Rekber Kaskus dan Trust Dalam Komunikasi Ruang Virtual

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Rekber Kaskus dan Trust Dalam Komunikasi Ruang Virtual"

Transkripsi

1 Rekber Kaskus dan Trust Dalam Komunikasi Ruang Virtual Adi Nugroho Onggoboyo Medresa Foundation, Bandung Kaskus adalah komunitas online terbesar di Indonesia. Salah satu forum utama yang ramai didalam Kaskus adalah Forum Jual Beli (FJB. Seiring makin ramainya FJB Kaskus, juga mulai marak terjadi penipuan yang dapat merugikan baik pembeli atau penjual. Pada gilirannya, dapat memicu pada terjadinya ketidakpercayaan pada sistem jual beli online. Rekening Bersama (Rekber kemudian hadir sebagai pihak ketiga yang memperantarai transaksi penjual dan pembeli di FJB Kaskus. Meski ada peluang bahwa penipuan tetap mungkin terjadi dari sisi rekbernya, pada kenyataannya menunjukkan bahwa keberadaan rekber benar-benar sangat membantu dan membuat sistem yang ada menjadi lebih stabil dan akseleratif. Metode yang dipakai dalam makalah ini melalui observasi online pada FJB Kaskus dan turut berpartisipasi secara riil dalam proses jual beli dengan menjadi penjual barang yang diperdagangkan. Adapun peran trust menjadi sangat penting dalam komunikasi ruang virtual, terlebih jika bersinggungan dengan masalah yang melibatkan uang. Makalah ini mencoba menelaah peran dan fungsi trust dalam kaitan dengan sistem komunikasi ruang virtual yang penuh risiko, dan bagaimana karakteristik dan dinamika proses terbentuknya trust. Kata kunci: Rekber, Kaskus, trust, komunikasi, ruang virtual, Forum Jual Beli 1

2 1. Pendahuluan Komunitas online di Indonesia tumbuh banyak seiring perkembangan internet dan media sosial yang pesat. Kaskus, adalah komunitas terbesarnya. Didirikan oleh tiga orang anak muda Indonesia di tahun 1999, dimana saat itu ketiganya sedang menjadi mahasiswa di Amerika Serikat. Kaskus yang merupakan singkatan dari kasak-kusuk, kemudian menjadi besar. Tercatat hingga bulan Oktober 2011 ini sudah lebih dari 3,5 juta anggota. Salah satu fitur yang menjadi andalan Kaskus adalah Forum Jual Beli (FJB, yang dapat dikatakan seperti pasar online. Pada FJB itulah, penjual dan pembeli bertemu untuk kemudian bertransaksi. Beragam barang yang diperjualbelikan sangat beragam, yang kemudian menarik minat lebih banyak orang untuk bergabung menjadi member kaskus dengan motif ingin terlibat dalam FJB. Semakin banyak transaksi yang terjadi di FJB, mulai bermunculanlah penipuan-penipuan yang umumnya merugikan pihak-pihak yang terlibat transaksi. Dalam upaya meminimalisir maraknya penipuan yang terjadi, sebagian penggiat Kaskus berinisiatif untuk membuat apa yang kemudian dikenal dengan istilah Rekening Bersama, atau biasa disebut Rekber. Keberadaan rekber inilah yang menarik untuk dicermati dalam kaitan dengan fungsi trust dalam komunikasi ruang virtual. 2. Konsep/Kerangka Teori Rekening Bersama Karena penipuan yang makin marak dalam FJB Kaskus -yang berpotensi menghancurkan reputasi penjual barang- maka kemudian terjadi diskusi-diskusi intensif dari beberapa pihak secara online (khususnya penjual dan pembeli yang menghasilkan suatu usulan konstruktif: Rekening Bersama (Rekber. Adapun pemegang rekening bersama ini direkomendasikan oleh para penjual dan pembeli yang telah terbiasa bertransaksi di Kaskus. Inti peran dari para pemegang rekber ialah sebagai pihak ketiga dari transaksi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Hal ini dimaksudkan untuk saling membangun kepercayaan dan menjaga keamanan transaksi yang menguntungkan semua pihak. Mekanisme kerja sistem rekber pada dasarnya 2

3 sangat sederhana meski sedikit membutuhkan waktu yang lebih dibandingkan sistem tanpa kehadiran rekber. Pada mulanya, penjual memposting thread barang jualannya di FJB, kemudian ada pembeli tertarik. Keduanya kemudian berkomunikasi (misalnya melalui sms, telepon, , YM, atau Private Message PM- di Kaskus. Keduanya kemudian menyepakati cara pembayaran, katakankah mereka setuju untuk menggunakan rekber. Kemudian disepakatilah salah satu pemegang rekber yang mereka anggap dapat dipercaya. Penjual lalu mengkontak pemegang rekber untuk memberitahukan detail transaksi pada halaman konfirmasi di sekaligus juga mentransfer sejumlah uang yang disepakati dengan pembeli, ditambah biaya jasa rekber. Rekber lalu mengkonfirmasi ke penjual via nomor kontaknya dan pada thread jualan si penjual, dan meminta agar penjual segera mengirimkan barang kepada pembeli. Lalu dikirimlah barang oleh penjual. Setelah sampai di tangan pembeli, ia dapat mengecek terlebih dahulu kelengkapan dan fungsi barang sesuai dengan keterangan yang didagangkan pada thread. Jika oke, pembeli kemudian mengkonfirmasi kembali ke rekber via sms dan atau thread konfirmasi rekber bahwa barang sudah diterima dengan baik dan sesuai dengan yang disebutkan pada thread jualan. Rekber kemudian memberi konfirmasi ke penjual via nomor ponsel pribadi penjual dan atau via thread konfirmasi rekber/link jualannya sekaligus mentransfer uang pembelian dari pembeli. Adapun jika barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan, maka pembeli jika tidak puas dapat kemudian mengembalikan barang tersebut ke penjual, namun pembeli mesti mengkonfirmasi kepada rekber disertai alasannya via thread konfirmasi dan PM. Lalu, rekber akan meneruskan konfirmasi kepada penjual tentang kebenaran pembatalan transaksi. Ketika barang tersebut dikirimkan kembali oleh pembali dan sudah sampai pada penjual, penjual akan mengkonfirmasi kepada rekber bahwa barang telah diterima kembali untuk selanjutnya rekber akan mentransfer uang pembelian (refund kembali lagi kepada si pemilik uang (pembeli setelah dipotong biaya jasa rekber. Berikut ini adalah skema cara kerja rekber yang diambil dari situs resmi rekber di dan dari thread konfirmasi 3

4 Untuk biasa jasa rekber, akan tergantung dari besarnya jumlah uang yang akan ditransaksikan. Biaya ini ditanggung tergantung kesepakatan dari penjual dan pembeli untuk siapa yang akan membayarkannya. Biaya jasa rekber selengkapnya sebagai berikut: transaksi Rp s/d : Rp transaksi Rp s/d Rp : Rp transaksi Rp s/d Rp : Rp transaksi Rp s/d Rp : Rp transaksi Rp s/d Rp : Rp transaksi Rp s/d Rp : Rp transaksi Rp Rp s/d Rp : Rp transaksi diatas Rp : Rp Meski nampak sederhana, dalam kurun waktu aktivitasnya selama lima tahun terhitung tahun , disebutkan pada halaman depan thread konfirmasi bahwa mereka telah mencetak transaksi hingga mencapai 40 miliar rupiah, sebuah angka yang fantastis. Tentunya total transaksi ini jauh lebih besar 4

