PANDUAN KARYASISWA. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gelar Pusbindiklatren Bappenas

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PANDUAN KARYASISWA. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gelar Pusbindiklatren Bappenas"

Transkripsi

1

2 PANDUAN KARYASISWA Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gelar Pusbindiklatren Bappenas 2014

3 PENGANTAR Dalam rangka melaksanakan fungsi Bappenas sebagai Instansi Pembina Jabatan Fungsional Perencana (JFP), tugas utamanya adalah meningkatkan kapasitas instansi perencanaan. Untuk menjalankan tugas tersebut, Bappenas menunjuk Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) melaksanakan program-program pengembangan sumberdaya manusia yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas perencana di Indonesia, sesuai dengan tuntutan masyarakat. Sejalan dengan adanya kebijakan otonomi daerah atau desentralisasi, sebagaimana lahirnya UU 32 tahun 2004 dan UU 33 tahun 2004, perencana pembangunan nasional/daerah yang kompeten semakin dibutuhkan, maka Pusbindiklatren Bappenas menyelenggarakan diklat gelar maupun non gelar baik yang dilaksanakan di dalam maupun luar negeri. Demi terselenggaranya program diklat gelar Pusbindiklatren baik di dalam maupun luar negeri maka perlu adanya buku panduan yang menjadi panduan bagi karyasiswa penerima beasiswa diklat gelar program PDRDP III sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar. Buku Panduan ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan bahan informasi yang lengkap bagi karyasiswa diklat gelar Pusbindiklatren Bappenas dalam rangka kelancaran pelaksanaan studi yang diselenggarakan oleh seluruh perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Pusbindiklatren Bappenas. Kami akan senang hati menerima kritik dan saran sebagai bahan guna menyempurnakan buku panduan ini untuk masa yang akan datang. Semoga bermanfaat. Jakarta, September 2014 Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Ir. Yahya Rachmana Hidayat, MSc., Ph.D i

4 DAFTAR ISI PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii BAB I PENDAHULUAN... 1 BAB II PENGERTIAN UMUM... 2 BAB III HAK, KEWAJIBAN, LARANGAN DAN SANKSI... 4 BAB IV PEMBIAYAAN... 7 BAB V MEKANISME PENCAIRAN DANA BAB VI PEMANTAUAN DAN EVALUASI BAB VII JADWAL PELAKSANAAN BAB VIII KETENTUAN LAIN-LAIN BAB IX PENUTUP LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Formulir Rencana Penempatan Kembali LAMPIRAN 2 Formulir Rencana Studi LAMPIRAN 3 Format dan Bentuk Laporan Karyasiswa LAMPIRAN 4 Kuesioner Evaluasi Program Studi LAMPIRAN 5 Contoh Surat Permohonan Dana Riset S LAMPIRAN 6 Contoh Surat Permohonan Dana Riset S LAMPIRAN 7 Formulir Lapor Diri LAMPIRAN 8 Pembagian Area Beasiswa...48 Daftar Petugas Pemantau Program ii

5 BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Berdasarkan UU No.17 tahun 2007 tentang RPJP dan Perpres No.7 tahun 2005 tentang RPJMN, masalah-malalah pembangunan nasional muncul antara lain karena kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, khususnya aparatur pemerintah. Oleh karena itu Pusbindiklatren Bappenas menyelenggarakan program capacity building melalui penyelenggaraan diklat bagi perencana pemerintah pusat dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota baik melalui diklat gelar dan non-gelar. Khusus untuk diklat gelar, penyelenggaraan diklat yang dikembangkan Pusbindiklatren antara lain adalah program gelar S-3 Dalam Negeri, S-3 Luar Negeri, S-2 Linkage dan S-2 Dalam Negeri. Untuk menjamin pelaksanaan diklat gelar dapat berjalan sesuai dengan tujuan, kebijakan dan mekanisme pelaksanaan yang telah ditetapkan, Pusbindiklatren memandang perlu menyusun panduan karyasiswa diklat sebagai bahan informasi dan arahan bagi karyasiswa diklat gelar. 2. Tujuan Penyusunan Panduan a. Menyediakan pedoman bagi karyasiswa diklat gelar, sehingga pelaksanaan diklat sesuai dengan kebijakan dan mekanisme pelaksanaan pendidikan dan pelatihan yang telah ditetapkan Pusbindiklatren, b. Memberikan informasi, termasuk ketentuan, tata cara penyelenggaraan diklat, hak dan kewajiban karyasiswa diklat gelar yang berlaku bagi seluruh karyasiswa Pusbindiklatren Bappenas. 3. Ruang Lingkup Pedoman ini berisikan informasi yang meliputi: (1) pengertian umum, (2) hak, kewajiban, larangan dan sanksi bagi karyasiswa diklat; (3) pembiayaan bagi karyasiswa diklat; (4) jadwal pelaksanaan, (5) mekanisme pengajuan dan pencairan dana, (6) pemantauan dan evaluasi; dan (7) ketentuan lain-lain seperti kesehatan, tesis dan alumni. 4. Pengguna Pengguna pedoman ini adalah karyasiswa diklat gelar yang pendanaannya melalui beasiswa Pusbindiklatren. 1

6 BAB II PENGERTIAN UMUM a. Diklat gelar, adalah program pendidikan jenjang S-2 atau jenjang S-3 untuk memperoleh tanda kelulusan berupa ijazah bergelar magister atau doktor, yang diakui oleh Kementerian Pendidikan Nasional melalui akreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN). Diklat gelar di dalam negeri yang diselenggarakan Pusbindiklatren dan ketentuannya diatur dalam pedoman ini meliputi: (1) Program S-3 di Dalam Negeri, (2) Program S-2 Linkage dan (3) Program S-2 Dalam Negeri, (4) S2 Luar Negeri, (5) S3 Luar Negeri. b. Program studi (Prodi) gelar, adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam melaksanakan diklat gelar dalam negeri dan atau kerjasama luar negeri, berdasarkan kurikulum dan bahan ajar sesuai dengan mandat masyarakat yang diakui oleh Pusbindiklatren dan terakreditasi Kemendiknas, c. Linkage program adalah Diklat gelar yang dilaksanakan oleh 2 (dua) lembaga perguruan tinggi dan atau lembaga pendidikan/swasta di dalam dan luar negeri dalam pelaksanaan kegiatan akademis di dalam negeri dan di luar negeri (kemitraan) sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, d. Karyasiswa adalah Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia yang memenuhi syarat untuk mengikuti program diklat gelar yang dibiayai oleh Pusbindiklatren Bappenas, e. Instansi asal karyasiswa, adalah institusi perencanaan baik pada pemerintah pusat, maupun provinsi dan kabupaten/kota sesuai dengan peraturan yang berlaku, f. Pemantauan diklat adalah proses pengumpulan data dan informasi kemajuan studi karyasiswa dan aspek pelaksanaan diklat, serta penyusunan langkah tindak lanjut, agar pelaksanaan diklat dijamin sesuai dengan tujuan diklat yang telah ditetapkan, g. Petugas pemantauan/pemantau adalah staf Pusbindiklatren yang bertugas melaksanakan komunikasi dengan para karyasiswa per kelas/ program studi dalam kurun waktu tertentu berkenaan dengan masalah akademis dan teknis administrasi keuangan serta masalah-masalah lain yang dihadapi oleh karyasiswa, Prodi dan pihak-pihak lain yang terkait, h. English for Academic Purpose (EAP) adalah pendidikan dan pelatihan khusus bahasa Inggris untuk kepentingan studi yang disyaratkan oleh penyelenggara pendidikan gelar baik di dalam dan luar negeri dengan skor tertentu, 2

7 i. Basic Jappanese Language Training (BJLT) adalah Pendidikan dan Pelatihan khusus Bahasa Jepang yang di peruntukan bagi karyasiswa S2 Linkage yang akan melanjutkan studinya di Jepang, j. Cost Sharing, adalah jenis pembiayaan yang penyediaannya oleh Pusbindiklatren, dan oleh instansi sasaran atau lembaga/negara lain, sebagai suatu hasil kesepakatan bersama. Pembiayaan cost sharing untuk diklat gelar menggunakan acuan cost sharing tipe I dan VI. Tipe I meliputi: a) biaya seleksi, b) biaya pendidikan (SPP), c) tunjangan operasional, d) tunjangan buku dan referensi, e) tunjangan tesis/ disertasi, dan f) tunjangan biaya hidup. Sedangkan tipe VI meliputi: a) biaya pendidikan, dan b) tunjangan tesis/disertasi, yang membedakan tipe VI dari tipe I adalah tipe VI hanya dikhususkan untuk program diklat gelar S-2/S-3 Dalam Negeri, dimana karyasiswanya diperbolehkan tidak memenuhi salah satu syarat seleksi administratif saja, k. Program Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Sestama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) adalah pelaksana teknis di Bappenas yang bertugas melakukan pengelolaan, pengajuan dan pembayaran serta penatausahaan adminsitrasi keuangan terhadap sebagian besar dan/atau seluruh kegiatan program diklat gelar dan non-gelar Pusbindiklatren Bappenas, l. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) adalah pejabat yang berwenang dan bertanggungjawab dalam pengelolaan, pengajuan dan pembayaran Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) yang diangkat oleh Kuasa Pengguna Anggaran Bappenas, m. Standar Biaya Masukan (SBM) adalah Peraturan Menteri Keuangan RI yang merupakan pedoman bagi Kementerian Negara/Lembaga dalam menyusun anggaran kegiatan kementerian/lembaga berupa besaran satuan biaya yang yang harus digunakan, n. Ketentuan Bappenas adalah peraturan, pedoman, panduan, petunjuk teknis dan atau kebijakan yang dikeluarkan oleh Bappenas terkait dengan program/kegiatan diklat gelar, o. Ketentuan Prodi/Perguruan Tinggi adalah peraturan, pedoman, panduan, petunjuk teknis dan atau kebijakan yang dikeluarkan oleh masing-masing Prodi. p. Force Majeure adalah keadaan yang ditetapkan berdasarkan definisi umum dan keadaan sakit serta kecelakaan yang dinyatakan oleh dokter sehingga tidak dapat melanjutkan studi. 3

