The President Post. BISNIS 2013, Kemendag Hilirisasi dan Substitusi Impor

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "The President Post. BISNIS 2013, Kemendag Hilirisasi dan Substitusi Impor"

Transkripsi

1 EDISI INDONESIA Facebook: The President Post The President Post THE SPIRIT OF INDONESIA IDR 10,000 Vol. 2 No. 2 Edisi Minggu ke-2 Januari 2013 PENDIDIKAN Kurikulum 2013 akan Dipayungi dengan Peraturan Pemerintah Payung hukum berupa Peraturan Pemerintah merupakan satu diantara tiga skenario yang disiapkan Kemdikbud untuk memastikan kelangsungan kurikulum baru tersebut. Hal. A7 BISNIS 2013, Kemendag Hilirisasi dan Substitusi Impor Strategi yang akan dijalankan oleh Kemendag pada tahun 2013 untuk tetap mempertahankan kinerja ekspor, menurut Mendag, adalah hilirisasi dan substitusi impor. Hal. B1 OLAHRAGA Messi Raih Ballon D'Or Keempat Sebelumnya, ada tiga nama yang pernah mendapat Ballon d'or sebanyak tiga kali. Mereka adalah Johan Cryuff (1971, 1973, 1974), Michel Platini (1983, 1984,1985), dan Marco van Basten (1988, 1989, 1992).. Hal. B8 Diperlukan 1000 Rumah Sakit Baru Saat ini rasio tempat tidur di rumah sakit dan jumlah penduduk di Indonesia masih sangat jomplang. Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia tidak disertai dengan pembangunan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas. Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia, Dr. Sutoto mengungkapkan bahwa saat ini rasio tempat tidur dan jumlah penduduk di Indonesia masih sangat jomplang. Menurut WHO, satu tempat tidur di rumah sakit itu untuk 100 ribu penduduk, sedang di Indonesia saat ini adalah satu tempat tidur untuk 230 ribu penduduk, ungkapnya. Berdasarakan data tersebut, Sutoto menyebutkan bahwa industri rumah sakit memiliki potensi yang sangat besar. Apalagi industri ini juga tergolong industri yang terbuka untuk investasi. Investor asing boleh memiliki hingga 69% saham, ujarnya. Selain itu, terkait dengan akan diberlakukannya UU BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) pada tahun 2014, dimana kesehatan masyakat khususnya kelas bawah menjadi tanggungan Pemerintah, membuat akan semakin banyak masyarakat yang akan tersentuh rumah sakit. Namun demikian, Sutoto menyebutkan bahwa industri ini juga memiliki kendala, khususnya terkait minimnya tenaga kerja. Dia menyebutkan, jumlah tenaga kesehatan di Indonesia saat ini masih sangat kurang. Dalam sebuah acara, Wakil Presiden Boediono mengatakan, Indonesia kekurangan dokter spesialis mata. Baru-baru ini Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam mengungkapkan, Indonesia kekurangan dokter spesialis penyakit dalam. Dalam hal dokter umum pun, Wakil Menteri Kesehatan per- nah mengatakan bahwa jika sistem jaminan sosial nasional akan dilaksanakan, akan terjadi kekurangan dokter umum sekitar orang. Selain itu permasalahan ketidakmerataan distribusi fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, juga masih terjadi. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa dari kunjungan ke 15 propinsi, pihaknya mendapati adanya daerah yang sangat cukup dalam jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga Menurut WHO, satu tempat tidur di rumah sakit itu untuk 100 ribu penduduk, sedang di Indonesia saat ini adalah satu tempat tidur untuk 230 ribu penduduk. Menteri Nafsiah mengatakan bahwa untuk penambahan jumlah tempat tidur rumah sakit, Pemerintah Indonesia menganggarkan dana Rp 7 triliun sampai tahun kesehatan. Jumlahnya sampai melebihi standar yang ditetapkan WHO (World Health Organization). Sementara, di sisi lain, ada daerah yang sangat di bawah standar dalam hal kecukupan itu. Selanjutnya, Menteri Nafsiah mengatakan bahwa untuk penambahan jumlah tempat tidur rumah sakit, Pemerintah Indonesia menganggarkan dana Rp 7 triliun sampai tahun Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Ali Ghu- Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi fron Mukti menjelaskan, saat ini jumlah tempat tidur di RS dan puskesmas sebanyak unit, atau terdapat kekurangan tempat tidur. Menurut Ghufron kesiapan jumlah tempat tidur secara provinsi bervariasi, dengan beberapa provinsi mengalami kelebihan jumlah tempat tidur dan beberapa provinsi yang kekurangan. Provinsi dengan jumlah penduduk padat seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara mengalami kekurangan jumlah tempat tidur, sementara provinsi dengan jumlah penduduk jarang seperti Papua mengalami kelebihan jumlah tempat tidur. Sebab itu, kata Ghufron, penambahan kebutuhan rumah sakit dan tempat tidur perawatan lainnya sangat tergantung disparitas geografis suatu daerah. Pemerintah, menurut Ali Ghufron, menargetkan sebanyak 182,6 juta penduduk akan menjadi peserta BPJS jaminan kesehatan pada 2014 saat badan tersebut mulai beroperasi. Jumlah itu mencakup 70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia, tuturnya. Target itu terdiri atas 96 juta peserta Jamkesmas serta 86,6 juta pekerja yang memiliki jaminan kesehatan lain. Akhir tahun 2011, jumlah penduduk yang menjadi peserta jaminan kesehatan dengan berbagai skema mencapai 63 persen, mulai dari peserta Askes, Jamsostek, TNI- POLRI, Jamkesmas, Jamkesda, dan jaminan perusahaan. "Itu berarti mulai sekarang sampai dengan akhir tahun 2014 harus meningkat 7 persen atau sekitar 16,6 juta jiwa," ujar Ghufron. Pemerintah juga akan menambah jumlah penerima bantuan iuran (PBI) bagi kelompok masyarakat sasaran yang saat ini dijamin oleh Jamkesmas sebanyak 76,4 juta jiwa. Penambahan itu akan dilakukan secara bertahap, yaitu pada 2013 ditambah sebanyak 10 juta PBI menjadi 86 juta dan tahun 2014 menjadi 96 juta orang. Semangat Wirausaha dibutuhkan di Aceh Indonesia MDG Awards Wujud Apresiasi Pelaku Pembangunan Indonesia Aceh memiliki kekayaan alam yang sangat besar namun hingga kini belum digarap secara maksimal oleh penduduk setempat. Oleh karena itu para sarjana di Aceh Utara diminta tidak hanya mau bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) karena masih banyak sektor usaha lain yang belum tersentuh dan dapat dikembangkan untuk mewujudkan kemandirian dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. "Mayoritas alumni perguruan tinggi saat ini sangat ingin menjadi PNS dan bekerja di kantor pemerintahan. Ini menimbulkan kemalasan untuk berwiraswasta secara mandiri," kata anggota Komisi E DPRK Aceh Utara, Ahmad Satari, Rabu (9/1). Menurutnya, untuk menghilangkan keinginan menjadi PNS di kalangan masyarakat, pemerintah harus mampu meyakinkan masyarakat bahwa sumber penghidupan tidak hanya menjadi pegawai pemerintah, tetapi berwiraswasta juga menjanjikan dalam mencapai kemandirian ekonomi. Terjun ke dunia usaha merupakan salah satu cara paling baik dalam meningkatkan perekonomian daerah serta menciptakan lahan kerja yang lebih luas. Namun, untuk menjalankan usaha sebaiknya mampu bersaing. Seorang pengusaha yang mampu bersaing tentunya harus inovatif dan kreatif dalam Terjun ke dunia usaha merupakan salah satu cara paling baik dalam meningkatkan perekonomian daerah serta menciptakan lahan kerja yang lebih luas. menjalankan usahanya. Penanaman mental dan karakter berwirausaha memang harus ditanamkan sejak usia muda. Selain berada di usia produktif, pikiran jernih, dan semangat pun begitu menggebu. Untuk mencapai sukses, semua itu harus dijalankan dengan sepenuh jiwa. Selain itu, sarjana juga diimbau tidak takut menetap di kampung halaman untuk menggerakkan sektor ekonomi. Di sisi lain, lanjutnya, perguruan tinggi di Aceh Utara harus menciptakan program yang mampu mendidik alumninya lebih terampil sehingga mereka siap bekerja saat lulus nanti berbekal keterampilan khusus di bidang tertentu. Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga dihimbau agar lebih banyak mengadakan pelatihan atau kompetisi bagi generasi muda untuk menyebarkan semangat wirausaha. Membuka peluang dan pinjaman modal awal juga sebaiknya ditingkatkan agar menarik minat para sarjana untuk menjadi pengusaha. Secara terpisah, Menteri BUMN, Dahlan Iskan pernah melarang sarjana untuk menjadi PNS. Menurut Dahlan, birokrasi pemerintah Indonesia masih lemah sehingga sarjana yang jadi PNS justru rugi. Kalau Anda jadi PNS, ndak akan maju. Anda dibatasi jam kerja, kemampuan fisik Anda tidak akan bisa digunakan maksimal, tegasnya. Dahlan mencontohkan, seorang PNS tidak mungkin bekerja selama 24 jam di kantor. Selain kantornya sudah tutup, PNS yang bekerja berlebihan akan menjadi bahan pergunjingan di internal rekan-rekan kerjanya. Dahlan menyarankan agar para sarjana lebih memilih menjadi pengusaha ketimbang jadi pegawai. Selain bisa memaksimalkan kemampuan, Indonesia juga sangat butuh pengusaha muda. Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan juga menantang para sarjana baru untuk menjadi wirausaha bukan mencari pekerjaan. Menurutnya, generasi muda harus berani mengambil tanggung jawab dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan Kementerian Koperasi dan UKM siap memfasilitasi bantuan modal usaha. Program kredit usaha rakyat (KUR) dan bantuan dana bergulir untuk wirausaha juga telah berjalan efektif. Program tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa dan sarjana-sarjana baru untuk mendapatkan pinjaman modal. Ia mengatakan, khusus untuk program KUR sampai kini telah digulirkan dana sebesar Rp90 triliun sejak tahun Besarnya serapan pinjaman modal tersebut membuktikan kalau kegiatan usaha di negeri ini semakin berkembang. Syarief menambahkan, angkatan kerja Indonesia mencapai 120 juta orang dan sampai kini 1,56 persen diantaranya merupakan pelaku wirausaha. Hal itu, berbanding jauh dengan sebelumnya yang hanya 0,18 persen dan tahun 2013 pemerintah menargetkan jumlah wirausaha menjadi 2 persen dari total angkatan kerja. Dia menjelaskan, kewirausahaan adalah program yang terus didorong pemerintah untuk memperluas lapangan pekerjaan. Pemerintah juga memberikan berbagai kemudahan dalam membantu permodalan wirausaha. Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millenium Development Goals (KUKPRI MDGs) kembali menyelenggarakan Indonesia MDG Award (IMA). Penghargaan ini sekaligus dijadikan forum tahunan sebagai apresiasi bagi para pelaku pembangunan berwawasan MDGs terbaik dari seluruh nusantara. IMA 2012 kali ini kami tidak hanya mengharapkan meningkatnya jumlah kepesertaan, tetapi juga menekankan pada kualitas program yang mereka unggulkan, ujar Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk MDGs Nila Moeloek dalam acara Konperesi Pers Indonesia MDG Award 2012 di Kantor KUKPRI, Jakarta. Nila mengatakan Indonesia MDG award 2012 ini mengusung tema Beraksi untuk Negeri sebagai bentuk penghargaan dan evaluasi kinerja dari berbagai pihak yang masuk ke dalam pelaku kepentingan dalam pencapaian MDGs. Dia mengatakan selain itu tujuan penyelenggaraan Indonesia MDG award ini juga memberikan apresiasi kepada para pelaku pembangunan yang telah menghasilkan prestasi terbaik dalam upaya mendorong percepatan pencapaian MDGs di In- Nila Moeloek Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk MDGs donesia selama hampir 13 tahun program MDGs berjalan. IMA 2012 didukung sejumlah tokoh nasional dan para pakar sebagai dewan juri, yakni Prof Fasli Jalal, Wicaksono Sarosa (Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan), Ninok Leksono (Redaktur Senior Kompas), Budi Setyarso (Redaktur Pelaksana Majalah Tempo), Heru Prasetyo (Deputi I UKP4), Soedarti Surbakti (mantan Ketua Badan Pusat Statistik), Arum Atmawikarta (Sekretaris Eksekutif Sekretariat MDGs Bappenas). Fasli Djalal mengatakan tema penilaian dibagi dalam lima kategori yang bersumber dari delapan butir MDGs. Kelima kategori itu pendidikan, kesehatan ibu dan anak, nutrisi, penanggulangan HIV/AIDS; malaria; dan penyakit menular lain, dan air ber- sih/sanitasi. Selain itu ada tiga kategori khusus yakni penurunan laju kemiskinan, media pendukung MDGs, dan propinsi terbaik. Tiap kategori dipilih empat pemenang dari tiap-tiap elemen yaitu kabupaten/kota, LSM, kepemudaan, dan sektor swasta. Pendaftaran kepesertaan MDG award dibuka secara resmi mulai tanggal 7 Januari-22 Februari 2013 melalui com dengan melampirkan contoh contoh program dalam rangka mencapai tujuan MDGs. Setelah seleksi awal yang mencakup kelengkapan administrasi dan pembobotan secara online, dewan juri akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi program finalis mulai tanggal 6-9 Maret Sebagai bagian dari keseluruhan pelaksanaan Indonesia MDG Awards, sebuah buku berisi cerita singkat praktek cerdas para pemenang IMA 2011 telah diluncurkan. Buku dengan judul Pencerah Nusantara: Best Practices untuk Mencapai MDGs dijual untuk masyarakat luas dan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk beraksi dan melakukan berbagai replikasi pembangunan di kalangan masyarakat.

