BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang"

Transkripsi

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sastra merupakan karya tulis yang dibutuhkan manusia dalam mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Sastra juga suatu bentuk kreatifitas imajiner, yang terkadang dilakukan secara spontan, melalui pikiran ataupun tindakan. Sastra merupakan suatu karya yang dihasilkan dengan memiliki nilai-nilai estetik yang terkandung di dalamnya seperti nilai-nilai seni yang dapat dinikmati oleh masyarakat sebagai penikmat sastra itu sendiri. Untuk mendefinisikan apakah sastra itu bukanlah suatu hal yang mudah. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, tahun 1988, halaman 786 (dalam Pradotokusumo,2005:1) disebutkan bahwa sastra mengandung pengertian sebagai berikut: 1. Bahasa (kata-kata, gaya bahasa) yang dipakai di kitab-kitab (bukan bahasa sehari-hari) 2. Kesustraan, karya tulis yang jika dibandingkan dengan tulisan lain memiliki berbagai ciri keunggulan, seperti keaslian, keartistikan, keindahan dalam isi dan ungkapannya, drama, epik, dan lirik 3. Kitab suci (Hindu), (Kitab) ilmu pengetahuan 4. Pustaka, kitab primbon (berisi) ramalan, hitungan dan sebagainya 5. Tulisan, huruf Menurut semi dalam Jamaluddin (2003:31), Sastra itu adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. Dalam bahasa Arab istilah sastra disebut dengan al-adab yang artinya berkembang sesuai dengan perkembangan zaman seperti yang dikemukakan oleh Wahba bahwa pada zaman permulaan Islam, al-adab berarti pendidikan, pengajaran dan budi pekerti. Pada zaman bani Umayyah, kata al-adab mempunyai arti pengajaran, sementara pada masa baru Abbasyah, adab berarti pendidikan sekaligus pengajaran. (Sutiasumarga,2002: 1).

2 Kemudian makna dari al-adab berkembang menjadi sastra sejak masa bani Abbasyiah hingga sekarang, sebagaimana hal ini dinyatakan oleh Abdul Aziz dalam Muzakki (2006 : 32) sastra dalam bahasa Arab adalah: الا دب كل شعر أو نثر يو ثر في النفس و يهذب الخلق ويدعو الى الفضيلة ويبعد عن الرذيلة با سلوب جميل /Al-adabu kullu syi rin aw naśrin yu`àśśiru fī al-nafsi wa yuhażżibu al-khuluqa wa yad ū ilā al-faḍīlati wa yub idu an al-rażĭlati bi uslūbin jamīlin/. Sastra adalah setiap puisi atau prosa yang memberi pengaruh kepada kejiwaan dan mendidik budi pekerti dan mengajak kepada akhlak yang mulia serta akan menjauhi perbuatan yang tercela dengan menggunakan gaya bahasa yang indah. Secara umum sastra dalam bahasa Arab diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu: لشعر ١ /al-syi ru/ puisi dan لنثر ١ /al-naśru/ prosa. (Al-Hamid 1994 : 16). Husein dalam (Muzakki, 2006 : 45) memberi pengertian syair sebagai berikut: الشعر هو الكلام الذي يعتمد لفظه على الموسيقى والوزن فيتا لف من أجزاء يشبه بعضها بعضا فى الطول والقصر والحركة /Al- syi ru huwa al-kalāmu allażī ya tamidu lafẓuhu alā al-mūsīqa wa al-wazni fayata allafu min ajzā i yusybihu ba ḍuhā ba ḍan f ī al-ṭ ūli wa al-qașri wa alharakati/. Syair adalah ungkapan yang pengucapannya terikat dengan irama dan pola, karena itu syair tersusun dari beberapa bagian bunyi harakat yang satu sama lain mempunyai kesamaan bunyi, baik bunyi harakat yang satu sama lain mempunyai kesamaan bunyi harakat panjang maupun pendek. Menurut Al-Iskandari dan Inani dalam (Muzakki, 2006 : 53) prosa adalah: النثر هو ما ليس مرتبطا بوزن ولا قافية /Al- naśru huwa mā laysa murtabitan biwaznin wa lā qāfiyatin. Prosa adalah ungkapan yang tidak terikat dengan wazan/pola irama, maupun dengan qafiyah/sajak. Menurut Dhaif dalam (Muzakki, 2006 : 54) secara umum prosa ada dua macam: (1) Prosa biasa; prosa ini sering digunakan dalam bahasa komunikasi dan tidak memiliki nilai sastra, kecuali matsal dan hikmah. (2) Prosa yang dicipta oleh para sastrawan; prosa ini memiliki bahasa seni (estetik) dan mengandung unsur-unsur balaghah. Adapun jenisjenis prosa yang diciptakan para sastrawan sebagai berikut:

3 1. Pidato /(خطابة) Khitābatun 2. Novel /(رواية) Riwāyatun 3. Cerita /(قص ة) Qișșatun 4. Hikmah /(حكمة) Hikmatun 5. Matsal/ Perumpamaan /(مثل) Maśalun 6. Mantra para Dukun الكهان) /(سجع Saj u al-kuhhān Prosa adalah peristiwa-peristiwa yang diceritakan secara bebas. Macam-macam prosa seperti pidato, novel, cerita, hikmah, matsal dan mantra para dukun merupakan karya sastra yang pengungkapannya secara mendalam, mendetail, terperinci, dan meluas, baik itu berupa unsur tokoh cerita, peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadiannya yang diungkapkan dengan rinci. Tokoh cerita diungkapkan atau diceritakan secara mendetail, bahkan sampai pada hal-hal kecil. Pengungkapan semua peristiwa secara jelas disebut prosa. Dalam penelitian ini jenis prosa yang akan penulis teliti adalah القص ة /al-qișșatu/ kisah, yang hal ini, Jaudah (1991 : 41) menambahkan istilah lain untuk kisah dalam bahasa Arab disebut juga dengan حديث /hadīśun/ cerita. Al-Qur`an memiliki dimensi sastra dan keindahan gaya bahasa dalam mengungkapkan kisah-kisah Al-Qur`an. Kata kisah berasal dari kata bahasa Arab / al-qișașu atau al-qașașu yang berarti cerita / القصص / jamaknya al-qișșatu / القصة atau hikayat, sedangkan menurut al-layts dalam Khalafullah (2002:100) al-qashsh (kisah) yaitu mengikuti jejek. Qashash Al-Qur`an adalah pemberitahuan Al-Qur`an mengenai hal ihwal yang telah lalu, nubuwat (kenabian) yang terdahulu dan peristiwaperistiwa yang telah terjadi (Chirzin,2003:118). Al-Qur`an adalah sebuah Al-kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Rasul-Nya Muhammad SAW dengan perantara malaikat Jibril. Mempelajari Al-Qur`an ibarat menempuh sebuah perjalanan, ada peta, ada rambu-rambu, dan ada wawasan yang

4 semestinya diperhatikan agar perjalanan menuju pemahaman Al-Qur`an yang mencerdaskan dan mengarifkan tercapai. Narasi Al-Qur an tentang kisah Isa as dimulai dari kelahiran Maryam sebagai putri dari Imran, berlanjut dengan tumbuh kembangnya dalam asuhan Zakariya, serta kelahiran Yahya, kemudian kelahiran Isa sebagai anak Maryam tanpa Ayah. Isa merupakan seorang nabi yang mendapat gelar ulul azmi (nabi yang memiliki kelebihan), Ia dipanggil dalam bahasa Arab Isa, Isa bin Maryam, atau Isa Almasih. Menurut Mutholib (1995: 151) nabi Isa lahir tahun 622 sebelum hijriah. Tahun Masehi dinisbahkan kepada namanya al-masih, yang dalam bahasa Arabnya disebut tahun Miladiyah. Isa adalah seorang nabi yang lahir tanpa ayah. Hal ini bukanlah mustahil dalam kekuasaan Allah, karena Allah juga telah menciptakan Adam tanpa Ayah dan ibu. Jadi sangatlah mudah bagi Allah untuk mewujudkan semua yang dikehendaki- Nya tanpa terkecuali. Oleh karena itu, tidaklah benar jika ada yang menyatakan bahwa Isa anak Tuhan. Isa adalah anak Maryam dan Maryam adalah anak Imran dan istrinya yang bernama Hanna yang berasal dari sebuah keluarga baik-baik, mulia, terhormat, dan terpandang. Maryam hamil tanpa berhubungan dengan laki-laki, Al-Qur`an memperkenalkan sosok Maryam sebagai simbol kesucian dari berbagai perbuatan buruk. Dalam surat Ali Imran ayat 47 disebutkan: /Qālat rabbi annā yakūnu lī waladun wa lam yamsasnī basyarun qāla każāliki Allāhu yakhluku mā yasyā`u iżā qaḍā amran fainnamā yaqūlu lahu kun fayakūn/.

5 Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin Aku mempunyai anak, padahal Aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-nya. apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, Maka Allah Hanya cukup Berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia. Dalam Surat Ali Imran ayat 42 dijelaskan juga /Wa iż qālati al-malā`ikatu yā maryamu inna Allāha ișṭāf āki wa ṭahharaki alā nisā`i al- ālamīna/. Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Begitu juga dalam Al-Qur`an surat Ali Imran: 45 /Iż qālati al-malā`ikatu ya Maryamu inna Allāh yubasysyīruki bikalimatin minhu ismuhu al-masīḥu īsa ibnu maryama wajīhan fī ad-dunya wa al-akhirati wa min al-muqarrabīna/. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-nya, namanya Al Masih `Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).

6 Berdasarkan hal inilah, penulis sangat tertarik untuk menganalisis kisah kelahiran nabi Isa putera Maryam dalam Al-Qur`an dengan menelaah ayat demi ayat yang menjelaskan tentang kelahiran nabi Isa sesuai dengan tahapan-tahapan yang berlaku dalam Al-Qur`an. Penulis akan mendeskripsikan kisah kelahiran nabi Isa putera Maryam dalam Al-Qur`an sebagaimana digambarkan dalam Al-Qur`an. Dari sini akan diketahui benar-benar cara Al-Qur`an memformat suatu kejadian nyata yang pernah terjadi di atas permukaan bumi ini dengan cara deskripsi yang sangat memukau dan mengagumkan. 1.2 PERUMUSAN MASALAH Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini, sehingga tidak keluar dari topik sebagai berikut : 1. Pada surat dan ayat berapa sajakah dalam Al-Qur an yang menjelaskan tentang kelahiran Nabi Isa putera Maryam? 2. Pesan-pesan apakah yang terkandung dalam ayat yang menjelaskan tentang kisah kelahiran Nabi Isa putera Maryam ditinjau dari sosiologi sastra? 1.3 TUJUAN PENELITIAN Adapun tujuan dalam penelitian ini agar tidak keluar dari pemaparan yang sudah dipaparkan adalah: 1. Untuk mengetahui surat dan ayat yang menjelaskan tentang kisah kelahiran Nabi Isa putera Maryam. 2. Untuk mengetahui maksud yang terkandung dalam ayat yang menjelaskan tentang kelahiran Nabi Isa putera Maryam ditinjau dari sosiologi sastra. 1.4 MANFAAT PENELITIAN Adapun manfaat dari penelitian ini adalah? 1. Untuk menambah referensi dan wawasan para pembaca pada umumnya dan mahasiswa Sastra Arab khususnya mengenai kisah nabi Isa putera Maryam. 2. Sebagai acuan untuk selalu mengingat kemahahebatan kekuasaan Allah.

