Support PIVOT Resistance Trend EUR/USD Bearish USD/JPY Bearish GBP/USD Sideways USD/CHF Bearish AUD/USD Bearish Hang Seng Bearish Nikkei Bearish KOSPI Bearish FTSE Bullish DAX Bearish DOW Bearish Gold Bearish OIL Bearish

5 Upcoming Data and Events Tuesday, June 9 th WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last 05:45 NZ Manufacturing Sales q/q Q1 Low % :50 JP M2 Money Stock y/y May Low % :30 AU NAB Business Confidence May High 7 - Ind 3 AU ANZ Job Advertisements m/m May Med % 2.5 AU Home Loans m/m Apr Med % 1.5 CN CPI y/y May High % 1.5 CN PPI y/y May Med % :00 JP Consumer Confidence May Low Ind :45 CH Unemployment Rate May Low % :15 CH CPI m/m May Med % :30 GB Trade Balance Apr Med Bln :00 EZ Revised GDP q/q Q1 Low % :00 US JOLTS Job Openings Apr Med Mln 5.11 Wednesday, June 10 th WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last 06:50 JP Core Machinery Orders m/m Apr Med -2.0 % :30 AU Westpac Consumer Sentiment Jun Med - % :50 AU RBA Gov Stevens Speaks Jun High :45 FR Industrial Production m/m Apr Low 0.4 % :00 IT Industrial Production m/m Apr Low 0.2 % :30 GB Manufacturing Production m/m Apr High 0.1 % 0.4 GB Industrial Production m/m Apr Low 0.1 % :00 GB NIESR GDP Estimate May Med - % :30 US Crude Oil Inventories w/e Med - Mln -1.9 AGENDA ON JUNE 10 th, 2015 LONDON : Gubernur Bank of England, Mark Carney dan Menteri Keuangan Inggris George Osborne berpidato di acara di Mansion House WIB/ Kamis. WASHINGTON : Konfrensi organisasi untuk kerja sama ekonomi dan perkembangan pajak internasional tahun 2015 di Amerika Serikat (sampai 11 Juni ). KOFU : Anggota dewan Bank of Japan Takehiro Sato berpidato di Kofu, Jepang. PARIS : Peluncurkan survei ekonomi Selandia Baru EARNINGS & FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON WEDNESDAY H.K : HK FINANCE GP; LINK REIT DIARY GOVERNMENT DEBT AUCTIONS United States Sweden Germany Italy : Lelang obligasi bertenor 10 tahun : Lelang surat berharga : Lelang surat berharga pemerintah bertenor 2 tahun : Lelang obligasi

6 THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2015 A Week June Year 2015 CUR HIGH LOW RANGE HIGH LOW HIGH LOW EUR JPY GBP CHF AUD IDR GOLD CURRENCY MARKET RANGE TRADING on June 09 th 2015 Currency Open High Low Close Range Change Previous EUR % JPY % GBP % CHF % AUD % CAD % SGD % IDR % GOLD % SILVER % OIL % CURRENCY CROSSES RANGE TRADING Currency Open High Low Close Range Change Previous EUR / JPY % EUR / CHF % EUR / GBP % CHF / JPY % AUD / JPY % GBP / CHF % GBP / JPY % EUR / CAD % EUR / AUD % GBP / AUD % AUD / NZD %

7 GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING Currency Open High Low Close Range Change Previous SSIamM % SSIpmM % SSIamU % SSIpmU % N % NIYM % NIYU % KSM % KSU % HSIM % HSI % JKSE % FFIM % FDXM % DJM % DJI % NQM % IXIC % ESM % USD % US Market Movers Most Actives Stocks Price % Change Velocity Shares 3x Long Natural Gas ETN % Bank of America Corporation % Velocity Shares 3x Long Crude Oil ETN % Apple Inc % Frontier Communication % Top Gainers Stocks Price % Change Rock Creek Pharmaceuticals % LightPath Technologies Inc % Marinus Pharmaceuticals % Alliance One International % Vical Incorporated % Top Losers Stocks Price % Change Quicksilver Inc % Bebe Stores Inc % AudioCodes Ltd % Delt % Christopher & Banks Corporation %

8 DISCLAIMER: Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini. Composed by: Research and Analysis Team

07 Juli 2014. Market Review. Greenback Membukukan Kenaikan Mingguan. Greenback bertengger di sekitar level

07 Juli 2014. Market Review. Greenback Membukukan Kenaikan Mingguan. Greenback bertengger di sekitar level 07 Juli 2014 Market Review Greenback Membukukan Kenaikan Mingguan. Greenback bertengger di sekitar level puncak 2-minggu terhadap Yen, dan mencatat kenaikan mingguan pertama dalam 4 pekan, seiring tanda-tanda

Lebih terperinci

Market Review : Dolar dipangkas keuntungan terhadap sekeranjang. EMAS Emas sedikit naik menjelang KTT Brussels, setelah Drama Yunani mengintensifkan

Market Review : Dolar dipangkas keuntungan terhadap sekeranjang. EMAS Emas sedikit naik menjelang KTT Brussels, setelah Drama Yunani mengintensifkan BULETIN FOREX Selasa 7 Juli 2015 Market Review : Dolar dipangkas keuntungan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Senin, setelah data menunjukkan bahwa aktivitas sektor jasa AS tumbuh pada

Lebih terperinci

MARKET OUTLOOK. Asian Market. European Market. USA Market ECONOMIC ANALYSIS. Inbox Daily Report. 26 Maret 2015

MARKET OUTLOOK. Asian Market. European Market. USA Market ECONOMIC ANALYSIS. Inbox Daily Report. 26 Maret 2015 ECONOMIC ANALYSIS Tjahjo Dewanto cahyo@investingbox.co.id Sri Wahyudi Market strategist and Analyst yudi@investingbox.co.id 26 Maret 2015 Inbox Daily Report MARKET OUTLOOK Asian Market Indeks saham Asia

Lebih terperinci

R i D MARET 20 MARKET SC REEN, 2 M. dmia.danare. eksaonline. com. ke level. sebesar. persen ke. Dow. satu. guna industri.

