APLIKASI PENDETEKSIAN KERUSAKAN FILE AKIBAT VIRUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "APLIKASI PENDETEKSIAN KERUSAKAN FILE AKIBAT VIRUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC"

Transkripsi

1 APLIKASI PENDETEKSIAN KERUSAKAN FILE AKIBAT VIRUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC Oskah Dakhi Dosen Tidak Tetap STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja No. 338 Sp. Limun Medan // ABSTRAK File digital ini dihasilkan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pengolah kata seperti MS-Word, Notepad, folder Explorer menjadi sebuah file dengan ekstensi yang berbeda sesuai dengan aplikasi pengolah kata yang digunakan Kerusakan yang diakibatkan oleh virus ini mengakibatkan cluster-cluster pada file digital berubah. Cluster yang berubah ini mengakibatkan informasi yang dibaca pada saat file digital dibuka berubah dari aslinya. Heuristic merupakan suatu metode yang melakukan suatu pendekatan untuk melakukan pencurigaan terhadap sebuah file dan melakukan proses pengecekkan file untuk menentukan sebuah virus atau bukan. Metode inilah yang sangat berperan penting dalam mendeteksi sebuah virus Kata Kunci : Virus, Heuristic, Pendeteksian File 1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi komputer telah banyak membantu aktivitas manusia. Salah satu aktivitas yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan ini adalah pencatatan data dan informasi. Dengan menggunakan komputer, pencatatan data dan informasi menjadi bersifat elektronik dalam bentuk file digital sehingga lebih gampang dalam mengakses serta cepat dalam penyampaian informasi yang dibutuhkan. File digital ini dihasilkan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pengolah kata seperti MS-Word, Notepad, folder Explorer menjadi sebuah file dengan ekstensi yang berbeda sesuai dengan aplikasi pengolah kata yang digunakan. Seperti halnya file digital yang bersifat manual, file digital ini tidak lepas dari bahaya kerusakan. Salah satu kerusakan yang sering terjadi pada file digital adalah perubahan informasi dan nilai checksum yang terjadi didalam file tersebut akibat dari serangan virus atau pemadaman komputer dengan paksa. Kerusakan pada file ini biasanya ditandai dengan perubahan ekstensi, ukuran nilai checksum, perubahan sebagian atau seluruh isi file sampai tidak dapatnya file dibuka sama sekali. Kerusakan yang diakibatkan oleh virus ini mengakibatkan cluster-cluster pada file digital berubah. Cluster yang berubah ini mengakibatkan informasi yang dibaca pada saat file digital dibuka berubah dari aslinya. Heuristic merupakan suatu metode yang melakukan suatu pendekatan untuk melakukan pencurigaan terhadap sebuah file dan melakukan proses pengecekkan file untuk menentukan sebuah virus atau bukan. Metode inilah yang sangat berperan penting dalam mendeteksi sebuah virus. Dengan menggunakan metode heuristic, dapat dirancang sebuah perangkat lunak yang dapat mendeteksi kerusakan pada sebuah file digital sehingga kerusakan dapat ditangani lebih dini dan tidak menyebar ke file digital yang lainnya. 1.1 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah : 1. Bagaimana cara untuk mendeteksi kerusakan terhadap sebuah file yang terinfeksi virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV. 2. Bagaimana mencegah virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV supaya tidak terinfeksi file lainnya. 3. Bagaimana merancang sebuah perangkat lunak yang dapat mendeteksi kerusakan sebuah file dengan menggunakan metode heuristic. 1.2 Batasan Masalah Adapun yang menjadi batasan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah : 1. Metode yang digunakan adalah heuristic search yang dibatasi berdasarkan pendeteksian string header file. 2. File yang dideteksi adalah file yang terinfeksi virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV. Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 35

2 3. Dalam merancang perangkat lunak, peneliti menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic Tujuan dan Manfaat Masalah Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah : 1. Untuk mengetahui bagaimana cara kerja metode heuristic dalam melakukan pendeteksian terhadap kerusakan pada sebuah file yang dikarenakan virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV. 2. Untuk mengetahui cara mencegah virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV supaya tidak menyebar ke file lainnya. 3. Untuk merancang sebuah perangkat lunak yang dapat mendeteksi terhadap kerusakan pada sebuah file dengan menggunakan metode heuristic. Sedangkan manfaat yang diharapkan dari penulisan skripsi ini adalah : 1. Membantu dalam melakukan pendeteksian terhadap kerusakan file akibat virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV pengguna komputer. 2. Membantu mencegah kerusakan file yang dikarenakan virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV. 3. Membantu untuk mengenali virus baru yang akan menyerang dari flashdisk. Membantu untuk mengenali virus ramnit shortcut, exe dan html terinfeksi runouce serta eicar test AV yang sudah terlanjur mengakar dengan bantuan flashdisk 2. Landasan Teori 2.1 File File adalah entitas dari data yang disimpan didalam sistem file yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah file memiliki nama yang unik dalam direktori dimana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan diistilahkan dengan path. Sebuah file berisi aliran data (data stream) yang berisi sekumpulan data yang saling berkaitan serta attribut berkas yang disebut dengan properties yang berisi informasi mengenai file yang bersangkutan seperti informasi mengenai kapan sebuah berkas dibuat. Sistem file (file system) adalah metode untuk memberikan nama pada file dan meletakkannya pada media penyimpanan. Semua sistem operasi mulai dari DOS, Windows, Macintosh dan turunan Unix memiliki sistem file sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem file termasuk didalamnya FAT, NTFS, dan UDF. Beberapa sistem file antara lain juga journaling file system atau version file system. Sistem file juga menentukan konversi penamaan berkas dan peletakkan berkas pada struktur direktori. (Hariyanto, 2003) Virus Menurut etimologi atau asal katanya, istilah virus komputer berasal dari perkataan virus biologi dan digunakan dalam arti kata yang sama. Virus komputer adalah program yang bisa mereplikasi dirinya sendiri dengan jalan menumpangi program lain. Proses penumpangan ini bernama infeksi dengan tujuan menyebarkan dirinya ke seluruh sistem komputer, lokal dan internet. Kemampuan replikasi dengan sendirinya inilah yang membuatnya disebut virus karena memang mirip dengan virus pada dunia nyata. Virus mereplikasi diri untuk melestarikan jenisnya sehingga dapat terus survive dan menghancurkan organisme lain. Inilah definisi untuk virus komputer. Pada dasarnya, virus komputer dibedakan menjadi dua jenis. Jenis pertama digunakan untuk keperluan penelitian dan tidak dipublikasikan. Jenis kedua adalah virus yang biasa kita kenal, dinamakan virus in the wild. Jenis ini adalah virus yang diciptakan dengan tujuan bersifat menghancurkan. (A.M. Hirin dan Anwar 2012 hal 1) 2.3. Klasifikasi Virus Berikut klasifikasi virus atau jenis-jenis virus komputer : 1. Virus Ramnit Virus Ramnit atau biasa dinamai ShortCut Recycler dan Win32.Siggen.8 adalah sejenis trojan/backdoor, dan keganasannya bikin jengkel banyak praktisi Komputer, bahkan disebut-sebut mendekati kemampuan Sality yang saya sendiri mengakui memang bikin jengkel. Virus ini menginject file Exe, DLL, SCR, Html dan file-file executable lainnya di Windows Environtment. 2. Virus Renouce Virus ini tergolong virus yang menyebar melalui media network (lintas connection), media flashdisk yang paling ampuh bagi yang tidak punya koneksi internet. Ini adalah varian dari mm merupakan Virus massal yang mengirim dirinya sendiri ke semua alamat yang ada dalam alamat Microsoft Outlook. Worm ini juga memanfaatkan sumber daya jaringan dan upaya untuk mengakses dan memodifikasi file. Worm juga mencari di semua drive dan jaringan lokal serta menginfeksi file dengan ekstensi :.htm,.html,.exe. Worm juga membuat file yang bernama readme.eml (default extension file outlook) hampir ke semua directori (folder) menciptakan readme.eml dalam folder yang sama di mana file html tersebut berada. File html ini dimodifikasi untuk Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 36