2 A2 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Opini Kemandirian Perekonomian Nasional Diperlukan kerjasama strategis antara pihak pengusaha, pemerintah, para pekerja, dan akademisi dalam mewujudkan sinergi rantai industri menuju kemandirian perekonomian nasional Oleh Hendra Manurung* Perekonomian Indonesia telah mengalami banyak permasalahan, salah satunya adalah terjadinya krisis moneter pada akhir Juli 1997, yang berlanjut dengan terjadinya stagflasi atau resesi yang diikuti dengan tingginya tingkat inflasi. Pemerintah sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan telah berusaha untuk mengentaskan diri dari krisis moneter tersebut, akan tetapi kebijakan yang dirasa oleh pemerintah baik, bagi dunia usaha atau industri menjadi suatu beban yang berat. Kebijakan tersebut antara lain kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), dimana dengan adanya kenaikan BBM biaya operasional dan produksi menjadi tinggi sedangkan daya beli masyarakat menjadi rendah. Kondisi tersebut di atas, menuntut perusahaan untuk melakukan efisiensi sehingga perusahaan dapat mempertahankan usahanya. Untuk dapat mempertahankan usahanya dalam kondisi dan situasi yang tidak menentu ini, perusahaan membutuhkan dana untuk kegiatan operasionalnya. Dana (modal) tersebut berasal dari dua sumber yaitu dari dalam perusahaan (sumber internal) dan dari luar perusahaan (sumber eksternal). Dana yang berasal dari dalam perusahaan jumlahnya terbatas serta tidak cukup untuk menutupi kebutuhannya, maka perusahaan akan menggunakan dana eksternal dengan penggunaan hutang yang meliputi hutang lancar maupun hutang jangka panjang sebelum menerbitkan saham. Umumnya perusahaan-perusahaan di Indonesia sebagian besar berdiri di atas struktur modal yang bertumpu pada hutang. Struktur modal merupakan bagian dari struktur keuangan yaitu perbandingan antara total hutang dengan modal sendiri. Perusahaan perlu mencapai struktur modal yang optimal sehingga biaya modal rata-rata perusahaan dapat diminimalkan atau perusahaan dapat memaksimalkan nilainya yang didalamnya terkandung memaksimumkan kemakmuran para pemegang saham dengan meningkatkan harga saham perusahaan. Jika nilai perusahaan semakin tinggi, maka akan semakin tinggi pula kemakmuran para pemegang saham. Sartono (1996:302) menjelaskan bahwa struktur modal yang optimal adalah struktur modal yang menciptakan suatu kombinasi sumber dana permanen sehingga mampu memaksimumkan kemakmuran para pemegang saham. Mardiana (2003) melakukan penelitian dengan menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan metal yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode tahun Variabel yang digunakan adalah struktur aktiva, profitabilitas, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan. Hasil penelitiannya adalah struktur aktiva, profitabilitas, ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan metal yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Struktur modal (capital structure) merupakan kombinasi atau bauran seluruh sumber pendanaan jangka panjang yang digunakan perusahaan. Tujuan pokok manajemen struktur modal adalah menciptakan suatu kombinasi sumber dana permanen yang sedemikian rupa sehingga mampu meningkatkan nilai perusahaan dengan cara memaksimalkan harga saham perusahaan. Nilai perusahaan adalah sama dengan nilai pasar saham ditambah dengan nilai pasar hutang (Clarke et.al,1990:164). Weston dan Brigham (1993:174) menyatakan bahwa struktur modal adalah pembiayaan permanen perusahaan yang terutama berupa hutang jangka panjang, saham preferent, dan saham biasa tetapi tidak termasuk semua kredit jangka pendek. Hal ini merupakan sesuatu hal yang wajar bila perusahaan-perusahaan manufaktur di Indonesia menganggap bahwa aktiva tetap menyerap sebagian terbesar dari modal yang ditanam, mengingat tanpa aktiva tersebut proses produksi tidak mungkin berjalan. Jumlah aktiva tetap yang ada dalam perusahaan paling tidak dipengaruhi oleh sifat atau jenis proses produksi yang dilaksanakan. Sekitar sepuluh perusahaan asing yang mempekerjakan sekitar tenaga kerja mengancam akan segera hengkang dari Indonesia menyusul makin maraknya aksi demo buruh yang mengganggu aktivitas produksi mereka (30/10/12). Bahkan, dua di antaranya sudah mulai berhenti operasi, lantaran akses jalan masuk menuju pabrik mereka hingga kini masih diblokade oleh kalangan buruh yang menuntut manajemen untuk mengangkat pekerja outsourcing menjadi karyawan tetap. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi, dalam diskusi Jurnalis Nakertrans tentang Jaminan Kelangsungan Pekerjaan dalam Sistem Outsourcing, di Jakarta, ada dua perusahaan menyampaikan tidak tahan lagi dengan adanya demonstrasi buruh di Indonesia. Yang satu mau relokasi pabriknya ke Bangladesh, tapi saya bilang sama yang punya, kasih saya waktu sebulan selesaikan masalah ini. Sekarang semua tergantung pemerintah, kalau tidak bisa menyelesaikan secepatnya, saya juga angkat tangan. Dengan demikian muncul dampak ekonomi yang tidak diinginkan, jika dua perusahaan tersebut jadi hengkang dari Indonesia, maka citra Indonesia di mata investor asing pun akan semakin terpuruk. Bahkan kabar mengenai runyamnya penanganan iklim ketenagakerjaan di Indonesia yang mulai tidak kondusif ini sudah menjadi pembicaraan serius di kalangan para investor asing seperti Jepang dan Korea yang banyak menanamkan investasinya di Indonesia (Foreign Direct Investment, FDI). Apindo mengancam akan menggugat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar ke Mahkamah Agung (MA) jika jadi menerbitkan peraturan tentang lima bidang pekerjaan yang dapat menggunakan sistem outsourcing. Menurut Sofjan, jika peraturan untuk lima bidang pekerjaan tersebut jadi diterbitkan maka sama artinya dengan melanggar UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, melalui pengajuan judicial review ke MA, pasalnya dalam Undang- Undang Ketenagakerjaan tidak satu kata pun yang menyebut tentang sistem outsourcing atau alih daya, sehingga peraturan kementerian pun tentang sistem itu tidak dapat dibuat tanpa pembahasan di lembaga tripartit nasional. Sementara itu Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI), Said Iqbal kepada menyampaikan hasil kesepahaman antara Menakertrans dengan MPBI, telah disepakati bahwa Per Menakertrans tentang Pelarangan Penggunaan Outsourcing Tenaga Kerja/Pekerja Alih Daya akan dikeluarkan paling lambat Jumat, 2 November Hal ini memang dapat dimaklumi sepanjang sesuai dengan isi prinsipnya pada proses produksi langsung atau kegiatan pokok dilarang menggunakan pekerja alih daya, setiap pekerja atau buruh yang bekerja di sebuah perusahaan maka majikannya adalah pemilik perusahaan bukan di luar perusahaan atau agen sebagai majikan, pekerja alih daya hanya boleh untuk lima jenis pekerjaan saja yaitu catering, clean- Diperlukan adanya kebutuhan untuk segera mendiversifikasi pasar dalam dan luar negeri, serta memperkuat hubungan perdagangan antar negara, selain program nyata realisasi konektivitas infrastruktur dari Sumatera hingga Jawa dan Bali, dengan memadukan rantai pasokan perlu diperkuat. ing service, security, driver, jasa penunjang pertambangan atau perminyakan. Di luar lima jenis pekerjaan tersebut tidak diperbolehkan. Namun demikian bilamana dari lima jenis pekerjaan tersebut adalah kegiatan pokok maka tidak boleh menggunakan pekerja alih daya, misal cleaning service di hotel dan rumah sakit atau security di bank dan perkebunan. Berkaca dari kondisi demikian, menurut penulis, dengan semakin melemahnya pertumbuhan ekonomi global, maka dikhawatirkan akan memberi dampak melambatnya pertumbuhan ekonomi serius bagi situasi perekonomian negara-negara berkembang, khususnya kepada Indonesia hingga pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2014 nantinya. Oleh karena itu, diperlukan adanya kebutuhan untuk segera mendiversifikasi pasar dalam dan luar negeri, serta memperkuat hubungan perdagangan antar negara, selain program nyata realisasi konektivitas infrastruktur dari Sumatera hingga Jawa dan Bali, dengan memadukan rantai pasokan perlu diperkuat. Dengan demikian maka diharapkan terdapat peningkatan jumlah nilai investasi dalam (PMDN) dan luar negeri (PMA), yang akan mampu membawa lebih banyak hasil dalam perdagangan barang dan jasa antar negara di dalam kawasan Asia Pasifik itu sendiri (Asia Pasific Intra-regional Free Trade Area). Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar menyampaikan dalam Seminar Bisnis dalam rangka memperingati 20 tahun hubungan ASEAN-India di Jakarta (Sinar Harapan 24/10/12). Mahendra juga mengatakan ada kebutuhan untuk mendapatkan perspektif komunitas ekonomi yang lebih luas daripada hubungan berbasis Free Trade Area (FTA) yang ada saat ini. Duta Besar India untuk Indonesia, Gurjit Singh, menyatakan tantangan saat ini adalah memandang investasi sebagai perbatasan dan melihat bagaimana perdagangan bisa didiversifikasi dengan investasi silang, dan perlunya penguatan hubungan India-ASEAN yang didasarkan pada prinsip-prinsip dasar seperti pendekatan kolaboratif, tujuan-tujuan kebijakan luar negeri yang bersama untuk tata dunia yang setara, pendekatan bersama untuk jalur laut Samudera Hindia, memperkuat pembangunan kapasitas industri, dan pengembangan SDM. Kedutaan Besar India bekerja sama dengan KA- DIN dan India Chamber of Commerce (ICC), Kolkatta, menyelenggarakan Seminar Bisnis ASEAN-India di Jakarta. Seminar bisnis ini adalah yang pertama dari serangkaian acara yang direncanakan diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia, menjelang KTT India-ASEAN di New Delhi, Desember 2012 untuk menandai peringatan 20 tahun kemitraan dialog ASEAN- India. Ajang bisnis ini menyusul kedatangan INS Sudarshini, Kapal Angkatan Laut India, di Indonesia untuk menapak tilas rute perdagangan bersejarah antara para anggota ASEAN. PT. Jababeka Industrial Estate terdapat di Cikarang Kabupaten Bekasi dengan luas lahan sebesar Ha. Jarak dari Bandara Soekarno-Hatta mencapai 65 Km, sedangkan dari Pelabuhan Tanjung Priok sekitar 40 Km. Kawasan Industri Jababeka dapat dicapai melalui berbagai jalur, seperti melalui Tol Jakarta Cikampek dan keluar di pintu tol Cikarang. Alternatif kedua melalui jalan negara Jakarta-Cikampek melalui Bekasi-Tambun-Cibitung-Cikarang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum. Alternatif lainnya adalah melalui jalur Cileungsi/Jonggol melewati kawasan Cikarang pusat. Dari arah Karawang-Cikampek, Jababeka dapat dicapai melalui tol maupun jalan negara Jakarta Cikampek. Kawasan industri Jababeka (KIJA) adalah kawasan industri yang dikelola oleh PT. Jababeka Tbk. PT. Jababeka Tbk didirikan pada tahun 1989 dan pertama kali dipublikasikan menjadi salah satu list developer industri dan estate di Indonesia pada tahun 1994, yang terdaftar di Jakarta Stock Exchange (JSX) dan Surabaya Stock Exchange (SSX). Infrastruktur di kawasan industri Jababeka telah memenuhi standar internasional dengan teknologi modern dan lengkap, seperti pembangkit tenaga listrik yang dikembangkan oleh PT. Ckarang Listrindo. Infrastruktur lainnya adalah pengadaan sarana dan prasarana air bersih (clean water supply) dengan kapasitas m3/ hari untuk menyediakan kebutuhan air bersih bagi industri dan Kota Jababeka secara keseluruhan. Waste water treatment dengan kapasitas m3/ hari dan kapasitas m3/ hari. Telecomunication network dengan kapasitas jaringan. Roads and drainase services melalui pengembangan jaringan jalan primer dengan lebar meter dan jalan sekunder berkapasitas meter. Fiber optic berkapasitas 64 Megabit/ detik dan 3 gigabit/detik. Fasilitas lainnya yang tersedia berupa pemadam kebakaran, fasilitas keamanan, fasilitas niaga, kesehatan, ruang terbuka hijau dan gasoline station. Dry port seluas 240 Ha. Letak posisi Jababeka Cikarang Dry Port yang strategis terletak di Kawasan Industri Strategis dan terbesar di Asia Tenggara, yang terletak di pusat kawasan industri manufaktur terbesar di Provinsi Jawa Barat, merupakan sebuah Kawasan Industri dengan lebih dari perusahaan industri, baik perusahaan multinasional dan kecil dan menengah usaha (UKM). Sekitar 200 hektar telah dialokasikan oleh Jababeka untuk Cikarang Dry Port yang dapat mudah diakses oleh jalan raya dan sistem kereta api massal (Mass Rapid Transportation). Selain itu Cikarang Dry Port juga menawarkan pusat layanan satu atap terpadu (integrated one full service) untuk penanganan manajemen pengiriman ekspor impor kargo dan solusi logistik untuk ekspor dan impor internasional, serta alokasi distribusi produk-produk domestik. Oleh karena itu maka dapat disimpulkan bahwa diperlukan kerjasama strategis antara pihak pengusaha, pemerintah, para pekerja, dan akademisi dalam mewujudkan sinergi rantai industri menuju kemandirian perekonomian nasional Apalagi dengam mempertimbangkan begitu pesatnya perkembangan ketenagalistrikan pada sistem Jawa - Bali yang mengalami tingkat pertumbuhan relatif sangat tinggi, serta mengingat potensi ketersediaan gas alam di pulau Jawa masih cukup memadai, sehingga masih terdapat kesempatan yang sangat besar untuk segera mendirikan pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar gas seperti Turbin Gas yang lebih dikenal dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG). Pemanfaatan PLTG/PLTMG tersebut akan menopang program Pemerintah sebagaimana tertuang didalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yang mentargetkan energi bauran (mixing) secara optimal di tahun 2025 melalui pemanfaatan gas alam menjadi lebih dari 30% terhadap total konsumsi energi nasional. Dengan demikian maka dapat terbentuk kehidupan masyarakat madani yang mempunyai karakter seperti: kemajemukan budaya (multicultural society), hubungan timbal balik (reprocity), dan sikap saling memahami dan menghargai (mutual respect). Pada intinya karakter masyarakat madani ini merupakan guiding ideas, terutama dalam bagaimana perwujudan ide-ide yang mendasari masyarakat madani, yaitu prinsip-prinsip moral, keadilan, kesamaan, musyawarah, dan demokrasi *Hendra Manurung, penulis merupakan Staf Pengajar/Dosen Tetap Hubungan Internasional Universitas Presiden, Kota Jababeka, Cikarang Bekasi. EDISI INDONESIA The President Post THE S P IRIT O F INDO N E SIA The President Post - Circulation Departments Menara Batavia 25th Floor Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta 10220, Indonesia Phone: Fax.: Berlangganan Sekarang! YA! SAYA INGIN BERLANGGANAN The President Post Jabodetabek HEMAT Nama Tn. Ny. Alamat Rumah Kantor Tanggal Lahir Perusahaan Telp. Kode Pos Jabatan PERSONAL INFORMATION 1 bulan Rp. 40,000 - HP Edisi Indonesia 3 bulan 6 bulan 12 bulan Rp. 108,000 Rp. 204,000 Rp. 384,000 10% 15% 20% Koran lain yang anda baca? Sebutkan jika ada Fax. CARA PEMBAYARAN Harap transfer ke: Bank BCA No. Rek Atas nama PT. Kawasan Industri Jababeka KIRIM MELALUI FAX FORM DAN BUKTI PEMBAYARAN KE: INFORMASI LEBIH LANJUT, HUBUNGI: / EDISI INDONESIA The President Post THE SPIRIT OF INDONESIA UNTUK BERLANGGANAN Hubungi: / CEO & PEMIMPIN REDAKSI: Rachmat Wirasena Suryo I KONTRIBUTOR: Atmono Suryo; Jeannifer Filly Sumayku; Bambang Sulistomo; Paulus Khierawan; Muchtar Pakpahan; Hendra Manurung; Iqbal Alaik; Public Private Partnerships Indonesia; Majalah RESPECTS I REPORTER & FOTOGRAFER: Rians Rivco; Heros Barasakti I SIRKULASI: Seny Rosgandasari I LAYOUT & DESAIN: Mohamad Akmal I CHIEF MARKETING OFFICER: Donny Martin MARKETING MANAGER: Daniel Trioska I SALES MANAGER: Andrian Irawan DITERBITKAN OLEH: PT Kawasan Industri Jababeka Menara Batavia Lantai 25, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta 10220, Indonesia Telp.: (021) I Fax: (021) I

3 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 A3 Opini TINJAUAN EKONOMI Masalah Urbanisasi Laju Urbanisasi Semakin Rentan Diperkirakan penduduk dunia saat ini sudah mencapai sekitar 7 miliar dan akan terus meningkat sampai mencapai 9 miliar. Diperkirakan bahwa 70% dari penduduk dunia akan bermukim di kota-kota. Oleh Atmono Suryo LAJU URBANISASI Dunia menghadapi soal demografi dinegara-negara berkembang yang semakin rentan. Diperkirakan bahwa penduduk dunia sudah mencapai sekitar 7 miliar. Akan terus meningkat sampai mencapai 9 miliar. Diperkirakan bahwa 70% dari penduduk dunia akan bermukim di kota-kota. Menurut perkiraan PBB negara-negara yang akan menghadapi pemindahan penduduk kearah perkotaan yang terbanyak adalah: India, China, Nigeria, Amerika Serikat dan Indonesia. Indonesia akan termasuk salah satu negara yang akan menghadapi masalah urbanisasi yang terbesar didunia. yaknya sampah dsb. Ini menggambarkan betapa beratnya bagi negara-negara berkembang dalam menghadapi masalah urbanisasi. Menurut data yang disampaikan oleh Yap Kioe Sheng dalam suatu forum diskusi di ESCAP di Bangkok, urbanisasi di Asia Tenggara di tahun 2010 mencapai indeks 41.8%. Yang berarti sekitar 41.8% yang sudah tinggal di wilayah perkotaan. Di Singapura sudah tercapai indeks 100% karena kota tersebut sudah merupakan negara perkotaan. Di Malaysia 72.2%, Filipina 48.9% dan Indonesia 44.3% (lihat tabel). Menurut Proyeksi BPS urbanisasi di Indonesia akan mencapai 68% pada Sedangkan kalangan PBB memperkirakan bahwa Indonesia akan menghadapi tambahan penduduk perkotaan sebesar 92 juta. Kota-kota di Asia Ternggara menghadapi permasalahan kumuh-kumuh yang sudah cukup besar; dengan penduduk kumuh (slum population) sebesar 72 juta. Menurut data dari UN- HABITAT, 2010 negara-negara Asia Tenggara yang memiliki slum population yang terbesar (tahun 2005) ialah Indonesia 28 Menurut Proyeksi BPS urbanisasi di Indonesia akan mencapai 68% pada Sedangkan kalangan PBB memperkirakan bahwa Indonesia akan menghadapi tambahan penduduk perkotaan sebesar 92 juta. juta dan Filipina 22 juta; dibandingkan dengan Vietnam 9 juta; Myanmar 7 juta dan Thailand 2 juta. Kalau perkiraan-perkiraan diatas itu benar maka Indonesia akan menghadapi masalah urbanisasi dalam skala besar dan akan bersifat semakin kritis, jika tidak ditangani secara efektif dalam periode yang meliputi Perkembangan di pulau Jawa sudah menunjukan adanya pemindahan penduduk Setiap hari dapat disaksikan betapa beratnya tugas Gubernur DKI Djokowi dalam menghadapi soal-soal yang serba kompleks di Jakarta; berkenaan dengan kemacetan lalu lintas; soal banjir; adanya kekurangan dalam penyediaan basic services ; makin besar jumlahnya tempat-tempat kumuh; banke kota-kota yang semakin deras; ditambah lagi dengan adanya masalah penanangan dan penglolaan kota-kota yang semakin berat. Perubahan dalam Pola Hidup Kenyataan di dunia menunjukkan bahwa pola hidup masyarakat dunia memang sudah sangat berubah. Sebagai akibat proses globalisasi; kemajuan teknologi; komunikasi dan transportasi yang canggih dsb. Pola hidup manusia zaman sekarang tidak lagi terpusat pada wilayah pedesaan; tetapi semakin beralih ke pusat-pusat perkotaan. Masalah gelombang urbanisasi bukan merupakan perkembangan yang ringan. Dapat kita saksikan betapa besarnya warga Afrika dan Asia yang akhirnya lari ke Eropa atau berusaha melalui jalan laut ke Australia. Karena negaranya sendiri tidak dapat memberikan peluang bagi penduduknya dalam mencari jalan penghidupan baru. Country Urban as % of total population Singapore Brunei 75.7 Malaysia 72.2 Philippines 48.9 Indonesia 44.3 Thailand 34.0 Myanmar 33.6 Lao PDR 33.2 Vietnam 30.4 Timor Leste 28.1 Cambodia 20.1 Southeast Asia 41.8 Source: UNDP, 2010 KESIMPULAN: Dapat disimpulkan kiranya bahwa masalah urbanisasi perlu mendapatkan perhatian yang semakin besar di Indonesia terutama dalam kurun waktu ; Pola penghidupan dunia sudah sangat berubah; kearah pola-hidup perkotaan; suatu pola yang tidak dapat dicegah; termasuk bagi Indonesia; Besar jumlahnya manusia yang berpindah dari wilayah rural ke arah urban (perkotaan) sudah merupakan suatu kenyataan; ditambah lagi diwilayah perkotaan sendiri sudah timbul tekanan-tekanan yang semakin berat; Dalam menghadapi masalah Menurut data dari UN-HABITAT, 2010 negara-negara Asia Tenggara yang memiliki slum population yang terbesar (tahun 2005) ialah Indonesia 28 juta dan Filipina 22 juta; dibandingkan dengan Vietnam 9 juta; Myanmar 7 juta dan Thailand 2 juta. urbanisasi diperlukan gerak reformasi yang komprehensif dan efektif. Tidak dapat ditangani secara parsial dan secara penanganan sewaktwaktu saja; Pendekatan masalah urbanisasi memerlukan perhatian dan partisipasi dari semua pihak (semua stakeholders); tidak hanya dari pihak pemerintahan, tetapi juga dari masyarakat termasuk sektor swasta. Masalah urbanisasi merupakan tantangan yang cukup berat bagi Indonesia. Tetapi faktor urbanisasi dapat merupakan motor penggerak dalam menciptakan Indonesia yang maju dan modern. (A.S.) THE SPIRIT OF INDONESIA ENGLISH EDITION Have you read it? EDISI INDONESIA to Advertise, Subscribe, and Publication call: /