5 dari angka ini mengingat setelah lahirnya para pemegang rekber ini, muncullah banyak pihak ketiga lainnya yang berdiri sendiri diluar para pemegang rekening bersama. Akan tetapi, karena istilah rekber sudah terlanjur populer, maka para anggota kaskus yang beralih secara professional menjadi pihak ketiga transaksi akhirnya juga disebut rekber. Dengan kata lain, pada situasi sekarang, rekber tidak lagi didominasi oleh para pemegang rekber yang berformat awal dibentuk, namun makin banyak pilihan jasa rekber diluar mereka, dan mereka berkompetisi sehat satu dengan lainnya. Trust Niklas Luhmann (1979:4 dalam Jalava:2006 mengatakan bahwa tidak akan ada masyarakat tanpa trust, karena trust adalah fakta mendasar dari kehidupan sosial. Menurut Luhmann, fungsi dari trust adalah untuk mereduksi kompleksitas. Penghilangan atas kompleksitas adalah hal yang tidak mungkin, namun kita dapat mereduksinya. Trust mensyaratkan situasi risiko (Jalava:2003, menurut Luhmann ia tidaklah dibutuhkan pada dunia yang familiar. Familiarity sendiri adalah sebuah fakta yang tak terhindarkan dari kehidupan manusia (Luhmann:1988 dalam Jalava:2006. Dapatlah dikatakan bahwa ia adalah suatu hal yang tidak terlalu banyak berubah selama evolusi, ia bersifat self-evident, seperti taken for granted, yang berarti tidaklah kompleks (Jalava:2006. Familiarity dimasa silam terjadi lantaran masyarakat eksis pada situasi yang simpel. Pembeda utama sistem dengan lingkungannya yang dapat diidentifikasi menjadi familiar dan unfamiliar- misalnya dengan alat kontrol agama. Masyarakat kemudian berevolusi menjadi lebih kompleks, yang menurut Luhmann berproses secara autopoietic, self-referential: serangkaian proses yang dilakukan dengan mengacu pada sistem itu sendiri dalam relasinya dengan lingkungannya. Evolusi menurut Luhmann mengacu pada differensiasi yang berhasil diantara mekanisme variasi, seleksi, dan stabilisasi (Luhmann,1982:265 Trust mengacu pada orientasi masa depan, namun tetap membutuhkan historisitas masa lalu. Trust dengan begitu tetap membutuhkan familiarity sebagai pra-kondisi. Keduanya merupakan cara yang saling melengkapi untuk menyerap kompleksitas dan terhubung satu sama (Luhmann 1979:20 dalam Jalava:2006 5

6 Konfidensi (Confidence Konfidensi adalah elemen dari sistem psikis, ia tinggal di dalam alam pikiran kita namun tidak ditransfer melalui komunikasi seperti halnya trust (Jalava:2006. Jalava mengatakan bahwa konfidensi seperti noise yang menjadi latar belakang suatu sistem sosial. Anda dikatakan confidence bahwa ekspektasi anda tidak akan dikecewakan: pesawat yang tidak jatuh, politisi yang tidak korup, dan tidak ada orang yang membunuh anda pada saat jalan minggu di sore hari (Jalava:2006:28. Confidence tergantung dari bahaya yang inheren tetapi tidak selalu dalam situasi resiko. Lebih lanjut Jalava mengatakan bahwa ada suatu situasi kontingensi dimana kita tidak tahu apa-apa dibaliknya: tentunya pada situasi ini, kita tidak ingin mendapatkan kekecewaan. Seperti yang Luhmann (1998:97 dalam Jalava:2006 katakan: You neglect this because it is a very rare possibility, but also because you do not know what else to do.the alternative is to live in a state of permanent uncertainty and to withdraw expectations without having anything with which to replace them. Dengan demikian dapat berarti, jika kita dalam suatu situasi yang tidak ada kecenderungan alternatif lainnya, maka disituasi itulah kita berada pada kondisi confidence. Sistem Komunikatif Mengacu pada konsep Luhmann tentang sistem sosial, ia melihat bahwa elemen dasar dari masyarakat adalah komunikasi. Masyarakat dikatakan sebagai masyarakat jika mengacu pada elemen dasarnya tersebut, yaitu komunikasi. Individu adalah relevan dengan masyarakat hanya sejauh dia berpartisipasi dalam komunikasi atau dapat diinterpretasikan sebagai pihak yang berpartisipasi dalam komunikasi (Ritzer:2003. Luhmann membagi beberapa jenis sistem, yaitu sistem mesin/mekanis, sistem sosial, sistem organisme, dan sistem psikis (Luhmann:1995 yang masing-masing memiliki elemen dasarnya. Individu dipandang mewakili dua buah sistem yaitu sistem organisme dan sistem psikis, tapi bukan sistem sosial. Efeknya, individu bukan merupakan bagian dari masyarakat. Individu hanya semacam carrier untuk melakukan komunikasi. 6

7 Luhmann menyebut kontingensi ganda untuk diselesaikan oleh sistem sosial: The basic situation of double contingency is then simple: two black boxes, by whatever accident, come to have dealings with one another (Luhmann:1995:109, yang kemudian akan menghasilkan: These black boxes cannot really understand each other, but they can create sufficient transparency or whiteness for dealing with one another (Vanderstraeten: 2004 Adanya kontingensi ganda ini menyebabkan terjadinya indeterminasi, yang pada akhirnya, bahwa semua komunikasi tertentu adalah mustahil. Dalam kaitan ini, Ritzer (2003:249 mengatakan bahwa; Pertama, adalah mustahil bahwa kita akan mempunyai sesuatu yang ingin kita komunikasikan kepada orang tertentu. Kedua, karena informasi dapat dikomunikasikan dengan sejumlah cara, maka tidak mungkin kita akan memilih dengan satu cara khusus saja. Ketiga, adalah mustahil bahwa orang yang kita ajak bicara akan memahami kita dengan tepat. Untuk mengatasi kemustahilan komunikasi, maka struktur sosial berkembang untuk mengubah komunikasi yang mustahil menjadi lebih mungkin. Dalam melihat sistem komunikatif, unit analisisnya ialah komunikasi (Leydesdorff:1996. Luhmann merinci 3 (tiga elemen dasar dalam komunikasi yaitu utterance (ungkapan, information (informasi, dan understanding (pemahaman. 3. Metodologi Metode penelitian yang kami lakukan ialah menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya observasi dan partisipasi langsung didalamnya. Dalam hal ini, penulis juga berstatus sebagai anggota kaskus alias kaskuser yang menyelami dinamika yang terjadi di dalamnya berikut tata nilai dan norma yang terbentuk. Kemudian penulis aktif pula dengan eksperimentasi terlibat perdagangan barang di FJB secara sungguhan, baik itu menggunakan sistem jasa rekber maupun bukan (misalnya transfer langsung, transfer setelah barang sampai dan cocok, dan Cash On Delivery COD- 7