R i D MARET 20 MARKET SC REEN, 2 M. dmia.danare. eksaonline. com. ke level. sebesar. persen ke. Dow. satu. guna industri. MARKET SC REEN, 2 M R i D MARET 20 Danareksa Research Institute 015 Prediksi periode minor (1-5 hari) : Menguat Prediksi periode intraday: Sideways menguat Level support-resistance: 5,428.88-5,475.0 Saham

Lebih terperinci

GLOBAL OUTLOOK 1 JANUARI 2015

GLOBAL OUTLOOK 1 JANUARI 2015 GLOBAL OUTLOOK 1 JANUARI 2015 Prospek Ekonomi Global Tertekan Anjloknya Harga Minyak Aksi Stimulus Bank Sentral Eropa Terhambat Pemilu Yunani 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 1-Mar-121-Jun-121-Sep-121-Dec-121-Mar-131-Jun-13

Lebih terperinci

PASAR VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE MARKET)

PASAR VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE MARKET) Hafis Mu addab PASAR VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE MARKET) Penerbit ElHaf Publishing PASAR VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE MARKET) Oleh: Hafis Mu addab Copyright 2011 by Hafis Mu addab Penerbit ElHaf Publishing

Lebih terperinci

STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA

STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA KARYA ILMIAH VOREX Di Susun Oleh : Ifan Candra Kusuma (10.11.4433) S1-TI-L STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010/2011 Apa sebenarnya Forex itu? Vorex Adalah Bursa valuta asing (Inggris: Foreign exchange market

Lebih terperinci

GLOBAL OUTLOOK 1 OKTOBER 2014

GLOBAL OUTLOOK 1 OKTOBER 2014 GLOBAL OUTLOOK 1 OKTOBER 2014 Investor Asing Menanti Kenaikan Harga BBM Subsidi Investor Lokal Menanti Skenario Kompromi Politik Praktis 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 1-Mar-12 1-Jun-12 1-Sep-12

Lebih terperinci

Kuliah II Manajemen Keuangan Internasional

Kuliah II Manajemen Keuangan Internasional Kuliah II Manajemen Keuangan Internasional Pasar Valuta Asing/Devisa The Foreign Exchange Market By : Pedro Ximenes ST,MM Pengertian Pasar Devisa/Valas Pasar Valuta Asing/Devisa. Pengertian : Pasar valuta

Lebih terperinci

PERATURAN TRANSAKSI VALUTA ASING DAN KOMODITI ON-LINE TRADING

PERATURAN TRANSAKSI VALUTA ASING DAN KOMODITI ON-LINE TRADING PERATURAN TRANSAKSI VALUTA ASING DAN KOMODITI ON-LINE TRADING 02/11/15 Waktu Trading a. Valuta Asing Dimulai pada hari: Senin pukul 04.00 WIB sampai dengan hari Sabtu pukul 04.00 WIB (SUMMER). b. Logam

Lebih terperinci

Morning Briefing. Market Outlook

Morning Briefing. Market Outlook 3 Maret 2015 Market Review Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2 Maret 2015 ditutup menguat 27 poin atau 0.51% ke level 5,477 setelah bergerak di antara 5,451-5,477. Sebanyak 137 saham naik, 148 saham turun,

Lebih terperinci

MEMILIH INVESTASI REKSA DANA TAHUN 2010

MEMILIH INVESTASI REKSA DANA TAHUN 2010 MEMILIH INVESTASI REKSA DANA TAHUN 2010 Indonesia cukup beruntung, karena menjadi negara yang masih dapat mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif tahun 2009 sebesar 4,4 % di tengah krisis keuangan global

Lebih terperinci

LAPORAN November KINERJA 2014 BULANAN - PANIN Rp CASH FUND

LAPORAN November KINERJA 2014 BULANAN - PANIN Rp CASH FUND LAPORAN BULANAN PANIN Rp CASH FUND LAPORAN November 2014 BULANAN - PANIN Rp CASH FUND Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen

Lebih terperinci

Dasar-Dasar Obligasi. Pendidikan Investasi Dua Bulanan. Cara Kerja Obligasi

Dasar-Dasar Obligasi. Pendidikan Investasi Dua Bulanan. Cara Kerja Obligasi September 2010 Dasar-Dasar Pasar obligasi dikenal juga sebagai pasar surat utang dan merupakan bagian dari pasar efek yang memungkinkan pemerintah dan perusahaan meningkatkan modalnya. Sama seperti orang

Lebih terperinci

PERATURAN PERDAGANGAN (TRADING RULES)

PERATURAN PERDAGANGAN (TRADING RULES) Formulir Nomor 107.PBK.06 Lampiran 2 Peraturan Kepala Badan Pengawas PERATURAN PERDAGANGAN (TRADING RULES) I. KETENTUAN UMUM 1. Overnight Trading Adalah cara bertransaksi dengan membiarkan posisi tetap

Lebih terperinci

Morning Briefing. Market Outlook. News Emiten. 5 Februari 2015

Morning Briefing. Market Outlook. News Emiten. 5 Februari 2015 5 Februari 2015 Market Review Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 4 Pebruari 2015 ditutup naik. Indeks menguat sebesar 23 poin (0.45%) ke 5,315 setelah bergerak di antara 5,298-5,348. Sebanyak 128 saham

