SOAL DETECT UTS GENAP 2014/2015. Quality Control

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SOAL DETECT UTS GENAP 2014/2015. Quality Control"

Transkripsi

1 SOAL DETECT UTS GENAP 2014/2015 Quality Control 1. a. Buat peta kendali dan R! b. Buat revisi peta kendali jika dibutuhkan! c. Diketahui spesifikasi produk adalah 171 ± 11. Jika produk di bawah LSL maka akan menjadi scrap, sedangkan jika di atas USL akan menjadi rework. Biaya scrap >>rework. Jika rata-rata proses dapat diatur, berapa besar nilai rata-rata proses yang anda sarankan? d. Tentukan proporsi output yang nonconforming! (asumsi data berdistribusi normal) Sampel ke R Keterangan 1 177,6 23 gangguan pengaturan mesin 2 176, ,4 22 mesin sudah aus 4 176, , , , , , , , , , , , , , , , ,6 10

2 2. Ketebalan metal digunakan untuk rangka mobil. Diambil random sample sebanyak 4 buah. Rata-rata dan standar deviasi dapat dilihat pada tabel di bawah untuk 20 sampel. Spesifikasi limit sebesar 9,95 ± 0,3 mm. a. Buat control limit dan s-chart. Jika ada out of control, asumsi sebab khusus dan revisi control limit! b. Biaya produk di atas USL (rework) adalah $25 sedangkan biaya di bawah LSL (scrap) adalah $75. Panjang gulungan metal 100 mm, ada 4 gulungan yang dipakai sejumlah 80 batches per hari. Hitung cost per hari! c. Jika rata-rata bisa dipindah, apakah bisa pindah ke 10,00? d. Alternatif apa yang harus diambil jika produk nonconforming? Sampel sample sample average standard ( ) deviation (s) 1 10, ,80 0, ,12 0, ,54 0,19 5 9,86 0,14 6 9,45 0, ,06 0, ,13 0,18 9 9,82 0, ,17 0, ,18 0, ,85 0, ,82 0, ,18 0, ,96 0, ,57 0, ,14 0, ,08 0, ,82 0, ,15 0,12

3 3. Rata-rata waktu serorang customer menunggu kedatangan taxi sudah diukur dari random sample size 4. Analisis menunjukkan bahwa chart ketika terjadi process in control adalah UCL=10,5 LCL=7,7 menit. Berapa standar deviasi dari waktu menunggu konsumen? Buat moving-average control chart dengan span = 3! Apa konklusinya? Sampel average average wait wait time Sampel time ( ) ( ) 1 8,4 11 8,8 2 6, ,0 3 10,8 13 9,5 4 9,7 14 9,6 5 9,0 15 8,3 6 9,4 16 9,9 7 10, ,2 8 8,1 18 8,3 9 7,4 19 8,6 10 9,6 20 9,9 4. Sebuah perusahaan mendapatkan data mengenai jumlah nonconforming sebanyak 15 data dengan sample size sebesasr 100 sebagai berikut: No Sampel Jumlah nonconforming

4 15 8 Buatlah sebuah peta kendali untuk proporsi nonconforming dengan menggunakan standard sebesar 4%. 5. X saat ini bekerja di perusahaan kain, selama dua hari dia melakukan sampling dengan ukuran sampel tetap yaitu 100m 2 dan didapat data sebagai berikut: No Sampel u 1 1, ,25 5 2, ,25 8 2, Namun, X diminta untuk merepresentasikan data dengan menggunakan c-chart dengan ukuran sampel 100m 2. a. Hitunglah batas kendali yang sesuai untuk c-chart b. Analisis proses di atas berdasarkan c-chart! 6. Sebuah peta kendali np-chart yang memiliki parameter LCL=0,531; CL=9,00; dan UCL=17,250. Dengan sampel size sebesar 300. Gunakan asumsi batas kendali adalah 3-sigma. a. Hitunglah batas kendali yang sesuai untuk p-chart b. Hitunglah kesalahan tipe I dengan menggunakan pendekatan yang paling tepat! c. Bila terjadi pergeseran proporsi nonconforming menjadi 0,12. Berapakah probabilitas terjadinya kesalahan tipe II? (Gunakan pendekatan yang paling tepat) d. Berapakah probabilitas terdeteksi pada sampel pertama setelah terjadi pergeseran? 7. Tentukan probability limits antara 0,95 dan 0,05 untuk c-chart ketika rata-rata proses sebesar 12!

