Data Nonpendidikan. Pengawas Sekolah JUMLAH PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN MENURUT SERTIFIKASI. Taman Kanak-kanak

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Data Nonpendidikan. Pengawas Sekolah JUMLAH PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN MENURUT SERTIFIKASI. Taman Kanak-kanak"

Transkripsi

1

2 Data Nonpendidikan NP KEC-1 KEC-2 ANGG Pengawas Sekolah PS Taman Kanak-kanak TK-1 TK-2 Raudlatul Atfal (RA) RA-1 RA-2 Pendidikan Luar Biasa (PLB) PLB-1 PLB-2 Sekolah Dasar (SD) SD-1 SD-2 SD-3 SD-4 SD-5 SD-6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) MI-1 MI-2 MI-3 MI-4 MI-5 MI-6 KEADAAN UMUM NONPENDIDIKAN LUAS WILAYAH, PENDUDUK SELURUHNYA, DAN PENDUDUK USIA SEKOLAH JUMLAH DESA, DESA TERPENCIL, TINGKAT KESULITAN KE SEKOLAH DAN SEKTOR UNGGULAN JUMLAH ANGGARAN PENDIDIKAN YANG BERASAL DARI APBD JUMLAH PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN MENURUT SERTIFIKASI JUMLAH SEKOLAH, SISWA, LULUSAN, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), RUANG KELAS, DAN FASILITAS JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH SEKOLAH, SISWA, LULUSAN, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), RUANG KELAS, DAN FASILITAS JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH SEKOLAH, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RUANG KELAS JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH SEKOLAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA UASBN JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT VI TAHUN SEBELUMNYA JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS SEKOLAH JUMLAH DANA MENURUT SUMBER JUMLAH MADRASAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA USBN JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT VI TAHUN SEBELUMNYA JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS MADRASAH JUMLAH DANA MENURUT SUMBER Sekolah Menengah Pertama (SMP) SMP-1 JUMLAH SEKOLAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA UN SMP-2 JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT III TAHUN SEBELUMNYA SMP-3 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN SMP-4 JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI SMP-5 JUMLAH GURU MENURUT LATAR BELAKANG PROGRAM STUDI SMP-6 JUMLAH GURU MENURUT BIDANG STUDI YANG DIAJARKAN DAN KEPALA SEKOLAH SMP-7 JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS SEKOLAH SMP-8 JUMLAH DANA MENURUT SUMBER SMP-9 JUMLAH SISWA DAN GURU PAMONG

3 Madrasah Tsanawiyah (MTs) MTs-1 MTs-2 MTs-3 MTs-4 MTs-5 MTs-6 MTs-7 MTs-8 JUMLAH MADRASAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA UN JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT III TAHUN SEBELUMNYA JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI JUMLAH GURU MENURUT LATAR BELAKANG PROGRAM STUDI JUMLAH GURU MENURUT BIDANG STUDI YANG DIAJARKAN DAN KEPALA SEKOLAH JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS MADRASAH JUMLAH DANA MENURUT SUMBER Sekolah Menengah Atas (SMA) SMA-1 JUMLAH SEKOLAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA UN SMA-2 JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT III TAHUN SEBELUMNYA SMA-3 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN SMA-4 JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI SMA-5 JUMLAH GURU MENURUT LATAR BELAKANG PROGRAM STUDI SMA-6 JUMLAH GURU MENURUT BIDANG STUDI YANG DIAJARKAN DAN KEPALA SEKOLAH SMA-7 JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS SEKOLAH SMA-8 JUMLAH DANA MENURUT SUMBER SMA-9 JUMLAH SISWA MENURUT JURUSAN DAN SISTEM PENJURUSAN Madrasah Aliyah (MA) MA-1 MA-2 MA-3 MA-4 MA-5 MA-6 MA-7 MA-8 JUMLAH MADRASAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA UN JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT III TAHUN SEBELUMNYA JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI JUMLAH GURU MENURUT LATAR BELAKANG PROGRAM STUDI JUMLAH GURU MENURUT BIDANG STUDI YANG DIAJARKAN DAN KEPALA SEKOLAH JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS MADRASAH JUMLAH DANA MENURUT SUMBER Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SMK-1 JUMLAH SEKOLAH, SISWA BARU TINGKAT I, SISWA, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), DAN RATA-RATA UN SMK-2 JUMLAH LULUSAN, SISWA TAHUN SEBELUMNYA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, DAN SISWA TINGKAT III TAHUN SEBELUMNYA SMK-3 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN SMK-4 JUMLAH GURU MENURUT PELATIHAN KELOMPOK MATA PELAJARAN, GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT SERTIFIKASI SMK-5 JUMLAH GURU MENURUT LATAR BELAKANG PROGRAM STUDI SMK-6 JUMLAH GURU MENURUT BIDANG STUDI YANG DIAJARKAN DAN KEPALA SEKOLAH SMK-7 JUMLAH RUANG KELAS MENURUT KONDISI DAN FASILITAS SEKOLAH SMK-8 JUMLAH DANA MENURUT SUMBER SMK-9 PELAKSANAAN PROGRAM SISTEM GANDA, JUMLAH SISWA DAN LULUSAN MENURUT BIDANG STUDI KEAHLIAN Pendidikan Nonformal PNF-1 PNF-2 JUMLAH PESERTA DIDIK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD), PAKET, DAN PENDUDUK BUTA HURUF JUMLAH PENDIDIK/TUTOR PAUD, PAKET, DAN KEAKSARAAN FUNGSIONAL

4 Arus Verifikasi Data Ver-1 Ver-2 Ver-3 Ver-4 Ver-5 Ver-6 Ver-7 SISWA, MENGULANG, DAN PUTUS SEKOLAH MENURUT TINGKAT SERTA LULUSAN PERSENTASE PENDUDUK KELOMPOK USIA SEKOLAH TERHADAP JUMLAH PENDUDUK SELURUHNYA PERSENTASE SISWA BARU TINGKAT I, SISWA KELOMPOK USIA 7-12 TAHUN, TAHUN, DAN KENAIKAN SISWA PENDIDIKAN DASAR PERSENTASE SISWA BARU TINGKAT I, SISWA KELOMPOK USIA TAHUN, DAN KENAIKAN SISWA TINGKAT SM RASIO SISWA PER SEKOLAH MENURUT JENIS SATUAN PENDIDIKAN RASIO SISWA PER GURU MENURUT JENIS SATUAN PENDIDIKAN RASIO SISWA PER KELAS MENURUT JENIS SATUAN PENDIDIKAN RASIO KELAS PER RUANG KELAS MENURUT JENIS SATUAN PENDIDIKAN Indikator Umum Nonpendidikan Tab1-1 INDIKATOR NONPENDIDIKAN Tab1-2 KEPADATAN PENDUDUK DAN PERSENTASE DESA TERPENCIL Indikator Pemerataan dan Perluasan Akses Pendidikan Tab2-1 ANGKA PARTISIPASI KASAR (APK) DAN ANGKA PARTISIPASI MURNI (APM) TIAP JENJANG PENDIDIKAN Tab2-2 RASIO SISWA PEREMPUAN TERHADAP LAKI-LAKI TIAP SATUAN PENDIDIKAN Tab2-3 PERBANDINGAN SEKOLAH ANTARJENJANG PENDIDIKAN DAN RASIO PENDIDIKAN TINGKAT SD DAN SMP Tab2-4 RASIO PENDIDIKAN TINGKAT SM Tab2-5 ANGKA MASUKAN KASAR TK DAN SD DAN ANGKA MELANJUTKAN KE TINGKAT SMP DAN SM Tab2-6 PERSENTASE SISWA SWASTA TK+RA DAN TINGKAT SD Tab2-7 PERSENTASE SISWA SWASTA TINGKAT SMP DAN SM Tab2-8 RASIO SEKOLAH DAN SISWA SMA : SMK DAN SMA+MA : SMK Tab2-9 PERSENTASE GURU PEREMPUAN TIAP SATUAN PENDIDIKAN Tab2-10 INDEKS PARITAS GENDER AMK, AM, APK, APM, TIAP SATUAN PENDIDIKAN DAN ABH Tab2-11 KINERJA PEMERATAAN TK+RA Tab2-12 KINERJA PEMERATAAN TINGKAT SD Tab2-13 KINERJA PEMERATAAN TINGKAT SMP Tab2-14 KINERJA PEMERATAAN TINGKAT SM Indikator Mutu Pendidikan Tab3-1 Tab3-2 Tab3-3 Tab3-4 Tab3-5 Tab3-6 Tab3-7 Tab3-8 Tab3-9 Tab3-10 Tab3-11 Tab3-12 Tab3-13 Tab3-14 Tab3-15 Tab3-16 Tab3-17 Tab3-18 PERSENTASE ASAL SISWA SD DAN MI SERTA RATA-RATA UASBN DAN UN TIAP SATUAN PENDIDIKAN PERSENTASE PENGELUARAN PENDIDIKAN DAN PENGAWAS TERSERTIFIKASI PERSENTASE SEKOLAH MEMILIKI TOILET DAN AIR BERSIH TIAP SATUAN PENDIDIKAN PERSENTASE SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL TIAP SATUAN PENDIDIKAN PERSENTASE SEKOLAH MENURUT AKREDITASI TIAP SATUAN PENDIDIKAN ANGKA LULUSAN TK+RA, ANGKA MENGULANG, PUTUS SEKOLAH DAN LULUSAN TINGKAT SD ANGKA MENGULANG, PUTUS SEKOLAH DAN LULUSAN TINGKAT SMP ANGKA MENGULANG, PUTUS SEKOLAH DAN LULUSAN TINGKAT SM PERSENTASE GURU LAYAK MENGAJAR TK/RA DAN TINGKAT SD PERSENTASE GURU TERLATIH TINGKAT SD PERSENTASE GURU TERSERTIFIKASI TINGKAT SD PERSENTASE KEPALA SEKOLAH TERSERTIFIKASI TINGKAT SD PERSENTASE GURU TINGKAT SMP MENURUT KELAYAKAN MENGAJAR PERSENTASE GURU TERLATIH TINGKAT SMP PERSENTASE GURU TERSERTIFIKASI TINGKAT SMP PERSENTASE KEPALA SEKOLAH TERSERTIFIKASI TINGKAT SMP PERSENTASE GURU TINGKAT SM MENURUT KELAYAKAN MENGAJAR PERSENTASE GURU TERLATIH TINGKAT SM

