ANALISIS FUNGSI SETSUBIJI ~PPANASHI DALAM LIGHT NOVEL OOKAMI TO KOUSHINRYOU KARYA ISUNA HASEKURA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ANALISIS FUNGSI SETSUBIJI ~PPANASHI DALAM LIGHT NOVEL OOKAMI TO KOUSHINRYOU KARYA ISUNA HASEKURA"

Transkripsi

1 ANALISIS FUNGSI SETSUBIJI ~PPANASHI DALAM LIGHT NOVEL OOKAMI TO KOUSHINRYOU KARYA ISUNA HASEKURA Desi Natalia, Timur Sri Astami Universitas Bina Nusantara, Jl. Kemanggisan Ilir III No. 45, Kemanggisan/Palmerah, Jakarta Barat (021) , ABSTRACT ~Ppanashi is one of Japanese suffix (setsubiji) that used in daily conversation and also oral language. The purpose of this paper is to understanding the function of the usage and examine the process of the functional forms of ~ppanashi that used in Japanese light novel Ookami to Koushinryou. The research methods that used is descriptive literature and descriptive analysis method. According to Nakamura (2009) ~ppanashi has three functional usages that is : [1] dousha/dekigoto no keizoku. [2] kekka jyoutai no keizoku, and [3] houchi no jyoutai. All the functions is used for the basic theory in this research. It was pointed out that three function of ~ppanashi have been found in light novel Ookami to Koushinryou and the most usage of ~ppanashi that was found in first function, that is dousha/dekigoto no keizoku, where ~ppanashi is used ukemi or passive verb form, and third function, that is houchi jyoutai, where ~ppanashi is used regular verb forms. Keywords : Functional Analysis, ~Ppanashi, Setsubiji, Ukemi ABSTRAK ~Ppanashi termasuk salah satu kata sufiks bahasa Jepang (setsubiji) yang digunakan dalam percakapan seharihari maupun bahasa lisan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami penggunaan fungsi ~ppanashi dan memeriksa fungsi tersebut yang digunakan dalam light novel Jepang yaitu Ookami to Koushinryou. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan dan deskriptif analitis. Menurut Nakamura (2009), ~ppanashi memiliki tiga fungsi yaitu : [1] dousha/dekigoto no keizoku, [2] kekka jyoutai no keizoku, dan [3] houchi no jyoutai. Semua fungsi tersebut akan menjadi landasan teori dalam penelitian ini. Penulis menemukan bahwa ketiga fungsi ~ppanashi tersebut terdapat dalam light novel Ookami to Koushinryou dan penggunaan fungsi ~ppanashi yang paling banyak ditemukan terdapat pada fungsi pertama, yaitu dousha/dekigoto no keizoku, dimana ~ppanashi menggunakan bentuk kata kerja ukemi atau pasif dan fungsi ketiga, yaitu houchi no jyoutai, dimana ~ppanashi menggunakan bentuk kata kerja biasa. Kata kunci: Analisis Fungsi, ~Ppanashi, Setsubiji, Ukemi PENDAHULUAN Setiap manusia perlu bersosialisasi dengan sesama. Karena manusia tidak dapat hidup seorang diri. Cara bersosialisasi dapat melalui berkomunikasi dengan orang-orang yang berada di sekelilingnya. Dalam berkomunikasi tersebut diperlukan suatu alat pengantar yaitu bahasa sebagai alat dan sarana berkomunikasi.

2 , atau atau tersebut yang,,. Menurut Widjono (2007 : 14) bahasa adalah sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat. Sutedi (2003 : 7) mengungkapkan bahwa bahasa Jepang dapat dikatakan sebagai bahasa yang kaya dengan huruf tetapi miskin dengan bunyi, karena hanya memiliki lima buah huruf vokal dan beberapa buah konsonan yang diikuti vokal tersebut dalam bentuk suku kata terbuka. Dalam penyampaian kosakata dalam bahasa Jepang digunakan 3 (tiga) macam huruf, yaitu huruf hiragana, huruf katakana dan huruf kanji. Hiragana dan Katakana adalah huruf yang berasal dari Jepang, sedangkan huruf kanji diadaptasi dari China. Ketiga huruf tersebut seringkali digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Jepang. Dalam bahasa Jepang kita tidak hanya mempelajari ketiga huruf tersebut. Tetapi juga tata bahasa yang digunakan dalam bahasa 接 辞 Jepang. Dan seringkali kita menemukan kata-kata dalam bahasa Jepang yang memiliki makna yang lebih dari satu maupun kemiripan makna satu kata dengan kata lainnya. Oleh karena itu, tidak mudah dalam mempelajari bahasa Jepang. 接 頭 辞 接 辞 接 尾 辞 接 尾 辞 Salah satunya dalam bahasa Jepang terdapat penggunaan fungsi yang mirip yaitu kata ~panasphi dan ~mama. Kata ~ppanashi termasuk dalam kata bentukan, dalam bahasa Jepang disebut Haseigo. Menurut Masuoka (2000 : 10) di dalam haseigo terdapat setsuji setsuji dapat diartikan sebagai kata imbuhan. Kata imbuhan dalam bahasa Jepang dapat dibagi kembali menjadi 2 (dua) jenis yaitu settouji kata imbuhan depan 接 名 詞 性 接 尾 辞 disebut dengan prefiks dan setsubiji kata imbuhan akhiran disebut dengan sufiks. Dari kedua jenis setsuji kembali dapat diklasifikasikan ke ruang lingkup yang lebih kecil. Salah satunya adalah setsubiji dibagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu meishisei setsubiji keiyoushisei setsubiji 形 容 詞 性 接 尾 辞 dan doushisei setsubiji 動 詞 性 接 尾 辞 語 いう 辞 を は 派 生 語 する ( 派 生 語 語 幹 )を の 前 構 に 成 付 する くものを 要 素 であり 接 頭 辞 語 幹 ( 後 派 ろに 生 語 付 幹 くものを )に 付 加 して 接 尾 独 辞 立 と の Masuoka dan Takubo (2000:62) kemudian mendefinisikan setsuji sebagai berikut: Terjemahan: Setsuji adalah unsur yang dikomposisikan pada kata (kata dasar) dan munculnya suatu kata tersendiri yang ditambahkan pada akar kata (akar kata dasar). Kata yang ditempelkan di depan akar kata disebut prefiks dan kata yang ditempelkan di belakang akar kata disebut sufiks. Pada penjelasan setsuji diatas, dapat diketahui kata ~pppanashi termasuk dalam sufiks atau disebut setsubiji. Dalam mempelajari bahasa Jepang, penulis sering mendengar kata ~ppanashi dipakai baik dalam novel, drama/ film Jepang maupun percakapan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Konishi (2001:121) kata setsubiji ~ppanashi mempunyai makna, yaitu mendeskripsikan suatu keadaan setelah terjadinya sesuatu yang membuat keadaan tersebut seperti itu. Alasan inilah yang membuat penulis tertarik untuk meneliti fungsi setsubiji ある ~ppanashi sebagai bahan penelitian. Sehingga dengan mempelajari fungsi setsubiji ~ppanashi, akan menambah 様 kemampuan 子 状 を 態 表 変 す 化 が 起 こった 後 当 然 期 待 される2 度 目 の 状 態 変 化 が 起 こらず その 状 態 が 継 続 している berbahasa Jepang. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis akan meneliti tentang fungsi penggunaan setsubiji ~ppanashi dalam light novel Jepang Ookami to Koushinryou yang diterbitkan pada tahun Selanjutnya, mengenai arti setsubiji ~ppanashi, Nakamura (2009) memberikan pendapatnya yaitu sebagai berikut: Terjemahan: menggambarkan suatu keadaan yang sedang berlanjut, dimana keadaan tersebut tidak terjadi perubahan yang diharapkan pada keadaan kedua, setelah terjadinya perubahaan pada keadaan yang pertama. Berikut adalah fungsi setsubiji ~ppanashi ( っぱなし) yang dibagi menjadi 3 bagian diikuti dengan contoh kalimat menurut Nakamura (2009)

3 . dan dan 弟 動 は2 作 時 出 間 来 歌 事 いっぱなしだ の 継 続 用 法 : 結 果 状 態 の 継 続 用 昨 日 からこの 部 屋 の 電 気 はつきっぱなしだ 自 動 詞 放 置 の 状 態 用 マンガが 読 みっぱなしだ 他 動 詞 menyatakan suatu kejadian dan aksi yang berkelanjutan. Dalam hal ini adanya subjek yang melakukan. 法 Contoh kalimat : Otouto wa nijikan utaippanashi da. Adik menyanyi terus-menerus selama 2 jam. : menyatakan hasil perubahan yang berkelanjutan dari suatu keadaan. Keadaan tersebut diakibatkan oleh adanya suatu kegiatan yang disebut 動 作 Fungsi ini harus menggunakan jenis 法 kata kerja selalu berobjek benda mati. Contoh kalimat : Kinou kara kono heya no denki wa tsukippanashi da. Lampu kamar ini dari kemarin terus menyala. : menyatakan keadaan yang tanpa memiliki kaitan dengan suatu aksi maupun menimbulkan perubahan, hanya menambahkan kata kerja langsung di depan ~ppanashi.. Dan fungsi ini harus menggunakan jenis kata kerja berobjek benda mati. Contoh kalimat : Manga ga yomippanashi da. Membaca komik. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penyusunan skripsi ini adalah metode kajian pustaka dan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Menurut Nyoman (2010:196) yang dimaksud dengan metode kepustakaan adalah pengumpulan data yang dilakukan melalui tempat-tempat penyimpanan hasil penelitian, yaitu perpustakaan. Data yang digunakan diambil dari perpustakaan Universitas Bina Nusantara, Japan Foundation, ci-nii.ac.jp dan lainnya. Sedangkan metode deskriptif analitis menurut Nyoman (2010:336) mengatakan yang dimaksud dengan metode deskriptif analitik adalah metode dengan cara menguraikan sekaligus menganalis. Dengan menggunakan kedua cara secara bersama-sama, maka diharapkan objek dapat diberikan makna secara maksimal. Data dikumpulkan kemudian dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian sehingga menghasilkan simpulan HASIL DAN BAHASAN Dari hasil analisis data yang dilakukan melalui light novel Ookami to Koushinryou, maka didapatkan hasil sebagai berikut : 1. Menyatakan aksi atau kejadian yang berkelanjutan (Dousa/dekigoto no Keizoku) Jilid 2, halaman 90 Situasi: Ada seorang pemuda bernama Kraft Lawrence, ia seorang pedagang yang berkelana dari satu kota ke kota lainnya, suatu hari ketika ia datang ke kota Pasloe, ia bertemu dengan seorang gadis yang bernama Holo. Wujud sebenarnya Holo adalah seorang dewi serigala, ia sudah tinggal di kota Pasloe selama beratus-ratus tahun, dan ia rindu untuk pulang ke kampung halamannya yaitu di desa Yoitsu. Oleh karena itu, ia meminta Lawrence untuk mengantarkannya pulang ke desa Yoitsu, sejak saat itu mereka memulai perjalanan bersama. Setelah beberapa waktu berlalu, Lawrence dan Holo sedang berada dalam perjalanan menuju ke kota Ruvinheigen. Lawrence

4 mengambil jalan pendek melalui hutan, dimana jalan hutan tersebut jarang dilalui oleh orang, karena ada rumor yang mengatakan banyak serigala di hutan tersebut. Holo tahu bahwa Lawrence merasa takut, Sehingga untuk menenangkannya Holo mengatakan ketika sedang tertidur maupun tidak, setiap binatang akan sadar apabila ada bahaya yang mendekat. Lalu Lawrence menggoda Holo dengan mengatakan ia tertidur dengan mendengkur. Saat ホロは mendengar itu wajah Holo menjadi cemberut dan dengan nada kesal menyangkal bahwa ia tidak mendengkur. ばゆい 沽 出 券 会 関 った わるとでも 当 初 こそやられっぱ 言 やられっぱなし わんばかりにむきになっているが ロレンスはその なしだったが だいぶホロの 扱 いに 慣 れてきたと 刺 すような 実 感 視 できた 線 がこそ Kutipan : Terjemahan: Holo dengan serius menanggapi 動 作 出 来 hal 事 の tersebut 継 続 用 seperti 法 出 会 った 当 初 suatu yang penting, tetapi Lawrence merasa tatapan mata Holo yang tajam itu mengganggu. Holo seringkali bersikap seperti itu sejak pertama kali bertemu, tetapi Lawrence merasa ia menjadi terbiasa diperlakukan Holo seperti itu. Analisis : Kata ~ppanashi yang terdapat pada kalimat こそやられっぱなしだった berfungsi untuk やられっぱなしだったが だいぶホロの その 刺 すような 視 線 扱 いに 慣 れてきたと 実 感 出 会 ロレンスは った 当 初 こそ menunjukkan aksi yang terjadi berlangsung secara berkelanjutan seperti yang telah dijelaskan oleh Nakamura (2009:110) bahwa : menyatakan suatu kejadian dan aksi yang berkelanjutan. Dari kalimat tersebut dapat dikatakan bahwa Lawrence sebagai subjek penderita. Kemudian pada situasi diatas dapat diketahui bahwa Lawrence terus ditatap tajam oleh Holo. Karena pada kalimat berikut ini がこそばゆい menyatakan bahwa Lawrence memang merasakan tatapan yang tajam. Tetapi aksi tersebut pernah dirasakan oleh Lawrence. Sehingga pada kalimat berikut ini できた menyatakan bahwa sejak dari pertama kali Lawrence dan Holo bertemu, tatapan tajam tersebut sering dilakukan, sehingga membuat Lawrence terbiasa dengan tatapan tajam yang dilakukan oleh Holo. Jadi, dengan demikian analisis yang terdapat pada data satu memang benar menunjukan bahwa fungsi penggunaan setsubiji [っぱなし] sebagai dousa/dekigoto no keizoku adalah hal yang benar. Karena dalam kalimat tersebut, yarareppanashi digunakan untuk menyatakan aksi Holo menatap dengan tajam berlangsung secara berkelanjutan sesuai dengan fungsi ~ppanashi yang telah dikemukan oleh Nakamura (2009:110). 2. Menyatakan hasil yang berkelanjutan dari sebuah keadaan (Kekka jyoutai no Keizoku) Jilid 2, halaman 150 Situasi : Lawrence dan Holo tiba di kota Ruvinheigen, kemudian mereka memesan kamar hotel dan menyimpan kereta kuda. Saat itu hari masih siang, sehingga mereka pergi mencari tempat perdangangan untuk memulai penawaran bisnis dagang, tetapi sebelum itu mereka pergi ke pusat kota, dimana terdapat banyak stan makanan maupun minuman, serta terdapat pertunjukkan hiburan. Lawrence dan Holo mampir di salah satu stan minuman sambil menikmati pertunjukkan, mereka minum bir dan makan snack. Setelah itu mereka pergi ke tempat perdagangan. Kutipan cerita :

5 . それでようやくホロは で どこ 拭 ふこうとする しかし ふとそれを 商 館 だが おい 行 くのかや? 口 元 くらいぬぐったらどうだ にビールの 思 泡 いとどまるとひょいとロレンスの がつきっぱなしなことに 気 がついたようで 服 の すそを 裾 掴 んで 自 分 口 の 元 服 を の ぬぐっ 拭 袖 で た Terjemahan : Lalu, kemana kita pergi? Ke tempat perdagangan hei bagaimana kalau kamu seka dulu yang menempel dipinggir mulutmu itu Dengan begitu, akhirnya Holo sadar dari tadi ada busa bir yang menempel dipinggir mulutnya, seperti ingin menyekanya dengan lengan bajunya sendiri. Tetapi dengan cepat Holo berubah pikiran dan memegang lengan baju Lawrence dan menyekanya. Analisis : Kata tsukippanashi pada kutipan light novel tersebut sesuai dengan teori yang telah dijelaskan oleh Nakamura (2009:109) bahwa fungsi 結 果 状 態 の 継 続 ホロは 口 menyatakan 元 にビールの おい hasil 泡 perubahan がつきっぱなしなことに 口 元 yang berkelanjutan 気 dari suatu keadaan. Dari kutipan diatas, Holo tidak sadar bahwa terdapat busa bir yang menempel dipinggir mulutnya. Hal ini dapat dilihat pada kalimat ucapan Lawrence sebelumnya yaitu くらいぬぐったらどうだ yang menunjukkan Lawrence menyuruh Holo untuk menyeka mulutnya. Lawrence melakukan itu berarti Holo sedang dalam keadaan tidak sadar ada busa bir yang menempel. Setelah Lawrence menyuruh menyekanya, barulah Holo sadar bahwa terdapat busa bir yang telah sejak tadi menempel dipinggir mulutnya, hal tersebut dapat dilihat dalam kutipan yang mengatakan がつぃた. Oleh karena itu dapat dilihat bahwa adanya rentang waktu saat Lawrence dan Holo setelah meninggalkan pusat kota seusai minum bir, busa bir yang menempel di pinggir mulut Holo tidak hilang dan keadaannya terus menempel di pinggir mulut Holo. Oleh karena itu untuk menggambarkan keadaan tersebut, penulis light novel memakai kata つきっぱなし, hal ini sesuai dengan teori yang dijelaskan oleh Nakamura (2009:109) bahwa fungsi 結 果 状 態 の 継 続 yaitu untuk menyatakan hasil perubahan yang berkelanjutan dari suatu keadaan. Dimana keadaan tersebut diakibatkan oleh adanya suatu kegiatan yang disebut 動 作 自 動 詞 2 Busa bir menempel dikarenakan oleh Holo yang meminum bir, tetapi tidak sadar busa bir tersebut menempel di pinggir mulutnya. Sehingga dari keadaan yang tidak ada busa bir menjadi ada. Dan dari perubahaan keadaan tersebut menghasilkan busa bir tersebut menempel. Kemudian kata kerja つく juga merupakan jenis kata kerja. Jadi, dengan demikian analisis yang terdapat pada data memang benar menunjukan bahwa fungsi penggunaan setsubiji [っぱなし] sebagai kekka jyoutai no keizoku adalah hal yang benar. Karena dalam kalimat tersebut, tsukippanashi digunakan untuk menyatakan hasil perubahan suatu keadaan busa bir yang terus menempel di pinggir mulut Holo. Sehingga hal tersebut sesuai dengan fungsi ~ppanashi yang telah dikemukan oleh Nakamura (2009:109). 3. Menunjukan keadaan yang dibiarkan (Houchi no Jyoutai) Jilid 9, halaman 292 Situasi: Setelah beberapa hari Lawrence dan Holo tiba di kota Gerube. Lawrence terlibat dalam perselisihan antar pedagang di kota tersebut, yaitu antara Keeman, Eve, dan Reynold. Lawrence menjadi pembawa pesan antara Keeman dan Eve. Akan tetapi terjadi kejadian yang diluar rencana yaitu awalnya Keeman yang bekerja sama dengan Lawrence menjadi mengkhianati Lawrence dan berkomplot dengan Reynold untuk menculik Eve. Sehingga Lawrence dan Holo yang berada di penginapan memutuskan untuk menolong Eve.

6 adalah いしだんを スは わけではない それでも まっすぐに 石 段 開 けっぱなしになっていた 下 がり 教 会 の 騒 ぎを 見 入 物 り している 口 向 から かう 中 人 場 に 垣 所 入 の があった り 中 に 若 紛 干 れ さらに きしむ 軋 見 慣 階 れた 段 を 歩 ようしきの 様 上 を って 式 進 めていく 三 見 階 慣 に れた 上 がる 確 建 信 物 があった ロレン Kutipan : Terjemahan: Lawrence menuruni tangga berbatu, bergabung di dalam kumpulan orang dan terus berjalan. Ia bukannya merasa percaya diri. Tetapi, ia mempunyai tempat yang harus dituju. Bangunan yang biasa dilihat. Lawrence masuk ke dalam melalui pintu masuk yang terus terbuka dan menaiki tangga menuju lantai 3. Analisis : Kata akeppanashi pada kutipan light novel tersebut sesuai dengan teori yang telah dijelaskan oleh Nakamura (2009:108) bahwa fungsi 放 置 の 状 態 menyatakan keadaan yang dibiarkan. Dalam kutipan cerita novel tersebut diceritakan bahwa Lawrence terlibat dalam perselisihan antar pedagang di kota Gerube, yaitu antara Reynold, Eve, dan Keeman. Dan ketika ia menjadi pembawa pesan kepada Eve, Eve diculik didepan mata Lawrence. Sehingga Lawrence kembali ke penginapan dan ia memutuskan untuk menyelamatkan Eve, setelah berdiskusi dengan Holo, dan hal tersebut dapat dilihat pada kutipan novel yang tertulis pada halaman 232, berikut ini 宿 ホロはロレンスの 手 を 引 いて 歩 き 出 でじっとしていられるわけはない yang berarti Lawrence sedang berada 入 り 口 di から penginapan 中 に 入 dan berpikir bahwa ia tidak bisa terus diam di dalam penginapan. Kemudian setelah berdiskusi dengan Holo, Holo menyarankan agar Lawrence pergi menolong Eve. Seperti pada kutipan novel yang tertulis pada halaman 234, berikut ini し menunjukkan Holo menarik tangan lawrence dan pergi keluar. Hal tersebut 放 membuktikan 置 の 状 態 ロレンスは 開 けっぱなしになっていた bahwa Lawrence keluar dari penginapan dan akhirnya pergi ke gereja tempat Eve berada untuk menolong Eve. Setelah Lawrence berhasil menolong Eve, Lawrence kembali ke penginapan dan pintu masuknya sedang dalam keadaan terbuka terus, hal ini dapat dilihat pada kutipan berikut ini り. Keadaan itu terjadi disebabkan saat Holo menarik tangan Lawrence dan pergi meninggalkan penginapan, pintu itu menjadi terbuka dan tidak tertutup kembali. Sehingga keadaan pintu yang terbuka itu terus terbuka. Kata akeppanashi pada kutipan light novel tersebut sesuai dengan teori yang telah dijelaskan oleh Nakamura (2009:108) bahwa fungsi untuk menyatakan keadaan yang dibiarkan, tanpa ada kaitannya dengan aksi maupun menimbulkan perubahan. Pada keadaan kutipan di cerita light novel diatas, setelah pintu yang tadinya tertutup menjadi terbuka, adanya harapan pintu itu tertutup kembali, namun tidak terjadi. Sehingga pintu masuk penginapan tersebut dalam keadaan dibiarkan terbuka. Jadi, dengan demikian analisis yang terdapat pada data 3 memang benar menunjukan bahwa fungsi penggunaan setsubiji [っぱなし] sebagai houchi no jyoutai adalah hal yang benar. Karena dalam kalimat tersebut, akeppanashi digunakan untuk menyatakan keadaan yang terbiarkan yaitu pintu masuk penginapan yang terbuka terus berlanjut. Sehingga hal tersebut sesuai dengan fungsi ~ppanashi yang telah dikemukan oleh Nakamura (2009:108). Jadi, untuk mempermudah pembaca maka penulis menjabarkan masing-masing penggunaan fungsi partikel atau setsubiji [っぱなし] yang terdapat dalam korpus data pada tabel dibawah ini :

7 ., sebanyak sebanyak sebanyak adanya 動 作 出 来 事 の 継 続 [っぱなし Tabel Jumlah Keseluruhan Penggunaan Fungsi Setsbiji っぱなし] Dalam Light Novel Ookami to ふりまわされっぱなし やられっぱなし Koushinryou No. Fungsi Kata Makna Jumlah 1 : Aksi atau Kejadian yang ditatap terus menerus berkelanjutan 結 果 状 態 の 継 続 ひっぱられっぱなし もらいっぱなし dikendalikan terus 3 menerus つきっぱなし menerima terus menerus 2 : ditarik terus menerus Hasil yang berkelanjutan dari suatu 放 置 の keadaan 状 態 おれっぱなし menempel terus あけっぱなし menerus 3 terlipat terus menerus 3 : Keadaan yang dibiarkan terbuka terus menerus 1 Total 7 作 放 置 出 の 来 状 事 態 の 継 続 動 SIMPULAN DAN SARAN Setelah melakukan analisis, penulis menemukan tiga fungsi setsubiji ~ppanashi dari tiga fungsi yang telah dipaparkan oleh Nakamura Ai (2009). Ketiga fungsi tersebut yaitu (1) fungsi dousa/dekigoto no keizoku, (2) fungsi kekka joutai no keizoku 結 果 状 態 の 継 続 動 作 出 来 事 の 継 続 やられっぱなし ふりまわされっぱなし ひっぱられ dan (3) fungsi houchi no joutai Setelah melakukan analisis pada kalimat-kalimat yang terdapat dalam light novel Ookami to Koushinryou yang dihubungkan dengan teori setsubiji ~ppanashi, penulis menemukan setsubiji ~ppanashi yang memiliki fungsi 3 data, yaitu っぱなし. Kemudian setsubiji ~ppanashi yang memiliki fungsi 結 果 の 継 続 あ 1 data, yaitu けっぱなし. Dan setsubiji ~ppanashi yang memiliki fungsi 放 置 状 態 つきっぱ 動 作 出 来 事 の 継 自 続 動 3 data, yaitu なし もらいっぱなし おれっぱなし. Berdasarkan analisis data yang telah diteliti, penulis menarik kesimpulan bahwa setsubiji ~ppanashi memiliki perbedaan dalam penggunaannya, yaitu fungsi terdapatnya suatu aksi ataupun kejadian yang muncul dan terfokus pada subjek pelaku dalam kalimat. Lalu, fungsi 詞 他 結 動 果 詞 状 態 の 放 継 置 続 の 状 態 perubahan yang terjadi pada suatu kejadian dan memakai jenis kata kerja. Serta fungsi tidak memiliki kaitan dengan aksi maupun perubahan dan memakai jenis kata kerja.

8 Setelah meneliti dan menganalisis setsubiji ~ppanashi dalam light novel Ookami to Koushinryou, penulis juga menemukan bentuk-bentuk ~ppanahsi yang sering dipasangkan dengan bentuk kalimat ~ni naru, ~ni suru, ~da, ~no. Sehingga penulis menyarankan kepada peneliti selanjutnya agar dapat meneliti bentuk-bentuk ~ppanashi tersebut pada penelitian selanjutnya. Peneliti selanjutnya dapat menggunakan korpus data light novel, novel, atau manga karena setsubiji ~ppanashi seringkali ditemukan dalam narasi maupun bahasa lisan, sehingga jika menggunakan korpus tersebut maka akan banyak menemukan penggunaan ~ppanashi di dalamnya. Selain itu penulis juga menyarankan untuk menggunakan korpus data yang sesuai dengan minat yang disukai oleh peneliti. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesulitan-kesulitan yang muncul ketika melakukan penelitian sehingga penelitian dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. REFERENSI Hadano Eito Kai Kankei Doushi. Diperoleh 3 Juni 2015 dari Hasekura, I. (2006). Ookami to Koushinryou. Seri Tokyo: ASCII Media Works Hasekura, I. (2009). Spice and Wolf. Seri English: Yen Press Horiguchi, K. (1999). ~ri,~tari ~keri no Hyougen. Tenri Daigaku Kokugo Kokubun Kaihen, 43(732), Konishi, M. (2001). Gendai Nihongo no ~panashi to Aspect Teki Imi Doushi no Imiron e no Yobi Teki Kousatsu Toshite-. Kyoto Daigaku Daigakuin Bungaku Kenkyuuka Gengogaku Kenkyuushitsu, 20(812), Kudou, M. (1997). Aspect,Tense Taikei to Text: Gendai Nihongo no Jikan no Hyougen. (cetakan kedua ). Tokyo: Hitsuji Shobou. Masuoka, T & Takubo, Y. (2000). Kiso Nihongo Bunpou. (cetakan ke-13). Tokyo: Kuroshio Shuppan Miller, S.J. (2009). Historical Dictionary of Modern Japanese Literature and Theater. Amerika: Scarecrow Press, Inc Nakamura, A. (2009). ~ppanashi no Imi Yohou ni Kansuru Kenkyuu. Jissen Kokubungaku, 75(1183), Nyoman, K. (2010). METODOLOGI PENELITIAN:Kajian Budaya dan Ilmu-ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya. (cetakan pertama). Yogyakarta: Pustaka Pelajar Okuda, Y. (1967). Nihongo Shidou. Kyouiku Hyouron, 195(156), Ramlan, M. (1978). MORFOLOGI:Suatu Tinjauan Deskriptif. (cetakan kedua). Yogyakarta: U. B. Karyono Shinmura, I. (1998). Koujien. (cetakan kelima). Tokyo: Iwanami Shoten Sudjianto & Dahidi, A. (2004). Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. (cetakan pertama). Bekasi Timur: Kesaint Blanc Suparno. (2002). DASAR-DASAR LINGUISTIK UMUM. (cetakan 1). Jakarta: Tiara Wacana Sutedi, D. (2011). Dasar-dasar Linguistik Bahasa Jepang. (edisi revisi). Bandung:

9 Humaniora Takeshi, H. (2012). Judoushi no Imi Teki Tokuchou ni Kan Suru Kousatsu : Judoushi to no Hikaku o Chuushin ni. Gengo Gaku Ronsou Onraian Han, 5(31), Tanabe, E. (2007). Sesshoku Doushi no Imi ni Tsuite no Kousatsu. Tsuruoka Kougyou Kotou Senkon Gakkou Kenkyuu Kiyou, 42(506),5-10 Tomomatsu, et.al. (2004). Donna Toki Dou Tsukau Nihongo Hyougen Bunkei 200. (cetakan ketujuh). Tokyo: Aruku Watanabe, Y. (2000). Doushi no Kakokei + Mama da Jutsugobun to Doushi no Renyoukei + Ppanashi da Jutsugobun no Imi Teki Soui. Hiroshima Joshi Gakuin Daigaku Nihon Bungaku, 20(10), 1-16 Widjono, Hs. (2007). BAHASA INDONESIA: Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. (cetakan kedua). Jakarta: PT Grasindo RIWAYAT PENULIS Desi Natalia lahir di Jakarta pada tanggal 27 Desember Penulis menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam Sastra Jepang pada tahun 2015.

Bab 2. Landasan Teori. Dalam KBBI, definisi dari tanda baca adalah tan da n 1 yang menjadi alamat

Bab 2. Landasan Teori. Dalam KBBI, definisi dari tanda baca adalah tan da n 1 yang menjadi alamat Bab 2 Landasan Teori 2.1 Teori Tanda Baca Dalam KBBI, definisi dari tanda baca adalah tan da n 1 yang menjadi alamat atau yang menyatakan sesuatu: dari kejauhan terdengar sirene -- bahaya; 2 gejala: sudah

Lebih terperinci

Bab 1. Pendahuluan. Sejak zaman dahulu kala, manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi

Bab 1. Pendahuluan. Sejak zaman dahulu kala, manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi Bab 1 Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Sejak zaman dahulu kala, manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi kepada sesamanya, baik itu lisan maupun tulisan. Menurut Parera (1997:27), bahasa ialah

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DATA. mencoba untuk menganalisis permasalahan-permasalahan yang telah saya temukan

BAB 3 ANALISIS DATA. mencoba untuk menganalisis permasalahan-permasalahan yang telah saya temukan BAB 3 ANALISIS DATA Berdasarkan pada teori-teori yang ada pada bab dua, pada bab tiga ini, saya akan mencoba untuk menganalisis permasalahan-permasalahan yang telah saya temukan dalam komik yang menjadi

Lebih terperinci

DEIKSIS DALAM ANIME TONARI NO KAIBUTSUKUN KARYA ROBICO SKRIPSI OLEH ELFIRA HABSARI NIM 105110200111079

DEIKSIS DALAM ANIME TONARI NO KAIBUTSUKUN KARYA ROBICO SKRIPSI OLEH ELFIRA HABSARI NIM 105110200111079 DEIKSIS DALAM ANIME TONARI NO KAIBUTSUKUN KARYA ROBICO SKRIPSI OLEH ELFIRA HABSARI NIM 105110200111079 PROGRAM STUDI S1 SASTRA JEPANG JURUSAN BAHASA DAN SASTRA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Lebih terperinci

ANALISIS KARAKTER DAN KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BOCCHAN KARYA NATSUME SOUSEKI. Mei Ambar Sari*

ANALISIS KARAKTER DAN KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BOCCHAN KARYA NATSUME SOUSEKI. Mei Ambar Sari* ANALISIS KARAKTER DAN KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BOCCHAN KARYA NATSUME SOUSEKI Mei Ambar Sari* Abstrak Novel Bocchan karya Natsume Souseki merupakan salah satu novel yang masih banyak dibaca oleh

Lebih terperinci

Bab 1 Mengapa perlu melakukan pekerjaan dengan aman?

Bab 1 Mengapa perlu melakukan pekerjaan dengan aman? Bab 1 Mengapa perlu melakukan pekerjaan dengan aman? だい あんぜん さ ぎょう なん ひつ 第 1 安 全 作 業 は 何 のために 必 要 よう か? Perlunya melakukan pekerjaan dengan aman 1) Kalau sampai cedera karena kecelakaan kerja, bahkan sampai

Lebih terperinci

ANALISIS MAKNA KOTOWAZA YANG TERKAIT DENGAN KANJI MUSIM DAN RELEVANSINYA DENGAN KEBUDAYAAN JEPANG

ANALISIS MAKNA KOTOWAZA YANG TERKAIT DENGAN KANJI MUSIM DAN RELEVANSINYA DENGAN KEBUDAYAAN JEPANG Kharina, Sudjianto, Sutjiati, Analysis the Meaning ANALISIS MAKNA KOTOWAZA YANG TERKAIT DENGAN KANJI MUSIM DAN RELEVANSINYA DENGAN KEBUDAYAAN JEPANG Mia Kharina Drs. H. Sudjianto, M.Hum. 1, Dra. Neneng

Lebih terperinci

GAMBARAN IJIME DALAM MANGA NINJA HATTORI-KUN VOLUME 1, 3, DAN 4 KARYA FUJIKO FUJIO A. SKRIPSI OLEH: TIO PRAKOSO DARMAWAN NIM 0911120186

GAMBARAN IJIME DALAM MANGA NINJA HATTORI-KUN VOLUME 1, 3, DAN 4 KARYA FUJIKO FUJIO A. SKRIPSI OLEH: TIO PRAKOSO DARMAWAN NIM 0911120186 GAMBARAN IJIME DALAM MANGA NINJA HATTORI-KUN VOLUME 1, 3, DAN 4 KARYA FUJIKO FUJIO A. SKRIPSI OLEH: TIO PRAKOSO DARMAWAN NIM 0911120186 PROGRAM STUDI S1 SASTRA JEPANG JURUSAN BAHASA DAN SASTRA FAKULTAS

Lebih terperinci

Status resmi Bahasa resmi di: Jepang (de facto), Angaur (Palau) Diatur oleh: Pemerintah. Jepang Kode bahasa ISO 639-1 ja ISO 639-2 jpn SIL JPN

Status resmi Bahasa resmi di: Jepang (de facto), Angaur (Palau) Diatur oleh: Pemerintah. Jepang Kode bahasa ISO 639-1 ja ISO 639-2 jpn SIL JPN Bahasa Jepang Dituturkan di: Jepang, Guam, Kepulauan Marshall, Palau, Taiwan Wilayah: Asia Timur, Oseania Jumlah penutur: 127 juta Urutan ke: 8 Klasifikasi rumpun bahasa: Tidak diklasifikasikan Jepanik

Lebih terperinci

日 本 から 出 国 される 外 国 人 の 皆 様 へ

日 本 から 出 国 される 外 国 人 の 皆 様 へ Kepada seluruh warga negara asing yang akan keluar dari Jepang Orang yang menjadi anggotaasuransi Kesejahteraan selama 6 (enam) bulan atau lebih dapat menerima Uang Lump Sum, akan tetapijika menerima Uang

Lebih terperinci

FUZOKUGO BAHASA JEPANG

FUZOKUGO BAHASA JEPANG Jusuf D. Ondang Abstrak Secara umum dalam bahasa Jepang kata dikelompokkan dalam dua bagian yaitu jiritsugo dan fuzokugo. Jiritsugo ialah kata yang mempunyai makna leksikal dan secara mandiri dapat mengisi

Lebih terperinci

PENGGUNAAN AIZUCHI DALAM DRAMA HACHIMITSU TO KUROBA

PENGGUNAAN AIZUCHI DALAM DRAMA HACHIMITSU TO KUROBA PENGGUNAAN AIZUCHI DALAM DRAMA HACHIMITSU TO KUROBA Tugas Akhir Disajikan sebagai salah satu syarat Untuk memperoleh gelar Ahli Madya Oleh: Rusma Sarsinto Nafila 2352307002 JURUSAN BAHASA DAN SASTRA ASING