4 A4 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Nasional Bappenas: Penurunan Angka Kemiskinan Sejalan dengan Pertumbuhan Ekonomi Pemberlakuan E-KTP Molor Pemerintah memutuskan pemberlakuan e-ktp mundur dari semula 31 Desember 2012 menjadi 31 Desember Pemberlakuan e-ktp atau Kartu Tanda Penduduk elektronik secara nasional mundur setahun. Pemerintah memutuskan pemberlakuan e-ktp mundur dari semula 31 Desember 2012 menjadi 31 Desember Ketentuan perubahan pemberlakuan KTP Nasional itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2012 tentang Penerapan KTP Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional, yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Mendagri memimpin tim penataan dan pemberdaaan pedagang kaki lima (PKL) yang beranggotakan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari E. Pangestu, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Kesehatan Nasfiah Mboi, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri, Menakertrans Muhaimin Iskandar, dan Kepala BPOM Lucky Oemar Said. Tim Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL Pusat bertugas melakukan sinergi melalui sinkronisasi, harmonisasi, dan integrasi programprogram Penataan dan Pemberdayaan PKL di kementerian/ lembaga; melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Penataan dan Pemberdayaan PKL; dan melaporkan pelaksanaan program kepada Presiden, bunyi Pasal 13 Ayat (a,b,c) Perpres tersebut. Tim Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL Pusat itu bertanggung jawab kepada Presiden, dan melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Presiden sekurang-kurangnya satu kali Bambang Yudhoyono pada 30 Desember lalu. Demikian seperti dirilis oleh Sekretariat Kabinet RI di Jakarta, Rabu (9/1). Melalui Perpres No. 126/2012 itu ditegaskan, bahwa KTP non elektronik tetap berlaku dan harus disesuaikan paling lambat tanggal 31 Desember Dalam hal penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP Elektronik tetapi belum menerima KTP Elektronik, menurut Perpres ini, KTP non elektronik yang telah habis masa berlakunya dinyatakan tetap berlaku. Mendagri Pimpin Tim Penataan dan Pemberdayaan PKL Badan Pusat Statistik mencatat jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Indonesia pada 2012 mencapai 7,28 juta orang atau naik 5,09 persen dibandingkan kunjungan wisman pada tahun sebelumnya yang berjumlah 6,93 juta orang. "Kenaikan jumlah wisman ini terjadi di sebagian besar pintu masuk utama," kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta. Mendagri Gamawan Fauzi dalam setahun atau sewaktuwaktu apabila diperlukan. Tim Penataan dan Pemberdayaan PKL, menurut Perpres No. 125/2012 itu juga dibentuk di Provinsi, yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur; dan di Kabupaten/Kota, yang berkedudukan di bawah dan Lebih lanjut ia mengatakan persentase kenaikan tertinggi tercatat dipintu masuk Bandara Husein Sastranegara-Bandung sebesar 24,96 persen, Bandara Adi Sucipto-Yogyakarta sebesar 17,45 persen dan Bandara Sepinggan-Balikpapan sebesar 8,31 persen. Kenaikan, sambung dia, juga terjadi pada kunjungan wisman di November 2012 dibandingkan November 2011 mencapai 693,9 ribu orang atau naik 5,94 persen. Pada November tahun ini kenaikan persentase tertinggi Masa berlaku KTP non elektronik sampai dengan penduduk yang bersangkutan menerima KTP Elektronik, bunyi Pasal 10 Ayat (3). Terkait dengan pencetakan KTP Elektronik, melalui Perpres No. 126/2012 ini dijelaskan, bahwa perangkat keras dan perangkat lunak diberikan oleh Pemerintah kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupatan/Kota hanya 1 (satu) kali. Adapun blangko KTP Elektronik akan diberikan oleh pemerintah kepada pemerintah kabupaten/ kota setiap tahun. Pemeliharaan atas perangkat keras dan perangkat lunak menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Pemerintah bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota. Pelaksanaan tugas Tim Penataan dan Pemberdayaan PKL Pusat, Tim Penataan dan Pemberdayaan PKL Provinsi dan Tim Penataan dan Pemberdayaan PKL Kabupaten/Kota dilakukan secara terkoordinasi dalam satu kesatuan kebijakan Kunjungan Wisman ke Indonesia di 2012 Capai 7,28 Juta Orang Dari 693,867 wisman yang datang ke Indonesia pada November tahun ini diantaranya didominasi oleh berkebangsaan Malaysia. Kabupaten/Kota sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya, bunyi Pasal 3 Ayat (3) Perpres ini. Meski begitu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi tetap mengingatkan kepada pimpinan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Pimpinan Kepolisian, Perbankan dan lembaga lainnya untuk mulai tidak lagi menggunakan KTP setempat (sesuai domisili, red) dalam pensyaratan. Sesuai dengan amanat UU, KTP Elektronik (e- KTP) berlaku secara nasional. Berdasarkan laporan dari beberapa kabupaten/kota dan hasil pemantauan dari Tim Direktorat Jendral Kependudukan penataan dan pemberdayaan PKL, tegas Pasal 24 Ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 itu. terjadi di Bandara Adi Sucipto- Yogyakarta sebesar 36,01 persen, diikuti Bandara Husein Sastranegara-Bandung sebesar 33,58 persen dan Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mataram sebesar 27,56 persen. Ketentuan perubahan pemberlakuan KTP Nasional itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2012 tentang Penerapan KTP Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional, yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 30 Desember lalu. dan Pencatatan Sipil Kemdagri, masih terdapat beberapa unit kerja di beberapa kabupaten/ kota yang belum mengetahui, belum memahami atau belum melaksanakan ketentuan e-ktp sebagai KTP nasional. Karena itu, melalui surat tersebut, mendagri berharap pimpinan kementerian, LPNK, kepolisian dan pimpinan lembaga lainnya menginstrukan kepada jajarannya masingmasing, baik di provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat lapangan agar dapat mengetahui, memahami, dan melaksanakan bahwa dalam melaksanakan pelayanan publik tidak diperkenankan lagi mensyaratkan KTP setempat, karena hal itu melanggar UU. Penataan PKL di tingkat provinsi meliputi: a. Fasilitasi penataan PKL lintas kabupaten/kota; b. Fasilitasi kerjasama antar kabupaten/kota; c. Penyusunan program dan kegiatan penataan PKL dalam dokumen rencana pembangunan daerah; dan d. Penetapan kriteria lokasi kegiatan PKL dalam RTRW Provinsi sebagai acuan penetapan lokasi PKL dalam RTRW Kabupaten/Kota. Adapun penataan PKL di tingkat Kabupatan/Kota meliputi: a. Penetapan kebijakan penetapan PKL; b. Penetapan lokasi dan/ atau kawasan tempat berusaha PKL di dalam Rencana Detil Tata Ruang; c. Penataan PKL melalui kerjasama antar Pemerintah Daerah; d. Pengembangan kemitraan usaha; dan e. Penyusunan program dan kegiatan penataan PKL ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Mengenai koordinasi pemberdayaan PKL, menurut Pasal 7 Perpres No. 125/2012 ini di antaranya dilaksanakan melalui: a. Penyuluhan, pelatihan dan/atau bimbingan sosial; b. Peningkatan kemampuan berusaha; c. Fasilitasi akses permodalan; d. Pemberian bantuan sarana dan prasarana; e. Fasilitasi peningkatan produksi dan; f. Pengolahan, pengembangan jaringan dan promosi. Dari 693,867 wisman yang datang ke Indonesia pada November tahun ini diantaranya didominasi oleh berkebangsaan Malaysia. "Malaysia sebesar 20,55 persen, Singapura sebesar 16,67 persen, Australia sebesar 10,58 persen, Cina 8,06 persen dan Jepang 5,62 persen," jelasnya. Kenaikan jumlah wisman pada November 2012 ini, juga diikuti dengan kenaikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel Berbintang di 20 provinsi di Indonesia mencapai rata-rata 55,28 persen atau naik 2,31 poin. "TPK tertinggi tercatat di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 72,28 persen diikuti provinsi Bali 61,07 persen, di DI Yogyakarta 60,99 persen," ujarnya. Penurunan angka kemiskinan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, jika terjadi penurunan angka pertumbuhan ekonomi, maka penurunan angka kemiskinan diprediksi juga akan menjadi lebih lambat. Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida S. Alisjahbana di Jakarta, Rabu (9/1). Berdasarkan data BPS pada 2006 jumlah penduduk miskin mencapai 39,30 juta orang, 2007 mencapai 37,17 juta orang, 2008 mencapai 34,96 juta orang, 2009 mencapai 32,53 juta orang, 2010 mencapai 31,02 juta orang, 2011 mencapai 30,02 juta orang, 2012 mencapai 28,59 juta orang. PLTU Batang Mulai Dibangun Oktober 2013 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah akan mulai dibangun pada Oktober "Pada Oktober 2013 akan dimulai untuk pemancang tiang. Pada 2016 ditargetkan selesai," kata Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo usai rapat kerja Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik di Batang Jateng dan Perkembangan Program Mobil Listrik, di Kementerian Perekonomian, Rabu (9/1/2012). Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengaku ada sejumlah kendala dalam pembangunan PLTU yang berkapasitas 2x1000 MW. Disebutkan Menko Perekonomian, kendala-kendala yang menghambat pembangunan PLTU ini seperti masalah yang berkaitan dengan perizinan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), pembebasan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengatakan daerahnya sangat berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian Barat. "Sumut memiliki sumber daya alam yang cukup banyak, begitu juga dengan letaknya yang sangat strategis kerana berbatasan langsung dengan Selat Malaka," katanya saat bersilaturahim dengan masyarakat di Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, Rabu (9/1) malam. Dalam silaturahim tersebut turut hadir Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Bahauddin Manik, Kepala Badan Diklat Pemprov Sumut Prof Zainuddin dan sejumlah pejabat lainnya. Lebih lanjut Plt Gubsu mengatakan pemerintah dewasa ini telah memprogramkan pembangunan yang lebih merata di seluruh Indonesia, termasuk di Sumatera Utara yang memang selain daerahnya cukup luas juga memiliki sumber daya alam melimpah. "Sebagai contoh dari CPO yang keluar dari pelabuhan Belawan saja pemerintah bisa menghimpun pajak sebesar 28,8 triliun. Ini hanya dari CPO, belum lagi dari sektor-sektor lainnya," katanya. Ia menjelaskan, target angka kemiskinan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 10,5-11,5 persen dengan basis pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sebesar 6,7 persen. Namun, seiring dengan melambatnya perekonomian global yang berimbas kepada Indonesia, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami penurunan 6,5 persen dan kemungkinan akan kembali menurun pada level 6,2-6,3 persen. Sementara target kemiskinan tidak pernah direvisi ke bawah, tentu dengan harapan memacu, tapi dalam kenyataannya pertumbuhan ekonomi ini menjadi salah satu faktor masyarakat bisa keluar dari kemiskinan. Kalau ekonomi turun saya rasa ada pengaruhnya ke target-target itu, terangnya. Ia berharap, beberapa program yang dilakukan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemisikinan di Indonesia (MP3KI) dapat lebih diefektifkan, sehingga dapat menekan angka kemiskinan dalam negeri. Selain itu, pengurangan kemiskinan akan tergantung dari kualitas sumber daya manusia yang memang cukup kompetitif. Kalau mau betul-betul hilang (kemiskinan) maka harus dipastikan anakanak yang generasi orang tuanya miskin, pendidikannya tidak boleh putus, pungkasnya. Menko Perekonomian Hatta Rajasa lahan, izin jalan, dan izin akses transmisi. Oleh karena itu, sambung dia, untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dalam rapat koordinasi disepakati bahwa akan dibentuk tim koordinasi dan supervisi yang melibatkan seluruh Stakeholder, Kementerian, Jamdatun karena ada hal-hal yang berkaitan dengan tata usaha negara (TUN) perizinan. "Ini kita harapkan selesai karena closingnya akan selesai pada Oktober. Harus selesai jadi kita membentuk tim supervise itu membuat timeline yang ketat agar pembangunan pembangkit listrik 2x 1000 MW ini selesai," ujarnya. Sumut Berpotensi jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki itu Sumut juga telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pertumbuhan pembangunan di Indonesia, ujarnya. Menurut dia, pemerintah pusat sudah menyadari pembangunan tidak harus dilakukan di Pulau Jawa saja, namun juga harus sampai ke daerahdaerah seperti halnya Sumatera Utara. Terlebih lagi dewasa ini pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, yakni bagimana agar CPO tersebut memiliki nilai tambah dan bagaimana agar CPO tidak diekspor keluar negeri. "Untuk itu pemerintah telah membuat kawasan Sei Mangke menjadi salah satu pusat kluster industri di bidang sawit. Beberapa hal tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi untuk pembangunan dari Sumut itu sangat besar," katanya. Hal ini harus mampu dimanfaatkan dengan sebaiknyasebaiknya untuk kemajuan ekonomi Sumut, apalagi letak wilayah Sumut sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka yang merupakan salah satu perairan terpadat di dunia. "Dalam sehari setidaknya ada 270 kapal yang melintas di Selat Malaka. Posisi Sumut yang sangat strategis ini harus kita manfaatkan, dengan harapan ke depan Sumut bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian Barat," katanya.

5 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 A5 Hukum Perkembangan Green Building di Indonesia Konsep Green Building muncul akibat dari perkembangan ekonomi dimana semakin banyaknya bangunanbangunan baru yang bermunculan sehingga dapat mempengaruhi lingkungan sekitar. Oleh Paulus Khierawan Green Building Concept telah menjadi kata-kata yang populer akhir-akhir ini. Sering kali kita dengar bahwa bangunan baru berupa perkantoran maupun apartment telah menerapkan konsep green building. Lalu bagaimana perkembangan green building di Indonesia, bagaimana pengaturannya? Konsep Green Building ini muncul akibat dari perkembangan ekonomi dimana semakin banyaknya bangunan-bangunan baru yang bermunculan sehingga dapat mempengaruhi lingkungan sekitar. Dampak lingkungan yang diakibatkan oleh pembangunan bangunan baru ini sangatlah besar, sebuah bangunan akan memerlukan energi yang besar, listrik, air, dan juga menghasilkan limbah dalam jumlah yang cukup besar. Karena itu setiap pembangunan akan mengakibatkan perubahan besar dalam lingkungan sekitarnya. Untuk mencegah hal tersebut, dibutuhkan suatu konsep pembangunan yang memerhatikan keadaan lingkungan. Konsep inilah yang kita kenal dengan konsep green building. Di Indonesia peraturan mengenai Bangunan diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (UU 28/2005), dan juga dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2005 (PP 36/2005) tentang peraturan pelaksana dari UU 28/2005 tentang Bangunan Gedung. Namun baik dalam UU 28/2005 maupun dalam PP 36/2005 tidak terdapat ketentuan mengenai konsep green building ini. Pengaturan mengenai konsep green building ini ternyata terdapat dalam peraturan di level daerah. Misalkan saat ini di DKI Jakarta, konsep green building ini diatur melalui Peraturan daerah DKI Jakarta Nomor 7 tahun 2010 (Perda DKI no 7/2010) tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Gubernur Nomor 38 tahun 2012 (Pergub 38/2012) tentang Bangunan Gedung Hijau. Meskipun tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan level nasional, tidak berarti pemerintah daerah tidak perlu menerbitkan aturan mengenai green building ini. Dalam UU 28/2005 maupun PP 36/2005, mewajibkan kegiatan pembangunan haruslah memperhatikan lingkungannya. Disadari bahwa keterbatasan dari Undang-Undang yang bersifat umum dan untuk jangka panjang sehingga dirasakan kurang dapat mengikuti perkembangan yang terjadi dimasyarakat. Untuk itu peraturan-peraturan dibawahnya seperti peraturan daerah dan peraturan gubernur ataupun walikota diharapkan dapat me- menuhi kebutuhan sesuai dengan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat. Dalam Perda DKI No 7/2010 pasal 1 ayat 28 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan bangunan gedung hijau atau green building adalah bangunan gedung yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sumber daya yang efisien dari sejak perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pemanfaatan, pemeliharaan, sampai dekonstruksi. Dilihat dari konsep yang dimiliki oleh green building ini, maka seharusnya konsep ini menjadi salah satu ujung tombak dalam memelihara lingkungan. Konsep ini menjadi konsep yang menguntungkan semua pihak, meskipun kepentingan dari masing-masing stakeholder berbeda. Bagi penyelenggara pembangunan, kepentingan mereka adalah memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Bagi konsumen, kepentingan mereka adalah memperoleh produk yang terbaik dengan harga yang semurah-murahnya. Sedangkan pemerintah, memiliki kepentingan untuk menjaga lingkungan sekitar agar tidak rusak karena pembangunan. Kepentingan yang berbeda-beda tersebut dapat diselesaikan dengan konsep green building ini. Berikut beberapa keuntungan bagi para stakeholder: Bagi Konsumen Dengan adanya konsep green building ini, konsumen dapat menghemat biaya-biaya seperti listrik, air, AC dan lainnya. Konsumen juga memiliki bangunan dengan tingkat kenyamanan dan kesehatan lebih baik. Bagi Penyelenggara pembangunan Dalam Perda DKI No 7/2010 pasal 1 ayat 28 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan bangunan gedung hijau atau green building adalah bangunan gedung yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sumber daya yang efisien dari sejak perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pemanfaatan, pemeliharaan, sampai dekonstruksi. Para penyelenggara pembangunan akan berlomba-lomba untuk membangun bangunan dengan konsep green building karena tuntutan pasar. Pembangunan dengan konsep ini diyakini akan menambah nilai jual bangunan tersebut. Bagi Pemerintah Konsep ini membantu tugas pemerintah untuk menjaga lingkungan, penghemantan energi, dan sebagainya. Apakah seluruh bangunan yang akan dibangun tersebut harus menggunakan konsep green building? Berdasarkan pasal 3 Pergub 38/2012 disebutkan bahwa Penyelenggaraan bangunan gedung dengan jenis dan luasan tertentu wajib memenuhi persyaratan bangunan gedung hijau. Luasan tertentu yang dimaksud diatas adalah: fungsi hunian, bangunan gedung rumah susun, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (lima puluh ribu meter persegi); fungsi usaha, bangunan gedung perkantoran, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (lima puluh ribu meter persegi); fungsi usaha, bangunan gedung perdagangan, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (lima puluh ribu meter persegi); bangunan gedung yang memiliki lebih dari satu fungsi dalam 1 (satu) massa bangunan, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (lima puluh ribu meter persegi); fungsi usaha, bangunan gedung perhotelan, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (dua puluh ribu meter persegi); fungsi sosial dan budaya, bangunan gedung pelayanan kesehatan, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (dua puluh ribu meter persegi); dan/atau fungsi sosial dan budaya, bangunan gedung pelayanan pendidikan, dengan luas batasan seluruh lantai bangunan lebih dari m2 (sepuluh ribu meter persegi). Selain dari bangunan baru, peraturan tersebut mencakup pula bangunan-bangunan eksisting. Dalam pasal 3 ayat 2 Pergub 38/2012 disebutkan bahwa penyelenggaraan bangunan gedung meliputi bangunan gedung baru dan bangunan gedung eksisting. Kemudian dijelaskan pula dalam peraturan tersebut bahwa yang termasuk kedalam pengertian bangunan gedung eksisting adalah bangunan gedung yang pada saat Pergub 38/2012 ini ditetapkan sedang dalam tahap pelaksanaan konstruksi dan/atau sudah dalam tahap pemanfaatan. Hal-hal apa saja yang menjadi tolak ukur dalam menentukan suatu bangunan ini sudah sesuai dengan konsep green building atau belum? Berdasarkan pasal 4 Pergub 38/2012 dikatakan bahwa persyaratan teknis bangunan gedung hijau meliputi: Gedung baru : Efisiensi energi Efisiensi air Kualitas udara dalam lingkungan Pengelolaan lahan dan limbah Pelaksanaan kegiatan konstruksi Gedung eksisting : Konservasi dan efisiensi energi Konservasi dan efisiensi air Kualitas udara dalam ruang dan kenyamanan termal Manajemen operasional / pemeliharaan Berdasarkan Pergub 38/2012 disebutkan bahwa pengawasan atas pelaksanaan ketentuan Pergub ini secara teknis dan operasional dilaksanakan oleh Dinas pengawasan dan penertiban lingkungan. Oleh karena itu Dinas tersebut perlu mengumumkan bangunan-bangunan mana saja yang telah sesuai dengan konsep green building sebagaimana terdapat dalam Pergub 38/2012 ini. Hal ini diperlukan agar masyarakat tidak menjadi korban akibat perbuatan pengembang yang mencantumkan secara bebas konsep green building pada bangunannya demi mencari keuntungan sebesar-besarnya. Dengan adanya Pergub 38/2012 ini, menjadi jelaslah kriteria apa saja yang harus dipenuhi untuk menyatakan bahwa suatu bangunan merupakan bangunan dengan konsep green building dan siapa yang berhak menyatakan hal tersebut. Selain hal tersebut, dibutuhkan juga pengawasan dari masyarakat baik itu melalui NGO maupun Lembaga kemasyarakatan lainnya. Saat ini di Indonesia telah terdapat Green Building Council Indonesia (GCB Indonesia), yang merupakan lembaga mandiri dan non profit yang bergerak dalam bidang industri bangunan global yang berkelanjutan. GCB Indonesia ini juga merupakan emerging member dari World Green Building Council yang berpusat di Toronto, Kanada. Salah satu program GCB Indonesia ini adalah menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Bangunan Hijau di Indonesia. Untuk itu, GCB Indonesia perlu menjalin kerjasama dengan Pemerintah daerah di Indonesia sehingga pelaksanaan dari konsep green building ini sesuai dengan standar internasional. Pemberian insentif dari pemerintah juga diperlukan agar pelaksanaan konsep green building ini dapat terlaksana dengan baik.

6 A6 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Perspektif Giat Bekerja dan Memiliki Budi Pekerti Yang Luhur, Sebagai Sarana Latihan Mencapai Kesempurnaan Dalam Hidup Dan Iman Sederhana dan humanis adalah kesan yang saya dapatkan ketika penulis secara kebetulan sebagai pengurus harian Tidar Heritage Foundation melakukan wawancara dengan Bapak S.D. Darmono, President Direktur PT Jababeka Tbk. Sedangkan Tidar Heritage Foundation adalah sebuah Yayasan yang didirikan oleh Bapak S.D. Darmono untuk melestarikan budaya asli Indonesia serta nilai-nilai luhur asli yang dimiliki oleh bangsa ini. Secara tidak langsung yayasan Tidar Heritage Foundation didirikan untuk mendukung PT Jababeka Tbk dalam menjalin hubungan baik dengan kalangan petinggi negara, budayawan dan tokoh-tokoh penting lainnya. Kaitannya dengan momentum awal tahun 2013, Bapak S.D. Darmono menyampaikan beberapa renungan. S.D. Darmono Oleh Tidar Heritage Foundation ic, yaitu ketika manusia tercipta hanya dibekali dengan prinsip-prinsip dasar kehidupan di alam. Hidup tidak menetap dan ada kalanya saling membunuh untuk memperebutkan makanan. Setelah itu manusia berkembang menjadi komunitas yang hidup berkelompok dan mulai menetap. Di zaman sekarang, dimana teknologi telah berkembang pesat mendorong manusia untuk melupakan sisi spiritual karena terlalu sibuk dengan urusan duniawinya saja. Kemampuan manusia untuk menciptakan apa saja, seperti teknologi informasi, energi sampai dengan metode kloning mahkluk hidup apabila tidak diiringi dengan iman pasti akan menimbulkan sisi negatif manusia untuk menuruti hawa nafsu. Seperti dalam ilustrasi Piramida di atas yang menggambarkan perbandingan sisi keimanan dan perkembangan peradaban manusia. Dalam ilustrasi A dapat dilihat bahwa penguasaan manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi membawa kehidupan kearah yang mengerucut ke atas yang dapat diartikan kadar keimanan dan sisi spiritual manusia masih terjamin. Pencerahan PIRAMIDA A Modern Post Modern Revolusi Industri Sejarah Kuno & Zaman Kegelapan Prehistory Kehidupan di dunia ini telah mengalami beberapa proses penciptaan dan karya yang sungguh luar biasa. Manusia sebagai mahluk satu-satunya di dunia yang memiliki kemampuan untuk berkarya dan mempergunakan akal guna bertahan hidup. Proses penciptaan inilah yang mendorong terbentuknya sebuah peradaban: Civilization. Fase pertama penciptaan peradaban adalah dimulai dengan munculnya jaman pre-historber ekonomi yang ada. Sehingga dapat diilustrasikan sebagai piramida terbalik seperti yang ditunjukkan dalam ilustrasi B. Kondisi Piramida terbalik adalah kondisi dimana penguasaan manusia terhadap alam untuk kepentingan ekonomi semakin besar. Nafsu manusia untuk mengeksplorasi alam secara besar-besaran sangat berbahaya bagi keberlangsungan kehidupan di dunia. Hal ini terbukti telah terjadi. Siklus dan fenomena yang terjadi di atas mari kita jadikan refleksi bagi kita semua di Ja- Namun pada kenyataannya pertumbuhan teknologi membawa manusia untuk berlombalomba menguasai sumber-sumbabeka pada awal tahun 2013 ini. Mari bersama-sama mencegah agar kondisi Piramida Terbalik tidak terjadi. Dimulai dari lingkungan sekitar kita, yaitu lingkungan tempat kerja dan berkarya. Bagaimana cara mencegahnya? Adalah dengan memulai Latihan. Latihan untuk memaknai bekerja adalah ibadah, bekerja adalah laku batin karena bekerja harus didasari rasa ikhlas, ngalah dan kadang kita dikondisikan untuk harus nrima. Dengan nrima berarti kita telah mengalahkan hawa nafsu. PIRAMIDA B Modern Post Modern Revolusi Industri Sejarah Kuno & Zaman Kegelapan Prehistory Pencerahan Harus dimulai dari semua managerial di Jababeka, sehingga dapat memberikan contoh bagi staff dan karyawan di bawahnya. Dengan begitu lingkungan kerja lambat laun akan terbiasa dengan tuntunan budi pekerti yang luhur, bekerja menjadi nyaman tanpa ada kecurigaan dan prasangka satu sama lain. Keseimbangan akan tercapai karena target perusahaan, pribadi dan kebutuhan batin/iman sama-sama terpenuhi, pesan Bapak SDD kepada seluruh karyawan Jababeka. Di akhir perbincangan beliau menambahkan; Sebagai Bekerja adalah ibadah, bekerja adalah laku batin karena bekerja harus didasari rasa ikhlas, ngalah dan kadang kita dikondisikan untuk harus nrima. Dengan nrima berarti kita telah mengalahkan hawa nafsu." contoh adalah Jababeka, perusahaan yang didirikan bukan untuk mengejar kekayaan dan keuntungan finansial pribadi saja. Jababeka berdiri sebagai tempat belajar bagi kita semua yang ingin berkembang dalam hal pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai kehidupan dan iman menurut agama atau kepercayaan masing-masing. Dengan begitu siapa saja yang menjadi keluarga besar Jababeka dapat mencapai sebuah pencapaian kehidupan yang sempurna karena telah berperan untuk Perusahaan, Keluarga, Agama dan Negara. (AJ-THF)