5 Tab3-19 Tab3-20 Tab3-21 Tab3-22 Tab3-23 Tab3-24 Tab3-25 Tab3-26 Tab3-27 Tab3-28 Tab3-29 Tab3-30 Tab3-31 Tab3-32 Tab3-33 Tab3-34 Tab3-35 Tab3-36 Tab3-37 Tab3-38 Tab3-39 Tab3-40 Tab3-41 Tab3-42 Tab3-43 Tab3-44 Tab3-45 Tab3-46 Indikator Relevansi Tab3-47 Tab3-48 PERSENTASE GURU TERSERTIFIKASI TINGKAT SM PERSENTASE KEPALA SEKOLAH TERSERTIFIKASI TINGKAT SM PERSENTASE GURU SMP MENURUT BIDANG STUDI YANG DIAJARKAN PERSENTASE GURU SMA MENURUT BIDANG STUDI YANG DAJARKAN PERSENTASE RUANG KELAS MILIK TK DAN RA MENURUT KONDISI PERSENTASE RUANG KELAS MILIK TINGKAT SD MENURUT KONDISI PERSENTASE RUANG KELAS MILIK TINGKA SMP MENURUT KONDISI PERSENTASE RUANG KELAS MILIK TINGKAT SM MENURUT KONDISI PERSENTASE PESERTA DIDIK PAKET TERHADAP PUTUS SEKOLAH MENURUT JENJANG PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK TK DAN RA PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK TINGKAT SD PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK TINGKAT SMP PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK SMA PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK MA PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK SMK PERSENTASE KETERSEDIAAN FASILITAS MILIK TINGKAT SM PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA SD DAN MI PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA TINGKAT SD PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA SMP DAN MTS PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA TINGKAT SMP PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA SMA DAN MA PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA SMA+MA PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA SMK PERSENTASE BIAYA PENDIDIKAN MENURUT SUMBER DAN SATUAN BIAYA TINGKAT SM KINERJA MUTU TK+RA KINERJA MUTU TINGKAT SD KINERJA MUTU TINGKAT SMP KINERJA MUTU TINGKAT SM PERSENTASE SISWA SMA MENURUT JURUSAN DAN SEKOLAH MENURUT KRITERIA PENJURUSAN PERSENTASE SMK YANG MELAKSANAKAN SISTEM GANDA DAN SISWA SMK MENURUT BIDANG KEAHLIAN Indikator Efisiensi Internal Pendidikan Tab4-1 INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL SEKOLAH Tab4-2 SISWA PUTUS SEKOLAH DAN BERTAHAN PER SISWA MENURUT JENJANG PENDIDIKAN Tab4-3 HUBUNGAN TAHUN SISWA TERBUANG DENGAN BIAYA PENDIDIKAN Tab4-4 KINERJA EFISIENSI MENURUT JENJANG PENDIDIKAN Kinerja Pendidikan Tab5 KINERJA PENDIDIKAN MENURUT JENJANG PENDIDIKAN Tabel Pendukung Efisiensi Internal 1. Data DataEI-SD SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT, DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SD DataEI-MI SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT, DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - MI DataEI-SD+MI SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT, DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SD+MI DataEI-SMP SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SMP DataEI-MTS SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - MTS DataEI-SMP+MTs SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SMP+MTS DataEI-SMA SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SMA+MA

6 DataEI-MA SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - MA DataEI-SMA+MA SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SMA+MA DataEI-SMK SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SMK DataEI-SM+MA SISWA, MENGULANG, PUTUS SEKOLAH, NAIK TINGKAT DAN LULUSAN MENURUT JENIS KELAMIN - SM+MA 2. Kohort Siswa KohortSD KohortMI KohortSD+MI KohortSMP KohortMTS KohortSMP+MTs KohortSMA KohortMA KohortSMA+MA KohortSMK KohortSM+MA 3. Indikator IndiSD IndiMI IndiSD+MI IndiSMP IndiMTS IndiSMP+MTs IndiSMA IndiMA IndiSMA+MA IndiSMK IndiSM+MA KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SD KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - MI KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SD+MI KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SMP KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - MTS KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SMP+MTS KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SMA KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - MA KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SMA+MA KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SMK KOHORT PER 1000 SISWA (L+P) - SM+MA INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN - SD INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN - MI INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN - SD+MI INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN SMP INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN MTS INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN SMP+MTS INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN SMA INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN MA INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN SMA+MA INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN SMK INDIKATOR EFISIENSI INTERNAL PENDIDIKAN - SM+MA

7 TABEL 1 KEADAAN UMUM NONPENDIDIKAN No. Variabel No. Variabel Administrasi Pemerintahan 03 Geografi a. Kabupaten/Kota 35 a. Sumber Daya Alam 2 b. Kecamatan 20 b. Keadaan Alam c. Desa/Kelurahan 8,574 - Musim Kemarau (bulan) 6 d. Luas Wilayah (km2) 32,544 - Musim Hujan (bulan) 6 02 Demografi - Curah Hujan (mm) 100 a. Penduduk Seluruhnya 33,846, Ekonomi b. Penduduk 0-6 Tahun 3,959,406 a. PAD (ribuan Rp) 10,000,000 c. Penduduk 7-12 Tahun 3,477,884 b. PBB (ribuan Rp) 10,000,000 d. Penduduk Tahun 1,639,560 c. APBD (ribuan Rp) 400,000,000 e. Penduduk Tahun 1,556,809 d. PDRB (ribuan Rp) 2,500,000 f. Kepadatan Penduduk 1,040 e. Pendapatan per Kapita (Rp) 1,182 g. Tingkat Pendidikan Penduduk 33,846,368 f. UMR (Rp) 400,000 - Tidak/belum pernah sekolah Mata Pencaharian Penduduk (orang) 33,846,368 - Tidak/belum tamat SD Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanaan 3,800 - Tamat SD 4,000 - Pertambangan dan Penggalian 1,000 - Tamat SMP 2,000 - Industri Pengolahan 1,000 - Tamat SMA 1,200 - Listrik, Gas dan Air Bersih Tamat SMK Bangunan 1,000 - Tamat Diploma I/II Perdagangan, Restoran, dan Hotel 1,000 - Tamat Diploma III/Sarmud Angkutan, Penggudangan dan Komunikasi 1,000 - Tamat Sarjana Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan Tidak Terjawab 33,836,618 - Jasa 500 h. Tingkat Kepandaian Membaca/Menulis Lainnya 33,836,068 - Dapat membaca dan menulis Sosial Budaya dan Agama - Buta Huruf 50 a. Keagamaan (orang) 33,846,368 i. Angkatan Kerja 1,000 - Islam 8,500 - Bekerja (`dak mencari dan mencari) Protestan Mencari Pekerjaan (sudah dan belum) Katolik 500 j. Bukan Angkatan Kerja 1,500 - Hindu Bersekolah Budha Mengurus Rumah Tangga Khonghucu 33,835,968 - Lain- lain 500 b. Kesehatan 26 k. Penduduk Miskin Rumah Sakit 1 - Daerah Kota 50 - Puskesmas 10 - Daerah Desa 50 - Puskesmas Pembantu 15

8 TABEL 2 LUAS WILAYAH, PENDUDUK SELURUHNYA, DAN PENDUDUK USIA SEKOLAH No. KAB/KOTA Luas Penduduk Seluruhnya Penduduk 0-6 tahun Penduduk 4-5 tahun Penduduk 4-6 tahun Penduduk 6-7 Tahun Wilayah L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Kab. Cilacap 2, , ,308 1,738,603 78,521 81, ,721 25,132 24,125 49,257 37,021 38,251 75,272 30,215 30,215 60, Kab. Banyumas 1, , ,939 1,582,619 83,625 82, ,058 26,109 26,062 52,171 39,953 39,261 79,214 28,410 26,970 55, Kab. Purbalingga , , ,064 55,756 54, ,830 17,954 17,494 35,448 24,951 24,395 49,346 16,242 15,579 31, Kab. Banjarnegara 1, , , ,931 61,394 61, ,265 18,385 18,092 36,477 18,900 19,612 38,512 19,613 18,772 38, Kab. Kebumen 1, , ,647 1,241,437 80,227 78, ,866 25,445 20,819 46,263 25,287 22,969 48,256 26,621 21,781 48, Kab. Purworejo 1, , , ,394 45,924 46,306 92,230 9,426 9,573 18,999 14,867 14,850 29,717 11,251 10,901 22, Kab. Wonosobo , , ,011 57,174 55, ,821 16,919 16,531 33,450 25,476 24,875 50,351 8,557 8,344 16, Kab. Magelang 1, , ,690 1,204,936 65,157 60, ,579 19,729 18,803 38,532 30,169 28,665 58,834 21,347 19,912 41, Kab. Boyolali 1, , , ,469 59,624 60, ,839 18,254 19,524 37,778 29,524 31,524 61,048 20,021 21,548 41, Kab. Klaten , ,762 1,307,970 69,542 65, ,501 22,329 20,863 43,192 32,882 30,771 63,653 18,352 17,633 35, Kab. Sukoharjo , , ,279 41,555 39,031 80,586 12,800 13,058 25,858 13,149 11,872 25,021 13,095 13,360 26, Kab. Wonogiri 1, , , ,730 59,545 55, ,858 16,065 15,488 31,552 20,421 21,611 42,032 17,181 17,209 34, Kab. Karangnyr , , ,550 51,261 49, ,513 17,586 16,895 34,481 26,071 25,049 51,120 14,384 13,834 28, Kab. Sragen , , ,402 74,544 76, ,707 20,763 20,824 41,587 20,099 20,551 40,650 18,232 18,231 36, Kab. Grobogan 1, , ,276 1,336,322 74,544 76, ,707 20,763 20,824 41,587 20,099 20,551 40,650 23,252 23,177 46, Kab. Blora 1, , , ,160 40,533 43,037 83,570 17,859 17,685 35,544 20,176 20,367 40,543 20,124 20,251 40, Kab. Rembang 1, , , ,752 35,850 32,558 68,409 10,288 9,361 19,648 15,649 14,132 29,781 10,778 9,735 20, Kab. PaY 1, , ,942 1,225,182 83,746 86, ,887 21,738 22,266 44,004 34,620 34,504 69,124 20,224 20,671 40, Kab. Kudus , , ,921 47,969 48,022 95,991 14,901 13,949 28,850 22,564 20,861 43,425 15,383 13,753 29, Kab. Jepara 1, , ,879 1,090,770 63,973 63, ,128 18,501 18,266 36,767 27,479 27,129 54,607 18,856 18,588 37, Kab. Demak , ,334 1,076,980 79,064 75, ,880 23,783 22,416 46,199 35,969 33,897 69,866 24,488 23,112 47, Kab. Semarang , , ,022 52,771 49, ,068 14,598 15,755 30,353 22,561 24,086 46,647 16,400 16,684 33, Kab. Temanggung , , ,295 44,696 44,041 88,737 12,607 12,402 25,009 18,932 18,650 37,582 12,765 12,324 25, Kab. Kendal 1, , ,329 1,062,572 44,594 46,415 91,009 15,128 15,745 30,873 23,254 24,203 47,457 16,468 17,141 33, Kab. Batang , , ,984 57,120 54, ,065 14,686 13,893 28,579 22,238 21,018 43,256 15,211 14,355 29, Kab. Pekalongan , , ,034 65,431 62, ,296 19,248 18,494 37,742 28,812 27,683 56,495 15,878 15,255 31, Kab. Pemalang 1, , ,379 1,375,240 87,616 90, ,410 26,843 26,860 53,703 40,281 40,202 80,483 26,675 26,492 53, Kab. Tegal , ,743 1,449,464 80,215 82, ,677 25,026 26,251 51,277 38,205 41,320 79,525 25,012 27,251 52, Kab. Brebes 1, , ,032 1,810,484 89,215 90, ,469 23,625 24,522 48,147 42,512 44,521 87,033 26,521 25,145 51, Kota Magelang ,621 64, ,149 7,037 6,784 13,821 2,112 1,982 4,094 3,165 3,012 6,177 2,095 1,988 4, Kota Surakarta , , ,384 30,254 31,254 61,508 12,961 14,042 27,003 9,130 9,013 18,143 10,571 11,452 22, Kota SalaYga ,545 86, ,022 11,692 12,102 23,794 2,975 3,081 6,056 4,392 4,800 9,192 2,813 2,911 5, Kota Semarang , ,959 1,720,624 76,934 71, ,754 26,191 24,310 50,501 39,614 36,799 76,413 27,463 25,639 53, Kota Pekalongan , , ,911 19,470 19,421 38,891 5,931 5,860 11,791 7,326 7,021 14,347 5,764 5,617 11, Kota Tegal , , ,701 14,441 14,521 28,962 4,033 4,107 8,140 6,084 6,193 12,277 4,142 4,205 8,347 32, ,951,659 16,894,709 33,846,368 1,991,014 1,968,392 3,959, , ,221 1,190, , ,217 1,676, , ,034 1,194,439