Lebih terperinci

ANALISIS GIONGO DALAM ANIME KAICHOU WA MEIDO-SAMA! (EPISODE 1-10) Dzikry Dzikrullah

ANALISIS GIONGO DALAM ANIME KAICHOU WA MEIDO-SAMA! (EPISODE 1-10) Dzikry Dzikrullah ANALISIS GIONGO DALAM ANIME KAICHOU WA MEIDO-SAMA! (EPISODE 1-10) Dzikry Dzikrullah Abstrak Giongo adalah kata-kata yang menunjukkan tiruan bunyi dan suara di sekeliling kita oleh benda mati ataupun makhluk

Lebih terperinci

Muflichatus Suaibah Pendidikan Bahasa Jepang, FBS, Universitas Negeri Surabaya

Muflichatus Suaibah Pendidikan Bahasa Jepang, FBS, Universitas Negeri Surabaya PERILAKU AGRESI PADA TOKOH UTAMA MORIGUCHI YUUKO ( 森 口 悠 子 ) DALAM FILM KOKUHAKU 告 白 KARYA NAKASHIMA TETSUYA ( 中 島 哲 也 ) Muflichatus Suaibah Pendidikan Bahasa Jepang, FBS, Universitas Negeri Surabaya Mintarsih,

Lebih terperinci

Bahasa Jepang Bahasa Indonesia

Bahasa Jepang Bahasa Indonesia Glosarium FA Bahasa Jepang Bahasa Indonesia Kami telah memasukkan lebih dari 740 istilah yang terkait dengan FA dalam bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia. Perhatian Terjemahan kalimat serta kosa kata mungkin

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menyebutkan dalam bukunya Komposisi (2004:1) bahwa bahasa adalah alat

BAB I PENDAHULUAN. menyebutkan dalam bukunya Komposisi (2004:1) bahwa bahasa adalah alat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan 1.1.1 Latar Belakang Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, yaitu sebagai alat komunikasi yang mengandung suatu makna. Gorys Keraf

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP MELALUI PERMAINAN CARI KATA TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NGANJUK

PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP MELALUI PERMAINAN CARI KATA TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NGANJUK PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP MELALUI PERMAINAN CARI KATA TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NGANJUK Marinda Rohmawati S1 Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa

Lebih terperinci

ANALISIS TINDAK TUTUR TIDAK LANGSUNG LITERAL DALAM FILM DEATHNOTE MOVIE: THE FIRST NAME KARYA SHUSUKE KANEKO

ANALISIS TINDAK TUTUR TIDAK LANGSUNG LITERAL DALAM FILM DEATHNOTE MOVIE: THE FIRST NAME KARYA SHUSUKE KANEKO ANALISIS TINDAK TUTUR TIDAK LANGSUNG LITERAL DALAM FILM DEATHNOTE MOVIE: THE FIRST NAME KARYA SHUSUKE KANEKO Novita Candra Dewi Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Dharmawangsa

Lebih terperinci

表 現. 1. AKUMADE (あくまで) Makna: Menyempurnakan / Memenuhi. Arti : Sama sekali / benar-benar / hingga ahir / dengan tuntas / dengan total / dengan tegas.

表 現. 1. AKUMADE (あくまで) Makna: Menyempurnakan / Memenuhi. Arti : Sama sekali / benar-benar / hingga ahir / dengan tuntas / dengan total / dengan tegas. 表 現 1. AKUMADE (あくまで) Makna: Menyempurnakan / Memenuhi. Arti : Sama sekali / benar-benar / hingga ahir / dengan tuntas / dengan total / dengan tegas. A. (Penggunaan umum) 1. 自 分 の 言 動 にはあくまで 責 任 を 取 らなければなりません

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS METODE LANGSUNG DENGAN MEDIA PICTURE POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN POLA KALIMAT

EFEKTIVITAS METODE LANGSUNG DENGAN MEDIA PICTURE POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN POLA KALIMAT EFEKTIVITAS METODE LANGSUNG DENGAN MEDIA PICTURE POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN POLA KALIMAT SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar SarjanaPendidikan oleh Ike Sulistiyati Septiyani

Lebih terperinci

ANALISIS BENTUK DAN MAKNA RAGAM BAHASA LISAN INFORMAL DALAM PERCAKAPAN ACARA TALK SHOW JEPANG SHABEKURI007

ANALISIS BENTUK DAN MAKNA RAGAM BAHASA LISAN INFORMAL DALAM PERCAKAPAN ACARA TALK SHOW JEPANG SHABEKURI007 ANALISIS BENTUK DAN MAKNA RAGAM BAHASA LISAN INFORMAL DALAM PERCAKAPAN ACARA TALK SHOW JEPANG SHABEKURI007 Abstract: Susanti 0701705033 Jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra Unud This research was done

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa merupakan alat komunikasi yang telah banyak berkembang. dari zaman ke zaman. Bahasa juga merupakan bagian penting di dalam

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa merupakan alat komunikasi yang telah banyak berkembang. dari zaman ke zaman. Bahasa juga merupakan bagian penting di dalam BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bahasa merupakan alat komunikasi yang telah banyak berkembang dari zaman ke zaman. Bahasa juga merupakan bagian penting di dalam perkembangan kebudayaan manusia. Menurut

Lebih terperinci

NILAI DIDAKTIS DALAM DONGENG ANAK JEPANG (ANALISIS DONGENG TSURU NO ONGAESHI)

NILAI DIDAKTIS DALAM DONGENG ANAK JEPANG (ANALISIS DONGENG TSURU NO ONGAESHI) NILAI DIDAKTIS DALAM DONGENG ANAK JEPANG (ANALISIS DONGENG TSURU NO ONGAESHI) Linda Unsriana Japanese Department, BINUS UNIVERSITY Kampus Kijang, Jl. Kemanggisan Ilir III No. 45, Kemanggisan/Palmerah Jakarta

Lebih terperinci

KARAKTER TOKOH UTAMA CERPEN USHI WO TSUNAIDA TSUBAKI NO KI. Karya Niimi Nankichi

KARAKTER TOKOH UTAMA CERPEN USHI WO TSUNAIDA TSUBAKI NO KI. Karya Niimi Nankichi KARAKTER TOKOH UTAMA CERPEN USHI WO TSUNAIDA TSUBAKI NO KI Karya Niimi Nankichi Skripsi Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memenuhi Ujian Sarjana Program S1 Humaniora dalam Ilmu Bahasa dan Sastra

Lebih terperinci

Kamus Sehari-hari JEPANG INDONESIA

Kamus Sehari-hari JEPANG INDONESIA By Darjat, the founder of www.bahasa jepang.com Kamus Sehari-hari JEPANG INDONESIA A abiru 浴 びる (mandi; menyiram) abunai 危 ない (berbahaya) ageru あげる (memberi) aiko 愛 子 (anak kesayangan) aijō 愛 情 (perasaan

Lebih terperinci

ANALISIS KOHESI LEKSIKAL PADA IKLAN KOMERSIAL BAHASA JEPANG

ANALISIS KOHESI LEKSIKAL PADA IKLAN KOMERSIAL BAHASA JEPANG 1 ANALISIS KOHESI LEKSIKAL PADA IKLAN KOMERSIAL BAHASA JEPANG SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan oleh Novita Ernawati 2302911019 Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Jurusan Bahasa dan Sastra

Lebih terperinci

MUDAH MENULIS DAN MEMBACA HURUF HIRAGANA DAN HURUF KATAKANA DALAM BAHASA JEPANG

MUDAH MENULIS DAN MEMBACA HURUF HIRAGANA DAN HURUF KATAKANA DALAM BAHASA JEPANG MUDAH MENULIS DAN MEMBACA HURUF HIRAGANA DAN HURUF KATAKANA DALAM BAHASA JEPANG Oleh : Tommy Freibert Lalujan Dewasa ini Bahasa Jepang sudah semakin banyak digunakan, ditandai dengan munculnya beberapa

Lebih terperinci

ANALISIS PRAGMATIK VARIASI KESANTUNAN TINDAK TUTUR TERIMA KASIH BAHASA JEPANG DALAM FILM BEAUTIFUL LIFE KARYA KITAGAWA ERIKO

ANALISIS PRAGMATIK VARIASI KESANTUNAN TINDAK TUTUR TERIMA KASIH BAHASA JEPANG DALAM FILM BEAUTIFUL LIFE KARYA KITAGAWA ERIKO ANALISIS PRAGMATIK VARIASI KESANTUNAN TINDAK TUTUR TERIMA KASIH BAHASA JEPANG DALAM FILM BEAUTIFUL LIFE KARYA KITAGAWA ERIKO Akhmad Saifudin (asep@dosen.dinus.ac.id) Universitas Dian Nuswantoro Abstract:

Lebih terperinci

Panduan Pengenalan Total Pollutant Load Control System (TPLCS)

Panduan Pengenalan Total Pollutant Load Control System (TPLCS) Panduan Pengenalan Total Pollutant Load Control System (TPLCS) April 2011 Dinas Manajemen Lingkungan Pantai Tertutup Divisi Lingkungan Perairan Biro Manajemen Lingkungan Kementerian Lingkungan, Jepang

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA JEPANG UNTUK HOTEL

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA JEPANG UNTUK HOTEL STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA JEPANG UNTUK HOTEL DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Manga Dalam www.wikipedia.com (20 April 2006) dituliskan bahwa: まんが 漫 画 おおく (まんが)とは 多 く ぎおん どうさせん ( 擬 音 ) 動 作 線 集 中 線 しゅうちゅうせん ばあい の 場 合 わ り はコマ 割 り とくゆう ちゅうしん じょうほう とし

