LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN. (Warga Sekitar)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN. (Warga Sekitar)"

Transkripsi

1 162 LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN (Warga Sekitar) 1. Nama, asal, profesi, alamat kantor, alamat tempat tinggal 2. Alasan mendatangi objek 3. Waktu mendatangi objek, intensitas mendatangi objek 4. Orang yang diajak bersama mendatangi objek 5. Sejak kapan mendatangi objek 6. Pengetahuan mengenai perkembangan pada objek 7. Opini mengenai objek (Pedagang ) 1. Nama, asal, alamat tempat tinggal, 2. Rute berjualan 3. Waktu berjualan pada objek 4. Alasan berjualan pada objek 5. Pengetahuan mengenai perkembangan pada objek 6. Opini mengenai objek (Pemerintah) Ditujukan Kepada : Operator pintu air, Kelurahan Pemecutan Kelod, Kelurahan Dauh Puri Kauh, Kelurahan Pemogan, Dusun Sebelanga, Dusun Sading Sari, Dusun Abian Tegal, Dusun Gelogor Carik, Disparda Kota Denpasar, PU Kota Denpasar, Badan Wilayah Sungai Bali-Penida 1. Program yang dilakukan berhubungan dengan keberadaan objek (disertai penjelasan secara terperinci) 2. Pihak lain yang dilibatkan (instansi, masyarakat, swasta) 3. Berbagai hambatan dan kendala yang dialami

2 163 LAMPIRAN 2 PANDUAN OBSERVASI Tipe Dasar Pola Penyusun Ruang pada Objek Fixed Feature Space (hardscape) Layout setting Semifixed Feature Space Civitas Fixed Feature Space (hardscape) -Denah setting- Informal Space

3 164 LAMPIRAN 3 PANDUAN OBSERVASI Elemen Fisik dan Aspek Sosial 1. Elemen Lanskap a. Bentang alam : b. Hewan dan vegetasi : c. Penggunaan lahan i. Terencana : ii. Ruang sisa : iii. Ruang Terbengkalai : 2. Aspek sosial Penelusuran berbagai aspek sosial yang terkandung dalam fenomena pemanfaatan objek

4 165 LAMPIRAN 4 DATA INFORMAN 1.Objek 1 a. Pengunjung Nama : Bapak Kadek Profesi : Mahasiswa sambil bekerja Tempat Tinggal : Kertapura Nama : Bapak Bagus Profesi : servis HP panggilan Tempat Tinggal : Pemecutan Nama : Bapak Sarjana Profesi : Petugas Kamtib Tempat Tinggal : Dekat objek Nama : Bapak Bagas Profesi : Salesman asuransi Tempat Tinggal : Pemecutan Asal : Rampang Sulsel Nama : Bapak Banyong Profesi : Karyawan swasta Tempat Tinggal : Banjar Gunung (dekat objek) Nama : Bapak Munip Profesi : Guru les privat Tempat Tinggal : Kertapura Asal : Banyuwangi Nama : Bapak Wayan Profesi : Security Tangu Plaza Tempat Tinggal : Pulau Batanta Nama : Iwan Profesi : Mahasiswa

5 166 Tempat Tinggal : Panjer Nama : Bapak Wayan Profesi : Salesman kayu Tempat Tinggal : Gatot Subroto Asal : Tabanan Nama : Bapak Slamet dan Oji Profesi : Freelance elektrikal Tempat Tinggal : Jalan Pulau Nusa Kambangan Asal : Jember b.pkl Nama : Bapak Agus Profesi : Petugas gangguan PLN Tempat Tinggal : Sesetan Nama : Bapak Hatim dan Ibu Yandi Profesi : Pedagang Bakso Tempat Tinggal : Kertapura (dekat objek) Asal : Banyuwangi Nama : Bapak Juli Profesi : Pegawai swasta Tempat Tinggal : Jalan Pulau Ayu Nama : Ibu Putu Profesi : pemilik warung Catur

6 167 Tempat Tinggal : Pulau Batanta Tempat Tinggal : Imam Bonjol 2.Objek 2 a. Pengunjung Nama : Ibu Komang Profesi : Pedagang minuman Tempat Tinggal : Buagan Nama : Anwar Profesi : Guru SD Tempat Tinggal : Kepaon b.pkl Nama : Ibu Fitri Profesi : Pedagang Mie Ayam Tempat Tinggal : Kertapura Asal : Banyuwangi Nama : Edi Profesi : Pedagang Pentol Tempat Tinggal : Jalan Taman Pancing (dekat objek) Asal : Lumajang c. Pemerintah Nama : Hendra Profesi : Pedagang Bakpao Nama : Ketut Suwita,ST Profesi : Kepala Dusun Sading Sari Tempat Tinggal : Suwung Batan Kendal Asal : Malang

7 168 c. Aparatur Nama : Arif, Aris, Ramdani, Deni Profesi : Pegawai Swasta (MBG) Tempat Tinggal : Gelogor, Gelogor, Kuta, Tuban Asal : Banyuwangi, Banyuwangi, Klaten, Banyuwangi b.pkl Nama : Ketut Budiarta Profesi : Kepala Dusun Gelogor Carik Tempat Tinggal : Gelogor Carik 3.Objek 3 a. Pengunjung Nama : Amanah Profesi : Pedagang Bakso Tempat Tinggal : Suwung Kauh Asal : Lombok Nama : Ari Profesi : Pegawai Swasta Tempat Tinggal : Kuta Asal : Jogja Nama : Ibu Wayan Sudarmi Profesi : usaha warung Tempat Tinggal : di warung

8 169 4.Pemerintah a. Kasi Atraksi Dinas Pariwisata Kota Denpasar : Ketut Suanda b. Kasi Perairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar : Mangku Sudarita c. Pengairan BWS-BP : Pak Bambang

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. singkat pada tiga objek penelitian. Masing-masing objek kemudian dibagi menjadi

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. singkat pada tiga objek penelitian. Masing-masing objek kemudian dibagi menjadi 50 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Setting Gambaran setting menjabarkan kondisi umum disertai dengan latar belakang singkat pada tiga objek penelitian. Masing-masing objek kemudian dibagi menjadi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dan teknik pengumpulan data, metode dan teknik analisis data, serta metode dan

BAB III METODE PENELITIAN. dan teknik pengumpulan data, metode dan teknik analisis data, serta metode dan BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab metode penelitian ini dijabarkan mengenai rancangan penelitian, lokasi penelitian, jenis dan sumber data, instrumen penelitian, metode dan teknik pengumpulan data, metode

Lebih terperinci

NAMA PUSKESMAS, PUSKESMAS PEMBANTU DAN WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA DENPASAR. 6 Gg. II No. 8X Denpasar 3 Pustu Ubung Kaja 7 Ds.

NAMA PUSKESMAS, PUSKESMAS PEMBANTU DAN WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA DENPASAR. 6 Gg. II No. 8X Denpasar 3 Pustu Ubung Kaja 7 Ds. NAMA PUSKESMAS, PUSKESMAS PEMBANTU DAN WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA DENPASAR No Kecamatan No Nama Puskesmas/Alamat/Ka.Pusk No Nama Pustu/Alamat No Wilayah Desa/Kelurahan 1 Denpasar Utara Jalan Ahmad

Lebih terperinci

Data pasar desa "pasar rakyat indonesia"

Data pasar desa pasar rakyat indonesia Kota: Denpasar Provinsi: Bali Data pasar desa "pasar rakyat indonesia" No. Nama Alamat Lengkap Luas Lahan 1 Desa Pekraman Penatih Jl. Trenggana No. 2 Luas Bangunan Pengelola 43 Are 15 Are Desa Adat Jenis

Lebih terperinci

REKAPITULASI PSKS TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2015

REKAPITULASI PSKS TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2015 REKAPITULASI PSKS TINGKAT KABUPATEN/KOTA Kesejahtera an (WPKS) Berbasis Dunia Yang Melakukan 1 DENPASAR BARAT 2 31 20 38 0 3 212 28 11 39 0 12 2 DENPASAR TIMUR 0 2 10 11 0 1 138 26 7 6 1 0 3 DENPASAR SELATAN

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM KOTA DENPASAR

GAMBARAN UMUM KOTA DENPASAR Gambaran umum GAMBARAN UMUM KOTA DENPASAR KABUPATEN GIANYAR WILAYAH ADMINISTRATIF : 1. Denpasar Timur 11 Desa/Kelurahan, luas total 2.254 Ha. 2. Denpasar Selatan 10 Desa/Kelurahan, luas total 4.999 Ha.

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN BAB V SIMPULAN DAN SARAN Pada Bab V akan diuraikan mengenai kesimpulan dari hasil dan pembahasan pada penelitian yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan terdiri dari kondisi infrastruktur pada permukiman

Lebih terperinci

KEGIATAN FISIK DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA DENPASAR TAHUN 2016

KEGIATAN FISIK DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA DENPASAR TAHUN 2016 KEGIATAN FISIK DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA DENPASAR TAHUN 2016 BIDANG PENGAIRAN A PROGRAM PEMBANGUNAN SALURAN DRAINASE / GORONG- GORONG A.1 Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase / Gorong - Gorong 1.1 Penataan

Lebih terperinci

DAFTAR PERTANYAAN (Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat) Lokasi :... Nama :... Profesi :... Alamat :...

DAFTAR PERTANYAAN (Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat) Lokasi :... Nama :... Profesi :... Alamat :... 148 LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN (Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat) Lokasi :... Nama :... Profesi :... Alamat :... 1. Status lahan pada lokasi yang distudi : 2. Ketersediaan infrastruktur

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 12 TAHUN 2004 TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN DENPASAR UTARA DI KOTA DENPASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 12 TAHUN 2004 TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN DENPASAR UTARA DI KOTA DENPASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 12 TAHUN 2004 TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN DENPASAR UTARA DI KOTA DENPASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA DENPASAR, Menimbang : a. Bahwa berhubung dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pulau Bali yang terkenal sebagai pulau Dewata merupakan salah satu

BAB I PENDAHULUAN. Pulau Bali yang terkenal sebagai pulau Dewata merupakan salah satu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pulau Bali yang terkenal sebagai pulau Dewata merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang menjadi tujuan wisata bagi para wisatawan domestik maupun dari manca negara,

Lebih terperinci

GEDUNG PENJUALAN SARANA PENDIDIKAN DI DENPASAR

GEDUNG PENJUALAN SARANA PENDIDIKAN DI DENPASAR LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN TUGAS AKHIR Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dalam Memenuhi Syarat-Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur GEDUNG PENJUALAN SARANA PENDIDIKAN DI DENPASAR

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. MAKSUD DAN TUJUAN

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. MAKSUD DAN TUJUAN BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pembangunan adalah proses yang direncanakan dengan terarah dan mencakup berbagai aspek kehidupan serta penghidupan masyarakat yang meliputi bidang idiologi, politik,

Lebih terperinci

ANGKATAN VIII JUMLAH : 38 ORANG SELESAI : 0 ORANG : PKB7/97/VIII/226

ANGKATAN VIII JUMLAH : 38 ORANG SELESAI : 0 ORANG : PKB7/97/VIII/226 ANGKATAN VIII JUMLAH : 38 ORANG SELESAI : 0 ORANG : PKB7/97/VIII/222 : A.A AYU WAHYU PRIMA NINGRUM TEMPAT, TANGGAL LAHIR : DENPASAR, 26 JANUARI 1984 : JL. GN. KARANG I NO.5 ORANG TUA : A.A. NGURAH KAMAJAYA

Lebih terperinci

Lampiran I.51 : PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014

Lampiran I.51 : PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Lampiran I. : Keputusan Komisi Pemilihan Umum : 09/Kpts/KPU/TAHUN 0 : 9 MARET 0 ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 0 No DAERAH PEMILIHAN JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KURSI

Lebih terperinci

BAB V LAHAN DAN HUTAN

BAB V LAHAN DAN HUTAN BAB LAHAN DAN HUTAN 5.1. Penggunaan Lahan Penggunaan lahan Kota Denpasar didominasi oleh permukiman. Dari 12.778 ha luas total Kota Denpasar, penggunaan lahan untuk permukiman adalah 7.831 ha atau 61,29%.

