RINGKASAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "RINGKASAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH"

Transkripsi

1 Bidang Pemerintahan : Pendidikan Unit Organisasi : DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 79, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 79, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 78, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 0, , ,00 0,00 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 92, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 71, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 97, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 47,95 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 92,01 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 92,01

2 Bidang Pemerintahan : Kesehatan Unit Organisasi : DINAS KESEHATAN 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 41, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 41, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 41, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 0, , ,00 0,00 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 90, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 83, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 95, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 84, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 83,00 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 94,39 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 94,39

3 Bidang Pemerintahan : Kesehatan Unit Organisasi : RUMAH SAKIT UMUM DAERAH 1 PENDAPATAN DAERAH , , ,00 101, PENDAPATAN ASLI DAERAH , , ,00 101, Hasil Retribusi Daerah , , ,00 101,10 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 94, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 59, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 96, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 86,77 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 87,45 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 87,45

4 Bidang Pemerintahan : Pekerjaan Umum Unit Organisasi : DINAS BINA MARGA, PENGAIRAN, ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 64, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 64, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 66, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , ,00 ( ,00) 31,31 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 84, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 83, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 83, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 88, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 80,89 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 84,73 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 84,73

5 Bidang Pemerintahan : Perumahan Unit Organisasi : DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 89, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 89, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 88, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , ,00 ( ,00) 91,83 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 89, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 86, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 79, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 85,24 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 89,12 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 89,12

6 Bidang Pemerintahan : Perencanaan Pembangunan Unit Organisasi : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 92, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 95, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 95, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 89, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 92, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 88, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 92,81 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 92,00 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 92,00

7 Bidang Pemerintahan : Perhubungan Unit Organisasi : DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 43, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 43, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 43, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , ,00 ( ,00) 42,65 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 95, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 90, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 93, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 97,17 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ( ,00) 130,10 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ( ,00) 130,10

8 Bidang Pemerintahan : Lingkungan Hidup Unit Organisasi : KANTOR LINGKUNGAN HIDUP 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 94, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 96,64 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 95,18 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 95,18

9 Bidang Pemerintahan : Kependudukan dan Catatan Sipil Unit Organisasi : DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL 1 PENDAPATAN DAERAH , , ,00 123, PENDAPATAN ASLI DAERAH , , ,00 123, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 70, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , , ,00 128,57 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 96, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 94, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 94, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 98, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 96,79 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 91,15 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 91,15

10 Bidang Pemerintahan : Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Unit Organisasi : BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 96, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 95, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 95,33 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 96,41 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 96,41

11 Bidang Pemerintahan : Ketenagakerjaan Unit Organisasi : DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 82, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 79, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 86, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 27,48 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 82,68 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 82,68

12 Bidang Pemerintahan : Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Unit Organisasi : DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI DAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH 1 PENDAPATAN DAERAH 0, , ,00 0, PENDAPATAN ASLI DAERAH 0, , ,00 0, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 0, , ,00 0,00 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 93, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 91, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 95, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 91, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 93,40 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 93,42 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 93,42

13 Bidang Pemerintahan : Penanaman Modal Unit Organisasi : KANTOR PELAYANAN PERIJINAN TERPADU 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 71, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 71, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 69, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , , ,00 108,28 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 97, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 98, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 98,34 SURPLUS / (DEFISIT) , ,00 ( ,00) 14,14 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN , ,00 ( ,00) 14,14

14 Bidang Pemerintahan : Kebudayaan Unit Organisasi : DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 71, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 71, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 71, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 0, , ,00 0,00 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 98, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 96, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 97,44 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ( ,00) 114,45 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ( ,00) 114,45

15 Bidang Pemerintahan : Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Unit Organisasi : KANTOR KESATUAN BANGSA, POLITIK DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 95, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 95, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 91,57 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 95,87 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 95,87

16 Bidang Pemerintahan : Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Unit Organisasi : SATUAN POLISI PAMONG PRAJA 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 98, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 98, Belanja Modal , ,00 0,00 100,00 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 98,40 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 98,40

17 Unit Organisasi : DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 95, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 95,30 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 95,30 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 95,30

18 Unit Organisasi : BUPATI DAN WAKIL BUPATI 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 99, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99,83 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 99,83 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 99,83