Lebih terperinci

KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BANTU BILANGAN BAHASA MANDARIN PADA MAHASISWA TINGKAT III SASTRA CHINA UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BANTU BILANGAN BAHASA MANDARIN PADA MAHASISWA TINGKAT III SASTRA CHINA UNIVERSITAS BINA NUSANTARA )and KESALAHAN PENGGUNAAN KATA BANTU BILANGAN BAHASA MANDARIN PADA MAHASISWA TINGKAT III SASTRA CHINA UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Selvi Suviana, Cindy Karlina, Yi Ying Binus University, Jl Kemanggisan Illir

Lebih terperinci

Sang Pangeran. Kinanti 1

Sang Pangeran. Kinanti 1 Sang Pangeran Langkah Rara terhenti mendengar percakapan dari ruang tamu. Suara seseorang yang sangat dikenalnya. Suara tawa yang terdengar khas itu semakin memperkuat dugaannya, membuat jantung Rara berpacu

Lebih terperinci

URUTAN PEMEROLEHAN MORFEM TERIKAT BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR NURHAYATI FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

URUTAN PEMEROLEHAN MORFEM TERIKAT BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR NURHAYATI FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA URUTAN PEMEROLEHAN MORFEM TERIKAT BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR NURHAYATI FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA. PENDAHULUAN bahasa adalah salah satu cara manusia untuk dapat menguasai dan menggunakan suatu

Lebih terperinci

鼻 胃 管 灌 食 注 意 事 項 Harrus Memperhatikan Alat Selang Makan Atau Sonde ( 中 印 版 )

鼻 胃 管 灌 食 注 意 事 項 Harrus Memperhatikan Alat Selang Makan Atau Sonde ( 中 印 版 ) 鼻 胃 管 灌 食 注 意 事 項 Harrus Memperhatikan Alat Selang Makan Atau Sonde ( 中 印 版 ) 國 泰 綜 合 醫 院 內 科 部 護 理 部 編 印 著 作 權 人 : 國 泰 綜 合 醫 院 本 著 作 非 經 著 作 權 人 同 意, 不 得 轉 載 翻 印 或 轉 售 鼻 胃 管 留 置 的 目 的 腸 胃 減 壓 Alat pencernaan

Lebih terperinci

no ni digunakan untuk menunjukkan tujuan kegunaan, cara penggunaan,dll. Memiliki arti "memiliki kegunaan untuk...".

no ni digunakan untuk menunjukkan tujuan kegunaan, cara penggunaan,dll. Memiliki arti memiliki kegunaan untuk.... no ni no ni digunakan untuk menunjukkan tujuan kegunaan, cara penggunaan,dll. Memiliki arti "memiliki kegunaan untuk...". pembentukannya: bentuk kamus + no ni... biasanya setelah no ni di gunakan kata

Lebih terperinci

HASIL PENGECEKKAN KADAR RADIOAKTIF PADA SOBA PRODUK MUSIM GUGUR PROPINSI IBARAKI (bagian 8)

HASIL PENGECEKKAN KADAR RADIOAKTIF PADA SOBA PRODUK MUSIM GUGUR PROPINSI IBARAKI (bagian 8) 茨 城 県 産 秋 そばの 放 射 性 物 質 検 査 の 結 果 について( 第 8 報 ) HASIL PENGECEKKAN KADAR RADIOAKTIF PADA SOBA PRODUK MUSIM GUGUR PROPINSI IBARAKI (bagian 8) Terbit, 16 20 Diumumkan bahwa setelah dilakukan pengecekkan kadar

Lebih terperinci

Bab IV Kesimpulan. 38 Universitas Kristen Maranatha

Bab IV Kesimpulan. 38 Universitas Kristen Maranatha Bab IV Kesimpulan Imbuhan yang muncul dalam penerjemahan kalimat pasif Bahasa Mandarin dengan kata depan bei ( 被 )ke dalam Bahasa Indonesia adalah imbuhan di-, di- -kan, di- -i, ter, dan ke- -an. Dari

Lebih terperinci

Mendeskripsikan denah/tempat

Mendeskripsikan denah/tempat Mendeskripsikan denah/tempat Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan dan sebagainya. Denah adalah bagian kecil dari sebuah peta, sehingga denah mempunyai fungsi yang sama dengan peta. Namun

Lebih terperinci

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013 KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013 NO Kunci PEMBAHASAN 1 C Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan pernyataan umum yang terdapat pada kalimat

Lebih terperinci

Pengertian Kalimat Efektif

Pengertian Kalimat Efektif MENULIS EFEKTIF Pengertian Kalimat Efektif Kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain. 1 Syarat-syarat secara tepat mewakili

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 1 A. Latar

Lebih terperinci

Tuturan Simpati Bahasa Jepang dalam Drama Gokusen 3.

Tuturan Simpati Bahasa Jepang dalam Drama Gokusen 3. Tuturan Simpati Bahasa Jepang dalam Drama Gokusen 3. Oleh : Indah Stefani NIM : C12.2008.00208 Universitas Dian Nuswantoro PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Di dalam berhubungan dengan orang-orang, manusia

Lebih terperinci

11. Merevisi Gaya: Menceritakan dengan Jelas

11. Merevisi Gaya: Menceritakan dengan Jelas 11. Merevisi Gaya: Menceritakan dengan Jelas Presentasi Mahasiswa Pengantar Laporan penelitian yang baik memiliki alur cerita Mendukung sebuah pendapat (rumusan masalah) Menjawab permasalahan riset Setelah

Lebih terperinci

pelajaran 9 energi tahukah kamu apa itu energi 119

pelajaran 9 energi tahukah kamu apa itu energi 119 pelajaran 9 energi benda yang bergerak butuh energi benda yang bunyi butuh energi benda yang bersinar butuh energi energi diperlukan dalam hidup tahukah kamu apa itu energi energi 119 energi menulis puisi

Lebih terperinci

Deskripsi Mata Kuliah Jurusan S1 Sastra China Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha

Deskripsi Mata Kuliah Jurusan S1 Sastra China Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha Deskripsi Mata Kuliah Jurusan S1 Sastra China Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha SEMESTER I Pancasila (MK-017) Mahasiswa memperoleh pemahaman yang semakin jelas mengenai Pancasila sebagai falsafah

Lebih terperinci

PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM TALK SHOW EMPAT MATA DI TRANS 7

PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM TALK SHOW EMPAT MATA DI TRANS 7 PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM TALK SHOW EMPAT MATA DI TRANS 7 SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Diajukan

Lebih terperinci

BAB 4 SIMPULAN DAN SARAN. nilai-nilai tradisionalnya. Sebelum Perang Dunia II, sistem keluarga Jepang didasarkan

BAB 4 SIMPULAN DAN SARAN. nilai-nilai tradisionalnya. Sebelum Perang Dunia II, sistem keluarga Jepang didasarkan BAB 4 SIMPULAN DAN SARAN 4.1 Simpulan Masyarakat Jepang di kenal sebagai suatu masyarakat yang memegang kuat nilai-nilai tradisionalnya. Sebelum Perang Dunia II, sistem keluarga Jepang didasarkan pada

Lebih terperinci

新 移 民 家 庭 教 育 生 活 寶 典 1 Pendidikan rumah tangga para imigran baru. Memasuki Pernikahan

新 移 民 家 庭 教 育 生 活 寶 典 1 Pendidikan rumah tangga para imigran baru. Memasuki Pernikahan 新 移 民 家 庭 教 育 生 活 寶 典 1 Pendidikan rumah tangga para imigran baru Memasuki Pernikahan ( 華 文 印 尼 文 對 照 ) ( Dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia ) 教 育 部 發 行 Memasuki Pernikahan 步 入 婚 姻 部 長 序 近 年 來,

Lebih terperinci

新住民 安全用藥手冊 (中文) (中文)

新住民 安全用藥手冊 (中文) (中文) 新 住 民 安 全 用 藥 手 冊 ( 中 文 ) 新 住 民 安 全 用 藥 手 冊 藥 觀 念 要 健 康 全 民 健 康 與 福 祉 之 促 進 與 維 護, 為 衛 生 福 利 部 重 要 施 政 願 景 之 一, 規 劃 完 善 之 衛 生 福 利 政 策 建 構 社 區 照 護 網 絡 發 展 多 元 化 之 衛 生 教 育 宣 導 方 式, 並 將 正 確 保 健 及 疾 病 預 防

Lebih terperinci

DISIPLIN PADA ANAK SERI BACAAN ORANG TUA

DISIPLIN PADA ANAK SERI BACAAN ORANG TUA 30 SERI BACAAN ORANG TUA DISIPLIN PADA ANAK Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional Milik Negara

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia selalu mengalami perubahan dari masa ke masa sejalan dengan

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia selalu mengalami perubahan dari masa ke masa sejalan dengan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pertumbuhan dan perkembangan bahasa telah menempatkan bahasa asing pada posisi strategis yang memungkinkan bahasa tersebut masuk dan mempengaruhi perkembangan

Lebih terperinci

ANALISIS PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 PADA CV INDAH UTAMA 171