3 membuka readme.eml ketika file html dilihat, jika eksekusi JavaScript diaktifkan. 3. Virus Eicar Test file File tes EICAR adalah pola tes yang dikembangkan di Institut Eropa untuk riset antivirus komputer untuk tujuan untuk menguji fungsi anti-virus program. Ini adalah file teks yang adalah 68 karakter panjang dan ekstensi file adalah ". COM" semua scanner virus harus mengakui sebagai virus. 4. Virus Macro Virus yang dibuat dan ditanamkan pada sebuah file tertentu yang mendukung bahasa pemrograman pada aplikasinya. Misalnya, MsExell, MsWord, dan lain-lain. Dengan demikian virus akan berjalan ketika sebuah aplikasi pembuka file tertentu membuka file yang ditanami virus makro. 5. Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menularkan virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.virus Polimorphic Virus ini tergolong canggih virus yang dimasukkan dalam kategori ini mampu merubah sifat dan bentuknya. Sehingga sulit dikenali antivirus, misalnya ceksum dirinya, merubah icon dirinya, merubah cara kerjannya, menghasilkan nilai-nilai acak pada registry, dan lain-lain. 6. Virus Stealth Virus yang menguasai table interrupt pada DOS. Virus juga berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya, contoh virus : a. Yankee.XPEH.4928 menginfeksi file *.COM dan *.EXE, panjang 4928 bytes; karakteristik : menetap di memori, ukuran tersembunyi, memiliki pemicu. b. WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategori stealth dimasukkan pula disini), mengifeksi file floopy an motherboot record; panjang 520 bytes; karakteristik menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi. c. Vmem(s) Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS dan *.COM; panjang file 3275 bytes; karakteristik menetapi di memori, ukuran tersembunyi di enkripsi. 7. Virus File Virus yang dapat menginfeksi suatu file misalnya exe, com, scr, doc, dan lain-lain. 8. Virus Sistem Virus sistem merupakan virus yang memanfaatkan file-file yang dipakai pada sistem komputer. Contohnya adalah file dengan berekstensi sys, com. 9. Virus Hybrid Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contohnya virus ini adalah virus mystic yang dibuat di indonesia. 10.Virus Registry Virus ini menginfeksi operating sistem yang menggunakan windows biasana akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry windows sebab registri adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software. Sehingga setiap kali kita menjalankan windows maka virus akan dijalankan oleh registry tersebut. 11.Virus Program Aplikasi Virus ini merupakan virus makro, menginfeksi pada data suatu program aplikasi tertentu. Virus ini baru akan beraksi apabila kita menjalankan progam aplikasi tersebut dan membuka data yang mengandung virus.(a.m Hirin dan Anwar 2012 hal 3-4) 2.4 Heuristic Teknik pencarian heuristik (heuristic searching) merupakan suatu strategi untuk melakukan proses pencarian ruang keadaan (state space) suatu problema secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kita lakukan di sepanjang jalur yang memiliki kemungkinan sukses paling besar, dan mengesampingkan usaha yang bodoh dan memboroskan waktu. Fungsi heuristik ini digunakan untuk mengevaluasi keadaankeadaan problema individual dan menentukan seberapa jauh hal tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan solusi yang diinginkan. Heuristik adalah sebuah teknik yang mengembangkan efisiensi dalam proses pencarian, namum dengan kemungkinan mengorbankan kelengkapan (completeness). Heuristic adalah teknik pendeteksian untuk mencurigai bahwa sebuah file adalah virus atau bukan. Bahkan dengan heuristic-heuristic canggih sebuah program visual sengaja dibuat untuk menjebak orang lain dan mampu dideteksi kandungan code-code berbahaya. Heuristic sendiri sangat bervariasi, sesuai dengan kecerdasan dan pengalaman pembuatnya. Namun, pada umumnya heuristic punya nilai kesalahan (false detect) yang lebih tinggi dibandingkan ceksum. Adapun beberapa jenis-jenis heuristic adalah sebagai berikut : Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 37

