Pengembangan Pembelajaran PLC Menggunakan Project Based Learning pada SMK Negeri 1 dan SMK Wyata Mandala 1 Cipatat Bandung Barat

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Pengembangan Pembelajaran PLC Menggunakan Project Based Learning pada SMK Negeri 1 dan SMK Wyata Mandala 1 Cipatat Bandung Barat"

Transkripsi

1 Pengembangan Pembelajaran Menggunakan Project Based Learning pada SMK Negeri 1 dan SMK Wyata Mandala 1 Cipatat Bandung Barat Noor Cholis Basjaruddin 1, Edi Rakhman 2 Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ds.Ciwaruga Bandung Abstract In line with the needs of workers in industries, vocational high schools are supposed to continue to adapt to technological developments in the industrialized world. Workers that has the ability in using Programmable Logic Controller () are needed. Therefore knowledge of should be taught in vocational high schools. The problem that arises is the lack of knowledge about in vocational teachers and not enough facilities for the learning process of. On the other hand, SMK can not change yet the pattern of the old learning towards new learning patterns required in the curriculum of One of the changes in learning patterns required in the curriculum in 2013 is the changing pattern of teacher-centered learning becomes learnercentered learning. In this program, learning will be developed using Project Based Learning (PBL) approach for vocational students, especially students of SMK Negeri 1 and SMK Wyata Mandala 1 Cipatat West Bandung. The initial step in the implementation of this program is to study the curriculum and syllabus which applied to both SMK partner, then design a learning process using PBL method. PBL method chosen because this method can simultaneously be used to increase the ability of students soft skills such as the ability to innovate, discipline, and the ability to communicate ideas both written and oral. In addition the PBL method can also support changes to learning patterns as required in the 2013 curriculum. Keywords: Project Based Learning, Programmable Logic Controller, traffic light I. PENDAHULUAN Programmable Logic Controller () adalah perangkat elektronika yang berfungsi untuk mengendalikan mesin atau perangkat lain secara on-off. Perangkat ini digunakan untuk menggantikan kendali on-off konvensional yang mempunyai kemampuan terbatas dan tidak mempunyai sifat dapat diprogram (programmable) [1]. Penggunaan di industri membutuhkan tenaga kerja yang memahami dengan baik perangkat pada tahap perancangan, pengoperasian, perawatan, dan perbaikan. Siswa SMK sudah seharusnya dibekali dengan kemampuan untuk mengoperasikan. Pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), lulusan SMK menempati Level 2 dengan deskripsi sebagai berikut [2]: Mampu melaksanakan satu tugas spesifik, dengan menggunakan alat, dan informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan, serta menunjukkan kinerja dengan mutu yang terukur, dibawah pengawasan langsung atasannya. Memiliki pengetahuan operasional dasar dan pengetahuan faktual bidang kerja yang spesifik, sehingga mampu memilih pemecahan yang tersedia terhadap masalah yang lazim timbul. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab membimbing orang lain. Berdasarkan deskripsi tersebut lulusan SMK hendaknya diberi kemampuan spesifik yang tepat sesuai kebutuhan di tempat kerja. Salah satu kemampuan yang saat ini dibutuhkan oleh dunia industri adalah kemampuan dalam pengoperasian. Pada kurikulum 2013 juga diharapkan terjadi penyempurnaan pola pikir sebagai berikut [3] a. pola yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada peserta didik; b. pola satu arah (interaksi guru-peserta didik) menjadi interaktif; c. pola terisolasi menjadi secara jejaring; d. pola pasif menjadi aktifmencari; e. pola belajar sendiri menjadi belajar kelompok (berbasis tim); f. pola alat tunggal menjadi berbasis alat multimedia; g. pola berbasis massal menjadi kebutuhan pelanggan (users) dengan memperkuat pengembangan potensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik; h. pola ilmu pengetahuan tunggal (monodiscipline) menjadi ilmu pengetahuan jamak (multidisciplines); i. pola pasif menjadi kritis. B - 10

2 Penyempurnaan pola pikir tersebut salah satunya dapat dijalankan dengan menerapkan metode berbasis proyek (Project Based Learning, PBL) [4], [5], dan [6] II. METODOLOGI A. Analisis Situasi Mitra dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah: SMK Negeri 1 Cipatat Bandung Barat SMK Wyata Mandala 1 Cipatat Bandung Barat SMK Negeri 1 Cipatat Bandung Barat Secara umum SMK Negeri 1 Cipatat adalah sekolah yang baru berdiri tahun 2015 dan belum mempunyai lulusan. Saat ini SMK Negeri 1 Cipatat mempunyai 383 siswa. Pada Tahun Ajaran 2015/2016 SMK Negeri 1 Cipatat membuka program studi keahlian baru yaitu Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Salah satu mata pelajaran pada program studi keahlian tersebut adalah Kompetensi Kejuruan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dengan salah satu materi. Fasilitas yang telah dipunyai SMK Negeri 1 Cipatat dalam proses adalah modul. Modul ini belum dilengkapi plant/sistem yang dapat digunakan untuk mendukung proses. Seperti diketahui bahwa adalah modul pengendali yang dalam proses nya membutuhkan plant/sistem yang dikendalikan. Selain itu proses yang akan dilaksanakan juga belum direncanakan dengan baik karena keterbatasan wawasan tentang dari calon pengajar. SMK Wyata Mandala 1 Cipatat Bandung Barat SMK Wyata Mandala 1 Cipatat Bandung Barat adalah SMK swasta yang telah berdiri sejak tahun Saat ini SMK Wyata Mandala 1 mempunyai tiga program studi keahlian yaitu Teknik Mesin, Teknik Otomotif, dan Teknik Elektronika. Jumlah siswa seluruh program studi keahlian sekitar 600. Pada program studi keahlian Teknik Elektronika terdapat mata pelajaran Kompetensi Kejuruan Mikroprosesor. Pada mata pelajaran tersebut terdapat materi. Meskipun materi sudah tercantum pada silabus, namun karena kendala biaya SMK Wyata Mandala 1 Cipatat sampai saat ini belum mempunyai fasilitas untuk. SMK Wyata Mandala 1 Cipatat saat ini belum mempunyai modul serta plant/sistem yang dapat digunakan untuk mendukung proses. Selain itu proses yang akan dilaksanakan juga belum direncanakan mengingat keterbatasan wawasan tentang dari calon pengajar. Permasalahan Mitra Secara Umum Permasalahan umum dari mitra adalah keterlambatan dalam mengantisipasi perkembangan teknologi yang digunakan di industri. Peranan perguruan tinggi melalui darma ketiga yaitu pengabdian masyarakat sangat dibutuhkan oleh SMK agar SMK dapat secara terus menerus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terutama teknologi yang digunakan di industri. Secara umum mitra juga masih menggunakan pola lama yang belum selaras dengan tuntutan pola pada kurikulum Mitra mengalami kesulitan dalam penerapan pola baru karena terbatasnya sarana dan wawasan pengajar pada metode modern. Permasalah Mitra Secara Khusus Pada mitra menghadapi masalah: Keterbatasan pengetahuan tentang Tenaga pengajar yang belum siap menyampaikan materi Keterbatasan peralatan yang mendukung Belum tersedianya modul praktikum Kurang dipahaminya metode PBL Berdasarkan analisis situasi serta latar belakang masalah dapat diidentifikasi permasalahan mitra seperti terlihat pada Tabel 1. Permasalahan tersebut diharapkan dapat diselesaikan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan. B. Solusi dan Target Luaran Solusi atas permasalahan yang dihadapi mitra dapat dilihat pada Tabel 2. Mitra SMK Negeri 1 Cipatat SMK Wyata Mandala 1 Cipatat TABEL 1 IDENTIFIKASI PERMASALAHAN MITRA Permasalahan 1. Plant/sistem yang mendukung belum dipunyai 2. Panduan praktikum belum dipunyai 3. Metode Project Based Learning belum diterapakan pada proses pada program studi keahlian Teknik Ketenagalistrikan. 4. Pengajar yang belum memahami dengan baik 5. Pengajar yang belum memahami PBL 1. Modul belum dipunyai 2. Plant/sistem yang mendukung belum dipunyai 3. Panduan praktikum belum dipunyai 4. Metode Project Based Learning belum diterapakan pada proses pada program studi keahlian Elektronika. 5. Pengajar yang belum memahami dengan baik 6. Pengajar yang belum memahami PBL B - 11