8 BAB III HAK, KEWAJIBAN, LARANGAN DAN SANKSI A. Hak-hak Karyasiswa 1. Menerima biaya pendidikan, meliputi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau tuition fee (sudah termasuk uang pendaftaran, SKS, uang gedung, fasilitas mahasiswa, perpustakaan, komputer, ujian, wisuda, studi) yang besarnya disesuaikan dengan jenis program S-2 diklat gelar dan ketentuan Standar Biaya Masukan (SBM) Kementerian Keuangan, Ketentuan Bappenas, Ketentuan Perguruan Tinggi dan berdasarkan tipe cost sharing-nya (untuk lebih rinci dapat dilihat pada bab IV tentang Pembiayaan), 2. Menerima tunjangan biaya hidup (allowance) dan operasional pendidikan yang besarnya disesuaikan dengan jenis program S-2 diklat gelar dan ketentuan SBM Kementerian Keuangan RI, ketentuan Bappenas, serta tipe cost sharing-nya (untuk lebih rinci dapat dilihat pada bab IV tentang Pembiayaan), 3. Menerima biaya penelitian dan penyusunan tesis (termasuk ATK, penelitian, seminar, ujian dan penggandaan) yang besarnya disesuaikan dengan jenis program S-2 & S-3 diklat gelar dan ketentuan Standar Biaya masukan (SBM), Ketentuan Bappenas, serta tipe cost sharing-nya (untuk lebih rinci dapat dilihat pada bab IV tentang Pembiayaan), 4. Mendapatkan informasi dari Pusbindiklatren yang berkaitan dengan pelaksanaan diklat gelar, 5. Menerima penjelasan hal-hal yang berhubungan dengan persiapan diklat dari Prodi, 6. Menerima materi pendidikan dan mengikuti perkuliahan di masingmasing Prodi sesuai dengan peraturan yang berlaku di masingmasing Prodi, 7. Menggunakan fasilitas pendidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku di masing-masing Prodi, 8. Menerima surat pengembalian resmi kepada instansi masingmasing, untuk ditindaklanjuti penempatannya sesuai dengan bidang studinya jika karyasiswa dinyatakan lulus, 9. Mendapatkan salinan nilai TPA dan atau TOEFL sesuai dengan ketentuan (1 tahun setelah tanggal tes langsung ke Pelaksana Tes yaitu Koperasi Bappenas dan IIEF). 4

9 B. Kewajiban Karyasiswa 1. Mengikuti dan menyelesaikan program studi yang telah ditetapkan pada Surat Tugas dan Surat Kesediaan Mengikuti Program, 2. Hadir dalam setiap mata perkuliahan/pelatihan bahasa sesuai dengan ketentuan Prodi. Khusus persiapan bahasa kehadiran karyasiswa sedikitnya 90%, 3. Mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh Negara kepada Kantor Kas Negara, jika dalam hal tertentu karyasiswa: (a) memutuskan untuk mengundurkan diri dari Prodi secara sepihak, atau (b) diketahui telah memberikan informasi yang tidak benar berkenaan dengan persyaratan untuk memperoleh beasiswa Pusbindiklatren, (c) menerima beasiswa lainnya, 4. Melapor kepada Kepala Pusbindiklatren dengan melampirkan foto kopi tesis final yang telah diujikan 1 (satu) rangkap hardcopy dan softcopy berupa CD, ijazah dan transkrip nilai, pada masa akhir studi, 5. Melengkapi Formulir Rencana Penempatan Kembali Karyasiswa Beasiswa seperti dalam lampiran 1 (sebagai dasar/jaminan penempatan kembali karyasiswa pasca diklat), 6. Segera mengirimkan Rencana Penempatan Kembali Karyasiswa Beasiswa kepada Bidang Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan I Pusbindiklatren Bappenas, 7. Memanfaatkan waktu libur akhir semester/triwulan untuk mempersiapkan/ menyelesaikan tesisnya, atau melakukan penelitian yang berkaitan dengan penyelesaian tesisnya, 8. Menginformasikan alamat dan nomor telepon (terutama HP) yang dapat dihubungi pada waktu liburan/penelitian kepada penanggung jawab program dan petugas pemantau, 9. Menyerahkan foto kopi buku tabungan/rekening yang masih aktif dan NPWP pada saat awal program atau perubahannya kepada petugas pemantau, 10. Melakukan komunikasi dengan petugas pemantau apabila terjadi hal-hal yang bersifat di luar rencana. C. Larangan Karyasiswa 1. Mengganti program studi atau pindah universitas, 2. Melakukan perpanjangan waktu studi, 5

10 3. Mengambil cuti akademis maupun cuti non-akademis (termasuk hamil, cuti diluar tanggungan negara dan sebab-sebab lain). D. Sanksi bagi Karyasiswa 1. Jika dalam hal tertentu karyasiswa memutuskan untuk mengundurkan diri dari program studi secara sepihak, maka berdasarkan Surat Perjanjian, karyasiswa harus mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh PPK Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) sejak proses seleksi hingga tanggal keputusan 100% pembatalan pemberian beasiswa, kepada negara, 2. Karyasiswa akan dikenakan sanksi dari Pusbindiklatren jika dalam proses seleksi, penempatan, maupun selama mengikuti diklat diketemukan ketidaksesuaian data yang diinformasikan dalam Formulir Calon Penerima Beasiswa Pusbindiklatren dengan kriteria seleksi Pusbindiklatren yang tercantum dalam buku Panduan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan dan Pelaksanaan Jabatan Fungsional Perencana, 3. Sanksi yang dimaksud pada poin 1 dan 2 di atas dapat berupa: pembatalan pencalonan sebagai penerima beasiswa jika diketahui sebelum proses seleksi dilakukan, pembatalan pemberian beasiswa jika diketahui dalam proses penempatan, pembatalan studi, dan penggantian biaya yang telah dikeluarkan oleh Pusbindiklatren Bappenas atas nama karyasiswa sejak proses seleksi hingga tanggal keputusan pembatalan pemberian beasiswa, kepada kantor kas negara, jika diketahui selama diklat berlangsung. Kecuali dalam keadaan force majeure. 6

11 BAB IV PEMBIAYAAN Ketentuan untuk pembiayaan adalah sebagai berikut: a. Jenis pembiayaan yang digunakan dalam penyelenggaraan diklat gelar hanya 2 (dua) jenis, yaitu mekanisme cost sharing Tipe I dan VI antara instansi asal dan Pusbindiklatren, b. Jumlah biaya akademik (Sumbangan Pembinaan Pendidikan/SPP dan biaya lainnya biaya tetap dan biaya tidak tetap) untuk setiap karyasiswa, akan dibayarkan oleh PPK Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/ Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) yang ditunjuk kepada masing-masing Prodi sesuai dengan kesepakatan yang dimuat di dalam suatu dokumen kerjasama atau kesepakatan lainnya, c. Implikasi dari pembayaran biaya akademik tersebut (melalui KPPN) diharapkan tidak mengganggu proses penerimaan karyasiswa dan proses belajar-mengajar di masing-masing Prodi, d. Sumber pembiayaan berasal dari dana APBN dan hutang luar negeri melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yaitu PPK Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur), e. Hal-hal yang berkaitan dengan biaya akademik menjadi tanggung jawab PPK yang akan dibayarkan langsung kepada Prodi. Sedangkan allowance dan operasional pendidikan dapat dilakukan dengan transfer melalui rekening aktif masing-masing karyasiswa, f. Komponen biaya yang akan diterima kepada karyasiswa adalah (1) Tunjangan Biaya Hidup (allowance), (2) Operasional Pendidikan yang terdiri dari buku/manual/diktat, ATK, transport lokal, foto kopi dan sewa internet, dan (3) Tunjangan penelitian dan penyusunan Tesis/ Disertasi yang terdiri dari ATK proposal, penelitian, seminar, ujian dan penggandaan, g. Sumber dana untuk tunjangan biaya hidup dan operasional pendidikan serta tunjangan penelitian tesis pada prinsipnya dibedakan menjadi: (1) Rupiah (rupiah murni dan rupiah pendamping), (2) Dana Pinjaman/ Loan, dan (3) Hibah. Sedangkan untuk hibah dikelola dan dibayarkan sesuai dengan ketentuan lembaga donor masing-masing, h. Pembiayaan dilakukan dengan sistem cost sharing, yaitu sebagian dari biaya yang diperlukan untuk setiap karyasiswa dibebankan kepada instansi karyasiswa dan sebagian besar pembiayaan ditanggung 7

12 oleh Pusbindiklatren. Berikut ini adalah perincian biaya cost sharing berdasarkan jenis program. 1. Seleksi (TPA, TOEFL dan Wawancara) Biaya yang dikeluarkan oleh Pusbindiklatren: 1) materi tes, 2) pengawas, 3) sewa ruangan. Biaya yang dikeluarkan oleh instansi asal karyasiswa: 1) perjalanan dinas (tiket/transportasi, akomodasi dan uang harian), 2. Program S-2 Dalam Negeri Biaya yang dikeluarkan oleh Loan JICA : 1) uang kuliah (per paket program) Sesuai pengeluaran 2) tunjangan biaya hidup karyasiswa Rp ,00 per bulan termasuk biaya hidup dan operasional yaitu: transport lokal, pembelian alat tulis, sewa komputer dan foto kopi artikel 3) tunjangan tesis Rp ,00 (max) Biaya yang dikeluarkan oleh instansi asal karyasiswa: 1) transportasi kedatangan awal program (1 kali) dan kepulangan di akhir program (1 kali), 2) penempatan awal bagi karyasiswa yang berdomisili di luar kota tempat studi, 3) berlangganan internet, 4) tambahan uang saku. 3. Program S-3 Dalam Negeri Biaya yang dikeluarkan oleh Loan JICA : 1) uang kuliah (per paket program) Sesuai pengeluaran 2) tunjangan biaya hidup karyasiswa Rp ,00 per bulan termasuk biaya hidup dan operasional yaitu: transport lokal, pembelian alat tulis, sewa komputer dan foto kopi artikel 3) tunjangan disertasi Rp ,00 (max) Biaya yang dikeluarkan oleh instansi asal karyasiswa: 1) transportasi kedatangan awal program (1 kali) dan kepulangan di akhir program (1 kali), 8

