Untuk Penggunaan pada Tanaman Padi GULMA MATI, PADI LEBIH HIJAU

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Untuk Penggunaan pada Tanaman Padi GULMA MATI, PADI LEBIH HIJAU"

Transkripsi

1 Untuk Penggunaan pada Tanaman Padi GULMA MATI, PADI LEBIH HIJAU LINDOMIN 865 SL merupakan herbisida purna tumbuh yang difrmulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air. LINDOMIN 865 SL berspektrum luas dan termasuk herbisida yang bersifat selektif khususnya untuk gulma berdaun lebar. KEUNGGULAN PRODUK : Dsis penggunaan yang rendah. Tidak menimbulkan efek kuning dan kerdil pada tanaman padi yang disemprt. Lindmin 865 SL dapat memperbanyak anakan padi. Kualitas 2,4-D terbaik dari prdusen terbaik dunia. Diprduksi leh Nufarm, terbaik, terunggul dan terpercaya di dunia dan Indnesia Memiliki kandungan phenl terendah di dunia. Relatif lebih aman terhadap penyemprt dan tidak menyebabkan stagnasi pada padi. 66

2 Untuk Penggunaan di Perkebunan APA PUN HERBISIDANYA, LINDOMIN PENCAMPURNYA LINDOMIN 865 SL merupakan herbisida purna tumbuh yang difrmulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air. LINDOMIN 865 SL berspektrum luas dan termasuk herbisida yang bersifat selektif khususnya untuk gulma berdaun lebar. KEUNGGULAN PRODUK : Memiliki kandungan phenl (zat berbahaya) terendah di dunia. Standar kandungan phenl menurut FAO adalah maksimum 3 g/kg, kandungan phenl Lindmin 0,1 g/kg. Sehingga relatif lebih aman terhadap penyemprt, karena pada manusia, phenl dapat merusak kulit, paru-paru dan ginjal. Tidak merusak tanaman pkk bila penyemprtan sesuai aturan. Kualitas 2,4-D terbaik dari prdusen terbaik dunia. Tidak menyebabkan phartencarpy pada tanaman kelapa sawit (Hasil penelitian Departemen f Agrnmy & Hrticulture, University f Malaysia) Sangat efektif untuk pengendalian gulma berdaun lebar. Bersifat sistemik, pengendalian gulma lebih tuntas sampai ke akar-akarnya. Dapat dicampur dengan herbisida lain seperti glifsat dan parakuat untuk meningkatkan pengendalian pada daun lebar. 67

3 SIFAT KIMIA DAN FISIKA Nama Kimia : Dimethylamine-2,4 di- ChlrPhenxy Acetic Acid; DMA-2,4 D Rumus Empiris : C10H13Cl2NO3 Berat Mlekul : 221 Warna : Larutan berwarna cklat tua Berat Jenis : 1,20 25 C Kekentalan : 36,05 centi 25 C Kandungan Bahan Aktif : 2,4-D dimetil amina 865 g/l ph : 8,5 0,5 Flammabilitas : Tidak mudah terbakar Explsivitas : Tidak mudah meledak TOKSIKOLOGI Nilai LD50 acute ral pada tikus lebih besar dari mg/kg dan Nilai LD50 acute dermal lebih besar dari mg/kg. Berdasarkan kelas tksisitas WHO LINDOMIN 865 SL termasuk kelas II. Mde f actin: Mematikan gulma dengan cara peniruan hrmn pertumbuhan auxin, yang pada dsis yang efektif menyebabkan pertumbuhan gulma menjadi tidak terkntrl yang menyebabkan kematian. Kemasan : Btl 250 ml,400 ml,20 L dan 200 L REKOMENDASI PENGGUNAAN Tanaman Padi Lindernia sp, Mnchria vaginalis, Paspalum distichum, Scirpus juncides Jagung Digitaria ciliaris, Eleusine indica Tebu Echinchla clnum Karet (TM) Euphrbia hirta, Digitaria adscendens, Paspalum cnjugatum, Brreria latiflia, Ageratum cnyzides Kelapa sawit (TBM) Asystacia intrusa, Mikania micrantha, Ageratum cnyzides Dsis 1-3 l/ha 1-2 l/ha Waktu Penyemprtan 68

