KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015"

Transkripsi

1

2 KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 Nomor Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku: 14,8 cm x 21,0 cm Jumlah Halaman: xiii Naskah: Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Kartanegara Gambar Kulit: Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Kartanegara Diterbitkan oleh: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Kartanegara Semua isi materi buku ini boleh/bebas disalin asal menyebutkan sumbernya

3 KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 Naskah : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kutai Kartanegara Editor : Hastuti Rahmah Penyunting : Hastuti Rahmah Pengolah Data/ Penyiapan Draft : Rijani, S.Si. Pengumpul Data : Rijani, S.Si. Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 ii

4 SAMBUTAN CAMAT Terbitnya buku KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 ini saya sambut gembira, karena buku ini menyajikan data statistik yang cukup lengkap sehingga kebijaksanaan yang telah kita laksanakan maupun hasilhasil pembangunan yang telah kita capai dapat terlihat. Publikasi ini selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dilaksanakan, juga sangat bermanfaat dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang lebih tepat dan terarah. Oleh karena publikasi ini merupakan sumber informasi untuk berbagai keperluan perencanaan dan perumusan kebijaksanaan pembangunan, maka saya minta kepada Koordinator Statistik Kecamatan Kenohan agar tetap berupaya untuk menyajikan data yang lengkap dan akurat dengan mengadakan konfirmasi dan koordinasi terhadap kepala desa, dinas cabang, atau lembaga yang terkait lainnya. Kepada seluruh kepala dinas, instansi, dinas cabang, lembaga baik pemerintah maupun swasta, diharapkan peran sertanya agar selalu memberikan bantuan berupa data/informasi yang akurat, konsisten, dan tepat waktu guna peningkatan validitas data yang dapat dipertanggungjawabkan pada publikasi yang akan datang. Semoga buku KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 dapat memberikan manfaat bagi kita semua Kenohan, September 2015 Camat Kenohan, H. Ardani Syakrani, S.Sos., M.M. NIP Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 iii

5 KATA PENGANTAR Publikasi KECAMATAN KENOHAN DALAM ANGKA 2015 adalah publikasi tahunan yang akan diterbitkan secara berkala oleh Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) Kenohan. Publikasi ini menyajikan data-data secara menyeluruh dari berbagai dinas, instansi, atau pihak lain yang berada di wilayah Kecamatan Kenohan. Buku ini dimaksudkan untuk memberi gambaran tentang keadaan geografi,sosial, dan perekonomian Kecamatan Kenohan secara menyeluruh. Semua tabel dalam publikasi ini telah diusahakan untuk dapat menyajikan data tahun terakhir. Jika data tahun terakhir belum tersedia maka disajikan data tahun sebelumnya. Publikasi ini dapat terwujud berkat kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta. Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan disampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami menyadari meskipun telah diupayakan kelengkapan data yang disajikan, namun masih ada kekurangan dan kesalahan yang terjadi. Untuk perbaikan ke arah kesempurnaan, kami harapkan tanggapan dan saran dari berbagai pihak. Kenohan, Agustus 2015 An.KSK Kenohan, Rijani, S. Si. NIP Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 iv

6 DAFTAR ISI SAMBUTAN CAMAT... III KATA PENGANTAR... IV DAFTAR ISI... V DAFTAR TABEL... VII DAFTAR GRAFIK... XII DAFTAR GAMBAR... XIII BAB 1. GEOGRAFI DAN IKLIM GEOGRAFI IKLIM...3 BAB 2. PEMERINTAHAN WILAYAH ADMINISTRATIF SUMBER DAYA MANUSIA BAB 3. PENDUDUK BAB 4. SOSIAL PENDIDIKAN KESEHATAN KRIMINALITAS AGAMA SOSIAL LAINNYA BAB 5. PERTANIAN TANAMAN PANGAN PERKEBUNAN PETERNAKAN PERIKANAN BAB 6. ENERGI BAB 7. AKOMODASI Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 v

7 BAB 8. HARGA-HARGA... ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED. Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 vi

8 DAFTAR TABEL BAB 1. GEOGRAFI DAN IKLIM 1.1 Letak, Batas, dan Luas Kecamatan Kenohan... i 1.2 Luas Desa/Kelurahan di Kecamatan Kenohan Jarak Ibukota Kecamatan ke Desa/kelurahan (km) Sungai di Kecamatan Kenohan Danau di Kecamatan Kenohan Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan Menurut Bulan, BAB 2. PEMERINTAHAN 2.1 Jumlah Dusun dan Rukun Tetangga (RT) Menurut Desa/Kelurahan, ii 2.2 Jumlah Pegawai di Tingkat Kecamatan Menurut Instansi dan Jenisnya, Jumlah Pegawai di tingkat Desa/Kelurahan Menurut Jenisnya, Jumlah Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Menurut Desa/Kelurahan dan Klasifikasi Pendidikan, BAB 3. PENDUDUK 3.1 Jumlah Penduduk Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, ii 3.2 Luas Wilayah, Jumlah Rumah Tangga, Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk Menurut Desa/Kelurahan, Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Desa/Kelurahan, Jumlah Kelahiran Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, Jumlah Kematian Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, Jumlah Penduduk yang Datang Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, Jumlah Penduduk yang Pergi Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 vii

9 BAB 4. SOSIAL 4.1 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Dasar (SD) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Dasar (SD) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Negeri di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Swasta di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 viii

10 4.14 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang Lulus Ujian Akhir Nasional (UAN) di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang Lulus Ujian Akhir Nasional (UAN) di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah Murid Madrasah Aliyah (MA) yang Lulus Ujian Akhir Nasional (UAN) di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/ Jumlah PUS dan Akseptor Keluarga Berencana (KB) Menurut Desa/Kelurahan, Jumlah Akseptor Aktif Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan, Jumlah Akseptor Baru Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan, Jumlah Sarana Keluarga Berencana (KB) Menurut Desa/Kelurahan, Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Polindes Menurut Desa/Kelurahan, Jumlah Petugas Kesehatan Menurut Desa/Kelurahan dan Jenisnya, Jumlah Peristiwa Kejahatan yang Dilaporkan dan Diselesaikan Menurut Bulan, Jumlah Sarana Ibadah Menurut Desa/Kelurahan dan Jenisnya, Jumlah Sarana Ibadah Agama Islam Menurut Desa/Kelurahan dan Jenisnya, Jumlah Penduduk Menurut Desa/Kelurahan dan Agama, Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk Menurut Desa/Kelurahan, Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk Menurut Bulan, Jumlah Karang Taruna Menurut Desa/Kelurahan dan Tingkat Perkembangan, Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 ix

11 4.32 Jumlah Penyandang Cacat Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kecacatan, BAB 5. PERTANIAN 5.1 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Sawah Menurut Desa/Kelurahan, ii 5.2 Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Ladang Menurut Desa/Kelurahan, Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Tanaman Palawija Menurut Jenis Tanaman, Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Tanaman Sayur- Sayuran Menurut Jenis Tanaman, Produksi Buah-Buahan Menurut Jenis Tanaman, Luas Areal, Produksi, dan Petani Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman, Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman, Populasi Ternak Menurut Desa/Kelurahan, Populasi Unggas Menurut Desa/Kelurahan, Rumah Tangga Perikanan, Perahu/Kapal, Luas Usaha Budidaya, Produksi, dan Nilai Produksi Menurut Subsektor Perikanan, Jumlah Rumah Tangga Perikanan Menurut Desa/Kelurahan dan Subsektor Perikanan, Jumlah Perahu/Kapal Penangkap Ikan Perairan Umum Menurut Desa/Kelurahan, BAB 6. ENERGI 6.1 Jumlah Pelanggan Listrik PT. PLN yang Tersambung Menurut Desa/Kelurahan, ii 6.2 Jumlah Sambungan dan Penduduk yang Dilayani oleh PDAM Menurut Desa/Kelurahan, Kapasitas dan Produksi Air Minum PDAM Menurut Bulan, Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 x

12 BAB 7. AKOMODASI 7.1 Jumlah Hotel/Penginapan, Kamar, dan Tempat Tidur yang Tersedia Menurut Desa/Kelurahan, ii BAB 8. HARGA-HARGA 8.1 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Bahan Pokok Menurut Jenisnya (Rupiah), ii 8.2 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Beras Medium Per Kilogram Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not define 8.3 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Beras Bengawan Per Kilogram Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not define 8.4 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Ikan Asin Gabus Per Kilogram Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not define 8.5 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Minyak Goreng Per Botol Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined. 8.6 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Gula Pasir Per Kilogram Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined. 8.7 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Garam Per Bungkus Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined. 8.8 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Minyak Tanah Per Liter Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined. 8.9 Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Sabun Cuci Per Batang Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Tekstil Kasar Per Meter Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Batik Sedang Per Meter Menurut Bulan (Rupiah), Error! Bookmark not defined. Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 xi

