BAB I PENDAHULUAN. Apabila kita teliti materi studi tentang Islam selama ini di negeri kita,

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PENDAHULUAN. Apabila kita teliti materi studi tentang Islam selama ini di negeri kita,"

Transkripsi

1 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Apabila kita teliti materi studi tentang Islam selama ini di negeri kita, ternyata kajian itu ditekankan kepada bidang agama, amat sedikit sekali bidang kemasyarakatan. Dengan meluas dan mendalam serta berpanjangpanjang, orang membincangkan seluk-beluk sampai ke garis yang sekecilkecilnya tentang Rukum Islam, Rukun Iman, orang berhujah tentang fiqh di bidang ibadat, sambil mempertengkari khilafiah, tapi tentang kebudayaan islam yang menyangkut kehidupan sehari-hari dalam masyarakat jarang sekali digubris, apalagi dikaji. Bagaimana prinsip-prinsip Islam tentang sosial ekonomi, bagaimana konsep politik Islam, bagaimana metode pendidikan, bagaimana pandangan Islam tentang kesenian, bagaimana filsafat nilai Islam? Jarang diperbincangkan di dalam Islam. Bentuk kebudayaan yang dilakukan di dalam masyarakat juga jarang diperbincangkan secara detail, baik yang berkenaan dengan deskripsi kebudayaan islam, pemahaman bentuk kegiatannya sendiri dan hal-hal yang bersangkutan dengan kegiatan tersebut. Dari sini kita bisa melihat bahwa sudah perlu diadakannya suatu pengkajian tentang kegiatan kebudayaan islam yang berkembang dalam masyarakat, salah satu contohnya bentuk kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh salah satu ormas Nahdotul Ulama. 1

2 2 Dalam studi kali ini akan dibahas tentang bentuk perwujudan dari kepercayaan terhadap suatu keyakinan masyarakat yang berkembang saat ini di Desa Sukorejo yaitu kegiatan Dzikir Fida. Dzikir fida adalah salah satu bentuk perwujudan dari kepercayaan terhadap suatu keyakinan, dengan mengadakan ritual-ritual yang bisa menjadikannya semakin yakin. Banyak sekali bentuk ritual dalam masyarakat khususnya yang menyangkut masalah agama, dan memang sudah diakui secara umum oleh para pengkaji bahwa semua masyarakat yang dikenal di dunia ini, sampai batas tertentu, bersifat religius. 1 Pengakuan ini merupakan kesepakatan apa sajakah yang membentuk perilaku keagamaan. Banyak hal yang melatarbelakangi seseorang melakukan ritual tertentu. Seperti halnya ritual dzikir fida yang ada di desa Sukorejo. Pelaksanaan dzikir fida di desa tersebut sudah menjadi hal yang harus dilakukan oleh keluarga yang saudaranya meninggal, bahkan hal ini sudah menjadi wajib. Hal ini terntunya sangat berkaitan erat dengan keluarga yang ditinggal, yang kita tahu bahwa pelaksanaan dzikir fida membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kegaitan ini merupakan bentuk dari tujuan masyarakat agar mempunyai tujuan hidup. Seperti yang dikatakan E. B. Taylor dalam buku perintisnya, Primitive Culture, yang diterbitkan pada tahun 1871, mengemukakan apa yang dikenal dengan definisi minimum. Dia mendefinisikan agama sebagai kepercayaan terhadap wujud-wujud yang 1995), Betty R. Scharf. Kajian Sosiologi Agama. Terj.(Yogyakarta : PT. Tiara Wacana Yogya,

3 3 spiritual 2. Yang menjadikan manusia lebih merasa mempunyai tujuan hidup di dunia. Mengakarnya kepercayaan terhadap dzikir fida di desa Sukorejo dapat diasumsikan bahwa dzikir fida merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam konstruk sosial di desa Sukorejo. Hal ini terlihat ketika sesorang tidak melaksanakan kegiatan tersebut sudah barang tentu menjadi perbincangan dalam masyarakat. Sehingga mau-tidak mau seseorang harus mengadakan ritual tersebut demi selamatnya dari pandangan yang negatif oleh masyarakat sekitar, meskipun dalam keadaan yang sangat menyulitkan. Dalam pengamatan sosial dapat dilihat bahwa kegiatan dzikir fida di desa Sukorejo merupakan suatu perwujudan ibadah sosial yang sampai bisa mengalahkan ibadah individual. Orang akan lebih mementingkan kerukunan dalam bingkai kemasyarakatan sehingga pelaksanaan ritual tersebut mempunyai banyak motif. Dalam hal ini bisa jadi seseorang hanya ingin meunjukkan tingkat kelas dalam suatu masyarakat. Manusia dalam masyarakat kapitalis menghadapi realitas ciptaanya sendiri (seperti kelas) yang tampil di hadapannya sebagai fenomena alamiah yang terasing dari dirinya sendiri. Manusia menjadi tergantung sama sekali kepada belas kasihan hukum ciptaanya itu, aktivitasnya terbatas pada eksploitasi untuk pemenuhan kebutuhan individual tertentu yang tak dapat ditawar-tawar. Meski berperan aktif ia tetap menjadi objek bukan menjadi subjek aktivitasnya. 3 2 Ibid., George Ritzer Douglas J. Goodman. Teori Sosiologi Modern. Terj. (Yogyakarta). 173

4 4 Dalam pelaksanaan dzikir fida banyak kepentingan di dalamnya. Terlihat dari bentuk ritual itu sendiri. Jadi banyak latar belakang yang di jadikan pedoman mengapa seseorang melaksanakan kegiatan dzikir fida. Dzikir fida itu sendiri merupakan bentuk kepedulian sosial masyarakat kepada sesama mahluk hidup yaitu kepada keluarganya yang telah meninggal, dengan tujuan agar saudaranya/kerabatnya dapat hidup di kehidupan manusia selanjutnya dengan tenang dan mendapat berkah dari Tuhan yang Maha Esa dengan cara mengirim doa ataupun amalan-amalan lain kepada orang yang telah meninggal. Dalam hal kegiatan dzikir fida itu sendiri telah banyak dikaji dalam Studi Islam baik hukum maupun pelaksanaanya (meskipun masih banyak terdapat khilafiah/perbedaan) di dalam Islam sendiri. Dalam sebuah riwayat dikatakan: و ح ك ى ا ي ض ا ف ي ه ع ن ال شي خ أ ب ي ي ز ي د ال ق ر ط ب ى ق ال س م ع ت ف ى ب ع ض ا لا ثا ر أ ن م ن ق ال لا ا ل ه إ لا االله س ب ع ي ن ا ل ف م رة آ ان ت ل ه ف د ا ء م ن Artinya: Diriwayatkan lagi dari Syaikh Abi Yazid al-qurtubi berkata : saya mendengar dari sebagian atsar (perkataan Shohabat) barangsiapa mengucapkan kalimat Lâ Ilâha Illallâh sebanyak kali, maka kalimat tersebut menjadi tebusan baginya dari api neraka..ال نار Dari hadits di atas diterangkan bahwa barang siapa yang membaca kalimat tauhid sebanyak tujuh puluh satu kali maka Allah akan mengampuni dosanya, demikian juga bila dikerjakan untuk orang lain.

5 5 Dalam hal ini, diyakini bahwa pelaksanaan dzikir fida dengan membacakan kalimah tauhid sebanyak tujuh puluh satu ribu kali tidak lain bertujuan untuk mendoakan sang mayit agar dipermudah jalannya menuju ke surga dan diampuni segala dosa-dosanya yang telah dikerjakan semasa hidupnya. Pemaknaan dzikir fida itu sendiri masih perlu diperbincangkan lebih mendalam dan melalui proses yang tidak gampang, karena hal ini memerlukan sebuah kajian khusus dan yang bisa disepakati oleh jama ah yang akan melaksanakan kegiatan tersebut. Meskipun dalam sebuah pengkajian yang terdapat dalam buku-buku tertentu sudah jelas hukumnya, tetapi hal ini tidak lepas dari keyakinan dan pandangan masyarakat sendiri terhadap makna dan pengertian dzikir fida, sehingga mereka dengan bekal keyakinan mendapatkan kesepakatan untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Hal ini juga perlu diadakan di Desa Sukorejo yang menjalankan pelaksanaan dzikir fida dan sudah menjadi kewajiban bagi setiap keluarga yang ditinggal mati oleh salah satu anggota keluarga mereka. Dari paparan di atas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul: PANDANGAN MASYARAKAT DESA SUKOREJO TERHADAP DZIKIR FIDA.