8 4. Analisis dan Diskusi Jika kita pergi ke sebuah pasar, disana kita menemukan para penjual barang berkumpul dan menjualkan barang dagangannya. Kita bebas untuk melihat-lihat aneka barang yang tersedia disana. Begitu cocok dengan suatu barang, kita bisa membelinya, dengan atau tidak terjadinya tawar-menawar terlebih dahulu. Pada situasi tersebut, dapat dikatakan bahwa kita confidence untuk membeli. Sekarang, ketika zaman berkembang dengan pesatnya kemajuan internet dan media sosial, pasar online pun tumbuh, salah satunya di FJB Kaskus. Confidence yang muncul dalam situasi yang normal menjadi bergesar kadarnya karena sistem sosial menjadi lebih kompleks. Pihak-pihak yang menjadi carrier dalam komunikasi bersifat virtual-riil, dikerjakan pada wahana virtual namun nyata. Demikian pula barang yang dijual, direduksi kompleksitasnya dengan mensimplifikasi dalam bentuk representasi konten digital. Hal itu juga sekaligus memperbesar kompleksitas yang lain karena ekspketasi calon pembeli menjadi tidak lebih kaya dibandingkan dengan situasi riil non-virtual. Jika menggunakan konsep sistem komunikatif ala Luhmann, kita akan menemukan idealitas komunikasi di dunia virtual ini: yang berkeliaran bukan individunya, tapi elemenelemen komunikasinya. Situasi virtual, reduksi informasi dalam teks dan gambar, ketakcukupan informasi struktural dari semua tampilan virtual penjual-pembeli, membuat kontingensi ganda dalam komunikasi ruang virtual berada pada posisi yang lebih sulit dibandingkan dengan komunikasi non-virtual. Mari kita simplifikasi dinamika prosesnya menjadi dua orang anggota Kaskus yang saling berkomunikasi. Dari bermula tidak saling tahu, keduanya bisa saling mencoba mencari tahu agar meningkatkan ekspektasi satu sama lain. Karena pentingnya detail konstruksi informasi struktural personal, sistem yang lebih makro (Kaskus telah mengembangkan seperangkat informasi untuk dicapai anggotanya sehingga memunculkan reputasi. Dua orang yang berkomunikasi saling mereduksi kompleksitasnya untuk mensolusikan kontingensi ganda yang dialami, yang ditopang pula secara struktural oleh kontrol yang lebih besar (admin atau manajemen Kaskus sebagai fungsi fasilitasi. Dalam skala yang lebih banyak, 8

9 dinamika dan proses yang kaya di dalam Kaskus telah memunculkan kebrojolan baru berupa seperangkat nilai dan norma yang disepakati sebagai konvensi, sebagai adat istiadat nya. Dalam rentang proses yang cukup, situasi kompleks yang mengandung resiko perlahan tapi pasti berevolusi menjadi situasi yang familiar. Dalam konteks ini, familiarity yang digambarkan Luhmann sebagai situasi pada sistem sosial sederhana sesungguhnya dapat diredefinisi sesuai dengan perkembangan sistem sosial yang berevolusi pada suatu masyarakat. Secara teoretis, familiarity ini akan menjadi pendorong bagi munculnya confidence yang menyebabkan penjual dan pembeli di FJB seharusnya tidak perlu merisaukan transaksi mereka. Akan tetapi, situasinya ternyata tidak se-familiar yang dibayangkan, ia belum bergerak sempurna, situasinya masih kompleks karena banyaknya variasi informasi dari anggota komunitas yang masih mengandung kontingensi dan ketidakpastian. Kalangan anggota yang misalnya dikategori newbie, tidak memiliki kotak hijau reputasi (cendol ijo, dan postingnya sedikit, yang lalu menjadi penjual barang di FJB, kerap menyimpankan keraguan akan terpercaya atau tidaknya orang tersebut. Confidence di dalam sistem psikis calon pembeli akan mendorong dirinya bertindak untuk tidak memberikan trust padanya sekalipun ia tertarik dengan barang yang dijualnya. Kompleksitas informasi yang tertuang pada penjual dan pembeli sebetulnya bisa cukup mengantarkan kedua belah pihak pada ekspektasi yang cukup untuk melakukan transaksi: dari kotak reputasi (cendol ijo atau bata merah, banyaknya posting, cara mengungkapkan deskripsi barang yang akan dijual, pilihannya akan informasi yang ditukar/disampaikan via sms/pm/thread, dan sebagainya. Akan tetapi, tidak semua anggota mengetahui hal ini. Bagi para anggota yang sudah paham betul cara permainannya, apalagi telah saling bertemu dan beraktivitas secara offline, hal ini tentunya akan menjadi suatu yang familiar, kompleksitasnya menjadi simpel dan tidak perlu trust disana, semua bisa berjalan dengan cukup membedakannya menjadi misalnya: sudah pernah ketemu offline dan beraktivitas bersama dan sebaliknya. Lalu, bagaimana dengan banyak anggota lain yang belum atau tidak terikat secara familiar dengan komunitas, terlepas dari apakah mereka itu newbie atau bukan. 9

10 Trust kemudian dimunculkan dalam format lain. Sistem sosial mengorganisasikan dirinya dengan berevolusi melalui mekanisme pemberian trust kepada pihak ketiga (rekber yang awalnya telah ditunjuk atas dasar konvensi berdasarkan familiarity. Familiarity ini telah sangat membantu membentuk subsistem tambahan yang fungsional untuk menstabiliasi sistem yang sempat rapuh karena menurunnya transaksi akibat marak terjadi penipuan disana-sini. Alih-alih pembeli memberikan trust-nya kepada penjual secara langsung, sistem baru mengusulkan untuk mengalihkan pemberian trust pada rekber. Bagi calon pembeli cara ini mereduksi kompleksitas dengan signifikan karena resiko uang hilang dan barang tidak diterima besar peluangnya. Sementara bagi penjual, ia juga seperti dipaksa oleh sistem untuk memberikan trust-nya kepada rekber. Penjual mungkin akan merasa sedikit aman mengingat terdapat alamat kirim sang pembeli, yang sewaktu-waktu bisa dilacak apabila perjadi penipuan. Luhmann (1979, dalam Jalava:2006 mengatakan bahwa terdapat sekurangnya empat hal dalam proses sistem komunikatif untuk memberikan personal trust: komitmen mutual, kecukupan situasi kedua belah pihak, kemustahilan meminta trust (hanya bisa diberikan, dan trust harus diperoleh. Mengacu pada konsep ini, jika sistem komunikatif yang dibentuk memungkinkan dimulainya mekanisme diatas dalam sekup personal trust, yang dalam hal ini dialirkan kepada rekber, maka dalam skala lebih makro dan pada jenak waktu yang cukup, akan tercipta keteraturan/kestabilan baru. Tentu saja kehadiran rekber dan sistem sekalipun telah banyak mereduksi kompleksitas, bukan berarti kemudian tidak menambah kompleksitas pada saat yang lain. Pastinya, alur transaksinya yang dalam dunia offline yang familiar itu lebih simpel, via rekber menjadi sedikit lebih panjang. Kemudian, bisa juga memicu kemunculan variasi-variasi modus penipuan yang baru yang bisa berpotensi merugikan penjual, pembeli, atau rekber itu sendiri. Secara optimis-konstruktif, ketika semakin banyak orang melakukan tindakan transaksi via rekber, dilakukan berkali-kali, kaya umpan balik positif, maka sistem ini terus bergerak ke arah stabilisasi. Dengan demikian, tatkala seorang calon pembeli ingin bertransaksi menggunakan pemegang rekber A di saat yang lampau, lalu di saat yang lain menggunakan pemegang rekber B, telah 10

11 terbentuk confidence pada calon pembeli untuk melakukan transaki: sistem yang dengan demikian telah berjalan sehingga dipandang sesuatu yang normal, dan kenormalan itu dihasilkan dari situasi familiar antara aktor-aktor yang terlibat dalam sistem sosial. 5. Simpulan Trust menjadi elemen penting dalam komunikasi virtual penjual dan pembeli di FJB Kaskus. Akan tetapi pemberian trust ini tidak bersifat langsung, namun dialihkan ke pihak pemegang rekber. Pemberian trust ini menjadikan situasi penuh resiko dalam komplesitas yang tidak menentu menjadi tereduksi, sekaligus juga membantu menyelesaikan problem kontingensi ganda antara pihak-pihak yang berkomunikasi. Pada akhirnya, ketika sistem sosial kemudian mengarah pada stabilisasi, seperti proses iterasi yang berputar kembali, muncullah confidence dalam sistem psikis para pelaku komunikasi, yang dibentuk dari familiarity yang terbangun dari Trust yang diberikan. 6. Daftar Pustaka Jalava, Janne (2003. From Norm to Trust. The Luhmannian Connection Between Trust and System. European Journal of Social Theory 6(2: , Janne (2006. Trust As A Decision. The Problems and Functions of Trust in Luhmann Systems Theory. University of Helsinki. Research Report. Leydesdorff, Loet (1996. Luhmann's sociological theory: its operationalization and future perspectives. Social Science Information 1996; 35; 283. Sage Publications Luhmann, Niklas (1995. Social Systems. Stanford, California : Stanford University Press., Niklas (1982. The Differentiation Of Society. Columbia University Press. New York. Ritzer, George. Douglas J. Goodman. (2003. Modern Sociological Theory, 6 th edition. McGraw-Hill 11