5 8. Pada sebuah perusahaan didapatkan data nonconformities yang dibagi menjadi 2 kategori yaitu cacat serious dan cacat minor. Perusahaan melalukan pengambilan data 10 sampel dengan menggunakan sample size sebesar 10 sebagai berikut: No Sampel Serious Minor Buatlah peta kendali berdasarkan data diatas! 9. Sebuah data jumlah nonconforming dengan sample size sebesar 100 telah didapat dengan batas kendali untuk peta proporsi nonconforming setelah dilakukan revisi yaitu UCL= 0,12; CL = 0,075; dan LCL = 0. a. Berapakah probabilitas bila diketahui adanya pergeseran proporsi menjadi 0,09? b. Buatlah OC curve untuk p-chart tersebut! 10. Kebisingan suatu kelas berkisar dari 50%-65%. Berikut ini beberapa data kebisingan yang diambil secara sampling 60,68,80,85,83,88,85,60,88,75. Temukan dan jelaskan kapabilitas proses indexnya. 11. Apabila spesifikasi yang diberikan adalah 50±8mm. What is the observed process potential and what is the estimate of the true process potential? Measurement Measurement Beam 1 2 Beam ,4 43,7 1 53,6 53,8 2 51,8 51,7 2 52,7 52,4 3 54,9 54,4 3 44,1 44,2 4 47,2 47,5 4 46,6 46,9 5 46,5 46,8 5 56,7 56,2 6 49, ,8 53,9 7 52,6 52,4 7 48,3 48,6

6 8 55,8 55,5 8 51,5 51,4 9 48, ,8 53, ,8 48, ,7 47,9 12. Desain spesifikasi yang diberikan adalah 21 ± 0,1 cm. Proporsi produk yang non conforming? individual components tolerancesnya? Component Mean Length Tolerances W 1 1 ± 0,2 X 3 3 ± 0,1 Y 8 8 ± 0,2 Z 9 9 ± 0,1 13. The spesifications for a shaft diameter in an assembly are 5 ± 0,03 cm, and those for the hole are 5,25 ± 0,08cm. If the assembly is to have a clearance of 0,18 ± 0,05 cm, what proportion of the assemblies will be acceptable?

Six Sigma Secara Sederhana

Six Sigma Secara Sederhana Mengenal Six Sigma Secara Sederhana LSL USL x 6σ Oleh: D. Manggala From: D. Manggala (d_manggala@yahoo.com) Sent: 0/4/05 To: Para Pembaca Yang Budiman Subjects: Mengenal Six Sigma Secara Sederhana Halo

Lebih terperinci

SEBARAN PENARIKAN CONTOH

SEBARAN PENARIKAN CONTOH STATISTIK (MAM 4137) SEBARAN PENARIKAN CONTOH Ledhyane Ika Harlyan 2 Outline Sebaran Penarikan Contoh Sebaran Penarikan Contoh Bagi Nilai Tengah Sebaran t Sebaran Penarikan contoh bagi beda dua mean Parameter

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB LANDASAN TEORI.1 Pengertian Pengukuran Untuk mendapatkan produk yang berkualitas tidak hanya memerlukan rancangan produk yang bagus sesuai dengan fungsi namun juga memerlukan rancangan proses pembuatan

Lebih terperinci

PEMANFAATAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN BOX JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA FLOP

PEMANFAATAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN BOX JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA FLOP PEMANFAATAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN BOX JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA FLOP Dwi Khusnul Wulandari Mahasiswa S-1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH DIMENSI KOMPONEN ALAT ANGKAT KENDARAAN NIAGA TERHADAP BIAYA PRODUKSI. Teknik Mesin, Universitas Sam Ratulangi Manado 2013

