BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG ROBOT. robota yang berarti : pekerja sendiri dan dalam bahasa Ceko (negara Eropa

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG ROBOT. robota yang berarti : pekerja sendiri dan dalam bahasa Ceko (negara Eropa"

Transkripsi

1 BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG ROBOT 2.1 Asal Mula Kata Robot Istilah robot pertama sekali muncul pada tahun 1920, berasal dari kata robota yang berarti : pekerja sendiri dan dalam bahasa Ceko (negara Eropa Timur) berarti kerja paksa. Kata robot pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis dari Czech, Ceko yang bernama Karel Capek pada tahun Kata robot diperkenalkan kepada masyarakat dalam permainannnya di drama pentas RUR (Rossum s Universal Robot), yang diterbitkan pada tahun Sejarah dan Perkembangan Robot Sejarah robot bermula ketika sistem otomatis dibuat oleh Jacques de Vaucanson pada tahun 1938, yang membuat bebek mekanik yang dapat memakan dan mencincang biji-bijian membuka dan menutup sayapnya. Kemudian tahun 1796, Hisashine Tanaga di Jepang berhasil membuat mainan mekanik yang dapat menghidangkan teh dan menulis huruf kanji. Lalu 1926, Nikola Tesla mendemonstrasikan perahu bot yang dapat dikontrol dengan radio. Tahun 1928, ahli biologi Makoto Nishimura membuat robot pertama di Jepang yang bernama Gakutensoku. Gakutensoku dibuat di Jepang dengan menggunakan teknologi barat dan diselesaikan di Osaka pada tahun 1929, gakutensoku bisa mengubah ekspresi wajah dan menggerakkan kepala dan tangan melalui mekanisme tekanan udara. Ia memiliki panah sinyal berbentuk pena di tangan kanan dan lampu

2 bernama Reikantō ( 霊 感 灯, Cahaya inspirasi) di tangan kirinya. Gakutensoku adalah robot berbentuk burung bernama Kokukyōchō. Ketika Kokukyōchō menangis, maka mata gakutensoku tertutup dan ekspresinya menjadi termenung. Ketika lampu bersinar, gakutensoku mulai menulis kata dengan pena. Robot ini juga bisa tersenyum, mengedip-ngedipkan matanya dan menulis. Namun sayang robot pertama buatan Makoto Nishimura ini hilang saat pameran di Jerman pada tahun Sejalan dengan perkembangan teknologi elektronika, maka perkembangan robot ini melaju pesat, seperti tahun 1948, William Grey Walter membuat robot elektronik otomatis pertama dimana robot ini dapat merespon cahaya dan dapat melakukan kontak dengan objek dari luar. Pada tahun 1954, saat dimulainya zaman digital, sebuah robot digital yang dapat diprogram ditemukan oleh George Devol. Dengan adanya pengembangan robot ini, robot bisa menjadi teman, mempunyai kecerdasan dan perasaan manusia. Seperti dalam cerita kartun Astro Boy. Keunggulan dalam teknologi robot tidak dapat dipungkiri, telah lama dijadikan icon kebanggan negara-negara maju di dunia. Kecanggihan teknologi yang dimiliki, gedung-gedung tinggi yang mencakar langit, tingkat kesejahteraan rakyatnya yang tinggi, kota-kotanya yang modern, belumlah terasa lengkap tanpa popularitas kepiawaian dalam dunia robot. Pada awalnya aplikasi robot hampir tidak dapat dipisahkan dengan industri sehingga muncul istilah industrial robot dan robot manipulator. Definisi yang populer ketika itu, robot industri adalah suatu robot tangan (arm robot) yang

3 diciptakan untuk berbagai keperluan dalam meningkatkan produksi, memiliki bentuk lengan-lengan kaku yang terhubung secara seri dan memiliki sendi yang dapat bergerak berputar (rotasi) atau memanjang/memendek (translasi atau prismatik). Satu sisi lengan yang disebut sebagai pangkal ditanam pada bidang atau meja yang statis (tidak bergerak), sedangkan sisi yang lain yang disebut sebagai ujung (end off effector) dapat dimuati dengan tool tertentu sesuai dengan tugas robot. Dalam dunia mekanikal, manipulator ini memiliki dua bagian, yaitu tangan atau lengan (arm) dan pergelangan (wrist). Pada pergelangan ini dapat di install berbagai tool. Begitu diminatinya penggunaan manipulator dalam industri ini, menyebabkan banyak perusahaan besar di dunia menjadikan robot industri sebagai unggulan. Bahkan beberapa perusahaan di Jepang masih menjadikan manipulator sebagai produk utamanya, seperti Fanuc Inc. yang memiliki pabrik utamanya di lereng gunung Fuji itu. Dewasa ini mungkin definisi robot industri itu sudah tidak sesuai lagi karena teknologi mobile robot juga sudah dipakai meluas sejak awal 80-an. Seiring itu pula kemudian muncul istilah robot humanoid (konstruksi mirip manusia), animaloid (mirip binatang), dan sebagainya. Bahkan kini dalam industri spesifik seperti industri perfilman, industri angkasa luar, industri pertahanan atau mesin perang, robot arm atau manipulator bisa jadi hanya menjadi bagian sistem robot secara keseluruhan. Lain lagi bagi insan perfilman, kini dunia robotik bagi mereka dapat direkayasa secara virtual saja. Robot dalam imajinasi mereka berkembang menjadi tokoh animasi yang tidak lagi perlu dibuat secara real. Dari sinilah

4 nampaknya kemudian muncul cabang disiplin baru yang dikenal sebagai virtual reality. Sebelum suatu robot betul-betul diputuskan untuk dibuat pakar robot cukup mencobanya dahulu secara virtual dan secara imajinasi. Baik dalam hal fisik maupun dalam hal pergerakan yang sesungguhnya. Bahkan apakah program kemudi yang dikembangkan dapat berfungsi dengan baik dalam mengendalikan robot itu, cukup diuji coba secara virtual dulu. Hal ini erat kaitannya dengan kecanggihan komputer-komputer era baru dan teknologi pemrograman yang terus menerus dikembangkan. Pada abad modern ini bermacam-macam robot yang diciptakan dan digunakan seperti dalam industri, rumah sakit, transportasi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. Seperti robot yang digunakan untuk mengecat mobil, robot yang digunakan untuk merakit komponen elektronik dan juga robot humanoid yaitu robot yang memiliki wajah, yang mampu berjalan dan bertindak seperti manusia. Robot humanoid terus berevolusi semakin lama semakin mendekati pergerakan manusia. Sejak robot bergabung dengan tenaga kerja di pabrik pada tahun 1970-an, perkembangan dan teknologi robot di Jepang semakin pesat dan mendunia. Jepang telah memimpin dunia dalam teknologi robotnya. Mereka terus menetapkan standar global. Dan sekarang negara Jepang menjadi pulau robot, dikarenakan pandangan dan kumpulan strategi yang di desain untuk membuat negeri ini menjadi pusat produksi teknologi yang paling penting di dunia.

5 2.3 Macam- Macam Robot Robot adalah kecerdasan buatan manusia yang didesain untuk memudahkan manusia dalam kegiatan sehari-hari. Robot kini telah berkembang menjadi alat-alat yang canggih dan mudah pengoperasiannya. Rasanya sulit memisahkan teknologi robot dengan negara-negara maju. Semua tentu masih ingat dengan sejumlah anime robot yang sudah dikenal hampir diseluruh dunia seperti astro boy, doraemon, gundam, dan sejenisnya. Kalau dahulu semua hanya bisa melihat robot-robot tersebut di layar televisi, dan di abad yang sekarang ini sudah bisa menyentuh dan melihat langsung robot-robot beraksi diperlombaan teknologi robot ataupun di pameran-pameran yang sedang berlangsung. Sebagai contoh negara Jepang yang erat kaitannya dengan teknologi robot, hampir di semua daerah negara Jepang memproduksi robot untuk perkembangan teknologi yang dibutuhkan dunia saat ini. Di Jepang mempunyai banyak ragam macam-macam robot antara lain: 1. Robot Motoman : Robot yang pandai memasak Okonomiyaki Robot motorman SDA1 dari perusahaan Yaskawa Elektrik Jepang adalah robot yang juga bisa memasak makanan yang digemari di Jepang yaitu Okonomiyaki (mungkin di Indonesia mirip dengan martabak telur). Sebenarnya robot ini sendiri diciptakan untuk merakit kamera digital disposable, tetapi ternyata robot ini juga pintar memasak Okomomiyaki. Robot ini mempunyai tinggi 135 cm dan berat 220 kg. Mempunyai dua tangan yang cukup panjang sehingga mempunyai jangkauan yang luas.

6 2. Robot Yaskawa-Kun : Robot penjual es krim di Jepang Melihat es krim saja semua anak di Jepang pasti senang, apalagi penjualnya adalah sebuah robot yang lucu. Yaskawa-Kun adalah sebuah robot penjual es krimnya di sebuah Theme Park di Jepang, tepatnya di Tokyo Summerland. Sama seperti melayani orang, Yaskawa-Kun akan langsung membuat pesanan es krim bila anda sudah memilih jenis es krim dan juga membayarnya. Bedanya, orang-orang bisa memilih es krim melalui layar sentuh yang ada. 3. Ninomiya-Kun : Robot yang dapat membaca buku untuk manusia Ninomiya-Kun adalah sebuah robot yang bisa membaca buku melalui kamera yang ada dimatanya. Robot ini bisa membaca seluruh jenis bacaan mulai dari koran sampai majalah dari awal sampai akhir. Buku atau koran diletakkan di bagian yang telah disediakan dan dengan teknologi mekanik yang ada, setiap lembaran bisa dibalik secara otomatis. Sat ini Ninomiya-Kun memang hanya bisa mengeluarkan suara robot, tetapi para peneliti akan mencoba untuk membuat suara Ninomiya-Kun lebih mempunyai perasaan sehingga bisa menyamai suara manusia. Di dalam sistemnya, robot ini dapat mengenali huruf kanji, hiragana, katakana. Tetapi kedepannya, robot ini diharapkan dapat lebih banyak mengenal tulisan dan huruf lainnya. Robot ini dibuat oleh Waseda University di Jepang. Mempunyai tinggi 1 m dan berat hanya 25 kg. Ninomiya-Kun diharapkan dapat berguna bagi para orang tua yang mempunyai kesulitan untuk membaca dan juga orang tua yang malas untuk membacakan buku cerita ke anaknya sebelum tidur.

7 4. Robo-Barmaid : Robot yang akan menggantikan tugas bartender Di masa yang akan datang, sepertinya robot banyak mengambil alih sebagian pekerjaan manusia dan memungkinkan terjadinya peningkatan pengangguran. Salah satunya adalah Robo-Barmaid (Asahi Beer Robot) yang bertugas untuk menggantikan tugas bartender di bar atau klub malam. Robo- Barmaid akan membuka botol bir dan memberikannya kepada para tamu. Selain membuka botol bir dari gelas, robot ini juga mampu menuangkan bir ke dalam gelas dan memberikannya kepada para tamu tanpa tumpah. 5. Riba : Robot yang tugasnya menggendong pasien di Rumah Sakit Riba (Robot for Interactive Body Assistance) adalah sebuah robot yang diciptakan oleh Japan Institute of Physical and Chemical Research (RIKEN) yang dikhususkan untuk mengangkat atau tepatnya menggendong pasien di rumah sakit. Riba nantinya akan menemani para suster yang biasanya memang kesulitan untuk mengangkat pasien dari atau ke atas ranjang. Selain menggendong pasien, riba juga dilengkapi dengan face and voice recognition dimana riba mampu menjalankan perintah melalui suara dan mengenali para suster atau orang yang bekerja di rumah sakit. Sayangnya riba yang beratnya mencapai 180 kg ini hanya mampu menggendong seorang pasien dengan berat sampai 61 kg. 6. Hina : Robot dengan karakter manga yang bisa membuat kopi Membuat robot yang bisa membuat kopi saja sudah sulit, tetapi yang dilakukan oleh seorang warga negara Jepang bernama Clock Work (nama samaran) ini sangat kreatif. Dia bukan saja berhasil memodifikasi tampilan sebuah robot (Kondo KHR-2HV) menjadi sebuah robot dengan karakter manga bisa

8 membuat kopi yang diberi nama Hina. Robot hina mempunyai tinggi 36 cm dengan bert 1,1 kg dan dikendalikan dengan menggunakan sebuah remote control dan mempunyai sekitar 20 servo (motor) untuk menggerakkan berapa bagian tubuhnya. 7. ApriPoko : Robot yang berfungsi sebagai Universal Remote Control ApriPoko, robot keluaran dari Toshiba ini adalah sebuah universal remote control yang dapat mengontrol semua remote baik TV, Video, dan lainnya. Kelebihan robot ini adalah dapat berbicara dan diperintahkan melalui suara (voice operated). Robot ini akan mempelajari segala kebiasaan anda dalam menggunakan remote untuk setiap alat, bahkan bertanya segala hal untuk memudahkan anda menggunakan remote melalui koneksi Infra Red (IR) dan beranya kepada anda, apa yang harus dia (ApriPoko) lakukan. Kalau mempunyai robot seperti ini, tangan anda tidak perlu merasa pegal lagi karena kebanyakan mencet tombol untuk mengganti channel TV pada saat iklan. 8. Papero : Robot yang terhubung dengan internet Papero adalah rekan yang menarik, mempunyai tinggi 38,5 cm ukurannya mini seperti ukuran seorang bayi, matanya dilengkapi dengan kamera CCD untuk mengenali orang. Makhluk kecil yang menarik ini menari-nari untuk menunjukkan ia sedang senang. Tetapi robot ini lebih dari hanya lucu, ia mempunyai sejumlah kemampuan dalam percakapan dan akan terhubung dengan internet utuk mendapatkan berita untuk anda dan memberitahukan horoskop, dan tujuan akhirnya adalah menjadi sebuah robot yang dapat hidup bersama anda di rumah.

9 9. Robot humanoid EMIW : Robot yang berjalan cepat seperti manusia Robot humanoid EMIW mengangkat tangannya dengan salam yang ramah dan menyenangkan. Tangannya bergerak hampir sebebas manusia. Dengan kedua rodanya, ia dapat berjalan sampai kecepatan 6 km/jam, kecepatan yang hampir sama dengan berjalan cepat. Ia juga dapat berputar dengan cepat di tempat yang kecil. Usaha pengembangannya masih berlanjut, tujuannya untuk membuat sebuah robot yang dapat memberikan informasi di meja penerima dan melakukan pekerjaan kantoryang sederhana. Robot ini mempunyai tinggi 130 cm dan berat kurang lebih 70 kg. 10. Robot Dansa : Robot yang bisa menjadi pasangan dansa Robot dansa yang dikembangkan oleh laboratorium kosuge-hirata, Universitas Tohoku ini bisa menjadi partner berdansa anda. Ini berita baik untuk orang-orang yang tidak mempunyai pasangan dansa. Mereka dapat memimpin PBDR (Partner Ballroom Dance Robot) dengan memberikan panduan pada tangan, lengan, dan pinggangnya. Ia dengan patuh mengetahui langkah tarian dan mengikuti pasangannya. Robot ini mempunyai tinggi 165 cm dan berat sekitar 100 kg. 11. Roborior : Robot interior Roborior/robot interior ini menjaga rumah agar tidak ada orang yang masuk ketika anda keluar rumah, dan mengirimkan gambar bagian dalam rumah melalui telepon selular anda. Dan anda juga dapat berkomunikasi dengan roborior. Dengan beberapa sentuhan pada tombol telepon selular anda, dapat membuat robot penjaga ini berputar dan bergerak disekeliling rumah, untuk

