Penyelesaian Soal Fisika UAN SMA 2000

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Penyelesaian Soal Fisika UAN SMA 2000"

Transkripsi

1 Penyelesaian Soal Fisika UAN SMA 000. Benda dengan massa 0 Kg berada di bidang mendatar kasar (µ s = 0,40 ; µ k = 0,35) g = 0 m/s. Bila benda diberi gaya horizontal yang tetap sebesar 30 N, Besarnya gaya gesekan yang bekerja pada benda tersebut adalah (A) 0 N (C) 30 N (E) 40 N (B) 5 N (D) 35 N f N = 00 N mg = 00 N F = 30 N f s Maks = µ s N = 0,40(00) = 40 N Karena F < f s maks. maka benda masih diam. Menentukan besar f s yang bekerja pada benda, gunakan Hukum I Newton untuk benda diam : Σ F = 0 F - f s = 0 f s = F = 30 N. Balok A massanya Kg, balok B massanya Kg. Balok B mula-mula diam, dan bergerak ke bawah sehingga menyentuh lantai setelah selang waktu A g = 0 µ K = 0, m s² B 5 m (A) sekon (B) 5 sekon (C) 5 sekon (D) 4 sekon (E) 3 sekon f k A µk = 0, 5 m m A = kg m B = kg B W = mb.g Percepatan sistem : F m B g - fk a = = m tot m A + m B (0) - µ k m A g a = + 0 0,()0 a = = m /s ² 3 Menentukan waktu yang dibutuhkan agar B tiba di tanah, digunakan rumus GLBB sebagai berikut : S = at ² t = S = 50 a t = 5 = 5 sekon

2 3. C Pada sistem kesetimbangan benda tegar seperti ganbar di samping, AB homogen panjang 80 cm, beratnya 8 N, berat beban = 30 N, BC adalah tali. Jika jarak AC = 60 cm, tegangan pada tali (dalam Newton) : (A) 36 (D) 65 B (B) 48 (E) 80 A (C) 50 beban C T Ty = T sin AB = 80 cm ; AC = 60 cm BC = 80² + 60² = 00 cm Syarat setimbang : A = 0 A 8 N T B 30 N 8 (½ AB) + 30 AB T sin α (AB) = 0 3 8(40) + 30(80) = T (80) 5 T = 3 T = 65 N 3 5 Jawaban : D 4. Sebuah gaya F = (i + 3j) N melakukan usaha dengan titik tangkapnya berpindah menurut r = (4i + aj) m dan vektor i dan j berturut-turut adalah vektor satuan yang searah dengan sumbu dan sumbu y pada koordinat Cartesian. Bila usaha itu bernilai 6 J maka nilai a sama dengan (A) 5 (C) 7 (E) (B) 6 (D) 8 Usaha = perkalian titik vektor gaya dengan vektor perpindahan W = F r 6 = (i + 3j)(4i + aj) 6 = 8 + 3a a = 8 /3 = 6 Jawaban : B 5. Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 80 meter dan kecepatan arus airnya 4 m /s. Bila perahu diarahkan menyilang tegak lurus sungai dengan kecepatan 3 m /s, maka setelah sampai di seberang perahu telah menempuh lintasan sejauh (A) 80 m (C) 300 m (E) 360 m (B) 40 m (D) 30 m Perhatikan gambar

3 v R = v p ² + v a ² = 3² + 4² = 5 m /s B C cos α = v P v R = AB AC 80 m Vp = 3 m/s 3 = 80 AC = 300 m 5 AC VR Va = 4 m/s A 6. Dua buah benda A dan B yang bermassa masing-masing m, jatuh bebas dari ketinggian h meter dan h meter. Jika A menyentuh tanah dengan kecepatan v m/s, maka benda B akan menyentuh tanah dengan energi kinetik sebesar (A) ½ mv (C) ¼ mv (E) 3 mv (B) mv (D) ¾ mv B A h h h B = h A EP B = EP A Dengan demikian, di tanah : EK B = EK A = (½ mv ) EK B = mv Jawaban : B 7.,5 m³ gas helium yang bersuhu 7 C dipanaskan secara isobaric sampai 87 C. Jika tekanan gas helium 0 5 N/m², gas helium melakukan usaha sebesar (A) 60 kj (C) 80 kj (E) 660 kj (B) 0 kj (D) 480 kj Proses isobarik (V =,5 m³, T = (7 + 73) K = 300 K dan T = ( ) K = 360), maka V T 360 = V = (,5) =,8 m3 V T 300 Diketahui P = 0 5 N/m², maka usaha luar : W = P(V V ) = 0 5 (,8,5) = 60 0³ J = 60 kj Jawaban : A 8. Sepotong tembaga dijatuhkan dari ketinggian 40 meter di atas lantai. Kalor yang terjadi pada proses tumbukan dengan lantai 60%-nya diserap oleh tembaga untuk kenaikan suhunya. Jika kalor jenis tembaga = 40 J /kgºc, percepatan gravitasi bumi 0 ms -, maka kenaikan suhu tembaga adalah (dalam ºC) (A) 4 (C) (E) 6 (B) 7 (D)

4 Prinsip soal : 60 % Energi potensial berubah menjadi kalor. 60% m g h = m c t (Dalam SI) 0,6 (0) 40 = 40 t t = 6 (40) = 7º C 40 Jawaban : B. Sebuah mesin Carnot yang menggunakan reservoir suhu tinggi 800 K mempunyai efisiensi 0%. Untuk menaikkan efisiensi menjadi 36%, maka suhu reservoir kalor suhu tinggi dinaikkan menjadi (A) 8 K (C) 60 K (E) 380 K (B) 000 K (D) 00 K Keadaan awal : η = 0, dan T = 800 K η = T 0, = T T 800 T = 0,8 T = 640 K 800 Keadaan yang diinginkan : η = 0,36 T =? η = T 0,36 = 640 T T 640 = 0, = 0,64 T = 000 K T T Jawaban : B 0. Dalam sebuah bejana yang massanya diabaikan terdapat a gram air 4ºC di campur dengan b gram es 4ºC. Setelah diaduk ternyata 50% es melebur. Jika titik lebur es = 0ºC, kalor jenis es = 0,5 kal /g ºC, kalor lebur es = 80 kal /g, maka perbandingan a dan b adalah (A) : 4 (C) : (E) 4 : (B) : (D) : Perhatikan diagram kalor berikut. 0 0,5b air Q3 air (4 C) a gram Q es Q 0 es (- 4 C) b gram

5 Sesuai dengan Azas Black, maka kalor yang dilepas air (Q 3 ) sama dengan kalor yang diserap es untuk menaikkan temperaturnya (Q ) dan untuk melebur 50 % es (Q ). Q 3 = Q + Q m air c air t air = m es c es t es + 0,5 m es L es a() 4 = b(0,5) 4 + 0,5 (b) 80 4 a = 4 b a : b = :. Sebuah logam C merupakan campuran dari logam A dan B, massanya 00 gram jika ditimbang di udara, sedangkan jika ditimbang di dalam air massa yang tampak 85 gram. Jika kerapatan logam A 0 gram /cm 3 kerapatan logam B 0 gram /cm 3 dan kerapatan air gram /cm 3, maka massa logam A (A) 5 gram (C) 66,67 gram (E) 33,33 gram (B) 30 gram (D) 00 gram Perhatikan gambar. FA A B Misal percepatan gravitasi bumi dalam cgs = g, maka : - Berat logam di udara W = mg = 00 g dyne - Berat logam di air W a = m a g = 85 g dyne W = mg Menurut Hukum Archimedes : Pengurangan berat di air = gaya Archimedes F A W W a = F A 00 g 85 g = ρ a V' g 5 = () V ' V ' = 5 cm 3 Volume logam = 5 cm 3 Logam C terdiri dari logam A dan B, maka m c = m A + m B 00 = ρ A V A + ρ B V B 00 = 0 V A + 0(5 V A ) 0 = V A + 5 V A V A = 5 cm M A = ρ A V A = 0 (5) = 00 gram Jawaban : D. Pipa organa terbuka A dan pipa organa tertutup-sebelah B mempunyai panjang yang sama. Perbandingan frekuensi nada atas pertama antara pipa organa A dengan pipa organa B adalah sebagai (A) : (C) : 3 (E) 4 :3 (B) : (D) 3 : Pipa organa terbuka : l A = λ, λ, 3 λ.

6 Pada nada atas pertama : l A = λ f A = v = v Pipa organa tertutup : l B = λ, 3 λ ; 5 λ Pada nada atas pertama : l B = 3 λ λ = 4 l B 4 3 f B = v v = = 3 v λ (4/3) l B 4 l B λ l A Untuk l A = l B maka v f A = l A = 4 f B 3 v 3 4 l B Jawaban : E 3. Sebuah titik materi melakukan getaran harmonik sederhana dengan amplitudo A. Pada saat simpangannya ½ A, maka fase getarannya terhadap titik seimbang adalah (A) /8 (C) ½ (E) (B) ¼ (D) (½) Persamaan simpangan getaran karmonis ; y = A sin ω t Menurut data pada soal : y = ½ A, maka : ½ A = A sin π f t π f t = 45º 360º f t = 45º f t = ⅛ karena f =, maka fasa t = T T 8 Jawaban : A 4. Seorang penerbang yang pesawat terbangnya menuju ke menara bandara mendengar bunyi sirene menara dengan frekuensi 000 Hz. Jika sirene memancarkan bunyi dengan frekuensi 700 Hz, dan cepat rambat bunyi di udara 340 m /s, maka kecepatan pesawat udara itu adalah (A) 6 km /jam (C) 6 km /jam (E) 36 km /jam (B) 00 km /jam (D) 0 km /jam Efek Dopler : f p = 000 Hz, f s = 700 Hz, v bunyi = 340 m /s, v sumber = 0 Kecepatan pesawat v p ditentukan sebagai berikut : f p = v ± vp fs ; karena fp > fs v p v ± vs

7 000 = v p 700 v p = 60 m /s 340 v p = km /jam = 6 km /jam / Bila taraf intensitas percakapan adalah 60 db dan bunyi halilintar 00 db, maka besar kelipatan intensitas suara halilintar terhadap suara percakapan adalah n kali, dengan n adalah : (A) 00 (C) 000 (E) 0000 (B) 400 (D) 4000 Intensitas percakapan Intensitas halilintar I n = n I n =.. : I TI = 60 db : I n TI n = 00 db Pengaruh kelipatan intensitas terhadap TI adalah sebagai berikut : TI n = TI + 0 log n 00 = log n log n = 4 n = Jawaban : E 6. Suatu gelombang berjalan melalui titik A dan B yang berjarak 8 cm dalam arah dari A ke B. Pada saat t = 0 simpangan gelombang di A adalah 0. Jika panjang gelombangnya cm dan amplitudonya = 4 cm, maka simpangan titik B pada saat fase titik A = 3π adalah (dalam cm). (A) (C) 3 (E) 4 (B) (D) 3 Persamaan umum gelombang berjalan : y π B = A sin ( t π ) cm T λ Diketahui φ A = 3π π t = 3π, maka : T y B = 4 sin [ 3π - π 8 ] = 4 sin π = cm 6 Jawaban : A 7. Sebuah gelombang berjalan dengan persamaan y = 0,0 sin π (50 t + ) m. Dari persamaan gelombang tersebut, pernyataan yang benar adalah () frekuensi gelombang 5 Hz (3) cepat rambat gelombang 50 m /s () panjang gelombang m (4) dua titik yang berjarak 50 m sefasa

8 Pers. Gelombang : y = 0,0 sin π (50 t + ) m y = 0,0 sin (50 π t + π ) m Pers. Umum : y = A sin (ωt + k) m ω = 50 π π f = 50 π f = 5 Hz Pernyataan () : Benar k = π π = π λ = m λ Pernyataan () : Benar v = f λ = 5 () = 50 m/s Pernyataan (3) : Benar = mλ untuk = 50 m didapat m = = 50 = 5 (bilangan bulat), berarti sefasa. Pernyataan (4) : Benar Jawaban : E λ 8. Pada saat energi kinetik benda yang bergetar selaras sama dengan energi potensialnya maka (A) sudut fasenya 80º (B) fasenya ¾ (C) sudut fasenya 45º (D) fasenya ¼ (E) percepatannya nol Persamaan pada getaran selaras : y = A sin ωt dan v = ωa cos ωt Bila EP = EK ky² = mv² ; k = mω² m ω² A² sin² ωt = m ω² A² cos² ωt sin² ωt = cos² ωt ( sin² ωt ) = cos² ωt tg² ωt = ωt = 45. Jarak titik api objektif dan okuler sebuah mikroskop berturut-turut adalah,8 cm dan 6 cm. Pada pengamatan mikroorganisme dengan menggunakan mikroskop ini oleh mata normal tidak berakomodasi, jarak antara objektif dengan okuler 4 cm. Dalam hal ini mikroorganisme terletak di muka objektif sejauh (dalam cm) (A), (D),4 (B),0 (E),5 (C), d = 4 cm sok sob * Mata tidak berakomodasi, berarti : s' ok = s ok = f ok = 6 cm s' ob = d s ok = 4 6 = 8 cm s ob fok = 6 cm fob =,8 cm

9 Lensa objektif : = + = + f ob s ob s' ob,8 s ob 8 0 = + = 0 - = s ob = cm 8 s ob 8 s ob Jawaban : B 0. Titik dekat mata seseorang 00 cm di muka mata. Agar orang itu dapat melihat pada jarak 5 cm maka perlu kaca mata berkekuatan (dalam dioptri) (A) 3,5 (C) 0, (E) 0,5 (B) 0, (D) 0,4 P lensa = 4 Jawaban : A 00 = 4 00 S n 00 = 3,5 D. Berkas cahaya datang dari medium A ke medium B dengan sudut datang 30 dan dibiaskan dengan sudut sebesar 45. Maka indeks bias relatif medium A terhadap B adalah (A) (B) (C) 3 (D) (E) Hukum Snellius : n A sin 30 = n B sin 45. Indeks bias relatif medium A dan B adalah n A, n B Maka : n A = sin 45 = ½ n B sin 30 ½ = Jawaban : D. Jika kekuatan dua lensa tipis yang digabungkan 4 dioptri dan jarak fokus lensa pertama 5 cm, maka jarak fokus lensa kedua adalah (A) 6,5 cm (C),50 cm (E) 5 cm (B) 6,5 cm (D),50 cm Pgab = 00 =

10 4 = 00 + f = Jawaban : A fgab f f 00 5 f f 00-6 cm = - 6,5 cm 00 = 4 0 = Dua gelas minum dalamnya sama ialah 0 cm. Gelas yang satu diisi penuh alkohol (n =,36). Gelas yang lain diisi air (n =,333) dan di atasnya diisi minyak (n =,473) hingga penuh. Jika kedua gelas disinari tegak lurus permukaan dari atas dengan sinar monokromatik, jumlah gelombang sinar di dalam kedua gelas sama. Tebal lapisan minyak adalah (A) 3, cm (C),4 cm (E),8 cm (B) 3,0 cm (D),0 cm sinar sinar 0 cm Alk minyak air cm (0 ) cm I II Jumlah gelombang di dalam alkohol = jumlah gelombang di dalam minyak dengan air. Karena jumlah gelombang = panjang lintasan per λ, maka : * 0 = + ( 0 ) ; λalk λm λa λ berbanding terbalik dengan indeks bias n, maka : 0 nalk = n m + (0 ) n a 0 (,36) = (,473) + (0 ),333 3,6 =, ,33,333 0,8 = 0,4 = cm Tebal lapisan minyak sama dengan,0 cm Jawaban : D 4. Sebuah kisi yang memiliki 3000 garis tiap cm kita gunakan untuk menentukan panjang gelombang cahaya. Sudut antara garis pusat dan garis pada orde I adalah 8º (sin 8º = 0,40). Dari hasil di atas, panjang gelombang cahaya itu adalah (A), m (C) 3, m (E) 4, m (B) 3, m (D) 4, m Gunakan syarat terang untuk kisi, yaitu : d sin α = m λ

11 Dengan : jarak antara garis kisi d = 3000 terang orde pertama : m = cm maka : (0,40) = () λ 3000 λ = 4, cm = 4, m Jawaban : E 5. Sebuah elektron yang mula-mula rehat kemudian bergerak melalui beda potensial 500 V. Jika massa elektron, 0-3 kg dan muatannya -,6 0 - C, maka energi potensialnya akan turun sebesar (dalam ev) (A) 6,3 0 4 (C) 500 (E) 6, 0 (B) 3,3 0 3 (D), 0 Penurunan energi potensial : EP = q V = e V(eV) EP = 500 ev = 500 ev 6. Tegangan maksimum pada generator listrik bolak balik (ac) bergantung pada () kecepatan sudut perputaran rotornya () besar induksi magnetik yang digunakan (3) jumlah lilitan rotornya (4) luas bidang lilitan rotornya Penyelesaian: Tegangan pada generator : V = N A B ω sin ωt Penyataan (), (), (3) dan (4) benar Jawaban : E 7. Seseorang bermaksud mendidihkan, kg air dari 8ºC dalam suatu panci berkapasitas kalor 50 kalori/ºc dengan menggunakan kompor listrik 500 watt, 0 volt. Waktu yang diperlukan untuk maksud ini (dalam menit) adalah (A) 3,0 (C) 8,0 (E),5 (B) 7,5 (D),0 Prinsip soal : Energi listrik Kalor untuk air dan panci. P t = m a c a t + c p t, c a = 400 J/kgºC ; c p = 50 (4,) J/ ºC 500 t =, (400) (00-8) + 50 (4,) (00-8) 500 t = (7) t = 756 det. =,5 menit

12 Jawaban : E q 0 cm 8. Pada gambar di samping terlukis bahwa kawat panjang lurus pq i a i b 0 cm dilalui arus listrik sebesar i = 0 A dan kawat empat persegi panjang abcd dilalui arus i = 5 A. Resultante gaya yang dialami kawat empat persegi panjang abcd (dalam mikronewton) d c (A) 0 (D) 80 (B) 60 (E) 0 p cm (C)0 q i p Fad i 0 cm a d cm cm b Fbc i 3 c 0 cm i = 0 A ; i = i 3 = 5 A ; bc = 0 cm - kawat ab dan cd tidak mengalami gaya dari kawat pq - kawat abcd adalah satu kesatuan sehingga gaya tolak-menolak antar kawat ab dan cd saling meniadakan dan gaya tolakmenolak antar kawat ad dan bc juga saling meniadakan. - Gaya total pada kawat abcd adalah gaya kawat pq terhadap kawat ad dan terhadap kawat bc sebagai berikut : Fad = µ o i i l = π a 4π π 0-0, = 0-4 N Fbc = µ o i i 3 l = 4π , = 0, 0 N π a π 0(0- ) Ftot = Fad - Fbc =,8 0-4 N searah dengan Fad Ftot =, µ N = 80 µ N (ke kiri) Jawaban : D. Kuat medan magnetik (induksi magnetik) di pusat kawat yang melingkar berjari-jari R meter dan berarus i ampere, Bila µ o = 4π 0-7 weber ampere - meter - adalah (dalam tesla) (A) µ o i / (R) (C) µ o i / (πr) (E) µ o i / (4πR ) (B) µ o i / (R ) (D) µ o i / (4πR) Rumus induksi magnetik di pusat kawat berbentuk lingkaran adalah : B = µ o i tesla (dalam SI) R Jawaban : A

13 30. Sebuah kawat yang panjangnya m bergerak tegak lurus pada medan magnetik dengan kecepatan m/s. Pada ujung-ujung kawat tadi timbul beda potensial sebesar,8 V. Besar induksi magnetik adalah (dalam tesla) GGL induksi yang terjadi dihitung dengan rumus berikut. ε ind = B l v ; B = induksi magnetik,8 = B B =,8 = 0,075 tesla 4 Besarnya induksi magnetik adalah 0,075 tesla. Jawaban : A v B (A) 0,075 (B) 0.38 (C) 0,75 (D) 3 (E) Sebuah zarah bermuatan listrik bergerak dan masuk ke dalam medan magnet sedemikian rupa sehingga lintasannya berupa lingkaran dengan jari-jari 0 cm. Jika zarah lain bergerak dengan laju, kali zarah pertama, maka jari-jari lingkarannya 0 cm. Ini berarti bahwa perbandingan antara massa per muatan zarah pertama dengan zarah kedua adalah sebagai (A) 3 : 5 (C) : (E) 5 : 4 (B) 4 : 5 (D) 5 : 6 Zarah : R = 0 cm, massa = m Zarah : v =, v ; R = 0 cm ; massa = m Pada gerak melingkar ini berlaku : F Lorentz = F sentripetal B q v = m v m BR ( ) = atau m ~ R R q v q v sehingga ( m / q ) = R v = 0, = 6 = 3 ( m / q ) R v Jawaban : A 3. Kapasitas kapasitor dapat diperbesar dengan cara-cara sebagai berikut () ruang antar lempeng diisi minyak () luas lempengnya diperbesar (3) jarak kedua lempeng diperkecil (4) dengan pasangan paralel beberapa kapasitor Kapasitas kapasitor keping sejajar adalah

14 C = k ε o A d Kapasitas C akan bertambah besar jika : - k diperbesar, misalnya dengan mengisi ruang antar lempeng dengan minyak luas lempeng (A) diperbesar - jarak kedua lempeng (d) diperkecil Dengan memasang beberapa kapasitor secara paralel maka kapasitas total (gabungan) lebih besar tetapi tidak mengubah kapasitas (masing-masing) kapasitor. Pilihan (), (), (3) : Benar Pilihan (4) : Salah Jawaban : A 33. Sebuah elektron bergerak searah dengan sumbu y positif dan masuk ke dalam medan magnet homogen sehingga menjalani gerak melingkar seperti pada gambar. Ini menunjukan bahwa medan magnet searah dengan sumbu Y+ (A) z positif (C) positif (E) y positif (B) z negatif (D) negatif X+ Z+ Z I. FL V Dari lintasan elektron didapatkan - F Lorentz searah dengan sb z - Elektron searah sb y ekivalen dengan arus listrik mengalir ke arah sb y X Y Dengan aturan tangan kanan : I = ibu jari ; Induksi magnetik B = jari telunjuk dan gaya Lorentz ke luar dari telapak tangan, maka diperoleh bahwa B searah dengan sumbu positif 34. Sebuah zarah bermuatan listrik bergerak memasuki ruang yang mengandung medan listrik dan medan magnet saling tegak lurus dan juga tegak lurus pada kecepatan zarah. Jika besar induksi magnet 0,4 T dan kuat medan listrik v /m, sedangkan zarah bergerak lurus, maka kecepatan zarah adalah (A) m /s (C) m /s (E) m /s (B) 0 5 m /s (D) m /s B = 0,4 T F lor F list v E = v/m Syarat zarah bergerak lurus : F lor = F list B q v = q E v = E B v = 8 04 = 0 5 m/s 0,4

15 Jawaban : B 35. Sebuah partikel yang bermasa m dan bermuatan q bergerak melingkar dengan laju v dalam medan magnet homogen yang kuat medannya B, maka () kecepatan sudut partikel adalah Bq / m () arah v selalu tegak lurus B (3) jari-jari lintasannya adalah (mv)/(bq) (4) momentum sudut partikel adalah R²Bq Muatan bergerak melingkar dalam medan magnet : Fsentripetal = FLorentz m v² = B q v R atau mv = R B q, sehingga didapat : m v = Bq karena v = ω, maka ω = Bq Pernyataan () : Benar R R m Pernyataan () : Benar R = mv Pernyataan (3) : Benar Bq Momentum sudut : L = m v R (mv) R = (R B q) R L = R²Bq Pernyataan (4) : Benar Jawaban : E 36. Pada keempat sudut bujur sangkar (sisi 30 cm) terletak muatan listrik. Tentukan potensial listrik di titik pusat bujur sangkar jika dua muatan yang bertetangga masing-masing adalah +µc dan yang lain µ C (A) 3,4 0 5 volt (C),7 0 5 volt (E) nol (B) 3,4 0 5 volt (D) -,7 0 5 volt D r D r C C Q A = Q B + µc Q C = Q D = - µc P Dari gambar diperoleh : r A = r B = r C = r D r A r B A B Rumus Potensial listrik : Q V = k r Karena Q A + Q B (muatan positif) dan r A = r B, maka di titik P : V A = V B (positif) Karena Q C + Q D (muatan negatif) dan r C = r D, maka dititik P :

16 V C = V D (negatif) V total = V A + V B - V C - V D = 0 Jawaban : E 37. 3Ω C = 00 µ F V 6V Pada rangkaian ini, perbandingan daya pada Ω dan 3 Ω adalah + + Ω C Ω (A) (C) 3 (E) 4,5 3 (B) (D) 3,5 V + 6V + I R = 3 Ω R = Ω Kapasitor tidak dilalui oleh arus sehingga rangkaian menjadi seperti gambar. (Rangkaian seri) P I²R P = = = 3 P I²R P 3 E = 4 V 38. Jika di dalam rangkaian listrik ini, jarum galvanometer tidak menyimpang maka tegangan antara P dan Q adalah P E =,5 V Q G (A) 5,5 V (D),5 V (B) 4,0 V (E) 0,75 V (C),0 V Perhatikan rangkaian pengganti berikut. Jarum galvanometer tidak menyimpang, berarti I G = O ε = 4 V V PQ = ε + I G R G Q P V PQ =,5 + 0 (R G ) =,5 volt I R I G Jawaban : D 3. Sinar-X, ε =,5 bila V dilewatkan R G ke medan listrik tidak akan membelok SEBAB Sinar Xmempunyai daya tembus besar Sinar-X tidak bermuatan listrik (gelombang elektromagnetik) sehingga tidak dibelokkan oleh medan listrik maupun medan magnet

17 Pernyataan Benar Sinar-X mempunyai daya tembus besar Alasan benar tapi tidak ada hubungan sebab akibat antara pernyataan dan alasan Jawaban : B 40. Sesudah jam, seperenambelas bagian suatu unsur radioaktif masih radioaktif, maka waktu paronya adalah (A) 5 Menit (C) 45 menit (E) 0 menit (B) 30 menit (D) 60 menit Hubungan bahan radioaktif yang tersisa terhadap waktu paruh adalah : N = N 0 ( ) t/t N 0 = N 0 ( ) /T 6 T 6 = ( ) 4 = 4 T = jam = 30 menit Waktu paro bahan radioaktif adalah 30 menit. Jawaban : B 4. Pada model atom Bohr, elektron atom hidrogen bergerak dengan orbit lingkaran dengan laju sebesar, 0 6 m/s. Besarnya arus pada orbit tersebut (e =,6 0 - coulomb, m e =, 0-3 kg) (A),06 pa (C),06 A (E),06 A (B),06 na (D),06 m A q Kuat arus pada orbit elektron : I = t Untuk lintasan berbentuk lingkaran, untuk satu putaran : t = perioda T. Karena v =, maka T = sehingga q π(r/v) I = = Dengan mengingat jari-jari orbital elektron pada kulit pertama model atom Bohr : R = 0,53 Å diperoleh I = 3,4 (0,53 0 = X ) 3,4 0,53 I =, a =,06 ma Jawaban : D πr T q v π R,6 0 -, 0 6 πr v,6, 4. Semikonduktor intrinsik pada 0 K bersifat sebagai isolator, karena (A) jarak celah energi antara pita valensi dan pita konduksi terlalu besar (B) tidak ada tingkat energi akseptor pada pita energi (C) tidak ada tingkat energi donor pada pita energi (D) tidak cukup energi bagi elektron untuk pindah ke pita konduksi (E) tidak ada pembawa muatan yang diberikan dari luar

18 Sifat konduktivitas listrik suatu bahan ditentukan oleh celah (perbedaan) energi antara pita valensi dan pita konduksi. Semikonduktor intrinsik pada 0 K mempunyai elektron yang mengisi pita valensi secara penuh dan tidak cukup energi bagi elektron untuk pindah ke pita konduksi sehingga bersifat sebagai isolator. Jawaban : D 43. Bila elektron berpindah dari kulit M ke kulit K pada atom hidrogen dan R adalah konstanta Rydberg, maka panjang gelombang yang terjadi besarnya 8 R (A) (B) (C) (D) (E) 8R 7 R 7R R Pada inti atom kulit K = kulit dan kulit M = kulit 3 Perpindahan elektron menghasilkan λ sebagai berikut : λ n A² n B² = R ( - ) ; n A = kulit yang dituju n B = kulit yang ditinggalkan Elektron dari kulit M ke K, maka n B = 3 dan n A = λ ² 3² = R ( - ) = R atau λ = λ 8 8R Jawaban : B 44. Dalam model atom Bohr, energi yang dibutuhkan oleh elektron hidrogen untuk pindah dari orbit dengan bilangan kuantum ke 3 adalah (energi dasar = -3,6 ev). (A),50 ev (C),35 ev (E) 3,60 ev (B),0 ev (D),0 ev Energi yang dibutuhkan : E = E 3 E Diketahui E = - 3,6 ev E Dari rumus : En = diperoleh : E 3 = -3,6-3,6 = ev -3,6 E = - ( -3,6) = - = 3,6 ( - ) E = 3,6 Jawaban : D =,0 ev 45. Bila laju partikel 0,6 c, maka perbandingan massa relativistik partikel itu terhadap massa diamnya adalah (A) 5 : 3 (C) 5 : 4 (E) 8 : 5 (B) 5 : (D) 5 : 4 8 n² -3,6-3,6 3² Rumus relativitas massa adalah : m m o m = 0,8 m o - v² c² 0 8 m m o 5 4

19 maka : = = = Massa inti He dan H masing-masing 4,00603 sma dan,040 sma. Jika sma = 3 MeV, maka energi minimum yang diperlukan untuk memecahkan partikel alpha menjadi dua deuteron adalah (A) 4 MeV (C) 4 MeV (E) 44 MeV (B) 4 MeV (D) 34 MeV 4 Reaksi pembentukan : H + H He Massa defek : m = (massa H) - massa He m = (,040) 4,00603 = 0,00560 sma Energi ikat = m 3 MeV = 4 MeV Energi pemecahan minimum = 4 MeV g unsur P dengan paruh hari meluruh menjadi unsur Q. Massa P dan Q setelah tahun ialah P (dalam g) Q (dalam g) (A) 00 0 (B) 87,5,5 (C) (D) 5 75 (E),5 87,5 Unsur P : N o = 00 g ; t = 366 hari ; T = hari N = N o ( ) t/t N = 00 ( ) 366/ N = 00 ( )³ = 00 8 =,5 gram (unsur P yang tinggal) Unsur Q yang terbentuk = 00,5 = 87,5 gram

D. 80,28 cm² E. 80,80cm²

D. 80,28 cm² E. 80,80cm² 1. Seorang siswa melakukan percobaan di laboratorium, melakukan pengukuran pelat tipis dengan menggunakan jangka sorong. Dari hasil pengukuran diperoleh panjang 2,23 cm dan lebar 36 cm, maka luas pelat

Lebih terperinci

PR ONLINE MATA UJIAN: FISIKA (KODE A07)

PR ONLINE MATA UJIAN: FISIKA (KODE A07) PR ONLINE MATA UJIAN: FISIKA (KODE A07) 1. Gambar di samping ini menunjukkan hasil pengukuran tebal kertas karton dengan menggunakan mikrometer sekrup. Hasil pengukurannya adalah (A) 4,30 mm. (D) 4,18

Lebih terperinci

D. 30 newton E. 70 newton. D. momentum E. percepatan

D. 30 newton E. 70 newton. D. momentum E. percepatan 1. Sebuah benda dengan massa 5 kg yang diikat dengan tali, berputar dalam suatu bidang vertikal. Lintasan dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari 1,5 m Jika kecepatan sudut tetap 2 rad/s,

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2008 Fisika

UN SMA IPA 2008 Fisika UN SMA IPA 2008 Fisika Kode Soal P67 Doc. Name: UNSMAIPA2008FISP67 Doc. Version : 2011-06 halaman 1 01. Tebal pelat logam diukur dengan mikrometer skrup seperti gambar Tebal pelat logam adalah... (A) 4,85

Lebih terperinci

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2007

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2007 1. Suatu segi empat setelah diukur dengan menggunakan alat yang berbeda panjang 0,42 cm, lebar 0,5 cm. Maka luas segi empat tersebut dengan penulisan angka penting 2. adalah... A. 0,41 B. 0,21 C. 0,20

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2008 Fisika

UN SMA IPA 2008 Fisika UN SMA IPA 008 Fisika Kode Soal P67 Doc. Version : 0-06 halaman 0. Tebal pelat logam diukur dengan mikrometer skrup seperti gambar Tebal pelat logam adalah... (A) 4,8 mm (B) 4,90 mm (C) 4,96 mm (D) 4,98

Lebih terperinci

PAKET SOAL 1.c LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PAKET SOAL 1.c LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 UJI COBA MATA PELAJARAN KELAS/PROGRAM ISIKA SMA www.rizky-catatanku.blogspot.com PAKET SOAL 1.c LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 : FISIKA : XII (Dua belas )/IPA HARI/TANGGAL :.2012

Lebih terperinci

Dibuat oleh invir.com, dibikin pdf oleh

Dibuat oleh invir.com, dibikin pdf oleh 1. Energi getaran selaras : A. berbanding terbalik dengan kuadrat amplitudonya B. berbanding terbalik dengan periodanya C. berbanding lurus dengan kuadrat amplitudonya. D. berbanding lurus dengan kuadrat

Lebih terperinci

D. I, U, X E. X, I, U. D. 5,59 x J E. 6,21 x J

D. I, U, X E. X, I, U. D. 5,59 x J E. 6,21 x J 1. Bila sinar ultra ungu, sinar inframerah, dan sinar X berturut-turut ditandai dengan U, I, dan X, maka urutan yang menunjukkan paket (kuantum) energi makin besar ialah : A. U, I, X B. U, X, I C. I, X,

Lebih terperinci

Fisika Ujian Akhir Nasional Tahun 2003

Fisika Ujian Akhir Nasional Tahun 2003 Fisika Ujian Akhir Nasional Tahun 2003 UAN-03-01 Perhatikan tabel berikut ini! No. Besaran Satuan Dimensi 1 Momentum kg. ms 1 [M] [L] [T] 1 2 Gaya kg. ms 2 [M] [L] [T] 2 3 Daya kg. ms 3 [M] [L] [T] 3 Dari

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2008 Fisika

UN SMA IPA 2008 Fisika UN SMA IPA 008 Fisika Kode Soal P44 Doc. Name: UNSMAIPA008FISP44 Doc. Version : 011-06 halaman 1 01. Berikut ini disajikan diagram vektor F 1 dan F! Persamaan yang tepat untuk resultan R = adalah... (A)

Lebih terperinci

Fisika UMPTN Tahun 1986

Fisika UMPTN Tahun 1986 Fisika UMPTN Tahun 986 UMPTN-86-0 Sebuah benda dengan massa kg yang diikat dengan tali, berputar dalam suatu bidang vertikal. Lintasan dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari, m. Jika

Lebih terperinci

D. 30 newton E. 70 newton. D. momentum E. percepatan

D. 30 newton E. 70 newton. D. momentum E. percepatan 1. Sebuah benda dengan massa 5 kg yang diikat dengan tali, berputar dalam suatu bidang vertikal. Lintasan dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari 1,5 m Jika kecepatan sudut tetap 2 rad/s,

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 1996

Fisika EBTANAS Tahun 1996 Fisika EBTANAS Tahun 1996 EBTANAS-96-01 Di bawah ini yang merupakan kelompok besaran turunan A. momentum, waktu, kuat arus B. kecepatan, usaha, massa C. energi, usaha, waktu putar D. waktu putar, panjang,

Lebih terperinci

drimbajoe.wordpress.com 1

drimbajoe.wordpress.com 1 1. Hasil pengukuran panjang dan lebar sebidang tanah berbentuk empat persegi panjang adalah 15,35 m dan 12,5 m. Luas tanah menurut aturan angka penting adalah... m 2 A. 191,875 B. 191,9 C. 191,88 D. 192

Lebih terperinci

ARSIP SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1994

ARSIP SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1994 ARSIP SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1994 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Dua buah bola A dan B dengan massa m A = 3 kg;

Lebih terperinci

PREDIKSI UN FISIKA V (m.s -1 ) 20

PREDIKSI UN FISIKA V (m.s -1 ) 20 PREDIKSI UN FISIKA 2013 1. Perhatikan gambar berikut Hasil pengukuran yang bernar adalah. a. 1,23 cm b. 1,23 mm c. 1,52mm d. 1,73 cm e. 1,73 mm* 2. Panjang dan lebar lempeng logam diukur dengan jangka

Lebih terperinci

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2008

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2008 1. Untuk mengukur tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong seperti gambar. Tebal balok kayu adalah... A. 0,31 cm D. 0,55 cm B. 0,40 cm E. 0,60 cm C. 0,50 cm Perhatikan gambar di atas! Dari gambar

Lebih terperinci

MATA PELAJARAN WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM

MATA PELAJARAN WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM MATA PELAJARAN Mata Pelajaran Jenjang Program Studi : Fisika : SMA/MA : IPA Hari/Tanggal : Kamis, 3 April 009 Jam : 08.00 0.00 WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM. Isikan identitas Anda ke dalam Lembar Jawaban

Lebih terperinci

MATA PELAJARAN WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM

MATA PELAJARAN WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM MATA PELAJARAN Mata Pelajaran Jenjang Program Studi : Fisika : SMA/MA : IPA Hari/Tanggal : Kamis, 3 April 009 Jam : 08.00 0.00 WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM. Isikan identitas Anda ke dalam Lembar Jawaban

Lebih terperinci

D. 6,25 x 10 5 J E. 4,00 x 10 6 J

D. 6,25 x 10 5 J E. 4,00 x 10 6 J 1. Besarnya usaha untuk menggerakkan mobil (massa mobil dan isinya adalah 1000 kg) dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan 72 km/jam adalah... (gesekan diabaikan) A. 1,25 x 10 4 J B. 2,50 x 10 4 J

Lebih terperinci

drimbajoe.wordpress.com

drimbajoe.wordpress.com 1. Suatu bidang berbentuk segi empat setelah diukur dengan menggunakan alat ukur yang berbeda, diperoleh panjang 5,45 cm, lebar 6,2 cm, maka luas pelat tersebut menurut aturan penulisan angka penting adalah...

Lebih terperinci

A. 100 N B. 200 N C. 250 N D. 400 N E. 500 N

A. 100 N B. 200 N C. 250 N D. 400 N E. 500 N 1. Sebuah lempeng besi tipis, tebalnya diukur dengan menggunakan mikrometer skrup. Skala bacaan hasil pengukurannya ditunjukkan pada gambar berikut. Hasilnya adalah... A. 3,11 mm B. 3,15 mm C. 3,61 mm

Lebih terperinci

D. 0,87 A E. l A. Bila Y merupakan simpangan vertikal dari sebuah benda yang melakukan gerak harmonis sederhana dengan amplitudo A, maka :

D. 0,87 A E. l A. Bila Y merupakan simpangan vertikal dari sebuah benda yang melakukan gerak harmonis sederhana dengan amplitudo A, maka : 1. Apabila sebuah benda bergerak dalam bidang datar yang kasar, maka selama gerakannya... A. gaya normal tetap, gaya gesekan berubah B. gaya normal berubah, gaya gesekan tetap C. gaya normal dan gaya gesekan

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2009 Fisika

UN SMA IPA 2009 Fisika UN SMA IPA 009 isika Kode Soal P88 Doc. Version : 0-06 halaman 0. itria melakukan perjalanan napak tilas dimulai dari titik A ke titik B : 600 m arah utara; ke titik C 400 m arah barat; ke titik D 00 m

Lebih terperinci

1. Di bawah ini adalah pengukuran panjang benda dengan menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran ini sebaiknya dilaporkan sebagai...

1. Di bawah ini adalah pengukuran panjang benda dengan menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran ini sebaiknya dilaporkan sebagai... 1. Di bawah ini adalah pengukuran panjang benda dengan menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran ini sebaiknya dilaporkan sebagai... A. (0, ± 0,01) cm B. (0, ± 0,01) cm. (0,5 ± 0,005) cm D. (0,0 ± 0,005)

Lebih terperinci

4. Sebuah sistem benda terdiri atas balok A dan B seperti gambar. Pilihlah jawaban yang benar!

4. Sebuah sistem benda terdiri atas balok A dan B seperti gambar. Pilihlah jawaban yang benar! Pilihlah Jawaban yang Paling Tepat! Pilihlah jawaban yang benar!. Sebuah pelat logam diukur menggunakan mikrometer sekrup. Hasilnya ditampilkan pada gambar berikut. Tebal pelat logam... mm. 0,08 0.,0 C.,8

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1993

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1993 SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1993 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Peluru ditembakkan condong ke atas dengan

Lebih terperinci

D. 15 cm E. 10 cm. D. +5 dioptri E. +2 dioptri

D. 15 cm E. 10 cm. D. +5 dioptri E. +2 dioptri 1. Jika bayangan yang terbentuk oleh cermin cekung dengan jari-jari lengkungan 20 cm adalah nyata dan diperbesar dua kali, maka bendanya terletak di muka cermin sejauh : A. 60 cm B. 30 cm C. 20 cm Kunci

Lebih terperinci

SANGAT RAHASIA. 30 o. DOKUMEN ASaFN 2. h = R

SANGAT RAHASIA. 30 o. DOKUMEN ASaFN 2. h = R DOKUMEN ASaFN. Sebuah uang logam diukur ketebalannya dengan menggunakan jangka sorong dan hasilnya terlihat seperti pada gambar dibawah. Ketebalan uang tersebut adalah... A. 0,0 cm B. 0, cm C. 0, cm D.

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1989

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1989 SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1989 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Apabila sebuah benda bergerak dalam bidang

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1984

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1984 SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1984 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Besarnya usaha untuk menggerakkan mobil

Lebih terperinci

D. 75 cm. E. 87 cm. * Pipa organa terbuka :

D. 75 cm. E. 87 cm. * Pipa organa terbuka : 1. Pada suatu hari ketika laju rambat bunyi sebesar 345 m/s, frekuensi dasar suatu pipa organa yang tertutup salah satu ujungnya adalah 220 Hz. Jika nada atas kedua pipa organa tertutup ini panjang gelombangnya

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2011 Fisika

UN SMA IPA 2011 Fisika UN SMA IPA 2011 Fisika Kode Soal Doc. Name: UNSMAIPA2011FIS999 Doc. Version : 2012-12 halaman 1 1. Sebuah benda bergerak dengan lintasan seperti grafik berikut : Perpindahan yang dialami benda sebesar.

Lebih terperinci

D. -5 m/s dan 15 m/s E. -25 m/s dan 10 m/s. tumbukan lenting sempurna berarti e = 1 Ditanyakan kecepatan akhir setelah tumbukan?

D. -5 m/s dan 15 m/s E. -25 m/s dan 10 m/s. tumbukan lenting sempurna berarti e = 1 Ditanyakan kecepatan akhir setelah tumbukan? 1. Dua buah benda dengan massa sama, kecepatan masing-masing 10 m/s dan 20 m/s. Kedua benda dari arah berlawanan, bertumbukan lenting sempurna. Kecepatan masing-masing benda setelah tumbukan adalah...

Lebih terperinci

UN SMA IPA Fisika 2015

UN SMA IPA Fisika 2015 UN SMA IPA Fisika 2015 Latihan Soal - Persiapan UN SMA Doc. Name: UNSMAIPA2015FIS999 Doc. Version : 2015-10 halaman 1 01. Gambar berikut adalah pengukuran waktu dari pemenang lomba balap motor dengan menggunakan

Lebih terperinci

1. Dua batang logam P dan Q disambungkan dengan suhu ujung-ujung berbeda (lihat gambar). D. 70 E. 80

1. Dua batang logam P dan Q disambungkan dengan suhu ujung-ujung berbeda (lihat gambar). D. 70 E. 80 1. Dua batang logam P dan Q disambungkan dengan suhu ujung-ujung berbeda (lihat gambar). Apabila koefisien kondutivitas Q, logam P kali koefisien konduktivitas logam Q, serta AC = 2 CB, maka suhu di C

Lebih terperinci

PERSIAPAN UJIAN AKHIR NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2008/2009 LEMBAR SOAL. Mata Pelajaran : Fisika. Kelas/Program : IPA.

PERSIAPAN UJIAN AKHIR NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2008/2009 LEMBAR SOAL. Mata Pelajaran : Fisika. Kelas/Program : IPA. PERSIPN UJIN KHIR NSIONL THUN PELJRN 2008/2009 LEMR SOL Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Program : IP Waktu : 120 menit PETUNJUK UMUM 1. Tuliskan nomor dan nama nda pada Lembar Jawaban Komputer. 2. Periksa

Lebih terperinci

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2009

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2009 1. Seorang anak berjalan lurus 2 meter ke A barat, kemudian belok ke selatan sejauh 6 meter, dan belok lagi ke timur sejauh 10 meter. Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal... A. 18

Lebih terperinci

PREDIKSI 8 1. Tebal keping logam yang diukur dengan mikrometer sekrup diperlihatkan seperti gambar di bawah ini.

PREDIKSI 8 1. Tebal keping logam yang diukur dengan mikrometer sekrup diperlihatkan seperti gambar di bawah ini. PREDIKSI 8 1. Tebal keping logam yang diukur dengan mikrometer sekrup diperlihatkan seperti gambar di bawah ini. Dari gambar dapat disimpulkan bahwa tebal keping adalah... A. 4,30 mm B. 4,50 mm C. 4,70

Lebih terperinci

2. Tiga buah gaya setitik tangkap, besar dan arahnya seperti pada gambar di bawah ini.

2. Tiga buah gaya setitik tangkap, besar dan arahnya seperti pada gambar di bawah ini. 1. Bondan mengukur massa sebuah batu dengan menggunakan neraca Ohauss tiga lengan dengan skala terkecil 0,1 gram, skala hasil pengukurannya terlihat seperti gambar di bawah ini. Massa batu tersebut adalah.

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 1994

Fisika EBTANAS Tahun 1994 Fisika EBTANAS Tahun 1994 EBTANAS-94-01 Diantara kelompok besaran di bawah ini yang hanya terdiri dari besaran turunan saja adalah A. kuat arus, massa, gaya B. suhu, massa, volume C. waktu, momentum, percepatan

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008 UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 007/008 PANDUAN MATERI SMA DAN MA F I S I K A PROGRAM STUDI IPA PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS KATA PENGANTAR Dalam rangka sosialisasi kebijakan dan persiapan

Lebih terperinci

3. Dari grafik di samping, pada saat t = 5 sekon, percepatannya adalah. a. 32 m/s 2 b. 28 m/s 2 c. 20 m/s 2 d. 12 m/s 2 e. 4 m/s 2

3. Dari grafik di samping, pada saat t = 5 sekon, percepatannya adalah. a. 32 m/s 2 b. 28 m/s 2 c. 20 m/s 2 d. 12 m/s 2 e. 4 m/s 2 1 5 6 0 5 Pengukuran dengan jangka sorong ditunjuk- kan seperti gambar di atas Hasil pengukuran dan banyaknya angka penting adalah a 5,04 cm dan 3 angka penting b 5,4 cm dan angka penting c 5,40 cm dan

Lebih terperinci

UN SMA IPA 2013 Fisika

UN SMA IPA 2013 Fisika UN SMA IPA 2013 Fisika Kode Soal Doc. Name: UNSMAIPA2013FIS Doc. Version : 2013-05 halaman 1 01. Seorang siswa mengukur ketebalan buku menggunakan mikrometer sekrup yang ditunjukkan pada gambar. Hasil

Lebih terperinci

Prediksi 1 UN SMA IPA Fisika

Prediksi 1 UN SMA IPA Fisika Prediksi UN SMA IPA Fisika Kode Soal Doc. Version : 0-06 halaman 0. Dari hasil pengukuran luas sebuah lempeng baja tipis, diperoleh, panjang = 5,65 cm dan lebar 0,5 cm. Berdasarkan pada angka penting maka

Lebih terperinci

2. Sebuah partikel bergerak lurus ke timur sejauh 3 cm kemudian belok ke utara dengan sudut 37 o dari arah timur sejauh 5 cm. Jika sin 37 o = 3 5

2. Sebuah partikel bergerak lurus ke timur sejauh 3 cm kemudian belok ke utara dengan sudut 37 o dari arah timur sejauh 5 cm. Jika sin 37 o = 3 5 1 1. Hasil pengukuran diameter suatu benda menggunakan jangka sorong ditunjukkan oleh gambar berikut. Diameter minimum benda sebesar. A. 9,775 cm B. 9,778 cm C. 9,782 cm D. 9,785 cm E. 9,788 cm 2. Sebuah

Lebih terperinci

TRY OUT I. Tahun Pelajaran 2011/2012 KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Kamis, 8 Pebruari Pukul. Kode Soal : Mata Pelajaran: FISIKA.

TRY OUT I. Tahun Pelajaran 2011/2012 KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Kamis, 8 Pebruari Pukul. Kode Soal : Mata Pelajaran: FISIKA. DOKUMEN DINAS RAHASIA TRY OUT I Tahun Pelajaran 2011/2012 KABUPATEN LOMBOK TIMUR Kamis, 8 Pebruari 2012 Pukul Kode Soal : Mata Pelajaran: FISIKA Kode Mapel : K Kelas/Program Studi : XII/IPA Try Out I Fisika

Lebih terperinci

Antiremed Kelas 12 Fisika

Antiremed Kelas 12 Fisika Antiremed Kelas 12 Fisika Persiapan UAS Doc. Name: K13AR12FIS01UAS Version: 2015-11 halaman 1 01. Seorang pendengar A berada di antara suatu sumber bunyi S yang menghasilkan bunyi berfrekuensi f dan tembok

Lebih terperinci

PEMBAHASAN SOAL PRA UAN SOAL PAKET 2

PEMBAHASAN SOAL PRA UAN SOAL PAKET 2 PEMBAHASAN SOAL PRA UAN SOAL PAKET 2 Soal No 1 Pada jangka sorong, satuan yang digunakan umumnya adalah cm. Perhatikan nilai yang ditunjukkan skala utama dan skala nonius. Nilai yang ditunjukkan oleh skala

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 1992

Fisika EBTANAS Tahun 1992 Fisika EBTANAS Tahun 1992 EBTANAS-92-01 Sebuah benda massanya 2 kg jatuh bebas dari puncak gedung bertingkat yang tingginya 100 m. Apabila gesekan dengan udara diabaikan dan g = 10 m s 2 maka usaha yg

Lebih terperinci

D. (1) dan (3) E. (2)

D. (1) dan (3) E. (2) 1. Perhatikan gambar percobaan vektor gaya resultan dengan menggunakan 3 neraca pegas berikut ini : Yang sesuai dengan rumus vektor gaya resultan secara analisis adalah gambar... A. (1), (2) dan (3) B.

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 204/205 Mata Pelajaran : FISIKA Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII / IPA Paket : 0 Hari / Tanggal

Lebih terperinci

1. Pengukuran tebal sebuah logam dengan jangka sorong ditunjukkan 2,79 cm,ditentikan gambar yang benar adalah. A

1. Pengukuran tebal sebuah logam dengan jangka sorong ditunjukkan 2,79 cm,ditentikan gambar yang benar adalah. A PREDIKSI 7 1. Pengukuran tebal sebuah logam dengan jangka sorong ditunjukkan 2,79 cm,ditentikan gambar yang benar adalah. A B C D E 2. Pak Pos mengendarai sepeda motor ke utara dengan jarak 8 km, kemudian

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 1997

Fisika EBTANAS Tahun 1997 Fisika EBTANAS Tahun 997 EBTANAS-97-0 Perhatikan gambar percobaan vektor gaya resultan r r r R = F + F dengan menggunakan neraca pegas berikut ini () () () α α α Yang sesuai dengan rumus vektor gaya resultan

Lebih terperinci

ARSIP SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1996

ARSIP SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1996 ARSIP SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1996 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Kelompok besaran berikut yang merupakan besaran

Lebih terperinci

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2006

SOAL UN FISIKA DAN PENYELESAIANNYA 2006 1. Suatu bidang berbentuk segi empat setelah diukur dengan menggunakan alat ukur yang berbeda, diperoleh panjang 5,45 cm, lebar 6,2 cm, maka luas pelat tersebut menurut aturan penulisan angka penting adalah...

Lebih terperinci

FISIKA 2015 TIPE C. gambar. Ukuran setiap skala menyatakan 10 newton. horisontal dan y: arah vertikal) karena pengaruh gravitasi bumi (g = 10 m/s 2 )

FISIKA 2015 TIPE C. gambar. Ukuran setiap skala menyatakan 10 newton. horisontal dan y: arah vertikal) karena pengaruh gravitasi bumi (g = 10 m/s 2 ) No FISIKA 2015 TIPE C SOAL 1 Sebuah benda titik dipengaruhi empat vektor gaya yang setitik tangkap seperti pada gambar. Ukuran setiap skala menyatakan 10 newton. Besar resultan gayanya adalah. A. 60 N

Lebih terperinci

5. Grafik kedudukan (s) terhadap waktu (t) suatu benda yang bergerak pada suatu garis lurus ditunjukkan grafik di bawah ini. s(m)

5. Grafik kedudukan (s) terhadap waktu (t) suatu benda yang bergerak pada suatu garis lurus ditunjukkan grafik di bawah ini. s(m) 1. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu pelat adalah 12,61 cm dan 5,2 cm. Menurut aturan angka penting, luas pelat tersebut adalah.... 65,5 cm 2 D. 65 cm 2. 66 cm 2 E. 65,572 cm 2 C. 65,6 cm 2 2. Risky

Lebih terperinci

Antiremed Kelas 12 Fisika

Antiremed Kelas 12 Fisika Antiremed Kelas 12 Fisika Persiapan UAS 1 Doc. Name: AR12FIS01UAS Version: 2016-09 halaman 1 01. Sebuah bola lampu yang berdaya 120 watt meradiasikan gelombang elektromagnetik ke segala arah dengan sama

Lebih terperinci

4. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan konstan 72 km/jam. Jarak yang ditempuh selama selang waktu 20 sekon adalah...

4. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan konstan 72 km/jam. Jarak yang ditempuh selama selang waktu 20 sekon adalah... Kelas X 1. Tiga buah vektor yakni V1, V2, dan V3 seperti gambar di samping ini. Jika dua kotak mewakili satu satuan vektor, maka resultan dari tiga vektor di atas adalah. 2. Dua buah vektor A dan, B masing-masing

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 1999

Fisika EBTANAS Tahun 1999 Fisika EBTANAS Tahun 1999 EBTANAS-99-01 Momentum mempunyai dimensi yang sama dengan dimensi besaran A. impuls B. energi C. gaya D. tekanan E. percepatan EBTANAS-99-02 Gerak sebuah mobil menghasilkan grafik

Lebih terperinci

SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay

SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay A. PILIHAN GANDA Petunjuk: Pilih satu jawaban yang paling benar. 1. Grafik

Lebih terperinci

MGMP FISIKA - SMA DKI

MGMP FISIKA - SMA DKI DINAS PENDIDIKAN PROPINSI DKI JAKARTA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN FISIKA SMA MGMP FISIKA - SMA DKI PAKET A TRY OUT UJIAN NASIONAL SMA 2016 / 2017 PROVINSI DKI JAKARTA Mata Pelajaran : FISIKA Program

Lebih terperinci

TABEL ISIAN FISIKA TAHUN Fokus lensa lihat dekat (cm)

TABEL ISIAN FISIKA TAHUN Fokus lensa lihat dekat (cm) TABEL ISIAN FISIKA TAHUN 2010 Kacamata Titik Dekat Mata Penderita Titik Jauh Mata Penderita Titik Dekat mata normal Titik Jauh mata normal 1 Normal 45 20 ~ 2 Normal 50 25 ~ 3 Normal 60 30 ~ 4 Normal 75

Lebih terperinci

Latihan Soal UN Fisika SMA. 1. Dimensi energi potensial adalah... A. MLT-1 B. MLT-2 C. ML-1T-2 D. ML2 T-2 E. ML-2T-2

Latihan Soal UN Fisika SMA. 1. Dimensi energi potensial adalah... A. MLT-1 B. MLT-2 C. ML-1T-2 D. ML2 T-2 E. ML-2T-2 Latihan Soal UN Fisika SMA 1. Dimensi energi potensial adalah... A. MLT-1 B. MLT-2 ML-1T-2 ML2 T-2 ML-2T-2 2. Apabila tiap skala pada gambar di bawah ini = 2 N, maka resultan kedua gaya tersebut adalah...

Lebih terperinci

Hak Cipta 2014 Penerbit Erlangga

Hak Cipta 2014 Penerbit Erlangga 004-500-008-0 Hak Cipta 2014 Penerbit Erlangga Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar! 1. Skala mikrometer skrup ketika digunakan mengukur diameter bola kecil ditunjukkan

Lebih terperinci

C15 FISIKA SMA/MA IPA

C15 FISIKA SMA/MA IPA 1. Diameter suatu benda diukur dengan jangka sorong seperti gambar berikut ini. Hasil pengkuran jangka sorong di bawah adalah. A. (2,28±0,005) cm B. (2,28±0,01) cm C. (2,18±0,005) cm D. (2,18±0,01) cm

Lebih terperinci

1. Diameter suatu benda diukur dengan jangka sorong seperti gambar berikut ini.

1. Diameter suatu benda diukur dengan jangka sorong seperti gambar berikut ini. 1. Diameter suatu benda diukur dengan jangka sorong seperti gambar berikut ini. 1 Diameter maksimum dari pengukuran benda di atas adalah. A. 2,199 cm B. 2,275 cm C. 2,285 cm D. 2,320 cm E. 2,375 cm 2.

Lebih terperinci

PREDIKSI 4. bergerak konstan selama 2 sekon. Grafik kecepatan terhadap t dari perjalanan orang tersebut yang benar adalah..

PREDIKSI 4. bergerak konstan selama 2 sekon. Grafik kecepatan terhadap t dari perjalanan orang tersebut yang benar adalah.. PREDIKSI 4 1. Perhatikan gambar hasil pengukuran tebal balok kayu dengan menggunakan Jangka Sorong dibawah ini. Hasil pengukuran tebal yang diperoleh adalah... A. 5,09 cm B. 5,19 cm C. 5,20 cm D. 5,29

Lebih terperinci

UN SMA IPA Prediksi 2 UN SMA IPA Fisika

UN SMA IPA Prediksi 2 UN SMA IPA Fisika UN SMA IPA Prediksi 2 UN SMA IPA Fisika Doc. Version : 2011-06 halaman 1 51. Sepotong kawat konduktor mempunyai resistansi R. Apabila kawat ini kemudian direnggangkan sehingga panjangnua menjadi dua kali

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 2000

Fisika EBTANAS Tahun 2000 Fisika EBTANAS Tahun 000 EBTANAS-00-01 Perhatikan tabel berikut ini! No. Besaran Satuan Dimensi 1 Momentum kg m s 1 M L T 1 Gaya kg m s M L T 3 Daya kg m s 3 M L T 3 Dari tabel di atas yang mempunyai satuan

Lebih terperinci

SILABUS MATA KULIAH FISIKA DASAR

SILABUS MATA KULIAH FISIKA DASAR LAMPIRAN TUGAS Mata Kuliah Progran Studi Dosen Pengasuh : Fisika Dasar : Teknik Komputer (TK) : Fandi Susanto, S. Si Tugas ke Pertemuan Kompetensi Dasar / Indikator Soal Tugas 1 1-6 1. Menggunakan konsep

Lebih terperinci

Latihan Soal UAS Fisika Panas dan Gelombang

Latihan Soal UAS Fisika Panas dan Gelombang Latihan Soal UAS Fisika Panas dan Gelombang 1. Grafik antara tekanan gas y yang massanya tertentu pada volume tetap sebagai fungsi dari suhu mutlak x adalah... a. d. b. e. c. Menurut Hukum Gay Lussac menyatakan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : FISIKA Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII / IPA Paket 02 Hari / Tanggal

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 204/205 Mata Pelajaran : FISIKA Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII / IPA Paket : 03 Hari / Tanggal

Lebih terperinci

PAKET SOAL 1.a LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PAKET SOAL 1.a LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 MATA PELAJARAN KELAS/PROGRAM www.rizky-catatanku.blogspot.com PAKET SOAL.a LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 20/202 : FISIKA : XII (Dua belas )/IPA HARI/TANGGAL :.202 JAM :.WIB PERHATIAN:a. Semua

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1983

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1983 SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1983 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Bila sinar ultra ungu, sinar inframerah,

Lebih terperinci

C. Kunci : E Penyelesaian : Diket mobil massa = m Daya = P f s = 0 V o = 0 Waktu mininiumyang diperlukan untuk sampai kecepatan V adalah :

C. Kunci : E Penyelesaian : Diket mobil massa = m Daya = P f s = 0 V o = 0 Waktu mininiumyang diperlukan untuk sampai kecepatan V adalah : 1. Sebuah mobil bermassa m memiliki mesin berdaya P. Jika pengaruh gesekan kecil, maka waktu minimum yang diperlukan mobil agar mencapai kecepatan V dari keadaan diam adalah... A. B. D. E. C. Diket mobil

Lebih terperinci

1. 2adalah Jika gesekan... katrol diabaikan dan tegangan tali T = 10 dyne, maka berat benda W 1 dan W

1. 2adalah Jika gesekan... katrol diabaikan dan tegangan tali T = 10 dyne, maka berat benda W 1 dan W 1. 2adalah Jika gesekan... katrol diabaikan dan tegangan tali T = 10 dyne, maka berat benda W 1 dan W A. W 1 = W 2 = 10 dyne B. W 1 = W 2 = 10 dyne C. W 1 = W 2 = 5 dyne Kunci : D D. W 1 = 10 dyne W 2

Lebih terperinci

Evaluasi Belajar Tahap Akhir F I S I K A Tahun 2006

Evaluasi Belajar Tahap Akhir F I S I K A Tahun 2006 Evaluasi Belajar Tahap Akhir F I S I K A Tahun 2006 EBTA-SMK-06-01 Sebatang kawat baja mempunyai luas penampang 2,20 mm 2, dan panjangnya 37,55 mm. Besarnya volume kawat baja tersebut A. 80,875 mm 3 B.

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL DINAS PENDIDIKAN DKI JAKARTA SMA/MA

UJIAN NASIONAL DINAS PENDIDIKAN DKI JAKARTA SMA/MA A TRYOUT UJIAN NASIONAL DINAS PENDIDIKAN DKI JAKARTA SMA/MA TAHUN PELAJARAN 204/205 FISIKA Hasil Kerja Sama dengan 2 Mata Pelajaran : Fisika Jenjang : SMA/MA MATA PELAJARAN Hari, tanggal : Rabu, April

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 39 JAKARTA

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 39 JAKARTA PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 9 JAKARTA Jl. RA Fadillah Cijantung Jakarta Timur Telp. 840078, Fax 87794718 REMEDIAL ULANGAN TENGAH SEMESTER

Lebih terperinci

LATIHAN UAS 2012 LISTRIK STATIS

LATIHAN UAS 2012 LISTRIK STATIS Muatan Diskrit LATIHAN UAS 2012 LISTRIK STATIS 1. Dua buah bola bermuatan sama (2 C) diletakkan terpisah sejauh 2 cm. Gaya yang dialami oleh muatan 1 C yang diletakkan di tengah-tengah kedua muatan adalah...

Lebih terperinci

PAKET UJIAN NASIONAL Pelajaran : FISIKA Waktu : 120 Menit

PAKET UJIAN NASIONAL Pelajaran : FISIKA Waktu : 120 Menit PAKET UJIAN NASIONAL Pelajaran : FISIKA Waktu : 20 Menit Pilihlah salah satu jawaban yang tepat! Jangan lupa Berdoa dan memulai dari yang mudah.. Diameter dalam sebuah silinder diukur menggunakan jangka

Lebih terperinci

SOAL EBTANAS TAHUN 2001

SOAL EBTANAS TAHUN 2001 1. Dua buah benda dengan massa sama, kecepatan masing-masing 10 m/s dan 20 m/s. Kedua benda dari arah berlawanan, bertumbukan lenting sempurna. Kecepatan masing-masing benda setelah tumbukan adalah...

Lebih terperinci

D. 85 N E. 100 N. Kunci : E Penyelesaian : Kita jabarkan ketiga Vektor ke sumbu X dan dan sumbu Y, lihat gambar di bawah ini :

D. 85 N E. 100 N. Kunci : E Penyelesaian : Kita jabarkan ketiga Vektor ke sumbu X dan dan sumbu Y, lihat gambar di bawah ini : 1. Tiga buah vektor gaya masing-masing F 1 = 30 N, F 2 = 70 N, dan F 3 = 30 N, disusun seperti pada gambar di atas. Besar resultan ketiga vektor tersebut adalah... A. 0 N B. 70 N C. 85 N D. 85 N E. 100

Lebih terperinci

LATIHAN FISIKA DASAR 2012 LISTRIK STATIS

LATIHAN FISIKA DASAR 2012 LISTRIK STATIS Muatan Diskrit LATIHAN FISIKA DASAR 2012 LISTRIK STATIS 1. Ada empat buah muatan titik yaitu Q 1, Q 2, Q 3 dan Q 4. Jika Q 1 menarik Q 2, Q 1 menolak Q 3 dan Q 3 menarik Q 4 sedangkan Q 4 bermuatan negatif,

Lebih terperinci

SOAL-SOAL UNAS FISIKA SMA NEGERI 16 SURABAYA

SOAL-SOAL UNAS FISIKA SMA NEGERI 16 SURABAYA SOAL-SOAL UNAS FISIKA SMA NEGERI 6 SURABAYA. Gambar berikut adalah skala yang ditunjukkan oleh jangka sorong ketika digunakan untuk mengukur tebal sebuah buku. Tebal buku tersebut adalah 2. a. 24,4 cm

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 1986

Fisika EBTANAS Tahun 1986 Fisika EBTANAS Tahun 1986 EBTANAS-86-01 Pada pengukuran panjang benda, diperoleh hasil pengukuran 0,07060 m. Banyaknya angka penting hasil pengukuran tersebut adalah dua tiga C. empat D. lima E. enam EBTANAS-86-0

Lebih terperinci

D. 6 E. 8. v = 40ms -1 Ep =?

D. 6 E. 8. v = 40ms -1 Ep =? 1. Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan dengan sudut elevasi 30 dan dengan kecepatan 40 m/s. Jika gesekan dengan udara diabaikan, maka energi potensial peluru (dalam joule) pada titik tertinggi...

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : FISIKA Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII / IPA Paket : 05 Hari / Tanggal

Lebih terperinci

PAKET SOAL 1.b LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PAKET SOAL 1.b LATIHAN SOAL UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012 MATA PELAJARAN KELAS/PROGRAM I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling benar!. Seorang anak ke sekolah naik sepeda dengan lintasan seperti pada gambar. Besar perpindahan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PEMERINTAH KOTA PADANG DINAS PENDIDIKAN UJIAN SEKOLAH (USEK) KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : FISIKA Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII / IPA Paket 04 Hari / Tanggal

Lebih terperinci

Latihan Soal Uas Fisika SMK Teknologi

Latihan Soal Uas Fisika SMK Teknologi Latihan Soal Uas Fisika SMK Teknologi Oleh Tenes Widoyo M.Pd. Paket 01 1. Besaran yang dimensinya ML 2 L -2 adalah. A. Tekanan B. Usaha C. Impuls D. Momentum E. Kecepatan 2. Dua buah vektor A dan B besarnya

Lebih terperinci

Fisika EBTANAS Tahun 2002

Fisika EBTANAS Tahun 2002 Fisika EBTNS Tahun 00 EBTNS-0-0 Dua buah gaya (setitik tangkap) saling tegak lurus, besarnya masing-masing N dan 5 N. Besar resultan kedua gaya tersebut adalah. 7 N 5 N 3 N 9 N 7 N EBTNS-0-0 Sebuah benda

Lebih terperinci

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1988

SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1988 SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1988 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Jika gesekan katrol diabaikan dan tegangan

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL SMA/MA

UJIAN NASIONAL SMA/MA UJIAN NASIONAL SMA/MA Tahun Pelajaran 200/20 Mata Pelajaran Program Studi : FISIKA (D3) : IPA MATA PELAJARAN Hari/Tanggal : Kamis, 2 April 20 Jam : 08.00 0.00 WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM. Isikan identitas

Lebih terperinci

Benda akan berhenti setelah bergerak selama... A. 4 sekon B. 5 sekon C. 8 sekon D. 10 sekon E. 20 sekon

Benda akan berhenti setelah bergerak selama... A. 4 sekon B. 5 sekon C. 8 sekon D. 10 sekon E. 20 sekon 1. Perhatikan gambar pengukuran panjang balok di samping ini! Hasil pengukuran yang diperoleh adalah... A. 3,00 cm B. 3,04 cm C. 3,09 cm D. 3,19 cm E. 4,19 cm 2. Seorang anak berjalan lurus 10 meter ke.

Lebih terperinci

C13 1 FISIKA SMA/MA IPA

C13 1 FISIKA SMA/MA IPA 1 1. Seorang siswa mengukur ketebalan suatu bahan menggunakan mikrometer sekrup. Ketebalan bahan adalah. A. (5,83±0,005) mm B. (5,83±0,01) mm C. (5,53±0,005) mm D. (5,53±0,01) mm E. (5,33±0,005) mm 2.

Lebih terperinci