PANDUAN MEMBUAT PARTISI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PANDUAN MEMBUAT PARTISI"

Transkripsi

1 PANDUAN MEMBUAT PARTISI (Windows XP Windows Vista Windows 7 Linux Sabily Manarat) Penyusun : Asep Roni Hermansyah Iqra Press Garut

2 DAFTAR ISI Muqoadimah i Bab I : Mengenal Partisi 1 Apakah Partisi? 1 Bentuk dan Penamaan Partisi 1 Partisi Windows 1 Direktori Linux 2 Fungsi Partisi 3 Berapa Jumlah Partisi yang Bisa Dibuat? 3 Multiple Operating Systems 5 Perkiraan Bentuk Partisi Untuk Windows dan Linux 5 Bab II : Setting Bios 6 Bab III : Cara Membuat Partisi 13 Membuat Partisi di Win XP SP2 13 Membuat Partisi di Win Vista 23 Membuat Partisi di Win 7 32 Membuat Partisi di Linux (Sabily Manarat) 40 Referensi 53 Biografi Penulis 54 2

3 Muqadimah Bismillahirrahmanirrahim. Membuat partisi adalah langkah pertama yang harus dilakukan sebelum sebuah Operting System (OS) seperti Windows, Linux atau Mac OS X diinstal ke sebuah komputer. Partisi ibarat ruangan-ruangan terpisah untuk menyimpan system dan data. Buku Panduan Membuat Partisi yang sekarang ada ditangan antum akan menjelaskan langkah demi langkah cara membuat partisi. Buku Panduan ini tidak hanya menjelaskan cara membuat partisi dari satu OS saja, tapi dari empat OS sekaligus. Tidak hanya Windows tapi juga Linux. Kenapa dalam Buku Panduan ini dibahas cara membuat partisi di Linux? Saya ingin mengenalkan Linux sebagai OS alternatif. Jika suatu saat antum membutuhkannya, antum sudah ada gambaran bagaimana membuat partisi di Linux. Buku Panduan Membuat Partisi ini disusun dengan metoda sederhana. Menggunakan screenshot (gambar) yang diberi penjelasan lengkap. Jadi, ketika para pemula mempelajarinya, mereka bisa langsung praktek dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan. Buku Panduan Membuat Partisi ini lebih diarahkan untuk sharing dan berkhidmah kepada ilmu pengetahuan. Penyusun ingin agar setiap santri, pelajar, mahasiswa dan umum mampu untuk menggunakan komputer. Diantara kompetensi dasarnya adalah kemampuan untuk membuat partisi. Kompetensi yang lain silahkan baca-buku-buku panduan yang saya buat. Di masa yang akan datang, insya Allah Swt. Penulis akan berusaha untuk membuat Lembaga Kursus Komputer dengan berbagai aplikasinya. Mohon do a dari semua agar cita-cita tersebut bisa terlaksana. Amin Penyusun berharap semoga Buku Panduan Membuat Partisi ini menjadi salah satu tabungan amal sebagai bekal diakhirat nanti. Hanya kepada Allah Swt. Kami menyembah dan hanya kepada-nya kami mohon pertolongan. Wassalam Kangasepthea Selasa, 19 April 2011, 06:25, a.m. Garut, Jawa Barat, Indonesia 3

4 BAB I MENGENAL PARTISI 1. Apakah Partisi? Partisi adalah tempat untuk menyimpan system dan data. Sebagai ilustrasi, kita ibaratkan Hardisk sebagai Rumah. Maka, partisi adalah ruangan-ruangan yang ada didalam rumah tersebut. Ruang tamu, ruang keluarga, kamar, WC, dapur, musholla, perpustakaan, dan gudang. Dalam sebuah Hardisk juga ada ruangan-ruangan. Ada ruangan untuk menyimpan (meng-install) system (Linux, Windows, Mac OS X, Solaris, OpenBSD, dll), menyimpan data (tulisan, e-book, dll.), menyimpan video, menyimpan musik, menyimpan gambar, menyimpan aplikasi, dll. 2. Bentuk dan Penamaan Partisi 2.1. Partisi Windows Dalam system operasi Windows, ruangan-ruangan tersebut dikenal dengan istilah Partisi atau disebut juga Drive. Partisi di Windows diurutkan sesuai dengan Abjad. perhatikan gambar berikut! C: D: E: F: Gambar 1 : Pembagian Partisi di Windows Keterangan : 1. Partisi atau Drive C: untuk menginstal system Windows (XP, Vista, Win7) 2. Partisi D: - F: untuk menyimpan data 3. kenapa tidak dimulai dari A: dan B:? A: dan B: digunakan untuk Floopy Disk (disket). Jadi, kalau di computer dipasang Floopy Disk Drive, akan dikenali oleh Windows sebagai A;. jika ada dua, maka A: dan B: akan muncul. 4. CD/DVD ROM akan dikenali dengan huruf setelah partisi terakhir. Pada gambar diatas partisi terakhir adalah F:. maka, CD/DVD ROM akan dikenali sebagai G:. 5. ukuran setiap partisi tergantung kebutuhan dan kafasitas Hardisk. Kafasitas minimum Hardisk yang umum digunakan sekarang adalah 80GB. Yang lebih tinggi 160GB, 250GB, 320GB, 500GB, 1TB. Hardisk yang saya gunakan kafasitasnya 320GB. 6. Format partisi di Windows menggunakan: Fat16, Fat32 dan NTFS. Untuk Windows 2000 kebawah (WinME, Win98, Win95) sedangkan untuk Windows XP ke atas (XP, Vista, Wu\in7) menggunakan NTFS. FAT: File Alocation Table dan NTFS: New Technology File System. 4

5 2.1. Direktori Linux Dalam Buku Panduan Membuat Partisi ini, Saya akan menginstal Windows dan Linux dalam satu computer. Untuk menginstal Linux nanti saya akan menggunakan satu partisi terakhir dari Partisi Windows. Meng-instal system linux nanti boleh di partisi mana saja. Partisi dalam Linuk dikenal dengan nama Direktori, artinya setiap partisi dianggap sebagai drive yang terpisah dari system, posisinya seperti Flashdisk, CD/DVD ROM, dll. perhatikan gambar berikut! sda1 sda2 sda3 sda4 Gambar 1 : Pembagian Partisi di Linux Keterangan : 1. Karena menggunakan Hardisk jenis SATA, Hardisk dikenali oleh Linux sebagai sda. s = Sata atau Hardisk SCSI. d = Drive. a = Hardisk internal. 1 = menunjukan urutan partisi. Kalau nanti ada Hardisk SATA eksternal, akan dekenali sebagai: sdb. 2. Untuk Hardisk ATA/IDE, akan dikenali sebagai: hda. h = Hardisk ATA/IDE. d = Drive. a = Hardisk internal. 1 = menunjukan urutan partisi. Kalau nanti ada Hardisk ATA/IDE eksternal, akan dekenali sebagai: hdb. 3. Ukuran setiap partisi tergantung kebutuhan dan kafasitas Hardisk. Kafasitas minimum Hardisk yang dibutuhkan Linux minimal 4GB. 4. Format partisi di Linux menggunakan Extens. ext2, ext3 dan ext4. 5. Linux membutuhkan satu partisi khusus untuk Swap. Swap adalah memory bayangan. Saat linux membuka banyak aplikasi, maka kebutuhan akan memory (RAM) akan tinggi. Kebutuhan Memory yang tidak bias disuplai oleh RAM akan dialihkan ke swap. Maka, istilah Hang di Linux bias diminimalkan. Jumlah kafasitas partisi swap asumsinya dua kali kafasitas RAM. Jika RAM 1GB maka swap jumlahnya 2GB. 6. Dalam Windows, Partisi untuk system adalah C:. sedangkan di linux dikenal dengan nama root. Root bisa diinstal di partisi mana saja, yang penting harus dipasangi tanda root yang dikenal dengan istilah Mount Point, bentuknya seperti garis miring /. Gambaran bentuk pembagian direktori linux jika akan di install sendiri tanpa windows. Minimal memiliki dua partisi: swap dan root. Jika ingin ditambah untuk Home (partisi untuk user) dan Data silahkan atur sendiri. Sebagai ilustrasi, silahkan perhatikan gambar berikut! sda1 Swap Sda2 / Linux sda3 Home sda4 Data Gambar 2 : Pembagian Partisi di Linux jika diinstall sendiri 5

6 3. Fungsi Partisi Mungkin muncul pertanyaan, Kenapa Mesti Membuat partisi? Dulu, kafasitas Hardisk sangat kecil. Saat Saya belajar WS dan DOS, Saya masih sempat menggunakan Floopy Disk lebar. Kemudian floopy disk ukuran 3.5 inch, kafasitasnya Cuma 1.5MB. setelah ada Windows 95 danwindows 98 kenal dengan Hardisk yang memiliki kafasitas minim: 1,5GB. Setelah ada Windows XP membeli computer yang memiliki Hardisk 4GB, 8GB, 10GB, 20GB, dan 40 GB. Ketika menginstal Windows, hanya ada satu satu partisi untuk system, karena kafasitanya kecil. Semua data yang ada disimpan di partisi ini juga. Saat terjadi error (Windows terlalu cepat error) seringkali data yang ada ikut hilang. Untuk melakukan recovery data (mengembalikan data yang hilang) memakan waktu, belum lagi Hardisk jadul sering error. ketika kita membuat partisi lebih dari satu, Sistem dan data terpisah dalam partisi yang berbeda. Kita memiliki keamanan data. Saat system hang atau error dan memerlukan instalasi ulang atau Repair (perbaikan), partisi lain tidak terganggu. Jumlah partisi yang banyak akan memudahkan klasifikasi. Data, musik, gambar, video dan lain-lain terpisah, saat dibutuhkan kita tinggal membuka partisi masing-masing. 4. Berapa jumlah partisi yang bisa dibuat? Partisi dalam Windows (linux juga) dibagi menjadi tiga jenis: 1. Primary 2. Extended 3. Logical. Primary adalah partisi utama untuk system. Walaupun pada kenyataanya bisa untuk menyimpan data. Jumlah partisi primary tidak bisa ditambah, hanya empat. Sedangkan di Linux jumlahnya tidak terbatas. Extended adalah partisi kedua. Maksudnya, saat kita membutuhkan partisi lebih dari empat, kita bisa menambahnya dengan cara merubah salah satu partisi primary menjadi extended. Partisi extended tidak bisa dipakai untuk menyimpan data. Logical adalah partisi tambahan yang dibuat didalam partisi extended. Jumlahnya bisa banyak, tergantung kebutuhan dan kafasitas hardisk. Sebagai ilustrasi berikut! C: D: E: F: G: H: Gambar 1 : Menambah partisi dengan merubah partisi primary menjadi extended. Keterangan : 1. Partisi Primary F: dihapus (di-delete) kemudian dibuat kembali (create) dan dirubah formatnya dari primary menjadi extended. Sebagai contoh kafasitasnya 60GB. 2. Membuat partisi baru pertama (F:) didalam partisi extended sebesar 10GB. 3. Membuat partisi baru kedua (G:) didalam partisi extended sebesar 10GB. 4. Membuat partisi baru ketiga (H:) didalam partisi extended sebesar 10GB. 6