ANALISIS PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 PADA CV INDAH UTAMA 171 ANALISIS PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 PADA CV INDAH UTAMA 171 Suryanto Kanadi (Suryanto_Kanadi@yahoo.com) Lili Syafitri (Lili.Syafitri@rocketmail.com) Jurusan Akuntansi STIE MDP Abstrak Tujuan dari penelitian

Lebih terperinci

Cara Menggunakan ATM Bank untuk mengirim uang

Cara Menggunakan ATM Bank untuk mengirim uang Cara Menggunakan ATM Bank untuk mengirim uang 1. Tekan ご 送 金 (Gosoukin / Kiriman Uang). ご 送 金 Kiriman Uang 2. Pilih 他 行 口 座 へのご 送 金 Kiriman Uang ke Bank. ご 送 金 Kiriman uang 3. Tekan 次 へ (Berikut). PEMBERITAHUAN

Lebih terperinci

嬰 幼 兒 保 健 手 冊 中 印 版. BUKU PETUNJUK KESEHATAN ANAK Bahasa Mandarin-Indonesia

嬰 幼 兒 保 健 手 冊 中 印 版. BUKU PETUNJUK KESEHATAN ANAK Bahasa Mandarin-Indonesia 嬰 幼 兒 保 健 手 冊 中 印 版 BUKU PETUNJUK KESEHATAN ANAK Bahasa Mandarin-Indonesia 目 錄 壹 新 生 兒 的 照 顧 一 安 靜...6 二 保 溫...6 三 衣 服...6 四 換 尿 布...6 五 洗 澡...6 六 臍 帶 護 理...7 七 避 免 感 染...8 八 量 體 溫...8 九 新 生 兒 飲 食...8

Lebih terperinci

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM BIDANG MORFOLOGI PADA KARANGAN SISWA KELAS VII G SMP NEGERI 1 GODONG NASKAH PUBLIKASI

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM BIDANG MORFOLOGI PADA KARANGAN SISWA KELAS VII G SMP NEGERI 1 GODONG NASKAH PUBLIKASI ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM BIDANG MORFOLOGI PADA KARANGAN SISWA KELAS VII G SMP NEGERI 1 GODONG NASKAH PUBLIKASI Disusun Oleh: HARSANTI MARGASARI FORTUNA A 310 100 013 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS)

DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS) DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS) NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Bahasa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pembelajaran matematika. Menurut Cooney yang dikutip oleh Thoumasis dalam

BAB I PENDAHULUAN. pembelajaran matematika. Menurut Cooney yang dikutip oleh Thoumasis dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pemahaman konsep merupakan dasar dan tahapan penting dalam rangkaian pembelajaran matematika. Menurut Cooney yang dikutip oleh Thoumasis dalam Gunawan 1, a student's

Lebih terperinci

Membangun Sosial Emosi Anak. di Usia 0 2 tahun SERI BACAAN ORANG TUA

Membangun Sosial Emosi Anak. di Usia 0 2 tahun SERI BACAAN ORANG TUA 13 SERI BACAAN ORANG TUA Membangun Sosial Emosi Anak di Usia 0 2 tahun Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan)

1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan) Created by http://www.tellmemore.cjb.net Page 1 of 9 Manual Book 1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan) Microsoft Windows 95 8

Lebih terperinci

APA YANG HARUS DIKETAHUI DI USIA 2 TAHUN?

APA YANG HARUS DIKETAHUI DI USIA 2 TAHUN? APA YANG HARUS DIKETAHUI DI USIA 2 TAHUN? ASPEK YANG DISUKAI ANAK YANG BISA KITA AJARKAN FISIK Sangat Aktif. Bisa jalan, lari, lompat 2 kaki, bertumpu, dan manjat. Bisa corat-coret, bekerja dengan 3-4

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pelajaran matematika. Permasalahan ini relevan dengan bukti empiris yang. membaca atau mengerjakan soal-soal yang ada di dalamnya.

BAB I PENDAHULUAN. pelajaran matematika. Permasalahan ini relevan dengan bukti empiris yang. membaca atau mengerjakan soal-soal yang ada di dalamnya. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kurang maksimalnya pemanfaatan media merupakan salah satu dari sekian banyak masalah dalam pembelajaran di sekolah termasuk pada mata pelajaran matematika. Permasalahan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan metode yang tepat maka akan mendapatkan hasil yang tepat pula.

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan metode yang tepat maka akan mendapatkan hasil yang tepat pula. 40 BAB III METODE PENELITIAN Metodologi penelitian dalam suatu penelitian sangat penting, sebab dengan menggunakan metode yang tepat maka akan mendapatkan hasil yang tepat pula. Artinya apabila seseorang

Lebih terperinci

Dalam-pelajaran ini saudara akan mempelajari...

Dalam-pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yohanes 17 Dalam-pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yesus Berdoa untuk murid-muridnya Semua Orang yang Engkau Berikan Kepadaku Peliharalah.Mereka Supaya Mereka Menjadi Satu Berada Bersama-sama dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. (Depok: Intuisi Press,1998) Cet 2, hlm. 2-3

BAB I PENDAHULUAN. (Depok: Intuisi Press,1998) Cet 2, hlm. 2-3 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tantangan kehidupan selalu muncul secara alami seiring dengan berputarnya waktu. Berbagai tantangan bebas bermunculan dari beberapa sudut dunia menuntut untuk

Lebih terperinci

TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA BUTIR-BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2011/2012

TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA BUTIR-BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2011/2012 TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA BUTIR-BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2011/2012 ARTIKEL SKRIPSI OLEH HIGUITA SANTOS NIM 208211416540 UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan seorang peneliti harus memahami metodologi penelitian yang merupakan

Lebih terperinci

PENGERTIAN KALIMAT EFEKTIF

PENGERTIAN KALIMAT EFEKTIF KALIMAT EFEKTIF Pengertian Kalimat Efektif Ciri-ciri Kalimat Efektif Penggunaan Kalimat Efektif Syaratsyarat Kalimat Efektif Penerapan Kalimat Efektif PENGERTIAN KALIMAT EFEKTIF Kalimat efektif ialah kalimat

Lebih terperinci

Tema Parenting : (Mengasah Kemampuan Berbahasa) SERI BACAAN ORANG TUA TANDA PERKEMBANGAN ANAK USIA 2 4 TAHUN

Tema Parenting : (Mengasah Kemampuan Berbahasa) SERI BACAAN ORANG TUA TANDA PERKEMBANGAN ANAK USIA 2 4 TAHUN Tema Parenting : (Mengasah Kemampuan Berbahasa) SERI BACAAN ORANG TUA TANDA PERKEMBANGAN ANAK USIA 2 4 TAHUN Selama periode usia 2-4 tahun, anak menunjukkan perubahan di seluruh tanda perkembangannya.

Lebih terperinci

MEMULAI PENULISAN ESAI INDEPENDENT WRITING IKOR

MEMULAI PENULISAN ESAI INDEPENDENT WRITING IKOR MEMULAI PENULISAN ESAI INDEPENDENT WRITING IKOR APAKAH ESAI ITU? Struktur esai mirip dengan paragraf, tapi esai terdiri dari beberapa paragraf Komponen esai: 1. Introduction (pendahuluan) min. 1 paragraf

Lebih terperinci

Wilis Tinah Program Studi PG-PAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Wilis Tinah Program Studi PG-PAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI MEDIA POHON BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK AVICENNA SURABAYA Wilis Tinah Program Studi PG-PAUD, Fakultas

Lebih terperinci

SKRIPSI ANALISIS SWOT TERHADAP MARKETING MIX PADA USAHA KECIL DISTRO PUNYA MEDAN OLEH. Sanjey Maltya 090502135

SKRIPSI ANALISIS SWOT TERHADAP MARKETING MIX PADA USAHA KECIL DISTRO PUNYA MEDAN OLEH. Sanjey Maltya 090502135 SKRIPSI ANALISIS SWOT TERHADAP MARKETING MIX PADA USAHA KECIL DISTRO PUNYA MEDAN OLEH Sanjey Maltya 090502135 PROGRAM STUDI STRATA-1 MANAJEMEN DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perubahan dan perkembangan zaman, beberapa tahun belakangan ini restoran Chinese di Indonesia semakin memudar dan tidak mempunyai ciri khas dari budaya

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. sebelumnya maka peneliti merumuskan penelitian ini sebagai jenis penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. sebelumnya maka peneliti merumuskan penelitian ini sebagai jenis penelitian 141 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Berdasarkan gambaran permasalahan yang diuraikan pada bagian sebelumnya maka peneliti merumuskan penelitian ini sebagai jenis penelitian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi tidak akan pernah terlepas dari aktivitas investasi. Berbagai

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi tidak akan pernah terlepas dari aktivitas investasi. Berbagai BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Kegiatan ekonomi tidak akan pernah terlepas dari aktivitas investasi. Berbagai kegiatan investasi di seluruh dunia yang dilaksanakan dalam skala internasional,

Lebih terperinci

Analisis Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya Palembang

Analisis Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya Palembang Analisis Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada Universitas Sriwijaya Palembang Saptalian Kurlianta (Saptalian_kurlianta@yahoo.co.id) Rizal Effendi (Rizaleffendi31@yahoo.co.id) Akuntansi

Lebih terperinci

membawa HP dimatikan!.

membawa HP dimatikan!. Suatu kali saya, mewakili Rektor, menghadiri sebuah acara akademik di salah satu perguruan tinggi ternama di Jawa Timur. Waktu sudah menunjukkan pukul 09. 10 WIB. Tetapi acara belum juga dimulai, karena

