LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI"

Transkripsi

1 ii PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH II BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI JUDUL AKTUALISASI OPTIMASI PENGELOLAAN DATA PEKERJAAN FISIK BERBASIS GOOGLE EARTH DI PPK SUNGAI DAN PANTAI II DISUSUN OLEH : NAMA : SYAHRIZAL MUFRODI, ST. NIP : FORMASI JAFUNG : TEKNIK PENGAIRAN UNIT ORGANISASI : BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI CILIWUNG-CISADANE BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT TAHUN 2019

2 ii PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH II BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI OPTIMASI PENGELOLAAN DATA PEKERJAAN FISIK BERBASIS GOOGLE EARTH DI PPK SUNGAI DAN PANTAI II Disusun oleh : SYAHRIZAL MUFRODI TEKNIK PENGAIRAN BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI CILIWUNG-CISADANE DISEMINARKAN PADA : HARI : JUMAT TANGGAL : 27 SEPTEMBER 2019 MENTOR COACH PENYELENGGARA BALAI DIKLAT PUPR WIL. V YOGYAKARTA Juniferanne N. Brahmana., S.Psi, M.Sc. NIP Dr. Ir. Dharma Nursani, M. Sc NIP Anwar, S.T., M.T. NIP KEPALA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT Ir. Moeh. Adam, M.M. NIP

3 i KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan segala rahmat dan karunia-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar bagi CPNS Golongan III Angkatan II, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2019 ini. Adapun judul dari laporan rancangan aktualisasi ini adalah Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II. Laporan rancangan aktualisasi ini dibuat sebagai pemenuhan tugas dalam rangkaian kegiatan pelatihan CPNS. Penulisan laporan ini tidak lepas dari bantuan dan masukan dari semua pihak. Penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Juniferanne Natalina Brahmana, S.Psi, M.Sc selaku Mentor yang telah memberikan bimbingan dan saran terkait kegiatan rancangan aktualisasi penulis 2. Nurul Hamid, S.T. selaku Pendamping Mentor yang telah memberikan masukan dan saran terkait kegiatan rancangan aktualisasi penulis 3. Dr. Ir. Dharma Nursani, M. Sc selaku Coach yang telah memberikan bimbingan dalam kegiatan rancangan aktualisasi penulis 4. Wahyu Triwidodo, S.T., M.Eng. selaku penguji yang telah berkenan menguji dalam seminar rancangan aktualisasi serta memberikan kritik dan saran yang membangun untuk laporan kegiatan rancangan aktualisasi ini. 5. Widyaiswara yang telah membimbing penulis selama Pelatihan Dasar CPNS Golongan III. 6. Panitia penyelenggara yang telah membantu selama proses kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III. 7. Teman-teman Pelatihan Dasar CPNS Golongan III untuk kebersamaan yang terjalin bersama selama masa kegiatan Pelatihan Dasar CPNS. Laporan rancangan aktualisasi ini masih terdapat banyak kekurangan, maka penulis sangat menerima masukan, saran dan kritik yang membangun untuk penyempurnaan laporan rancangan aktualisasi ini. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Jakarta, 27 September 2019 Syahrizal Mufrodi, ST.

4 i DAFTAR ISI ii i KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... v BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Maksud dan Tujuan Kegiatan Aktualisasi Ruang Lingkup Kegiatan... 2 BAB II GAMBARAN UNIT KERJA Deskripsi Organisasi Tugas dan Fungsi Organisasi Urutan Tugas Jabatan Peserta (SKP)... 5 BAB III DESKRIPSI RANCANGAN AKTUALISASI Penetapan Isu yang Diangkat Environmental Scanning Penentuan Isu Prioritas Pendalaman Isu Prioritas Dampak Isu Gagasan Pemecahan Isu Penyebab Isu Gagasan Solusi Rencana Usulan dan Langkah-Langkah Pemecahan Masalah Matrik Rancangan Aktualisasi Jadwal Pelaksanaan Rancangan Aktualisasi...14 BAB IV PELAKSANAAN AKTUALISASI Deskripsi Kegiatan Aktualisasi Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Merencana kan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth...18

5 i Sosialisasi mengenai hasil dan tata cara update data paket pekerjaan baru di Aplikasi Google Earth Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Proses Pelaksanaan Aktualisasi Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Merencana kan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth Sosialisasi mengenai hasil dan tata cara update data paket pekerjaan baru di Aplikasi Google Earth Analisa Dampak...46 BAB V PENUTUP Kesimpulan Saran...48 DAFTAR PUSTAKA iii i

6 iv iii DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Metode USG Dalam Penentuan Isu Utama... 7 Tabel 3.2 Matrik Rancangan Aktualisasi Tabel 3.3 Jadwal Pelaksanaan Tabel 4.1 Matriks Progres Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Tabel 4.2 Timeline Rancangan Aktualisasi dan Realisasi Aktualisasi Tabel 4.3 Klasifikasi Warna menurut Struktur yang Dibangun... 38

7 iv DAFTAR GAMBAR Gambar 2. 1 Struktur Organisasi BBWS Ciliwung-Cisadane... 5 Gambar 3. 1 Analisis 6 Why Method... 8 Gambar 4. 1 Kegiatan Asistensi dengan Mentor Gambar 4. 2 Kegiatan Asistensi dengan PPK dan Kepala SNVT PJSA Gambar 4. 3 Kegiatan Mengumpulkan Data Pekerjaan pada Direksi Pekerjaan Gambar 4. 4 Membuat Folder Utama pada Google Earth Gambar 4. 5 Memberi Identitas Folder Utama Gambar 4. 6 Membuat Sub Folder sesuai Tahun Anggaran Pekerjaan Gambar 4. 7 Membuat Folder sesuai dengan Nama Paket Pekerjaan Fisik Gambar 4. 8 Meng-input Data Paket Pekerjaan pada Kolom Deskripsi Gambar 4. 9 Tampilan Informasi Pekerjaan Fisik di Google Earth Gambar 4.10 Penginputan Koordinat Paket Pekerjaan Gambar 4.11 Digitasi Struktur Pekerjaan bersifat Memanjang pada Google Earth Gambar 4.12 Cara Meng-Input Foto pada Google Earth Gambar 4.13 Tampilan Foto Pekerjaan pada Google Earth Gambar 4.14 Menu Save pada Google Earth Gambar 4.15 Kegiatan Sosialisasi Hasil Kegiatan Sosialisasi... 45

8 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penggunaan teknologi informasi saat ini sangat penting bagi setiap aspek baik dalam pekerjaan, pendidikan, maupun dalam aspek sosial bermasyarakat. Teknologi informasi mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam setiap kegiatan sehingga hasil yang diperoleh optimal. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dimana hal ini sejalan dan sesuai dengan fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu sebagai pelayan publik yang tertuang dalam Undang-Undang Pasal 10 Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Keterampilan dalam penggunaan teknologi yang didukung dengan pengetahuan serta pendalaman terhadap peran ASN yaitu sebagai Pelaksana Kebijakan Publik, Pelayan Publik, serta Perekat dan Pemersatu Bangsa dalam NKRI akan memudahkan ASN dalam menjalankan dan melaksanakan setiap tugas dan perannya secara professional sebagai pelayan masyarakat. Berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) No. 21 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III menjelaskan tentang pedoman atau peraturan dalam Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil untuk membentuk PNS profesional yang berkarakter yaitu PNS yang karakternya dibentuk oleh sikap dan perilaku disiplin PNS, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan serta peran PNS dalam NKRI, serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara professional dan berintegritas sebagai pelayan masyarakat. Dalam mewujudkan tujuan pada peraturan tersebut, dibuatlah suatu rangkaian kegiatan berupa Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat guna membekali CPNS dalam menjalankan tugas jabatan Profesi PNS yang terdiri dari empat agenda utama. Agenda I yaitu Sikap dan Perilaku melalui kegiatan Bela Negara; Agenda II yaitu Nilai Nilai Dasar ASN, meliputi Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA); Agenda III yaitu Peran dan Kedudukan PNS dalam NKRI meliputi Manajemen ASN, Whole Of

9 2 Government (WoG), dan Pelayanan Publik; serta Agenda IV yaitu Habituasi yaitu kegiatan untuk mengimplementasikan hasil agenda-agenda sebelumnya pada unit organisasi. Agenda-agenda tersebut nantinya diharapkan dapat memenuhi tujuan utama dari peraturan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 agar terbentuknya suatu karakter dari CPNS yang jujur, berintegritas, bertanggungjawab, berkepribadian unggul, serta bermotivasi nasionalisme dan kebangsaan sehingga mampu menjadi membawa peran yang baik untuk masyarakat. Oleh karena itu, berdasarkan uraian di atas, dalam mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dan penanaman peran dan kedudukan PNS dibuatlah suatu kegiatan aktualisasi, yang mengangkat suatu isu permasalahan dalam unit kerja ASN contohnya pada salah satu unit kerja dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane untuk diterapkan rencana-rencana yang inovatif, efektif dan efisien dalam rangka pembangunan sarana / prasarana sungai yang nantinya outcome nya dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah Sungai Ciliwung- Cisadane. Dalam latar belakang ini yang akan dituangkan dalam bentuk rancangan aktualisasi dengan judul: Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II Maksud dan Tujuan Kegiatan Aktualisasi Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan aktualisasi ini, diantaranya : a. Sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan rangkaian kegiatan pelatihan dasar CPNS di Kementerian PUPR; b. Sebagai metode dalam mengimplementasikan nilai- nilai dasar serta peran dan kedudukan ASN melalui kegiatan habituasi yang mencakup Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA); c. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja pegawai dalam menyusun usulan pekerjaan melalui pemanfaatan teknologi informasi khususnya di PPK Sungai dan Pantai II Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Ruang Lingkup Kegiatan Pejabat Pembuat Komitmen Sungai dan Pantai II, Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane

10 3 BAB II GAMBARAN UNIT KERJA 2.1. Deskripsi Organisasi Wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane utamanya mencakup 15 sungai di DKI Jakarta dan sekitarnya dan merupakan kawasan rawan banjir dan genangan. Dari pemantauan yang dilakukan di lapangan, dapat diketahui bahwa beberapa sungai besar dari 15 sungai tersebut sudah tidak mampu menampung debit banjir 5 tahunan atau bahkan tahunan. Hal ini disebabkan karena kapasitas alir sungai yang sudah tidak optimal menampung debit banjir yang terjadi. Berkurangnya kapasitas tampung sungai diakibatkan karena banyak faktor, baik berupa faktor teknis yaitu sedimentasi atau pendangkalan yang terjadi pada sungai, maupun faktor non teknis yaitu adanya permukiman penduduk di bantaran sungai serta sampah yang masuk ke sungai. Tidak optimalnya kapasitas sungai ini menyebabkan beberapa kawasan selalu mengalami banjir dan genangan pada musim hujan dari skala prioritas yang ditentukan berdasarkan tingkat kerawanan banjir, frekuensi, durasi dan tinggi genangan yang sering terjadi dan dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta kompleksitas penanganan genangan, sehingga dapat ditentukan juga beberapa kawasan tertentu yang memerlukan penanganan masalah banjir dengan segera. Di hulu sungai, sejak awal indonesia merdeka terjadi alih fungsi lahan dari hutan menjadi vila, real estate, dan perkampungan sehingga kawasan puncak, bogor dan depok berubah menjadi kota. Sebagian situ lenyap berubah menjadi permukiman yang mengakibatkan air hujan tidak bisa tertampung dan meresap, melainkan langsung menjadi aliran permukaan yang masuk ke Kali, maka bangunan-bangunan vila, real estate, dan perkampungan perlu ditinjau kembali dan dikembalikan fungsinya seperti semula sehingga upaya pengendalian banjir dapat dilaksanakan secara optimum. Upaya penanggulangan banjir dan genangan di wilayah yang tercakup dalam DAS Ciliwung- Cisadane dilaksanakan secara terus menerus sebagai bagian usaha menciptakan wilayah yang nyaman dihuni dan dapat memberikan kesejahteraan bagi penghuninya Tugas dan Fungsi Organisasi Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane mempunyai tugas melaksanakan

11 4 pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi pernecanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian rusak air pada sungai, pantai, bendungan, danau, situ, embung, dan tampungan air lainnya, irigasi, rawa, tambak, air tanah, dan air baku serta pengelolaan drainasi utama perkotaan. Dalam melaksanakan tugas Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane menyelenggarakan fungsi, sebagai berikut: a. Penyusunan pola pengelolaan sumber daya air dan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai; b. Penyusunan program pengelolaan sumber daya air dan rencana kegiatan pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai; c. Pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan/penerapan pola pengelolaan sumber daya air dan rencana pengelolaan sumbe daya air; d. Penyusunan studi kelayakan dan perencanaan teknis/desain/pengembangan sumber daya air; e. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta penetapan pemenang selaku Unit Layanan Pengadaan (ULP); f. Penyelenggaraan system manajemen mutu dan system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) g. Pengelolaan sumber daya air yang meliputi konservasi sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai; h. Pengelolaan drainase utama perkotaan; i. Pengelolaan system hidrologi; j. Pengelolaan system informasi sumber daya air; k. Pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air pada wilayah sungai; l. Pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan sumber daya air yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota m. Penyusunan dan penyiapan rekomendasi teknis dalam pemberian izin penggunaan sumber daya air dan izin pengusahaan sumber daya air pada wilayah sungai; n. Fasilitasi kegiatan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air pada wilayah sungai; o. Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air; p. Pelaksanaan penyusunan laporan akuntansi keuangan dan akuntansi barang milik negara selaku Unit Akuntansi Wilayah;

12 5 q. Pelaksanaan pemungutan, penerimaan dan penggunaan biaya jasa pengelolaan sumber daya air (BJPSDA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; r. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai serta komunikasi publik; s. Penyusunan perjanjian kinerja dan laporan kinerja Balai; t. Menyelenggarakan pemantauan dan pengawasan penggunaan sumber daya air dan penyidikan tindak pidana bidang sumber daya air. Gambar 2.1 Struktur Organisasi BBWS Ciliwung-Cisadane Sumber : Peraturan Menteri PUPR Nomor 20/PRT/M/2016 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Di Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat 2.3. Urutan Tugas Jabatan Peserta (SKP) Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) merupakan unsur yang berhubungan dengan penilaian prestasi kinerja PNS. Sesuai dengan tugas yang diberikan kepada setiap CPNS Kementerian PUPR tahun anggaran 2018 maka disusunlah SKP sebagai Syarat kelulusan CPNS. Adapun uraian Kegiatan yang terdapat pada SKP, yaitu: a. Menyusun tugas mandiri selama orientasi; b. Mengikuti pelatihan dasar; c. Mengikuti pelatihan fungsional; d. Mengikuti pelatihan teknis; e. Mengikuti pelatihan penyusunan ilmiah dan pelaporan; f. Mengikuti pengenalan Kelitbangan; g. Mengikuti diklat Bela Negara; h. Mengisi Buku Lembar pencatan hasil kerja CPNS; i. Menyusun laporan selama mengikuti OJT; j. Mengikuti pelatihan manajemen konstruksi.

13 6 BAB III DESKRIPSI RANCANGAN AKTUALISASI 3.1. Penetapan Isu yang Diangkat Environmental Scanning Setelah melaksanakan pengamatan yang dilakukan selama melaksanakan On the Job Training (OJT) di PPK Sungai dan Pantai II, BBWS Ciliwung-Cisadane, didapat beberapa isu sebagai berikut: 1. Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II. 2. Belum adanya pengarsipan dokumen paket pekerjaan dalam bentuk hardcopy pada PPK Sungai dan Pantai II. 3. Belum adanya fasilitas yang memadai untuk melaksanakan kegiatan administrasi di PPK Sungai dan Pantai II. Isu-isu tersebut selanjutnya perlu dipilih isu yang paling prioritas dan menjadi masalah utama di PPK Sungai dan Pantai II, SNVT PJSA Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane menggunakan metode skoring kualitatif berdasarkan tugas dan fungsi PPK Sungai dan Pantai II Penentuan Isu Prioritas Dari isu yang telah dijabarkan dalam sub-bab sebelumnya, dapat dilakukan analisis dengan indikator Urgency, Seriousness, dan Growth (USG) untuk menentukan isu prioritas yang akan diutamakan. USG adalah salah satu alat untuk menyusun urutan prioritas isu yang harus diselesaikan. Caranya dengan menentukan tingkat urgensi, keseriusan, dan perkembangan isu dengan menentukan skala nilai 1 5. Isu yang memiliki total skor tertinggi merupakan isu prioritas. Pengertian urgency, seriousness, dan growth dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Urgency Seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas dikaitkan dengan waktu yang tersediaserta seberapa keras tekanan waktu tersebut untuk memecahkan masalah yang menyebabkan isu tadi. 2. Seriousness

14 7 Seberapa serius isu tersebut perlu dibahas dikaitkan dengan akibat yang timbul dengan penundaan pemecahan masalah yang menimbulkan isu tersebut atau akibat yang menimbulkan masalah- masalah lain kalau masalah penyebab isu tidak dipecahkan. Perlu dimengerti bahwa dalam keadaan yang sama, suatu masalah yang dapat menimbulkan masalah lain adalah lebih serius bila dibandingkan dengan suatu masalah lain yang berdiri sendiri. 3. Growth Seberapa kemungkinan-kemungkinannya isu tersebut menjadi berkembang dikaitkan kemungkinan masalah penyebab isu akan makin memburuk apabila dibiarkan. Pada Tabel 1 merupakan proses pemilihan isu utama, dipilih dari isu-isu yang didapat dari pengamatan lingkungan untuk diselesaikan dengan metode USG sebagai berikut: Tabel 3.1 Metode USG Dalam Penentuan Isu Utama No Isu Urgency Seriousness Growth Jumlah 1 2 Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II Belum adanya pengarsipan dokumen paket pekerjaan dalam bentuk hardcopy pada PPK Sungai dan Pantai II Belum adanya fasilitas yang memadai untuk melaksanakan kegiatan administrasi di PPK Sungai dan Pantai II Keterangan : penilaian berdasarkan skala 1-5 (5=sangat besar, 4=besar, 3=sedang, 2=kecil, 1=sangat kecil) Berdasarkan hasil analisa USG, ditentukan bahwa isu yang menjadi prioritas untuk direncanakan gagasan pemecahan isu dalam kegiatan aktualisai ini adalah Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II Pendalaman Isu Prioritas Isu yang diangkat adalah Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II. Salah satu fungsi dari SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air khususnya PPK Sungai dan Pantai adalah melakukan Penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai. Dalam

15 8 melaksanakan fungsi ini PPK Sungai dan Pantai II terkadang masih mengalami kendala karena kurangnya efisiensi dalam mengakses atau mencari data/ informasi paket pekerjaan yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya yang digunakan sebagai acuan penyusunan kegiatan pada tahun berikutnya. Hal ini diakibatkan kurang terstrukturnya keberadaan data atau informasi dan tidak adanya media yang mempermudah dalam menunjukkan lokasi dan ruang lingkup paket pekerjaan tersebut dilaksanakan Dampak Isu Adapun dampak isu yang ditimbulkan apabila isu tersebut tidak ditangani dengan baik adalah sebagai berikut : 1. Semakin bertambahnya pekerjaan makan dokumen pekerjaan akan juga menjadi lebih banyak sedangkan tempat untuk meletakkan berkas semakin berkurang. 2. Semakin banyak dokumen pekerjaan menyebabkan pencarian informasi paket-paket sebelumnya semakin sulit. 3. Apabila pengelolaan data dilakukan terlambat sedangkan pekerjaan semakin bertambah akan kemungkinan dokumen masih ada mengecil Gagasan Pemecahan Isu Penyebab Isu Setelah mengetahui isu yang akan ditindaklanjuti, maka diperlukan metode untuk mengetahui akar dari permasalahan tersebut. Terdapat beberapa metode untuk menganalisis pemecahan isu, salah satunya adalah dengan menggunakan metode 6 Why yaitu salah satu metode analisa yang paling sederhana dan mudah, tanpa perlu melakukan analisa statistik untuk mencari akar permasalahan dari suatu isu dengan mengeksplorasi semua potensi kesalahan ataupun masalah. Analisa 6 Why Method terhadap isu prioritas yang telah dipilih melalu teknik USG dapat dilihat pada Gambar 2 berikut: Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II Belum terstrukturnya pengelolaan data pekerjaan dan masih menggunakan cara biasa dengan mencari dokumen fisik untuk memperoleh data Belum adanya penggunaan media teknologi informasi dalam manajemen data paket pekerjaan yang efisien, dan efektif Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II Gambar 3.1 Analisis 6 Why Method WHY? WHY? SOLUSI

16 Gagasan Solusi Berdasarkan teknik pemilihan isu dengan Metode USG sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 3.1 dan analisa terhadap penyebab isu seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3.1, diketahui bahwa isu utama yang mendesak untuk segera dicarikan solusinya adalah Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II. Atas isu tersebut, muncul gagasan pemecahan isu yakni Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II Rencana Usulan dan Langkah- Langkah Pemecahan Masalah Gagasan pemecahan isu pada kegiatan aktualisasi ini adalah Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II, dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut : 1. Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG); 2. Mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis paket pekerjaan; 3. Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan; 4. Meng-input data setiap paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II di aplikasi Google Earth; 5. Mensosialisasikan hasil pemetaan mengenai informasi yang diperoleh dan metode dalam melakukan update paket pekerjaan baru Matrik Rancangan Aktualisasi

17 10 Tabel 3.2 Matrik Rancangan Aktualisasi Unit Kerja : PPK Sungai dan Pantai II, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Identifikasi Isu : Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II Belum adanya pengarsipan dokumen paket pekerjaan dalam bentuk hardcopy pada PPK Sungai dan Pantai II Belum adanya fasilitas yang memadai untuk melaksanakan kegiatan administrasi di PPK Sungai dan Pantai II Isu yang diangkat : Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II Gagasan Pemecahan Isu : Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Keterkaitan Substansi Kontribusi thd Visi- Penguatan Nilai Hasil Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi Daftar data/ 1. Menyusun jenis informasi Etika Publik; informasi yang yang Memberikan informasi diperlukan dalam dibutuhkan secara benar dan tidak pembuatan sistem dan tampilan menyesatkan informasi geografis dari pemetaan 1 Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG); 2. Mencari informasi ketersediaan data di PPK Sungai dan Pantai II 3. Membuat rancangan tampilan peta informasi geografis Informasi ketersediaan data Daftar rancangan legenda peta, jenis bangunan, dan foto 100% Akuntabilitas; Mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan Komitmen Mutu; Menyusun rancangan yang berisi informasi yang terstruktur & mudah dipahami Meningkatkan keterbukaan serta ketersediaan data dan informasi dalam pengelolaan SDA; khususnya bagi masyarakat yang dalam hal ini dalam hak untuk mendapatkan teknologi informasi publik khususnya tentang pengembangan Sungai 1. Integritas; Melaksanakan tugas dengan tanggung jawab, jujur, konsisten, dan sepenuh hati 2. Profesional; Meningkatkan dan memanfaatkan kompetensi yang dimiliki dan mengikuti perkembangan dunia teknologi dan diterapkan dalam

18 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Keterkaitan Substansi Kontribusi thd Visi- Penguatan Nilai Hasil Mata Pelatihan Misi Organisasi Organisasi kegiatan pelayanan publik 2 3 Mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongka n berdasarka n tahun pelaksanaan pekerjaan 1. Mengasistensikan dengan mentor terkait rencana awal 2. Mengasistensikan dengan Kepala Satker dan PPK terkait rencana awal 1. Menginventarisasi data paket pekerjaan sesuai arahan dari mentor 2. Mengklasifikasikan data berdasarkan tahun pelaksanaan paket pekerjaan Daftar revisi rencana informasi dan tampilan pemetaan Daftar revisi rencana informasi dan tampilan pemetaan Data informasi paket pekerjaan Sungai dan Pantai II Data Pekerjaan tersusun berdasarkan tahun pelaksanaan kontrak Akuntabilitas; Mencari informasi dan sumber yang sesuai, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan Etika Publik; Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan Komitmen Mutu; Menampilkan list informasi yang lengkap, mudah dipahami, dan berkualitas Etika Publik; Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan Akuntabilitas; Menampilkan informasi dan sumber yang sesuai, terpercaya, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan Orientasi Misi; Melaksanakan misi dengan dukungan administrasi yang diemban unit kerja untuk efektif dan efisiennya dalam mencapai tujuan 4. Visioner; Kegiatan untuk memudahkan pencapaian tujuan Direktorat Jenderal SDA dalam rangka memenuhi pelayanan publik bidang pembangunan infrastruktur 5. Etika-Akhlakul Karimah; Kegiatan pelayanan publik melalui penyediaan informasi bagi publik melatih kepekaan kepada lingkungan

19 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Keterkaitan Substansi Kontribusi thd Visi- Hasil Mata Pelatihan Misi Organisasi Data diverifikasi 3. Memverifikasi data oleh kepada pelaksana pelaksana teknik maupun PPK teknik PPK Sungai dan Pantai II Sungai dan Pantai II 12 Penguatan Nilai Organisasi sekitar serta penguatan nilai- nilai ideal 4 5 Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanaka n PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth Sosialisasi mengenai hasil dan tata cara 1. Menyiapkan datadata yang diperlukan dalam bentuk softcopy dalam aplikasi Microsoft Excel 2. Meng-input data paket pekerjaan pada aplikasi Google Earth dibuat dengan digitasi peta dalam setiap folder sesuai tahun kegiatan dilaksanakan 3. Mengasistensi kan hasil digitasi dengan mentor, co- mentor dan pegawai di PPK Sungai dan Pantai II 1. Mensosialisasikan hasil pengelolaan data Softcopy data pekerjaan fisik di PPK Sungai dan Pantai II dalam Ms. Excel Informasi pada Peta Geografis Paket Pekerjaan PPK Sungai dan Pantai II Notulen Dokumentasi kegiatan sosialisasi Komitmen Mutu; Menampilkan informasi yang lengkap, mudah dipahami, dan berkualitas Etika Publik; Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan Akuntabilitas; Menampilkan informasi dan sumber yang sesuai, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan Akuntabilitas; menyampaikan informasi dan sumber

20 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Keterkaitan Substansi Kontribusi thd Visi- Hasil Mata Pelatihan Misi Organisasi update data paket kepada Kepala SNVT pekerjaan baru di PJSA Aplikasi Google Earth yang sesuai, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan Komitmen Mutu; Menampilkan informasi yang lengkap, mudah dipahami, dan berkualitas 13 Penguatan Nilai Organisasi 2. Mensosialisasikan penggunaan aplikasi kepada seluruh pegawai di SNVT PJSA Dokumentasi kegiatan sosialisasi Etika Publik; Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik antar sesama pegawai dan kepada atasan

21 Jadwal Pelaksanaan Rancangan Aktualisasi Pelaksanaan kegiatan rancangan aktualisasi ini dilaksanakan selama 29 hari, dimulai pada tanggal 14 Agustus 2019 sampai dengan 23 September 2019, dengan jadwal pelaksanaan per kegiatan sebagai berikut : Tabel 2.3 Jadwal Pelaksanaan No Kegiatan Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan Jadwal Kegiatan Aktualisasi Agustus September Output Daftar data/ informasi yang dibutuhkan dan tampilan dari pemetaan Daftar revisi rencana informasi dan tampilan pemetaan Data informasi paket pekerjaan Sungai dan Pantai II yang telah terverifikasi 4 Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth Peta Informasi Geografis Paket Pekerjaan PPK Sungai dan Pantai II dalam aplikasi Google Earth 5 Mensosialisasikan dan pemutakhiran hasil pemetaan mengenai informasi yang diperoleh dan metode dalam melakukan update paket pekerjaan baru Dokumentasi kegiatan sosialisasi

22 15 BAB IV PELAKSANAAN AKTUALISASI 4.1. Deskripsi Kegiatan Aktualisasi Aktualisasi merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari pelatihan dasar CPNS yang bertujuan untuk memberikan wawasan tentang nilai-nilai dasar PNS (ANEKA), Fungsi dan Kedudukan PNS dalam NKRI, Whole of Government, Pelayanan Publik, dan Manajemen ASN. Setelah melaksanakan pelatihan dasar, CPNS wajib untuk menginternalisasi nilainilai yang sudah didapatkan serta mengaktualisasikannya di unit kerjanya masing-masing. Setelah itu, dari tiap-tiap kegiatan aktualisasi, dijelaskan tahap-tahap pelaksanaan, hasil dari aktualisasi, dan hambatan yang dialami selama melaksanakan kegiatan aktualisasi di unit kerjanya. Dari hal tersebut, dibuatlah report yang berbentuk karya tulis untuk nantinya diseminarkan. Judul yang diangkat dalam kegiatan aktualisasi ini adalah Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai dan Pantai II. Judul tersebut diharapkan mampu mengatasi isu yang terjadi pada PPK Sungai dan Pantai II SNVT PJSA yaitu Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II, terlihat dari belum adanya suatu pusat data yang mencakup seluruh informasi pekerjaan fisik yang telah dilaksanakan di PPK Sungai dan Pantai II. Kegiatan aktualisasi ini dilakukan dalam 30 hari kerja, kegiatan ini dilakukan di PPK Sungai dan Pantai II SNVT PJSA BBWS Ciliwung-Cisadane. Kegiatan pertama diawali dengan permohonan izin kegiatan aktualisasi kepada Kepala Satker SNVT PJSA dan kepada pimpinan unit kerja yaitu PPK Sungai dan Pantai II yang akan dijadikan lokus aktualisasi. Kemudian merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan kedua yaitu mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis. Kegiatan ketiga adalah mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan. Kegiatan keempat adalah Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth, serta yang terakhir adalah mensosialisasikan dan pemutakhiran hasil pemetaan mengenai informasi yang diperoleh

23 16 dan metode dalam melakukan update paket pekerjaan baru Merencanakan Tahapan Awal Dalam Persiapan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Pada kegiatan ini penulis membuat daftar informasi apa saja yang diperoleh dari setiap dokumen-dokumen hasil pekerjaan fisik di PPK Sungai dan Pantai II yang rencananya akan diakumulasi bagian utamanya dan akan ditampilkan dalam aplikasi Google Earth. Disini penulis merencanakan awal informasi-informasi yang akan ditampilkan yaitu data kontrak dari baik data dari penyedia jasa konstruksi maupun dari penyedia jasa konsultansi meliputi nama penyedia jasa, nomor kontrak, nilai kontrak, dan tanggal kontrak, adendum, data selanjutnya yaitu output dari pekerjaan fisik, dan informasi foto 100% dari output fisik pekerjaan di lapangan. Tahapan kegiatan selanjutnya yaitu mencari informasi atau mengecek terkait ketersediaan data-data tersebut atau tidak baik pengecekan langsung di mengecek dokumen hardcopy paket pekerjaan fisik yang tersedia di brangkas maupun menanyakan secara langsung dengan pegawai direksi pekerjaan di PPK Sungai dan Pantai II, hasilnya seluruh rencana informasi tersebut tersedia dan sehingga data yang akan dikomprehensifkan pada aplikasi Google Earth sesuai kemungkinan akan sesuai dengan yang direncanakan tergantung hasil konsultasi dengan mentor maupun pimpinan di lingkungan PPK Sungai dan Pantai II. Selanjutnya yaitu membuat rancangan tampilan peta informasi geografis, dimana konsep awal penulis merencanakan untuk pembuatan daftar pekerjaan fisik dibuat dalam beberapa folder dengan klasifikasi tahun kontrak pekerjaan dimana dalam setiap folder tersebut terdapat informasi paket pekerjaan fisik seperti yang sudah direncanakan, titik lokasi pekerjaan berupa Placemark, apabila output pekerjaan tersebut memanjang akan dibuat digitasi pada peta sesuai panjang bangunan menggunakan Path, dan klasifikasi warna tiap digitasi menunjukkan klasifikasi jenis bangunan yang terdapat pada paket pekerjaan di PPK Sungai dan Pantai II Mengasistensikan Rencana Pemetaan Informasi Geografis Kegiatan ini bertujuan menyampaikan rencana-rencana dalam tahapan awal kepada mentor, co-mentor, dan juga dengan pimpinan di lingkungan lokasi aktualisasi yaitu pada

24 17 PPK Sungai dan Pantai II. Dimana hasil dari kegiatan ini merupakan pemantapan konsep informasi pada tampilan Google Earth, baik akan penambahan maupun pengurangan informasi yang akan ditampilkan. Dalam hal ini masukan dari mentor yaitu untuk mengurangi informasi yang berupa data Adendum karena setiap pekerjaan umumnya terdiri dari banyak Adendum sehingga nanti informasi yang seharusnya praktis dan informatif menjadi terlalu banyak dan sulit dipahami. Dan masukan dari PPK Sungai dan Pantai II untuk ditambahkan detail output yang lebih rinci hasil pekerjaan fisik yang telah dilaksanakan seperti pada pembangunan concrete sheet pile untuk ditambahkan panjang dari bangunan tersebut dalam satuan meter Mengumpulkan Data Paket Pekerjaan dan Digolongkan Berdasarkan Tahun Pelaksanaan Pekerjaan Kegiatan ini diawali dengan tahapan menginventarisasi data paket pekerjaan sesuai arahan dari mentor dengan meminta daftar pekerjaan fisik yang dilakukan di PPK Sungai dan Pantai II kepada pegawai yang bersangkutan di bawah Pelaksana Teknik, setelah diperoleh daftar paket pekerjaan kemudian mencari informasi yang akan ditampilkan pada aplikasi Google Earth yaitu data kontrak dari baik data dari penyedia jasa konstruksi maupun dari penyedia jasa konsultansi meliputi nama penyedia jasa, nomor kontrak, nilai kontrak, dan tanggal kontrak, detail output dari pekerjaan fisik, dan informasi foto 100% dari output fisik pekerjaan di lapangan. Informasi ini diperoleh dari dokumen hardcopy yang tersedia di brangkas atau data softcopy hasil scan dokumen kontrak yang dilakukan sebelumnya, gambar as built drawing serta untuk foto diperoleh dari hasil dokumentasi pada saat pengukuran MC 100% di lokasi pekerjaan. Tahapan selanjutnya yaitu mengklasifikasikan data berdasarkan tahun pelaksanaan paket pekerjaan, data-data yang telah diperoleh dan dicatat tersebut untuk memudahkan proses penginputan disusunlah sedemikian dan diklasifikasikan berdasarkan tanggal kontrak tersebut dilaksanakan. Dimana pada PPK Sungai dan Pantai II paket pekerjaan dilaksanakan mulai tahun 2013 yaitu Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 4, Pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur Tahun 2013, Pembangunan Inlet dan Outlet Sudetan Tahun 2015, Pekerjaan Normalisasi dan Perkuatan Tanggul Kali Bekasi (lanjutan) dan Tahap 2 tahun 2018, serta Pekerjaan Perkuatan Arriving Shaft Sudetan Kali Ciliwung

25 18 ke Kanal Banjir Timur pada Tahun Kemudian tahapan terakhir yaitu memverifikasi data kepada pelaksana teknik maupun PPK Sungai dan Pantai II, dimana data yang telah tersusun rapi kemudian di konsultasikan dengan Pelaksana Teknik terkait kebenaran data agar informasi yang sudah terangkum dapat dipertanggung jawabkan apabila sudah dimasukkan kedalam aplikasi Google Earth dan digunakan dalam pengelolaan data di unit kerja nantinya Penginputan Data Paket Pekerjaan Yang Dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II Pada Aplikasi Google Earth Kegitan ini diawali dengan Menyiapkan data-data yang diperlukan dalam bentuk softcopy dalam aplikasi Microsoft Excel, yaitu informasi-informasi yang diperlukan diketik secara rapi dalam suatu tabel dan diklasifikasikan berdasarkan tahun dilaksanakannya kontrak pekerjaan tersebut dan berdasarkan jenis penyedia jasanya yaitu Konstruksi atau Konsultasi untuk memudahkan dalam proses penginputan ke aplikasi Google Earth dalam rentang waktu tahun anggaran yaitu 2013 hingga Tahapan selanjutnya yaitu meng-input data paket pekerjaan pada aplikasi Google Earth dibuat dengan digitasi peta dalam setiap folder sesuai tahun kegiatan dilaksanakan. Proses penginputan dilakukan berdasarkan data yang telah dirangkum dalam aplikasi Microsoft Excel dan dan diinput menggunakan fitur-fitur yang disediakan oleh aplikasi Google Earth meliputi menambahkankan lokasi, garis, area, foto, dan menambahkan deskripsi untuk meletakkan keterangan suatu tempat atau pekerjaan. Sehingga produk yang dihasilkan nantinya selain berupa informasi mengenai paket pekerjaan yang telah dilaksanakan di PPK Sungai dan Pantai II, namun juga informasi visual yang ditampilkan diatas peta geografis terkait output dari pekerjaan fisik. Tahapan kegiatan selanjutnya apabila seluruh informasi telah di-input ke dalam aplikasi Google Earth yaitu mengasistensikan hasil dengan mentor maupun pegawai di PPK Sungai dan Pantai II terkait informasi yang disampaikan pada peta geografis sesuai atau tidak dengan kebutuhan unit kerja PPK Sungai dan Pantai II sehingga nantinya outputnya berupa saran atau masukan terhadap desain maupun konten informasi guna perbaikan pada aplikasi menyesuaikan dengan unit kerja lokasi kegiatan aktualisasi..

26 Sosialisasi Mengenai Hasil dan Tata Cara Update Data Paket Pekerjaan Baru Di Aplikasi Google Earth Kegiatan sosialisasi terhadap produk pengelolaan data pekerjaan fisik pada PPK Sungai dan Pantai II dimulai dengan mengenalkan hasil kepada Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air mengenai paket pekerjaan apa saja yang telah di input, informasi apa yang diperoleh, serta cara penginputan data ke aplikasi Google Earth. Kemudian sesuai dengan arahan dari Kepala SNVT dan disertai dengan surat rekomendasi, untuk dilaksanakan kegiatan sosialisasi yang bersifat menyeluruh kepada pegawai di lingkungan SNVT PJSA meliputi Pejabat Pembuat Komitmen, Pelaksana Teknik, Direksi Pekerjaan dan Pengawas mengenai tata cara penggunaan aplikasi agar ke depan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya mulai paket pekerjaan pada Tahun Anggaran 2019 hingga seterusnya Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Dalam pelaksanaan aktualisasi, ada beberapa kegiatan yang tidak seusai rancangan aktualisasi di awal. Namun ada juga yang butuh beberapa penambahan dengan persetujuan dari mentor dan coach. Adapun progres capaian pelaksanaan aktualisasi di jelaskan pada matriks berikut :

27 Tabel 4.1 Matriks Progres Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Progres No Kegiatan Tahapan Kegiatan Rencana Output Pencapaian Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG); Mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan Menyusun jenis informasi yang diperlukan dalam pembuatan sistem informasi geografis Mencari informasi ketersediaan data di PPK Sungai dan Pantai II Membuat rancangan tampilan peta informasi geografis Mengasistensikan dengan mentor terkait rencana awal Mengasistensikan dengan Kepala Satker dan PPK terkait rencana awal Menginventarisasi data paket pekerjaan sesuai arahan dari mentor Mengklasifikasikan data berdasarkan tahun pelaksanaan paket pekerjaan Daftar data/ informasi yang dibutuhkan dan tampilan dari pemetaan Informasi ketersediaan data Daftar rancangan legenda peta, jenis bangunan, dan foto 100% Daftar revisi rencana informasi dan tampilan pemetaan Daftar revisi rencana informasi dan tampilan pemetaan Data informasi paket pekerjaan Sungai dan Pantai II Data Pekerjaan tersusun berdasarkan tahun 100% 100% 100% 20 Output Hasil Daftar informasi kontrak penyedia jasa konstruksi, konsultasi, lokasi pekerjaan, jenis pekerjaan dan output pekerjaan Data tersedia dalam dokumen kontrak dan laporan akhir pekerjaan Daftar legenda peta berdasarkan jenis struktur dan input foto dokumentasi 100% 100% Notulensi 100% Notulensi 100% 100% Data kontrak, data output pekerjaan, koordinat lokasi, gambar, dan dokumentasi Data Pekerjaan tersusun berdasarkan tahun pelaksanaan kontrak

28 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Rencana Output 4 5 Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanaka n PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth Sosialisasi mengenai hasil dan tata cara update data paket pekerjaan baru di Aplikasi Google Earth Sumber : Hasil Analisa Penulis, 2019 Memverifikasi data kepada pelaksana teknik maupun PPK Sungai dan Pantai II Menyiapkan data-data yang diperlukan dalam bentuk softcopy dalam aplikasi Microsoft Excel Meng-input data paket pekerjaan pada aplikasi Google Earth dibuat dengan digitasi peta dalam setiap folder sesuai tahun kegiatan dilaksanakan Mengasistensi kan hasil digitasi dengan mentor, co- mentor dan pegawai di PPK Sungai dan Pantai II Mensosialisasikan hasil pengelolaan data kepada Kepala SNVT PJSA Mensosialisasikan penggunaan aplikasi kepada seluruh pegawai di SNVT PJSA pelaksanaan kontrak Data diverifikasi oleh pelaksana teknik PPK Sungai dan Pantai II Softcopy data pekerjaan fisik di PPK Sungai dan Pantai II dalam Ms. Excel Informasi pada Peta Geografis Paket Pekerjaan PPK Sungai dan Pantai II Progres Pencapaian 100% 100% 100% Notulensi 100% Notulensi Dokumentasi kegiatan sosialisasi Dokumentasi kegiatan sosialisasi 100% 100% 21 Output Hasil Data diverifikasi oleh pelaksana teknik PPK Sungai dan Pantai II Softcopy data dalam Ms. Excel Informasi pada Peta Geografis Paket Pekerjaan PPK Sungai dan Pantai II Surat Rekomendasi Penggunaan Aplikasi dan Surat Undangan Sosialisasi terhadap Pegawai Dokumentasi kegiatan sosialisasi

29 22 Tabel 4.2 Timeline Rancangan Aktualisasi dan Realisasi Aktualisasi Timeline Aktualisasi No Kegiatan Agustus September Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) Mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth Sosialisasi mengenai hasil dan tata cara update data paket pekerjaan baru di Aplikasi Google Earth Sumber : Hasil Analisa Penulis, 2019 Keterangan : Rancangan Aktualisasi, Realisasi Aktualisasi

30 Proses Pelaksanaan Aktualisasi Merencanakan Tahapan Awal dalam Persiapan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) A. Menyusun jenis informasi yang diperlukan dalam pembuatan sistem informasi geografis Waktu Pelaksanaan 14 Agustus 2019 Output Daftar informasi kontrak penyedia jasa konstruksi, konsultasi, lokasi pekerjaan, jenis pekerjaan dan output pekerjaan Teknik Aktualisasi Penulis berkonsultasi dengan pengawas dan direksi pekerjaan di PPK Sungai dan Pantai II terkait informasi-informasi apa saja dari suatu paket pekerjaan yang perlu diakumulasikan dan kiranya informasi tersebut akan digunakan dalam masa mendatang dan diperoleh yaitu data kontrak dari baik data dari penyedia jasa konstruksi maupun dari penyedia jasa konsultansi meliputi nama penyedia jasa, nomor kontrak, nilai kontrak, dan tanggal kontrak, adendum, data selanjutnya yaitu output dari pekerjaan fisik, dan informasi foto 100% dari output fisik pekerjaan. Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana dalam melakukan konsultasi dengan pegawai lain sehinga diperlukan tata krama yang baik. Kemudian yaitu Komitmen Mutu dimana penulis berencana menyusun rancangan yang berisi informasi yang terstruktur & mudah dipahami. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Setelah melakukan penyusunan jenis informasi yang diperlukan dan berkonsultasi dengan pengawas dan direksi pekerjaan diperoleh manfaat penulis lebih mengetahui subtansi penting apa saja dalam suatu pelaksanaan pekerjaan dan jenis pekerjaan apa saja yang dilaksanakan di PPK Sungai dan Pantai II.

31 24 B. Mencari informasi ketersediaan data di PPK Sungai dan Pantai II Waktu Pelaksanaan 15 Agustus 2019 Output Data tersedia dalam dokumen kontrak dan laporan akhir pekerjaan Teknik Aktualisasi Penulis berkonsultasi dengan PPK Sungai dan Pantai II mengenai ketersediaan data dan lokasi dapat diperolehnya data-data tersebut dan diarahkan untuk mengecek dokumen hardcopy paket pekerjaan fisik meliputi dokumen kontrak,laporan akhir, dan as built drawing yang tersedia di brangkas maupun menanyakan secara langsung dengan pegawai direksi pekerjaan di PPK Sungai dan Pantai II, hasilnya seluruh rencana informasi tersebut tersedia dan sehingga data yang akan dikomprehensifkan pada aplikasi Google Earth. Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana dalam melakukan konsultasi dengan pegawai lain sehinga diperlukan tata krama yang baik. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Setelah melakukan pencarian terkait ketersediaan data, penulis memperoleh manfaat yaitu lebih mengetahui mengenai dokumen kontrak pekerjaan penyedia jasa, kerangka acuan kerja, gambar teknik dalam pengelolaan sungai serta foto-foto dokumentasi pekerjaan. C. Membuat rancangan tampilan peta informasi geografis Waktu Pelaksanaan 16 Agustus 2019

32 25 Output Data tersedia dalam dokumen kontrak dan laporan akhir pekerjaan Teknik Aktualisasi Penulis mengawali dengan mendalami kapasitas serta kapabilitas dari Aplikasi Google Earth dimana Google Earth mampu menandai suatu wilayah dengan data koordinat serta mampu mendigitasi seperti aplikasi Geospasial dalam bentuk garis maupun area. Selain itu Google Earth terdapat fitur Description untuk menambahkan keterangan pada suatu lokasi dan juga mampu menambahkan foto. Sehingga penulis merancang tampilan peta yaitu mengoptimalkan kolom Description untuk memasukkan informasi-informasi terkait pekerjaan fisik, serta menggunakan fitur koordinat dan digitasi untuk menandai pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan. Serta penulis merencanakan untuk menggunakan legenda untuk mempermudah pengguna atau siapa saja yang ingin melihat informasi tersebut dalam mengklasifikasikan jenis kegiatan yang dilaksanakan pada unit kerja. Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, yaitu memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan. Kemudian yaitu Komitmen Mutu dimana penulis berencana menyusun rancangan yang berisi informasi yang terstruktur & mudah dipahami Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Setelah membuat rancangan tampilan peta informasi geografis penulis memperoleh manfaat yaitu meningkatkan keilmuan khususnya di bidang teknologi sistem informasi geografis terkait sistem koordinat, cara digitasi peta, serta fitur-fitur dalam aplikasi Google Earth yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan data di PPK Sungai dan Pantai II.

33 Mengasistensikan Rencana Pemetaan Informasi Geografis A. Mengasistensikan dengan mentor terkait rencana awal Waktu Pelaksanaan 19 Agustus 2019 Output Notulensi Teknik Aktualisasi Penulis berkonsultasi dengan mentor terkait hasil dari kegiatan pertama yaitu informasi-informasi apa saja dari paket pekerjaan yang ingin ditampilkan dalam aplikasi Google Earth serta menginformasikan kepada mentor terkait tata cara penggunaan aplikasi Google Earth dalam melakukan pengelolaan data agar lebih komprehensif dan lebih aksesibel. Kemudian oleh mentor dilakukan beberapa revisi terkait konten informasi dimana menghilangkan adendum karena pada suatu pekerjaan dilakukan adendum berulang kali sehingga nanti informasi yang ditampilkan pada Google Earth terlalu banyak dan tidak terfokus pada informasi-informasi yang lebih utama. Selain itu arahan dari mentor supaya tahun penginputan pekerjaan dimulai dari tahun 2013 dimana banyak dilaksanakan proyek bernilai besar yaitu Normalisasi Kali Ciliwung dan Pembangunan Sudetan. Gambar 4.1 Kegiatan Asistensi dengan Mentor

34 27 Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan khususnya kepada mentor. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Setelah dilaksanakan koordinasi dengan mentor, manfaat yang didapat, terutama untuk penulis adalah lebih mengetahui informasi-informasi penting dalam setiap pekerjaan berdasarkan arahan mentor yang sudah lama terlibat dalam setiap proses pekerjaan di balai. B. Mengasistensikan dengan Kepala Satker dan PPK terkait rencana awal Waktu Pelaksanaan 19 dan 20 Agustus 2019 Output Catatan Pribadi Teknik Aktualisasi Penulis berkonsultasi dengan PPK dan Kepala Satker terkait rencana kegiatan aktualisai mengenai pengelolaan data di PPK Sungai dan Pantai II, informasi-informasi apa saja yang perlu ditampilkan dan bagaimana pengelolaannya kedepan serta manfaat apa saja yang akan diperoleh oleh unit kerja. Gambar 4.2 Kegiatan Asistensi dengan PPK dan Kepala SNVT PJSA

35 28 Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Setelah dilaksanakan koordinasi dengan PPK dan Kepala Satker PJSA diperoleh manfaat khususnya bagi penulis yaitu lebih memahami mengenai jenis dan output pekerjaan di SNVT PJSA khususnya di PPK Sungai dan Pantai II Mengumpulkan Data Paket Pekerjaan dan Digolongkan Berdasarkan Tahun Pelaksanaan Pekerjaan A. Menginventarisasi data paket pekerjaan sesuai arahan dari mentor Waktu Pelaksanaan 23 dan Agustus 2019 Output Data kontrak penyedia jasa, data output pekerjaan, koordinat lokasi, gambar, dan dokumentasi Teknik Aktualisasi Dalam menginventarisasi data, pertama yang dilakukan yaitu menanyakan kepada Pelaksana Teknik mengenai ketersediaan rekapitulasi data pekerjaan yang pernah dilakukan sebelumnya dalam bentuk softcopy, selanjutnya oleh Pelaksana Teknik diarahkan kepada direksi pekerjaan dimana diperoleh data kontrak, titik koordinat, gambar, serta data output dari beberapa pekerjaan tahun sebelumnya mulai tahun 2013 hingga 2018, kemudian data-data tersebut dilakukan pengecekan terhadap dokumen kontrak dan laporan akhir dari penyedia jasa untuk memverifikasi kebenaran data dan mengisi data-data pekerjaan yang diinginkan namun tidak tersedia oleh direksi pekerjaan.

36 29 Gambar 4.3 Kegiatan Mengumpulkan Data Pekerjaan pada Direksi Pekerjaan Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan. Hambatan Pada kegiatan ini hambatan yang ada yaitu kondisi data yang tersedia pada komputer direksi pekerjaan tidak tersusun dengan rapi dan dokumen hardcopy banyak yang tidak pada tempatnya, sehingga banyak data yang tidak tersedia karena lokasi data yang tidak diketahui seperti foto dokumentasi yang kurang serta softfile gambar MC 100% yang tidak seluruhnya tersedia sehingga butuh waktu lama dalam mencari data. Manfaat Manfaat yang diperoleh dari tahapan kegiatan menginventarisasi data yaitu penulis memahami kondisi sistem inventarisasi data di unit kerja sehingga manfaat dari dibuatnya aplikasi dalam pengeloaan data ini dapat memudahkan pegawai dalam melaksanakan pengelolaan data menjadi lebih terstruktur dan terpusat. B. Mengklasifikasikan data berdasarkan tahun pelaksanaan paket pekerjaan Waktu Pelaksanaan 30 Agustus dan 2 September 2019 Output Data Pekerjaan tersusun berdasarkan tahun pelaksanaan kontrak

37 30 Teknik Aktualisasi Tahapan selanjutnya setelah data seluruh pekerjaan telah terakumulasi untuk mempermudah dalam penyusunan maka perlu diklasifikasi berdasarkan tahun pekerjaan fisik tersebut melaksanakan kontrak serta diklasifikasikan juga pekerjaan tersebut tergolong pekerjaan Multi Years Contract (MYC) atau Single Years Contract (SYC) dimulai dari pekerjaan pada tahun anggaran 2013 hingga tahun anggaran Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Manfaat yang diperoleh dari tahapan kegiatan pengelompokkan data ini yaitu mempermudah penulis dalam penginputan data ke dalam aplikasi Google Earth nantinya. C. Memverifikasi data kepada pelaksana teknik maupun PPK Sungai dan Pantai II Waktu Pelaksanaan 3 September 2019 Output Data diverifikasi oleh pelaksana teknik PPK Sungai dan Pantai II Teknik Aktualisasi Tahapan selanjutnya setelah data tersusun rapi yaitu melaksanakan verifikasi data kepada Pelaksana Teknik secara lisan yang kemudian dicek berdasarkan data yang dimiliki oleh Pelaksana Teknik dan mengalami perbaikan beberapa informasi yang tidak sesuai seperti pembangunan inlet sudetan yang terkendala pembebasan lahan dan panjang perkuatan tanggul kali Bekasi, selanjutnya diverifikasi oleh Pelaksana Teknik

38 31 sehingga data merupakan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan. Kemudian yaitu Komitmen Mutu dimana penulis berencana menyusun informasi yang terstruktur, mudah dipahami, dan berkualitas Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Manfaat yang diperoleh dari tahapan kegiatan ini yaitu penulis mendapatkan data yang sesuai dengan kondisi lapangan yang akan ditampilkan dalam aplikasi Google Earth, sehingga manfaat yang akan dirasakan pengguna nantinya akan mendapatkan informasi mengenai pekerjaan fisik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan Penginputan Data Paket Pekerjaan yang Dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada Aplikasi Google Earth A. Menyiapkan data-data yang diperlukan dalam bentuk softcopy dalam aplikasi Microsoft Excel Waktu Pelaksanaan 3 September 2019 Output Softcopy informasi dalam Ms. Excel Teknik Aktualisasi Tahapan selanjutnya setelah data seluruh pekerjaan telah terakumulasi untuk mempermudah dalam penyusunan maka perlu diklasifikasi berdasarkan tahun pekerjaan fisik tersebut melaksanakan kontrak serta diklasifikasikan juga pekerjaan tersebut tergolong pekerjaan Multi Years Contract (MYC) atau Single Years Contract (SYC) dimulai dari pekerjaan pada tahun anggaran 2013 hingga tahun anggaran 2018.

39 32 Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Manfaat yang diperoleh dari tahapan kegiatan pengelompokkan data ini yaitu mempermudah penulis dalam penginputan data ke dalam aplikasi Google Earth nantinya. B. Meng-input data paket pekerjaan pada aplikasi Google Earth dibuat dengan digitasi peta dalam setiap folder sesuai tahun kegiatan dilaksanakan Waktu Pelaksanaan 4-16 September 2019 Output Informasi pada Peta Geografis Paket Pekerjaan PPK Sungai dan Pantai II Teknik Aktualisasi Tahapan-tahapan dalam proses penginputan data ke aplikasi Google Earth adalah sebagai berikut: 1. Memulai penginputan data dengan menyiapkan folder utama yang akan diisi dengan informasi terkait pekerjaan fisik yang ada di PPK Sungai dan Pantai II dengan klik kanan pada My Place kemudian pilih Add dan selanjutnya pilih Folder, ditunjukkan dengan Gambar 4.4. berikut:

40 33 Gambar 4.4 Membuat Folder Utama pada Google Earth 2. Langkah selanjutnya memberi nama folder tersebut, dimana penulis disini memberi nama folder utama dengan unit kerja yang bertanggung jawab pada pekerjaan yaitu Sungai dan Pantai II lalu Klik OK, dapat dilihat pada Gambar 4.5. berikut: Gambar 4.5 Memberi Identitas Folder Utama 3. Selanjutnya membuat sub folder di dalam folder Sungai dan Pantai II dengan

41 34 klasifikasi berdasarkan tahun anggaran pekerjaan tersebut melaksanakan kontrak, dengan langkah yang sama untuk membuat folder seperti pada poin 1 dengan klik kanan pada folder Sungai dan Pantai II, dan diberi nama folder sesuai dengan tahun anggaran pekerjaan dikontrakkan, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.6. berikut: Gambar 4.6 Membuat Sub Folder sesuai Tahun Anggaran Pekerjaan 4. Tahapan selanjutnya mulai mendetail pada memasukkan paket pekerjaan fisik yang dilakukan di PPK Sungai dan Pantai II dimana langkah awal membuat folder-folder dengan cara yang sama berisikan seluruh nama pekerjaan fisik yang nantinya akan diisi dengan data informasi terkait paket pekerjaan tersebut meliputi lokasi, hasil digitasi, maupun data paket pekerjaan tersebut. Penulis mengambil contoh membuat folder pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1, dapat dilihat pada gambar 4.7. berikut:

42 35 Gambar 4.7 Membuat Folder sesuai dengan Nama Paket Pekerjaan Fisik 5. Setelah folder yang diberi nama paket pekerjaan tersebut telah selesai dibuat, langkah selanjutnya ada menuliskan data informasi kedalam kolom deskripsi yang tersedia pada folder tersebut dengan cara Klik Kanan pada folder yang dituju kemudian pilih Properties kemudian mengisikan informasi dari pekerjaan tersebut pada kolom Description yang tersedia lalu Klik OK. Berikut adalah contoh penginputan data pada pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 pada Gambar 4.8. : Gambar 4.8 Meng-input Data Paket Pekerjaan pada Kolom Deskripsi

43 36 Setelah pengisian hasilnya dapat dilihat apabila kita klik Folder nama paket pekerjaan akan muncul deskripsi seperti pada Gambar 4.9. berikut: Gambar 4.9 Tampilan Informasi Pekerjaan Fisik di Google Earth 6. Tahapan selanjutnya yaitu adalah meng-input informasi di atas peta di aplikasi Google Earth. Langkah awal yang perlu dilakukan yaitu adalah meng-input titik koordinat paket pekerjaan tersebut sesuai dengan pengambilan koordinat GPS dari setiap pekerjaan yang kemudian ditandai dengan suatu Placemark. Diambil contoh pada paket pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 diinput lokasi titik awal atau titik hulu pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan cara klik kanan pada folder Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 kemudian pilih Add lalu klik menu Placemark, dalam tampilan menu Placemark kita harus memberi nama dan koordinat lokasi pada kolom koordinat tersebut kemudian klik OK, contoh dapat dilihat pada Gambar berikut:

44 37 Gambar 4.10 Penginputan Koordinat Paket Pekerjaan Langkah selanjutnya adalah apabila output struktur dari pekerjaan tersebut berbentuk memanjang maka pada peta perlu di digitasikan dalam bentuk garis atau path sesuai dengan lokasi dan panjang dari bangunan tersebut. Caranya yaitu dengan menu Add kemudian pilih Path lalu kita digitasikan pada lokasi bangunan tersebut diletakkan, sehingga untuk memudahkan pada pekerjaanpekerjaan kedepan, pada bangunan yang memanjang untuk memudahkan perlu diambil koordinat pada titik hulu dan titik hilir struktur tersebut untuk meningkatkan keakuratan pada proses digitasi. Contoh pada pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Paket 1 terdapat pembangunan Tanggul dengan Concrete Sheet Pile 700 m memanjang sungai sehingga pada folder yang dituju pilih add path kemudian digitasikan garis sepanjang bangunan dan dirapikan seperti contoh Gambar berikut:

45 38 Gambar 4.11 Digitasi Struktur Pekerjaan bersifat Memanjang pada Google Earth Kemudian penulis telah merencanakan warna-warna yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis struktur pekerjaan tersebut dimana jenis warna tersebut bersifat fleksibel dapat bertambah apabila kedepan semakin banyak jenis struktur yang dikerjakan oleh unit kerja, cara mengganti warna maupun ketebalan dilakukan melalui menu Style Color kemudian pilih warna sesuai dengan klasifikasi bangunan tersebut yaitu pada Tabel 4.3. Berikut Tabel 4.3 Klasifikasi Warna menurut Struktur yang Dibangun Warna Jenis Bangunan Dinding Penahan Turap (Sheet Pile) Dinding Penahan Parapet (Concrete Barrier) Revetment Dinding Penahan Blok Beton (Block Concrete) Dinding Penahan Bronjong (Gabion) Krib 7. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah meng-input informasi foto

46 39 dokumentasi hasil pekerjaan kondisi 100%. Dengan cara yaitu pada menu Properties pada Placemark atau Path yang telah di-input sebelumnya, pilih menu Add Local Image seperti ditunjukkan pada Gambar 4.9 berikut: Gambar 4.12 Cara Meng-Input Foto pada Google Earth Kemudian pilih foto yang sesuai dengan titik bangunan pada lokasi tersebut. Sehingga apabila kita klik pada Placemark atau Path akan muncul foto dari hasil pekerjaan 100% seperti ditunjukkan oleh Gambar berikut:

47 40 Gambar 4.13 Tampilan Foto Pekerjaan pada Google Earth 8. Langkah terakhir yaitu setiap melakukan update informasi pada aplikasi Google Earth terkait pekerjaan fisik yang dilakukan pada unit kerja agar menyimpan progress supaya progress yang dilakukan tidak hilang. Cara menyimpan yaitu tekan tombol Ctrl+S atau Klik File kemudian pilih Save Place As seperti yang ditunjukkan pada Gambar Berikut ini: Gambar 4.14 Menu Save pada Google Earth

48 41 Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan. Kemudian Komitmen Mutu, yaitu penulis menampilkan informasi yang lengkap, mudah dipahami, dan berkualitas Hambatan Pada kegiatan ini hambatan yang dialami penulis adalah pada saat pelaksanaan penginputan data ditemukan beberapa data yang masih kurang sedangkan direksi pekerjaan yang memiliki data tersebut sedang berada di lokasi proyek sehingga proses pengumpulan data yang belum ada menjadi terhambat. Selain itu kekurangan dari aplikasi Google Earth setelah diinput data apabila lupa melakukan save data, aplikasi tidak memperingatkan sehingga data yang sudah diinput terkadang tidak tersimpan di database Google Earth sehingga harus mengulang lagi dalam penginputan. Manfaat Manfaat yang akan diperoleh oleh unit kerja dengan adanya tahapan kegiatan ini adalah sebagai berikut: Meningkatnya efektifitas dan efisiensi kinerja pegawai dalam mengakses suatu informasi terkait pekerjaan fisik di PPK Sungai dan Pantai II dikarenakan informasi telah di-input menjadi lebih terpusat pada suatu media dalam bentuk informasi geografis Meningkatnya kompetensi pegawai di bidang IPTEK khususnya dalam era perkembangan teknologi seperti sekarang. Membantu dalam acuan penyusunan usulan pekerjaan melalui pemanfaatan teknologi informasi C. Mengasistensikan hasil digitasi dengan mentor, co- mentor dan pegawai di PPK Sungai dan Pantai II

49 42 Waktu Pelaksanaan September 2019 Output Catatan Pribadi Teknik Aktualisasi Apabila seluruh informasi telah di-input ke dalam aplikasi Google Earth selanjutnya mengasistensikan dengan mentor terkait kualitas informasi tersebut apakah dapat dipahami oleh orang lain, hasilnya tanggapan oleh mentor konten dari pengelolaan data menggunakan aplikasi Google Earth sudah cukup baik hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dari unit kerja dan membuat suatu panduan untuk memudahkan pengguna dalam memahami cara penginputan data. Kemudian mengasistensikan hasil akhir kepada pegawai di PPK Sungai dan Pantai II yaitu kepada Pelaksana Teknik terkait informasi yang terdapat di dalam aplikasi Google Earth dan mendapatkan masukan terkait struktur-struktur yang akan dibangun dalam tahun anggaran kedepan yang belum dilaksanakan pada paket pekerjaan sebelumnya agar dibuat juga klasifikasinya dalam aplikasi dan panduan. Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu mencari informasi berdasarkan penyesuaian kebutuhan, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan khususnya kepada mentor. Kemudian Komitmen Mutu, yaitu penulis menampilkan informasi yang lengkap, mudah dipahami, dan berkualitas Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang begitu berarti yang berdampak dalam pengerjaan aktualisasi. Manfaat Setelah dilaksanakan koordinasi dengan mentor dan pelaksana teknik, manfaat yang didapat, terutama untuk penulis adalah lebih mendalami tipe-tipe pekerjaan di PPK Sungai dan Pantai II, kebutuhan informasi dari unit kerja, dan beberapa masukan dalam penyempurnaan aplikasi.

50 Sosialisasi Mengenai Hasil dan Tata Cara Update Data Paket Pekerjaan Baru di Aplikasi Google Earth A. Mensosialisasikan hasil pengelolaan data kepada Kepala SNVT PJSA Waktu Pelaksanaan 19 September 2019 Output Surat rekomendasi penggunaan aplikasi dan surat undangan sosialisasi terhadap pegawai Teknik Aktualisasi Tahapan kegiatan sosialisasi kepada Kepala SNVT PJSA sebagai atasan yang membawahi PPK Sungai dan Pantai I dan PPK Sungai dan Pantai II sebagai unit kerja tempat dilaksanakannya kegiatan aktualisasi, kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara langsung dalam ruangan Kepala SNVT dengan memperkenalkan hasil akhir dari aplikasi pengelolaan data berbasis Google Earth mengenai informasi-informasi yang disampaikan, pengenalan buku panduan dalam pengisian informasi dalam aplikasi Google Earth. Setelah melakukan pengecekan terhadap produk, Kepala SNVT menyatakan dukungan atau rekomendasi dan bersedia memberi surat pernyataan dukungan supaya penerapan aplikasi Google Earth dalam pengelolaan data pekerjaan fisik di lingkungan PJSA khususnya, agar dapat dilanjutkan oleh pegawai pelaksana teknik baik direksi maupun pengawas pekerjaan, atau staf evaluasi serta monitoring di masing-masing PPK. Selain itu penulis mengajukan surat yang bertanda tangan oleh Kepala SNVT untuk melaksanakan sosialisasi secara menyeluruh di lingkungan SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air. Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu menyampaikan informasi dan sumber yang sesuai, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan khususnya kepada mentor. Hambatan Pada kegiatan ini hambatan yang ada yaitu menyesuaikan waktu dengan Kepala SNVT PJSA dikarenakan beliau sedang ada kegiatan di tempat lain sehingga

51 44 publikasi terhadap undangan kegiatan sosialisasi menjadi sangat berdekatan waktunya dengan kegiatan sosialisasi. Manfaat Setelah dilaksanakan sosialisasi kepada Kepala SNVT PJSA diperoleh masukanmasukan supaya hasil dari aktualisasi ini dapat bersifat berkelanjutan dan diteruskan oleh pegawai di lingkungan SNVT PJSA khususnya PPK Sungai dan Pantai II, sehingga dengan surat dukungan yang ditandatangani oleh Kepala SNVT PJSA langsung diharapkan setelah kegiatan aktualisai ini berakhir kegiatan pengelolaan data dalam aplikasi Google Earth ini dapat diteruskan oleh pegawai di SNVT PJSA. B. Mensosialisasikan penggunaan aplikasi kepada seluruh pegawai di SNVT PJSA Waktu Pelaksanaan 20 September 2019 Output Dokumentasi Kegiatan Teknik Aktualisasi Pada tahapan kegiatan ini pertama yang dilakukan adalah menyiapkan ruangan yaitu berlokasi di Media Center Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane beserta kelengkapan peralatan yang digunakan seperti LCD proyektor dan laptop. Berdasarkan undangan kegiatan sosialisasi direncanakan dilaksanakan pada pukul dengan peserta kegiatan sosialisasi yaitu Kepala Seksi PJPA dan PJSA, Kepala SNVT PJSA, PPK Sungai dan Pantai I & II, direksi pekerjaan, pengawas, serta pegawai lain yang berkaitan dengan kegiatan aktualisasi dari CPNS lain dimana pada waktu yang bersamaan dilakukan kegiatan sosialisasi juga. Kemudian mengkonfirmasi kehadiran peserta sosialisasi. Setelah peserta berkumpul dilakukan kegiatan sosialisasi sesuai yang telah direncanakan, kegiatan dimulai dari setiap CPNS memaparkan hasil kegiatan aktualisasinya selama 30 hari kerja satu persatu dimana penulis dimulai dengan mengenalkan hasil kegiatan aktualisasi mengenai latar belakang diambilnya tema pengelolaan data berbasis aplikasi Google Earth tersebut, selanjutnya memaparkan sasaran, tujuan, dan manfaat dalam dilakukan pengelolaan data serta cara penginputan data dan informasi dari pekerjaan fisik ke dalam aplikasi Google Earth

52 45 yang telah tercantum dalam buku panduan. Lalu kegiatan diakhiri oleh beberapa masukan dalam penggunaan hasil dari aktualisasi supaya bisa berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dari setiap unit kerja di BBWS Ciliwung-Cisadane. Gambar 4.15 Kegiatan Sosialisasi Hasil Kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Dasar PNS / Peran PNS Dalam NKRI Nilai pertama yang diimplementasikan adalah Akuntabilitas, yaitu menyampaikan informasi dan sumber yang sesuai, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lalu yang kedua adalah Etika Publik, dimana memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan dan beretika yang baik kepada atasan khususnya kepada mentor. Hambatan Pada kegiatan ini tidak ada hambatan yang mempengaruhi kegiatan aktualisasi Manfaat Setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi manfaat yang diharapkan diterima oleh peserta rapat yaitu dapat mengaplikasikan sistem pengelolaan data menggunakan aplikasi Google Earth dengan baik, dapat memahami informasi-informasi yang terdapat didalamnya, serta dapat mengembangkan aplikasi menjadi lebih luas lagi cakupan informasinya dan digunakan sebagai acuan dalam penentuan pekerjaan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran kedepan.

53 Analisa Dampak Pelaksanaan kegiatan aktualisasi pembuatan sistem pengelolaan data pekerjaan fisik supaya lebih komprehensif dan aksesibel berdampak langsung yaitu membantu didalam pengelolaan data pekerjaan fisik di PPK Sungai dan Pantai II, dimana penggunaan aplikasi Google Earth dalam pengelolaan data yang dibuat akan memberikan dampak jangka panjang karena dapat digunakan secara terus menerus sebagai pusat data untuk data-data pekerjaan fisik di PPK Sungai dan Pantai II. Apabila dibutuhkan datadata tersebut, staf akan lebih mudah didalam mencari data dan dokumen pekerjaan karena sudah tersedia didalam aplikasi Google Earth sehingga meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja pegawai dalam mengakses suatu informasi terkait pekerjaan fisik. Selama ini metode pengelolaan data maupun dokumen yang dilakukan di PPK Sungai dan Pantai II masih menggunakan cara umum yaitu penyimpanan dalam brangkas untuk hardcopy dimana kelemahannya yaitu keterbatasan ruang dan penyimpanan dalam bentuk softcopy dalam bentuk folder yang belum terkordinir dengan baik di komputer sehingga dalam mencari informasi mengenai paket pekerjaan fisik akan mengalami kendala dalam segi waktu dan ketidakpastian mengenai ada tidaknya informasi tersebut. Oleh karena itu, dengan adanya sistem pengelolaan data dengan memanfaatkan aplikasi Google Earth yang memuat informasi-informasi pekerjaan fisik secara komprehensif dan dengan penyajian yang lebih informatif, efisien dan mudah dipahami serta mendukung dalam pengembangan teknologi diharapkan dapat memenuhi visi misi organisasi khususnya meningkatkan keterbukaan serta ketersediaan data dan informasi dalam pengelolaan Sumber Daya Air. Pelaksanaan aktualisasi juga memiliki kontribusi pada penguatan nilai-nilai dasar Kementerian PUPR yaitu integritas, profesional, orientasi misi, visioner, dan etikaakhlakul karimah (iprove) serta nilai-nilai ANEKA dan peran dan kedudukan PNS dalam NKRI. Penguatan nilai organisasi Kementerian PUPR berarti setiap kegiatan yang dirancang tidak hanya sesuai dengan seluruh nilai iprove, ANEKA dan peran kedudukan PNS dalam NKRI, tetapi juga mendorong peningkatan internalisasi nilai tersebut.

