BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG"

Transkripsi

1 BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (FK TKI - MAI), merupakan sebuah wadah bagi mahasiswa Arsitektur untuk mengembangkan kemampuan, kreatifitas serta memperluas pengetahuan dibidangnya. Dunia arsitektural tidaklah lepas dari peran dan tindak tanduk mahasiswa sebagai ahli waris serta penerus cita-cita bangsa. Selain dibutuhkannya akhlakul karimah, MAI juga perlu mempersiapkan serta membina diri menjadi kader-kader bangsa yang kompeten dan agar dapat menjadi generasi penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik. Komitmen mahasiswa arsitektur sebagaimana yang di ikrarkan dalam kesatuan pendapat Mahasiswa Arsitektur Indonesia di Jakarta tanggal 03 Oktober 1982, Bahwa berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta sikap penuh tanggung jawab sebagai insan akademis dalam menjunjung tinggi TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI, kami Mahasiswa Arsitektur Indonesia telah sepakat dan berhasil melahirkan suatu kesatuan pendapat dalam menghadapi tantangan yang berkaitan dengan ruang lingkup Arsitektur dalam Ikrar kesatuan pendapat Mahasiswa Arsitektur Indonesia tersebut, maka lahirlah suatu kesepakatan pandangan mengenai Temu Karya Ilmiah - Mahasiswa Arsitektur Indonesia Berdasarkan keputusan Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (FK TKI-MAI) ke XXVII di Ternate, Maluku Utara yang menetapkan Badan Pekerja Rayon (BPR) XV Sumatera Selatan sebagai tuan rumah (pelaksana) FK TKI-MAI ke XXVIII Provinsi Sumatera Selatan.

2 2. NAMA KEGIATAN Kegiatan ini bernama Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia 28 Di Palembang kemudian disingkat menjadi: FK TKI MAI 28 PALEMBANG 3. MAKSUD, TUJUAN, TARGET, DAN SASARAN KEGIATAN a. Maksud Kegiatan Kegiatan ini dimaksudkan untuk melaksanakan Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia 28 (FK TKI-MAI 28) sesuai keputusan Forum Komunikasi Komisi Organisasi FK TKI- MAI ke XXVII di Ternate yang tertuang dalam Nomor : 007/K- Organisasi/FORMASI TNT 27/FK TKI MAI XXVIII/2011. b. Tujuan Kegiatan Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai ajang bertukar informasi serta IPTEK dalam lingkup ilmu kearsitekturan yang terangkum dalam tiap-tiap kegiatan. Selain itu juga sebagai tempat berjabat tangan dan tatap muka seluruh Mahasiswa Arsitektur Indonesia. c. Target Kegiatan Adalah untuk merumuskan program-program FK TKI-MAI strategis ke depan. Membuat rekomendasi yang dianggap penting demi kelangsungan FK TKI MAI maupun MAI itu sendiri. Membuka wawasan dan pengetahuan MAI di bidang ilmu dan teknologi ke arsitekturan.

3 Mempromosikan kota Palembang sebagai kota sejarah dan menampilkan aset arsitektural yg dimiliki kota palembang, serta mengenalkan budaya, adat istiadat dan prilaku masyarakat kota Palembang kepada seluruh Mahasiswa Arsitektur Indonesia, maupun seluruh pihak yg terlibat dalam FK TKI-MAI 28. Memberikan kontribusi kepada kota Palembang dalam hal pengembangan dan pembenahan. d. Sasaran Kegiatan Yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah : Mahasiswa Arsitektur se-indonesia (500 orang peserta*) Praktisi Arsitektur Pihak Akademisi Pemerintah Pemerhati Arsitektur Masyarakat 4. TEMA KEGIATAN Sebagai perwujudan dari pengangkatan moralitas dan kepedulian MAI terhadap lingkunagan binaan tepian sungai, maka kegiatan ini mengangkat tema: WAJAH IRONI KOTA TEPIAN SUNGAI 5. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN Pelaksanaan kegiatan FK TKI MAI XXVI V Palembang, Sumatera Selatan, akan berlangsung pada : Hari : Senin - Sabtu Tanggal : 3-8 September 2012 Tempat : Kota Palembang, Sumatera Selatan

4 6. Schedule Kegiatan NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU DAN TEMPAT TANGGAL TEMPAT 1 RAPAT TEKNIS 2/9/12 BASE CAMP PESERTA 2 UPACARA PEMBUKAAN 3/9/12 BENTENG KUTO BESAK 3 SEMINAR NASIONAL 3/9/12 ARYA DUTA BALL ROOM 4 DISKUSI ILMIAH 4/9/12 AULA UMP 5 FORUM KOMUNIKASI 4s.d 6/9/12 JURUSAN ARSITEKTUR UMP 6 PENGABDIAN MASYARAKAT 4s.d 6/9/12 DESA SUNGAI PEDADO 7 WORKSHOP MAI 4s.d 6/9/12 GEDUNG I KAMPUS UNSRI 8 PAMERAN ARSITEKTUR 5s.d 6/9/12 BENTENG KUTO BESAK 9 SECANGKIR KOPI 2s.d 6/9/12 BASE CAMP PESERTA MUSI RIVER TOUR PENUTUPAN 7/9/12 7/9/12 SUNGAI MUSI PALEMBANG BASE CAMP PESERTA

5 Dewan pelindung Dewan Pembina Dewan Penasihat KETUA IAI SUMSEL PRESIDIUM KETUA FMA DOSEN PEMBIMBING KETUA PANITIA - PENASEHAT SREERING COMITTEE PANITIA Garis Koordinasi Legalitas dan Pelindung Garis Instruksi Memonitoring Institusi dan Pemberi Arahan Penanggungjawab Panitia Pelaksana

6 KOMPOSISI PENYELENGGARA FK TKI-MAI 28 DEWAN PELINDUNG Gubernur Sumatera Selatan* Ir. H. Alex Noerdin, SH Walikota Kota Palembang* Ir. H. Eddy Santana Putra, MT Rektor Universitas Sriwijaya* Prof. Dr. Badia Perizade, MBA Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang* H. M Idris, SE.Msi Rektor Universitas Tridinanti Palembang* Prof. Dr. Ir. Edizal, AE., MS. Ketua Sekolah Tinggi Teknik Musi* Agustinus Riyanto, SCJ.,M.A. Rektor Universitas Indo Global Mandiri* Dr. H. Djamaah Sopah, Msc., Ed. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Palembang Ir. HKM. Isnaini Madani, MTP DEWAN PEMBINA 1. Dekan Fakultas Teknik UNSRI : Dr. Ir. H.M. Taufik Toha D.E.A. 2. Dekan Fakultas Teknik UMP : Ir. Zainul Bahri, MT. 3. Dekan Fakultas Teknik UNANTI : Ir Ibnu Aziz, MT.Ars. 4. Ketua Teknik STT MUSI : Abdul Rachmad Z. A, S.T, M.T 5. Dekan Fakultas Teknik UIGM : DEWAN PENASEHAT 1. Ir. H. Setyo Nugroho, M.Arch (UNSRI) 2. Ir. J.M. Sri Narhadi, MT. (STT MUSI) 3. Wienty Triyuli, ST. MT. (UNSRI) 4. Ir. Zuber Angkasa, MT., IAI. (UMP) STEERING COMMITE 1. Iwan Muraman Ibnu, ST., MT. 2. M. Fajrie Ramadhoni ST., MT 3. Adam Fitriawijaya, ST, MT. 4. Alumni FK TKI-MAI (SC FK TKI- MAI)

7 PENANGGUNG JAWAB Ketua Forum Mahasiswa Arsitektur Sumatera Selatan Adrian Anggara (UNSRI) Presidium Forum Mahasiswa Arsitektur Sumatera Selatan Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur Universitas Hendra Frisky (IMA UNSRI) Ainul Yaqin (HIMATA UMP) Febry (IMA UNANTI) Ricky (IMA UIGM) Tadhius Ndaru Kharisma (IMA STT MUSI)

8 SUSUNAN PANITIA Ketua Panitia Sekertaris Bendahara : Harta Kesuma Wardana (UNSRI) : Marta Dinata (UNSRI) : Yenni Astuti (UNSRI) Rubiyati Inayah (UNSRI) Koordinator Kegiatan Koordinator Lapangan Pusat Informasi : Andreyanto : Arga Patria DP Bayu Ariaji Wicaksono Sekretariatan Dana Dan Usaha Akomodasi Transportasi Kesehatan Konsumsi Humas Dokumentasi : Ali Maulana : Dendy Prayoga : Erwin Kesuma : Bagus Aditya Hutama : Ryan Rifa i : Risa Kencana Putri : Adearanda : Aldita Karunia

9 BAB II URAIAN KEGIATAN Kegiatan Yang Akan Dilaksanan : a. Upacara Pembukaan b. Forum Komunikasi c. Pengabdian Masyarakat d. Seminar Nasional e. Pameran Arsitektur f. Workshop MAI g. Diskusi Ilmiah h. Sayembara Desain Arsitektur i. Musi River Tour j. Secangkir Kopi k. Penutupan 1. UPACARA PEMBUKAAN a. Gambaran Umum Upacara pembukaan merupakan acara awal dari rangkaian kegiatan FK TKI MAI yang wajib diikuti oleh seluruh peserta dan panitia kegiatan. Sehingga dapat memperlihatkan keragaman budaya yang menjadi semangat kekeluargaan dan kekompakan mahasiswa arsitektur indonesia. Direncanakan akan langsung dibuka oleh pihak-pihak yang berkompeten dan berkaitan dengan kegiatan. b. Tujuan dan Sasaran Kegiatan 1. Tujuan Kegiatan (a) Disuarakannya kepada masyarakat setempat Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia di Kota Palembang. (b) Mempromosikan kota Palembang sebagai kota sejarah dan menampilkan aset arsitektural yg dimiliki kota palembang,