Lebih terperinci

Biaya Pemakaman (Tunjangan Pemakaman)

Biaya Pemakaman (Tunjangan Pemakaman) Biaya Pemakaman (Tunjangan Pemakaman) Penerima pembayaran biaya pemakaman (tunjangan pemakaman), tidak dibatasi hanya keluarga almarhum saja, tapi diberikan kepada keluarga almarhum karena biasanya keluarga

Lebih terperinci

CARA MENJUAL PRODUK ANDA SECARA EFEKTIF VIA EBAY

CARA MENJUAL PRODUK ANDA SECARA EFEKTIF VIA EBAY CARA MENJUAL PRODUK ANDA SECARA EFEKTIF VIA EBAY Yusnita Dewi Yusnita@raharja.info Abstrak Menjual produk adalah suatu proses yang dilakukan antara si penjual dan si pembeli, dimana kedua belah pihak sama

Lebih terperinci

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript

HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION. Indonesian Beginners. (Section I Listening) Transcript 2014 HIGHER SCHOOL CERTIFICATE EXAMINATION Indonesian Beginners (Section I Listening) Transcript Familiarisation Text Sudah pindah rumah, Sri? Sudah Joko. Bagaimana rumah barumu? Bagus Joko. Aku punya

Lebih terperinci

A UNIFIED ANALYSIS OF KE-/-AN IN INDONESIAN. Benedict B. Dwijatmoko Sanata Dharma University Yogyakarta Indonesia b.b.dwijatmoko@gmail.

A UNIFIED ANALYSIS OF KE-/-AN IN INDONESIAN. Benedict B. Dwijatmoko Sanata Dharma University Yogyakarta Indonesia b.b.dwijatmoko@gmail. A UNIFIED ANALYSIS OF KE-/-AN IN INDONESIAN Benedict B. Dwijatmoko Sanata Dharma University Yogyakarta Indonesia b.b.dwijatmoko@gmail.com INDONESIAN PASSIVES With the Prefix di- Rumah itu akan dijual.

Lebih terperinci

Keterampilan Penting bagi Konselor

Keterampilan Penting bagi Konselor e-konsel edisi 370 (10-3-2015) Keterampilan Penting bagi Konselor e-konsel Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen e-konsel -- Keterampilan Penting bagi Konselor Edisi 370/Maret 2015 Salam

Lebih terperinci

Apa pengertian hominim, homograf, dan homofon? Bagimana tingkatan homonim? Periksa kata-kata yang berhomonim di dalam kamus?

Apa pengertian hominim, homograf, dan homofon? Bagimana tingkatan homonim? Periksa kata-kata yang berhomonim di dalam kamus? HOMONIMI Apa pengertian hominim, homograf, dan homofon? Bagimana tingkatan homonim? Periksa kata-kata yang berhomonim di dalam kamus? Bagaimana proses terjadinya homonim? Istilah homonimi (Inggris: homonymy

Lebih terperinci

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik Dengan lincah, Amirizal (33 tahun) mengangkat saringan pembuat kopi. Gerakannya gesit dan penuh semangat. Meskipun, pada saat tsunami terjadi di Aceh di penghujung 2004,

Lebih terperinci

Mendengar Secara Aktif

Mendengar Secara Aktif Mendengar Secara Aktif Selama kursus ini, anda akan melihat bahwa pertanyaan (bagaimana merumuskan pertanyaan, bagaimana mengajukannya dan jenis pertanyaan apa yang diajukan) akan menjadi tema yang konstan.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini, penggunaan bahasa kedua (misal: bahasa Inggris) di Indonesia

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini, penggunaan bahasa kedua (misal: bahasa Inggris) di Indonesia BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, penggunaan bahasa kedua (misal: bahasa Inggris) di Indonesia bukan merupakan sesuatu yang asing lagi ditelinga kita bahkan sudah merupakan hal yang perlu

Lebih terperinci

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA SALINAN - 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA DAN SASTRA, SERTA PENINGKATAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

"ne..cheonmaneyo" jawab Yunho mewakili DBSK sambil sedikit membungkuk.

ne..cheonmaneyo jawab Yunho mewakili DBSK sambil sedikit membungkuk. "Ok pemotretan selesai..gomawo" Ujar Photographer pada DBSK yang sudah terlihat lelah karena seharian berpose dan dipotret untuk memenuhi gambar semua halaman di sebuah majalah remaja "ne..cheonmaneyo"

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH

MATERI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH MATERI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH 1. Prinsip dasar penulisan ilmiah 2. Ciri/karakteristik karangan ilmiah 3. Organisasi/sistematika karangan ilmiah 4. Prosedur/langkah-langkah menulis karangan ilmiah 5.

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN PROTOTIPE BUKA TUTUP ATAP OTOMATIS UNTUK PENGERINGAN PROSES PRODUKSI BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 TUGAS AKHIR

RANCANG BANGUN PROTOTIPE BUKA TUTUP ATAP OTOMATIS UNTUK PENGERINGAN PROSES PRODUKSI BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN PROTOTIPE BUKA TUTUP ATAP OTOMATIS UNTUK PENGERINGAN PROSES PRODUKSI BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 TUGAS AKHIR Disusun Oleh : Ridwan Anas J0D007063 PROGRAM STUDI DIII INSTRUMENTASI DAN

Lebih terperinci

BAB II CUCI TANGAN PAKAI SABUN UNTUK CEGAH PENYAKIT

BAB II CUCI TANGAN PAKAI SABUN UNTUK CEGAH PENYAKIT BAB II CUCI TANGAN PAKAI SABUN UNTUK CEGAH PENYAKIT 2.1 Pengertian Cuci Tangan Menurut Dr. Handrawan Nadesul, (2006) tangan adalah media utama bagi penularan kuman-kuman penyebab penyakit. Akibat kurangnya

Lebih terperinci

- ephy - Catatan dan Novela. dalamceritasaja.blogspot.com

- ephy - Catatan dan Novela. dalamceritasaja.blogspot.com - ephy - Catatan dan Novela dalamceritasaja.blogspot.com CATATAN DAN NOVELA Oleh: ephy Copyright 2013 by ephy Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com 2 Catatan Cinta Bintang dan Angkasa Sketsa Kasih Perempuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Suatu perusahaan, baik perusahaan dagang maupun perusahaan industri,

BAB I PENDAHULUAN. Suatu perusahaan, baik perusahaan dagang maupun perusahaan industri, 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Suatu perusahaan, baik perusahaan dagang maupun perusahaan industri, didirikan dengan tujuan untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya dan disertai dengan

Lebih terperinci

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES Indah Wahyu Ningrum 1), Suharno 2), Hasan Mahfud 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Slamet Riyadi No.

Lebih terperinci

Pertobatan Sejati Suatu Syarat

Pertobatan Sejati Suatu Syarat Pertobatan Sejati Suatu Syarat Agama Menjamin Kebahagiaan Keluarga. Agama keluarga adalah satu kuasa yang ajaib. Tingkah laku suami terhadap istri dan istri terhadap suami akan membuat kehidupan rumah

Lebih terperinci

Kumpulan Artikel Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat

Kumpulan Artikel Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program PPM KOMPETITIF Sumber Dana DIPA Universitas Andalas Besar Anggaran Rp 4.750.000 Tim Pelaksana Leni Syafyahya dan Efri Yades Fakultas Sastra Lokasi Kota Padang, Sumatera Barat PENINGKATAN KEMAMPUAN

Lebih terperinci

Volume 1 (1) Desember 2013 PUBLIKA BUDAYA Halaman 1-7

Volume 1 (1) Desember 2013 PUBLIKA BUDAYA Halaman 1-7 PERGESERAN BENTUK KATA SAPAAN PADA MASYARAKAT JAWA DI DESA REJOAGUNG, KECAMATAN SEMBORO KABUPATEN JEMBER THE SHIFT OF ADDRESS WORD IN JAVANESE SOCIETY AT REJOAGUNG VILLAGE, SEMBORO DISTRICT JEMBER REGENCY

Lebih terperinci

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE KARYA WISATA

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE KARYA WISATA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE KARYA WISATA Agustian SDN 02 Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam

Lebih terperinci

SENI DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK

SENI DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK SENI DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK Nur Auliah Hafid Widyaiswara LPMP Sulsel 1 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah Seni dapat meningkatkan Kecerdasan Emosional

Lebih terperinci

ALASAN PERCERAIAN DAN PENERAPAN PASAL 76 UU NO.7 TAHUN 1989 YANG DIUBAH OLEH UU NO.3 TAHUN 2006 DAN PERUBAHAN KEDUA OLEH UU NOMOR 50 TAHUN 2009

ALASAN PERCERAIAN DAN PENERAPAN PASAL 76 UU NO.7 TAHUN 1989 YANG DIUBAH OLEH UU NO.3 TAHUN 2006 DAN PERUBAHAN KEDUA OLEH UU NOMOR 50 TAHUN 2009 ALASAN PERCERAIAN DAN PENERAPAN PASAL 76 UU NO.7 TAHUN 1989 YANG DIUBAH OLEH UU NO.3 TAHUN 2006 DAN PERUBAHAN KEDUA OLEH UU NOMOR 50 TAHUN 2009 Oleh Drs. H. Jojo Suharjo ( Wakil Ketua Pengadilan Agama

Lebih terperinci