7 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 A7 Pendidikan Kurikulum 2013 Akan Dipayungi dengan Peraturan Pemerintah Payung hukum berupa Peraturan Pemerintah merupakan satu diantara tiga skenario yang disiapkan Kemdikbud untuk memastikan kelangsungan kurikulum baru tersebut. Sebagai salah satu upaya untuk melindungi agar kurikulum 2013 tidak serta merta diganti ketika terjadi pergantian menteri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mengupayakan payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) untuk kurikulum tersebut. Hal tersebut dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh di Jambi, Senin (7/1). "Biasanya kurikulum diatur dengan Peraturan Menteri sehingga ada istilah ganti menteri ganti kurikulum, dengan PP diharapkan (kurikulum) tidak serta merta bisa diubah," Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus berkomitmen menyediakan akses pendidikan bagi siswa dan mahasiswa miskin, dalam bentuk pemberian beasiswa. Pada tahun 2012, total anggaran yang disediakan untuk beasiswa bagi siswa dan mahasiswa miskin sebesar Rp 3,99 triliun, sedangkan untuk tahun 2013 akan ditingkatkan menjadi Rp 4,59 triliun. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2012, di Kantor Kemdikbud Jakarta, Jumat (28/12) kemarin. "Dengan anggaran yang meningkat, tentu saja jumlah penerimanya akan meningkat," ujar Mendikbud. Jumlah penerima Beasiswa Bidikmisi yaitu beasiswa kuliah S1 bagi mahasiswa miskin, akan ditingkatkan. Jika tahun 2012 ini penerima Bidikmisi berjumlah 92 ribu mahasiswa, tahun 2013 akan ujar Mendikbud. Payung hukum berupa Peraturan Pemerintah merupakan satu diantara tiga skenario yang disiapkan Kemdikbud untuk memastikan kelangsungan kurikulum baru tersebut. Skenario kedua, kurikulum diamankan melalui pelaksanaan bertahap, lanjut Menteri Nuh. "Pelaksanaan bertahap yang dimulai dari kelas I, IV, VII, dan X juga merupakan upaya memastikan kelanjutan kurikulum ini," ujar Menteri. Sedangkan skenario ketiga, lanjut Menteri Nuh, adalah partisipasi masyarakat. Kurikulum akan bertahan jika ada rasa memiliki oleh masyarakat. Oleh karena itu masyarakat selama ini dilibatkan dalam pengembangan kurikulum 2013 ini antara lain dengan uji publik, yang telah berakhir akhir 2012 kemarin. Beasiswa bagi Siswa dan Mahasiswa Miskin Capai Rp4,59 T Dengan anggaran yang meningkat, tentu saja jumlah penerimanya akan meningkat." Mohammad Nuh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud Mohammad Nuh dialokasikan untuk 150 ribu mahasiswa. Selain itu dari segi tata kelola penyaluran beasiswa untuk siswa miskin juga akan diperbaiki. Menteri Nuh menjelaskan bahwa Kemdikbud akan memperbaiki mekanisme penyaluran Bantuan Siswa Miskin melalui penyaluran langsung dari Kementerian ke rekening siswa penerima. 30 Persen SD Pada tahun 2013 ini, kurikulum baru akan diimplementasikan di 30 persen SD di setiap wilayah. "Kita realistis saja, karena jumlah SD/MI ada di Indonesia," kata mantan Rektor ITS tersebut. Sedangkan untuk tingkat SMP/MTs dan SMA/ SMK/MA, akan diimplementasikan di semua sekolah. Dalam penentuan SD mana saja yang akan menerapkan kurikulum 2013 di tahun ini, dibuat proporsional, mempertimbangkan proporsi negeri swasta maupun proporsi akreditasi. "Jadi diharapkan ada keterwakilan untuk tiap jenis sekolah," kata Mendikbud. Dalam kesempatan tersebut Mendikbud juga mengungkapkan kegembiraannya, bahwa indeks prestasi mahasiswa penerima Bidikmisi cukup memuaskan. "Sebanyak 81 % dari total penerima Bidikmisi, indeks prestasi kumulatif (IPK)- nya lebih dari 2,75," ujar mantan Rektor ITS tersebut. Selain itu ada beberapa mahasiswa Bidikmisi yang sampai semester ke-3, memiliki IPK 4. "Ini membuktikan bahwa anakanak miskin jika diberi kesempatan, mampu berprestasi," ujar Menteri Nuh. Profesi Guru Bahasa Daerah Terancam Punah Guru bahasa daerah di Indonesia terancam kehilangan pekerjaan apabila kurikulum 2013 yang saat ini masih uji publik jadi diterapkan. Di dalam Kurikulum 2013 salah satunya ada poin meniadakan mata pelajaran muatan lokal (mulok), pengaruhnya bukan hanya kepada guru pengajar bahasa sunda namun juga kepada seluruh guru pengajar bahasa daerah di Indonesia. Kurikulum baru ini, juga Wilayah 3T Mendapat Perhatian Khusus Kemdikbud akan mengintegrasikan pelajaran bahasa daerah ke dalam pelajaran seni budaya dan olah raga. Oleh karena itu, pengajar seni, budaya, dan olah raga akan disatugurukan sehingga selain mengancam guru bahasa daerah, Kurikulum 2013 juga mengancam guru pengajar mulok lainnya seperti guru bahasa inggris SD dan TIK. Kurikulum baru ini akan mulai diberlakukan Juni 2013 dan para guru mulok hanya memiliki enam bulan sebagai persiapan. Angka Partisipasi Kasar (APK) peserta didik di perguruan tinggi sampai dengan 2012 adalah baru sebesar 27 persen. Artinya, masih terdapat 73 persen peserta didik usia tahun yang harus diberikan pelayanan pendidikan tinggi. Dari 73 persen peserta didik tersebut, wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T) Indonesia akan mendapat perhatian khusus. Hal ini dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohamamad Nuh hari ini (3/1) di Jakarta. Mohammad Nuh mengungkapkan, daerah 3T memiliki ciri khas khusus, dan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat. "Kalau kita tidak kelihatan, mereka akan bertanya-tanya dimana pemerintah. Untuk itu kita harus hadir di tengahtengah mereka, ujar Menteri Nuh. Implementasi perhatian tersebut adalah penegerian perguruan tinggi di wilayah 3T. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso menyampaikan, penegerian akan dilakukan pada Politeknik Tanah Laut, Universitas 19 November Kolaka, dan Institut Seni dan Budaya (ISBI) Papua. Saat ditemui pada acara serah terima aset ketiga perguruan tinggi, Kamis (1/3), di Gedung D Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Jakarta, Djoko mengungkapkan tahapan penyerahan aset ini adalah tahapan terakhir, dan akan ditindaklanjuti dengan pemberian payung hukum berupa Peraturan Menteri bagi perguruan tinggi itu. Penegerian ketiga perguruan tinggi dilakukan sesuai kebutuhan dari daerah 3T tersebut. Djoko mencontohkan kehadiran ISBI Papua. "Papua itu sangat memandang penting kultur dari suku mereka. Inilah alasan ISBI ada," ucapnya. "ISBI diharapkan dapat menjadi sarana kajian seni dan budaya bagi masyarakat Papua." Menteri Nuh menegaskan kehadiran perguruan tinggi negeri itu bukan ancaman bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di daerah. "Harusnya, kedua perguruan tinggi tersebut dapat menjadi mitra untuk mewujudkan layanan pendidikan yang lebih baik," ujar Menteri Nuh.

8 A8 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Peristiwa Rapat Pleno Verifikasi Parpol The President Post/Rians Rivco Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno terbuka untuk hasil verifikasi faktual partai politik (parpol) peserta Pemilu Rapat berlangsung di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Senin (7/1) siang. Rapat ini dipimpin oleh Ketua KPU RI, dengan didampingi Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, Juri Ardiantoro, Sigit Pamungkas, Ida Budhiati, Arief Budiman, Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Sekjen KPU Suripto Bambang Setiadi. Sembilan partai politik (parpol) yang telah mendapatkan kursi di parlemen Senayan memenuhi syarat verifikasi di 33 provinsi. Ditambah dengan satu parpol baru yang berhasil memenuhi syarat yaitu partai Nasdem. Kesepuluh parpol di antaranya adalah Partai Demokrat, Partai Golkar, PDI-Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Nasdem. B.J. Habibie Hadiri Pembukaan Pameran Foto Mapping History Mantan Presiden ke-3 Republik Indonesia B.J. Habibie menghadiri pameran foto yang bertajuk Mapping Histrory di gedung Erasmus Huiz Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa malam (8/1). Dalam sambutannya Habibie mengatakan acara pameran foto ini sangat menarik karena kita dapat melihat sejarah bangsa Indonesia melalui foto- foto dokumentasi tersebut. Hadir pula dalam acara ini Dubes Belanda untuk Indonesia Tjeerd de Zwaan, direktur pers dan budaya untuk Erasmus Huis Ton van Zeeland, Direktur KILTV Roger Tol dan bebarapa tamuvip lainnya. Pameran ini terselenggarakan berkat kerjasama Erasmus Huis, pusat kebudayaan Belanda, the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies (KITLV). KITLVmemamerkan 50 buah foto yang terbagi menjadi 3 kategori - "Air," "Kerja" dan "Batavia/ Jakarta". Pameran ini terbuka untuk umum dan berlangsung dari 8 Januari- 15 Februari. The President Post/Heros Barasakti Bertempat di gedung sekretariat ASEAN, pada hari Rabu (9/01) telah dilakukan serah terima jabatan Sekretaris Jenderal ASEAN antara Surin Pitsuwan digantikan oleh Le Luong Minh yang berasal dari Vietnam. Dalam pidato perdananya Le menyatakan, akan bekerja keras memperlancar proses integrasi ekonomi, politik, perdamaian, dan sosial budaya di ASEAN. Le Luong Minh sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Perwakilan Tetap Vietnam untuk PBB di New York, AS periode Serah terima jabatan Sekjen ASEAN ini juga dihadiri oleh para Duta besar dan juga Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa. Le Luong Minh Sekjen ASEAN yang Baru The President Post/Rians Rivco Lebih dari 26 ribu karya seni berpartisipasi dalam Pameran Seni Rupa Internasional tahunan anakanak, yang diadakan di Republik Ceko. Dan diantaranya juga terdapat 6 orang anak Indonesia yang turut berpartisipasi mengikuti pameran ini. Para seniman muda ini telah mengirimkan karya seninya untuk mengikuti kontes dan pameran yang menampilkan tema Teater, Wayang dan Dongeng. Juri Internasional telah memberikan penghargaan kepada 6 orang anak ini, sedangkan Mercy Norine Clara lima tahun dari Bandung 6 Anak Indonesia Ikuti Pameran Seni Rupa International Ceko telah mendapatkan sebuah Medali. Pameran Seni Rupa pada tahun ini dinamai pameran Lidice The President Post/Rians Rivco yang mempunyai latar belakang sebuah desa yang dihancurkan selama Perang Dunia II dan menewaskan banyak korban anakanak yang tidak bersalah. Pada tahun ini total semuanya buah karya seni anak-anak dari 67 negara telah diajukan kepada juri dan dari mereka memenangkan penghargaan. Kompetisi Lidice dan pameran didukung oleh Kementrian Luar Negeri Republik Ceko, Kementrian Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Komisi Ceko untuk UNESCO. Tujuan kompetisi dan pameran ini diadakan adalah untuk mengenang para korban anak-anak dari desa Lidice dekat Praha dan semua anak-anak lain yang telah meninggal atau menderita dalam perang.

9 The President Post BISNIS BAGIAN B Vol. 2 No. 2 Edisi Minggu ke-2 Januari 2013 KILAS BISNIS Gaikindo: Pasar Mobil 2013 Stagnan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil hingga akhir tahun akan menyamai realisasi penjualan pada tahun lalu sebesar 1,15 juta unit karena penyeragaman uang muka syariah sebesar 30%. Sudirman Maman Rusdi Tahun ini, pasar mobil nasional diperkirakan menyamai pencapaian tahun lalu sekitar 1,15 juta unit. Untuk tahun lalu, penjualan mobil bisa meningkat 25% karena kenaikan uang muka kredit kendaraan bermotor pembiayaan konvensional bisa disubstitusi dengan skema uang muka syariah, kata Ketua Umum Gaikindo, Sudirman Maman Rusdi, di Jakarta, Rabu (9/1). Dengan kondisi pasar yang dihambat dengan penyeragaman pembiayaan syariah, menurut Sudirman, penjualan mobil akan semakin berat. Proyeksi penjualan mobil 1,1 juta unit pada 2013 itu sudah termasuk produk mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/ LGCC). Dengan penjualan yang cenderung flat dan LGCC masuk, bisa jadi LGCC akan mengambil kelas MPV menengah, paparnya. Apindo Tolak Kenaikan Harga Gas Industri Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah meninjau kembali rencana kenaikan harga gas sebesar 15% yang berlaku April tahun ini karena berpotensi menurunkan daya saing produk dalam negeri. Franky Sibarani Kami akan mencari solusi bersama pemerintah terkait rencana kenaikan harga gas pada sektor industri. Pada dasarnya, kami menolak kenaikan harga gas dan mencari solusi lain yang bisa diteri- ma pemerintah, kata Wakil Sekretaris Jenderal Apindo, Franky Sibarani, di Jakarta, Rabu (9/1). Kenaikan harga gas bagi sektor industri, menurut Franky, akan diiringi melonjaknya harga produk sehingga menurunkan daya saing produk 22 industri yang memanfaatkan gas. Saat ini masih ada 300 pabrik yang kekurangan pasokan gas dan pelaku usaha hanya melakukan efisiensi internal. Apalagi kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) dan upah minimum provinsi (UMP) cukup membebani industri dalam negeri, paparnya. Pemerintah merencanakan kenaikan harga gas secara bertahap sebesar 50% dan telah berlaku kenaikan harga gas sebesar 35% per 1 September Dari 22 pelaku industri kelas menengah yang memanfaatkan gas, industri keramik dan kaca merupakan industri paling besar yang memanfaatkan gas. Selebihnya ialah industri besar seperti baja dan logam. Saat ini, kebutuhan gas dalam negeri hampir mencapai 8 juta juta kaki kubik per hari (mmscfd, milion standar cubic feet per day), dan masih ada defisit gas sebesar 300 juta mmscfd yang dibutuhkan sekitar 400 industri demi mendukung kelancaran produksi. Di sisi lain, untuk memenuhi pasokan gas bagi industri, pemerintah masih kekurangan infrastruktur pipanisasi yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. 2013, Kemendag Hilirisasi dan Subtitusi Impor Strategi yang akan dijalankan oleh Kemendag pada tahun 2013 untuk tetap mempertahankan kinerja ekspor, menurut Mendag, adalah hilirisasi dan substitusi impor. Tahun 2013, Mendag mengatakan bahwa kondisi perekonomian dunia diperkirakan masih akan terus melambat, sehingga ini akan dapat menghambat kinerja ekspor di tahun ini. Jika nilai ekspor dapat mencapai seperti tahun 2012 lalu itu sudah bagus, ujarnya. Adapun strategi yang akan dijalankan oleh Kemendag pada tahun 2013 untuk tetap mempertahankan kinerja ekspor, menurut Mendag, adalah hilirisasi dan substitusi impor. Saat ini Indonesia masih sangat tergantung dengan ekspor komoditas sebesar 65%, dan terbukti pada saat harga komoditas dunia menurun, nilai ekspor juga ikut menurun. Padahal jika dilihat dari segi volume, justru ekspornya meningkat. Ini berarti ke depan, Indonesia harus mengekspor produk yang bernilai tambah, sehingga nilai ekspornya juga akan meningkat. Selain itu hilirisasi akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi, jelasnya. Mendag Gita Wirjawan Substitusi impor juga harus terus didorong agar ke depan industri Indonesia tumbuh dan pada akhirnya akan meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Substitusi impor ini sudah terlihat dimana impor barang modal dan bahan baku tahun ini masing-masing meningkat 20% dan 8%, sementara itu impor barang konsumsi turun sebesar 0,4%. Kemudian Mendag juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan konsumen untuk memperkuat pasar domestik. Mendag berjanji akan melakukan pengawasan barang beredar secara intensif, sehingga produk-produk yang beredar di pasar sesuai dengan standar yang berlaku. Mendag juga menambahkan bahwa pada tahun 2013 ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah beberapa pertemuan penting, yaitu pertemuan para menteri dan pemimpin ekonomi APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) dan Konferensi Tingkat Menteri WTO (World Trade Organization) ke-9. Untuk APEC, target kita adalah memasukan CPO dan komoditas strategis lainnya, seperti karet, ke dalam Environmental Goods List agar komoditas Indonesia mendapat citra yang positif di pasar internasional. Sementara itu untuk WTO, Indonesia akan berusaha memperjuangkan fasilitasi perdagangan untuk memperlancar arus barang dan jasa, serta memberikan kemudahan akses bagi produk-produk dari LDCs (Least-Developed Countries), imbuhnya. Total ekspor periode Januari- November 2012 tercatat sebesar $ 174,8 miliar dan diperkirakan dapat mencapai $ 190 miliar hingga akhir tahun Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan, dalam konferensi pers hari ini, Jumat (4/1), menjelaskan bahwa kontribusi ekspor nonmigas selama Januari-November 2012 sangat tinggi terhadap total ekspor Indonesia, yaitu sebesar 80,5% dibandingkan dengan kontribusi ekspor migas yang hanya mencapai 19,5%. Neraca Perdagangan 2012 Neraca perdagangan Indonesia pada November 2012 kembali mengalami defisit sebesar $ 478,4 juta, menurun dibandingkan defisit bulan lalu yang mencapai $ 1,9 miliar. Defisit neraca perdagangan di bulan November dipicu oleh defisit perdagangan migas yang mencapai $ 1,4 miliar, sementara neraca perdagangan nonmigas mengalami surplus $ 879,8 juta. Neraca perdagangan Januari-November 2012 defisit $ 1,3 miliar. Terjadinya defisit neraca perdagangan disebabkan oleh meningkatnya defisit perdagangan migas yang mencapai $ 4,8 miliar, sementara neraca perdagangan nonmigas mengalami surplus $3,5 miliar, ungkap- Mendag. Memburuknya neraca perdagangan periode Januari-November 2012 tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi juga negara-negara lain seperti Jepang dan Hong Kong yang defisit perdagangannya meningkat masing-masing 166,8% dan 12,4%. Neraca Pembayaran Indonesia 2012 Masih Mencatat Surplus Neraca pembayaran tahun 2012 diperkirakan masih mencatat surplus sebesar $60 juta di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski neraca transaksi berjalan kembali mencatat defisit tetapi bisa tertutupi oleh neraca finansial dan modal. Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan, neraca pembayaran Indonesia sepanjang tahun 2012 ini masih bisa men- galami surplus, meskipun surplus yang diperoleh akan jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di mana, pada tahun 2012, triwulan II mengalami defisit sebesar $2,8 miliar dan kembali bangkit pada triwulan III dengan mencatat surplus sebesar $0,8 miliar. Pada triwulan IV ini diperkirakan surplus kembali sebesar $3,07 miliar, maka akan mencetak surplus sepanjang tahun sebesar $60 juta, ujar Menkeu di Jakarta, Senin (7/1). Menurutnya, surplus neraca pembayaran ini dipengaruhi oleh transaksi berjalan. Meski mencatat defisit tetapi lebih turun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Pada triwulan II, defisit transaksi berjalan sebesar $7,7 miliar (-3,5% dari PDB), dan di triwulan III tercatat sebesar $5,3 miliar (-2,4% dari PDB). Pada triwulan IV ini akan kembali menurun diperkirakan $5,4 miliar (-2,3% dari PDB), sehingga sepanjang tahun diperkirakan defisit $21,5 miliar (-2,4% dari PDB), jelasnya. Namun, untuk transaksi finansial dan modal diperkirakan masih akan mencatat surplus yang mengalami peningkatan sebesar $6 miliar dan akan menciptakan surplus sebesar $8,2 miliar di triwulan akhir, sehingga untuk keseluruhan tahun surplus $21,6 miliar. Investasi masih cukup tinggi sampai triwulan IV, sehingga mampu menutup neraca pembayaran, pungkasnya. Program Revitalisasi Pasar Untuk Kemakmuran Masyarakat Sekitarnya Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan, didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo, hari ini, Senin (31/12), mengunjungi Pasar Nyanggelan di Denpasar, Pasar Yadnya Blahbatuh dan Pasar Sukawati di Gianyar, Bali. Pasar memiliki peran besar bagi perekonomian masyarakat sekitar, sehingga keberadaannya harus benar-benar dijaga, ujar Mendag di selasela kunjungan. Menurut Mendag, pasar harus menjadi tempat dimana bahan-bahan pokok tersedia dalam jumlah cukup dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Kemudian, pasar yang aman dan nyaman akan menarik lebih banyak pengunjung, sehingga meningkatkan kegiatan perdagangan. Pada akhirnya, pasar dapat memberikan kemakmuran bagi masyarakat sekitarnya. Kementerian Perdagangan sebelumnya telah merevitalisasi Pasar Agung di Denpasar dengan menggunakan dana APBN tahun 2011 sebesar Rp 7,5 miliar. Pasca revitalisasi, omzet para pedagang di Pasar Agung meningkat sebesar 128,1% jika dibandingkan sebelum dilakukannya revitalisasi. Menanggapi hal ini, Mendag optimis bahwa revitalisasi yang akan dilakukan terhadap Pasar Nyanggelan, Pasar Yadnya Blahbatuh, dan Pasar Sukawati, juga akan mampu meningkatkan penghasilan para pedagang di ketiga pasar tersebut. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Gunaryo mengatakan bahwa telah menyiapkan bantuan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 untuk kota Denpasar sebesar Rp 6,5 miliar agar dapat mengembangkan Pasar Nyanggelan. Sementara itu, kota Gianyar akan mendapatkan Rp 2,5 miliar untuk mengembangkan Pasar Yadnya Blahbatuh dan Pasar Sukawati. Pasar-pasar yang akan direvitalisasi rencananya akan mulai dibangun pada awal tahun 2013 dan diharapkan selesai pembangunannya, sekaligus dapat beroperasi, pada akhir tahun 2013.