19 Unit Organisasi : SEKRETARIAT DAERAH 1 PENDAPATAN DAERAH , ,00 ( ,00) 97, PENDAPATAN ASLI DAERAH , ,00 ( ,00) 97, Hasil Retribusi Daerah , ,00 ( ,00) 33, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , , ,00 141,11 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 86, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 80, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 84, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 80, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 64,00 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 85,13 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 85,13

20 Unit Organisasi : SEKRETARIAT DPRD 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 84, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 81, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 63, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 82, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 85,28 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 84,35 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 84,35

21 Unit Organisasi : DINAS PENDAPATAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Sub Unit Organisasi : DINAS PENDAPATAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (SKPD) 1 PENDAPATAN DAERAH , , ,00 106, PENDAPATAN ASLI DAERAH , , ,00 106, Pajak Daerah , , ,00 115, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan , , ,00 102, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah , ,00 ( ,00) 81,75 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 90, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 94, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 94, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 77, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 76, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 77, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 82,01 SURPLUS / (DEFISIT) , , ,00 110,05 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN , , ,00 110,05

22 Unit Organisasi : BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 92, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 87, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 98, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 14,81 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 92,21 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 92,21

23 Unit Organisasi : INSPEKTORAT 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 98, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 95,92 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 98,61 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 98,61

24 TAHUN ANGGARAN 2012 (AUDITED) Unit Organisasi : KECAMATAN KALIWUNGU 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 98, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 99, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 99, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 94, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 90, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 97, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 94,00 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 98,12 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 98,12

25 Unit Organisasi : KECAMATAN KOTA 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 97, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 94, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 92,82 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 97,85 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 97,85

26 Unit Organisasi : KECAMATAN JATI 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 91, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 92, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 92,19 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 95,03 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 95,03

27 Unit Organisasi : KECAMATAN UNDAAN 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 96, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 92, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 86, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 95,00 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 96,19 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 96,19

28 Unit Organisasi : KECAMATAN MEJOBO 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 96, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 93, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 91, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 92,18 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 96,29 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 96,29

29 Unit Organisasi : KECAMATAN JEKULO 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 95, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 92, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 95,39 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 95,80 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 95,80

30 Unit Organisasi : KECAMATAN BAE 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 96, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 98, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 98, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 92, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 90, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 50,00 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 96,76 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 96,76

31 Unit Organisasi : KECAMATAN GEBOG 2 BELANJA DAERAH , , ,00 100, BELANJA TIDAK LANGSUNG , , ,00 102, Belanja Pegawai , , ,00 102, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 96, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 97, Belanja Modal , ,00 ( ,00) 91,17 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ( ,00) 100,51 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ( ,00) 100,51

32 Unit Organisasi : KECAMATAN DAWE 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 96, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 97, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 97, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 92, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89,45 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 96,32 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 96,32

33 Unit Organisasi : KELURAHAN PURWOSARI 2 BELANJA DAERAH , ,00 ( ,00) 90, BELANJA TIDAK LANGSUNG , ,00 ( ,00) 89, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 89, BELANJA LANGSUNG , ,00 ( ,00) 92, Belanja Pegawai , ,00 ( ,00) 96, Belanja Barang dan Jasa , ,00 ( ,00) 89,18 SURPLUS / (DEFISIT) ( ,00) ( ,00) ,00 90,38 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN ( ,00) ( ,00) ,00 90,38

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2007 TENTANG PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN ANTARA PEMERINTAH, PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI, DAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2007 TENTANG PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN ANTARA PEMERINTAH, PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI, DAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2007 TENTANG PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN ANTARA PEMERINTAH, PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI, DAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN JEPARA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN JEPARA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN JEPARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a bahwa dalam rangka mengoptimalkan

Lebih terperinci

Camat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi :

Camat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi : Camat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi : a. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat b. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum c. Mengkoordinasikan

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN SERANG

BERITA DAERAH KABUPATEN SERANG BERITA DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR : 13 TAHUN : 2005 PERATURAN BUPATI SERANG NOMOR 13 TAHUN 2005 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SERANG Menimbang : a.

