PRIA BERSTELAN COKLAT

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PRIA BERSTELAN COKLAT"

Transkripsi

1 Agatha Christie

2 PRIA BERSTELAN COKLAT Perampokan berlian kematian karena kecelakaan distasiun kereta api bawah tanah di london dan pembunuhan atas diri seorang wanita cantik di sebuah puri di daerah luar kota yg terpencil apa dan siapa yang terlibat?apakah orang asing yang mengaku dokter yang lalu lenyap begitu saja,ataukah yang disebut koran koran sebagai pria bersetelan coklat? Hanya anne bedingfeld yang telah menemukan secarik kertas yg berbau kapur barus yang percaya bahwa dia bisa memecahkan misteri itu dan untuk melakukan penyelidikan itu dia menyeberangi samudra yang penuh bahaya ke afrika,di sanalah berawalnya intrik dan petualangan yang sebenarnya Kutipan Pasal 44: Sanksi Pelanggaran Undang-undang Hak Cipta Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atan memperbanyak suatu ciptaan irťť memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp , (seratus juta rupiah). Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana timaksud dalam ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama S (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp , (lima puluh juta rupiah). 2.1 Scanned book (sbook) ini hanya untuk pelestarian buku dari kemusnahan. DILARANG MENGKOMERSILKAN atau hidup anda mengalami ketidakbahagiaan dan ketidakberuntungan

3 BBSC Agatha Christie

4 PRIA BERSETELAN COKLAT Penerbit PT Gramedia Jakarta, 1988 THE MAN IN THE BROWN SUIT b v Agatha Christie Š 1924 by Dodd Mead & Company Inc

5 PRIA BERSETELAN COKLAT Alihbahasa: Ny. Suwarn A.S. GM Hak cipta terjemahan Indonesia: Penerbit PT Gramedia. Jl. Palmerah Selatan 22, Jakarta Sampul dikerjakan oleh J. Tefon Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT Gramedia, anggota IKAPI, Jakarta, Mei 1988 Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit. Perpustakaan Nasional : katalog dalam terbitan (KDT) CHRISTIE, Agatha Pria Bersetelan Coklat / Agatha Cfcristie ; alih-bahasa, Ny. Suwarni A.S. Jakarta : Gramedia, hal. ; 18 cm. Judul asli : The Man in the Brown Suit. ISBN Fiksi Inggris. I. Judul. II. Suwarni A.S. Ť23 Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia, Jakarta

6 PROLOG Nadina, penari Rusia yang telah menggemparkan kota Paris, membungkukkan tubuhnya seirama dengan riuhnya tepuk tangan penonton. Dia membungkuk berulang kali. Matanya yang sipit dan berwarna hitam, makin menyipit. Mulutnya yang lebar yang dicat merah tua, melengkung ke atas. Para penonton Prancis yang antusias itu, masih terus menghentak-hentakkan kaki mereka, waktu tirai mendesir turun. Dengan tertutupnya tirai, hilang pula dari pemandangan, dekor yang oerwarna-warni menyolok. Penari yang mengenakan gaun warna biru dan Jingga berdraperi itu, meninggalkan pentas. Seorang pria berjenggot menyambutnya dengan antusias. Dialah manajernya. Hebat, petite, hebat, serunya. Malam ini kau lebih hebat daripada biasanya. Diciumnya kedua belah pipi penari itu. Madame Nadina menyambut pujian itu dengan tenang. Dia sudah biasa mendapat pujian. Wanita itu terus berlalu ke arah kamar gantinya. Di sana buket-buket bunga bertumpuk-tumpuk sembarangan, dan pakaian indah-indah yang berpotong- *an mutakhir bergantungan di kapstok. Udara terasa panas, bercampur dengan harumnya bunga-bunga dan harumnya parfum serta wewangian lain. Jeanne, periasnya, segera membantu majikannya sambil terus berbicara dan tak henti-hentinya memuji. Arus kata-katanya terhenti oleh bunyi ketukan di pintu. Jeanne membuka pintu dan kembali dengan membawa kartu nama. Maukah Anda menerimanya? Coba kulihat dulu. Penari itu mengulurkan tangannya dengan luwes. Begitu melihat nama Count Sergius Paulo-vitch yang tercantum pada kartu itu, matanya berbinar karena tertarik. Aku mau menerimanya. Cepat ambilkan kimono yang berwarna kuning jagung, Jeanne. Dan begitu Count masuk, kau Ijaleh pergi. Bien, Madame. Kimono yang dibawakan Jeanne, cantik sekali. Berwarna jagung, terbuat dari bahan sifon dan.* berhias bulu binatang. Nadina mengenakan kimono itu, lalu tersenyum sendiri sambil mengetukngetukkan jemarinya yang putih lentik pada kaca meja rias. Count langsung memanfaatkan kesempatan yang diberikan padanya. Pria itu tidak terlalu tinggi, dia kurus, sangat rapi, sangat pucat, dan kelihatan letih sekali. Raut mukanya sukar untuk diingat, dan tanpa mengingat pembawaannya, akan sulit mengenali wajah itu kembali. 6 Dia menyalami penari itu sambil membungkuk dengan sopan-santun yang berlebihan.

7 Madame, saya senang sekali mendapat kesempatan ini. Hanya itu yang terdengar oleh Jeanne, sebelum dia keluar sambil menutup pintu. Setelah tinggal berduaan saja dengan tamunya, senyum Nadina * berubah tanpa kentara. Meskipun kita berasal dari negeri yang sama, g sebaiknya kita tidak menggunakan bahasa Rusia, kata penari itu. Karena kita sama-sama tak tahu sepatah kata pun bahasa itu, memang sebaiknya begitulah, tamunya membenarkan. Dengan persetujuan bersama, mereka lalu menggunakan bahasa Inggris. Dan setelah tak lagi berbasabasi, orang tak ragu lagi bahwa bahasa Inggris mernangjjahasa ibu si tamu. Dia memang Śmemulai hidupnya sebagai seniman musik di London. Kau sukses besar malam ini, katanya. Selamat, ya. Tapi aku tak tenang, sahut wanita itu. Ke-,, dudukanku sebagai penari masih belum menjamin. Kecurigaan yang timbul selama peperangan, masih belum hilang. Aku masih tetap diawasi dan dimata-matai. Tapi kau tak pernah dituduh sebagai mata-mata, bukan? Mereka tak bisa berbuat begitu. Pemimpin ^ kita terlalu cermat untuk hal itu. 7 Kita bisa angkat topi untuk Kolonel, kata Count sambil tersenyum. Tapi berita tentang rencana pengunduran dirinya itu, mengejutkan sekali, ya? Bayangkan dia akan mengundurkan diri! Seperti seorang dokter, atau tukang jagal, atau tukang pipa saja Atau seperti seorang pedagang biasa, sambung Nadina. Tapi kita tak perlu heran. Memang itulah ciri khas Kolonel dia seorang pengusaha yang luar biasa. Dia mengelola kejahatan, seperti orang mengelola pabrik sepatu saja. Tanpa melibatkan diri, dia merencanakan dan memimpin serangkaian kudeta, dengan menggerakkan setiap cabang profesi -nya. Perampokan permata, pemalsuan, kegiatan mata-mata (yang terutama sangat menguntungkan di masa perang), sabotase, pembunuhan terselubung. Boleh dikatakan tak ada bidang yang belum pernah disentuhnya. Hebatnya lagi, dia tahu kapan dia harus berhenti. Bila keadaan sudah mulai mengancam dia berhenti dengan keuntungan besar! Hmm! kata Count ragu-ragu. Berita itu jadi mengacaukan kita semua. Kita bakal menganggur. Tapi bukankah selama ini kita dibayar dengan bayaran tinggi? Pria itu tiba-tiba memandangnya dengan tajam, mendengar nada ejekan dalam suaranya. Wanita itu tampak tersenyum, dan senyumnya menimbulkan rasa ingin tahu. Tetapi Count melanjutkan dengan diplomatis, Ya, Kolonel memang selalu memberi kita bayaran yang tinggi. Kuakui bahwa kebanyakan

8 suksesnya adalah karena itu juga karena kepang daiannya mencari kambing hitam yang tepat. Otaknya memang cemerlang! Dan dia pandai? menjalankan semboyan, Jika ingin melakukan sesuatu dengan aman, jangan lakukan sendiri! ** Sedang kita, terlibat habis-habisan dan berada dalam genggamannya. Dan kita tak bisa berbuat apa-apa terhadap dia. Dia diam, seolah-olah menunggu bantahan dari lawan bicaranya. Tetapi wanita itu tetap diam, dan * terus tersenyum sendiri. Ya, tak seorang pun di antara kita bisa apa-apa, katanya lagi sambil merenung. Tapi tahukah kau, orang tua itu percaya takhyul. Kudengar, beberapa tahun yang lalu dia pernah mendatangi seorang peramal. Orang itu meramalkan sukses setimur hidup baginya, tapi dinyatakannya pula bahwa kehancurannya akan disebabkan oleh seorang w.anita. Kini Nadina merasa tertarik. Dia mengangkat wajahnya. Aneh, aneh sekali! Oleh seorang wanita katamu? Count tersenyum sambil mengangkat bahu. Setelah berhenti pasti dia akan menikah. Mungkin dengan seorang wanita terkemuka yang cantik, yang akan menghambur-hamburkan uangnya lebih cepat daripada waktu dia mendapatkannya. 9 Nadina menggeleng. Bukan, bukan begitu. Dengar, besok aku akan pergi ke London. Bagaimana dengan kontrakmu di sini? Aku hanya akan pergi semalam. Dan aku pergi diam-diam, menyamar sebagai seorang bangsawan. Tak akan ada orang yang tahu bahwa aku meninggalkan Prancis. Dan tahukah kau untul^ ^apa aku pergi? Z^^flP Tak mungkin untuk bersenang-senang, pada saa^ seperti ini. Bulan Januari adalah bulan yang tak menyenangkan, selalu berkabut! Pasti untuk Sesuatu yang menguntungkan! Tepat. Nadina bangkit lalu berdiri di depan pria itu dengan anggun dan penuh rasa percaya diri. Kaukatakan tadi bahwa di antara kita tak da yang bisa berbuat apa-apa terhadap pemimpin kita itu. Kau keliru. Aku bisa. Aku, seorang wanita, punya akal dan juga keberanian untuk mengkhianatinya. Ya, keberanian memang diperlukan untuk itu. Kau ingat berlian-berlian De Beers? Ya, aku ingat. Kejadian di Kimberley, sesaat sebelum pecah perang, bukan? Aku tidak terlibat dalam peristiwa itu, dan aku tak pernah mendengar kisahnya secara terinci. Entah mengapa perkara itu dibekukan begitu saja. Dan keuntungannya bukan main! Permata-permata seharga seratus ribu pound. Saya bekerja berdua tentu saja atas petunjuk-. petunjuk Kolonel. Waktu itulah aku melihat 10