4 1. VBS Heuristic adalah pendekatan untuk mencurigai virus dengan script VBS. Heuristic ini yang pertama digunakan dibandingkan heuristic lainnya karena lebih cenderun mudah. Sesuai dengan perkembangan virus, VBS melakukan enkripsi terhadap skript untuk meloloskan diri. Karena pada awalnya heuristic ini didasarkan pada skript-skript yang dipakai sebuah virus VBS. Heuristic ini juga sudah dikembangkan lagi untuk mengatisipasi kemungkinan virus yang memakai enkripsi. 2. Icon Heuristic adalah teknik pendekatan untuk mencurigai virus executable berdasarkan icon dipakai. Teknik ini didasarkan pada banyaknya icon standar file popular non-executable untuk menipu korban. Oleh karena itu, dengan heuristic ini dilewati dengan manipulasi icon yang dipakai dengan menambah goretan melalui editor icon. 3. String Heuristic adalah heuristic untuk melawan pencurigaan berdasarkan string-string yang terkandung dalam sebuah virus. Sangat berguna untuk mengatisipasi virus-virus yang menyusup dalam sebuah file program lain. kelemahannya ketika proses pengecekan string sangat lambat sehingga sangat membebani proses kecepatan. 4. Arrs Heuristic adalah heuristic yang mulai ada sejak tiga bulan terakhir di tahun Heuristic ini berdasarkan eksploitasi virus-virus lokal terhadap file autorun dan sangat luar biasa, karena mempunyai kecepatan yang sangat luar biasa serta juga karena prosesnya yang sederhana. Proses heuristic ini membaca informasi yang dibuat oleh virus sendiri, sehingga bisa dikatakan juga heuristic ini licik, cepat, dan sangat bermanfaat. Adapun cara kerja umum heuristic dibawah ini : 1. Pada awalnya, aplikasi dijalankan oleh user, lalu pengguna mengimputkan path atau alamat folder yang akan di periksa. 2. Sebelum melakukan pemerikasaan pada path yang diberikan, biasanya aplikasi ditambahkan dengan berbagai fungsi tambahan, misalnya buffer folder dan file, scan, registry, dan scan proccess. Setelah itu program aplikasi melakukan pencarian file satu persatu pada path yang diberikan. Apabila menemukan sebuah file, byte-byte file dibaca untuk dikalkulasi nilai ceksumnya sesuai dengan ceksum yang dipakai program aplikasi. Setelah didapatkan nilai ceksumnya, maka akan dibawa ke database untuk dicocokkan. 3. Apabila ada yang cocok, akan dilakukan langkah-langkah misalnya mengkarantina file rusak tersebut atau sekedar ditampilkan informasi file yang ditemui pada sebuah listbox, listview, atau komponen penampung lainnya. Lalu, proses selanjutnya adalah kembali melakukan pencarian file yang lain. 4. Namun, ketika nilai ceksum file tidak ada yang cocok dengan database, program aplikasi akan mencoba memakai teknik-teknik heuristic untuk melakukan pendeteksian file yang sedang di proses. Apabila berdasarkan heuristic file tersebut adalah virus, file yang ditemukan tersebut akan diproses. Apabila berdasarkan heuristic yang dipakai tetap tidak menemukan kecurigaan, proses akan langsung meloncat ke pencarian selanjutnya. Jika file yang sedang diproses sudah habis atau belum, tetapi sengaja dihentikan oleh user ketika proses scanning berlangsung meloncat ke tahap terakhir (Selesai). 3. Pembahasan 3.1. Analisis Virus Makro Dalam hal ini penulis menganalisis sebuah virus makro. Targetnya bukan executable program, tetapi file dokumen seperti Microsoft Excel atau Word. Ia akan memulai menginfeksi bila program aplikasi membaca dokumen yang berisi makro. Selain pada MS-Excel atau Word, boleh virus ini akan hidup di program MS Office lainnya, yang sebetulnya jika dikemukakan secara asalan, Tool Macro pada Office adalah sebagai biang penggeraknya. Sampai sekarang virus makro telah dapat menginfeksi file-file.doc, XLS dan lain lain. Adapun cara kerja virus menginfeksi sebuah file adalah sebagai berikut : Adapun proses file terinfeksi oleh virus makro, 1. Infeksi DOT a. Mengekspor data file-nya ke suatu tempat khusus dengan nama khusus. b. Melakukan infeksi normal template dengan cara mengimpor file khusus tersebut. c. Normal template dimodifikasi dan disimpan dengan file jenis dot ke folder startup office. d. Saat word dijalankan ia akan menjalankan file dot tersebut. 2. Infeksi This Document a. Virus akan dibuat objek This Document. b. Saat virus aktif ia akan mengcopykan file programnya ke suatu file khusus ditempat khusus. c. Saat melakukan penginfeksian, file tersebut dibaca untuk proses infeksi file yang ada. 3. Infeksi Impor Ekspor a. Teknik ketiga ini mirip dengan teknik pertama. Hanya saja ia tidak membuat file dot. Ia akan memanfaatkan file normal template dalam melakukan infeksi. b. Saat aktif virus akan mengekspor data filenya ke suatu tempat khusus. c. Lalu melakukan infeksi normal template dengan cara mengimpor file khusus tersebut ke normal template. d. Normal template dimodifikasi dan di save. Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 38

5 e. Saat word jalan normal template berisi virus dijalankan. Berikut merupakan langkah yang dilakukan untuk mengetahui bahwa file tersebut adalah file virus yaitu: 1. Ambil sampel virus dari program atau file yang sudah terinfeksi virus dan berbahaya jika di eksekusi. 2. Teliti program atau file tersebut sehingga didapat informasi yang cukup. 3. Kemudian ambil file atau program baru yang dicurigai telah terinfeksi virus. 4. Teliti file atau program tersebut dan dapatkan informasi apakah sama informasi yang didapat dengan file atau program yang sebelumnya telah didapat. Jika sama dapat dinyatakan bahwa program tersebut benar adalah jenis virus atau file yang telah terinfeksi virus. Pendeteksian file yang telah terinfeksi virus juga dapat dilakukan dengan pencarian sederhana, yaitu dengan cara membuka satu per satu semua file yang ada dikomputer dan memperhatikan apakah ada perubahan yang terjadi. Sebagai contoh berikut merupakan tampilan file yang telah berhasil diinfeksi virus makro. Gambar 1. File yang sudah berhasil diinfeksi virus macro Pada contoh kasus diatas jika dilihat sekilas tidak ada file yang berubah. Tapi coba perhatikan tanda panah yang menyatakan ada perubahan file yang terjadi. Pada file bab1.doc mengalami penggandaan menjadi bab1.exe dan mengalami perubahan ekstensi. Dari contoh diatas dapat dilihat file makro telah menginfeksi sebuah file dokumen yang bernama bab1.doc, file tersebut juga mengalami perubahan size yang sebelumnya 28KB menjadi 32KB. File tersebut masih bisa dijalankan tetapi dia juga akan membawa file virus untuk dieksekusi. Seperti inilah cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus makro tersebut. Untuk langkah selanjutnya yaitu mencari informasi dari file asli (belum terinfeksi file makro) yang nanti akan terlihat berbeda dengan file yang sudah terinfeksi virus makro Analisis Kerusakan File Aplikasi yang dibangun untuk mendeteksi keberadaan virus pada sebuah komputer. Cara kerja program-program pendeteksi virus ini kebalikan dari program virus itu sendiri, yaitu mendeteksi apakah file terkena virus atau tidak, jika ya maka aplikasi akan menindaklanjuti file tersebut yaitu dengan mengkarantinanya. Ilustrasi tersebut bisa dilihat pada gambar berikut : Gambar 2 Ilustrasi Cara Kerja Aplikasi Dari gambar di atas dapat dilihat sebuah program aplikasi mencari semua file yang telah terinfeksi oleh virus, selanjutnya aplikasi melakukan proses pemisahan file virus dengan file yang terinfeksi, kemudian melakukan pengkarantina virus dan meninggalkan file yang telah dideteksi tersebut. 3.3 Analisis Metode Heuristic Seacrh Pada bagian ini, penulis melakukan analisa terhadap metode heuristic search untuk mengamati bagaimana proses kerja metode ini dalam melakukan pendeteksian terhadap kerusakan sebuah file. Heuristik adalah sebuah teknik yang mengembangkan efisiensi dalam proses pencarian, namum dengan kemungkinan mengorbankan kelengkapan (completeness). Fungsi heuristik digunakan untuk mengevaluasi keadaan-keadaan problema individual dan menentukan seberapa jauh hal tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan solusi yang diinginkan. Adapun Jenis-jenis Heuristic Searching: A. Generate and Test. B. Hill Climbing. C. Bruce Force D. Best First Search, dan lain-lain. Dalam hal ini penulis menggunakan metode heuristic search (Bruce Force) 3.4. Analisis Algoritma Brute Force Dalam Pencarian String Algoritma brute force merupakan algoritma pencocokan string yang ditulis tanpa memikirkan peningkatan performa. Algoritma ini sangat jarang dipakai dalam praktik, namun berguna dalam studi pembanding dan studi-studi lainnya. Secara sistematis, langkah-langkah yang dilakukan algoritma brute force pada saat mencocokkan string adalah: 1. Algoritma brute force mulai mencocokkan pattern pada awal teks. 2. Dari kiri ke kanan, algoritma ini akan mencocokkan karakter per karakter pattern dengan karakter di teks yang bersesuaian, sampai salah satu kondisi berikut dipenuhi: 1. Karakter di pattern dan di teks yang dibandingkan tidak cocok (mismatch). Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 39