9 TABEL 2 LUAS WILAYAH, PENDUDUK SELURUHNYA, DAN PENDUDUK USIA SEKOLAH No. KAB/KOTA Kab. Cilacap 02 Kab. Banyumas 03 Kab. Purbalingga 04 Kab. Banjarnegara 05 Kab. Kebumen 06 Kab. Purworejo 07 Kab. Wonosobo 08 Kab. Magelang 09 Kab. Boyolali 10 Kab. Klaten 11 Kab. Sukoharjo 12 Kab. Wonogiri 13 Kab. Karangnyr 14 Kab. Sragen 15 Kab. Grobogan 16 Kab. Blora 17 Kab. Rembang 18 Kab. PaY 19 Kab. Kudus 20 Kab. Jepara 21 Kab. Demak 22 Kab. Semarang 23 Kab. Temanggung 24 Kab. Kendal 25 Kab. Batang 26 Kab. Pekalongan 27 Kab. Pemalang 28 Kab. Tegal 29 Kab. Brebes 30 Kota Magelang 31 Kota Surakarta 32 Kota SalaYga 33 Kota Semarang 34 Kota Pekalongan 35 Kota Tegal Penduduk 7-12 tahun Penduduk tahun Penduduk tahun Penduduk tahun Penduduk tahun L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P , , ,573 47,413 47,333 94,746 42,152 43,215 85, , , , , , ,836 78,125 72, ,340 38,849 36,968 75,817 35,215 34,125 69, , , , , , ,553 49,659 46,914 96,573 22,032 21,814 43,846 22,075 21,492 43,567 74,587 82, , , , ,358 54,079 52, ,824 23,314 21,766 45,080 20,075 24,189 44,264 81,928 80, , , , ,640 74,678 69, ,067 37,214 36,360 73,574 31,038 33,810 64, , , , , , ,863 38,282 37,154 75,436 18,264 17,762 36,026 18,769 17,401 36,170 75,025 71, , , , ,234 48,370 46,498 94,868 20,044 19,345 39,389 13,961 12,347 26,308 63,773 70, , , , ,394 69,785 61, ,178 26,728 26,715 53,443 28,199 25,613 53,812 86,181 81, , , , ,985 53,462 47, ,675 24,234 23,540 47,774 24,327 23,295 47,622 81,205 76, , , , ,037 52,777 48, ,117 26,689 26,392 53,081 26,366 27,154 53, , , , , , ,662 33,563 31,247 64,810 18,262 17,199 35,461 18,011 17,185 35,196 76,077 78, , , , ,706 46,374 45,630 92,004 24,231 24,427 48,658 25,455 22,823 48,278 84,789 51, , , , ,033 35,500 34,111 69,611 19,971 18,541 38,512 19,934 18,797 38,731 73,290 73, , , , ,427 38,953 39,811 78,764 22,021 21,021 43,042 22,903 20,325 43,228 81,093 83, , , , ,667 83,101 71, ,293 34,215 32,632 66,847 30,215 30,512 60, , , , , , ,430 45,858 43,400 89,258 22,504 20,533 43,037 13,826 17,859 31,685 62,541 63, , , , ,764 30,014 28,732 58,746 15,708 15,116 30,824 16,062 14,798 30,860 53,967 49, , , , ,797 55,475 55, ,406 30,697 30,438 61,135 31,317 29,832 61, , , , , , ,550 35,330 35,552 70,882 21,646 20,662 42,308 20,703 21,126 41,829 74,266 79, , , , ,355 56,074 55, ,431 26,250 25,329 51,579 25,936 25,549 51,485 95,737 94, , , , ,092 63,817 61, ,001 29,054 28,590 57,644 28,456 29,024 57, , , , , , ,813 48,760 47,087 95,847 21,251 21,196 42,447 22,591 19,472 42,063 85,786 78, , , , ,866 39,047 36,611 75,658 16,987 17,077 34,064 16,838 16,813 33,651 63,877 62, , , , ,141 50,624 52, ,315 25,627 26,673 52,300 25,519 26,601 52,120 96,055 92, , , , ,499 42,683 39,541 82,224 17,624 17,668 35,292 14,929 12,247 27,176 36,420 36,526 72, , , ,175 53,837 51, ,562 24,066 25,122 49,188 20,081 19,293 39,374 80,738 77, , , , ,809 78,722 79, ,078 34,919 34,457 69,376 29,463 29,084 58, , , , , , ,198 76,345 79, ,913 30,602 31,661 62,263 29,521 32,521 62,042 83, , , , , , , , ,801 38,212 38,521 76,733 40,051 36,905 76, , , , , , ,165 6,013 5,753 11,766 3,068 3,149 6,217 3,825 4,288 8,113 12,321 12,682 25,003 56,184 57, ,382 23,858 24,222 48,080 11,286 11,242 22,528 12,536 12,473 25,009 48,215 54, ,493 98, , ,366 7,461 7,441 14,902 3,521 3,989 7,510 3,687 3,871 7,558 17,514 18,130 35,644 63,683 65, ,780 62,752 59, ,275 35,124 35,215 70,339 32,115 36,915 69, , , , , ,043 1,139,146 14,531 14,107 28,638 7,786 7,759 15,545 7,577 8,020 15,597 23,431 20,029 43,460 91,516 96, ,954 13,501 13,467 26,968 7,029 6,906 13,935 6,707 7,400 14,107 20,605 14,589 35,194 58,689 71, ,390 1,772,883 1,705,001 3,477, , ,118 1,639, , ,374 1,556,809 2,794,752 2,767,990 5,562,742 7,829,900 7,971,900 15,801,800

10 TABEL 3 JUMLAH DESA, DESA TERPENCIL, TINGKAT KESULITAN KE SEKOLAH DAN SEKTOR UNGGULAN No. KAB/KOTA Desa Desa Tingkat kesulitan ke SD+MI Tingkat kesulitan kesmp+mts Tingkat kesulitan ke SM+MA Sektor Unggulan Seluruhnya Terpencil Mudah 1) Sulit 2) Sulit Sekali 3) Mudah 1) Sulit 2) Sulit Sekali 3) Mudah 1) Sulit 2) Sulit Sekali 3) 1*) 2*) 3*) Kab. Cilacap , Kab. Banyumas Kab. Purbalingga Kab. Banjarnegara Kab. Kebumen Kab. Purworejo Kab. Wonosobo Kab. Magelang Kab. Boyolali Kab. Klaten Kab. Sukoharjo Kab. Wonogiri Kab. Karangnyr Kab. Sragen Kab. Grobogan Kab. Blora Kab. Rembang Kab. PaZ Kab. Kudus Kab. Jepara Kab. Demak Kab. Semarang Kab. Temanggung Kab. Kendal Kab. Batang Kab. Pekalongan Kab. Pemalang Kab. Tegal Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota SalaZga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal ,574 1,034 21,696 1, , , Catatan: 1) Lajur ini diisi dengan jumlah sekolah yang mudah dijangkau *) Lajur ini diisi dengan kode sektor 3. Industri pengolahan 6. Perdagangan 9. Jasa 2) Lajur ini diisi dengan jumlah sekolah yang sulit dijangkau 1. Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 7. Angkutan 10. Lainnya

11 TABEL 4 JUMLAH ANGGARAN PENDIDIKAN YANG BERASAL DARI APBD No. Jenis Anggaran Langsung Tak Langsung (Dalam Ribuan Rp.) Anggaran Pendidikan seluruh (Disdik dan UPTD) 6,000,000 6,000,000 12,000, Anggaran TK (PAUD Formal) 30,000 30,000 60, Anggaran SD/MI 35,000 25,000 60,000 a. Anggaran SD 30,000 20,000 50,000 b. Anggaran MI 5,000 5,000 10, Anggaran SMP/MTs 60,000 60, ,000 a. Anggaran SMP 50,000 50, ,000 b. Anggaran MTs 10,000 10,000 20, Anggaran SM/MA 90,000 90, ,000 a. Anggaran SMA 50,000 50, ,000 b. Anggaran MA 15,000 15,000 30,000 c. Anggaran SMK 25,000 25,000 50, Anggaran Keaksaraan Fungsional 25,000 20,000 45, Anggaran PAUD (PAUD Nonformal) 25,000 20,000 45, Anggaran Kesetaraan (Paket A, B, dan C) 30,000 20,000 50, Anggaran Kursus 25,000 25,000 50,000

12 TABEL 5 JUMLAH PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN MENURUT SERTIFIKASI No. Ser;fikasi Pengawas TK Pengawas SD Pengawas SMP Pengawas SMA Pengawas SMK Sudah terserefikasi 15 2, a. Laki- Laki 0 1, b. Perempuan Belum terserefikasi a. Laki- Laki b. Perempuan , a. Laki- Laki 0 1, b. Perempuan