7 Sekarang, partisi sudah bertambah dari empat menjadi enam. Lebih banyak juga boleh. Untuk besarnya kapasitas bisa diatur dengan menggeser partisi yang sudah ada. Silahkan gunakan software pembuat partisi seperti Partition Magic, Easus, dll. Di Linux, Antum/Anda bisa menggunakan GParted untuk menambah partisi dan menggeser kafasitas partisi lain yang sudah ada. (lihat judul Membuat Partisi di Linux Sabily Manarat). Jika tidak mau ribet masalah primary, extended dan logical, silahkan gunakan Windows XP saja. Antum/Anda bebas membuat partisi berapapun tanpa harus merubah jenis primary ke extended dan logical. Gampang kan?! Jadi, berapa jumlah partisi yang bisa dibuat? Terserah, suka-suka sendiri ajalah. Yang penting kafasitas Hardisknya kudu Geude Pisan! 5. Multiple Operating Systems (Multi Boot) Kenapa dalam Panduan ini saya menjelaskan cara membuat partisi di Windows dan Linux? Kenapa juga menjelaskan cara menambah partisi agar lebih banyak? Saya menanntang Antum/Anda agar penasaran untuk mencoba bagaimana rasanya jika dalam satu komputer terinstal lebih dari satu OS. Apakah mungkin? Sangat sangat mungkin! jawabanya adalah Multiple Operating Systems atau Multi Boot. Multiple Operating Systems atau disingkat Multiple OS adalah instalasi beberapa OS dalam satu komputer. antum bisa menginstal beberapa OS yang sejenis seperti Windows XP, Windows Vista dan Windows 7. Atau jenis Linux seperti Ubuntu Sabily Manarat, Linux Mint, Red Hat, OpenSuse, dan yang lainya. Bahkan, antum juga bisa menginstal OS berbeda antara Windows dengan Linux. Jadi, buku ini adalah buku pertama dari BUKU MULTIPLE OPERATING SYSTEMS. Buku pertama menjelaskan cara membuat partisi di Windows dan Linux yang dipersiapkan untuk diinstal berbarengan. Sedangkan buku kedua menjelaskan tentang proses instalasi multiple OS dalam satu computer (rencananya: Win 7, Win XP, Win Vista, Sabily Manarat dan Linux Min. jika sempat ditambah Ubuntu Studio). Wow, menegangkan sekali membayangkan satu computer diisi empat system operasi. Tertarik?! Let s continue! 6. Perkiraan Bentuk Partisi untuk windows dan linux Perhatikan gambar berikut! ilustrasi bentuk partisi yang akan diinstal Windows dan Linux. Ga sabar nih! C: Win7 D: Win XP SP2 E: Win Vista F: Data Swap Linux Sabily Manarat Linux Ubuntu Studio Linux Mint 10 Gambar 1 : Rencana bentuk partisi untuk Windows dan Linux 7

8 Sekarang, perhatikan gambar dibawah! Gambar 1 : Hasil akhir pembuatan partisi untuk Windows dan Linux Gambar diatas adalah hasil akhir dari partisi yang sudah selesai dibuat dan siap untuk diinstal Windows dan Linux. Cobar perhatikan sda1-sda3 adalah partisi primary untuk windows. sda4 adalah partisi primary yang dirubah menjadi partisi extended. sda5-sda10 adalah partisi logical yang dibuat didalam partisi extended. sda5 dan sda6 adalah partisi tambahan untuk data. sda7 untuk swap dan sda8-sda10 partisi untuk linux. Untuk proses lengkapnya nanti akan dibahas dalam Bab Cara membuat partisi. Bersabarlah kawan! CATATAN : Partisi pertama pada gambar diatas hanya 100MB. Tidak cukup untuk instalasi. Partisi ini dibuat oleh sistem saat membuat partisi menggunakan Windows 7. biarkan saja jangan digunakan. Untuk lebih gampang, gunakan Windows XP SP2 saat membuat partisi! Untuk menambah merubah partisi primary menjadi Extended dan menambah jumlah partisi, Saya menggunakan GParted, program manajemen partisi yang sudah ada didalam Linux Sabily Manarat dan Linux Mint. Gparted bisa digunakan tanpa harus menginstal Linux. Uji coba Live CD/DVD Linux sebelum menginstalnya. Semua sudah tersedia : Word Processor, Video Player, Browser (Firefox), dll. Bahkan, printer pun bisa diinstal tanpa memerlukan driver. Epson tx111 yang ada di kantor sudah berhasil diuji coba. 8

9 BAB II SETTING BIOS Bios adalah system yang mengatur semua penggunaan perangkat yang ada didalam sebuah computer sebelum instalasi system operasi. Keterangan yang lebih sederhana, Bios adalah system yang sudah ada sebelum Windows atau Linux diinstal kedalam computer. Apa saja yang diatur oleh Bios? Hampir semua. USB Flash disk bisa dideteksi atau di non aktifkan oleh computer, diatur di Bios. Hardisk bisa dideteksi oleh computer, diatur di Bios. Penggunaan Memory (RAM), diatur di Bios. Anda akan melakukan instalasi, agar CD atau DVD Windows/Linux bisa terbaca oleh computer, diatur di Bios. Jadi, Bios sangat penting keberadaanya. Hampir dipastikan semua orang yang biasa melakukan instalasi (teknisi, Tukang servis atau oprektor seperti saya) selalu berhubungan dengan Bios. Namun, antum harus berhati-hati, kesalahan dalam setingan Bios bisa berakibat fatal. Komputer bisa mati total bahkan rusak sama sekali. Pengalaman ini saya saksikan saat Rektor saya di tempat kuliah membuka Password Bios melalui clear CMOS, dia salah memasukan jumper (apaan tuh jumper?). hasilnya, Chasis intruder, saya tidak faham, teknisinya juga tidak mengerti, akhirnya, beli Motherboard baru fa tabiruu ya uulil-albaab! Mari kita mulai! Tampilan awal Komputer di kantor saya. Motherboard ASUS tipe P5KPL-AM EPU. Untuk masuk ke Bios bia dengan menekan tombol F2, F4, atau tmbol lainya.tapi, secara umum dengan menekan tombol Delete di keyboard. Lihat gambar, sebelah kiri bawah: Press DEL to run setup. Itu artinya untuk masuk ke Bios, antuk tekan tombol Delete. Kalau tidak mau telat, tekan saja tombol Delete berulang-ulang sejak computer dinyalakan. 9

10 Gambar diatas adalah tampilan utama Bios, MAIN. Disini ditampilkan setingan waktu data dan Hardisk. Keterangan : System Time : setingan waktu, otomatis mengikuti waktu sekarang. Kecuali computer jadul yang dibuat sebelum tahun antum perlu merubahnya. Cara merubah silahkan lihat kotak disampingnya. System Date : Setingan tanggal Primary IDE Master : untuk hardisk ATA (IDE), hardisk jadul. Jika ada hardisk ATA/IDE yang dicolokan, maka akan tampil disini. Primary IDE Slave : jika Hardisk ATA/IDE ada dua buah, maka akan ditampilkan disini. (cara memasang hardisk dan tipe hardisk dibahas dalam tutorial merakit komputer) SATA1 : tidak ada (mestinya hardisk sata di pasang di sini) SATA2 : CD/DVD Rom SATA3 : tidak ada SATA4 : Hardisk SATA merk Seagate 320 GB. Pada komputer baru tidak ada masalah saat memasang hardisk dimana saja. Tapi, di komputer jadul terkadang tidak terbaca. Perhatian! Agar lebih aman, jangan mengotak-atik setingan Bios, hanya opsi BOOT saja yang relative aman untuk diubah-ubah. Kalau antum sudah mahir, silahkan oprek semua, kalau rusak jangan salahkan saya he 10

11 Bagian kedua adalah ADVANCED. Disini terdapat setingan semua peripheral (perangkat) yang terpasang di motherboard atau yang kita pasang kemudian. Seperti Hardisk, VGA Card, Sound Card, RAM, CPU, dll. Sebagai contoh, klik USB Configuration. Muncul gambar diatas. Disini, kita bisa menon-aktifkan USB dengan merubah opsi menjadi Disable. Hasilnya, saat antum mencolokan Flash Disk, HP, Kamera, atau perangkat lain melaui USB, semuanya tidak akan terdeteksi. 11

12 Bagian POWER saya lewat. Sekarang, masuk ke bagian penting yang menjadi tujuan kita, yaitu BOOT. Boot atau booting adalah proses yang dilakuan computer saat tombol power diaktifkan sampai muncul tampilan desktop dari system operasi, baik Windows maupun Linux. Saat kita hendak melakukan instalasi Windows atau Linux, kita menggunakan CD atau DVD. Maka, Bios harus diseting agar booting dilakukan dari CD atau DVD dan bukan dari Hardisk. Klik Boot Device Priority. Kita menginginkan booting dari CD atau DVD. Tampilan diatas sudah benar. 12

13 Jika tampilanya seperti ini, artinya booting akan dilakukan dari Hardisk dan bukan dari CD atau DVD. Maka, kita harus merubah menjadi dari CD atau DVD. Cara merubahnya lihat kolom di samping! Simpan kursor di bagian pertama, tekan tombol Shift dan tombol - atau +. Maka tampilanya akan seperti pada sebelumnya. Jika antum ingin agar bisa booting dan instalasi dari Flashdisk (kalau sudah mahir, silahkan pelajari cara menginstal system operasi via flash disk, tanpa CD atau DVD. Biasanya pada Netbook 10 inch yang tidak memiliki CD/DVD Rom.) silahkan aktifkan opsi Removable Device. 13