9 kesempatan. Rencananya, beberapa berlian De Beers akan ditukarkan dengan beberapa berlian contoh dari Amerika Selatan, yang dibawa oleh dua orang pencari intan yang masih muda, yang waktu itu kebetulan ada di Kimberley. Supaya merekalah yang dicurigai. Cerdik sekali, sela Count. Kolonel memang selalu cerdik. Nah, akulah yang harus menjalankan tugas itu tapi aku juga melakukan sesuatu di luar perhitungan Kolonel. Beberapa dari permatapermata Amerika Selatan itu kusimpan sendiri beberapa di antaranya punya ciri-ciri khas dan dapat dibuktikan dengari mudah bahwa itu bukan kepunyaan De Beers. Dengan memiliki permata-permata itu, pemimpin kita yang mulia itu berada dalam genggamanku. ^Segera setelah kedua anak muda itu dibebaskan dari tuduhan, dialah yang akan dicurigai. Selama -bertahun-tahun ini aku bungkam. Aku senang karena aku punya senjata untuk keadaan darurat. Tapi kini keadaannya lain. Aku akan menuntut bagianku bagian yang sangat besar, bahkan boleh dikatakan besar sekali. Luar biasa, kata Count. Apakah permata-permata itu kaubawa ke mana-mana? Diam-diam matanya menyapu isi kamar yang acak-acakan itu. Nadina tertawa. Jangan mengira yang bukan-bukan. Aku takkan setolol itu. Berlian-berlian itu tersimpan di suatu tempat yang sama sekali tidak diduga orang. 11 Aku tak pernah menganggapmu wanita tolol. Tapi bolehkah aku memberanikan diri untuk mengatakan bahwa kau nekat? Kolonel bukan orang yang mudah diperas. Aku tak takut padanya, kata wanita itu sambil tertawa. Hanya ada satu orang yang pernah kutakuti dan dia sudah meninggal. Pria itu memandangnya dengan rasa ingin tahu. Semoga saja dia tak hidup kembali, katanya dengan nada ringan. Apa maksudmu? seru penari itu dengan tajam. Count tampak agak heran. Maksudku, kau akan susah kalau dia bangkit kembali, katanya. Tapi aku hanya bergurau. Wanita itu bernapas lega. Ah, tak mungkin, dia benar-benar sudah meninggal. Dia tewas dalam perang. Dia pernah mencintaiku, Di Afrika Selatan? tanya Count memancing. Ya, di Afrika Selatan.

10 Kau berasal dari sana, kan? Nadina mengangguk. Tamunya berdiri, lalu meraih topinya. Yah, katanya, itu urusanmu sendiri. Tapi kalau aku jadi kau, aku jauh lebih takut pada Kolonel* daripada pada orang mana pun juga i yang pernah jatuh cinta padaku. Kolonel adalah orang yang sering dianggap remeh. Penari itu tertawa mengejek. Seperti aku tak kenal dia saja, setelah sekian lama! 12 Aku malah meragukan apakah kau benar benar mengenalnya, katanya dengan nada halus. Ah, aku kan bukan anak tolol! Apalagi aku tak seorang diri dalam hal ini. Sebuah kapal dari Afrika Selatan akan berlabuh di Southampton besok. Salah seorang penumpangnya khusus da-. tang atas permintaanku. Dia harus menjalankan! beberapa tugas untukku. Jadi Kolonel bukan hanya harus berurusan dengan satu orang, tapi dengan kami berdua. Apakah itu bijaksana? Itu perlu. Apakah kau percaya betul pada orang itu? Penari itu tersenyum aneh. Aku percaya betul padanya. Dia memang kurang cekatan, tapi betul-betul bisa dipercaya Nadina diam sebentar, lalu berkata lagi dengan nada tak acuh, Dia suamiku sendiri. Scanned book (sbook) ini hanya untuk pelestarian buku dari kemusnahan. DILARANG MENGKOMERSILKAN atau hidup anda mengalami ketidakbaha aan dan keudakberuntungan

11 BBSC 13 Scanned book (sbook) ini hanya untuk pelestarian buku dari kemusnahan. DILARANG MENGKOMERSILKAN atau hidup anda mengalami ketidakbahagiaan dan ketidakberuntungan

12 BBSC BAB I Semua orang mendesakku untuk menuliskan kisah ini. Mulai dari orang-orang terkemuka (yang diwakili oleh Lord Nasby), sampai orang-orang kecil (yang diwakili oleh almarhumah pembantu rumah tangga kami, Emily. Aku bertemu dengannya waktu aku terakhir kali ke Inggris. Sungguh, Nona, katanya. Pasti akan menjadi buku yang menarik sekali seperti cerita film saja! ). Kuakui bahwa memang pantas mereka memintaku melakukan hal itu. Aku memang terlibat dalam peristiwa itu, sejak awal. Aku menyaksikan sendiri semua yang terjadi, dan melihat pula bagaimana peristiwa itu berakhir. Suatu keuntungan lain, kekosongan-kekosongan dalam penuturanku, karena aku tak tahu, akan terisi dengan baik bila aku menggunakan catatan harian Sir Eustace Pedler. Beliau sendiri yang telah berbaik hati menyuruhku, menggunakan buku harian itu. Jadi begitulah ceritanya. Anne Beddingfeld mulai bercerita tentang petualangan-petualangannya. Aku selalu ingin bertualang. Soalnya hidupku datar-datar saja. Ayahku, Profesor Beddingfeld 15 adalah salah seorang penyelidik Inggris terbesar mengenai manusia primitif. Dia benar-benar jenius semua orang mengakui hal itu. Otaknya dipenuhi oleh Zaman Batu Paleolitik, tapi tak enaknya, dia hidup di dunia modern. Papa tak mau tahu tentang manusia modern bahkan Manusia Neolitik dibencinya dan hanya dianggapnya sebagai hewan ternak saja. Dia belum merasa puas sebelum mencapai masa Mousterian. ^ Sayang, orang tak bisa melepaskan diri sama sekali dari manusia modern. Kita terpaksa harus berhubungan dengan tukang daging, tukang roti, tukang susu, dan tukang sayur. Karena Papa selalu tenggelam dalam masa lalu, sedang Mama sudah meninggal waktu aku masih bayi, maka menjadi kewajibankulah untuk menangani soal- soal praktis dalam hidup. Terus terang, aku benci pada Manusia Paleolitik itu, entah dia dari ras Aurignacian, Mousterian, Chellian, atau yang lain. Padahal akulah yang harus mengetik dan mengoreksi sebagian besar tulisan Papa mengenai Manusia Neanderthal dan Leluhurnya. Dan aku benci sekali pada orang-orang Neanderthal. Aku selalu berpikir, untunglah mereka sudah punah dalam masa yang sudah lama berlalu. Aku tak tahu apakah Papa bisa menebak perasaanku mengenai hal itu mungkin tidak. Yang jelas, dia tak peduli. Dia sama sekali tak pernah peduli bagaimana pendapat orang lain. Kurasa itulah ciri khasnya sebagai orang besar. Dia juga hidup tanpa memperhatikan kebutuhan sehari-hari. Dia makan apa saja yang terhidang, tetapi kelihatan tersiksa bila dihadapkan pada soal pembayaran apa yang dimakannya itu. Rasanya kami tak pernah punya uang. Kemasyhurannya tidak menghasilkan uang. Meskipun dia anggota hampir semua organisasi yang penting, dan di belakang namanya berderet-deret huruf yang merupakan gelarnya, namun boleh dikatakan umum tak tahu bahwa dia ada. Dan buku-buku karangannya yang banyak jumlahnya, sama sekali tak menarik minat masyarakat, meskipun isinya jelas menambah pengetahuan umum. Hanya satu kali Papa pernah menjadi pusat perhatian umum. Waktu itu dia membacakan karangannya mengenai anak simpanse, di