54 47 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pelaksanakan kegiatan aktualisasi di unit kerja PPK Sungai dan Pantai II SNVT PJSA dapat ditarik kesimpulan hal-hal sebagai berikut 1. Dalam unit kerja telah dilakukan identifikasi isu dan penapisan isu melalui alat analisa USG dan yang akhirnya menetapkan isu Belum tersedianya data hasil pekerjaan fisik secara komprehensif di PPK Sungai dan Pantai II. 2. Dampak yang mungkin akan ditimbulkan apabila tidak dilakukan penanganan terhadap isu tersebut adalah Semakin bertambahnya pekerjaan makan dokumen pekerjaan akan juga menjadi lebih banyak sedangkan tempat untuk meletakkan berkas semakin berkurang, selanjutnya semakin banyak dokumen pekerjaan menyebabkan pencarian informasi paket-paket sebelumnya semakin sulit, dan apabila pengelolaan data dilakukan terlambat sedangkan pekerjaan semakin bertambah akan kemungkinan dokumen masih ada mengecil.. 3. Gagasan pemecahan isu adalah Optimasi Pengelolaan Data Pekerjaan Fisik Berbasis Google Earth Di PPK Sungai Dan Pantai II 4. Adapun kegiatan-yang dilaksanakan terdiri dari lima kegiatan rancangan yang relevan dengan nilai-nilai manajemen ASN, pelayanan publik, dan WOG. yaitu : a. Merencanakan tahapan awal dalam persiapan penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG); b. Mengasistensikan rencana pemetaan informasi geografis c. Mengumpulkan data paket pekerjaan dan digolongkan berdasarkan tahun pelaksanaan pekerjaan d. Penginputan data paket pekerjaan yang dilaksanakan PPK Sungai & Pantai II pada aplikasi Google Earth e. Sosialisasi mengenai hasil dan tata cara update data paket pekerjaan baru di Aplikasi Google Earth

55 48 5. Output yang dihasilkan dari kegiatan-kegiatan tersebut ialah informasi pekerjaan fisik yang ditampilkan dalam peta geografis berbasis aplikasi Google Earth, dimana informasi yang ditampilkan meliputi data kontrak penyedia jasa baik kontraktor maupun konsultan supervisi, koordinat lokasi pekerjaan, output pekerjaan, serta foto dokumentasi. Dalam pelaksanaan aktualisasi ini, penulis lebih bisa menerapkan nilai-nilai dasar yang harus dimiliki dan dipahami oleh Aparatur Sipil Negara dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS yaitu ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi) dalam agenda Pelayanan Publik, Whole of Government, dan Manajemen PNS. Serta penulis juga mampu menganalisis dampak yang akan muncul dengan adanya kegiatan aktualisasi dan output yang dihasilkan bagi unit kerja. 5.2 Saran Adapun saran dari penulis kepada unit kerja dalam mendukung pengembangan output kegiatan aktualisasi ini adalah sebagai berikut: 1. Perlu adanya kebijakan yang mengatur tentang penggunaan aplikasi Google Earth dalam melaksanakan standar pengelolaan data agar kegiatan ini dapat berkelanjutan. 2. Perlu adanya perorangan yang diberi tanggung jawab untuk bertugas dalam melakukan update informasi pekerjaan setiap setelah pelaksanaan MC 100% agar pengelolaan data dapat berkelanjutan dalam upaya peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi dari suatu unit kerja. 3. Penggunaan sistem pengelolaan ini agar diperluas lagi lingkup kerjanya di luar dari PPK Sungai dan Pantai II baik dalam maupun di luar SNVT PJSA hingga dalam lingkup kerja BBWS Ciliwung Cisadane. 4. Perlu adanya evaluasi secara periodik dalam menentukan penambahan jenis informasi di masa mendatang pada proyek-proyek di unit kerja.

56 49 DAFTAR PUSTAKA Fatimah, Elly dan Erna Irawati Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Manajemen Aparatur Sipil Negara. Jakarta : LAN. Komisi Pemberantasan Korupsi Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II dan III Anti Korupsi. Jakarta: LAN. Kumorotomo, Wahyudi, dkk Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II dan III Etika Publik. Jakarta: LAN. Kusumasari,Bevaola,dkk Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II dan III Akuntabilitas. Jakarta: LAN. Latief, Yudi, dkk Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II dan III Nasionalisme. Jakarta: LAN. Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 03/PRT/M/2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Purwanto, Erwan Agus, dkk Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Pelayan Publik. Jakarta : LAN. Suwarno, Yogi dan Tri Atmojo Sejati Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Whole Of Goverment. Jakarta : LAN. Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Utomo, Tri Widodo W Utomo, dkk Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Habituasi. Jakarta : LAN. Yuniarsih, Tjuju dan Muhammad Taufiq Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I/II dan III Komitmen Mutu. Jakarta: LAN

57

58

59

60

61

62

63

64

65

66

67

68

69

70

71

72

73

74

75

76

77

78

79

80

81

MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 20/PRT/M/2016 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 21/PRT/M/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 21/PRT/M/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 21/PRT/M/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 22 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM. mempergunakan pendekatan one river basin, one plan, and one integrated

IV. GAMBARAN UMUM. mempergunakan pendekatan one river basin, one plan, and one integrated IV. GAMBARAN UMUM A. Umum Dalam Pemenuhan kebutuhan sumber daya air yang terus meningkat diberbagai sektor di Provinsi Lampung diperlukan suatu pengelolaan sumber daya air terpadu yang berbasis wilayah

Lebih terperinci

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

BAB III PROFIL PERUSAHAAN BAB III PROFIL PERUSAHAAN 3.1 Tinjauan Umum Perusahaan Balai Besar Wilayah Sungai Citarum adalah unit pelaksana teknis dan bidang konservasi Sumber Daya Air, pengembangan Sumber Daya Air, pendayagunaan

Lebih terperinci

2017, No menghadapi ancaman melalui peningkatan kesadaran bela negara di lingkungan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah; c. bahwa berda

2017, No menghadapi ancaman melalui peningkatan kesadaran bela negara di lingkungan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah; c. bahwa berda No.1839, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA LAN. Latsar CPNS Gol. II. PERATURAN LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PELATIHAN DASAR CALON

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk menyimpan air yang berlebih pada

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk menyimpan air yang berlebih pada

Lebih terperinci

PENJELASAN AKTUALISASI NILAI DASAR PROFESI PNS

PENJELASAN AKTUALISASI NILAI DASAR PROFESI PNS DIKLAT PRAJABATAN POLA BARU TAHUN 2016 1 PENJELASAN AKTUALISASI NILAI DASAR PROFESI PNS Sumber : Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang ASN; Peraturan Kepala LAN-RI, Nomor 38 Tahun 2014 tentangpedoman

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 216 NOMOR SP DIPA-33.1-/216 DS2286-196-725-318 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 23 tentang Keuangan Negara. UU No.

Lebih terperinci

Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Dr. Adi Suryanto, MSi

Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Dr. Adi Suryanto, MSi Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Dr. Adi Suryanto, MSi Disampaikan dalam Sosialisasi Pelatihan Dasar CPNS Jakarta, 24 Pebruari 2017 Pokok Pembahasan Kebijakan Nasional tentang Pengembangan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/PRT/M/2015 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/PRT/M/2015 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/PRT/M/2015 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI ANGGARAN T.A2017

LAPORAN REKAPITULASI ANGGARAN T.A2017 LAPORAN REKAPITULASI ANGGARAN T.A217 Halaman : 1 33 33.1 33.1.1 2379 2382 2383 2384 2387 5682 33.1.2 2381 2389 239 33.2 33.2.3 2391 2392 2393 2394 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT 2.747.76.255

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK NOMOR DIPA--0/2013 DS 3065-1154-2414-8690 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang

Lebih terperinci

ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM

ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR: 01/PRT/M/2008 18 Januari 2008 Tentang: ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR DAFTAR ISI PENGANTAR I. Direktorat

Lebih terperinci

2 sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu membangun bendungan; d. bahwa untuk membangun bendungan sebagaimana dimaksud pada huruf c, yang

2 sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu membangun bendungan; d. bahwa untuk membangun bendungan sebagaimana dimaksud pada huruf c, yang No.771, 2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMEN PU-PR. Bendungan. Pencabutan. PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27/PRT/M/2015 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG 1 SALINAN BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG,

Lebih terperinci

RENJA K/L TAHUN 2016

RENJA K/L TAHUN 2016 RENJA K/L TAHUN 2016 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DAFTAR ISI 1. FORMULIR I 2. FORMULIR II a) SEKRETARIAT JENDERAL b) INSPEKTORAT JENDERAL c) BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN d) BADAN

Lebih terperinci

DESAIN PELATIHAN DASAR CALON PNS (Diklat Terintegrasi Bagi CPNS)

DESAIN PELATIHAN DASAR CALON PNS (Diklat Terintegrasi Bagi CPNS) DESAIN PELATIHAN DASAR CALON PNS (Diklat Terintegrasi Bagi CPNS) PUSAT PENGEMBANGAN PROGRAM DAN PEMBINAAN DIKLAT LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA Pokok Bahasan 1 2 3 4 Diklat Terintegrasi Bagi CPNS Kompetensi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2010 TENTANG BENDUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk menyimpan air yang berlebih pada

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1919, 2015 KEMENAG. Diklat. Penyelenggaraan. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI

Lebih terperinci

POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM TAHUN 2016

POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM TAHUN 2016 POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM TAHUN 2016 ESELON II ESELON III ESELON IV INPUT SASARAN STRATEGIS (SARGIS) IK SARGIS SASARAN PROGRAM IK PROGRAM SASARAN KEGIATAN IK KEGIATAN Persentase prasarana aparatur

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT KATA PENGANTAR Sebagai tindaklanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang mewajibkan bagi setiap pimpinan instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. satu Balai yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor:

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. satu Balai yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Organisasi Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS MS) merupakan salah satu Balai yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor:

Lebih terperinci

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN LAMONGAN

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN LAMONGAN Lampiran V PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda

Lebih terperinci

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA Di Sampaikan Pada Acara Sosialisasi Pembinaan Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Kementerian PUPR Yogyakarta, 9 Februari

Lebih terperinci

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PAREPARE, Menimbang : a.

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 89 TAHUN 2008

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 89 TAHUN 2008 GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 89 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS SEKRETARIAT, BIDANG, SUB BAGIAN DAN SEKSI DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN PROVINSI JAWA TIMUR GUBERNUR JAWA TIMUR

Lebih terperinci

WALIKOTA TASIKMALAYA,

WALIKOTA TASIKMALAYA, WALIKOTA TASIKMALAYA PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 23 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS UNIT DINAS BINA MARGA, PENGAIRAN, PERTAMBANGAN DAN ENERGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2018 NOMOR : SP DIPA /2018

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2018 NOMOR : SP DIPA /2018 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK NOMOR : SP DIPA-33.1-/218 A. DASAR HUKUM : 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 23 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 24 tentang Perbendaharaan

Lebih terperinci

Peran Mentor Dalam Proses Percepatan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Aparatur Sipil Negara di BMKG

Peran Mentor Dalam Proses Percepatan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Aparatur Sipil Negara di BMKG Peran Mentor Dalam Proses Percepatan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Aparatur Sipil Negara di BMKG DR. Hendar Gunawan MSc, Kapusdiklat BMKG. 1. Pendahuluan Peran Mentor lebih dari orang tua, pelatih,

Lebih terperinci

Sekretariat Jenderal KATA PENGANTAR

Sekretariat Jenderal KATA PENGANTAR RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) SEKRETARIAT JENDERAL 2014 KATA PENGANTAR Sesuai dengan INPRES Nomor 7 Tahun 1999, tentang Akuntabilits Kinerja Instansi Pemerintah yang mewajibkan kepada setiap instansi pemerintah

Lebih terperinci

POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG TAHUN 2017 ESELON II ESELON III ESELON IV

POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG TAHUN 2017 ESELON II ESELON III ESELON IV POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG TAHUN 2017 ESELON II ESELON III ESELON IV INPUT (Rp) SASARAN STRATEGIS (SARGIS) IK SARGIS SASARAN PROGRAM IK PROGRAM SASARAN KEGIATAN IK KEGIATAN Meningkatnya

Lebih terperinci

DINAS PENGAIRAN Kabupaten Malang Latar Belakang

DINAS PENGAIRAN Kabupaten Malang Latar Belakang 1.1. Latar Belakang yang terletak sekitar 120 km sebelah selatan Kota Surabaya merupakan dataran alluvial Kali Brantas. Penduduk di Kabupaten ini berjumlah sekitar 1.101.853 juta jiwa pada tahun 2001 yang

