Penggunaan Sistem Operasi Linux

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Penggunaan Sistem Operasi Linux"

Transkripsi

1 Penggunaan Sistem Operasi Linux Apa itu Linux? Linux adalah Unix clone, kernel nya ditulis oleh Linus Torvalds dan dikembangkan dengan bantuan programer dan hackers dari seluruh dunia. Selengkapnya bisa dibaca di situs milik rekan saya ini Linux memiliki semua feature yang dimiliki oleh Unix, termasuk multitasking, virtual memory, shared libraries, demand loading, shared copy-on-write exexutables, proper memory management dan TCP/IP networking. Dengan feature sekelas 'real operating system' tersebut tidak membuat Linux menjadi mahal harganya, justru Linux dapat diperoleh secara gratis. Kalaupun ada sedikit charge itu hanya sebagai ongkos distribusi atau pembelian cd belaka. Linux di distribusikan dibawah GNU General Public License yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang hak ciptanya tetapi orang lain dimungkinkan menyebarkan, memodifikasi atau bahkan menjual kembali program tersebut tapi dengan syarat source code asli harus tetap disertakan dalam distribusinya. Hardware yang dibutuhkan Linux pertama kali dikembangkan untuk PC berbasis 386/486 dan kemudian dikembangkan juga untuk mesin-mesin lain. Hingga saat ini Linux juga berjalan di mesin-mesin DEC Alpha, SUN Sparcs, M68000 (seperti Atari dan Amiga), MIPS serta PowerPC. Linux bisa berjalan hanya dengan 150MB spasi hard disk, 2 MB RAM tapi secara realistis tentunya dibutuhkan ruang lagi untuk development tools, data dan sebagainya maka dibutuhkan sekitar 250MB spasi hard disk dan 12-16MB RAM. Kebutuhannya akan meningkat bila kelak dipasang Xwindow dsb. Sebagai sistem operasi modern Linux mendukung banyak sekali hardware yang beredar di pasaran tapi beberapa memang tidak didukung karena masalah teknis atau sekelompok sukarelawan sedang sedang mengusahakan driver-nya. Untuk mengecek hardware apa saja yang bisa berjalan di bawah Linux silakan lihat hardware compability di Mailing List Linux Milis id-linux Milis 'resmi' yang memakai bahasa Indonesia adalah id-linux yang beberapa saat lalu terpecah-pecah menjadi beberapa sub topik: Linux Admin - Membicarakan administrasi sistem dan networking Linux. Subscribe: Linux Aktivis - Membicarakan pengembangan dan pemasyarakatan Linux di Indonesia. Subscribe: Linux Berita - Memberikan informasi tentang berita dan pengumuman kegiatan Linux di Indonesia khususnya. Subscribe: Linux Bursa - Jual-beli barang/jasa Linux, penawaran dan pencarian kerja di bidang Linux. Subscribe: 1

2 Linux Desktop - Diskusi cara penggunaan program aplikasi seperti KDE, Gnome, StarOffice dsb. Subscribe: Linux Policy - Non teknis Linux misalnya GPL, Open Source. Subscribe: Linux Programming - Diskusi mengenai pemrograman Linux, bahasa, teknik, trik dan tips. Subscribe: Linux Setup - Tempat yang menarik bagi newbie menanyakan masalah instalasi, cara setup program dsb. Subscribe: Milis lain Mailing list lain, meskipun tidak khusus membicarakan Linux: Universitas Gunadarma, Jakarta, diskusi seputar masalah teknologi informasi. Subscribe: dengan body mail 'subscribe' PAU-Mikro, diskusi masalah komputer, sistem operasi dan teknologi informasi lainnya. Subscribe: KESINI, diskusi tentang komunikasi data/packet melalui radio. Subscribe: Milist RedHat Linux Sedangkan yang khusus mengenai RedHat Linux dan berbahasa Inggris, silakan cek di Seperti halnya id-linux, milis-milis RedHat tersebut dipecah-pecah berdasarkan topik tertentu seperti, redhat-list, redhat-digest, redhat-install-list, redhat-ppp-list dan sebagainya. Cobalah subscribe ke redhat-list yang membicarakan RedHat Linux secara umum, dengan subyek subscribe atau coba subscribe ke redhat-install-list yang membicarakan instalasi RedHat secara umum termasuk masalah hardware, pemilihan paket dan sebagainya, dengan subyek subscribe. Instalasi Linux Berbagi Partisi dengan Windows Apakah Perlu Menghapus Partisi Windows? Jawabannya menjadi favorit saya karena saya selalu menjawabnya, "Tidak perlu, bila Anda masih ingin bermain game di Windows". Saya yakin Anda pemakai Windows akan lega mendengarnya karena mungkin Anda masih ragu-ragu atau hanya ingin sekedar mencoba Linux setelah mendengar dari teman-teman Anda. Bila demikian silakan meneruskan membaca tulisan ini, saya akan menunjukkan bagaimana cara menginstalasi Linux di hard disk tanpa merusak sistem operasi Windows. Diakhir tulisan akan saya tunjukkan pula bagaimana mudahnya menghapus Linux yang telah Anda instalasi. Mengapa dibuat Partisi? Pada dasarnya Linux dapat bekerja hanya dengan dua partisi saja, yaitu partisi root dan partisi swap tapi karena alasan-alasan tertentu beberapa orang merasa lebih senang membagi-bagi hard disk menjadi beberapa partisi supaya memudahkan 2