13 DAFTAR GRAFIK 2.1 Jumlah Pegawai di Tingkat Desa/Kelurahan Menurut Jenisnya, Persentase Penduduk Kecamatan Kenohan Menurut Jenis Kelamin, Penduduk Kecamatan Kenohan Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, Banyaknya Sekolah di Kecamatan Kenohan Menurut Desa/Kelurahan, Sarana dan Prasarana Kesehatan di Kecamatan Kenohan Menurut Desa/Kelurahan, Persentase Akseptor Aktif Menurut Pemakaian Alat Kontrasepsi, Persentase Penduduk Kecamatan Kenohan Menurut Agama, Luas Panen Padi Sawah dan Padi Ladang (hektar), Produksi Padi Sawah dan Padi Ladang (ton), Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 xii

14 DAFTAR GAMBAR 1.1 Peta Kecamatan Kenohan Dalam Kabupaten Kutai Kartanegara... 4 Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015 xiii

15 BAB I

16 Geografi dan Iklim BAB 1. GEOGRAFI DAN IKLIM 1.1. Geografi Kecamatan Kenohan merupakan salah satu kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Secara geografis, Kecamatan Kenohan terletak antara 115º57 116º33 Bujur Timur dan 0º11 Lintang Utara 0º12 Lintang Selatan dengan luas wilayah mencapai 1.302,20 km 2. Secara administratif, Kecamatan Kenohan berbatasan dengan: Sebelah utara : Kecamatan Kembang Janggut Sebelah timur : Kecamatan Muara Kaman Sebelah selatan : Kecamatan Kota Bangun Sebelah barat : Kabupaten Kutai Barat Wilayah Kecamatan Kenohan terdiri dari Sembilan desa, diantaranya Desa Semayang, Desa Tubuhan, Desa Teluk Muda, Desa Tuana Tuha, Desa Kahala, Desa Teluk Bingkai, Desa Lamin Pulut, Desa Lamin Telihan, dan Desa Kahala Ilir. Adapun ibukota kecamatan terletak di Desa Kahala. Dari kesembilan desa tersebut, Desa Lamin Telihan merupakan desa yang letaknya paling jauh dari ibukota kecamatan, yaitu 39 kilometer, sedangkan Desa Kahala Ilir merupakan desa yang letaknya paling dekat dengan ibukota kecamatan, yaitu 1 kilometer. Desa Kahala Ilir ini merupakan pecahan baru dari Desa Kahala. Pada umumnya, semua desa yang Kecamatan Kenohan Dalam Angka

17 Geografi dan Iklim ada di Kecamatan Kenohan dapat ditempuh melalui jalan darat maupun jalan sungai. Kecamatan Kenohan dilalui oleh satu sungai besar, yaitu Sungai Belayan yang mengalir dari Desa Lamin Telihan di hulu sungai hingga Desa Semayang di hilir sungai dengan lebar sungai antar meter dan kedalaman 3-10 meter. Dari sungai tersebut, terdapat pula satu anak sungai, yaitu Sungai Kahala dengan kedalaman 3-4 meter dan lebar 2-6 meter. Selain itu, terdapat juga tiga danau, yaitu Danau Semayang (2.593 hektar), Berambai (1.322 hektar), dan Rabok (973 hektar) Iklim Berdasar letak geografisnya, Kecamatan Kenohan beriklim tropis basah dengan rata-rata curah hujan per bulannya 203,92 mm dan rata-rata hari hujan berkisar 8 hari per bulan di tahun Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember yaitu sebanyak 585 mm dengan 21 hari hujan selama sebulan, sedangkan curah hujan terendah terjadi pada bulan Oktober yaitu sebanyak 34 mm dengan 3 hari hujan selama sebulan. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

18 Geografi dan Iklim Gambar 1.1 Peta Kecamatan Kenohan Dalam Kabupaten Kutai Kartanegara Kecamatan Kenohan Dalam Angka

19 Geografi dan Iklim Tabel 1.1 Letak, Batas, dan Luas Kecamatan Kenohan 1. Letak Antara BT BT dan LU LS 2. Batas Utara Kecamatan Kembang Janggut Timur Kecamatan Muara Kaman Selatan Kecamatan Kota Bangun Barat Kabupaten Kutai Barat 3. Luas 1 302,20 km 2 Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

20 Geografi dan Iklim Tabel 1.2 Luas Desa/Kelurahan di Kecamatan Kenohan Desa/Kelurahan Luas (km 2 ) Persentase (%) Keterangan [1] [2] [3] [4] 1. Semayang 162,59 12,49 Desa 2. Tubuhan 140,21 10,77 Desa 3. Teluk Muda 153,64 11,80 Desa 4. Tuana Tuha 192,42 14,78 Desa 5. Kahala 169,85 13,04 Desa 6. Teluk Bingkai 171,54 13,17 Desa 7. Lamin Pulut 129,77 9,97 Desa 8. Lamin Telihan 146,18 11,23 Desa 9. Kahala Ilir 36,00 2,76 Desa Jumlah 1 302,20 100,00 Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

21 Geografi dan Iklim Tabel 1.3 Jarak Ibukota Kecamatan ke Desa/kelurahan (km) Nama Ibukota Kecamatan Ke Desa/Kelurahan Jarak (kilometer) Jalan yang dilalui [1] [2] [3] [4] 1. Kahala Semayang 24,0 Sungai 2. Kahala Tubuhan 16,0 Sungai 3. Kahala Teluk Muda 22,0 Sungai dan darat 4. Kahala Tuana Tuha 9,0 Darat 5. Kahala Kahala 0.5 Darat 8. Kahala Teluk Bingkai 20,0 Sungai 9. Kahala Lamin Pulut 32,0 Sungai 10. Kahala Lamin Telihan 39,0 Sungai 11. Kahala Kahala Ilir 1,00 Darat Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

22 Geografi dan Iklim Tabel 1.4 Sungai di Kecamatan Kenohan Nama Sungai Panjang (kilometer) Seluruhnya Yang dapat dilayari Lebar (meter) Kisaran kedalaman (meter) [1] [2] [3] [4] [5] Belayan Kahala Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

23 Geografi dan Iklim Tabel 1.5 Danau di Kecamatan Kenohan Nama Danau Luas (hektar) [1] [2] Semayang Rabok 973 Berambai Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

24 Geografi dan Iklim Tabel 1.6 Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan Menurut Bulan, 2014 Bulan Curah Hujan (mm) Hari Hujan (hh) [1] [2] [3] 1. Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Rata-rata , ,92 12 Sumber : Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kutai Kartanegara Kecamatan Kenohan Dalam Angka

25 BAB II

26 Pemerintahan BAB 2. PEMERINTAHAN 2.1. Wilayah Administratif Wilayah kecamatan kenohan terdiri dari 9 desa, 2 dusun dan 85 rukun tetangga (RT). Dari kesembilan desa tersebut, desa yang memiliki dusun, yaitu Desa Tuana Tuha dan Lamin Telihan. Desa yang memiliki RT terbanyak adalah Desa Tuana Tuha dengan jumlah sebanyak 15 RT, sedangkan desa memiliki jumlah RT paling sedikit adalah Desa Lamin Pulut dengan jumlah sebanyak 3 RT Sumber Daya Manusia Pusat pemerintahan Kecamatan Kenohan terletak di Desa Kahala yang mana merupakan pusat berbagai dinas/instansi tingkat kecamatan berada, seperti: Kantor Camat, UPTD Pendidikan, UPTD Pertanian, KUA, Puskesmas, PDAM, dll. Adapun pegawai di seluruh dinas/instansi tersebut berjumlah 286 orang dengan rincian 192 orang pegawai negeri sipil (PNS) dan 94 orang bukan PNS, sedangkan pegawai di tingkat desa berjumlah 293 orang dengan rincian 182 orang PNS dan 111 orang bukan PNS. Selain itu, seluruh desa di Kecamatan Kenohan juga dilengkapi dengan anggota perlindungan masyarakat (linmas) sebanyak 96 orang yang terdiri dari 90 orang linmas yang belum terlatih dan 6 orang linmas yang telah mengikuti pendidikan. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

27 Pemerintahan Grafik 2.1 Jumlah Pegawai di Tingkat Desa/Kelurahan Menurut Jenisnya, 2014 Kecamatan Kenohan Dalam Angka

28 Pemerintahan Tabel 2.1 Jumlah Dusun dan Rukun Tetangga (RT) Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan Dusun Rukun Tetangga [1] [2] [3] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir - 8 Jumlah Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