Lebih terperinci

c. Perda ini mengatur tentang perubahan pada Ketentuan Umum dan Susunan Organisasi.

c. Perda ini mengatur tentang perubahan pada Ketentuan Umum dan Susunan Organisasi. PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, TUGAS POKOK, FUNGSI DAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH - PERUBAHAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 1 organisasi di lingkungan Sekretariat

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 165 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TUGAS DAN FUNGSI KABINET KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 165 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TUGAS DAN FUNGSI KABINET KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 165 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TUGAS DAN FUNGSI KABINET KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dengan adanya

Lebih terperinci

DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN. Bab I Pendahuluan I-1

DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN. Bab I Pendahuluan I-1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN i iii v vii Bab I Pendahuluan I-1 1.1. Latar Belakang I-1 1.2. Maksud dan Tujuan I-2 1.3. Dasar Hukum I-3 1.4. Hubungan Antar Dokumen I-6

Lebih terperinci

A. GAMBARAN UMUM KABUPATEN WONOSOBO

A. GAMBARAN UMUM KABUPATEN WONOSOBO BAB I PENDAHULUAN A. GAMBARAN UMUM KABUPATEN WONOSOBO 1. Kondisi Geografi Secara geografis Kabupaten Wonosobo terletak antara 7. 11 dan 7. 36 Lintang Selatan (LS), 109. 43 dan 110. 04 Bujur Timur (BT).

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 13 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 13 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 13 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI DINAS DAERAH KOTA BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

WALIKOTA PADANG PANJANG

WALIKOTA PADANG PANJANG WALIKOTA PADANG PANJANG PERATURAN WALIKOTA PADANG PANJANG NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS LAMPIRAN PERATURAN WALIKOTA PADANG PANJANG NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i vii xii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... I-1 1.2 Dasar Hukum Penyusunan... I-2 1.3 Hubungan Antar Dokumen... I-4 1.3.1 Hubungan RPJMD

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG LANGKAH-LANGKAH PENGHEMATAN DAN PEMOTONGAN BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA DALAM RANGKA PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH KEPADA PEMERINTAH, LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DAERAH KEPADA DEWAN PERWAKILAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa sesuai dengan Pasal 18 ayat (7) Undang-Undang

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 2 2013 SERI : D PERATURAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR 02 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR 05 TAHUN 2008 TENTANG LEMBAGA TEKNIS

Lebih terperinci

NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS

NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS LAMPIRAN : PERATURAN WALIKOTA CIMAHI Nomor : 26 Tahun 2008 Tanggal : 28 Nopember 2008 Tentang : TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

Lebih terperinci

pitulasi Data PNS Eselon II

pitulasi Data PNS Eselon II pitulasi Data PNS Eselon II NO NAMA NIP PANGKAT JABATAN 1 ISKANDAR MIRSAD, Ak, MM 195709011979111001 Pembina Utama Muda (IV/c) Sekretaris Daerah 2 Drs. H. M. ARSYAD HUSEIN, MM 196307071989011003 Pembina

Lebih terperinci

BUPATI BANDUNG PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI BANDUNG PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG BUPATI BANDUNG PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG KETENTUAN HARI DAN JAM KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Direktorat Perencanaan Pembangunan Daerah

Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Direktorat Perencanaan Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Direktorat Perencanaan Pembangunan Daerah KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2014 DASAR HUKUM EVALUASI HASIL RENCANA

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2009 NOMOR : 14

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2009 NOMOR : 14 LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2009 NOMOR : 14 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR : 14 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI RUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN ANAK KOTA BANDUNG DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA 201 1-2025

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA 201 1-2025 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA 201 1-2025 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

DATA POKOK APBN 2007 2013 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK APBN 2007 2013 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DATA POKOK APBN 2007 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 : Asumsi Ekonomi Makro, 2007... 1 Tabel 2 : Ringkasan APBN, 2007... 2 Tabel 3 : Pendapatan Negara dan Hibah, 2007...

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI PENAJAM

Lebih terperinci

STRUK UK UR O R O GANISA GANISA DIN DI AS AS DAE RAH KABUP UP TEN N A B NGKA T HUN UN 0 2 0 0 8

STRUK UK UR O R O GANISA GANISA DIN DI AS AS DAE RAH KABUP UP TEN N A B NGKA T HUN UN 0 2 0 0 8 DINAS DAERAH TAHUN 2008 DINAS PENDIDIKAN LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH PERNCANAN DAN TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH DASAR SEKOLAH MENENGAH PENDIDIKAN NON FORMAL PERENCANAAN KURIKULUM KURIKULUM PENDIDIKAN

Lebih terperinci

SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN

SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN GUBERNUR WAKIL GUBERNUR STAF AHLI JABATAN FUNGSIONAL SERETARIAT DAERAH BIDANG HUKUM DAN POLITIK ASISTEN PEMERINTAHAN ASISTEN EKONOMI, KEUANGAN

Lebih terperinci

BAGAN ORGANISASI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN SRAGEN..