3 TABEL 2 SOLUSI ATAS PERMASALAHAN MITRA No. Masalah Mitra Solusi Luaran Modul belum dipunyai Plant/sistem yang mendukung belum dipunyai Panduan praktikum belum dipunyai Metode PBL belum diterapakan pada proses Pengajar yang belum memahami dengan baik Pengajar yang belum memahami PBL Menyediakan modul Merancang dan merealisasikan sistem untuk Menyusun panduan praktikum sesuai silabus Menerapkan PBL pada Melaksanakan pelatihan bagi guru tentang Melaksanakan pelatihan bagi guru tentang PBL Modul yang siap digunakan untuk proses Plant/sistem untuk Panduan praktikum yang sesuai dengan silabus Panduan praktikum yang disusun berdasarkan PBL Pelaksanaan pelatihan berisi tentang menggunakan PBL 1. Dapat digunakan untuk dalam pemrograman 2. Dapat dikendalikan dengan banyak variasi sehingga memungkinkan untuk menguji beragam jenis program 3. Tidak terlalu kompleks karena diperuntukkan untuk tingkat SMK 4. Plan yang dipilih handal dan murah 5. Waktu untuk pelaksanaan pemrograman dan pengujian tidak melebihi waktu praktikum yang disediakan 6. Plan bisa dieksplore pada sisi pemrograman secara tim sehingga merangsang siswa berkreasi Berdasarkan kriteria tersebut maka dipilih lampu lalu lintas sebagai plan dalam proses. Penekanan proyek adalah pada pemrograman untuk mengatur lampu lalu lintas bukan membuat lampu lalu lintas. B. Perancangan dan realisasi modul praktikum Lampu lalu lintas yang digunakan pada proses dirancang untuk bisa mengatur lalu lintas pada persimpangan jalan. Lampu lalu lintas ini terdiri atas dua set lampu (merah, kuning, dan hijau). Rancangan, diagram pengkabelan, dan realisasi sistem lampu lalu lintas dapat dilihat pada Gambar 1, 2 dan 3. Gambar 1.Rancangan sistem lampu lalu lintas III. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengembangan PBL melalui 5 tahap utama yaitu: [7]. 1. Mulai berpikir dari akhir/hasil 2. Membuat pertanyaan yang mengarah 3. Merencanakan penilaian 4. Memetakan proyek 5. Mengatur proses Pembahasan berikut fokus pada pemilihan, pengembangan, dan realisasi modul praktikum yang digunakan dalam proses berbasis PBL. A. Pemilihan jenis proyek Jenis proyek untuk pelaksanaan berbasis proyek harus memenuhi beberapa kriteria yaitu: [8] 1. Dapat dikerjakan oleh siswa dengan dukungan pengetahuan dari mata pelajaran yang telah diajarkan; 2. Memenuhi silabus ; 3. Memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam PBL; 4. Dapat dikerjakan dengan menggunakan alat dan komponen yang tersedia; 5. Dapat dikerjakan dalam waktu yang ditentukan. Gambar 2.Diagram pengkabelan istem lampu lalu lintas Syarat khusus proyek dalam di SMK adalah sebagai berikut: [9] B - 12

4 Gambar 4. Panel Box Modul Praktikum Gambar 3.Realisai sistem lampu lalu lintas Panel Box Modul Praktikum untuk mengatur lampu dapat dilihat pada Gambar 4. C. Penyusunan panduan praktikum Panduan praktikum dibagi menjadi dua bagian besar yaitu: 1. Bagian pemrograman dasar 2. Bagian pemrograman aplikasi Bagian Pemrograman Dasar Pada bagian ini diajarakan pemrograman yang akan menjadi dasar bagi siswa untuk mengerjakan proyek pemrograman pada tahap berikutnya. Adapun materi yang diajarkan pada tahap ini adalah: Pemrograman timer untuk lampu tunggal Pemrograman timer untuk 3 lampu yang menyala berurutan Proses pemrograman diawali dengan pembuatan ladder diagram. Siswa harus mampu membuat ladder diagram sebelum melakukan pemrograman. Contoh ladder diagram untuk timer dapat dilihat pada Gambar 3 dan Gambar 4. [10] Gambar 5. Penggunaan dasar Timer Omron Gambar 6. Dua bua timer dengan sistem sekuensial Bagian Pemrograman Aplikasi Pemrograman pada bagian aplikasi diajarkan dengan sejumlah proyek yang harus diselesaikan oleh siswa. Adapun jenis proyek yang wajib diselesaikan oleh siswa adalah sebagai berikut: Pengaturan dua set lampu sehingga sinkron untuk mengatur lalu lintas Pengaturan dua set lampu pada kondisi khusus Pengaturan lampu hati-hati (kuning berkedip) pada malam hari ketika lalu lintas sepi secara otomatis B - 13