10 melihat apakah semuanya baik. Robot ini ukurannya hampir sama dengan bola basket, beratnya 3,3 kg. 12. Robot Frigo DD : Robot yang mendeteksi gas, radio aktif Robot yang dikembangkan oleh Departemen Manajemen kebakaran dan Bencana dari Institut Kebakaran dan Bencana Nasional ini ukurannya kecil dengan tinggi 22 cm, panjang 37,5 cm, lebar 34 cm, dan berat 14,5 kg. Frigo DD tugasnya membuka jalan ke dalam sebuah bangunan dimana teroris mungkin bersembunyi,atau ke dalam pabrik kimia yang terbakar, atau sinar gamma radio aktif. Pemancar tanpa kabelnya mengirim data kepada anggota keamanan. 13. Robot Enryu : Robot fantasi cyber untuk menolong/naga penolong Enryu naga penolong besar dan kuat, dan pergi menolong di tempattempat bencana. Pada waktu kebakaran, gempa bumi, atau ke tempat berbahaya lainnya. Enryu bekerja dengan digerakkan oleh alat pengendali jarak jauh, atau seorang operator dapat memanjat ke dalamnya dan menggerakkannya, seperti yang ada di dalam kartun anime. Robot yang dikembangkan oleh PT. TMSUK ini mempunyai lebar 2,4 m, tinggi dan kedalamannya 3,5 m beratnya kira-kira 5 ton. 14. Robo D1 : Robot yang menjadi penjaga yang siaga Robo D1 sebagai penjaga tugasnya menjaga kantor, pabrik, dan gudang, memutarkan kameranya ke kanan dan ke kiri, depan dan belakang, mengirim gambar kepada pusat keamanan yang dioperasikan oleh manusia. Sensor pengenal optik dan peralatan lainnya dalam keadaan siaga, siap untuk memancarkan alarm kalau mendeteksi pengacau, api atau kebocoran air. Robo D1 bahkan dapat

11 memadamkan api yang kecil, kalau diperlengkapi dengan pemadam api. Robot ini mempunyai tinggi sekitar 110 cm dan berat 80 kg. 15. Robot Actroid : Actroid merupakan sebuah robot humanoid (teknologi yang dibuat memiliki kemiripan dengan bentuk manusia) yang dikembangkan oleh Universitas Osaka dan diproduksi oleh Kokoro Company Ltd. Pertama kali diperkenalkan tahun 2003 pada pameran robot internasional di Tokyo, Jepang. Beberapa versi yang berbeda dari produk yang telah diproduksi sejak saat itu. Pembuatan robot ini diciptakan layaknya seorang wanita muda berketurunan Jepang. Actroid merupakan contoh pelopor mesin nyata yang disebut dengan istilah fiksi ilmiah android atau gynoid, sejauh ini hanya digunakan untuk robot fiksi. Robot ini dapat meniru fungsi-fungsi manusia seperti berkedip, berbicara dan bernapas. The repliee model robot interaktif dengan kemampuan untuk merespon, mengenali dan berpidato. Masih banyak lagi macam-macam robot di Jepang. Sebelumnya robotrobot hanya bekerja dipabrik saja, tetapi kini robot yang ada di Jepang bisa ditemukan dimana saja, bahkan sudah banyak yang membuat rakitan robot sendiri. Membuat robot-robot yang berjalan dengan dua kaki menjadi kegemaran di seluruh Jepang, dikarenakan perlengkapan robot yang inovatif dan pertarungan robot tanpa peraturan. Jepang memang rajanya robot canggih. Kreasi teknologi para ilmuwan di negeri sakura seakan tiada henti. Semakin canggih robot yang diciptakan memang semakin mudah dunia ini, tetapi di lain sisi berapa banyak nanti pengangguran yang akan terjadi bila semua pekerjaan manusia digantikan

12 oleh robot, bahkan untuk pekerjaan seorang koki di Jepang kini sudah digantikan oleh sebuah robot. Seperti halnya di Jepang ada sebuah restoran ramen bernama Momozono Robot Ramen yang kini menjadi populer karena salah satu kokinya adalah robot. Mungkin ini hal yang praktis, tetapi menjadikan lapangan kerja untuk manusia semakin sedikit, dan terjadilah pengangguran. 2.4 Fungsi dan Kegunaan Robot Ada beberapa fungsi robot, sehingga manusia memerlukan kehadirannya yaitu: a. Meningkatkan produksi, akurasi dan daya tahan. Robot ini banyak digunakan di industri. b. Untuk tugas-tugas berbahaya, kotor dan beresiko. Robot ini digunakan ketika manusia tidak mampu masuk ke daerah yang beresiko. Seperti robot untuk menjelajah planet, robot untuk mendeteksi limbah nuklir, robot militer, dan lain-lain. c. Untuk pendidikan. Banyak robot yang digunakan untuk menarik pelajar belajar teknologi seperti robot Lego dan lain-lain. d. Untuk menolong manusia. Seperti di rumah untuk membersihkan rumah pakai penghisap debu otomatis, di rumah sakit untuk menghantar makanan, membantu operasi, menggendong pasien, dan lain-lain. e. Menggantikan kinerja manusia yang membutuhkan ketelitian yang tinggi dan mengurangi bahkan menghilangkan resiko kecelakaan yang cukup tinggi jika manusia melakukan pekerjaan tersebut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi di dunia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama di bidang robotika. Saat ini robot telah banyak berperan dalam kehidupan manusia. Robot adalah

Lebih terperinci

Robot Introduction. Robot technology for Indonesian Intelligent Robot Contest

Robot Introduction. Robot technology for Indonesian Intelligent Robot Contest Robot Introduction Robot technology for Indonesian Intelligent Robot Contest What is a Robot Berasal dari bahasa Czech, Robota, yang berarti Pekerja Mulai populer ketika Karl Capek, membuat pertunjukan

Lebih terperinci

PENGENALAN ROBOTIKA. Keuntungan robot ini adalah pengontrolan posisi yang mudah dan mempunyai struktur yang lebih kokoh.

PENGENALAN ROBOTIKA. Keuntungan robot ini adalah pengontrolan posisi yang mudah dan mempunyai struktur yang lebih kokoh. PENGENALAN ROBOTIKA Manipulator robot adalah sistem mekanik yang menunjukkan pergerakan dari robot. Sistem mekanik ini terdiri dari susunan link(rangka) dan joint (engsel) yang mampu menghasilkan gerakan

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN HASIL DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN HASIL DAN ANALISA BAB IV PENGUJIAN HASIL DAN ANALISA 4.1 Pengujian Hasil Gambar 4.1. Robot mulai bergerak maju memasuki labirin Pada saat program dijalankan, sensor bluetooth yang ada di remote mengirimkan pesan untuk robot

Lebih terperinci

Apa itu mekatronik? Estiko Rijanto Pusat Penelitian TELIMEK LIPI, Bandung. Abstrak

Apa itu mekatronik? Estiko Rijanto Pusat Penelitian TELIMEK LIPI, Bandung. Abstrak Apa itu mekatronik? Estiko Rijanto 2005. Pusat Penelitian TELIMEK LIPI, Bandung. estiko@hotmail.com Abstrak Tulisan ini menjelaskan mengenai apa itu mekatronik. Definisi mengenai mekatronik disampaikan,

Lebih terperinci

Arti Kata & Definisi Robot

Arti Kata & Definisi Robot Materi #10 Arti Kata & Definisi Robot 2 Arti kata robot Robot berasal dari bahasa Cekoslovakia: robota yang berarti pekerja paksa (forced worker). Definisi robot Menurut Kamus Webster: Robot adalah sebuah

Lebih terperinci

Slytherin si Ular NASA

Slytherin si Ular NASA Slytherin si Ular NASA Film Harry Potter yang baru saja diluncurkan kembali menggoda imajinasi anak-anak sampai orang dewasa. Bagi para penggemar film fiksi ini, sosok seekor ular merupakan lambang kejahatan

Lebih terperinci

Peristiwa 75. Bab 7. Peristiwa

Peristiwa 75. Bab 7. Peristiwa Peristiwa 75 Bab 7 Peristiwa Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan mampu: 1) menanggapi cerita pengalaman teman. 2) melakukan percakapan melalui telepon. 3) membaca teks dengan

Lebih terperinci

Semua hak cipta. Hak cipta yang lainnya tetap menjadi milik masing-masing.

Semua hak cipta. Hak cipta yang lainnya tetap menjadi milik masing-masing. Copyright 2014 by ZTE Mobile Telecom Company. Pernyataan Hak Cipta Hak cipta buku manual ini milik SHENZHEN ZTE Mobile Telecom Co., LTD. Tanpa ijin tertulis dari pemilik hak cipta, tidak ada bagian dari

Lebih terperinci

TUGAS KELOMPOK 03 INTERAKSI MANUSA DAN KOMPUTER OBSERVASI SISTEM REMOTE CONTROL TV

TUGAS KELOMPOK 03 INTERAKSI MANUSA DAN KOMPUTER OBSERVASI SISTEM REMOTE CONTROL TV TUGAS KELOMPOK 03 INTERAKSI MANUSA DAN KOMPUTER OBSERVASI SISTEM REMOTE CONTROL TV A. PENDAHULUAN Walaupun saat ini kebanyakan orang membatasi pengertian remote control pada peralatan-peralatan elektronik

Lebih terperinci

Panduan Ringkas Nokia N70. Copyright 2006 Nokia. All rights reserved.

Panduan Ringkas Nokia N70. Copyright 2006 Nokia. All rights reserved. Panduan Ringkas Nokia N70 2006 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, dan Pop-Port adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Produk dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK. elektronika dan sensor sebagai alat pendukung untuk membuat sebuah remote control

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK. elektronika dan sensor sebagai alat pendukung untuk membuat sebuah remote control 4.1 Garis Besar Perancangan Sistem BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK Perlu diketahui bahwa system yang penulis buat ini menggunakan komponen elektronika dan sensor sebagai alat pendukung untuk membuat sebuah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Bencana ini telah menelan korban puluhan hingga ratusan jiwa.

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Bencana ini telah menelan korban puluhan hingga ratusan jiwa. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kebakaran merupakan salah satu bencana yang ditakuti oleh setiap orang. Kejadian ini kerap terjadi baik karena faktor lingkungan atau kelalaian masyarakat.

Lebih terperinci

Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng. PENGENALAN ROBOT. Published By Stefanikha69

Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng. PENGENALAN ROBOT. Published By Stefanikha69 Dwisnanto Putro, S.T., M.Eng. PENGENALAN ROBOT PENGERTIAN ROBOT KLASIFIKASI ROBOT APLIKASI ROBOT Pengertian Robot Menurut Bahasa (czech): Robota = Pekerja Mendukung dan membantu pekerjaan manusia Dibidang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam melakukan pengambilan gambar di udara, banyak media yang bisa digunakan dan dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini terutama dalam ilmu pengetahuan, membuat

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kedua hal yang tidak dapat dipisahkan lagi di zaman modern ini. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat membantu manusia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pada saat ini kebutuhan akan teknologi pengambilan gambar sangat begitu

BAB I PENDAHULUAN. Pada saat ini kebutuhan akan teknologi pengambilan gambar sangat begitu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini kebutuhan akan teknologi pengambilan gambar sangat begitu pesat, dimana banyak beberapa produsen elektronik yang menawarkan berbagai jenis perangkat elektronika

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. melalui media massa. Negara Indonesia di masa yang lampau sebelum. masa kemerdekaan media massa belum bisa dinikmati oleh semua

BAB I PENDAHULUAN. melalui media massa. Negara Indonesia di masa yang lampau sebelum. masa kemerdekaan media massa belum bisa dinikmati oleh semua BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Balakang Masalah Media massa sudah menjadi bagian hidup bagi semua orang. Tidak dikalangan masyarakat atas saja media massa bisa diakses, akan tetapi di berbagai kalangan masyarakat

Lebih terperinci

TINTA SEBAGAI ALAT ELEKTRONIK?

TINTA SEBAGAI ALAT ELEKTRONIK? TINTA SEBAGAI ALAT ELEKTRONIK? Pernyataan yang aneh sekali! Bagaimana caranya tinta bisa menjadi alat elektronik, atau setidaknya berfungsi mirip seperti alat elektronik? Tidak ada kemiripan antara keduanya!

Lebih terperinci

BAB II SEJARAH, JENIS-JENIS, DAN FUNGSI ROBOT. yang tidak mengenal rasa lelah ataupun bosan. Tugas-tugas yang dilakukan oleh

BAB II SEJARAH, JENIS-JENIS, DAN FUNGSI ROBOT. yang tidak mengenal rasa lelah ataupun bosan. Tugas-tugas yang dilakukan oleh BAB II SEJARAH, JENIS-JENIS, DAN FUNGSI ROBOT 2.1 Sejarah Robot Robot berasal dari bahasa Cheko, Robota yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal rasa lelah ataupun bosan. Tugas-tugas yang dilakukan

Lebih terperinci

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS 2 SEMESTER I 17 PERHITUNGAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMUM Nama Sekolah : SD/MI... Kelas/semester : II (Dua)/ 1 (satu)

Lebih terperinci

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN 7.1 Kesimpulan Fasilitas Fisik 1) Sekat Pemisah Saat ini belum terdapat sekat pemisah yang berfungsi sebagai pembatas antara 1 komputer dengan komputer yang lainnya pada Warnet

Lebih terperinci

PRAKARYA. by F. Denie Wahana

PRAKARYA. by F. Denie Wahana PRAKARYA by F. Denie Wahana (Produk Sederhana dengan Teknologi) Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,

Lebih terperinci

KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997

KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997 KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997 KODE KETERANGAN 000 KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA 011 PERTANIAN TANAMAN PANGAN, TANAMAN PERKEBUNAN, DAN HORTIKULTURA 012 PETERNAKAN 013 KOMBINASI PERTANIAN

Lebih terperinci

BAB 24 SISTEM EPS, WIPER, KURSI ELECTRIK

BAB 24 SISTEM EPS, WIPER, KURSI ELECTRIK BAB 24 SISTEM EPS, WIPER, KURSI ELECTRIK 24.1 Sistem EPS (ELEKTRONIK POWER STEERING) Elektronik Power Steering merupakan sistem yang membantu pengoperasian stering waktu dibelokkan dengan menggukan motor

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. proses industri di pabrik-pabrik manufaktur. Ketika itu, belum banyak kalangan

BAB I PENDAHULUAN. proses industri di pabrik-pabrik manufaktur. Ketika itu, belum banyak kalangan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan seputar dunia robot pada era 1970-an umumnya difokuskan pada robot industri. Robot jenis ini banyak digunakan untuk membantu dalam proses industri di

Lebih terperinci

Dunia Nyata atau Maya

Dunia Nyata atau Maya Dunia Nyata atau Maya Ketegangan sangat terasa di ruang bedah itu. Sedikit saja kesalahan bisa berakibat fatal. Tim medis yang terdiri dari dokter-dokter ahli bedah di seluruh dunia itu memang sudah memiliki

Lebih terperinci

BABI PENDAHULUAN. Bab I ini akan membahas mengenai latar belakang, tujuan, perumusan