BAGAN ORGANISASI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN SRAGEN.. DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN SRAGEN LAMPIRAN I :.. PERATURAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN TANGGAL : 31 MARET 2011 UMUM DAN KEPEGAWAIAN INDUSTRI KOPERASI LEMBAGA MIKRO USAHA MIKRO, KECIL,

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Lampiran IV PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI Nomor : 4 Tahun 2013 Tanggal : 19 Juli 2013 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN a. PENDAHULUAN Pengelolaan keuangan daerah perlu diselenggarakan secara profesional,

Lebih terperinci

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH A. Arah Kebijakan Ekonomi Daerah 1. Kondisi Ekonomi Daerah Tahun 2011 dan Perkiraan Tahun 2012 Kondisi makro ekonomi Kabupaten Kebumen Tahun

Lebih terperinci

URUSAN WAJIB & PILIHAN (Psl 11)

URUSAN WAJIB & PILIHAN (Psl 11) UU NO. 23 TAHUN 2014 DESENTRALISASI OTONOMI DAERAH URUSAN WAJIB & PILIHAN (Psl 11) PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN URUSAN WAJIB terkait PD (psl 12 ayat1 ) a) Pendidikan b) Kesehatan c) Pekerjaan Umum & Penataan

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 100 TAHUN 2008

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 100 TAHUN 2008 GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 100 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS SEKRETARIAT, BIDANG, SUB BAGIAN DAN SUB BIDANG BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR GUBERNUR

Lebih terperinci

1. Contoh Surat Edaran PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN DINAS KESEHATAN

1. Contoh Surat Edaran PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN DINAS KESEHATAN E. Contoh Naskah Dinas 1. Contoh Surat Edaran DINAS KESEHATAN Jalan Rorojonggrang Nomor 6, Tridadi, Sleman, Yogyakarta, 55511 Telepon (0274) 868409, Faksimile (0274) 868945 Website: www.slemankab.go.id,

Lebih terperinci

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare Tahun 2014 BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare Tahun 2014 BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare 2014 1 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Undang-undang Nomor 25 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 32

Lebih terperinci

Bab II Tim Evaluasi, Mekanisme Evaluasi, Instrumen Evaluasi, dan Hasil Evaluasi

Bab II Tim Evaluasi, Mekanisme Evaluasi, Instrumen Evaluasi, dan Hasil Evaluasi Bab II Tim Evaluasi, Mekanisme Evaluasi, Instrumen Evaluasi, dan Hasil Evaluasi A. Tim Evaluasi T im Evaluasi ditetapkan dengan Keputusan Deputi Menteri Sekretaris Negara Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pembentukan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2012 TENTANG GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PORNOGRAFI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2012 TENTANG GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PORNOGRAFI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2012 TENTANG GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PORNOGRAFI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA PEMERINTAH KABUPATEN BLORA PERATURAN DAERAH KABUPATEN BLORA NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG POKOK POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BLORA, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT NOMOR 08 TAHUN 2014 TENTANG KELOMPOK KERJA PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK DALAM KONFLIK SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2011 TENTANG PENERIMAAN SUMBANGAN PIHAK KE TIGA KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA

RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2011 TENTANG PENERIMAAN SUMBANGAN PIHAK KE TIGA KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2011 TENTANG PENERIMAAN SUMBANGAN PIHAK KE TIGA KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBAWA, Menimbang

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 159 TAHUN 2004 TENTANG PEDOMAN ORGANISASI KELURAHAN MENTERI DALAM NEGERI,

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 159 TAHUN 2004 TENTANG PEDOMAN ORGANISASI KELURAHAN MENTERI DALAM NEGERI, MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 159 TAHUN 2004 TENTANG PEDOMAN ORGANISASI KELURAHAN MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang: bahwa dalam rangka, melaksanaan ketentuan

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No. 82, 2007 (Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737) PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2007 TENTANG PEMBAGIAN URUSAN

Lebih terperinci

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya May be cited with reference to the source

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya May be cited with reference to the source KUDUS DALAM ANGKA 2010 Kudus In Figures 2010 ISSN : 0215 6032 No. Publikasi /Publication Number : 3319.1001 Katalog BPS / BPS Catalogue : 1102001.3319 Ukuran Bu ku/book Size : 15 cm x 21 cm Jumlah Ha laman/number