Lebih terperinci

BUPATI SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR 1 BUPAT SAMPANG PROVNS JAWA TMUR PERATURAN BUPAT SAMPANG NOMOR 57 TAHUN 2017 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANSAS, TUGAS DAN FUNGS, SERTA TATA KERJA DNAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN SAMPANG

Lebih terperinci

BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTANN SELATAN PERATURAN BUPATI TANAH BUMBU NOMOR 24 TAHUN TENTANG

BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTANN SELATAN PERATURAN BUPATI TANAH BUMBU NOMOR 24 TAHUN TENTANG BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTANN SELATAN PERATURAN BUPATI TANAH BUMBU NOMOR 24 TAHUN 2017 TENTANG TUGAS, FUNGSI, URAIAN TUGAS DAN TATA KERJA UNSUR-UNSUR ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUMM DAN PENATAAN

Lebih terperinci

LaKIP Laporan Kinerja Instansi Pemerintah BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

LaKIP Laporan Kinerja Instansi Pemerintah BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA LaKIP 2016 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Laporan Kinerja Instansi Pemerintah 2016 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas

Lebih terperinci

Hak Cipta Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2015

Hak Cipta Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2015 Hak Cipta Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2015 Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Jl. Veteran No. 10 Jakarta 10110 Telp. (62 21) 3868201, Fax. (62 21) 3800188 AKTUALISASI NILAI-NILAI

Lebih terperinci

KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA

KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA Menimbang : a. bahwa dengan

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA Pada penyusunan Laporan Akuntabilias Kinerja Tahun 2013 ini, mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor

Lebih terperinci

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA Disampaikan pada Sosialisasi Pembinaan Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Makassar,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29/PRT/M/2015 TENTANG RAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29/PRT/M/2015 TENTANG RAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29/PRT/M/2015 TENTANG RAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

*14730 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 7 TAHUN 2004 (7/2004) TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

*14730 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 7 TAHUN 2004 (7/2004) TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Copyright (C) 2000 BPHN UU 7/2004, SUMBER DAYA AIR *14730 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 7 TAHUN 2004 (7/2004) TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 68 TAHUN 2016 TENTANG RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN WONOSOBO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 12/PRT/M/2006. TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI. MENTERI PEKERJAAN UMUM,

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 12/PRT/M/2006. TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI. MENTERI PEKERJAAN UMUM, PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 12/PRT/M/2006. TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI. MENTERI PEKERJAAN UMUM, Menimbang : bahwa dalam rangka pengelolaan sumber daya air

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG NOMOR 03 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SUNGAI DAN DRAINASE

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG NOMOR 03 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SUNGAI DAN DRAINASE LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG NOMOR : 03 TAHUN 2010 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG NOMOR 03 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SUNGAI DAN DRAINASE DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TANGERANG,

Lebih terperinci

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA DI PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA Disusun Oleh : Astuti Wulan Yanuari, S.I.A NIP.

Lebih terperinci

BAB III ISU ISU STRATEGIS

BAB III ISU ISU STRATEGIS BAB III ISU ISU STRATEGIS 3.1 IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI Berdasarka Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan No 03 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten

Lebih terperinci

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG, DAN PERTANAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

- 5 - BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

- 5 - BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 - 2-2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209); 3. Undang-Undang Nomor

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 01/PRT/M/2016 TENTANG TATA CARA PERIZINAN PENGUSAHAAN SUMBER DAYA AIR DAN PENGGUNAAN SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. UMUM

BAB I PENDAHULUAN 1.1. UMUM BAB I PENDAHULUAN 1.1. UMUM S ebagai upaya untuk merespons terhadap berbagai perubahan, baik yang terkait perubahan kondisi sosial, ekonomi dan politik yang berkembang dalam masyarakat dan adanya tuntutan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang LAMPIRAN PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III A. Latar Belakang BAB

Lebih terperinci

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Bab III Isu-Isu Strategis Berdasarkan Tugas dan Fungsi 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Bila dilihat dari hasil evaluasi pelaksanaan

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK NOMOR SP DIPA-033.02-0/2016 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 07 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 07 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 07 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2016-2021 KATA PENGANTAR AssalamualaikumWrWb, Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat

Lebih terperinci

- 1 - BUPATI BANYUWANGI

- 1 - BUPATI BANYUWANGI - 1 - BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 45 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA, CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Wilayah studi Balai Besar Wilayah Sungai Brantas adalah Wilayah Sungai

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Wilayah studi Balai Besar Wilayah Sungai Brantas adalah Wilayah Sungai BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Balai Besar Sungai Brantas Wilayah studi Balai Besar Wilayah Sungai Brantas adalah Wilayah Sungai (WS) Kali Brantas. WS Kali Brantas merupakan WS terbesar kedua

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN SEKRETARIAT JENDERAL TAHUN 2012

RENCANA KINERJA TAHUNAN SEKRETARIAT JENDERAL TAHUN 2012 RENCANA KINERJA TAHUNAN SEKRETARIAT JENDERAL TAHUN 2012 SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN PERTANIAN 2011 KATA PENGANTAR Sesuai dengan INPRES Nomor 7 Tahun 1999, tentang Akuntabilits Kinerja Instansi Pemerintah

Lebih terperinci

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan Disampaikan oleh : Ir. SUPANDI, MM. Kepala Dinas PU. Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang: a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017 TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017 Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 10 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat

Lebih terperinci

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

Lebih terperinci

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotis

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotis BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.88. 2016 KEMENLH-KEHUTANAN. Pengawasan Intern. Penyelenggaraan. Pencabutan. PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.83/MENLHK-SETJEN/2015

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 46 2016 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG PIAGAM AUDIT INTERNAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA

Lebih terperinci

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN 4.1 Visi dan Misi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dalam upaya mewujudkan rencana pembangunan jangka menengah daerah 2010-2015

Lebih terperinci

U R A I A N JUMLAH PENDAPATAN 10,000, BELANJA BELANJA TIDAK LANGSUNG 48,960,360, BELANJA LANGSUNG 200,545,530,896.00

U R A I A N JUMLAH PENDAPATAN 10,000, BELANJA BELANJA TIDAK LANGSUNG 48,960,360, BELANJA LANGSUNG 200,545,530,896.00 Urusan Pemerintahan Organisasi : : 1.03 URUSAN WAJIB Pekerjaan Umum 1.03.02 Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air KODE 00 00 PENDAPATAN DAERAH 00 00 1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 10,000,000.00 00 00 1 2 Retribusi

Lebih terperinci

SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887); SALINAN BUPATI BULUNGAN PROPINSI KALIMANTAN UTARA PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 38 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang: a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Kedudukan BBWS Balai Besar Wilayah Sungai adalah unit pelaksana teknis di bidang konservasi sumber daya air, pengembangan sumber daya air, pendayagunaan sumber daya

Lebih terperinci

BUPATI BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 76 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 76 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 76 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Bappeda Kabupaten Lahat dalam mewujudkan pencapaian tata pemerintahan yang baik (good gavernance) dan memenuhi tuntutan serta harapan masyarakat atas

Lebih terperinci

- 1 - BUPATI BANYUWANGI

- 1 - BUPATI BANYUWANGI - 1 - BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 45 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA, CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN

Lebih terperinci

PROFIL DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2010

PROFIL DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2010 PROFIL DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2010 SATUAN KERJA A. DASAR HUKUM SATUAN KERJA 1. Peraturan daerah Kabupaten Sumenep Nomor 02 Tahun 2006 tentang Pembentukan Organisasi Dinas

Lebih terperinci

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 55 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS POKOK DAN RINCIAN TUGAS UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA TASIKMALAYA Menimbang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Tengah dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun

Lebih terperinci

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR : 15/PRT/M/2015 TANGGAL 21 APRIL 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 59 2017 SERI : E PERATURAN WALI KOTA BEKASI NOMOR 59 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN WALI KOTA BEKASI NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG PIAGAM AUDIT INTERNAL DI

Lebih terperinci

L A P O R A N K I N E R J A

L A P O R A N K I N E R J A L A P O R A N K I N E R J A 2 0 1 4 A s i s t e n D e p u t i B i d a n g P e m b e r d a y a a n M a s y a r a k a t Deputi Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabinet Republik Indonesia 2014 K a

Lebih terperinci

DINAS SUMBER DAYA AIR DAN PERMUKIMAN PROVINSI BANTEN 1. INFORMASI TENTANG PROFIL BADAN PUBLIK

DINAS SUMBER DAYA AIR DAN PERMUKIMAN PROVINSI BANTEN 1. INFORMASI TENTANG PROFIL BADAN PUBLIK DINAS SUMBER DAYA AIR DAN PERMUKIMAN PROVINSI BANTEN INFORMASI YG WAJIB DISEDIAKAN DAN DIUMUMKAN SECARA BERKALA 1. INFORMASI TENTANG PROFIL BADAN PUBLIK 1.a. Kedudukan domisili beserta alamat lengkap No.

Lebih terperinci

l. pengelolaan ketatausahaan Balai; m. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. (3) Dalam melaksanakan fu

l. pengelolaan ketatausahaan Balai; m. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. (3) Dalam melaksanakan fu BAB XXXIV BALAI PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR WILAYAH SUNGAI CIDURIAN-CISADANE PADA DINAS SUMBER DAYA AIR DAN PEMUKIMAN PROVINSI BANTEN Pasal 153 Susunan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai

Lebih terperinci

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH 1 GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 26 TAHUN 2008 T E N T A N G TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

2 menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia tentang Rawa; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 t

2 menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia tentang Rawa; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 t BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.797, 2015 KEMEN PU-PR. Rawa. Pencabutan. PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29/PRT/M/2015 TENTANG RAWA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BUPATI TASIKMALAYA KEPUTUSAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 20 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN TASIKMALAYA

BUPATI TASIKMALAYA KEPUTUSAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 20 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN TASIKMALAYA BUPATI TASIKMALAYA KEPUTUSAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 20 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS UNIT DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN TASIKMALAYA BUPATI TASIKMALAYA Menimbang : a. bahwa dengan telah diundangkannya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. khusunya di kawasan perumahan Pondok Arum, meskipun berbagai upaya

BAB I PENDAHULUAN. khusunya di kawasan perumahan Pondok Arum, meskipun berbagai upaya BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Kota Tanggerang setiap tahunnya mengalami permasalahan bencana banjir, khusunya di kawasan perumahan Pondok Arum, meskipun berbagai upaya penanganan telah dilakukan.

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Penilaian. Prestasi Kerja. PNS. Pedoman.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Penilaian. Prestasi Kerja. PNS. Pedoman. No. 273, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Penilaian. Prestasi Kerja. PNS. Pedoman. PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN

Lebih terperinci

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kementerian pekerjaan umum BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) adalah instansi yang melakukan aktifitas pengelolaan sumber daya air di wilayah

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BREBES NOMOR 13 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BREBES NOMOR 13 TAHUN 2008 TENTANG LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BREBES Nomor : 21 Tahun : 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BREBES NOMOR 13 TAHUN 2008 TENTANG I R I G A S I DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BREBES, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR

TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR : 10/PRT/M/2015 TANGGAL : 6 APRIL 2015 TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR BAB I TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA

Lebih terperinci

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PIAGAM PENGAWASAN INTERNAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PIAGAM PENGAWASAN INTERNAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK salinan BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PIAGAM PENGAWASAN INTERNAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBAK,

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK LANJUTAN

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK LANJUTAN SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK LANJUTAN TAHUN ANGGARAN 213 NOMOR DIPA-33.5-/213 DS 11-823-4351-5822 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 23 tentang Keuangan Negara.

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2004 TENTANG SUMBER DAYA AIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa sumber daya air merupakan karunia Tuhan Yang

Lebih terperinci

BAB.III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

BAB.III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN BAB.III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi Berdasarkan mandat yang diemban oleh Kementerian Pekerjaan Umum sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan

Lebih terperinci

BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN

Lebih terperinci

LAMPIRAN IX. 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem mempunyai tugas :

LAMPIRAN IX. 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem mempunyai tugas : 172 LAMPIRAN IX PERATURAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS DAERAH KABUPATEN KARANGASEM Dinas Pekerjaan Umum 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem

Lebih terperinci