29 Pemerintahan Tabel 2.2 Jumlah Pegawai di Tingkat Kecamatan Menurut Instansi dan Jenisnya, 2014 Instansi PNS Bukan PNS Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Kantor Camat *) *) *) 2. Dinas Pendidikan *) *) *) 3. KUA *) *) *) 4. Dinas Pertanian *) *) *) 5. Puskesmas *) *) *) 6. SDN *) *) *) 7. PDAM *) - *) 8. TK SMA *) *) *) Jumlah Sumber : Kantor Camat Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

30 Pemerintahan Tabel 2.3 Jumlah Pegawai di tingkat Desa/Kelurahan Menurut Jenisnya, 2014 Desa/Kelurahan PNS Bukan PNS Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir 1-1 Jumlah Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

31 Pemerintahan Tabel 2.4 Jumlah Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Menurut Desa/Kelurahan dan Klasifikasi Pendidikan, 2014 Desa/Kelurahan Belum Terlatih Latsar Kalak A Kalak B P B A Suskapin Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

32 BAB III Kecamatan Kenohan Dalam Angka 2015

33 BAB 3. PENDUDUK Sasaran utama pembangunan nasional secara umum, dan Kecamatan Kenohan secara khusus adalah menyangkut kesejahteraan rakyat sebagaiman telah dicanangkan dalam setiap program pemerintah. Oleh sebab itu, data mengenai kependudukan sangatlah diperlukan sebagai bahan perencanaan dan evaluasi pembangunan. Penduduk Kecamatan Kenohan pada tahun 2014 tercatat sebanyak orang yang terdiri dari laki-laki (52%) dan perempuan (48%) yang tersebar di sembilan desa. Data jumlah penduduk ini diperoleh dari laporan administrasi kependudukan desa. Secara umum pesebaran penduduk di Kecamatan Kenohan dapat dikatakan cukup merata di setiap desa. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di Desa Tuana Tuha dengan jumlah penduduk mencapai orang (22,87%), sedangkan yang paling sedikit penduduknya adalah Desa Lamin Pulut dengan jumlah penduduk sebanyak 369 orang (3,14%). Kecamatan Kenohan Dalam Angka

34 Grafik 3.1 Persentase Penduduk Kecamatan Kenohan Menurut Jenis Kelamin, 2014 Grafik 3.2 Penduduk Kecamatan Kenohan Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, 2013 Kecamatan Kenohan Dalam Angka

35 Secara keseluruhan, rata-rata kepadatan penduduk di Kecamatan Kenohan sekitar 9 orang per kilometer persegi atau 3 rumah tangga per kilometer persegi. Desa yang paling padat penduduknya adalah Desa Kahala Ilir dengan kepadatan sekitar 30 orang per kilometer persegi atau 8 rumah tangga per kilometer persegi. Desa yang paling jarang penduduknya, yaitu Desa Lamin Pulut dengan kepadatan sekitar 3 orang per kilometer persegi. Perlu ditegaskan, bahwa desa dengan jumlah penduduk terbanyak belum tentu memiliki kepadatan penduduk yang besar, demikian juga sebaliknya. Seperti pada umumnya yang terjadi di wilayah Kalimantan Timur dimana penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan, hal ini juga terjadi di Kecamatan Kenohan. Dapat dilihat dari rasio jenis kelamin secara keseluruhan yang melebihi 100, yaitu 110,10. Angka ini dapat diartikan bahwa dalam setiap 100 penduduk perempuan, terdapat 110 penduduk laki-laki. Kejadian ini dapat dimaklumi karena banyaknya pendatang yang sebagian besar adalah laki-laki yang ingin mencari pekerjaan di Kecamatan Kenohan. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

36 Tabel 3.1 Jumlah Penduduk Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, 2014 Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

37 Tabel 3.2 Luas Wilayah, Jumlah Rumah Tangga, Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan Luas Wilayah (km 2 ) Rumah Tangga Penduduk Ruta Kepadatan Penduduk (km 2 ) (km 2 ) [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang 162, ,28 8,88 2. Tubuhan 140, ,98 7,64 3. Teluk Muda 153, ,33 4,75 4. Tuana Tuha 192, ,50 13,95 5. Kahala 169, ,90 9,64 6. Teluk Bingkai 171, ,52 5,05 7. Lamin Pulut 129, ,72 2,84 8. Lamin Telihan 146, ,71 12,68 9. Kahala Ilir 36, ,28 8,88 Jumlah , ,62 9, , ,61 9,17 Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

38 Tabel 3.3 Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah Rasio Jenis Kelamin [1] [2] [3] [4] [5] 1. Semayang ,46 2. Tubuhan ,06 3. Teluk Muda ,06 4. Tuana Tuha ,42 5. Kahala ,48 6. Teluk Bingkai ,30 7. Lamin Pulut ,79 8. Lamin Telihan ,12 9. Kahala Ilir ,31 Jumlah , ,54 Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

39 Tabel 3.4 Jumlah Kelahiran Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, 2014 Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Semayang *) *) *) 2. Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha *) *) *) 5. Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan *) *) *) 9. Kahala Ilir Jumlah 2014 *) *) *) Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

40 Tabel 3.5 Jumlah Kematian Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, 2014 Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Semayang *) Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha *) *) *) 5. Kahala Teluk Bingkai *) *) *) 7. Lamin Pulut *) *) *) 8. Lamin Telihan *) *) *) 9. Kahala Ilir Jumlah 2014 *) *) *) Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

41 Tabel 3.6 Jumlah Penduduk yang Datang Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, 2014 Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha *) *) *) 5. Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan *) *) *) 9. Kahala Ilir Jumlah 2014 *) *) *) Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

42 Tabel 3.7 Jumlah Penduduk yang Pergi Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kelamin, 2014 Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah [1] [2] [3] [4] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha *) *) *) 5. Kahala Teluk Bingkai *) *) *) 7. Lamin Pulut *) *) *) 8. Lamin Telihan *) *) *) 9. Kahala Ilir Jumlah 2014 *) *) *) Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

43 BAB IV Kecamatan Kenohan Dalam Angka

44 Sosial BAB 4. SOSIAL 4.1. Pendidikan Pendidikan merupakan salah satu indikator untuk mengetahui tingkat kemajuan suatu daerah. Pendidikan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berperan penting dalam pembangunan. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa. Secara nasional, pendidikan di Indonesi diselenggarakan oleh dua pihak, yaitu pemerintah dan swasta. Untuk menyukseskan program wajib belajar 12 tahun seperti yang dicanangkan pemerintah, kini telah dibangun sarana pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat menengah atas. Sarana pendidikan di Kecamatan Kenohan sebagian sudah merata hampir ke seluruh desa dan sebagian lagi belum merata ke seluruh desa. Pada tahun 2013, di Kecamatan Kenohan terdapat 7 taman kanak-kanak (TK), antara lain: 1 TK di Desa Semayang, 1 TK di Desa Tubuhan, 1 TK di Desa Teluk Muda, 2 TK di Desa Tuana Tuha, 1 TK di Desa Kahala, dan 1 TK di Desa Lamin Telihan. Untuk sarana pendidikan tingkat dasar, di Kecamatan Kenohan terdapat 14 sekolah dasar (SD) negeri yang tersebar di hampir seluruh desa. Hanya Desa Kahala Ilir yang belum memiliki fasilitas ini karena merupakan desa pemekaran dari Desa Kahala dan letaknya juga Kecamatan Kenohan Dalam Angka

45 Sosial masih berdekatan, sehingga anak-anak usia sekolah bisa bersekolah di sana. Untuk sarana pendidikan tingkat menengah pertama, di Kecamatan Kenohan terdapat 4 sekolah menengah pertama (SMP) negeri, dan 1 madrasah tsanawiyah (MTs) negeri. SMP negeri terletak di Desa Tubuhan, Tuana Tuha, Kahala, dan Lamin Telihan. Sedangkan MTs negeri terletak di Desa Semayang. Selain itu, terdapat pula 1 sekolah menengah atas (SMA) negeri yang terletak di Desa Kahala, 1 sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Desa Tuana Tuha, dan 1 sekolah Madrasah Aliyah (MA) di Desa Semayang. Jumlah murid dan guru SD Negeri di Kecamatan Kenohan, yaitu murid dan 166 guru. Sedangkan jumlah murid dan guru SMA negeri, yaitu 152 murid dan 9 guru. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

46 Sosial Grafik 4.1 Banyaknya Sekolah di Kecamatan Kenohan Menurut Desa/Kelurahan, Kesehatan Demi meningkatkan kualitas kesehatan penduduk, pemerintah berupaya menyediakan sarana dan prasarana yang disertai tenaga kesehatan professional yang memadai, baik secara kualitas maupun kuantitas. Upaya ini diarahkan agar proses pelayanan kesehatan dapat terjangkau oleh masyarakat baik secara biaya maupun dari segi lokasi pelayanan. Pada tahun 2014, sarana yang tersedia di Kecamatan Kenohan, yaitu 1 unit puskesmas yang terletak di ibukota kecamatan (Desa Kahala) dan 6 unit puskesmas pembantu yang tersebar di Desa Semayang, Tubuhan, Teluk Muda, Tuana Tuha, Teluk Bingkai, dan Lamin Telihan. Sedangkan jumlah tenaga kesehatan yang ada di Kecamatan Kenohan Dalam Angka