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah ditetapkannya pembentukan

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, Menimbang : a. bahwa Sekretariat Daerah Kabupaten Subang telah dibentuk dengan

Lebih terperinci

TUGAS POKOK DAN FUNGSI SATPOL PP

TUGAS POKOK DAN FUNGSI SATPOL PP TUGAS POKOK DAN FUNGSI SATPOL PP Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung Dibentuk melalui peraturan daerah Kabupaten Bandung Nomor 24 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Organisasi Satuan Polisi Pamong

Lebih terperinci

BUPATI BANDUNG RANCANGAN PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI BANDUNG RANCANGAN PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR TAHUN 2013 TENTANG BUPATI BANDUNG RANCANGAN PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN UNIT SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG,

Lebih terperinci

BUPATI PASURUAN PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN KABUPATEN SEHAT (SWASTI SABA) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PASURUAN PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN KABUPATEN SEHAT (SWASTI SABA) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PASURUAN PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN KABUPATEN SEHAT (SWASTI SABA) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PASURUAN, Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk memacu

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. dengan Kecamatan Ujung Tanah di sebelah utara, Kecamatan Tallo di sebelah

BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. dengan Kecamatan Ujung Tanah di sebelah utara, Kecamatan Tallo di sebelah BAB IV DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN IV.1 Gambaran Umum Kecamatan Biringkanaya IV.1.1 Keadaan Wilayah Kecamatan Biringkanaya merupakan salah satu dari 14 Kecamatan di kota Makassar dengan luas wilayah 48,22

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA BATU PERATURAN DAERAH KOTA BATU NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PEMERINTAH KOTA BATU PERATURAN DAERAH KOTA BATU NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PEMERINTAH KOTA BATU PERATURAN DAERAH KOTA BATU NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan

Lebih terperinci

BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 130 /HK/2013 TENTANG

BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 130 /HK/2013 TENTANG BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 130 /HK/2013 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PADA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN KARANGASEM BUPATI KARANGASEM, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. Jakarta, 26 Februari 2015. Kepada. Yth. di Jakarta SURAT EDARAN 11/5E/2015 TENTANG

SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. Jakarta, 26 Februari 2015. Kepada. Yth. di Jakarta SURAT EDARAN 11/5E/2015 TENTANG SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, 26 Februari 2015 Kepada Yth. 1. Para Oeputi Gubemur Pemerintah Provinsi OKI 2. Para Asisten Sekda Provinsi OKI 3. Inspektur Provinsi OKI 4. Para

Lebih terperinci

NO NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS

NO NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS LAMPIRAN : PERATURAN WALIKOTA CIMAHI Nomor : 30 Tahun 2008 Tanggal : 28 Nopember 2008 Tentang : TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA KECAMATAN DAN KELURAHAN KOTA CIMAHI KECAMATAN NO NAMA JABATAN TUGAS

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN - 115 - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran perlu dipertegas dengan upaya atau cara untuk mencapainya melalui strategi pembangunan daerah dan arah kebijakan yang diambil

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG SUMBANGAN PIHAK KETIGA KEPADA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG SUMBANGAN PIHAK KETIGA KEPADA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG SUMBANGAN PIHAK KETIGA KEPADA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMBA BARAT DAYA, Menimbang : a. bahwa dalam upaya

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, - 1 - PERATURAN PRESIDEN NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 17 Undang-Undang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN AIR TANAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMEDANG,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN AIR TANAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMEDANG, PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN AIR TANAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUMEDANG, Menimbang : a. bahwa pengaturan pengelolaan air tanah dimaksudkan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI KEMENTERIAN NEGARA SERTA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI KEMENTERIAN NEGARA SERTA PERATURAN PRESIDEN NOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI KEMENTERIAN NEGARA SERTA SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, DAN FUNGSI ESELON I KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2010 NOMOR 18

LEMBARAN DAERAH KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2010 NOMOR 18 LEMBARAN DAERAH KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2010 NOMOR 18 PERATURAN DAERAH KOTA SUNGAI PENUH NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KOTA SUNGAI PENUH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

KEMENTERIAN DALAM NEGERI IMPLEMENTASI UU NOMOR 23 TAHUN 2014 PEMBAGIAN PERAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT, PROVINSI, DAN KABUPATEN/KOTA