6 2. Semua karakter di pattern cocok. Kemudian algoritma akan memberitahukan penemuan di posisi ini. 3. Algoritma kemudian terus menggeser pattern sebesar satu ke kanan, dan mengulangi langkah ke-2 sampai pattern berada di ujung teks. Berikut adalah Algoritma brute force yang sedang bekerja mencari string: Persoalan: Diberikan a. teks (text), yaitu (long) string yang panjangnya n karakter b. pattern, yaitu string dengan panjang m karakter yang akan dicari di dalam teks. Carilah lokasi pertama di dalam teks yang bersesuaian dengan pattern. String Header : Microsoft Word (DocHeader) Doc/Xls dan String/Pattern (.doc) Contoh 1: Dimana heuristic burce force mencurigai adanya sebuah virus. Pattern:.doc Teks: saya.doc.exe saya.doc.exe Pseudocode Pseudocode algoritma brute force ini: procedure BruteForceSearch( input m, n : integer, input P : array[0..n-1] of char, input T : array[0..m-1] of char, output ketemu : array[0..m-1] of boolean ) Deklarasi: i, j: integer Algoritma: for (i:=0 to m-n) do j:=0 while (j < n and T[i+j] = P[j]) do j:=j+1 endwhile if(j >= n) then ketemu[i]:=true; endif endfor 3.5. Perancangan Pada bagian ini, penulis akan membahas mengenai bentuk desain atau rancangan dari perangkat lunak pendeteksi kerusakan file dengan menggunakan metode heuristic ini. Adapun rancangan-rancangan yang penulis lakukan antara lain rancangan proses, rancangan antar muka serta rancangan struktur menu perangkat lunak Rancangan Antar Muka Antar muka perangkat lunak pendeteksi kerusakan file dengan menggunakan metode heuristic ini penulis rancang menggunakan dua buah form yang bernama Form Utama dan Form About. Form Utama merupakan form yang berfungsi sebagai input dan output dari perangkat lunak pendeteksi kerusakan file dengan metode heuristic ini. Form ini terdiri dari menu-menu dan tombol-tombol yang dapat digunakan oleh user sebagai media input data dalam melakukan interaksi dengan perangkat lunak yang dirancang. Untuk menampilkan output berupa hasil pendeteksian file, penulis menggunakan list view yang berfungsi untuk menampilkan daftar file yang dideteksi beserta status kerusakan pada file tersebut. Adapun bentuk rancangan Form Utama seperti terlihat pada Gambar 3 Gambar 3 Rancangan Form Utama Gambar 4 Hasil Aplikasi Pendeteksian Virus 4. Kesimpulan dan Saran 4.1 Kesimpulan Berdasakan algoritma dan implementasi yang telah dilakukakan mengenai Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus pada program aplikasi maka diperoleh kesimpulan: 1. Program aplikasi ini dapat melakukan pendeteksian virus ramnit, renounce, dan eicar test file. 2. Aplikasi ini dapat melakukan scanning dengan sangat cepat dan tidak memerlukan waktu lama serta memori yang sangat besar. 3. Algoritma pendeteksiannya sangat mudah dipahami dan dimengerti Saran Program aplikasi yang ini dibangun adalah program antivirus sederhana yang masih memiliki database virus yang terbatas. Untuk itu disarankan kepada pengguna untuk selalu menambah jumlah database virus. Selain itu, aplikasi ini masih memiliki banyak kekurangan pada bidang grafis dan multimedia. Disarankan kepada para pengembang untuk menambah efek grafis dan multimedia untuk meningkatkan nilai estetika Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 40

7 tampilan, dan untuk mempermudah user dalam menggunakan program aplikasi ini. DAFTAR PUSTAKA [1] Jogyanto,HM Analisa dan Design, Penerbit Informatika Bandung, 1999 [2] Hariyanto, Virus dan Penganggulangannya, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2003 [3] A.M Hirin, Kecerdasan Buatan, Penerbit Informatika Bandung, 2010 [4] Mesran, Microsoft Visual Basic 6.0, Penerbit Wacana Medan, 2009 Aplikasi Pendeteksian Kerusakan File Akibat Virus Dengan Menggunakan 41

BAB 2 LANDASAN TEORI. Dalam penulisan laporan tugas akhir ini, penulis akan memberikan beberapa

BAB 2 LANDASAN TEORI. Dalam penulisan laporan tugas akhir ini, penulis akan memberikan beberapa BAB 2 LANDASAN TEORI Dalam penulisan laporan tugas akhir ini, penulis akan memberikan beberapa pengertian yang berhubungan dengan judul penelitian yang diajukan, karena tanpa pengertian yang jelas akan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN APLIKASI ANTIVIRUS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SECURE HASH ALGORITHM 1 (SHA1) DAN HEURISTIC STRING

RANCANG BANGUN APLIKASI ANTIVIRUS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SECURE HASH ALGORITHM 1 (SHA1) DAN HEURISTIC STRING RANCANG BANGUN APLIKASI ANTIVIRUS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SECURE HASH ALGORITHM 1 (SHA1) DAN HEURISTIC STRING I Gusti Made Panji Indrawinatha 1, Made Sudarma 2, I Made Arsa Suyadnya 3 123 Jurusan

Lebih terperinci

Algoritma String Matching pada Mesin Pencarian

Algoritma String Matching pada Mesin Pencarian Algoritma String Matching pada Mesin Pencarian Harry Octavianus Purba 13514050 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Bandung, Indonesia 13514050@stei.itb.ac.id Proses

Lebih terperinci

Cara Kerja virus dan Anti Virus Computer

Cara Kerja virus dan Anti Virus Computer Cara Kerja virus dan Anti Virus Computer Tatik yuniati Abstrak Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan

Lebih terperinci

Algoritma Pencarian String dalam Pemilihan Anggota Sebuah Organisasi

Algoritma Pencarian String dalam Pemilihan Anggota Sebuah Organisasi Algoritma Pencarian String dalam Pemilihan Anggota Sebuah Organisasi Kevin Alfianto Jangtjik / 13510043 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang penulisan tugas akhir, identifikasi

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang penulisan tugas akhir, identifikasi BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang penulisan tugas akhir, identifikasi masalah, ruang lingkup masalah, maksud dan tujuan penulisan tugas akhir, metode penelitian dan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk

Lebih terperinci

Analisis Algoritma Knuth Morris Pratt dan Algoritma Boyer Moore dalam Proses Pencarian String

Analisis Algoritma Knuth Morris Pratt dan Algoritma Boyer Moore dalam Proses Pencarian String Analisis Algoritma Knuth Morris Pratt dan Algoritma Boyer Moore dalam Proses Pencarian String Rama Aulia Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris berasal dari kata computer yang artinya menghitung.

Lebih terperinci

Pencarian File Teks Berbasis Content dengan Pencocokan String Menggunakan Algoritma Brute force

Pencarian File Teks Berbasis Content dengan Pencocokan String Menggunakan Algoritma Brute force Scientific Journal of Informatics Vol. 3, No. 1, Mei 2016 p-issn 2407-7658 http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/sji e-issn 2460-0040 Pencarian File Teks Berbasis Content dengan Pencocokan String Menggunakan

Lebih terperinci

TEKNIK PENCARIAN HEURISTIK (HEURISTIC SEARCHING)

TEKNIK PENCARIAN HEURISTIK (HEURISTIC SEARCHING) TEKNIK PENCRIN HEURISTIK (HEURISTIC SERCHING) Teknik pencarian heuristik (heuristic searching) merupakan suatu strategi untuk melakukan proses pencarian ruang keadaan (state space) suatu problema secara

Lebih terperinci

Jenis Jenis Virus Pada Komputer Dan Cara Menangani

Jenis Jenis Virus Pada Komputer Dan Cara Menangani Jenis Jenis Virus Pada Komputer Dan Cara Menangani Jelang Fajar Irianto jelangfajaririanto@yahoo.com Abstrak Virus komputer merupakan suatu software / perangkat lunak sama seperti halnya adobe reader,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta

BAB 2 LANDASAN TEORI. dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk

Lebih terperinci

PENERAPAN ALGORITMA BOYER MOORE PADA POSTING TWITTER TMC POLDA METRO JAYA UNTUK MELAPORKAN KONDISI LALULINTAS DAN RUTE JALAN KOTA JAKARTA

PENERAPAN ALGORITMA BOYER MOORE PADA POSTING TWITTER TMC POLDA METRO JAYA UNTUK MELAPORKAN KONDISI LALULINTAS DAN RUTE JALAN KOTA JAKARTA PENERAPAN ALGORITMA BOYER MOORE PADA POSTING TWITTER TMC POLDA METRO JAYA UNTUK MELAPORKAN KONDISI LALULINTAS DAN RUTE JALAN KOTA JAKARTA Rudi Setiawan Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Telematika,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer merupakan serangkaian ataupun sekumpulan mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang saling bekerja sama, serta membentuk

Lebih terperinci

Samuel Sembiring, dr

Samuel Sembiring, dr Samuel Sembiring, dr Arsip Perangkat Jahat: Buku#1: 16 Teknik Terbaik Ciptakan Virus Paling Berbahaya! Diterbitkan secara mandiri melalui Nulisbuku.com Arsip Perangkat Jahat#1: 16 Teknik Terbaik Ciptakan

Lebih terperinci

Penerapan Pencocokan String pada Aplikasi Kamusku Indonesia

Penerapan Pencocokan String pada Aplikasi Kamusku Indonesia Penerapan Pencocokan String pada Aplikasi Kamusku Indonesia Reno Rasyad - 13511045 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Untuk memulai membangun suatu program aplikasi berupa aplikasi mengenai kamus digital istilah bidang IT, penulis terlebih dahulu merencanakan alur kerja berdasarkan

Lebih terperinci

APLIKASI KEAMANAN DATA DENGAN TEKNIK STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN METODE END OF FILE (EOF)

APLIKASI KEAMANAN DATA DENGAN TEKNIK STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN METODE END OF FILE (EOF) APLIKASI KEAMANAN DATA DENGAN TEKNIK STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN METODE END OF FILE (EOF) Michael Sitorus Universitas Satya Negara Indonesia Jalan Arteri Pondok Indah No. 11 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Lebih terperinci

http://www. Tekhnologi Informasi & Komunikasi Abdul Hanan Tekhnologi Informasi & Komunikasi Oleh : Abdul Hanan Semua hak cipta dari nama, logo, serta produk yang disebut dalam dokumen ini adalah milik

Lebih terperinci

Penggunaan Algoritma Knuth-Morris-Pratt untuk Pengecekan Ejaan

Penggunaan Algoritma Knuth-Morris-Pratt untuk Pengecekan Ejaan Penggunaan Algoritma Knuth-Morris-Pratt untuk Pengecekan Ejaan Andreas Dwi Nugroho - 13511051 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan user mengenai

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan user mengenai BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1. Perancangan Sistem Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan user mengenai gambaran yang jelas tentang perancangan sistem yang akan dibuat serta diimplementasikan.

Lebih terperinci

Model Epidemik Pada Penyebaran Virus Komputer

Model Epidemik Pada Penyebaran Virus Komputer Model Epidemik Pada Penyebaran Virus Komputer Yudi Ari Adi Progtam Studi Matematika FMIPA Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kampus III UAD Jl. Prof.Dr.Soepomo,SH telp 0274 381523 e mail : yudiari@yahoo.com

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah

BAB 2 LANDASAN TEORI. ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Komputer Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk

Lebih terperinci

TUGAS BAHASA INDONESIA

TUGAS BAHASA INDONESIA TUGAS BAHASA INDONESIA MENGENAL VIRUS Oleh : Much. Taufik (1111100786) KATA PENGANTAR Artikel ini merupakan rangkuman dari beberapa buku dan artikel tentang virus. Artikel ini dipergunakan untuk tugas

Lebih terperinci

Manajemen Keamanan Informasi

Manajemen Keamanan Informasi Manajemen Keamanan Informasi Kuliah ke-8 Malware (Virus) & Antivirus Oleh : EBTA SETIAWAN www.fti.mercubuana-yogya.ac.id Introduction to Malware Malware = Malicious Software Malware adalah software yang

Lebih terperinci

Aplikasi Algoritma Pencarian String Dalam Sistem Pembayaran Parkir

Aplikasi Algoritma Pencarian String Dalam Sistem Pembayaran Parkir Aplikasi Algoritma Pencarian String Dalam Sistem Pembayaran Parkir Andi Kurniawan Dwi P - 13508028 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl.

Lebih terperinci

APLIKASI ALGORITMA PENCOCOKAN STRING KNUTH-MORRIS-PRATT (KPM) DALAM PENGENALAN SIDIK JARI

APLIKASI ALGORITMA PENCOCOKAN STRING KNUTH-MORRIS-PRATT (KPM) DALAM PENGENALAN SIDIK JARI APLIKASI ALGORITMA PENCOCOKAN STRING KNUTH-MORRIS-PRATT (KPM) DALAM PENGENALAN SIDIK JARI Winda Winanti Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Information Retrieval System 2.1.1. Pengertian Information Retrieval System Information retrieval system merupakan bagian dari bidang ilmu komputer yang bertujuan untuk pengambilan

Lebih terperinci

Aplikasi Manajemen Backup File dan Registry Windows untuk Pencegahan Infeksi Virus

Aplikasi Manajemen Backup File dan Registry Windows untuk Pencegahan Infeksi Virus Aplikasi Manajemen Backup File dan Registry Windows untuk Pencegahan Infeksi Virus Murdiyanto 1, Anis Cherid 2, Ida Nurhaida 3 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Mercu Buana

Lebih terperinci

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com

Rahmady Liyantanto liyantanto.wordpress.com Rahmady Liyantanto liyantanto@gmail.com liyantanto.wordpress.com Sistem Operasi D3 Manajemen Informatika Universitas Trunojoyo Program-Program Jahat Virus Ancaman-ancaman canggih terhadap sistem komputer

Lebih terperinci

Algoritma Brute Force (lanjutan)

Algoritma Brute Force (lanjutan) Algoritma Brute Force (lanjutan) Contoh-contoh lain 1. Pencocokan String (String Matching) Persoalan: Diberikan a. teks (text), yaitu (long) string yang panjangnya n karakter b. pattern, yaitu string dengan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Lampu Lalu Lintas 2.1.1 Pengertian Lampu Lalu Lintas Menurut Penjelasan UU Lalu Lintas No. 14 tahun 1992 pasal 8 ayat 1 huruf c menyebutkan bahwa Pengertian alat pemberi isyarat

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Tentang Microsoft Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic merupakan salah satu aplikasi pemrograman visual yang memiliki bahasa pemrograman yang cukup popular dan mudah

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini penggunaan komputer tidak hanya sebagai sarana penghitung biasa saja tetapi sudah meliputi berbagai sarana seperti sarana informasi, hiburan, atau

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam Bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya

Lebih terperinci

DAFTAR ISI 2. PENGENALAN INTERFACE 7 1. PERSIAPAN 3 2. PENGENALAN INTERFACE (MENU) 7

DAFTAR ISI 2. PENGENALAN INTERFACE 7 1. PERSIAPAN 3 2. PENGENALAN INTERFACE (MENU) 7 DAFTAR ISI Panduan Manajemen Website UMM 1. PERSIAPAN 3 1.1. Manajemen Website UMM... 3 1.1.1. Manajer Website... 3 1.1.2. Admin... 3 1.1.3. Operator... 3 1.2. Manajemen File & Direktori... 3 1.2.1. Manajemen

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu systema. Ditinjau dari sudut katanya sistem berarti sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan suatu kesatuan

Lebih terperinci

Bab 2. Mengenal Windows

Bab 2. Mengenal Windows Bab 2. Mengenal Windows 2.1. Mengenal Perangkat Lunak Software/aplikasi/perangkat lunak merupakan system aplikasi yang befungsi mengatur kerja dari hardware/perangkat keras. Dalam beberapa pengertian lain

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Microsoft Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. adalah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

BAB 2 LANDASAN TEORI. adalah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Visual Basic 6.0 Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISA PERANGKAT LUNAK BASIS DATA MULTIMEDIA

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISA PERANGKAT LUNAK BASIS DATA MULTIMEDIA BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISA PERANGKAT LUNAK BASIS DATA MULTIMEDIA Dalam bagian ini akan dianalisis berbagai hal yang berkaitan dengan perancangan dan implementasi aplikasi multimedia. Analisis

Lebih terperinci

MENGGUNAKAN PIRANTI LUNAK ANTIVIRUS. Sumber manakah yang paling sering menjadi sumber masuknya trojan ke dalam komputer? (Pilih 2 jawaban benar)

MENGGUNAKAN PIRANTI LUNAK ANTIVIRUS. Sumber manakah yang paling sering menjadi sumber masuknya trojan ke dalam komputer? (Pilih 2 jawaban benar) MENGGUNAKAN PIRANTI LUNAK ANTIVIRUS Sumber manakah yang paling sering menjadi sumber masuknya trojan ke dalam komputer? (Pilih 2 jawaban benar) Attachment Email File Anti virus Folder Dari daftar berikut,

Lebih terperinci

Tutorial Tips & Trik Opini

Tutorial Tips & Trik Opini Tutorial Tips & Trik Opini Memulihkan File berekstensi doc, xls, jpg, 3gp, dan lainnya (kecuali exe) yang telah menyatu dengan Virus Nelson Butar Butar nelson.virologi@yahoo.com ditulis pada tanggal 03-10-2008

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN ANTIVIRUS BERBASIS CLIENT SERVER. Richki Hardi *

PENGEMBANGAN ANTIVIRUS BERBASIS CLIENT SERVER. Richki Hardi * Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) 2013 ISSN 2339-028X PENGEMBANGAN ANTIVIRUS BERBASIS CLIENT SERVER Richki Hardi * * Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Mengenai Microsoft Visual Basic Versi 6 Microsoft Visual Basic adalah sebuah bahasa pemograman komputer. Bahasa pemograman adalah perintah perintah atau instruksi yang

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah Komputer berasal dari bahasa latin compute yang artinya alat hitung, sedangkan

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah Komputer berasal dari bahasa latin compute yang artinya alat hitung, sedangkan BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibicarakan beberapa teori pendukung yang akan digunakan pada bab selanjutnya. 2.1 Pengertian Komputer Istilah Komputer berasal dari bahasa latin compute yang artinya

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Pada bagian ini penulis akan menganalisis kebutuhan-kebutuhan dalam membuat aplikasi ini, karena dengan melakukan analisis akan membuat lebih terarah dan jelas alur aplikasinya.

Lebih terperinci

SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2005 / 2006

SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2005 / 2006 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN MENENGAH DAN TINGGI SMK NEGERI 6 JAKARTA BIDANG KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN Jl. Prof. Joko Sutono, SH No. 2 A Kebayoran Baru Jakarta

Lebih terperinci

1. Desktop Microsoft Windows

1. Desktop Microsoft Windows 1. Desktop Microsoft Windows Icon Shortcut Quick Launch Taskbar Taskbar Shortcut Pada umumnya, taskbar ialah bagian yang terletak pada bagian bawah dari desktop. Tombol Start, tombol program-program aktif,

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek BAB 2 TINJAUAN TEORITIS 2.1 Pengertian Sistem Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama menghasilkan metode, prosedur, teknik yang digabungkan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Data, Informasi dan Sistem Informasi

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Data, Informasi dan Sistem Informasi BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Data, Informasi dan Sistem Informasi 2.1.1 Data Data dapat didefinisikan sebagai bahan keterangan tentang kejadian-kejadian nyata atau fakta yang dapat dirumuskan dalam

Lebih terperinci

Pengenalan Visual Basic

Pengenalan Visual Basic Pengenalan Visual Basic KETERANGAN : 1. Baris Menu, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll. 2. Main Toolbar, digunakan untuk melakukan tugastugas tertentu

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN II. DASAR TEORI. Contoh lainnya: Solusi: 0= V,1= I,2= O,3= R, 4= N,5= L,7= A,8= F,9= E.

I. PENDAHULUAN II. DASAR TEORI. Contoh lainnya: Solusi: 0= V,1= I,2= O,3= R, 4= N,5= L,7= A,8= F,9= E. Penyelesaian Verbal Arithmetic dengan Algoritma Brute Force Luthfi Chandra Fibrian - 13510047 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha

Lebih terperinci

Hacking & Security (Internet) #2

Hacking & Security (Internet) #2 Hacking & Security (Internet) #2 /* Security */ Bahaya sewaktu berinternet sudah dimulai sewaktu anda berselancar dan dapat dibagi atas dua bagian besar Remote Controlled PC dan Ιnfeksi Digital: Virus

Lebih terperinci

Perbandingan Algoritma String Matching yang Digunakan dalam Pencarian pada Search Engine

Perbandingan Algoritma String Matching yang Digunakan dalam Pencarian pada Search Engine Perbandingan Algoritma String Matching yang Digunakan dalam Pencarian pada Search Engine Eldwin Christian / 13512002 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi

Lebih terperinci

WINDOWS Oleh: Oktapiya Oktapi nti ya

WINDOWS Oleh: Oktapiya Oktapi nti ya WINDOWS Oleh: Oktapiyanti File Windows Ekstensi file berfungsi untuk mengetahui atau membedakan jenis suatu file Untuk mengetahui / menampilkan ekstensi dari suatu file caranya adalah sebagai berikut untuk

Lebih terperinci

E-BOOK SERIES 03 TRIK MENGUMPULKAN ICON

E-BOOK SERIES 03 TRIK MENGUMPULKAN ICON E-BOOK SERIES 03 TRIK MENGUMPULKAN ICON Kenapa e-book ini ada? Setiap aplikasi idealnya memiliki sebuah icon yang mewakili aplikasi tersebut, termasuk program removal dan bahkan untuk suatu program worm

Lebih terperinci

pelajaran 1.2 Mengoperasikan penyalaan komputer sampai dapat digunakan 2. Merakit, menginstalasi, men-setup, memelihara dan melacak serta

pelajaran 1.2 Mengoperasikan penyalaan komputer sampai dapat digunakan 2. Merakit, menginstalasi, men-setup, memelihara dan melacak serta No Kompetensi Utama Profesional Standar Kompetensi Guru Kompetensi Inti Kompetensi guru Guru pelajaran Menguasai materi, 1. Mengoperasikan computer personal struktur, dan periferalnya konsep, dan pola

Lebih terperinci

PERANCANGAN APLIKASI KAMUS BAHASA GAYO DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOYER-MOORE

PERANCANGAN APLIKASI KAMUS BAHASA GAYO DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOYER-MOORE PERANCANGAN APLIKASI KAMUS BAHASA GAYO DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOYER-MOORE Ramadhansyah (12110817) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma Medan Jl. Sisimangaraja No.338 Simpang Limun

Lebih terperinci

PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS

PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS PERTEMUAN 7 SISTEM OPERASI DAN PROGRAM UTILITAS 7.1 Pendahuluan Pada pertemuan ini akan dibahas perangkat lunak sistem, sistem operasi, fungsi-fungsi sistem operasi, pembagian sistem operasi, program utilitas

Lebih terperinci

MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0

MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0 MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0 Visual Basic (VB) pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer

Lebih terperinci

12. Berikut yang bukan termasuk browser untuk membuka web internet adalah A. IE B. Mozilla Firefox C. Safari D. Facebook Kunci : D

12. Berikut yang bukan termasuk browser untuk membuka web internet adalah A. IE B. Mozilla Firefox C. Safari D. Facebook Kunci : D 1. Alat yang digunakan untuk mengolah data, menggambar, menghitung dan sebagainya dengan sistem elektronik disebut... A. kalkulator B. komputer C. mesin tik D. simpoa Kunci: B 2. Di bawah ini adalah peralatan

Lebih terperinci

OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI

OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI Standar Kompetensi : Melakukan operasi dasar komputer Kompetensi Dasar : Menggunakan perangkat lunak beberapa program aplikasi Perangkat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan sedikit tentang Libre Office.org, pasti yang bagi tidak tahu akan bertanya-tanya apa itu Libre Office.otg baik saya akan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 52 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring pesatnya kemajuan teknologi informasi khususnya di bidang teknologi komputer dan jaringan, keamanan dan isu yang kerap kali dibahas. Mulai dari ancaman langsung

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri.

BAB III LANDASAN TEORI. yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri. BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Perpustakaan Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Maha Esa, yang telah berkenan memelihara dan membimbing penulis, sehingga

KATA PENGANTAR. Maha Esa, yang telah berkenan memelihara dan membimbing penulis, sehingga KATA PENGANTAR Pertama-tama penulis mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah berkenan memelihara dan membimbing penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan pengerjaan dan penyusunan

Lebih terperinci

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR KARAKTER BANGSA MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI

ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR KARAKTER BANGSA MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM PS PI : Keterampilan dan Pengelolaan Informasi (KKPI) KELAS/SEMESTER : 10 / 1 STANDAR KOMPETENSI : Mengidentifikasi komponen sistem komputer dan basic networking KODE KOMPETENSI : KKPI.104.001.01 : 12 x 45Menit

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti menghitung. Kata

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti menghitung. Kata BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti menghitung. Kata com berarti menggabungkan dalam pikiran atau secara manual. Sedangkan kata

Lebih terperinci

1. MENGENAL VISUAL BASIC

1. MENGENAL VISUAL BASIC 1. MENGENAL VISUAL BASIC 1.1 Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Multimedia Multimedia merupakan suatu konsep dan teknologi baru dalam bidang teknologi informasi. Dimana teks, gambar, suara, animasi dan video disatukan dalam computer

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PELACAKAN PADA MATA KULIAH KECERDASAN BUATAN BERBASIS MULTIMEDIA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PELACAKAN PADA MATA KULIAH KECERDASAN BUATAN BERBASIS MULTIMEDIA PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PELACAKAN PADA MATA KULIAH KECERDASAN BUATAN BERBASIS MULTIMEDIA Dedi Nugraha, Sri Winiarti Program Studi Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan Jl. Prof. Dr.