14 Gambar diatas, mengaktifkan Removable Device. Nanti antum bisa menginstal Windows atau Linux melalui Flashdisk tanpa CD atau DVD. Kalau mau, silahkan diseting sebagai 1 st Boot Device. Instalasi Windows 7, Windows Vista dan Linux Mint 10 sudah saya praktekan. Caranya, copy semua file Windosw atau Linux ke Flashdisk. Flashdisknya format terlebih dulu agar bersih. Selanjutnya adalah EXIT. Agar setingan yang tadi kita buat di save ke Bios, pilih opsi pertama Exit & Save Changes. Kemudian klik Ok. 14

15 Sekarang, antum telah siap untuk melakukan instalasi. Booting akan memilih CD atau DVD. Jika tidak ada, ia akan mencari sistim operasi yang ada di Hardisk. Pada computer baru, tidak begitu penting (bahkan hampir tidak perlu) untuk merubah Bios adan mengembalikan ke setingan awalnya. Tapi, pada computer jadul, penting untuk mengembalikan 1 st Boot ke Hardisk. Sering tidak terdeteksi. Saya tidak banyak membahas Bios. Untuk memperdalam pemahaman, silahkan coba lebih mendetail. Panduanya ada di buku Motherboard yang antum beli. Screenshoot diambil menggunakan kamera Nikon D3000, berhubung masih amatir, gambarnya miring-miring. Semoga tidak mengurangi esensinya. Semoga bermanfaat. *** 15

16 BAB III CARA MEMBUAT PARTISI Pengenalan Partisi sudah dibahas di Bab I. pada Bab ini akan langsung meluncur menuju praktek. Untuk mempersingkat, mari kita mulai! 1. Membuat Partisi di Windows XP Nyalakan computer kemudian masukan CD Windows XP SP2 atau yang lebih tinggi. Tampilan awal computer di kantor yang saya gunakan untuk membuat tutorial ini. Motherboard produk ASUS tipe P5KPL-AM EPU. Masukan CD Windows XP SP2 atau yang lebih tinggi. Tunggu sampai muncul tulisan diatas, tekan tombol apa saja yang ada di keyboard, biasanya tekan Enter. 16

17 Windows mulai masuk tampilan instalasi. Ia akan membaca konfigurasi hardware yang ada. Silahkan tunggu. Setelah muncul tampilan diatas, tekan Enter! (untuk mempermudah, lihat pojok bawah kiri! Semua langkah ditulis/ditampilkan disana.) 17

18 Persetujuan lisensi. Tekan F8 dibagian atas keyboard! (tidak mesti seperti ini. Mungkin di Windows XP versi lainya bisa jadi berbeda). Gambar diatas menunjukan bahwa hardisk yang ada di computer ini sudah memiliki banyak partisi. Kalau antum membeli hardisk baru, tampilanya tidak akan seperti ini. Oke, sekarang saya akan menghapus semua partisi yang ada (hati-hati! Jangan sembaranagn menghapus partisi, semua data akan hilang. Jadi, membuat partisi hanya sekali seumur hidup. Kalau mau instalasai ulang, cukup partisi C: saja yang diformat. Kecuali sangat dibutuhkan.) 18

19 Lihat pilihan pada gambar. Enter untuk menginstal, D untuk menghapus partisi dan C untuk membuat partisi baru. Sekarang, klik partisi yang akan dihapus kemudian tekan tombol D. muncul gambar diatas. Tekan Enter. Ada konfirmasi penghapusan partisi C:. kalau yakin, tekan tombol L. 19

20 Partisi C: sudah dihapus. Tandanya, partisinya hilang dan berubah menjadi Unpartitioned space. Untuk menghapus partisi lainya, klik partisi yang akan dihapus kemudian ulangi langkah seperti tadi. Gambar diatas menunjukan partisi yang belum dihapus tinggal satu. Semua partisi yang dihapus akan bersatu dengan partisi yang lain. 20

21 Semua partisi telah dihapus. Hardisk dalam keadaan kosong sama sekali. Seperti inilah tampilan hardisk saat kita pertama kali membeli hardisk. Belum ada partisi, kosong. Untuk membuat partisi, tekan tombol C. Gambar diatas menunjukan jumlah kafasitas hardisk yang ada di computer yang saya gunakan. Jumlahnya 320 GB, yang terbaca hanya 305 GB. Punya anda belum tentu sama. Bisa lebih banyak atau lebih sedikit. 21

22 Saya akan membuat partisi C: (untuk menginstal Windows) saya akan banyak menginstal aplikasi lain, maka saya butuh ruang yang cukup banyak, 70 GB. Jumlah yang dimasukan harus dalam format MB (Mega Byte). Hapus angka diatas, dan ketikan (70000 MG sama dengan 70 GB). Tekan Enter. Subhanallah, saya sudah memiliki partisi C: sebesar 70 GB (70000 MB). Gampang kan?! untuk membuat partisi lain, ikuti cara tadi. Masukan jumlah yang diinginkan, boleh sama boleh berbeda tergantung kebutuhan masing-masing. 22

23 Saya membuat partisi kedua dengan jumlah yang sama. Secara otomatis partisi akan menjadi D:. Sisa 95 GB akan saya buat menjadi partisi terakhir. Sebetulnya, di Windosw XP kita bisa membuat partisi lebih dari empat. Sudah saya coba membuat tujuh partisi langsung. Akan tetapi, agar ada gambaran untuk merubah Partisi Primary menjadi Extended dan menambah membuat partisi Logical didalam Partisi Extended, saya hanya membuat empat partisi saja. 23

24 Setelah menekan tombol C, muncul konfirmasi seperti diatas, tekan tombol Enter. Sekarang, saya sudah punya empat partisi dalam hardisk. Satu untuk system dan sisanya untuk data, musik, video, maktabah, atau apa saja yang bisa disimpan. 24

25 Untuk memulai instalasi Windows (XP. Vista atau Win 7), pindahkan kursor (klik) ke partisi C:. sebab, secara umum Windows akan menggunakan partisi C:. kemudian tekan tombol Enter dan ikuti langkah-langkahnya *** 25

26 2. Membuat Partisi Di Windows Vista Pada prinsipnya, cara membuat partisi di Windows Vista dan Windows XP sama. Hanya sedikit berbeda dari tampilan saja. Yang pasti, hati-hati ketika hendak menghapus dan membuat partisi. Pastikan semua data telah di back up ditempat yang aman. Mari kita mulai! Tampilan awal computer di kantor yang saya gunakan untuk membuat tutorial ini. Motherboard produk ASUS tipe P5KPL-AM EPU. Masukan DVD Windows Vista (Home Premium atau Ultimate. 32 bit atau 64 bit). 26

27 Tunggu sampai muncul tulisan diatas, tekan tombol apa saja yang ada di keyboard, biasanya tekan Enter. Proses loading, silahkan menunggu! Silahkan menunggu lagi 27

28 Klik Next Klik Instal Now 28

29 Checklist persetujuan lisensi disebelah kiri bawah. Kemudian klik Next. Klik Custom (Advanced). Maksudnya: menginstal Windows Vista dari awal, bukan meng-upgrade dari Windows XP. 29

30 Hardisk di Komputer saya sudah memiliki empat partisi. Karena kita akan membuat partisi ulang, maka saya akan meghapus semua partisi yang ada tersebut. Klik Drive Option (advanced) Setelah meng-klik Drive Option (advanced) akan muncul beberapa pilihan seperti pada gambar diatas. Klik partisi yang akan dihapus kemudian klik Delete. 30

31 Akan muncul table persetujuan, klik Ok. Partisi pertama sudah dihapus (data atau system yang ada di partisi tersebut ikut terhapus). Tandanya partisi tersebut menjadi Unallocated space. Masih ada tiga partisi yang masih tersisa. Untuk menghapusnya, ulangi langkah seperti tadi. 31

32 Semua partisi telah dihapus. Saat pertama membeli hardisk, beginilah tampilanya. Tidak ada satu partisi pun didalamnya, masih kosong. Untuk membuat partisi baru, klik New. Akan muncul kotak size, hapus jumlah asli hardisk dan masukan jumlah yang diinginkan untuk partisi tersebut. Disini, saya memasukan MG (70 GB). Kemudian klik Apply. Partisi pertama sudah dibuat. Yang terbaca hanya 68.4 GB. Tidak masalah, lanjutkan! 32

33 Tiga partisi sudah selesai dibuat. Tinggal partisi terakhir. Klik Apply saja langsung. Semua partisi sudah selesai dibuat. Gampang kan?! 33

34 Kalau ingin langsung mem-format partisi, silahkan pilih partisinya kemudian klik Format. Saat muncul table diatas, klik OK. Sampai disini, proses pembuatan partisi telah selesai. Kalau ingin langsung instalasi Windows Vista, silahkan klik next dan tunggu ikuti langkahlangkahnya. 34

35 3. Membuat Partisi Di Windows 7 Pada prinsipnya, cara membuat partisi di Windows 7, Windows Vista dan Windows XP sama. Hanya sedikit berbeda dari tampilan saja. Yang pasti, hati-hati ketika hendak menghapus dan membuat partisi. Pastikan semua data telah di back up ditempat yang aman. Mari kita mulai! Tampilan awal computer di kantor yang saya gunakan untuk membuat tutorial ini. Motherboard produk ASUS tipe P5KPL-AM EPU. Masukan DVD Windows 7 (32 bit atau 64 bit). Tunggu sampai muncul tulisan diatas, tekan tombol apa saja yang ada di keyboard, biasanya tekan Enter. 35

36 Silahkan menunggu Setelah muncul format bahasa, klik Next. 36

37 Klik Install Now. Silahkan menunggu 37

38 Pilih arsitektur x86 atau x64. Setingan ini berhubungan dengan prosesor yang digunakan. Jika prosesor nya 32 Bit, pilih x86 dan jika 64 Bit pilih x64. untuk komputer rumahan (PC) biasanya 32 Bit, jadi silahkan klik x86. Checklis persetujuan lisensi di sebelah kiri bawah. 38