5 pembalajaran lama ke pola modern sesuai dengan tuntutan kurikulum Sistem lampu lalu lintas dapat digunakan sebagai plan dalam proses menggunakan metode PBL. Melalui proyek berbentuk pembuatan program untuk mengatur lampu lalu lintas melalui perangkat diharapkan siswa dapat lebih aktif, kritis, inovatif, serta mempunyai kemampuan kerjasama kelompok yang tinggi. Pola menggunakan PBL diharapkan dapat diterapkan di SMK lain di Indonesia. Gambar 7.Ilustrasi system lampu lalu lintas Contoh kasus sebagai proyek yang harus dikerjakan oleh siswa: Diasumsikan pada simpang 4 terdapat 2 set Lampu Lalulintas (LL) dengan 1 arah kendaraan seperti terlihat di Gambar 7. Untuk kasus lama waktu berhenti dan lama waktu maju sama adalah hanya dengan memparalel lampu merah dan hijau berlawanan. Diagram waktu untuk pengaturan lampu LL adalah seperti terlihat pada Gambar 8. Gambar 8.Diagram waktu sistem lampu lalu lintas Proyek dilanjutkan dengan kasus sebagai berikut: Bagaimana pengaturan waktunya jika waktu jeda/berhenti jalan 1 lebih lama dari jalan 2? Solusi : dapat menggunakan waktu tunda tetapi tidak lagi simetris antara lampu merah dan hijaunya dalam satu pertemuan. Siswa akan diberikan contoh-contoh kasus pengaturan lampu lalu lintas dan diwajibkan merancang dan memrogram. Proses menggunakan sarana lampu lalu lintas dapat memenuhi unsur-unsur dalam pola yang sesuai dengan kurikulum Lihat Tabel 3. IV. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu SMK mitra dalam mengubah pola TABEL 3 POLA PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 Pola Kurikulum 2013 Implementasi pada kegiatan yang dilaksanakan pola yang Penggunaan sistem lampu LL pada berpusat pada guru praktikum dan penerapan PBL menjadi diharapkan dapat menjadikan siswa berpusat pada peserta pusat. Guru akan didik; berfungsi sebagai fasilitator. pola satu arah (interaksi gurupeserta didik) menjadi interaktif; pola terisolasi menjadi secara jejaring; pola pasif menjadi aktif-mencari; pola belajar sendiri menjadi belajar kelompok (berbasis tim); pola alat tunggal menjadi berbasis alat multimedia; pola berbasis massal menjadi kebutuhan pelanggan (users) dengan memperkuat pengembangan potensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik; pola ilmu pengetahuan tunggal (monodiscipline) menjadi ilmu pengetahuan jamak (multidisciplines); Pembelajaran berbasis proyek ini akan menciptakan interaksi antar guru dan siswa karena siswa akan didorong berdiskusi dengan guru serta berdiskusi dengan sesama siswa. Melalui pendekatan proyek, siswa wajib mencari informasi dari luar untuk menyelesaikan proyek dengan cara seperti ini maka proses akan berkembang secara jejaring. Siswa akan didorong untuk aktif agar proyek bisa terselesaikan Penyelesaikan proyek dilakukan secara tim sehingga pola belajar sendiri akan bergeser ke belajar kelompok. Pada pelaksanaan praktikum pengajar bisa berkreasi dengan menghadirkan persoalan nyata penggunaan lampu LL dengan video sehingga siswa akan lebih bersemangat dan memahami masalah dengan lebih baik. Proyek juga dapat dikembangkan dengan cara siswa yang merumuskan masalah kemudian menyelesaikan sendiri. Cara ini akan memberi kesempatan siswa mendapat tambahan pengetahuan sesuai kebutuhannya. Proyek yang diselesaikan dapat melibatkan ilmu lain seperti ilmu sosial yang berhubungan dengan kebiasaan pengendara dan pengguna jalan di Indonesia. B - 14

6 Pola Kurikulum 2013 pola pasif menjadi kritis. Implementasi pada kegiatan yang dilaksanakan Pendekatan proyek diharapkan dapat mendorong siswa lebih kritis karena siswa harus aktif jika proyek ingin terselesaikan dengan cepat dan hasilnya sesuai yang diharapkan. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Direktur Politeknik Negeri Bandung, dan Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bandung atas kepercayaan yang diberikan untuk pelaksanaan kegiatan ini.. DAFTAR PUSTAKA [1] E. Rakhman, Buku Ajar Sistem Otomasi Industri, Bandung: Politeknik Negeri Bandung, [2] Perpres, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, Presiden, Jakarta, [3] Permendikbud, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, Kemendikbud, Jakarta, [4] N. C. Basjaruddin and E. Rakhman, Penerapan Metoda Project Based Learning (PBL) pada Praktikum Mekatronika, Politeknik Negeri Bandung, Bandung, [5] S. Nurohman, Pendekatan Project Based Learning Sebagai Upaya Internalisasi Scientific Method Bagi Mahasiswa Calon Guru Fisika, Yogyakarta. [6] E. Susanti and Z. Muchtar, Pendekatan Project Based Learning Untuk Pembelajaran Kimia Koloid di SMA, Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, vol. 3, no. 2, [7] T. Markham, Project Based Learning Handbook, Buck Inst for Education, [8] N. C. Basjaruddin, Pembelajaran Mekatronika Berbasis Proyek, Yogyakarta: Deepublish, [9] E. Haritman and I. Kustiawan, Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Pemrograman Mahasiswa,, in Seminar Nasional Electrical, Informatics, and It s Edducations, [10] S. Taini, Perancangan Aplikasi Omron Sysmac CPM1A Pada Traffic Light Di Laboratorium Teknik Kontrol Otomatik Teknik Elektro Universitas Diponegoro, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang, [11] Y. Doppelt, Implemantation and Assessment of Project-Based Learning in a Flexible Environment, International Journal of Technology and Design Education, vol. 13, pp , B - 15

Abstrak. Susdarminasari Taini-L2F Halaman 1

Abstrak. Susdarminasari Taini-L2F Halaman 1 Makalah Seminar Kerja Praktek PERANCANGAN APLIKASI PLC OMRON SYSMAC CPM1A PADA TRAFFIC LIGHT DI LABORATORIUM TEKNIK KONTROL OTOMATIK TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO Susdarminasari Taini (L2F009034)

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Traffic Light adalah suatu lampu indikator pemberi sinyal yang di tempatkan di

PENDAHULUAN. Traffic Light adalah suatu lampu indikator pemberi sinyal yang di tempatkan di 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Traffic Light adalah suatu lampu indikator pemberi sinyal yang di tempatkan di persimpangan jalan, atau lokasi-lokasi lain untuk menunjukkan keadaan aman agar mengendarai

Lebih terperinci

PENINGKATAN KUALITAS SISWA TERAMPIL IPTEK DENGAN EDUKASI KOMPUTER BAGI SISWA SD DI DUSUN WONOLELO

PENINGKATAN KUALITAS SISWA TERAMPIL IPTEK DENGAN EDUKASI KOMPUTER BAGI SISWA SD DI DUSUN WONOLELO Seri Pengabdian Masyarakat 2013 ISSN: 2089-3086 Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan Volume 2 No. 2, Mei 2013 Halaman 94-98 PENINGKATAN KUALITAS SISWA TERAMPIL IPTEK DENGAN EDUKASI KOMPUTER BAGI SISWA SD DI

Lebih terperinci

Abstrak. Arbye S L2F Halaman 1

Abstrak. Arbye S L2F Halaman 1 Makalah Seminar Kerja Praktek PERANCANGAN APLIKASI PLC OMRON SYSMAC CPM1A PADA BEL KUIS DI LABORATORIUM TEKNIK KONTROL OTOMATIK TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO Arbye S (L2F009045) Jurusan Teknik

Lebih terperinci

MODEL PENANGGULANGAN KEMACETAN LALU LINTAS PADA TRAFFIC LIGHT SIMPANG TIGA MENGGUNAKAN LDR SEBAGAI INDIKASI KEPADATAN KENDARAAN

MODEL PENANGGULANGAN KEMACETAN LALU LINTAS PADA TRAFFIC LIGHT SIMPANG TIGA MENGGUNAKAN LDR SEBAGAI INDIKASI KEPADATAN KENDARAAN MODEL PENANGGULANGAN KEMACETAN LALU LINTAS PADA TRAFFIC LIGHT SIMPANG TIGA MENGGUNAKAN LDR SEBAGAI INDIKASI KEPADATAN KENDARAAN Tugas Akhir Untuk memenuhi sebagian persyaratan menyelesaikan Pendidikan

Lebih terperinci

Sudarmaji SISTEM KERJA PENGENDALI OTOMATIS LAMPU TRAFFIC LIGHT PADA PERSIMPANGAN 4 (EMPAT) JALAN RAYA MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC)