BABI PENDAHULUAN. Bab I ini akan membahas mengenai latar belakang, tujuan, perumusan BABI PENDAHULUAN BABI PENDAHULUAN Bab I ini akan membahas mengenai latar belakang, tujuan, perumusan masalah, metodologi perancangan, pembatasan masalah, dan sistematika penulisan dari "Perancangan dan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI ROBOT TANGAN MENGGUNAKAN BLUETOOTH BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535

RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI ROBOT TANGAN MENGGUNAKAN BLUETOOTH BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535 RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI ROBOT TANGAN MENGGUNAKAN BLUETOOTH BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535 Afridanil, Wildian Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas e-mail:rioafridanil@gmail.com ABSTRAK Telah

Lebih terperinci

Memasukkan kartu SIM dan baterai

Memasukkan kartu SIM dan baterai Panduan Ringkas Nomor model: Nokia E90-1 Selanjutnya disebut Nokia E90 Communicator. Memasukkan kartu SIM dan baterai Selalu nonaktifkan perangkat, dan lepaskan pengisi daya sebelum mengeluarkan baterai.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. genggam. Menurut catatan Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI), saat ini,

BAB I PENDAHULUAN. genggam. Menurut catatan Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI), saat ini, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini perkembangan teknologi sangat maju, diantaranya perkembangan dalam bidang telekomunikasi dan robotika. Pada awalnya orang hanya menggunakan telepon

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Wireless GPS Module LD-3W

Buku Petunjuk Nokia Wireless GPS Module LD-3W Buku Petunjuk Nokia Wireless GPS Module LD-3W Gambar 1 Gambar 2 Edisi 1 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan atas tanggung jawab kami semata, bahwa produk LD-3W sudah sesuai dengan

Lebih terperinci

Spektrum Gelombang Elektromagnetik

Spektrum Gelombang Elektromagnetik Spektrum Gelombang Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik yang dirumuskan oleh Maxwell ternyata terbentang dalam rentang frekuensi yang luas. Sebagai sebuah gejala gelombang, gelombang elektromagnetik

Lebih terperinci

bagi para penghuni tetap disediakan unit perumahan dengan berbagai variasi ukuran dan harga. Penduduk yang tinggal di kota terapung ini bisa

bagi para penghuni tetap disediakan unit perumahan dengan berbagai variasi ukuran dan harga. Penduduk yang tinggal di kota terapung ini bisa Kota Terapung Bagaimana caranya mengapungkan sebuah kota di atas laut? Mudah saja! Kita hanya perlu meletakkan kota itu di atas sebuah kapal laut raksasa! Sebuah kapal yang juga merupakan satu kota mandiri

Lebih terperinci

Pemrograman Robot LEGO (RCX & NXT)

Pemrograman Robot LEGO (RCX & NXT) Pemrograman Robot LEGO (RCX & NXT) ( versi 1.0, 28 Januari 2010 ) Oleh : Bernardus Very C, S.Kom ROBOKIDZ Computer & Robotics Learning Center JL. Hasanudin G-4A Semarang Telp.(024)3561338 1 Lego RCX 2

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. banyaknya teknologi yang telah diciptakan. Berbagai macam alat-alat teknologi yang

BAB I PENDAHULUAN. banyaknya teknologi yang telah diciptakan. Berbagai macam alat-alat teknologi yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Salah satu negara maju di kawasan Asia adalah Jepang. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya teknologi yang telah diciptakan. Berbagai macam alat-alat teknologi

Lebih terperinci

Suasana Perkantoran di Masa Depan

Suasana Perkantoran di Masa Depan Suasana Perkantoran di Masa Depan Masih ingat ruangan holodeck dalam film fiksi ilmiah Star Trek yang terkenal itu? Dalam holodeck semua kru pesawat ruang angkasa hasil imajinasi Gene Roddenberry itu bisa

Lebih terperinci

Tahan diguncang gempa

Tahan diguncang gempa Tahan diguncang gempa Gempa bumi merupakan bencana alam yang paling menakutkan bagi manusia. Ini karena kita selalu mengandalkan tanah tempat kita berpijak di bumi ini sebagai landasan yang paling stabil

Lebih terperinci

Daftar Isi. Kata Pengantar : Tiga Hal Penting Yang Diharapkan Dari Para Peserta Pelatihan Praktek Kerja Teknis 2

Daftar Isi. Kata Pengantar : Tiga Hal Penting Yang Diharapkan Dari Para Peserta Pelatihan Praktek Kerja Teknis 2 Daftar Isi Kata Pengantar : Tiga Hal Penting Yang Diharapkan Dari Para Peserta Pelatihan Praktek Kerja Teknis 2 1. Tiga Jenis Kecelakaan Yang Sering Terjadi di Tempat Kerja 3 2. Mengapa Kecelakaan Bisa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. ini. Proses pendidikan seumur hidup itu lebih dikenal dengan istilah long life

BAB I PENDAHULUAN. ini. Proses pendidikan seumur hidup itu lebih dikenal dengan istilah long life 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada dasarnya pendidikan adalah laksana eksperimen yang tidak pernah selesai sampai kapan pun, sepanjang ada kehidupan manusia di dunia ini. Proses pendidikan

Lebih terperinci

BAB 1 PENGENALAN KECERDASAN BUATAN 2 Dengan definisi ini, Kecerdasan Buatan menawarkan baik media maupun uji teori kecerdasan. Teori-teori ini dapat d

BAB 1 PENGENALAN KECERDASAN BUATAN 2 Dengan definisi ini, Kecerdasan Buatan menawarkan baik media maupun uji teori kecerdasan. Teori-teori ini dapat d Bab1 Pengenalan Kecerdasan Buatan POKOK BAHASAN: Definisi Kecerdasan Buatan Sejarah Kecerdasan Buatan Sub Disiplin Ilmu dalam Kecerdasan Buatan Lingkup Kecerdasan Buatan pada Aplikasi Komersial Kecerdasan

Lebih terperinci

Lengan Robot untuk Memindahkan Obyek Berbahaya Terkendali secara Nirkabel

Lengan Robot untuk Memindahkan Obyek Berbahaya Terkendali secara Nirkabel Lengan Robot untuk Memindahkan Obyek Berbahaya Terkendali secara Nirkabel Daniel Santoso 1, Indra Gitomarsono 1 1 Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro

Lebih terperinci

PERANCANGAN LENGAN ROBOT PENGAMBIL DAN PENYUSUN KOTAK OTOMATIS BERDASARKAN WARNA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA 32

PERANCANGAN LENGAN ROBOT PENGAMBIL DAN PENYUSUN KOTAK OTOMATIS BERDASARKAN WARNA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA 32 PERANCANGAN LENGAN ROBOT PENGAMBIL DAN PENYUSUN KOTAK OTOMATIS BERDASARKAN WARNA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA 32 Ditulis sebagai satu syarat untuk menyelesaikan Pendidikan Diploma III (Diploma Tiga)

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dipantau setiap saat sebab peralatan otomatis dapat melakukan pekerjaannya sendiri

BAB 1 PENDAHULUAN. dipantau setiap saat sebab peralatan otomatis dapat melakukan pekerjaannya sendiri BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kebutuhan manusia terhadap peralatan yang cerdas dan dapat bekerja secara otomatis semakin meningkat. Selain sistem kerjanya yang teliti juga peralatan ini

Lebih terperinci

BAB II PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH. Sebuah modifikasi dan aplikasi suatu sistem tentunya membutuhkan

BAB II PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH. Sebuah modifikasi dan aplikasi suatu sistem tentunya membutuhkan BAB II PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH A. Aspek Perancangan Dalam Modifikasi Sebuah modifikasi dan aplikasi suatu sistem tentunya membutuhkan perencanaan, pemasangan dan pengujian. Dalam hal tersebut timbul