10 B2 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Investasi DIRE, Alternatif Investasi di Properti Dana Investasi Real Estat (DIRE) mungkin masih sangat asing di telinga kita, instrumen investasi yang tergolong baru ini adalah istilah resmi Indonesia untuk menyebut REIT ( Real Estate Investment Trust). Oleh Wawan Hendrayana (Research & Investment Analyst) Sebenarnya apa DIRE itu? DIRE didefinisikan sebagai kumpulan uang pemodal yang oleh perusahaan investasi atau manajer investasi diinvestasikan ke dalam aset properti baik secara langsung ( dengan membeli gedung/apartemen di mana sewa dan hasil penjualan dari aset properti tersebut dikembalikan ke pemodal sebagai dividen) maupun tidak langsung ( dengan membeli saham/obligasi yang diterbitkan perusahaan properti). Diluar negeri umumnya DIRE menganut bentuk hukum trust. Bentuk hukum ini memang tidak dikenal di Indonesia, oleh karena itu DIRE di luncurkan dengan payung hukum Kontrak Investasi Kolektif (KIK). Meskipun menganut aliran KIK dan strukturnya mirip namun DIRE bukanlah reksadana. Hal ini karena DIRE memiliki beberapa karakteristik khusus yang tidak sesuai dengan batasan reksadana saat ini. Investasi DIRE dibatasi menjadi 3 hal yaitu aset real estat (misalnya membeli gedung perkantoran/apartemen/rumah sakit dan menyewakannya), Aset yang berkaitan dengan real estat (membeli saham/ obligasi perusahaan properti) dan juga dalam bentuk kas atau setara kas. DIRE diwajibkan menginvestasikan minimum 80% dari dana kelolaanya ke aset yang berhubungan dengan real estat dan minimum 50% dari dana kelolaan DIRE harus berbentuk aset real estat( perkantoran, perumahan, apartemen yang disewakan dan tingkat huniannya mencapai minimal 60%). Dalam membeli aset real estat tentu saja ada aturan khususnya misalnya DIRE dilarang membeli tanah kosong atau properti yang sedang dalam pembangunan, Dalam membeli saham yang berhubungan dengan real estat DIRE juga dilarang melakukan transaksi margin maupun short sale. DIRE juga dilarang memperjual belikan aset real estatnya secara aktif dalam jangka waktu yang singkat. Setiap tahun DIRE juga wajib membagikan dividen minimal 90% dari pendapatan kena pajak. Bicara mengenai potensi keuntungan maka saat ini nilai sewa properti pertahun adalah 7-10% dari nilai properti tersebut. Dengan nilai properti yang terus meningkat setiap tahunnya tentu saja dalam jangka panjang investor DIRE diharapkan mendapatkan pendapatan dari kenaikan nilai properti plus nilai sewanya. Dengan DIRE pemodal kecil pun dapat ikut berkecimpung dalam sektor investasi properti. Bagaimana dengan risikonya? DIRE hanya bisa berinvestasi ke aset real estat artinya kinerjanya akan sangat bergantung pada sektor properti. Risiko juga timbul pada kemungkinan gagal bayar sang penyewa, turunnya nilai properti dan risiko likuiditas pada saat investor mencair- kan dananya sehingga manajer Investasi harus menjual asetnya, padahal menjual aset properti tidak selikuid menjual aset di pasar modal. DIRE berbasis properti di Indonesia awalnya justru lahir di Singapura seperti LMIR REITdan FIRST REIT. Keduanya di sponsori oleh Lippo Group dengan LMIR berisi properti dalam bentuk mal dan pusat perbelanjaan dan FIRST berfokus pada properti layanan kesehatan seperti rumah sakit Siloam. Namun sejak November 2012 PT Ciptadana Asset Manajemen sudah menerbitkan DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia yang memiliki asset berupa Solo Grand Mall dengan minimum investasi awal sebesar Rp 1 miliar. Dengan kebijakan investasi yang diarahkan pada instrumen berisiko relatif rendah maka DIRE sebenarnya cocok untuk investor tidak terlalu spekulatif dan mengharapkan pendapatan yang bersifat tetap pada jangka waktu relatif panjang. Semoga instrumen ini segera hadir di Indonesia seiring dengan kembali boomingnya sektor properti. Ulasan Pasar Saham 5 Jan 12 Jan 2013 Oleh Wawan Hendrayana (Research & Investment Analyst) Review Minggu kedua Januari 2012 membuka earning season yaitu pelaporan kinerja emiten kuartal , Di amerika sendiri pelaporan ini dipelopori oleh saham-saham Alcoa, Monsanto dan Wells Fargo yang membukukan kinerja positif dan diatas ekspektasi. Hal ini mampu mendorong DJIA menguat tipis 0.032% ditutup di level walaupun didera aksi profit taking yang masih dimotori oleh kekhawatiran penyelesaian fiscal cliff. Data positif dari China berupa surplus neraca perdagangan yang mengimplikasikan naiknya ekspor China walau ekonomi dunia masih sepi menjadi katalis positif perdangangan bursa regional. Dari jepang, nilai tukar yen yang terus melemah terkait rencana pemerintahnya untuk menyuntikkan stimulus membuat indeks Nikkei ditutup positif. Walau demikian potensi naiknya inflasi di China membuat bursa hongkong ditutup negatif. Berkebalikan dengan bursa regional, IHSG justru mengalami koreksi cukup dalam sebesar -2.3% seiring aksi profit taking akibat sentimen negatif pelemahan rupiah yang sempat mencapai 9910 per US dollar. Hal ini menjadi katalis negatif bagi emiten yang mengimpor bahan baku dengan nilai tukar US dollar. Jatuh tempo utang pemerintah ditahun ini yang mencapai Rp 19 triliun juga dipandang akan menyebabkan pelemahan rupiah lebih lanjut mengingat defisit neraca perdagangan Indonesia masih terjadi. Katalis negatif diatas menyeret IHSG ditutup di level Dalam 2 hari terakhir investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 500 miliar. 9 Sektor IHSG melemah dipimpin oleh sektor aneka industri yang ambles hingga -6.09% karena aksi jual pada saham ASII terkait turunnya penjualan sepeda motor yang turun 12% dibanding tahun Disusul oleh sektor pertanian yang turun -4.63% yang dipelopori aksi jual setelah harga CPO kembali terkoreksi akibat rencana pemerintah malaysia menurunkan pajak ekspor hingga 0% dan dan sektor perdagangan yang tergerus -3.13% karena proyeksi penjualan alat berat yang terbatas. Sedangkan sektor yang jatuhnya lebih sedikit dari IHSG adalah sektor property melemah %, Sektor keuangan melemah -1.26% dan sektor infrastruktur melemah -1.46%. Di minggu ketiga Januari IHSG diperkirakan mampu masih dalam tren konsolidasi bila rupiah masih melemah. Walau optimisme bursa regional dapat menjadi katalis positif. Sektor konsumsi dan industri dasar yang berfokus pada dalam negeri dapat menjadi pilihan bagi investor untuk dikoleksi untuk hingga bulan April karena efek laporan keuangannya yang diperkirakan sangat baik di Trading Idea Secara teknikal IHSG sudah menembus support di 4375 dan bertahan di suppor berikutnya di 4300, bila support ini tertembus IHSG berpeluang meneruskan pelemahan ke Namun demikian bila IHSG sanggup menembus resistance di 4335 maka berpeluang untuk rebound hingga ke level Saham yang dapat dicermati: sektor industri dasar: terus naiknya penjualan semen dan juga konsumsi ayam yang terus naik menjadi katalis positif bagi sektor ini. Emiten pilihan INTP dan CPIN sektor Aneka Indusri: walau penjualan sepeda motor menurun dan juga naiknya uang muka dikhawatirkan menghambat penjualan lebih lanjut namun peraturan mobil murah masih menjadi katalis positif yang dinanti. Emiten pilihan ASII dan IMAS sektor Properti: Sektor ini umumnya memiliki eksposur hutang dalam US Dollar, namun penjualan properti dan juga tinginya permintaan untuk perkantoran masih mampu mengangkat kinerja emiten. Emiten Pilihan ASRI dan BSDE. Happy Investing.

11 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 B3 Infrastruktur 2013, Infrastruktur Riau Rp2,3 T Anggaran triliunan ini disediakan guna membangun infrastruktur sebagai tulang punggung menuju visi Riau Infrastruktur masih menjadi perhatian esktra untuk tahun Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau telah mengalokasikan anggaran Rp2,3 triliun dalam APBD untuk pembangunan dan pemeliharaan berbagai infrastruktur di Riau. Hal itu disampaikan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP kepada Riau Pos, Kamis (3/1) di Kantor Gubernur Riau. Menurutnya, pengembangan infrastruktur menjadi perhatian, karena dapat menunjang kesejahteraan dan optimalisasi pelayanan masyarakat. Selain itu dapat menjadi daya tarik investor untuk datang ke Bumi Melayu Lancang Kuning. Gubri menegaskan, triliunan rupiah anggaran itu difokuskan untuk berbagai pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan provinsi. Kita tentunya fokus untuk pengembangan infrastruktur. Kita siapkan anggaran Rp2,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur di tahun Itu tentunya sesuai dengan program yang telah disusun sistematis, tuturnya. Lebih jauh dipaparkan Gu- Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP bri, pengembangan infrastruktur yang dimaksud terbagi beberapa program prioritas. Mulai dari pembangunan sarana dan prasaran, pembangunan jalan baru, peningkatan dan pemeliharaan. Beberapa jalan yang akan dibangun dan diperbaiki itu menurut Gubri di antaranya, Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang (highway), Dalu-Dalu Rokan Hulu, Jalan Lintas Rengat-Jambi dan beberapa akses infrastuktur yang masuk dalam kawasan Riau lainnya. Prioritas kita terutama sekali dalam rangka pembangunan infrastruktur yang berorientasi kepada potensi daerah, dan berorientasi kepada pengembangan wilayah. Ada juga yang berorientasi keduanya yakni, potensi dan pengembangan daerah, sebutnya. Bahkan Gubri mencontohkan Kota Batam yang saat ini sudah berkolaborasi dengan Singapura. Karena itu, Gubri berharap bagaima daerah Riau di perbatasan juga mampu menjawab dan memberikan pengaruh bagi pembangunan Provinsi Riau. Hal senada diutarakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, SF Hariyanto. Menurutnya, porsi pengembangan infrastruktur secara bertahap dapat menyelesaikan beberapa permasalahan infrastruktur di Riau. Saat ditanyakan mengenai ruas jalan yang mendapat perhatian, dia menegaskan total panjang jalan yang akan dibangun dan diperbaiki di tahun 2013 ini panjangnya mencapai 100 kilometer. Bahkan di antaranya dibangun dengan menggunakan aspal beton rigid pavement. Kalau untuk tahan lama, memang harus dengan kualitas maksimal. Untuk itu, pemeliharaan dan pembangunan seratus kilo meter jalan itu dengan sistem rigid pavement. Rigid itu artinya beton. Itu jalan mahal dan dapat digunakan berpuluhpuluh tahun, paparnya. Menurutnya, sistem rigid pavement itu diterapkan, karena kondisi jalan di Riau sudah tergolong tua. Sehingga, sistem tambal sulam sudah tidak maksimal. Sistem rigid itu sudah diterapkan di negara luar, seperti di Filipina dan Thailand. Karena memang daerah kita ini 50 persen adalah gambut, maka konstruksi yang paling layak itu memang rigid, papar Hariyanto. Dia menambahkan, anggaran triliunan ini memang disediakan guna membangun infrastruktur sebagai tulang punggung menuju visi Riau 2020, dengan Riau Baru-nya. Bahkan, pihaknya juga sudah menyusun rencana yang akan dikembangkan ke wilayahwilayah kabupaten/kota secara menyeluruh dan berkelanjutan. Jalan Teunom Meulaboh Diresmikan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Senin (7/1) meresmikan selesainya pembangunan ruas jalan Teunom Meulaboh sepanjang 50 km yang dibiayai oleh Multi Donor Fund (MDF) pada tahun anggaran sebesar Rp330 miliar. Acara peresmian yang berlokasi di samping Jembatan Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat juga dihadiri oleh Bupati Aceh Barat, Direktur Bina Pelaksanaan Jalan Wilayah I Sumatera Subagio dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Wilayah I Wijaya Seta dan perwakilan Bank Dunia dan MDF Safrizal. Jalan Teunom Meulaboh yang berada di jalan Lintas Barat Sumatera, pasca gempa bumi dan tsunami 2004 lalu sempat rusak berat dan tak bisa dilewati. Saat ini, dengan selesainya jalan Teunom Meulaboh, waktu tempuh antara Banda Aceh ke Meulaboh dapat dipangkas dari semula 5-6 jam menjadi 3,5-4 jam perjalanan. Lebar jalan pun bertambah dari semula 5-6 meter menjadi 9 meter dilengkapi dengan perkerasan bahu jalan. Dengan kondisi jalan aspal yang mantap serta panorama pantai baratnya yang indah diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Aceh. Zaini Abdullah dalam sambutannya mengatakan agar kondisi infrastruktur jalan yang baik bisa dimanfaatkan pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan ekonomi daerah seperti sektor pariwisata. Zaini juga meminta masyarakat untuk ikut menjaga jalan yang sudah dibangun khususnya berkaitan dengan banyaknya hewan ternak sapi yang lalu lalang dan buang kotoran di ruas jalan yang diresmikan tersebut. Selain membahayakan pengendara mobil dan motor yang lewat juga membahayakan sapi dan yang rugi nanti pemiliknya juga, kata Zaini. Sementara itu Subagio menyatakan, ruas jalan Teunom Meulaboh merupakan bagian penting dari Lintas Barat Sumatera untuk menuju kota-ko- Jalan Teunom Meulaboh yang berada di jalan Lintas Barat Sumatera, pasca gempa bumi dan tsunami 2004 lalu sempat rusak berat dan tak bisa dilewati. Saat ini, dengan selesainya jalan Teunom Meulaboh, waktu tempuh antara Banda Aceh ke Meulaboh dapat dipangkas dari semula 5-6 jam menjadi 3,5-4 jam perjalanan. Lebar jalan pun bertambah dari semula 5-6 meter menjadi 9 meter dilengkapi dengan perkerasan bahu jalan. ta lainnya seperti Sibolga hingga ke Padang. Sehingga kelancaran lalu lintas baik di lintas timur, tengah dan barat bisa berkonstribusi pada peningkatan ekonomi nasional. Jalan Teunom Meulaboh merupakan proyek terakhir yang dibiayai oleh Bank Dunia dan MDF seiring dengan berakhirnya masa tugas mereka pada akhir Desember lalu. Safrizal, perwakilan dari Bank Dunia dan MDF mengatakan, pasca bencana 2004 lalu, pemerintah Indonesia membentuk MDF untuk menyatukan strategi rekonstruksi Aceh dan Nias. Dari total dana Rp6 triliun yang dikelolanya, sebanyak Rp 5 triliun digunakan untuk Aceh. 12 Bandara Baru Siap Beroperasi Tahun Ini Kementerian Perhubungan tengah melakukan percepatan pembangunan bandara-bandara khususnya yang terletak di daerah-daerah terluar atau perbatasan Indonesia untuk meningkatkan aksesibilitas. Dari total 24 bandara bandara kecil yang sedang dibangun, 12 bandara telah dinyatakan siap beroperasi di tahun Dari total 24 bandara, dalam dua tahun kedepan kita coba percepat pembangunan bandara baru. Tahun 2013 ini, ada 12 bandara siap beroperasi, tujuh bandara akan beroperasi 2014 dan lima bandara pada tahun 2015, jelas Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Kamis (3/1). Wamenhub menjelaskan bahwa Pemerintah tidak hanya concern membangun bandara-bandara besar saja, tapi juga harus memikirkan begitu banyak airstrip (bandara kecil) di Indonesia yang harus dibangun. Membangun bandara-bandara kecil sangat penting untuk meningkatkan aksesisbilitas wilayah terutama di pedalaman, perbatasan dan wilayah timur indonesia, ucapnya. Ke-12 bandara yang siap beroperasi di tahun 2013 antara lain: Medan Baru, Pekonserai, Muara Bungo, Bawean, Bone, Sumarorong, Kuffar-Seram, Tual Baru, Saumlaki Baru, Waisai, kamanap dan Waghete Baru. Total investasi untuk membangun Bandara-Bandara perintis tersebut, menurut Bambang anggaran APBN yang dikeluarkan sekitar 3 triliun. Pembangunan bandarabandra perintis juga merupakan bagian dari upaya kita untuk bantu daerah menekan biaya logistik, tandasnya. Dari total 24 bandara, dalam dua tahun kedepan kita coba percepat pembangunan bandara baru. Tahun 2013 ini, ada 12 bandara siap beroperasi, tujuh bandara akan beroperasi 2014 dan lima bandara pada tahun Bambang Susantono Wakil Menteri Perhubungan Kulon Progo Percepat Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Investasi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur mulai dari listrik, air, dan jalan untuk meningkatkan pertumbuhan investasi di daerah itu. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo Agus Langgeng Basuki, Kamis mengatakan pada 2013 pemerintah kabupaten (pemkab) akan membangun infrastruktur jalan sepanjang empat kilometer dengan lebar empat meter menuju Kawasan Industri Sentolo di Desa Tuksana. "Mulai awal Januari 2013, kami akan melakukan pembesan tanah disepanjang jalan Dudukan-Ngentakrejo sepanjang empat kilometer. Setelah dilakukan pembesan, kami akan langsung membangun jalan. Kami akan mempercepat akses jalan menuju pusat kawasan Industri Sentolo," kata Langgeng. Dia mengatakan, Pemkab Kulon Progo merencanakan pemusatan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Sentolo. Hal ini dikarenakan, sekitar lima perusahaan akan membangun perusahaan di kawasan industri Sentolo pada "Infrastruktur jalan yang akan kami bangun berbeda dengan jalan pada umumnya. Karena, jalan yang akan dibangun menggunakan kontur tersendiri. Karena jalan yang dibangun, akan dilewati oleh kendaraan dengan ukuran besar dan tonase yang besar," kata dia. Selain infrastruktur jalan, kata Langgeng, pemerintah akan membangun infrastruktur lain seperti pembangkit listrik dan air. Karena dua infrastruktur ini merupakan dua kompenen yang harus tersedia untuk mempercepat masuknya investasi ke daerah. Kata dia, sudah ada perusahaan yang siap membangun pe- rusahaan air minum dan listrik. Untuk pembangkit tenaga listrik sudah dalam tahap pembicaraan terkait pengelolaan. Begitu juga dengan investor air. "Di Kecamatan Sentolo, sedikitnya ada lima investor yang siap membangun perusahaannya pada Selain itu, masih ada tiga investor yang akan masuk, tetapi masih dalam proses pembicaraan. Untuk itu, kami juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang seperti listrik, air dan jalan," kata dia. Menurut dia, perusahaan yang akan dikembangkan di Kawasan Industri Sentolo merupakan perusahaan yang ramah lingkungan atau tidak menghasilkan limbah berbahaya. "Di Kawasan Industri Sentolo kami kembangkan sebagai "ECo Green Industry"," kata dia.