39 Klik Custom (advanced). Maksudnya: menginstal Windows 7 dari awal (fresh), bukan meng-upgrade dari windows Hardisk yang saya gunakan sudah memiliki empat partisi, yang tadi dibuat menggunakan Windows Vista. Hapus semua partisi yang ada. Caranya sama, klik Drive Options (advanced). Klik partisi yang akan dihapus kemudian klik Delete dan klik Ok. 39

40 Semua partisi sudah dihapus. Untuk membuat partisi baru, caranya sama dengan di Windows Vista. Klik New, tentukan jumlahnya dan klik Apply. Ada pemberitahuan dari Windows 7 untuk membuat partisi khusus sebesar 100 MB untuk system agar stabil. Klik Ok saja. 40

41 Partisi pertama yang dibuat oleh system dan partisi kedua yang saya buat sebesar 50 GB (hanya terbaca 48.7 GB). Sudah ada tiga partisi. Sisanya masih banyak, 180 GB. Tekan enter untuk membuat partisi terakhir. Nanti kita tambah partisinya saat membuat partisi di Linux. 41

42 Untuk melakukan instalasi Windows 7, klik partisi 2 (partition 2), lihat gambar. Nanti setelah instalasi beres, partisi ini akan menjadi C:. Kalau mau langsung format parttisi, silahkan format seperti tadi di Windows Vista. Kalau ingin melanjutkan langsung ke instalasi Windows 7, silahkan klik Next dan ikuti langkah-langkahnya sampai selesai. 42

43 4. Membuat Partisi Di Linux (Sabily Manarat) Mungkin orang berfikir Linux itu susah. Tapi, image itu sekarang telah berubah. Linux hampir tidak berbeda dengan Windows. Tampilanya bahkan lebih indah daripada Windows, terutama saat fitur 3D (ConfizConfig) telah diaktifkan. Ada sekitar 300 distro (jenis) linux yang aktif digunakan di seluruh dunia. Dan semuanya memiliki komunitas yang solid dalam mendukung perkembangan masing-masing distro. Diantara distro-distro linux yang terkenal: Ubuntu, Redhat, Fedora Core, Mandriva, OpenSuse, Linux Mint, dll. Indonesia juga memiliki distro linux local made in Indonesia, diantaranya: BlankOn, Igos, dll. Untuk antum yang ingin menjajal kehebatan Linux, silahkan coba distro yang paling mudah digunakan: UBUNTU. ada versi Muslimnya: Sabily (Gaza, Manarat, Al-Quds). Atau Linux Mint. Membuat partisi di Linux bahkan lebih banyak kemudahanya. Kita bebas untuk mengotak-atik. Bahkan, kita bisa membuat dan merubah partisi tanpa menginstal Linux-nya. Dalam Buku Panduan ini, saya menggunakan Linux Sabily Manarat versi Full. Sabily adalah versi lanjut dari Ubuntu Muslim Edition. Sebuah distro Linux turunan dari Ubuntu yang dikhususkan untuk kaum muslimin. Versi ini dibuat dari Ubuntu Lucid Lynk Untuk mempersingkat, mari kita mulai! Masukan DVD Linux Sabily Manarat (atau distro Linux apa saja yang antum miliki). Tunggu sampai muncul gambar diatas dan muncul table pilihan instalasi. 43

44 Klik Try Ubuntu LTS. Maksudnya: untuk mencoba linux tanpa menginstalnya (Live CD). Kalau ingin langsung menginstal Linux Ubuntu, klik Install Ubuntu LTS Setelah beberapa saat, akan muncul tampilan desktop Sabily Manarat. Sekarang, antum sudah bisa mencoba, mengeksplorasi bahkan mengotak-atik linux. Diantara keunggulan linux, antum hampir tidak membutuhkan driver, seperti audio ataupun printer. Semuanya sudah disediakan, bilapun belum bisa, di internet jutaan orang siap membantu memberi solusi. 44

45 Sekarang, mari kita membuat partisi untuk linux dan menambah partisi untuk Windows. Linux menyertakan program gratis (Freeware) untuk manajemen partisi, GParted. Klik Systems-Administration-GParted. Lihat gambar diatas! Gambar diatas adalah tampilan Hardisk. Ada empat partisi yang telah dibuat menggunakan Windows 7. partisi ke empat (musik) masih memiliki kafasitas besar. Yang akan kita rubah menjadi partisi extended. 45

46 Empat partisi yang telah ada semuanya Primary. Itu artinya, jumlah partisi primary tidak bisa ditambah lagi, jumlahnya hanya boleh empat. Untuk menambah partisi windows (dan Linux), kita akan rubah partisi terakhir menjadi Secondary (extended) agar bisa menambah jumlah partisi menjadi lebih banyak. Klik partisi terakhir. Di Menu Bar, klik Partition-Delete. Atau tekan tombol Delete. Lihat gambar. Partisi sudah dihapus. Tandanya, warna partisi tersebut berubah menjadi hitam dengan tulisan unallocated. 46

47 Sekarang, kita akan membuat partisi Extended. Klik partisi kosong tersebut, kemudian klik Partition-New. Atau tekan kombinasi tombol CTRL+N. Saat muncul table diatas, di bagian Create as rubah Primary Partition menjadi Extended Partition. Kemudian klik Add. Nah, sekarang partisi terakhir telah berubah menjadi Extended atau Logical dan bukan Primary. Ini adalah partisi Extended, tidak bisa diisi data. Tapi kita bisa menambah jumlah partisi didalamnya menggunakan jenis logical. 47

48 Untuk menambah partisi baru, klik Partition-News (seperti tadi). Tentukan jumlah yang diinginkan, bisa ditulis pada kolom New size (MiB) atau geser tanda segi tiga hitam disebelah kanan Partisi Bar (jumlah partisi akan ikut bertambah atau berkurang saat partisi bar digeser). Lihat gambar. File system : NTFS atau Fat 32 (untuk Windows), Label : terserah (saya tulis MUSIK). Klik Add. Secara otomatis Create as akan menjadi Logical Lihat gambar diatas. Selamat! partisi baru telah dibuat. Partisi tersebut disimpan dibawah partisi Extended. 48

49 Sekarang, kita tambah lagi partisinya, ulangi langkah tadi. Lihat gambar diatas! Partisi sudah bertambah menjadi empat. Sisa ruang kosong di hardisk tinggal 43 GB. Untuk Windows, empat partisi sudah cukup. Sekarang, kita buat partisi untuk linux. Klik, Partition-News 49

50 Muncul table seperti tadi. Sekarang kita membuat partisi Swap. Swap adaah Memory bayangan. Gunanya, saat kita membuka banyak aplikasi dan menggunakan banyak Memory (Ram) mungkin akan terjadi Hang. Di Linux, saat kita membuka banyak aplikasi dan membutuhkan banyak Memory, kebutuhan Memory itu akan di handel/dialihkan ke swap. Sehingga mengurangi kemungkinan terjadi Hang. Ukuran partisi Swap adalah dua kali jumlah Memory (Ram). Memory di computer yang saya gunakan adalah 1GB. Jadi, saya akan membuat partisi Swap 2GB. Kalau punya antum lebih sedikit atau lebih banyak, silahkan kali dua. Memory Laptop yang saya gunakan 4GB, maka saat membuat partisi Swap, saya kasih 8GB. Apakah jumlah partisi swap yang lebih banyak akan lebih baik? Belum tentu, salah satu sumber yang saya baca di internet menyebutkan justru menjadi lebih lambat. New Size (MiB) : 2124 (2GB lebih, soalnya menggesernya tidak selalu pas) Create as : Logical Partition (biarkan saja, jangan dirubah) File Systems : Linux-Swap (banyak pilihan, antum pilih linux-swap) Label : Swap (biar gampang diingat) Catatan : Saat file system kita pilih Linux-swap, maka warna partisi akan berubah menjadi coklat sebagai tanda swap. Biru muda sebagai tanda partisi NTFS (Windows) dan Biru Tua sebagai tanda partisi Ext2, Ext3, Ext4 (Linux). Perbedaan warna ini akan menolong kita agar tidak salah memilih saat melakukan proses instalasi. Setelah selesai, klik Add. 50

51 Partisi swap telah dibuat. Lihat warna coklat, kelihatan sangat kecil, maklum Cuma 2GB sedangkan partisi disampingnya 70 GB. Selanjutnya kita akan membuat partisi untuk Linux. Nanti saya akan menginstal Multi Operating systems: Windows 7, Windows Vista, Linux Sabily Manarat, UbuntuStudio (Distro Linux khusus Video-Audio editing), dan Linux Mint. Jadi, saya butuh tiga parisi untuk linux. Klik Partition-New. New Size (MiB) : (13 GB lebih, linux tidak butuh banyak kafasitas Sebenarnya, minimal 4 GB saja sudah cukup) Create as : Logical Partition (biarkan saja, jangan dirubah) File Systems : Ext4 (file system di linux bisa Ext2, Ext3 atau Ext4) Label : Ubuntu (nanti untuk menginstal Sabily Manarat ) Setelah selesai, klik Add. 51

52 Partisi linux yang pertama telah dibuat. Sekarang membuat partisi kedua. Caranya sama, kecuali label, beri nama Linux mint. Partisi kedua telah dibuat. Sekarang, kita akan membuat partisi terakhir untuk linux. 52

53 Ukurannya tidak usah dirubah, semuanya saja. File systemnya sama, Ext4. labelnya, UbuntuStudio. Klik Add. Semua partisi, baik untuk Windows maupun Linux sudah selesai dibuat. Semua proses dari awal sampai akhir belum sempurna, artinya kalau computer dimatikan, semuanya akan hilang dan berubah atau bahkan tidak terdeteksi sama sekali. Kasus ini pernah saya alami, semua data hilang terhapus. Untuk menyempurnakan proses, pindahkan kursor keatas tanda Checklist disebelah atas, lihat gambar. Akan muncul tulisan Apply all operations. Silahkan klik, satu kali saja. 53

54 Muncul table persetujuan. Apakah betul akan melakukan proses? Klik Apply. Silahkan tunggu prosesnya, beberapa menit. Proses akan sangat lama jika antum merubah/menggeser ukuran partisi-partisi lain yang sudah ada. Jadi, dari awal harus sudah diperkirakan berapa ukuran masing-masing partisi yang akan dibuat. 54