47 Sosial Kecamatan Kenohan, yaitu 1 orang dokter umum, 11 orang bidan, dan 78 orang tenaga medis lainnya. Grafik 4.2 Sarana dan Prasarana Kesehatan di Kecamatan Kenohan Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Sementara itu, untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk pemerintah mencanangkan program keluarga berencana (KB) dengan memberikan sarana pelayanan dan prasarana yang memadai. Di Kecamatan Kenohan terdapat pasangan usia subur (PUS). Dari banyaknya pasangan usia subur akan terlihat tingkat kelahiran yang akan terjadi. Untuk menunjang program keluarga berencana di Kecamatan Kenohan, pemerintah telah menyediakan fasilitas antara lain 9 PPKBD. Dari akseptor aktif, tercatat alat kontrasepsi berupa Kecamatan Kenohan Dalam Angka

48 Sosial suntik dan pil paling banyak diminati, karena paling mudah dan dari segi biaya cukup terjangkau. Grafik 4.3 Persentase Akseptor Aktif Menurut Pemakaian Alat Kontrasepsi, Kriminalitas Kriminalitas menggambarkan terjadinya ketimpangan kehidupan sosial di masyarakat, sekaligus merupakan fenomena sosial yang memerlukan penanganan yang serius. Tingkat kriminalitas yang terjadi dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Tindakan kriminalitas yang terjadi dapat berupa pencurian, perampokan, penipuan, pembunuhan, dan sebagainya. Pada tahun 2014, ada 12 kasus yang dilaporkan dan 7 kasusu yang diselesaikan. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

49 Sosial 4.4. Agama Sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, negara menjamin kebebasan bagi warganya untuk memeluk agama dan menjalankan keyakinan sesuai agama dan kepercayaannya masing masing. Pembinaan kehidupan beragama diharapkan dapat menciptakan kerukunan antar umat beragama sehingga diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah sosial yang timbul di masyarakat. Sebagian besar penduduk di Kecamatan Kenohan beragama Islam, yaitu orang (73,68%), sisanya adalah penganut agama Kristen Protestan sebanyak orang (26,32%). Untuk melakukan ibadah maupun pembinaan keagamaan, pemerintah serta masyarakat setempat mendirikan berbagai sarana ibadah. Pada tahun 2014, sarana ibadah yang terdapat di Kecamatan Kenohan antara lain 7 masjid, 11 langgar, dan 4 gereja Protestan. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

50 Sosial Grafik 4.4 Persentase Penduduk Kecamatan Kenohan Menurut Agama, Sosial Lainnya Perihal data sosial, pada tahun 2014 tercatat jumlah pernikahan sebanyak 77 pasangan yang berhasil ditangani oleh KUA Kecamatan Kenohan. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

51 Sosial Tabel 4.1 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan 1 *) 2 *) 2 3. Teluk Muda Tuana Tuha ,50 5. Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan 1 *) *) *) *) 9. Kahala Ilir Jumlah *) *) *) *) *) 22 *) 2 Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

52 Sosial Tabel 4.2 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Dasar (SD) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

53 Sosial Tabel 4.3 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Dasar (SD) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2014/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada SD Swasta di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

54 Sosial Tabel 4.4 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada MI Negeri di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

55 Sosial Tabel 4.5 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada MI Swasta di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

56 Sosial Tabel 4.6 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan 1 *) 7 *) 7 3. Teluk Muda Tuana Tuha 1 *) 13 *) Kahala 1 *) *) *) *) 6. Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan 1 *) *) *) *) 9. Kahala Ilir Jumlah *) *) *) *) *) *) *) *) Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

57 Sosial Tabel 4.7 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada SMP Swasta di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

58 Sosial Tabel 4.8 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang 1 *) 13 *) Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah *) 13 *) *) 11 *) 11 Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

59 Sosial Tabel 4.9 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada MTs Swasta di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

60 Sosial Tabel 4.10 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

61 Sosial Tabel 4.11 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada SMA Swasta di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

62 Sosial Tabel 4.12 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Negeri di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada MA Negeri di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

63 Sosial Tabel 4.13 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Swasta di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang 1 *) *) *) *) 2. Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah *) *) *) *) *) *) *) *) Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

64 Sosial Tabel 4.14 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: Tidak ada SMK Negeri di Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

65 Sosial Tabel 4.15 Jumlah Sekolah, Murid, Guru, dan Rata-Rata Murid dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Sekolah Murid Guru Rata-Rata Tiap Sekolah Murid Guru [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha 1 *) Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah *) Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

66 Sosial Tabel 4.16 Jumlah Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang Lulus Ujian Akhir Nasional (UAN) di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Peserta SMA Negeri Lulus SMA Swasta Persentase (%) Peserta Lulus Persentase (%) [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala *) *) *) Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah 2014 *) *) *) Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

67 Sosial Tabel 4.17 Jumlah Murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang Lulus Ujian Akhir Nasional (UAN) di Lingkungan Dinas Pendidikan Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Peserta SMK Negeri Lulus SMK Swasta Persentase (%) Peserta Lulus Persentase (%) [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : UPTD Pendidikan Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

68 Sosial Tabel 4.18 Jumlah Murid Madrasah Aliyah (MA) yang Lulus Ujian Akhir Nasional (UAN) di Lingkungan Departemen Agama Menurut Desa/Kelurahan, 2013/2014 Desa/Kelurahan Peserta MA Negeri Lulus MA Swasta Persentase (%) Peserta Lulus Persentase (%) [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] 1. Semayang *) *) *) 2. Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah *) *) *) *) *) *) Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

69 Sosial Tabel 4.19 Jumlah PUS dan Akseptor Keluarga Berencana (KB) Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan PUS Aktif Akseptor Baru [1] [2] [3] [4] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Puskesmas Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

70 Sosial Tabel 4.20 Jumlah Akseptor Aktif Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan, 2014 Desa/Kelurahan IUD MOW Susuk KB Suntik Pil Kondom Lainnya Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Puskesmas Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

71 Sosial Tabel 4.21 Jumlah Akseptor Baru Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan, 2014 Desa/Kelurahan IUD MOW Susuk KB Suntik Pil Kondom Lainnya Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Puskesmas Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data tidak tersedia Kecamatan Kenohan Dalam Angka

72 Sosial Tabel 4.22 Jumlah Sarana Keluarga Berencana (KB) Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan PPKBD PPLKB/PLKB [1] [2] [3] 1. Semayang 1-2. Tubuhan 1-3. Teluk Muda 1-4. Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai 1-7. Lamin Pulut 1-8. Lamin Telihan 1-9. Kahala Ilir 1 - Jumlah Sumber : Puskesmas Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

73 Sosial Tabel 4.23 Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Polindes Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan Puskesmas Puskesmas Pembantu [1] [2] [3] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala 1-6. Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir - - Jumlah Sumber : Puskesmas Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

74 Sosial Tabel 4.24 Jumlah Petugas Kesehatan Menurut Desa/Kelurahan dan Jenisnya, 2014 Desa/Kelurahan Dokter Umum Dokter Gigi Bidan Para Medis Lainnya [1] [2] [3] [4] [5] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Puskesmas Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

75 Sosial Tabel 4.25 Jumlah Peristiwa Kejahatan yang Dilaporkan dan Diselesaikan Menurut Bulan, 2014 Bulan Dilaporkan Diselesaikan [1] [2] [3] 1. Januari *) *) 2. Februari *) *) 3. Maret *) *) 4. April *) *) 5. Mei *) *) 6. Juni *) *) 7. Juli *) *) 8. Agustus *) *) 9. September *) *) 10. Oktober *) *) 11. November *) *) 12. Desember *) *) Jumlah Sumber : Polres Kukar Keterangan: *) Data hanya jumlahnya saja Kecamatan Kenohan Dalam Angka

76 Sosial Tabel 4.26 Jumlah Sarana Ibadah Menurut Desa/Kelurahan dan Jenisnya, 2014 Desa/Kelurahan Mesjid Gereja Gereja Katholik Protestan Pura Vihara Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

77 Sosial Tabel 4.27 Jumlah Sarana Ibadah Agama Islam Menurut Desa/Kelurahan dan Jenisnya, 2014 Desa/Kelurahan Mesjid Langgar Musholla Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

78 Sosial Tabel 4.28 Jumlah Penduduk Menurut Desa/Kelurahan dan Agama, 2014 Desa/Kelurahan Islam Kristen Kristen Protestan Katholik Hindu Budha Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