4 10/03/08 MATERIAL SAFETY DATA SHEET (MSDS) LKB : - CAS NO : - UN N : 3082 D.G. CLASS : 9 Hazhem : NA IMDG : 9028 Sub.Risk : N G. T.EPG : NA Spec. EPG : NA Pack Grp : III Nama Lain : Dimethylamine-2,4 di-chlr Phenxy Acetic Acid : DMA- 2,4-D Nama Dagang : LINDOMIN 865 SL Bahan Aktif : DMA-2,4D 865 g/l setara dengan 2,4D 720 g/l Berat Mlekul : - SIFAT-SIFAT FISIKA Wujud zat : Cairan berwarna cklat tua Kelarutan : Larut dalam air Titik didih : > 100 C Tekanan uap : -2 1,86 x 10 mpa Titik letup : tidak mudah terbakar Berat Jenis : SIFAT-SIFAT BAHAYA KESEHATAN Jangka Pendek (Akut) Penghirupan uap menyebabkan sakit kepala dan mual-mual. Kntak dengan cairan dapat menyebabkan iritasi ringan pada anggta tubuh. Jangka Panjang (Krnis) Kntak anggta tubuh secara langsung terus menerus dengan cairan dapat menyebabkan iritasi. Dalam jumlah besar dapat menyebabkan sakit liver dan ginjal. Tksisitas Oral LD 50 : mg/kg Dermal LD : mg/kg (pada tikus) 50 KEBAKARAN Tidak mudah terbakar, tetapi asap yang terjadi membahayakan seperti hudrgen chlride atau phsgen apabila terbakar. Apabila terbakar kenakan masker, segera semprtkan alkhl, fam, water fp, dry chemical dan CO 2. REAKTIVITAS Reaksi dengan asam akan terjadi pengendapan dari 2,4-D yang dapat menyebabkan penyumbatan pada alat penyemprt. Dan bereaksi buat dengan bahan ksidatr. Dekmpsisi prduk pada temperatur tinggi. KESELAMATAN DAN PENANGANAN PENANGANAN DAN PENYIAPAN Hindari kntak langsung dengan bahan. Hindari penghisapan uap atau kabut dengan bekerja dalam lemari asam atau ventilasi yang baik. Simpan ditempat tertutup dan berventilasi baik. Jauhkan dari makanan atau jenis pestisida lain, gunakan wadah dari plastik. TUMPAHAN DAN KEBOCORAN Jangan sentuh tumpahan bahan karena dapat merusak kulit, pakaian dan lantai. Segera serap ceceran dengan pasir/serbuk gergaji untuk dikumpulkan di tempat khusus sebelum dibersihkan dengan air dan detergen. Hindarkan mengalir ke selkan/aliran air. Pakai pelindung diri dalam menangani tumpahan bahan. ALAT PERLINDUNGAN DIRI Paru-paru : Masker atau respiratr udara Mata : Safety gggles dan pelindung muka Kulit : Sarung tangan (CPE, neprene, PE) pakaian kerja, sepatu bt PERTOLONGAN PERTAMA Penghirupan : Bawa penderita ke tempat berudara bersih sampai pulih kembali. Terkena mata : Siram dengan air terus menerus sambil kelpak mata dibuka sekurang-kurangnya 15 menit. Apabila tidak mereda hubungi dkter. Terkena kulit : Cuci segera dengan sabun dan air, ganti pakaian yang terkena bahan sebelum dipakai lagi. Tertelan : Usahakan untuk muntah dengan ipecac syrup (APF) bila tersedia atau dengan menclek bagian belakang tenggrkan. Ulangi sampai muntahan jernih. PEMADAMAN API Sebelum menangani kenakaran kenakan alat pelindung diri. Kebakaran dapat dipadamkan dengan semprtan air, dry chemical, C2 atau alkhl fam. INFORMASI LINGKUNGAN Pemusnahan bahan dapat dikubur dalam tanah minimal 1 m, dimana bahan akan terurai dalam tanah 2 minggu. Pembuangan bahan ke tempat umum dapat mengganggu kehidupan tanaman dan binatang. INFORMASI LAIN Alat pelindung diri, semprtan mata, alat bantu pernafasan, alat dan bahan pemadam kebakaran harus dalam kndisi siap pakai. 69