13 depan suatu kelompok. Katanya, raut muka anak manusia sudah mempunyai raut muka manusia, sedang anak simpanse lebih mirip manusia daripada simpanse dewasa. Agak-rrya**1iaT itu membuktikan bahwa bentuk muka leluhur kita lebih menyerupai kera daripada*kita, sebaliknya leluhur simpanse lebih tinggi sifat-sifat badaniahnya daripada yang sekarang dengan kata lain, simpanse mengalami penurunan sifat. Surat kabar Daily Budget, yang memang menyukai sesuatu yang menggelitik, langsung memuatnya dengan judul besar-besar: Kita Memang Bukan Keturunan Monyet, Tapi Apakah Monyet Keturunan Kita} Profesor yang terkemuka itu mengatakan bahwa simpanse adalah manusia yang sifat-sifat badaniahnya mengalami penurunan. Tak lama setelah itu, seorang wartawan me-17 ngunjungi Papa, dan berusaha membujuk Papa untuk menulis suatu seri artikel populer mengenai teori itu. Jarang aku melihat Papa semarah saat itu. Dengan kasar wartawan itu dimintanya meninggalkan rumah kami. Diam-diam aku menyesali hal itu, karena saat itu kami sedang sangat kekurangan uang. Sesaat aku bahkan berniat untuk mengejar pemuda itu dan memberitahukan bahwa ayahku telah mengubah niatnya dan bahwa Papa akan mengirimkan artikel-artikel iw. Aku bisa saja menulis artikel-artikel itu sendiri, dan besar kemungkinannya Papa tidak akan pernah tahu tentang transaksi itu, karena Papa tidak membaca Daily Budget. Tetapi kemudian kuurungkan niat itu karena kuanggap terlalu riskan. Jadi aku hanya mengenakan topiku yang terbagus dan dengan sedih pergi ke desa untuk menemui pemilik warung yang menjengkelkan. Wartawan Daily Budget itulah satu-sa*uťya penrada yang pernah datang ke rumah kami. A^a kalanya aku merasa iri pada Emily, pelayan kami. Dia bisa keluar setiap kali pacarnya, seorang pelaut bertubuh besar, datang. Dan bila si pelaut sedang berlayar dia berkencan dengan pesuruh tukang sayur, atau dengan pembantu apoteker, sekadar untuk selingan, katanya. Dengan sedih aku berpikir bahwa tak ada seorang pun yang bisa kujadikan selingan begitu. Teman-teman Papa semuanya profesorprofesor tua yang biasanya berjenggot panjang. Memang, Profesor Peterson pernah merangkulku dengan sayang dan berkata 18 bahwa pinggangku ramping sekali, lalu mencoba menciumku. Kata-katanya itu saja sudah membuatku menganggapnya kuno. Aku sangat mendambakan petualangan, cinta, dan romantika. Tetapi agaknya nasibku mengharuskan aku hidup dalam keadaan yang sangat membosankan. Di desa ada sebuah perpustakaan, penuh buku cerita fiksi yang sudah sangat tua. Aku senang sekali membaca kisah-kisah petualangan yang berbahaya dan kisah-kisah cinta. Lalu aku akan tidur dan bermimpi tentang laki-laki Rhodesia yang selalu serius dan pendiam. Juga tentang laki-laki kuat yang selalu mampu merobohkan lawannya dengan sekali tebas. Tetapi di desa kami tak ada seorang pun yang kelihatannya bisa menebas lawannya dengan sekali pukul. Bahkan dengan beberapa kali pukul pun tidak. Ada pula sebuah bioskop yang setiap minggu memutar satu episode film Bahaya-bahaya yang Mengancam Pamela. Pamela adalah seorang wanita muda yang hebat. Tak ada satu pun yang bisa membuatnya mundur. Dia jatuh dari pesawat terbang, dia bertualang di kapal selam, memanjat pencakar langit, dan menyusup dalam gerakan-gerakan bawah tanah, tanpa rasa takut sedikit pun. Dia sebenarnya tidak pintar. Pimpinan Organisasi Kriminal bawah tanah setiap kali berhasil menangkapnya, tetapi karena dia agaknya tak suka menghantam kepala gadis itu begitu saja, dan

14 selalu ingin membunuhnya dalam sebuah ruangan yang mengandung gas beracun, atau dengan suatu alat modern yang hebat, maka pada awal setiap episode baru, pahlawannya selalu berhasil menyelamatkannya. Keluar dari bioskop itu aku selalu merasa puyeng apalagi, bila setiba di rumah aku menemukan surat peringatan dari perusahaan gas, yang mengancam akan memutuskan penyaluran gas kami, bila tunggakan tidak kami bayar! Namun tanpa kuduga sama sekali, setiap saat petualangan itu makin hari makin mendekati diriku. Mungkin banyak orang yang tak pernah mendengar tenung penemuan tengkorak antik di tambang Broken Hill di Rhodesia Utara. Pada suatu pagi kudapati Papa gembira sakali, sampai seperti kejangkejang. Kemudian dikisahkannya semua kejadian itu padaku. Hasil penemuanku ini, Anne, punya persamaan-persamaan djnganjie.ngkorak Jawa. Tapi-persamaan itu tidak bersifat mendasar. Yang kutemukan ini adalah yang sudah lama kucari can, yaitu bentuk leluhur suku Neanderthal. Kita beranggapan bahwa tengkorak Gibraltar merupakan tengkorak Neanderthal yang paling primitif yang pernah ditemukan. Mengapa? Karena suku itu berasal dari Afrika. Mereka pindah ke Eropa Jangan bubuhkan selai marmalade pada tulang ikan salem, Papa, kataku buru-buru sambil menangkap tangannya yang sedang linglung. Ya, apa kata Papa tadi? Mereka pindah ke Eropa 20 Kata-katanya terputus karena dia tersedak, gara-gara tertelan tulang ikan salem terlalu banyak. Tapi kita harus segera mulai, katanya sambil bangkit setelah selesai makan. Kita tak boleh terlambat. Kita harus siap pasti masih banyak lagi yang bisa kita temukan di sekitar tempat ini.-aku juga ingin mencatat apakah penemuan-penemuan lainnya juga berasal dari Zaman Mous-.terian kurasa pasti ada kerangka-kerangka sapi primitif, tapi kerangka badak berbulu tebal itu pasti tidak ada. Pasti tak lama lagi akan datang serombongan penyelidik. Kita harus mendahului mereka. Tolong tulis surat pada Perusahaan-Cook, Anne. Bagaimana dengan uangnya, Papa? tanyaku dengan halus. Dia menatapku dengan pandangan menegur. Aku tak senang dengan pandanganmu itu, Nak. Kita tak boleh berpikiran rendah. Kita tak boleh berpikiran rendah kalau masalahnya menyangkut ilmu pengetahuan. Bukan saya, tapi Cook yang akan berpikiran begitu, Papa. Papa kelihatan sedih. Bayar saja dengan uang tunai, Anne. Saya tak punya uang tunai.

15 Kini Papa tampak putus asa. Aku benar-benar tak bisa diganggu dengan soal-soal sepele seperti uang, Anakku sayang. Coba hubungi bank kemarin manajernya me 21 ngatakan bahwa aku masih punya dua puluh tujuh pound. Ah, saya rasa itu justru utang Papa. Oh, aku ingat! Tulis surat pada para penerbitku. Aku terdiam ragu. Buku-buku Papa lebih banyak menghasilkan kemasyhuran daripada uang. Ah, ingin sekali aku pergi ke Rhodesia. Laki-laki galak yang pendiam, gumamku. Kemudian terpandang olehku sesuatu yang aneh yang dipakai ayahku. Papa memakai sepatu yang berlainan, kataku. Lepas yang coklat itu, dan ganti dengan yang hitam. Dan jangan lupa memakai syal. Hari dingin sekali. Beberapa menit kemudian Papa berangkat, dengan memakai syal dan sepatu yang sudah sepasang. Malam itu dia pulang larut, dan aku bingung melihat syal dan mantelnya hilang. Aduh, Anne, kau benar. Aku menanggalkan syal dan mantel waktu akan masuk ke gua, karena takut kotor. Aku mengangguk mengerti. Aku ingat, suatu kali Papa pulang dengan badan berlumuran tanah liat Pleistoken, dari kepala sampai kaki. Alasan utama mengapa kami menetap di Little Hampsly, adalah karena tempat itu dekat dengan Gua Hampsly, suatu gua yang kaya akan peninggalan kebudayaan Aurignacian. Di desa ada sebuah museum kecil. Pengurus museum itu sering 22 pergi dengan Papa untuk mengorek-ngorek tanah dan menggali tulang-tulang badak berbulu atau tulang-tulang beruang gua. Sepanjang malam itu Papa batuk terus, dan esok paginya karena kulihat Papa demam, aku memanggil dokter. Kasihan Papa, dia menderita pneumonia berat. Empat hari kemudian dia meninggal. 23 r

16 BAB II Semua orang menunjukkan simpatinya padaku. j. Aku menghargai sikap itu, meskipun aku masih merasa bingung. Aku tidak terlalu merasa sedih. Aku tak pernah merasa dicintai Papa. Aku tahu itu. Bila dia mencintaiku, aku mungkin mencintainya juga. Di antara kami memang tak ada rasa cinta. Kami hanya saling memiliki, dan aku selalu merawatnya. Diam-diam aku kagum pada kepingannya dan pengabdian totalnya pada ilmu, Ť. lgetahuan. Dan aku sedih karena Papa meninggal pada saat hidupnya sedang sangat Ťaaturik baginya. Aku akan merasa lebih senang seandainya aku bisa memakamkannya di sebuah gua yang penuh lukisan rusa dan alat-alat Zaman Batu. Tetapi demi kebiasaan umum, aku terpaksa membuatkannya batu nisan yang rapi dari marmer, di pekuburan setempat yang tersembunyi di belakang gereja. Hiburan yang diberikan oleh pendeta dengan tulus hati, sama sekali tidak menghiburku. Beberapa lama kemudian barulah kusadari bahwa akhirnya aku mendapat apa yang selama ini kuidamidamkan kebebasanku Aku telah men 24 jadi yatim-piatu, dan boleh dikatakan tak punya uang, tapi aku bebas. Aku juga menyadari kebaikan orang-orang. Pendeta berusaha membujukku untuk bekerja membantu istrinya. Perpustakaan kami yang kecil tiba-tiba merasa perlu untuk mempekerjakan seorang asisten. Akhirnya dokter pun-mendatangiku. Dia memberikan berbagai macam alasan yang tak masuk akal mengapa dia tidak menagih biaya pengobatan Papa. Akhirnya dengan banyak liku-liku dikatakannya bahwa sebaiknya aku menikah dengannya. Aku terkejut sekali. Umur dokter itu sudah mendekati empat puluh, dan tubuhnya bulat pendek. Sama sekali tidak seperti pahlawan dalam film Bahaya-bahaya yang Mengancam Pamela, dan lebih-lebih, tidak mirip orang Rhodesia yang galak dan pendiam. Aku merenung sebentar, lalu kutanyakan mengapa dia ingin menikah denganku. Dia kelihatan malu sekali. Lalu katanya dia sangat memerlukan seorang istri yang bisa membantunya di ruang piaktek. Sama sekali bukan posisi yang romantis. Namun ada sesuatu yang mendorongku untuk menerima lamarannya. Aku ditawarinya hidup yang aman. Aman dan nyaman. Kalau kuingat kembali hal itu, aku merasa telah berbuat tak adil terhadap pria kecil itu. Dia benar-benar cinta padaku, tetapi perasaannya yang halus tidak memungkinkannya berkata begitu. Dan dia keliru. Akibatnya, kecintaanku terhadap romantika malah memberontak. 25 Anda baik sekali, kataku. Tapi saya tak bisa. Saya tak bisa menikah dengan seseorang tanpa saya benar-benar mencintainya. Apakah Anda tidak? Tidak, kataku tegas. Dia mendesah. Lalu apa yang akan Anda lakukan? Melihat dunia luar dan bertualang, sahutku tanpa ragu sedikit pun. Nona Anne, Anda masih muda sekali. Anda tak mengerti Tak mengerti kesulitan-kesulitan dalam hidup, maksud Anda? Saya mengerti betul, Dokter. Saya