Lebih terperinci

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG KONDOMINIUM HOTEL ( KONDOTEL) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG,

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG KONDOMINIUM HOTEL ( KONDOTEL) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG, BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG KONDOMINIUM HOTEL ( KONDOTEL) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG, Menimbang : a. bahwa seiring dengan pesatnya perkembangan

Lebih terperinci

INFORMASI UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) TAHUN 2010, 2011, 2012

INFORMASI UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) TAHUN 2010, 2011, 2012 INFORMASI UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) TAHUN 2010, 2011, 2012 Berikut Informasi Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang telah dikeluarkan masing-masing Regional atau Kabupaten

Lebih terperinci

Studi Home Range Penggunaan Taman Kota Studi Kasus Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Bali

Studi Home Range Penggunaan Taman Kota Studi Kasus Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Bali Studi Home Range Penggunaan Taman Kota Studi Kasus Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Bali NI PUTU ARI CANDRA MANI GEDE MENAKA ADNYANA NANIEK KOHDRATA *) PS Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian,

Lebih terperinci

BUPATI KARANGASEM, PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 246 / HK / 2016 TENTANG PEMBERIAN BIAYA JASA TENAGA KERJA NON PEGAWAI

BUPATI KARANGASEM, PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 246 / HK / 2016 TENTANG PEMBERIAN BIAYA JASA TENAGA KERJA NON PEGAWAI BUPATI KARANGASEM PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 246 / HK / 2016 Menimbang a. TENTANG PEMBERIAN BIAYA JASA TENAGA KERJA NON PEGAWAI KEPADA SEKAA-SEKAA/SANGGAR/CREW KESENIAN YANG AKAN MENGISI

Lebih terperinci

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 213 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 18 KEMENTERIAN PERTANIAN : 4 DITJEN HORTIKULTURA : LRBEB 1b : 9 Maret 215 : 1 1 IKHTISAR MENURUT SATKER

Lebih terperinci

DATA JARINGAN KANTOR BANK UMUM POSISI : 30 NOVEMBER 2016

DATA JARINGAN KANTOR BANK UMUM POSISI : 30 NOVEMBER 2016 DATA JARINGAN KANTOR BANK UMUM POSISI : 30 NOVEMBER 2016 No Nama Bank Nama Kantor Alamat Kota/Kabupaten KOTA DENPASAR A. KANTOR PUSAT 1 PT Bank Mandiri Taspen Pos KP Denpasar Jl. Melati No. 65 Denpasar

Lebih terperinci

Jumlah No. Provinsi/ Kabupaten Halaman Kabupaten Kecamatan 11. Provinsi Jawa Tengah 34 / 548

Jumlah No. Provinsi/ Kabupaten Halaman Kabupaten Kecamatan 11. Provinsi Jawa Tengah 34 / 548 4. Kota Bekasi 23 109 5. Kota Bekasi 10 110 6. Kabupaten Purwakarta 17 111 7. Kabupaten Bandung 43 112 8. Kodya Cimahi 3 113 9. Kabupaten Sumedang 26 114 10. Kabupaten Garut 39 115 11. Kabupaten Majalengka

Lebih terperinci

PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2014

PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2014 PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 04 A. BIDANG BINA MARGA Ada Program dan 6 Kegiatan I PROGRAM PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN Pembangunan Jembatan di Kota Denpasar - Pembangunan Jembatan di Jl. Tk. Oos Barat

Lebih terperinci

PEMBENTUKAN KOTA ADMINISTRATIF DENPASAR Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1978 Tanggal 1 Juli 1978 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PEMBENTUKAN KOTA ADMINISTRATIF DENPASAR Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1978 Tanggal 1 Juli 1978 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PEMBENTUKAN KOTA ADMINISTRATIF DENPASAR Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1978 Tanggal 1 Juli 1978 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa berhubung dengan perkembangan dan kemajuan di wilayah

Lebih terperinci

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 212 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 18 KEMENTERIAN PERTANIAN : 4 DITJEN HORTIKULTURA : LRBEB 1b : 9 Maret 215 : 1 1 IKHTISAR MENURUT SATKER

Lebih terperinci

STATUS NO KABUPATEN KECAMATAN JENIS STATUS NPSN NAMA SEKOLAH AKREDITASI 1 DENPASAR DENPASAR BARAT SMP Swasta SMP ANUGRAH DENPASAR A

STATUS NO KABUPATEN KECAMATAN JENIS STATUS NPSN NAMA SEKOLAH AKREDITASI 1 DENPASAR DENPASAR BARAT SMP Swasta SMP ANUGRAH DENPASAR A IDENTITAS SEKOLAH STATUS NO KABUPATEN KECAMATAN JENIS STATUS NPSN NAMA SEKOLAH AKREDIT 1 BARAT SMP Swasta 50103057 SMP ANUGRAH A 2 BARAT SMP Negeri 50103134 SMP NEGERI 7 A 3 BARAT SMP Swasta 50103144 SMP

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR 8 TAHUN 2003 TENTANG RENCANA DETAIL TATA RUANG (RDTR) KAWASAN PARIWISATA CANDIDASA

Lebih terperinci

RISET KESEHATAN DASAR 2010 ( RISKESDAS 2010 ) DAFTAR SAMPEL BLOK SENSUS

RISET KESEHATAN DASAR 2010 ( RISKESDAS 2010 ) DAFTAR SAMPEL BLOK SENSUS DAFTAR SENSUS 01 JEMBRANA KLASIFIKASI MOR MOR 010 MELAYA 004 TUWED 2 005B 100018 2 DUSUN MUNDUK BAYUR ASHADI 020 NEGARA 013 LELATENG 1 029B 105081 3 LINGKUNGAN KETAPANG I GST NGR PUTRA 021 JEMBRANA 001

Lebih terperinci

Gambar 2. Peta Lokasi Penelitian Sumber : BAPEDDA Surakarta

Gambar 2. Peta Lokasi Penelitian Sumber : BAPEDDA Surakarta 11 BAB III METODOLOGI 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian mengenai pengaruh konsep lanskap Keraton terhadap lanskap Kota ini dilakukan pada kawasan Keraton Kesunanan dan kawasan Kota. Peta lokasi penelitian

Lebih terperinci

PROPINSI KOTAMADYA/KABUPATEN TARIF KABUPATEN/KOTAMADYA HARGA REGULER. DKI JAKARTA Kota Jakarta Barat Jakarta Barat