7 1.5 METODOLOGI PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah suatu metode dengan mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi, dan menginterpretasikannya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan mengambil data dari Al-Qur`an yang diperoleh melalui CD Al-Qur`an dan Al-Qur`an terjemahan keluaran Departemen Agama RI No:BD.III/TL.02.1/429/2004. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah kisah kelahiran Nabi Isa putera Maryam dalam Al-Qur`an dan buku kisah para nabi karangan Ibnu Katsir. Kemudian penulis juga menggunakan Teori Muhammad A. Khalafullah dalam bukunya yang berjudul Al-Qur`an bukan kitab sejarah. Penulis menggunakan teori Khalafullah karena buku ini menjelaskan tentang kisah-kisah dalam Al-Qur`an dengan menggunakan sebuah pendekatan sastra. Adapun teori-teori lainnya yang mendukung penelitian ini adalah data-data lain yang membahas kisah Nabi Isa yang terdapat dalam buku-buku lainnya, internet atau majalah, yang dalam hal ini penulis jadikan sebagai data sekunder sehingga membantu dan memudahkan penulis dalam menyelesaikan penelitian ini. Dalam memindahkan tulisan Arab ke dalam tulisan latin, penulis memakai sistem transliterasi Arab-Latin berdasarkan SKB Mentri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 158/1987 dan No.0543 b/u/1987 tertanggal 22 Januari Adapun tahap-tahap yang dilakukan penulis dalam penelitian ini adalah: 1. Mengumpulkan data-data dengan cara mencari dan memilih buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian 2. Mempelajari dan mengklasifikasikan data yang telah diperoleh dan referensi yang ada 3. Menganalisis data 4. Menyusun hasil penelitian secara sistematis dalam bentuk skripsi.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan

Lebih terperinci

Mengapa Kita Harus Berdakwah? [ Indonesia Indonesian

Mengapa Kita Harus Berdakwah? [ Indonesia Indonesian Mengapa Kita Harus Berdakwah?? [ Indonesia Indonesian ] Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009-1430 ? : : 2009-1430 2 Mengapa Kita Harus Berdakwah? [1] Dakwah merupakan jalan

Lebih terperinci

FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama

FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama Menimbang: 1) Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama. 2) Ummat islam agar tidak mencampur-adukkan Aqidah

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Dan mereka berkata: "Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang." Katakanlah:

Lebih terperinci

ILMU QIRO AT DAN ILMU TAFSIR Oleh: Rahmat Hanna BAB I PENDAHULUAN. Al-Qur an sebagai kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW

ILMU QIRO AT DAN ILMU TAFSIR Oleh: Rahmat Hanna BAB I PENDAHULUAN. Al-Qur an sebagai kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW ILMU QIRO AT DAN ILMU TAFSIR Oleh: Rahmat Hanna BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Al-Qur an sebagai kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya,

Lebih terperinci

Karakter Orang-Orang Besar* Oleh Abi Akom**

Karakter Orang-Orang Besar* Oleh Abi Akom** Karakter Orang-Orang Besar* Oleh Abi Akom** Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu orang yang beriman (Q.S.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA Penelitian tentang harf jar di Program studi Bahasa Arab Fakultas Ilmu Budaya USU, telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya yaitu : Analisis makna harf jar ala pada surah Al- Baqarah

Lebih terperinci

OLEH. MUHAMMAD AJI NUGROHO

OLEH. MUHAMMAD AJI NUGROHO SEJARAH TURUN DAN PENULISAN AL--QUR AN PADA MASA NABI AL OLEH. MUHAMMAD AJI NUGROHO Al--Qur an Secara Bahasa Al Salim Muhsin, (t.th:4), al-qur an isim masdar yang sepadan dengan qiraat. Menurut Ahmad Bin

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti

Lebih terperinci

Definisi Khutbah Jumat

Definisi Khutbah Jumat Definisi Khutbah Jumat 1. Definisi khotbah Definisi secara bahasa Khotbah, secara bahasa, adalah 'perkataan yang disampaikan di atas mimbar'. Adapun kata khitbah yang seakar dengan kata khotbah (dalam

Lebih terperinci

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Dan mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang memiliki kemampuan. Barangsiapa kafir atau mengingkari

Lebih terperinci

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Melengkapi Gelar Sasrjana Sastra

Lebih terperinci

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib ] إندوني Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Baz rahimahullah Terjemah : Muhammad

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN (MUI), setelah : MENIMBANG : a. bahwa dalam Islam, pernikahan adalah merupakan bentuk ibadah yang