13 TABEL 6 JUMLAH SEKOLAH, SISWA, LULUSAN, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), RUANG KELAS, DAN FASILITAS TAMAN KANAK- KANAK (TK) No. KAB/KOTA Negeri Sekolah Swasta N+S Siswa menurut Kelompok Siswa menurut Status Sekolah Kelompok A Kelompok B Negeri Swasta L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L+P Kab. Cilacap ,616 1,675 3,291 6,608 6,783 13,391 8,224 8,458 16, ,864 8,144 16,008 16, Kab. Banyumas ,311 1,354 2,665 9,689 9,414 19,103 11,000 10,768 21, ,916 10,698 21,614 21, Kab. Purbalingga ,433 3,612 3,293 6,905 4,332 4,006 8, ,075 3,806 7,881 8, Kab. Banjarnegara ,991 1,960 3,951 3,115 3,084 6,199 5,106 5,044 10, ,044 4,987 10,031 10, Kab. Kebumen ,436 8,532 8,020 16,552 9,295 8,693 17, ,192 8,593 17,785 17, Kab. Purworejo ,720 1,656 3,376 5,446 5,059 10,505 7,166 6,715 13, ,076 6,614 13,690 13, Kab. Wonosobo ,360 3,246 6,606 4,525 4,213 8,738 7,885 7,459 15, ,736 7,301 15,037 15, Kab. Magelang ,292 3,107 6,399 4,951 4,514 9,465 8,243 7,621 15, ,210 7,582 15,792 15, Kab. Boyolali ,292 3,107 6,399 4,951 4,514 9,465 8,243 7,621 15, ,210 7,582 15,792 15, Kab. Klaten ,568 5,356 10,924 9,561 9,118 18,679 15,129 14,474 29, ,079 14,425 29,504 29, Kab. Sukoharjo ,593 2,461 5,054 2,322 2,306 4,628 4,915 4,767 9, ,872 4,697 9,569 9, Kab. Wonogiri ,636 5,604 5,239 10,843 6,447 6,032 12, ,078 5,668 11,746 12, Kab. Karangnyr ,107 3,075 6,182 5,629 5,385 11,014 8,736 8,460 17, ,588 8,318 16,906 17, Kab. Sragen ,614 1,829 3,443 6,986 6,749 13,735 8,600 8,578 17, ,457 8,447 16,904 17, Kab. Grobogan ,711 1,575 3,286 9,985 9,951 19,936 11,696 11,526 23, ,602 11,444 23,046 23, Kab. Blora ,838 2,598 5,436 6,332 5,967 12,299 9,170 8,565 17, ,098 8,520 17,618 17,735 1 Kab. Rembang ,918 2,825 5,743 4,264 4,154 8,418 7,182 6,979 14, ,976 6,797 13,773 14, Kab. Pa\ ,147 2,990 6,137 6,640 6,232 12,872 9,787 9,222 19, ,613 9,050 18,663 19, Kab. Kudus ,383 2,327 4,710 3,314 3,197 6,511 5,697 5,524 11, ,583 5,399 10,982 11, Kab. Jepara ,653 4,449 9,102 6,209 5,881 12,090 10,862 10,330 21, ,745 10,202 20,947 21, Kab. Demak ,823 1,797 3,620 7,979 7,699 15,678 9,802 9,496 19, ,689 9,369 19,058 19, Kab. Semarang ,740 3,575 7,315 4,432 4,071 8,503 8,172 7,646 15, ,082 7,578 15,660 15, Kab. Temanggung ,824 2,650 5,474 3,630 3,314 6,944 6,454 5,964 12, ,322 5,849 12,171 12, Kab. Kendal ,515 3,445 6,960 6,127 5,983 12,110 9,642 9,428 19, ,574 9,361 18,935 19, Kab. Batang ,124 2,100 4,224 3,804 3,736 7,540 5,928 5,836 11, ,781 5,691 11,472 11, Kab. Pekalongan ,812 2,930 5,742 4,724 4,527 9,251 7,536 7,457 14, ,448 7,395 14,843 14, Kab. Pemalang ,666 2,813 5,479 5,540 5,567 11,107 8,206 8,380 16, ,051 8,232 16,283 16, Kab. Tegal ,316 1,352 2,668 4,362 4,687 9,049 5,678 6,039 11, ,622 5,979 11,601 11, Kab. Brebes ,219 2,512 4,731 3,578 3,720 7,298 5,797 6,232 12, ,691 6,116 11,807 12, Kota Magelang ,858 1,036 1,014 2,050 2,006 1,902 3, ,960 1,849 3,809 3, Kota Surakarta ,742 2,625 5,367 3,630 3,434 7,064 6,372 6,059 12, ,229 5,899 12,128 12, Kota Sala\ga , ,014 1,165 1,180 2,345 2,194 2,165 4, ,137 2,122 4,259 4, Kota Semarang ,598 8,088 16,686 9,622 8,990 18,612 18,220 17,078 35, ,037 16,914 34,951 35, Kota Pekalongan ,741 1,303 1,385 2,688 2,187 2,242 4, ,024 2,083 4,107 4, Kota Tegal ,716 1,502 1,334 2,836 2,351 2,201 4, ,801 1,413 1,338 2,751 4, ,910 13,027 87,551 85, , , , , , , ,227 5,186 4,918 10, , , , ,227 TK-1 23

14 TABEL 6 JUMLAH SEKOLAH, SISWA, LULUSAN, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), RUANG KELAS, DAN FASILITAS TAMAN KANAK- KANAK (TK) No. KAB/KOTA Kab. Cilacap 02 Kab. Banyumas 03 Kab. Purbalingga 04 Kab. Banjarnegara 05 Kab. Kebumen 06 Kab. Purworejo 07 Kab. Wonosobo 08 Kab. Magelang 09 Kab. Boyolali 10 Kab. Klaten 11 Kab. Sukoharjo 12 Kab. Wonogiri 13 Kab. Karangnyr 14 Kab. Sragen 15 Kab. Grobogan 16 Kab. Blora 1 Kab. Rembang 18 Kab. Pa\ 19 Kab. Kudus 20 Kab. Jepara 21 Kab. Demak 22 Kab. Semarang 23 Kab. Temanggung 24 Kab. Kendal 25 Kab. Batang 26 Kab. Pekalongan 27 Kab. Pemalang 28 Kab. Tegal 29 Kab. Brebes 30 Kota Magelang 31 Kota Surakarta 32 Kota Sala\ga 33 Kota Semarang 34 Kota Pekalongan 35 Kota Tegal Ruang Ruang Lulusan Ruang Kelas Milik menurut Kondisi Kelas Kelas Kelas (Rombel) L P Baik R. Ringan R. Berat Bkn Milik Seluruh Jenis Fasilitas Sekolah Perpus- takaan Toilet Air Bersih Listrik ,644 4,539 9,183 1, ,800 7,447 15, ,845 2,808 5, ,543 2,443 4, ,733 7,430 15, ,923 4,675 9, ,938 3,911 7, ,263 3,911 8, ,263 3,911 8, ,898 8,527 17,425 1, ,723 1,623 3, ,597 4,348 8, ,336 5,142 10, ,253 6,148 12, ,392 9,069 18,461 1, ,011 4,756 9, ,061 3,763 7, ,451 5,187 10, ,952 2,878 5, ,495 4,432 8,927 1, ,594 6,349 12, ,852 3,531 7, ,468 3,175 6, ,012 5,733 11, ,459 2,463 4, ,755 3,718 7, ,369 5,348 10, ,727 2,830 5, ,302 3,506 6, , ,372 3,342 6, , ,538 8,154 16,692 1, ,255 1,308 2, ,360 1,234 2, , , ,365 24,789 12,428 1,353 1,416 15,197 1,109 16,306 5,941 6,548 4,137 13,027 TK-1 24

15 TABEL 7 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN TAMAN KANAK- KANAK (TK) Ijazah TerInggi No. KAB/KOTA < SLTA SLTA Diploma 1 Diploma 2 Diploma 3/Sarmud Diploma 4/S1 L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Kab. Cilacap Kab. Banyumas Kab. Purbalingga Kab. Banjarnegara Kab. Kebumen Kab. Purworejo Kab. Wonosobo Kab. Magelang Kab. Boyolali Kab. Klaten Kab. Sukoharjo Kab. Wonogiri Kab. Karangnyr Kab. Sragen Kab. Grobogan Kab. Blora Kab. Rembang Kab. Pa[ Kab. Kudus Kab. Jepara Kab. Demak Kab. Semarang Kab. Temanggung Kab. Kendal Kab. Batang Kab. Pekalongan Kab. Pemalang Kab. Tegal Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Sala[ga Kota Semarang , Kota Pekalongan Kota Tegal ,585 15, ,258 12, ,915 3,087 TK-2 25

16 TABEL 7 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN TAMAN KANAK- KANAK (TK) No. KAB/KOTA Kab. Cilacap 02 Kab. Banyumas 03 Kab. Purbalingga 04 Kab. Banjarnegara 05 Kab. Kebumen 06 Kab. Purworejo 07 Kab. Wonosobo 08 Kab. Magelang 09 Kab. Boyolali 10 Kab. Klaten 11 Kab. Sukoharjo 12 Kab. Wonogiri 13 Kab. Karangnyr 14 Kab. Sragen 15 Kab. Grobogan 16 Kab. Blora 17 Kab. Rembang 18 Kab. Pa[ 19 Kab. Kudus 20 Kab. Jepara 21 Kab. Demak 22 Kab. Semarang 23 Kab. Temanggung 24 Kab. Kendal 25 Kab. Batang 26 Kab. Pekalongan 27 Kab. Pemalang 28 Kab. Tegal 29 Kab. Brebes 30 Kota Magelang 31 Kota Surakarta 32 Kota Sala[ga 33 Kota Semarang 34 Kota Pekalongan 35 Kota Tegal Status Kepegawaian S2 dan lebih PNS L P L+P L P L+P Gol II Gol III Gol IV Sub Non- PNS ,127 1, ,035 1, ,497 1, ,336 1, ,086 1, , ,059 1, , ,374 1, , ,097 1, , ,134 1, , ,219 1, , ,408 1, ,060 1, ,243 1, ,166 1, ,209 1, ,159 1, ,403 1, ,334 1, ,289 1, , ,235 2, ,069 2, ,217 31,502 32,719 3,297 1, ,903 26,816 32,719 TK-2 26