ANALISIS PENGARUH DIMENSI KOMPONEN ALAT ANGKAT KENDARAAN NIAGA TERHADAP BIAYA PRODUKSI. Teknik Mesin, Universitas Sam Ratulangi Manado 2013 ANALISIS PENGARUH DIMENSI KOMPONEN ALAT ANGKAT KENDARAAN NIAGA TERHADAP BIAYA PRODUKSI Yaroso Y Mirino 1), Ir. Fentje Abdul Rauf, MT 2), Rudi Poeng, ST. MT 3) Teknik Mesin, Universitas Sam Ratulangi Manado

Lebih terperinci

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM (BUS KOTA) DI KOTA YOGYAKARTA

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM (BUS KOTA) DI KOTA YOGYAKARTA ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM (BUS KOTA) DI KOTA YOGYAKARTA Sigit Haryono Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP UPN Veteran Yogyakarta Email: sigitharyono@rocketmail.com Abstract Public transportation

Lebih terperinci

BAB II BAHAN RUJUKAN. Sebelum membahas lebih khusus mengenai aset tetap, perlu dipahami

BAB II BAHAN RUJUKAN. Sebelum membahas lebih khusus mengenai aset tetap, perlu dipahami BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Aset Tetap 2.1.1 Pengertian Aset Tetap Sebelum membahas lebih khusus mengenai aset tetap, perlu dipahami pengertian aset. Definisi aset menurut Weygant, et all (2007:11-12), Aset

Lebih terperinci

PENGENDALI POINTER DENGAN GAZE TRACKING MENGGUNAKAN METODE HAAR CLASSIFIER SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI (EYE POINTER)

PENGENDALI POINTER DENGAN GAZE TRACKING MENGGUNAKAN METODE HAAR CLASSIFIER SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI (EYE POINTER) PENGENDALI POINTER DENGAN GAZE TRACKING MENGGUNAKAN METODE HAAR CLASSIFIER SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI (EYE POINTER) Edi Satriyanto (edi@eepis-its.edu) Fernando Ardilla Risa Indah Agustriany Lubis Politeknik

Lebih terperinci

Anggaran Biaya Bahan Baku

Anggaran Biaya Bahan Baku Anggaran Biaya Bahan Baku Sub pokok bahasan: 1. Tujuan penyusunan anggaran biaya bahan baku 2. Anggaran pemakaian/kebutuhan bahan baku 3. Anggaran persediaan bahan baku 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. persediaan (inventory) merupakan barang yang disimpan untuk digunakan atau

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. persediaan (inventory) merupakan barang yang disimpan untuk digunakan atau BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian dan Arti Penting Persediaan 1. Pengertian Persediaan persediaan (inventory) merupakan barang yang disimpan untuk digunakan atau dijual pada periode mendatang. Persediaan

Lebih terperinci

Kalibrasi Temperatur pada PT100 dan Thermocouple

Kalibrasi Temperatur pada PT100 dan Thermocouple JURNAL ILMIAH ELITE ELEKTRO, VOL. 2, NO. 2, SEPTEMBER 20: 99-04 Kalibrasi Temperatur pada PT00 dan Thermocouple Cecep Sulaeman *, dan Kusnadi Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta, Depok 6425,

Lebih terperinci

Pengembangan Model Consignment Stock pada Sistem Rantai Pasok Dua Eselon dengan Permintaan Berfluktuasi dan Perubahan Order Awal

Pengembangan Model Consignment Stock pada Sistem Rantai Pasok Dua Eselon dengan Permintaan Berfluktuasi dan Perubahan Order Awal Jurnal Teknik Industri, Vol. 15, No. 1, Juni 2013, 1-12 ISSN 1411-2485 print / ISSN 2087-7439 online DOI: 10.9744/jti.15.1.1-12 Pengembangan Model Consignment Stock pada Sistem Rantai Pasok Dua Eselon

Lebih terperinci

PENGARUH ALOKASI BELANJA LANGSUNG TERHADAP KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA

PENGARUH ALOKASI BELANJA LANGSUNG TERHADAP KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA PENGARUH ALOKASI BELANJA LANGSUNG TERHADAP KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA Titin Vegirawati Universitas IBA Palembang Abstract Local governments carry out the wheels of government to implement the development.