12 Ryan, Sherida (2004. Initial Trust Formation in an Online Social Action Network. Conference Working Papers Volume Sixth, International Conference of the International Society for Third-Sector Research, Toronto, Canada Turner, Jonathan. (1998. The Structure of Sociological Theory, Belmont- California: Wadsworth Publishing Company. Vanderstraeten, Raf (2004. The Social Differentiation of the Educational System. Sociology 2004; 38; 255 Sumber lain: Virtual Middlemen. Forbes Indonesia, May 2011, Volume 2 Issue 5 Situs resmi rekening bersama Therad konfirmasi rekening bersama 12

BISNIS JUAL BELI ONLINE VIA FJB KASKUS

BISNIS JUAL BELI ONLINE VIA FJB KASKUS BISNIS JUAL BELI ONLINE VIA FJB KASKUS NAMA: ASEP ABDUL ROSYAD NIM: 10.11.3953 KELAS: S1TI 2F STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011 BAB I ABSTRAK Dewasa ini teknologi berkembang begitu pesat. Hampir semua kalangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Maraknya penipuan yang terjadi di beberapa komunitas online seperti Forum Jual

BAB I PENDAHULUAN. Maraknya penipuan yang terjadi di beberapa komunitas online seperti Forum Jual BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Maraknya penipuan yang terjadi di beberapa komunitas online seperti Forum Jual Beli (FJB) Kaskus Online, Forum FJBex Online, dan di dalam komunitas lainnya

Lebih terperinci

BAB 6 PENUTUP Kesimpulan

BAB 6 PENUTUP Kesimpulan BAB 6 PENUTUP 6.1. Kesimpulan Masyarakat blogger sebagai sistem komunikatif, mengandalkan bahasa tulisan sebagai produk sistem psikis yang kemudian saling berinteraksi satu sama lain yang mengacu pada

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian Kaskus Rekening Bersama Blackpanda

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian Kaskus Rekening Bersama Blackpanda BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Kaskus Kaskus adalah forum diskusi dan jual beli terbesar di Indonesia yang berada dibawah perusahaan PT. Darta Media Indonesia dan rumah bagi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Penelitian 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Penelitian Pada saat ini perkembangan teknologi di indonesia berkembang sangat pesat. Khususnya untuk teknologi internet. Hal ini membuat membuat adanya

Lebih terperinci

produk yang ditawarkan. Dalam hal ini terjadi tahapan pengenalan kebutuhan yaitu tahapan pertama dalam proses keputusan pembelian. b.

produk yang ditawarkan. Dalam hal ini terjadi tahapan pengenalan kebutuhan yaitu tahapan pertama dalam proses keputusan pembelian. b. BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan dari hasil penelitian Analisis Keputusan Pembelian Produk Pakaian Wanita Muslim Melalui Media Sosial Instagram (Studi Pada Konsumen Wanita di Desa Kuryokalangan

Lebih terperinci

2.1 Pengertian Online Shop

2.1 Pengertian Online Shop 2.1 Pengertian Online Shop Menurut Didit Agus Irwantoko, belanja online (online shop) merupakan proses pembelian barang/jasa oleh konsumen ke penjual realtime, tanpa pelayan, dan melalui internet. Toko

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bisnis yang pesat. Berbagai informasi telah dapat disajikan dengan canggih

BAB I PENDAHULUAN. bisnis yang pesat. Berbagai informasi telah dapat disajikan dengan canggih 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan teknologi komputer, telekomunikasi, dan informasi telah berjalan sedemikian rupa sehingga pada saat ini sudah sangat jauh berbeda, pemanfaatan teknologi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan Online Shop atau toko online melalui media internet sudah menjamur di Indonesia, bahkan sudah sangat dikenal baik oleh khalayak ramai. Banyaknya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Akhir akhir ini semakin banyak fenomena menarik di sekitar kita yang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Akhir akhir ini semakin banyak fenomena menarik di sekitar kita yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Akhir akhir ini semakin banyak fenomena menarik di sekitar kita yang berasal dari adanya kesatuan aksi kelompok dari dalam dunia maya melalui tindakan mendukung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. internet sebagai media baru, mendorong perubahan ini menjadi lebih maju.

BAB I PENDAHULUAN. internet sebagai media baru, mendorong perubahan ini menjadi lebih maju. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam era tekonolgi saat ini, perkembangan terjadi pada seluruh aspek kehidupan termasuk di dalamnya kegiatan perdagangan. Pada awalnya perdagangan dilakukan dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penghematan waktu berbelanja, tenaga, dan transaksi, karena dapat dilakukan. pemeliharaan, tenaga kerja dan lain sebagainya.

BAB I PENDAHULUAN. penghematan waktu berbelanja, tenaga, dan transaksi, karena dapat dilakukan. pemeliharaan, tenaga kerja dan lain sebagainya. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini perkembangan teknologi informasi dari hari ke hari berkembang semakin pesat. Perkembangan teknologi memberikan banyak dampak terhadap kehidupan manusia, baik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. baru memberikan serangkaian kemampuan yang sama sekali baru ke tangan

BAB I PENDAHULUAN. baru memberikan serangkaian kemampuan yang sama sekali baru ke tangan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pergeseran perekonomian dari perekonomian tradisonal ke perekonomian baru memberikan serangkaian kemampuan yang sama sekali baru ke tangan konsumen dan pelaku bisnis.

Lebih terperinci

BAB III PENDEKATAN LAPANGAN

BAB III PENDEKATAN LAPANGAN BAB III PENDEKATAN LAPANGAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan kegiatan komunitas

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. berbagai jaringan komunitas menjadi kian mudah tanpa harus terhalang tempat dan

BAB 1 PENDAHULUAN. berbagai jaringan komunitas menjadi kian mudah tanpa harus terhalang tempat dan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pembentukkan berbagai jaringan komunitas menjadi kian mudah tanpa harus terhalang tempat dan waktu. Kecanggihan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Perkembangan ini membawa dampak

BAB I PENDAHULUAN. kita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Perkembangan ini membawa dampak BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dewasa ini kita dituntut agar semakin mampu mengikuti kemajuan teknologi. Munculnya berbagai macam teknologi sangat berguna untuk memudahkan kehidupan kita dalam menjalankan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan berbelanja merupakan salah satu kegiatan aktivitas masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan berbelanja merupakan salah satu kegiatan aktivitas masyarakat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kegiatan berbelanja merupakan salah satu kegiatan aktivitas masyarakat sejak dahulu hingga saat ini. Pada awal mulanya berbelanja dilakukan dengan sistem barter atau

Lebih terperinci

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS JUAL BELI ONLINE KOMPUTER DAN NOTEBOOK