Lebih terperinci

Analisis fundamental. Daftar isi. [sunting] Analisis fundamental perusahaan. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Analisis fundamental. Daftar isi. [sunting] Analisis fundamental perusahaan. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Analisis fundamental Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan. Teknis ini menitik beratkan

Lebih terperinci

Time for Trading. Sesi Trading

Time for Trading. Sesi Trading Time for Trading Sebagai sebuah pasar yang buka selama 24 jam, mungkin sebagian dari kita akan bertanya-tanya sebenarnya bagaimana pergerakan pasar tersebut? Online trading adalah sebuah kegiatan di pasar

Lebih terperinci

PERATURAN TRANSAKSI VALUTA ASING DAN KOMODITI ON-LINE TRADING

PERATURAN TRANSAKSI VALUTA ASING DAN KOMODITI ON-LINE TRADING 24 Maret 2014 PERATURAN TRANSAKSI VALUTA ASING DAN KOMODITI ON-LINE TRADING Waktu Trading a. Valuta Asing Senin pukul 05.00 WIB sampai dengan hari Sabtu pukul 03.30 WIB (SUMMER) b. Logam Mulia (XAU/USD

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI KEUANGAN DAN KERJA SAMA INTERNASIONAL TRIWULAN I 2002

PERKEMBANGAN EKONOMI KEUANGAN DAN KERJA SAMA INTERNASIONAL TRIWULAN I 2002 PERKEMBANGAN EKONOMI KEUANGAN DAN KERJA SAMA INTERNASIONAL TRIWULAN I 2002 Perkembangan Ekonomi Dunia Pasar Keuangan dan Pasar Komoditas Perkembangan Kerja Sama Internasional Artikel DIREKTORAT RISET EKONOMI

Lebih terperinci

SEJARAH BANK INDONESIA : MONETER Periode 1997-1999

SEJARAH BANK INDONESIA : MONETER Periode 1997-1999 SEJARAH BANK INDONESIA : MONETER Periode 1997-1999 Cakupan : Halaman 1. Sekilas Sejarah Bank Indonesia di Bidang Moneter Periode 1997-2 1999 2. Arah Kebijakan 1997-1999 3 3. Langkah-Langkah Strategis 1997-1999

Lebih terperinci

BAB 2 GAMBARAN UMUM OBJEK. diambil dari mata uang India Rupee. Sebelumnya di daerah yang sekarang disebut

BAB 2 GAMBARAN UMUM OBJEK. diambil dari mata uang India Rupee. Sebelumnya di daerah yang sekarang disebut BAB 2 GAMBARAN UMUM OBJEK 2.1 Rupiah Rupiah (Rp) adalah mata uang Indonesia (kodenya adalah IDR). Nama ini diambil dari mata uang India Rupee. Sebelumnya di daerah yang sekarang disebut Indonesia menggunakan

Lebih terperinci

Morning Briefing. Market Outlook. News Emiten. 13 Januari 2015

Morning Briefing. Market Outlook. News Emiten. 13 Januari 2015 13 Januari 2015 Market Review Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 12 Januari 2015 ditutup turun. Indeks melemah sebesar 28 poin (0.55%) ke 5,187 setelah bergerak di antara 5,183-5,220. Sebanyak 100 saham

Lebih terperinci

Transaksi Mata Uang Asing. Bab 13

Transaksi Mata Uang Asing. Bab 13 Transaksi Mata Uang Asing Bab 13 Mengenal Valuta Asing Valuta asing atau biasa disebut juga dengan kata lain seperti valas, foreign exchange, forex atau juga fx adalah mata uang yang di keluarkan sebagai

Lebih terperinci

LAPORAN May 2015KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND

LAPORAN May 2015KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND LAPORAN BULANAN PANIN Rp CASH FUND LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar

Lebih terperinci

Edisi 006/ Februari /2015 Data per tanggal 1 Februari 2015

Edisi 006/ Februari /2015 Data per tanggal 1 Februari 2015 Edisi 006/ Februari /2015 Data per tanggal 1 Perkembangan Ekonomi Indonesia Turunnya harga BBM memicu deflasi Pada bulan Januari 2015 tercatat deflasi sebesar 0,24%mom, yang bersumber dari deflasi kelompok

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Beberapa tahun terakhir ini, pasar barang dan uang dunia tengah mengalami proses globalisasi yang sangat cepat. Perekonomian antar negara menjadi semakin terintegrasi.

Lebih terperinci

PENGGUNAAN SPN 3 BULAN SEBAGAI PENGGANTI SBI 3 BULAN DALAM APBN (Perspektif Bank Indonesia)

PENGGUNAAN SPN 3 BULAN SEBAGAI PENGGANTI SBI 3 BULAN DALAM APBN (Perspektif Bank Indonesia) 1. SBI 3 bulan PENGGUNAAN SPN 3 BULAN SEBAGAI PENGGANTI SBI 3 BULAN DALAM APBN (Perspektif Bank Indonesia) SBI 3 bulan digunakan oleh Bank Indonesia sebagai salah satu instrumen untuk melakukan operasi

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN TRANSAKSI DERIVATIF

PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN TRANSAKSI DERIVATIF Lampiran Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 7/ 45 /DPD tanggal 15 September 2005 PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN TRANSAKSI DERIVATIF Laporan Transaksi Derivatif yang wajib disampaikan kepada Bank Indonesia adalah

Lebih terperinci

Hal-hal yang Perlu dipahami dalam Trading

Hal-hal yang Perlu dipahami dalam Trading Hal-hal yang Perlu dipahami dalam Trading By admin. Filed in forex online, investasi, marketiva indonesia, trading indeks, trading komoditi, trading valas online Forex atau Foreign Exchange atau biasa

Lebih terperinci

Keuntungan kita ialah tahu waktu dan tempat yang tepat untuk berinvestasi.