17 TABEL 8 JUMLAH SEKOLAH, SISWA, LULUSAN, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), RUANG KELAS, DAN FASILITAS RAUDLATUL ATFAL(RA)/ BUSTANUL ATFAL(BA) No. KAB/KOTA RA/BA Negeri Swasta N+S Kelompok A Siswa menurut Kelompok Kelompok B Siswa menurut Jenis Kelamin A+B Negeri Swasta L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L+P Kab. Cilacap ,883 1,566 1,590 3,156 2,481 2,558 5, ,481 2,558 5,039 5, Kab. Banyumas ,211 1,234 2,445 1,452 1,347 2,799 2,663 2,581 5, ,663 2,581 5,244 5, Kab. Purbalingga ,090 1,180 2,270 1,090 1,180 2,270 2,180 2,360 4, ,180 2,360 4,540 4, Kab. Banjarnegara ,994 1,964 3,958 2,276 2,133 4,409 4,270 4,097 8, ,270 4,097 8,367 8, Kab. Kebumen ,123 1,127 2,250 1,143 1,089 2,232 2,266 2,216 4, ,266 2,216 4,482 4, Kab. Purworejo ,160 1,051 1,031 2, ,051 1,031 2,082 2, Kab. Wonosobo ,907 1,058 1,052 2,110 2,035 1,982 4, ,035 1,982 4,017 4, Kab. Magelang ,924 2,953 5,877 4,368 4,086 8,454 7,292 7,039 14, ,292 7,039 14,331 14, Kab. Boyolali ,866 2,889 5,755 3,325 3,067 6,392 6,191 5,956 12, ,191 5,956 12,147 12, Kab. Klaten ,008 2,923 5,931 4,444 4,390 8,834 7,452 7,313 14, ,452 7,313 14,765 14, Kab. Sukoharjo ,827 1,866 3,693 1,847 1,795 3,642 3,674 3,661 7, ,674 3,661 7,335 7, Kab. Wonogiri ,096 1, , , ,031 2, Kab. Karangnyr , ,829 1,834 1,744 3, ,834 1,744 3,578 3, Kab. Sragen ,486 1,254 1,564 2,818 2,019 2,285 4, ,019 2,285 4,304 4, Kab. Grobogan ,098 1,245 2,343 1,622 1,601 3, ,622 1,601 3,223 3, Kab. Blora , ,317 1, Kab. Rembang , ,436 1,408 1,419 2, ,408 1,419 2,827 2, Kab. Pa] ,934 1,957 3,891 2,663 2,513 5,176 4,597 4,470 9, ,597 4,470 9,067 9, Kab. Kudus ,036 1,045 2,081 1,107 1,075 2,182 2,143 2,120 4, ,143 2,120 4,263 4, Kab. Jepara ,075 1,007 2,082 1,570 1,433 3,003 2,645 2,440 5, ,645 2,440 5,085 5, Kab. Demak ,349 1,254 2,603 1,763 1,514 3,277 3,112 2,768 5, ,112 2,768 5,880 5, Kab. Semarang ,937 1,801 3,738 2,241 2,144 4,385 4,178 3,945 8, ,178 3,945 8,123 8, Kab. Temanggung ,663 1,677 3,340 1,989 1,986 3,975 3,652 3,663 7, ,652 3,663 7,315 7, Kab. Kendal ,712 2,815 5,527 3,463 3,442 6,905 6,175 6,257 12, ,089 5,652 11,741 12, Kab. Batang ,945 1, ,005 1,984 1,966 3, ,984 1,966 3,950 3, Kab. Pekalongan ,237 1,271 2,508 1,872 1,820 3,692 3,109 3,091 6, ,109 3,091 6,200 6, Kab. Pemalang , ,883 1,491 1,486 2, ,491 1,486 2,977 2, Kab. Tegal ,474 1,226 1,458 2,684 1,966 2,192 4, ,966 2,192 4,158 4, Kab. Brebes ,018 1,935 2,049 2,055 4,104 2,966 3,073 6, ,966 3,073 6,039 6, Kota Magelang , ,534 1, Kota Surakarta Kota Sala]ga , ,620 1, Kota Semarang ,188 1,149 2,337 1,789 1,729 3,518 2,977 2,878 5, ,977 2,878 5,855 5, Kota Pekalongan , ,541 1,356 1,352 2, ,356 1,352 2,708 2, Kota Tegal , ,067 1, ,460 3,463 41,057 40,817 81,874 53,909 52, ,714 94,966 93, , ,880 93, , ,588 RA-1 27

18 TABEL 8 JUMLAH SEKOLAH, SISWA, LULUSAN, KELAS (ROMBONGAN BELAJAR), RUANG KELAS, DAN FASILITAS RAUDLATUL ATFAL(RA)/ BUSTANUL ATFAL(BA) No. KAB/KOTA Kab. Cilacap 02 Kab. Banyumas 03 Kab. Purbalingga 04 Kab. Banjarnegara 05 Kab. Kebumen 06 Kab. Purworejo 07 Kab. Wonosobo 08 Kab. Magelang 09 Kab. Boyolali 10 Kab. Klaten 11 Kab. Sukoharjo 12 Kab. Wonogiri 13 Kab. Karangnyr 14 Kab. Sragen 15 Kab. Grobogan 16 Kab. Blora 17 Kab. Rembang 18 Kab. Pa] 19 Kab. Kudus 20 Kab. Jepara 21 Kab. Demak 22 Kab. Semarang 23 Kab. Temanggung 24 Kab. Kendal 25 Kab. Batang 26 Kab. Pekalongan 27 Kab. Pemalang 28 Kab. Tegal 29 Kab. Brebes 30 Kota Magelang 31 Kota Surakarta 32 Kota Sala]ga 33 Kota Semarang 34 Kota Pekalongan 35 Kota Tegal Lulusan Ruang Ruang Ruang Kelas Milik menurut Kondisi Kelas Kelas Kelas Jenis Fasilitas Sekolah L P (Rombel) Baik R. Ringan R. Berat Bkn Milik Seluruh Perpus- takaan Toilet Air Bersih Listrik , ,337 1,276 2, , , ,594 2,048 3, ,594 3,548 7, ,727 4,542 9, ,086 1,937 4, , , , , ,341 1,244 2, ,354 1,455 2, ,308 1,333 2, ,685 1,458 3, ,790 1,749 3, ,794 1,788 3, ,235 1,325 2, , , ,203 1,326 2, ,090 1,050 2, ,037 34,802 69,839 7,899 4, , , ,638 1,119 1,058 RA-1 28

19 TABEL 9 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN RAUDLATUL ATFAL(RA)/ BUSTANUL ATFAL(BA) Ijazah TerJnggi No. KAB/KOTA < SLTA SLTA Diploma 1 Diploma 2 Diploma 3/Sarmud Diploma 4/S1 L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Kab. Cilacap Kab. Banyumas Kab. Purbalingga Kab. Banjarnegara Kab. Kebumen Kab. Purworejo Kab. Wonosobo Kab. Magelang Kab. Boyolali Kab. Klaten Kab. Sukoharjo Kab. Wonogiri Kab. Karangnyr Kab. Sragen Kab. Grobogan Kab. Blora Kab. Rembang Kab. Pa\ Kab. Kudus Kab. Jepara Kab. Demak Kab. Semarang Kab. Temanggung Kab. Kendal Kab. Batang Kab. Pekalongan Kab. Pemalang Kab. Tegal Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Sala\ga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal ,961 5, ,762 2, ,279 1,320 RA-2 29

20 TABEL 9 JUMLAH GURU MENURUT IJAZAH TERTINGGI DAN STATUS KEPEGAWAIAN RAUDLATUL ATFAL(RA)/ BUSTANUL ATFAL(BA) No. KAB/KOTA Kab. Cilacap 02 Kab. Banyumas 03 Kab. Purbalingga 04 Kab. Banjarnegara 05 Kab. Kebumen 06 Kab. Purworejo 07 Kab. Wonosobo 08 Kab. Magelang 09 Kab. Boyolali 10 Kab. Klaten 11 Kab. Sukoharjo 12 Kab. Wonogiri 13 Kab. Karangnyr 14 Kab. Sragen 15 Kab. Grobogan 16 Kab. Blora 17 Kab. Rembang 18 Kab. Pa\ 19 Kab. Kudus 20 Kab. Jepara 21 Kab. Demak 22 Kab. Semarang 23 Kab. Temanggung 24 Kab. Kendal 25 Kab. Batang 26 Kab. Pekalongan 27 Kab. Pemalang 28 Kab. Tegal 29 Kab. Brebes 30 Kota Magelang 31 Kota Surakarta 32 Kota Sala\ga 33 Kota Semarang 34 Kota Pekalongan 35 Kota Tegal Status Kepegawaian S2 dan lebih PNS L P L+P L P L+P Gol II Gol III Gol IV Subjumlah Non- PNS ,174 1, ,025 1, ,676 9, ,433 9,894 RA-2 30

TABEL 31 JUMLAH DANA MENURUT SUMBER SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009/2010

TABEL 31 JUMLAH DANA MENURUT SUMBER SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009/2010 TABEL 31 JUMLAH DANA MENURUT SUMBER SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) No. Kecamatan Dana menurut Sumber (Ribuan Rupiah) P. Pusat Yayasan Orang tua Pemprov Pemkab/kota Lainnya Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 01 Mijen

Lebih terperinci

TAMAN KANAK-KANAK Tabel 5 : Jumlah TK, siswa, lulusan, Kelas (rombongan belajar),ruang kelas, Guru dan Fasilitas 6

TAMAN KANAK-KANAK Tabel 5 : Jumlah TK, siswa, lulusan, Kelas (rombongan belajar),ruang kelas, Guru dan Fasilitas 6 DAFTAR TABEL DATA NONPENDIDIKAN Tabel 1 : Keadaan Umum Nonpendidikan 1 Tabel 2 : Luas wilayah, penduduk seluruhnya, dan penduduk usia sekolah 2 Tabel 3 : Jumlah desa, desa terpencil, tingkat kesulitan

Lebih terperinci

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH 217 217 PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN PELAJARAN 216/217 DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN... 4 A. Latar Belakang... 4 B. Tujuan... 4 C. Ruang Lingkup... 5 BAB II.

Lebih terperinci

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH 1 1 PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN PELAJARAN DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN... 4 A. Latar Belakang... 4 B. Tujuan... 4 C. Ruang Lingkup... 5 BAB II. KEADAAN UMUM...

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN. Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu Provinsi di Jawa, letaknya diapit

BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN. Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu Provinsi di Jawa, letaknya diapit BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Kondisi Fisik Daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu Provinsi di Jawa, letaknya diapit oleh dua Provinsi besar, yaitu

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH KAB/KOTA DI JAWA TENGAH

BAB 3 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH KAB/KOTA DI JAWA TENGAH BAB 3 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH KAB/KOTA DI JAWA TENGAH 3.1 Keadaan Geografis dan Pemerintahan Propinsi Jawa Tengah adalah salah satu propinsi yang terletak di pulau Jawa dengan luas

Lebih terperinci

KOMPILASI DATA PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KOTA SEMARANG JAWA TENGAH TAHUN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA SEMARANG DINAS PENDIDIKAN

KOMPILASI DATA PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KOTA SEMARANG JAWA TENGAH TAHUN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA SEMARANG DINAS PENDIDIKAN versi 01 KOMPILASI DATA PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH JAWA TENGAH PEMERINTAH DINAS PENDIDIKAN JAKARTA, JUNI 2014 DATA NONPENDIDIKAN JAWA TENGAH No. Variabel Jumlah No. Variabel Jumlah 1 Administrasi

Lebih terperinci

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2015/2016 KABUPATEN/KOTA. PROVINSI...