55 Proses telah selesai. Sekarang, setingan yang tadi dibuat sudah selesai dan tidak akan berubah. Gambar diatas adalah tampilan hardisk dengan semua partisi yang siap untuk diinstal Windows dan Linux. Multi Operating System. Lima system operasi dalam satu computer. Wow! Hebat kan?! Silahkan tutup program GParted, klik tanda X disebelah kiri atas. 55

56 Kalau ingin langsung menginstal Linux Sabily Manarat, klik dua kali pada gambar hardisk yang ada tulisan Install Ubuntu LTS yang ada di desktop. Kemudian ikuti langkahlangkahnya. *** Ketika kita berani mencoba, tidak ada yang sulit, bukan?! Trial dan Error akan meningkatkan kemampuan anda! Referensi dan inspirasi : 1. E-book versi 1.0 Ubuntu-Indonesia.com, editor : Bro Sudoers, Bro Iyang dan Bro Thrvers, Kangasepthea Selasa, 19 April 2011, 06:25, a.m. Garut, Jawa Barat, Indonesia 56

57 BIOGRAFI PENYUSUN Asep Roni Hermansyah, S.Pd.I Lahir di Desa Surabaya, Limbangan, Garut, Jawa Barat. Sejak Desember 1993 tinggal dan belajar di asrama Pesantren Yatim Piatu Darul Aitam Garut. Tahun 1995 mondok di Pesantren Darussalam Kersamanah Garut (masih satu yayasan dengan Darul Aitam) dan lulus tahun 2001 (setara SLTA/MA). Tahun 2001 Mengajar (pengabdian) di Pesantren Darussalam dan dilanjutkan di Darul Aitam sampai Tahun dikirim sebagai kader untuk melanjutkan belajar (S1) di Sekolah Tinggi Pendidikan Guru An-Nu aimy, Jakarta. Tahun 2009 kembali ke Darul Aitam dan mengajar disana. Perkenalan dengan dunia komputer bermula dari kursus WS (WordStar) dan DOS (Disk Operating System) saat kelas IV TMI Darussalam. Dibimbing oleh Ust. Cecep Sumarna, S.Pd.I. Beliau inilah yang memberi dorongan kuat untuk mempelajari komputer. Bahkan, beliau pernah berkata, Kalo mau belajar, datang aja kesini, ke kantor saya.. beliau yang telah berjasa menanamkan dasar ilmu komputer dalam diri penulis. Pada waktu pengabdian, beliau bahkan memberi kebebasan untuk menggunakan komputer di kantornya. Saat itu sudah ada Windows 95 kemudian Windows 98 dan Win Me. Pasca Pengabdian, penulis mulai akrab dengan Ust. Nanang Qosim, S.Pd.I. dari beliau inilah penulis mendapat banyak tambahan ilmu melalui CD aplikasi yang cukup banyak beliau miliki (walaupun harus outodidak sendiri). Saat itu sudah ada Win XP Home dan Pro. Melalui CD aplikasi dari beliau pula, penulis belajar Editing Video menggunakan Ulead Video Studio 9 dan Pinnacle. Beberapa waktu kemudian, ke Pesantren datang seorang wali santri, Bpk. Iskandar J. Beliau memiliki skill komputer yang hebat. Saat itu penulis diajak untuk ikut sebagai peserta amatir belajar merakit, instalasi dan recovery data. Selama tiga hari tiga malam nyaris tanpa tidur, penulis mengikuti pelatihan marathon. Kemauan keras untuk bisa kemudian mengantarkan penulis untuk mengoleksi buku dan majalah bekas untuk dibaca dan dibuat kliping. Saat ada kelebihan dana, penulis membeli tabloid PC-Mild dan buku-buku tutorial terbitan Maxicom. Saat PKL pasca kuliah, penulis memiliki akses luas ke Internet. Maka, kesempatan itu digunakan untuk mempelajari komputer dan internet lebih dalam. Penulis sempat mempelajari cara membuat Website (situs) menggunakan Wordpress dan sukses walau masih menggunakan domain dan hosting gratisan. Tahun ini, penulis sedang mempelajari Linux dan dunia Open Source. Menimbang kemungkinan migrasi ke dunia yang baru. Jika orang lain bisa, kenapa saya tidak?! Anda adalah apa yang anda fikirkan Bermimpilah, kemudian realisasikan! 57

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT Persiapan Instalasi Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah : 1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux 2. siapkan CD instalasi

Lebih terperinci

LANKAH INSTALLASI LINUX REDHAT 9

LANKAH INSTALLASI LINUX REDHAT 9 LANKAH INSTALLASI LINUX REDHAT 9 Persiapan Instalasi Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah : 1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux 2. siapkan CD instalasi

Lebih terperinci

MODUL 1 INSTALASI DAN PENGENALAN OS. MCROSOFT WINDOWS

MODUL 1 INSTALASI DAN PENGENALAN OS. MCROSOFT WINDOWS MODUL 1 INSTALASI DAN PENGENALAN OS. MCROSOFT WINDOWS I. TUJUAN 1. Praktikan dapat melakukan instalasi operating system (OS) Windows melalui media flashdisk dan mengkonfigurasi sistem 2. Praktikan dapat

Lebih terperinci

Cara Menginstal Ubuntu dan Windows 7 dalam Satu Komputer - Dual Boot Mode

Cara Menginstal Ubuntu dan Windows 7 dalam Satu Komputer - Dual Boot Mode Cara Menginstal Ubuntu dan Windows 7 dalam Satu Komputer - Dual Boot Mode Tugas Oleh : Kania Khairunnisa 12/331233/PA/14519 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada 2012 PENDAHULUAN

Lebih terperinci

3. Instalasi Operating System

3. Instalasi Operating System 3. Instalasi Operating System Obyektif : Instalasi Single OS Instalasi Multiple OS Definisi : Ada dua metode instalasi Windows 2000, yaitu : Modul Latihan : Single OS Metode ini adalah menggunakan kapasitas

Lebih terperinci

PROSES INSTALASI LINUX DISTRO UBUNTU 11.10

PROSES INSTALASI LINUX DISTRO UBUNTU 11.10 PROSES INSTALASI LINUX DISTRO UBUNTU 11.10 Sediakan CD/DVD drive linux distro ubuntu, kita akan mulai proses menginstal Ubuntu 11.10. Masukkan CD/DVD Ubuntu 11.10 desktop kedalam CD/DVD drive, reboot komputer

Lebih terperinci

MODUL INSTALasi WINDOWS XP

MODUL INSTALasi WINDOWS XP MODUL INSTALasi WINDOWS XP Disusun oleh: Riswanto FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 dari 26 2 A.RANCANG BANGUN MICROSOFT WINDOWS XP PROFESSIONAL Sistem

Lebih terperinci

INSTALASI SISTEM OPERASI WINDOWS XP

INSTALASI SISTEM OPERASI WINDOWS XP INSTALASI SISTEM OPERASI WINDOWS XP Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan computer hardware. Dibawah ini diuraikan langkah-langkah penginstalan sistem operasi

Lebih terperinci

Cara Install Ubuntu. oleh: Kiki Mahardika Sari

Cara Install Ubuntu. oleh: Kiki Mahardika Sari Cara Install Ubuntu oleh: Kiki Mahardika Sari 562007012 Sebelum kita melakukan instalasi ubuntu, sebaiknya kita menyiapkan partisinya dulu (Swap dan Ext3). Bila kita menggunakan LiveCD Ubuntu, kita bisa

Lebih terperinci

Cara Instalasi Windows XP Profesional

Cara Instalasi Windows XP Profesional Tutorial Cara Instalasi Windows XP Profesional (Untuk Pemula) Oleh Fendi Alfi Fauzi Tutorial ini bebas dibaca dan disebarluaskan kepada siapapun dengan tujuan menyebarkan ilmu pengetahuan. Tidak ada hak

Lebih terperinci

Cara Instalasi Windows XP

Cara Instalasi Windows XP Cara Instalasi Windows XP Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai

Lebih terperinci

TUJUAN PRAKTIKUM DASAR TEORI

TUJUAN PRAKTIKUM DASAR TEORI MODUL 2 SISTEM OPERASI TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mahasiswa mengerti fungsi dari sistem operasi 2. Mahasiswa mampu menginstal komputer berbasis windows 3. Mahasiswa mampu troubleshooting pada proses penginstalan

Lebih terperinci

INSTALASI DAN PENGENALAN OS UBUNTU (LINUX) NAMA : ALFIAN STAMBUK : F KELAS : D

INSTALASI DAN PENGENALAN OS UBUNTU (LINUX) NAMA : ALFIAN STAMBUK : F KELAS : D INSTALASI DAN PENGENALAN OS UBUNTU (LINUX) NAMA : ALFIAN STAMBUK : F 551 13 136 KELAS : D PROGRAM STUDI S1 INFORMATIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS TADULAKO 2013 1. Jelaskan cara membakar CD di Linux

Lebih terperinci

Praktuktim Sistem Operasi I MODUL 1. Instalasi Sistem Operasi Microsoft Windows XP

Praktuktim Sistem Operasi I MODUL 1. Instalasi Sistem Operasi Microsoft Windows XP Media & Alat Yang Dibutuhkan : Praktuktim Sistem Operasi I MODUL 1 Instalasi Sistem Operasi Microsoft Windows XP 1. CD WINDOWS XP lengkap dengan Serial Numbernya 2. CD DRIVER MOTHERBOARD 3. 1 Unit PC Langkah-langkah

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Winda Rizky Putri NIM : 3.33.10.1.21 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

5. Instalasi dan Format Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI

5. Instalasi dan Format Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI 5. Instalasi dan Format Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI Obyektif : Pada bagian ini akan saya bimbing proses instalasi Harddisk IDE, RAID IDE, dan SCSI, dimana mungkin kita harus kembali lagi pada penggunaan

Lebih terperinci

Contoh yang digunakan untuk membuat tulisan ini adalah pemasangan OS Mandriva Linux Free yang berasal dari majalah Info Linux.