Keuntungan kita ialah tahu waktu dan tempat yang tepat untuk berinvestasi. Keuntungan kita ialah tahu waktu dan tempat yang tepat untuk berinvestasi. Berinvestasi selama 5 tahun dengan akses ketujuh pasar Asia dengan perlindungan modal 100% pada saat jatuh tempo. Setelah tiga

Lebih terperinci

HARGA MINYAK DUNIA ( CRUDE OIL EXCHANGE)

HARGA MINYAK DUNIA ( CRUDE OIL EXCHANGE) KEBIJAKAN ENERGI HARGA MINYAK DUNIA ( CRUDE OIL EXCHANGE) Kelompok I : 1. Raghunala Kusuma (28106) 2. Aulia Ullah (28120) 3. Puji Astuti ( 28154) 4. Ilmiyatul Fitriati (28316) 5. Ardi Rahman (28200) 6.

Lebih terperinci

BAGIAN PEREKONOMIAN GLOBAL

BAGIAN PEREKONOMIAN GLOBAL BAGIAN I PEREKONOMIAN GLOBAL Bagian I PEREKONOMIAN GLOBAL Berangkat dengan optimisme perbaikan di awal tahun, kinerja perekonomian global pada tahun 2013 berlangsung tidak sesuai harapan dan melemah dibandingkan

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA Deddy Azhar Mauliano Email : deddy_azharm@yahoo.com Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas

Lebih terperinci

BAB 3 KERANGKA EKONOMI MAKRO DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN

BAB 3 KERANGKA EKONOMI MAKRO DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BAB 3 KERANGKA EKONOMI MAKRO DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN Kerangka Ekonomi Makro dan Pembiayaan Pembangunan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2006 disempurnakan untuk memberikan gambaran ekonomi

Lebih terperinci

DAMPAK EKONOMI GLOBAL TERHADAP GERAKAN BURUH

DAMPAK EKONOMI GLOBAL TERHADAP GERAKAN BURUH DAMPAK EKONOMI GLOBAL TERHADAP GERAKAN BURUH Oleh: Dr. Ir. Nandang Najmulmunir, MS. 1 KRISIS EKONOMI GLOBAL Negara Indonesia mengalami krisis moneter pada tahun 1997. Namun krisis itu sendiri ada banyak

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM. 4.1. Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Pertanian Negara Berkembang dan Maju Periode 1980-2008

IV. GAMBARAN UMUM. 4.1. Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Pertanian Negara Berkembang dan Maju Periode 1980-2008 38 IV. GAMBARAN UMUM 4.1. Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Pertanian Negara Berkembang dan Maju Periode 198-28 Berdasarkan Gambar 4.1, periode 198 hingga 28 perkembangan GDP pertanian negara-negara

Lebih terperinci

Analisis Asumsi Makro Ekonomi RAPBN 2011

Analisis Asumsi Makro Ekonomi RAPBN 2011 Analisis Asumsi Makro Ekonomi RAPBN 2011 Nomor. 30/AN/B.AN/2010 0 Bagian Analisa Pendapatan Negara dan Belanja Negara Biro Analisa Anggaran dan Pelaksanaan APBN SETJEN DPR-RI Analisis Asumsi Makro Ekonomi

Lebih terperinci

BABI PENDAHULU~ Jumlah uang beredar teramat penting karena peranannya sebagai alat

BABI PENDAHULU~ Jumlah uang beredar teramat penting karena peranannya sebagai alat BABI PENDAHULU~ 1.1 Latar Belakang Jumlah uang beredar teramat penting karena peranannya sebagai alat transaksi penggerak perekonomian. Besar kecilnya jumlah uang beredar akan mempengaruhi daya beli riil

Lebih terperinci

ANALISIS INFORMASI FUNDAMENTAL EKONOMI TERHADAP KURS DALAM INVESTASI FOREX (STUDI KASUS PADA USD TERHADAP JPY)

ANALISIS INFORMASI FUNDAMENTAL EKONOMI TERHADAP KURS DALAM INVESTASI FOREX (STUDI KASUS PADA USD TERHADAP JPY) ANALISIS INFORMASI FUNDAMENTAL EKONOMI TERHADAP KURS DALAM INVESTASI FOREX (STUDI KASUS PADA USD TERHADAP JPY) SKRIPSI Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat untuk Mencapai Gelar

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO SAMPAI DENGAN BULAN JUNI 2001

PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO SAMPAI DENGAN BULAN JUNI 2001 REPUBLIK INDONESIA PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO SAMPAI DENGAN BULAN JUNI 2001 Kondisi ekonomi makro bulan Juni 2001 tidak mengalami perbaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kepercayaan masyarakat

Lebih terperinci

Neraca Berjalan Dapat Membaik Lebih Cepat

Neraca Berjalan Dapat Membaik Lebih Cepat Jakarta, 23 Februari 2015 Neraca Berjalan Dapat Membaik Lebih Cepat Walau sejak awal memprediksikan BI rate bakal turun, namun saya termasuk economist yang terkejut dengan keputusan BI menurunkan bunga

Lebih terperinci

ANZ menyampaikan hasil yang baik sekali bagi para pemegang saham di tahun 2010, selain juga berkinerja bagi para nasabah kami dan masyarakat.