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2015/2016 KABUPATEN/KOTA. PROVINSI... LOGO KANTOR PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2015/2016 KABUPATEN/KOTA. PROVINSI... Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/kategori:lambang_kabupaten_dan_kota_di_indonesia PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA...

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH No.70 /11/33/Th.VIII, 05 November 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH AGUSTUS 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,68 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah Agustus 2014 yang sebesar

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH No.31 /05/33/Th.VIII, 05 Mei 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,45 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah Februari 2014 yang sebesar 17,72

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH No.69 /11/33/Th.VII, 06 November 2013 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH AGUSTUS 2013: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 6,02 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah Agustus 2013 mencapai 16,99

Lebih terperinci

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH

KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH No. 66/11/33/Th.VI, 05 November 2012 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH AGUSTUS 2012: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,63 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah Agustus 2012 mencapai 17,09

Lebih terperinci

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 05/12/33/Th.III, 1 Desember 2009 KONDISI KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURAN JAWA TENGAH AGUSTUS 2009 Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) dilaksanakan dua kali dalam setahun,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. meningkat. Kemampuan yang meningkat ini disebabkan karena faktor-faktor. pembangunan suatu negara (Maharani dan Sri, 2014).

BAB I PENDAHULUAN. meningkat. Kemampuan yang meningkat ini disebabkan karena faktor-faktor. pembangunan suatu negara (Maharani dan Sri, 2014). BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masalah pertumbuhan ekonomi dapat dipandang sebagai masalah makroekonomi jangka panjang. Dari satu periode ke periode berikutnya kemampuan suatu negara untuk

Lebih terperinci

Gambar 4.1 Peta Provinsi Jawa Tengah

Gambar 4.1 Peta Provinsi Jawa Tengah 36 BAB IV GAMBARAN UMUM PROVINSI JAWA TENGAH 4.1 Kondisi Geografis Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di tengah Pulau Jawa. Secara geografis, Provinsi Jawa Tengah terletak

Lebih terperinci

PENEMPATAN TENAGA KERJA

PENEMPATAN TENAGA KERJA PENEMPATAN TENAGA KERJA A. Jumlah Pencari Kerja di Prov. Jateng Per Kab./Kota Tahun 2015 NO. KAB./KOTA 2015 *) L P JUMLAH 1 KABUPATEN SEMARANG 3,999 8,817 12816 2 KABUPATEN REMBANG 1,098 803 1901 3 KOTA.

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2015

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2015 No.42/06/33/Th.X, 15 Juni 2016 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2015 IPM Jawa Tengah Tahun 2015 Pembangunan manusia di Jawa Tengah pada tahun 2015 terus mengalami kemajuan yang ditandai dengan terus

Lebih terperinci

ASPEK : PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMAKAIAN KONTRASEPSI INDIKATOR : HASIL PEROLEHAN PESERTA KB BARU

ASPEK : PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMAKAIAN KONTRASEPSI INDIKATOR : HASIL PEROLEHAN PESERTA KB BARU INDIKATOR : HASIL PEROLEHAN PESERTA KB BARU BULAN : KABUPATEN/KOTA IUD MOW MOP KDM IMPL STK PILL JML PPM PB % 1 Banyumas 728 112 20 1,955 2,178 2,627 1,802 9,422 57,379 16.42 2 Purbalingga 70 50 11 471

Lebih terperinci

PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH TAHUN 2014 PROVINSI JAWA TENGAH

PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH TAHUN 2014 PROVINSI JAWA TENGAH No. 56/08/33 Th.IX, 3 Agustus 2015 PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH TAHUN 2014 PROVINSI JAWA TENGAH PRODUKSI CABAI BESAR SEBESAR 167,79 RIBU TON, CABAI RAWIT SEBESAR 107,95 RIBU TON,

Lebih terperinci

PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013

PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013 No. 50/08/33/Th. VIII, 4 Agustus 2014 PRODUKSI CABAI BESAR, CABAI RAWIT, DAN BAWANG MERAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013 PRODUKSI CABAI BESAR SEBESAR 145,04 RIBU TON, CABAI RAWIT 85,36 RIBU TON, DAN BAWANG

Lebih terperinci

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 08/05/33/Th.I, 15 Mei 2007 TINGKAT PENGANGGURAN DI JAWA TENGAH MENURUN 0,1% Tingkat Penganguran Terbuka di Jawa Tengah pada Februari 2007 adalah 8,10%. Angka ini 0,10% lebih

Lebih terperinci

KONDISI UMUM PROVINSI JAWA TENGAH

KONDISI UMUM PROVINSI JAWA TENGAH KONDISI UMUM PROVINSI JAWA TENGAH Kondisi umum Provinsi Jawa Tengah ditinjau dari aspek pemerintahan, wilayah, kependudukan dan ketenagakerjaan antara lain sebagai berikut : A. Administrasi Pemerintah,

Lebih terperinci

EVALUASI DAERAH PRIORITAS PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN PENARGETAN BERBASIS WILAYAH

EVALUASI DAERAH PRIORITAS PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN PENARGETAN BERBASIS WILAYAH EVALUASI DAERAH PRIORITAS PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN PENARGETAN BERBASIS WILAYAH Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Penanganan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah Surakarta, 9 Februari 2016 Kemiskinan

Lebih terperinci

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN Jakarta, Desember 2013 PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2012/2013 BUKU 1 (12 KAB/KOTA

Lebih terperinci

EVALUASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN (Indikator Makro)

EVALUASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN (Indikator Makro) EVALUASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN (Indikator Makro) Pusat Data dan Statistik Pendidikan Setjen, Kemdikbud Jakarta, 2013 LATAR BELAKANG LATAR BELAKANG LATAR BELAKANG LATAR BELAKANG KONSEP Masyarakat Anak

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH

GUBERNUR JAWA TENGAH GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 56 TAHUN 201256 TAHUN 2012 TENTANG ALOKASI SEMENTARA DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU BAGIAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISISDATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISISDATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISISDATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 BAN SM ACEH HASIL ANALISIS DATA AKREDITASI TAHUN 20161 HASIL PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Provinsi Jawa Tengah 1. Keadaan Geografis a. Letak Geografis Provinsi Jawa Tengah secara geografis terletak antara 5 o 4 dan 8 o 3 Lintang Selatan dan

Lebih terperinci

LUAS TANAM, LUAS PANEN DAN PREDIKSI PANEN PADI TAHUN 2016 DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI JAWA TENGAH

LUAS TANAM, LUAS PANEN DAN PREDIKSI PANEN PADI TAHUN 2016 DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI JAWA TENGAH LUAS TANAM, LUAS PANEN DAN PREDIKSI PANEN PADI TAHUN 2016 DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI JAWA TENGAH OUT LINE 1. CAPAIAN PRODUKSI 2. SASARAN LUAS TANAM DAN LUAS PANEN 3. CAPAIAN

Lebih terperinci

LAPORAN INDIVIDU SEKOLAH DASAR DAN MADRASAH IBTIDAIYAH TAHUN AJARAN : (SEBELUM MENGISI, BACALAH PETUNJUK PENGISIAN)

LAPORAN INDIVIDU SEKOLAH DASAR DAN MADRASAH IBTIDAIYAH TAHUN AJARAN : (SEBELUM MENGISI, BACALAH PETUNJUK PENGISIAN) 1367446999 KEMDIKNAS A. IDENTITAS SD/MI Nomor Statistik Sekolah Jenis Sekolah 1. Nama Sekolah/Madrasah 2. Alamat Sekolah/Madrasah a. Jalan b. Desa/Kelurahan LAPORAN INDIVIDU SEKOLAH DASAR DAN MADRASAH

Lebih terperinci

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH Halaman : RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH Tahun Anggaran 0 Formulir RKA-SKPD. Urusan Pemerintahan :.0. - PERTANIAN Organisasi :.0.0. - Dinas Peternakan

Lebih terperinci

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN Jakarta, Desember 2013 PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2012/2013 BUKU 5 (10 KAB/KOTA

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. RAD MDGs Jawa Tengah

DAFTAR ISI. RAD MDGs Jawa Tengah DAFTAR ISI Hal Daftar Isi... ii Daftar Tabel dan Gambar... xii Daftar Singkatan... xvi Bab I Pendahuluan... 1 1.1. Kondisi Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Jawa Tengah... 3 Tujuan 1. Menanggulangi

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH

GUBERNUR JAWA TENGAH GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 78 TAHUN 2013 TAHUN 2012 TENTANG PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU BAGIAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

Kecamatan : Bogor Timur Data Urusan : Pendidikan Tahun : 2021 Triwulan : 1

Kecamatan : Bogor Timur Data Urusan : Pendidikan Tahun : 2021 Triwulan : 1 Kecamatan : Bogor Timur Data Urusan : Pendidikan Tahun : 2021 Triwulan : 1 No Jenis Data Jumlah Satuan Sumber Data 1 Jumlah Pendidikan Umum a Jumlah Taman Bermain/Play Group - Taman Bermain/ Play Group

Lebih terperinci

REKAP JUMLAH KELAS GELOMBANG 5 ( 2 s/d 6 JULI 2014 ) PELATIHAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU SASARAN

REKAP JUMLAH KELAS GELOMBANG 5 ( 2 s/d 6 JULI 2014 ) PELATIHAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU SASARAN REKAP JUMLAH KELAS GELOMBANG 5 ( 2 s/d 6 JULI 2014 ) NO PENANGGUNGJAWAB NAMA KABUPATEN JML WILAYAH TPK NAMA TPK MTK IPA B. INGG IPS SENI PRAKARYA PJOK BK JML KLS 1 Johan Johanis P. SE, MM KAB. BLORA 1

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 27 TAHUN 2015 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 27 TAHUN 2015 TENTANG GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 27 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN PERKIRAAN ALOKASI DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU BAGIAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. rakyat. Untuk mencapai cita-cita tersebut pemerintah mengupayakan. perekonomian adalah komponen utama demi berlangsungnya sistem

BAB I PENDAHULUAN. rakyat. Untuk mencapai cita-cita tersebut pemerintah mengupayakan. perekonomian adalah komponen utama demi berlangsungnya sistem BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang senantiasa memperbaiki struktur pemerintahan dan kualitas pembangunan nasional, guna mewujudkan cita-cita

Lebih terperinci

DAFTAR NOMINASI SEKOLAH PENYELENGGARA UN CBT TAHUN 2015

DAFTAR NOMINASI SEKOLAH PENYELENGGARA UN CBT TAHUN 2015 280 Jawa Tengah Kab. Banjarnegara SMA SMAN 1 Banjarnegara 281 Jawa Tengah Kab. Banjarnegara SMA SMAN 1 Purwareja Klampok 282 Jawa Tengah Kab. Banjarnegara SMK SMK HKTI 1 Purwareja Klampok 283 Jawa Tengah