13 2) penempatan awal bagi karyasiswa yang berdomisili di luar kota tempat studi, 3) berlangganan internet, 4) tambahan uang saku. 4. Program Linkage Jepang Biaya yang dikeluarkan oleh Rupiah Murni: Selama Persiapan Bahasa Inggris (English for Academic Purpose - EAP): 1) uang kuliah (per paket program) Sesuai pengeluaran 2) tunjangan biaya hidup karyasiswa Rp ,00 per bulan termasuk biaya hidup dan operasional yaitu: transport lokal, pembelian alat tulis, sewa komputer dan foto kopi artikel Selama Persiapan Bahasa Jepang (Basic Japanesse Language Training-BJLT): 1) uang kuliah (per paket program) Sesuai pengeluaran 2) tunjangan biaya hidup karyasiswa Rp ,00 per bulan termasuk biaya hidup dan operasional yaitu: transport lokal, pembelian alat tulis, sewa komputer dan foto kopi artikel Selama Kuliah Tahun I: Biaya yang dikeluarkan oleh LOAN JICA: 1) uang kuliah (per paket program) Sesuai pengeluaran 2) tunjangan biaya hidup karyasiswa Rp ,00 per bulan termasuk biaya hidup dan operasional yaitu: transport lokal, pembelian alat tulis, sewa komputer dan foto kopi artikel Selama Kuliah Tahun II: Biaya yang dikeluarkan oleh LOAN JICA: 1. Tuition fee sesuai kontrak 2. Entrance & Admision Fee sesuai kontrak 3. Living Allowance* Area I: /bulan Area II: /bulan Area III: /bulan 4. Book Allowance /tahun 5. Seminar Allowance /program 6. Research/Computer Allowance /program 7. Settling in Allowance /program 9

14 8. Shipping Allowance /program 9. Health Insurance at cost (maks ) 10. International travel (Jakarta Jepang PP) at cost 5. Master dan Doktor Reguler Jepang Biaya yang dikeluarkan oleh Loan JICA: Semua komponen sama dengan biaya komponen Program Linkage Jepang Kuliah Tahun II. * Detail Pembagian area sebagaimana terlampir. Apabila ada kota yang tidak tercantum dalam lampiran maka digunakan kota yang paling dekat dengan kota yang terdaftar dalam Lampiran 8. 10

15 BAB V MEKANISME PENCAIRAN DANA A. Tunjangan biaya hidup dan operasional pendidikan karyasiswa diklat gelar S-2, S-3 dan pelatihan peningkatan bahasa 1. Ketentuan Tunjangan biaya hidup dan operasional pendidikan pada dasarnya akan dilakukan dengan mekanisme pembayaran langsung (LS) kepada yang bersangkutan melalui rekening non gaji aktif karyasiswa. 2. Prosedur a) Pejabat Pembuat Komitmen Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) selanjutnya disebut PPK, menerima daftar nama, menerima formulir surat pernyataan rekening aktif, fotokopi buku rekening aktif, fotokopi NPWP dan Nota Persetujuan karyasiswa dari Bidang Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan I Pusbindiklatren, b) PPK menyiapkan SPP (Surat Perintah Pembayaran) dilengkapi dengan daftar nama karyasiswa, nomor rekening aktif, NPWP, Berita Acara Pembayaran, Surat Pernyataan Pertanggungjawaban LS (SPP-LS), Surat Keputusan PPK, Ringkasan SK, dan Surat Pernyataan Tanggungjawab Belanja (SPTB), c) PPK membuat memorandum pengantar SPP dan menyampaikan memo dan berkas SPP kepada Pejabat Penerbit SPM Bappenas, d) PPK menerima berkas perbaikan (apabila ada) dari Pejabat Penerbit SPM untuk dilakukan perbaikan. PPK baik langsung maupun melalui Petugas Pemantau menghubungi karyasiswa dan melakukan perbaikan selambat-lambatnya 3 (tiga) hari apabila perbaikan menyangkut karyasiswa, e) PPK melakukan perbaikan selambat-lambatnya 1 (satu) hari apabila perbaikan tidak membutuhkan data karyasiswa, f) PPK menyerahkan berkas-berkas perbaikan kepada Pejabat Penerbit Surat Perintah Membayar (SPM), g) PPK menerima berkas perbaikan (apabila ada) dari KPPN untuk dilakukan perbaikan. PPK menghubungi karyasiswa dan melakukan perbaikan selambat-lambatnya 3 (tiga) hari apabila perbaikan menyangkut karyasiswa, 11

16 h) PPK melakukan perbaikan yang dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) hari apabila perbaikan tidak berhubungan langsung dengan karyasiswa, i) PPK menyerahkan berkas-berkas perbaikan kepada Pejabat Penerbit SPM, j) PPK menerima dan menyimpan foto kopi dokumen SP2D apabila SP2D sudah terbit, k) PPK menerima salinan surat pemberitahuan tentang tidak dapat dikirimnya dana kepada karyasiswa atau retur (bila ada) dari KPPN karena alasan nomor rekening aktif yang tidak jelas, nama bank dan cabang tidak jelas, kesalahan penulisan nomor rekening aktif dan atau nama, serta tidak mencukupinya saldo karyasiswa di Bank, l) petugas pemantau memberi informasi kepada PPK apabila karyasiswa belum menerima tunjangan beasiswa pada waktunya, m) PPK menghubungi karyasiswa yang diretur dan melakukan perbaikan selambat-lambatnya 2 (dua) minggu, n) PPK menyampaikan surat ralat/perbaikan kepada Pejabat Penerbit SPM Bappenas o) PPK baik langsung maupun melalui Petugas Pemantau menyampaikan telah selesainya perbaikan kepada karyasiswa. B. Tunjangan tesis/disertasi karyasiswa diklat gelar S-2 dan S-3 dalam negeri, Cost Sharing Tipe VI dan Jepang 1. Ketentuan a) biaya tesis/disertasi akan dibayarkan berdasarkan permintaan karyasiswa dengan melampirkan proposal penelitian, rincian biaya yang ditandatangani dan disahkan oleh pembimbing dan Prodi masing-masing, b) biaya tesis/disertasi akan dikirimkan langsung ke rekening non gaji aktif masing-masing karyasiswa, c) komponen biaya tesis/disertasi adalah: proposal alat tulis kantor, penelitian, penyusunan karya ilmiah, seminar, ujian, penggandaan. 2. Prosedur a) Karyasiswa mengajukan pencairan dana tunjangan riset/penelitian ditujukan kepada Kepala Pusbindiklatren dengan tembusan PPK 12

17 Dukungan Manajemen IV Setmen PPN (Sumber Daya Manusia Aparatur) sesuai dengan format terlampir, b) PPK menerima memorandum atau surat tentang pengajuan biaya penelitian/riset/tesis/disertasi dari Pelaksana Kegiatan yang dilengkapi dengan salinan surat pengajuan dan proposal penelitian tesis/disertasi, c) PPK membuat daftar nama, nomor rekening aktif, NPWP dan daftar tanda terima karyasiswa, Berita Acara Pembayaran, SPP-LS, ringkasan SK, Surat Keputusan PPK, Ringkasan SK dan SPTB, d) PPK menyiapkan SPP (Surat Perintah Pembayaran) dilengkapi dengan daftar nama, nomor rekening aktif, NPWP dan daftar tanda terima karyasiswa, Berita Acara Pembayaran, SPP-LS, ringkasan SK, Surat Keputusan PPK, Ringkasan SK, dan SPTB, e) PPK membuat memorandum pengantar SPP dan menyampaikan memo dan berkas SPP kepada Pejabat Penerbit SPM Bappenas, f) PPK menerima berkas perbaikan (apabila ada) dari Pejabat Penerbit SPM untuk dilakukan perbaikan, g) PPK baik langsung maupun melalui petugas pemantau menghubungi karyasiswa dan melakukan perbaikan selambatlambatnya 3 (tiga) hari apabila perbaikan menyangkut karyasiswa, h) PPK melakukan perbaikan selambat-lambatnya 1 (satu) hari apabila perbaikan tidak berhubungan langsung dengan karyasiswa, i) PPK menyerahkan berkas-berkas perbaikan kepada Pejabat Penerbit SPM, j) PPK menerima berkas perbaikan (apabila ada) dari KPPN untuk dilakukan perbaikan, k) PPK menghubungi karyasiswa dan melakukan perbaikan selambatlambatnya 3 (tiga) hari apabila perbaikan menyangkut karyasiswa, l) PPK melakukan perbaikan selambat-lambatnya 1 (satu) hari apabila perbaikan tidak berhubungan langsung dengan karyasiswa. 13

18 m) PPK menyerahkan berkas-berkas perbaikan kepada Pejabat Penerbit SPM dan atau langsung ke KPPN, n) PPK melakukan koordinasi dengan Pejabat Penerbit SPM untuk memantau penerbitan SP2D, o) PPK menerima dan menyimpan foto kopi dokumen SP2D apabila SP2D sudah terbit, p) PPK menerima salinan surat pemberitahuan tentang tidak dapat dikirimnya dana kepada karyasiswa atau retur (bila ada) dari KPPN karena alasan nomor rekening aktif yang tidak jelas, nama bank dan cabang tidak jelas, kesalahan penulisan nomor rekening aktif dan atau nama, serta tidak mencukupinya saldo karyasiswa di bank, q) PPK menghubungi karyasiswa yang diretur dan melakukan perbaikan selambat-lambatnya 2 (dua) minggu, r) PPK membuat dan menyampaikan surat ralat/perbaikan kepada Pejabat Penerbit SPM Bappenas, s) PPK mencatat dan menyimpan surat yang menyatakan telah dilakukan perbaikan, t) PPK baik langsung maupun melalui Petugas Pemantauan menyampaikan telah selesainya perbaikan kepada karyasiswa. 3. Persyaratan Pencairan Allowance a) karyasiswa wajib melengkapi 6 (enam) dokumen yaitu surat tugas, surat pernyataan kesediaan mengikuti studi, surat perjanjian dengan instansi, formulir pernyataan rencana, penempatan kembali dan surat pernyataan cost sharing, b) karyasiswa menyerahkan fotokopi kartu NPWP dan fotokopi buku rekening tabungan yang aktif, c) Nota Persetujuan dari Sesmen PPN/Sestama Bappenas. 14

19 BAB VI PEMANTAUAN DAN EVALUASI Pemantauan dan evaluasi dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. karyasiswa diklat dipantau perkembangan studinya oleh Pusbindiklatren secara periodik baik secara langsung maupun tidak langsung oleh petugas pemantau sebagaimana terlampir(*), 2. pemantauan dilakukan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun, dengan cara: (1) penyebaran kuesioner, (2) pengamatan langsung, dan (3) permintaan laporan berkala dari program studi (Prodi) tentang kemajuan belajar karyasiswa diklat, 3. pada saat pemantauan karyasiswa diwajibkan hadir, 4. selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah semester/triwulan berakhir, pengelola Prodi wajib melaporkan perkembangan studi dan mengirimkan nilai akhir semester/triwulan kepada Kepala Pusbindiklatren, melalui petugas pemantau masing-masing Prodi, 5. jika menghadapi permasalahan akademis dan non-akademis, karyasiswa diharuskan menghubungi penanggung jawab akademik masingmasing prodi, dan melaporkan pula kepada petugas pemantau Prodi yang bersangkutan, 6. apabila menghadapi permasalahan yang memerlukan keputusan/ persetujuan dari Pusbindiklatren, karyasiswa harus mengajukan surat kepada Kepala Pusbindiklatren dengan tembusan kepada pemantau, 7. untuk memperlancar komunikasi, karyasiswa diharuskan melaporkan perubahan alamat selama studi, alamat dan nomor telepon (terutama nomor ponsel) kepada penanggung jawab program dan petugas pemantau masing-masing. 8. indikator pemantauan karyasiswa: IPK minimal 3, ketepatan penyelesaian studi, 9. bagi karyasiswa S-2 Linkage Jepang pemantauan kinerja karyasiswa akan dilakukan oleh Education Exchange Office (EEO). EEO akan melaporkan semua kinerja karyasiswa kepada Pusbindiklatren, 15

20 Bagan Alur Prinsip Mekanisme Pengajuan dan Pencairan Dana Tunjangan Biaya Hidup, Operasional Pendidikan & Penelitian/tesis (Asumsi: Data Lengkap Dan Ada Kesalahan Data/Adminsitrasi) 16

21 BAB VII JADWAL PELAKSANAAN Jadwal pelaksanaan program diklat gelar yang dimulai dari seleksi sampai dengan perkuliahan pada umumnya dilakukan sebagai berikut: Jadwal S-2 Dalam Negeri S-2 Linkage Jepang Proses Seleksi (Surat Penawaran, Seleksi Administrasi, TPA dan TOEFL) Juli Tahun I sd Maret Tahun II Juli Tahun I sd Maret Tahun II Pemanggilan dan Penempatan Karyasiswa (EAP bagi Linkage) Mei sd Juli Tahun II Februari Tahun II Pelaksanaan EAP - Maret sd Agustus Tahun II Matrikulasi Juli sd Agustus Tahun II Agustus Tahun II Kuliah (Tahun I di Indonesia bagi yang linkage) September Tahun II sd Oktober Tahun III (Menyesuaikan Kalender Akademik) September Tahun II sd Juli Tahun III (Menyesuaikan Kalender Akademik) Wawancara dan Pelamaran Universitas di Jepang - Maret sd Agustus Tahun III Bahasa Asing (Jepang) - Juli sd Agustus Tahun III Kuliah di Luar Negeri (Tahun II bagi Linkage) - Juli Tahun III sd Juli Tahun IV 17

22 18

23 BAB VIII KETENTUAN LAIN-LAIN A. Kesehatan 1. karyasiswa tidak diberikan jaminan kesehatan secara khusus, namun beberapa program studi (Prodi) menyediakan pelayanan kesehatan bagi setiap mahasiswanya. Untuk itu dapat dikonfirmasikan kepada pihak Prodi, 2. jika karyasiswa sakit/memerlukan layanan kesehatan disarankan untuk menghubungi dokter pada Unit Kesehatan Mahasiswa (UKM) di masing-masing Prodi, serta melaporkannya kepada penanggung jawab Prodi. B. Tesis/Disertasi 1. setiap karyasiswa berhak atas tunjangan tesis/disertasi, yang batas waktu pengajuannya hingga berakhirnya kurun waktu pemberian beasiswa atau ditentukan lain, 2. Pengajuan permohonan tunjangan tesis/disertasi harus diusulkan melalui surat resmi dari karyasiswa yang ditujukan kepada Kepala Pusbindiklatren dan ditembuskan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dengan melampirkan salinan proposal tesis yang telah disetujui oleh dosen pembimbing (rangkap 2) dengan format seperti dalam lampiran, 3. Jika program studi yang dipilih karyasiswa mensyaratkan nilai TOEFL tertentu sebagai syarat penulisan tesis/disertasi, ujian tesis/disertasi ataupun wisuda, maka segala biaya yang dibutuhkan karyasiswa untuk meningkatkan nilai TOEFL tersebut menjadi tanggung jawab instansi asal atau pribadi karyasiswa masing-masing. C. S-2 Linkage 1. Untuk memperoleh beasiswa dari pemerintah Belanda, setelah menyelesaikan program karyasiswa Linkage harus memiliki nilai TOEFL IBT minimal 79 atau IELTS 6,5 serta harus lulus seleksi Kedutaan Belanda, 2. Jika belum mencapai nilai TOEFL IBT 79/ITP 550/IELTS 6,5, karyasiswa masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan TOEFL selama mengikuti program S-2 di Indonesia, dengan biaya sendiri, 3. Jika karyasiswa tidak dapat melanjutkan studi tahun ke-ii di universitas luar negeri, karyasiswa harus menyelesaikan studi di dalam negeri di prodi yang sama dan mendapat gelar single degree. Dalam hal ini tunjangan yang akan diberikan kepada karyasiswa tersebut dibedakan 19

24 menjadi: Karyasiswa yang telah memperoleh nilai TOEFL minimal IELTS 6,5/ITP 550: memperoleh biaya kuliah hingga jangka waktu program dalam negeri, biaya hidup dan operasional pendidikan selama-lamanya 18 bulan sejak awal perkuliahan, Karyasiswa yang memiliki nilai TOEFL kurang dari minimal IELTS 6,5/ITP 550: hanya memperoleh biaya kuliah hingga jangka waktu program dalam negeri, sedangkan biaya hidup selama-lamanya 15 bulan sejak awal perkuliahan. D. Alumni 1. Karyasiswa yang telah menyelesaikan studi statusnya menjadi alumni diklat gelar Pusbindiklatren, 2. Untuk menjadi alumni karyasiswa harus mendaftarkan diri dengan melengkapi Formulir Lapor Diri, 3. Formulir tersebut pada butir (2) dikirimkan kepada bidang Pendidikan dan Perencanaan I Pusbindiklatren Bappenas. E. Informasi Jika ada hal-hal yang perlu dipertanyakan selama studi dapat menghubungi: Petugas Pemantau Program Gelar sebagaimana tersebut dalam lampiran untuk hal-hal akademik dan non-akademik; atau PPK Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas (Sumber Daya Manusia Aparatur) untuk masalah keuangan. Kantor Pusbindiklatren Bappenas Jl. Proklamasi No. 70, Jakarta T:(021) , , F:(021) Website:www.pusbindiklatren.bappenas.go.id Kantor PPK Dukungan Manajemen IV Setmen PPN/Settama Bappenas Jl. Syamsurizal No.27, Jakarta T:(021) , , F:(021)

25 BAB IX PENUTUP Dengan terbitnya Buku Pedoman Bagi Karyasiswa diklat gelar ini, diharapkan dapat menjamin pelaksanaan diklat yang sesuai jadwal, tepat sasaran dan efektif baik dalam manajemen pelaksanaannya maupun substansi kurikulumnya. Ketentuan dan mekanisme yang belum diatur dalam pedoman ini, bila diperlukan, akan dilakukan perbaikan dan penyempurnaan lebih lanjut demi peningkatan kinerja karyasiswa diklat. 21

26 Lampiran PANDUAN KARYASISWA Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gelar Pusbindiklatren Bappenas 2014

27 1. Nama FORMULIR RENCANA PENEMPATAN KEMBALI KARYASISWA PUSBINDIKLATREN BAPPENAS LAMPIRAN 1 2. NIP 3. Jenis Kelamin L P 4. Alamat Rumah Nama jalan Kota/Kab Provinsi Telp Fax HP 5. Alamat Selama Studi Jalan Kota/Kab Telp. Fax HP 6. Instansi Asal Nama Unit Kerja Jabatan Alamat Kota/Kab Telp. Fax 7. Tempat Studi Tahun I Program Studi Universitas Tahun Masuk Jangka Waktu Studi 8. Tempat Studi Tahun II Program Studi Universitas Tahun Masuk Jangka Waktu Studi 9. Rencana Tempat Kerja Setelah Selesai Studi (dikonsultasikan dengan atasan) Catatan: Mohon dikirimkan kembali/kepada: Pusbindiklatren-Bappenas Jl. Proklamasi No. 70 Jakarta 10320, atau melalui fax Persetujuan Atasan (minimal Eselon II) Karyasiswa 23

28 LAMPIRAN 2 FORMULIR RENCANA STUDI PESERTA BEASISWA PUSBINDIKLATREN BAPPENAS Nama Program Studi Universitas Jangka Waktu Studi Rencana Mata Kuliah : : : : : (1) (...SKS) (2) (...SKS) (3) (...SKS) (4) (...SKS) (5) (...SKS) (6) (...SKS) (7) (...SKS) (8) (...SKS) (9) (...SKS) (10) (...SKS) (11) (...SKS) (12) (...SKS) (13) (...SKS) (14) (...SKS) (15) (...SKS) Total Rencana Studi: (...SKS) 24

29 Mata Kuliah Kuartal/Smt 1: (1) (...SKS, Nilai:...) (2) (...SKS, Nilai:...) (3) (...SKS, Nilai:...) (4) (...SKS, Nilai:...) (5) (...SKS, Nilai:...) Total Kumulatif Mata Kuliah:...SKS, IPK:... Catatan Kemajuan Belajar: (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: 25

30 Mata Kuliah Kuartal/Smt 2: (1) (...SKS, Nilai:...) (2) (...SKS, Nilai:...) (3) (...SKS, Nilai:...) (4) (...SKS, Nilai:...) (5) (...SKS, Nilai:...) Total Kumulatif Mata Kuliah:...SKS, IPK:... Catatan Kemajuan Belajar: (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: 26