17 bukan anak ingusan yang sentimentil saya ini manusia keras yang hanya mencari keuntungan! Anda akan menyadari hal itu, bila Anda kawin dengan saya! Cobalah pertimbangkan dulu Tidak bisa. Dia mendesah lagi. Saya punya usul lain. Seorang bibi saya tinggal di Wales. Dia membutuhkan seseorang untuk membantunya. Bagaimana kalau Anda ke sana? Tidak, Dokter, saya akan pergi ke London. Di sana banyak yang terjadi. Saya akan membuka mata saya, dan pasti akan terjadi sesuatu! Kelak Anda akan mendengar bahwa saya ada di Cina atau di Timbuctoo. Kemudian Tuan Hemming, pengacara Papa, datang dari London khusus untuk menemuiku. Dia juga penggemar antropologi, dan dia sangat 26 mengagumi karya-karya Papa. Tubuhnya kurus, tinggi, wajahnya tirus, dan sudah beruban. Waktu aku masuk ruangan, dia bangkit lalu menyalam ku dengan kedua tangannya dan menepuk-nepuk tanganku penuh kasih sayang. Kasihan kau, Anakku malang, katanya. Tanpa kusadari dan tanpa niat untuk munafik, aku pun bersikap sebagai seorang yatim-piatu yang amat kehilangan. Itu gara-gara sikap orang tua itu. Dia begitu baik dan kebapakan dan aku dianggapnya anak kecil yang bodoh yang harus menghadapi dunia yang kejam ini tanpa pegangan. Sejak semula aku sudah merasa bahwa akan percuma saja membantahnya. Dan kemudian ternyata bahwa sikapku itu memang ada benarnya. Anakku, bisakah kau mendengarkan keterangan-keteranganku sebentar? Bisa. Kau tahu ayahmu itu orang besar. Anak-cucunya harus menghargainya. Tapi ayahmu bukan orang dagang. Aku sudah tahu itu, mungkin jauh lebih tahu daripada Tuan Flemming, tapi aku diam saja. Dia berkata lagi, Kurasa kau akan sulit mengerti soal-soal yang akan kujelaskan ini. Tapi akan kucoba. Dia menjelaskan dengan panjang lebar. Kesimpulannya adalah bahwa aku harus menghadapi hidup ini dengan bekal sebanyak kira-kira 87 pound. Memang sedikit sekali. Dengan rasa cemas 27 aku menunggu keterangan apa lagi yang akan menyusul. Aku sudah kuatir kalau-kalau Tuan Flemming juga punya bibi di Skotlandia yang membutuhkan seorang teman yang muda dan ceria. Tapi rupanya tidak.

18 Yang menjadi soal adalah masa depanmu, lanjutnya. Apakah kau tak punya sanak saudara yang masih hidup? Saya sebatang kara di dunia ini, kataku. Aku lalu merasa seperti pahlawan wanita dalam film. Punya teman? Semua orang di sini baik, kataku dengan perasaan syukur. Siapa yang tidak akan berbaik hati pada seseorang semuda kau dan menarik lagi? katanya! Yah, Anakku, coba kita lihat apa yang bisa kita perbuat. Dia ragu sebentar, lalu berkata lagi, Bagaimana kalau kau ikut kami untuk sementara? Itulah kesempatan yang kuharapkan. London! Tempat yang banyak kejadiannya. Anda baik sekali, kataku. Benarkah saya boleh ikut Anda? Hanya sementara saya melihat-lihat? Saya tentu harus segera mencari pekerjaan. Benar, Nak. Aku mengerti. Saya akan mencarikan yang cocok bagimu. Aku segera merasa bahwa apa yang dimaksud Tuan Flemming mengenai sesuatu yang cocok, jauh berbeda dari keinginanku. Tetapi sekarang bukan saatnya untuk mengatakan hal itu. 28 Kalau begitu beres. Jadi mengapa tidak sekalian ikut aku hari ini juga? Terima kasih banyak, tapi bagaimana dengan Nyonya Flemming? Istriku akan senang sekali menerimamu. Aku tak yakin apakah para suami mengenal istrinya sebaik yang diduganya? Bila aku punya suami, aku akan benci sekali kalau dia kembali dengan membawa seorang anak yatim p atu tanpa berunding dulu denganku. Kita kirim telegram padanya dari stasiun, lanjut pengacara itu. Dalam waktu singkat, aku sudah siap mengumpulkan barang-barangku yang tak seberapa. Aku sedih dan bingung melihat topiku sebelum aku memakainya. Topi itu mula-mula kusebut topi Mary, maksudnya topi yang biasa dipakai oleh seorang pembantu rumah tangga bila dia keluar. TopTTtu terbuat dari anyaman jerami yang dicat hitam dan bertepi keras, tapi sekarang sudah lembut. Aku pernah merasa seperti seorang jenius dan menyepak topi itu, kemudian meninjunya dua kali, lalu bagian atasnya kulekukkan dan di situ kupasang hiasan dari wortel. Hasilnya jadi bagus sekali. Wortelnya sudah kubuang, dan sekarang kubuang pula bagian-bagian lain dari I hasil karyaku. Tinggallah topi model Mary dalam bentuk aslinya, yang sekarang sudah dalam keadaan penyokpenyok hingga jadi lebih buruk dari semula. Memang sebaiknya aku berpenampilan benar-benar seperti seorang anak yatim-piatu.

19 29 Aku agak gugup memikirkan bagaimana sambutan Nyonya Flemming nanti. Aku berharap semoga penampilanku menghilangkan rasa permusuhannya terhadapku. Tuan Flemming juga gugup. Hal itu kulihat waktu kami menaiki tangga rumah tinggi di kawasan Kensington yang tenang. Nyonya Flemming menyambutku dengan cukup menyenangkan. Dia seorang wanita gemuk yang bersikap tenang seorang istri dan ibu yang baik. Aku dibawanya naik ke sebuah kamar tidur yang bersih sekali dengan tirai putih bersih. Diharapkannya agar semua kebutuhanku terpenuhi, dan diberitahukannya bahwa seperempat jam lagi aku harus turun untuk minum teh. Kemudian aku ditinggalkannya sendiri. Setelah dia turun, kudengar suaranya yang agak tinggi dari ruang tamu di bawah. Ah, Henry, bagaimana mungkin Selebihnya tak kudengar lagi, tapi nada bicaranya jelas. Beberapa menit kemudian terdengar lagi kata-kata yang diucapkannya dengan nada yang lebih tajam, Aku sependapat denganmu! Dia memang sangat menarik. Betapa susahnya hidup ini. Laki-laki tidak akan mau berbaik hati pada kita bila kita tak cantik, sedang wanita tidak akan mau berbaik hati kalau kita cantik. Sambil mendesah panjang, aku mulai mengurus rambutku. Rambutku bagus. Warnanya hitam-hitam pekat, bukan coklat tua tumbuhnya pun 30 bagus, dari dahi menurun ke telinga. Kutarik rambutku ke atas. Telingaku pun bagus, tetapi zaman sekarang telinga tak penting dalam mode. Sama nasibnya dengan kaki gadis Spanyol di masa Profesor Peterson masih muda. Setelah selesai, aku benar-benar seperti anak yatim-piatu yang sedang antri berdiri dengan memakai topi kecil dan mantel merah. Waktu aku turun, kulihat Nyonya Flemming memandangi telingaku yang tak tertutup dengan pandangan senang. Tuan Flemming kelihatan heran. Dia pasti bertanya pada dirinya sendiri, Apa yang diperbuat anak ini dengan dirinya sendiri? Hari itu berlalu dengan baik. Kami memutuskan untuk segera mencari pekerjaan untukku. Waktu akan tidur, kutatap wajahku di cermin. Benarkah aku cantik dan menarik? Secara jujur aktrtakl>isa berkata begitu! Hidungku tak bagus, mulutku tidak seperti delima merekah, tak ada pula bagian-bagian lain yang bagus. Memang seorang pendeta pernah berkata bahwa mataku laksana matahari yang tersangkut di kegelapan rimba raya tapi ah, pendeta memang selalu pandai membuat perbandingan, dan dengan mudah pula mengobralnya. Aku jauh lebih suka kalau mataku berwarna biru seperti warna bunga Iris, daripada hijau berbintik-bintik kuning begini! Tetapi hijau memang warna yang cocok untuk seorang petualang. Kubalutkan gaun hitam yang ketat, serta mem

20 31 xver biarkan lengan dan bahuku terbuka. Kemudian rambutku kusisir ke belakang, lalu kutarik ke bawah sampai menutupi telingaku. Kubedaki mukaku banyak-banyak hingga kulitku bertambah putih. Kucari lipstik dan kusapukan tebal-tebal ke bibirku. Lalu bagian bawah mataku kuhitamkan dengan gabus yang sudah dibakar. Akhirnya kusampirkan scarf merah ke pundakku yang terbuka, kutusukkan bulu merah tua ke rambutku, lalu kumasukkan rokok ke sudut bibirku. Aku senang melihat hasilnya. Anne si Petualang, kataku nyaring, sambil mengangguk ke arah bayanganku di cermin. Anne si petualangan. Episode I, Rumah di Kensington! Anak gadis memang gila-gilaan. 32

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan. 1st Spring Hujan lagi. Padahal ini hari Minggu dan tak ada yang berharap kalau hari ini akan hujan. Memang tidak besar, tapi cukup untuk membuat seluruh pakaianku basah. Aku baru saja keluar dari supermarket

Lebih terperinci

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Hingga akhirnya suatu hari, dia pun memberanikan diri untuk mengintip. Terlihat seorang bocah lelaki

Lebih terperinci

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

Fiction. John! Waktunya untuk bangun! Prologue Ada seorang anak kecil yang mengendap-endap memasuki sebuah kamar dimana di tengah ruangan terdapat sebuah piano besar. Dia perlahan-lahan menutup pintu dan melihat piano besar tersebut dengan

Lebih terperinci

PROLOG. Wow, lihat! Dia datang. Kata Ronald sambil bersiul.

PROLOG. Wow, lihat! Dia datang. Kata Ronald sambil bersiul. PROLOG Frankfurt, Germany. Nick umur 9 tahun. Aku berlarian di padang rumput. Mengitari lapangan yang seperti permadani hijau. Rumput-rumputnya sudah mulai meninggi. Tingginya hampir melewati lututku.

Lebih terperinci

Bayangan Merah di Laut dan Tempat Untuk Kembali:

Bayangan Merah di Laut dan Tempat Untuk Kembali: Noand Hegask Bayangan Merah di Laut dan Tempat Untuk Kembali: Kisah-kisah pendek dan sajak rumpang Diterbitkan melalui: Nulisbuku.com Darah Biasanya keluar rumah Saat tengah malam Sambil menangis Hanya

Lebih terperinci

Buku BI 3 (12 des).indd 1 16/12/ :41:24

Buku BI 3 (12 des).indd 1 16/12/ :41:24 Buku BI 3 (12 des).indd 1 16/12/2014 11:41:24 2 Buku BI 3 (12 des).indd 2 16/12/2014 11:41:25 Bintang berkunjung ke rumah Tante Menik, adik ibunya. Tante Menik seorang wartawati. Rumah Tante Menik kecil,

Lebih terperinci

Kisahhorror. Fiksi Horror #1: A Midnight Story. Penerbit Dark Tales Inc.

Kisahhorror. Fiksi Horror #1: A Midnight Story. Penerbit Dark Tales Inc. Kisahhorror Fiksi Horror #1: A Midnight Story Penerbit Dark Tales Inc. 2 Fiksi Horror #1: A Midnight Story Penulis: @kisahhorror Copyright 2012 by Kisahhorror Penerbit Dark Tales Inc. @darktales_inc Darktales.inc@gmail.com

Lebih terperinci

2. Gadis yang Dijodohkan

2. Gadis yang Dijodohkan 2. Gadis yang Dijodohkan Burung-burung berkicau merdu di tengah pagi yang dingin dan sejuk. Dahan-dahan pohon bergerak melambai, mengikuti arah angin yang bertiup. Sebuah rumah megah dengan pilar-pilar

Lebih terperinci

.satu. yang selalu mengirim surat

.satu. yang selalu mengirim surat .satu. yang selalu mengirim surat Bunyi klakson motor berwarna oranye, dengan teriakan khas Pos! setiap hari selalu aku nantikan. Mata tak lepas dari balik pagar besi lusuh bewarna coklat tua. Ketika pagi

Lebih terperinci

tugasnya masing-masing, wartawan-wartawan dilarang keras mendekat, memotret maupun masuk kedalam apartemen. Korban tewas kira-kira pukul sebelas

tugasnya masing-masing, wartawan-wartawan dilarang keras mendekat, memotret maupun masuk kedalam apartemen. Korban tewas kira-kira pukul sebelas BAB 1 Jasad artis wanita ditemukan tewas mengenaskan di kamar bilas kolam renang apartemen lantai 3. Korban bernama Gilian, umur dua puluh tahun. Gilian mengenakan pakaian renang one piece warna merah,

Lebih terperinci

AKU AKAN MATI HARI INI

AKU AKAN MATI HARI INI AKU AKAN MATI HARI INI Cerpen Ardy Kresna Crenata AKU BELUM TAHU DENGAN CARA APA AKU AKAN MATI. Apakah mengiris nadi dengan pisau akan menyenangkan? Atau memukul-mukul tengkorak dengan batu akan jauh lebih

Lebih terperinci

Suara alunan piano terdengar begitu lembut

Suara alunan piano terdengar begitu lembut Suara alunan piano terdengar begitu lembut mengalun. Beberapa pelayan hilir mudik mengitari para tamu, dengan membawa nampan berisi minuman dengan berbagai macam jenisnya. Beberapa orang berkumpul berkelompok,

Lebih terperinci

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Pertama Kali Aku Mengenalnya 1 Pertama Kali Aku Mengenalnya Aku berhasil menjadi kekasihnya. Laki-laki yang selama 4 tahun sudah aku kagumi dan cintai. Aku pertama kali bertemu dengannya ketika aku duduk di bangku SMP. Saat itu hidupku

Lebih terperinci

Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03

Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03 Buku BI 1 (5 des).indd 1 10/12/2014 8:43:03 Ibu Utha berjualan gorengan di tepi jalan. Di sana ada pisang, bakwan, tahu, dan cireng tersedia. Rasanya? Kata para pembelinya, gorengan Ibu Utha renyah dan

Lebih terperinci

Diceritakan kembali oleh: Rachma www.dongengperi.co.nr 2008 Cerita Rakyat Sumatera Utara Di tepi sebuah hutan kecil yang hijau, sebuah danau yang berair jernih berkilau disapa mentari pagi. Permukaannya

Lebih terperinci

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang.

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang. Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang. Sepertinya mereka adalah rekan kerja satu ruangan di lantai 12,

Lebih terperinci

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta D ANGEL: PRINCESS Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta Pasal 2: 1. Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan

Lebih terperinci

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu PROLOG Yui mengerjapkan matanya yang berat dan menggerakan tubuhnya turun dari ranjangnya. Seluruh badannya terasa remuk, dan kepalanya terasa amat pening. Mungkin karena aku terlalu banyak minum semalam,

Lebih terperinci

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah)

Hanya Lima. Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra. Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah) Hanya Lima Penulis: Boy Candra, Dkk Copyright 2012 by Boy Candra Desain Sampul: (Nuzula Fildzah) Editor: (Nuzula Fildzah) Cetakan pertama, 2012 Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com undang-undang Republik

Lebih terperinci

Anak laki-laki itu segera mengangkat kakinya. Maaf, ujarnya, sementara si anak

Anak laki-laki itu segera mengangkat kakinya. Maaf, ujarnya, sementara si anak PROLOG S eorang anak laki-laki berjalan menuju rumahnya dengan lemas. Padahal ini adalah hari pertamanya masuk SD, seharusnya dia merasa senang. Dia juga termasuk anak lakilaki yang pemberani karena dia

Lebih terperinci

BAB II RINGKASAN CERITA. sakit dan mengantarkan adik-adiknya ke sekolah. Karena sejak kecil Lina

BAB II RINGKASAN CERITA. sakit dan mengantarkan adik-adiknya ke sekolah. Karena sejak kecil Lina BAB II RINGKASAN CERITA Ada dua kewajiban yang paling di benci Lara yang harus di lakukannya setiap pagi. Lara harus mengemudi mobil ayahnya yang besar dan tua ke rumah sakit dan mengantarkan adik-adiknya

Lebih terperinci

Air mataku berlinang-linang sewaktu dokter mengatakan

Air mataku berlinang-linang sewaktu dokter mengatakan Bagian I 1 2 Air mataku berlinang-linang sewaktu dokter mengatakan keputusasaannya untuk mengobatiku. Aku ingat benar bagaimana harapanku dulu untuk sembuh di dalam rawatannya seperti pasien-pasien yang

Lebih terperinci

yang paling tidak pernah luput dari kematian adalah cairan ini. Wanita itu meringis ngilu. Semua yang menimpanya kini sudah jelas bagian dari

yang paling tidak pernah luput dari kematian adalah cairan ini. Wanita itu meringis ngilu. Semua yang menimpanya kini sudah jelas bagian dari PROLOG Queenstown Singapore, 1970 Apartemen setinggi ratusan kaki itu mustahil akan membuatnya mudah turun dan keluar. Dia ada di lantai paling atas. Bersama tiga nyawa yang telah hilang dengan beragam

Lebih terperinci

Setelah para penyamun pergi, Alibaba memberanikan diri keluar dari tempat

Setelah para penyamun pergi, Alibaba memberanikan diri keluar dari tempat Dahulu kala, dikota Persia, hidup 2 orang bersaudara yang bernama Kasim dan Alibaba. Alibaba adalah adik Kasim yang hidupnya miskin dan tinggal didaerah pegunungan. Ia mengandalkan hidupnya dari penjualan

Lebih terperinci

PRAJURIT YANG HILANG. Bulan Merkurius, dalam sistem kalender Teffloo

PRAJURIT YANG HILANG. Bulan Merkurius, dalam sistem kalender Teffloo 1 PRAJURIT YANG HILANG Bulan Merkurius, dalam sistem kalender Teffloo Seorang gadis berusia kira-kira dua puluh tahunan kalau tidak salah taksir sedang duduk membelakangi meja marmer besar yang terletak

Lebih terperinci

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia"

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen Keberanian Manusia Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia" Tukang Grafir Hanya ada satu tukang grafir di kota kami dan kebetulan dia adalah paman saya. Kalau dia bercakap dengan saya akhir-akhir ini, dia takkan bercerita

Lebih terperinci

Rangkuman Kata Mutiara Tentang Waktu

Rangkuman Kata Mutiara Tentang Waktu Rangkuman Kata Mutiara Tentang Waktu Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa,

Lebih terperinci

Musim Semi Merah. Dyaz Afryanto

Musim Semi Merah. Dyaz Afryanto Musim Semi Merah Dyaz Afryanto 2 Dyaz Afryan *** Musim Semi Merah Oleh: Dyaz Afryanto Copyright 2015 by Dyaz Afryanto Penerbit Nulisbuku.com Desain Sampul : Alf Sukatmo ( @Be_Illustrated ) Diterbitkan

Lebih terperinci

Mahesa Bayu Suryosubroto

Mahesa Bayu Suryosubroto Mahesa Bayu Suryosubroto hlm 1 Sekutu Lencana Vietnam Penerbit hlm 2 Wartawan dengan Tinta bab 1 Bajuku sedang lusuh, aku di kantor redaksi menanti hari yang hampir berakhir, jam kerja hampir selesai,

Lebih terperinci

Raja Langit, Raja Bumi, dan Putri Bulan Kisah dari Sulawesi Selatan

Raja Langit, Raja Bumi, dan Putri Bulan Kisah dari Sulawesi Selatan Raja Langit, Raja Bumi, dan Putri Bulan Kisah dari Sulawesi Selatan Kisah ini mengajarkan dua hal: Pertama, bahwa setiap peperangan yang dikobarkan oleh rasa iri dan benci hanya akan menghancurkan semua

Lebih terperinci

Soedjono-Tresno Private High School (STPHS) (I)

Soedjono-Tresno Private High School (STPHS) (I) CHAPTER 1 Soedjono-Tresno Private High School (STPHS) (I) Kepala Sekolah Soedjono-Tresno Private High School atau STPHS, Christoper Rumbewas, menerima sejumlah buku, berkas siswa, dan juga seragam sekolah

Lebih terperinci

Restoran Masih Terbuka

Restoran Masih Terbuka Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia" Restoran Masih Terbuka Sudah lima tahun lelaki itu jadi langganan restoran saya. Saya tahu benar siapa dia itu dulu dan sekarang. Dulu ia seorang mayor. Sekarang

Lebih terperinci

CINTA TELAH PERGI. 1 Penyempurna

CINTA TELAH PERGI. 1 Penyempurna CINTA TELAH PERGI 1 Penyempurna Enam belas tahun yang lalu seorang ibu bernama Rosa melahirkan seorang bayi perempuan, bayi yang selama ini bu Rosa dan pak Adam (suami bu Rosa) idam-idamkan selama dua

Lebih terperinci

MEMBINGKAI ASA. Tarie Kertodikromo

MEMBINGKAI ASA. Tarie Kertodikromo MEMBINGKAI ASA Tarie Kertodikromo MEMBINGKAI ASA Oleh Tarie Kertodikromo Copyright 2011 by Tarie Kertodikromo All rights reserved ISBN 978-602-98155-2-8 Cetakan I, Januari 2011 Diterbitkan oleh DeChrome

Lebih terperinci

The Coffee Shop Chronicles

The Coffee Shop Chronicles The Coffee Shop Chronicles #1 Surat untuk Tuan Arsitek Oleh : Firah Aziz / @firah_39 Aku melihatmu pagi ini memasuki ruangan coffee shop tempat aku berada sekarang. Berlatar gerimis dan lagu Could it Be

Lebih terperinci

Lima Belas Tahun Tidak Lama

Lima Belas Tahun Tidak Lama Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia" Lima Belas Tahun Tidak Lama Kota kami telah hampir berusia setengah abad, dan hampir saja hanyut karena kecelakaan gunung berapi. Beberapa tahun belakangan ini

Lebih terperinci

Entahlah, suamiku. Aku juga tidak pernah berbuat jahat dan bahkan selalu rajin beribadah, jawab sang isteri sambil menahan air mata.

Entahlah, suamiku. Aku juga tidak pernah berbuat jahat dan bahkan selalu rajin beribadah, jawab sang isteri sambil menahan air mata. Hikayat Cabe Rawit Alkisah, pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami-isteri di sebuah kampung yang jauh dari kota. Keadaan suami-isteri tersebut sangatlah miskin. Rumah mereka beratap anyaman daun rumbia,

Lebih terperinci

1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati

1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati 1 Curahan Hati Sebatang Pohon Jati Oleh: Alberta Angela (@black_printzesa) Hai, namaku Jati. Mungkin kalian semua sudah sering mendengar namaku. Tapi mungkin kalian belum terlalu mengenal aku dan kehidupanku.

Lebih terperinci

ROSE PAPPER AND BLOODY LILY Part 1

ROSE PAPPER AND BLOODY LILY Part 1 ROSE PAPPER AND BLOODY LILY Part 1 Sinar matahari siang ini begitu terik hingga sanggup menembus setiap celah kain berlapis yang menutupi kulit setiap orang yang menantangnya. Langkah Guri semakin cepat

Lebih terperinci

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di Chapter I: The First Meeting Seorang gadis sedang berjalan bahagia di sepanjang jalan pada malam yang cerah. Ia melihat ke sekelilingnya dengan senyum ceria. Ia berharap hal aneh itu tidak akan muncul

Lebih terperinci

Oleh: Windra Yuniarsih

Oleh: Windra Yuniarsih Puncak Kebahagiaan Oleh: Windra Yuniarsih Perempuan adalah makhluk yang istimewa. Aku merasa beruntung dilahirkan sebagai perempuan. Meskipun dari keluarga sederhana tetapi kakiku dapat membawaku ke tempat

Lebih terperinci

Mengajarkan Budi Pekerti

Mengajarkan Budi Pekerti 4 Mengajarkan Budi Pekerti Sukakah kamu membaca cerita dan dongeng? Banyak cerita dan dongeng anak-anak yang dapat kamu baca. Dalam sebuah cerita, terdapat pelajaran. Belajarlah dari isi cerita dan dongeng.

Lebih terperinci

HANYA KAMU BAB 1 AMANDA

HANYA KAMU BAB 1 AMANDA MINGKIAJA HANYA KAMU BAB 1 AMANDA Hanya dengan memandangi fhotomu membuat hatiku damai, tetapi hanya sebatas itu yang dapat aku lakukan. Saat ini dirimu menjadi milik lelaki lain, lelaki yang sebenarnya

Lebih terperinci

Alifia atau Alisa (2)

Alifia atau Alisa (2) Alifia atau Alisa (2) Dari suratku yang satu ke surat yang lainnya, dari pesan melalui media yang terhubung kepadanya semua sia-sia. Hingga lebih dua bulan aku menanti, tapi sepertinya perempuan ini bagaikan

Lebih terperinci

Penerbit Lintang Fajar

Penerbit Lintang Fajar Penerbit Lintang Fajar Terima Kasih dan Maaf 100 Cerita 100 Kata Copyright 2015 oleh Aditya Prahara Desain Sampul : Indri Wulandari & Aditya Prahara Desain Isi : Indri Wulandari Penerbit Lintang Fajar

Lebih terperinci

Pemilik jiwa yang sepi

Pemilik jiwa yang sepi Mawar biru Kusiapkan ini khusus untuk hadiah ulang tahunmu Sebagai persembahanku atas perhatianmu... Cintamu dan kesediaanmu menerima diriku Terimalah ini Mawar biru... Yang khusus kupetik dari surga Untuk

Lebih terperinci

[Fanfic] Sebuah gambar aneh menarik perhatianmu. Gambar itu jelek, tapi memiliki sesuatu yang membuatmu penasaran. Cast : Kalian yang membaca~

[Fanfic] Sebuah gambar aneh menarik perhatianmu. Gambar itu jelek, tapi memiliki sesuatu yang membuatmu penasaran. Cast : Kalian yang membaca~ DOODLE [Fanfic] Sebuah gambar aneh menarik perhatianmu Gambar itu jelek, tapi memiliki sesuatu yang membuatmu penasaran Cast : Kalian yang membaca~ Part 1: Coretan Gambar Aku melihatnya lagi Gambar itu

Lebih terperinci

wanita dengan seribu pesona yang ada disebelahku. Terkadang Rini berteriak dan memeluk erat lenganku. Lucu rasanya jika memikirkan setiap kali ia

wanita dengan seribu pesona yang ada disebelahku. Terkadang Rini berteriak dan memeluk erat lenganku. Lucu rasanya jika memikirkan setiap kali ia PERSPEKTIF TERBALIK Namaku Aji. Aku hanyalah seorang remaja biasa dengan penampilan yang tak kalah biasa. Kehidupan sosial ku pun bisa dibilang biasa-biasa saja. Bahkan aku belum menuai apapun di kehidupanku.

Lebih terperinci

SINOPSIS. Universitas Darma Persada

SINOPSIS. Universitas Darma Persada SINOPSIS Watanabe Toru adalah seorang pria berusia 37 tahun yang sedang menaiki pesawat Boeing 737 menuju ke bandara Hamburg, Jerman. Sesampainya di bandara, dia mendengar suara lantunan instrumentalia

Lebih terperinci

PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini

PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini PENJAGAL ANGIN Tri Setyorini Awal yang ku lihat adalah abu putih yang berterbangan. Pikirku itu adalah salju yang menyejukkan. Namun ternyata bukan karena abu ini justru terasa panas dan membakar telapak

Lebih terperinci

Karya Kreatif Tanah Air Beta

Karya Kreatif Tanah Air Beta Mulyanissa 1 Hapsari Athaya Mulyanissa Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 1 Desember 2011 Karya Kreatif Tanah Air Beta Bagian I: Tujuan Penulisan Tanah Air Beta adalah novel yang dibuat berdasarkan film

Lebih terperinci

Damar, apakah pada akhirnya mereka ini bisa benar-benar pulang?