Sudarmaji SISTEM KERJA PENGENDALI OTOMATIS LAMPU TRAFFIC LIGHT PADA PERSIMPANGAN 4 (EMPAT) JALAN RAYA MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) SISTEM KERJA PENGENDALI OTOMATIS LAMPU TRAFFIC LIGHT PADA PERSIMPANGAN 4 (EMPAT) JALAN RAYA MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) Sudarmaji Universitas Muhammadiyah Metro Jl. Ki Hjar Dewantara

Lebih terperinci

SIMULASI SISTEM KONTROL BERBASIS PLC: PEMBELAJARAN BERBASIS KASUS PADA MATAKULIAH PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER

SIMULASI SISTEM KONTROL BERBASIS PLC: PEMBELAJARAN BERBASIS KASUS PADA MATAKULIAH PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER SIMULASI SISTEM KONTROL BERBASIS PLC: PEMBELAJARAN BERBASIS KASUS PADA MATAKULIAH PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER ARTONO DWIJO SUTOMO Staf Pengajar Jurusan Fisika, FMIPA Sekretaris Pusat Pengembangan Sistem

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. selain keterampilan menulis, berbicara, dan mendengar yang perlu dikuasai

I. PENDAHULUAN. selain keterampilan menulis, berbicara, dan mendengar yang perlu dikuasai 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keterampilan membaca merupakan salah satu dari keterampilan berbahasa, selain keterampilan menulis, berbicara, dan mendengar yang perlu dikuasai oleh pemakai bahasa.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN MODUL SIMULASI SISTEM KENDALI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH PLC

RANCANG BANGUN MODUL SIMULASI SISTEM KENDALI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH PLC RANCANG BANGUN MODUL SIMULASI SISTEM KENDALI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH PLC Jurusan Teknik Elaktro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang Abstrak. PLC terdiri dari perangkat

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL LEVEL AIR PADA TANGKI BERBASIS PLC (DESIGN AND IMPLEMENTATION OF WATER LEVEL CONTROL AT A TANK BASED ON PLC)

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL LEVEL AIR PADA TANGKI BERBASIS PLC (DESIGN AND IMPLEMENTATION OF WATER LEVEL CONTROL AT A TANK BASED ON PLC) PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL LEVEL AIR PADA TANGKI BERBASIS PLC (DESIGN AND IMPLEMENTATION OF WATER LEVEL CONTROL AT A TANK BASED ON PLC) Asep Supriatna¹, M Ary Murti.², Angga Rusdinar³ ¹Teknik

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH KONSEP DASAR BILANGAN UNTUK MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS BENGKULU

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH KONSEP DASAR BILANGAN UNTUK MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS BENGKULU JPD: Jurnal Pendidikan Dasar P-ISSN 2086-7433 E-ISSN 2549-5801 DOI: doi.org/10.21009/jpd.091.09 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH KONSEP DASAR BILANGAN UNTUK MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS BENGKULU

Lebih terperinci

Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) Bagi Siswa Smk Muhammadiyah 1 Ponorogo

Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) Bagi Siswa Smk Muhammadiyah 1 Ponorogo Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) Bagi Siswa Smk Muhammadiyah 1 Ponorogo Didik Riyanto Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo E-mail: ndoroboys@gmail.com Abstrak Kegiatan difokuskan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejak adanya manusia di muka bumi ini dengan peradabannya maka sejak itu pula pada hakikatnya telah ada kegiatan pendidikan dan pengajaran. Dalam situasi masyarakat

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA INDUSTRI KENDALI TRAFFIC LIGHT 4 JALUR DENGAN PLC DISUSUN OLEH:??????????????????????????????????

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA INDUSTRI KENDALI TRAFFIC LIGHT 4 JALUR DENGAN PLC DISUSUN OLEH:?????????????????????????????????? LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA INDUSTRI KENDALI TRAFFIC LIGHT 4 JALUR DENGAN PLC DISUSUN OLEH:?????????????????????????????????? JURUSAN ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA YOGYAKARTA

Lebih terperinci

Abstrak. Kata kunci: strategi guru, kualitas pembelajaran

Abstrak. Kata kunci: strategi guru, kualitas pembelajaran Abstrak Skripsi yang berjudul Strategi Guru Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Di Tulungagung ini ditulis oleh Muhammad Rofiq Hardika, NIM. 2811133180, dosen pembimbing NURYANI, M.PdI. Kata kunci:

Lebih terperinci

Unesa Journal of Chemical Education ISSN Vol. 5 No. 3. pp , September 2016

Unesa Journal of Chemical Education ISSN Vol. 5 No. 3. pp , September 2016 PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI POKOK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KELAS X SMA NEGERI 7 KEDIRI IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED

Lebih terperinci

PERANCANGAN SIMULASI KENDALI PENGISIAN BARANG KE KAPAL DENGAN MENGGUNAKAN PENGENDALI LOGIKA TERPROGRAM (PLC) OMRON CPM 1A

PERANCANGAN SIMULASI KENDALI PENGISIAN BARANG KE KAPAL DENGAN MENGGUNAKAN PENGENDALI LOGIKA TERPROGRAM (PLC) OMRON CPM 1A PERANCANGAN SIMULASI KENDALI PENGISIAN BARANG KE KAPAL DENGAN MENGGUNAKAN PENGENDALI LOGIKA TERPROGRAM (PLC) OMRON CPM 1A LAPORAN AKHIR Dibuat Untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Diploma III

Lebih terperinci

PEMBUATAN APLIKASI PLC OMRON CPM2A SEBAGAI ALAT PENCAMPUR LARUTAN TUGAS AKHIR

PEMBUATAN APLIKASI PLC OMRON CPM2A SEBAGAI ALAT PENCAMPUR LARUTAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN APLIKASI PLC OMRON CPM2A SEBAGAI ALAT PENCAMPUR LARUTAN TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Pendidikan Diploma III Program Studi DIII Instrumentasi dan Elektronika Jurusan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. ini berpengaruh pula pada pembuatan alat-alat canggih, yaitu alat yang

BAB I PENDAHULUAN. ini berpengaruh pula pada pembuatan alat-alat canggih, yaitu alat yang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan teknologi dibidang elektronika dewasa ini berkembang sangat cepat dan memberikan pengaruh besar di setiap aspek kehidupan.hal ini berpengaruh pula pada pembuatan

Lebih terperinci

KAJIAN KURIKULUM JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA MENGACU PADA KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

KAJIAN KURIKULUM JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA MENGACU PADA KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA KAJIAN KURIKULUM JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA MENGACU PADA KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA Edy Supriyadi ABSTRACT This reserach aims at evaluating

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN SISTEM TRAFFIC LIGHTS BERDASARKAN KEPADATAN KENDARAAN MENGGUNAKAN PLC

PENGEMBANGAN SISTEM TRAFFIC LIGHTS BERDASARKAN KEPADATAN KENDARAAN MENGGUNAKAN PLC PENGEMBANGAN SISTEM TRAFFIC LIGHTS BERDASARKAN KEPADATAN KENDARAAN MENGGUNAKAN PLC Pamor Gunoto, M. Irsyam dan Toni Kusuma Wijaya, Dosen Tetap Prodi Teknik Elektro FT Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bahasa merupakan cerminan, ide, gagasan, sikap, nilai dan ideologi penggunanya. Bahasa merupakan sarana pembentukan kemampuan berpikir manusia. Bahasa berperan