Contoh yang digunakan untuk membuat tulisan ini adalah pemasangan OS Mandriva Linux Free yang berasal dari majalah Info Linux. PROSES INSTALL MANDRIVA LINUX Untuk memasang Mandriva Linux pada komputer, terlebih dahulu harus memperhatikan urutan booting konfigurasi yang terdapat pada BIOS Configuration. Untuk masuk ke BIOS, dilakukan

Lebih terperinci

Instalasi Sistem Operasi ( OS )

Instalasi Sistem Operasi ( OS ) Instalasi OS ( System Operasi) Setelah selesai merakit PC maka langkah selanjutnya adalah instalasi Sistem Operasi atau OS. Yang harus diperhatikan dalam menginstal / menginstal ulang windows xp : 1. Siapkan

Lebih terperinci

Meresize dan Memartisi Harddisk dengan Menggunakan GParted (Gnome Partition Editor)

Meresize dan Memartisi Harddisk dengan Menggunakan GParted (Gnome Partition Editor) Meresize dan Memartisi Harddisk dengan Menggunakan GParted (Gnome Partition Editor) Peringatan: Sebelum anda menerapkan apa yang diajarkan didalam artikel ini, diharapkan terlebih dahulu anda membackup

Lebih terperinci

MODUL 2 INSTALLASI DAN PENGENALAN OS UBUNTU (LINUX)

MODUL 2 INSTALLASI DAN PENGENALAN OS UBUNTU (LINUX) MODUL 2 INSTALLASI DAN PENGENALAN OS UBUNTU (LINUX) I. TUJUAN 1. Praktikan dapat melakukan instalasi operating system (OS) Linux. 2. Praktikan dapat mengetahui bagaimana caranya mempartisi harddisk dan

Lebih terperinci

Panduan Setting Hardisk RAID 5

Panduan Setting Hardisk RAID 5 Panduan Setting Hardisk RAID 5 A. HardDisk SERVER E-KTP KABUPATEN / KOTA Perangkat server e-ktp Kab / Kota memiliki 8 unit harddisk terpasang dan dengan mempertimbangkan untuk menampung kapasitas data

Lebih terperinci

MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET. MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU 10.04 LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET Penulis : NUR FIRSTIAWAN Supported by : Pendahuluan Materi yang akan

Lebih terperinci

Install Ubuntu 8.10 Desktop Edition

Install Ubuntu 8.10 Desktop Edition Install Ubuntu 8.10 Desktop Edition Oleh Victor Feb. 28, 2009 How To, Software, Tutorial Melanjutkan artikel sebelumnya, Mengenal Ubuntu 8.10, sekarang saya akan menjelaskan sedikit langkah-langkah instalasi

Lebih terperinci

Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1

Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1 Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1 DEPAN PETA KEDUDUKAN KOMPETENSI Dasar Kejuruan Level I ( Kelas X ) Level II ( Kelas XI ) Level III ( Kelas XII ) Merakit

Lebih terperinci

INSTALASI SlemanOS 2.01. Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman repo.slemankab.go.id

INSTALASI SlemanOS 2.01. Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman repo.slemankab.go.id INSTALASI SlemanOS 2.01 Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman Langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pemasangan atau instalasi distro SlemanOS-2.01 adalah sebagai berikut : 1. Masukkan DVD instalasi

Lebih terperinci

MENGINSTAL BACKTRACK DI VIRTUALBOX WIN7

MENGINSTAL BACKTRACK DI VIRTUALBOX WIN7 MENGINSTAL BACKTRACK DI VIRTUALBOX WIN7 Kadangkala, ada suatu program tertentu yang ingin kita jalankan namun terkendala dengan kompatibiltas Operating System (OS). Misalnya ada aplikasi yang kita tahu

Lebih terperinci

Virtual Machine (VMware Workstation)

Virtual Machine (VMware Workstation) Virtual Machine (VMware Workstation) Abdul Mukti Abdul.mukti45@ymail.com :: http://mukti666.wordpress.com Abstrak Vmware virtual merupakan perangkat lunak yang dapat mensimulasikan PC baru. Perangkat keras

Lebih terperinci

Pertama, Anda perlu booting komputer Anda menggunakan media instalasi Windows 8 berupa CD atau DVD

Pertama, Anda perlu booting komputer Anda menggunakan media instalasi Windows 8 berupa CD atau DVD Langkah langkah Cara menginstall windows 8 Pertama, Anda perlu booting komputer Anda menggunakan media instalasi Windows 8 berupa CD atau DVD Windows 8 membutuhkan waktu beberapa saat untuk memuat file

Lebih terperinci

Boediardjo

Boediardjo Mudahnya Menginstall Windows XP Profesional Boediardjo djo.satriani@gmail.com http://boediardjo.wordpress.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

Modul Praktikum Instalasi Sistem Operasi

Modul Praktikum Instalasi Sistem Operasi 2011 Modul Praktikum Instalasi Sistem Operasi Mengguanakan Mesin Virtual Produktif 2 Teknologi mesin virtual atau virtualisasi merupakan suatu rekayasa sistem operasi, yang dapat menjalankan 2 sistem operasi

Lebih terperinci

Panduan Langkah demi Langkah Peningkatan Windows 8 RAHASIA 1/53

Panduan Langkah demi Langkah Peningkatan Windows 8 RAHASIA 1/53 Panduan Langkah demi Langkah Peningkatan Windows 8 RAHASIA 1/53 Isi 1. Mulai Meningkatkan 1. Proses Setup Windows 8 2. Persyaratan Sistem 3. Persiapan 2. Opsi 3. 4. 5. Bersih 6. 1. Personalisasi 2. Nirkabel

Lebih terperinci

LANGKAH-LANGKAH INSTALASI WINDOWS XP :

LANGKAH-LANGKAH INSTALASI WINDOWS XP : LANGKAH-LANGKAH INSTALASI WINDOWS XP : 1. Siapkan CD Windows XP 2. Nyalakan komputer 3. Masuk ke dalam BIOS dengan cara menekan tombol DELETE atau F2 pada keyboard. 4. Setting booting pada BIOS di PC dengan

Lebih terperinci

Pengantar Hardware: Konfigurasi BIOS. Hanif Fakhrurroja, MT

Pengantar Hardware: Konfigurasi BIOS. Hanif Fakhrurroja, MT Pengantar Hardware: Konfigurasi BIOS Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2012 Hanif Fakhrurroja @hanifoza hanifoza@gmail.com Pendahuluan BIOS (Basic Input Output System) merupakan sebuah program atau

Lebih terperinci

Cara Instalasi Windows Seven

Cara Instalasi Windows Seven Tutorial Cara Instalasi Windows Seven (Untuk Pemula) Oleh Fendi Alfi Fauzi Tutorial ini bebas dibaca dan disebarluaskan kepada siapapun dengan tujuan menyebarkan ilmu pengetahuan. Tidak ada hak cipta dalam

Lebih terperinci

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9 Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9 1 1. Kegiatan Belajar 2: Memahami Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9 1) Pendahuluan Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi jaringan Redhat

Lebih terperinci

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu.

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu. TUGAS AOK BAB OS 1. Windows Server 2008 Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut

Lebih terperinci

BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0

BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0 BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0 Josua M Sinambela @ 2003 Konfigurasi komputer yang dibutuhkan : Processor Pentium / Kompatibel Minimal 233 MHz (rekomendasi) CDROM Drive Memori minimal 32 MB,

Lebih terperinci

Instalasi IGOS Nusantara

Instalasi IGOS Nusantara Instalasi IGOS Nusantara MODUL 1 Tujuan: Setelah mengikuti modul ini, peserta diharapkan mampu: Menyiapkan hardware dan software untuk instalasi salah satu distro Linux. Menginstalasi distro IGOS Nusantara.

Lebih terperinci

INSTALASI LINUX SuSE 9.1

INSTALASI LINUX SuSE 9.1 INSTALASI LINUX SuSE 9.1 Dalam Instalasi server ini penulis menggunakan Operating System Linux S.u.S.E versi 9.1. Semua instalasi yang dilakukan disini melalui media CD-ROM bukan dari Floppy Disk. Persiapan

Lebih terperinci

d. Pilih partisi atau hard disk untuk menginstall windows Xp. setelah itu tekan enter untuk melanjutkan, tekan tombol C untuk membuat partisi baru

d. Pilih partisi atau hard disk untuk menginstall windows Xp. setelah itu tekan enter untuk melanjutkan, tekan tombol C untuk membuat partisi baru 1. Tuliskan langkah langkah install windows xp Jawaban: a. Masukkan DVD instalasi windows XP ke DVD-ROM Drive atau masukkan USB Flash Drive ke USB Port. Ketika sistem menyala lihat pesan Press any key

Lebih terperinci

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS I. Tahapan Install ClearOS Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS menggunakan CD Drive. h. Memilih tipe instalasi b. Masukkan CD Installer

Lebih terperinci

4. Custom Setup. Klik Next. epentengker Page 1. kekeseen.wordpress.com

4. Custom Setup. Klik Next. epentengker Page 1. kekeseen.wordpress.com Virtual Box adalah software yang bisaa digunakan untuk melakukan ujicoba terhadap suatu Sistem Operasi sebelum akhirnya diinstall pada PC sesungguhnya. Dengan kata lain, Virtual Box adalah merupakan sebuah

Lebih terperinci

MODUL I : INSTALASI DAN KONFIGURASI S/W DAN H/W MULTIMEDIA

MODUL I : INSTALASI DAN KONFIGURASI S/W DAN H/W MULTIMEDIA MODUL I : INSTALASI DAN KONFIGURASI S/W DAN H/W MULTIMEDIA TUJUAN 1. Mampu menginstalasi dan mengkonfigurasi perangkat keras dan lunak Multimedia 2. Mampu mengggunakan perangkat tersebut sesuai dengan

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM DASAR KOMPUTER

MODUL PRAKTIKUM DASAR KOMPUTER MODUL PRAKTIKUM DASAR KOMPUTER DOSEN PENGAMPU Agus Priyanto, S.Kom., M.Kom Dwi Januarita Ardianing Kusuma, ST LABORATORIUM KOMPUTER ST3 TELKOM PURWOKERTO JL. DI. PANJAITAN 128 PURWOKERTO 2015 1 MODUL I

Lebih terperinci

Instalasi BackTrack. 2. Siapkan CD atau USB installer BackTrack dan atur komputer Anda agar dapat melakukan booting dari CD atau USB.