Damar, apakah pada akhirnya mereka ini bisa benar-benar pulang? 100 101 Walaupun aku pura-pura menutup kedua mataku. Toh, akhirnya kubaca juga cerita tentang Ann. Ann yang malang, mengingatkanku pada cerita tentang Elsja dan Djalil, hantu Belanda yang sempat kuceritakan

Lebih terperinci

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.

Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lelah menanti.. Cinta untukmu tak pernah berbalas. Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lucu memang, aku masih saja merindukanmu.. Walau kutau hatimu

Lebih terperinci

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika 1 Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman di Tesalonika yaitu kalian yang sudah bersatu dengan Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus: Salam

Lebih terperinci

Eliora. orang yang sedang menjalaninya. 1 Artinya, seberat-berat kami melihat sesuatu terjadi, lebih menyakitkan lagi bagi

Eliora. orang yang sedang menjalaninya. 1 Artinya, seberat-berat kami melihat sesuatu terjadi, lebih menyakitkan lagi bagi 1 Nadia Eliora Yuda Putri Bahasa Indonesia 7 13 September 2012 Pelarian Jauh Di Hutan Duarr! Bunyi ledakan bom tentara-tentara Jepang. Setelah ledakan pertama itu, orang-orang di desaku menjadi kalang

Lebih terperinci

PATI AGNI Antologi Kematian

PATI AGNI Antologi Kematian PATI AGNI Antologi Kematian Ita Nr. KATA PENGANTAR PATI AGNI Antologi Kematian Dalam Bahasa Sansekerta, Pati berarti mati, Agni berarti api. Pati Agni adalah mematikan api (kehidupan). Semua makhluk hidup

Lebih terperinci

Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa.

Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa. Hidup ini singkat bagiku! Kebahagian saat ini hanyalah sementara, tak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal layaknya sebagai manusia biasa. Jadi aku hidup tidak normal? Ya itu menurutku! Kehidupan

Lebih terperinci

Xen.. aku tutup mata kamu sebentar ya oke? ujar Ican dengan hati-hati menutupi maksudnya. Kalau aku tidak mau bagaimana? jawab Xena santai.

Xen.. aku tutup mata kamu sebentar ya oke? ujar Ican dengan hati-hati menutupi maksudnya. Kalau aku tidak mau bagaimana? jawab Xena santai. KOPI - Sudah ya capek aku lari-larian terus.. niat sekali ya ngelitikin aku?? ujar Xena ketika Ican mengejarnya di sebuah Taman Tiara yang biasa mereka datangi di waktu senggang. Xena dan Ican sudah dua

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Christmas Gift 5. Helai Daun Terakhir 17. Houi Dan Chana 27. Issun Boushi 35. Ikkyuu-San 85. Lukisan Sang Putri 61.

DAFTAR ISI. Christmas Gift 5. Helai Daun Terakhir 17. Houi Dan Chana 27. Issun Boushi 35. Ikkyuu-San 85. Lukisan Sang Putri 61. DAFTAR ISI Christmas Gift 5 Helai Daun Terakhir 17 Houi Dan Chana 27 Issun Boushi 35 Ikkyuu-San 45 Lukisan Sang Putri 61 Momotaro 68 Saudagar Jerami 76 Ikkyuu-San 85 Gongitsune 95 Christmas Gift The Gift

Lebih terperinci

Sang Pangeran. Kinanti 1

Sang Pangeran. Kinanti 1 Sang Pangeran Langkah Rara terhenti mendengar percakapan dari ruang tamu. Suara seseorang yang sangat dikenalnya. Suara tawa yang terdengar khas itu semakin memperkuat dugaannya, membuat jantung Rara berpacu

Lebih terperinci

Tante, please... Saya benar-benar membutuhkan bantuan. Pemuda itu tampak memohon. Tapi... Ini menyangkut hidup mati seseorang, tante!

Tante, please... Saya benar-benar membutuhkan bantuan. Pemuda itu tampak memohon. Tapi... Ini menyangkut hidup mati seseorang, tante! Bab I Karenina mengangkat kopernya dengan tergesa-gesa. Bi Sumi yang menggendong Alea, putrinya yang baru berumur 9 bulan, juga mengikuti langkahnya dengan tergesa-gesa. Kita harus cepat, Bi. Acaranya

Lebih terperinci

Aku Tidak Mengerti Orang Biasa

Aku Tidak Mengerti Orang Biasa 5 Aku Tidak Mengerti Orang Biasa Setelah pertengkaran aneh beberapa minggu lalu, aku berhasil mendapatkan hari libur minggu yang menyenangkan. Kali ini tanpa Siska ataupun ketua yang merencanakan menyusun

Lebih terperinci

Trainers Club Indonesia Surabaya Learning Forum episode 28. Rabu 29 Juli 2009 WILLEM ISKANDAR

Trainers Club Indonesia Surabaya Learning Forum episode 28. Rabu 29 Juli 2009 WILLEM ISKANDAR WILLEM ISKANDAR Willem Iskandar adalah penulis terkenal dari Sumatra Utara, Indonesia. Ia menulis puisi dan buku-buku sekolah. Ia tertarik untuk mengajar dan belajar. Ia adalah seorang Sumatra pertama

Lebih terperinci

Satu Hari Bersama Ayah

Satu Hari Bersama Ayah Rafid A Shidqi Satu Hari Bersama Ayah Tapi aku akan mengatakannya... bahwa aku sangat menyayangimu... Ayah Penerbit Nulis Buku Satu Hari Bersama Ayah Rafid A Shidqi Copyright Rafid A Shidqi, 2012 All rights

Lebih terperinci

Cermin. Luklukul Maknun

Cermin. Luklukul Maknun Cermin Luklukul Maknun Orang-orang terkekeh-kekeh setelah melihat dirinya di cermin. Mereka tersenyum, memerhatikan dirinya, lalu tersenyum lagi. Setelah itu, mereka mencatat sesuatu di buku. Mereka memerhatikan

Lebih terperinci

Dan ia baru menyadari betapa salahnya dirinya. Disana, muncul dari sebelah kirinya, ia merasakan gerakan udara yang cepat. Angin yang berhembus

Dan ia baru menyadari betapa salahnya dirinya. Disana, muncul dari sebelah kirinya, ia merasakan gerakan udara yang cepat. Angin yang berhembus SATU Kalau manusia didesain untuk memiliki lebih dari dua kaki oleh sang Pencipta, ia akan sangat bersyukur saat ini. Ia adalah seorang pria; kegelapan malam menutupi wujudnya. Kegelapan itu merupakan

Lebih terperinci

Mata Tomi terbelalak, ketika menyadari dia berada

Mata Tomi terbelalak, ketika menyadari dia berada Petualangan Tomi di Negeri Glourius Oleh: Desi Ratih Mata Tomi terbelalak, ketika menyadari dia berada di tempat yang begitu asing baginya. Suasana gelap dan udara yang cukup dingin menyelimuti tempat

Lebih terperinci

Kisah Mikhail. Jaman dahulu kala di Rusia hidup pasangan suami-istri Simon dan Matrena. Simon

Kisah Mikhail. Jaman dahulu kala di Rusia hidup pasangan suami-istri Simon dan Matrena. Simon Kisah Mikhail Jaman dahulu kala di Rusia hidup pasangan suami-istri Simon dan Matrena. Simon page 1 / 7 yang miskin ini adalah seorang pembuat sepatu. Meskipun hidupnya tidaklah berkecukupan, Simon adalah

Lebih terperinci

oooooooo "Park Shinhye!!!!!"

oooooooo Park Shinhye!!!!! 1 Ingin mengerti apa makna di balik senyumnya. Tapi seolah-olah aku mengamati, hatiku semakin jauh berlari berlawanan arah. Mengapa semua begitu rumit dan selalu ada yang terluka? Adakah satu hal saja

Lebih terperinci

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa... 6 Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa... OooOooOooO "Hye..." "Hhmmm..." "Aku mencintaimu..." "Nado. Aku

Lebih terperinci

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com DIPA TRI WISTAPA MEMBILAS PILU Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com MEMBILAS PILU Oleh: Dipa Tri Wistapa Copyright 2014 by Dipa Tri Wistapa Penerbit Dipa Tri Wistapa Website dipoptikitiw@gmail.com

Lebih terperinci

Kura-kura dan Sepasang Itik

Kura-kura dan Sepasang Itik Kura-kura dan Sepasang Itik Seekor kura-kura, yang kamu tahu selalu membawa rumahnya di belakang punggungnya, dikatakan tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar bagaimana keras kura-kura itu berusaha.

Lebih terperinci

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011 Nasution 1 Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011 Pantang Menyerah Saya berjalan di tengah kota, cuaca begitu indah. Dagangan di kota tampaknya telah terjual semua.

Lebih terperinci

"Apa begitu sulit untuk memulai hidup dengan seorang fotografer?" tanyanya saat aku

Apa begitu sulit untuk memulai hidup dengan seorang fotografer? tanyanya saat aku One - Deshi Angin yang semilir, bergerak dalam diam, malu-malu menelusup masuk melalui jendela kamar yang memang di biarkan terbuka oleh sang pemilik. Jam dinding yang bertengger indah di sisi sebelah

Lebih terperinci

TERPERANGKAP. merakitkata.blogspot.com

TERPERANGKAP. merakitkata.blogspot.com TERPERANGKAP Seberapa percayakah kau dengan apa yang ada di hadapanmu? Apakah setiap benda, padat, cair, gas yang kaurasakan itu nyata? Apakah tangan ini bergerak sesuai kehendakmu? Kaki ini berdiri menopang

Lebih terperinci

YANG TERHILANG Oleh: Yung Darius

YANG TERHILANG Oleh: Yung Darius YANG TERHILANG Oleh: Yung Darius ADEGAN 1. RUANG TAMU. SORE HARI. DUA ORANG (L/P) SEDANG BERCAKAP-CAKAP. 001. Orang 1 : Kayaknya akhir-akhir ini aku jarang melihat kamu ke gereja 002. Orang 2 : Jarang..!??