12 B4 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Energi EKONOMI BIRU Mengenal Potensi Aset dan Budaya Maritim Kita Untuk Menuju Kearah Ekonomi Hijau Pada awal bulan Oktober tahun 2012 lalu, sekelompok Menteri Urusan Maritim yang bertanggung jawab menyusun kebijakan pertumbuhan ekonomi kelautan di Eropa mengeluarkan sebuah Deklarasi yang dinamakan Deklarasi Limassol, di Nicosia, ibukota Cyprus. Deklarasi itu dimaksudkan untuk mencapai sasaran-sasaran Kerjasama Maritim Internasional guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Deklarasi Limassol menegaskan kembali bahwa pertumbuhan ekonomi maritim yang berkelanjutan dapat didorong melalui kebijakan publik yang efektif dan koheren untuk menciptakan iklim pertumbuhan ekonomi biru ( blue economy). Diantara tujuan-tujuan operasional yang tercantum di dalam deklarasi tersebut antara lain adalah usaha-usaha untuk mengurangi beban administratif dan regulasi serta menghilangkan berbagai kendala untuk berinovasi dan berinvestasi. Oleh Jon Respati Sementara itu di Amerika Serikat (AS), sebuah organisasi think-tank nirlaba The Center for American Progress (CAP), mengeluarkan sebuah buku putih yang memberikan informasi kepada masyarakat tentang potensi dan pentingnya Ekonomi Biru. Buku tersebut memuat landasan kerja yang akan dijadikan panduan untuk mendorong industri-industri agar menyadari pentingnya menjaga kesehatan ekosistem laut, pantai, danau-danau besar, dan daerah perairan lainnya yang dapat memengaruhi kondisi keuangan, biologi, budaya, dan bahkan kesehatan spiritual sebuah bangsa. Dokumen-dokumen penting tersebut mengemukakan pentingnya upaya untuk mendukung, mempertahankan, dan memperluas empat komponen mendasar Ekonomi Biru, yaitu: Perikanan komersial maupun rekreasional yang berkelanjutan; turisme, rekreasi, dan pemanfaatan laut dan pantai yang tidak melibatkan pemakaian dan konsumsi sumber alam secara langsung, meliputi restorasi pantai, perlindungan, dan adaptasi daerah pesisir; dan pengembangan energi terbarukan di lepas pantai. Buku Putih yang diterbitkan oleh CAP tersebut lebih dulu melihat potensi luar besar yang bisa dihasilkan oleh Ekonomi Biru di Amerika Serikat dengan memanfaatkan wilayah perairannya yang sangat besar, yang terbentang di sepanjang pantai Pasifik, Atlantik, Karibia, dan teluk Meksiko. Belum lagi dari banyaknya danau dan sungai yang dimiliki kontinen tersebut. Menurut dokument tsb, pada tahun 2009 lalu, Ekonomi Biru Amerika telah menghasilkan 150 miliar dollar AS, dan pada tahun 2010, Industri Perikanannya saja sudah bisa menghasilkan 4.5 miliar dollar AS yang didapat dari 8 juta ton penangkapan ikan. Di Eropa, Deklarasi Limassol menunjukkan kontribusi Ekonomi Biru hampir tiga kali lebih besar dibandingkan yang dihasilkan di AS, atau senilai hampir 500 miliar Euro dan telah melibatkan 5.4 juta tenagakerja. Deklarasi tersebut lebih jauh menunjukkan bahwa ada lebih dari 45% dari jumlah total populasi sebesar 205 juta orang di wilayah Eropa tinggal dan bekerja di wilayah pesisir. Fakta dan angka-angka tersebut baik di AS dan Eropa secara jelas menunjukkan adanya potensi dan kontribusi luar biasa besar yang diberikan oleh Ekonomi Biru pada keseluruhan ekonomi di kawasan-kawasan tsb. Tetapi seperti pada sektor-sektor ekonomi nasional lainnya, tantangan yang harus dihadapi adalah bagaimana potensi besar tersebut dikelola tanpa membahayakan kehidupan dan kesejahteraan generasi yang akan datang. Sungai dan danau yang ada di setiap negara jumlah maupun ukurannya terbatas namun sangat penting perannya untuk mendukung kegiatan pertanian dan penyediaan air bersih dan layak minum. Semua sumber air tersebut merupakan kebutuhan pokok manusia sekaligus merupakan sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik. Hingga kini, lautan yang menempati dua per tiga wilayah bumi, telah dimanfaatkan oleh generasi peradaban kita melalui usaha perikanan, transportasi, dan penambangan energi fosil, sehingga membuat kontribusinya pada ketahanan alam sangat diragukan. Dalam konteks Ekonomi Biru, laut masih menyimpan potensi besar akan sumber-sumber mineral seperti, magnesium, lithium, dan juga potensi yang dapat membangkitkan listrik seperti dari arus laut, gelombang, dan perbedaan suhu air laut (OTEC). Untuk mencapai sebuah dunia yang berkelanjutan dan masyarakat karbon rendah (low carbon society), kini para pakar maupun aktivis lingkungan dan gerakan perlindungan alam semakin gencar mengadvokasi pengurangan eksploitasi laut terutama untuk penambangan energi fosil, atau setidaknya mendorong agar penambangan tersebut dilakukan secara lebih selektif. Ekonomi Biru Di Indonesia Ketika Indonesia mengalami era peralihan dari jaman kolonial ke jaman kemerdekaan di tahun 1950an, atau disebut juga dengan era pembangunan kebangsaan (Nation Building) di bawah kepemimpinan presiden pertama RI, Soekarno, lagu Nenek Moyangku Orang Pelaut masih sering dinyanyikan. Lirik lagu ini menjunjung tinggi semangat dan karakter nenek moyang kita sebagai pengarung lautan yang handal dan gagah berani. Lagu tersebut juga mengajarkan kita tentang sejarah bagaimana nenek moyang kita memperoleh kemakmuran dari laut yang mengelilingi Kepulauan Nusantara baik itu melalui perikanan, perdagangan, transportasi, maupun turisme. Lagu rakyat itu juga menunjukkan bahwa bangsa kita tidak dibangun hanya oleh para petani, tapi juga oleh para nelayan hebat yang mampu memanfaatkan kekayaan laut negeri ini dengan baik. Pertanyaan Untuk Masa Kini Sekarang pertanyaan yang perlu kita renungkan adalah apakah kita masih bangga dengan julukan sebagai bangsa pelaut? Apakah pelaut dan nelayan kita hingga kini masih memperoleh kemakmuran dari kekayaan laut kita? Apakah kegiatan ekonomi kelautan kita telah memberikan sumbangan yang besar kepada perekonomian kita? Dan apakah kegiatan ekonomi dan sosial di kawasan pesisir mengikuti prinsip-prinsip berkelanjutan? Garis pantai Indonesia membentang hingga sejauh km dan 2.7 juta km2 EEZ, dengan populasi yang kira-kira sama besarnya dengan wilayah Eropa secara keseluruhan. Laut dapat mencukupi kebutuhan penduduk sebanyak itu apalagi mereka yang tinggal di pulau-pulau kecil dan daerah pesisir pulau-pulau besar di Indonesia. Sebuah studi yang dilakukan oleh Lembaga Urusan Pangan PBB (FAO) pada tahun 2006 mengungkapkan bahwa pada tahun 2003 Indonesia telah menghasilkan 6 juta ikan dengan perolehan keuntungan senilai lebih dari 1.7 miliar dollar AS (angka ini sekarang jelas jauh lebih tinggi nilainya). Tetapi, diluar kegiatan ekonomi maritim lain seperti turisme (pariwisata) dan penambangan energi fosil, kita tidak perlu melihat statistik untuk mengetahui bahwa para nelayan dan penduduk kawasan pesisir kita justru sekarang ini hidup lebih miskin dibandingkan dengan hidup Strategi pembangunan untuk Ekonomi Biru, khususnya di sektor perikanan di Indonesia, saat ini masih berorientasi pada kaum nelayan sebagai obyek ekonomi dan bukan subyek atau pelaku pembangunan. Untuk menjadikan mereka sebagai subyek pembangunan, mereka membutuhkan pembangunan kapasitas (capacity-building) yang efektif agar dapat beradaptasi dengan dinamika ekonomi nasional maupun global. mereka jaman dulu. Penghasilan mereka juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan saudara saudari mereka yang tinggal di perkotaan dengan nafkah yang berasal dari sumber yang tidak alami dan gaya hidup yang seringkali merusak lingkungan. Lalu apa yang sedang terjadi sekarang ini? Nelayan kita masih bekerja keras seperti dulu, bahkan dituntut untuk lebih keras lagi seiring dengan perubahan iklim yang kini mulai semakin terasa dampaknya. Mereka mau tak mau harus bekerja lebih gigih lagi demi mendapatkan hasil yang sama atau mungkin kurang. Seperti yang dilakukan nenek moyang mereka dahulu, mereka harus menghadapi bahaya laut hanya untuk mencari nafkah. Mengapa mereka masih saja miskin? Tentu saja pertanyaan ini tidak bisa diberikan jawaban yang sederhana. Pemerintah memang sudah membentuk kementerian khusus yang mengurusi sektor kelautan dan perikanan sejak satu dekade lalu. Pemerintah sekarang yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) sudah mengeluarkan miliaran rupiah untuk membantu kaum nelayan untuk meningkatkan kemampuan perikanan mereka dan juga membangun infrastruktur perikanan lebih banyak seperti Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dsb, namun nasib kaum nalayan tetap saja belum berubah secara signifikan. Pembangunan industri pariwisata yang memanfaatkan kawasan panti memang cukup maju, tetapi masih terbatas di wilayah-wilayah sekitar Jawa dan Bali. Alasan mendasar mengapa keadaan yang diuraikan diatas masih cukup memprihatinkan sampai hari ini, kemungkinan itu disebabkan oleh tidak diterapkannya paradigma holistik mengenai pengembangan kebijakan di sektor ekonomi biru ini. Walaupun Indonesia merupakan benua bahari dan memiliki potensi yang tak kalah besar dengan yang dimiliki Amerika Serikat bahkan melebihi Eropa, pemerintah kita sepertinya kurang serius memperhatikan kebutuhan untuk membangun kekuatan sosial ekonomi kelautan dengan memperhitungkan dampak globalisasi dan perobahan iklim. Kita perlu mengingat kembali tentang amanat Konstitusi kita yang dituangkan di dalam pasal 33 yang mengatakan bahwa semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya (negara) dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Strategi pembangunan untuk Ekonomi Biru, khususnya di sektor perikanan di Indonesia, saat ini masih berorientasi pada kaum nelayan sebagai obyek ekonomi dan bukan subyek atau pelaku pembangunan. Untuk menjadikan mereka sebagai subyek pembangunan, mereka membutuhkan pembangunan kapasitas (capacitybuilding) yang efektif agar dapat beradaptasi dengan dinamika ekonomi nasional maupun global. Sebagai contoh, pemerintah sudah membuat rencana untuk menambah armada kapal nelayan yang lebih besar dan modern, namun seringkali tidak jadi dilakukan karena para nelayan belum siap dan mampu untuk menggunakan kapal-kapal tersebut. Menurut sejumlah pemerhati industri seperti Forum untuk Masyarakat Bahari dan Perikanan, pembangunan seperti TPI di wilayah terpencil tidak begitu banyak membantu para nelayan karena tidak dikelola dengan benar. Uang miliaran rupiah yang sudah dikeluarkan sebagai anggaran berkelanjutan untuk nelayan kecil tidak berjalan sesuai harapan. Itu karena jumlah per unit kelompok nelayan sangat kecil atau pinjaman yang diberikan kepada mereka melalui program-program terkait terlalu mahal, karena pinjaman tsb masih bersifat komersial (Harian Kompas 22/11). Pelajaran Bagi Indonesia Indonesia dapat belajar dari semangat Deklarasi Limassol, setidaknya dari poin-poin yang bisa diaplikasikan ke dalam konsep Ekonomi Biru Indonesia. Pertama yaitu memahami nilai produk dan jasa ekosistem kelautan dan perlindungan terhadap wilayah maritim yang pada hakekatnya merupakan elemen penting untuk pengembangan dan kemakmuran yang berkelanjutan. Kedua, menekankan pentingnya pembangunan kapasitas (capacity building) bagi kaum nelayan dan penduduk kawasan pesisir lainnya agar mereka dapat beradaptasi dengan kondisi iklim baru (new normal); Ketiga, perlunya sebuah pendekatan yang holistik untuk membuat strategi pengembangan dan pengelolaan kekayaan atau aset laut dan kelautan, mengingat bahwa masih banyak potensi kelautan yang belum tersentuh untuk menghasilkan inovasi, penciptaan lapangan kerja dalam rangka pertumbuhan yang berkelanjutan, dan; Keempat, memperbaiki administrasi daerah yang sangat tergantung pada budaya maritim sehingga dapat mengembangkan potensi daerah maritim mereka dengan lebih kreatif demi untuk mencapai kemakmuran masyarakat setempat yang berkelanjutan; Kelima, menciptakan sistem pendanaan yang efektif untuk penyediaan mata pencaharian yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat daerah pesisir; dan Keenam, menekankan kembali bahwa semua kegiatan di sektor kelautan termasuk yang sudah dijalankan sesuai kerangka kebijakan nasional yang sudah ada yaitu mengenai kegiatan usaha perikanan nasional dan internasional (dalam konteks Eropa disebut dengan Integrated Maritime Policy/ IMP), perlu dilaksanakan sejalan dengan kerangka hukum yang ditetapkan oleh United Na- tions Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) dan konvensi internasional terkait lainnya. Berkaitan dengan poin terakhir di atas, sebetulnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah menyediakan berbagai panduan yang dituangkan di dalam Resolusi No tahun 1962 yang mengakui Penguasaan Permanen Sumber Daya Alam dan juga menekankan pentingnya penggunaan sumber alam yang dapat memberikan keuntungan bagi pembangunan nasional suatu negara. Sebagai penutup, kita perlu bertanya lagi pada diri kita sendiri apakah kita telah mematuhi Konstitusi kita dan apakah kita telah menerapkan konsesus internasional tentang eksploitasi sumber alam kita dengan cara memanfaatkan hasil secara maksimum untuk kepentingan rakyat dan negara terutama yang berada dalam ranah Ekonomi Biru. Sayangnya praktek yang ada saat ini kelihatannya masih jauh dari halhal tersebut. Dalam rangka memperingati Hari Perikanan Dunia, yang diperingati setiap 21 November, baru-baru ini, kita perlu merenungkan kembali pertanyaan di atas. Sayangnya negara kita sudah terlalu lama menawarkan atau membuka diri lebar-lebar terhadap kekuatan perikanan internasional baik yang legal maupun ilegal yang mengakibatkan terjadinya eksploitasi sumber alam kita dan seluruh hasilnya bukan untuk keuntungan nasional, tapi lebih untuk kepentingan pihak-pihak luar. Kegiatan-kegiatan ekonomi terkait kawasan maritim seperti pertambangan, pariwisata, pengangkutan laut, dan lain-lain juga terkesan serupa dengan apa yang terjadi di sektor perikanan. Jadi terlepas dari kekayaan laut yang melimpah yang selama ini dimiliki oleh negeri kita, Ekonomi Biru sepertinya masih akan menjadi sekedar sebuah konsep atau tidak lebih daripada sebuah slogan dan bukan realita. Jon Respati adalah Chief Editor RESPECTS Magazine. Tulisan ini aslinya dalam bahasa Inggris, telah dimuat di Edisi 06 Vol 02, Desember 2012.

13 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 B5 Wisata Kehidupan di Pekarangan Laut Sawu Begitu mendengar kata Lamalera, NTT, benak banyak orang pasti langsung tertuju kepada kata paus! Desa yang terletak di Pulau Lembata ini memang memiliki kebudayaan tradisional berburu paus yang sudah terkenal seantero dunia. Letak desa Lamalera yang berada di depan laut dalam Sawu membuat desa ini dikarunia jalur lintasan mamalia laut dan ikan-ikan laut lepas di depan desanya. Laut dalam adalah halaman para masyarakat Lembata. Teks & Foto oleh Adita Alaik Bersama dengan dua teman dari Jakarta, Nabil dan Djim, kami menempuh perjalanan ke Desa Lamalera yang cukup sulit, banyak tahap yang harus dilalui, pertama harus terbang ke Kupang, dilanjutkan terbang ke kota Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata. Setelah sampai Lewoleba masih ada lagi cerita, yaitu menaklukan tiga jam jalan darat yang sangat bergelombang alias berbatu. Di Jakarta, saya sudah mempersiapkan guide bernama Noel Beding, ia menjanjikan akan menjemput kita di bandara Lewoleba, berees, beres nanti akan kita jemput di bandara itu kata pak Noel di balik telepon sewaktu saya masih di Jakarta. Saya bayangkan akan dijemput oleh mobil 4x4 nyaman ber-ac, otomatis kaget banget ketika melihat mobil jemputan ala noel beding itu, yang tak lain dan tak bukan adalah sebuah truk yang telah disulap menjadi angkutan manusia! Truk diberi atap terpal dan di dalamnya terpasang bangku panjang saling berhadapan. Ini dia nih petualangan sesungguhnya! Seru! Ini angkutan umum di Lembata bu, kita booking untuk kita sendiri! begitu kata Noel ketika memperkenalkan kendaraannya. Dari otot-otot tangannya dan warna kulitnya, bisa diketahui bahwa pria yang berumur sekitar 35 tahun ini adalah pekerja keras yang senang berjemur di bawah sinar matahari. Warna kulitnya memberi ketegasan akan keputihan giginya. Kontras! Perburuan paus di Lamalera adalah menggunakan cara tradisional, dimana masyarakatnya masih menggunaan tombak atau disebut tempuling, ketika paus mengambil nafas di permukaan untuk mengisi paruparunya, sang Lamafa atau pemburu paus, loncat ke air seraya menancapkan tombak ke punggung paus. Begitu seterusnya hingga akhirnya paus tersebut mati lemas karena kekurangan darah. Proses perburuan ini membutuhkan waktu berjaminya. Sambil berteriak, berusaha mengalahkan paduan suara dangdut dan truk, kami berusaha membangun komunikasi dengan para kru truk Paus apa pak yang diburu? tanya Nabil. Kita buru itu jenis koteklema, atau Paus sperma jawab kru yang memakai salah satu baju lambang partai yang sudah lusuh. tapi ini telaat kata kru lainnya. telat gimana pak? saya jadi penasaran. Tadi pagi sudah ada paus yang tertangkap, jadi paling hanya bisa lihat ketika paus ditarik ke pantai kata Noel menjelaskan. Dengan sigap, Noel dan kru angkot truk menaikkan barangbarang kami. Kejutan tak berhenti rupanya, begitu mesin menyala, menyala pula musik dari speaker yang terpasang di langitlangit terpal truk. Alunan musik dangdut pun langsung nyaring membahana, mengalahkan ganasnya suara mesin truk. Berkat musik ini, dari kejauhan kita bisa tahu kalau akan ada angkot yang akan melintas, meskipun kita membelakangapa menit saja. Tak terbayang apa yang akan saya rasakan ketika melihat mayat paus hasil perburuan dengan harpoon. Perburuan paus di Lamalera adalah menggunakan cara tradisional, dimana masyarakatnya masih menggunaan tombak atau disebut tempuling, ketika paus mengambil nafas di permukaan untuk mengisi paru-parunya, sang Lamafa atau pemburu paus, loncat ke air seraya menancapkan tombak ke punggung paus. Begitu seterusnya hingga akhirnya paus tersebut mati lemas karena kekurangan darah. Kita bertiga cuma bisa melongo, sebal bercampur nyesek menjadi satu, karena memang rencana awalnya kita akan datang kemarin, tapi karena satu dan lain hal, kita memutuskan mengundur satu hari..saya yakin semua sedang berandai-andai di dalam hatinya coba kita datang kemarin..yaah sudahlah bukan jodoh..musik dangdut pun jadi pelipur lara. Kami tiba di Desa Lamalera pada sore hari, matahari sudah bersiap-siap kembali ke peraduannya. Meski sudah sedikit remang, kami bertiga langsung berlari ke arah pantai. Dari kejauhan, sudah dapat terlihat paus sperma sepanjang 20 meter tergeletak mati yang sedang ditarik puluhan warga ke tengah pantai, rasanya tidak tega, mengingat perjuangan hidup yang telah mamalia laut ini lakukan untuk bisa menjadi sebesar ini. Pasti dia sudah mengalami 1001 macam hal dan mati diujung tombak para pemburu Lamalera. Rasanya bagaikan pohon yang tumbuh ratusan tahun dan ditebang dalam beberjam. Menurut warga, paus yang sedang ditarik ini menemui ajalnya setelah enam jam berjuang bertahan hidup. Pagi hari datang, kami bertiga sudah siaga di pantai dari jam 6 pagi. Hari ini adalah saatnya warga mengolah hasil buruannya. Terlihat beberapa pemuda berada di atas tubuh paus sambil membelah kulit paus yang sangat tebal oleh lemak, tebalnya bisa mencapai 15 cm. setelah kulit terlepas, giliran daging yang dipotong-potong, dagingnya merah seperti daging sapi, hmm.. tentu saja, karena paus ini mamalia, bukan bangsa ikan. Seluruh daging paus dibagibagikan ke semua masyarakat desa sesuai dengan aturan adat, mulai dari kulitnya, dagingnya, jeroannya, bahkan testisnya pun ikut dibagi-bagikan. Hasil pembagian ini bisa dimasak sendiri untuk keperluan sehari-hari atau bisa juga dibarter di pasar dengan keperluan rumah tangga lainnya, seperti beras, gula, garam dan lain-lain. Pasar yang terletak tak jauh dari Desa Lamalera ini memiliki sistem berjualan yang unik, yaitu seluruh proses barter dan jual beli dilakukan setelah peluit dibunyikan. Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan warga ada beberapa fakta unik yang tak pernah terbayang oleh saya, contohnya; Tak hanya paus yang diburu di desa ini, apapun yang ditemui di laut dapat menjadi buruan para warga, seperti whale shark atau hiu paus, orca atau killer whale, manta ray alias manta terbesar di dunia hingga mola-mola. Satu binatang yang tabu untuk diburu adalah paus biru, karena dipercaya paus biru pernah menyelamatkan nenek moyang mereka dari tenggelam. Fakta unik lainnya adalah pernah beberapa kali kapal para lamafa tertarik paus hingga ke perairan Australia dan akhirnya dideportasi. Saya melihat, paus memang tidak bisa dilepaskan dari keseharian Lamalera sebagai sumber pangannya, tapi betulkan begitu? Apakah hanya karena ini suatu tradisi yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi? Toh disitu ada juga babi sebagai sumber pangan protein hewani lainnya Ahh entahlah, hanya saja saya jadi ingat perjalanan saya ke Cape Town, Afrika Selatan. Disana saya melihat banyak tur Whale Watching, apalagi kalau bukan tur untuk melihat paus di samudra kepada para wisatawan. Industri whale watching ini bukan main-main lagi di Afsel, terbukti dari adanya fasilitas-fasilitas mewah yang menandakan tur whale watching ini sangat menguntungkan. Saya jadi berfikir, di Afsel saja yang untuk melihat paus harus menyebrangi samudra berjamjam bisa sangat digemari para turis, mengapa di Lamalera tidak bisa dibikin yang sama? apalagi di Lamalera jarak lintasan paus dekat dari pantai, tidak perlu berjam-jam mengarungi samudra. Efek positifnya adalah penduduk tak perlu lagi berburu paus dan tetap bisa meraih pendapatan dari bidang wisata. Paus lestari, masyarakat pun makmur. Bagaimana Ada yang berminat berinvestasi di Lamalera?