31 Mata Kuliah Kuartal/Smt 3: (1) (...SKS, Nilai:...) (2) (...SKS, Nilai:...) (3) (...SKS, Nilai:...) (4) (...SKS, Nilai:...) (5) (...SKS, Nilai:...) Total Kumulatif Mata Kuliah:...SKS, IPK:... Catatan Kemajuan Belajar: (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: 27

32 Mata Kuliah Kuartal/Smt 4: (1) (...SKS, Nilai:...) (2) (...SKS, Nilai:...) (3) (...SKS, Nilai:...) (4) (...SKS, Nilai:...) (5) (...SKS, Nilai:...) Total Kumulatif Mata Kuliah:...SKS, IPK:... Catatan Kemajuan Belajar: (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: 28

33 Judul Tesis (Rencana) : Pembimbing akademis : Total Kredit Kumulatif :...SKS, IPK:... Catatan Kemajuan Tesis : (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: Catatan Kemajuan Tesis : (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: Catatan Kemajuan Tesis : (Gunakan Kertas tambahan bila diperlukan) Tandatangan Dosen Pembimbing: 29

34 LAMPIRAN 3 FORMAT DAN BENTUK LAPORAN KARYASISWA 1. Pendahuluan Menguraikan latar belakang pendidikan, uraian tugas dan keterkaitannya dengan penugasan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Laporan tersebut disertai dengan penjelasan manfaat yang akan diperoleh instansi sasaran yang mengirimkan karyasiswa. 2. Uraian singkat/executive Summary Tesis/Disertasi Menguraikan secara singkat substansi Tesis/Disertasi yang disusun dan manfaat yang dapat diperoleh bagi peningkatan produktifitas dan kualitas hasil kerja instansi sasaran. 3. Action Plan Pasca Program Gelar Action plan disusun meliputi langkah-langkah yang harus dilakukan, terkait dengan penyusunan konsep, perumusan kebijakan atau kegiatan agar manfaat yang dirasakan pada butir (2) di atas dapat terwujud, disertai dengan jadwal penyelesaian kegiatan, kendala yang akan dihadapi maupun dukungan yang didapat. 4. Penutup Meliputi sasaran/rekomendasi yang terkait dengan penyelenggaraan program gelar yang dilakukan Pusbindiklatren, baik yang menyangkut substansi maupun teknis pelaksanaan. 5. Lampiran Ijazah/Surat Keterangan Lulus Transkrip Tesis/disertasi (hard copy dan soft copy (CD)) 30

35 LAMPIRAN 4 Nomor Tanggal BAPPENAS Badan Perencanaan Pembangunan Nasional PHRD-IV Professional Human Resources Development, Phase IV ANGKET SURVEI KARYASISWA PROGRAM GELAR DALAM NEGERI Petunjuk: 1. Angket ini bertujuan untuk mengetahui yang akan dan sedang Saudara lakukan, terutama untuk melihat adanya pengaruh dari diselenggarakannya proyek pengembangan kualitas sumberdaya manusia aparatur negara (PHRD -IV). 2. Berilah tanda (ü) pertanyaan pilihan, isilah semua pertanyaan dengan sempurna serta coret yang tidak perlu. ======================================================================== Nama Instansi asal Beasiswa: BAPPENAS I. DATA PRIBADI 1. Pangkat/Golongan : Jenis kelamin : (a) Laki-laki. (b) Perempuan 3. Jabatan/Unit Kerja : Instansi : Tahun Akademik : Program Studi : Universitas : IPK Terakhir : Apakah saat ini pekerjaan Saudara telah sesuai di bidang Perencanaan? sesuai Sesuai sesuai tidak sesuai 10. Apabila jawaban Saudara tidak sesuai, apakah saudara tertarik dengan bidang Perencanaan? Tertarik Tertarik tertarik tidak tertarik II. MOTIVASI 11. Apakah motivasi Saudara mengikuti program beasiswa ini? (boleh pilih >dari 1) Menunjang pekerjaan di kantor Menambah ilmu & pengetahuan Harapan meningkatkan karir/jabatan di masa depan Harapan meningkatkan pendapatan di masa mendatang Lain-lain, sebutkan.. 31

36 12. Siapakah yang paling besar memberikan motivasi Saudara untuk ikut program Beasiswa ini (pilih 1 saja): Saya sendiri Orang tua Istri/suami Atasan Lain-lain, sebutkan III. INFORMASI, PENDAFTARAN DAN SELEKSI 13. Dari manakah sumber informasi Saudara dapatkan tentang beasiswa ini? Kantor Pamflet/Brosur Internet Teman Lain-lain, sebutkan Dalam rangka proses pencarian informasi beasiswa, apakah Saudara pernah melihat/mengecek di website Pusbindiklatren Bappenas? Ya 15. Bila jawaban Saudara YA, berikan penilaian terhadap informasi yang disampaikan dalam website Pusbindiklatren Bappenas. Atribut Penilaian Website Pusbindiklatren Bappenas 1. Sudah cukup memuat informasi tentang beasiswa yang diikuti 2. Informasi terkait beasiswa selalu diperbaharui (update) 3. Bahasa yang digunakan cukup mudah dimengerti 4. Lokasi terkait informasi beasiswa mudah ditemukan 5. Penampilan Website sudah cukup baik 6. Dokumen administrasi mudah diunduh (download) 16. Dalam rangka proses pencarian informasi beasiswa, apakah Saudara pernah melihat/membaca/ mengecek pengumuman tertulis (poster/flyer/buku/surat resmi) yang diterbitkan oleh Pusbindiklatren Bappenas? Ya 32

37 17. Bila jawaban Saudara YA, berikan penilaian terhadap informasi yang disampaikan dalam pengumuman tertulis Pusbindiklatren Bappenas. Atribut Penilaian Dokumen Tertulis Pusbindiklatren Bappenas 1. Sudah cukup memuat informasi tentang beasiswa yang diikuti 2. Bahasa yang digunakan cukup mudah dimengerti 3. Penyebaran informasi beasiswa sudah cukup baik 4. Cukup mudah untuk mendapatkan copy surat penawaran 18. Dalam rangka proses pencarian informasi/pendaftaran beasiswa, apakah Saudara pernah berhubungan baik tatap muka ataupun melalui telepon dengan staf Pusbindiklatren Bappenas? Ya 19. Bila jawaban Saudara YA, berikan penilaian terhadap informasi yang disampaikan oleh staf Pusbindiklatren Bappenas. Atribut Penilaian Staf Pusbindiklatren 1. Keramahan staf Pusbindiklatren Bappenas sudah cukup baik 2. Staf Pusbindiklatren Bappenas sudah cukup membantu 3. Bahasa yang digunakan dalam penyampaian informasi cukup mudah dimengerti 4. Staf Pusbindiklatren Bappenas mudah dihubungi Petugas Pemantau Pusbindiklatren 1. Keramahan Petugas Pemantau Pusbindiklatren Bappenas sudah cukup baik 2. Petugas Pemantau Pusbindiklatren Bappenas sudah cukup membantu 3. Bahasa yang digunakan dalam penyampaian informasi cukup mudah dimengerti 4. Petugas Pemantau Pusbindiklatren Bappenas mudah dihubungi 33

38 IV. SELAMA PENYELESAIAN KULIAH 20. Apakah pendidikan yang didapat semasa kuliah relevan dengan pekerjaan Saudara? relevan Relevan Kurang relevan tidak relevan 21. Apakah pendidikan yang didapat pada kuliah sesuai dengan pilihan Saudara saat pertama kali mendaftar program beasiswa ini? (Pilihan pada formulir pendaftaran) sesuai Sesuai sesuai tidak sesuai 22. (Bila nomor 21 Saudara memilih tidak sesuai atau sangat tidak sesuai). Bagaimanakah reaksi Saudara? Saya terima Saya berusaha untuk terima Kecewa, saya akan berhenti/pindah program studi/... kecewa, saya akan berhenti/pindah program studi/ Dalam rangka proses penyelesaian perkuliahan, apakah Saudara pernah berhubungan baik tatap muka ataupun melalui telepon dengan petugas pemantau Pusbindiklatren Bappenas? Ya 24. Bila jawaban Saudara YA, berikan penilaian terhadap informasi yang disampaikan oleh petugas pemantau Pusbindiklatren Bappenas. Atribut Penilaian Petugas Pemantau Pusbindiklatren 1. Keramahan petugas pemantau Pusbindiklatren Bappenas sudah cukup baik 2. Petugas pemantau Pusbindiklatren Bappenas sudah cukup membantu 3. Bahasa yang digunakan dalam penyampaian informasi cukup mudah dimengerti 4. Petugas Pemantau Pusbindiklatren Bappenas mudah dihubungi 23. Beri tanda yang paling mewakili penilaian Saudara SELAMA KULIAH NO ATRIBUT PENILAIAN Penting Penting Penting Penting Puas Puas Puas Puas A Fasilitas Penyelengga -raan Kuliah 1. Lokasi perkuliahan 2. Perlengkapan pendukung 3. Suasana kelas 34

39 4. Jaringan internet 5. Perpustakaan B Pengajar 1. Kualitas pengajar masing-masing bidang studi 2. Kemauan pengajar membantu penyusunan proposal 3. Kedisiplinan waktu 4. Sistematika penyampaian C Metode Perkuliahan 1. Lama waktu kursus 2. Ceramah 3. Diskusi 4. Latihan-latihan 5. Praktek Lapangan 6. Penugasan 7. Simulasi D Materi Kuliah 1. Keterkaitan antara Mata Kuliah dengan Topik Penelitian 2. Kesesuaian Kurikulum dengan kebutuhan sebagai perencana 3. Materi kuliah mendukung pencapaian tujuan diklat 35

40 E Tunjangan 1. Ketepatan waktu penerimaan tunjangan hidup 2. Kecukupan tunjangan dari Bappenas 3. Kecukupan tunjangan dari instansi asal 4. Kemudahan mendapatkan tunjangan 24. Kapan perkiraan Saudara untuk dapat menyelesaikan studi? Sesuai Masa Studi 2 Bulan Setelah Masa Studi (15 Bulan) 5 Bulan Setelah Masa Studi (18 Bulan) > 18 Bulan 25. Permasalahan utama apakah yang Saudara/i hadapi dalam menjalani program studi ini? Jelaskan! Masukan atau Saran untuk perbaikan Program PHRDP kedepannya? TERIMA KASIH, SEMOGA SUKSES 36