Lebih terperinci

2008 Nokia. Semua hak dilindungi. Nokia, Nokia Connecting People, logo Nokia Original Enhancements, Nseries, N79, N-Gage, Navi, Visual Radio, dan

2008 Nokia. Semua hak dilindungi. Nokia, Nokia Connecting People, logo Nokia Original Enhancements, Nseries, N79, N-Gage, Navi, Visual Radio, dan Persiapan 2008 Nokia. Semua hak dilindungi. Nokia, Nokia Connecting People, logo Nokia Original Enhancements, Nseries, N79, N-Gage, Navi, Visual Radio, dan Nokia Care adalah merek dagang atau merek dagang

Lebih terperinci

LATIHAN SOAL UKK MATA PELAJARAN PTD KELAS 8 TAHUN 2010

LATIHAN SOAL UKK MATA PELAJARAN PTD KELAS 8 TAHUN 2010 LATIHAN SOAL UKK MATA PELAJARAN PTD KELAS 8 TAHUN 2010 1. Bagian sistem teknik Proses yang mengolah energi, materi dan informasi adalah b. input c. outpu materi 2. Setrika adalah salah satu alat teknik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dan aplikasi Image Processing telah memimpin dunia teknologi di beberapa bidang seperti komunikasi digital dan internet, penyiaran, alat kedokteran, sistem

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 1970 TENTANG KESELAMATAN KERJA BAB I TENTANG ISTILAH-ISTILAH. Pasal 1

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 1970 TENTANG KESELAMATAN KERJA BAB I TENTANG ISTILAH-ISTILAH. Pasal 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 1970 TENTANG KESELAMATAN KERJA BAB I TENTANG ISTILAH-ISTILAH Pasal 1 Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan : 1. "tempat kerja" ialah tiap ruangan atau

Lebih terperinci

機車標誌 標線 號誌選擇題 印尼文 第 1 頁 / 共 12 頁 題號答案題目圖示題目. (1) Tikungan ke kanan (2) Tikungan ke kiri (3) Tikungan beruntun, ke kanan dahulu

機車標誌 標線 號誌選擇題 印尼文 第 1 頁 / 共 12 頁 題號答案題目圖示題目. (1) Tikungan ke kanan (2) Tikungan ke kiri (3) Tikungan beruntun, ke kanan dahulu 001 1 (1) Tikungan ke kanan (2) Tikungan ke kiri (3) Tikungan beruntun, ke kanan dahulu 002 1 (1) Tikungan ke kiri (2) Tikungan ke kanan (3) Tikungan beruntun, ke kiri dahulu 003 1 (1) Tikungan beruntun,

Lebih terperinci

BAB II ROBOT BERPINDAH (MOBILE ROBOT) Berdasarkan situs ensiklopedia Wikipedia, definisi mobile robot adalah jenis

BAB II ROBOT BERPINDAH (MOBILE ROBOT) Berdasarkan situs ensiklopedia Wikipedia, definisi mobile robot adalah jenis BAB II ROBOT BERPINDAH (MOBILE ROBOT) 2.1 Gambaran Umum Mobile Robot Berdasarkan situs ensiklopedia Wikipedia, definisi mobile robot adalah jenis robot yang memiliki kemampuan bergerak bebas/berpindah

Lebih terperinci

Body Scanners (Pengamat Tubuh Secara Elektronik) di Australia.

Body Scanners (Pengamat Tubuh Secara Elektronik) di Australia. Body Scanners (Pengamat Tubuh Secara Elektronik) di Australia. Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan. Proses Penyaringan Bagaimana orang akan dipilih untuk body scan? Siapapun dapat dipilih untuk menjalani

Lebih terperinci

PENGENDALIAN SUDUT PADA PERGERAKAN TELESKOP REFRAKTOR MENGGUNAKAN PERSONAL COMPUTER

PENGENDALIAN SUDUT PADA PERGERAKAN TELESKOP REFRAKTOR MENGGUNAKAN PERSONAL COMPUTER Jurnal Sistem Komputer Unikom Komputika Volume 1, No.1-2012 PENGENDALIAN SUDUT PADA PERGERAKAN TELESKOP REFRAKTOR MENGGUNAKAN PERSONAL COMPUTER Usep Mohamad Ishaq 1), Sri Supatmi 2), Melvini Eka Mustika

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Cahaya merupakan elemen yang penting bagi makhluk hidup di muka bumi. Tanpa

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Cahaya merupakan elemen yang penting bagi makhluk hidup di muka bumi. Tanpa 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Cahaya merupakan elemen yang penting bagi makhluk hidup di muka bumi. Tanpa adanya cahaya, tidak mungkin ada kehidupan pada planet bumi. Manusia, hewan dan tumbuh

Lebih terperinci

Pertemuan 10 PRINSIP KOMUNIKASI LISTRIK. Dahlan Abdullah Website :

Pertemuan 10 PRINSIP KOMUNIKASI LISTRIK. Dahlan Abdullah   Website : Pertemuan 10 PRINSIP KOMUNIKASI LISTRIK Dahlan Abdullah Email : dahlan@unimal.ac.id Website : http://www.dahlan.web.id Pendahuluan Dalam setiap komunikasi salah satunya selalu diperlukan sumber informasi

Lebih terperinci

IPLEMENTASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (PERIKLANAN) Oleh : A.A.Sg. intan Pradnyanita

IPLEMENTASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (PERIKLANAN) Oleh : A.A.Sg. intan Pradnyanita IPLEMENTASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (PERIKLANAN) Oleh : A.A.Sg. intan Pradnyanita 201121007 PROGRAM PASCASARJANA INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR 2012 Judul : Iplementasi

Lebih terperinci

Ubiquitous Computing Era Ketiga dari Revolusi Komputer

Ubiquitous Computing Era Ketiga dari Revolusi Komputer Ubiquitous Computing Era Ketiga dari Revolusi Komputer PUTU A. WIDHIARTHA widhiartha@yahoo.com http://widhiartha.multiply.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

SISTEM PENGENDALI PERALATAN RUMAH BERBASIS WEB

SISTEM PENGENDALI PERALATAN RUMAH BERBASIS WEB SISTEM PENGENDALI PERALATAN RUMAH BERBASIS WEB Marvin Chandra Wijaya, Semuil Tjiharjadi 2 Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha Jl. Suria Sumantri 65, Bandung - 463 Telp.

Lebih terperinci

TIPS HEMAT ENERGI & LISTRIK

TIPS HEMAT ENERGI & LISTRIK TIPS HEMAT ENERGI & LISTRIK {sidebar id=3} Kiat Menghemat Energi Listrik di Rumah Tangga Kehidupan modern memungkinkan manusia hidup dalam suasana yang nyaman dan serba praktis. Hal ini semua dimungkinkan

Lebih terperinci

Rancang Bangun Robot Pemantau Wireless Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Menggunakan Bahasa Basic

Rancang Bangun Robot Pemantau Wireless Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Menggunakan Bahasa Basic Jurnal Penelitian Sains Volume 14 Nomer 4(B) 14404 Rancang Bangun Robot Pemantau Wireless Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Menggunakan Bahasa Basic Khairul Saleh Jurusan Fisika, Universitas Sriwijaya,

Lebih terperinci

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini terfokus pada lingkungan kerja saat ini dan data antropometri yang dibutuhkan untuk perancangan

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ROBOT PEMBANTU PENGAWAS RUANGAN

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ROBOT PEMBANTU PENGAWAS RUANGAN TESLA Vol. 8 No. 2, 69 74 (Oktober 2006) Jurnal Teknik Elektro PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ROBOT PEMBANTU PENGAWAS RUANGAN Hadian Satria Utama 1), Pono Budi Mardjoko 1), Suwandy Wijaya 2) ** Abstract

Lebih terperinci

ALAT PEMBATAS LAJU SEPEDA MOTOR. Dwi Hendro Kusumo, Jenny Ermanto, Sun ah Mufida Jurusan Fisika, Universitas Surabaya, Surabaya

ALAT PEMBATAS LAJU SEPEDA MOTOR. Dwi Hendro Kusumo, Jenny Ermanto, Sun ah Mufida Jurusan Fisika, Universitas Surabaya, Surabaya PKMT-1-11-1 ALAT PEMBATAS LAJU SEPEDA MOTOR Dwi Hendro Kusumo, Jenny Ermanto, Sun ah Mufida Jurusan Fisika, Universitas Surabaya, Surabaya ABSTRAK Tingkat kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat ini sangat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dengan berbagai macam kategori yang di adakan saat ini,mulai dengan tingkat kesulitan

BAB I PENDAHULUAN. dengan berbagai macam kategori yang di adakan saat ini,mulai dengan tingkat kesulitan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi modern dewasa ini khususnya dalam dunia teknologi robotika mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sangat banyak jenis perlombaan robot dengan berbagai

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN ALAT

BAB IV PENGUJIAN ALAT BAB IV PENGUJIAN ALAT Tahap terakhir dari perancangan alat ini adalah tahap pengujian. Ada beberapa pengujian yang akan dilakukan. 4.1 Pengujian Sensitivias Sensor Suhu DHT11 Modul DHT11 merupakan modul

Lebih terperinci

PEMANFAATAN KAMERA WIRELESS SEBAGAI PEMANTAU KEADAAN PADA ANTICRASH ULTRASONIC ROBOT

PEMANFAATAN KAMERA WIRELESS SEBAGAI PEMANTAU KEADAAN PADA ANTICRASH ULTRASONIC ROBOT PEMANFAATAN KAMERA WIRELESS SEBAGAI PEMANTAU KEADAAN PADA ANTICRASH ULTRASONIC ROBOT 1 Hilridya Sagita, 2 Eri Prasetyo dan 3 Arifin 1,2 Sistem Komputer, Universitas Gunadarma Jakarta 3 STMIK Bidakara,

Lebih terperinci

pengukuran waktu panjang dan berat

pengukuran waktu panjang dan berat bab 2 pengukuran waktu panjang dan berat tema 5 kejadian sehari-hari rajin belajar tujuan pembelajaran pembelajaran ini bertujuan agar kamu mampu: menggunakan alat ukur waktu dengan satuan jam menggunakan

Lebih terperinci

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG INSTRUKSI KERJA PENGOPERASIAN KOMPUTER LABORATORIUM INFORMATIKA DAN KOMPUTER Jurusan Teknik Elektro FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012 LABORATORIUM INFORMATIKA DAN KOMPUTER TE FTUB INSTRUKSI

Lebih terperinci

Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214. Copyright 2009 Nokia. All rights reserved.

Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214. Copyright 2009 Nokia. All rights reserved. Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214 6 1 2 3 4 5 7 8 9 11 12 10 13 14 15 Copyright 2009 Nokia. All rights reserved. PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bahwa produk BH-214 ini

Lebih terperinci

Kurikulum Circuit. Minggu 1

Kurikulum Circuit. Minggu 1 Kurikulum Circuit Minggu 1 Pendahuluan (15 menit) Gunakan awal minggu pertama untuk memperkenalkan pada para siswa tentang konsep Membuat dan ajak mereka agar tertarik dengan program tersebut agar mereka

Lebih terperinci

PENJELASAN. Jakarta, 3 Mei DEPARTEMEN TENAGA KERJA. DIREKTORAT PEMBINAAN NORMA-NORMA KESELAMATAN KERJA, HYGIENE PERUSAHAN dan KESEHATAN KERJA.

PENJELASAN. Jakarta, 3 Mei DEPARTEMEN TENAGA KERJA. DIREKTORAT PEMBINAAN NORMA-NORMA KESELAMATAN KERJA, HYGIENE PERUSAHAN dan KESEHATAN KERJA. TERBITAN UNDANG-UNDANG No. 1 TAHUN 1970 tentang KESELAMATAN KERJA serta TERJEMAHAN dalam BAHASA INGGRIS, DISYAHKAN untuk DIEDARKAN dan DIPAKAI. Jakarta, 3 Mei 1972. DEPARTEMEN TENAGA KERJA. DIREKTORAT

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM 62 TAHUN 1993 T E N T A N G ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS MENTERI PERHUBUNGAN,

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM 62 TAHUN 1993 T E N T A N G ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS MENTERI PERHUBUNGAN, KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM 62 TAHUN 1993 T E N T A N G ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang : a. bahwa dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat pada kehidupan kita saat ini, khususnya pada bidang elektronika dan telekomunikasi. Hal ini

Lebih terperinci

Elemen Dasar Sistem Otomasi

Elemen Dasar Sistem Otomasi Materi #4 Sumber: Mikell P Groover, Automation, Production Systems, and Computer-Integrated Manufacturing, Second Edition, New Jersey, Prentice Hall Inc., 2001, Chapter 3 Elemen Dasar Sistem Otomasi 2

Lebih terperinci

PRESS KIT MAY 2015 PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR RAHAL ASIA - WIRELESS STARS

PRESS KIT MAY 2015 PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR RAHAL ASIA - WIRELESS STARS PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR RAHAL ASIA - WIRELESS STARS http://rahalasia.com http://wstars.com PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR ʺPerburuan Harta Makassarʺ Rahal adalah serangkaian seri pertama yang menyenangkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI II.1. Sejarah Ilmu Robot Teknologi modern dewasa ini, khususnya dalam dunia teknologi robot mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak negara maju (Amerika, Jerman, Inggris,

Lebih terperinci

Kontrol Otomatis pada Robot Pengantar Barang dengan Parameter Masukan Jarak dengan Objek dan Posisi Robot

Kontrol Otomatis pada Robot Pengantar Barang dengan Parameter Masukan Jarak dengan Objek dan Posisi Robot Kontrol Otomatis pada Robot Pengantar Barang dengan Parameter Masukan Jarak dengan Objek dan Posisi Robot Ricky Jeconiah 1, Darmawan Utomo 2, Saptadi Nugroho 3 Program Studi SistemKomputer, Fakultas Teknik

Lebih terperinci

SISTEM KEAMANAN RUANGAN MENGGUNAKAN SENSOR PASSIVE INFRA RED (PIR) KC7783R DENGAN MIKROKONTROLER AT89S51

SISTEM KEAMANAN RUANGAN MENGGUNAKAN SENSOR PASSIVE INFRA RED (PIR) KC7783R DENGAN MIKROKONTROLER AT89S51 SISTEM KEAMANAN RUANGAN MENGGUNAKAN SENSOR PASSIVE INFRA RED (PIR) KC7783R DENGAN MIKROKONTROLER AT89S51 Laporan Tugas Akhir oleh : NITA WAHYU ASTUTI J0D004043 PROGRAM STUDI D III INSTRUMENTASI DAN ELEKTRONIKA

Lebih terperinci

ALAT PENGINGAT DAN PEMBATAS KECEPATAN PADA KEDARAAN BERMOTOR

ALAT PENGINGAT DAN PEMBATAS KECEPATAN PADA KEDARAAN BERMOTOR ALAT PENGINGAT DAN PEMBATAS KECEPATAN PADA KEDARAAN BERMOTOR Sigit Sulistio R. Enggal Desiyan Defri Yosrizal Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang Abstrak Tingkat kecelakaan lalu lintas

Lebih terperinci

BAB III DATA PERANCANGAN

BAB III DATA PERANCANGAN BAB III DATA PERANCANGAN 3.1. Tabel Data Perancangan Kesiapan Data No. Rincian Data Sudah Belum 1. Data Objek Perancangan Referensi dan definisi fungsi Trotoar Pelanggaran fungsi Trotoar oleh pengendara

Lebih terperinci

Hati-hati keracunan gas CO

Hati-hati keracunan gas CO SOS! Hati-hati keracunan gas CO (carbon monooksida) Amankah peralatan gas anda? Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Institute Keselamatan Gas Tekanan Tinggi Ketika Menggunakan Peralatan Gas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi telepon genggam dengan sistem operasi android biasanya sudah dilengkapi dengan berbagai sensor yang tertanam didalamnya seperti, sensor layar sentuh, sensor

Lebih terperinci

PRAPROPOSAL TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN ALAT PENGENDALI LAMPU MENGGUNAKAN WEB SERVER DAN RASPBERRY PI DI STT TELEMATIKA TELKOM PURWOKERTO

PRAPROPOSAL TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN ALAT PENGENDALI LAMPU MENGGUNAKAN WEB SERVER DAN RASPBERRY PI DI STT TELEMATIKA TELKOM PURWOKERTO PRAPROPOSAL TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN ALAT PENGENDALI LAMPU MENGGUNAKAN WEB SERVER DAN RASPBERRY PI DI STT TELEMATIKA TELKOM PURWOKERTO Praproposal Tugas Akhir Disusun Guna Memenuhi Syarat Kelulusan di

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkannya sering kali berhasil memukau banyak orang, baik dari negara

BAB I PENDAHULUAN. dihasilkannya sering kali berhasil memukau banyak orang, baik dari negara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jepang adalah negara yang terkenal karena banyak hal, salah satunya adalah bidang hiburan. Baik budaya tradisional maupun modern yang dihasilkannya sering kali berhasil

Lebih terperinci

Konsep Umum Sistem Kontrol

Konsep Umum Sistem Kontrol Konsep Umum Sistem Kontrol 1 1 Konsep Umum Sistem Kontrol 1.1. Pendahuluan Perkembangan ilmu dan teknologi selalu beriringan dengan tingkat peradaban manusia. Dengan bertambahnya ilmu dan teknologi yang

Lebih terperinci

Informasi 107. Bab 10. Informasi

Informasi 107. Bab 10. Informasi Informasi 107 Bab 10 Informasi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan mampu: 1) menirukan percakapan teks drama yang dibacakan guru; 2) menceritakan peristiwa yang pernah dialami;

Lebih terperinci

EN IN Petunjuk Penggunaa

EN IN Petunjuk Penggunaa EN Petunjuk Penggunaa Selamat atas pembelian ECOVACS ROBOTICS DEEBOT Anda! Kami harap produk ini memberikan kepuasan bagi Anda. Kami percaya pembelian robot baru Anda akan membantu menjaga rumah Anda tetap

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Bluetooth Headset BH-501

Buku Petunjuk Nokia Bluetooth Headset BH-501 Buku Petunjuk Nokia Bluetooth Headset BH-501 Edisi 1 ID PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bertanggung jawab bahwa produk HS-71W sudah sesuai dengan pasal-pasal Petunjuk Dewan

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN CVT (CONTINUES VARIABLE TRANSMISSION) PADA MICROCAR RODA TIGA UNTUK PARA PENYANDANG CACAT KAKI

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN CVT (CONTINUES VARIABLE TRANSMISSION) PADA MICROCAR RODA TIGA UNTUK PARA PENYANDANG CACAT KAKI EFEKTIFITAS PENGGUNAAN CVT (CONTINUES VARIABLE TRANSMISSION) PADA MICROCAR RODA TIGA UNTUK PARA PENYANDANG CACAT KAKI Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang Abstrak. Penelitian

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI SENSOR PIR (PASSIVE INFRARED RECEIVER) KC7783R PADA SISTEM PENGAMAN RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN KELUARAN SUARA ARTIKEL.

IMPLEMENTASI SENSOR PIR (PASSIVE INFRARED RECEIVER) KC7783R PADA SISTEM PENGAMAN RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN KELUARAN SUARA ARTIKEL. IMPLEMENTASI SENSOR PIR (PASSIVE INFRARED RECEIVER) KC7783R PADA SISTEM PENGAMAN RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN KELUARAN SUARA ARTIKEL Oleh : YENI MARNIS 0921220002 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 PEDOMAN TEKNIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

LAMPIRAN 1 PEDOMAN TEKNIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA LAMPIRAN 1 PEDOMAN TEKNIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI TENTANG PEDOMAN TEKNIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Nomor : 384 / KPTS / M / 2004 Tanggal : 18 Oktober 2004

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2012 NOMOR 4

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2012 NOMOR 4 LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2012 NOMOR 4 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT NOMOR 4 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KABUPATEN TANAH LAUT DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

SEJARAH KOMUNIKASI MASSA

SEJARAH KOMUNIKASI MASSA Pengajar : Nuria Astagini SEJARAH KOMUNIKASI MASSA SESI-3 KOMUNIKASI MASSA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA 2014 Era Komunikasi Lisan Informasi dan Ilmu pengetahuan disebar luaskan melalui ucapan lisan oleh

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tio Agustian, 2014 Analisis front wheel alignment (fwa) pada kendaraan Daihatsu Gran Max Pick Up

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tio Agustian, 2014 Analisis front wheel alignment (fwa) pada kendaraan Daihatsu Gran Max Pick Up BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan Industri mobil di Indonesia ini sangatlah maju, dalam penggunaannya mobil digunakan sebagai sarana yang dapat membantu kebanyakan orang untuk memindahkan

Lebih terperinci

Jobsheet 3 Cara Kerja Sistem CCTV

Jobsheet 3 Cara Kerja Sistem CCTV Jobsheet 3 Cara Kerja Sistem CCTV I. Tujuan Praktikum 1.Mahasiswa mengetahui cara mengoperasikan CCTV. 2.Mahasiswa dapat mengoperasikan CCTV. 3.Mahasiswa mengetahui cara kerja sistem CCTV. II. Deskripsi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. orang yang satu dengan orang yang lain untuk saling mengisi. Manusia juga

BAB I PENDAHULUAN. orang yang satu dengan orang yang lain untuk saling mengisi. Manusia juga BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak bisa lepas dari suatu komunikasi. Karena manusia juga membutuhkan suatu komunikasi antara orang yang satu dengan orang yang

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PER- 07/MEN/ IV/2005 TENTANG STANDAR TEMPAT PENAMPUNGAN CALON TENAGA

Lebih terperinci

AQA-KC105AGC6 AQA-KC105AG6 AQA-KC109AG6. Trouble shooting Air Conditioner. Split Type Air Conditioner TROUBLE SHOOTING AIR CONDITIONER

AQA-KC105AGC6 AQA-KC105AG6 AQA-KC109AG6. Trouble shooting Air Conditioner. Split Type Air Conditioner TROUBLE SHOOTING AIR CONDITIONER Trouble shooting Air Conditioner Split Type Air Conditioner AQA-KC05AGC6 AQA-KC05AG6 AQA-KC09AG6 Trouble shooting Page Unit indoor tidak dapat menerima sinyal dari remote kontrol atau remote kontrol tidak

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-504

Buku Petunjuk Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-504 Buku Petunjuk Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-504 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bahwa produk HS-123W telah memenuhi persyaratan utama dan ketentuan terkait lainnya sesuai

Lebih terperinci

DINAMIKA PARTIKEL KEGIATAN BELAJAR 1. Hukum I Newton. A. Gaya Mempengaruhi Gerak Benda

DINAMIKA PARTIKEL KEGIATAN BELAJAR 1. Hukum I Newton. A. Gaya Mempengaruhi Gerak Benda KEGIATAN BELAJAR 1 Hukum I Newton A. Gaya Mempengaruhi Gerak Benda DINAMIKA PARTIKEL Mungkin Anda pernah mendorong mobil mainan yang diam, jika dorongan Anda lemah mungkin mobil mainan belum bergerak,

Lebih terperinci