10 serta mengenalkan budaya, adat istiadat dan prilaku masyarakat kota Palembang kepada seluruh Mahasiswa Arsitektur Indonesia, maupun seluruh pihak yg terlibat dalam FK TKI-MAI 28. (c) Menyambut kedatangan mahasiswa Arsitektur se-indonesia yang turut serta dalam Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia di Kota Palembang. 2. Sasaran Kegiatan (a) Mahasiswa Arsitektur se-indonesia (1000 orang peserta) (b) Praktisi Arsitektur (c) Pihak Akademisi (d) Pemerintah (e) Pemerhati Arsitektur (f) Masyarakat c. Tema Kegiatan Welcome to Palembang! Penyambutan bagi peserta, kental dengan aura tradisional asli sumatera selatan. Awal acara secara simbolis disambut dengan tari Gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan. d. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan Upacara Pembukaan FK TKI MAI XXVIII Palembang, Sumatera Selatan, akan berlangsung pada : Hari : Senin Tanggal : 3 September 2012 Pukul : s/d Tempat : Benteng Kuto Besak Kota Palembang, Sumatera Selatan

11 e. Peserta Acara 1. Tamu undangan : (a) Gubernur + asisten (b) Walikota+asisten (c) Kepala Dinas Tata Kota (d) Kepala Dinas Pariwisata (e) Kepala Dinas Perhubungan (f) Ketua IAI Sumatera Selatan (g) Rektor Universitas Sriwijaya (h) Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang (i) Rektor Universitas Tridinanti Palembang (j) Ketua Sekolah Tinggi Teknik Musi (k) Rektor Universitas Indo Global Mandiri (l) Dekan Fakultas Teknik UNSRI (m) Dekan Fakultas Teknik UMP (n) Dekan Fakultas Teknik UNANTI (o) Ketua Teknik STT MUSI (p) Dekan Fakultas Teknik UIGM (q) Ketua Program Studi Arsitektur/Jurusan (r) Akademisi dan Praktisi (s) Alumni 2. Peserta FK TKI MAI Anggota 18 BPR yang terdaftar dan ikut serta, dari seluruh nusantara. f. Penanggung Jawab Kegiatan SISKA HARYANTI (unsri)

12 2. FORUM KOMUNIKASI a. Pengertian dan Latar Belakang Sidang forum komunikasi adalah sebuah bentuk forum komunikasi antar wakil-wakil Mahasiswa Arsitektur Indonesia guna membahas, mengambil sikap atau mengevaluasi segala program dan kegiatan yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan menyangkut permasalahan pendidikan, keorganisasian dan pengabdian pada masyarakat. Sejak sidang forum komunikasi ini dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan, dan selama itu pula sudah cukup banyak agenda-agenda kesepakatan yang dihasilkan, dan beberapa agenda yang sudah direkomendasikan untuk kemudian dijalankan atau ditindaklanjuti oleh rayon-rayon/institusi masing masing. Namun, sampai saat ini usaha-usaha yang telah dilakukan tersebut belum optimal sesuai dengan harapan. Sehingga diperlukan sebuah langkah kongkrit untuk segera mereposisi fungsi dan peran FK TKI MAI kearah yang lebih mencerminkan sikap dan aspirasi Mahasiswa Arsitektur Indonesia. b. Tujuan Kegiatan 1. Meningkatkan komunikasi dan memformulasikan ide serta gagasan Mahasiswa Arsitektur Indonesia (MAI) menuju pembaharuan yang subtansial 2. Menginventarisasi dan membahas permasalahan-permasalahan yang ada pada tiap tiap rayon/institusi masing masing-masing 3. Mengeluarkan statemen-statemen/melahirkan rekomendasirekomendasi yang dianggap penting dan mendesak terkait permasalahan-permasalah kekinian 4. Menumbuhkembangkan kesadaran dan pemahaman MAI tentang tugas, fungsi, peran, dan tanggung jawab yang diembannya

13 c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan Upacara Pembukaan FK TKI MAI XXVIII Palembang, Sumatera Selatan, akan berlangsung pada : Hari : Selasa Tanggal : 4-6 September 2012 Pukul : WIB s/d Selesai Tempat : Base Camp Peserta d. Penanggung Jawab Kegiatan GALUH SASMITA (unsri) 3. PENGABDIAN MASYARAKAT a. Latar Belakang Pengabdian Masyarakat adalah kegiatan yang akan diarahkan pada pola pengabdian secara langsung kepada masyarakat guna merealisasikan disiplin ilmu Arsitektur pada masyarakat, baik sumbangsih pembedahan fisik, juga untuk sumbangsih non fisik, yang tentunya akan disesuaikan dengan kondisi serta potensi yang ada pada Mahasiswa Asitektur khususnya dan kebutuhan masyarakat. Pada kasus ini, pengmas FK TKI-MAI 28 tergerak untuk memberikan kontribusinya pada kampung-kampung tepian sungai di Kota Palembang. b. Tujuan dan Sasaran Kegiatan 1. Tujuan Kegiatan Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat adalah untuk merealisasikan dan menerapkan disiplin Ilmu Arsitektur yang diketahui terhadapsegala permasalahan-permasalahan yang ada di lokasi pengabdian berupa keterlibatan langsung dalam penyelesaian masalah baik fisik maupun non fisik dan diharapkan nantinya dapat menunjang kesejahteraan masyarakat setempat.

14 2. Sasaran Kegiatan (a) Masyarakat yang tinggal pada daerah setempat (b) Instansi pemerintah/swasta (c) Akademisi (d) Praktisi c. Waktu dan Tempat Kegiatan Hari : Rabu Tanggal : 4-6 September 2012 Waktu : WIB Tempat : Desa Sungai Pedado, Palembang d. Peserta 1. Peserta Pengabdian Masyarakat adalah peserta Temu Karya Ilmiah Masyarakat Arsitektur Indonesia yang telah terdaftar dan memenuhi persyaratan sebagai berikut : 2. Mahasiswa arsitektur yang merupakan utusan dari institusiinstitusi pendidikan arsitektur di Indonesia 3. Menguasai ilmu perancangan dan permukiman serta memiliki kemampuan penyajian gambar yang memadai. e. Narasumber 1. Ujang 2. H. Romi Herton 3. RT dan RW 4. Tokoh masyarakat setempat f. Penanggung Jawab Kegiatan EKO FEBRIADY (unsri)

15 4. SEMINAR NASIONAL a. Latar Belakang Dinamika sebuah kota yang menuju kota metropolitan, akan selalu berbicara tentang struktur ekonomi kemasyarakatan. Hal tersebut yang akan memicu pembicaraan yang berkutat seputar masyarakat mapan dan sisi masyarakat yang termajinalkan oleh kehidupan perkotaan. Dalam suatu pembangunan biasanya ada pihak yang di rugikan, yaitu kaum marginal. Kaum marginal biasanya di identikan dengan kemiskinan dan kekumuhan. Tidak sedikit orang yang menganggap itu bahwa kaum marginal hanya merusak keindahan dan pembawa citra buruk bagi suatu kawasan. Minimnya jumlah panti asuhan, panti rehabilitasi, dan rumah pembinaan dan pengembangan potensi anak jalanan juga belum bisa menyentuh hati para para investor dan konsultan pembangunan karna dinilai bukanlah investasi yang menguntungkan. Kita hanya berlombalomba memperkaya diri dengan bisnis perdagangan kelas atas dan pembangunan tempat hiburan. Sebagai calon arsitek, mahasiswa arsitektur memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan tanpa menyampingkan masyarakat marginal. Oleh karena itu, mahasiswa harus dapat mengetahui kebutuhan para kaum marginal yang selama ini tidak diperhatikan. b. Tujuan Kegiatan Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah : 1. Memberikan gambaran awal untuk paket kegiatan diskusi ilmiah 2. Membuka wawasan serta memperkaya tiap insan mahasiswa dengan bekal yang lebih mapan dalam bidang keilmuarsitekturan 3. Pengembangan jiwa peduli instansi maupun individu terhadap kaum marjinal c. Nama Kegiatan Kegiatan ini diberi nama seminar Kawasan Binaan Bagi Kaum Marginal

16 d. Tema Kita Untuk Mereka e. Waktu dan Tempat Kegiatan Hari : Senin Tanggal : 3 September 2012 Tempat : Aula Graha Sriwijaya Unsri f. Peserta 1. Anggota IAI 2. Dosen dan akademisi di bidang Arsitektur 3. Mahasiswa Teknik Arsitektur Seluruh Indonesia 4. Alumni lulusan Teknik Arsitektur Seluruh Indonesia 5. Pemerhati Arsitektur g. Penanggung Jawab Arief Budiman (unsri)