41 Nomor Tanggal BAPPENAS Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ANGKET SURVEI KARYASISWA PROGRAM DOUBLE DEGREE/LINKAGE (PRA-KEBERANGKATAN) Petunjuk: 1. Angket ini bertujuan untuk mengetahui yang akan dan sedang Saudara lakukan, terutama untuk melihat adanya pengaruh dari diselenggarakannya proyek pengembangan kualitas sumberdaya manusia aparatur negara (PHRD -IV). 2. Berilah tanda (ü) pertanyaan pilihan, isilah semua pertanyaan dengan sempurna serta coret yang tidak perlu. =================================================================== Nama Instansi asal Beasiswa: BAPPENAS I. DATA PRIBADI 1. Pangkat/Golongan : Jenis kelamin : (a) Laki-laki. (b) Perempuan 3. Jabatan/Unit Kerja : Instansi : Tahun Akademik : Program Studi : Universitas : IPK Terakhir(S2) : Apakah saat ini pekerjaan Saudara telah sesuai di bidang Perencanaan? sesuai Sesuai sesuai tidak sesuai 10. Apabila jawaban Saudara tidak sesuai, apakah saudara tertarik dengan bidang Perencanaan? II. MOTIVASI Tertarik Tertarik Kurang tertarik tidak tertarik 11. Apakah motivasi Saudara mengikuti program beasiswa ini? (boleh pilih >dari 1) Menunjang pekerjaan di kantor Menambah ilmu & pengetahuan Harapan meningkatkan karir/jabatan di masa depan Harapan meningkatkan pendapatan di masa mendatang Lain-lain, sebutkan.. 37

Standar Pelayanan [SP]

Standar Pelayanan [SP] Standar Pelayanan [SP] Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2013 KATA PENGANTAR Pusbindiklatren mengemban fungsi sebagai pembina perencana dan

Lebih terperinci

Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus.

Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus. Persyaratan Pendaftaran Magister Sains kelas khusus dan Magister Profesional, serta Program Doktor Kelas Khusus. 1. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan SPs-IPB (Formulir A), 2. Mengisi Formulir

Lebih terperinci

Pedoman Program Studi Lanjut Penerima Bidikmisi

Pedoman Program Studi Lanjut Penerima Bidikmisi Pedoman Pedoman Program Studi Lanjut Penerima Bidikmisi Untuk jenjang Pascasarjana Direktorat Pembelajran dan Kemahasiswaan 14 1 Latar Belakang Tiap-tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran. Hak

Lebih terperinci

BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN

BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2011 1 PENGERTIAN Maret-2009 2 PP48/2008 Bantuan Biaya Pendidikan adalah dana pendidikan

Lebih terperinci

FORMULIR PERMOHONAN NON BPPDN UNTUK MENJADI MAHASISWA PADA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN AKADEMIK

FORMULIR PERMOHONAN NON BPPDN UNTUK MENJADI MAHASISWA PADA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN AKADEMIK Nomor Formulir : Pas photo 4x6 Tanggal Pendaftaran : Diisi Oleh Petugas FORMULIR PERMOHONAN NON BPPDN UNTUK MENJADI MAHASISWA PADA PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN AKADEMIK Nama Lengkap dan

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU

PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA

Lebih terperinci

Panduan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) 2015. Tenaga Kependidikan. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Panduan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) 2015. Tenaga Kependidikan. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Panduan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) 2015 Tenaga Kependidikan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi I. PENDAHULUAN Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2009 TENTANG BEASISWA UNGGULAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2009 TENTANG BEASISWA UNGGULAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2009 TENTANG BEASISWA UNGGULAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang Mengingat : a. bahwa dalam rangka penyiapan insan Indonesia

Lebih terperinci

FORMULIR LAMARAN PROGRAM MAGISTER

FORMULIR LAMARAN PROGRAM MAGISTER NOMOR PENDAFTARAN : Pas Foto 3 x 4 FORMULIR LAMARAN PROGRAM MAGISTER I. DATA PRIBADI Nama Lengkap (dengan gelas S1) NIP/NIPY : /. Agama Jenis Kelamin : Pria Wanita Status Perkawinan : Kawin Belum Kawin

Lebih terperinci

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA BAB 3 I. PROSEDUR PELAYANAN 3.1 Registrasi Mahasiswa Baru BARU Membayar di Bank BNI/Bank Jatim/ Keuangan UMM dengan Menunjukkan Kartu Test RUANG FOTO CETAK KARTU ASLI Syarat Menyerahkan Blangko Validasi

Lebih terperinci

Kepegawaian, Departemen/LPND 2. Kepala Biro Perencanaan/Kepala Bappeda dan BKD Propinsi/Kabupaten/Kota, (terlampir) Dengan hormat,

Kepegawaian, Departemen/LPND 2. Kepala Biro Perencanaan/Kepala Bappeda dan BKD Propinsi/Kabupaten/Kota, (terlampir) Dengan hormat, REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL JALAN TAMAN SUROPATI NO.2, JAKARTA 10310 TELPON: (62-21) 31936207, 3905650 Nomor : /P.01/06/2007

Lebih terperinci

PENGUMUMAN Nomor: PENG- 01/01.3.1/PPATK/09/14 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN

PENGUMUMAN Nomor: PENG- 01/01.3.1/PPATK/09/14 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN PENGUMUMAN Nomor: PENG- 01/01.3.1/PPATK/09/14 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membuka kesempatan

Lebih terperinci

Manual Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru

Manual Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru Manual Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru Program Doktor Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya 2013 Manual Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru PDIA Kode Dokumen : 00203 060021

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR DAN IZIN BELAJAR PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.09/MEN/2011 TENTANG TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 110/PMK.05/2010 TENTANG PEMBERIAN DAN TATA CARA PEMBAYARAN UANG MAKAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 110/PMK.05/2010 TENTANG PEMBERIAN DAN TATA CARA PEMBAYARAN UANG MAKAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL Menimbang : Mengingat : MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 110/PMK.05/2010 TENTANG PEMBERIAN DAN TATA CARA PEMBAYARAN UANG MAKAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN

Lebih terperinci

BEASISWA EKONOMI LEMAH Disediakan bagi calon yang berekonomi lemah tapi masih sanggup mengusahakan kelangsungan biaya pendidikannya sampai selesai

BEASISWA EKONOMI LEMAH Disediakan bagi calon yang berekonomi lemah tapi masih sanggup mengusahakan kelangsungan biaya pendidikannya sampai selesai BEASISWA EKONOMI LEMAH Disediakan bagi calon yang berekonomi lemah tapi masih sanggup mengusahakan kelangsungan biaya pendidikannya sampai selesai I. Persyaratan yang harus dipenuhi Ya Tdk (diisi petugas

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 LATAR BELAKANG Program Insentif Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2015 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI RONGGOLAWE CEPU Kode/No.: STD/SPMI/ K.01 Tanggal: STANDAR SPMI Revisi :0 Halaman : 1 dari 5 STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU PROSES PENANGGUNGJAWAB

Lebih terperinci

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Dukungan pembangunan internasional Australia yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia bertujuan untuk mencapai

Lebih terperinci

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Dukungan pembangunan internasional Australia yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia bertujuan untuk mencapai

Lebih terperinci

Pelaksanaan Daftar Ulang

Pelaksanaan Daftar Ulang 1/6 1. Tujuan Memutakhirkan daftar nama mahasiswa yang terdaftar mengikuti proses belajar mengajar per mata kuliah selama satu semester sebelum semester dimulai. 2. Ruang Lingkup Pengajuan status, biaya

Lebih terperinci

FORMULIR LAMARAN PROGRAM DOKTOR DENGAN BIAYA BPP-DN/INSTANSI/MANDIRI

FORMULIR LAMARAN PROGRAM DOKTOR DENGAN BIAYA BPP-DN/INSTANSI/MANDIRI Nomor Pendaftaran (diisi oleh petugas) FORMULIR LAMARAN PROGRAM DOKTOR DENGAN BIAYA BPP-DN/INSTANSI/MANDIRI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROGRAM PASCASARJANA Jalan Suryodiningratan 8, Yogyakarta

Lebih terperinci

LeIP. Peraturan Lembaga Manajemen Kepegawaian. Peraturan LeIP Tentang Manajemen Kepegawaian. 1. Kategorisasi Pegawai

LeIP. Peraturan Lembaga Manajemen Kepegawaian. Peraturan LeIP Tentang Manajemen Kepegawaian. 1. Kategorisasi Pegawai Peraturan Tentang 1. Kategorisasi Pegawai 1.1. Pegawai dibagi dalam kategori sebagai berikut : a. Pegawai Tetap b. Pegawai Tidak Tetap 1.2. Pegawai Tetap adalah pegawai yang diangkat Lembaga untuk bekerja

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI JAMBI DINAS PENDIDIKAN

PEMERINTAH PROVINSI JAMBI DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH PROVINSI JAMBI DINAS PENDIDIKAN Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 6 Telanaipura Jambi Kode Pos 36122 Tlp. 0741-63197 Fax. 63197 P E N G U M U M A N Nomor : P.1729 /DISDIK-3.1/XII/2014 TENTANG PERMINTAAN

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF BUKU AJAR TERBIT TAHUN 2016

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF BUKU AJAR TERBIT TAHUN 2016 PANDUAN PENGAJUAN USULAN Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 2016 Panduan Pengajuan Usulan

Lebih terperinci

Cara Mendaftar Sebagai Mahasiswa Ph.D di UK

Cara Mendaftar Sebagai Mahasiswa Ph.D di UK Cara Mendaftar Sebagai Mahasiswa Ph.D di UK Berbeda dengan level undergraduate (S1) atau master (S2), mendaftar menjadi mahasiswa S3 (Ph.D atau research student) di UK membutuhkan strategi tersendiri.