Mengendalikan Gulma pada Tanaman Padi secara Tuntas

Mengendalikan Gulma pada Tanaman Padi secara Tuntas Mengendalikan Gulma pada Tanaman Padi secara Tuntas RAMBASAN 400 SL merupakan herbisida sistemik purna tumbuh yang diformulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air dan dapat ditranslokasikan

Lebih terperinci

DOSIS RENDAH, HASIL LEBIH BAIK

DOSIS RENDAH, HASIL LEBIH BAIK DOSIS RENDAH, HASIL LEBIH BAIK SPEEDUP 480 SL merupakan herbisida purna tumbuh yang diformulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air yang dapat mengendalikan gulma berdaun sempit, berdaun lebar

Lebih terperinci

PADI SEHAT, HASIL PANEN MENINGKAT

PADI SEHAT, HASIL PANEN MENINGKAT PADI SEHAT, HASIL PANEN MENINGKAT Fungisida sistemik dan zat pengatur tumbuh tanaman untuk mengendalikan penyakit bercak daun Cercospora sp. dan penyakit busuk upih Rhizoctonia solani serta meningkatkan

Lebih terperinci

: PT DuPont Agricultural Products Indonesia Beltway Office Park Building A, 5th. Floor, Jalan Ampera Raya No. 9-10, Jakarta 12550, Indonesia

: PT DuPont Agricultural Products Indonesia Beltway Office Park Building A, 5th. Floor, Jalan Ampera Raya No. 9-10, Jakarta 12550, Indonesia Lembar Data Keselamatan ini mengikuti persyaratan peraturan perundangan Republik Indonesia dan mungkin tidak sesuai dengan persyaratan peraturan perundangan di negara lain. 1. IDENTITAS BAHAN DAN PERUSAHAAN

Lebih terperinci

X_Butyl RB 100. 56693304 1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran) X_Butyl RB 100. : Tidak diketahui.

X_Butyl RB 100. 56693304 1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran) X_Butyl RB 100. : Tidak diketahui. LEMBAR DATA KEAMANAN X_Butyl RB 100 56693304 1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran) Identitas/nama produk berdasarkan GHS X_Butyl RB 100 Penggunaan zat/sediaan Penerapan industri Data rinci mengenai

Lebih terperinci

Lembar Data Keamanan Bahan Ethanol 95/E5

Lembar Data Keamanan Bahan Ethanol 95/E5 1. Identitas Bahan dan Perusahaan Nama dagang Synonim Code Produksi 1806 Penggunaan Bahan pelarut, bahan mentah untuk tinta cetak dan aditif tinta cetak Perusahaan Sasol Solvents A division of Sasol Chemical

Lebih terperinci

GLISERIN GLYCERIN. 1. N a m a. 2. Sifat Fisika Kimia. Golongan Hidroksil, alifatik (1).

GLISERIN GLYCERIN. 1. N a m a. 2. Sifat Fisika Kimia. Golongan Hidroksil, alifatik (1). GLISERIN GLYCERIN 1. N a m a Golongan Hidroksil, alifatik (1). Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,4,5,6) Glycerin; Glycerol; Glycerine; Glycerine anhydrous; Glyceritol; Glycyl alkohol; 1,2,3- Propanetriol; Propanetriol;

Lebih terperinci

TOLUEN TOLUEN. Toluol, Tolu-Sol; Methylbenzene; Methacide; Phenylmetana; Methylbenzol.