17 5. PAMERAN ARSITEKTUR a. Latar Belakang Pameran Arsitektur merupakan sarana/media penyampaian informasi tentang dunia Arsitektur kepada masyarakat umum melalui karya-karya mahasiswa arsitektur yang ditampilkan oleh setiap institusi/rayon peserta FK TKI-MAI 28 Palembang dan individu, organisasi profesi/praktisi, instansi swasta dan pemerintah yang terkait dengan pengembangan ilmu dan pengetahuan. b. Tema Kepedulian Arsitektur dalam Mempertahankan Kearifan Lokal c. Tujuan dan Sasaran Pameran 1. Tujuan Kegiatan (a) Memperkenalkan dunia arsitektur kepada masyarakat umum (b) Menampilkan kreatifitas mahasiswa arsitektur se Indonesia (c) Meningkatkan kualitas hasil karya Mahasiswa Arsitektur dan Arsitektur Indonesia (d) Sebagai sarana untuk seluruh peserta FK TKI MAI 28 dalam menambah wawasan ke arsitekturan dari berbagai kebudayaan yang ada di seluruh Indonesia 2. Sasaran Kegiatan (a) Masyarakat Umum (khalayak ramai) (b) Akademisi, Profesi, Institusi Arsitektur dan Pemerintah serta (c) Peserta FK TKI-MAI 28 Palembang d. Waktu dan Tempat Pameran Hari : Rabu Tanggal : 4-6 September 2012 Waktu : WIB Tempat : Benteng Kuto Besak, Palembang

18 e. Penanggung Jawab Kegiatan FAHDI KIMAWAN (unsri) 6. WORKSHOP MAI a. Latar Belakang Semakin eratnya unsur arsitektur di kota Palembang dengan komersialisasi dan dunia bisnis menjadikan arsitektur kota ini kehilangan jati dirinya. Kota yang dulunya dikenal dengan rumah-rumah tradisionalnya kini semakin tak terkendali pembangunannya. Kegiatan yang bermetodekan survey, diskusi, dialog, dan brainstorming antar Mahasiswa yang nantinya mampu membuahkan pemikiran-pemikiran segar yang juga akan ditindak lanjuti dengan aplikasi oleh mahasiswa arsitektur Sumatera Selatan diharapkan bisa menjadikan kota ini lebih bijak dan berwawasan kebudayaan. b. Tujuan dan Sasaran Kegiatan 1. Tujuan Kegiatan (a) Memberikan ruang bagi Mahasiswa Arsitektur Indonesia duduk di satu meja dan menyatukan pendapat guna pembangunan sehat yang berkesinambungan. (b) Menemukan dan memecahkan masalah teknis maupun non teknis masalah-masalah arsitektural Kota Palembang. 2. Sasaran Kegiatan (a) Mahasiswa arsitektur Indonesia (b) Akademisi, Praktisi, Pemerintah (c) Pemerhati arsitektur dan social c. Waktu Dan Tempat Pelaksanaan Hari : Rabu Tanggal : 4-6 September 2012 Waktu : WIB Tempat : Aula Gedung I Kampus Universitas Sriwijaya Palembang

19 d. Peserta Peserta FK TKI-MAI 28 e. NARASUMBER 1. Tenaga ahli Arsitektur secara umum yang berkompeten dibidangnya 2. Pihak yang menguasai serta mampu memperjelas permasalahan yang sedang dihadapi dan memiliki wewenang dalam pengembangan konsep rancangan. 3. Pengamat Ekonomi dan Pembangunan kota 4. Pemerintah 5. Masyarakat Daerah Terkait f. Penanggung Jawab TANTYA MONICA (unsri) DESIANA (unsri) 7. DISKUSI ILMIAH a. Pengertian Umum Kegiatan yang diarahkan pada metode diskusi/dialog, tentang keberadaan atau kecenderungan berkembangnya arsitektur nusantara dewasa ini, pada setiap daerah rayon. Menjadi bahan yang layak dan harus dibicarakan untuk mendapat kesimpulan atau penyamaan persepsi dari permasalahan yang diangkat melalui presentase makalah setiap rayon daerah masing-masing yang disertai tawaran solusi dari rayon lain. Diskusi juga melibatkan beberapa tenaga ahli Arsitektur secara umum, yang kapabel dalam hal yang dimaksud pada tema umum dan tema khusus, serta melibatkan instansi yang terkait. b. Tema Arsitektur Masyarakat Marginal

20 c. Tujuan dan Sasaran 1. Memberikan masukan terhadap permasalahan atau kasus yang diangkat oleh pemakalah. 2. Meningkatkan kemampuan mahasiswa arsitektur se-indonesia dalam menanggapi suatu permasalahan dengan menyampaikan argumen-argumen yang jelas. 3. Mendidik pola pikir ilmiah mahasiswa arsitektur Indonesia. d. Waktu dan Tempat Kegiatan Hari : Selasa Tanggal : 4 September 2012 Waktu : selesai Tempat : Aula UMP e. PESERTA 1. Pemakalah, Pembahas, dan Pemandu. 2. Narasumber yang berasal dari tokoh-tokoh arsitektur nasional dan dosen-dosen Teknik Arsitektur di Palembang. 3. Peserta diskusi ilmiah Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia XXVIII Palembang. 4. Umum f. NARASUMBER 1. Imelda Akmal 2. Pembicara Seminar 3. Dosen-dosen Teknik Arsitektur g. Penanggung Jawab EVI NOVIA RESTU (unsri)

21 8. SAYEMBARA DESAIN ARSITEKTUR a. Latar Belakang Sayembara desain arsitektur adalah sebuah kompetisi untuk menyalurkan gagasan atau ide melalui konsep dan desain yang sesuai dengan tema dan objek yang dilombakan. Sayembara merupakan wacana demokrasi dan keterbukaan yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama di bidang penciptaan ide dan kreativitas yang semakin maju dan modern. Sayembara ini juga merupakan wadah munculnya karya arsitektur yang kreatif. Seperti halnya desain WC umum yang dipandang sebelah mata oleh sebagian kalangan, namun sangat berperan untuk menciptakan kenyaman dan kebersihan untuk pemakai itu sendiri maupun lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, dalam kegiatan FK TKI MAI ke-28 ini, diadakan sayembara Perencanaan dan Perancangan WC Umum untuk para mahasiswa Arsitektur di Indonesia. Perencanaan dan Perancangan WC Umum ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil karya mahasiswa Arsitektur dan Arsitektur Indonesia yang tidak hanya untuk kepentingan satu orang saja, melainkan untuk kepentingan orang banyak. b. Tujuan Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan : 1. Meningkatkan pola berpikir mahasiswa Arsitektur dalam menghadapi masalah atau isu yang berkembang dalam wujud desain atau rancangan yang baik dan kreatif. 2. Merealisasikan WC Umum ini kedalam PENGABDIAN MASYARAKAT. 3. Memperkenalkan dunia Arsitektur Indonesia kepada masyarakat umum. 4. Memberikan pemecahan berupa sumbangsih saran secara visual terhadap masalah-masalah Arsitektur sesuai dengan konteks dan tema, antar Mahasiswa Arsitektur dengan institusi pemerintah dan swasta yang berkepentingan didalamnya. Demi kepentingan masyarakat banyak. 5. Meningkatkan kualitas hasil karya Mahasiswa Arsitektur dan Arsitektur Indonesia.

22 c. Tema Kegiatan Swamp and river vernacular Perencanaan dan perancangan WC Umum di lingkungan berawa dan berada di dekat sungai, dengan mengambil unsur-unsur kedaerahan (vernacular) yang ramah lingkungan. d. Sasaran Kegiatan 1. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Palembang. 2. Masyarakat Umum (Khalayak ramai). 3. Kalangan akademisi dan profesi, baik di dalam ruang lingkup dunia arsitektur maupun di luar ruang lingkup dunia arsitektur. 4. Peserta FK TKI-MAI 28 Palembang. e. Penanggung jawab TRI AYU LISTIA (unsri) 9. SECANGKIR KOPI a. Latar Belakang Keinginan atas kesatuan dan terbentuknya kekeluargaan dari setiap peserta sebagai Mahasiswa Arsitektur Indonesia dirasa jadi salah satu tujuan dari terselenggaranya Kegiatan ini. Disamping itu koordinasi yang bersifat continue juga dirasa perlu guna kelancaran setiap momen kegiatan. b. Tujuan Kegiatan 1. Becagai sarana tukar pikiran dalam berbagai hal, terutama keilmuan arsitektur. 2. Menumbuhkan rasa solidaritas sesama Mahasiswa Arsitektur Indonesia. 3. Menyelesaikan masalah mendadak yang terjadi di lapangan pada saat kegiatan.

23 c. Sasaran Kegiatan Mahasiwa Arsitektur Indonesia d. Waktu dan Tempat Kegiatan Hari : Senin Jumat Tanggal : 3-7 September 2012 Waktu : Selesai Tempat : Base Camp Peserta 10. MUSI RIVER TOUR a. Latar Belakang Sungai Musi merupakan sungai yang sangat luas serta panjang, dibandingkan dengan yang ditemukan di pulau besar Kalimantan. Sungai ini mengalir melalui kota palembang memotong kota ini menjadi dua bagian yaitu sebrang ulu dan sebrang ilir yang di hubungkan oleh sebuah jembatan yang menjadi icon kota ini yaitu jembatan Ampera. Sepanjang sungai ini banyak sekali daerah yang mengandung cerita-cerita sejarah dari kota Palembang di masa lampau. Di dalam sejarahnya sungai musi merupakan pusat perekonomian masyarakat Sumatra Selatan dan merupakan pusat dari kerajaan sriwijaya di zamannya.oleh karena itu, kami mengajak peserta Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (FK TKI-MAI) ke XXVII untuk mengenal dan mempelajari daerah yang menjadi pusat perekonomian sejarah kota ini. b. Nama Kegiatan MUSI RIVER TOUR FK TKI MAI 28 PALEMBANG c. Tujuan, dan Sasaran Kegiatan 1. Tujuan Kegiatan (a) memperkenalkan nilai nilai sejarah kota palembang kepada peserta Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia 28 (FK TKI-MAI 28)

24 (b) memperkenalkan icon palembang dan arsitektur yang merupakan peninggal sejarah kota ini. d. Sasaran Kegiatan Yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah : 1. Mahasiswa Arsitektur se-indonesia (500 orang peserta*) e. Tema Kegiatan Sebagai perwujudan dari pengenalan sejarah kota Palembang tepian, maka kegiatan ini mengangkat tema : Wisata sejarah kota Palembang f. Waktu dan Tempat Kegiatan Pelaksanaan kegiatan FK TKI MAI XXVI Palembang, Sumatera Selatan, akan berlangsung pada : Hari : Kamis Tanggal : 7 September 2012 Waktu : WIB s/d Selesai Tempat : Benteng kuto Besak Kota Palembang. g. Penanggung Jawab OLIVIA MAULITA (unsri)

25 11. PENUTUPAN a. Latar Belakang Upacara penutupan merupakan acara akhir dari rangkaian kegiatan FK TKI MAI yang wajib diikuti oleh seluruh peserta dan panitia kegiatan. Sehingga dapat mempererat tali persaudaraan yang terjalin selama kegiatan FK TKI MAI. Direncanakan akan langsung ditutup oleh Ketua Program Studi Arsitektur Universitas Sriwijaya. b. Tema Kegiatan Friendship Night! c. Tujuan Dan Sasaran 1. Tujuan (a) Peresmian penutupan oleh Ketua Program Studi Arsitektur. (b) Mengeratkan tali persahabatan melalui malam keakraban antar peserta FK TKI-MAI Sasaran (a) Mahasiswa Arsitektur se-indonesia (b) Pihak Akademisi d. Waktu Dan Tempat Kegiatan Hari : Minggu Tanggal : 7 September 2012 Waktu : WIB s/d Selesai Tempat : Base Camp Peserta

26 BAB III PESERTA FK TKI-MAI 28 PALEMBANG Daftar Peserta Penuh FK TKI-MAI XXVIII Berdasarkan Institusi Pada Masing-masing Rayon : I. RAYON I, DKI Jakarta 1. Universitas Muhammadiyah, Jakarta 2. Universitas Kristen Indonesia, Jakarta 3. Universitas Pancasila, Jakarta 4. Universitas Tri Sakti, Jakarta 5. Universitas Indonesia, Jakarta 6. Universitas Tarumanegara, Jakarta 7. Universitas Jakarta, Jakarta 8. Universitas Krisnadwipayana, Jakarta 9. Institut Sains dan Teknologi Nasional, Jakarta 10. Institut Teknologi Indonesia, Jakarta 11. Universitas Borobudur, Jakarta 12. Universitas Mpu Tantular, Jakarta 13. Universitas Mercu Buana, Jakarta 14. Universitas Bung Karno, Jakarta 15. Universitas Persada Indonesia, Jakarta 16. Universitas Negeri, Jakarta 17. Universitas Pelita Harapan, Tangerang 18. Universitas Jayabaya, Jakarta 19. Universitas Budi Luhur, Jakarta 20. Universitas Gunadarma, Jakarta II. RAYON II, Jawa Barat 1. Universitas Winaya Mukti,Bandung 2. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung 3. Universitas Katholik Parahiyangan, Bandung 4. Institut Teknologi Bandung, Bandung 5. Institut Teknologi Nasional, Bandung 6. Universitas Langlangbuana, Bandung

27 7. Institut Teknologi Adityawarman, Bandung 8. Institut Keguruan Ilmu Pengetahuan, Bandung 9. Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Indonesia, Bandung 10. Sekolah Tinggi Teknologi, Garut 11. Sekolah Tinggi Teknologi, Bandung 12. Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon 13. UNIKOM, Bandung III. RAYON III, Jawa Tengah 1. Universitas Tunas Pembangunan, Surakarta 2. Universitas Katholik Soegiapranata, Semarang 3. Universitas Sebelas Maret, Surakarta 4. Universitas Diponegoro, Semarang 5. Universitas Tujuh Belas Agustus 1945, Semarang 6. Universitas Muhammadiyah, Surakarta 7. Universitas Negeri Semarang, Semarang IV. RAYON IV, Daerah Istimewa Yogyakarta 1. Akademi Teknik Arsitektur (ATA) YPKN, Yogyakarta 2. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta 3. Universitas Atma Jaya, Yogyakarta 4. Universitas Widya Mataram, Yogyakarta 5. Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta 6. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta V. RAYON V, Jawa Timur 1. Universitas Merdeka, Surabaya 2. Universitas Kristen Petra, Surabaya 3. Institut Teknologi 10 November, Surabaya 4. Universitas Tujuh Belas Agustus, Surabaya 5. Institut Teknologi Adhi Thama, Surabaya 6. Institut Teknologi Nasional, Malang 7. Universitas Brawijaya, Malang 8. Universitas Merdeka, Malang

28 9. Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jawa Timur 10. Politeknik Negri Pontianak, Kalimantan Barat 11. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin 12. Universitas Darul Ulum, Lamongan, Jawa Timur VI. RAYON VI, Bali 1. Universitas Udayana, Bali 2. Universitas Warmadewa, Denpasar 3. Universitas Dwijendra, Denpasar 4. Universitas Ngurah Rai, Denpasar 5. Universitas Katholik Widya Mandira, Kupang VII. RAYON VII, Sulawesi Selatan 1. Universitas Hasanuddin, ujung Pandang 2. Universitas PEPABRI, Ujung Pandang 3. Universitas Muslim Indonesia, Ujung Pandang 4. Universitas Negeri Makassar, Ujung Pandang 5. Universitas 45, Ujung Pandang 6. Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar VIII. RAYON VIII, Sumatera Barat 1. Universitas Bung Hatta, Padang 2. Universitas Ekasakti, Padang 3. Universitas Muhammadiyah Padang IX. RAYON IX, Riau 1. Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru X. RAYON X, Sulawesi Tengah 1. Universitas Tadulako, Palu 2. Universitas Madako, Toli-Toli XI. RAYON XI, Sulawesi Utara 1. Universitas Sam Ratulangi, Manado

29 2. Institut Teknologi Minaesa, Manado 3. Universitas Kristen Tomohon, Manado 4. Universitas Nusantara, Manado XII. RAYON XII, Sumatera Utara 1. Universitas Medan Area, Medan 2. Institut Teknologi Medan, Medan 3. Institut Sains dan Teknologi TD. Pardede, Medan 4. Universitas Sisingamangaraja XII, Medan 5. Universitas Sumatra Utara, Medan 6. Universitas ST. Thomas, Medan XIII. RAYON XIII, Sulawesi Tenggara 1. Universitas Haluoleo, Kendari XIV. RAYON XIV, Nanggroe Aceh Darussalam 1. Universitas Syiah Kuala, Aceh 2. Universitas Muhammadiyah, Aceh 3. Universitas Malikul Saleh, Aceh XV. RAYON XV, Sumatera Selatan 1. Universitas Muhammadiyah, Palembang 2. Universitas Sriwijaya, Palembang XVI. RAYON XVI, Nusa Tenggara Timur 1. Universitas Katholik Widya Mandira, Kupang XVII. RAYON XVII, Maluku Utara 1. Universitas Khairun (Unkhair), Ternate XVIII. RAYON XVIII, Gorontalo 1. Universitas Ichsan, Gorontalo 2. Universitas Gorontalo, Gorontalo 3. Universitas Negri Gorontalo, Gorontalo

30 Daftar Peserta Peninjau FORMASI TNT 27 Berdasarkan Institusi Masing- Masing 1. Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan 2. Universitas Negri Medan, Medan 3. Universitas Negri Padang, Padang 4. Sekolah Tinggi Teknik Musi, Palembang 5. Universitas Indo Global Mandiri, Palembang 6. Universitas Tridinanti, Palembang 7. Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo, Jakarta Timur 8. Sekolah Tinggi Teknik Indonesia, Jakarta Pusat 9. Institut Teknologi Budi Utomo, Jakarta Timur 10. Universitas Bina Nusantara, Jakarta Barat 11. Universitas Islam Atthairiah, Jakarta Selatan 12. Universitas Islam Az-zahra, Jakarta Selatan 13. Universitas satyagama, Jakarta Barat 14. STT, Kuta Waringin, Subang 15. Universitas Al-Falah, Surabaya 16. Universitas Harauma Cendika, Surabaya 17. Universitas Negri Yogyakarta, Yogyakarta 18. Universitas Surakarta, Surakarta 19. Universitas Wijaya Kusuma, Purwokerto 20. Universitas Islam Majapahit, Mojokerto 21. STT Pramita, Tanggerang 22. Universitas Pandanaran, Semarang 23. ITSB, Bandung 24. Universitas Negri Manado, Manado 25. STK Bina Taruna, Gorontalo 26. Universitas Kristen Indonesia, Toraja 27. Universitas Sari Putra Indonesia, Tomohon 28. Universitas Tompotika, Luwuk 29. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin 30. Universitas Palangkaraya, Palangkaraya 31. Institut Sains Teknologi Jayapura, Papua