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Nomor KEP. 31/LATTAS/II/2014 TENTANG

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Nomor KEP. 31/LATTAS/II/2014 TENTANG KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 51 Lantai VI Blok A Telepon 52901142 Fax. 52900925 Jakarta Selatan

Lebih terperinci

Manual Prosedur PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN

Manual Prosedur PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN Manual Prosedur PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014 PENGELOLAAN PUSAT STUDI DAN PUSAT PELAYANAN Lembaga

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG REKENING MILIK KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA/SATUAN KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG REKENING MILIK KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA/SATUAN KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 252/PMK.05/2014 TENTANG REKENING MILIK KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA/SATUAN KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI

SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PERENCANAAN KEBUTUHAN FORMASI PEGAWAI ADMINISTRASI 1. Tujuan: Standard Operating Procedure (SOP) Perencanaan Kebutuhan Formasi Pegawai

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

Panduan Pendaftaran Beasiswa Penuh Outreaching Untan Program Bidikmisi Tahun Akademik 2015/2016

Panduan Pendaftaran Beasiswa Penuh Outreaching Untan Program Bidikmisi Tahun Akademik 2015/2016 Panduan Pendaftaran Beasiswa Penuh Outreaching Untan Program Tahun Akademik 2015/2016 Universitas Tanjungpura (Untan) menyediakan beasiswa penuh Outreaching Untan Program untuk tahun akademik 2015/2016

Lebih terperinci

PEDOMAN 3 POLA KERJASAMA DENGAN PIHAK LUAR. Oleh : Tim LPM UNJ

PEDOMAN 3 POLA KERJASAMA DENGAN PIHAK LUAR. Oleh : Tim LPM UNJ PEDOMAN 3 POLA KERJASAMA DENGAN PIHAK LUAR Oleh : Tim LPM UNJ LEMBAGA PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2014 LEMBAR PENGESAHAN Tim Penyusun Ketua Anggota : Dr. Etin Solihatin, M.Pd : Drs.

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 27/Permentan/OT.140/5/2008 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP PERTANIAN

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 27/Permentan/OT.140/5/2008 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP PERTANIAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 27/Permentan/OT.140/5/2008 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN, Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP

Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP DINAS KEHUTANAN PROVINSI JAWA TIMUR Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP 522/691/117.01/ 2012 2 Nopember 2012 - - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Pelayanan

Lebih terperinci

PELAKSANAAN BELANJA UNTUK PENGGUNAAN UANG PERSEDIAAN (UP), GANTI UANG PERSEDIAAN (GU) DAN TAMBAHAN UANG PERSEDIAAN (TU)

PELAKSANAAN BELANJA UNTUK PENGGUNAAN UANG PERSEDIAAN (UP), GANTI UANG PERSEDIAAN (GU) DAN TAMBAHAN UANG PERSEDIAAN (TU) LAMPIRAN B.9. : PERATURAN BUPATI BANGKA BARAT NOMOR : TANGGAL: PELAKSANAAN BELANJA UNTUK PENGGUNAAN UANG PERSEDIAAN (UP), GANTI UANG PERSEDIAAN (GU) DAN TAMBAHAN UANG PERSEDIAAN (TU) Deskripsi Kegiatan

Lebih terperinci

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Menteri Perdagangan Republik Indonesia PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 33/M-DAG/PER/8/2008 TENTANG PERUSAHAAN PERANTARA PERDAGANGAN PROPERTI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

PEDOMAN PROGRAM BEASISWA PENDIDIKAN S2/S3 LUAR NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

PEDOMAN PROGRAM BEASISWA PENDIDIKAN S2/S3 LUAR NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL PEDOMAN PROGRAM BEASISWA PENDIDIKAN S2/S3 LUAR NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Riau Gedung Rektorat UR, Lantai

Lebih terperinci

PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI

PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI PANDUAN PENELITIAN KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DAN PERGURUAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2012 KATA PENGANTAR.Pada tahun anggaran 2012 Direktorat Penelian

Lebih terperinci

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA IV TAHUN AKADEMIK 2014/2015

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA IV TAHUN AKADEMIK 2014/2015 SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA IV TAHUN AKADEMIK 2014/2015 JALUR IKATAN DINAS & TUGAS BELAJAR INSTANSI NON BPS Pengantar... 2 Ketentuan Jalur Ikatan Dinas... 3 Ketentuan Jalur Tugas

Lebih terperinci

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 3 1.2 Tujuan 3 Halaman BAB 2 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP

Lebih terperinci

Jurusan Bahasa Jepang Aturan Pokok Penerimaan Siswa Baru

Jurusan Bahasa Jepang Aturan Pokok Penerimaan Siswa Baru 名 古 屋 経 営 会 計 専 門 学 校 Akademi Manajemen dan Akuntansi Nagoya Jurusan Bahasa Jepang Aturan Pokok Penerimaan Siswa Baru April, Oktober Tahun 2013 April, Oktober Tahun 2014 1 Kualifikasi Pelamar 2 Kapasitas

Lebih terperinci

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI 1. Umum Melalui berbagai program pembinaan penelitian yang telah dilaksanakan oleh Ditjen Dikti (Depdiknas) dan Kementerian Negara Riset dan Teknologi,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA KERJA SAMA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA KERJA SAMA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA KERJA SAMA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG JABATAN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN/ATAU PELATIHAN DI BIDANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 35 Undang-undang Nomor 19 Tahun

Lebih terperinci

SURVEI LEMBAGA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM 2010-2011

SURVEI LEMBAGA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM 2010-2011 RAHASIA REPUBLIK INDONESIA SURVEI LEMBAGA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM 2010-2011 PERHATIAN 1. Daftar isian ini digunakan untuk mencatat Keterangan dan Laporan Keuangan Usaha Koperasi Simpan Pinjam Tahun

Lebih terperinci

KATA SAMBUTAN. Jakarta, Mei 2012. Direktur Jenderal Cipta Karya, Budi Yuwono P. NIP.110020173

KATA SAMBUTAN. Jakarta, Mei 2012. Direktur Jenderal Cipta Karya, Budi Yuwono P. NIP.110020173 KATA SAMBUTAN Banyak masyarakat miskin di pedesaan yang belum mendapatkan air bersih yang layak. Selain itu adalah masyarakat di wilayah peri-urban yang mana masyarakatnya berpenghasilan rendah, pemukiman

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 Doktor (S3) Doktor (S3) Terapan 9 Magister (S2) Magister (S2) Terapan 8 7 Sarjana (S1) Diploma 4 (D4) 6 Fokus

Lebih terperinci

PANDUAN PROGRAM BANTUAN BEASISWA BEASISWA KURANG MAMPU MAHASISWA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN

PANDUAN PROGRAM BANTUAN BEASISWA BEASISWA KURANG MAMPU MAHASISWA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PANDUAN PROGRAM BANTUAN BEASISWA BEASISWA MAHASISWA KURANG MAMPU MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jl. Pemuda No. 134 -

Lebih terperinci

No.14/15/DPM Jakarta, 10 Mei 2012 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA

No.14/15/DPM Jakarta, 10 Mei 2012 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA No.14/15/DPM Jakarta, 10 Mei 2012 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA Perihal : Perizinan, Pengawasan, Pelaporan, dan Pengenaan Sanksi Bagi Pedagang Valuta

Lebih terperinci

TATA CARA / INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG III UNIVERSITAS HANG TUAH TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM DIPLOMA DAN SARJANA

TATA CARA / INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG III UNIVERSITAS HANG TUAH TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM DIPLOMA DAN SARJANA TATA CARA / INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG III UNIVERSITAS HANG TUAH TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM DIPLOMA DAN SARJANA A. JALUR MASUK MAHASISWA BARU Sistem rekrutmen mahasiswa baru UHT

Lebih terperinci

DATA PENGAJUAN CALON PENERIMA BEASISWA PPA / BBP-PPA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN TAHUN 2014

DATA PENGAJUAN CALON PENERIMA BEASISWA PPA / BBP-PPA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN TAHUN 2014 UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS PERTANIAN Alamat Jl. dr. Soeparno 61Karangwangkal Telp/Fax. 0281-38971 Purwokerto Website //.faperta.unsoed.ac.id. Email faperta@unsoed.ac.id DATA PENGAJUAN CALON

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA. /Per/M.KUKM/VIII/2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA. /Per/M.KUKM/VIII/2006 TENTANG PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR : /Per/M.KUKM/VIII/2006 TENTANG PEDOMAN TEKNIS BANTUAN UNTUK TEKNOLOGI TEPAT GUNA KEPADA USAHA KECIL DAN MENENGAH

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN

Lebih terperinci

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3 I. TUJUAN Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Tugas Akhir (TA) di D3 Teknik Informatika. II. DASAR PENETAPAN Aturan pengajuan proposal TA mahasiswa pada Program D3 Teknik Informatika dibuat berdasarkan:

Lebih terperinci

TENTANG JASA PENILAI PUBLIK MENTERI KEUANGAN,

TENTANG JASA PENILAI PUBLIK MENTERI KEUANGAN, SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 125/PMK.01/2008 TENTANG JASA PENILAI PUBLIK MENTERI KEUANGAN, Menimbang : a. bahwa sejalan dengan tujuan Pemerintah dalam rangka mendukung perekonomian yang sehat

Lebih terperinci

SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM

SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM DP.01.07 SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM Komite Akreditasi Nasional National Accreditation Body of Indonesia Gedung Manggala Wanabakti, Blok IV, Lt. 4 Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta

Lebih terperinci

PERSYARATAN WISUDA PROGRAM MAGISTER

PERSYARATAN WISUDA PROGRAM MAGISTER PERSYARATAN WISUDA PROGRAM MAGISTER Calon wisudawan diharapkan mendaftar paling lambat 3 minggu sebelum pelaksanaan wisuda. Syarat-syarat yang harus diperhatikan : Telah dinyatakan lulus dalam yudisium,

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (SIPENMARU) POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA JALUR UJIAN TULIS TAHUN AKADEMIK 2015/2016

PANDUAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (SIPENMARU) POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA JALUR UJIAN TULIS TAHUN AKADEMIK 2015/2016 ` PANDUAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (SIPENMARU) POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA JALUR UJIAN TULIS TAHUN AKADEMIK 2015/2016 POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA TAHUN 2015 PANDUAN PELAKSANAAN

Lebih terperinci

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA Jakarta, 9 Juli 2013 Kepada : Yth. 1. Gubernur 2. Bupati/Walikota 3. Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota di - SELURUH INDONESIA SURAT EDARAN NOMOR 160/3559/SJ

Lebih terperinci

Pedoman Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan UNSIMAR Poso PJM

Pedoman Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan UNSIMAR Poso PJM Pusat Penjaminan Mutu Unsimar 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-nya pembuatan buku Pedoman Rekruitmen Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Universitas

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR: 05/PRT/M/2011 TENTANG PEDOMAN PERSYARATAN PEMBERIAN IZIN PERWAKILAN BADAN USAHA JASA KONSTRUKSI ASING

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR: 05/PRT/M/2011 TENTANG PEDOMAN PERSYARATAN PEMBERIAN IZIN PERWAKILAN BADAN USAHA JASA KONSTRUKSI ASING PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR: 05/PRT/M/2011 TENTANG PEDOMAN PERSYARATAN PEMBERIAN IZIN PERWAKILAN BADAN USAHA JASA KONSTRUKSI ASING KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI

Lebih terperinci

Program Pemberian Kesetaraan Jabatan dan Pangkat Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (Inpassing) Jenjang Dikdas

Program Pemberian Kesetaraan Jabatan dan Pangkat Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (Inpassing) Jenjang Dikdas Program Pemberian Kesetaraan Jabatan dan Pangkat Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (Inpassing) Jenjang Dikdas A. Pengertian Pemberian kesetaraan jabatan dan pangkat bagi Guru bukan Pegawai Negeri Sipil

Lebih terperinci

Universitas Nusa Cendana

Universitas Nusa Cendana 1. TUJUAN Menjamin tata cara pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru secara terstandar di semua unit pelaksana dari tingkat universitas sampai program studi (prodi) didukung sistem manajemen yang terpadu.