14 B6 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Gaya Hidup Olympus Umumkan Produk Terbaru Olympus Stylus Tough TG-2 ihs Kamera ini merupakan kamera outdoor yang memiliki ketahanan terhadap air. TG-2 ihs mampu bertahan di air dengan kedalaman hingga 15 meter. Di event CES 2013, Olympus mengumumkan kamera seri Tough unggulan terbarunya, Olympus STYLUS TOUGH TG-2 ihs. Kamera ini merupakan kamera outdoor yang memiliki ketahanan terhadap air. TG-2 ihs mampu bertahan di air dengan kedalaman hingga 15 meter. Kamera ini tampak seperti pendahulunya yang diluncurkan pada bulan mei 2012 lalu, Olympus TOUGH TG1-iHS dimana dinobatkan sebagai the world s first high speed bright lens Tough camera. Kamera ini hadir dengan fitur lensa yang cepat f2.0-f mm (equivalent), 3.0 high definition 610K OLED display, dengan teknologi IHS yang menggabungkan 12 MP BSI CMOS sensor. Sebagai tambahan, kamera ini juga dilengkapi dengan image prosesor Truepic VI yang mampu memberikan kemampuan autofocus super cepat. Kunci upgrade dari TG-2 ihs ini adalah pada fitur baru Macro-Zoom dan MACRO LED adapter. Menurut Olympus, teknologi baru in-body Macro-Zoom memungkinkan zoom 7x hingga 14x dan shoot foto dari jarak sedekat 1cm. S Macro modenya disertakan pada dial mode untuk kemudahan akses. Hal mungkin berguna pada saat pemotretan tanaman dan hewan kecil dalam kondisi yang sulit. Olympus siap memasarkan kamera ini pada Maret mendatang dan tersedia dalam dua pilihan warna, yakni hitam dan merah. Mengenai harga, kamera ini dijual dengan harga $ Tips Merawat Baterai Lithium di Gadget Baterai Lithium sangat banyak dijumpai dalam kehidupan kita di abad modern ini. Semua portable gadget spt Laptop, Camera, Handphone, PowerBank, Portable Games, MP4, Tablet, dll menggunakan baterai jenis lithium sebagai sumber listriknya. Semua orang pasti ingin baterai yang ada pada gadget mereka berumur panjang sehingga tidak harus membeli baterai lithium baru yang harganya pasti cukup mahal. Ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat yang bukannya memperpanjang usia baterai, malah mempercepat rusaknya baterai lithium. Dibawah ini ada beberapa tips seputar bagaimana cara memperpanjang usia pakai baterai lithium anda: Tidak perlu menghabiskan listrik pada baterai pada saat membeli gadget baru Baterai lithium tidak perlu dilakukan discharge dengan menghabiskan baterai, apabila baterai lithium listriknya dipakai sampai habis malah akan merusak baterai tersebut dan menyebabkan tidak bisa di charge lagi. Sebenarnya, baterai lithium mempunyai rangkaian pengaman untuk mencegah baterai lithium mencapai kondisi benar - benar terkuras habis sampai tidak bisa digunakan, tetapi kadang-kadang rangkaian tersebut juga bisa gagal berfungsi. Apalagi apabila setelah listrik habis, baterai tidak di charge lagi selama berhari-hari. Hal ini bisa mengakibatkan baterai tidak bisa di charge lagi pada saat akan digunakan karena listrik sudah terkuras habis. Kalibrasi Baterai Ada kalanya diperlukan untuk menghabiskan daya listrik baterai secara berkala, terutama untuk Laptop. Jika anda merasa indikator baterai gadget anda sudah tidak akurat, bisa jadi itu pertanda sudah waktunya dilakukan kalibrasi baterai. Pergunakan baterai lithium sampai benar - benar habis dan lakukan isi ulang sampai penuh. Hal ini akan meng kalibrasi ulang baterai anda dan membuat indikator baterai lebih akurat. Hal ini kira - kira perlu dilakukan setiap 30 kali charging atau ketika anda merasa bahwa indikator baterai anda kurang akurat. Jangan biarkan baterai berada pada suhu tinggi Musuh utama baterai lithium adalah suhu yang tinggi. Apabila anda seringkali menggunakan laptop dengan sumber daya listrik tetapi tidak melepas baterai lithium nya, hal ini akan mengakibatkan berkurangnya kapasitas baterai sekitar % dr kapasitas asalnya setelah penggunaan 1 tahun. Untuk memperpanjang umur baterai, lepaslah baterai pada saat anda menggunakan listrik untuk laptop anda. Penyimpanan Baterai Apabila anda berencana untuk tidak menggunakan baterai lithium anda untuk jangka waktu yang lama, lakukan pengisian daya baterai sampai dengan 40% dan tempatkan dalam suhu yang sejuk. Jangan mengisi daya baterai anda sampai dengan 100%, hal ini juga berakibat kurang baik bagi baterai anda misalnya korosi di bagian dalam. Sebaliknya apabila daya listriknya kurang dari 40% pada saat akan disimpan, seiring waktu daya listrik yang tersimpan akan menurun dengan sendirinya dan kalau sudah mencapai titik terendah, maka baterai tidak akan dapat di charge lagi pada saat akan digunakan. Tips tersebut juga berlaku untuk semua jenis baterai lithium di mainan remote control, smartphone, atau pun Power- Bank. Dan ingat! Kualitas dari baterai lithium itu sendiri juga sangat menentukan masa pakainya, karena baterai lithium adalah campuran dari beberapa unsur kimia yang mana setiap pabrik akan mempunyai standar kualitas tersendiri. Untuk memperpanjang umur baterai, lepaslah baterai pada saat anda menggunakan listrik untuk laptop anda.

15 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 B7 Kesehatan Kenali Gejalanya, Anda Dapat Menyelamatkan Nyawa Mungkin Nyawa Anda Sendiri Walaupun Anda tidak yakin gejala tersebut adalah serangan jantung, pastikan dengan memeriksakan diri lebih lanjut. Hindari Tembakau Rokok Stress Tekanan Darah Tinggi Hiperkolesterol Aktif Bergerak Kurang aktivitas fisik Stress Tekanan Darah Tinggi Hiperkolesterol Obesitas Pilihlah Nutrisi Yang Baik Alkohol Stress Tekanan Darah Tinggi Hiperkolesterol Kencing Manis Obesitas Masalah irama jantung (aritmia) terjadi ketika impuls listrik diproduksi oleh jantung yang mengkoordinasikan detak jantung tidak berfungsi baik, mengakibatkan jantung Anda berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Usia meningkatan kemungkinan terjadinya aritmia. Ini dapat terjadi pada orang yang tidak berpenyakit jantung. Beberapa aritmia jantung tidak berbahaya, walaupun beberapa tipe, seperti takikardia ventricular (detak jantung cepat), serius dan kadang membahayakan jiwa. Waspada Gejala SERANGAN JANTUNG Penyebab Pada banyak kasus, penyebab aritmia tidak diketahui. Beberapa penyebab diketahui termasuk penyakit jantung, stres, kafein, tobako, alcohol, pil diet, dan dekongestan pada obat batuk dan pilek. GEJALA SERANGAN JANTUNG Tidak Nyaman di Dada: Serangan jantung biasanya terasa di dada tengah menjalar kekiri, yang berlangsung selama beberapa menit pada awalnya, dan hilang timbul. Rasanya bervariasi, dapat seperti tertahan beban berat, seperti diperas, rasa penuh, maupun nyeri. Rasa tidak enak di bagian tubuh lain: Dapat disertai dengan nyeri daerah leher, perut atas, punggung dan lengan, yang biasanya pada bagian tubuh sebelah kiri. Nafas Pendek: Datang sebelum maupun sesudah nyeri dada. Gejala lainnya: Dapat berupa keringan dingin, mual dan sakit kepala ringan Pengobatan Banyak aritmia tidak membutuhkan pengobatan. Namun, teknologi medis maju menambah metode pengobatan baru pada prosedur yang mungkin digunakan dokter untuk mengendalikan atau menghilangkan aritmia. Penanaman defibrillator otomatis: Jika Anda ditemukan memiliki resiko masalah irama jantung berulang seperti takikardia ventricular (ketika detak jantung berdetak cepat membahayakan) atau fibrilasi ventricular (ketika detak jantung cepat dan tidak teratur), penanaman defibrillator cardioverter otomatis (AICD) memberikan asuransi terbaik untuk Anda melawan serangan jantung. Alat ini efektif mengontrol ketidaknormalan, iaram jantung membahayakan jiwa dan melindungi Anda dari kematian akibat serangan jantung mendadak. Ini terus menerus memantau detak jantung Anda dan mengantarkan kalibrasi shock listrik tepat untuk koreksi takikardia ventricular atau fibrilasi ventricular, mengembalikan detak jantung normal. Satu atau dua fleksibel, kabel terinsulasi berjalan dari AICD melalui vena Anda ke ruang bawah jantung. Karena AICD secara konstan menjaga detak jantung tidak normal dan langsung dapat mengkoreksinya, ini membantu melindungi Anda dari serangan jantung bahkan ketika Anda berada jauh dari rumah sakit. Dari namanya, AICD memiliki dua fungsi utama: Kardioversi Ketika AICD mendeteksi takikardia ventricular, itu mengantar aliran listrik yang mengubah detak jantung cepat kembali menjadi normal. Defibrilasi Kadang kardioversi gagal dan takikardia ventricular memburuk atau menjadi fibrilasi ventrikular. Pada kesempatan lain, fibrilasi ventricular berkembang spontan. Ketika AICD mendeteksi baik irama tidak normal yang membahayakan jiwa, itu mengantar aliran listrik kuat yang mendefibrilasi atau mengembalikan detak jantung Anda normal. Spesialis jantung dapat membedakan apakah Anda membutuhkan penanaman defibrilla- tor. Akan dilakukan beberapa diagnotik tes berikut: Electrokardiograf, tes non invasive yang mengukur aktivitas listrik jantung Anda; Echokardiograf, tes ultrasound non invasive yang menunjukkan sebagaimana baiknya jantung Anda memompa darah; Studi Elektrofisiologi, prosedur dimana elektroda dibimbing melalui pembuluh darah ke jantung Anda dan digunakan untuk mengetes kondisi system listrik jantung Anda, mencari lokasi sirkuit pendek dan identifikasi masalah irama jantung dengan mereproduksinya; Pengawasan Holter, tes non invasive yang membutuhkan Anda mengenakan alat yang merekam aktivitas listrik jantung Anda selama 24 hingga 48 jam. Alat pacu jantung: Jika Anda ditemukan memiliki detak jantung terlalu lambat, baik karena sindrom sinus atau jantung tersumbat, alat pacu jantung dpat dipasang dalam tubuh untuk mengambil alih fungsi. Alat elektronik kecil ini otomatis mengawasi dan mengatur detak jantung, dengan menghantar impuls listrik untuk merangsang jantung ketika berdetak terlalu lambat. Sebagian besar pacu jantung juga alat perasa yang mematikan alat ketika jantung diatas tingakt yang ditetapkan. Ablasi kateter: Untuk sebagian besar irama jantung cepat, kesembuhan dapat dicapai dengan melakukan prosedur ablasi kateter perluasan studi elektrofisiologis. Prosedur ini adalah teknik bukan operasi dimana beberapa tube tipis (kateter) dengan elektroda dimasukkan dalam pembuluh darah dan ditujukan ke jantung. Sebagian kecil otot jantung yang disebabkan irama jantung tidak normal kemudian ditemukan, dan dihancurkan dengan ledakan energy radiofrekuensi yang dihantarkan lewat kateter untuk ablasi (atau menghancurkannya). Ketika sukses, kondisi biasanya sembuh dan obat-obatan mungkin tidak diperlukan lagi Ketahui gejalanya, namun tetap ingat: walaupun Anda tidak yakin gejala tersebut adalah serangan jantung, pastikan dengan memeriksakan diri lebih lanjut. Reference: medlineplus; Reviewed by Dr. Maharani Bayu Katarak (Overview Part I) Sampai saat ini belum ditemukan cara yang benar-benar terbukti dapat menghentikan katarak. Namun terdapat beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk memperlambat pertumbuhan terjadinya katarak. Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata. Hal ini akan mempengaruhi penglihatan dan biasa muncul pada lansia. Orang yang berusia 80 tahun, setengahnya antara mengalami katarak, atau bahkan telah melakukan operasi katarak. Gejala Umum: Penglihatan kabur Warna yang tampak buram Bias Tidak dapat melihat dengan baik dimalam hari Penglihatan dobel Beberapa kali mendapatkan resep penggunaan kacamata yang berubah-ubah Ada tiga jenis katarak, diantaranya adalah: 1. Nuclear. Katarak terjadi tengah lensa. Pada tahap awal akan ada perubahan pada fokus cahaya. Untuk sementara waktu anda akan mengalami kemajuan penglihatan khususnya dalam membaca. Tetapi kemudian penglihatan akan mejadi menguning dan terbentu noda putih pada lensa. Lebih lanjut lagi daya lihat akan memburuk dengan penglihatan menjadi coklat. Pada tahap yang parah akan sulit membedakan warna karena pandangan akan menjadi biru atau ungu. 2. Cortical. Katarak ini dimulai dengan terbentuknya noda pada lapisan luar mata. Proses ini berjalan dengan lambat. Kemudian noda ini dapat menjalar ke bagian tengah lensa dan mengganggu aliran cahaya ke pusat lensa. Orang dengan katarak jenis ini akan mengalami silau ketika melihat cahaya. 3. Subcapsular. Katarak jenis ini dimulai dengan terbentuknya area buram dibawah lensa. Katarak ini biasanya terbentuk di belakang lensa yang merupakan jalan cahaya ke retina mata. Katarak ini sering mempengaruhi kemampuan baca, mengurangi kemampuan melihat dalam cahaya terang dan menyebabkan silau atau lingkaran cahaya ketika melihat sinar di malam hari. Kapankah Kita Paling Sering Mendapatkan Katarak? Jawaban tergantung usia sedikit menyesatkan. Anda tidak harus setelah menjadi warga senior baru mendapatkan katarak. Kenyataannya, orang sudah bisa mendapatkan katarak diusia 40-50an. Namun, pada usia pertengahan, katarak yang ada adalah kecil dan belum mengganggu penglihatan. Biasanya setelah usia 60an katarak mulai mengganggu penglihatan. Resiko Mendapatkan Katarak Meningkat, Sejalan Dengan Bertambahnya Usia. Resiko yang lain adalah: Penyakit tertentu seperti diabetes. Kebiasaan hidup buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol. Faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari yang terus menerus. Lakukan Hal Berikut Untuk Melindungi Penglihatan Kita: Gunakan kacamata hitam dan topi untuk menahan paparan sinar uv dari matahari, hal ini dapat memperlambat terjadinya katarak. Bila Anda merokok, berhentilah. Penelitian juga membuktikan bahwa, nutrisi yang baik juga dapat memperlambat terjadinya katarak yang disebabkan oleh berjalanya usia. Makanan yang direkomendasikan adalah sayuran hijau, buahbuahan dan makanan yang mengandung antioksidan. Apabila Anda berusia 60 tahun atau lebih, lakukan pemeriksaan mata berkala setidaknya setiap 2 tahun sekali. Tidak hanya katarak yang dapat ditemukan oleh Dokter Spesialis Mata. Deteksi dini akan penyakit lain yang berkaitan dengan usia seperti macular degeneration, glaucoma, dan penyakit mata lainnya dapat membantu menyelamatkan penglihatan Anda. Katarak biasanya berkembang lambat. Kacamata baru, sinar yang lebih terang, kacamata anti bias atau kaca pembesar dapat membantu pada awalnya. Operasi juga merupakan pilihan. Dan termasuk didalamnya adalah penggunaan lensa buatan untuk mengganti lensa yang lama. Reff : nationaleyeinstitute Disusun oleh Tim Medilum

16 B8 Vol. 2 No. 2 // Edisi Minggu ke-2 // Januari 2013 Olahraga Messi Raih Ballon D Or Keempat Sebelumnya, ada tiga nama yang pernah mendapat Ballon d'or sebanyak tiga kali. Mereka adalah Johan Cryuff (1971, 1973, 1974), Michel Platini (1983, 1984,1985), dan Marco van Basten (1988, 1989, 1992). Acara penghargaan FIFA Ballon d Or 2012 rampung digelar dan kembali memunculkan nama Lionel Messi sebagai pemain terbaik dunia. Lionel Messi telah memenangi penghargaan FIFA Ballon d'or 2012 dengan menyingkirkan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo dan rekan setimnya di Barcelona Andres Iniesta Ini merupakan gelar Ballon d Or keempat bagi pemain Barcelona tersebut. Penyerang internasional Argentina ini menjadi pemain pertama dalam sejarah yang meraih penghargaan Ballon d'or untuk keempat kalinya. Sebelumnya, ada tiga nama yang pernah mendapat Ballon d'or sebanyak tiga kali. Mereka adalah Johan Cryuff (1971, 1973, 1974), Michel Platini (1983, 1984,1985), dan Marco van Basten (1988, 1989, 1992). Dalam voting yang dilakukan para pelatih dan kapten timnas, plus perwakilan media dari berbagai negara anggota FIFA, Messi meraih suara terbanyak 41,60 persen. Ronaldo hanya mengantongi 23,68 persen, sedangkan Iniesta persen. La Pulga memang gagal membawa Barcelona mempertahankan La Liga Spanyol musim 2011/12 dan tereliminasi di semifinal Liga Champions. Tapi, situasi tersebut tak menyurutkan Messi menorehkan tinta emas di level individu. Penghargaan pemain terbaik dunia melengkapi prestasi individu Messi sepanjang tahun lalu. Salah satu yang fenomenal adalah rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu kalender tahun dengan 91 gol. Messi memecahkan rekor Gerd Mueller dari Jerman pada 1972 dengan torehan 85 gol. Selain anugrah pemain terbaik, dibacakan juga penghargaan World Coach Women Football Award 2012 atau pelatih tim wanita terbaik, yang dimenangkan oleh pelatih Timnas Wanita Swedia, Phia Sundage. Kemudian dilanjutkan dengan penghargaan pelatih terbaik 2012 yang dimenangkan oleh pelatih Timnas Spanyol, Vicente del Bosque. Legenda sepakbola Jerman, Franz Beckenbauer, meraih penghargaan FIFA Presidential Award Lalu, FIFA Fairplay Award 2012 yang jatuh ke tangan Federasi Sepakbola Uzbekistan. Kemudian, penghargaan FIFA Puskas Award atau gol terbaik pada 2012 diraih oleh winger Fenerbache, Miroslav Stoch. Abby Wambach asal Amerika Serikat (AS) menerima penghargaan FIFA Womens World Player of The Year Tiger Woods Main di Abu Dhabi Tiger Woods akan memulai musim 2013 pada pekan depan di Abu Dhabi HSBC Golf Championship. Pegolf nomor satu dunia, Rory McIlroy, juga telah mendaftarkan dirinya untuk ikut turnamen berhadiah 2,7 juta dollar AS itu di Klub Golf Abu Dhabi, yang akan dimulai pada 17 Januari. Lalu setelah itu, Tiger Woods juga akan kembali bersaing di PGA Tour Farmers Insurance Open yang dimulai pada 24 Januari. Pegolf berusia 37 tahun ini memiliki rekor yang bagus di Torrey Pines, di mana dia memenangkan enam kali event ini dalam Buick Invitational, dan juga mengklaim AS Terbuka 2008 di San Diego. Tahun lalu Woods absen karena jadwal PGA Tour Farmers Insurance Open pada tahun lalu berbarengan dengan turnamen Abu Dhabi.