Instalasi BackTrack. 2. Siapkan CD atau USB installer BackTrack dan atur komputer Anda agar dapat melakukan booting dari CD atau USB. Instalasi BackTrack Proses instalasi BackTrack cukup mudah, hampir sama dengan instalasi OS Linux lainnya. Yang harus diperhatikan, bahwa jenis format harddisk untuk Linux berbeda dengan Windows. Kalau

Lebih terperinci

INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN

INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN Versi dari Linux Debian saat ini telah mencapai etch, yaitu terdapat beberapa perbaikan signifikan terhadap dukungan ke perangkat keras terbaru, hingga disertai pula dengan aplikasi-aplikasi yang dari

Lebih terperinci

Panduan Installasi Fedora 16 (Verne)

Panduan Installasi Fedora 16 (Verne) Fedora 16 Panduan Installasi Fedora 16 (Verne) Theliberty Catatan Berbisik Gambar 1: Grub2 Install or upgrade Fedora Pilihan untuk melakukan instalasi Fedora ataupun mengupgradenya. Troubleshooting Berisi

Lebih terperinci

Kharis Sutarno

Kharis Sutarno Backup dan Restore Windows dengan Norton Ghost Kharis Sutarno mamas86@yahoo.co.id http://rimbobujang.co.cc Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

BACK UP DAN RECOVERY Dell Backup dan Recovery. Kelompok 1 : Aam Hermawan Cecep Dicky P. Enung Nurhayati Fitty Azkia F. Gita Rebianti M.

BACK UP DAN RECOVERY Dell Backup dan Recovery. Kelompok 1 : Aam Hermawan Cecep Dicky P. Enung Nurhayati Fitty Azkia F. Gita Rebianti M. BACK UP DAN RECOVERY Dell Backup dan Recovery Kelompok 1 : Aam Hermawan Cecep Dicky P. Enung Nurhayati Fitty Azkia F. Gita Rebianti M. Mugi BAB I Dell Backup dan Recovery PENGERTIAN Dell Backup dan Recovery

Lebih terperinci

Recover My Files Data Recovery - 6 langkah praktis & mudah - Mengembalikan File yang Hilang

Recover My Files Data Recovery - 6 langkah praktis & mudah - Mengembalikan File yang Hilang Recover My Files Data Recovery - 6 langkah praktis & mudah - Mengembalikan File yang Hilang Sangat disayangkan bila secara tidak sengaja, file-file penting terhapus oleh Anda. Beberapa file penting sering

Lebih terperinci

Cara Menginstall Operating System Windows 8 Menggunakan Software Virtualbox

Cara Menginstall Operating System Windows 8 Menggunakan Software Virtualbox Cara Menginstall Operating System Windows 8 Menggunakan Software Virtualbox Nama Penulis rhezaadip@gmail.com http://rhezaadip.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan,

Lebih terperinci

Agus Setiawan. 1. Persiapan Instalasi

Agus Setiawan. 1. Persiapan Instalasi Triple Boot OpenSolaris, Windows XP, Xubuntu Agus Setiawan august.kerenz@gmail.com http://www.agussetiawan.net Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

Instalasi Linux Redhat 7.0

Instalasi Linux Redhat 7.0 Praktikum 2 Instalasi Linux Redhat 7.0 A. T U J U A N 1. Mampu melakukan instalasi system operasi Linux Redhat 7.0 2. Mampu melakukan setting konfigurasi hardware dan system komputer 3. Mengetahui cara

Lebih terperinci

Lankah langkah install windows 98

Lankah langkah install windows 98 Lankah langkah install windows 98 Microsoft Windows 98 SE - CD Install on Blank Hard Drive PENDAHULUAN Apa yang Anda akan membutuhkan untuk melakukan langkah-langkah ini adalah 1.A Windows 98 CD 2.A Komputer

Lebih terperinci

Penggunaan Notebook GIGABYTE Untuk Pertama Kalinya

Penggunaan Notebook GIGABYTE Untuk Pertama Kalinya Selamat atas pembelian Notebook GIGABYTE anda. Panduan ini akan membantu anda bagaimana memulai dan menyiapkan notebook Anda. Konfigurasi produk tergantung pada model pembelian Anda. GIGABYTE berhak untuk

Lebih terperinci

Menggunakan GIGABYTE Slate PC Pertama Kalinya

Menggunakan GIGABYTE Slate PC Pertama Kalinya Selamat atas pembelian GIGABYTE Slate PC! Pedoman ini akan membantu anda untuk memulai dan menyiapkan pengaturan pada notebook anda. Segala spesifikasi dan konfigurasi produk tergantung pada saat pembeliannya.

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS komputer/ laptop/ netbook anda. 2. Pastikan Harddisk dan DVD-ROM sudah terdeteksi

Lebih terperinci

Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com

Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com Instalasi Windows XP pada VM VirtualBox Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

CentOS Linux Installation for Dummies

CentOS Linux Installation for Dummies CentOS Linux Installation for Dummies Tedy Tirtawidjaja 13 Oktober 2007 Artikel ini mencontohkan bagaimana cara menginstal CentOS Linux. 2 Pengenalan Linux Linux(lebih tepat disebut GNU/LINUX) adalah sebuah

Lebih terperinci

PENGENALAN KOMPUTER. a. System Tweeking. b. Mengamankan sistem dari virus. c. Recovery system

PENGENALAN KOMPUTER. a. System Tweeking. b. Mengamankan sistem dari virus. c. Recovery system PENGENALAN KOMPUTER Penggunaan perangkat komputer senantiasa tidak lepas dari masalah instalasi program, penambahan dan pengurangan hardware maupun software, kemungkinan terjadinya kerusakan, dan sebagainya.

Lebih terperinci

Pra-Instalasi dan Instalasi Distro Ubuntu

Pra-Instalasi dan Instalasi Distro Ubuntu Pra-Instalasi dan Instalasi Distro Ubuntu BAB 3 Pada bab ini akan mempelajari tentang : - Persiapan instalasi Linux Ubuntu - Single atau Dual Boot? - WUBI (Windows-based UBuntu Installer) - Instalasi Permanen

Lebih terperinci

Penggunaan Notebook GIGABYTE Untuk Pertama Kalinya

Penggunaan Notebook GIGABYTE Untuk Pertama Kalinya Selamat atas pembelian Notebook GIGABYTE anda. Panduan ini akan membantu anda bagaimana memulai menyiapkan notebook Anda. Konfigurasi produk akhir tergantung pada model pembelian Anda. GIGABYTE berhak

Lebih terperinci

Membuat Custom CD/DVD Instalasi Windows XP

Membuat Custom CD/DVD Instalasi Windows XP Membuat Custom CD/DVD Instalasi Windows XP Di Tulis kembali oleh Turmudi dari tulisan Gus Adit pada 18 February 2010 Setelah beberapa hari ini Dunia Komputer membahas tentang jaringan, saya selingi dulu

Lebih terperinci

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM PENGANTAR TEKNOLOGI DAN INFORMASI MODUL 1 INSTALASI DAN PENGENALAN OS. MICROSOFT WINDOWS

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM PENGANTAR TEKNOLOGI DAN INFORMASI MODUL 1 INSTALASI DAN PENGENALAN OS. MICROSOFT WINDOWS LAPORAN RESMI PRAKTIKUM PENGANTAR TEKNOLOGI DAN INFORMASI MODUL 1 INSTALASI DAN PENGENALAN OS. MICROSOFT WINDOWS Disusun Oleh : TGL PRAKTIKUM : 24 SEPTEMBER 2013 NAMA : MUJIBUR ROHMAN NRP : 130411100036

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS anda 2. Pastikan Harddisk dan CD-ROM sudah terdeteksi 3. Rubah urutan booting

Lebih terperinci

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6 PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6 Panduan Instalasi Linux Fedora Core 6 Langkah-langkah Instalasi (Instalasi dari DVD-ROM) Ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumber, antara lain DVD-ROM, harddisk

Lebih terperinci

Konfigurasi Server ipat

Konfigurasi Server ipat Konfigurasi Server ipat Konfigurasi Server ipat tidak terlalu sulit, bahkan cenderung sangat mudah sekali. Proses konfigurasi menggunakan interface Web sehingga cukup friendly bagi merekayang terbiasa

Lebih terperinci

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W Instalasi Debian 7 Oleh: Rizky Agung W Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas

Lebih terperinci

Sebelum melakukan instalasi Linux Ubuntu, kita lakukan instalasi VM VirtualBox dahulu. Berikut langkah langkahnya :

Sebelum melakukan instalasi Linux Ubuntu, kita lakukan instalasi VM VirtualBox dahulu. Berikut langkah langkahnya : Instalasi Linux Ubuntu pada VM VirtualBox Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem. a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem. a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 1) Peserta diklat mampu mengenal BIOS dalam setiap PC. 2) Peserta diklat mampu mengoperasikan BIOS untuk mengaktifkan

Lebih terperinci

Menggunakan GIGABYTE Slate PC Pertama Kalinya

Menggunakan GIGABYTE Slate PC Pertama Kalinya Selamat atas pembelian GIGABYTE Slate PC! Pedoman ini akan membantu anda untuk memulai dan menyiapkan pengaturan pada notebook anda. Segala spesifikasi dan konfigurasi produk tergantung pada saat pembeliannya.