KEMENTERIAN DALAM NEGERI IMPLEMENTASI UU NOMOR 23 TAHUN 2014 PEMBAGIAN PERAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT, PROVINSI, DAN KABUPATEN/KOTA KEMENTERIAN DALAM NEGERI IMPLEMENTASI UU NOMOR 23 TAHUN 2014 PEMBAGIAN PERAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT, PROVINSI, DAN KABUPATEN/KOTA Tahapan RPJPN 2005-2025 RPJMN 4 (2020-2024) RPJMN 1 (2005-2009) Menata

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2010 NOMOR 1 SERI C

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2010 NOMOR 1 SERI C LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2010 NOMOR 1 SERI C PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG PENCABUTAN PERATURAN DAERAH NOMOR 29 TAHUN 2003 TENTANG RETRIBUSI JASA

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN GUNUNG MAS NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK PETA DENGAN RAKHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN GUNUNG MAS NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK PETA DENGAN RAKHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN GUNUNG MAS NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI PENGGANTIAN BIAYA CETAK PETA DENGAN RAKHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNG MAS, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendorong

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA - 1 - PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG BADAN PENANGGULANGAN LUMPUR SIDOARJO

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA - 1 - PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG BADAN PENANGGULANGAN LUMPUR SIDOARJO - 1 - PERATURAN PRESIDEN NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG BADAN PENANGGULANGAN LUMPUR SIDOARJO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a. bahwa dampak luapan lumpur di Sidoarjo sudah demikian

Lebih terperinci

Disampaikan pada: SOSIALISASI PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NO.6 TAHUN 2014 TENTANG DESA dan TRANSISI PNPM MANDIRI Jakarta, 30 April 2015

Disampaikan pada: SOSIALISASI PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NO.6 TAHUN 2014 TENTANG DESA dan TRANSISI PNPM MANDIRI Jakarta, 30 April 2015 KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERMENDES NO.1: Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa PERMENDES NO.5: Penetapan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PRESIDEN NOMOR 98 TAHUN 2014 TENTANG PERIZINAN UNTUK USAHA MIKRO DAN KECIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK. INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendorong pertumbuhan

Lebih terperinci

Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN 2010-2015

Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN 2010-2015 Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN 2010-2015 DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BADUNG Mangupura, 2013 PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG DINAS CIPTA KARYA PUSAT PEMERINTAHAN MANGUPRAJA MANDALA JALAN RAYA

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 14 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 14 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 14 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI KECAMATAN DAN KELURAHAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANDUNG

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PERIZINAN TEMPAT USAHA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG GANGGUAN

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PERIZINAN TEMPAT USAHA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG GANGGUAN PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PERIZINAN TEMPAT USAHA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG GANGGUAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah

Lebih terperinci

TENTANG PENYELENGGARAAN HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA,

TENTANG PENYELENGGARAAN HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 74 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa untuk mengurangi

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA SAMARINDA SALINAN PERATURAN WALIKOTA SAMARINDA NOMOR 16 TAHUN 2013

BERITA DAERAH KOTA SAMARINDA SALINAN PERATURAN WALIKOTA SAMARINDA NOMOR 16 TAHUN 2013 BERITA DAERAH KOTA SAMARINDA SALINAN PERATURAN WALIKOTA SAMARINDA NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SAMARINDA DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

AKSES SISTEM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

AKSES SISTEM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Manual Aplikasi Anjab dan ABK-Evaluasi Jabatan 204 AKSES SISTEM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NO 2 3 4 5 6 7 8 9 0 2 3 4 5 6 7 8 9 20 2 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3 NAMA SKPD DINAS PERTAMBANGAN DINAS PEMUDA

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98 TAHUN 2014 TENTANG PERIZINAN UNTUK USAHA MIKRO DAN KECIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98 TAHUN 2014 TENTANG PERIZINAN UNTUK USAHA MIKRO DAN KECIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98 TAHUN 2014 TENTANG PERIZINAN UNTUK USAHA MIKRO DAN KECIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah ditetapkannya

Lebih terperinci

Menimbang : a. bahwa untuk kelancaran pemulihan kerugian Daerah agar dapat berjalan lebih

Menimbang : a. bahwa untuk kelancaran pemulihan kerugian Daerah agar dapat berjalan lebih RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA NOMOR TAHUN 2013 TENTANG TUNTUTAN PERBENDAHARAAN DAN TUNTUTAN GANTI RUGI KEUANGAN DAN BARANG DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PENAJAM