Lebih terperinci

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syekh Muhammad Shaleh Al-Munajjid الشيخ مد صالح ملنجد Penterjemah: www.islamqa.info Pengaturan:

Lebih terperinci

yang berhubungan dengan aturan agama Islam. Hal yang wajib dilakukan secara tertib adalah melaksanakan shalat. Shalat merupakan tiang agama Islam

yang berhubungan dengan aturan agama Islam. Hal yang wajib dilakukan secara tertib adalah melaksanakan shalat. Shalat merupakan tiang agama Islam 1 NYAI AHMAD DAHLAN Bangsa Indonesia pada umumnya, khususnya keluarga besar Muhammadiyah dan Aisiyah di manapun berada, selayaknyalah menyambut gembira Surat Keputusan Republik Indonesia, Jenderal Soeharto

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. kesimpulan untuk mengingatkan kembali hal-hal yang penting dan sekaligus

BAB V PENUTUP. kesimpulan untuk mengingatkan kembali hal-hal yang penting dan sekaligus BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Dari uraian skripsi yang telah penulis bahas tersebut maka dapat diambil kesimpulan untuk mengingatkan kembali hal-hal yang penting dan sekaligus menjadi inti sari daripada

Lebih terperinci

!!" #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/" 4./" 56 * % &' &()*+&, " "# $ %! #78*5 9: ;<*% =7" >1?@*5 0 ;A " 4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. "/ 4!

!! #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/ 4./ 56 * % &' &()*+&,  # $ %! #78*5 9: ;<*% =7 >1?@*5 0 ;A  4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. / 4! [ ] E٤٩١ J٤٨٧ W F : : Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Sesungguhnya agama mewajibkan kepada para pengikutnya (berbuat baik) dalam segala hal dan tidak ridha dari para pengikutnya

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan.

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan. 52 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul yang peneliti angkat, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, fenomenologis dan berbentuk diskriptif.

Lebih terperinci

W A L I K O T A B A N J A R M A S I N

W A L I K O T A B A N J A R M A S I N W A L I K O T A B A N J A R M A S I N PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG WAJIB BACA TULIS AL-QURAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR / MADRASAH IBTIDAIYAH, SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memahami, menganalisis, membandingkan, menyimpulkan dan sebagainya

BAB I PENDAHULUAN. memahami, menganalisis, membandingkan, menyimpulkan dan sebagainya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembelajaran dapat diartikan sebagai upaya mempengaruhi jiwa anak didik agar mereka mau melakukan berbagai kegiatan belajar, seperti membaca, memahami, menganalisis,

Lebih terperinci

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH Oleh: رحمه اهلل Imam Ibnu Katsir Download > 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. سورة الشرح TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH (Bukankah Kami telah Melapangkan) 1 "Dengan menyebut Nama

Lebih terperinci

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA SALINAN - 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA DAN SASTRA, SERTA PENINGKATAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

Nama Mahaiswa :... Kelas :...

Nama Mahaiswa :... Kelas :... ANGKET PENGALAMAN MENGAPRESIASI Petunjuk : Jawablah angket ini sesuai dengan pengalaman kamu. Beri tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di depan pilihan jawaban yang telah disediakan. Terimakasih

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dari ketiadaan. Dialah Tuhan yang ilmunya meliputi segala sesuatu. Sungguh

BAB I PENDAHULUAN. dari ketiadaan. Dialah Tuhan yang ilmunya meliputi segala sesuatu. Sungguh BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Al Qur an adalah kalam Allah yang Maha Kuasa, pencipta segala sesuatu dari ketiadaan. Dialah Tuhan yang ilmunya meliputi segala sesuatu. Sungguh banyak hadits-hadits

Lebih terperinci

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU Oleh: Mohammad Fakhrudin Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, Berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan

Lebih terperinci

SILABUS. Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

SILABUS. Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu KELAS XII SEMESTER 1 SILABUS Semester : 1 Standar Kompetensi : Mendengarkan 1. Memahami informasi dari berbagai laporan 1.1 Membedakan Laporan Mencatat pokok-pokok antara fakta Laporan kegiatan isi laporan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH KEPUTUSAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-45 TENTANG ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH MUQADDIMAH Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang. Segala puji bagi Allah yang mengasuh

Lebih terperinci

TEMAN WANITA BARU MASUK ISLAM, APAKAH PERLU DIBERITAHU TENTANG HARAMNYA TETAP HIDUP BERSAMA SUAMINYA YANG KAFIR

TEMAN WANITA BARU MASUK ISLAM, APAKAH PERLU DIBERITAHU TENTANG HARAMNYA TETAP HIDUP BERSAMA SUAMINYA YANG KAFIR TEMAN WANITA BARU MASUK ISLAM, APAKAH PERLU DIBERITAHU TENTANG HARAMNYA TETAP HIDUP BERSAMA SUAMINYA YANG KAFIR أسلمت صديقتها حديثا فهل ربها بتحر م بقاي ها مع زوجها لاكفر ] إندوني - Indonesian [ Indonesia

Lebih terperinci

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BELUM MEMILIKI HAK PILIH DALAM KEGIATAN KAMPANYE

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BELUM MEMILIKI HAK PILIH DALAM KEGIATAN KAMPANYE PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BELUM MEMILIKI HAK PILIH DALAM KEGIATAN KAMPANYE Disusun untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT NOMOR : 9 TAHUN 2007 TENTANG PANDAI BACA TULIS HURUF AL- QUR AN BAGI MURID SD, SISWA, SLTP, SLTA, DAN CALON PENGANTEN BUPATI PASAMAN BARAT Menimbang : a. Bahwa