Ketua Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI

Ketua Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI PEMBERDAYAAAN KOPERASI & UMKM DALAM RANGKA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT 1) Ir. H. Airlangga Hartarto, MMT., MBA Ketua Komisi VI DPR RI 2) A. Muhajir, SH., MH Anggota Komisi VI DPR RI Disampaikan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK The New Climate Economy Report RINGKASAN EKSEKUTIF Komisi Global untuk Ekonomi dan Iklim didirikan untuk menguji kemungkinan tercapainya pertumbuhan ekonomi yang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2009 TENTANG KAWASAN EKONOMI KHUSUS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2009 TENTANG KAWASAN EKONOMI KHUSUS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2009 TENTANG KAWASAN EKONOMI KHUSUS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa masyarakat adil dan makmur berdasarkan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG PROGRAM PENYUSUNAN PERATURAN PRESIDEN PRIORITAS TAHUN 2014

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG PROGRAM PENYUSUNAN PERATURAN PRESIDEN PRIORITAS TAHUN 2014 KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG PROGRAM PENYUSUNAN PERATURAN PRESIDEN PRIORITAS TAHUN 2014 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a.

Lebih terperinci

RENCANA AKSI PENGELOLAAN BATAS WILAYAH NEGARA DAN KAWASAN PERBATASAN TAHUN 2011

RENCANA AKSI PENGELOLAAN BATAS WILAYAH NEGARA DAN KAWASAN PERBATASAN TAHUN 2011 LAMPIRAN I : PERATURAN BNPP NOMOR : 3 TAHUN 2011 TANGGAL : 7 JANUARI 2011 RENCANA AKSI PENGELOLAAN BATAS WILAYAH NEGARA DAN KAWASAN PERBATASAN TAHUN 2011 A. LATAR BELAKANG Penyusunan Rencana Aksi (Renaksi)

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014 PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014 35/06/51/Th. VIII, 2 Juni 2014 Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan 2014 mencapai 280.096 orang, dengan wisman yang datang melalui bandara

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2015 No. 19/03/51/Th. IX, 2 Maret PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan mencapai 301.748 orang, dengan wisman yang datang melalui bandara sebanyak

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN NASIONAL TAHUN 2010-2025

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN NASIONAL TAHUN 2010-2025 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN NASIONAL TAHUN 2010-2025 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

KESEMPATAN KERJA PERDAGANGAN. Rahma Iryanti Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja. Jakarta, 5 Juli 2013

KESEMPATAN KERJA PERDAGANGAN. Rahma Iryanti Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja. Jakarta, 5 Juli 2013 KESEMPATAN KERJA MENGHADAPI LIBERALISASI PERDAGANGAN Rahma Iryanti Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja Jakarta, 5 Juli 2013 1 MATERI PEMAPARAN Sekilas mengenai Liberalisasi Perdagangan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 11 /PRT/M/2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 11 /PRT/M/2009 TENTANG MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 11 /PRT/M/2009 TENTANG PEDOMAN PERSETUJUAN SUBSTANSI DALAM PENETAPAN RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG RENCANA TATA RUANG

Lebih terperinci

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG PENINGKATAN DAYA SAING NASIONAL DALAM RANGKA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG KETENAGALISTRIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG KETENAGALISTRIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG KETENAGALISTRIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1. 1. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1. 1. Latar Belakang I. PENDAHULUAN 1. 1. Latar Belakang Pemilihan lokasi usaha oleh suatu organisasi (perusahaan) akan mempengaruhi risiko (risk) dan keuntungan (profit) perusahaan tersebut secara keseluruhan. Kondisi ini

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya M enyatukan dan Memadukan Sumber Daya Keunggulan kompetitif BCA lebih dari keterpaduan kekuatan basis nasabah yang besar, jaringan layanan yang luas maupun keragaman jasa dan produk perbankannya. Disamping

Lebih terperinci

MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera

MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera MENATA ULANG INDONESIA Menuju Negara Sejahtera Ironi Sebuah Negara Kaya & Tumbuh Perekonomiannya, namun Kesejahteraan Rakyatnya masih Rendah KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA Jl Condet Raya no 9, Al

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MANAJEMEN DAN REKAYASA, ANALISIS DAMPAK, SERTA MANAJEMEN KEBUTUHAN LALU LINTAS

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MANAJEMEN DAN REKAYASA, ANALISIS DAMPAK, SERTA MANAJEMEN KEBUTUHAN LALU LINTAS PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MANAJEMEN DAN REKAYASA, ANALISIS DAMPAK, SERTA MANAJEMEN KEBUTUHAN LALU LINTAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 6 TAHUN 2006 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

APLIKASI PENATAAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG KOTA SESUAI KEBIJAKAN PEMERINTAH. Budiman Arif 1

APLIKASI PENATAAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG KOTA SESUAI KEBIJAKAN PEMERINTAH. Budiman Arif 1 APLIKASI PENATAAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG KOTA SESUAI KEBIJAKAN PEMERINTAH Budiman Arif 1 PENDAHULUAN Indonesia sebagai salah satu negara berkembang masih menghadapi permasalahan

Lebih terperinci

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia =============================================================================== Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia !" #$ %$#&%!!!# &%!! Tujuan nasional yang dinyatakan

Lebih terperinci

Kajian Tengah Waktu Strategi 2020. Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik

Kajian Tengah Waktu Strategi 2020. Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik Kajian Tengah Waktu Strategi 2020 Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik Kajian Tengah Waktu (Mid-Term Review/MTR) atas Strategi 2020 merupakan

Lebih terperinci

PROGRAM STRATEGIS KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM 2015

PROGRAM STRATEGIS KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM 2015 1 PROGRAM STRATEGIS KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM 2015 DEPUTI BIDANG KELEMBAGAAN KOPERASI DAN UKM 1. Revitalisasi dan Modernisasi Koperasi; 2. Penyuluhan Dalam Rangka Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi;

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk memacu

Lebih terperinci

Perhutanan Sosial Dapat Menjadi Sarana Efektif Bagi Pengentasan Kemiskinan

Perhutanan Sosial Dapat Menjadi Sarana Efektif Bagi Pengentasan Kemiskinan Dapat disiarkan segera Perhutanan Sosial Dapat Menjadi Sarana Efektif Bagi Pengentasan Kemiskinan Pemerintahan baru wajib memperhatikan kesejahteraan masyarakat di 33.000 desa di dalam dan sekitar hutan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Indonesia MDG Awards 2012 Dianugerahkan Bagi Delapan Belas Pelaku Pembangunan Terbaik

Indonesia MDG Awards 2012 Dianugerahkan Bagi Delapan Belas Pelaku Pembangunan Terbaik SIARAN PERS UNTUK DISIARKAN SEGERA Indonesia MDG Awards 2012 Dianugerahkan Bagi Delapan Belas Pelaku Pembangunan Terbaik Diikuti 611 Pembangunan, Melahirkan 90 Nominasi dan 44 Semifinalis Tanjung Benoa,

Lebih terperinci

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang

Lebih terperinci

DEWAN ENERGI NASIONAL OUTLOOK ENERGI INDONESIA 2014

DEWAN ENERGI NASIONAL OUTLOOK ENERGI INDONESIA 2014 OUTLOOK ENERGI INDONESIA 2014 23 DESEMBER 2014 METODOLOGI 1 ASUMSI DASAR Periode proyeksi 2013 2050 dimana tahun 2013 digunakan sebagai tahun dasar. Target pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata sebesar

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG PENGHIMPUNAN DANA PERKEBUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG PENGHIMPUNAN DANA PERKEBUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA 1.tE,"P...F.3...1!..7. INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG PENGHIMPUNAN DANA PERKEBUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI REJANG LEBONG NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI KABUPATEN REJANG LEBONG BUPATI REJANG LEBONG,

PERATURAN BUPATI REJANG LEBONG NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI KABUPATEN REJANG LEBONG BUPATI REJANG LEBONG, PERATURAN BUPATI REJANG LEBONG NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI KABUPATEN REJANG LEBONG BUPATI REJANG LEBONG, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendorong percepatan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH Menimbang : DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, a. bahwa masyarakat adil dan makmur

Lebih terperinci

Pemetaan Pendanaan Publik untuk Perubahan Iklim di Indonesia

Pemetaan Pendanaan Publik untuk Perubahan Iklim di Indonesia Pemetaan Pendanaan Publik untuk Perubahan Iklim di Indonesia Juli 2014 Komitmen Pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi risiko perubahan iklim tercermin melalui serangkaian

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa jalan sebagai salah satu prasarana transportasi merupakan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a.

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN PRESIDEN NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 67 TAHUN 2005 TENTANG KERJASAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN INDUSTRI NASIONAL TAHUN 2015-2035

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN INDUSTRI NASIONAL TAHUN 2015-2035 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN INDUSTRI NASIONAL TAHUN 2015-2035 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS FREQUENTLY ASKED QUESTIONS SURAT EDARAN BANK INDONESIA NOMOR 17/11 1 11/DKSP TANGGAL 1 JUNI 2015 PERIHAL KEWAJIBAN PENGGUNAAN RUPIAH DI WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA A. UMUM 1. Apa saja pertimbangan

Lebih terperinci

Latar Belakang. Mengapa UN4U?

Latar Belakang. Mengapa UN4U? UN4U Indonesia adalah salah satu program penjangkauan terbesar dalam kampanye UN4U global dilaksanakan di beberapa kota di seluruh dunia selama bulan Oktober. Dalam foto di atas, para murid di Windhoek,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. diyakini telah membawa pengaruh terhadap munculnya masalah-masalah

BAB I PENDAHULUAN. diyakini telah membawa pengaruh terhadap munculnya masalah-masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Krisis moneter yang melanda hampir seluruh negara berkembang, khususnya negara-negara ASEAN, pada tahun 1997 secara tidak langsung diyakini telah membawa pengaruh

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PENCAPAIAN

PERKEMBANGAN PENCAPAIAN BAGIAN 2. PERKEMBANGAN PENCAPAIAN 25 TUJUAN 1: TUJUAN 2: TUJUAN 3: TUJUAN 4: TUJUAN 5: TUJUAN 6: TUJUAN 7: Menanggulagi Kemiskinan dan Kelaparan Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua Mendorong Kesetaraan

Lebih terperinci

Menteri Negara Koperasi dan UKM memberikan kuliah umum di Kampus UNSUR Cianjur, Selasa (6/11) [Foto: admin]

Menteri Negara Koperasi dan UKM memberikan kuliah umum di Kampus UNSUR Cianjur, Selasa (6/11) [Foto: admin] Menteri Negara Koperasi dan UKM memberikan kuliah umum di Kampus UNSUR Cianjur, Selasa (6/11) [Foto: admin] Dalam rangka menanamkan jiwa enterpreneurship di kalangan generasi muda, pada hari Selasa (6/11),

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PENGELOLAAN DANA DEKONSENTRASI DAN TUGAS PEMBANTUAN

KEBIJAKAN PENGELOLAAN DANA DEKONSENTRASI DAN TUGAS PEMBANTUAN Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi Kalimantan Tengah Kementerian Keuangan KEBIJAKAN PENGELOLAAN DANA DEKONSENTRASI DAN TUGAS PEMBANTUAN L u d i r o Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi Kalimantan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2008

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2008 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG WILAYAH NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG WILAYAH NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG WILAYAH NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i vii xii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... I-1 1.2 Dasar Hukum Penyusunan... I-2 1.3 Hubungan Antar Dokumen... I-4 1.3.1 Hubungan RPJMD

Lebih terperinci

b. bahwa Badan Usaha Milik Negara mempunyai peranan penting

b. bahwa Badan Usaha Milik Negara mempunyai peranan penting UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2003 TENTANG BADAN USAHA MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Badan Usaha Milik Negara merupakan

Lebih terperinci

ANALISIS KEBUTUHAN JALAN DI KAWASAN KOTA BARU TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG

ANALISIS KEBUTUHAN JALAN DI KAWASAN KOTA BARU TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG bidang TEKNIK ANALISIS KEBUTUHAN JALAN DI KAWASAN KOTA BARU TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG MOHAMAD DONIE AULIA, ST., MT Program Studi Teknik Sipil FTIK Universitas Komputer Indonesia Pembangunan pada suatu

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2014 TENTANG ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2014 TENTANG ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2014 TENTANG ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 137

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

PROFIL KABUPATEN / KOTA

PROFIL KABUPATEN / KOTA PROFIL KABUPATEN / KOTA KOTA AMBON MALUKU KOTA AMBON ADMINISTRASI Profil Wilayah Kota Ambon merupakan ibukota propinsi kepulauan Maluku. Dengan sejarah sebagai wilayah perdagangan rempah terkenal, membentuk

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Latar Belakang

PENDAHULUAN. Latar Belakang 1. 1.1 PENDAHULUAN Latar Belakang Listrik merupakan salah satu sumber daya energi dan mempunyai sifat sebagai barang publik yang mendekati kategori barang privat yang disediakan pemerintah (publicly provided

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa ruang wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH TAHUN 2005-2025

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH TAHUN 2005-2025 PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH TAHUN 2005-2025 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2000 TANGGAL 21 DESEMBER 2000 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2000 TANGGAL 21 DESEMBER 2000 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2000 TANGGAL 21 DESEMBER 2000 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2000 TENTANG KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN

Lebih terperinci

PERAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG INOVASI PRODUK DI INDUSTRI PULP DAN KERTAS

PERAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG INOVASI PRODUK DI INDUSTRI PULP DAN KERTAS PERAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG INOVASI PRODUK DI INDUSTRI PULP DAN KERTAS Jakarta, 27 Mei 2015 Pendahuluan Tujuan Kebijakan Industri Nasional : 1 2 Meningkatkan produksi nasional. Meningkatkan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2015 TENTANG PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2015 TENTANG IURAN EKSPLOITASI DAN PEMELIHARAAN BANGUNAN PENGAIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG SERTA KEDUDUKAN KEUANGAN GUBERNUR SEBAGAI WAKIL PEMERINTAH DI WILAYAH PROVINSI DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Latar Belakang Berbagi ilmu. Inilah yang mendorong sekelompok pemuda asal Kupang melakukan

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG LANGKAH-LANGKAH PENGHEMATAN DAN PEMOTONGAN BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA DALAM RANGKA PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN - 115 - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran perlu dipertegas dengan upaya atau cara untuk mencapainya melalui strategi pembangunan daerah dan arah kebijakan yang diambil

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2014

KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2014 MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN BULAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL TAHUN 2015 2019

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

DEKLARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI

DEKLARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI DEKLARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI Bahwa kemiskinan adalah ancaman terhadap persatuan, kesatuan, dan martabat bangsa, karena itu harus dihapuskan dari bumi Indonesia. Menghapuskan kemiskinan merupakan

Lebih terperinci

No. 17/ 11 /DKSP Jakarta, 1 Juni 2015 SURAT EDARAN. Perihal : Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

No. 17/ 11 /DKSP Jakarta, 1 Juni 2015 SURAT EDARAN. Perihal : Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia No. 17/ 11 /DKSP Jakarta, 1 Juni 2015 SURAT EDARAN Perihal : Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia Sehubungan dengan berlakunya Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/3/PBI/2015

Lebih terperinci

terendam akibat dari naiknya muka air laut/rob akibat dari penurunan muka air tanah.

terendam akibat dari naiknya muka air laut/rob akibat dari penurunan muka air tanah. KOTA.KOTA IDENTIK dengan pemusatan seluruh kegiatan yang ditandai dengan pembangunan gedung yang menjulang tinggi, pembangunan infrastruktur sebagai penunjang dan sarana penduduk kota untuk mobilisasi,

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pengelolaan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Evaluasi Kinerja - Jokowi Ahok Bidang Perumahan DKI Jakarta 2013. Yayat Supriatna Planologi Trisakti

Evaluasi Kinerja - Jokowi Ahok Bidang Perumahan DKI Jakarta 2013. Yayat Supriatna Planologi Trisakti Evaluasi Kinerja - Jokowi Ahok Bidang Perumahan DKI Jakarta 2013 Yayat Supriatna Planologi Trisakti Program Prioritas Pembangunan Permukiman RPJMD 2013 (sumber : Dokumen Rancangan Rencana RPJMD 2013-1017).

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TEN TANG RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TEN TANG RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TEN TANG RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG PEMBINAAN PENYELENGGARAAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG PEMBINAAN PENYELENGGARAAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 88 TAHUN 2014 TENTANG PEMBINAAN PENYELENGGARAAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

SEJARAH BANK INDONESIA : MONETER Periode 1997-1999

SEJARAH BANK INDONESIA : MONETER Periode 1997-1999 SEJARAH BANK INDONESIA : MONETER Periode 1997-1999 Cakupan : Halaman 1. Sekilas Sejarah Bank Indonesia di Bidang Moneter Periode 1997-2 1999 2. Arah Kebijakan 1997-1999 3 3. Langkah-Langkah Strategis 1997-1999

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 17/M-DAG/PER/6/2011 TENTANG PENGADAAN DAN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI UNTUK SEKTOR PERTANIAN

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 17/M-DAG/PER/6/2011 TENTANG PENGADAAN DAN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI UNTUK SEKTOR PERTANIAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 17/M-DAG/PER/6/2011 TENTANG PENGADAAN DAN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI UNTUK SEKTOR PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERDAGANGAN

Lebih terperinci

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU 189 Prosiding Seminar Nasional Budidaya Pertanian Urgensi dan Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bengkulu 7 Juli 2011 ISBN 978-602-19247-0-9 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN

Lebih terperinci

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN MENTERI PEKERJAAN UMUM PADA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI BHAKTI PEKERJAAN UMUM KE 65 Tanggal, 3 Desember 2010 Seluruh keluarga besar Pekerjaan Umum

Lebih terperinci

2.5 Pemerintahan Umum

2.5 Pemerintahan Umum 2.5 Pemerintahan Umum 2.5.1 Pelayanan Catatan Sipil. Besarnya jumlah penduduk bagi suatau negara merupakan modal pembangunan yang cukup berharga, namun dibalik itu menuntut dipenuhinya berbagai kebutuhan,

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. pendapatan pajak, bea cukai, BUMN, dan Migas, pariwisata juga menjadi andalan. Kayu olahan 3.3% Karet olahan 9.0%

I. PENDAHULUAN. pendapatan pajak, bea cukai, BUMN, dan Migas, pariwisata juga menjadi andalan. Kayu olahan 3.3% Karet olahan 9.0% I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sektor pariwisata memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai salah satu sumber penerimaan devisa maupun penciptaan lapangan kerja serta kesempatan

Lebih terperinci

LAPORAN PENELITIAN HUTAN BER-STOK KARBON TINGGI

LAPORAN PENELITIAN HUTAN BER-STOK KARBON TINGGI Laporan ini berisi Kata Pengantar dan Ringkasan Eksekutif. Terjemahan lengkap laporan dalam Bahasa Indonesia akan diterbitkan pada waktunya. LAPORAN PENELITIAN HUTAN BER-STOK KARBON TINGGI Pendefinisian

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PERMEN-KP/2013

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PERMEN-KP/2013 PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PERMEN-KP/2013 TENTANG PERIZINAN REKLAMASI DI WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL Menimbang DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

Account Representative

Account Representative Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi : Account Representative FASILITAS PEMBEBASAN ATAU PENGURANGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN DAN FASILITAS PAJAK PENGHASILAN UNTUK PENANAMAN MODAL DI BIDANG-BIDANG USAHA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM.07/HK.001/MPEK/2012

PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM.07/HK.001/MPEK/2012 PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM.07/HK.001/MPEK/2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF KEMENTERIAN PARIWISATA DAN

Lebih terperinci

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1. Sasaran Pokok dan Arah Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tujuan akhir pelaksanaan pembangunan jangka panjang daerah di Kabupaten Lombok Tengah

Lebih terperinci

DATA POKOK APBN 2007 2013 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK APBN 2007 2013 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DATA POKOK APBN 2007 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 : Asumsi Ekonomi Makro, 2007... 1 Tabel 2 : Ringkasan APBN, 2007... 2 Tabel 3 : Pendapatan Negara dan Hibah, 2007...

Lebih terperinci

PERAN DINAS KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI DAERAH. Oleh : KOMISI VII RAKERKESNAS REGIONAL BARAT

PERAN DINAS KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI DAERAH. Oleh : KOMISI VII RAKERKESNAS REGIONAL BARAT PERAN DINAS KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI DAERAH Oleh : KOMISI VII RAKERKESNAS REGIONAL BARAT 1 2 Penanggung Jawab : Sekjen Kemenkes Pimpinan Sidang : Kadinkes Sumatera

Lebih terperinci

BAB 22 PENINGKATAN KEMAMPUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

BAB 22 PENINGKATAN KEMAMPUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI BAB 22 PENINGKATAN KEMAMPUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka membangun

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

Dana Alokasi Umum (DAU) adalah alokasi (transfer)

Dana Alokasi Umum (DAU) adalah alokasi (transfer) RUMUS PERHITUNGAN DANA ALOKASI ASI UMUM I. PRINSIP DASAR Dana Alokasi Umum (DAU) adalah alokasi (transfer) pusat kepada daerah otonom dalam bentuk blok. Artinya, penggunaan dari DAU ditetapkan sendiri

Lebih terperinci

Kebutuhan Terhadap Pedoman Pejalan Kaki

Kebutuhan Terhadap Pedoman Pejalan Kaki Kebutuhan Terhadap Pedoman Pejalan Kaki disampaikan oleh: DR. Dadang Rukmana Direktur Perkotaan 26 Oktober 2013 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG Outline Pentingnya Jalur Pejalan

Lebih terperinci

SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN

SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN Pertemuan Tingkat Tinggi Tentang Kewirausahaan akan menyoroti peran penting yang dapat dimainkan kewirausahaan dalam memperluas kesempatan

Lebih terperinci