ANZ menyampaikan hasil yang baik sekali bagi para pemegang saham di tahun 2010, selain juga berkinerja bagi para nasabah kami dan masyarakat. ANZ menyampaikan hasil yang baik sekali bagi para pemegang saham di tahun 2010, selain juga berkinerja bagi para nasabah kami dan masyarakat. Kinerja Kami Laba ANZ setelah dikurangi pajak sampai tahun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya

BAB I PENDAHULUAN. Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa datang. 1 Dalam

Lebih terperinci

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign BAB II URAIAN TEORI A. Penelitian Terdahulu Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign Exchange Exposure pada Bank-Bank yang Go Public di Bursa Efek Jakarta menunjukkan adanya foreign

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... i DAFTAR GRAFIK... iii DAFTAR TABEL... v BAB I PENDAHULUAN... 1

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... i DAFTAR GRAFIK... iii DAFTAR TABEL... v BAB I PENDAHULUAN... 1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... i DAFTAR GRAFIK... iii DAFTAR TABEL... v BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Kinerja Perekonomian 2010 dan Proyeksi 2011... 1 B. Tantangan dan Sasaran Pembangunan Tahun 2012... 4 C. Asumsi

Lebih terperinci

TRIM CHART MANIA. IHSG : Sinyal yang Harus Diperhatikan. Bullish Crossover dari Extreme Stochastic Oscillator* Education Corner.

TRIM CHART MANIA. IHSG : Sinyal yang Harus Diperhatikan. Bullish Crossover dari Extreme Stochastic Oscillator* Education Corner. TRIM CHART MANIA Monthly Edition July 2012 Education Corner IHSG : Sinyal yang Harus Diperhatikan Bullish Crossover dari Extreme Stochastic Oscillator* IHSG 3,955.58 67.5 3.20% Support 1 3,849 Resistance

Lebih terperinci

CITRA Team. Version 1.00

CITRA Team. Version 1.00 USER MANUAL CITRA MOBILE (Android) CITRA Team Version 1.00 Copyright 2014 CiptadanaCapital,PT. All rights reserved. Usage of the contents and ideas within this document, along with disclosure of any contents

Lebih terperinci

TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO.16/21

TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO.16/21 TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO.16/21 21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK 1. Q: Apa latar belakang diterbitkannya PBI

Lebih terperinci

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. perdagangan valuta asing atau yang biasa disebut money changer. PT. Narasindo

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. perdagangan valuta asing atau yang biasa disebut money changer. PT. Narasindo 22 BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Narasindo Mitra Perdana adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan valuta asing atau yang biasa disebut money changer. PT. Narasindo

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pasar modal merupakan salah satu penggerak utama perekonomian dunia termasuk Indonesia, melalui pasar

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pasar modal merupakan salah satu penggerak utama perekonomian dunia termasuk Indonesia, melalui pasar BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pasar modal merupakan salah satu penggerak utama perekonomian dunia termasuk Indonesia, melalui pasar modal perusahaan dapat memperoleh dana untuk melakukan

Lebih terperinci

Catatan Kuliah Manajemen Keuangan International Priyo Purwanto. MANAJEMEN KEUANGAN INTERNATIONAL Catatan/Latihan Kuliah Priyo Purwanto Bab 1 SPOT RATE

Catatan Kuliah Manajemen Keuangan International Priyo Purwanto. MANAJEMEN KEUANGAN INTERNATIONAL Catatan/Latihan Kuliah Priyo Purwanto Bab 1 SPOT RATE MANAJEMEN KEUANGAN INTERNATIONAL Catatan/Latihan Kuliah Priyo Purwanto Bab 1 SPOT RATE Spot = Titik, Rate = Tingkat Tingkat nilai Tukar suatu nilai Curency ( mata uang suatu negara ) terhadap Curency negara

Lebih terperinci

Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing

Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Perbedaan pasar uang dan pasar modal yaitu: 1. Instrumen yang diperjualbelikan pasar modal yang diperjualbelikan adalah adalah surat-surat berharga jangka panjang seperti

Lebih terperinci

No.16/24/DKEM Jakarta, 30 Desember 2014 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA KORPORASI NONBANK DI INDONESIA

No.16/24/DKEM Jakarta, 30 Desember 2014 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA KORPORASI NONBANK DI INDONESIA No.16/24/DKEM Jakarta, 30 Desember 2014 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA KORPORASI NONBANK DI INDONESIA Perihal : Penerapan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan Utang Luar Negeri Korporasi Nonbank.

Lebih terperinci

PERATURAN TRANSAKSI INDEKS ON-LINE TRADING

PERATURAN TRANSAKSI INDEKS ON-LINE TRADING PERATURAN TRANSAKSI INDEKS ON-LINE TRADING Waktu Trading INDEKS Indeks Saham Jepang (ISJ) Senin sampai Jumat dimulai pukul : 06.45 13.30 WIB ( sesi I ) 14.15 01.00 WIB ( sesi II ) Indeks Saham Hongkong

Lebih terperinci

ATURAN UMUM PERDAGANGAN MATA UANG ASING - EMAS - INDEKS GENERAL TERMS FOREX - GOLD-INDEKS KONTRAK 0,1 LOT CONTRACT HARI JAM PERDAGANGAN FOREX

ATURAN UMUM PERDAGANGAN MATA UANG ASING - EMAS - INDEKS GENERAL TERMS FOREX - GOLD-INDEKS KONTRAK 0,1 LOT CONTRACT HARI JAM PERDAGANGAN FOREX Formulir Nomor- 17.PBK.5.2 A. RATE ATURAN UMUM PERDAGANGAN MATA UANG ASING - EMAS - INDEKS GENERAL TERMS FOREX - GOLD-INDEKS KONTRAK,1 LOT CONTRACT FOREX / GOLD/INDEKS RATE Fix rate IDR1. / Floating rate

Lebih terperinci

: 4,935-5,000). +35%. JSX DATA

: 4,935-5,000). +35%. JSX DATA Market Review & Outlook IHSG Terkoreksi -0.44%. IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range : 4,935-5,000). TAXI Bidik Laba Operasi Naik +35%. Kuartal III, TBIG Cetak Laba bersih IDR1,14 Triliun. CTTH Revisi

Lebih terperinci

BAB III PT INDOSUKSES FUTURES DAN SISTEM PERDAGANGAN DUA ARAH PADA FOREX TRADING

BAB III PT INDOSUKSES FUTURES DAN SISTEM PERDAGANGAN DUA ARAH PADA FOREX TRADING 49 BAB III PT INDOSUKSES FUTURES DAN SISTEM PERDAGANGAN DUA ARAH PADA FOREX TRADING A. Gambaran Umum Forex Trading 1. Pengertian Forex Trading dan Perdagangan Berjangka (Future Trading) a. Pengertian Forex

Lebih terperinci

MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL INSTITUTE OF BUSINESS (IOB) MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL Email PEDRO XIMENES ST,MM : larimata@lycos.com : radio_kliburfm@yahoo.com Pendahuluan Kriteria Penilaian : Kehadiran di kelas minimal 80% dari

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x ABSTRAK Kegiatan ekonomi tidak akan pernah lepas dari aktivitas investasi. Keputusan investasi dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal serta resiko-resiko yang menyertainya. Faktor eksternal inilah

Lebih terperinci

Sistem Moneter Internasional

Sistem Moneter Internasional Materi 2 Sistem Moneter Internasional http://www.deden08m.com 1 Sistem Moneter Internasional dapat didefinisikan sebagai struktur, instrumen, institusi, dan perjanjian yang menentukan kurs atau nilai berbagai

Lebih terperinci

DANGEROUS MARKET, Managing in Financial Crisis

DANGEROUS MARKET, Managing in Financial Crisis Resensi Buku: DANGEROUS MARKET, Managing in Financial Crisis Pengarang : Dominic Barton, Roberto Newell & Gregory Wilson Penerbit: John Wiley & Sons, Inc. 2003 Penulis Resensi: Made Tirthayatra Krisis

Lebih terperinci

CITRA Team. Version 1.00

CITRA Team. Version 1.00 USER MANUAL CITRA MOBILE (IOS) CITRA Team Version 1.00 Copyright 2014 CiptadanaCapital,PT. All rights reserved. Usage of the contents and ideas within this document, along with disclosure of any contents

Lebih terperinci

Seksi Informasi Hukum Ditama Binbangkum. UTANG NEGARA i : PEMERINTAH BUKA HEDGING ii UTANG VALUTA ASING (VALAS) Nasional.kontan.co.

Seksi Informasi Hukum Ditama Binbangkum. UTANG NEGARA i : PEMERINTAH BUKA HEDGING ii UTANG VALUTA ASING (VALAS) Nasional.kontan.co. UTANG NEGARA i : PEMERINTAH BUKA HEDGING ii UTANG VALUTA ASING (VALAS) Nasional.kontan.co.id Pemerintah tak mau terus tekor gara-gara fluktuasi nilai tukar. Maka itu, pemerintah akan melakukan hedging

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan YME, karena hanya. dengan berkat dan rahmatnya, kami dapat melaksanakan penulisan

KATA PENGANTAR. Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan YME, karena hanya. dengan berkat dan rahmatnya, kami dapat melaksanakan penulisan KATA PENGANTAR Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan YME, karena hanya dengan berkat dan rahmatnya, kami dapat melaksanakan penulisan Market Brief perdagangan produk automotive parts di Hungaria. Tulisan

Lebih terperinci

Garuda Indonesia Perluas Kemitraan Lindung Nilai dengan Bank Internasional Indonesia, Bank Mega, ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia

Garuda Indonesia Perluas Kemitraan Lindung Nilai dengan Bank Internasional Indonesia, Bank Mega, ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia Siaran Pers Garuda Indonesia Perluas Kemitraan Lindung Nilai dengan Bank Internasional Indonesia, Bank Mega, ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia Jakarta, 14 April 2015 - PT Garuda Indonesia

Lebih terperinci

BAB I KONDISI EKONOMI MAKRO TAHUN 2006

BAB I KONDISI EKONOMI MAKRO TAHUN 2006 BAB I KONDISI EKONOMI MAKRO TAHUN 26 Kondisi ekonomi makro pada tahun 26 dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, memasuki tahun 26, stabilitas moneter di dalam negeri membaik tercermin dari stabilnya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan industri sekarang ini, menunjukkan banyaknya. perusahaan-perusahaan baru yang bermunculan. Hal ini menyebabkan kondisi

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan industri sekarang ini, menunjukkan banyaknya. perusahaan-perusahaan baru yang bermunculan. Hal ini menyebabkan kondisi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan industri sekarang ini, menunjukkan banyaknya perusahaan-perusahaan baru yang bermunculan. Hal ini menyebabkan kondisi lingkungan bisnis semakin

Lebih terperinci

No.10/ 42 /DPD Jakarta, 27 November 2008. S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA BANK UMUM DI INDONESIA

No.10/ 42 /DPD Jakarta, 27 November 2008. S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA BANK UMUM DI INDONESIA No.10/ 42 /DPD Jakarta, 27 November 2008 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA BANK UMUM DI INDONESIA Perihal : Pembelian Valuta Asing terhadap Rupiah kepada Bank Sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lebih terperinci

Krisis Politik Timur Tengah Serta Implikasinya Terhadap Perdagangan dan Fluktuasi Harga Minyak Dunia

Krisis Politik Timur Tengah Serta Implikasinya Terhadap Perdagangan dan Fluktuasi Harga Minyak Dunia Krisis Politik Timur Tengah Serta Implikasinya Terhadap Perdagangan dan Fluktuasi Harga Minyak Dunia Andistya Oktaning Listra dan Ferry Prasetyia Sebagai sumber utama energi dunia, fluktuasi harga minyak