Lebih terperinci

APLIKASI LOAD CELL PADA PENGENDALIAN DAN MONITORING LEVEL AIR MENGGUNAKAN PLC ABSTRAK

APLIKASI LOAD CELL PADA PENGENDALIAN DAN MONITORING LEVEL AIR MENGGUNAKAN PLC ABSTRAK APLIKASI LOAD CELL PADA PENGENDALIAN DAN MONITORING LEVEL AIR MENGGUNAKAN PLC Fitri Nagasari Email : fi3na_gasari@yahoo.com Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jalan Prof. drg. Suria Sumantri, MPH

Lebih terperinci

Bab I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

Bab I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Bab I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pendidikan merupakan investasi yang dapat dimiliki oleh seluruh manusia untuk mengembangkan pengetahuan, kemampuan ataupun ekonominya dengan cara mengasah keterampilan

Lebih terperinci

Listiani dan Kusuma. Memperkenalkan Penerapan Strategi 1

Listiani dan Kusuma. Memperkenalkan Penerapan Strategi 1 MEMPERKENALKAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK KEPADA GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN SINGKAT Introducing the Implementation of Scientific Teaching Method to Elementary

Lebih terperinci

PELATIHAN PEMBUATAN REAGEN KIMIA UNTUK PRAKTIKUM IPA SMP DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BAGI GURU IPA, LABORAN DAN SISWA SMP

PELATIHAN PEMBUATAN REAGEN KIMIA UNTUK PRAKTIKUM IPA SMP DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BAGI GURU IPA, LABORAN DAN SISWA SMP PELATIHAN PEMBUATAN REAGEN KIMIA UNTUK PRAKTIKUM IPA SMP DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BAGI GURU IPA, LABORAN DAN SISWA SMP Oleh : Eny Hartadiyati W.H, Maria Ulfah, Praptining Rahayu,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Neni SUharjani, 2014

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Neni SUharjani, 2014 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Udara, air, tanah, flora, fauna, dan manusia adalah unsur-unsur lingkungan hidup yang dalam interaksinya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Manusia mempengaruhi

Lebih terperinci

Seminar Nasional Hasil - Hasil Penelitian dan Pengabdian LPPM Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu, 26 September 2015 ISBN :

Seminar Nasional Hasil - Hasil Penelitian dan Pengabdian LPPM Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu, 26 September 2015 ISBN : PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SMK YPT 2 PURBALINGGA MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN SISTEM ELEKTRONIS BERBASIS MIKROKONTROLER IMPROVEMENT of STUDENT COMPETENCE OF AUDIO

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan penerapannya yang semakin luas pada alat-alat elektronik dari segi audio dan

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan penerapannya yang semakin luas pada alat-alat elektronik dari segi audio dan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada waktu sekarang ini teknologi mikroprosesor terus berkembang sejalan dengan penerapannya yang semakin luas pada alat-alat elektronik dari segi audio dan video juga

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK PADA PEMBELAJARAN IPA FISIKA SMP

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK PADA PEMBELAJARAN IPA FISIKA SMP PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK PADA PEMBELAJARAN IPA FISIKA SMP Aswin Hermanus Mondolang Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Manado,

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN FISIKA SMA

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN FISIKA SMA Proseding Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya Sabtu, 19 November 2016 Bale Sawala Kampus Universitas Padjadjaran, Jatinangor PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

PEMODELAN TRAFFIC LIGHT DENGAN ANTARMUKA PORT PARALEL KOMPUTER MENGGUNAKAN BAHASA PEMOGRAMAN BORLAND DELPHI 7.0

PEMODELAN TRAFFIC LIGHT DENGAN ANTARMUKA PORT PARALEL KOMPUTER MENGGUNAKAN BAHASA PEMOGRAMAN BORLAND DELPHI 7.0 PEMODELAN TRAFFIC LIGHT DENGAN ANTARMUKA PORT PARALEL KOMPUTER MENGGUNAKAN BAHASA PEMOGRAMAN BORLAND DELPHI 7.0 Tugas Akhir Untuk memenuhi sebagian persyaratan menyelesaikan Pendidikan Diploma III (D III)

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Teknologi yang sangat membantu dalam kehidupan manusia adalah sistem

I. PENDAHULUAN. Teknologi yang sangat membantu dalam kehidupan manusia adalah sistem I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada zaman modern seperti sekarang ini, teknologi berkembang sangat cepat. Perkembangan teknologi ini sangat bermanfaat bagi manusia disegala bidang. Teknologi yang sangat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah 1.1. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya sehingga terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih baik. Menurut Djahiri

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu cara pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia adalah dengan mengembangkan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan

Lebih terperinci

IbM BAGI GURU MATEMATIKA SMPDI KABUPATEN KENDAL.

IbM BAGI GURU MATEMATIKA SMPDI KABUPATEN KENDAL. IbM BAGI GURU MATEMATIKA SMPDI KABUPATEN KENDAL. Rasiman, Kartinah, Dina Prasetyowati, Agnita Siska P., Sutrisno Pendidikan Matematika FPMIPA Universitas PGRI Semarang tina.math507@gmail.com Abstract Community

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN TUGAS GURU TIK DAN KKPI

PEDOMAN PELAKSANAAN TUGAS GURU TIK DAN KKPI PEDOMAN PELAKSANAAN TUGAS GURU TIK DAN KKPI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014 KATA PENGANTAR Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pendidikan memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam rangka menghadapi era kompetisi yang mengacu pada penguasaan

Lebih terperinci

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Tekanan air dalam saluran keluaran merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena banyak aplikasi yang membutuhkan tekanan air minimum agar dapat bekerja. Untuk mengatasi permasalahan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Mochammad Imam Dzikyan Sofyan, 2015

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Mochammad Imam Dzikyan Sofyan, 2015 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Menurut peneliti, praktikum artinya melakukan suatu kegiatan secara nyata berdasarkan kepada teori-teori yang telah diajarkan sebelumnya. Praktikum ini

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN SILABUS BAHASA INGGRIS UNTUK MADRASAH IBTIDAIYYAH DENGAN MODEL TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS KARAKTER

PENGEMBANGAN SILABUS BAHASA INGGRIS UNTUK MADRASAH IBTIDAIYYAH DENGAN MODEL TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS KARAKTER PENGEMBANGAN SILABUS BAHASA INGGRIS UNTUK MADRASAH IBTIDAIYYAH DENGAN MODEL TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS KARAKTER Farikah UNIVERSITAS TIDAR (Tidar University) Farikahfaradisa@gmail.com Abstrak Guru merupakan

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI SE KABUPATEN SITUBONDO

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI SE KABUPATEN SITUBONDO IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI SE KABUPATEN SITUBONDO Agus Rifan Dwi Kusuma Mahasiswa S-1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi,

Lebih terperinci

Edu Elektrika Journal

Edu Elektrika Journal Edu Elektrika 3 (1) (2014) Edu Elektrika Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduel EFEKTIVITAS JOBSHEET PADA MATA DIKLAT INSTALASI LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK

Lebih terperinci

Makalah Seminar Kerja Praktek PERANCANGAN APLIKASI PLC OMRON SYSMAC CPM1A PADA MODUL SISTEM SILO

Makalah Seminar Kerja Praktek PERANCANGAN APLIKASI PLC OMRON SYSMAC CPM1A PADA MODUL SISTEM SILO Makalah Seminar Kerja Praktek PERANCANGAN APLIKASI PLC OMRON SYSMAC CPM1A PADA MODUL SISTEM SILO Muhammad Fajri Nur Reimansyah (L2F009032) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

BAB I PENDAHULUAN. keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Setiap orang membutuhkan pendidikan dalam kehidupannya. Undang- Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan

Lebih terperinci

RANI DIANDINI, 2016 PENDAPAT SISWA TENTANG PELAKSANAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN TATA HIDANG DI SMK NEGERI 2 BALEENDAH

RANI DIANDINI, 2016 PENDAPAT SISWA TENTANG PELAKSANAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN TATA HIDANG DI SMK NEGERI 2 BALEENDAH 1 BAB I PENDAHULUAN Pada Bab ini penulis akan menjabarkan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan struktur organisasi Skripsi mengenenai pendapat peserta didik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi pada saat sekarang ini.