31 BAB IV METODE PELAKSANAAN KEGIATAN I. UPACARA PEMBUKAAN 1. Agenda Kegiatan WAKTU ACARA Registrasi peserta Tari pembukaan ( Gending Sriwijaya) Pembukaan oleh mc Menyanyikan lagu indonesia raya Sambutan dan laporan Ketua pelaksana Sambutan-sambutan - Sambutan Ketua FMA - Sambutan Rektor Perwakilan - Sambutan Sambutan Gubernur Sumsel Pembacaan doa Acara hiburan - Peresmian pembukaan kegiatan FK TKI MAI 28 oleh Gubernur Sumatera Selatan Pemberian ID Card secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Selatan sebagai tanda penyambutan peserta FK TKI-MAI XVIII di Palembang, Sumatera Selatan Penutupan acara oleh MC

32 2. Panitia Penaksana KOORDINATOR : SISKA HARYANTI ANGGOTA : Syidi Ghazalba Indah permata Sari Rossi Nurhalimah Andri Delpi Arsinta Wahyu Rianda Intan Kusuma Wardani Fiera Alifa Sri Lilianti Komariah Sugeng Widianto Dewi Mayasari Harry Agusta Raden Ayu Nur Nabillah II. FORUM KOMUNIKASI a. Bentuk dan mekanisme sidang 1. Sidang Pleno I Forum komunikasi (hari pertama) Agenda Sidang Pleno I : a. Pembukaan sidang b. Pemilihan presidium sidang c. Pembacaan tata tertib dan agenda sidang d. Pengesahan agenda sidang dan tata tertib sidang lewat lembaran konsideran 2. Sidang pleno rayon (hari kedua) Agenda SIdang Pleno II a. Inventarisasi masalah dari tiap rayon yang sudah diklasifikasikan kedalam permasalahan keorganisasian, pendidikan,dan pengabdian masyarakat b. Penempatan masalah pada siding komisi yang bersangkutan c. Menentukan batas-batas pembahasan masalah yang dilakukan sidang komisi,terutama pada masalah yang harus dibahas pada lebih dari satu komisi

33 3. Sidang Pleno III (hari kedua,dan ketiga) Agenda SIdang Pleno III a. Pembahasan masalah seperti yang diinventarisasikan dan ditentukan skala prioritas serta batasan pembahasan b. Pada sidang komisi jalur informasi antar sidang-sidang komisi satu dengan yang lainnya tetap terbuka 4. Sidang pleno IV (hari keempat) Agenda Sidang Pleno IV a. Menyelesaikan dan dan mengkonfirmasikan secara resmi rancangan kesepakatan dengan cara-cara komisi,dengan catatan terbatas pada hal-hal yang bersifat redaksional. b. Tim perumus menginformasikan hasil monitoring sebagai bahan evaluasi dan informasi untuk lebih meningkatkan kualitas rancangan kesepakatan. c. Mengkomunikasikan hasil sidang pleno komisi yang dalam hal ini adalah rancangan kesepakatan sidang-sidang pleno komisi kepada institusi yang hadir. d. Mengesahkan hasil kesepakatan sidang. Catatan : a. Komisi menunjuk satu orang juru bicara yang akan berhak berbicara pada sidang pleno institusi b. Komisi disertai dua orang pendamping untuk menginformasikan hal-hal yang dianggap penting. b. Ketentuan - ketentuan I. Ketentuan Peserta sidang FK TKI MAI Peserta sidang adalah mahasiswa arsitektur yang secara resmi dan sah terdaftar sebagai mahasiswa Arsitektur pada institusi yang telah terdaftar sebagai anggota FK-TKI MAI yang ditandai dengan menunjukan

34 kartu tanda mahasiswa(ktm) dan Surat keterangan sebagai mahasiswa arsitektur dari Ketua Jurusan/Program Studiyang khusus dibuat untuk keperluan sidang. a. Ketentuan peserta sidang FK TKI MAI i. Adalah mahasiswa arsitektur delegasi dari institusi yang ikut berpartisipasi dalam TKI MAI akan tetapi belum terdaftar sebagai anggota penuh,dalam artian institusi tempat peserta tersebut baru pertama kali mengikuti FK TKI MAI. ii. Mahasiswa senior yang bertindak atau memposisikan diri selaku pengamat khusus pada sidang FK TKI MAI. Catatan : Peninjau tidak mempunyai hak bicara dalam sidang,namun dpat memberikan informasi jika diminta. II. Ketentuan SC dan juru bicara FK TKI MAI a. SC ( sterring commite) : diprioritaskan kepada mereka yang sudah dua kali mengikuti FK TKI MAI. b. Juru Bicara : Pernah mengikuti FK TKI MAI III. Ketentuan pengamat khusus FK TKI MAI a. Pengertian : Pengamat khusus adalah mahasiswa senior (termasuk yang sudah menyelesaikan pendidikan) yang pernah ikut terlibat dalam forum komunikasi dan bertugas mengamati segala persoalam dan hasil dalam sidang forkom. b. kriteria : i. Minimal pernah tiga kali mengikuti forum komunikasi,diharapkan satu kali menjadi pembicara rayon / menangani kasus khusus. ii. Bersatu sebagai individu dalam atri tidak membawa nama kelembagaan, instansi, dan organisasi profesi pada saat menjadi pengamat khusus.

35 c. Hak dan Kewajiban : i. Diharapkan kehadirannya dalam sidang komisi maupun sidang pleno Forum Komunikasi Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia. ii. Berstatus sebagai peninjau,tidak memiliki hak bicara, dan dapat memberikan informasi jika diminta. c. TATA TERTIB UMUM PERSIDANGAN FK TKI MAI Peserta telah hadir 15 menit sebelum sidang dimulai Peserta diwajibkan mengikuti persidangan dengan tertib dan seksama Aturan persidangan : 1. Persidangan dipimpin oleh pimpinan sidang berbentuk presidium 2. Presidium terdiri dari tiga orang 3. Pimpinan sidang ( Presidium ) dipilih oleh peserta siding 4. Pengambilan kesepakatan diambil secara musyawarah mufakat 5. Apabila pengambilan kesepakatan tidak dapat ditentukan secara musyawarah mufakat maka dilakukan lobby yang waktunya disepakati oleh peserta sidang. d. Panitia Pelaksana Koordinator : Galuh Sasmita Ari Febrianto Dhini putri Rakhmi pratiwi Muhammad Kukuh Wibowo A.Imam Satria Lestama Arif Kusuma Ramadhan Efrizal Hidayatullah

36 III. SEMINAR NASIONAL 1. Bentuk dan Mekanisme Kegiatan a. Pembicara diharuskan menyerahkan/mengirimkan makalah kepada panitia selambat-lambatnya 25 Agustus 2012 untuk digandakan b. Masing masing pembicara menyajikan/membawakan makalah dengan sub-topik yang sesuai dengan permintaan panitia c. Memberikan pemecahan masalah dan saran atas segala sesuatu yang menyangkut disiplin ilmu arsitektur. 2. Ketentuan Umum a. Peserta yang mengikuti kegiatan ini harus terlebih dahulu mendaftar di panitia dan telah melunasi konstribusi peserta b. Peserta yang mengikuti kegiatan ini harus mengisi formulir pendaftaran dan mengembalikan kepada panitia FK TKI-MAI 28 Palembang paling lambat tanggal 2 September c. Formulir dapat diambil pada panitia FK TKI-MAI 28 Palembang atau website FK TKI-MAI 28 Palembang. 3. Ketentuan Khusus Konstribusi peserta dibagi dalam beberapa kelompok antara lain : a. Kelompok pelajar dan mahasiswa Rp b. Kelompok akademisi, pemerintah dan praktisi Rp c. Kelompok pemerhati dan masyarakat umum Rp Fasilitas Seminar a. Seminar kit (sertifikat, makalah, id card, pin sebagai kenang-kenangan, note book, bulpoin dan tas) b. Makan siang dan coffe break.

37 5. Agenda Kegiatan WAKTU KEGIATAN Registrasi peserta Pembukaan oleh ketua program studi Arsitektur unsri Pemutaran video mengenai kawasan marginal pinggiran sungai musi Materi seminar oleh Yu sing Sesi tanya jawab Coffe Break Materi seminar oleh Dr. Johannes Adiyanto, ST, MT Sesi tanya Jawab Penutup 6. Panitia Pelaksana Koordinator : Arief Budiman (unsri) Anggota : Stefanus Ndara Baba (STT MUSI) Try Adyuliama zayarini (UNSRI) IV. PENGABDIAN MASYARAKAT 1. BENTUK KEGIATAN Bentuk kegiatan adalah suatu karya nyata yang melibatkan peserta TKI-MAI dan masyarakat setempat secara swadaya untuk memperbaiki dan membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi suatu kontribusi peserta kepada masyarakat setempat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan permukiman. 2. MEKANISME KEGIATAN Pelaksaanaan acara : a. Survey, pengenalan mengenai kondisi lokasi maupun kondisi sosial masyarakat desa Sungai Pedado kepada pesertatki-mai. Diharapkan pengenalan ini dapat

38 memberi gambaran kepada peserta TKI-MAI akan potensi dan karakter dari lokasi setempat. b. Identifikasi permasalahan dari lokasi setempat sebagai data bagi peserta dalam melakukan rencana kegiatan selanjutnya. c. Penjelasan teknis kegiatan antar peserta dan masyarakat setempat untuk membangun fasilitas umum seperti wc umum dan tempat pembuangan sampah. d. Pembagian tugas, peserta kegiatan dibagi menjadi 5 kelompok. e. Eksekusi kegiatan 3. Pedoman Kegiatan: a. Peserta kegiatan : max 10 orang untuk setiap rayon b. Setiap peserta wajib mengikuti seluruh kegiatan berdasarkan petunjuk panitia pelaksana. c. Peserta kegiatan diinapkan di rumah masyarakat setempat 4. JADWAL KEGIATAN : Hari 1.Selasa 4 September Perjalanan ke lapangan Pembukaan acara di Sungai Pedado Briefing singkat dan pembagian kelompok Pengamatan Lapangan Ishoma Eksekusi kegiatan selesai Istirahat di rumah masyarakat setempat

39 Hari 2.Rabu 5 September Diskusi singkat Lanjutan eksekusi kegiatan Ishoma Eksekusi kegiatan selesai Istirahat di rumah masyarakat setempat Hari 3.Kamis 6 September Diskusi singkat Lanjutan eksekusi kegiatan Ishoma Eksekusi kegiatan Membersihkan alat kegiatan Penutupan Pulang ke penginapan 5. KONDISI EXISTING Adapun dipilihnya Desa Sungai Pedado sebagai lokasi kegiatan pengabdian masyarakat FK TKI-MAI 28 adalah: a. Lokasi terletak jauh dari pusat kota Palembang sehingga kurang diperhatikan. b. Hampir tidak ada jalur transportasi dan angkutan umum sehingga hampir tidak ada komunikasi dengan daerah luar. c. Kondisi masyarakat yang minim pendidikan.

40 d. Tidak adanya tempat pembuangan sampah. e. Jumlah wc umum yang sangat sedikit,hanya 8 unit untuk 200 KK. f. Letak desa Sungai Pedado dapat dilihat pada gambar di bawah ini: Peta Lokasi dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

41 Berikut adalah foto-foto yang diambil dari lokasi:

Gembira Ikut si KUMIS (Kompetisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis)

Gembira Ikut si KUMIS (Kompetisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis) I. JUDUL KEGIATAN Gembira Ikut si KUMIS (Kompetisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis) II. LATAR BELAKANG Setiap orang memiliki potensi dan talenta dalam dirinya yang dapat dikembangkan dan terus digali. Potensi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

RELOKASI KANTOR DPRD KABUPATEN EMPAT LAWANG TA 110

RELOKASI KANTOR DPRD KABUPATEN EMPAT LAWANG TA 110 BERITA ACARA SIDANG KELAYAKAN LAPORAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Dengan ini dinyatakan telah dilaksanakan sidang kelayakan Laporan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A)

Lebih terperinci

SEMINAR NASIONAL PEMBUATAN TEXTBOOK HUKUM BERSAMA & TEMU PENULIS BUKU-BUKU HUKUM KE VII SE-INDONESIA. Denpasar-Bali, 5 September 2012 (tentatif)

SEMINAR NASIONAL PEMBUATAN TEXTBOOK HUKUM BERSAMA & TEMU PENULIS BUKU-BUKU HUKUM KE VII SE-INDONESIA. Denpasar-Bali, 5 September 2012 (tentatif) SEMINAR NASIONAL PEMBUATAN TEXTBOOK HUKUM BERSAMA & TEMU PENULIS BUKU-BUKU HUKUM KE VII SE-INDONESIA Denpasar-Bali, 5 September 2012 (tentatif) Diselenggarakan atas Kerja Sama antara Fakultas Hukum Universitas

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor 2 Tahun 2014 tentang PEDOMAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS WIDYA DHARMA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor 2 Tahun 2014 tentang PEDOMAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS WIDYA DHARMA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor 2 Tahun 2014 tentang PEDOMAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Rektor Universitas Widya Dharma Klaten Menimbang

Lebih terperinci

Daftar Kegiatan Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HIMA TG) Haluoleo UHO. Yang Sudah Terlaksana. Peserta Kegiatan. Mahasiswa.

Daftar Kegiatan Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HIMA TG) Haluoleo UHO. Yang Sudah Terlaksana. Peserta Kegiatan. Mahasiswa. HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK GEOFISIKA () HALUOLEO Sekretariat :KampusBumiTridharma Fakultas MIPA Gedung A Lantai 3, Hp. 082323362136 No 1 2 3 Nama Kegiatan Kuliah Lapangan I (-UGM) Pemetaan Cekungan Wilayah

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 LEMBAGA PENGEMBANGAN PENALARAN DAN PENELITIAN MAHASISWA EKONOMI (LP3ME) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG PETUNJUK

Lebih terperinci

SEMINAR NASIONAL DAN RAPAT TAHUNAN

SEMINAR NASIONAL DAN RAPAT TAHUNAN SEMINAR NASIONAL DAN RAPAT TAHUNAN BIDANG MIPA BKS-PTN BARAT TAHUN 2015 Auditorium Universitas Tanjungpura Pontianak, 6 s.d 9 Mei 2015 Website: semirata2015.mipa.untan.ac.id Semirata2015 BKS-PTN Barat

Lebih terperinci

KEGIATAN RAPAT KERJA HIMPUNAN MAHASISWA PERPAJAKAN PERIODE 2014-2015

KEGIATAN RAPAT KERJA HIMPUNAN MAHASISWA PERPAJAKAN PERIODE 2014-2015 I. PENDAHULUAN KEGIATAN RAPAT KERJA HIMPUNAN MAHASISWA PERPAJAKAN Dengan telah terpilihnya dan telah dilantiknya Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Perpajakan (HIMAPPA) periode 2014-2015 melalui serah terima

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2012 NOMOR 17 A PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 17 A TAHUN 2012 TENTANG MEKANISME DAN TATA CARA PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR : 1 TAHUN 2012 TENTANG LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU,

PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR : 1 TAHUN 2012 TENTANG LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU, PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR : 1 TAHUN 2012 TENTANG LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mempertahankan dan melestarikan adat

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERASITAS HALU OLEO

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERASITAS HALU OLEO STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERASITAS HALU OLEO DOKUMEN LEVEL KODE STANDAR OPERATING PROCEDURE JUDUL:KEGIATAN KEMAHASISWAAN TANGGAL DIKELUARKAN AREA NO REVISI : 00 TUJUAN 1.

Lebih terperinci

PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN

PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BINTAN NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BINTAN, Menimbang:

Lebih terperinci

TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN. 2. Bersedia menghadiri rangkaian acara ICN 2015 pada tanggal 28-30 Mei 2015.

TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN. 2. Bersedia menghadiri rangkaian acara ICN 2015 pada tanggal 28-30 Mei 2015. Syarat Pendaftaran TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN 1. Merupakan mahasiswa/i aktif S1/D3/sederajat dari perguruan tinggi negeri/swasta di seluruh Indonesia hingga acara ICN 2015 berakhir (28-30 Mei 2015)

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa pembangunan perekonomian nasional bertujuan

Lebih terperinci

PROPOSAL PELAKSANAAN REUNI PERAK SMAN IV ANGKAT CANDUNG ( 1990 2015 )

PROPOSAL PELAKSANAAN REUNI PERAK SMAN IV ANGKAT CANDUNG ( 1990 2015 ) PROPOSAL PELAKSANAAN REUNI PERAK SMAN IV ANGKAT CANDUNG ( 1990 2015 ) PENDAHULUAN Menjadi siswa siswi di SMAN IV Angkat Candung adalah suatu kebanggan. Kenangan dikala remaja semasa sekolah yang penuh

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN KERJA SAMA DEPARTEMEN DALAM NEGERI DAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA NIRLABA LAINNYA DALAM BIDANG KESATUAN

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KUTAI KARTANEGARA, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

Lomba Desain Rumah Kokoh

Lomba Desain Rumah Kokoh Lomba Desain Rumah Kokoh PROLOG Rumah adalah salah satu bangunan yang dijadikan tempat tinggal oleh manusia selama jangka waktu tertentu (biasanya lama). Karena itu rumah haruslah kokoh. Kokoh disini tidak

Lebih terperinci

MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA

MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini begitu banyak perubahan baik dalam kalangan masyarakat umum ataupun

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI INOVASI ALAT PENANGKAP IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI INOVASI ALAT PENANGKAP IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN PETUNJUK TEKNIS KOMPETISI INOVASI ALAT PENANGKAP IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN SATUAN KERJA DIREKTORAT KAPAL PERIKANAN DAN ALAT PENANGKAP IKAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP TAHUN 2015 I PENDAHULUAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN1992 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN1992 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN1992 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Koperasi, baik sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan

Lebih terperinci

SOP KEANGGOTAAN PERHIMPUNAN AHLI TEKNOLOGI PANGAN INDONESIA (PATPI) NOMOR : 01/SOP-PATPI/II/2013/R-0

SOP KEANGGOTAAN PERHIMPUNAN AHLI TEKNOLOGI PANGAN INDONESIA (PATPI) NOMOR : 01/SOP-PATPI/II/2013/R-0 SOP KEANGGOTAAN PERHIMPUNAN AHLI TEKNOLOGI PANGAN INDONESIA (PATPI) NOMOR : 01/SOP-PATPI/II/2013/R-0 1. Tujuan : Memberikan pedoman tentang status, jenis keanggotaan serta pendaftaran anggota PATPI 2.

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL UNIT KEGIATAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2012

PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL UNIT KEGIATAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2012 PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL UNIT KEGIATAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2012 I. PENDAHULUAN Unit Kegiatan Ilmiah Mahasiswa merupakan suatu wadah bagi

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG RINCIAN TUGAS LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI ACEH, PROVINSI SUMATERA UTARA, PROVINSI RIAU,

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR (AD) AMAN Ditetapkan oleh Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-Empat (KMAN IV) Tobelo, 24 April 2012

ANGGARAN DASAR (AD) AMAN Ditetapkan oleh Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-Empat (KMAN IV) Tobelo, 24 April 2012 ANGGARAN DASAR (AD) AMAN Ditetapkan oleh Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-Empat (KMAN IV) Tobelo, 24 April 2012 BAB I NAMA, BENTUK, WAKTU DAN KEDUDUKAN Pasal 1 1) Organisasi ini bernama Aliansi Masyarakat

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS INDONESIA

PEDOMAN PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS INDONESIA PEDOMAN PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS INDONESIA SUB DIREKTORAT OLAHRAGA DAN KEPEDULIAN PADA MASYARAKAT DIREKTORAT KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS INDONESIA DEPOK 2015 PENJELASAN UMUM a. Latar Belakang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Koperasi, baik sebagai gerakan ekonomi rakyat

Lebih terperinci

Petunjuk Teknis Lomba My Idea Jenjang SMP Kategori Ilmu Sosial Kemah Ilmiah TIK tahun 2015

Petunjuk Teknis Lomba My Idea Jenjang SMP Kategori Ilmu Sosial Kemah Ilmiah TIK tahun 2015 Petunjuk Teknis Lomba My Idea Jenjang SMP Kategori Ilmu Sosial Kemah Ilmiah TIK tahun 2015 DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG KEDUDUKAN PROTOKOLER DAN KEUANGAN PIMPINAN DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

Pengumuman Hasil Lomba Foto Terima Kasih Polisi-ku. Oleh : Sekretariat PPWI Sabtu, 13 Desember 2014 03:41

Pengumuman Hasil Lomba Foto Terima Kasih Polisi-ku. Oleh : Sekretariat PPWI Sabtu, 13 Desember 2014 03:41 KOPI, Jakarta Menjelang menutup tahun 2014, Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia bekerjasama dengan Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan NET-TV, menyelenggarakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH TENTANG TATA TERTIB DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS PROGRAM KB NASIONAL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011

PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS PROGRAM KB NASIONAL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011 PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS PROGRAM KB NASIONAL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011 A. LATAR BELAKANG Dalam kurun waktu 5 tahun ke depan tepatnya tahun 2015, pemerintah ingin meraih

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 77 / HUK / 2010 TENTANG PEDOMAN DASAR KARANG TARUNA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 77 / HUK / 2010 TENTANG PEDOMAN DASAR KARANG TARUNA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 77 / HUK / 2010 TENTANG PEDOMAN DASAR KARANG TARUNA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Karang

Lebih terperinci

FORMULIR PENDAFTARAAN KEPERSERTAAN LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) KREASI DAN INOVASI (KRENOVA) DAN UNGGULAN TAHUN 2015 TINGKAT KOTA BATAM

FORMULIR PENDAFTARAAN KEPERSERTAAN LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) KREASI DAN INOVASI (KRENOVA) DAN UNGGULAN TAHUN 2015 TINGKAT KOTA BATAM Ditjen PMD - Kemendagri FORMULIR PENDAFTARAAN KEPERSERTAAN LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) KREASI DAN INOVASI (KRENOVA) DAN UNGGULAN TAHUN 2015 TINGKAT KOTA BATAM Pedoman Umum Penilaian Gelar TTG Nasional

Lebih terperinci

QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PENGHAPUSAN KELURAHAN DAN PEMBENTUKAN GAMPONG DALAM KABUPATEN BIREUEN BUPATI BIREUEN

QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PENGHAPUSAN KELURAHAN DAN PEMBENTUKAN GAMPONG DALAM KABUPATEN BIREUEN BUPATI BIREUEN QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PENGHAPUSAN KELURAHAN DAN PEMBENTUKAN GAMPONG DALAM KABUPATEN BIREUEN BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA BUPATI BIREUEN Menimbang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TEN TANG RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TEN TANG RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2011 TEN TANG RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pendirian Yayasan di Indonesia selama ini dilakukan

Lebih terperinci

PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH

PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Desa memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam

Lebih terperinci

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 1. Pendahuluan Menurut peraturan pemerinath nomor 30 tahun 1990, pendidikan tinggi diselenggarakan dengan dua tujuan yaitu: 1. Menyiapkan

Lebih terperinci

PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI

PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 111 ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a.

Lebih terperinci

Jumlah Anggota Senat Unsri

Jumlah Anggota Senat Unsri PEMILIHAN REKTOR UNIVERSITAS SRIWIJAYA MASA JABATAN 2015-2019 Anggota senat Universitas Sriwijaya (Unsri) sebanyak 97 orang per 10 Juni 2015 berdasarkan data dari Sekretariat Senat Unsri yang akan melakukan

Lebih terperinci

PELATIHAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG

PELATIHAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PELATIHAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG Ketua : Fridayana Yudiaatmaja, M.Sc / 0012047414 Anggota

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan pemilihan umum

Lebih terperinci

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH Syarat dan Ketentuan Lomba 1. Karya tulis adalah hasil penelitian yang telah dilakukan (bukan kajian pustaka ataupun usulan penelitian) 2. Karya tulis adalah hasil pemikiran

Lebih terperinci

KETENTUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) MAHASISWA NASIONAL

KETENTUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) MAHASISWA NASIONAL KETENTUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) MAHASISWA NASIONAL A. DEFINISI Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Mahasiswa (LKTI) merupakan salah satu dari runtutan acara yang ada di dalam PEKAN EKONOMI NASIONAL

Lebih terperinci

Penjelasan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik... 133 I. Umum... 133 II. Pasal Demi Pasal...

Penjelasan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik... 133 I. Umum... 133 II. Pasal Demi Pasal... DAFTAR ISI Hal - Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum... - BAB I Ketentuan Umum... 4 - BAB II Asas Penyelenggara Pemilu... 6 - BAB III Komisi Pemilihan

Lebih terperinci

MASTEL MASYARAKAT TELEMATIKA INDONESIA The Indonesian Infocom Society

MASTEL MASYARAKAT TELEMATIKA INDONESIA The Indonesian Infocom Society MASTEL MASYARAKAT TELEMATIKA INDONESIA The Indonesian Infocom Society ANGGARAN DASAR ANGGARAN RUMAH TANGGA 2003-2006 ANGGARAN DASAR MASTEL MUKADIMAH Bahwa dengan berkembangnya teknologi, telah terjadi

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI PROVINSI JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk memacu

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

kandungan, keterpaduan

kandungan, keterpaduan FORUM KOORDINASI KEBIJAKAN SDAL 1. PENDAHULUAN Perhatian pada bidang kelautan saat ini telah berkembang dengan pesat. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan yang antara lain ditujukan untuk terwujudnya ketersediaan

Lebih terperinci

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3 I. TUJUAN Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Tugas Akhir (TA) di D3 Teknik Informatika. II. DASAR PENETAPAN Aturan pengajuan proposal TA mahasiswa pada Program D3 Teknik Informatika dibuat berdasarkan:

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN BAGI PESERTA KOMPETISI DALAM TGC IN ACTION 2013

PETUNJUK PELAKSANAAN BAGI PESERTA KOMPETISI DALAM TGC IN ACTION 2013 PETUNJUK PELAKSANAAN BAGI PESERTA KOMPETISI DALAM TGC IN ACTION 2013 Deskripsi Kegiatan TGC In Action merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung pada bulan November 2013. Kegiatan ini bertema Lestarikan

Lebih terperinci

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator

Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Kerangka Acuan Development Study Tour Teknologi Tepat Guna Geng Motor imut: Digester Portable Biogas dan Desalinator Latar Belakang Berbagi ilmu. Inilah yang mendorong sekelompok pemuda asal Kupang melakukan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pemilihan umum secara langsung

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 1999 TENTANG KAWASAN SIAP BANGUN DAN LINGKUNGAN SIAP BANGUN YANG BERDIRI SENDIRI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 1999 TENTANG KAWASAN SIAP BANGUN DAN LINGKUNGAN SIAP BANGUN YANG BERDIRI SENDIRI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 1999 TENTANG KAWASAN SIAP BANGUN DAN LINGKUNGAN SIAP BANGUN YANG BERDIRI SENDIRI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : Mengingat : Menetapkan :