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS JUAL BELI ONLINE KOMPUTER DAN NOTEBOOK KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS JUAL BELI ONLINE KOMPUTER DAN NOTEBOOK Annizar Sya roni 11.12.5887 S1 SI 08 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010 / 2011 ABSTRAK Perkembangan IPTEK yang semakin menunjukan kemajuan yang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi komunikasi dan internet yang semakin pesat di era globalisasi ini mendorong terjadinya perubahan kultur dalam kehidupan manusia. Saat ini media

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. 1.1 Sejarah Kaskus

PENDAHULUAN. 1.1 Sejarah Kaskus PENDAHULUAN Mungkin banyak orang lebih familier dengan Facebook, Friendster, Linkedin dan situs-situs komunitas lainnya yang berasal dari luar negeri. Padahal Kaskus sebagai situs komunitas terbesar di

Lebih terperinci

Lampiran Pedoman Pertanyaan Untuk Wawacara 1. Subjek 1 (Bandar) Identitas Subjek Nama : Ya (samaran) Hari : 12 Maret 2014

Lampiran Pedoman Pertanyaan Untuk Wawacara 1. Subjek 1 (Bandar) Identitas Subjek Nama : Ya (samaran) Hari : 12 Maret 2014 Lampiran Pedoman Pertanyaan Untuk Wawacara 1. Subjek 1 (Bandar) Identitas Subjek Nama : Ya (samaran) Hari : 12 Maret 2014 Sejak kapan anda mengenal bisnis judi bola online? Saya, sudah mengenal judi bola

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. perusahaan, struktur organisasi, serta pembagian tugas dan tanggung jawab.

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. perusahaan, struktur organisasi, serta pembagian tugas dan tanggung jawab. BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Tentang Perusahaan Pada sub-bab ini akan dibahas mengenai sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi, serta pembagian tugas dan tanggung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya gaya hiudp masyarakat yang

BAB I PENDAHULUAN. perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya gaya hiudp masyarakat yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang semakin maju membawa beberapa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya gaya hiudp masyarakat yang menjadi serba

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. berpengaruh dan berdampak terhadap perubahan dalam kinerja manusia. Salah

I. PENDAHULUAN. berpengaruh dan berdampak terhadap perubahan dalam kinerja manusia. Salah I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada era millenium ini, teknologi memegang peranan yang besar dalam kehidupan manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern berpengaruh dan berdampak terhadap

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini, internet telah menjadi suatu kebutuhan atas ketersediaan informasi. Perkembangan internet salah satunya diukur dari semakin meningkatnya pengguna

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Perusahaan Tokopedia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Perusahaan Tokopedia BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profil Perusahaan Tokopedia Tokopedia adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce yang memungkinkan setiap pebisnis di Indonesia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. teknologi yang semakin pesat. Electronic commerce menawarkan peluang baru untuk

BAB I PENDAHULUAN. teknologi yang semakin pesat. Electronic commerce menawarkan peluang baru untuk BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Penjualan secara online mulai meningkat seiring dengan adanya pertumbuhan teknologi yang semakin pesat. Electronic commerce menawarkan peluang baru untuk memanfaatkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Konteks Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Konteks Masalah Bidang teknologi informasi saat ini telah berkembang secara massal dan cepat. Teknologi tersebut telah berhasil mengubah bentuk masyarakat manusia, dari masyarakat

Lebih terperinci

1. BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1. BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi menjadi ciri khas pada era globalisasi saat ini. Perkembangan sistem informasi saat ini sangat pesat khusunya dalam urusan bisnis manusia. Terlebih

Lebih terperinci

JASA ORDER BARANG / PEMBAYARAN EBAY DAN ONLINE STORE

JASA ORDER BARANG / PEMBAYARAN EBAY DAN ONLINE STORE JASA ORDER BARANG / PEMBAYARAN EBAY DAN ONLINE STORE Mahmud A.K. Phone : 081804244348 & (0274) 788-8898 Yahoo: buildjeep@yahoo.com i PROSES ORDER Anda cari item yang anda inginkan di ebay atau online store

Lebih terperinci

Life Style Dot Com (cuplikan)

Life Style Dot Com (cuplikan) Life Style Dot Com (cuplikan) Era internet telah merubah pola bisnis secara mendasar. Banyak orang yang langsung memanfaatkannya dan melakukan berbagai upaya dan berbagai kemungkinan untuk pemanfaatannya,

Lebih terperinci

Copyright 2007 Nokia. All rights reserved.

Copyright 2007 Nokia. All rights reserved. Olah Pesan Cepat 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, Nseries, dan N77 adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Produk dan nama

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, SARAN, KETERBATASAN DAN REKOMENDASI. dan rekomendasi. Pembahasan dari masing-masing dijelaskan secara runtut sebagai

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, SARAN, KETERBATASAN DAN REKOMENDASI. dan rekomendasi. Pembahasan dari masing-masing dijelaskan secara runtut sebagai BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, SARAN, KETERBATASAN DAN REKOMENDASI Bab ini membahas tentang kesimpulan penelitian, implikasi, saran, keterbatasan dan rekomendasi. Pembahasan dari masing-masing dijelaskan

Lebih terperinci

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DI

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DI TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DI WWW.KASKUS.CO.ID SKRIPSI Diajukan kepada Progam Studi Muamalah (Syariah) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk Memenuhi Salah Satu

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KERJA SARASEHAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN INDONESIA Jakarta, 4 Februari 2009

KERANGKA ACUAN KERJA SARASEHAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN INDONESIA Jakarta, 4 Februari 2009 KERANGKA ACUAN KERJA SARASEHAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN INDONESIA Jakarta, 4 Februari 2009 Tema: Perumahan dan Permukiman Indonesia: Masa Lalu, Kini dan Ke Depan I. LATAR BELAKANG Sarasehan ini merupakan

Lebih terperinci

V Januari 2012

V Januari 2012 V2.0 14 Januari 2012 1 2 3 Apakah JIBAS? Sekilas mengenai JIBAS Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah Bagaimana JIBAS? Visi dan Misi JIBAS dan gambaran alur JIBAS Visi, Misi & RoadMap JIBAS Visi, misi

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN NOBUPAY

SYARAT DAN KETENTUAN NOBUPAY SYARAT DAN KETENTUAN NOBUPAY DEFINISI 1. Bank adalah PT Bank Nationalnobu Tbk. 2. Aplikasi NobuPay adalah aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone atau sarana lainnya yang akan ditentukan Bank kemudian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penjual dan pembeli harus saling bertemu atau bertatap muka pada suatu tempat

BAB I PENDAHULUAN. penjual dan pembeli harus saling bertemu atau bertatap muka pada suatu tempat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Globalisasi menyebabkan perubahan sistem perdagangan, baik secara tradisional maupun modern. Sistem perdagangan tradisional yakni transaksi antara penjual

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pengguna teknologi internet terus meningkat dari tahun ke tahun.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pengguna teknologi internet terus meningkat dari tahun ke tahun. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengguna teknologi internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Kebutuhan internet sudah hampir diperlakukan sebagai salah satu kebutuhan sehari-hari. Beragam

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pesatnya perkembangan industri e-commerce atau perdagangan elektronik,

I. PENDAHULUAN. Pesatnya perkembangan industri e-commerce atau perdagangan elektronik, I. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Pesatnya perkembangan industri e-commerce atau perdagangan elektronik, khususnya di Indonesia semakin memacu persaingan antara para pelaku bisnis di dunia maya. Internet

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN UMKM BERBASIS WEBSITE

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN UMKM BERBASIS WEBSITE PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN UMKM BERBASIS WEBSITE Aditya Pratama, Aryo Nugroho, ST. S.Kom, MT Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Narotama http://fasilkom.narotama.ac.id/,