BAB I PENDAHULUAN. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi pada saat sekarang ini. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi pada saat sekarang ini. Berbagai macam teknologi banyak bemunculan mulai dari teknologi yang baru ditemukan,

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SIMULATOR INSTALASI LISTRIK DOMESTIK DAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH BERBASIS PLC OMRON CP1L

RANCANG BANGUN SIMULATOR INSTALASI LISTRIK DOMESTIK DAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH BERBASIS PLC OMRON CP1L RANCANG BANGUN SIMULATOR INSTALASI LISTRIK DOMESTIK DAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH BERBASIS PLC OMRON CP1L DESIGN AND IMPLEMENTATION OF DOMESTIC ELECTRICAL INSTALATION AND WATER PUMPING SIMULATOR USING PLC

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. terkecuali. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) juga. persaingan global yang dihadapi oleh setiap negara, khususnya

BAB I PENDAHULUAN. terkecuali. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) juga. persaingan global yang dihadapi oleh setiap negara, khususnya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kini kita telah memasuki abad 21, abad dimana berbagai informasi dapat diperoleh oleh semua orang di penjuru dunia tanpa terkecuali. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Para ilmuwan tidak henti-hentinya berusaha untuk menemukan dan merancang alat yang dapat digunakan untuk dapat menyumbangkan kreatifitas, daya fikir serta usaha semaksimal

Lebih terperinci

Unesa Journal of Chemical Education ISSN Vol. 5 No. 3. pp , September 2016

Unesa Journal of Chemical Education ISSN Vol. 5 No. 3. pp , September 2016 MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI MODEL INKUIRI TERBIMBING MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN LARUTAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA DI SMAN 3 TUBAN PRACTICING SCIENCE PROCESS SKILLS TROUGH GUIDED INQUIRY

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu institusi pendidikan, sekolah beralih fungsi seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengalihan fungsi sekolah menurut

Lebih terperinci

SISTEM PERANCANGAN LIFT TIGA LANTAI BERDASARKAN SELEKSI BARANG SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) TUGAS AKHIR

SISTEM PERANCANGAN LIFT TIGA LANTAI BERDASARKAN SELEKSI BARANG SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) TUGAS AKHIR SISTEM PERANCANGAN LIFT TIGA LANTAI BERDASARKAN SELEKSI BARANG SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) TUGAS AKHIR Oleh: Dewi Kusumawati 24040211060023 PROGRAM STUDI D3 INSTRUMENTASI

Lebih terperinci

Semua Timer diatas menggunakan jenis timer OnDellay. Untuk jenis-jenis timer bisa dilihat sebagai berikut:

Semua Timer diatas menggunakan jenis timer OnDellay. Untuk jenis-jenis timer bisa dilihat sebagai berikut: 1. Diagram ladder aplikasi PLC Lampu lalu lintas. Lampu lalulintas atau trafight light dapat dibuat menggunakan PLC. dengan memanfaatkan timer yang terdapat pada PLC kita bisa membuat lampu lalulintas

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGISIAN BARANG OTOMATIS MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL (PLC) TUGAS AKHIR

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGISIAN BARANG OTOMATIS MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL (PLC) TUGAS AKHIR PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGISIAN BARANG OTOMATIS MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL (PLC) TUGAS AKHIR Untuk Memenuhi Persyaratan MencapaiPendidikan Diploma III (DIII) DisusunOleh : Arif

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : pengaturan lampu lalulintas, volume kendaraan, PLC, Metode Webster dan MKJI 1997, diagram ladder.

ABSTRAK. Kata kunci : pengaturan lampu lalulintas, volume kendaraan, PLC, Metode Webster dan MKJI 1997, diagram ladder. D-22-1 SIMULASI NUMERIC UNTUK OTOMASI SISTEM PENGATURAN LAMPU LALULINTAS BERDASARKAN VOLUME KEPADATAN LALULINTAS DENGAN MENGGUNAKAN PLC (Programmable Logic Controller) (Studi Kasus di Perempatan Condongcatur,

Lebih terperinci

Kata Kunci : PLC, Webserver, Website, monitoring, mengontrol, KWH.

Kata Kunci : PLC, Webserver, Website, monitoring, mengontrol, KWH. IMPLEMENTASI PLC SEBAGAI WEB SERVER PADA MONITORING DAN KONTROL PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK Disusun oleh : Saskia Kanisaa Puspanikan (1122052) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jalan Prof. Drg. Suria

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SIMULATOR PENGENDALIAN AIR BERSIH BERBASIS PLC LS XBC-DR30E

RANCANG BANGUN SIMULATOR PENGENDALIAN AIR BERSIH BERBASIS PLC LS XBC-DR30E RANCANG BANGUN SIMULATOR PENGENDALIAN AIR BERSIH BERBASIS PLC LS XBC-DR30E LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Syarat Untuk Menyelesaikan Program Pendidikan Diploma 3 oleh : HAZA IRMA DWI J. HARAHAP MARDIANI

Lebih terperinci

RANCANGAN SISTEM PENANGANAN LORI OTOMATIS BERBASIS PROGRAMABLE LOGIC CONTROLLER. Ahmad Mahfud ABSTRAK

RANCANGAN SISTEM PENANGANAN LORI OTOMATIS BERBASIS PROGRAMABLE LOGIC CONTROLLER. Ahmad Mahfud ABSTRAK RANCANGAN SISTEM PENANGANAN LORI OTOMATIS BERBASIS PROGRAMABLE LOGIC CONTROLLER Ahmad Mahfud ABSTRAK Teknologi pengolahan minyak kelapa sawit terus berkembang, seiring dengan kebutuhan industri akan kemajuan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. sehari-hari. Namun dengan kondisi kehidupan yang berubah dengan sangat

I. PENDAHULUAN. sehari-hari. Namun dengan kondisi kehidupan yang berubah dengan sangat I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan diharapkan dapat membekali seseorang dengan pengetahuan yang memungkinkan baginya untuk mengatasi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun dengan kondisi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. secara luas untuk berbagai keperluan kendali proses adalah Programmable Logic. memadai mengenai PLC dan dasar penggunaannya.