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A220110047

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A220110047 MUATAN MATERI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA DAN PELAKSANAANNYA DALAM PROSESS PEMBELAJARAN (Analisis Isi Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk Siswa Kelas VIII Terbitan Kemendikbud

Lebih terperinci

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA PEMBENTUKAN KANTOR REGIONAT XIII DAN KANTOR REGIONAL XIV NOMOR 20 TAHUN 2014 TANGGAL.. 21 JULI 2OT4 NOMOR 20 TAHUN 20 14 TBNTANG PEMBENTUKAN KANTOR REGIONAL XIII DAN KANTOR REGIONAL XIV DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

Onduline Green Roof Award ke-2

Onduline Green Roof Award ke-2 Onduline Green Roof Award ke-2 PERSYARATAN KARYA : 1. Peserta bebas menentukan desain penyelesaian dan instalasi bentuk atap sesuai dengan Iklim Tropis Indonesia, namun dapat tetap diaplikasikan di lapangan,

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KEPULAUAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10.TAHUN 2009... TENTANG KEPARIWISATAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10.TAHUN 2009... TENTANG KEPARIWISATAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10.TAHUN 2009... TENTANG KEPARIWISATAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa keadaan alam, flora, dan fauna, sebagai

Lebih terperinci

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR MAJELIS WALI AMANAT INSTITUT PERTANIAN BOGOR Menimbang : a. bahwa Majelis Wali Amanat

Lebih terperinci

Susunan Kegiatan Pekan Orientasi Siswa Baru 2013. Susunan Acara Serah Terima Siswa Baru Tahun Pelajaran 2013-2014

Susunan Kegiatan Pekan Orientasi Siswa Baru 2013. Susunan Acara Serah Terima Siswa Baru Tahun Pelajaran 2013-2014 Susunan Kegiatan Pekan Orientasi Siswa Baru 2013 Minggu, 30 Juni 2013 1 07.00-12.00 Check in Posba Lobby,, Seluruh Panitia Asrama 2 12.00-13.00 Shalat dan Makan Siang Kantin dan Seksi Acara 3 13.00-15.00

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PRT/M/2015 TENTANG KOMISI IRIGASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PRT/M/2015 TENTANG KOMISI IRIGASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17/PRT/M/2015 TENTANG KOMISI IRIGASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. http://www.linkedin.com/company/pt-jasa-raharja-persero- diakes pada tanggal 24 April 2014

BAB I PENDAHULUAN. http://www.linkedin.com/company/pt-jasa-raharja-persero- diakes pada tanggal 24 April 2014 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebagai Negara berkembang Indonesia terus mengalami perkembangan dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pembangunan. Pembangunan menandakan majunya suatu

Lebih terperinci

KETENTUAN PERSI AWARDS IHMA 2014

KETENTUAN PERSI AWARDS IHMA 2014 KETENTUAN PERSI AWARDS IHMA 2014 1. Latar Belakang Perubahan lingkungan dalam dunia perumahsakitan dari waktu ke waktu semakin berkembang dengan pesat khususnya lingkungan eksternal (Kemajuan teknologi,

Lebih terperinci

JALAN SEHAT MINGGU PAGI

JALAN SEHAT MINGGU PAGI JALAN SEHAT MINGGU PAGI TERWUJUDNYA MASYARAKAT YANG SEHAT KELUARGA BESAR KKN IKIP PGRI SEMARANG TAHUN 2012 DI DESA NGOMBAK KECAMATAN KEDUNG JATI- GROBOGAN http://preindo.com 1 PROPOSAL I. PENDAHULUAN KKN

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang : a. Mengingat : 1. PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN RUMAH SUSUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG BARAT, bahwa rumah merupakan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk mewujudkan

Lebih terperinci

LOMBA INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) SE-ACEH V BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ACEH TAHUN 2014

LOMBA INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) SE-ACEH V BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ACEH TAHUN 2014 LOMBA INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) SE-ACEH V BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ACEH TAHUN 2014 Dalam rangka menstimulan dan menjaring ide-ide kreasi dan inovasi masyarakat serta menunjang pengembangan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.02/MEN/2009 TENTANG TATA CARA PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan

Lebih terperinci

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KOMISI INFORMASI Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

VI.7-1. Bab 6 Penataan Ruang dan Pembangunan Perkotaan Pembangunan Kota Baru. Oleh Suyono

VI.7-1. Bab 6 Penataan Ruang dan Pembangunan Perkotaan Pembangunan Kota Baru. Oleh Suyono 6.7 PEMBANGUNAN KOTA BARU Oleh Suyono BEBERAPA PENGERTIAN Di dalam Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Undang-undang Otonomi Daerah) 1999 digunakan istilah daerah kota untuk

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 08/PMK/2006 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM SENGKETA KEWENANGAN KONSTITUSIONAL LEMBAGA NEGARA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.207, 2014 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA LINGKUNGAN HIDUP. Hak Guna Air. Hak Guna Pakai. Hak Guna Usaha. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5578) PERATURAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA TUNTUTAN GANTI KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

MANAJEMEN DATA AKUN DYS, DAN PENILAI PERSEPSIONAL PT PENGUSUL: KOPERTIS WILAYAH 03 TAHUN 2014 SESI 3

MANAJEMEN DATA AKUN DYS, DAN PENILAI PERSEPSIONAL PT PENGUSUL: KOPERTIS WILAYAH 03 TAHUN 2014 SESI 3 MANAJEMEN DATA AKUN DYS, DAN PENILAI PERSEPSIONAL PT PENGUSUL: KOPERTIS WILAYAH 03 TAHUN 2014 SESI 3 Akun DYS Sertifikasi Dosen Tahun 2014 hanya dapat dilihat jika Perguruan Tinggi telah melaksanakan Laporan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PERTAHANAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTAHANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN

Lebih terperinci

- 458 - 2. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di bidang kebudayaan.

- 458 - 2. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di bidang kebudayaan. - 458 - Q. PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA 1. Kebijakan Bidang Kebudayaan 1. Kebudayaan 1. Rencana induk pengembangan kebudayaan 1. Rencana induk pengembangan kebudayaan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN ARSITEK INDONESIA

ANGGARAN DASAR IKATAN ARSITEK INDONESIA Edisi 2007, cetakan pertama 2007 Indonesian Institut e of Arc hitects... Member Institute of ARCASIA (Architects Regional Council Asia) National Section of UIA (Union Internationale des Architectes) Founder

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM

Lebih terperinci

TAHAPAN, PROGRAM DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KUBU RAYA TAHUN 2013

TAHAPAN, PROGRAM DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KUBU RAYA TAHUN 2013 Lampiran Nomor : Berita Acara Komisi Pemilihan Umum : 0 / BA / II / 01 TAHAPAN, PROGRAM DAN PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KUBU RAYA TAHUN 01 Lampiran : Keputusan Komisi Pemilihan

Lebih terperinci

CETAK BIRU EDUKASI MASYARAKAT DI BIDANG PERBANKAN

CETAK BIRU EDUKASI MASYARAKAT DI BIDANG PERBANKAN CETAK BIRU EDUKASI MASYARAKAT DI BIDANG PERBANKAN Kelompok Kerja Edukasi Masyarakat Di Bidang Perbankan 2007 1. Pendahuluan Bank sebagai lembaga intermediasi dan pelaksana sistem pembayaran memiliki peranan

Lebih terperinci

PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA DAN IPA TINGKAT SEKOLAH DASAR SE-BALI TAHUN 2014

PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA DAN IPA TINGKAT SEKOLAH DASAR SE-BALI TAHUN 2014 PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA DAN IPA TINGKAT SEKOLAH DASAR SE-BALI TAHUN 2014 A. Pendahuluan PROPOSAL KEGIATAN KOMPETISI MATEMATIKA DAN IPA TINGKAT SEKOLAH DASAR SE-BALI TAHUN 2014 Matematika

Lebih terperinci

- 524-1. Standar Pelayanan Pengkoordinasian Penyusunan Acara dan Pelaksanaan Keprotokolan Menteri Sekretaris Negara

- 524-1. Standar Pelayanan Pengkoordinasian Penyusunan Acara dan Pelaksanaan Keprotokolan Menteri Sekretaris Negara - 524 - C. Biro Tata Usaha 1. Standar Pelayanan Pengkoordinasian Penyusunan Acara dan Pelaksanaan Keprotokolan Menteri Sekretaris Negara STANDAR PELAYANAN PENGKOORDINASIAN PENYUSUNAN ACARA DAN PELAKSANAAN

Lebih terperinci

HARI HABITAT DUNIA 2013

HARI HABITAT DUNIA 2013 1 Kerangka Acuan Kerja SEMINAR HARI HABITAT DUNIA 2013 Tema: Kota Untuk Semua 1. Latar Belakang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah menetapkan Senin pertama bulan Oktober setiap tahun sebagai Hari Habitat

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa di dalam era perdagangan global, sejalan dengan konvensi-konvensi

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2007 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2007 TENTANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2007 TENTANG PEMERINTAHAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA SEBAGAI IBUKOTA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi.

FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi. FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi. Disampaikan Pada: DIKLAT KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SILIWANGI PERIODE II TAHUN AKADEMIK 2011/2012 FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Bagian

Lebih terperinci

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA A. Deskripsi Kegiatan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah 2015 (LKTI),

Lebih terperinci