Lebih terperinci

1. BAB I PENDAHULUAN. menjadi pakaian yang menunjukan status sosial dari seseorang.

1. BAB I PENDAHULUAN. menjadi pakaian yang menunjukan status sosial dari seseorang. 1. BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Industri fesyen merupakan salah satu industri yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Kebutuhan dasar manusia akan pakaian merupakan alasan utama mengapa industri

Lebih terperinci

Model Bisnis E-Commerce

Model Bisnis E-Commerce Pertumbuhan e-commerce meningkat sejalan dengan peningkatan pengguna internet dan kepercayaan masyarakat akan keamanan bertransaksi elektronik. (presidenri.go.id) ukmnasional.org 2016 Definisi E-Commerce

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Gambar 1.1 Logo Kaskus

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Gambar 1.1 Logo Kaskus BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Kaskus merupakan salah satu forum diskusi dan jual beli online yang ada di Indonesia. Kaskus didirikan pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda

Lebih terperinci

Karya Ilmiah Lingkungan Bisnis

Karya Ilmiah Lingkungan Bisnis Karya Ilmiah Lingkungan Bisnis Nama : Monica Forolus NIM : 11.02.8127 Kelas Jurusan : D3.MI.04 : Manajemen Informatika Sekolah Tinggi Teknik Informatika Dan Komputer Amikom Yogyakarta 2012 KARYA ILMIAH

Lebih terperinci

MATERI E-BOOK INI Cocok Untuk Pengusaha Yang Ingin Sukses Membuka Toko Online dengan Memanfaatkan Marketplace Besar di Indonesia Gratis

MATERI E-BOOK INI Cocok Untuk Pengusaha Yang Ingin Sukses Membuka Toko Online dengan Memanfaatkan Marketplace Besar di Indonesia Gratis s MATERI E-BOOK INI Cocok Untuk Pengusaha Yang Ingin Sukses Membuka Toko Online dengan Memanfaatkan Marketplace Besar di Indonesia Gratis Online Shop atau lebih dikenal dengan ecommerce di Indonesia beberapa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. satunya berdampak pada sistem perdagangan. Seiring kemajuan teknologi,

BAB I PENDAHULUAN. satunya berdampak pada sistem perdagangan. Seiring kemajuan teknologi, 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan zaman yang semakin modern, mendorong masyarakat untuk mengikuti berbagai kemajuan teknologi. Bentuk kemajuan teknologi ini mendorong perubahan

Lebih terperinci

atas produk-produk yang akan diperjualbelikan. 2 Tanjung pada bulan Mei tahun 2012 tepatnya. Seorang mahasiswa di

atas produk-produk yang akan diperjualbelikan. 2 Tanjung pada bulan Mei tahun 2012 tepatnya. Seorang mahasiswa di BAB III GAMBARAN UMUM JUAL BELI PRE ORDER DI TOKO ONLINE TANJUNG SPORT A. Profil Toko Online Tanjung Sport Kata-kata online sebenarnya tidaklah asing lagi sebagian besar masyarakat Indonesia dan dunia

Lebih terperinci

BAB 5 PENUTUP. berbagai arah. Hal ini menyebabkan setiap pengguna dapat memperoleh informasi

BAB 5 PENUTUP. berbagai arah. Hal ini menyebabkan setiap pengguna dapat memperoleh informasi BAB 5 PENUTUP A. KESIMPULAN Penelitian ini melihat bagaimana fenomena mengenai komunitas virtual yang kini telah menjadi bagian dari masyarakat sosial. Berdasarkan pada pembacaan mengenai perkembangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara. 1 Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara. 1 Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi sekarang ini, informasi mengenai berbagai hal bisa kita dapatkan dengan mudah dan cepat. Berkomunikasi adalah cara yang digunakan manusia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menawarkan jasa penjualan barang ataupun jasa secara online dan konsumen

BAB I PENDAHULUAN. menawarkan jasa penjualan barang ataupun jasa secara online dan konsumen 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa tahun belakang ini pengecer online tumbuh secara cepat sehingga terjadi pertumbuhan eksponen pada volume konsumen yang melakukan pembelian secara online.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. internet yang Anda pakai untuk mengirim dan menjelajahi interenet,

BAB I PENDAHULUAN. internet yang Anda pakai untuk mengirim  dan menjelajahi interenet, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Konteks Penelitian Whatsapp adalah sebuah aplikasi chatting pada yang biasanya tersedia di bursa smartphone yang memungkinkan penggunanya berbagi gambar dan pesan. Whatsapp adalah

Lebih terperinci

BAB 5 PERANCANGAN SISTEM INTERNET MARKETING. 5.1 Tahap Keempat: Merancang Antarmuka Pelanggan

BAB 5 PERANCANGAN SISTEM INTERNET MARKETING. 5.1 Tahap Keempat: Merancang Antarmuka Pelanggan 95 BAB 5 PERANCANGAN SISTEM INTERNET MARKETING 5.1 Tahap Keempat: Merancang Antarmuka Pelanggan Rancangan antarmuka website sangat menentukan persepsi pelanggan terhadap website kita. Bagaimana kita dapat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dapat diakses dengan menggunakan rangkaian seperti Internet atau private local

BAB I PENDAHULUAN. dapat diakses dengan menggunakan rangkaian seperti Internet atau private local BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Laman web atau lebih popular bagi masyarakat Indonesia sebagai website atau web site terdiri dari teks, image, audio, video atau lain-lain. Biasanya laman

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS AGLONET.COM

PANDUAN TEKNIS AGLONET.COM PANDUAN TEKNIS MEMBER AREA AGLONET.COM PT ASTAMEDIA GLOBAL NETWORK 1 BAGIAN 1 HALAMAN DEPAN Website aglonet.com adalah jantung aktifitas bisnis AGLONET. Karena itu panduan ini kita mulai dari halaman depan

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Layanan Loketraja.com. (Terms and Conditions)

Syarat dan Ketentuan Layanan Loketraja.com. (Terms and Conditions) Syarat dan Ketentuan Layanan Loketraja.com (Terms and Conditions) Pemberitahuan 1. Perusahaan menyampaikan pemberitahuan kepada Anda melalui e-mail / sms notifikasi mengenai pemberitahuan umum di website

Lebih terperinci

Penerapan Digital Signature pada Dunia Internet

Penerapan Digital Signature pada Dunia Internet Penerapan Digital Signature pada Dunia Internet Nur Cahya Pribadi NIM : 13505062 Program Studi Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha 10, Bandung E-mail : if15062@students.if.itb.ac.id

Lebih terperinci

Cara Membangun Daftar Nama Yang Akan Memasukkan Uang Terus Menerus Ke Rekening Bank Anda, Sekali Anda Tahu Bagaimana Caranya!

Cara Membangun Daftar Nama Yang Akan Memasukkan Uang Terus Menerus Ke Rekening Bank Anda, Sekali Anda Tahu Bagaimana Caranya! 1 Cara Membangun Daftar Nama Yang Akan Memasukkan Uang Terus Menerus Ke Rekening Bank Anda, Sekali Anda Tahu Bagaimana Caranya! Kusuma Putra http://buatnewsletter.com/ 2 Pesan Dari Penulis Hi, saya Kusuma

Lebih terperinci

E-COMMERCE. Achmad Dwi Saputro S.Kom, MM

E-COMMERCE. Achmad Dwi Saputro S.Kom, MM E-COMMERCE Achmad Dwi Saputro S.Kom, MM 2 Jika ditanya tentang bisnis E-Commerce, mungkin kebanyakan dari kita hanya akan menjawab bahwa bisnis ecommerce adalah bisnis jual beli online. Namun lebih dari

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS UNTUK PEMASARAN

EFEKTIVITAS  UNTUK PEMASARAN EFEKTIVITAS EMAIL UNTUK PEMASARAN Budi Sutedjo Dharma Oetomo Abstrak Lebih dari 500 juta orang dan badan usaha telah tergabung di internet. Pada umumnya, mereka telah terbiasa untuk memanfaatkan fitur