BAB I PENDAHULUAN. secara luas untuk berbagai keperluan kendali proses adalah Programmable Logic. memadai mengenai PLC dan dasar penggunaannya. BAB I PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Pada masa sekarang, sistem kendali di dunia industri sudah dan masih terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satu piranti yang digunakan secara luas untuk

Lebih terperinci

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TENDER PROYEK MENGGUNAKAN METODE BENEFIT COST RATIO

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TENDER PROYEK MENGGUNAKAN METODE BENEFIT COST RATIO SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TENDER PROYEK MENGGUNAKAN METODE BENEFIT COST RATIO Siti Hardiyanti Rukmana 1, Much Aziz Muslim 2 1 Jurusan Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas

Lebih terperinci

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN 25 PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION BY TEACHERS IN VOCATIONAL PRACTICE Oleh: Rifki Asofani dan

Lebih terperinci

RANCANGAN SISTEM KENDALI TRAFFIC LIGHT SMPANG 3 MENGGUNAKAN KONTAKTOR

RANCANGAN SISTEM KENDALI TRAFFIC LIGHT SMPANG 3 MENGGUNAKAN KONTAKTOR RANCANGAN SISTEM KENDALI TRAFFIC LIGHT SMPANG 3 MENGGUNAKAN KONTAKTOR Jejen Jaelani Sidik Hendrik Eko Cahyono A. Taupik Rahman Dadang Lukman Hakim 1. Pengertian Kemacetan lalulintas yang terjadi sekarang

Lebih terperinci

PERANCANGAN APLIKASI OMRON SYSMAC CPM1A PADA SISTEM OTOMATISASI POMPA AIR UNTUK PENGISIAN WATER TANK DI APARTEMENT GRIYA PRAPANCA

PERANCANGAN APLIKASI OMRON SYSMAC CPM1A PADA SISTEM OTOMATISASI POMPA AIR UNTUK PENGISIAN WATER TANK DI APARTEMENT GRIYA PRAPANCA PERANCANGAN APLIKASI OMRON SYSMAC CPM1A PADA SISTEM OTOMATISASI POMPA AIR UNTUK PENGISIAN WATER TANK DI APARTEMENT GRIYA PRAPANCA Disusun Oleh: Nama :Widhi Setya Wardani NPm :26409372 Jurusan : Teknik

Lebih terperinci

Hilman Herdiana Mahasiswa Diploma 3 Program Studi Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bandung ABSTRAK

Hilman Herdiana Mahasiswa Diploma 3 Program Studi Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bandung ABSTRAK RANCANG BANGUN PENGASUTAN LANGSUNG DOUBLE SPEED FORWARD REVERSE MOTOR INDUKSI 3 FASA BERBASIS PLC OMRON CP1L-20DR-A Hilman Herdiana Mahasiswa Diploma 3 Program Studi Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro

Lebih terperinci

Sistem Cerdas untuk Inovasi Traffic Light Control System Menggunakan Programmable Logic Controller

Sistem Cerdas untuk Inovasi Traffic Light Control System Menggunakan Programmable Logic Controller Bidang Ilmu : Rekayasa LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING Sistem Cerdas untuk Inovasi Traffic Light Control System Menggunakan Programmable Logic Controller Tim Peneliti : Masduki Zakaria, M.T. Dr. Ratna

Lebih terperinci

MECHATRONIC DUAL EDUCATION PENDIDIKAN MEKATRONIKA DUAL SYSTEM

MECHATRONIC DUAL EDUCATION PENDIDIKAN MEKATRONIKA DUAL SYSTEM E 1 Basic Mechatronic Knowledge (3 weeks) At ATMI Solo: April 9 - April 28, 2018 At Polman Astra: May 21 June 9, 2018 Cost/investment: 6,75 million IDR 1 Pengetahuan Dasar Mekatronika (3 minggu) Di ATMI

Lebih terperinci

APLIKASI PENGOLAHAN DAN PUBLIKASI NILAI SISWA STUDI KASUS SMKN 2 SALATIGA SKRIPSI. Oleh: RULY ARISTA WARDANI J2F

APLIKASI PENGOLAHAN DAN PUBLIKASI NILAI SISWA STUDI KASUS SMKN 2 SALATIGA SKRIPSI. Oleh: RULY ARISTA WARDANI J2F APLIKASI PENGOLAHAN DAN PUBLIKASI NILAI SISWA STUDI KASUS SMKN 2 SALATIGA SKRIPSI Oleh: RULY ARISTA WARDANI J2F 005 286 PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kurikulum menurut Undang undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta

Lebih terperinci

PEMODELAN SIMULASI KONTROL PADA SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENGAN MENGGUNAKAN PLC

PEMODELAN SIMULASI KONTROL PADA SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENGAN MENGGUNAKAN PLC PEMODELAN SIMULASI KONTROL PADA SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENGAN MENGGUNAKAN PLC Badaruddin 1, Endang Saputra 2 1,2 Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana, Jakarta, Indonesia

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN APLIKASI PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) UNTUK PENGENDALIAN COUNTER KONVEYOR PENGEPAKAN BARANG TUGAS AKHIR

RANCANG BANGUN APLIKASI PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) UNTUK PENGENDALIAN COUNTER KONVEYOR PENGEPAKAN BARANG TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN APLIKASI PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) UNTUK PENGENDALIAN COUNTER KONVEYOR PENGEPAKAN BARANG TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Pendidikan Diploma III Program

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Teknik Fisika

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Teknik Fisika Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Magister Teknik Fisika Fakultas : Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penerapannya dan sistem pembelajaran dititik beratkan pada keterampilan.

BAB I PENDAHULUAN. penerapannya dan sistem pembelajaran dititik beratkan pada keterampilan. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Politeknik adalah sebuah institusi pendidikan di lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah bidang ilmu,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang 1 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Kurikulum merupakan suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan dirancangkan secara sistematis

Lebih terperinci

PENGKAJIAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR (PTD) DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL)

PENGKAJIAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR (PTD) DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL) PENGKAJIAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DASAR (PTD) DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL) I. CTL: A. Pengertian: Pendekatan pembelajaran yg membantu guru mengaitkan materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata

Lebih terperinci

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) Vol. 06 No. 03, September 2017, ISSN:

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) Vol. 06 No. 03, September 2017, ISSN: PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN AMRITA VIRTUAL LAB UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SUBMATERI EFEK DOPPLER Ritmayanti, Zainul

Lebih terperinci

PERANCANGAN RANGKAIAN PENGATUR LAMPU LALU LINTAS PADA BERBAGAI PERSIMPANGAN JALAN

PERANCANGAN RANGKAIAN PENGATUR LAMPU LALU LINTAS PADA BERBAGAI PERSIMPANGAN JALAN JETri, Volume 6, Nomor 1, Agustus 2006, Halaman 1-8, ISSN 1412-0372 PERANCANGAN RANGKAIAN PENGATUR LAMPU LALU LINTAS PADA BERBAGAI PERSIMPANGAN JALAN Kuat Rahardjo T.S. Dosen Jurusan Teknik Elektro - Fakultas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembelajaran kimia di SMA/MA bertujuan agar siswa memiliki kemampuan antara lain: (1) membangun kesadaran

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembelajaran kimia di SMA/MA bertujuan agar siswa memiliki kemampuan antara lain: (1) membangun kesadaran BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembelajaran kimia di SMA/MA bertujuan agar siswa memiliki kemampuan antara lain: (1) membangun kesadaran tentang keteraturan dan keindahan alam sebagai wujud kebesaran

Lebih terperinci

LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING

LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING Bidang Ilmu : Rekayasa LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING Sistem Cerdas untuk Inovasi Traffic Light Control System Menggunakan Programmable Logic Controller Oleh : Masduki Zakaria, M.T. Ratna Wardani, M.T.