79 Sosial Tabel 4.29 Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk Menurut Desa/Kelurahan, 2014 Desa/Kelurahan Nikah Talak Cerai Rujuk [1] [2] [3] [4] [5] 1. Semayang *) Tubuhan 3. Teluk Muda 4. Tuana Tuha 5. Kahala 6. Teluk Bingkai 7. Lamin Pulut 8. Lamin Telihan 9. Kahala Ilir *) *) *) *) *) *) *) *) Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data hanya jumlahnya saja Kecamatan Kenohan Dalam Angka

80 Sosial Tabel 4.30 Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk Menurut Bulan, 2014 Desa/Kelurahan Nikah Talak Cerai Rujuk [1] [2] [3] [4] [5] 1. Januari *) *) Februari *) *) Maret *) *) April *) *) Mei *) *) Juni *) *) Juli *) *) Agustus *) *) September *) *) Oktober *) *) November *) *) Desember *) *) - - Jumlah Sumber : KUA Kecamatan Kenohan Keterangan: *) Data hanya jumlahnya saja Kecamatan Kenohan Dalam Angka

81 Sosial Tabel 4.31 Jumlah Karang Taruna Menurut Desa/Kelurahan dan Tingkat Perkembangan, 2014 Desa/Kelurahan Tumbuh Maju Berkembang Percontohan Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Kantor Camat Kenohan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

82 Sosial Tabel 4.32 Jumlah Penyandang Cacat Menurut Desa/Kelurahan dan Jenis Kecacatan, 2014 Desa/Kelurahan Netra Wicara/ Rungu Tubuh Mental Jumlah [1] [2] [3] [4] [5] [6] 1. Semayang Tubuhan Teluk Muda Tuana Tuha Kahala Teluk Bingkai Lamin Pulut Lamin Telihan Kahala Ilir Jumlah Sumber : Kantor Desa yang bersangkutan Kecamatan Kenohan Dalam Angka

83 BAB V

84 Pertanian BAB 5. PERTANIAN 5.1. Tanaman Pangan Pertanian tanaman pangan merupakan salah satu subsektor dari sektor pertanian. Subsektor pertanian tanaman pangan mencakup tanaman padi (padi sawah dan padi ladang), palawija (jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau) serta hortikultura (buah buahan dan sayur-sayuran). Pada umumnya, di Kecamatan Kenohan kebanyakan mengusahakan padi ladang sehingga tidak semua desa mempunyai potensi padi sawah. Pada tahun 2014, total produksi padi sawah yang dihasilkan mencapai 1.924,03 ton dengan luas panen 4922 hektar. Adapun desa yang mengusahakan padi sawah, antara lain: Desa Teluk Muda, Tuana Tuha, Kahala, dan Kahala Ilir. Untuk padi ladang, total produksi yang dihasilkan selama tahun 2014, yaitu 440,04 ton dengan luas panen 146 hektar. Produksi padi ladang paling banyak dihasilkan oleh Desa Lamin Telihan. Sedangkan Desa Semayang, dan Tubuhan sama sekali tidak mengusahakan padi ladang. Kecamatan Kenohan Dalam Angka

85 Pertanian Grafik 5.1 Luas Panen Padi Sawah dan Padi Ladang (hektar), Grafik 5.2 Produksi Padi Sawah dan Padi Ladang (ton), Kecamatan Kenohan Dalam Angka

KECAMATAN KEMBANG JANGGUT DALAM ANGKA 2015

KECAMATAN KEMBANG JANGGUT DALAM ANGKA 2015 KECAMATAN KEMBANG JANGGUT DALAM ANGKA 2015 Nomor Publikasi : 6403.92860.15.17 Katalog BPS : 1102001.6403170 Ukuran Buku: 14,8 cm x 21,0 cm Jumlah Halaman: xiii + 109 Naskah: Seksi Integrasi Pengolahan

Lebih terperinci

BAB IV SOSIAL BUDAYA A. PENDIDIKAN

BAB IV SOSIAL BUDAYA A. PENDIDIKAN A. PENDIDIKAN BAB IV SOSIAL BUDAYA Pendidikan merupakan salah satu unsur terpenting dalam pembangunan, karena dengan pendidikan masyarakat akan semakin cerdas yang selanjutnya akan membentuk Sumber Daya

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. dengan Kecamatan Ujung Tanah di sebelah utara, Kecamatan Tallo di sebelah

BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. dengan Kecamatan Ujung Tanah di sebelah utara, Kecamatan Tallo di sebelah BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN IV.1 Gambaran Umum Kecamatan Biringkanaya IV.1.1 Keadaan Wilayah Kecamatan Biringkanaya merupakan salah satu dari 14 Kecamatan di kota Makassar dengan luas wilayah 48,22

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Tarai Bangun adalah nama suatu wilayah di Kecamatan Tambang

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Tarai Bangun adalah nama suatu wilayah di Kecamatan Tambang 28 BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Desa Tarai Bangun Desa Tarai Bangun adalah nama suatu wilayah di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar yang menurut sejarah berdirinya adalah melalui pemekaran

Lebih terperinci

Tabel 1.1. Letak geografi dan administratif Kota Balikpapan. LS BT Utara Timur Selatan Barat. Selat Makasar

Tabel 1.1. Letak geografi dan administratif Kota Balikpapan. LS BT Utara Timur Selatan Barat. Selat Makasar KOTA BALIKPAPAN I. KEADAAN UMUM KOTA BALIKPAPAN 1.1. LETAK GEOGRAFI DAN ADMINISTRASI Kota Balikpapan mempunyai luas wilayah daratan 503,3 km 2 dan luas pengelolaan laut mencapai 160,1 km 2. Kota Balikpapan

Lebih terperinci

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan

Profil Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Provinsi Sumatera Selatan 1 A. GAMBARAN UMUM 1. Nama Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 2. Permukiman Transmigrasi Simpang Tiga SP 3 Terletak di Kawasan a. Jumlah Transmigran (Penempatan) Penempata 2009 TPA : 150 KK/563

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH 2.1. Aspek Geografi dan Demografi 2.1.1. Aspek Geografi Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu Kabupaten dalam Provinsi Sumatera Selatan yang secara geografis terletak

Lebih terperinci

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam.

selama 12 jam. Pendapatan mereka rataratanya 1.5 juta rupiah sebulan. Saat ini, mata Nelayan 1.000.000 kerja masyarakat adalah nelayan selama 4 jam. Datar Luas Gambaran Umum Desa Datar Luas terletak di Kecamatan Krueng Sabee dengan luas 1600 Ha terdiri dari tiga dusun yaitu Dusun Makmur Jaya, Dusun Damai dan Dusun Subur. Desa yang dipimpin oleh Andalan

Lebih terperinci

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga

BAB III KONDISI UMUM. 3.1. Geografis. Kondisi Umum 14. Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau Bintan dan Kabupaten Lingga Orientasi Pra Rekonstruksi Kawasan Hutan di Pulau dan Kabupaten Lingga BAB III KONDISI UMUM 3.1. Geografis Wilayah Kepulauan Riau telah dikenal beberapa abad silam tidak hanya di nusantara tetapi juga

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG A. GEOGRAFI Kota Bandung merupakan Ibu kota Propinsi Jawa Barat yang terletak diantara 107 36 Bujur Timur, 6 55 Lintang Selatan. Ketinggian tanah 791m di atas permukaan

Lebih terperinci

KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006

KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 Katalog BPS : 1403.5371040 KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 Pantai Lasiana BADAN PUSAT STATISTIK KOTA KUPANG KECAMATAN KELAPA LIMA DALAM ANGKA 2005/2006 No. Publikasi : 5371.0504 Katalog BPS

Lebih terperinci

DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN. Bab I Pendahuluan I-1

DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN. Bab I Pendahuluan I-1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN i iii v vii Bab I Pendahuluan I-1 1.1. Latar Belakang I-1 1.2. Maksud dan Tujuan I-2 1.3. Dasar Hukum I-3 1.4. Hubungan Antar Dokumen I-6

Lebih terperinci

Analisis Tingkat Partisipasi Pendidikan Siswa Madrasah

Analisis Tingkat Partisipasi Pendidikan Siswa Madrasah Analisis Tingkat Partisipasi Pendidikan Siswa Madrasah Oleh : Ir Zainal Achmad, M.Si 1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Pendidikan merupakan indikator utama pembangunan dan kualitas SDM suatu bangsa. Salah

Lebih terperinci

BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG

BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG BADAN KB DAERAH KABUPATEN EMPAT LAWANG BIODATA NAMA SULNI, SH TTL TANJUNG BERINGIN, 6 JUNI 1965 ALAMAT PERUMNAS GRIYA TEBING PRATAMA BLOK A NO 16 KABUPATEN EMPAT LAWANG JABATAN KEPALA BKBD KABUPATEN EMPAT

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Kecamatan Tanjung Karang Pusat sebelumnya merupakan bagian dari wilayah

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Kecamatan Tanjung Karang Pusat sebelumnya merupakan bagian dari wilayah 39 BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Kecamatan Tanjung Karang Pusat sebelumnya merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Tanjung Karang Barat dengan pusat pemerintahannya berkedudukan di Bambu Kuning

Lebih terperinci

Panduan Pengisian Data Pokok Universitas Negeri Semarang Tahun 2015

Panduan Pengisian Data Pokok Universitas Negeri Semarang Tahun 2015 Panduan Pengisian Data Pokok Universitas Negeri Semarang Tahun 2015 Berdasarkan Pengumuman Rektor Nomor 3673/UN37/DT/2015 tentang Registrasi Administratif Calon Mahasiswa Baru Universitas Negeri Semarang

Lebih terperinci

DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN... 1. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Menurut Eselon Dalam

DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN... 1. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Menurut Eselon Dalam DAFTAR ISI DAFTAR ISI... i - vii BAB I. PENDAHULUAN... Tabel. Tabel.2 Tabel.3 Tabel.4 Tabel.5 Tabel.6 Tabel.7. Tabel.8. Tabel.9. Luas Daerah dan Banyaknya Dusun /Lingkungan, RW dan RT 2006... 4 Frekwensi

Lebih terperinci

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan

Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan Identifikasi Desa Dalam Kawasan Hutan 2007 Kerja sama Pusat Rencana dan Statistik Kehutanan, Departemen Kehutanan dengan Direktorat Statistik Pertanian, Badan Pusat Statistik Jakarta, 2007 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN JEPARA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN JEPARA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN JEPARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a bahwa dalam rangka mengoptimalkan

Lebih terperinci

SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT

SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT A.UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK Salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah pelayanan kesehatan dasar. UU no.3 tahun 2009 tentang

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013

DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 DATA DAN INFORMASI PEKERJA USIA MUDA AGUSTUS 2013 PUSAT DATA DAN INFORMASI KETENAGAKERJAAN Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2014 TIM PENYUSUN Pembina

Lebih terperinci

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU 189 Prosiding Seminar Nasional Budidaya Pertanian Urgensi dan Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bengkulu 7 Juli 2011 ISBN 978-602-19247-0-9 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI, HARGA PRODUSEN GABAH DAN HARGA BERAS DI PENGGILINGAN

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI, HARGA PRODUSEN GABAH DAN HARGA BERAS DI PENGGILINGAN BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 26/5/32/Th XVII, 4 Mei 2015 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI, HARGA PRODUSEN GABAH DAN HARGA BERAS DI PENGGILINGAN NILAI TUKAR PETANI APRIL 2015 SEBESAR 102,78 (2012=100) Nilai

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i vii xii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... I-1 1.2 Dasar Hukum Penyusunan... I-2 1.3 Hubungan Antar Dokumen... I-4 1.3.1 Hubungan RPJMD

Lebih terperinci

IKHTISAR DATA PENDIDIKAN TAHUN 2011/2012

IKHTISAR DATA PENDIDIKAN TAHUN 2011/2012 IKHTISAR DATA PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SEKRETARIAT JENDERAL PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN 2012 Alamat : JL. Jenderal Sudirman, Kompleks Kemeneterian Pendidikan dan Kebudayaan

Lebih terperinci

BAB III PRAKTEK USAHA PERSEWAAN MOBIL DI DUSUN BUARAN KEBOGUYANG KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO

BAB III PRAKTEK USAHA PERSEWAAN MOBIL DI DUSUN BUARAN KEBOGUYANG KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO BAB III PRAKTEK USAHA PERSEWAAN MOBIL DI DUSUN BUARAN KEBOGUYANG KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO A. Sekilas Desa Keboguyang 1. Keadaan Geografis Desa Keboguyang adalah salah satu Desa yang berada di

Lebih terperinci

4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;

4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan; /b PERATURAN GUBISBNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBLfKOTA JAKARTA NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2012 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk memacu

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Besar

Profil Kabupaten Aceh Besar Ibukota Batas Daerah Profil Kabupaten Aceh Besar : Jantho : Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka, Kota Sabang dan Kota Banda Aceh Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Aceh Jaya Sebelah Barat

Lebih terperinci

Kondisi Geografis. Keadaan Iklim

Kondisi Geografis. Keadaan Iklim Kondisi Geografis Kota Tangerang Selatan terletak di bagian timur Provinsi Banten dan secara administratif terdiri dari 7 (tujuh) kecamatan, 49 (empat puluh sembilan) kelurahan dan 5 (lima) desa dengan

Lebih terperinci

BAB V PEMBAHASAN. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 270 sampel di wilayah usaha

BAB V PEMBAHASAN. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 270 sampel di wilayah usaha 69 BAB V PEMBAHASAN 5.1 Pemakaian Air Bersih 5.1.1 Pemakaian Air Untuk Domestik Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap sampel di wilayah usaha PAM PT. TB, menunjukkan bahwa pemakaian air bersih

Lebih terperinci

Indikator Kesejahteraan Rakyat 2014

Indikator Kesejahteraan Rakyat 2014 Kabupaten Pinrang 1 Kabupaten Pinrang 2 Kata Pengantar I ndikator Kesejahteraan Rakyat (Inkesra) Kabupaten Pinrang tahun 2013 memuat berbagai indikator antara lain: indikator Kependudukan, Keluarga Berencana,

Lebih terperinci

Dampak Banjir Terhadap Inflasi

Dampak Banjir Terhadap Inflasi Dampak Banjir Terhadap Inflasi Praptono Djunedi, Peneliti Badan Kebijakan Fiskal Siapa yang merusak harga pasar hingga harga itu melonjak tajam, maka Allah akan menempatkannya di dalam neraka pada hari

Lebih terperinci

Imelda Erman, Yeni Elviani Dosen Prodi Keperawatan Lubuklinggau Politeknik Kesehatan Palembang ABSTRAK

Imelda Erman, Yeni Elviani Dosen Prodi Keperawatan Lubuklinggau Politeknik Kesehatan Palembang ABSTRAK HUBUNGAN PARITAS DAN SIKAP AKSEPTOR KB DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI KELURAHAN MUARA ENIM WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2012 Imelda Erman, Yeni Elviani

Lebih terperinci

BAB II KONDISI UMUM DAERAH

BAB II KONDISI UMUM DAERAH BAB II KONDISI UMUM DAERAH 2.1. Kondisi Geografi dan Demografi Kota Bukittinggi Posisi Kota Bukittinggi terletak antara 100 0 20-100 0 25 BT dan 00 0 16 00 0 20 LS dengan ketinggian sekitar 780 950 meter

Lebih terperinci

Warta Kebijakan. Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang. Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan tata ruang. Perencanaan Tata Ruang

Warta Kebijakan. Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang. Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan tata ruang. Perencanaan Tata Ruang No. 5, Agustus 2002 Warta Kebijakan C I F O R - C e n t e r f o r I n t e r n a t i o n a l F o r e s t r y R e s e a r c h Tata Ruang dan Proses Penataan Ruang Tata Ruang, penataan ruang dan perencanaan

Lebih terperinci

LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI

LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI BAB III LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI PENGEMBANGAN PROGRAM POSYANDU MANDIRI Atas dasar berbagai uraian tersebut, Posyandu masa depan harus secara sadar dikembangkan untuk pertama-tama menjadi

Lebih terperinci

PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA SEMENTARA TAHUN 2014)

PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA SEMENTARA TAHUN 2014) BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 19/03/32/Th. XVII, 2 Maret 2015 PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA SEMENTARA TAHUN ) PRODUKSI PADI TAHUN (ANGKA SEMENTARA) DIPERKIRAKAN TURUN 3,63 PERSEN PADI Menurut

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa sebagai tindak lanjut

Lebih terperinci

& ' ( # # )%# )%* +,- & ' ( + -./010 2 & ' ( % % $ (

& ' ( # # )%# )%* +,- & ' ( + -./010 2 & ' ( % % $ ( Profil Kecamatan Banjarwangi Kantor Kecamatan Alamat Kantor Kecamatan Nama Camat Jl. Raya Banjarwangi No. 123 Garut Drs. Dien Kusdinar, M. Si Peta Administratif Visi Dengan mengharap ridlho alloh SWT Banjarwangi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG HARGA JUAL ECERAN DAN KONSUMEN PENGGUNA JENIS BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG HARGA JUAL ECERAN DAN KONSUMEN PENGGUNA JENIS BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU PERATURAN PRESIDEN NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG HARGA JUAL ECERAN DAN KONSUMEN PENGGUNA JENIS BAHAN BAKAR MINYAK TERTENTU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a bahwa dengan mempertimbangkan