Lebih terperinci

SELAMAT DATANG. Selamat Bergabung Bersama Kami

SELAMAT DATANG. Selamat Bergabung Bersama Kami SELAMAT DATANG Selamat Bergabung Bersama Kami WWW.UNTUNGTERUS.NET CARA BERGABUNG Untuk bergabung dalam sistem anda hanya perlu menghubungi sponsor yang sudah aktif menjadi member di web Anda dapat membeli

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN A. SMS Mop Kata 'Mop' sendiri merupakan sebuah istilah yang digunakan pada budaya Papua sebagai representasi dari humor khas Papua.Cerita-cerita lucu menggunakan logat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. enak dan harga yang bersahabat, pelayanan kepada customer menjadi point

BAB I PENDAHULUAN. enak dan harga yang bersahabat, pelayanan kepada customer menjadi point BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Bidang usaha kuliner berkembang pesat saat ini. Hal tersebut dapat dilihat dengan semakin menjamurnya rumah makan. Setiap rumah makan bersaing dengan memberikan

Lebih terperinci

TRANSAKSI JUAL BELI E-COMMERCE DENGAN AMAN

TRANSAKSI JUAL BELI E-COMMERCE DENGAN AMAN TRANSAKSI JUAL BELI E-COMMERCE DENGAN AMAN NAMA : MUHAMMAD NASHRUL HAQQI NIM : 10.12.4662 KELAS : 10.12.4662 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011 / 2012 Abstrak

Lebih terperinci

UJIAN TENGAH TRIWULAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN. Dosen : Dr. Ir Arif Imam Suroso, MSc (CS) Oleh. Dhany Surya Ratana P

UJIAN TENGAH TRIWULAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN. Dosen : Dr. Ir Arif Imam Suroso, MSc (CS) Oleh. Dhany Surya Ratana P UJIAN TENGAH TRIWULAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Dosen : Dr. Ir Arif Imam Suroso, MSc (CS) Oleh Dhany Surya Ratana P056101091.45 SEKOLAH PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN DAN BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kegiatan bertransaksi yang biasa kita kenal dengan berbelanja adalah kegiatan yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia sehari-hari. Sesuai dengan kehidupan manusia

Lebih terperinci

Welcome to PT Tridaya Utama Indonesia

Welcome to PT Tridaya Utama Indonesia Welcome to PT Tridaya Utama Indonesia WELCOME Global Credit Line / Lease Instrument Program Explanation - How it Works Global Credit Line /Lease Instrument Program PT TRIDAYA UTAMA INDONESIA General Information:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dituntut untuk serba efektif dan efisien dalam pemanfaatan waktu akibat tuntutan

BAB I PENDAHULUAN. dituntut untuk serba efektif dan efisien dalam pemanfaatan waktu akibat tuntutan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan perekonomian di Indonesia yang semakin pesat memberikan dampak tidak langsung dalam perubahan pola kehidupan masyarakat. Masyarakat dituntut untuk

Lebih terperinci

BAB I PENGANTAR. sependapat dalam buku Bunga Rampai Hukum Ekonomi Dan Hukum

BAB I PENGANTAR. sependapat dalam buku Bunga Rampai Hukum Ekonomi Dan Hukum 1 BAB I PENGANTAR A. Latar Belakang Bank adalah salah satu lembaga keuangan yang mempunyai peran sangat besar dalam perekonomian, dimana peranan Bank adalah sebagai penyimpan dana dan penyalur dana. Peran

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia,

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia, masyarakat mulai mengembangkan bidang usaha-nya bukan hanya di dunia nyata, namun juga di dunia maya.

Lebih terperinci

Waspadai Bahaya Phising!! Waspadai Malware, Virus/Worm, Trojan & Spyware. Tips Transaksi Aman di BNI Internet Banking. Tips Transaksi Aman di BNI ATM

Waspadai Bahaya Phising!! Waspadai Malware, Virus/Worm, Trojan & Spyware. Tips Transaksi Aman di BNI Internet Banking. Tips Transaksi Aman di BNI ATM TIPS PENGAMANAN TRANSAKSI Setelah beredarnya berita mengenai penipuan transaksi melalui channel Internet Banking yang menerpa beberapa Nasabah Bank di Indonesia, ada baiknya Anda para Nasabah BNI untuk

Lebih terperinci

1.1 Latar Belakang Masalah

1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1. PENDAHULUAN Pada bab ini akan menyajikan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan pembahasan, ruang lingkup, sumber data, dan sistematika penyajian dari analisis yang dilakukan pada perusahaan

Lebih terperinci

Pemasar dapat menawarkan lebih banyak produk dan jasa dari sebelumnya. Pemasar dapat mengumpulkan informasi mengenai konsumennya dengan lebih cepat

Pemasar dapat menawarkan lebih banyak produk dan jasa dari sebelumnya. Pemasar dapat mengumpulkan informasi mengenai konsumennya dengan lebih cepat DIGITAL MARKETING Pendahuluan Teknologi saat ini telah mulai berubah atau berkembang dari offline menjadi online Konsumen lebih aktif mencari apa yang diinginkan menggunakan media online Konsumen dapat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dunia Internet tidak mengenal batas negara dan telah menciptakan suatu

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dunia Internet tidak mengenal batas negara dan telah menciptakan suatu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia Internet tidak mengenal batas negara dan telah menciptakan suatu paradigma baru yang mempennudah interaksi antar individu maupun bisnis. Internet yang semula

Lebih terperinci

Sistem Informasi. Soal Dengan 2 Bahasa: Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris

Sistem Informasi. Soal Dengan 2 Bahasa: Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris Sistem Informasi Soal Dengan 2 Bahasa: Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris 1. Kita mengetahui bahwa perkembangan teknologi di zaman sekarang sangat pesat dan banyak hal yang berubah dalam kehidupan kita.

Lebih terperinci

Pernyataan Key- Informan atas pertanyaan wawancara

Pernyataan Key- Informan atas pertanyaan wawancara LAMPIRAN Pernyataan Key- Informan atas pertanyaan wawancara 1. Startegi adalah : sebuah perencanaan dan konsep yang harus dipikirkan dengan matang. Karena konsep tersebut sangat berpengaruh terhadap tujuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat. penting bagi masyarakat di era globalisasi seperti sekarang ini.

BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat. penting bagi masyarakat di era globalisasi seperti sekarang ini. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat di era globalisasi seperti sekarang ini. Kini masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi,

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. penelitian dan saran-saran yang diajukan bagi penelitian selanjutnya.

BAB V PENUTUP. penelitian dan saran-saran yang diajukan bagi penelitian selanjutnya. BAB V PENUTUP Bab ini berisi tentang kesimpulan hasil penelitian, keterbatasan penelitian dan saran-saran yang diajukan bagi penelitian selanjutnya. 5.1 Kesimpulan Setelah melakukan penelitian dan pembahasan,

Lebih terperinci

offline yang didirikan pada tahun 2005, yang beralamat di jalan Pahlawan

offline yang didirikan pada tahun 2005, yang beralamat di jalan Pahlawan BAB III PRAKTIK JUAL BELI PRE ORDER ONLINE YANG DITERAPKAN DI TOKO ONLINE COMFORTABLE CLOTHING SIDOARJO A. Profil toko online Comfortable Clothing Sidoarjo. 1. Sejarah Berdirinya 1 Comfortable Clothing

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang diharapkan, pendapat-pendapat dan hal-hal yang berkaitan dengan

BAB I PENDAHULUAN. yang diharapkan, pendapat-pendapat dan hal-hal yang berkaitan dengan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Public Relations merupakan bagian yang sangat penting bagi sebuah komunitas. Dimana PR merupakan suatu organisasi dengan informais manajemen yang diharapkan, pendapat-pendapat

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI Dalam bab ini penulis akan memaparkan penelitian terdahulu, konsep dan landasan teori. Tinjauan pustaka mencakup penelitian sebelumnya, konsep berkaitan dengan variabel-variabel

Lebih terperinci

INSTRUMEN INVESTASI BAGI PEMODAL YANG MEMILIKI DANA TERBATAS (INVESTOR INDIVIDUAL)

INSTRUMEN INVESTASI BAGI PEMODAL YANG MEMILIKI DANA TERBATAS (INVESTOR INDIVIDUAL) INSTRUMEN INVESTASI BAGI PEMODAL YANG MEMILIKI DANA TERBATAS (INVESTOR INDIVIDUAL) Oleh: DEDEN MULYANA Disampaikan pada Seminar Bulanan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi 15 Mei 2013 Pendahuluan Investasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan perkembangan informasi yang sangat cepat serta mempermudah. individu dalam berkomunikasi satu dengan lainnya.

BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan perkembangan informasi yang sangat cepat serta mempermudah. individu dalam berkomunikasi satu dengan lainnya. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi era digital dewasa ini sangat pesat. Dengan begitu banyak bermunculan teknologi yang semakin canggih dari tahun ke tahun. Hal ini menyebabkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian internetworldstats.com

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian internetworldstats.com BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Di era globalisasi ini perkembangan internet di Indonesia semakin melaju pesat, ditandai dengan meningkatnya jumlah pengguna internet per-tahun nya. Hanya

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

commerce di Indonesia sebesar US$ 230 juta, dan diperkirakan akan meningkat

commerce di Indonesia sebesar US$ 230 juta, dan diperkirakan akan meningkat Position Paper Kajian Perlindungan Konsumen E-Commerce Di Indonesia A. Latar Belakang. Kegaitan transaksi melalui media internet atau e-commerce, semakin hari semakin pesat. Wartaekonomi.com memberitakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berkomunikasi dengan rekan virtual lainnya. Istilah virtual sendiri. bisa kita artikan sesuatu yang bersifat maya, tetapi

BAB I PENDAHULUAN. berkomunikasi dengan rekan virtual lainnya. Istilah virtual sendiri. bisa kita artikan sesuatu yang bersifat maya, tetapi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini media telah merubah kita dalam banyak cara dengan kemunculan internet, teknologi komunikasi, gaya hidup baru dan bahkan dinamika baru dalam kekuasaan masyarakat,

Lebih terperinci

Menjadi Penjual Profesional

Menjadi Penjual Profesional Menjadi Penjual Profesional 1. Menjadi Penjual Profesional Kenalilah produk yang Anda jual dan kompetitornya: pelajarilah produk yang Anda jual, perusahaan, pasar, produk kompetitor, dan pelanggan Kumpulkanlah

Lebih terperinci

Kakak Bintang Handbook

Kakak Bintang Handbook Kakak Bintang Handbook Selamat bergabung di keluarga hoshizora! Terima kasih atas bantuan kakak dalam mendukung masa depan anak bangsa. Mari kita bersama-sama mendukung anak bangsa menggapai cita citanya

Lebih terperinci

Waspadai Penipuan Bermodus Phishing. Apa itu phishing? Bagaimana phishing dilakukan?

Waspadai Penipuan Bermodus Phishing. Apa itu phishing? Bagaimana phishing dilakukan? Waspadai Penipuan Bermodus Phishing Hati-hati jika Anda akan mereply e-mail yang meminta informasi tentang rekening Anda, seperti User ID, PIN, nomor rekening/nomor kartu ATM, atau pemberitahuan untuk

Lebih terperinci

Manual Book. PG Online

Manual Book. PG Online Manual Book PG Online WWW.PG-AM.COM I. PENDAFTARAN NASABAH BARU (New Customer) 1. Buka browser Anda dan masukan alamat link : https://www.pgonline.co.id 2. Maka akan tampil gambar seperti dibawah ini ;

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PENELITAN. dalam hal memenuhi kebutuhan, praktis adalah salah satu ciri khas dari bisnis online

BAB IV GAMBARAN UMUM PENELITAN. dalam hal memenuhi kebutuhan, praktis adalah salah satu ciri khas dari bisnis online BAB IV GAMBARAN UMUM PENELITAN 4.1 Gambaran Umum Bisnis Online Bisnis online memiliki prospek yang cukup besar pada saat ini dan di masa mendatang dimana hampir semua orang menginginkan kepraktisan dan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. 1. Meliputi daerah mana saja jangkauan penjualan produk PT. Best Denki

LAMPIRAN. 1. Meliputi daerah mana saja jangkauan penjualan produk PT. Best Denki LAMPIRAN Wawancara 1 1. Meliputi daerah mana saja jangkauan penjualan produk PT. Best Denki Indonesia? Target saat ini sampai tahun 2010 masi tetap di daerah Jakarta. Mulai dari Jakarta Barat, Jakarta

Lebih terperinci

Gambar 1.1 Pengguna Internet di Dunia Sumber: Internet World Stats, 2012

Gambar 1.1 Pengguna Internet di Dunia Sumber: Internet World Stats,  2012 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman sekarang ini teknologi sangat berkembang pesat, terutama teknologi informasi. Teknologi juga memberikan kemudahan akses internet yang sudah menjadi kebutuhan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menginginkan segala sesuatunya menjadi lebih mudah dan instant. Mulai dari

BAB I PENDAHULUAN. menginginkan segala sesuatunya menjadi lebih mudah dan instant. Mulai dari BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Masalah Komunikasi merupakan salah satu hal mendasar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangannya, cara maupun alat komunikasi yang digunakan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Kunci keberhasilan sebuah ritel dalam lingkungan pasar dengan persaingan yang sangat kompetitif terletak pada kepuasan pelanggan. Apabila seorang pelanggan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. beberapa kebutuhan lain yang lebih penting. Mereka yang mampu menguasai

BAB I PENDAHULUAN. beberapa kebutuhan lain yang lebih penting. Mereka yang mampu menguasai 3 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan era tranformasi menjadikan elektronik sebagai salah satu kebutuhan hidup yang harus terpenuhi, dengan berbagai kecanggihan yang selalu menjadikan

Lebih terperinci

SMS MARKETING. Materi ke 20. Apa Itu SMS Marketing? TrainingTokoOnline.com 1

SMS MARKETING. Materi ke 20. Apa Itu SMS Marketing? TrainingTokoOnline.com 1 Materi ke 20 SMS MARKETING Apa Itu SMS Marketing? Pernahkah Anda menerima SMS (short message servis) yang berisikan penawaran produk atau promosi sebuah usaha? Mendapati pertanyaan seperti itu, dapat dipastikan

Lebih terperinci

BAB I INTRODUKSI. pembayaran mikro, kapan saja dan dimana saja dengan menggunakan smartphone

BAB I INTRODUKSI. pembayaran mikro, kapan saja dan dimana saja dengan menggunakan smartphone BAB I INTRODUKSI 1.1 Latar Belakang Instrumen pembayaran non tunai berupa uang elektronik, menjadi alat pembayaran alternatif yang aman dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran mikro, kapan saja

Lebih terperinci

SOCIAL CAPITAL. The important thing is not what you know, but who you know

SOCIAL CAPITAL. The important thing is not what you know, but who you know SOCIAL CAPITAL The important thing is not what you know, but who you know Social capital Sumberdaya yang diraih oleh pelakunya melalui struktur sosial yang spesifik dan kemudian digunakan untuk memburu

Lebih terperinci