Lebih terperinci

DIKLAT NON GELAR PUSBINDIKLATREN - BAPPENAS 55 DIKLAT NON GELAR COST SHARING IV

DIKLAT NON GELAR PUSBINDIKLATREN - BAPPENAS 55 DIKLAT NON GELAR COST SHARING IV DIKLAT NON GELAR COST SHARING IV Selain diklat-diklat non-gelar fungsional JFP dan diklat Non-Gelar linkage Program yang diadakan sesuai jadwal dan tempat yang ditetapkan sebagaimana tertulis dalam halaman-halaman

Lebih terperinci

PANDUAN PENGUSULAN PROPOSAL PROGRAM BANTUAN SEMINAR LUAR NEGERI BAGI DOSEN/PENELITI DI PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGUSULAN PROPOSAL PROGRAM BANTUAN SEMINAR LUAR NEGERI BAGI DOSEN/PENELITI DI PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGUSULAN PROPOSAL PROGRAM BANTUAN SEMINAR LUAR NEGERI BAGI DOSEN/PENELITI DI PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan

Lebih terperinci

PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK

PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK JOB DESCRIPTION PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN (STIKKU) Nama Jabatan : Pembantu Ketua I Bidang Akademik Unit Kerja Atasan : Ketua STIKes Kuningan (STIKKU) Rumusan

Lebih terperinci

A. PROGRAM SELEKSI JALUR PMDP UMUM DAN PMDP GAKIN

A. PROGRAM SELEKSI JALUR PMDP UMUM DAN PMDP GAKIN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU JALUR PENELUSURAN MINAT DAN PRESTASI (PMDP) UMUM DAN DARI KELUARGA MISKIN (GAKIN) PROGRAM DIPLOMA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2015 / 2016 Memasuki

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG PENDIDIKAN KEDINASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG PENDIDIKAN KEDINASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG PENDIDIKAN KEDINASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : bahwa dalam rangka pelaksanaan

Lebih terperinci

PANDUAN MELAMAR PROGRAM SARJANA BEASISWA TJIPTA PEMUDA BANGUN PALMA TAHUN 2015/2016 Kerjasama PT. SMART Tbk. INSTIPER EKA TJIPTA FOUNDATION

PANDUAN MELAMAR PROGRAM SARJANA BEASISWA TJIPTA PEMUDA BANGUN PALMA TAHUN 2015/2016 Kerjasama PT. SMART Tbk. INSTIPER EKA TJIPTA FOUNDATION PANDUAN MELAMAR PROGRAM SARJANA BEASISWA TJIPTA PEMUDA BANGUN PALMA TAHUN 2015/2016 Kerjasama PT. SMART Tbk. INSTIPER EKA TJIPTA FOUNDATION I. SYARAT PENDAFTARAN 1. Pria, Berumur 17 22 tahun 2. Lulusan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PENGADAAN PINJAMAN LUAR NEGERI DAN PENERIMAAN HIBAH

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PENGADAAN PINJAMAN LUAR NEGERI DAN PENERIMAAN HIBAH PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PENGADAAN PINJAMAN LUAR NEGERI DAN PENERIMAAN HIBAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR: 17/PMK.01/2008 TENTANG JASA AKUNTAN PUBLIK MENTERI KEUANGAN,

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR: 17/PMK.01/2008 TENTANG JASA AKUNTAN PUBLIK MENTERI KEUANGAN, PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR: 17/PMK.01/2008 TENTANG JASA AKUNTAN PUBLIK MENTERI KEUANGAN, Menimbang : a. bahwa sejalan dengan tujuan Pemerintah dalam rangka mendukung perekonomian yang sehat dan efisien,

Lebih terperinci

Account Representative

Account Representative Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi : Account Representative FASILITAS PEMBEBASAN ATAU PENGURANGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN DAN FASILITAS PAJAK PENGHASILAN UNTUK PENANAMAN MODAL DI BIDANG-BIDANG USAHA

Lebih terperinci

A. LATAR BELAKANG B. TUJUAN

A. LATAR BELAKANG B. TUJUAN A. LATAR BELAKANG 1. Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang berupa tidak mampu membiayai pendidikanya. 2. Badan Hukum pendidikan wajib

Lebih terperinci

K E M E N T E R I A N P E K E R J A A N U M U M 2 1/28/2014

K E M E N T E R I A N P E K E R J A A N U M U M 2 1/28/2014 PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 15/PRT/M/2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM BIRO KEPEGAWAIAN & ORTALA K E M E N

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG HIBAH DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG HIBAH DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG HIBAH DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi

Lebih terperinci

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGANGKATAN DALAM

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN IJIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI BARU DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

PANDUAN PENGAJUAN IJIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI BARU DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA 1 PANDUAN PENGAJUAN IJIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI BARU DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA 2 1. 2. 3. 4. Latar Belakang Tujuan Kewenangan. Tata

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI)

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI) PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI) LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA M,ASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG 2008 PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 1. Umum Program pengabdian kepada masyarakat

Lebih terperinci

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Menteri Perdagangan Republik Indonesia PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 32/M-DAG/PER/8/2008 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN USAHA PERDAGANGAN DENGAN SISTEM PENJUALAN LANGSUNG DENGAN

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL ROPOSAL PERMOHONAN PENYELENGARAAN PENGAKUAN PEMBELAJARAN LAMPAU (PPL) PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

Lebih terperinci

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG TATA CARA PENGADAAN PINJAMAN LUAR NEGERI DAN PENERIMAAN HIBAH. BAB I KETENTUAN UMUM

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG TATA CARA PENGADAAN PINJAMAN LUAR NEGERI DAN PENERIMAAN HIBAH. BAB I KETENTUAN UMUM www.bpkp.go.id PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG TATA CARA PENGADAAN PINJAMAN LUAR NEGERI DAN PENERIMAAN HIBAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

Sistem Informasi Akademik Panduan Bagi Administrator

Sistem Informasi Akademik Panduan Bagi Administrator Software User Manual Sistem Informasi Akademik Panduan Bagi Administrator Universitas Lambung Mangkurat Daftar Isi Daftar Isi... 2 Gambaran Umum Sistem... 12 Deskripsi Umum Sistem... 12 Alur Penggunaan

Lebih terperinci

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri Jurusan : Manajemen A. Dasar Pemikiran Visi program studi Manajemen adalah Menjadi Program Studi Yang Unggul Di Bidang Manajemen Bisnis, diwujudkan dalam bentuk

Lebih terperinci

KETENTUAN BERLANGGANAN

KETENTUAN BERLANGGANAN KETENTUAN BERLANGGANAN Pasal 1 Definisi 1. Ketentuan Berlangganan adalah ketentuan yang wajib dipatuhi baik oleh Mitra maupun D&K sehubungan dengan pelayanan PEMBUKAAN AKSES ONLINE PAYMENT POINT berdasarkan

Lebih terperinci

ANGKET PENELUSURAN ALUMNI

ANGKET PENELUSURAN ALUMNI I. KARAKTERISTIK ALUMNI a. Nama Lengkap : b. Tempat/ Tanggal lahir : c. Asal Daerah : d. Status pernikahan : e. Jenis Kelamin : f. Asal program : g. Tahun Masuk : h. Tahun lulus : i. Pekerjaan pokok setelah

Lebih terperinci

STANDAR 3. KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN

STANDAR 3. KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN STANDAR 3. KEMAHASISWAAN DAN LULUSAN 3.1 Profil Mahasiswa dan Lulusan 3.1.1 Tuliskan data seluruh mahasiswa reguler (1) dan lulusannya dalam lima tahun terakhir dengan mengikuti format tabel berikut: Tahun

Lebih terperinci

Bagian I. Persyaratan Umum

Bagian I. Persyaratan Umum RENCANAA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) PT. PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT PEMBANGKITAN MUARA KARANG JL. PLUIT UTARA NO 2A JAKARTA NAMA PENGADAAN NOMOR RKS NOMOR PP TANGGAL : DIGITAL INDICATING CONTROLLER

Lebih terperinci

PSN 05-2006 PSN. Pedoman Standardisasi Nasional. Tenaga Ahli Standardisasi untuk Pengendali Mutu Perumusan SNI. Badan Standardisasi Nasional

PSN 05-2006 PSN. Pedoman Standardisasi Nasional. Tenaga Ahli Standardisasi untuk Pengendali Mutu Perumusan SNI. Badan Standardisasi Nasional PSN 05-2006 PSN Pedoman Standardisasi Nasional Tenaga Ahli Standardisasi untuk Pengendali Mutu Perumusan SNI Badan Standardisasi Nasional Daftar Isi Daftar Isi...i Kata Pengantar... ii 1 Ruang Lingkup...

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

Untuk Info Lengkap Beasiswa Dalam & Luar Negeri Silakan Cek Website: http://beasiswaindo.com

Untuk Info Lengkap Beasiswa Dalam & Luar Negeri Silakan Cek Website: http://beasiswaindo.com Untuk Info Lengkap Beasiswa Dalam & Luar Negeri Silakan Cek Website: http://beasiswaindo.com PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA SMA NEGERI BALI MANDARA Jl. Air Sanih, Desa Kubutambahan,

Lebih terperinci