Lebih terperinci

Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Cirebon 2012 Kerjasama : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Cirebon Dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Cirebon

Lebih terperinci

PERATURAN BERSAMA ANTARA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN MENTERI AGAMA NOMOR 04/VI/PB/2011 NOMOR MA/111/2011 TENTANG

PERATURAN BERSAMA ANTARA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN MENTERI AGAMA NOMOR 04/VI/PB/2011 NOMOR MA/111/2011 TENTANG SALINAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BERSAMA ANTARA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN MENTERI AGAMA NOMOR 04/VI/PB/2011 NOMOR MA/111/2011

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT NOMOR : 9 TAHUN 2007 TENTANG PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN BUPATI PASAMAN BARAT Menimbang : a. Bahwa

Lebih terperinci

SOAL MATEMATIKA SD. Jawaban: 39.788 + 56.895 27.798 = 96.683 27.798 = 68.885 (B)

SOAL MATEMATIKA SD. Jawaban: 39.788 + 56.895 27.798 = 96.683 27.798 = 68.885 (B) SOAL MATEMATIKA SD. Hasil 39.788 + 56.895 7.798 adalah A. 68.875 B. 68.885 C. 68.975 D. 69.885 39.788 + 56.895 7.798 = 96.683 7.798 = 68.885 (B) Pengetahuan prasyarat Aturan Internasional operasi hitung

Lebih terperinci

Universitas Kristen Maranatha

Universitas Kristen Maranatha 45 KUESIONER PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU BERSALIN OLEH PARAJI TENTANG PERSALINAN AMAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIPAR KECAMATAN CITAMIANG KOTA SUKABUMI IDENTITAS RESPONDEN 1. Nama responden :

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

BUPATI SIGI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 10 TAHUN 2010 T E N T A N G

BUPATI SIGI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 10 TAHUN 2010 T E N T A N G BUPATI SIGI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 10 TAHUN 2010 T E N T A N G BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN SIGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SIGI,

Lebih terperinci

Berbagi Pengalaman Menghitung Potensi Kayu dan Karbon di Hutan Desa Talang Tembago

Berbagi Pengalaman Menghitung Potensi Kayu dan Karbon di Hutan Desa Talang Tembago Berbagi Pengalaman Menghitung Potensi Kayu dan Karbon di Hutan Desa Talang Tembago SAMSUN LEMBAGA PENGELOLA HUTAN DESA TALANG TEMBAGO Sekilas Pandang Desa Talang Tembago dan Usulan Hutan Desa Desa Talang

Lebih terperinci

RAKER GUBERNUR KALBAR HUT PEMDA KALBAR KE 53 KOORDINASI PEMANTAPAN PENYELENGGARAAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2010

RAKER GUBERNUR KALBAR HUT PEMDA KALBAR KE 53 KOORDINASI PEMANTAPAN PENYELENGGARAAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2010 RAKER GUBERNUR KALBAR HUT PEMDA KALBAR KE 53 KOORDINASI PEMANTAPAN PENYELENGGARAAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2010 Drs. Alexius Akim, MM. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Barat RAKOR GUBERNUR KALBAR

Lebih terperinci

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Empat Lawang Tahun 2013 sebanyak 41.675 rumah tangga

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Empat Lawang Tahun 2013 sebanyak 41.675 rumah tangga Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Empat Lawang Tahun 2013 sebanyak 41.675 rumah tangga Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum di Empat Lawang Tahun 2013 sebanyak 3 Perusahaan Jumlah perusahaan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI Lembar Judul. Lembar Pengesahan.... Daftar Isi... Daftar Tabel..... Daftar Gambar..... i ii iv vi BAB I PENDAHULUAN Hal 1.1 Latar Belakang.......... 7 1.2 Dasar Hukum......... 8 1.3 Hubungan

Lebih terperinci

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP.820/MEN/XII/2006 TENTANG PEDOMAN SIAP TERIMA PENEMPATAN (STP) TRANSMIGRAN

Lebih terperinci

Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, Pasal 18A, Pasal 18B, Pasal 20, dan Pasal 21 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, Pasal 18A, Pasal 18B, Pasal 20, dan Pasal 21 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN TANAH BUMBU DAN KABUPATEN BALANGAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

BOKS Perbatasan Kalimantan Barat Masih Perlu Perhatian Pemerintah Pusat Dan daerah

BOKS Perbatasan Kalimantan Barat Masih Perlu Perhatian Pemerintah Pusat Dan daerah BOKS Perbatasan Kalimantan Barat Masih Perlu Perhatian Pemerintah Pusat Dan daerah Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Sarawak (Malaysia) dengan

Lebih terperinci

BAB IV DISTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT

BAB IV DISTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT BAB IV DISTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT Pendapatan masyarakat yang merata, sebagai suatu sasaran merupakan masalah yang sulit dicapai, namun jabatan pekerjaan, tingkat pendidikan umum, produktivitas, prospek

Lebih terperinci

ANALISIS KEBUTUHAN JALAN DI KAWASAN KOTA BARU TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG

ANALISIS KEBUTUHAN JALAN DI KAWASAN KOTA BARU TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG bidang TEKNIK ANALISIS KEBUTUHAN JALAN DI KAWASAN KOTA BARU TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG MOHAMAD DONIE AULIA, ST., MT Program Studi Teknik Sipil FTIK Universitas Komputer Indonesia Pembangunan pada suatu

Lebih terperinci

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 8.032 rumah tangga

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 8.032 rumah tangga .1572 Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 8.032 rumah tangga Jumlah rumah tangga usaha pertanian milik sendiri di Kota Sungai Penuh Tahun 2013 sebanyak 6.603 rumah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain untuk minum, mandi dan mencuci, air bermanfaat juga sebagai sarana transportasi, sebagai sarana

Lebih terperinci

di kota tetap Balikpapan menjanjikan. Era ini (tahun milik setara Produksi ton atau Segar) ton CPO (Crude skala cukup luas saat Paser

di kota tetap Balikpapan menjanjikan. Era ini (tahun milik setara Produksi ton atau Segar) ton CPO (Crude skala cukup luas saat Paser Peluang Industri Komoditi Kelapaa Sawit di kota Balikpapan (Sumber : Dataa Badan Pusat Statistik Pusat dan BPS Kota Balikpapan dalam Angka 2011, balikpapan.go.id, www..grandsudirman.com dan berbagai sumber,

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI MARET 2015 INFLASI 0,09 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI MARET 2015 INFLASI 0,09 PERSEN BPS KABUPATEN BANYUWANGI No. 03/April/3510/Th.II, 03 April PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI MARET INFLASI 0,09 PERSEN Pada bulan Banyuwangi mengalami inflasi sebesar 0,09 persen, lebih

Lebih terperinci

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Batang Hari Tahun 2013

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Batang Hari Tahun 2013 i H.A.FATTAH,SH BUPATI BATANG HARI ii SINWAN,SH WAKIL BUPATI BATANG HARI iii Drs. H. ALI REDO SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN BATANG HARI iv Kata Pengantar Tahun 2013 merupakan tahun ke tiga dari rangkaian

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79 No. 17/03/34/Th.XVII, 2 Maret 2015 NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN FEBRUARI 2015 SEBESAR 100,79 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI 1. Nilai Tukar Petani (NTP) Pada Februari 2015, NTP

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG UJIAN SEKOLAH/MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2009/2010 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG UJIAN SEKOLAH/MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2009/2010 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG UJIAN SEKOLAH/MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2009/2010 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN PROPINSI BALI

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN PROPINSI BALI DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN PROPINSI BALI KATA PENGANTAR Booklet Data dan Informasi Propinsi Bali disusun dengan maksud untuk memberikan gambaran secara singkat mengenai keadaan Kehutanan di Propinsi

Lebih terperinci

A. GAMBARAN UMUM KABUPATEN WONOSOBO

A. GAMBARAN UMUM KABUPATEN WONOSOBO BAB I PENDAHULUAN A. GAMBARAN UMUM KABUPATEN WONOSOBO 1. Kondisi Geografi Secara geografis Kabupaten Wonosobo terletak antara 7. 11 dan 7. 36 Lintang Selatan (LS), 109. 43 dan 110. 04 Bujur Timur (BT).