Lebih terperinci

ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN IKHTISAR 2014 adalah tahun di mana Perseroan kembali mencapai rekor pertumbuhan dan proitabilitas. Perseroan mempertahankan posisinya sebagai Operator berskala terkemuka

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK The New Climate Economy Report RINGKASAN EKSEKUTIF Komisi Global untuk Ekonomi dan Iklim didirikan untuk menguji kemungkinan tercapainya pertumbuhan ekonomi yang

Lebih terperinci

Harmonic Trading System

Harmonic Trading System Harmonic Trading System Pada pelajaran kali ini, kita akan membahas mengenai pola harmonis. Pelajaran yang mungkin agak sedikit sulit, namun sekali anda bisa memahami maka akan bisa membantu anda untuk

Lebih terperinci

Full service integrated securities company

Full service integrated securities company PT Trimegah Securities Tbk Paparan Publik / Public Expose IDX - TRIM Bloomberg TRIM IJ 25 Juni 2009 The Sultan - Jakarta Agenda 1. Profil Perusahaan 2. Kegiatan Usaha 3. Kinerja Keuangan 4. Rencana Usaha

Lebih terperinci

Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia

Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia Jakarta, Mei 2015 Agenda 1 Profil Indonesia Eximbank 2 Kinerja Keuangan 3 Lesson Learned Bab 1 Profil Indonesia Eximbank (LPEI)

Lebih terperinci

Market Update OUTLOOK INVESTASI SUN 2014: LOW RISK, HIGH RETURN. Kinerja Reksa Dana. AAA Amanah Syariah NAV/Unit : 2,132 YTD Yield :(0.

Market Update OUTLOOK INVESTASI SUN 2014: LOW RISK, HIGH RETURN. Kinerja Reksa Dana. AAA Amanah Syariah NAV/Unit : 2,132 YTD Yield :(0. Market Update 27 Desember 2013 Kinerja Reksa Dana AAA Amanah Syariah NAV/Unit : 2,132 YTD Yield :(0.4%) AAA Enhanced Strategy NAV/Unit : 90 YTD Yield :(3.9%)** AAA Balanced Fund NAV/Unit : 3,0 YTD Yield

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi tidak akan pernah terlepas dari aktivitas investasi. Berbagai

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi tidak akan pernah terlepas dari aktivitas investasi. Berbagai BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Kegiatan ekonomi tidak akan pernah terlepas dari aktivitas investasi. Berbagai kegiatan investasi di seluruh dunia yang dilaksanakan dalam skala internasional,

Lebih terperinci

Perkembangan Ekspor Indonesia Biro Riset LMFEUI

Perkembangan Ekspor Indonesia Biro Riset LMFEUI Perkembangan Ekspor Indonesia Biro Riset LMFEUI Pengembangan ekspor tidak hanya dilihat sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga untuk mengembangkan ekonomi nasional. Perkembangan

Lebih terperinci

EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI REFORMASI, GLOBALISASI DAN ERA PERDAGANGAN BEBAS

EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI REFORMASI, GLOBALISASI DAN ERA PERDAGANGAN BEBAS EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI REFORMASI, GLOBALISASI DAN ERA PERDAGANGAN BEBAS Oleh: Ginandjar Kartasasmita Menteri Negara Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri Bogor, 29 Agustus 1998 I. SITUASI

Lebih terperinci

Memahami Kebijakan Bank Indonesia

Memahami Kebijakan Bank Indonesia Jakarta, 25 Mei 2015 Memahami Kebijakan Bank Indonesia Rabu pekan lalu, bersama sejumlah ekonom senior, saya menghadiri undangan BI untuk berdiskusi seputar perkembangan dan prospek ekonomi Indonesia.

Lebih terperinci

DAILY NEWS SENIN, 4 NOVEMBER 2013

DAILY NEWS SENIN, 4 NOVEMBER 2013 DAILY NEWS SENIN, 4 NOVEMBER 2013 M IDX Statistics & Currency Rate Close Chg %Chg %YTD IDX Last 4,432.59-78.04-1.73 2.69 LQ 45 739.28-15.52-2.06 0.58 Vol (mn/sh) 4,167.00 Val (Rp Bn) 5,014.00 IDR/USD 11,354-120

Lebih terperinci

2. Pasar Perdana. A. Proses Perdagangan pada Pasar Perdana

2. Pasar Perdana. A. Proses Perdagangan pada Pasar Perdana B. Pasar Sekunder adalah pasar di mana efek-efek yang telah dicatatkan di Bursa diperjual-belikan. Pasar Sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek-efek yang tercatat

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG BERPENGARUH TERHADAP FLUKTUASI KURS DOLLAR AS TERHADAP RUPIAH PERIODE 2005.07-2013.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG BERPENGARUH TERHADAP FLUKTUASI KURS DOLLAR AS TERHADAP RUPIAH PERIODE 2005.07-2013. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG BERPENGARUH TERHADAP FLUKTUASI KURS DOLLAR AS TERHADAP RUPIAH PERIODE 2005.07-2013.11 Sugiartiningsih Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Bandung email

Lebih terperinci

KUMPULAN TRADING STRATEGY

KUMPULAN TRADING STRATEGY KUMPULAN TRADING STRATEGY 1. TEKNIK ROLE REVERSAL 2. KOMBINASI INDIKATOR (Bolinger Band, MA, Stochastic Oscilator) 3. KOMBINASI EXPONENTIAL MOVING AVARAGE (EMA) EMA (5, 15, dan 60) 4. KOMBINASI EMA 5,

Lebih terperinci

Harga Sebuah Kebijakan Bahan Bakar Fosil: Subsidi Pemerintah Indonesia di Sektor Hulu Minyak & Gas Bumi