TOLUEN TOLUEN. Toluol, Tolu-Sol; Methylbenzene; Methacide; Phenylmetana; Methylbenzol. TOLUEN TOLUEN 1. N a m a (1, 3, 7) Golongan. Hidrokarbon aromatik Sinonim / Nama Dagang. Toluol, Tolu-Sol; Methylbenzene; Methacide; Phenylmetana; Methylbenzol. Nomor Identifikasi. Nomor CAS : 108 88 3

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 1999 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 1999 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 1999 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 18 TAHUN 1999 TENTANG PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PT. Kao Indonesia Chemicals

PT. Kao Indonesia Chemicals PT. Kao Indonesia Chemicals RANGKUMAN KESELAMATAN STRATEGI PRODUK GLOBAL EMAL 10P HD Dokumen ini adalah rangkuman komprehensif yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada publik secara umum tentang

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS KURSUS KESELAMATAN DI LABORATORIUM KIMIA

PETUNJUK TEKNIS KURSUS KESELAMATAN DI LABORATORIUM KIMIA PETUNJUK TEKNIS KURSUS KESELAMATAN DI LABORATORIUM KIMIA PENGANTAR Satu tujuan penting pembelajaran ilmu kimia bagi mahasiswa dari berbagai disipilin ilmu sains pada kursus keselamatan di laboratorium

Lebih terperinci

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN LEMBAR DATA KESELAMATAN Identifikasi zat atau campuran BAGIAN 1: Identifikasi zat/campuran dan perusahaan/usaha Nama Produk SELF-PACK POROS 20 R1 Identifikasi perusahaan/usaha Life Technologies 5791 Van

Lebih terperinci

Mula-mula berikan diazepam 0,1-0,2 mg/kg (dosis lazim anak > 5 tahun dan dewasa adalah 2-10 mg; untuk anak > 30 hari hingga 5 tahun adalah 1-2 mg)

Mula-mula berikan diazepam 0,1-0,2 mg/kg (dosis lazim anak > 5 tahun dan dewasa adalah 2-10 mg; untuk anak > 30 hari hingga 5 tahun adalah 1-2 mg) DIAZEPAM DIAZEPAM 1. IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA 1.1. Golongan (1,6,9) Diazides (diazos), halogenated, aromatic; benzodiazepin 1.2. Sinonim/Nama Dagang (1,4,5,7) 2H-1,4-Benzodiazepin-2-one, 7-chloro-1,3-dihydro-1-methyl-5-phenyl-;

Lebih terperinci

PAKET KEAHLIAN TEKNIK ENERGI BIOMASSA

PAKET KEAHLIAN TEKNIK ENERGI BIOMASSA PAKET KEAHLIAN TEKNIK ENERGI BIOMASSA BAHAN AJAR SISWA PENGUJIAN BAHAN BAKAR NABATI (BBN) Disusun oleh: Niamul Huda, ST., M.Pd Linda Dwinanada, S.Pd., M.Si Didukungi oleh: TEACHING BIOMASS TECHNOLOGIES

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kajian Tentang Air 2.1.1 Sifat kimia dan fisika air Nama Sistematis Nama Alternatif Rumus Molekul Massa Molar Densitas dan Fase Titik Lebur Titik Didih : air : aqua, dihidrogenmonoksida,

Lebih terperinci

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemi

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemi Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemi Pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan Pedoman Ringkas Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

Lebih terperinci

Training Modules on Food Safety Practices for Aquaculture. Penerapan Keamanan Pangan pada Perikanan Budidaya

Training Modules on Food Safety Practices for Aquaculture. Penerapan Keamanan Pangan pada Perikanan Budidaya Training Modules on Food Safety Practices for Aquaculture Penerapan Keamanan Pangan pada Perikanan Budidaya Pengantar Modul ini adalah bagian dari program pelatihan penerapan keamanan pangan untuk Industri

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. rumah terdiri dari lingkungan fisik serta lingkungan sosial.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. rumah terdiri dari lingkungan fisik serta lingkungan sosial. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sanitasi Lingkungan Rumah Lingkungan rumah adalah segala sesuatu yang berada di dalam rumah. Lingkungan rumah terdiri dari lingkungan fisik serta lingkungan sosial. Lingkungan

Lebih terperinci

MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL SMKP1G01-02DBK

MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL SMKP1G01-02DBK MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL PENGELOMPOKAN DAN PENYIMPANGAN MUTU HASIL PERTANIAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM DAN STANDAR PENGELOLAAN SMK DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH

Lebih terperinci

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONNESIA 2013 PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONNESIA 2013 PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONNESIA 2013 PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK i PENULIS ii KATA PENGANTAR iii DAFTAR ISI DAFTAR ISI... ii BAB I... 1 KEAMANAN KESEHATAN KERJA... 1 1. Perilaku

Lebih terperinci

MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL SMKP1E03-04DBK

MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL SMKP1E03-04DBK MODUL DASAR BIDANG KEAHLIAN KODE MODUL 04DBK SUMBER KONTAMINASI DAN TEKNIK SANITASI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM DAN STANDAR PENGELOLAAN SMK DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 02/MEN/2007 TENTANG CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 02/MEN/2007 TENTANG CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 02/MEN/2007 TENTANG CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

Buku Pedoman Penggunaan Obat Secara Aman Bagi Imigran Baru (Bahasa Indonesia) ( 印 尼 文 )

Buku Pedoman Penggunaan Obat Secara Aman Bagi Imigran Baru (Bahasa Indonesia) ( 印 尼 文 ) Buku Pedoman Penggunaan Obat Secara Aman Bagi Imigran Baru (Bahasa Indonesia) ( 印 尼 文 ) Memiliki Konsep Obat, Ingin Sehat Dorongan dan perlindungan kesehatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat, merupakan

Lebih terperinci

Wahai para tamu Allah peran anda sungguh besar

Wahai para tamu Allah peran anda sungguh besar Wahai para tamu Allah peran anda sungguh besar dalam menjaga keselamatan para jamaah haji. Kesehatan anda kepentingan kami.keselamatan anda tujuan kami. 1 Selalu bersikap sabar dalam menghadapi kondisi

Lebih terperinci

MANUSIA DAN AIR. Oleh Eva Novaria. Abstract

MANUSIA DAN AIR. Oleh Eva Novaria. Abstract MANUSIA DAN AIR Oleh Eva Novaria Abstract Pada hakekatnya manusia tidak akan bertahan hidup tanpa air, manusia memilih tempat tinggal dan beraktifitas yang tidak jauh dari sumber air. Beberapa fakta tentang

Lebih terperinci

BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA UNTUK PRAKTEK DAN PRAKTIKUM

BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA UNTUK PRAKTEK DAN PRAKTIKUM 1 BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA UNTUK PRAKTEK DAN PRAKTIKUM PROGRAM D3 TEKNIK KESEHATAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA -2008 BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN

Lebih terperinci

Untuk Sekolah Dasar Kelas V. Jilid 5

Untuk Sekolah Dasar Kelas V. Jilid 5 PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Untuk Sekolah Dasar Kelas V Jilid 5 Pendidikan Lingkungan Hidup Untuk Sekolah Dasar Kelas V Jilid 5 Tim Penulis: 1. Dra. Susriyati Mahanal, M.Pd. 2. Dr. Sugeng Utaya, M.Si.

Lebih terperinci

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONTAMINASI DETERJEN PADA AIR MINUM ISI ULANG DI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KABUPATEN KENDAL TAHUN

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONTAMINASI DETERJEN PADA AIR MINUM ISI ULANG DI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KABUPATEN KENDAL TAHUN FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONTAMINASI DETERJEN PADA AIR MINUM ISI ULANG DI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KABUPATEN KENDAL TAHUN 2009 TESIS Untuk Memenuhi persyaratan Mencapai derajad

Lebih terperinci

PerMen 04-1980 Ttg Syarat2 APAR

PerMen 04-1980 Ttg Syarat2 APAR PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI No : PER.04/MEN/1980 TENTANG SYARAT-SYARAT PEMASANGAN DAN PEMELIHARAN ALAT PEMADAM API RINGAN. MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI: PerMen 04-1980 Ttg

Lebih terperinci