Lebih terperinci

Orang yang Terakhir Masuk Surga dan yang Paling Rendah

Orang yang Terakhir Masuk Surga dan yang Paling Rendah Orang yang Terakhir Masuk Surga dan yang Paling Rendah ] إندوني Indonesian [ Indonesia Abu Ishaq al-huwaini al-atsari Terjemah : Abu Umamah Arif Hidayatullah Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2013-1434 من

Lebih terperinci

$! " # %& ' ( ) * &+, -. /0 1 &+ 23 4 52 6 27! "#$

$!  # %& ' ( ) * &+, -. /0 1 &+ 23 4 52 6 27! #$ [ ] : : : Ikhtilaf Ulama, Sebab dan Sikap Kita Terhadapnya Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada kita nikmat iman dan islam serta kesehatan, karunia yang tiada taranya yang telah diberikan-nya

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MPENAJAM PASER UTARA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QUR AN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MPENAJAM PASER UTARA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QUR AN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN MPENAJAM PASER UTARA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QUR AN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PENAJAM PASER UTARA, Menimbang : a. bahwa tujuan pendidikan

Lebih terperinci

Tuhan Alkitab sama dengan Allah Alquran?

Tuhan Alkitab sama dengan Allah Alquran? Q & A Tuhan Alkitab sama dengan Allah Alquran? Banyak orang beranggapan bahwa Tuhan dalam Alkitab dan Tuhan dalam Al-quran adalah sama dan satu, hanya namanya atau sebutannya saja yang berbeda. Karena

Lebih terperinci

[ ] E٣٢٧ J٣١٩ W F : : Al- HAYA' (Sifat PEMALU) "al Haya' ( Rasa malu) tidak datang kecuali dengan kebaikan." Sesungguhnya di antara fenomena keseimbangan dan tanda-tanda kesempurnaan dalam tarbiyah bahwa

Lebih terperinci

MAKALAH. Hamzah di Akhir Kalimat. Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla. Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I.

MAKALAH. Hamzah di Akhir Kalimat. Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla. Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I. MAKALAH Hamzah di Akhir Kalimat Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I. Disusun Oleh : Hamidah Nur Vitasari 111-13-262 Lailia Anis Afifah 111-13-264

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan seorang peneliti harus memahami metodologi penelitian yang merupakan

Lebih terperinci

EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) GARDA EMAS (Studi Kasus UMKM Penghasil Sandal Di Kecamatan Bogor Selatan)

EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) GARDA EMAS (Studi Kasus UMKM Penghasil Sandal Di Kecamatan Bogor Selatan) EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) GARDA EMAS (Studi Kasus UMKM Penghasil Sandal Di Kecamatan Bogor Selatan) Oleh BUDI LENORA A14304055 PROGRAM STUDI EKONOMI PERTANIAN

Lebih terperinci

TATA TULIS KARYA ILMIAH SEMESTER PENDEK

TATA TULIS KARYA ILMIAH SEMESTER PENDEK TATA TULIS KARYA ILMIAH SEMESTER PENDEK PENGANTAR UMUM DAN KONTRAK BELAJAR Penjelasan umum tentang mata kuliah Tata Tulis Karya Ilmiah (TTKI) Penjelasan Umum Karya Ilmiah adalah laporan tertulis dan dipublikasi

Lebih terperinci

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus ] ندونييس Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bâz Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto

Lebih terperinci

Keindahan Nama-nama Allah

Keindahan Nama-nama Allah Keindahan Nama-nama Allah Keindahan Nama-nama Allah Oleh: Ustadz Abdullah bin Taslim al-buthoni, M.A Khotbah Pertama???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

Ruang Lingkup Kerja Wanita

Ruang Lingkup Kerja Wanita Ruang Lingkup Kerja Wanita ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Diambil dari kitab: "Masuliyatul Marah al Muslimah" Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-jarullah Terjemah : Abu Umamah Arif Hidayatullah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. oleh Allah SWT, yakni dengan menyampaikan nilai-nilai yang dapat. sesuai dengan segi atau bidangnya masing-masing.

BAB I PENDAHULUAN. oleh Allah SWT, yakni dengan menyampaikan nilai-nilai yang dapat. sesuai dengan segi atau bidangnya masing-masing. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dakwah merupakan suatu bentuk proses penyampaian ajaran Islam. Dakwah Islam adalah dakwah ke arah kualitas puncak dari nilai-nilai kemanusiaan, dan peradaban

Lebih terperinci

قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح ملنجد

قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح ملنجد Seteleh Operasi Kelamin dari Laki-laki Menjadi Perempuan Apakah DiPerbolehkan Dia Berduaan Dengan Wanita? قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syaikh

Lebih terperinci

Menjadi Anggota Masyarakat Gereja

Menjadi Anggota Masyarakat Gereja Menjadi Anggota Masyarakat Gereja Chee Kim adalah seorang anak yatim piatu. Meskipun ia baru berusia enam tahun, ia hidup sebagai gelandangan di kota Hong Kong. Ia tidak mempunyai keluarga. Pada suatu

Lebih terperinci

MAKALAH ALIF LAYYINAH DI TENGAH KATA

MAKALAH ALIF LAYYINAH DI TENGAH KATA MAKALAH ALIF LAYYINAH DI TENGAH KATA Disusun guna memenuhi tugas Qowa idul Imla yang diampu oleh : Bapak Muhammad Mas ud M.Pd.I. Oleh : 1. Umi Mahmudah / 111-13-040 2. ShintaYuniati / 111-13-052 SEKOLAH

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara ilmiah yang dilakukan untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu.(lasa,2009:207). Kata ilmiah dalam Kamus Besar

Lebih terperinci

: Dzikir dan Do a setelah Sholat. : Ummu Abdillah al-buthoniyyah. Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin.