Lebih terperinci

Maksud dan Tujuan. Hasil

Maksud dan Tujuan. Hasil Judul Penelitian : Kerangka Kebijakan Sosial Budaya dan Pemerintahan Umum Kabupaten Sidoarjo Pelaksana : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidoarjo Kerjasama Dengan : - Latar Belakang Salah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. merupakan penyakit yang harus terus menerus dilakukan pengamatan, monitoring

BAB I PENDAHULUAN. merupakan penyakit yang harus terus menerus dilakukan pengamatan, monitoring 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu komitmen global dibidang kesehatan adalah memerangi penyakit HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya (MDG ke 6). Sebagaimana yang diketahui bahwa Penyebaran

Lebih terperinci

PROFIL KABUPATEN / KOTA

PROFIL KABUPATEN / KOTA PROFIL KABUPATEN / KOTA KOTA AMBON MALUKU KOTA AMBON ADMINISTRASI Profil Wilayah Kota Ambon merupakan ibukota propinsi kepulauan Maluku. Dengan sejarah sebagai wilayah perdagangan rempah terkenal, membentuk

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI LOKASI DAERAH BERPENDAPATAN RENDAH

IDENTIFIKASI LOKASI DAERAH BERPENDAPATAN RENDAH Bab 3 IDENTIFIKASI LOKASI DAERAH BERPENDAPATAN RENDAH 3.1 Indikator dan Skoring 3.1.1 Indikator Daerah Berpendapatan Rendah Daerah berpendapatan rendah dalam kajian ini adalah daerah bila dilihat dari

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2005 TENTANG PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL GURU

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2005 TENTANG PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL GURU PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2005 TENTANG PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang

Lebih terperinci

Tabel IV.C.1.1 Rincian Program dan Realisasi Anggaran Urusan Perikanan Tahun 2013

Tabel IV.C.1.1 Rincian Program dan Realisasi Anggaran Urusan Perikanan Tahun 2013 C. URUSAN PILIHAN YANG DILAKSANAKAN 1. URUSAN PERIKANAN Pembangunan pertanian khususnya sektor perikanan merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi, dalam hal ini sektor perikanan adalah sektor

Lebih terperinci

RENCANA KERJA KECAMATAN DENPASAR SELATAN TAHUN 2014

RENCANA KERJA KECAMATAN DENPASAR SELATAN TAHUN 2014 RENCANA KERJA KECAMATAN DENPASAR SELATAN TAHUN 204 BAB I PENDAHULUAN. LATAR BELAKANG.. Umum. Berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dimana dinyatakan bahwa Kecamatan

Lebih terperinci

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2013 sebanyak 8.056 rumah tangga

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2013 sebanyak 8.056 rumah tangga Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2013 sebanyak 8.056 rumah tangga Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum di Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2013 sebanyak 0 Perusahaan

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG MEKANISME DAN TATA CARA PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA 9 IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA Deskripsi Singkat Topik : Pokok Bahasan : ANALISIS KELEMBAGAAN SERTA PRASARANA DAN SARANA WILAYAH DI DESA Waktu : 1 (satu) kali tatap

Lebih terperinci

PENDUDUK LANJUT USIA

PENDUDUK LANJUT USIA PENDUDUK LANJUT USIA Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk

Lebih terperinci

NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA (NSPK) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) FORMAL DAN PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN/KOTA

NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA (NSPK) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) FORMAL DAN PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN/KOTA SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 20 TAHUN 2010 TANGGAL 31 AGUSTUS 2010 NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA (NSPK) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) FORMAL DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Pagar Alam Tahun 2013 sebanyak 17.936 rumah tangga

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Pagar Alam Tahun 2013 sebanyak 17.936 rumah tangga Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Pagar Alam Tahun 2013 sebanyak 17.936 rumah tangga Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum di Kota Pagar Alam Tahun 2013 sebanyak 1 Perusahaan Jumlah perusahaan

Lebih terperinci

Seuntai Kata. Manggar, 16 Agustus 2013 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung Timur. Zainubi, S.Sos

Seuntai Kata. Manggar, 16 Agustus 2013 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung Timur. Zainubi, S.Sos Seuntai Kata Sensus Pertanian 2013 (ST2013) merupakan sensus pertanian keenam yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 (sepuluh) tahun sekali sejak 1963. Pelaksanaan ST2013 merupakan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

GAMBARAN KELUARGA BERENCANA DAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PROPINSI BENGKULU TAHUN 2007 (SURVEI DEMOGRAFI KESEHATAN INDONESIA 2007)

GAMBARAN KELUARGA BERENCANA DAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PROPINSI BENGKULU TAHUN 2007 (SURVEI DEMOGRAFI KESEHATAN INDONESIA 2007) GAMBARAN KELUARGA BERENCANA DAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PROPINSI BENGKULU TAHUN 2007 (SURVEI DEMOGRAFI KESEHATAN INDONESIA 2007) I. Pendahuluan Propinsi Bengkulu telah berhasil melaksanakan Program Keluarga

Lebih terperinci

STRUK UK UR O R O GANISA GANISA DIN DI AS AS DAE RAH KABUP UP TEN N A B NGKA T HUN UN 0 2 0 0 8

STRUK UK UR O R O GANISA GANISA DIN DI AS AS DAE RAH KABUP UP TEN N A B NGKA T HUN UN 0 2 0 0 8 DINAS DAERAH TAHUN 2008 DINAS PENDIDIKAN LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH PERNCANAN DAN TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH DASAR SEKOLAH MENENGAH PENDIDIKAN NON FORMAL PERENCANAAN KURIKULUM KURIKULUM PENDIDIKAN

Lebih terperinci

memerintahkan untuk merancang Banjarbaru sebagai alternatif ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.

memerintahkan untuk merancang Banjarbaru sebagai alternatif ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Bab 2 Kantor Balai Kota Banjarbaru Cikal bakal lahirnya Kota Banjarbaru bermula pada tahun 1951 saat gubernur Dr. Murdjani memimpin apel di halaman kantor gubernur di Banjarmasin, saat itu hujan turun

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara yang berkembang yang giat giatnya melaksanakan

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara yang berkembang yang giat giatnya melaksanakan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan Negara yang berkembang yang giat giatnya melaksanakan pembangunan di segala bidang termasuk pembangunan di bidang kesehatan.pembangunan kesehatan

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 13 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 13 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 13 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI DINAS DAERAH KOTA BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PONED sebagai Strategi untuk Persalinan yang Aman

PONED sebagai Strategi untuk Persalinan yang Aman PONED sebagai Strategi untuk Persalinan yang Aman Oleh: Dewiyana* Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) adalah pelayanan untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal yang

Lebih terperinci

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, ANAK, MASYARAKAT DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI KALIMANTAN BARAT JL. SULTAN ABDURRACHMAN NO.

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com) Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKK Universitas Negeri Gorontalo ABSTRAK: Dalam upaya penurunan

Lebih terperinci

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81

Tabel-Tabel Pokok TABEL-TABEL POKOK. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 TABEL-TABEL POKOK Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kab. Lamandau Tahun 2013 / 2014 81 Tabel 1. Tabel-Tabel Pokok Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Lamandau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG UJIAN SEKOLAH/MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG UJIAN SEKOLAH/MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009 SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG UJIAN SEKOLAH/MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG KETAHANAN PANGAN DAN GIZI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG KETAHANAN PANGAN DAN GIZI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG KETAHANAN PANGAN DAN GIZI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA AGRARIA/KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL

MENTERI NEGARA AGRARIA/KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL MENTERI NEGARA AGRARIA/KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL PERATURAN MENTERI NEGARA AGRARIA/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL NOMOR 1 TAHUN 1997 TENTANG PEMETAAN PENGGUNAAN TANAH PERDESAAN, PENGGUNAAN TANAH

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014

REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014 ST2013-SBK.S REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 2013 SURVEI RUMAH TANGGA USAHA BUDIDAYA TANAMAN KEHUTANAN TAHUN 2014 RAHASIA Jenis tanaman kehutanan terpilih...... 6 1 I. PENGENALAN TEMPAT 101. Provinsi

Lebih terperinci

SENSUS PENDUDUK TIMOR-LESTE JULI 2004 KUESIONER RUMAH TANGGA

SENSUS PENDUDUK TIMOR-LESTE JULI 2004 KUESIONER RUMAH TANGGA SENSUS PENDUDUK TIMOR-LESTE JULI 200 KUESIONER RUMAH TANGGA Bagian 1. Informasi Rumah Tangga Indentifikasi Lokasi Kode Khusus Rumah Tangga 1 1. Distrik 2. Sub-Distrik 3. Wilayah Pencacahan. Area Pencacahan.

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. mengalami masalah kependudukan. Masalah kependudukan di Indonesia tersebut,

I. PENDAHULUAN. mengalami masalah kependudukan. Masalah kependudukan di Indonesia tersebut, I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pertambahan jumlah penduduk yang semakin meningkat dan distribusi penduduk yang tidak merata masih menjadi masalah yang membutuhkan perhatian serius dalam proses

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN A. Strategi Pembangunan Daerah Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Strategi pembangunan Kabupaten Semarang

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PURBALINGGA

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PURBALINGGA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PURBALINGGA Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 sebanyak 125.349 rumah tangga Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum di Kabupaten

Lebih terperinci