PROPINSI KOTAMADYA/KABUPATEN TARIF KABUPATEN/KOTAMADYA HARGA REGULER. DKI JAKARTA Kota Jakarta Barat Jakarta Barat PROPINSI KOTAMADYA/KABUPATEN TARIF KABUPATEN/KOTAMADYA HARGA REGULER DKI JAKARTA Kota Jakarta Barat Jakarta Barat 13.000 Kota. Jakarta Pusat Jakarta Pusat 13.000 Tidak Ada Other Kota. Jakarta Selatan Jakarta

Lebih terperinci

Telah terdaftar di DEPKEU RI, No : LEM 44 / WP.J 17 / KP 203 / 008. Dengan menempati lahan sewa seluas 6 Are (600 m2), yang berlokasi di :

Telah terdaftar di DEPKEU RI, No : LEM 44 / WP.J 17 / KP 203 / 008. Dengan menempati lahan sewa seluas 6 Are (600 m2), yang berlokasi di : I. Pendahuluan Dinamika kehidupan masyarakat urban di kota Denpasar Bali yang begitu menggeliat, telah menarik banyak orang untuk datang dan mencoba mencari penghidupan di ibukota Provinsi Bali ini. Denpasar,

Lebih terperinci

I Wayan Nuarsa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Denpasar Abstrak

I Wayan Nuarsa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Denpasar   Abstrak PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENGHITUNG PERSENTASE RUANG TERBUKA HIJAU DI DAERAH PERMUKIMAN KOTA DENPASAR I Wayan Nuarsa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. paket-paket wisata laris di pasaran. Berbagai jenis produk wisata pun ditawarkan

BAB I PENDAHULUAN. paket-paket wisata laris di pasaran. Berbagai jenis produk wisata pun ditawarkan BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Pariwisata saat ini tidak terlepas dari kehidupan manusia, bahkan sudah menjadi kebutuhan yang wajib untuk dipenuhi. Permintaan akan wisata menyebabkan paket-paket

Lebih terperinci

Sekolah Fotografi di Denpasar

Sekolah Fotografi di Denpasar LANDASAN KONSEPTUAL TUGAS AKHIR Sebagai Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Pendidikan Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana Sekolah Fotografi di Denpasar MAHASISWA : Trihono Ari Prabowo

Lebih terperinci

NOMOR 612 / HK / 2015

NOMOR 612 / HK / 2015 PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 612 / HK / 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN BUPATI NOMOR 187/HK/2015 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL KEPADA ANGGOTA / KELOMPOK MASYARAKAT YANG DIFASILITASI

Lebih terperinci

87 Universitas Indonesia

87 Universitas Indonesia BAB 4 PENUTUP Kepurbakalaan Islam di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa merupakan perpaduan dari kebudayaan Islam dengan kebudayaan lokal atau kebudayaan lama yaitu kebudayaan Hindu-Buddha. Perpaduan dua

Lebih terperinci

PANJANG DAN KONDISI TROTOAR DI KOTA DENPASAR JALAN NASIONAL TAHUN 2011

PANJANG DAN KONDISI TROTOAR DI KOTA DENPASAR JALAN NASIONAL TAHUN 2011 PANJANG DAN KONDISI TROTOAR DI KOTA DENPASAR JALAN NASIONAL TAHUN 2011 C I JALAN NASIONAL Kecamatan Denpasar Utara 1 Jalan Dr. Sutomo 0,930 0,930 0,930 1,30 1,30-0,330 0,600-0,330 0,600 2 Jalan Cokroaminoto

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Letak Geografis Desa Lebih terletak di Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali dengan luas wilayah 205 Ha. Desa Lebih termasuk daerah dataran rendah dengan ketinggian

Lebih terperinci

DAFTAR NAMA PENGAWAS PEMILU LAPANGAN (PPL) PANWASLU KOTA DENPASAR

DAFTAR NAMA PENGAWAS PEMILU LAPANGAN (PPL) PANWASLU KOTA DENPASAR DAFTAR NAMA PENGAWAS PEMILU LAPANGAN (PPL) PANWASLU KOTA DENPASAR NO KECAMATAN DESA/KELURAHAN NAMA NO. HP 1 2 I DENPASAR TIMUR 1 KELURAHAN DANGIN PURI I KETUT GEDE WIRANATA 087 839 536556 DENPASAR TIMUR

Lebih terperinci

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat merupakan salah satu perwujudan dari pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. masalah dari penelitian ini. Sub bab yang akan dibahas pada bab ini adalah,

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. masalah dari penelitian ini. Sub bab yang akan dibahas pada bab ini adalah, BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini akan diuraikan mengenai hasil dan pembahasan dari datadata yang diperoleh di lapangan. Data tersebut telah disesuaikan dengan rumusan masalah dari penelitian ini.

Lebih terperinci

WALIKOTA DENPASAR KEPUTUSAN WALIKOTA DENPASAR NOMOR / 237 / HK / 2014 TENTANG PENETAPAN BANK SAMPAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2014

WALIKOTA DENPASAR KEPUTUSAN WALIKOTA DENPASAR NOMOR / 237 / HK / 2014 TENTANG PENETAPAN BANK SAMPAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2014 WALIKOTA DENPASAR KEPUTUSAN WALIKOTA DENPASAR NOMOR 188.45/ 237 / HK / 2014 TENTANG PENETAPAN BANK SAMPAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2014 WALIKOTA DENPASAR, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan partisipasi

Lebih terperinci

GUBERNUR SUMATERA UTARA

GUBERNUR SUMATERA UTARA GUBERNUR SUMATERA UTARA PERATURAN GUBERNUR SUMATERA UTARA NOMOR 37 TAHUN 2011 TENTANG PENDELEGASIAN KEWENANGAN PELAYANAN PERIJINAN KEPADA BADAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI SUMATERA UTARA DENGAN

Lebih terperinci

TAHAP SEMULA ROMBEL PERUBAHAN ROMBEL SEMULA NO NAMA NO PESERTA BIDANG STUDI SERTIFIKASI NAMA INSTANSI. Mengetahui :

TAHAP SEMULA ROMBEL PERUBAHAN ROMBEL SEMULA NO NAMA NO PESERTA BIDANG STUDI SERTIFIKASI NAMA INSTANSI. Mengetahui : PANITIA SERTIFIKASI GURU RAYON (UNIERSITAS PENDIDIKAN GANESHA) DAFTAR PERUBAHAN DAN PESERTA PLPG KUOTA TAHUN 0 KABUPATEN/ KOTA : BADUNG PESERTA INSTANSI PERUBAHAN WASIS SETYO 0000 SMA N KUTA I I GUSTI

Lebih terperinci

PENGELOMPOKAN DESA/KELURAHAN DI KOTA DENPASAR MENURUT INDIKATOR PENDIDIKAN

PENGELOMPOKAN DESA/KELURAHAN DI KOTA DENPASAR MENURUT INDIKATOR PENDIDIKAN E-Jurnal Matematika Vol. (), Mei, pp. - ISSN: - PENGELOMPOKAN DESA/KELURAHAN DI KOTA DENPASAR MENURUT INDIKATOR PENDIDIKAN Ni Wayan Aris Aprilia A.P, I Gusti Ayu Made Srinadi, Kartika Sari Jurusan Matematika,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sapikerep yaitu Gunung Bromo yang merupakan gunung terkenal di Jawa. Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Lumajang.

BAB I PENDAHULUAN. Sapikerep yaitu Gunung Bromo yang merupakan gunung terkenal di Jawa. Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Lumajang. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Desa Sapikerep adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Desa ini berada dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Lebih terperinci

WALIKOTA DENPASAR KEPUTUSAN WALIKOTA DENPASAR NOMOR / 195 / HK / 2015 TENTANG PENETAPAN BANK SAMPAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2015

WALIKOTA DENPASAR KEPUTUSAN WALIKOTA DENPASAR NOMOR / 195 / HK / 2015 TENTANG PENETAPAN BANK SAMPAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2015 WALIKOTA DENPASAR KEPUTUSAN WALIKOTA DENPASAR NOMOR 188.45/ 195 / HK / 2015 TENTANG PENETAPAN BANK SAMPAH DI KOTA DENPASAR TAHUN 2015 WALIKOTA DENPASAR, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan partisipasi

Lebih terperinci

KABUPATEN KOTA YANG SUDAH MENGIRIM BUKU SLHD 2011 PER 20 APRIL 2012

KABUPATEN KOTA YANG SUDAH MENGIRIM BUKU SLHD 2011 PER 20 APRIL 2012 KABUPATEN KOTA YANG SUDAH MENGIRIM BUKU SLHD 2011 PER 20 APRIL 2012 NAMA DAERAH Kabupaten Kota Total Bali NT 19 2 21 Bali 7 1 8 Kabupaten Badung 1 1 Kabupaten Bangli 1 1 Kabupaten Buleleng 1 1 Kabupaten

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Air adalah kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, yang berarti

BAB I PENDAHULUAN. Air adalah kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, yang berarti BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Air adalah kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, yang berarti tidak akan ada kehidupan di bumi ini jika tidak ada air. Air merupakan komponen lingkungan hidup

Lebih terperinci

PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 498 / HK / 2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA DAN PENGUJI UJIAN AKHIR PENDIDIKAN KEAKSARAAN DASAR

PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 498 / HK / 2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA DAN PENGUJI UJIAN AKHIR PENDIDIKAN KEAKSARAAN DASAR PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 498 / HK / 2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA DAN PENGUJI UJIAN AKHIR PENDIDIKAN KEAKSARAAN DASAR KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2015 BUPATI KARANGASEM,

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Pemutakhiran SSK

KATA PENGANTAR. Pemutakhiran SSK KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan Puji dan Syukur kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya Strategi Sanitasi Kota (SSK) Kota Denpasar telah dapat diselesaikan penyusunannya.

Lebih terperinci

KERAMAT KARANG RUPIT. Dari arah Gilimanuk belok kiri dipertigaan Taman Nasional Bali Barat menuju arah Singaraja, lewat. Lokasi Makam Syekh Abd.

KERAMAT KARANG RUPIT. Dari arah Gilimanuk belok kiri dipertigaan Taman Nasional Bali Barat menuju arah Singaraja, lewat. Lokasi Makam Syekh Abd. ZIARAH WALI 7 BALI KERAMAT KARANG RUPIT Syekh Abdul Qadir Muhammad (The Kwan Lie atau The Kwan Pao-Lie) erletak di Temukus tepatnya di Jalan Raya Seririt Singaraja, sebelum Singaraja dan sesudah TRute

Lebih terperinci

iasm BUPATI KARANGASEM PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 267/ HK / 2016 TENTANG

iasm BUPATI KARANGASEM PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 267/ HK / 2016 TENTANG iasm BUPATI KARANGASEM PROVINSI BALI KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 267/ HK / 2016 TENTANG PENETAPAN PEMENANG LOMBA DIBIDANG PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA TINGKAT KABUPATEN KARANGASEM

Lebih terperinci

BAB VIII. LINGKUNGAN PERMUKIMAN

BAB VIII. LINGKUNGAN PERMUKIMAN BAB VIII. LINGKUNGAN PERMUKIMAN 8.1. Permasalahan Pemukiman Kumuh Pada tahun 2007 Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Denpasar melakukan studi tentang Identifiakasi Kawasan Pemukiman Padat/Kumuh dan Pembuatan

Lebih terperinci

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 45 TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 45 TAHUN 2008 TENTANG BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR TAHUN 008 TENTANG PEMBERIAN BAGI HASIL DANA PERIMBANGAN TAHUN ANGGARAN 007 KEPADA DESA / KELURAHAN DI KABUPATEN BADUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 211 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 18 DEPARTEMEN PERTANIAN : 4 DITJEN HORTIKULTURA : LRBEB 1b : 9 Maret 215 : 1 SEMULA SETELAH 1 IKHTISAR

Lebih terperinci

Kajian Lanskap Wisata Pantai Puteh di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara

Kajian Lanskap Wisata Pantai Puteh di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara TEMU ILMIAH IPLBI 2016 Kajian Lanskap Wisata Pantai Puteh di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Ingerid Lidia Moniaga (1), Octavianus H.A. Rogi (2), Amanda Sutarni Sembel (3) (1) Laboratorium

Lebih terperinci

ANALISA CUACA TERKAIT KEJADIAN TANAH LONGSOR DI WILAYAH BANGLI, BULELENG DAN TABANAN TANGGAL 09 FEBRUARI 2017

ANALISA CUACA TERKAIT KEJADIAN TANAH LONGSOR DI WILAYAH BANGLI, BULELENG DAN TABANAN TANGGAL 09 FEBRUARI 2017 ANALISA CUACA TERKAIT KEJADIAN TANAH LONGSOR DI WILAYAH BANGLI, BULELENG DAN TABANAN TANGGAL 09 FEBRUARI 2017 I. INFORMASI KEJADIAN BANJIR DAN TANAH LONGSOR LOKASI 1. DESA SONGAN, KEC. KINTAMANI, KAB.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. justru menciptakan efek-efek yang tidak diharapkan. Sifat ambigu dan kompleks yang

BAB I PENDAHULUAN. justru menciptakan efek-efek yang tidak diharapkan. Sifat ambigu dan kompleks yang BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Teknologi merupakan elemen yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia dan masyarakat. Dia berperan sebagai alat yang diniatkan sebagai perangkat untuk membantu

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. Kabupaten yang berada di wilayah Jawa dan Bali. Proses pembentukan klaster dari

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. Kabupaten yang berada di wilayah Jawa dan Bali. Proses pembentukan klaster dari BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Penelitian ini mengembangkan model pengklasteran Pemerintah Daerah di Indonesia dengan mengambil sampel pada 30 Pemerintah Kota dan 91 Pemerintah Kabupaten

Lebih terperinci

BADAN PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI

BADAN PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI PEMERINTAH KOTA DENPASAR BADAN PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI JLN. SURAPATI NO. 4 DENPASAR, Telp. (0361) 237426, Fax (0361) 237426 Website : http://arsip.denpasarkota.go.id, http://perpustakaan.denpasarkota.go.id

Lebih terperinci

HASIL PEMERIKSAAN BPK ATAS KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN. Oleh: Prof. Dr. H. Rizal Djalil

HASIL PEMERIKSAAN BPK ATAS KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN. Oleh: Prof. Dr. H. Rizal Djalil HASIL PEMERIKSAAN BPK ATAS KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Oleh: Prof. Dr. H. Rizal Djalil. KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN (PP No. 71 Tahun 2010) 1. Laporan Realisasi Anggaran 7. CaLK 2. Laporan

Lebih terperinci

LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR BAGAN DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR BAGAN DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... x DAFTAR BAGAN... xii DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR LAMPIRAN... xiv BAB I PENDAHULUAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pariwisata sebagai suatu aspek pembangunan telah menjadi perhatian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pariwisata sebagai suatu aspek pembangunan telah menjadi perhatian BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pariwisata sebagai suatu aspek pembangunan telah menjadi perhatian berbagai kalangan, khususnya bagi daerah-daerah tertentu yang secara alamiah tidak mempunyai

Lebih terperinci

PROSEDUR PENANGANAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BERMASALAH PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK UNIT DALUNG KANTOR CABANG DENPASAR GATOT SUBROTO

PROSEDUR PENANGANAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BERMASALAH PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK UNIT DALUNG KANTOR CABANG DENPASAR GATOT SUBROTO PROSEDUR PENANGANAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BERMASALAH PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK UNIT DALUNG KANTOR CABANG DENPASAR GATOT SUBROTO Oleh : A.A IRMA WULANDARI NIM : 1206023012 Tugas Akhir

Lebih terperinci

DOKUMEN. SD No. 2 Kelurahan Tanjung Benoa

DOKUMEN. SD No. 2 Kelurahan Tanjung Benoa DOKUMEN PROSES PERENCANAAN EVAKUASI TSUNAMI UNTUK TINGKAT SEKOLAH SD No. 2 Kelurahan Tanjung Benoa Langkah ke 1 : Memulai perencanaan REFERENSI DAPS - HAL 5 1. Apa yang perlu dilakukan oleh sekolah? a.

Lebih terperinci

WISATA DESA TENUN RANGRANG DI NUSA PENIDA

WISATA DESA TENUN RANGRANG DI NUSA PENIDA LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN TUGAS AKHIR DIAJUKAN UNTUK MELENGKAPI TUGAS-TUGAS DALAM MEMENUHI SYARAT-SYARAT GUNA MENCAPAI GELAR SARJANA TEKNIK ARSITEKTUR PERIODE APRIL 2015 WISATA DESA TENUN RANGRANG

Lebih terperinci

PENILAIAN KINERJA DEPARTEMEN PRODUKSI BERDASARKAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA PT. KHRISNA KREASI KUTA-BADUNG

PENILAIAN KINERJA DEPARTEMEN PRODUKSI BERDASARKAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA PT. KHRISNA KREASI KUTA-BADUNG PENILAIAN KINERJA DEPARTEMEN PRODUKSI BERDASARKAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA PT. KHRISNA KREASI KUTA-BADUNG Oleh : NI KETUT RATIH INDRA PRASETYA SETIAWAN NIM : 0515351113 PROGRAM EKSTENSI FAKULTAS

Lebih terperinci

6. DATA INDUSTRI PROSESSING HASIL TERNAK DI KOTA DENPASAR

6. DATA INDUSTRI PROSESSING HASIL TERNAK DI KOTA DENPASAR LAMPIRAN : 1. DAFTAR PEMASUKAN DAN PENGELUARAN BAHAN ASAL HEWAN DI KOTA DENPASAR TAHUN 2014 6. DATA INDUSTRI PROSESSING HASIL TERNAK DI KOTA DENPASAR NO. PEMASUKAN KOMODITI JML. DLM KG KETERANGAN NO NAMA

Lebih terperinci

Summary Report of TLAS Trainings in Community Forest on Java Year of Implementation :

Summary Report of TLAS Trainings in Community Forest on Java Year of Implementation : Summary Report of TLAS Trainings in Community Forest on Java Year of Implementation : 2011-2012 No. Provinces and Groups of Participants Training Dates and Places Number and Origins of Participants Remarks

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang memiliki 17.000 pulau sehingga membuat Indonesia menjadi negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan 17.000 pulau ini maka Indonesia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar belakang. Transportasi memegang peranan penting dalam mendukung terlaksananya

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar belakang. Transportasi memegang peranan penting dalam mendukung terlaksananya BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar belakang Transportasi memegang peranan penting dalam mendukung terlaksananya berbagai kegiatan diantaranya adalah kegiatan perekonomian, perindustrian, pariwisata dan lain sebagainya.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pergeseran konsep kepariwisataan dunia kepada pariwisata minat khusus atau yang salah satunya dikenal dengan bila diterapkan di alam, merupakan sebuah peluang besar

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana dan Penguji II.

KATA PENGANTAR. Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana dan Penguji II. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkat dan karunia-nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan Landasan Konseptual untuk Seminar Tugas Akhir dengan

Lebih terperinci

Rapat/Pertemuan Majelis Kebaktian Ucapan Syukur Kunjungan Gerejawi Pelayanan Katekisasi JKK PP. Kristiyasa JKK Menang Atas Pencobaan

Rapat/Pertemuan Majelis Kebaktian Ucapan Syukur Kunjungan Gerejawi Pelayanan Katekisasi JKK PP. Kristiyasa JKK Menang Atas Pencobaan 1. Rapat/Pertemuan Majelis Rapat Seninan Majelis dan pembagian tugas pelayanan sepekan akan di-laksanakan pada hari Senin, 2 Maret 2015, pk. 19.30 wita di ruang serbaguna barat lt. I. Dimohon kehadiran

Lebih terperinci

DATA TEMPAT KOST. CP Kost : Pak Nengah ( )

DATA TEMPAT KOST. CP Kost : Pak Nengah ( ) DATA TEMPAT KOST 1. Nama Kost : Kost Pacar : Jln. Pacar No. 2A Denpasar Timur Jarak dari kampus : 1,5 km : Kosongan, kamar mandi dalam, air gratis, listrik tanggung sendiri : Rp 450.000,00 / bln CP Kost

Lebih terperinci

Jl. Jatayu 15 B, Ds/Kel. Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. MADE DWI SUARTA 1 WIYOSO L 2 KADEK CUTINI P GEDE DARMADI

Jl. Jatayu 15 B, Ds/Kel. Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. MADE DWI SUARTA 1 WIYOSO L 2 KADEK CUTINI P GEDE DARMADI MODE BE DAFTAR CAON TETA ANGGOTA DEWAN ERWAKIAN RAKYAT DAERAH KABUATEN BUEENG EMIIHAN UMUM TAHUN 04 KABUATEN : BUEENG ROVINSI : BAI DAERAH EMIIHAN : DAI (BUEENG) 4 ARTAI BUAN BINTANG ARTAI KEADIAN DAN

Lebih terperinci

DAFTAR RIWAYAT HIDUP BAKAL CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DPRD KABUPATEN BULELENG PEMILU TAHUN 2014 Nama Partai Daerah Pemilihan

DAFTAR RIWAYAT HIDUP BAKAL CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DPRD KABUPATEN BULELENG PEMILU TAHUN 2014 Nama Partai Daerah Pemilihan : DAPIL 1 (Kecamatan Buleleng) Nama NIK/KTP Tempat 1 NI KADEK TURKINI, SH 5108064203770007 UMEJERO 02-03-1977 P HINDU BELUM KAWIN MADE KARDIKA SE 3 DUSUN KALIBUKBUK BULELENG BULELENG BALI SARJANA WIRASWASTA

Lebih terperinci

BEACH MALL DI GIANYAR

BEACH MALL DI GIANYAR SEMINAR TUGAS AKHIR Alur Desain BEACH MALL DI GIANYAR Oleh : I WAYAN PARSIKA UTAMA NIM : 1204205014 JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA 2015-2016 SEMINAR TUGAS AKHIR Alur Desain BEACH

Lebih terperinci

PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN OPERASI PADA PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI BALI. Oleh : KADEK DENDY KUSUMANTARA NIM :

PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN OPERASI PADA PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI BALI. Oleh : KADEK DENDY KUSUMANTARA NIM : PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN OPERASI PADA PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI BALI Oleh : KADEK DENDY KUSUMANTARA NIM : 1206013009 Tugas Akhir Studi ini ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Proses pembangunan di Indonesia telah dimulai jauh sebelum

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Proses pembangunan di Indonesia telah dimulai jauh sebelum 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Proses pembangunan di Indonesia telah dimulai jauh sebelum Indonesia memperoleh kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada masa penjajahan proses pembangunan tersebut

Lebih terperinci

BAB IV PENGAMATAN PERILAKU

BAB IV PENGAMATAN PERILAKU BAB IV PENGAMATAN PERILAKU 3.1 Studi Banding Pola Perilaku Pengguna Ruang Publik Berupa Ruang Terbuka Pengamatan terhadap pola perilaku di ruang publik berupa ruang terbuka yang dianggap berhasil dan mewakili

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) Jln. Nusa Indah (0361) 227316 Fax. (0361) 236100 Denpasar 80235 Website

Lebih terperinci

: Banjar Pande Mas, Ds. Kamasan, Kec. Klungkung

: Banjar Pande Mas, Ds. Kamasan, Kec. Klungkung Nama Lengkap d. Perguruan Tinggi : I Ketut Sukma Sucita : Klungkung, 23 Oktober 1963 : Banjar Pande Mas, Ds. Kamasan, Kec. Klungkung : Olahraga : Kita Diwajibkan Berbuat Yang Terbaik Secara Terus - menerus

Lebih terperinci

BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 637/HK/2014 TENTANG PEMBERIAN HIBAH KEPADA KELOMPOK PENGERAJIN

BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 637/HK/2014 TENTANG PEMBERIAN HIBAH KEPADA KELOMPOK PENGERAJIN BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 637/HK/2014 TENTANG PEMBERIAN HIBAH KEPADA KELOMPOK PENGERAJIN DI KABUPATEN KARANGASEM YANG DIFASILITASI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN

Lebih terperinci

Mengenal Wakil Anda di DPRD Provinsi Bali

Mengenal Wakil Anda di DPRD Provinsi Bali Mengenal Wakil Anda di DPRD Provinsi Bali 2009 KOMPOSISI PIMPINAN DPRD PROVINSI BALI Ketua Wakil KetuaI Wakil Ketua II Wakil Ketua III : AA. Ngurah Oka Ratmadi, SH : I Ketut Suwandhi, S. Sos : I Gusti

Lebih terperinci

ANALISIS KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN KE KABUPATEN BADUNG DENGAN PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL PADA MODEL KONSTRUK BERHIRARKI KOMPETENSI STATISTIKA

ANALISIS KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN KE KABUPATEN BADUNG DENGAN PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL PADA MODEL KONSTRUK BERHIRARKI KOMPETENSI STATISTIKA ANALISIS KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN KE KABUPATEN BADUNG DENGAN PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL PADA MODEL KONSTRUK BERHIRARKI KOMPETENSI STATISTIKA SKRIPSI DWI HERAYANTHI WARDIANTO 1008405019 JURUSAN MATEMATIKA

Lebih terperinci

GUBERNUR BALI KEPUTUSAN GUBERNUR BALI NOMOR 1469/03-B /HK/2015 TENTANG PENETAPAN PERINGKAT LOMBA TENAGA KESEHATAN TELADAN PROVINSI BALI GUBERNUR BALI,

GUBERNUR BALI KEPUTUSAN GUBERNUR BALI NOMOR 1469/03-B /HK/2015 TENTANG PENETAPAN PERINGKAT LOMBA TENAGA KESEHATAN TELADAN PROVINSI BALI GUBERNUR BALI, GUBERNUR BALI KEPUTUSAN GUBERNUR BALI NOMOR 1469/03-B /HK/2015 TENTANG PENETAPAN PERINGKAT LOMBA TENAGA KESEHATAN TELADAN PROVINSI BALI GUBERNUR BALI, Menimbang : a. bahwa Surat Dari Sekretaris Jenderal

Lebih terperinci

DAFTAR PBF PROVINSI BALI TH.2009

DAFTAR PBF PROVINSI BALI TH.2009 DAFTAR PBF PROVINSI BALI TH.2009 PBF_ID PBF_DESC ALAMAT TELP PENANGGUNG-JAWAB STATUS_PBF NO_IJIN 51-001 Sawah besar Farma, PT JL TANJUNG NO.7, TELP/FAX : 0361-227551 51-002 AGUNG NUGRAHA EVANTINA, PT JL.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Pada bab I ini akan membahas mengenai pendahuluan. Adapun aspek yang dibahas meliputi latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan metode penelitian yang akan digunakan seperti data primer,

Lebih terperinci

PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KAMAR RUMAH KOST DI KECAMATAN KUTA

PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KAMAR RUMAH KOST DI KECAMATAN KUTA SKRIPSI PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KAMAR RUMAH KOST DI KECAMATAN KUTA VIRIYANANTA GOTAMA NIM. 1103005022 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR 2015 PENYELESAIAN WANPRESTASI

Lebih terperinci

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 2012

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 2012 I.34 PENGEMBANGAN MODEL DAN DESTINASI EKOWISATA DI KEBUN RAYA EKA KARYA BALI Siti Fatimah Hanum, S.P. dkk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 2012 LATAR BELAKANG Kondisi yang menjadi latar belakang kegiatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sektor pariwisata memiliki peran yang penting dalam perekonomian

BAB I PENDAHULUAN. Sektor pariwisata memiliki peran yang penting dalam perekonomian BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sektor pariwisata memiliki peran yang penting dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai salah satu sumber penerimaan devisa maupun membuka kesempatan kerja dan kesempatan

Lebih terperinci

MATA KULIAH PRASARANA WILAYAH DAN KOTA I (PW ) Jur. Perencanaan Wilayah dan Kota FTSP INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA

MATA KULIAH PRASARANA WILAYAH DAN KOTA I (PW ) Jur. Perencanaan Wilayah dan Kota FTSP INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA MATA KULIAH PRASARANA WILAYAH DAN KOTA I (PW 09-1303) RUANG TERBUKA HIJAU 7 Oleh Dr.Ir.Rimadewi S,MIP J P Wil h d K t Jur. Perencanaan Wilayah dan Kota FTSP INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pariwisata di Indonesia saat ini banyak sekali mendatangkan komoditi yang sangat

BAB I PENDAHULUAN. Pariwisata di Indonesia saat ini banyak sekali mendatangkan komoditi yang sangat BAB I PENDAHULUAN I.LATAR BELAKANG 1.1 Kelayakan Proyek Pariwisata di Indonesia saat ini banyak sekali mendatangkan komoditi yang sangat menjanjikan bagi perkembangan daerah-daerah di Indonesia, apalagi

Lebih terperinci

PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEMBANTU GATOT SUBROTO TIMUR

PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEMBANTU GATOT SUBROTO TIMUR PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEMBANTU GATOT SUBROTO TIMUR Diajukan oleh: I PUTU KUSMA WARDANA NIM : 1206013059 PROGRAM STUDI DIPLOMA

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. 1. Bapak Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana,MT,Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik, Universitas Udayana.

KATA PENGANTAR. 1. Bapak Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana,MT,Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik, Universitas Udayana. KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) karena atas karunia-nya, Landasan Konsepsual Perancangan ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Tujuan

Lebih terperinci

PRODUCT KNOWLEDGE. NAVA residences villa Jalan Teges Nunggal Nusa Dua Kuta Selatan Badung Bali S A M AT HA. Developed by. Member of.

PRODUCT KNOWLEDGE. NAVA residences villa Jalan Teges Nunggal Nusa Dua Kuta Selatan Badung Bali S A M AT HA. Developed by. Member of. NAVA residences villa Jalan Teges Nunggal Nusa Dua Kuta Selatan Badung Bali Developed by. Member of. PRODUCT KNOWLEDGE Samatha Nava 1 LOKASI Samatha Nava 2 LOKASI Samatha Nava 3 PELABUHAN BENOA 10 menit

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pada bab ini terdapat empat komponen yaitu latar belakang yang berisi halhal

BAB I PENDAHULUAN. Pada bab ini terdapat empat komponen yaitu latar belakang yang berisi halhal BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini terdapat empat komponen yaitu latar belakang yang berisi halhal yang melatarbelakangi pengambilan judul penelitian, rumusan masalah, yang membahas permasalahan yang muncul

Lebih terperinci