: Dzikir dan Do a setelah Sholat. : Ummu Abdillah al-buthoniyyah. Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin. Judul Penyusun Desain Sampul : Dzikir dan Do a setelah Sholat : Ummu Abdillah al-buthoniyyah : MRM Graph Disebarluaskan melalui: website: http://www.raudhatulmuhibbin.org e-mail: redaksi@raudhatulmuhibbin.org

Lebih terperinci

Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan)

Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan) Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan) Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. umat manusia. Sebagai suatu proses, dakwah tidak hanya merupakan usaha

BAB I PENDAHULUAN. umat manusia. Sebagai suatu proses, dakwah tidak hanya merupakan usaha BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dakwah Islam merupakan proses penyampaian agama Islam terhadap umat manusia. Sebagai suatu proses, dakwah tidak hanya merupakan usaha menyampaikan saja, tetapi merupakan

Lebih terperinci

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014 KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014 Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang

Lebih terperinci

PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl)

PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl) PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl) SKRIPSI Diajukan untuk melengkapi sebagian syarat-syarat guna memperoleh gelar sarjana

Lebih terperinci

UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK

UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA PADA MATERI POKOK SEGI EMPAT KELAS VII A MTs MU`ALLIMIN MU`ALLIMAT

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang mimpi dalam al- Qur an dan as-sunnah Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dengan Ibnu Hajar al-asqalani, maka dapat disimpulkan

Lebih terperinci

KOHESI LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL LIRIK LAGU WALI DALAM ALBUM CARI JODOH SKRIPSI

KOHESI LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL LIRIK LAGU WALI DALAM ALBUM CARI JODOH SKRIPSI KOHESI LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL LIRIK LAGU WALI DALAM ALBUM CARI JODOH SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bahwa tujuan pembelajaran matematika di sekolah agar siswa memiliki

BAB I PENDAHULUAN. bahwa tujuan pembelajaran matematika di sekolah agar siswa memiliki BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah agar siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep dalam memecahkan permasalahan. Pemahaman konsep matematika merupakan

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH

MATERI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH MATERI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH 1. Prinsip dasar penulisan ilmiah 2. Ciri/karakteristik karangan ilmiah 3. Organisasi/sistematika karangan ilmiah 4. Prosedur/langkah-langkah menulis karangan ilmiah 5.

Lebih terperinci

Asal Usul Alam Semesta

Asal Usul Alam Semesta Kontroversi Islam dan Sains? Asal Usul Alam Semesta Pernahkah Anda merenung tentang asal usul alam semesta, bagaimanakah alam semesta dapat terbentuk. Pertanyaan tersebut yang mendorong ilmuwan di setiap

Lebih terperinci

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013 KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN TUKPD II PAKET A SMP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2012/2013 NO Kunci PEMBAHASAN 1 C Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan pernyataan umum yang terdapat pada kalimat

Lebih terperinci

[ ] E١٩٠ J١٨١ W F : : SIFAT TERUS TERANG Tidak ada kebaikan padamu apabila kamu tidak mengatakannya Apakah di antara konsekuensi berterus terang adalah adab yang buruk, membangkitkan fitnah, mengungkap

Lebih terperinci

TINJAUAN YURIDIS TENTANG IKUT SERTANYA PIHAK KETIGA ATAS INISIATIF SENDIRI DENGAN MEMBELA TERGUGAT (VOEGING) DALAM PEMERIKSAAN SENGKETA PERDATA

TINJAUAN YURIDIS TENTANG IKUT SERTANYA PIHAK KETIGA ATAS INISIATIF SENDIRI DENGAN MEMBELA TERGUGAT (VOEGING) DALAM PEMERIKSAAN SENGKETA PERDATA TINJAUAN YURIDIS TENTANG IKUT SERTANYA PIHAK KETIGA ATAS INISIATIF SENDIRI DENGAN MEMBELA TERGUGAT (VOEGING) DALAM PEMERIKSAAN SENGKETA PERDATA (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Klaten) SKRIPSI Disusun

Lebih terperinci

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BENTUK SOAL : PILIHAN GANDA KELAS : VII JUMLAH SOAL : 50 SOAL SEMESTER : 2 WAKTU : 90 MENIT

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BENTUK SOAL : PILIHAN GANDA KELAS : VII JUMLAH SOAL : 50 SOAL SEMESTER : 2 WAKTU : 90 MENIT PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA KISI-KISI ULANGAN KENAIKAN KELAS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2012/2013 MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Bagaimana Menjelaskan Konsep Trinitas Kepada Orang Muslim?