3 perbaikan, misalnya bila suatu saat ada partisi yang rusak maka cukup memformat atau memperbaiki partisi yang rusak itu saja tanpa mengganggu partisi lainnya. Ada juga orang yang memilih menggunakan partisi-partisi yang lebih kecil ini untuk mempercepat akses hard disk serta untuk membatasi membengkaknya file yang tidak terkendali, seperti misalnya file-file yang menyimpan pesan-pesan dari newsgroup. Tentu saja Anda harus merencanakan secara cermat berapa ukuran untuk partisipartisi tertentu serta jumlah yang dibutuhkan kelak. Perencanaan yang cermat akan menghindari Anda dari masalah-masalah di waktu yang akan datang. Beberapa kesalahan perencanaan yang sering terjadi adalah ditemukannya partisi-partisi yang setelah beberapa waktu cepat sekali penuh sedangkan ada partisi lain malah menyisakan banyak sekali spasi kosong. Sudah pasti situasi demikian membuat pemakaian hard disk tidak efektif dan tidak efisien lagi (Ihsan, Saat ini Linux memang belum mampu melakukan resize partition on the fly seperti halnya pada AIX/6000 sehingga kesalahan perencanaan seperti itu hanya bisa ditebus dengan memformat dan mempartisi ulang hard disk (Andy, ). Anda tidak perlu memikirkan berapa ukuran serta jumlah partisi saat ini, semua itu hanya ilustrasi saja bila kelak Anda benar-benar serius menggunakan Linux. Tujuan utama bab ini adalah menunjukkan bagaimana membuat partisi Linux berdampingan dengan Windows yang sudah lebih dulu diinstalasi. Mempersiapkan Hard Disk Seandainya hard disk Anda sebesar 1.2GB dan saat itu seluruhnya dipakai untuk partisi Windows, pastikanlah Anda masih memiliki sisa spasi di hard disk. Gunakan chkdsk untuk mengecek sisa spasi di hard disk Anda. Bersyukurlah bila Anda memiliki spasi sedikititnya 500MB karena dengan sisa yang cukup besar ini, kelak Anda bisa menginstalasi aplikasi Linux lebih banyak serta mencoba X Window. Sisa spasi yang sebesar 500MB itu nanti akan dipisahkan dari partisi Windows dengan menggunakan program splitting partition atau pembagi partisi, FIPS. Program kecil ini cukup ampuh dan aman melakukan tugas pembagian partisi tanpa merusak data di partisi Windows. Walupun demikian sebaiknya Anda mulai melakukan backup bila Anda memiliki data penting di hard disk karena tidak ada yang berani menjamin program ini selalu bekerja dengan baik. Suatu saat Anda akan mengenal pula beberapa program splitting partition versi komersial yang mungkin akan memberikan jaminan keselamatan data yang lebih baik. Siapkan juga sebuah disket boot yang berisi sistem boot DOS/Windows. Salinlah filefile fips.exe, restorrb.exe dan errors.txt dari direktori \dosutils di CD distribusi ke disket boot tersebut. File-file itu semua dapat dijalankan dari DOS/Windows prompt. Disket boot tersebut kelak juga akan digunakan untuk menyimpan/membackup informasi partisi asli atau partisi awal sebelum dilakukan pembagian partisi. 3

4 Pastikan juga tidak ada data yang terfragmentasi di hard disk dengan cara menjalankan program fragmentasi milik Windows. Pastikan pula Anda menghapus dahulu file swap milik Windows karena file ini sering tidak bisa dipindahkan oleh program fragmentasi. Bila Anda menggunakan IMAGE atau MIRROR maka Anda harus menghapus dulu file-file mirror yang tersembunyi atau hidden file seperti image.idx atau mirorsav.fil. Mempartisi dengan FIPS Setelah semua persiapan diatas diatas telah Anda lakukan dengan baik, selanjutnya jalankan program pembagi partisi, FIPS. Boot program dengan menggunakan disket yang telah Anda buat tadi, bila tidak berjalan, lihatlah pesan kesalahan yang ditampilkan dan coba periksa lagi persiapan diatas mungkin ada yang terlewat. Program FIPS juga menolak bila Anda masih mengaktifkan program-program semacam disk cache(smartdrive dsb.), matikanlah dulu program-program tersebut. Bila semuanya berjalan normal, FIPS akan mendeteksi semua hard disk yang terdapat dalam komputer Anda. Pilihlah hard disk mana yang akan dibagi partisinya. FIPS selanjutnya akan menampilkan root sector dan tabel partisi hard disk yang Anda pilih. Abaikan saja angka-angka pada tabel tersebut bila Anda tidak mengetahui artinya, perhatikan saja jumlah Megabyte setiap partisi di kolom paling kanan. FIPS selanjutnya akan mendeteksi keabsahan paritisi yang ada. Bila terdapat lebih dari satu partisi, Anda akan di tanya partisi mana yang akan dibagi. Bila tidak ada kesalahan, FIPS akan menampilkan sisa spasi hard disk di akhir partisi. Anda dapat menggunakan sisa spasi itu seluruhnya atau sebagian dengan cara mengerakkan kursor dengan panah kanan atau panah kiri. Tentukan besarnya, misalnya kurang lebih sebesar 500MB. Jika Anda telah yakin dengan besar partisinya, segera tekan Enter untuk melanjutkan. FIPS akan memeriksa kembali apakah masih ada sisa spasi yang bisa dibuat partisi baru lagi. Bila sudah tidak ada spasi yang tersisa, FIPS akan menampilkan tabel partisi yang baru. Periksalah apakah pembagian partisi yang telah Anda lakukan itu sudah sesuai dengan keinginan. Lanjutkan dengan menekan 'c' untuk melanjutkan dan pastikan Anda menjawab 'y' bila ditanyakan apakah akan membackup partisi awal di disket boot. Langkah terakhir adalah menyimpan perubahan partisi kedalam tabel partisi dan keluar dari program. Setelah itu lakukan reboot dan JANGAN PERNAH MENULISKAN SESUATU PADA HARD DISK SEBELUM ANDA MELAKUKAN REBOOT. Setelah reboot, gunakan chkdsk atau Norton Disk Doctor(NDD) untuk memastikan partisi DOS/Window beserta data milik Anda dalam keadaan baik. Partisi tersebut tentu saja berkurang sebanyak 500MB(atau sesuai jumlah yang Anda buat menggunakan FIPS) dan partisi baru ini tidak terdeteksi oleh DOS/Windows, biarkanlah dan lanjutkan dengan menginstalasi Linux di partisi baru itu. Instalasi Linux Pada saat instalasi Linux, Anda akan diberi kesempatan memilih partisi yang akan di format dengan menggunakan fdisk atau diskdruid. Jangan melakukan sesuatu 4

5 apapun pada partisi DOS/Windows karena akibatnya Anda akan kehilangan seluruh isi DOS/Windows. Bekerjalah pada partisi baru sebesar 500MB yang baru saja Anda buat tadi dan lakukanlah perubahan-perubahan atau membagi-baginya menjadi beberapa partisi lagi sebelum Anda memformatnya. Biasanya dalam satu hard disk hanya diijinkan membuat maksimal empat buah partisi primer saja dan selanjutnya hanya bisa dibuat partisi logical di masing-masing partisi primer selama spasi hard disk masih mencukupi. Oleh karena hard disk Anda sudah memiliki partisi Windows sebesar +/-700MB maka sebenarnya Anda bisa membuat tiga buah partisi primer lagi pada spasi sebesar 500MB itu. Dengan menggunakan perintah yang ada dalam program fdisk, hapuslah partisi 500MB itu, kemudian buatlah tiga partisi baru, misalnya untuk /, swap dan usr yang besarnya berturut-turut 100MB, 32MB dan +/-468MB. Selajutnya program instalasi akan memformat ketiga partisi itu dan meneruskan proses instalasi Linux berikutnya. Menghapus Partisi Linux Saya tidak mengharapkan Anda secepat ini memutuskan menghapus Linux tapi bila memang itu yang Anda kehendaki ambilah disket boot yang berisi backup partisi awal dari hard disk Anda, kemudian boot komputer dengan disket tersebut serta jalankan restorrb.exe. Pilihlah file backup-nya, dalam sekejap partisi Linux sebesar 500MB(yang terdiri dari partisi-partisi /, swap dan usr) akan dihapus dan hard disk Anda akan kembali seperti sedia kala. Penggunaan Bagian ini berisi artikel-artikel tentang cara penggunaan linux Command Line Filesystem, Disk & Device Mengakses Windows Share dengan Samba Organisasi File RedHat Package Manager Command Line Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintahperintah ini bisa sangat diperlukan. Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintahperintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini. Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man: $ man ls Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah lsitu secara lengkap. 5

6 Daftar Perintah Menurut Alfabet & Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg. adduser Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. # adduser udin # passwd udin Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama. alias Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb: $ alias dir=ls Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias. bg Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskanshell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. Lihat juga perintah fg. cat Menampilkan isi dari sebuah file di layar. $ cat namafile cd Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS. chgrp Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb: # chgrp <grup baru> <file> 6

7 chmod Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute. Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin. Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah: $ chmod ug+rx coba1 Untuk mencabut ijin-ijin tersebut: $ chmod ug-rx coba1 Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untukuser, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute). Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah: $ chmod 700 coba2 Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah: $ chmod 644 coba3 chown Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori $ chown <user id> <file> cp Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2: $ cp <file1> <file2> fg Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas. find Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran.doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar: $ find. -name *.doc -print 7

8 . /public/docs/account.doc. /public/docs/balance.doc. /public/docs/statistik/prospek.doc./public/docs/statistik/presconf.doc grep Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan. $ grep <teks> <file> Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori: $ grep marginal <file> diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total gzip Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana: $ gzip <namafile> Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip. halt Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown. hostname Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem. docs] $ hostname localhost.localdomain kill Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. $ kill <sinyal> <pid> PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. less Fungsinya seperti perintah more. 8

9 login Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya. logout Untuk keluar dari sistem. ls Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang. man Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah. $ man <perintah> mesg Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk. $ mesg y atau mesg n Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain. mkdir Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. more Mempaging halaman, seperti halnya less mount Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount. $ mount /dev/hda3 on / type ext2 (rw) none on /proc type proc (rw) /dev/hda1 on /dos type vfat (rw) /dev/hda4 on /usr type ext2 (rw) none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622) mv Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori. 9

10 passwd Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter. pwd Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada. rm Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file. rmdir Untuk menghapus direktori kosong. shutdown Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del. su Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut. tail Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan: $ tail <jumlah baris> <file file...> talk Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya. tar Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut: $ tar <aksi> <option> <file atau direktori> umount Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. # umount <filesystem> unalias Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah: $ unalias dir 10

11 unzip Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan: $ unzip <namafile> Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip. wall Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan. # who Dear, everyone... segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi. who Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya: $ who root ttyp0 May 22 11:44 flory ttyp2 May 22 11:59 pooh ttyp3 May 22 12:08 xhost + Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X. xset Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini: $ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik> $ xset m <akselerasi> <threshold> zip Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip. FILESYSTEM, DISK & DEVICE Block & Character Device Ketika pertama kali bisa login ke sistem Linux, saya sedikit bingung karena tidak menemukan drive A:, B: atau hard disk C: maupun D:. Mungkin bagi newbie yang lain hal membingungkan ini bisa saja terjadi. Bagi mereka yang telah lama mengenal sistem operasi DOS /Windows ini merupakan sesuatu yang sungguh berbeda, di lingkungan Linux dan juga UNIX (Syafrudin, semua device atau hardware device di komputer kita akan dianggap sebagai file. Jadi itulah yang menyebabkan drive-drive tersebut tidak tampak. File-file khusus yang merupakan simbol untuk semua device tersebut disimpan dalam direktori /dev. Device-device tersebut dapat berupa block device ataupun character device. 11

12 Character device itu serangkain karakter yang dibaca berurut misalnya serangkaian karakter yang kita tekan dari keyboard atau serangkaian data byte yang dikirim berurutan melalui serial line. Sedangkan block device atau sering disebut random access device adalah alat yang dapat menyimpan data dan menawarkan akses keseluruh bagian secara acak. Contoh block device adalah hard disk dan disket. Dengan menggunakan hard disk kita dapat mengakses data yang tersimpan secara acak sedangkan bila menggunakan serial line misalnya, kita hanya dapat mengakses data sesuai urutannya. Masing-masing device node memiliki major dan minor number device. Major number memberitahu kernel, device apa yang mewakili node tersebut. Misalnya major number 3 adalah IDE hard disk dan major number 8 adalah SCSI disk. Minor number mewakili nomor partisi, minor number 0 adalah keseluruhan hard disk yang pertama dan minor number 1 hingga 15 adalah partisi yang mungkin bisa dibuat di hard disk tersebut. Contohnya, saya memiliki 2 buah IDE hard disk maka hard disk pertama adalah /dev/hda dan hard disk kedua adalah /dev/hdb. Jika masing-masing hard disk tersebut memiliki 2 buah partisi maka saya memiliki /dev/hda1, /dev/hda2, /dev/hdb1 dan /dev/hdb2. Di bawah ini isi dari direktori /dev di komputer saya. Perhatikan huruf b di bagian paling kiri, menunjukkan bahwa itu adalah block device sedangkan character device akan ditunjukkan dengan huruf c. zakaria]$ ls -l --sort=none /dev/hd[ab]{?,??} brw-rw root disk 3, 1 May /dev/hda1 brw-rw root disk 3, 2 May /dev/hda2 brw-rw root disk 3, 3 May /dev/hda3 brw-rw root disk 3, 4 May /dev/hda4 brw-rw root disk 3, 5 May /dev/hda5 brw-rw root disk 3, 6 May /dev/hda6 brw-rw root disk 3, 7 May /dev/hda7 brw-rw root disk 3, 8 May /dev/hda8 brw-rw root disk 3, 9 May /dev/hda9 brw-rw root disk 3, 65 May /dev/hdb1 brw-rw root disk 3, 66 May /dev/hdb2 brw-rw root disk 3, 67 May /dev/hdb3 brw-rw root disk 3, 68 May /dev/hdb4 brw-rw root disk 3, 69 May /dev/hdb5 brw-rw root disk 3, 70 May /dev/hdb6 brw-rw root disk 3, 71 May /dev/hdb7 brw-rw root disk 3, 72 May /dev/hdb8 brw-rw root disk 3, 73 May /dev/hdb9 brw-rw root disk 3, 10 May /dev/hda10 Filesystem Untuk mengorganisasi file-file pada device diperlukan suatu metode yang disebut dengan filesystem. Jika Anda mengenal FAT selama ini di sistem operasi Windows maka Anda akan mengenal beberapa metode filesystem di Linux, seperti ext fs, ext2 fs atau xia fs dll. Saat ini ext2 fs adalah filesystem yang banyak digunakan untuk Linux karena terkenal sangat efisien. Meskipun demikian Red Hat Linux tetap menyediakan dukungan terhadap filesystem lain seperti msdos yang sudah built in di kernel atau dalam bentuk modul seperti vfat (Windows95 native fs), ext,umsdos dan sebagainya. Mount & Umount Command Untuk menggunakan filesystem tersebut kita lebih dahulu harus me-mount sebuah block device yang memiliki filesystem. Perintahnya adalah sebagai berikut: 12

13 # mount [-t] [-o] device mount_point device berupa block device, mount_point berupa sebuah direktori untuk menampilkan filesystem. t adalah type atau jenis filesystem dan o adalah option, keduanya boleh saja tidak disertakan bila Anda sudah mengkonfigurasi file /etc/fstab yang berisi keterangan detail mengenai device,jenis filesystem, mount point yang digunakan dan sebagainya. Misalnya saya akan mengakses sebuah file di disket di drive A: maka pertama kali saya harus me-mount dulu disk tersebut ke sebuah direktori yang sudah saya buat misalnya /mnt/floppy: # mount /dev/fd1 -t vfat /mnt/floppy <enter> mount: block device /dev/fd1 is write-protected, mounting read-only Setelah perintah itu barulah saya bisa membaca disket di drive A: tersebut di direktori /mnt/floppy. Misalnya dengan mengetikkan perintah ls maka akan ditampilkan isi disket di drive A: # ls /mnt/floppy Untuk membatalkan perintah mount digunakan perintah umount # umount /mnt/floppy Setelah perintah tersebut dieksekusi, otomatis drive A: tidak bisa digunakan, cobalah dengan mengetikkan perintah ls lagi. Pesan kesalahan akan ditampilkan seperti dibawah ini. # ls /mnt/floppy filesystem not mounted mtools Bila Anda memiliki filesystem DOSdan ingin mengunakannya tanpa harus melakukan mount maka gunakan mtools. Dengan cara ini Anda tidak perlu lagi melakukan mount bila ingin mengakses filesystem DOS dan partisi yang belum diformat sekalipun. (Syafrudin, Setelah menginstalasi mtools tersebut, Anda cukup menjalankan perintah-perintah seperti di DOS untuk mengakses filesystem DOS tersebut, misalnya mdir, mcopy dan sebagainnya. Filesystem Support Linux memiliki dukungan terhadap beberapa filesystem lain sehingga kita dapat menggunakan atau mengakses filesystem yang berbeda tanpa harus melakukan konversi lebih dulu. Berikut ini adalah beberapa filesystem yang bisa di dukung Linux sejak kernel di keluarkan: (Anda dapat mengkonfigurasi dukungan filesystem ini saat konfigurasi kernel ) Minix Merupakan filesystem Linux yang pertama dan saat ini masih banyak digunakan untuk boot disk dan beberapa 13

14 Extended fs Second Extended fs xiafs filesystem DOS FAT fs MS-DOS FAT fs VFAT fs umsdos /proc NFS SMB NCP ISO9660 OS/2 HPFS (Windows95) format disket. Tidak banyak yang menggunakannya lagi dan sebaiknya tidak perlu di kompile dalam kernel. Saat ini merupakan filesystem default untuk Linux dan seharusnya di kompile dalam kernel karena filesystem root tidak bisa bekerja bila berupa modul. Diperkenalkan bersamaan dengan second extended fs dan dimaksudkan untuk menggantikan extended fs. Saat ini jarang digunakan dan sebaiknya tidak di kompile dalam kernel kecuali Anda membutuhkannya. Pada dasarnya bukan merupakan sebuah filesystem tapi merupakan dasar bagi filesystem berbasis FAT lainnya seperti MS-DOS FAT, VFAT (Windows95) atau umsdos. Jika Anda menginginkan Linux dapat mengakses sistem berbasis DOS maka Anda dapat menkompilenya dalam kernel. Sangat berguna untuk komputer yang memiliki sistem dual-boot. Merupakan peningkatan dari MS-DOS FAT fs dan mendukung format long filename. Ini juga berguna untuk komputer yang memiliki sistem dual-boot. Dukungan ini dibutuhkan bila ingin menjalankan Linux diatas partisi DOS tapi sepertinya RedHat Linux tidak akan bisa berjalan pada sebuah filesystem umsdos. Filesystem ini dipakai oleh kernel untuk menyediakan informasi mengenai sistem kepada user program, seperti ps, top, xload, free atau netstat. Filesystem ini memang seharusnya selalu ada dan walaupun ada isinya tapi tidak akan mengisi spasi hard disk. Dibutuhkan bila Anda akan mengakses remote filesystem dan untuk sebuah server dukungan ini merupakan suatu keharusan. Sangat berguna bila Anda menginginkan memiliki akses langsung ke Windows95 atau NT. Dukungan terhadap NetWare melalui protokol NCP. Bila Anda memiliki CD-ROM sebaiknya memanfaatkan dukungan ini karena banyak sekali CD-ROM yang ada dipasaran menggunakan format ISO9660 ini. Mendukung filesystem OS/2 dan HPFS. Linux hanya dapat membaca filesystem tersebut (read-only). System V & Coherent Merupakan filesystem UNIX generasi lama dan dukungan ini hanya diperlukan bila Anda memiliki data-data lama dan ingin memindahkannya ke filesystem yang baru. Amiga FFS UFS Masih berupa experimental code dan sebaiknya gunakan dengan hati-hati. Filesystem ini digunakan oleh beberapa sistem UNIX, Solaris dan SunOS(4.2). Linux hanya dapat membaca filesystem ini. Mengakses Windows Share dengan Samba Pendahuluan Samba adalah implementasi dari SMB protocol yaitu protocol yang digunakan oleh sistem operasi MS seperti MS Windows untuk men-sharing file dan printer. Dengan SMB anda bisa mengakses file & printer yang di-share oleh komputer Windows atau men-share file & printer di komputer linux anda. Artikel ini hanya membahas cara mengakses share file. Semua utility yang dibahas disini terdapat dalam paket samba-client yang biasanya sudah terinstall pada waktu instalasi. Akses Share dengan smbclient 14

15 smbclient berguna untuk mengakses share komputer lain dengan interface seperti ftp. Syntaxnya adalah: smbclient service [options] Dimana service dalam bentuk //namakomputer/namashare misalnya //ntserver/cdrom. Misalnya kita ingin mengakses isi direktori cdrom dari komputer ntserver kita tinggal menjalankan zakaria]$ smbclient "//itcom2/my documents" Password: smb: \> Nanti smbclient akan memberikan prompt untuk password, dan passwordnya seperti biasa tidak akan ditampilkan. Kalau semuanya beres akan keluar prompt ' smb:>' pada prompt ini anda dapat mengetikkan perintah-perintah yang dipakai di ftp seperti ls, get, put, mget, mput, binary dsb. Kalau sudah selesai ketik saja quit. Option yang sering dipakai adalah: -U namauser Koneksi dengan nama user lain dari username linux -W workgroup Koneksi dengan nama workgroup selain yang di setting di /etc/smb.conf -n NetBios_Name Koneksi dengan nama host yang berbeda dengan nama host komputer -I IP address Koneksi ke host tertentu dengan IP tersebut. Sangat berguna jika samba tidak berhasil me-resolve nama host yang di tuju. Melihat Direktori yang Di-share dengan smbclient Selain dapat meng-ftp share Windows smbclient juga dapat menampilkan daftar direktori yang di-share oleh sebuah komputer dengan cara: smbclient -L nama_komputer Misalnya: zakaria]$ smbclient -L itcom2 Password: Sharename Type Comment SYSTEM Disk C Disk MY DOCUMENTS Disk PRINTER$ HP D Disk Printer Disk 15

16 A Disk IPC$ IPC Remote Inter Process Communication Server Comment Workgroup Master Mounting Share dengan smbmount Cara lain mengakses share adalah me-mount remote share tersebut ke suatu direktori dengan menggunakan smbmount. Setelah di mount anda bisa mengakses shsre tersebut seperti anda mengakses direktori biasa. Seperti juga mount, smbmount harus dijalankan oleh root. Syntaxnya adalah seperti berikut: smbmount service mountpoint [-o options] Dimana service dalam bentuk //namakomputer/namashare misalnya //ntserver/cdrom dan mountpoint adalah direktori yang akan di mount. Parameter options-nya dalam bentuk keyword=nilai dan dipisahkan dengan koma untuk setiap parameter. Dimana option yang sering digunakan adalah: username=user Koneksi dengan nama user lain dari username linux (root) netbiosname=name Koneksi dengan memakai nama host yang berbeda dengan nama host komputer workgroup=name Koneksi dengan nama workgroup selain yang di setting di /etc/smb.conf ip= Koneksi ke host tertentu dengan IP tertentu misalnya Sangat berguna jika samba tidak berhasil me-resolve nama host yang di tuju. Contoh penggunaan: /root]# smbmount "//itcom2/my documents" /mnt/net/itcom2 -o netbiosname=linux Password: Client yang lain Jika anda menginginkan client yang grafis seperti Windows Network Neighborhood anda bisa menginstall program LinNeighborhood bisa dicari di Gambar 1. LinNeigborhood 16

17 Organisasi File Disamping memiliki program instalasi yang baik, distribusi RedHat juga mengorganisasi file-file yang diinstalasi dengan baik pula. RedHat mengikuti standar pengorganisasian filesystem Linux atau FSSTND yang tersedia di website Keterangan lebih lengkap tentu saja dapat diperoleh di website tersebut tapi secara sederhana organisasi file di RedHat dapat dijelaskan sebagai berikut: Pada tingkat tertinggi adalah root direktori, /, yang hanya mengandung sejumlah file penting seperti: bin/, boot/, dev/, etc/, home/, lib/, lost+found/, mnt/, proc/, sbin/, tmp/, usr/, dan var/. /bin & /sbin Direktori ini menyimpan program-program penting yang digunakan untuk pemeliharaan sistem. Sesuai dengan nama direktorinya, file-file program yang tersimpan didalamnya berupa file binary yang dapat dieksekusi (executable). Isi direktori /bin umumnya adalah user program seperti: login Shell (bash, ksh, csh) File utility (cp, mv, rm. ln, tar) Editor (ed, vi) Filesystem utilty (dd, df, mount, umount, sync) System utility (uname, hostname, arch) GNU utility (gzip, gunzip) Isi direktori /sbin umumnya adalah program pemeliharaan atau sistem program. Program-program yang disimpan di direktori /sbin ini hanya dapat dieksekusi oleh root. Contohnya adalah sebagai berikut: fsck fdisk mkfs shutdown 17

18 lilo init /etc Direktori ini menyimpan file-file konfigurasi systemwide yang dibutuhkan oleh program-program lainnya. Beberapa file penting di direktori ini misalnya: passwd shadow fstab hosts motd profile shells services lilo.conf /home Direktori ini menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem termasuk HTTPD. Beberapa sistem Linux menyimpan home user root di direktori ini sebagai /home/root tapi ada juga yang menyimpan direktori home user root di direktori / atau root direktori. /mnt Umumnya direktori ini didalamnya mengandung subdirektori-subdirektori yang merupakan sebuah mount point untuk jenis device tertentu. Misalnya cdrom/, floppy/, atau zip/. /tmp & /var Direktori /tmp untuk menampung file-file sementara(temporary) dan /var menampung varying content atau macam-macam file. Direktori /tmp biasanya juga dimanfaatkan oleh program instalasi saat kita mengintalasi program atau aplikasi. Isi direktori ini bisa saja dihapus setiap saat tanpa menimbulkan penagaruh apapun. Direktori /var memiliki isi yang lebih banyak dari /tmp dan biasanya isinya adalah seperti ini: catman/, lib/, local/, lock/, log/, nis/, preserve/, run/, spool/ dan tmp/. Direktori /var/log merupakan direktori yang sangat familiar bagi setiap user. Di dalamnya disimpan pesan-pesan yang dihasilkan oleh sistem. Berikut ini isi direktori /var/log di komputer saya: httpd/, boot.log, cron, dmesg, htmlaccess.log, lastlog, maillog, messages, netconf.log, secure, sendmail.st, spooler, wtmp. File-file pesan tersebut sangat berguna bagi kita untuk mendiagnosis masalah atau kesalahan sistem. Bagi yang tidak berpengalaman dalam menangani masalah sistem, isi file-file pesan tersebut bisa disertakan bila kita minta bantuan orang lain atau di forum milis. /usr Berisi semua program dan file yang secara langsung berhubungan dengan setiap user dalam sistem. Misalnya di komputer saya isinya adalah sebagai berikut: ~X11, X11R6/, ~X386, bin/, dict/, doc/, etc/, games/, i386-redhat-linux/, i486-linuxlibc5/, i486-linuxaout/, include/, info/, lib/, libexec/, local/, man/, sbin/, share/, src/, ~tmp. 18

19 Direktori /usr/bin dan /usr/sbin menyimpan banyak sekali file executable. File-file executable yang disimpan di direktori ini memiliki kesamaan fungsi dan jenis dengan file-file di direktori /bin dan /sbin. Direktori /usr/x11 dan /usr/x11r6 dan subdirektori dibawahnya berisi semua file yang berhubungan dengan X Window seperti man page, library dan file executable. RedHat Package Manager RPM Salah satu utilitas yang paling powerful dan inovatif dari RedHat Linux adalah RPM, RedHat Package Manager. Teknologi RPM adalah sebuah cara yang paling mudah untuk melakukan instalasi, uninstalasi, ugrade, query, verify dan mem-build paket software. Paket software RPM adalah sebuah arsip dari file-file dengan beberapa informasi yang berhubungan dengan file-file tersebut, seperti nama, versi dan deskripsinya. Berbeda dengan cara tradisional menggunakan file tar.gz, metode RPM membuat user tidak direpotkan masalah manajemen file seperti letak file, direktori dsb. Untuk menjalankan RPM sangat mudah, berikut ini adalah perintah umum untuk: Install rpm -i [option] [nama_paket_rpm] misalnya: rpm -ivh vim i386.rpm v dan h adalah option untuk menampilkan jalannya instalasi dan menampilkan grafik berbentuk hash (#). Option lainnya dapat di lihat di man rpm. Bila paket tersebut telah di instalasi atau ditemukan dependency, RPM akan memberitahukan dan instalasi di batalkan. Gunakan - -replacepkgs atau - - replacefiles bila ingin menimpa paket lama. Untuk dependency error, paket atau file yang di butuhkan harus di instalasi dulu. Sebaiknya tidak menggunakan option - - nodeps untuk mengatasi error dependency. (Syafrudin, Upgrade rpm -U [option] [nama_paket_rpm] misalnya : rpm -Uvh emacs i386.rpm Upgrade ini adalah kombinasi dari uninstalasi dan instalasi, artinya RPM akan menguninstalasi dulu paket versi lama bila ditemukan dan menggantinya dengan versi baru. Bila tidak ditemukan versi lamanya maka otomatis RPM melakukan instalasi. Uninstalasi rpm -e [option] [nama_paket] 19

20 misalnya: rpm -e emacs Untuk uninstalasi tidak dipakai nama paket RPM tapi nama paket itu sendiri. Dependency error juga terjadi bila paket yang ingin di uninstalasi dibutuhkan oleh program lain. Gunakan - -nodeps bila ingin tetap menghapusnya. Untuk uninstalasi ini sebaiknya dilakukan dengan meng-uninstalasi paket-paket sesuai urutan dependency-nya. (Syafrudin, Query rpm -q [option] [nama_paket] misal: rpm -ql kernel Verify Option l menampilkan semua file yang dimiliki oleh paket kernel. rpm -V [nama_paket] misal: rpm -V bash Verify digunakan untuk mendeteksi bila terdapat masalah saat instalasi. RPM akan membandingkan paket yang telah di instalasi dengan informasi yang terdapat pada file paket RPM aslinya. Bila tidak ada kesalahan, RPM tidak menampilkan sesuatu. RPM dengan Glint Untuk berinteraksi dengan RPM dapat dilakukan melalui program Glint. Program berbasis X ini merupakan File Manager yang memudahkan user melakukan instalasi, uninstalasi, upgrade, query dan verify paket software RPM. Untuk dapat menggunakan Glint, tentu saja X Window sudah di instalasi dan berjalan baik. Admin & Setting Filesystem Manager Pada saat boot, kernel akan me-mount root filesystem dari device yang telah ditentukan dalam LILO. Selama proses boot tersebut semua filesystem yang ada 20

21 dalam tabel filesystem atau dalam file /etc/fstab juga akan diperiksa apakah perlu di mount atau tidak. Red Hat telah menyediakan program yang sangat mudah digunakan untuk mengkonfigurasi filesystem tersebut. Program ini berjalan di X dan dapat dipanggil melalui control panel atau cukup mengeksekusinya dengan perintah fstool. Selanjutnya hasil konfigurasinya juga akan disimpan dalam file /etc/fstab. Bila Anda tidak menginstalasi X dan tidak bisa menjalankan fstool, jangan kuatir file /etc/fstab juga dapat di edit secara manual dengan program teks editor favorit Anda. Filesystem manager menampilkan informasi mengenai nama device,mount point, jenis filesystem, ukuran dan sisa spasi yang masih tersedia. (Informasi ini seperti ini juga bisa diperoleh dengan perintah df). Filesystem dapat di mount atau di unmount dengan tombol Mount dan Unmount. Tanda asterik (*) didepan jenis filesystem menandakan filesystem tersebut sudah atau sedang di mount. Tombol Format hanya berfungsi untuk partisi hard disk. Tombol ini akan menjalankan program mkfs yaitu program untuk membuat filesystem. Tombol Check hanya berfungsi untuk filesystem ext2 dan minix. Tombol ini akan menjalakan program fsck dan membutuhkan waktu beberapa saat untuk menampilkan hasil pemeriksaan. Bila filesystem digunakan secara normal dan fsck selalu dijalankan pada saat boot maka hasil check seringkali tidak menunjukkan kesalahan apapun. Mengedit file /etc/fstab File /etc/fstab berupa file teks biasa, bisa dibaca dan mudah di edit dengan program editor teks favorit kita. Lakukan secara hati-hati karena kesalahan dalam memasukkan atau menghapus sesuatu menyebabkan sistim tidak bisa me-mount filesystem saat boot nanti. Mirip dengan tampilan program fstool diatas, saat dibuka file /etc/fstab menampilkan kolom-kolom yang berisi informasi nama device, mount point, jenis filesystem, option, dump dan fsckorder. Kolom-kolom tersebut masing-masing dipisahkan dengan tabs atau spasi. 21

22 Kolom dump berhubungan dengan program dump, lihat manual page program dumb. Kolom terakhir fsckorder berhubungan dengan program fsck. Urutan pengecekan filesystem saat boot ditunjukkan oleh nomor dikolom ini. Pengecekan filesystem dapat dilakukan secara paralel dengan memberikan nomor urut yang sama tapi filesystem root selalu harus nomor 1. Filesystem dengan fsckorder 0 tidak akan dicek saat boot. Koneksi Internet dengan Kppp Bila cara koneksi menggunakan netcfg dirasakan merepotkan maka Anda dapat menggunakan program-program dial-up networking yang banyak ditawarkan di internet. Kppp adalah salah satu program dial-up networking yang begitu mirip dengan program dial-up milik Windows95. Bagi Anda yang pernah menggunakan Windows95 pasti tidak akan kesulitan menggunakannya. Kppp secara otomatis akan Anda peroleh bila Anda menginstalasi KDE dan paket kdenetwork. Berikut ini adalah tampilan kppp yang siap digunakan untuk melakukan koneksi ke ISP: Sebelum melakukan koneksi, pastikan terdapat file /etc/ppp/options dan pastikan pula file tersebut kosong. Kppp biasanya tidak akan bekerja bila file ini ada isinya. Konfigurasi dapat dilakukan dengan menekan tombol Setup dan selanjutnya Anda bisa mengkonfigurasikan beberapa nomor telepon ISP beserta IP, DNS, Gateway masing-masing serta konfigurasi modem dan lain-lain. Kppp juga menyediakan Accounting untuk Anda yang ingin memantau atau mengotrol pemakain pulsa telepon. Berikut ini adalah contoh jendela-jendela untuk melakukan konfigurasi kppp: 22

23 Koneksi Internet dengan WVDIAL Bila Anda merasa kppp juga tidak memenuhi selera atau Anda memilih tidak menggunakan KDE maka Anda dapat menggunakan program dial-up networking yang lain. Carilah di situs-situs yang menyediakan aplikasi-aplikasi untuk Linux dengan menggunakan kategori internet tools, dial-up atau networking. Banyak rekan-rekan saya yang sudah berpengalaman di Linux menyarankan untuk menggunakan program dial-up networking yang katanya cukup bagus yaitu WvDial. WvDial dapat didownload dalam paket RPM, Debian atau tar.gz dan dalam file README yang disertakan menyebutkan bahwa setelah berhasil diinstalasi, kita tinggal menjalankan perintah: # wvdialconf /etc/wvdial.conf Bila tidak ada kesalahan maka akan terbentuk file konfigurasi /etc/wvdial.conf. Setelah itu edit file tersebut dengan memasukkan nomor telepon ISP, username dan 23

BAB 8. Administrasi Sistem dalam Mode Teks pada Sistem Operasi Jaringan. Pokok Bahasan. Tujuan:

BAB 8. Administrasi Sistem dalam Mode Teks pada Sistem Operasi Jaringan. Pokok Bahasan. Tujuan: Tujuan: BAB 8 Administrasi Sistem dalam Mode Teks pada Sistem Operasi Jaringan Pokok Bahasan Pembahasan ini bertujuan agar siswa dapat : 1. bekerja dengan Command line Interface 2. Menangani File dan Direktori

Lebih terperinci

MODUL MELAKUKAN INSTALASI SISTEM OPERASI DASAR

MODUL MELAKUKAN INSTALASI SISTEM OPERASI DASAR MODUL MELAKUKAN INSTALASI SISTEM OPERASI DASAR Disusun Oleh: Abdul Rohman SMK MUHAMMADIYAH 5 BABAT Jl. Rumah Sakit No. 15-17 Babat Lamongan 62271 e-mail: smkm5babat@yahoo.com web-site: http://www.smkmuh5babat.com

Lebih terperinci

Sistem Berkas. Tujuan Pelajaran. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan :

Sistem Berkas. Tujuan Pelajaran. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan : Sistem Berkas Tujuan Pelajaran Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan : Memahami konsep dasar sistem berkas Mengetahui metode akses pada sistem berkas Memahami struktur direktori Memahami struktur

Lebih terperinci

Dasar-dasar Linux. Akhmad Sofwan sofwan@sofwan.net http://www.sofwan.net http://blog.sofwan.net

Dasar-dasar Linux. Akhmad Sofwan sofwan@sofwan.net http://www.sofwan.net http://blog.sofwan.net Dasar-dasar Linux Akhmad Sofwan sofwan@sofwan.net http://www.sofwan.net http://blog.sofwan.net Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2006 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan,

Lebih terperinci

Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.

Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Jakarta-2007 1 KATA PENGANTAR Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Lebih terperinci

APLIKASI SISTEM MONITORING BERBASIS WEB UNTUK OPEN CLUSTER

APLIKASI SISTEM MONITORING BERBASIS WEB UNTUK OPEN CLUSTER 1 APLIKASI SISTEM MONITORING BERBASIS WEB UNTUK OPEN CLUSTER (APPLICATION OF MONITORING SYSTEM WEB BASED FOR OPEN CLUSTER) TUGAS AKHIR Diajukan sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik Di Jurusan

Lebih terperinci

Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir (EULA)

Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir (EULA) DASAR-DASAR NOTEBOOK Panduan Pengguna HP bertekad untuk mengurangi dampak lingkungan produk kami. Sebagai bagian dari upaya ini, kami menyediakan panduan pengguna dan pusat pembelajaran pada hard drive

Lebih terperinci

Selamat, Anda dan Mac Pro saling melengkapi satu sama lain.

Selamat, Anda dan Mac Pro saling melengkapi satu sama lain. Selamat, Anda dan Mac Pro saling melengkapi satu sama lain. Selamat datang di Mac Pro. www.apple.com/id/macpro Mac Pro dilengkapi dengan LED Cinema Display, Apple Keyboard dengan Numeric Keypad, dan Magic

Lebih terperinci

Panduan Pengguna untuk Nokia N70. Copyright 2006 Nokia. All rights reserved.

Panduan Pengguna untuk Nokia N70. Copyright 2006 Nokia. All rights reserved. Panduan Pengguna untuk Nokia N70 0434 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION, menyatakan bahwa produk RM-84 ini telah memenuhi persyaratan pokok dan ketentuan yang terkait lainnya dari Petunjuk

Lebih terperinci

MDS100. Panduan Pengguna Sistem Deteksi Molekuler

MDS100. Panduan Pengguna Sistem Deteksi Molekuler MDS100 ID Panduan Pengguna Sistem Deteksi Molekuler 3 Tanggal Penerbitan: 2011-11 Panduan Pengguna Sistem Deteksi Molekuler MDS100 Daftar Isi Daftar Isi...1 Penggunaan Panduan ini...3 Penggunaan yang Dimaksudkan...

Lebih terperinci

Jaringan Dasar. J a r i n g a n D a s a r i

Jaringan Dasar. J a r i n g a n D a s a r i J a r i n g a n D a s a r i Penulis : SUPRIYANTO Editor Materi : KADEK Editor Bahasa : Ilustrasi Sampul : Desain & Ilustrasi Buku : PPPPTK BOE MALANG Hak Cipta 2013, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan

Lebih terperinci

HP Photosmart C5100 All-in-One series. Panduan Dasar

HP Photosmart C5100 All-in-One series. Panduan Dasar HP Photosmart C5100 All-in-One series Panduan Dasar HP Photosmart C5100 All-in-One series Panduan Dasar 2006 Hewlett-Packard Development Company, L.P. Adobe dan Logo Acrobat adalah merk dagang Adobe Systems

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Lumia 800

Buku Petunjuk Nokia Lumia 800 Buku Petunjuk Nokia Lumia 800 Edisi 1.1 2 Daftar Isi Daftar Isi Keselamatan 4 Persiapan 6 Tombol dan komponen 6 Tombol kembali, mulai, dan cari 7 Memasukkan Kartu SIM 8 Mengisi daya ponsel 9 Letak antena

Lebih terperinci

Fingerprint Identification System

Fingerprint Identification System Fingerprint Identification System Panduan Untuk Pengguna 1 Daftar Isi 1. Langkah Awal... 5 1.1 Hal yang harus diperhatikan....5 1.2 Konsep Dasar... 5 1.2.1 Pendaftaran User... 5 1.2.2 Verifikasi user...

Lebih terperinci

Pencetak hp LaserJet 1010 1012 1015 series. penggunaan

Pencetak hp LaserJet 1010 1012 1015 series. penggunaan Pencetak hp LaserJet 1010 1012 1015 series penggunaan Pencetak HP LaserJet 1010 HP LaserJet 1012 HP LaserJet 1015 series buku pedoman Informasi Hak Cipta Jaminan Pernyataan Mengenai Merek Dagang Hak Cipta

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Penggunaan untuk Nokia N95

Buku Petunjuk Penggunaan untuk Nokia N95 Buku Petunjuk Penggunaan untuk Nokia N95 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bahwa produk RM-159 ini telah memenuhi persyaratan pokok dan ketentuan yang terkait lainnya dari

Lebih terperinci

MENGELOLA INFORMASI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

MENGELOLA INFORMASI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN MENGELOLA INFORMASI EDISI III - 2005 MATA DIKLAT : KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI PROGRAM KEAHLIAN : SEMUA PROGRAM KEAHLIAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: Eggy Ramadhani Djunaedi 104091002866

SKRIPSI. Oleh: Eggy Ramadhani Djunaedi 104091002866 SKRIPSI KONSEP RANCANG BANGUN APLIKASI E-TRAVELING BERBASIS CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT MENGGUNAKAN RICH INTERNET APPLICATION (STUDI KASUS : BAYU BUANA TRAVEL SERVICES) Oleh: Eggy Ramadhani Djunaedi

Lebih terperinci

Fungsi Library EX-word TextLoader

Fungsi Library EX-word TextLoader EW-ID2000 Kamus Elektronik EX-word Fungsi Library EX-word TextLoader Pedoman Pemakaian Pendahuluan Pedoman Pemakaian ini menjelaskan cara menggunakan software EX-word TextLoader dan fungsi Library Kamus

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Asha 205 Dua SIM

Buku Petunjuk Nokia Asha 205 Dua SIM Buku Petunjuk Nokia Asha 205 Dua SIM Edisi 1.0 ID Daftar Isi Tombol dan komponen...5 Memasukkan Kartu SIM dan baterai...7 Memasukkan Kartu SIM kedua...8 Memasukkan kartu memori...9 Mengisi baterai...10

Lebih terperinci

ZenFone 6. Panduan Pengguna Elektronik

ZenFone 6. Panduan Pengguna Elektronik ZenFone 6 Panduan Pengguna Elektronik ID8838 Juni 2014 Edisi Pertama 2 Daftar isi Ketentuan yang berlaku...9 Perawatan dan keselamatan... 10 Panduan...10 Pembuangan...11 1 Menyiapkan Zen Komponen dan fitur...14

Lebih terperinci

BAB VII. wordpress.com. blog

BAB VII. wordpress.com. blog BAB VII MEMBUAT BLOG DENGAN WORDPRESS Tujuan Umum Membuat dan mengelola sebuah blog dengan menggunakan wordpress Tujuan Khusus Setelah mempelajari materi bab ini, Anda diharapkan akan dapat: 1. Menjelaskan

Lebih terperinci

CDS/ISIS untuk Mengelola Database Perpustakaan: Sebuah Pengantar *

CDS/ISIS untuk Mengelola Database Perpustakaan: Sebuah Pengantar * CDS/ISIS untuk Mengelola Database Perpustakaan: Sebuah Pengantar * Oleh: Miswan Abstrak Program perangkat lunak CDS/ISIS for DOS maupun versi Windos (WINISIS) sudah cukup banyak digunakan oleh perpustakaan-perpustakaan

Lebih terperinci

MODUL 3 DESAIN SISTEM SECARA UMUM

MODUL 3 DESAIN SISTEM SECARA UMUM 1 Desain Sistem Secara Umum MODUL 3 DESAIN SISTEM SECARA UMUM MATERI 1. Pendahuluan 2. Arti Desain Sistem 3. Tujuan Desain Sistem 4. Personil Yang Terlibat 5. Desain Sistem Secara Umum 5.1 Desain Output

Lebih terperinci

Dalam membuat sebuah website ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum Anda memulainya.

Dalam membuat sebuah website ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum Anda memulainya. Belajar Membuat Website David Odang support@belajarmembuatwebsite.com http://www.belajarmembuatwebsite.com Lisensi Dokumen: Copyright David Odang, BelajarMembuatWebsite.Com Seluruh dokumen ini dapat digunakan

Lebih terperinci

Tutorial Moodle. untuk Pengajar / Guru. sagung@stu.co.id www.stu.co.id

Tutorial Moodle. untuk Pengajar / Guru. sagung@stu.co.id www.stu.co.id Documentation for Moodle 1.8 by Surya Agung Aditya sagung@stu.co.id / sagunga@gmail.com Based in part of Documentation for Moodle by Tom Marcais Sweet Briar College tmarcais@sbc.edu Tutorial Moodle untuk

Lebih terperinci

Bab 7 Menggunakan Gambar

Bab 7 Menggunakan Gambar Bab 7 Menggunakan Gambar Webmaster Pro Front Page XP Daftar Isi Bab 7 1. Memasang gambar pada halaman...209 1.1 Mengambil gambar dari Web FrontPage... 210 1.2 Mengambil gambar dari koleksi Clip Organizer...

Lebih terperinci

Faktor Bentuk Kecil-Dell OptiPlex 3020 Panduan Pemilik Komputer

Faktor Bentuk Kecil-Dell OptiPlex 3020 Panduan Pemilik Komputer Faktor Bentuk Kecil-Dell OptiPlex 3020 Panduan Pemilik Komputer Model Resmi: D08S Tipe Resmi: D08S001 Catatan, Perhatian, dan Peringatan CATATAN: CATATAN menunjukkan informasi penting yang membantu Anda

Lebih terperinci

PANDUAN SINGKAT PENGGUNAAN METATRADER (GainScope.com)

PANDUAN SINGKAT PENGGUNAAN METATRADER (GainScope.com) PANDUAN SINGKAT PENGGUNAAN METATRADER (GainScope.com) Software MetaTrader (atau MT4) adalah salah satu software trading TERBAIK di Dunia yang digunakan untuk bertrading di instrument forex, saham maupun

Lebih terperinci