6 6 B. Fokus Penelitian a. Penelitian mengenai Dzikir Fida ini dilaksanakan di Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo b. Objek Penelitian ini adalah Masyarakat Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo c. Penelitian ini mengenai pandangan masyarakat desa Sukorejo terhadap dzikir fida dan dalil yang mendasari masyarakat Desa Sukorejo melaksanakan kegiatan dzikir fida serta pelaksanaan Dzikir Fida di Desa Sukorejo. C. Rumusan Masalah Masalah utama penelitian ini adalah pandangan masyarakat Desa Sukorejo terhadap dzikir fida yang dirumuskan dalam bentuk pertanyaan sebagaimana berikut: a. Bagaimana pandangan masyarakat desa Sukorejo terhadap dzikir fida? b. Apa dalil yang mendasari masyarakat desa Sukorejo melaksanakan kegiatan dzikir fida? c. Bagaimana implementasi dzikir fida di desa Sukorejo? D. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan: a. Untuk mengetahui pandangan masyarakat Desa Sukorejo terhadap dzikir fida.

7 7 b. Untuk mengetahui dalil yang mendasari masyarakat Desa Sukorejo melaksanakan kegiatan dzikir fida. c. Untuk mengetahui implementasi dzikir fida di Desa Sukorejo. E. Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan memiliki arti akademis (academic significance) yang menambah informasi dan dipertimbangkan dalam memperkaya teori tentang permasalahan yang berkaitan dengan dzikir fida. Hasil penelitian ini disamping mempunyai arti akademis (academic significance), juga mempunyai arti kemasyarakatan khususnya bagi umat Islam yang sudah lama terjebak dalam perdebatan tentang dzikir fida. Benrmanfaat bagi masyarakat desa Sukorejo dan peneliti pada khususnya serta setiap pembaca skripsi ini terutama jama ah Nahdhiyyin pada umumnya. F. Metode Penelitian 1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian dalam skripsi ini termasuk jenis penelitian lapangan (field Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang

8 8 dapat diamati. 4 Ciri khas penelitian ini tidak dapat dipisahkan dengan pengamatan yang berperan serta, sebab peran yang menentukan keseluruhan sekenarionya. Pengamatan berperan serta adalah sebagai penelitian yang bercirikan interaksi social yang memakan waktu yang lama antara peneliti dengan subyek dalam lingkungan subyek, dan selama ini data dalam bentuk cacatan lapangan dikumpulkan secara sistematis dan catatan tersebut berlaku tanpa adanya gangguan. Untuk itu dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci, berpartisipasi penuh sekaligus pengumpul data, sedangkan instrument yang lain sebagai penunjang. Dalam pengumpulan data, peneliti mengambil sampel Nonprobabilitas, disebut juga dengan rancangan pengambilan sampel yang tidak menggunakan teknik random, dan karena itu, tidak didasarkan atas hukum probabilitas. Dalam teknik tersebut, secara khusus peneliti menggunakan pengambilan sampel purposif (purpusial sampling), sampel ditetapkan secara sengaja oleh peneliti. Dalam hal ini, lazimnya didasarkan atas kreteria atau pertimbangan tertentu; jadi tidak melalui proses pemilihan sebagaimana yang dilakukan dalam teknik random Kehadiran Peneliti Dalam penelitian ini dilakukan oleh penulis di masyarakat Desa Sukorejo dengan Responden Masyarakat Desa Sukorejo itu sendiri dan 4 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif ( Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2000), 40. dan Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1997), Sanapiah Faisal, Format-Format Penelitian Sosial (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001), 67.

9 9 beberapa orang yang mempunyai pengaruh terhadap adanya kegiatan dzikir fida di Desa Sukorejo. 3. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. 4. Sumber Data Dalam penelitian ini menggunakan sumber-sumber data sebagai berikut : a. Sumber data lapangan (sumber data primer) Responden ialah orang yang menjawab pertanyaan yang diajukan peneliti untuk tujuan peneliti itu sendiri, dalam hal ini informan yang peneliti ambil terdiri dari sebagian masyarakat yang berpengaruh di Desa Sukorejo. b. Sumber Data Sekunder 1) Khazînatu al-asrôr karya Sayyid Muhammad Hakki al-nazali 2) Nashâikh al- Ibâd karya Muhammad Nawawi Ibn Umar al-jawi 3) Al-Dâsukî alâ Ummi al-barâhîn karya Muhammad Imam Sayyidî 4) Irsyâd al- Ibâd karya Zainuddin Ibn Abdi al- Aziz 5) Kajian Sosiologi Agama karya R. Betty Scharf 5. Prosedur Pengumpulan Data Dalam penelitian ini digunakan tiga teknik penggalian data yang mendukung dalam pengumpulan data dari lapagangan (masayarakat), yaitu:

10 10 1) Teknik Wawancara Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Maksud digunakannya wawancara antara lain adalah (a) menkonstruksi mengenai orang, kejadian, kegiatan, organisasi, perasaan, motivasi, tuntutan, kepedulian dan lain-lain; (b) merekonstruksi kebulatan-kebulatan demikian sebagai yang dialami masa lalu; (c) memproyeksikan kebulatan-kebulatan sebagai yang telah diharapkan untuk dialami pada masa yang akan datang; (d) memverifikasi, mengubah dan memperluas informasi yang diperoleh dari orang lain baik manusia maupun bukan manusia; dan (e) memverifikasi, mengubah dan memperluas konstruksi yang dikembangkan oleh peneliti sebagai pengecekan anggota. 6 Teknik wawancara ada bermacam-macam jenisnya, diantaranya adalah (a) wawancara pembicaraan informal; (b) pendekatan menggunakan petunjuk umum wawancara; dan (c) wawancara buku terbuka. 7 Disamping itu juga ada macam-macam wawancara yang lain, diantaranya adalah (a) wawancara oleh tim atau panel, (b)wawancara tertutup dan wawancara terbuka; (c) wawancara riwayat secara lisan. Sedangkan dalam penelitian ini teknik wawancara yang digunakan adalah (a) wawancara mendalam, artinya peneliti mengajukan beberapa pertanyaan secara mendalam yang berhubungan dengan fokus permasalahan, sehingga dengan 6 Ibid., Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian, 135.

11 11 wawancara mendalam ini data-data bisa terkumpulkan semaksimal mungkin; (b) wawancara terbuka, artinya bahwa dalam penelitian ini para sub-yeknya mengetahui bahwa mereka sedang diwawancarai dan mengetahui pula apa maksud wawancara itu; (c) wawancara tersetruktur, artinya bahwa dalam penelitian ini, peneliti atau pewancara menetapkan sendiri masalah dan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan. Dalam penelitian ini orang-orang yang akan diwancarai adalah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Desa Sukorejo dan beberapa anggota jama ah Dzikir Fida Desa Sukorejo. Hasil wawancara dari masing-masing informan tersebut ditulis lengkap dengan kode-kode dalam transkip wawancara. Tulisan lengkap dari wawancara ini dinamakan transkip wawancara. 2) Teknik Observasi Observasi partisipan yaitu suatu observasi dengan orang yang melakukan pengamatan berperan serta ikut ambil bagian dalam kehidupan orang yang diobservasi. 8 Atau suatu proses pengamatan yang dilakukan oleh observan dengan ikut ambil bagian dalam kehidupan orang orang yang diobsevasi. Dalam penelitian ini observasi partisipan dilakukan dengan tujuan untuk mengamati peristiwa yang dialami oleh subyek dan mengembangkan pemahaman 8 Yatim Riyanto, Metodologi Penelitian Pendidikan, Suatu Tinjauan Dasar (Surabaya: Penerbit SIC, 1991), 79.

12 12 terhadap konteks sosial yang kompleks, serta untuk memperoleh data-data yang berkaitan dengan rumusan masalah tersebut di atas 9 Hasil observasi dalam penelitian ini, dicatat dalam Catatan Lapangan (CL), sebab catatan lapangan merupakan alat yang sangat penting dalam penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, peneliti mengandalkan pengamatan dan wawancara dalam pengumpulan data di lapangan. Pada waktu di lapangan dia membuat catatan, setelah pulang ke rumah atau tempat tinggal barulah menyusun catatan lapangan. 10 Dapat dikatakan bahwa dalam penelitian kualitatif, jantungnya adalah catatan lapangan. Catatan lapangan pada penelitian ini bersifat deskriptif. Artinya bahwa catatan lapangan ini berisi gambaran tentang latar pengamatan, orang, tindakan dan pembicaraan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan fokus penelitian. Dan bagian deskripitif tersebut berisi beberapa hal, diantaranya adalah gambaran diri fisik, rekonstruksi dialog, deskripsi latar fisik, catatan tantang peristewa khusus, gambaran kegiatan dan perilaku pengamat. 11 Format rekaman hasil observasi (pengamatan) catatan lapangan dalam penelitian ini menggunakan format rekaman hasil observasi. 3) Teknik Dokumentasi 9 Amirul Hadi dan Haryono, Metodologi Penelelitian Pendidikan Untuk IAIN dan PTAIS Semua Fakultas dan Jurusan, Komponen MKK (Bandung: Pustaka Setia, ), Lexy Moleong, Metodologi Penelitian, Ibid., 156.