Lebih terperinci

semoga hujan turun tepat waktu

semoga hujan turun tepat waktu semoga hujan turun tepat waktu aditia yudis kumpulan cerita pendek dan flash fiction yang pernah diikutkan kompetisi nulisbuku dan comotan dari blog pribadi. Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com

Lebih terperinci

Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar

Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar 1. Dalam tayangan suatu berita pasti ada pokok berita yang disampaikan. Pokok berita

Lebih terperinci

Marwan. Ditulis oleh Peter Purwanegara Rabu, 01 Juni :25

Marwan. Ditulis oleh Peter Purwanegara Rabu, 01 Juni :25 Ellen hanya berdiri termangu melihat tubuh Marwan yang kaku terbujur yang tiga perempat tubuhnya tertutup oleh kain putih. Hanya kelihatan kepalanya saja. Ellen hanya ingin melihat wajah Marwan terakhir

Lebih terperinci

Kami sering melakukan kegiatan bersama, yaitu

Kami sering melakukan kegiatan bersama, yaitu Sebutkan anggota keluargamu di rumah? Sebutkan sifat-sifat anggota keluargamu tersebut! Ceritakan dalam bahasa tulis sederhana mengenai kebersamaan keluargamu! Anggota keluargaku adalah Sifat-sifat mereka

Lebih terperinci

Sepasang Sayap Malaikat

Sepasang Sayap Malaikat Sepasang Sayap Malaikat Mereka sepasang sayap terbang ke awan-awan ingatan pemiliknya memilih menapak tanah, menikah dengan gadis pujaan. Setahun lalu, ia bertemu seorang gadis di sebuah kebun penuh air

Lebih terperinci

Puzzle-Puzzle Fiksi. Inilah beberapa kisah kehidupan yang diharapkan. menginspirasi pembaca

Puzzle-Puzzle Fiksi. Inilah beberapa kisah kehidupan yang diharapkan. menginspirasi pembaca Puzzle-Puzzle Fiksi Inilah beberapa kisah kehidupan yang diharapkan menginspirasi pembaca JULIE 2 Akhirnya Buku Ini Milikku Aku tidak menghiraukan panasnya matahari di siang hari ini. Aku tetap berlari

Lebih terperinci

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan - - Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan - Aku bertemu denganmu lengkap dengan salam perkenalan. Senyummu membaur dengan karamel panas yang kau suguhkan. Katamu cuaca cukup dingin jika hanya duduk diam

Lebih terperinci

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap. CINTA 2 HATI Udara sore berhembus semilir lembut,terasa sejuk membelai kulit.kira kira menunjukan pukul 16.45 WIB. Seorang gadis yang manis dan lugu sedang berjalan didepan rumahnya itu. Tiba tiba seorang

Lebih terperinci

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua Rahasia Gudang Tua Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah suara petir yang silih berganti membuatnya susah memejamkan mata. Hiasan gantung di luar jendela kamarnya selalu bergerak ditiup angin

Lebih terperinci

Kau Tetap Indonesiaku

Kau Tetap Indonesiaku Kau Tetap Indonesiaku Ini adalah cerita tentang bagaimana seseorang mencoba meraih mimpi dengan caranya, dengan segala rintangannya, dengan segala kehilangannya, dan tentu saja kebahagiaannya. Saat itu,

Lebih terperinci

Peter Swanborn, The Netherlands, Lima Portret Five Portraits

Peter Swanborn, The Netherlands,  Lima Portret Five Portraits Peter Swanborn, The Netherlands, www.peterswanborn.nl Lima Portret Five Portraits Bukan seperti salam Semula, kata si laki-laki, adalah air di sini manis dan penuh hidup, kemudian manusia datang mereka

Lebih terperinci

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com LUCKY_PP UNTUKMU Yang Bukan Siapa-Siapa Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com UNTUKMU Yang Bukan Siapa-Siapa Oleh: Lucky_pp Copyright 2014 by Lucky_pp Desain Sampul: Ii dan friend Diterbitkan

Lebih terperinci

Budi Mulyanto. Hati Bicara

Budi Mulyanto. Hati Bicara Budi Mulyanto Hati Bicara Hati Bicara Copyright 2014, Budi Mulyanto Pertama kali diterbitkan dengan teknologi Print on Demand secara self-publishing oleh NulisBuku, Januari 2014 ILP Center Lt. 3-01, Pasar

Lebih terperinci

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus SATU Love is that condition in which the happiness of another person is essential to your own - ROBERT A. HEINLEIN Kenapa Mama harus pergi? tanya seorang anak berusia sekitar delapan tahun. Mama harus

Lebih terperinci

Rahasia Perempuan http://meetabied.wordpress.com Tempat Belajar Melembutkan Hati 1 PERBEDAAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN Berikut ini beberapa perbedaan laki-laki dan perempuan yang saya ambil dari buku : Perempuan,

Lebih terperinci

Coba perhatikan sekitar Anda di kantor atau lingkungan

Coba perhatikan sekitar Anda di kantor atau lingkungan Jalan Pikiranmu Akan Menjadi Jalan Hidupmu Coba perhatikan sekitar Anda di kantor atau lingkungan lainnya, adakah orang yang gemar mengeluh? Keluhannya bervariasi, mulai dari mengeluh tentang kinerja pemerintahan

Lebih terperinci

Pergi Tak Kembali. Oleh: Firmansyah

Pergi Tak Kembali. Oleh: Firmansyah 1 Pergi Tak Kembali Oleh: Firmansyah Lima tahun berlalu tanpa terasa. Tanpa terasa? Tidak juga, lima tahun itu juga Dam dan istrinya menunggu. Beruntung saat mereka mulai merencanakan banyak terapi hamil,

Lebih terperinci

IBU - seorang ibu beranak 1 berumur 30 tahun, berkulit putih, rambut hitam pendek - berjalan menuju sebuah BUKU.

IBU - seorang ibu beranak 1 berumur 30 tahun, berkulit putih, rambut hitam pendek - berjalan menuju sebuah BUKU. INT. GUDANG - MALAM IBU - seorang ibu beranak 1 berumur 30 tahun, berkulit putih, rambut hitam pendek - berjalan menuju sebuah BUKU. Ibu meniup permukaan buku. Debu berterbangan. Glittering particle membentuk

Lebih terperinci

(Matius 28:18-20, Kisah 1:8b)

(Matius 28:18-20, Kisah 1:8b) (Matius 28:18-20, Kisah 1:8b) Kita tidak diminta Tuhan Yesus datang ke gereja dengan konsep 4 D. Apa maksudnya? 4 D itu adalah Datang, Duduk, Diam, Dengar, tetapi kita perlu 4 P, apa itu? Pikirkan baik-baik,

Lebih terperinci

Prolog. Entah kenapa puisi yang kugubah. Padahal aku bukannya mahir berkata-kata. Kurasa, ini karenamu juga:

Prolog. Entah kenapa puisi yang kugubah. Padahal aku bukannya mahir berkata-kata. Kurasa, ini karenamu juga: Prolog Fito, Untukmu puisi-puisi ini kutulis. Kepadamu, puisi-puisi ini kutujukan. Entah kenapa puisi yang kugubah. Padahal aku bukannya mahir berkata-kata. Kurasa, ini karenamu juga: Untuk setiap berkat

Lebih terperinci

Bagian 1 : Tak Kan Kubiarkan Kau Merebutnya Dariku!

Bagian 1 : Tak Kan Kubiarkan Kau Merebutnya Dariku! Bagian 1 : Tak Kan Kubiarkan Kau Merebutnya Dariku! Mesin mobil sudah mati beberapa menit yang lalu, tapi Zhara masih duduk diam dibelakang kemudi. Sibuk menenangkan debar jantungnya, berusaha untuk bisa

Lebih terperinci

Siang itu terasa sangat terik, kami merasa lelah

Siang itu terasa sangat terik, kami merasa lelah SATU Siang itu terasa sangat terik, kami merasa lelah sekali. Namaku Reginia, Nia begitu sapaan orang-orang kepadaku. Aku dan suamiku Santoso baru saja pindah rumah. Maklum saja, aku dan Santoso adalah

Lebih terperinci

berjalan, mungkin karena posisi memboncengnya atau bagaimana. Motor yang dikendarai mengalami kecelakaan setelah menabrak sebuah mobil di tengah

berjalan, mungkin karena posisi memboncengnya atau bagaimana. Motor yang dikendarai mengalami kecelakaan setelah menabrak sebuah mobil di tengah NENEK GAYUNG Nenek Gayung adalah sebuah urban legend yang berasal dari Indonesia tentang penampakan nenek misterius yang tiba-tiba muncul di tepi jalan. Menurut legendanya, Nenek Gayung merupakan suatu

Lebih terperinci

Perlu waktu bagi anak anak itu untuk menjadi bagian dari kegelapan sebelum pohon pohon terlihat lebih jelas. Sebelum semak semak tinggi terlihat

Perlu waktu bagi anak anak itu untuk menjadi bagian dari kegelapan sebelum pohon pohon terlihat lebih jelas. Sebelum semak semak tinggi terlihat Perlu waktu bagi anak anak itu untuk menjadi bagian dari kegelapan sebelum pohon pohon terlihat lebih jelas. Sebelum semak semak tinggi terlihat lebih jelas. Sebelum batang pohon terlihat seperti batang

Lebih terperinci