Lebih terperinci

INSTALASI LINUX BLANKON 7 DI VIRTUALBOX

INSTALASI LINUX BLANKON 7 DI VIRTUALBOX INSTALASI LINUX BLANKON 7 DI VIRTUALBOX R.Muhammad Arifin deadadder666@gmail.com http://opensource12@blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text

Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text Pendahuluan Persiapkan semua kebutuhan yang akan digunakan untuk proses instalasi. Semua master SuSE Linux versi 10.1 harus sudah berada di hadapan Anda. Paket SuSE

Lebih terperinci

Modul Teori/ Lab DRIVE & FOLDER MANAGEMENT Waktu : 2 x 1jam DRIVE

Modul Teori/ Lab DRIVE & FOLDER MANAGEMENT Waktu : 2 x 1jam DRIVE DRIVE Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix. Unix sendiri merupakan sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh AT&T Bell Labs pada tahun 1960 dan 1970-an. Linux merupakan turunan dari Unix dengan

Lebih terperinci

SHARING DATA, PRINTER, DAN INTERNET PADA WINDOWS 7 (SEVEN)

SHARING DATA, PRINTER, DAN INTERNET PADA WINDOWS 7 (SEVEN) SHARING DATA, PRINTER, DAN INTERNET PADA WINDOWS 7 (SEVEN) Mungkin tulisan ini terlalu jadul terutama bagi teman-teman di SMK Teknik Informatika dan Komputer. Tapi menurut saya gak salah jika saya sharing

Lebih terperinci

BAB 4 MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer

BAB 4 MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer BAB 4 MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer Sistem operasi (operating,sistem) adalah perangkat lunak (software) yang mengatur dan mengendalikan

Lebih terperinci

MICROSOFT WINDOWS 1.1. Pengenalan Windows 1.2. Memulai Windows Xp Profesional

MICROSOFT WINDOWS 1.1. Pengenalan Windows 1.2. Memulai Windows Xp Profesional MICROSOFT WINDOWS 1.1. Pengenalan Windows Windows adalah salah satu software sistem operasi yang dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft Inc. Microsoft Windows adalah software sistem informasi yang paling

Lebih terperinci

CD No Detect. Cara Mengatasi CD / DVD Tidak Terbaca

CD No Detect. Cara Mengatasi CD / DVD Tidak Terbaca Cara Mengatasi CD / DVD Tidak Terbaca CD No Detect hal - hal tersebut bisa dikarenakan karena ketidak waspadaan anda dalam Menjalankan Sistem Operasi Maupun dalam Menjaga Hardware. Maka dari itu ini Dia

Lebih terperinci

Kebutuhan Sistem. Cara Mendapatkan BlankOn. Endi Dwi Kristianto endidwikristianto@engineer.com http://endidwikristianto.blogspot.com.

Kebutuhan Sistem. Cara Mendapatkan BlankOn. Endi Dwi Kristianto endidwikristianto@engineer.com http://endidwikristianto.blogspot.com. Instalasi Linux BlankOn 7 Pattimura Endi Dwi Kristianto endidwikristianto@engineer.com http://endidwikristianto.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi

Lebih terperinci

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX Pada kali ini kita akan membahas cara menginstall Debian 6 berbasis Text atau CLI (Command Line Interface) pada VirtualBox. Jika anda

Lebih terperinci

USER MANUAL. TREND MICRO Internet Security Pro. Install Trend Micro Internet Security Pro. By: PT. Amandjaja Multifortuna Perkasa

USER MANUAL. TREND MICRO Internet Security Pro. Install Trend Micro Internet Security Pro. By: PT. Amandjaja Multifortuna Perkasa USER MANUAL Install Trend Security Pro TREND MICRO Internet Security Pro By: PT. Amandjaja Multifortuna Perkasa Daftar Isi 1. Persyaratan Perangkat Komputer. 2. Sebelum Memulai Instalasi 3. Install Trend

Lebih terperinci

MENGINSTAL SISTEM OPERASI JARINGAN BERBASIS GUI

MENGINSTAL SISTEM OPERASI JARINGAN BERBASIS GUI Nama : Kelas : Absen : UNTUK KALANGAN SENDIRI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN MENGINSTAL SISTEM OPERASI JARINGAN BERBASIS GUI Disusun Oleh : MUKHLAS NUR IMAN, S.Kom.

Lebih terperinci

Fungsi Library EX-word TextLoader

Fungsi Library EX-word TextLoader EW-ID2000 Kamus Elektronik EX-word Fungsi Library EX-word TextLoader Pedoman Pemakaian Pendahuluan Pedoman Pemakaian ini menjelaskan cara menggunakan software EX-word TextLoader dan fungsi Library Kamus

Lebih terperinci

Instalasi OS. Adapun. (Windows XP) 2. Siapkan CD. belum. boot from. CD" di. partisi harddisk di. harddisk Anda. mengatur

Instalasi OS. Adapun. (Windows XP) 2. Siapkan CD. belum. boot from. CD di. partisi harddisk di. harddisk Anda. mengatur Teknisi Komputer Profesional Komputer 1 Th Instalasi OS (Operating System) (Windows XP) Windows XP adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada umumnya. cara menginstal Windows XP dapat Anda

Lebih terperinci

Cara Menambahkan Kapasitas Memory Internal dan RAM di Android

Cara Menambahkan Kapasitas Memory Internal dan RAM di Android Cara Menambahkan Kapasitas Memory Internal dan RAM di Android Muhammad Arba Adandi arba@r aha rja.info Abstrak Android (sistem operasi) OS Android Merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk

Lebih terperinci

Septina Budi Kurniawati

Septina Budi Kurniawati Install Windows8 on VirtualBox 4.2.6 Septina Budi Kurniawati septinabeqa@gmail.com http://septinabeqa.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. sebagai tugas dari mata kuliah Bahasa Indonesia dengan judul Troubleshooting Komputer.

KATA PENGANTAR. sebagai tugas dari mata kuliah Bahasa Indonesia dengan judul Troubleshooting Komputer. KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-nya sehingga penyusunan makalah ini dapat diselesaikan. Makalah ini saya susun sebagai tugas dari

Lebih terperinci

Nelson Butar Butar website : ditulis pada tanggal pkl Wib di kos-kosan, Jaksel.

Nelson Butar Butar website :  ditulis pada tanggal pkl Wib di kos-kosan, Jaksel. Tutorial Tips & Trik Windows Backup Data USB Flash Disk Not Accessible Nelson Butar Butar website : www.anukita.net nelson1987man@yahoo.com ditulis pada tanggal 29-09-2012 pkl. 01.50 Wib di kos-kosan,

Lebih terperinci

SOAL LATIHAN PERAKITAN KOMPUTER

SOAL LATIHAN PERAKITAN KOMPUTER SOAL LATIHAN PERAKITAN KOMPUTER 1. Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer yang terangkai disebut... a. Keyboard b. Casing c. Motherboard d. Socket Prosesor e. Peripheral 2.

Lebih terperinci

Instalasi Ubuntu 9.10 Dalam VirtualBox Bagian 1: Mengawali Project

Instalasi Ubuntu 9.10 Dalam VirtualBox Bagian 1: Mengawali Project Instalasi Ubuntu 9.10 Dalam VirtualBox Bagian 1: Mengawali Project Arsyan Andregate arsyanzone.178@gmail.com http://andregatemedia.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat

Lebih terperinci

SOAL UTS TIK KELAS VII

SOAL UTS TIK KELAS VII PILIHLAH JAWABAN DI BAWAH INI YANG PALING TEPAT! 1. Pada alat-alat berikut ini yang tidak termasuk teknologi informasi dan komunikasi adalah... a. televisi b. telepon c. mesin cuci d. komputer 2. Langkah-langkah

Lebih terperinci

Raihana Rahma Fadhilah

Raihana Rahma Fadhilah Pengenalan Debian dan Cara Install-nya Raihana Rahma Fadhilah rey_venusgirl@yahoo.co.id http://raihanarahma.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi

Lebih terperinci

VirtualBox adalah aplikasi virtualisasi untuk komputer x86 atau x64 Berfungsi sebagai aplikasi virtual machine pengganti fisik dari PC

VirtualBox adalah aplikasi virtualisasi untuk komputer x86 atau x64 Berfungsi sebagai aplikasi virtual machine pengganti fisik dari PC Victor Tengker VirtualBox adalah aplikasi virtualisasi untuk komputer x86 atau x64 Berfungsi sebagai aplikasi virtual machine pengganti fisik dari PC 2 Spesifikasi PC Host untuk menjalankan VirtualBox

Lebih terperinci

Budi Permana, S.Kom Pendahuluan. Lisensi Dokumen:

Budi Permana, S.Kom Pendahuluan. Lisensi Dokumen: Step by step Install Windows 8 Budi Permana, S.Kom nobiasta@gmail.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial

Lebih terperinci

Cara RESET Password BIOS pada Komputer

Cara RESET Password BIOS pada Komputer Cara RESET Password BIOS pada Komputer Service Komputer Jakarta November 7, 2014 By IT Support jakarta BIOS atau Basic Input Output System merupakan program yang mengatur dan mengkonfigurasikan system

Lebih terperinci

Panduan Computer Setup (F10) Utility - Model dx7500 HP Compaq Business PC

Panduan Computer Setup (F10) Utility - Model dx7500 HP Compaq Business PC Panduan Computer Setup (F10) Utility - Model dx7500 HP Compaq Business PC Copyright 2008 Hewlett-Packard Development Company, L.P. Informasi yang terdapat dalam dokumen ini dapat berubah tanpa pemberitahuan

Lebih terperinci

VIRTUALISASI MIKROTIK ROUTEROS MENGGUNAKAN VIRTUALBOX

VIRTUALISASI MIKROTIK ROUTEROS MENGGUNAKAN VIRTUALBOX VIRTUALISASI MIKROTIK ROUTEROS MENGGUNAKAN VIRTUALBOX VirtualBox merupakan aplikasi virtualisasi yang bersifat cross-platform. Melalui virtualisasi dijalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan (Sumber:

Lebih terperinci

1. Tempat untuk menyimpan file yang ada di hardisk disebut : 2. (Benar atau Salah ). Folder bisa dipindah ke folder yang lain.

1. Tempat untuk menyimpan file yang ada di hardisk disebut : 2. (Benar atau Salah ). Folder bisa dipindah ke folder yang lain. A. CEK KEMAMPUAN Bab I. Pendahuluan Apabila anda dapat menjawab seluruh soal dibawah ini, anda disilakan untuk langsung mengambil Unit Kompetensi SWR.OPR.200.(1).A Mengoperasikan sistem operasi A. Soal

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. a. Spesifikasi piranti keras pada local server: Processor : Intel Pentium IV 1.8 Ghz

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. a. Spesifikasi piranti keras pada local server: Processor : Intel Pentium IV 1.8 Ghz BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi yang Diperlukan 4.1.1 Spesifikasi Piranti Keras Berikut merupakan spesifikasi piranti keras yang digunakan pada saat melakukan pengujian e-book reader berbasis

Lebih terperinci

[Pocket Book] User Guide Slax Linux. visit :

[Pocket Book] User Guide Slax Linux. visit : [Pocket Book] User Guide Slax Linux Author Chief on : Resa Cr : www.marisharingilmu.wordpress.com Lisensi Dokumen Ebook ini dapat anda copy, print, dan dibagikan secara gratis Distro Linux memang sangat

Lebih terperinci