13 13 Teknik dokumentasi ini digunakan untuk mengumpulkan data dari sumber non insani, sumber ini terdiri dari dokumen dan rekaman. Rekaman sebagai setiap tulisan atau pernyataan yang dipersiapkan oleh atau untuk individual atau organisasi dengan tujuan membuktikan adanya suatu peristiwa atau memenuhi accounting. 12 Sedangkan dokumen digunakan untuk mengacu atau bukan selain rekaman, yaitu tidak dipersiapkan secara khusus untuk tujuan tertentu, seperti surat-surat, buku harian, catatan khusus, fotofoto, dan sebagainya. Teknik dokumentasi ini sengaja digunakan dalam penelitian ini, mengingat (1) sumber ini selalu tersedia dan murah terutama ditinjau dari konsumsi waktu; (2) rekaman dan dokumen merupakan sumber informasi yang stabil, baik keakuratannya dalam merefleksikan situasi yang terjadi dimasa lampau, maupun dapat dan dianalisis kembali tanpa mengalami perubahan; (3) rekaman dan dokumen merupakan sumber informasi yang kaya, secara konstektual relevan dan mendasar dalam konteknya; (4) sumber ini sering merupakan pernyataan yang legal yang dapat memenuhi akuntabilitas. Hasil pengumpulan data melalui cara dokumentasi ini, dicatat dalam format transkip dokumentasi. 12 Sugijono, Memahami Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2006), 329.

14 14 6. Analisis Data Setelah data terkumpul, maka data yang ada dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Data Reduction (Reduksi Data) Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. 13 Berkaitan dengan tema ini, setelah data-data terkumpul yang berkaitan dengan masalah kegiatan membaca shalawat Wahidiyah bagi santri di pondok pesantren as Syarwani, dipilih yang penting dan difokuskan pada pokok permasalahan. 2. Data Display (Penyajian Data) Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah mendisplaykan data. Penyajian data adalah menguraikan data dengan teks yang bersifat naratif. dengan menyajikan data ini tujuanya adalah memudahkan pemahaman terhadap apa yang di teliti dan bisa segera di lanjutkan penelitian ini berdasarkan penyajian yang telah di fahami. Dengan mendisplaykan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi. 3. Conclusion Drawing (Verification) Langkah ketiga yaitu mengambil kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini mengungkap temuan berupa hasil deskripsi atau gambaran suatu objek yang sebelumnya masih kurang jelas dan apa 13 Ibid., 29.

15 15 adanya kemudian di teliti menjadi lebih jelas dan di ambil kesimpulan. Kesimpulan ini untuk menjawab rumusan masalah yang di rumuskan di awal. 7. Pengecekan keabsahan data Keabsahan data mnerupakan konsep penting yang diperbaharui dari konsep kesahihan (validitas) dan keandalan (reliabilitas), 14 Derajat kepercayaan keabsahan data (kredebilitas data) dapat diadakan pengecekan dengan teknik (1) pengamatan yang tekun, dan triangulasi. Ketekunan pengamatan yang dimaksud adalah menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang dicari. Ketekunan pengamatan ini dilaksanakan peneliti dengan cara : (a) mengadakan pengamatan dengan teliti dan rinci secara berkesinambungan terhadap kegiatan membaca shalawat Wahidiyah bagi santri di pondok pesantren as Syarwani, kemudian (b) menelaahnya secara rinci sampai pada suatu titik, sehingga pada pemeriksaan tahap awal tampak salah satu atau seluruh faktor yang ditelaah sudah difahami. Teknik triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Ada empat macam triangulasi sebagai teknik pemeriksaan yang memanfaatkan penggunaan: sumber, metode, penyidik, dan teori. 15 Dalam penelitian ini, 14 Moleong, Metodologi Penelitian, Ibid., 178.

16 16 dalam hal ini digunakan teknik triangulasi dengan sumber, berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Hal itu dapat dicapai peneliti dengan jalan: (a) membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara, (b) membandingkan apa yang dikatakan orang di depan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi, (c) membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakannya sepanjang waktu, (d) membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang yang berpendidikan menengah atau tinggi, orang berada, orang pemerintahan, (c) membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. 8. Tahapan-tahapan penelitian Tahap-tahap penelitian dalam penelitian ini ada tiga tahapan dan ditambah dengan tahap terakhir dari penelitian yaitu tahap penulisan laporan hasil penelitian. Tahap-tahap penelitian tersebut adalah: 1. Tahap pra lapangan, yang meliputi : menyusun rancangan penelitian, memilih lapangan penelitian, mengurus perizinan, menjajagi dan menilai keadaan lapangan, memilih dan memanfaatkan informan, menyiapkan perlengkapan penelitian dan yang menyangkut persoalan etika penelitian

17 17 2. Tahap pekerjaan lapangan, yang meliputi : memahami latar penelitian dan persiapan diri, memasuki lapangan dan berperanserta sambil mengumpulkan data 3. Tahap analisis data, yang meliputi : analisis selama dan setelah pengumpulan data 4. Tahap penulisan hasil laporan penelitian Dalam melakukan penelitian tentang dzikir fida penulis melakukan beberapa pendekatan yang berkaitan dengan a. Penelitian untuk mengetahui seberapa signifikan ritual dzikir fida dalam masyarakat desa Sukorejo. Dalam hal ini peneliti mengadakan wawancara kepada beberapa tokoh masyarakat dan elit agama yang ada di Desa Sukorejo denan pengumpulan data yang bisa mendukung utnuk mengetahui alasan dan juga argumen masyarakat yang berkaitan dengan hubungannya dengan dzikir fida. Serta mengadakan wawancara jama ah dzikir fida yang da di desa Sukorejo kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo tentunya dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut: 1) Mengamati berapa volume masyarakat melaksanakan ritual dzikir fida selama beberapa waktu. 2) Pengaruh pelaksanaan dzikir fida terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat di Desa Sukorejo. 3) Makna dzikir fida menurut masyarakat Desa Sukorejo.

18 18 Dari hasil langkah-langkah penelitian di atas dapat diketahui beberapa alasan yang dapat menjelaskan kedudukan dzikir fida di masyarakat desa Sukorejo. b. Penelitian yang berkenaan dengan motif orang melakukan praktek dzikir fida. Dalam hal ini peneliti mengadakan pendalaman mengenai motif-motif seseorang terhadap suatu pekerjaan dengan mengadakan penelitian dari buku-buku yang mendukung pengumpulan data tersebut. Juga mengadakan wanwancara terhadap masyarakat desa Sukorejo. Serta mengamatai alasan seseorang melakukan ritual dzikir fida yang ada di desa Sukorejo. Dalam pengumpulan data di atas peneliti melakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Mengadakan wawancara yang berkaitan dengan alasan orang mengikuti praktek dzikir fida. 2) Tujuan secara khusus yang berpengaruh bagi diri orang yang mengikuti kegiatan dzikir fida maupun yang berpengaruh terhadap kelangsungannya di masyarakat. c. Penelitian mengenai apa saja dalil yang mendasari seseorang mengadakan dzikir fida Dalam hal ini penulis mengadakan penulusuran dari bukubuku tentang dalil-dalil yang membenarkan pelaksanaan dzikir fida dan juga mengadakan wawancara terhadap masyarakat mengenai pemahaman terhadap dalil-dalil tersebut serta bentuk realisasinya

19 19 dalam kehidupan di masyarakat. Tentunya peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Mencari dalil yang berkaitan dengan dzikir fida 2) Mengadakan wawancara dengan masyarakat desa Sukorejo untuk mengetahui dalil yang mendasari mereka mengikuti kegiatan dzikir fida 3) Mengadakan wawancara kepada masyarakat desa Sukorejo untuk mengetahui pemahaman mereka terhadap dalil-dalil yang menganjurkan pelaksanaan kegiatan dzikir fida. G. Sistematika Pembahasan Untuk mempermudah memahami, maka penulis memberikan sistematika pembahasan sebagai berikut: Bab I : Pendahuluan, Bab ini merupakan gambaran secara umum yang mengarah kepada keadaan kerangka atau pokok pikiran penulis yang di dalamnya memuat latar belakang masalah, tujuan penelitian, metode penelitian dan sistematika pembahasan. Bab II : Kerangka Teori, bab ini menguraikan tentang konsep dzikir dalam perpekstif al-qur an maupun Hadits. Bab III : Pemaparan Data, bab ini menguraikan tentang, dalil, pandangan masyarakat desa Sukorejo terhadap dzikir fida dan pelaksanaan dzikir fida di Desa Sukorejo. Bab IV : Hasil Penelitian, bab ini menguraikan tentang laporan data

20 20 umum yang meliputi: pandangan, dalil masyarakat desa Sukorejo terhadap dzikir fida dan pelaksanaan dzikir fida di desa Sukorejo kemudian mengadakan pendekatan penelitian dari beberapa teori tentang dzikir fida menurut perpekstif al- Qur an dan hadits. Bab V : Penutup, Bab ini berisi kesimpulan akhir dari pembahasan sebagai jawaban dengan dilengkapi saran.

21 21 BAB II PANDANGAN AL-QUR AN DAN HADITS TERHADAP DIKIR A. Konsep Dzikir Dzikir secara bahasa artinya: penyebutan, indikasi, isyarat, peringatan. Sedang dzikir menurut istilah ialah: menyebut Allah dengan membaca tasbih (subhanallah), tahlil (la-ilaha illallahu), tahmid (alhamdulillah), taqdis (quddusun), takbir (Allahu Akbar), membaca hauqalah (la haula wa la quwwata illa billahi), hasbalah (hasbiyallah), dan membaca do a-do a yang ma tsur, yaitu do a-do a yang diterima dari Nabi SAW. 16 Demikianlah ta rif dzikir yang sempurna. Dalam pada itu dipandang juga dzikir (mengingat akan Allah dan menyebut-nya), dengan mengerjakan segala perintah-nya. Lantaran itu, persidangan-persidangan yang diadakan untuk memperkatakan soal agama, bisa juga dinamai majlis dzikir, sebagai yang telah detegaskan oleh Atha, ujarnya: Majlis-majlis yang dibentuk untuk memberitakan soal halal dan haram, dipandang juga majlis dzikir (majlis menyebut Allah), karena majlismajlis itu, memindahkan kita dari lalai lengah kepada insaf sadar. Banyak sekali ayat al-qur an yang memerintahkan agar manusia selalu mengingat kepada Allah (ber-dzikir). Sepuluh gambaran, yang Putra 2002), Teungku M Hasbi Ash-Shiddieqy, Pedoman Dzikir dan Do a (Semarang: PT Rizky 21

22 Allah sebutkan dalam Al-Qur'an, dengan kaitannya pada penyebutan dzikir. Kesepuluh hal tersebut adalah sebagai berikut: 1. Sebagai perintah, sebagaimana yang Allah gambarkan dalam surat al- Ahzab 33; 41-44: uθèδ. ξ Ϲr&uρ Zοtõ3ç/ çνθßsîm7y uρ. #ZÏVx. #[ø.ïœ!$# (#ρâ è0øœ$# (#θãζtβ#u t Ï%!$# $pκš r' tƒ tβ%ÿ2uρ Í θ Ψ9$# n<î) ÏM yϑè= à9$# z ÏiΒ /ä3y_ì ã Ï9 çµçgs3í n=tβuρ öνä3ø n=tæ Ìj? ÁムÏ%!$#. $VϑƒÌx. #\ô_r& öνçλm; tãr&uρ ÖΝ n=y çµtρöθs)ù=tƒtπöθtƒöνßγçg ŠÏtrB. $VϑŠÏmu t ÏΖÏΒ σßϑø9$î/ Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orangorang yang beriman. Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mu'min itu) pada hari mereka menemui-nya ialah: "salam"; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka. 2. Larangan melupakan dzikir; sebagaimana yang Allah gambarkan dalam surat al-a'raf 7; 204:. tβθçηxqöè? öνä3ª=yès9(#θçfåáρr&uρ çµs9(#θãèïϑtgó $sùãβ#u öà)ø9$# Ìè% #sœî)uρ Artinya: Dan janganlah kamu termasuk golongan mereka-mereka yang melupkan Allah (tidak berdzikir) Kemudian juga dalam surat Al-Hasyr 59; 19:

23 4 23 šχθà)å x ø9$# ãνèδ ší s9'ρé& öνåκ à Ρr& öνßγ9 Σr'sù!$# (#θý nσt Ï%!$%x.(#θçΡθä3s? Ÿωuρ Artinya: Dan janganlah kamu menjadi termasuk orang-orang yang melupakan Allah, maka Allah pun akan melupakan mereka. 3. Mendapatkan pujian dan surga bagi para pendzikir..sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat al-ahzab 33; 35: t ÏGÏΖ s)ø9$#uρ ÏM oψïβ σßϑø9$#uρ š ÏΖÏΒ σßϑø9$#uρ ÏM yϑî=ó ßϑø9$#uρ š ÏϑÎ=ó ßϑø9$# βî) t Ïèϱ y ø9$#uρ ÏN ué9 Á9$#uρ t ÎÉ9 Á9$#uρ ÏM s%ï Á9$#uρ t Ï%Ï Á9$#uρ ÏM tfïζ s)ø9$#uρ ÏM yϑí Á9$#uρ t ÏϑÍ Á9$#uρ ÏM s%ïd ÁtFßϑø9$#uρ t Ï%Ïd ÁtFßϑø9$#uρ ÏM yèï± y ø9$#uρ ÏN tå2 %!$#uρ #ZÏVx.!$# š ÌÅ2 %!$#uρ ÏM sàï ysø9$#uρ öνßγy_ρãèù š ÏàÏ ptø:$#uρ. $Vϑ Ïàtã #ô_r&uρ ZοtÏ øó Β Μçλm; ª!$# tãr& Artinya: Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, lakilaki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta`atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu`, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. 4. Memiliki kaitan erat dengan kemenangan. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat al-anfal 8; 45:

24 4 24 öνä3 =yè 9 #ZÏWŸ2!$# (#ρãà2øœ$#uρ (#θçfç6øo$sù Zπt Ïù óοçgšé)s9 #sœî) (#þθãζtβ#u š Ï%!$# $yγ ƒr' tƒ. šχθßsî=ø è? Artinya: Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), Maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. 5. Kerugian orang yang lalai berdzikir. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat Al-Munafiqun 63; 9: tβuρ «!$# Ìò2ÏŒ tã öνà2ß s9 ρr& Iωuρ öνä3ä9 uθøβr& ö/ä3îγù=è? Ÿω (#θãζtβ#u t Ï%!$# $pκš r' tƒ. tβρçå y ø9$# ãνèδ y7í s9'ρé'sùy7ï9 sœö yèø tƒ Artinya: Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anakanakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi. 6. Allah menyebut mereka-mereka yang menyebut-nya. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat al-baqarah 2; 152:. Èβρãà õ3s? Ÿωuρ Í< (#ρãà6ô $#uρöνä.öä.øœr& þ ÎΤρãä.øŒ$sù Artinya: Karena itu, ingatlah kamu kepada-ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu. dan bersyukurlah kepada-ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-ku. 7. Dzikir sebagai suatu hal yang teramat besar. Sebagaimana yang Allah firmankan dalamn surat Al-Ankabut 29; 45:

25 ( Ç tã 4 ss Ζs? nο4θn= Á9$# āχî) nο4θn= Á9$# ÉΟÏ%r&uρÉ= tgå3ø9$# š ÏΒ y7ø s9î) z Çrρé&!$tΒ ã ø?$#. tβθãèoψóás? $tβ ÞΟn= ètƒª!$#uρ çt9ò2r& «!$# ãø.ï%s!uρ Ìs3Ζßϑø9$#uρÏ!$t±ósx ø9$# Artinya: Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. 8. Sebagai khatimah setiap amal shaleh. Sebagaimana yang Allah gambarkan sebagai penutup ibadah shalat, al-jum'ah 62; 10:!$# (#ρãä.øœ$#uρ «!$# È ôòsù ÏΒ (#θäótgö/$#uρ ÇÚö F{$# Îû (#ρãï±tfρ$sù äο4θn= Á9$# ÏMuŠÅÒè% #sœî*sù. tβθßsî=ø è? ö/ä3 =yè 9#ZÏWx. Artinya: Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. 9. Hanya orang-orang yang berdzikirlah, yang dapat mengambil faedah ayat-ayat Allah. Sebagaimana yang Allah gambarkan dalam surat Ali Imran 3; : Í<'ρT[{ ;M tƒuψ Í $pκ ]9$#uρ È øš 9$# É# n=ïf z$#uρ ÇÚö F{$#uρ ÏN uθ yϑ 9$# È,ù=yz Îû āχî) Îû tβρã 6x tgtƒuρ öνîγî/θãζã_ 4 n?tãuρ #YŠθãèè%uρ $Vϑ ušï%!$# tβρãä.õ tƒ t Ï%!$#. É= t6ø9f{$# z>#x tã $oψé)sù y7oψ ysö6ß WξÏÜ t/ #x yδ Mø)n=yz $tβ $uζ /u ÇÚö F{$#uρ ÏN uθ uκ 9$# È,ù=yz Í $ Ζ9$#

DI BULAN SUCI RAMADHAN

DI BULAN SUCI RAMADHAN AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN Disusun Oleh: Mohammad Iqbal Ghazali. MA Murajaah : Abu Ziyad ا عمال رمضانية Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN

Lebih terperinci

Ramadhan dan Taubat Kepada Allah

Ramadhan dan Taubat Kepada Allah Ramadhan dan Taubat Kepada Allah [ Indonesia Indonesian ] Penyusun : Tim Situs Islam Tanya Jawab Terjemah : Team Indonesia Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009-1430 : : : 2009-1430 Ramadhan dan Taubat

Lebih terperinci

Written by Administrator Wednesday, 09 June :03 - Last Updated Thursday, 14 October :21

Written by Administrator Wednesday, 09 June :03 - Last Updated Thursday, 14 October :21 Oleh Fadhil ZA Dzikir mengingat Allah adalah kegiatan yang sangat dianjurkan dalam Al-Qur an, antara lain dalam surat Al Ahzab ayat 41-43 dan surat Al Jumu ah ayat 11 : (41)- Hai orang-orang yang beriman,

Lebih terperinci

Kemuliaan Seorang Hamba Terletak Pada Ibadahnya

Kemuliaan Seorang Hamba Terletak Pada Ibadahnya Kemuliaan Seorang Hamba Terletak Pada Ibadahnya Khutbah Pertama???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat

Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat Keutamaan Bersegera Menunaikan Shalat فضل حكبكري ىل لصلا [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-syaqawi Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2010-1431 1

Lebih terperinci

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer JAGALAH ALLAH NISCAYA ALLAH MENJAGAMU Dari Abul Abbas Abdullah bin Abbas ra ia mengatakan, Pada suatu hari ak pernah dibonceng dibelakang Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam, lalu beliau bersabda, Wahai anak

Lebih terperinci

Tauhid untuk Anak. Tingkat 1. Oleh: Dr. Saleh As-Saleh. Alih bahasa: Ummu Abdullah. Muraja ah: Andy AbuThalib Al-Atsary. Desain Sampul: Ummu Zaidaan

Tauhid untuk Anak. Tingkat 1. Oleh: Dr. Saleh As-Saleh. Alih bahasa: Ummu Abdullah. Muraja ah: Andy AbuThalib Al-Atsary. Desain Sampul: Ummu Zaidaan Tauhid untuk Anak Tingkat 1 Oleh: Dr. Saleh As-Saleh Alih bahasa: Ummu Abdullah Muraja ah: Andy AbuThalib Al-Atsary Desain Sampul: Ummu Zaidaan Sumber: www.understand-islam.net Disebarluaskan melalui:

Lebih terperinci

Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan

Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan Khutbah Pertama???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Mempersembahkan... SEQ. Training Kewirausahaan. Menjadi Pebisnis Amanah & Tawadhu

Mempersembahkan... SEQ. Training Kewirausahaan. Menjadi Pebisnis Amanah & Tawadhu Mempersembahkan... SEQ Training Kewirausahaan Menjadi Pebisnis Amanah & Tawadhu ENTREPRENEUR CENTER Amalan Agama Yang Membawa Keberuntungan Sabda Rasulullah: Setiap amal tergantung pada niatnya. Dan setiap

Lebih terperinci

S U R G A. Diterjemahkan dari: Where do I Start oleh Bint. Mhahmood Islam4Kids.com. Alih Bahasa: Ummu Abdullah

S U R G A. Diterjemahkan dari: Where do I Start oleh Bint. Mhahmood Islam4Kids.com. Alih Bahasa: Ummu Abdullah S U R G A Diterjemahkan dari: Where do I Start oleh Bint. Mhahmood Islam4Kids.com Alih Bahasa: Ummu Abdullah S U R G A Ada sebuah tempat Muslim yang baik akan pergi Ketika Mereka meninggal Tahukah kamu?

Lebih terperinci

Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka من جگا لعتق شهر مضا [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Muhammad Ibn Syâmi Muthâin Syaibah Terjemah : Ahmad Zawawy Editor : Eko Abu Ziyad 2010-1431 من جگا لعتق شهر

Lebih terperinci

Keutamaan Kalimat Tauhid dan Syarat-Syaratnya

Keutamaan Kalimat Tauhid dan Syarat-Syaratnya Keutamaan Kalimat Tauhid dan Syarat-Syaratnya Khutbah Pertama:????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Menggapai Ridha Allah dengan Birrul Wâlidain. Oleh: Muhsin Hariyanto

Menggapai Ridha Allah dengan Birrul Wâlidain. Oleh: Muhsin Hariyanto Menggapai Ridha Allah dengan Birrul Wâlidain Oleh: Muhsin Hariyanto AL-BAIHAQI, dalam kitab Syu ab al-îmân, mengutip hadis Nabi s.a.w. yang diriwayatkan oleh Abdullah ibn Amr ibn al- Ash: Ridha Allah bergantung

Lebih terperinci

Beberapa Manfaat dan Keutamaan Istighfar

Beberapa Manfaat dan Keutamaan Istighfar 1 Risalah Ilmiyah Ahlus Sunnah Beberapa Manfaat dan Keutamaan Istighfar Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sanusi Berikut beberapa penjelasan manfaat yang akan diraih oleh hamba dengan beristighfar.

Lebih terperinci

Mengenai Buku Ini

Mengenai Buku Ini Mengenai Buku Ini Judul Asli : Kayfiatu Da watu ila at-tauhid Penulis : Syaikh Ibnu Abdil Aziz Al-Syaikh Dieterjemahkan dari: How to Call to Tauhid, www.salafimanhaj.com, 2004 Alih Bahasa oleh : Ummu Abdullah

Lebih terperinci

Jika kamu mengikuti kebanyakan manusia di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. [Q.S. 6 : 116]

Jika kamu mengikuti kebanyakan manusia di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. [Q.S. 6 : 116] Untuk selamat dari siksa neraka, mungkin adalah suatu yang sangat mustahil bagi kita karena memang Mayoritas manusia memang tersesat.dalam Al-Qur an sendiri sudah menegaskan hal itu. Jika kamu mengikuti

Lebih terperinci

ZIKIR SESUDAH SHALAT.

ZIKIR SESUDAH SHALAT. ZIKIR SESUDAH SHALAT Alif_Lam_Mim_1711@yahoo.co.uk Pertanyaan: Tentang bacaan zikir sesudah shalat, apakah ada urutan doa-doa yang dibaca? Bagaimana cara membaca zikir, apakah berjamaah atau sendiri-sendiri?

Lebih terperinci

Doa hari 1. Doa hari 2. Doa hari 3. Doa hari 4. Doa hari 5

Doa hari 1. Doa hari 2. Doa hari 3. Doa hari 4. Doa hari 5 1 Doa hari 1 Yaa Allah! Jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dari

Lebih terperinci

Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah

Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah Mengenal Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari rahimahullah,

Lebih terperinci

Kekhususan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Yang Tidak Dimiliki Oleh Umatnya

Kekhususan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Yang Tidak Dimiliki Oleh Umatnya Kekhususan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Yang Tidak Dimiliki Oleh Umatnya Berikut ini adalah beberapa kekhususan-kekhususan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang tidak dimiliki oleh umatnya

Lebih terperinci

[ ] E٣٢٧ J٣١٩ W F : : Al- HAYA' (Sifat PEMALU) "al Haya' ( Rasa malu) tidak datang kecuali dengan kebaikan." Sesungguhnya di antara fenomena keseimbangan dan tanda-tanda kesempurnaan dalam tarbiyah bahwa

Lebih terperinci

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf I TIKAF Pengertian I'tikaf Secara harfiyah, I tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah

Lebih terperinci

PANDUAN SOLAT SUNAT DO A DAN WIRID

PANDUAN SOLAT SUNAT DO A DAN WIRID PANDUAN SOLAT SUNAT DO A DAN WIRID 201 202 PANDUAN SOLAT SUNAT, DO A DAN WIRID 203 204 205 206 megerjakan solat dua rakaat (solat 207 208 solat, BACAAN SELEPAS SOLAT SUBUH Kami meriwayatkan lagi daripada

Lebih terperinci

malam bentangkan gelap, ia berdiri menyesali diri karena takut tiada tara menjadi teman kesedihan pada siang hari

malam bentangkan gelap, ia berdiri menyesali diri karena takut tiada tara menjadi teman kesedihan pada siang hari Bila malam bentangkan gelap, ia berdiri Ia menyesali diri karena takut tiada tara Ia menjadi teman kesedihan pada siang hari Bersimpuh dan bermunajat bila malam gelap Ia berkata, Kekasihku, Engkau harapanku

Lebih terperinci

HIKMAH RAMADHON (Dikutip dari Kuliah Subuh Ust.Ir.Al-Bahra,M.Kom di Masjid Nurul Hidyah, Citra Raya)

HIKMAH RAMADHON (Dikutip dari Kuliah Subuh Ust.Ir.Al-Bahra,M.Kom di Masjid Nurul Hidyah, Citra Raya) No.36/Th.2/ Ramadhon 1429H/September 2008 Jum at I HIKMAH RAMADHON (Dikutip dari Kuliah Subuh Ust.Ir.Al-Bahra,M.Kom di Masjid Nurul Hidyah, Citra Raya) $yγ ƒr' tƒ t Ï%!$# (#θãζtβ#u =ÏGä. ãνà6ø n=tæ ãπ$u

Lebih terperinci

Ebooks. ا ا ا ل ال

Ebooks. ا ا ا ل ال Ebooks ال جوى و ي ا ا ا ل ال http://abuamincepu.wordpress.com http://annashihahcepu.wordpress.com http://anshorulloh.wordpress.com Empat Kaidah Mengetahui Fenomena Kesyirikan ل ل ش خ ع ب ال وهاب Asy Syaikh

Lebih terperinci

Ceramah Ramadhan 1433 H/2012 M Bagaimana Kita Merespon Perintah Puasa

Ceramah Ramadhan 1433 H/2012 M Bagaimana Kita Merespon Perintah Puasa www.bersamadakwah.com 1 Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah Saat kita menunggu tamu istimewa datang, ada perasaan berharap untuk segera mendapatkan kepastian kedatangannya. Anggaplah ia pejabat, sahabat

Lebih terperinci

!!" #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/" 4./" 56 * % &' &()*+&, " "# $ %! #78*5 9: ;<*% =7" >1?@*5 0 ;A " 4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. "/ 4!

!! #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/ 4./ 56 * % &' &()*+&,  # $ %! #78*5 9: ;<*% =7 >1?@*5 0 ;A  4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. / 4! [ ] E٤٩١ J٤٨٧ W F : : Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Sesungguhnya agama mewajibkan kepada para pengikutnya (berbuat baik) dalam segala hal dan tidak ridha dari para pengikutnya

Lebih terperinci

Tipu Daya Setan Terhadap Manusia

Tipu Daya Setan Terhadap Manusia Tipu Daya Setan Terhadap Manusia Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Bismillahirrahmanirrahim

Bismillahirrahmanirrahim Bismillahirrahmanirrahim Allah Ta ala berfirman (yang artinya), Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya (QS. Al Mu`minun : 1-2) Allah Ta ala juga

Lebih terperinci

Tanda-Tanda Cinta Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam

Tanda-Tanda Cinta Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam Tanda-Tanda Cinta Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam Kewajiban cinta kepada Rasul shallallahu alaihi wa salam, kenapa harus cinta Rasul shallallahu alaihi wa salam?, apa tanda-tanda cinta Rasul shallallahu

Lebih terperinci

Kewajiban Menunaikan Amanah

Kewajiban Menunaikan Amanah Kewajiban Menunaikan Amanah Khutbah Jumat ini menerangkan tentang wajibnya menunaikan amanah yang telah dibebankan kepada kita serta ancaman bagi orang-orang menyia-nyiakan amanah, sebagaimana yang telah

Lebih terperinci

*** Syarat Amal Diterima

*** Syarat Amal Diterima Syarat Amal Diterima Kita telah mengetahui, bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk beribadah kepada-nya, setelah itu Allah Subhanahu wa Ta ala akan membalas pahala amal ibadah, sesuai dengan tingkatannya.

Lebih terperinci

Cinta yang tak mungkin terbalas

Cinta yang tak mungkin terbalas Cinta yang tak mungkin terbalas Kasih Ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Begitu bunyi ungkapan yang menggambarkan betapa besar kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya. Demikianlah realitanya.

Lebih terperinci

Disebarluaskan melalui: website: TIDAK untuk tujuan KOMERSIL

Disebarluaskan melalui: website:    TIDAK untuk tujuan KOMERSIL Judul Penyusun Lay out : Ayo Shalat Bersamaku : Ummu Abdillah al-buthoniyyah : MRM Graph Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin.org e-mail: redaksi@raudhatulmuhibbin.org TIDAK untuk

Lebih terperinci

TATA URUTAN AMALAN. taklid buta yang hanya mengandalkan tradisi para leluhur tanpa diiringi

TATA URUTAN AMALAN. taklid buta yang hanya mengandalkan tradisi para leluhur tanpa diiringi TATA URUTAN AMALAN Bab-bab sebelumnya merupakan dasar ilmu dan dasar hukum pelaksanaan amalan ini. Jangan sekali-kali ada yang mengamalkannya tanpa latar belakang ilmu yang cukup. Itu taklid namanya. Ajaran

Lebih terperinci

DOA WIRID YANG TERMUAT DALAM AL QUR AN

DOA WIRID YANG TERMUAT DALAM AL QUR AN DOA WIRID YANG TERMUAT DALAM AL QUR AN Berikut ini kumpulan doa-doa yang dahsyat karena doa-doa ini terdapat dalam Al Qur anul Karim. Silahkan dibuka Al Qur annya masing-masing: 1. DOA MOHON AMPUNAN DAN

Lebih terperinci

Shalat Adalah Kewajiban Yang Sudah Ditentukan Waktunya

Shalat Adalah Kewajiban Yang Sudah Ditentukan Waktunya Shalat Adalah Kewajiban Yang Sudah Ditentukan Waktunya Khutbah Pertama:??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????:

Lebih terperinci

TAUHID. Aku ciptakan jin dan manusia tiada lain hanyalah untuk beribadah kepadaku (QS. Adz-Dzariyat : 56)

TAUHID. Aku ciptakan jin dan manusia tiada lain hanyalah untuk beribadah kepadaku (QS. Adz-Dzariyat : 56) www.ariefprawiro.co.nr TAUHID HAKEKAT DAN KEDUDUKANNYA Allah berfirman: Aku ciptakan jin dan manusia tiada lain hanyalah untuk beribadah kepadaku (QS. Adz-Dzariyat : 56) Dan sesungguhnya Kami ntelah mengutus

Lebih terperinci

Hadits Menuntut Ilmu. Ringkasan Materi. A. Membaca Al Hadits Tentang Menuntut Ilmu Hadits 1. Hadits 2. Hadits 3

Hadits Menuntut Ilmu. Ringkasan Materi. A. Membaca Al Hadits Tentang Menuntut Ilmu Hadits 1. Hadits 2. Hadits 3 Hadits Menuntut Ilmu 2 Standar Kompetensi : 2. Memahami Ajaran Al Hadits tentang menuntut Ilmu Kompetensi Dasar : 2.1. Membaca Al Hadits Tentang Menuntut Ilmu 2.2. Menyebutkan arti Al-Hadits tentang menuntut

Lebih terperinci

Disebarluaskan melalui: website: TIDAK untuk tujuan KOMERSIL

Disebarluaskan melalui: website:    TIDAK untuk tujuan KOMERSIL Judul : Cinta Rasul Penyusun : Ummu Abdillah al-buthoniyah Layout : MRM Graph Disebarluaskan melalui: website: e-mail: redaksi@raudhatulmuhibbin.org TIDAK untuk tujuan KOMERSIL Nabi Muhammad shallallahu

Lebih terperinci

Disebarluaskan melalui: website: November, TIDAK untuk tujuan KOMERSIL

Disebarluaskan melalui: website:    November, TIDAK untuk tujuan KOMERSIL Judul Penyusun Layout : Cinta Kepada Allah : Ummu Abdillah al-buthoniyyah : Ummu Abdillah al-buthoniyyah Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin..org e-mail: raudhatul.muhibbin@yahoo.co.id

Lebih terperinci

Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah

Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah Khutbah Jumat ini menjelaskan tentang perintah untuk mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan berasaha untuk menjauhi berbagai amalan yang tidak

Lebih terperinci

Keutamaan Shalat Dhuha

Keutamaan Shalat Dhuha Keutamaan Shalat Dhuha Kita senang melakukan pekerjaan jika mengetahui bahwa dalam sesuayu atau pekerjaan itu terdapat kebaikan dan keuntungan bagi kita. Karena adanya kebaikan dan keuntungan dalam pekerjaan

Lebih terperinci

RISALAH DOA. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

RISALAH DOA. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. RISALAH DOA ZIKIR DAN DOA WAKTU PAGI / PETANG Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. 1 Allah tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus

Lebih terperinci

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. al-kautsar:2)

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. al-kautsar:2) Ditulis oleh slam Center FATWA-FATWA PLHAN (18) Hukum Menyembelih untuk selain Allah Pertanyaan: Apakah hukum menyembelih untuk selain Allah? Jawaban: Sudah kami jelaskan dalam kesempatan lain bahwa tauhid

Lebih terperinci

Motivasi Untuk Bertaubat

Motivasi Untuk Bertaubat Motivasi Untuk Bertaubat Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

SIFAT MALU (Al Haya) Editor: Nunung NS Disajikan Oleh: M. Rofiqi Redi Sofiadi Rika Siti Syahidah

SIFAT MALU (Al Haya) Editor: Nunung NS Disajikan Oleh: M. Rofiqi Redi Sofiadi Rika Siti Syahidah SIFAT MALU (Al Haya) Editor: Nunung NS Disajikan Oleh: M. Rofiqi 0808481 Redi Sofiadi 0809337 Rika Siti Syahidah 0809335 Malu itu adalah fitrah dan tabiat di dalam jiwa manusia, malu itu akan bertambah

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. orang-orang yang berdzikir itu pada firman Allah berikut,

BAB 1 PENDAHULUAN. orang-orang yang berdzikir itu pada firman Allah berikut, 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Terdapat perintah yang memperbanyak dzikir, terdapat penjelasan akan keutamaannya dan keutamaan orang-orang yang melakukannya pada banyak ayat dan hadits Rasulullah

Lebih terperinci

Perbandingan Kenikmatan Surga dan Kenikmatan Dunia

Perbandingan Kenikmatan Surga dan Kenikmatan Dunia Perbandingan Kenikmatan Surga dan Kenikmatan Dunia Oleh : Ustadz Said Yai, Lc. Surga memiliki banyak kenikmatan. Kenikmatan-kenikmatan tersebut tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan yang ada di dunia.

Lebih terperinci

Khutbah Jumat: Hakikat Takwa Kepada Allah

Khutbah Jumat: Hakikat Takwa Kepada Allah Khutbah Jumat: Hakikat Takwa Kepada Allah Takwa adalah, engkau mengamalkan ketaatan kepada Allah, di atas cahaya dari Allah, engkau mengharapkan rahmat Allah. Engkau meninggalkan kemaksiatan kepada Allah,

Lebih terperinci

Mensyukuri Nikmat Al Quran

Mensyukuri Nikmat Al Quran Mensyukuri Nikmat Al Quran Mensykuri Nikmat Al Quran?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????:

Lebih terperinci

yuslimu-islaman. Bukti ketundukan kepada Allah SWT itu harus dinyatakan dengan syahadat sebagai sebuah pengakuan dalam diri secara sadar akan

yuslimu-islaman. Bukti ketundukan kepada Allah SWT itu harus dinyatakan dengan syahadat sebagai sebuah pengakuan dalam diri secara sadar akan HADITS KEDUA 4 Arti Hadits / : Dari Umar r.a. juga dia berkata : Ketika kami dudukduduk di sisi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju

Lebih terperinci

: :

: : [ ] : : Wahai saudaraku, berikut ini adalah bebderapa sikap setelah Ramadhan berlalu Sikap pertama: Hari-hari Ramadhan telah berlalu dan malam-malamnya telah pergi Ramadhan telah selesai dan pergi untuk

Lebih terperinci

Khutbah Jumat Manfaatkan Nikmat Kehidupan

Khutbah Jumat Manfaatkan Nikmat Kehidupan Khutbah Jumat Manfaatkan Nikmat Kehidupan Khutbah Jumat berikut ini berisi nasihat untuk senantiasa memanfaatkan segala kenikmatan hidup ini sebagai bekal dalam menghadapi masa yang akan datang (baca:

Lebih terperinci

Bab 1 Hakikat Puasa. Kewajiban Puasa Ramadhan Kewajiban puasa Ramadhan disebutkan oleh Allah Swt di dalam irman-nya:

Bab 1 Hakikat Puasa. Kewajiban Puasa Ramadhan Kewajiban puasa Ramadhan disebutkan oleh Allah Swt di dalam irman-nya: Bab 1 Hakikat Puasa Kewajiban Puasa Ramadhan Kewajiban puasa Ramadhan disebutkan oleh Allah Swt di dalam irman-nya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas

Lebih terperinci

Rasulullah SAW suri teladan yang baik (ke-69) Dia lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS. Az-Zumar : 53]

Rasulullah SAW suri teladan yang baik (ke-69) Dia lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS. Az-Zumar : 53] MAJLIS TAFSIR AL-QUR AN (MTA) PUSAT http://www.mta-online.com e-mail : humas_mta@yahoo.com Fax : 0271 661556 Jl. Serayu no. 12, Semanggi 06/15, Pasarkliwon, Solo, Kode Pos 57117, Telp. 0271 643288 Ahad,

Lebih terperinci

Edisi 02/ I/ Dzulhijjah/ 1425 H Januari/ 2005 M)

Edisi 02/ I/ Dzulhijjah/ 1425 H Januari/ 2005 M) Edisi 02/ I/ Dzulhijjah/ 1425 H Januari/ 2005 M) -Dilarang memperbanyak isi ebook ini untuk tujuan komersil- Sumber aqidah (keyakinan) dan hukum agama Islam adalah Al-Kitab (Al -Qur an) dan As-Sunnah (Al

Lebih terperinci

Khutbah Jumat: Peringatan dari Bahaya Godaan Harta

Khutbah Jumat: Peringatan dari Bahaya Godaan Harta Khutbah Jumat: Peringatan dari Bahaya Godaan Harta Khutbah Jumat ini merupakan nasihat kepada kaum muslimin untuk senantiasa terhadap bahaya fitnah harta. Sebab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam

Lebih terperinci

Mentadabburi Nama Allah Ar-Razzaq

Mentadabburi Nama Allah Ar-Razzaq Mentadabburi Nama Allah Ar-Razzaq Khutbah Pertama:??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.???????????????????????????????????????????????

Lebih terperinci

Berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak didapatkan dari Puasanya itu kecuali lapar dan dahaga.

Berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak didapatkan dari Puasanya itu kecuali lapar dan dahaga. Berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak didapatkan dari Puasanya itu kecuali lapar dan dahaga. (Hadits Riwayat Turmudzi) Hampir setengah bulan sudah kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Sejauh

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at. Isra' Mi'raj. Bersama Dakwah 1

Khutbah Jum'at. Isra' Mi'raj. Bersama Dakwah 1 Bersama Dakwah 1 KHUTBAH PERTAMA * Hari ini kita telah melewati pertengahan Rajab Beberapa hari lagi kita bertemu dengan 27 Rajab, yang oleh sebagian besar muslim di Indonesia diyakini sebagai tanggal

Lebih terperinci

CINTA KEPADA ALLAH SWT (Aqidah Islam) Bag. II MANFAAT MENCINTAI ALLAH & BAHAYA MENGINGKARINYA Dalam topik terdahulu telah dijelaskan bahwa Hukum Mencintai Allah SWT adalah WAJIB. Sehingga konsekuensinya

Lebih terperinci

KONSEP RIBA SESI III ACHMAD ZAKY

KONSEP RIBA SESI III ACHMAD ZAKY KONSEP RIBA SESI III ACHMAD ZAKY Ya Allah, cukupkanlah diriku dengan rizki-mu yang halal dari rizki-mu yang haram dan cukupkanlah diriku dengan keutamaan-mu dari selain-mu. (HR. At-Tirmidzi dalam Kitabud

Lebih terperinci

Hak-hak Persaudaraan (Ukhuwah) Sesama Muslim

Hak-hak Persaudaraan (Ukhuwah) Sesama Muslim Hak-hak Persaudaraan (Ukhuwah) Sesama Muslim Allah Subhanahu wa Ta ala mewajibkan ukhuwah dan tolong menolong kepada sesama muslim dalam kemaslahatan dunia dan agama. Allah Subhanahu wa Ta ala berfirman

Lebih terperinci

Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah dan Amalan-amalan yang Disyariatkan

Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah dan Amalan-amalan yang Disyariatkan Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah dan Amalan-amalan yang Disyariatkan Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Dapatkan ± 200 ebook Islam secara Gratis di.. http://ibnumajjah.wordpress.com/ Segala puji hanya

Lebih terperinci

Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban

Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban Tak Mau Berjilbab, Alasan dan Jawaban Artikel Buletin An-Nur (www.alsofwah.or.id) Seorang muslimah, diperintahkan untuk menutup auratnya ketika keluar rumah, yaitu dengan mengenakan pakaian syar'i yang

Lebih terperinci

lagi. Allah tidak akan mengampuni pelakunya dan Allah pasti akan

lagi. Allah tidak akan mengampuni pelakunya dan Allah pasti akan Bahaya syirik Ketika umat ditimpa berbagai macam krisis, baik krisis ekonomi, moral, akhlaq maupun aqidah, mulailah berbagai macam organisasi dakwah dan tokoh-tokoh para dai mencari solusi. Mereka berupaya

Lebih terperinci

YESUS KRISTUS YESUS KRISTUS

YESUS KRISTUS YESUS KRISTUS SAYA (I AM) Di dalam Injil Yohanes, TUHAN YESUS berkata, Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darahnya kamu tidak mempunyai hidup didalam dirimu. TUHAN

Lebih terperinci

Bertakwa Kepada Allah dalam Kehidupan Bertetangga

Bertakwa Kepada Allah dalam Kehidupan Bertetangga Bertakwa Kepada Allah dalam Kehidupan Bertetangga Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.??????

Lebih terperinci

Munakahat ZULKIFLI, MA

Munakahat ZULKIFLI, MA Munakahat ZULKIFLI, MA Perkawinan atau Pernikahan Menikah adalah salah satu perintah dalam agama. Salah satunya dijelaskan dalam surat An Nuur ayat 32 : Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara

Lebih terperinci

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (Qaaf:18 )

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (Qaaf:18 ) Menjaga lisan Sesungguhnya Seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak diperhatikan (kejelekan dan akibat) nya, menyebabkan dia tergelincir dalam neraka dengan jarak lebih jauh daripada timur

Lebih terperinci

Sikap Seorang Muslim Terhadap Ahli Maksiat

Sikap Seorang Muslim Terhadap Ahli Maksiat Sikap Seorang Muslim Terhadap Ahli Maksiat Bukanlah termasuk seorang mukmin yang baik, apabila ia melihat saudaranya terkena rayuan setan dan berbuat maksiat, diliputi amarah keburukan yang membawanya

Lebih terperinci

PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR

PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR KHUTBAH PERTAMA اى ح ذ ى ي اى ز خ ي ق اى ى د و اى ح بح ى ج ي ى م ؤ ن ؤ ح س ع ال و ج ع و ى ي ى ص ى ه إ ى ش ا ق و ا ح خ و ج ال. ؤ ش ه ذ ؤ ل إ ى إ ل اهلل و ح ذ ل ش ش ل ى ش ه بد

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dalam Al Qur an telah disebutkan ayat-ayat yang menjelaskan tentang

BAB I PENDAHULUAN. Dalam Al Qur an telah disebutkan ayat-ayat yang menjelaskan tentang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Al Qur an telah disebutkan ayat-ayat yang menjelaskan tentang kekuasaan Allah, sehingga apa yang telah di ciptakannya patut disyukuri dan dipelajari. Allah berfirman

Lebih terperinci

Menerima dan Mengamalkan Kebenaran

Menerima dan Mengamalkan Kebenaran Menerima dan Mengamalkan Kebenaran Khutbah Jumat ini memberikan nasihat bagi kita untuk senantiasa menerima kebenaran yang sampai kepada kita, serta berusaha mengamalkannya. Dan di antara jalan untuk memperoleh

Lebih terperinci

Kisah Kaum 'Aad. Khutbah Pertama:

Kisah Kaum 'Aad. Khutbah Pertama: Kisah Kaum 'Aad Khutbah Pertama:???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

TUGAS KITA SEBAGAI HAMBA ALLAH & UMMAT NABI. Tugas sebagai hamba ialah beribadah. QS 51. Adzariyat 56:

TUGAS KITA SEBAGAI HAMBA ALLAH & UMMAT NABI. Tugas sebagai hamba ialah beribadah. QS 51. Adzariyat 56: 1 TUGAS KITA SEBAGAI HAMBA ALLAH & UMMAT NABI Kita telah dan sering mengucapkan 2 kalimat Syahadat: La ilaha illallah dan Muhammadarrasulullah. Dengan dua kalimat yang mulia ini kita memiliki tugas sebagai

Lebih terperinci

Pikirlah tentang Allah Bila. Saudara Berdoa

Pikirlah tentang Allah Bila. Saudara Berdoa Pikirlah tentang Allah Bila. Saudara Berdoa Allah Akan Mengajar Saudara Berdoa Allah Itu Baik Allah Mengasihi Saudara Allah adalah Bapa Kita Allah Dapat Melakukan Segala Sesuatu Pelajaran ini akan menolong

Lebih terperinci

. Agama Islam ada tiga tingkatan: Islam, iman dan ihsan. Dan setiap tingkatan mempunyai rukun.

. Agama Islam ada tiga tingkatan: Islam, iman dan ihsan. Dan setiap tingkatan mempunyai rukun. Makna slam dan iman Ditulis oleh slam Center Makna slam dan man Tidak ada keberuntungan bagi umat manusia di dunia dan akhirat kecuali dengan slam. Kebutuhan mereka terhadapnya melebihi kebutuhan terhadap

Lebih terperinci

Berpegang kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah, dan tidak bertaqlid kepada seseorang

Berpegang kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah, dan tidak bertaqlid kepada seseorang MAJLIS TAFSIR AL-QUR AN (MTA) PUSAT http://www.mta-online.com e-mail : humas_mta@yahoo.com Fax : 0271 661556 Jl. Serayu no. 12, Semanggi 06/15, Pasarkliwon, Solo, Kode Pos 57117, Telp. 0271 643288 Ahad,

Lebih terperinci

ISTRI-ISTRI PENGHUNI SURGA

ISTRI-ISTRI PENGHUNI SURGA I. PENDAHULUAN ISTRI-ISTRI PENGHUNI SURGA Allah melebihkan kaum laki-laki dibanding para wanita dalam firman-nya : [ 34 : ] { Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah

Lebih terperinci

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU Oleh: Mohammad Fakhrudin Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, Berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan

Lebih terperinci

BAB IX MACAM - MACAM SUJUD

BAB IX MACAM - MACAM SUJUD Standar Kompetensi (Fiqih) BAB IX MACAM - MACAM SUJUD : 6. Memahami macam-macam sujud Kompetensi Dasar : 6.1. Menjelaskan pengertian sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah. 6.2. Menjelaskan tatacara

Lebih terperinci

Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan

Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan Tiga Ibadah Penting Dalam Bulan Ramadhan??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan نعمة الاستقلال Karya : Erwandi Tarmizi. MA Murajaah : Abu Ziyad Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Hidup dalam cengkaraman

Lebih terperinci

Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa

Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa Adab-adab Yang Wajib di Dalam Puasa Oleh : Abu Ukasyah??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????...????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan

Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan Assalamu'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT dan mengumandangkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW beserta pengikutnya, kami

Lebih terperinci

BAB V IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

BAB V IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH Standar Kompetensi (Aqidah) BAB V IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH : 2. Meningkatkan keimanan kepada kitab-kitab Allah. Kompetensi Dasar : 2.1. Menjelaskan pengertian beriman kepada kitab-kitab Allah. 2.2.

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya

Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya Khutbah Jumat berikut ini menjelaskan tentang hakikat iman beserta tanda-tandanya. bagaimanakah penjelasan lengkapnya dan sudahkah kita termasuk orang-orang

Lebih terperinci

Syiah meyakini adanya dua belas imam yang menjadi penerus. kenabian. Bagi syiah, masalah imamah sudah tidak bisa ditawar lagi,

Syiah meyakini adanya dua belas imam yang menjadi penerus. kenabian. Bagi syiah, masalah imamah sudah tidak bisa ditawar lagi, Lisensi Dokumen: Seluruh artikel, makalah, dan e-book yang terdapat di www.hakekat.com boleh untuk digunakan dan disebarluaskan dengan syarat tidak untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan www.hakekat.com

Lebih terperinci

KUMPULAN FATWA. Hukum Membagi Agama Kepada Isi dan Kulit. Penyusun : Syekh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin. Terjemah : Muh. Iqbal Ahmad Gazali

KUMPULAN FATWA. Hukum Membagi Agama Kepada Isi dan Kulit. Penyusun : Syekh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin. Terjemah : Muh. Iqbal Ahmad Gazali KUMPULAN FATWA Hukum Membagi Agama Kepada Isi dan Kulit [ Indonesia Indonesian ] Penyusun : Syekh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Terjemah : Muh. Iqbal Ahmad Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009-1430

Lebih terperinci

Bab 2 LANDASAN ETIKA DALAM ISLAM

Bab 2 LANDASAN ETIKA DALAM ISLAM Bab 2 LANDASAN ETIKA DALAM ISLAM Mengingat islam merupakan agama yang bersumber pada ajaran Allah, maka landasan yang digunakan sebagai pijakan pada penegakan etika dalam islam tetap harus berpedoman pada

Lebih terperinci

Berkompetisi mencintai Allah adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada Nabi.

Berkompetisi mencintai Allah adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada Nabi. Berkompetisi mencintai Allah adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada Nabi. اقتباس المشاركة: 81532 من الموضوع: Allah Berkompetisi mencintai adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada

Lebih terperinci

Lailatul Qadar. Rasulullah SAW Mencontohkan beberapa amal khusus terkait Lailatul Qadar ini, di antaranya:

Lailatul Qadar. Rasulullah SAW Mencontohkan beberapa amal khusus terkait Lailatul Qadar ini, di antaranya: Lailatul Qadar Malam Lailatul Qadar ialah malam diturunkan Al-Qur an dan dirinci segala urusan manusia seperti rezeki, kematian, keberuntungan, hidup dan mati. Malam itu ada di setiap bulan Ramadhan. Allah

Lebih terperinci