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH KAB/KOTA DI JAWA TENGAH

BAB 3 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH KAB/KOTA DI JAWA TENGAH BAB 3 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN DAN KEUANGAN DAERAH KAB/KOTA DI JAWA TENGAH 3.1 Keadaan Geografis dan Pemerintahan Propinsi Jawa Tengah adalah salah satu propinsi yang terletak di pulau Jawa dengan luas

Lebih terperinci

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN Jakarta, Desember 2013 PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2012/2013 BUKU 2 (14 KAB/KOTA

Lebih terperinci

Keadaan Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Tengah April 2015

Keadaan Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Tengah April 2015 KATA PENGANTAR Sektor pertanian merupakan sektor yang vital dalam perekonomian Jawa Tengah. Sebagian masyarakat Jawa Tengah memiliki mata pencaharian di bidang pertanian. Peningkatan kualitas dan kuantitas

Lebih terperinci

Profil Pendidikan 2014

Profil Pendidikan 2014 Profil Pendidikan 2014 KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan atas limpahan rahmat-nya sehingga Profil Dinas Pendidikan ini dapat diselesaikan. Penyusunan profil pendidikan dilakukan bertujuan untuk dapat

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. negara untuk mengembangkan outputnya (GNP per kapita). Kesejahteraan

I. PENDAHULUAN. negara untuk mengembangkan outputnya (GNP per kapita). Kesejahteraan I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebelum dekade 1970, pembangunan identik dengan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan ekonomi lebih menitikberatkan pada kemampuan suatu negara untuk mengembangkan outputnya

Lebih terperinci

Grafik 3.2 Angka Transisi (Angka Melanjutkan)

Grafik 3.2 Angka Transisi (Angka Melanjutkan) Grafik 3.2 Angka Transisi (Angka Melanjutkan) Grafik 3.2 memperlihatkan angka transisi atau angka melanjutkan ke SMP/sederajat dan ke SMA/sederajat dalam kurun waktu 7 tahun terakhir. Sebagaimana angka

Lebih terperinci

PEMODELAN PROFIL KESRA PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

PEMODELAN PROFIL KESRA PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS F.2. Pemodelan Profil Kesra Provinsi Jawa Tengah Dengan Sistem Informasi Geografis... (Budi Widjajanto) PEMODELAN PROFIL KESRA PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS F.10 Budi Widjajanto

Lebih terperinci

BOKS PERKEMBANGAN KINERJA BPR MERGER DI JAWA TENGAH

BOKS PERKEMBANGAN KINERJA BPR MERGER DI JAWA TENGAH BOKS PERKEMBANGAN KINERJA BPR MERGER DI JAWA TENGAH 1. Perkembangan Jumlah BPR Merger Sejak paket kebijakan bidang perbankan digulirkan pada bulan Oktober 1988 atau yang dikenal dengan Pakto 88, jumlah

Lebih terperinci

Statistik Pendidikan Dasar Kabupaten Banjarnegara Tahun Pelajaran 2011/2012

Statistik Pendidikan Dasar Kabupaten Banjarnegara Tahun Pelajaran 2011/2012 Statistik Pendidikan Dasar Kabupaten Banjarnegara Tahun Pelajaran 2011/2012 EUROPEAN UNION LEMBAR PENGESAHAN STATISTIK PENDIDIKAN DASAR TP. 2011/2012 KABUPATEN BANJARNEGARA Mengetahui/Mengesahkan: KEPALA

Lebih terperinci

HASIL SENSUS PERTANIAN 2013 (ANGKA TETAP)

HASIL SENSUS PERTANIAN 2013 (ANGKA TETAP) No. 74/12/33 Th.VII, 2 Desember 2013 HASIL SENSUS PERTANIAN 2013 (ANGKA TETAP) RUMAH TANGGA PETANI GUREM JAWA TENGAH TAHUN 2013 SEBANYAK 3,31 JUTA RUMAH TANGGA, TURUN 28,46 PERSEN DARI TAHUN 2003 Jumlah

Lebih terperinci

TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH KABUPATEN KENDAL. 0 Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Kabupaten Kendal

TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH KABUPATEN KENDAL. 0 Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Kabupaten Kendal LP2KD Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Kendal TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH KABUPATEN KENDAL TAHUN 2012 0 Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah

Lebih terperinci

Mewujudkan Peningkatan Pendidikan yang berkualitas tanpa meninggalkan kearifan lokal.

Mewujudkan Peningkatan Pendidikan yang berkualitas tanpa meninggalkan kearifan lokal. Mewujudkan Peningkatan Pendidikan yang berkualitas tanpa meninggalkan kearifan lokal. Pada misi IV yaitu Mewujudkan Peningkatan Pendidikan yang berkualitas tanpa meninggalkan kearifan lokal terdapat 11

Lebih terperinci

PROGRAM KB NASIONAL BAGI MHS KKN UNDIP

PROGRAM KB NASIONAL BAGI MHS KKN UNDIP PROGRAM KB NASIONAL BAGI MHS KKN UNDIP 1 SITUASI KEPENDUDUKAN DAN PROGRAM KB NASIONAL JAWA TENGAH 2 DISTRIBUSI dan KEPADATAN PENDUDUK = 0 50 Pddk/Km2 = 51 100 Pddk/Km2 = 101 500 Pddk/Km2 = >500 Pddk/Km2

Lebih terperinci

1.1. UMUM. Statistik BPKH Wilayah XI Jawa-Madura Tahun

1.1. UMUM. Statistik BPKH Wilayah XI Jawa-Madura Tahun 1.1. UMUM 1.1.1. DASAR Balai Pemantapan Kawasan Hutan adalah Unit Pelaksana Teknis Badan Planologi Kehutanan yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 6188/Kpts-II/2002, Tanggal 10

Lebih terperinci

IKHTISAR DATA PENDIDIKAN TAHUN 2012/2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN 2013

IKHTISAR DATA PENDIDIKAN TAHUN 2012/2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN 2013 IKHTISAR DATA PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN 2013 KATA PENGANTAR Buku Saku Ikhtisar Data Pendidikan Tingkat Nasional ini disusun oleh Pusat Data dan

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TENGAH

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TENGAH BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TENGAH Seuntai Kata Sensus Pertanian 2013 (ST2013) merupakan sensus pertanian keenam yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 (sepuluh) tahun sekali

Lebih terperinci

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR Manajemen Pendidikan TK / RA 915,000,000

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR Manajemen Pendidikan TK / RA 915,000,000 PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR No. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TARGET 1 Meningkatnya aksesbilitas dan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 129a/U/2004 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PENDIDIKAN

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 129a/U/2004 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PENDIDIKAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 129a/U/2004 TENTANG BIDANG PENDIDIKAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan

Lebih terperinci

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI JAWA TENGAH

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI JAWA TENGAH DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI JAWA TENGAH PROGRAM DAN KEGIATAN Penyelenggaraan urusan Energi dan Sumber Daya Mineral dalam rangka mewujudkan desa mandiri/berdikari melalui kedaulatan energi,

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Jawa Tengah merupakan sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian

BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Jawa Tengah merupakan sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian 33 A. Gambaran Umum BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN Jawa Tengah merupakan sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Dengan ibu kotanya adalah Semarang. Provinsi ini di sebelah

Lebih terperinci

PELATIHAN OPERATOR SEKOLAH DAPODIK KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH

PELATIHAN OPERATOR SEKOLAH DAPODIK KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH PELATIHAN OPERATOR SEKOLAH DAPODIK KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH Pusat Data dan Statistik Pendidikan Setjen, Kemdikbud Kab. Grobogan, 2015 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

PROYEKSI PRASARANA DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN TAHUN 2012/ /2021

PROYEKSI PRASARANA DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN TAHUN 2012/ /2021 PROYEKSI PRASARANA DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN TAHUN 2012/2013--2020/2021 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN Jakarta, Desember 2013 KATALOG DALAM TERBITAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pariwisata merupakan salah satu hal yang penting bagi suatu negara. Dengan adanya pariwisata, suatu negara atau lebih khusus lagi pemerintah daerah tempat

Lebih terperinci

PROFIL PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA TENGAH

PROFIL PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA TENGAH 1 A. GEOGRAFIS DAN ADMINISTRASI WILAYAH Provinsi Jawa Tengah terletak 5 o 40' dan 8 o 30' Lintang Selatan dan antara 108o30' dan 111o30' Bujur Timur. Provinsi Jawa Tengah letaknya diapit oleh dua Propinsi

Lebih terperinci

IKHTISAR DATA PENDIDIKAN TAHUN 2011/2012

IKHTISAR DATA PENDIDIKAN TAHUN 2011/2012 IKHTISAR DATA PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SEKRETARIAT JENDERAL PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN 2012 Alamat : JL. Jenderal Sudirman, Kompleks Kemeneterian Pendidikan dan Kebudayaan

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013

PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ijazah merupakan salah satu dokumen negara yang diperoleh peserta didik setelah lulus

Lebih terperinci

C. ANALISIS CAPAIAN KINERJA

C. ANALISIS CAPAIAN KINERJA C. ANALISIS CAPAIAN KINERJA Analisis capaian kinerja dilaksanakan pada setiap sasaran yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan setiap urusan pemerintahan daerah baik urusan wajib maupun urusan pilihan.

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 BADAN PUSAT STATISTIK INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 BPS KABUPATEN WONOSBO Visi: Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua Nilai-nilai Inti BPS: Profesional Integritas Amanah Pelopor Data Statistik

Lebih terperinci

PRODUKSI PADI DAN PALAWIJA JAW A TENGAH 1996-2011 ISSN : 0854-6932 No. Publikasi : 33531.1204 Katalog BPS : 5203007.33 Ukuran Buku : 21 cm x 28 cm Jumlah Halaman : 245 halaman Naskah : Bidang Statistik

Lebih terperinci

ANALISIS KINERJA PENDIDIKAN PROVINSI ACEH

ANALISIS KINERJA PENDIDIKAN PROVINSI ACEH ANALISIS KINERJA PENDIDIKAN PROVINSI ACEH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2015 KATALOG DALAM TERBITAN Sudarwati Analisis KInerja Pendidikan Sudarwati.

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Salam kami, Tim penyusun. Hal. i

KATA PENGANTAR. Salam kami, Tim penyusun. Hal. i KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan atas limpahan rahmat-nya sehingga Profil Dinas Pendidikan ini dapat diselesaikan. Penyusunan profil pendidikan dilakukan bertujuan untuk dapat memberikan gambaran

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYUSUNAN JAWABAN TERMOHON TERHADAP PERMOHONAN PEMOHON (PERSEORANGAN CALON ANGGOTA DPD)

PEDOMAN PENYUSUNAN JAWABAN TERMOHON TERHADAP PERMOHONAN PEMOHON (PERSEORANGAN CALON ANGGOTA DPD) LAMPIRAN XI PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH,

Lebih terperinci

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 TINJAUAN UMUM 1.2 LATAR BELAKANG. Bab 1 Pendahuluan 1-1

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 TINJAUAN UMUM 1.2 LATAR BELAKANG. Bab 1 Pendahuluan 1-1 Bab 1 Pendahuluan 1-1 1.1 TINJAUAN UMUM 1 BAB I PENDAHULUAN Sumber Daya Air merupakan salah satu unsur utama untuk kelangsungan hidup manusia, disamping itu air juga mempunyai arti penting dalam rangka

Lebih terperinci

PROGRAM DAN KEGIATAN SUBID ANALISA AKSES DAN HARGA PANGAN TA BADAN KETAHANAN PANGAN PROV. JATENG

PROGRAM DAN KEGIATAN SUBID ANALISA AKSES DAN HARGA PANGAN TA BADAN KETAHANAN PANGAN PROV. JATENG PROGRAM DAN KEGIATAN SUBID ANALISA AKSES DAN HARGA PANGAN TA. 2016 BADAN KETAHANAN PANGAN PROV. JATENG 1 I.Program Peningkatan Ketahanan Pangan (APBD) Peningkatan Akses Pangan Masyarakat dan Pemantauan

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH

GUBERNUR JAWA TENGAH GUBERNUR JAWA TENGAH KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR : 561.4/69/2010 TENTANG UPAH MINIMUM PADA 35 (TIGA PULUH LIMA) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011 GUBERNUR JAWA TENGAH, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 982 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 446 TAHUN 2008 TENTANG PENETAPAN NAMA-NAMA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Lebih terperinci

FORM II : DAFTAR INFORMASI YANG DIKUASAI BADAN PUBLIK : Drs. T. Angkasa : Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh

FORM II : DAFTAR INFORMASI YANG DIKUASAI BADAN PUBLIK : Drs. T. Angkasa : Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh NAMA PPID SKPK/UNIT KERJA FORM II : DAFTAR INFORMASI YANG DIKUASAI BADAN PUBLIK : Drs. T. Angkasa : Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh No Nama informasi/dokumentasi Ringkasan Isi Informasi

Lebih terperinci

PENCAPAIAN SPM KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG TAHUN

PENCAPAIAN SPM KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG TAHUN Dinas Kesehatan PENCAPAIAN SPM KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG TAHUN 2013 Berdasarkan PERMENKES RI No. 741/MENKES/PER/VII/2008 DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH Jl. Piere Tendean No. 24

Lebih terperinci

PROYEKSI SISWA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012/ /2021

PROYEKSI SISWA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012/ /2021 PROYEKSI SISWA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012/2013 2020/2021 SD SMP SM PT KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN 2013 PROYEKSI SISWA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012/2013-2020/2021

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATAKERJA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI JAWA

Lebih terperinci

Ikhtisar Data Pendidikan Nasional

Ikhtisar Data Pendidikan Nasional Ikhtisar Data Pendidikan Nasional Tahun 2005/2006 Departemen Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Statistik Pendidikan 2006 Homepage:http://www.depdiknas.go.id Telp: (021) 5731177,

Lebih terperinci

RAPAT TEKNIS PERENCANAAN PROGRAM, KEGIATAN DAN ANGGARAN APBN TA Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Surakarta, Oktober 2015

RAPAT TEKNIS PERENCANAAN PROGRAM, KEGIATAN DAN ANGGARAN APBN TA Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Surakarta, Oktober 2015 RAPAT TEKNIS PERENCANAAN PROGRAM, KEGIATAN DAN ANGGARAN APBN TA 2016 Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Surakarta, 29-30 Oktober 2015 1 1. 2 REALISASI ANGGARAN APBN TA 2015 SATKER PAGU ANGGARAN

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 20 TAHUN 2014 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 20 TAHUN 2014 TAHUN 2013 TENTANG GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 20 TAHUN 2014 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT

Lebih terperinci

1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 51 Tahun 2011 tentang Juknis Penggunaan Dana BOS dan Laporan Keuangan BOS TA 2012; 2.

1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 51 Tahun 2011 tentang Juknis Penggunaan Dana BOS dan Laporan Keuangan BOS TA 2012; 2. 1 1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 51 Tahun 2011 tentang Juknis Penggunaan Dana BOS dan Laporan Keuangan BOS TA 2012; 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri RI No. 62 Tahun 2011 tentang

Lebih terperinci

SEBARAN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKSI PADI DI PROPINSI JAWA TENGAH

SEBARAN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKSI PADI DI PROPINSI JAWA TENGAH SEBARAN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKSI PADI DI PROPINSI JAWA TENGAH Joko Sutrisno 1, Sugihardjo 2 dan Umi Barokah 3 1,2,3 Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia secara astronomis terletak antara 6 08 LU - 11 15 LS dan 94 45 BT - 141 5 BT. Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.997 mil di antara Samudra

Lebih terperinci

Bab 4 Hasil dan Pembahasan

Bab 4 Hasil dan Pembahasan Bab 4 Hasil dan Pembahasan Model prediksi variabel makro untuk mengetahui kerentanan daerah di Provinsi Jawa Tengah, dilakukan dengan terlebih dahulu mencari metode terbaik. Proses pencarian metode terbaik

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Tahun Budidaya Laut Tambak Kolam Mina Padi

I. PENDAHULUAN. Tahun Budidaya Laut Tambak Kolam Mina Padi 1 A. Latar Belakang I. PENDAHULUAN Indonesia memiliki lahan perikanan yang cukup besar. Hal ini merupakan potensi yang besar dalam pengembangan budidaya perikanan untuk mendukung upaya pengembangan perekonomian

Lebih terperinci

PENCAPAIAN SPM BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG TAHUN 2015

PENCAPAIAN SPM BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG TAHUN 2015 PENCAPAIAN SPM BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG TAHUN 2015 Berdasarkan PERMENKES RI No. 741/MENKES/PER/VII/2008 DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH Jl. Piere Tendean No. 24 Semarang

Lebih terperinci

BUPATI PENAJAM PASER UTARA

BUPATI PENAJAM PASER UTARA 9 BUPATI PENAJAM PASER UTARA PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN GRATIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI PENAJAM PASER UTARA, Menimbang

Lebih terperinci

2) Pendidikan Menengah. rasio guru dan murid. a) Angka Partisipasi Sekolah (APS)

2) Pendidikan Menengah. rasio guru dan murid. a) Angka Partisipasi Sekolah (APS) diantara angka 1,54 1,67. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih ada guru yang harus bertanggungjawab pada lebih dari 1 (satu) rombongan belajar (kelas). 2) Pendidikan Menengah Fokus pelayanan pendidikan

Lebih terperinci

Oleh : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah

Oleh : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Oleh : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah POPULASI PENDUDUK DI JAWA TENGAH SEBANYAK 33.270.207 JIWA JUMLAH PMKS SEBESAR 5.016.701 JIWA / 15,08 % DARI PENDUDUK JATENG PERINCIAN : KEMISKINAN 4,468,621

Lebih terperinci

PENCAPAIAN SPM BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA

PENCAPAIAN SPM BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA Dinas Kesehatan PENCAPAIAN SPM BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JATENG SEMESTER 1 TAHUN 2015 Berdasarkan PERMENKES RI No. 741/MENKES/PER/VII/2008 DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH Jl. Piere

Lebih terperinci

DAMPAK PERKAWINAN USIA DINI TERHADAP KONDISI SOSIO-EKONOMI KELUARGA DI KOTA SALATIGA JAWA TENGAH 1 BAB 1. PENDAHULUAN

DAMPAK PERKAWINAN USIA DINI TERHADAP KONDISI SOSIO-EKONOMI KELUARGA DI KOTA SALATIGA JAWA TENGAH 1 BAB 1. PENDAHULUAN DAMPAK PERKAWINAN USIA DINI TERHADAP KONDISI SOSIO-EKONOMI KELUARGA DI KOTA SALATIGA JAWA TENGAH 1 Oleh: Daru Purnomo, Drs.,M.Si dan Seto Herwandito S.Pd.,M.M.M.Ikom 2 BAB 1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM PELAYANAN

GAMBARAN UMUM PELAYANAN Bab 2 GAMBARAN UMUM PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR A. Kondisi Umum Wilayah Provinsi Jawa Timur 1. Administrasi Pemerintahan Daerah Sesuai dengan ketentuan UU No. 32 Tahun 2004, Pemerintah

Lebih terperinci

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2011

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2011 MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2 Tema Prioritas Penanggung Jawab Bekerjasama dengan PROGRAM AKSI BIDANG PENDIDIKAN Peningkatan akses pendidikan yang berkualitas, terjangkau, relevan, dan efisien menuju terangkatnya

Lebih terperinci

S I S T E M A T I K A

S I S T E M A T I K A 1 S I S T E M A T I K A 2 SASARAN PROGRAM KB NASIONAL BkkBN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2010 3 SASARAN DAN HASIL KKP JAWA TENGAH TAHUN 2010 NO INDIKATOR SASARAN KKP 2010 PENC. PROV. s.d. DESEMBER 2010 JML

Lebih terperinci

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Zat-zat dalam Susu Nilai Kandungan

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Zat-zat dalam Susu Nilai Kandungan 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki peranan penting dalam pembangunan di Indonesia karena sektor pertanian mampu menyediakan lapangan kerja, serta

Lebih terperinci

PENYERAPAN LAPANGAN KERJA LULUSAN JURUSAN SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI FIS UNNES ANGKATAN Abstract

PENYERAPAN LAPANGAN KERJA LULUSAN JURUSAN SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI FIS UNNES ANGKATAN Abstract PENYERAPAN LAPANGAN KERJA LULUSAN JURUSAN SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI FIS UNNES ANGKATAN 2001-2003 Moh.Solehatul Mustofa Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS Unnes Abstract The absorption of graduates in

Lebih terperinci

PENYEBAB TERJADINYA BUTA AKSARA

PENYEBAB TERJADINYA BUTA AKSARA DASAR Lanjutan PENYEBAB TERJADINYA TAHUN 1985 SUDAH B3B BUTA AKSARA Masih adanya anak DO 1 sd 3 tingkat SD DIRESMIKAN WAPRES Di Karanganyar 2006 BA JATENG 2.985.005 FAKTOR PENYEBAB Krisis Ekonomi yang

Lebih terperinci

KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 561.4/52/2008 TENTANG UPAH MINIMUM PADA 35 (TIGA PULUH LIMA) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009

KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 561.4/52/2008 TENTANG UPAH MINIMUM PADA 35 (TIGA PULUH LIMA) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009 KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 561.4/52/2008 TENTANG UPAH MINIMUM PADA 35 (TIGA PULUH LIMA) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009 GUBERNUR JAWA TENGAH, Membaca : Surat Kepala Dinas Tenaga

Lebih terperinci