Lebih terperinci

( Manajemen File ) Ada beberapa cara mengaktifkan Windows Explorer. 1. Klik Start, All Programs, Accessories, Windows Explorer

( Manajemen File ) Ada beberapa cara mengaktifkan Windows Explorer. 1. Klik Start, All Programs, Accessories, Windows Explorer ( Manajemen File ) adalah fasilitas yang berfungsi untuk mengelola file dan folder. Dengan Windows Explorer dapat mengatur penggunaan drive yang aktif, menggunakan file yang aktif pada floppy disk, local

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KESADARAN DAN PENGENALAN TERHADAP VIRUS KOMPUTER (Improving Awareness and Recognition to Computer Virus)

MENINGKATKAN KESADARAN DAN PENGENALAN TERHADAP VIRUS KOMPUTER (Improving Awareness and Recognition to Computer Virus) MENINGKATKAN KESADARAN DAN PENGENALAN TERHADAP VIRUS KOMPUTER (Improving Awareness and Recognition to Computer Virus) Mufadhol Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang Abstract

Lebih terperinci

SISTEM PAKAR DALAM HAL MENDETEKSI PENYAKIT TANAMAN PERKEBUNAN SAWIT

SISTEM PAKAR DALAM HAL MENDETEKSI PENYAKIT TANAMAN PERKEBUNAN SAWIT SISTEM PAKAR DALAM HAL MENDETEKSI PENYAKIT TANAMAN PERKEBUNAN SAWIT Indah Kusuma Dewi, Staf Pengajar AMIK INTEL Com GLOBAL INDO Abstract Perkembangan teknologi dibidang komputer pada saat ini mengalami

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Penjualan Pada saat perusahaan menjual barang dagangnya, maka diperoleh pendapatan. Jumlah yang dibebankan kepada pembeli untuk barang dagang yang diserahkan merupakan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem dan Informasi Arti sistem : 1. Seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu tatalitas. 2. Susunan yang teratur dari pandangan,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Visual Basic 6.0 Bahasa pemograman Visual Basic 6.0 dapat digunakan untuk menyusun dan membuat program aplikasi pada sistem operasi windows. Program aplikasi dapat berupa program

Lebih terperinci

1949, John von Neumann, menggungkapkan " teori self altering automata " yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika.

1949, John von Neumann, menggungkapkan  teori self altering automata  yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. Mengenal Virus Komputer Ahmad Muammar. W. K y3dips@echo.or.id http://echo.or.id Lisensi Dokumen: Copyright 2004 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Teknologi komputer sesungguhnya telah banyak merubah sistem tata kerja yang digunakan oleh manusia yang bergerak di bidang informasi. Istilah komputer mempunyai

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (Jogiyanto 2001: 1) Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (Jogiyanto 2001: 1) Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Definisi sistem ada dua pendekatan yaitu menekankan pada prosedur dan yang menekankan pada komponen atau elemen. Untuk pendekatan yang menekankan pada prosedur,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer (computer) berasal dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung. Komputer mempunyai arti yang sangat luas dan berbeda untuk orang yang berbeda.

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI RAHMANIYAH 2011

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI RAHMANIYAH 2011 TUGAS INDIVIDUAL 2 MEMBUAT DATABASE STUDI PENGANTAR APLIKASI KOMPUTER PENYUSUN DENNY KUSUMA NIM 101212130 KELAS 3F MANAJEMEN DOSEN PENGASUH ZAIDAN JAUHARI, S.Pd, M.T DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Komputer Menurut Jogiyanto dalam Salim Agus (2012) Komputer adalah seperangkat alat atau peralatan elektronik yang bekerja bersama-sama secara otomatis, menerima input

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM. Waterfall Model. Hasil analisis yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : operasi yang paling banyak digunakan.

BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM. Waterfall Model. Hasil analisis yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : operasi yang paling banyak digunakan. 20 BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM 3.1 Teknis Perancangan Program Dalam proses perancangan program aplikasi, digunakan metode Waterfall Model. Hasil analisis yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : Program

Lebih terperinci

2.5 Sekilas tentang Visual Basic Keistimewaan Visual Baic 6.0

2.5 Sekilas tentang Visual Basic Keistimewaan Visual Baic 6.0 15 2.5 Sekilas tentang Visual Basic 6.0 Visual Basic pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk

Lebih terperinci

Keamanan Jaringan (Network Security)

Keamanan Jaringan (Network Security) Keamanan Jaringan (Network Security) Kartika Firdausy - UAD kartika@ee.uad.ac.id kartikaf@indosat.net.id blog.uad.ac.id/kartikaf kartikaf.wordpress.com 1 Risiko Keamanan Komputer Aktivitas yang menyebabkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan 3.1.1 Alat Dalam penelitian ini, alat yang di gunakan adalah sebagai berikut: 1. Perangkat Keras (Hardware) a) Personal Computer (PC)/Laptop 32/64 bit architecture

Lebih terperinci

Algoritma Brute Force

Algoritma Brute Force Algoritma Brute Force Deskripsi Materi ini membahas tentang algoritma brute force dengan berbagai studi kasus Definisi Brute Force Straighforward (lempeng) Sederhana dan jelas Lebih mempertimbangkan solusi

Lebih terperinci

MICROSOFT ACCESS. Tombol Office/menu Tittle bar Close.

MICROSOFT ACCESS. Tombol Office/menu Tittle bar Close. MICROSOFT ACCESS Microsoft Access merupakan salah satu program pengolah database yang canggih yang digunakan untuk mengolah berbagai jenis data dengan pengoperasian yang mudah. Banyak kemudahan yang akan

Lebih terperinci

Komputer bekerja atas dasar instruksi. Orang atau ahli pembuat program ini disebut sebagai programmer.

Komputer bekerja atas dasar instruksi. Orang atau ahli pembuat program ini disebut sebagai programmer. SOFTWARE Komputer bekerja atas dasar instruksi. Orang atau ahli pembuat program ini disebut sebagai programmer. Perangkat lunak biasanya dikelompokkan menjadi program sistem dan program aplikasi. Window

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti menghitung. Kata

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti menghitung. Kata BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Komputer Komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti menghitung. Kata com berarti menggabungkan dalam pikiran atau secara manual. Sedangkan kata

Lebih terperinci

Virus Scanning Simulation dengan Menggunakan Algoritma KMP

Virus Scanning Simulation dengan Menggunakan Algoritma KMP Virus Scanning Simulation dengan Menggunakan Algoritma KMP Achmad Giovani / 13508073 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Visualisasi Visualisasi adalah tampilan pada layar monitor baik dalam bentuk gambar yang bergerak ataupun tidak, serta dapat pula gambar yang disertai dengan suara.

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Algoritma Algoritma berasal dari nama ilmuwan muslim dari Uzbekistan, Abu Ja far Muhammad bin Musa Al-Khuwarizmi (780-846M). Pada awalnya kata algoritma adalah istilah yang merujuk

Lebih terperinci

SISTEM MANAJEMEN FILE. Ilham Thaief Dosen Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

SISTEM MANAJEMEN FILE. Ilham Thaief Dosen Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar SISTEM MANAJEMEN FILE Ilham Thaief Dosen Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Abstrak Manajemen file merupakan bagian dari sistem operasi yang bertujuan mengorganisasi

Lebih terperinci

BAB 4 MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer

BAB 4 MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer BAB 4 MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer Sistem operasi (operating,sistem) adalah perangkat lunak (software) yang mengatur dan mengendalikan

Lebih terperinci

APLIKASI POHON DALAM PENCARIAN CELAH KEAMANAN SUATU JARINGAN

APLIKASI POHON DALAM PENCARIAN CELAH KEAMANAN SUATU JARINGAN APLIKASI POHON DALAM PENCARIAN CELAH KEAMANAN SUATU JARINGAN Aldo Suwandi NIM : 13509025 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha

Lebih terperinci