Lebih terperinci

PERBEDAAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA DI KECAMATAN KROMENGAN DAN KECAMATAN KALIPARE KABUPATEN MALANG

PERBEDAAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA DI KECAMATAN KROMENGAN DAN KECAMATAN KALIPARE KABUPATEN MALANG PERBEDAAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA DI KECAMATAN KROMENGAN DAN KECAMATAN KALIPARE KABUPATEN MALANG Mila Setia Sasmita Mahasiswa S1 Pendidikan Geografi, Milaaa30@yahoo.com Suhadi Dosen Pembimbing Mahasiswa

Lebih terperinci

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Pada Perusahaan 2014

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Pada Perusahaan 2014 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PADA PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada Emiten Subsektor Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2012) Dr. Majidah, S.E., M.Si

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tempat asalnya ke tempat tujuannya. Prosesnya dapat dilakukan dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tempat asalnya ke tempat tujuannya. Prosesnya dapat dilakukan dengan BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1 Angkutan Umum Penumpang II.1.1 Pengertian Angkutan Umum Angkutan pada dasarnya adalah sarana untuk memindahkan orang dan atau barang dari satu tempat ke tempat lain. Tujuannya

Lebih terperinci

PERANCANGAN ALAT PENGEPRES SINGKONG YANG ERGONOMIS DI UKM PENYEDIA BAHAN BAKU PEMBUATAN MAKANAN RINGAN

PERANCANGAN ALAT PENGEPRES SINGKONG YANG ERGONOMIS DI UKM PENYEDIA BAHAN BAKU PEMBUATAN MAKANAN RINGAN 7 PERANCANGAN ALAT PENGEPRES SINGKONG YANG ERGONOMIS DI UKM PENYEDIA BAHAN BAKU PEMBUATAN MAKANAN RINGAN Rosleini Ria Putri Z, Bagus Ismail Adhi W. Program Studi Teknik industri Fakultas Teknik Universitas

Lebih terperinci

Muhammad Nuryatno Nazmel Nazir Ramaditya Adinugraha Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti ABSTRACT

Muhammad Nuryatno Nazmel Nazir Ramaditya Adinugraha Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti ABSTRACT JURNAL INFORMASI, PERPAJAKAN, AKUNTANSI DAN KEUANGAN PUBLIK Vol. 2, No. 2, Juli 2007 Hal. 117-136 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMILIHAN METODE DEPRESIASI UNTUK AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN

Lebih terperinci

ALAT UKUR DAN INSTRUMEN UKUR Oleh : Koes Sulistiadji dan Joko Pitoyo *)

ALAT UKUR DAN INSTRUMEN UKUR Oleh : Koes Sulistiadji dan Joko Pitoyo *) ALAT UKUR DAN INSTRUMEN UKUR Oleh : Koes Sulistiadji dan Joko Pitoyo *) -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- I. PENGERTIAN DASAR

Lebih terperinci

PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO

PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO Retno Wandhira dan Madewi Mulyanratna Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Lebih terperinci

EVALUASI PERAWATAN SISTEM PEMANTAU LAJU DOSIS GAMMA RSG-GAS MENGGUNAKAN SUMBER STANDAR TKA14/TKA17

EVALUASI PERAWATAN SISTEM PEMANTAU LAJU DOSIS GAMMA RSG-GAS MENGGUNAKAN SUMBER STANDAR TKA14/TKA17 EVALUASI PERAWATAN SISTEM PEMANTAU LAJU DOSIS GAMMA RSG-GAS MENGGUNAKAN SUMBER STANDAR TKA14/TKA17 NUGRAHA L, Y. SUMARNO, TRI ANGGONO, ANTO S. Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG)-BATAN Kawasan Puspitek Serpong

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR PENILAIAN KINERJA PADA ORGANISASI NIRLABA

PENERAPAN METODE BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR PENILAIAN KINERJA PADA ORGANISASI NIRLABA PENERAPAN METODE BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR PENILAIAN KINERJA PADA ORGANISASI NIRLABA (Studi Kasus pada Rumah Sakit Bhayangkara Semarang) Wahyu Eko Yuzandra Pramadhany Shiddiq Nur Rahardjo,

Lebih terperinci

Ratna Ayu L Universitas Negeri Surabaya Ratna.ayu2541@yahoo.com. Abstract

Ratna Ayu L Universitas Negeri Surabaya Ratna.ayu2541@yahoo.com. Abstract Analisis Pengaruh Pendanaan dari Luar Perusahaan dan Modal Sendiri Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Perusahaan Automotive and Components yang Go Public Di Bursa Efek Indonesia Ratna Ayu L Universitas

Lebih terperinci

ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp) DI KOLAM AIR DERAS DI KABUPATEN KLATEN

ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp) DI KOLAM AIR DERAS DI KABUPATEN KLATEN 1 NASKAH PUBLIKASI ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp) DI KOLAM AIR DERAS DI KABUPATEN KLATEN JURUSAN/ PROGRAM STUDI SOSIAL EKONOMI PERTANIAN / AGROBISNIS Oleh : Ratih Ayu Dwi Ratnawati

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH HARGA SPOT DAN HARGA FORWARD TERHADAP HARGA DIMASA MENDATANG KOMODITAS CPO

ANALISIS PENGARUH HARGA SPOT DAN HARGA FORWARD TERHADAP HARGA DIMASA MENDATANG KOMODITAS CPO ANALISIS PENGARUH HARGA SPOT DAN HARGA FORWARD TERHADAP HARGA DIMASA MENDATANG KOMODITAS CPO (STUDI PADA BURSA DERIVATIF MALAYSIA KOMODITAS CPO) TESIS Diajukan untuk memenuhi sebagian syarat guna Memperoleh

Lebih terperinci

Analisis Proses Keputusan Pembelian Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Beras (Studi Kasus Di Kecamatan Mulyorejo Surabaya Jawa Timur)

Analisis Proses Keputusan Pembelian Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Beras (Studi Kasus Di Kecamatan Mulyorejo Surabaya Jawa Timur) Analisis Proses Keputusan Pembelian Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Beras (Studi Kasus Di Kecamatan Mulyorejo Surabaya Jawa Timur) Oleh : Rita Nurmalina dan Endang Pudji Astuti Departemen Agribisnis,Fakultas

Lebih terperinci

Bab 4 Sifat Material 50

Bab 4 Sifat Material 50 4 SIFAT MATERIAL Banyak material yang terdapat di sekitar kita, dan telah menjadi bagian dari pola berpikir manusia bahkan telah menyatu dengan keberadaan kita. Apakah hakikat bahan atau material itu?

Lebih terperinci

BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Aset Tetap 2.1.1 Pengertian Aset Tetap

BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Aset Tetap 2.1.1 Pengertian Aset Tetap BAB II BAHAN RUJUKAN 2.1 Aset Tetap Aset tetap merupakan Aset tidak lancar yang diperoleh untuk digunakan dalam operasi perusahaan yang memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi serta tidak

Lebih terperinci

ABSTRACT. Forest harvesting activities generally produced a large quantity of woody wastes.

ABSTRACT. Forest harvesting activities generally produced a large quantity of woody wastes. PRODUKTIFITAS DAN BIAYA PRODUKSI SERPIH KAYU MENGGUNAKAN MESIN SERPIH MUDAH DIPINDAHKAN (SMD) Studi Kasus di BKPH Parung Panjang, Bogor (Productivity and Cost Of Chip Production Using Portable Chipper

Lebih terperinci

Pwee Leng Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Petra ABSTRAK

Pwee Leng Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Petra ABSTRAK ANALISIS TERHADAP PERLUNYA PENYESUAIAN LAPORAN KEUANGAN HISTORIS (CONVENTIONAL ACCOUNTING) MENJADI BERDASARKAN TINGKAT HARGA UMUM (GENERAL PRICE LEVEL ACCOUNTING) Pwee Leng Staf Pengajar Fakultas Ekonomi

Lebih terperinci