Harga Sebuah Kebijakan Bahan Bakar Fosil: Subsidi Pemerintah Indonesia di Sektor Hulu Minyak & Gas Bumi Harga Sebuah Kebijakan Bahan Bakar Fosil: Subsidi Pemerintah Indonesia di Sektor Hulu Minyak & Gas Bumi OKTOBER 2010 OLEH: PT. Q ENERGY SOUTH EAST ASIA David Braithwaite PT. CAKRAMUSTIKA SWADAYA Soepraptono

Lebih terperinci

JURUS-JURUS KAPITALISME MENGUASAI DUNIA

JURUS-JURUS KAPITALISME MENGUASAI DUNIA JURUS-JURUS KAPITALISME MENGUASAI DUNIA JURUS-1 Sistem ekonomi kapitalisme telah mengajarkan pertumbuhan ekonomi hanya akan terwujud jika semua pelaku ekonomi terfokus pada akumulasi kapital. = Mereka

Lebih terperinci

Analisis Pengaruh Fundamental Makro dan Indeks Harga Global terhadap IHSG

Analisis Pengaruh Fundamental Makro dan Indeks Harga Global terhadap IHSG VOL. 5 (2): 63-72, 2011 Analisis Pengaruh Fundamental Makro dan Indeks Harga Global terhadap IHSG H. M. Chabachib dan Ardian Agung Witjaksono Universitas Diponegoro Effect of Macro Fundamental and Global

Lebih terperinci

BAB II DIVERSIFIKASI USAHA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS

BAB II DIVERSIFIKASI USAHA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS BAB II DIVERSIFIKASI USAHA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Diversifikasi Usaha Diversifikasi usaha merupakan memperluas pasar dengan mengembangkan produk baru yang sesuai dengan pasar agar memiliki keunggulan

Lebih terperinci

BAB V TEKNIK MENGELOLA ASSET VALUTA ASING

BAB V TEKNIK MENGELOLA ASSET VALUTA ASING BAB V TEKNIK MENGELOLA ASSET VALUTA ASING Dalam kegiatan operasional usaha khususnya perusahaan internasional termasuk juga Multinational Enterprise (MNE) akan menghadapi risiko baik risiko premium maupun

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

MEGA LINK AGGRESSIVE FUND

MEGA LINK AGGRESSIVE FUND Mega Link Aggressive Fund (MLAF) bertujuan memberikan imbal hasil jangka panjang kepada investor dalam bentuk total return (dari apresiasi harga efek maupun deviden) dengan investasi terutama pada saham-saham

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia. Non Bank. Pinjaman Luar Negeri Perusahaan Bukan Bank

Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia. Non Bank. Pinjaman Luar Negeri Perusahaan Bukan Bank Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia Non Bank Pinjaman Luar Negeri Perusahaan Bukan Bank Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia Likuiditas Valuta Asing Pinjaman Luar Negeri Perusahaan Bukan Bank Tim Penyusun

Lebih terperinci

UNTUK DITERBITKAN SEGERA. 24 September 2014

UNTUK DITERBITKAN SEGERA. 24 September 2014 UNTUK DITERBITKAN SEGERA Corporate Communications Division Public Relations & Investor Relations Office 1-1-1 Shibaura, Minato-ku, Tokyo 105-8001, Japan URL : http://www.toshiba.co.jp/about/press/index.htm

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. terhadap mata uang negara lain dengan melibatkan pasar-pasar uang utama di

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. terhadap mata uang negara lain dengan melibatkan pasar-pasar uang utama di BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Teori 2.1.1. Perdagangan Berjangka Valuta Asing (Forex) Forex (Foreign Exchange) atau Valuta Asing menurut Serfianto (2013; 148) merupakan jenis transaksi yang memperdagangkan

Lebih terperinci

SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA Mata Uang IDR, Obligasi Ritel. Halaman 1 dari 8

SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA Mata Uang IDR, Obligasi Ritel. Halaman 1 dari 8 SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA Mata Uang IDR, Obligasi Ritel Halaman 1 dari 8 SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA PERINGATAN RISIKO PENTING! 1. Harga Obligasi dipengaruhi oleh fluktuasi pasar. Investor dapat

Lebih terperinci

Indonesia Pertambangan. mineindonesia 2007* tinjauan atas kecenderungan industri pertambangan Indonesia. Desember 2007

Indonesia Pertambangan. mineindonesia 2007* tinjauan atas kecenderungan industri pertambangan Indonesia. Desember 2007 Indonesia Pertambangan mineindonesia 2007* tinjauan atas kecenderungan industri pertambangan Indonesia Desember 2007 Daftar Isi 1 7 11 25 29 41 45 47 49 51 55 57 63 65 66 67 68 69 Ringkasan Eksekutif Hal-hal

Lebih terperinci

Pengaruh UMP, Ekspor, dan Kurs Dollar Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia Periode 2007-2012

Pengaruh UMP, Ekspor, dan Kurs Dollar Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia Periode 2007-2012 Pengaruh UMP, Ekspor, dan Kurs Dollar Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia Periode 2007-2012 Frederica (fredericakwang@gmail.com) Ratna Juwita (ratna@stie-mdp.ac.id) Jurusan Manajemen STIE MDP

Lebih terperinci

Sosialisasi Perubahan Peraturan Bapepam LK Yang TerkaitDengan Reksa Dana Pasar Uang. Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) November 2012

Sosialisasi Perubahan Peraturan Bapepam LK Yang TerkaitDengan Reksa Dana Pasar Uang. Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) November 2012 Sosialisasi Perubahan Peraturan Bapepam LK Yang TerkaitDengan Reksa Dana Pasar Uang Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) November 2012 POKOK-POKOK PENYEMPURNAAN IV.C.3 IV.C.3 : Pedoman Pengumuman

Lebih terperinci