Bagaimana Menjelaskan Konsep Trinitas Kepada Orang Muslim? Bagaimana Menjelaskan Konsep Trinitas Kepada Orang Muslim? Oleh: Georges Houssney Banyak orang yang rindu membagikan Injil pada orang Muslim, menghadapi masalah bagaimana menjelaskan konsep Trinitas kepada

Lebih terperinci

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL TINGKEPAN DI DUSUN GINTUNGAN DESA BUTUH KEC. TENGARAN KAB. SEMARANG TAHUN 2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Oleh : MUNAFIAH

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan analis isi ( content analysis). Pendekatan analisis isi merupakan suatu langkah

Lebih terperinci

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE KARYA WISATA

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE KARYA WISATA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE KARYA WISATA Agustian SDN 02 Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam

Lebih terperinci

PERAN PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QURAN SEBAGAI MUATAN LOKAL DALAM UPAYA MEMBENTUK KARAKTER KEPRIBADIAN SISWA STUDI DI SMP TRI BHAKTI NAGREG

PERAN PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QURAN SEBAGAI MUATAN LOKAL DALAM UPAYA MEMBENTUK KARAKTER KEPRIBADIAN SISWA STUDI DI SMP TRI BHAKTI NAGREG PERAN PENDIDIKAN BACA TULIS AL-QURAN SEBAGAI MUATAN LOKAL DALAM UPAYA MEMBENTUK KARAKTER KEPRIBADIAN SISWA STUDI DI SMP TRI BHAKTI NAGREG IRA YUMIRA EMAIL: http // i.yumira@yahoo.co.id STKIP SILIWANGI

Lebih terperinci

BAB I. perusahaan yang tumbuh subur dan berkembang untuk memenuhi. manusia serta mengikuti trend yang ada. Produk-produk tersebut

BAB I. perusahaan yang tumbuh subur dan berkembang untuk memenuhi. manusia serta mengikuti trend yang ada. Produk-produk tersebut BAB I I. PENDAHULUAN I.2 Latar Belakang Kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi menghasilkan produk yang mempermudah manusia. Dengan kemajuan tersebut maka banyak perusahaan yang tumbuh subur dan berkembang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bahasa terdiri atas dua bagian, yaitu bentuk (form) dan makna (meaning).

BAB I PENDAHULUAN. bahasa terdiri atas dua bagian, yaitu bentuk (form) dan makna (meaning). BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bahasa adalah media utama yang digunakan dalam berkomunikasi. Setiap manusia tentunya memerlukan bahasa untuk berkomunikasi. Komunikasi dapat dilakukan melalui

Lebih terperinci

أهلها هلندوس الشيخ مد صالح ملنجد

أهلها هلندوس الشيخ مد صالح ملنجد BARU MASUK ISLAM DAN TIDAK MAMPU MENAMPAKKAN KEISALAMANNYA, BAGAIMANA CARA SHALAT DIANTARA KELUARGANYA YANG HINDU? أسلمت حديثا ولا ستطيع إظهار إسلامها فكيف تص ب أهلها هلندوس ] إندوني - Indonesian [ Indonesia

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 14 Tahun 2011 Tentang PENYALURAN HARTA ZAKAT DALAM BENTUK ASET KELOLAAN

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 14 Tahun 2011 Tentang PENYALURAN HARTA ZAKAT DALAM BENTUK ASET KELOLAAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 14 Tahun 2011 Tentang PENYALURAN HARTA ZAKAT DALAM BENTUK ASET KELOLAAN (MUI), setelah : MENIMBANG : a. bahwa perkembangan masyarakat telah mendorong munculnya perkembangan

Lebih terperinci

BAB IV MAKNA ARUH MENURUT DAYAK PITAP. landasan untuk masuk dalam bagian pembahasan yang disajikan dalam Bab IV.

BAB IV MAKNA ARUH MENURUT DAYAK PITAP. landasan untuk masuk dalam bagian pembahasan yang disajikan dalam Bab IV. BAB IV MAKNA ARUH MENURUT DAYAK PITAP 4.1. PENDAHULUAN Bertolak dari uraian tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, dan tujuan penelitian yang terdapat dalam Bab I, yang dilanjutkan dengan pembahasan

Lebih terperinci

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN نو قض لا سلا ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ عبد لعزيز بن عبد الله بن با Penerjemah: Abu Azka Faridy ترمجة: بو ىك فريد Murajaah: Muh. Mu inudinillah Muhammadun Abdul

Lebih terperinci

DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS)

DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS) DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS) NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Bahasa

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X

PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X PENGARUH PEMBELAJARAN BTQ (BACA TULIS Al-QUR AN) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS X (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 TAMAN SIDOARJO) SKRIPSI Diajukan sebagai persyaratan memperoleh

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu ( SI ) Dalam Ilmu Syari ah.

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu ( SI ) Dalam Ilmu Syari ah. TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK DISTRIBUSI BERAS BERSUBSIDI UNTUK MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH (RASKIN) SECARA MERATA (Studi Kasus Di Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal) SKRIPSI

Lebih terperinci

Hukum Cerai Tanpa Sebab

Hukum Cerai Tanpa Sebab Hukum Cerai Tanpa Sebab Syaikh Muhammad bin al-utsaimin rahimahullah Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2012-1433 حكم الطالق بدون سبب «باللغة اإلندونيسية» الشيخ حممد بن

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Remaja Rosda Karya, 2013) hlm. 16. aplikasinya (Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada, 2009) hlm, 13

BAB I PENDAHULUAN. Remaja Rosda Karya, 2013) hlm. 16. aplikasinya (Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada, 2009) hlm, 13 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan Nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu dan relevansi, serta efisiensi manajemen pendidikan. Pemerataan kesempatan

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH 25 Penetapan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH Majelis Ulama Indonesia, setelah : MENIMBANG :

Lebih terperinci

Lesson 1 for April 4, 2015

Lesson 1 for April 4, 2015 Lesson 1 for April 4, 2015 Tiga kitab Injil pertama dikenal sebagai Injil (terkait ) sinoptik. Semuanya banyak berisi cerita yang sama. Setiap Injil itu ditujukan kepada pendengar yang berbeda. Setiap

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S Labib

Oleh: Rokhmat S Labib Oleh: Rokhmat S Labib Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)? maka sesungguhnya

Lebih terperinci

penulis adalah pendekatan sosiologis, pedagogis, dan filosofis.

penulis adalah pendekatan sosiologis, pedagogis, dan filosofis. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.word-to-pdf-converter.netbab III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah Field Rescarch. Adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

Allah Menjadikan Saudara Sebagaimana Adanya

Allah Menjadikan Saudara Sebagaimana Adanya Allah Menjadikan Saudara Sebagaimana Adanya Jika saudara tahu bahwa saudara adalah seorang penting maka ini sangat membesarkan hati. Hal itu menimbulkan perasaan senang dalam hati saudara dan juga menolong

Lebih terperinci

Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan

Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan ال ح م د هلل و الص ال ة و الس ال م ع لى ر س و ل هلل و ع لى آل ه و ص ح ب ه و م ن و اال ه أ م ا ب ع د Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan بسم اهلل الرحمن الرحيم basmallah: Bacaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk

BAB I PENDAHULUAN. atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perpustakaan adalah kumpulan materi tercetak dan media non cetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk digunakan pengguna (Sulistyo-Basuki,

Lebih terperinci

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG PENGARUH BAGI HASIL DAN KREDIT MACET TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT NU SEJAHTERA SEMARANG TAHUN 2011-2013 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Pendekatan masalah yang di gunakan dalam pembahasan penelitian ini penulis

III. METODE PENELITIAN. Pendekatan masalah yang di gunakan dalam pembahasan penelitian ini penulis 33 III. METODE PENELITIAN A. Pendekatan Masalah Pendekatan masalah yang di gunakan dalam pembahasan penelitian ini penulis melakukan dengan dua (2) Pendekatan, yaitu denan cara yuridis normatif dan yuridis

Lebih terperinci

Hak Cipta 2014 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dilindungi Undang-Undang

Hak Cipta 2014 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dilindungi Undang-Undang Hak Cipta 2014 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dilindungi Undang-Undang MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN Disklaimer: Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka

Lebih terperinci

Apakah Hukumnya Bila Suami Masuk Islam Dan Bagaimana Bila Sebaliknya?

Apakah Hukumnya Bila Suami Masuk Islam Dan Bagaimana Bila Sebaliknya? Apakah Hukumnya Bila Suami Masuk Islam Dan Bagaimana Bila Sebaliknya? ما حلكم سلم لز جگرصk لعكس [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Penyusun : Lajnah Daimah Untuk Riset Ilmiah Dan Fatwa Terjemah : Muhammad

Lebih terperinci

السلم عليكم ورحمة ا وبركاته. Oleh: M. Danusiri MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA

السلم عليكم ورحمة ا وبركاته. Oleh: M. Danusiri MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA MANFAAT CIPTAAN : AKSIOLOGI ALAM SEMESTA السلم عليكم ورحمة ا وبركاته Oleh: M. Danusiri Disampaikan dalam kajian studi Islam di Rusunawa Unimus,29 Juni 2011, Semua ciptaan ada manfaatnya (Yaitu) orang-orang

Lebih terperinci

Akhlak Baik, Kejayaan Diraih. Written by Rahman Hidayat Sunday, 11 September 2011 00:00

Akhlak Baik, Kejayaan Diraih. Written by Rahman Hidayat Sunday, 11 September 2011 00:00 Sepintas kaitan antara kebersihan, akhlak dan peradaban tidak begitu erat.namun bila dikaji, kenyataan menunjukkan sebaliknya. Hubungan antara akhlak, kebersihan dan kebersihan sangat dekat. Keduanya bersebab

Lebih terperinci

PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI

PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi PENGARUH PROMOSI DAN CITRA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI TERHADAP MINAT MASUK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA FKIP AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2012 SKRIPSI

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 52 Tahun 2012 Tentang HUKUM HEWAN TERNAK YANG DIBERI PAKAN DARI BARANG NAJIS

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 52 Tahun 2012 Tentang HUKUM HEWAN TERNAK YANG DIBERI PAKAN DARI BARANG NAJIS FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 52 Tahun 2012 Tentang HUKUM HEWAN TERNAK YANG DIBERI PAKAN DARI BARANG NAJIS (MUI), setelah : Menimbang : 1. bahwa produk pangan ternak ada yang telah dikembangkan

Lebih terperinci

Gaya Hidup Islami dan Jahili

Gaya Hidup Islami dan Jahili Gaya Hidup Islami dan Jahili Dalam pandangan Islam gaya hidup dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu: 1) gaya hidup Islami, dan 2) gaya hidup jahili. Gaya hidup Islami mempunyai landasan yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. (Depok: Intuisi Press,1998) Cet 2, hlm. 2-3

BAB I PENDAHULUAN. (Depok: Intuisi Press,1998) Cet 2, hlm. 2-3 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tantangan kehidupan selalu muncul secara alami seiring dengan berputarnya waktu. Berbagai tantangan bebas bermunculan dari beberapa sudut dunia menuntut untuk

Lebih terperinci

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Dalam Prodi Kependidikan

Lebih terperinci