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini dimulai sejak bulan November 2012

METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini dimulai sejak bulan November 2012 28 METODE PENELITIAN A. TEMPAT DAN WAKTU Penelitian dan perancangan tugas akhir ini dimulai sejak bulan November 2012 hingga Januari 2014, dilakukan di Laboratorium Elektronika Jurusan Teknik Elektro Universitas

Lebih terperinci

KESIAPAN GURU MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 PANTAI CERMIN KABUPATEN SOLOK JURNAL

KESIAPAN GURU MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 PANTAI CERMIN KABUPATEN SOLOK JURNAL KESIAPAN GURU MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 PANTAI CERMIN KABUPATEN SOLOK JURNAL PUTRA SURIANTO 10070136 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Problematika yang muncul dibidang pendidikan kejuruan adalah sulitnya

BAB I PENDAHULUAN. Problematika yang muncul dibidang pendidikan kejuruan adalah sulitnya BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Problematika yang muncul dibidang pendidikan kejuruan adalah sulitnya meningkatkan kompetensi peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Sedangkan pendidikan

Lebih terperinci

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PRINSIP KERJA PNEUMATIK BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK MULTIMEDIA INTERAKTIF

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PRINSIP KERJA PNEUMATIK BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK MULTIMEDIA INTERAKTIF INVOTEC, Volume X, No.1, Februari 2014 : 47-56 UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PRINSIP KERJA PNEUMATIK BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK MULTIMEDIA INTERAKTIF Nurul Hidayah, Hasbullah Jurusan Pendidikan

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN : Pendahuluan Tentang Instalasi Traffic Light Tujuan pembelajaran umum : Mahasiswa memahami Instalasi Traffic Light dan dapat merangkai Instalasi Traffic Light engan baik dan benar Pertemu-an Tujuan pembelajaran

Lebih terperinci

PERCOBAAN 3 I. JUDUL PERCOBAAN PLC

PERCOBAAN 3 I. JUDUL PERCOBAAN PLC PERCOBAAN 3 I. JUDUL PERCOBAAN PLC II. TUJUAN PERCOBAAN 1. Mahasiswa memahami dasar-dasar pemrograman pada PLC 2. Mahasiswa mampu membuat dan menganalisa suatu program PLC 3. Mahasiswa memahami fungsi-fungsi

Lebih terperinci

Journal of Mechanical Engineering Learning

Journal of Mechanical Engineering Learning JMEL 2 (2) (2013) Journal of Mechanical Engineering Learning http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jmel IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MENGUKUR

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Mutu lulusan pendidikan sangat erat kaitannya dengan proses

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Mutu lulusan pendidikan sangat erat kaitannya dengan proses BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mutu lulusan pendidikan sangat erat kaitannya dengan proses pelaksanaan pembelajaran yang dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain kurikulum, tenaga pendidik, proses

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Penggunaan Programmable Logic Controller (PLC) dalam dunia industri

BAB I PENDAHULUAN. Penggunaan Programmable Logic Controller (PLC) dalam dunia industri 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penggunaan Programmable Logic Controller (PLC) dalam dunia industri adalah sangat umum dewasa ini. Hampir semua industri yang memerlukan pengendalian otomatis,

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN TRAINER MIKROKONTROLLER STUDI KASUS TRAFFIC LIGHT PADA MUATAN LOKAL MIKROKONTROLLER KELAS X TAV SMKN 1 PUNDONG

PENGEMBANGAN TRAINER MIKROKONTROLLER STUDI KASUS TRAFFIC LIGHT PADA MUATAN LOKAL MIKROKONTROLLER KELAS X TAV SMKN 1 PUNDONG Pengembangan Trainer Mikrokontroller...(Muhammad Farid Ardiansyah) 1 PENGEMBANGAN TRAINER MIKROKONTROLLER STUDI KASUS TRAFFIC LIGHT PADA MUATAN LOKAL MIKROKONTROLLER KELAS X TAV SMKN 1 PUNDONG DEVELOPING

Lebih terperinci

Desain dan Implementasi Alat Cuci Mobil Otomatis dan Pemanfaatan Piranti Pengatur PLC Omron CP1E

Desain dan Implementasi Alat Cuci Mobil Otomatis dan Pemanfaatan Piranti Pengatur PLC Omron CP1E Desain dan Implementasi Alat Cuci Mobil Otomatis dan Pemanfaatan Piranti Pengatur PLC Omron CP1E Agus Ulinuha 1*, Dendy Pratama 2 1,2 Teknik Elektro/Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Lebih terperinci

II Protokol Remote Link II Protokol Modbus II Request Read N Bits. 16 II Request Read N Words. 16 II

II Protokol Remote Link II Protokol Modbus II Request Read N Bits. 16 II Request Read N Words. 16 II ABSTRAK Perkembangan dalam bidang industri dewasa ini semakin maju. Sebagian besar bidang industri telah menggunakan teknologi otomasi industri, pengendalian mesin-mesin industri telah dilakukan dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. nasional. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang

BAB I PENDAHULUAN. nasional. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan menempati peran sangat strategis dalam pembangunan nasional. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan pemerintah dalam

Lebih terperinci

Unnes Physics Education Journal

Unnes Physics Education Journal UPEJ 3 (3) (2014) Unnes Physics Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upej PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN

Lebih terperinci

Alivia Yulfitri Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul Jakarta Jl.Arjuna Utara No. 9, Kebon Jeruk, Jakarta

Alivia Yulfitri Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul Jakarta Jl.Arjuna Utara No. 9, Kebon Jeruk, Jakarta PEMANFAATAN INTERNET MENGGUNAKAN WEB BROWSER SEBAGAI PENDUKUNG MEDIA PEMBELAJARAN SISWA DI SMK KARYA PEMBANGUNAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KARYA PEMBANGUNGAN DI PASIR BARAT JAMBE, TANGERANG BANTEN Alivia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. nasional, oleh karena itu peningkatan kualitas pendidikan haruslah dilakukan

BAB I PENDAHULUAN. nasional, oleh karena itu peningkatan kualitas pendidikan haruslah dilakukan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perguruan tinggi berperan penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional, oleh karena itu peningkatan kualitas pendidikan haruslah dilakukan secara berkelanjutan

Lebih terperinci

Pembuatan Media Pembelajaran Pengenalan Tata Surya dan Exoplanet Dengan Menggunakan Unity untuk Sekolah Menengah Pertama

Pembuatan Media Pembelajaran Pengenalan Tata Surya dan Exoplanet Dengan Menggunakan Unity untuk Sekolah Menengah Pertama Pembuatan Media Pembelajaran Pengenalan Tata Surya dan Exoplanet Dengan Menggunakan Unity untuk Sekolah Menengah Pertama 1 Wamiliana, 1 Dian Kurniasari, 2 Jevri Setia Nugraha 1 Jurusan Matematika FMIPA

Lebih terperinci

DESAIN DAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SAINTIFIK PROBLEM SOLVING TEORI SEMIKONDUKTOR

DESAIN DAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SAINTIFIK PROBLEM SOLVING TEORI SEMIKONDUKTOR 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Kurikulum sebagai suatu rancangan dalam pendidikan memiliki posisi yang penting karena seluruh kegiatan pendidikan bermuara pada kurikulum. Kurikulum dikatakan

Lebih terperinci

KELAYAKAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK SISWA SMPN 1 KAYEN KIDUL

KELAYAKAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK SISWA SMPN 1 KAYEN KIDUL Prosiding Seminar Nasional SIMBIOSIS II, Madiun, 30 September 2017 Eka Dia Ayu W., dkk., Kelayakan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning... p-issn : 9772599121008 e-issn : 9772613950003 KELAYAKAN

Lebih terperinci