Lebih terperinci

BUPATI SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG SUMBANGAN PIHAK KETIGA KEPADA PEMERINTAH DAERAH

BUPATI SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG SUMBANGAN PIHAK KETIGA KEPADA PEMERINTAH DAERAH SALINAN BUPATI SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG SUMBANGAN PIHAK KETIGA KEPADA PEMERINTAH DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SINJAI,

Lebih terperinci

Mcngingat : l. Pasal 4 ayat (l) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 19451' BAB I KEDUDUKAN

Mcngingat : l. Pasal 4 ayat (l) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 19451' BAB I KEDUDUKAN r!! PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2OO5 TENTAITG LEMBAGA PRODUKTIVITAS NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAI\ YANG MAHA ESA PRESIDEN R.EPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan

Lebih terperinci

B. GAMBARAN UMUM DAERAH

B. GAMBARAN UMUM DAERAH BAB I PENDAHULUAN A. DASAR HUKUM Pembentukan Kabupaten Bangka ditetapkan dengan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II dan Kota Praja di Sumatera Selatan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG UTUSAN KHUSUS PRESIDEN, STAF KHUSUS PRESIDEN, DAN STAF KHUSUS WAKIL PRESIDEN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG UTUSAN KHUSUS PRESIDEN, STAF KHUSUS PRESIDEN, DAN STAF KHUSUS WAKIL PRESIDEN PERATURAN PRESIDEN NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG UTUSAN KHUSUS PRESIDEN, STAF KHUSUS PRESIDEN, DAN STAF KHUSUS WAKIL PRESIDEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang: a bahwa harapan rakyat

Lebih terperinci

Jawa Barat Dalam Angka 2007 19

Jawa Barat Dalam Angka 2007 19 GOVERNMENT Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di kantor Provinsi Jawa Barat sebanyak 12 815 orang, dengan tingkat pendidikan S2 0,20 %, S1 14,62 %, D4 0,11%, D3 16,14 %, D2 2,27 %, D1 0,43 %, SLTA 48,01

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, MENTERI DALAM NEGERI,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, MENTERI DALAM NEGERI, PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG TATA CARA EVALUASI RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH DAN RANCANGAN PERATURAN KEPALA DAERAH TENTANG PENJABARAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA

PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN

BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN 3.1. Kinerja Keuangan Masa Lalu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Bali disusun dengan pendekatan kinerja

Lebih terperinci

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER. 12/MEN/VIII/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN TENAGA

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Visi dan Misi dalam pembangunan Kabupaten Aceh Tengah tahun 2012-2017 perlu diterjemahkan dalam rumusan kebijakan umum dan program secara konsisten dan spesifik.

Lebih terperinci

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD )

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD ) PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN ( DPA SKPD ) SEKRETARIAT BADAN KOORDINASI PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN TAHUN ANGGARAN 203 NAMA FORMULIR DPA SKPD DPA SKPD

Lebih terperinci

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Garut GAMBARAN UMUM ORGANISASI

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Garut GAMBARAN UMUM ORGANISASI GAMBARAN UMUM ORGANISASI Berdasarkan kondisi riil saat ini yang merupakan potensi dan modal dasar bagi Kantor PPTSP adalah Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 25 Tahun Tahun 2008 tentang Pembentukan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 40 TAHUN 2011 TENTANG

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 40 TAHUN 2011 TENTANG SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 40 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN ORGANISASI DAN TATA KERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG SUMBER PENDAPATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG SUMBER PENDAPATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG SUMBER PENDAPATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2013. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAliA ESA

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2013. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAliA ESA PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAliA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR, Menimbang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA MENJADI UNDANG-UNDANG

Lebih terperinci

BUPATI BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BONE NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PARTISIPASI PIHAK KETIGA DALAM PEMBANGUNAN DAERAH

BUPATI BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BONE NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PARTISIPASI PIHAK KETIGA DALAM PEMBANGUNAN DAERAH BUPATI BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BONE NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PARTISIPASI PIHAK KETIGA DALAM PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BONE, Menimbang

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN NIAS

BERITA DAERAH KABUPATEN NIAS NOMOR : 217 BERITA DAERAH KABUPATEN NIAS SERI : A PERATURAN BUPATI NIAS NOMOR 37 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN NIAS TAHUN ANGGARAN 2014 DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci