E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu"

Transkripsi

1 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN DATAR SEDERHANA MELALUI CAI (Computer Assisted Instruction) PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN (Single Subjeck research di SLB MuhammadiyahPauh IX Padang). Oleh : Abstract This research of background overshadow by problems which is researcher find in field that is at a child of intelegance below of class III/C experiencing of resistance recognize to wake up to level off modestly. From result experiencing of child asesmen of trouble in activity of school like : recognizing to wake up to level off like is trilateral, parallelogram, square, and square of length. For that researcher cope to assist to improve ability recognize to wake up to level off child through CAI ( Computer Assisted Instruction ). This research owning target to prove that CAI ( Computer Assisted Instruction) can improve ability recognize to wake up to level off child of intelegance of class III/C SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang. This type research is Single Subject Research (SSR) with reason of single accurate child or one. Stages steps usage of this SSR is conducted different to a condition use A-B desain. where condition of A is baseline namely the condition of early ability of child in recognizing to wake up to level off before given by action. While condition of B represent the condition of intervention namely the condition of where child given by intervention through CAI ( Computer Assisted Instruction). Result of this research, seen that ability recognize to wake up to level off child of intelegance below of class III/C SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang is mount after given by service through CAI ( Computer Assisted Instruction ). This proven Matter when perception performed within two session that is first of session baseline before given by intervention (A) which is conducted the five of perception times rill and percentage of ability recognize to wake up to level off at this condition lay in to span 0%,0%,0%,0% and 0%. Both, intervention session (B) by using CAI ( Computer Assisted Instruction ), perception conducted by counted eight times perception, and percentage of ability recognize to wake up to level off child of intelegance below at this condition lay in to span, 18,75%. 43,75%, 50%, 62,5%, 75%,81, 25%, 81,25%, 81,25%. Persuant to result of this research can mean that ability recognize to wake up to level off modestly child of intelekegance below of class III/C SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang can mount to through CAI ( Computer Assisted Instruction ). Kata kunci 1. Mengenal bangun datar sederhana, Bangun Datar adalah pengetahuan yang berhubungan dengan pengenalan bentuk bangun dan pengukuran. 2. CAI ( Computer Assisted Instruction ) adalah pembelajaran yang dirancang kedalam program system computer 3. Anak tunagrahita ringan adalah anak yang memiliki intelegensi lemah ingatan ( pelupa) Jurusan PLB FIP UNP280

2 Pendahuluan Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan kegiatan pembelajaran yang efektif. Pembelajaran efektif itu artinya pembelajaran yang dapat mencapai target yang ditetapkan dalam rencana. Oleh karena itu perencanaan pembelajaran yang efektif adalah yang menetapkan kiteria target dan guru melakukan pengukuran pencapaian. Jadi, mengajar yang efektif itu pelaksanaannya dapat diukur keberhasilannya. Kondisi harus dilaksanakan secara konsekuen oleh guru tanpa kecuali termasuk anak berkebutuhan khusus salah satunya adalah anak tunagrahita. Anak tunagrahita pada umumnya adalah anak yang memiliki karakteristik yang kecerdasannya dibawah rata-rata yang berbeda dengan anak normal, akibatnya anak sulit untuk melakukan interaksi, berkomunikasi, bersosialisasi dan membedakan konsep sehingga mereka memerlukan layanan khusus dan pendidikan khusus secara baik. Selanjutnya tunagrahita diklasifikasikan menjadi tiga bagian yakni tunagrahita ringan (IQ 50-70), tunagrahita sedang (IQ 25-50) dan tunagarhita berat (IQ dibawah 25). Khusus tentang anak tunagrahita ringan, mereka memiliki IQ dengan kecenderungan memiliki hambatan, salah satu hambatannya adalah mengklasifikan /mengelompokkan suatu bentuk. Oleh karena itu perlu pehatian khusus terutama didalam pelayanan pembelajaran, dimana guru harus, mengetahui perkembangan anak antara lain, keaktifan dan keterlibatanya didalam pembelajaran. Disamping itu, guru harus selalu berupaya untuk membenahi dan mencarikan berbagai alternatif kegiatan untuk memperbaiki dan mendorong anak agar mampu memahami pelajaran, terutama pelajaran matematika tentang konsep bangun datar. Untuk itu guru diharapkan, melakukan pembaharuan materi dan strategi penyampaiannya, termasuk menggunakan media pembelajaran yang dapat memotivasi dan memperjelas pemahaman anak terhadap konsep pembelajaran. Konsep pembelajaran seharusnya disajikan paling awal, lalu setelah anak mengerti, maka dapat dilanjutkan ke materi yang lebih kompleks yang disesuaikan dengan perkembangan kognitif anak. Dengan asumsi, bahwa proses perkembangan kognitif bergerak maju sebagai suatu kesatuan yang berkesinambungan. Proses kognitif adalah proses yang melibatkan perubahan-perubahan kemampuan pola berpikir, kemahiran berbahasa, dan cara individu memperoleh pengetahuan dari lingkungannya, terkait dengan hal diatas, Winkel (1999:106) mengemukakan proses Jurusan PLB FIP UNP281

3 kognitif adalah gejala-gejala kehidupan mental/phsikis yang berkaitan dengan cara manusia berpikir, seperti terwujud dalam memperoleh pengetahuan, mengolah pesan dan kesan yang masuk melalui penginderaan yang sampai ke neokortex. Apabila kondisi tersebut telah terujud maka memudahkan seseorang menghadapi dan mencari suatu penyelesaian, serta menggali dari ingatan pengetahuan dan prosedur kerja yang dibutuhkan dalam menghadapi tuntutan hidup. Dalam kehidupan memerlukan kemampuan berfikir atau kemampuan kognitif yang sangat penting dikuasai oleh anak, seperti kemampuan berhitung. Termasuk anak tunagrahita ringan, karena dalam kehidupan kesehariannya mereka bertemu dengan kegiatan-kegiatan yang banyak berhubungan dengan angka-angka yang dikenal dengan kemampuan berhitung. Di sekolah, kemampuan berhitung diajarkan oleh guru melalui mata pelajaran matematika.sebelum kemampuan berhitung ada beberapa kemampuan dasar yang perlu di kuasai anak,seperti kemampuan mengenal bangunan datar (geometri) yang merupakan keterampilan prasyarat (prerequisite skills) dari kemampuan berhitung. Didalam mengajarkan matematik khususnya bangun datar, pada umumnya guru menggunakan media visual, sedangkan banyak cara yang dapat digunakan untuk pembelajaran dalam memudahkan dan memberikan pemahaman pada anak salah satunya adalah computer, karna computer dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, terutama mengajarkan bangun datar. Berdasarkan studi pendahuluan melalui observasi diketemukan seorang anak, jenis kelamin laki-laki yang telah berumur 11 tahun yang duduk dikelas III/C SLB Muhammadiah Pauh IX Padang. Didalam kelas mereka bergaul bersama lima orang siswa yang sekelas dengannya. Ketika siswa belajar matematika terutama berhitung dengan topik bangun datar diketemukan guru sering menggunakan media visual seperti kertas yang berpola segitiga, persegi, lingkaran dan persegi panjang yang warnaya sudah kabur, suram. Padahal di sekolah tersebut tersedia beberapa unit computer yang kondisinya masih baik. Tetapi computer belum digunakan dalam pembelajaran. Sesuai dengan perkembangan masa sekarang computer sudah banyak digunakan oleh para pendidik dan pengajar untuk mengakses dan menjadikan media pembelajaran. Seyogyanya guru di sekolah telah menggunakan computer disemua mata pelajaran terutama dalam mata pelajaran matematika mengenalkan bangun datar. Sebab apabila guru tidak memanfaatkan computer sebagai alat Jurusan PLB FIP UNP282

4 bantu mengajar CAI ( Computer Assisted Instruction ), maka mengakibatkan pembelajaran kurang bersemangat, kurang bermakna, perhatian anak terpecah. Hal yang sama juga dialami oleh seorang anak tunagrahita ringan, yang sering mengikuti pelajaran tidak serius dan bermalas-malasan. Hal tersebut peneliti konfirmasi dengan guru dalam bentuk wawancara, hasilnya guru mengakui bahwa ia belum menggunakan komputer. Dari fakta diatas, peneliti ingin membuktikan kesulitan dan masalah yang dihadapi siswa tersebut dengan mencoba menyusun dan melaksanakan tes perbuatan dan tes tertulis sebanyak 4 soal (lingkaran, segitiga, persegi, dan persegi panjang) peneliti menanyakan dan menunjuk beberapa bidang datar seperti persegi, segitiga, lingkaran dan ternyata hasilnya anak belum mengenal bangun datar tersebut. Padahal kemampuan atau potensi anak masih bisa dikembangkan sejalan dengan tuntutan kurikulum KTSP kelas III semester II seharusnya anak sudah memiliki kompetensi dasar mengenal persegi, segitiga dan lingkaran. Berdasarkan hasil tes tersebut, selanjutnya peneliti melakukan asesmen berupa tes wawancara ternyata hasilnya tidak mengalami perubahan, anak masih saja belum mengetahui dan mengerti ukuran panjang, pendek, besar, kecil, dan membilang benda secara urut apalagi mundur dan acak. Terkait dengan hal tersebut peneliti melakukan wawancara dengan guru, hasilnya guru mengakui bahwa ia belum mampu menggunakan strategi mengajar dan belum mampu membuat dan menggunakan media yang dapat memberikan pemahaman yang tepat kepada siswa. Hal tersebut diakui guru, ia masih mengalami keterbatasan pengadaan media dan tak ada pula inisiatif memperbaikinya. Padahal guru sebagai pelaksana proses pembelajaran harus mampu membuat dan mengunakan media yang berhubungan dengan materi terutama materi bangun datar sehingga pelajaran terkesan menarik. Berdasarkan kondisi diatas jelaslah antara fakta yang diharapkan sesungguhnya dengan kenyataan itu tidak sama. Secara umum anak tunagrahita ringan, memiliki kemampuan akademik terbatas IQ di bawah rata-rata, mengalami keterlambatan dalam perkembangan intelektual, mengalami kesulitan dalam mempelajari hal-hal yang bersifat abstrak yang seyogianya guru dituntut untuk memberikan pelajaran dengan strategi dan media yang bervariasi dan menarik,yang mampu mendorong semangat belajar anak. Jurusan PLB FIP UNP283

5 Media pembelajaran yang menarik adalah media yang dapat membantu terbentuknya persepsi anak secara benar dan mempermudah akses di dalam proses suatu pembelajaran seperti computer (Sofware dan hardware). Media ini dapat ditanyangkan secara visual dan audio visual, yang dapat membantu guru mempermudah akses dan penyampaian materi yang dikenal dengan CAI ( Computer assisted instruction ) fungsi media ini beragam atau dikenal dengan multimedia berbasis komputer. Komputer didalam penggunaannya dapat dijadikan Multimedia, tergantung pada kemampuan guru mengoperasionalkannya, sehingga dapat menampilkan berbagai macam kombinasi grafik, teks, suara, video dan animasi. Penggabungan ini merupakan suatu kesatuan yang secara bersama-sama menampilkan informasi, pesan atau isi pelajaran. Komputer adalah media yang berisi hardware (perangkat keras ) dan software (perangkat lunak). Hardware berfungsi sebagai mengaktifkan software, sedangkan software berisi pesan dan informasi, gambar dan lain lain yang di rancang sesuai dengan kebutuhan perancangnya. Begitu juga halnya dengan pembelajaran, komputer dapat dirancang untuk membantu proses pembelajaran (CAI). Termasuk pembelajaran matematika. Pemanfaatan software yang ada di komputer seperti pesan akan dapat membantu guru untuk dijadikan sumber belajar dan alat pembelajaran, sekaligus dijadikan sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan komputer sebagai salah satu media dalam pendidikan telah menjadi trend pada saat ini. Guru dapat merancang suatu program dengan memanfaatkan software yang terdapat dalam komputer, misalnya pembuatan bahan ajar yang berkaitan dengan bangun datar yang dibuat secara interaktif artinya siswa dan guru dapat mengunakannya secara lansung. Komputer sebagai multimedia sangat relevan dimanfaatkan untuk mengajarkan tentang garis, gambar, lukisan, termasuk pembelajaran matematika yang dapat membantu guru untuk menyampaikan pembelajaran tersebut yang kita kenal dengan istilah Computer Asisted Instructional (CAI). Siswa di bawah bimbingan guru dapat berinteraksi dengan komputer, sekaligus dapat bereksplorasi dengan komputer, siswa dapat bereksplorasi keseluruh program yang disediakan dan memanfaatkannya sebagai media pembelajaran tanpa perantara seorang guru. Berkenaan dengan itu pekerjaan guru memfasilitasi dan menyiapkan berbagai perangkat pembelajaran. Jadi jelaslah CAI ( Computer Assisted Instruction ) dapat Jurusan PLB FIP UNP284

6 mempermudah pembelajaran dengan adanya suatu visualisasi yang abstrak, menampilkan gambar-gambar dengan warna-warna yang lebih menarik, mampu mendorong anak tunagrahita ringan untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran, dan dapat memunculkan komunikasi dua arah atau bersifat interaktif sehingga mereka tidak hanya duduk melihat dan mendengarkan, melainkan juga turut aktif di dalamnya. Dengan penggunaan CAI ( Computer Assisted Instruction ) keterlibatan semua indra dalam proses pembelajaran khususnya pada anak tunagrahita ringan akan memberi peluang yang sangat besar untuk memahami apa yang dipelajari. Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh CAI ( Computer Assisted Instruction ) diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar anak tunagrahita ringan. Berkaitan dengan hal tersebut computer dapat dipakai di dalam mengerjakan materi bangun datar pada pelajaran matematika. Berdasarkan fakta di atas, jelaslah bahwa anak tersebut mengalami kesulitan memahami bangunan datar, karna guru belum menggunakan computer sebagai CAI( Computer Assisted Instruction ), hal tersebut karna keterbatasan guru dalam menggunakan computer,berkaitan dengan hal tersebut harus dicarikan jalan keluarnya, untuk itu mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang berjudul Meningkatkan Pengenalan Bangun Datar Sederhana Melalui CAI ( computer assisted instruction) pada Anak Tunagrahita Ringan kelas III di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang. Metodologi Penelitian Penelitian ini merupakan jenis metode penelitian Single Subject Resarch (SSR) dengan desain A-B, yang dilakukan dengan dua tahapan dalam penelitian ini. Pada tahapan pertama dilakukan dengan cara melihat kemampuan awal anak tunagrahita ringan dalam pembelajaran matematika tentang materi pengenalan bangun datar yang disebut juga dengan target behavior pada kondisi awal sebelum diberikan intervensi atau baseline (A), pada tahapan kedua yaitu dengan mengamati tingkat kemampuan anak dalam mengenal bangun datar melalui CAI ( Computer Assisted Instruction )(B). Pengamatan di lakukan pada seorang anak tunagrahita sedang X. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah anak Tunagrahita ringan X kelas III/C yang berjumlah satu orang, di SLB Muhammadiyah 09 Pauh Padang, jenis laki-laki umur 11 tahun. Dalam belajar anak susah kosentrasi dan sulit merespon perintah, serta suka Jurusan PLB FIP UNP285

7 memperhatikan sesuatu yang disukainya. Dalam mata pelajaran matematika yaitu mengenal bangun datar anak tidak mengenal bangun datar satupun. Pencatatan data dilakukan peneliti dengan menggunakan instrument tes dan observasi langsung, pencatatan yang dipilih adalah pencatatan kaejadian yaitu dalam bentuk persentase. Pencatatan dilakukan terhadap kemampuan anak dalam menjawab pertanyaaan dengan menanyakan bangun datar. Setiap jawaban yang benar dilakukan anak langsung dicek peneliti di format pengumpulan data. a. Pengertian CAI ( Computer Assisted Instruction ) Pemanfaatan komputer dalam pendidikan dikenal dengan pembelajaraan dengan bantuan komputer CAI ( Computer Assisted Instruction ). CAI (Computer Assisted Instruction) adalah suatu sistem penyampaian materi pelajaran yang berbasis mikroposesor yang pelajarannya dirancang dan diprogram ke dalam sistem tersebut. Dalam mode ini, komputer bisa menampilkan pembelajar an, men ggunakan berbagai jenis media (teks, gambar, suara, video), menyediakan aktivitas dan suasana pembelajaran, kuis atau dengan menyediakan interaksi dari siswa, mengevaluasi jawaban siswa, menyediakan umpan balik dan menentukan aktivitas tindak lanjut yang sesuai sehingga siswa dapat berinteraksi secara aktif. a. Proses penggunaaan CAI ( Computer Assisted Instruction ) : Langkah-langkah membuat Slide Pembelajaran sederhana menggunakan MS Power Point 2007, menurut Norman (25/12/2010), sebagai berikut: 1. Pastikan komputer atau laptop sudah terinstall MS Office 2007 atau versi sebelum atau sesudahnya. 2. Klik menu start dari layar desktop kemudian sorot All Program, Microsoft office, Microsoft office Power Point ketik sub judul dari slide pada kotak Click to add title dan ketik isi slide pada kotak click to add text. Setelah pekerjaan selesai filenya harus disimpan mengantisipasi file hilang karena listrik mati atau yang lainnya. 4. Untuk mengaktifkan Menu Home, coba anda klik tab Menu Home pada tab menu atau tekan Alt+H, perhatikan ribbon menu yang tampil. Jurusan PLB FIP UNP286

8 5. Untuk mengaktifkan Menu Design, coba anda klik tab Menu Design pada tab menu atau tekan Alt+G, perhatikan ribbon menu yang tampil, lalu pilih design yang sesuai dengan yang diinginkan. Hasil 1. Kondisi Baseline Sebelum diberikan Intervensi (A) Kondisi A merupakan kondisi awal anak sebelum diberikan perlakuan, pengamatan pada kondisi A dilakukan sebanyak lima kali, dimulai pada hari Selasa tanggal 4 Desember 2012 sampai hari Sabtu, 8 Desember Data baseline di peroleh melalui tes lisan dan perbuatan dalam bentuk menanyakan bangun datar sederhana. Pengambilan data di lakukan setiap kali pengamatan dengan menggunakan jenis target behavior persentase, berapa persen anak mampu menjawab dengan benar. Hasil pengamatan data pada kondisi baseline sebanyak lima kali pengamatan sebelum diberikan intervensi adalah sebagai berikut : a. Hari pertama, Selasa tanggal 4 Desember 2012, data yang di peroleh adalah anak tidak mampu menjawab pertanyaan dan menunjukkan tentang bangun datar, dengan benda yang ada disekitar. b. Hari kedua, Rabu tanggal 5 Desember 2012, data yang di peroleh adalah anak tidak mampu menjawab pertanyaan dan menujukkan tentang bangun datar,dengan benda yang ada disekitar. c. Hari ketiga, Kamis tanggal 6 Desember 2012, data yang di peroleh adalah anak tidak mampu menjawab pertanyaan peneliti tentang bangun datar dan menunjukkan bangun datar yang diperintahkan dengan benda yang ada disekitar. d. Hari keempat, Jumat tanggal 7 Desember 2012, data yang di peroleh adalah anak tidak mampu menjawab pertanyaan peneliti tentang bangun datar,dengan benda yang ada disekitar. e. Hari kelima, Sabtu tanggal 8 Desember 2012, data yang di peroleh adalah anak tidak mampu menjawab pertanyaan peneliti tentang bangun datar,dengan benda yang ada disekitar. Kemampuan mengenal bangun datar dapat dilihat pada grafik berikut: Jurusan PLB FIP UNP287

9 PersentaseKemam[puan Mengenal Bangun Datar Kondisi Baseline (A) Hari Pengamatan 5 Grafik 4.1 Kemampuan Mengenal Bangun Datar 2. Kondisi Intervensi ( B ) Kondisi intervensi dilakukan sebanyak delapan kali pertemuan yaitu dimulai pada hari Senin tanggal 10 Desember 2012 sampai Senin tanggal 18 Desember Intervensi merupakan pemberian perlakuan kepada anak tunagrahita ringan dengan menggunakan CAI ( Computer Assisted Instruction ) untuk meningkatkan kemampuan mengenal bangun datar sederhana. CAI( ( Computer Assisted Instruction) perkenalkan kepada anak dengan cara menampilkan gambar bangun datar melalui komputer. Setelah itu anak diminta untuk menyebutkan serta menunjukkan bangun datar sesuai dengan gambar yang diperlihatkan oleh peneliti. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan jenis ukuran target behavior persentase yaitu berapakah anak dapat menyebutkan dan menunjukkan gambar bangun datar dengan benar melalui CAI ( Computer Assisted Instruction ) dengan empat gambar yang di berikan. Hasil pengumpulan data pada kondisi intervensi sebanyak delapan kali pengamatan adalah sebagai berikut : a. Hari keenam, Senin 10 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction ) data yang diperoleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak tiga soal dari delapan soal, yaitu tiga soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 18,75%. Jurusan PLB FIP UNP288

10 Volume 2 Nomor 1 Februari 2013 b. Hari ketujuh, Selasa 11 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction ) data yang di peroleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak lima soal dari delapan soal, yaitu dua soal bisa dan tiga soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 43,75%. c. Hari kedelapan, Rabu 12 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction )data yang di peroleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak enam soal dari delapan soal, yaitu dua soal bisa dan empat soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 50%. d. Hari kesembilan, Kamis 13 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction )data yang di peroleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak delapan soal dari delapan soal, yaitu dua soal bisa dan enam soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 62,5%. e. Hari kesepuluh, Jumat 14 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction ) data yang di peroleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak delapan soal dari delapan soal, yaitu empat soal bisa dan empat soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 75%. f. Hari kesebelas, Sabtu 15 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction ) data yang di peroleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak delapan soal dari delapan soal, yaitu lima soal bisa dan tiga soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 81,25%. g. Hari keduabelas, Senin 17 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction )data yang di peroleh adalah anak dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak delapan soal dari delapan soal, yaitu lima soal bisa dan tiga soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 81,25%. h. Hari ketigabelas, Selasa 18 Desember 2012, setelah anak di berikan intervensi dengan CAI ( Computer Assisted Instruction )data yang di peroleh adalah anak Jurusan PLB FIP UNP289

11 Volume 2 Nomor 1 Februari 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DIKAN KHUSUS) dapat menunjukkan bangun datar serta menyebutkan nama bangun datar sebanyak delapan soal dari delapan soal, yaitu lima soal bisa dan tiga soal dengan bantuan. Persentase yang diperoleh adalah 81,25%. Kemampuan anak mengenal bangun datar setelah diberi perlakuan CAI ( Computer Assisted Instruction )dapat dilihat pada grafik berikut: Persentase jawaban yang benar Kondisi Intervensi (B) Hari Pengamatan 8 Grafik 4.2. Kemampuan Anak Mengenal Bangun Datar Pada Kondisi Tretmen. Perbandingan hasil data Baseline dan Intervensi kemampuan anak dalam memahami konsep bilangan. Dapat dilihat pada grafik berikut : PersentaseJawaban yang Benar 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Baseline Intervensi HARI PENGAMATAN Grafik 4.3. Perbandingan kondisi Mengenal Bangun Datar Anak Tunagrahita Ringan Pembuktian Hipotesis Jurusan PLB FIP UNP290

12 Volume 2 Nomor 1 Februari 2013 Berdasarkan analisis data diatas, maka dapat dinyatakan bahwa kemampuan anak dalam mengenal bangun datar dapat ditingkatkan melalui CAI ( Computer Assisted Instruction ), hal ini terbukti dengan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan CAI ( Computer Assisted Instruction ) kemampuan anak dalam mengenal bangun datar meningkat. Hal ini membuktikan bahwa hipotesis diterima. Adapun hipotesis tersebut adalah CAI ( Computer Assisted Instruction ) dapat meningkatkan kemampuan mengenal bangun datar pada anak tunagrahita ringan X di SDLB Muhammadiyah 09 Pauh Padang. Berarti hipotesis diterima apabila hasil analisis data dalam kondisi memiliki estimasi kecendrungan arah, kecenderungan kesetabilan, jejak data dan perubahan level yang meningkatkan secara positif dan overlape data pada kondisi semakin kecil. Pembahasan Penelitian ini dilakukan di sekolah dan dirumah selama tigabelas kali pengamatan yang dilakukan pada dua kondisi yaitu lima kali pada kondisi baseline sebelum diberikan intervensi (A), delapan kali pada kondisi intervensi (B). Pada sesi baseline (A) pengamatan pertama hingga pengamatan ke lima kemampuan anak cendrung mendatar, data yang diperoleh (0%, 0%, 0%, 0%, 0%) sehingga penelitian menghentikan pengamatan pada kondisi ini. Sedangkan pada kondisi intervensi (B) dihentikan pengamatan ke tigabelas karena data telah menunjukkan peningkatan yang stabil dari pengamatan ke sebelas hingga pengamatan ke tiga belas persentase kemampuan anak dalam mengenal bangun datar terus meningkat dari 18,75% sampai 81,25% pengamatan dihentikan karena anak sudah dapat mengenal bangun datar dan data yang diperoleh sudah stabil. Bangun datar adalah ilmu yang berhubungan dengan pengenalan bentuk dan pengukuran. Menurut Piaget ( dalam Ruseffendi, 1992 ), tahap pertama anak belajar bangun datar adalah topologis. Mereka belum mengenal jarak, belum mengenal kelurusan dan semacamnya. Mereka baru mengenal apakah sesuatu itu ada dibagian dalam atau ada di bagian luar.oleh karena itu bangun datar merupakan ilmu yang harus di kuasai anak, baik itu anak normal maupun anak berkebutuhan khusus salah satunya anak tunagrahita ringan. Jurusan PLB FIP UNP291

13 Volume 2 Nomor 1 Februari 2013 Menurut Amin (1995:22) anak tunagrahita ringan adalah anak yang mengalami hambatan intelektualnya meskipun kecerdasan dan adaptasi serta sosialnya terhambatan, namun mereka mempunyai kemampuan untuk berkembang dalam bidang pengajaran akademik, penyesuaian sosial dan berkembang bekerja.oleh karena itu mereka perlu mendapat bimbingan dan pelayanan pendidikan khusus dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Intervensi pada penelitian ini dengan menggunakan CAI ( Computer Assisted Instruction ) pada anak tunagrahita ringan X yang dilaksanakan di ruangan sekolah dan dirumah anak. CAI (Computer Assisted Instruction) adalah suatu sistem penyampaian materi pelajaran yang berbasis mikroposesor yang pelajarannya dirancang dan diprogram ke dalam sistem tersebut. Dengan adanya CAI ( Computer Assisted Instruction ) ini kemampuan anak tunagrahita ringan dalam mengenal bangun datar dapat ditingkatkan. Hal ini dapat terbukti dari analisis dengan menggunakan grafik garis yang dibuat berdasarkan pengolahan data. Hasil analisis ini menunjukan bahwa CAI ( Computer Assisted Instruction ) dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bangun datar pada anak tunagrahita ringan kelas III/C SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti laksanakan di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang yang bertujuan untuk membuktikan apakah CAI ( Computer Assisted Instruction ) efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bangun datar pada anak tunagrahita ringan dalam pengenalan bangun datar. Pengamatan terhadap kemampuan awal anak (tahap Baseline) dilakukan selama lima hari pengamatan, sedangkan pada tahap intervensi dilakukan selama Delapan hari pengamatan. CAI ( Computer Assisted Instruction ) yang dimaksudkan dalam meningkatkan kemampuan pengenalan bangun datar disini yaitu berupa gambar yang bergerak pada komputer. Gambar tersebut juga diberi warna semenarik mungkin yang bertujuan agar anak tertarik dan termotivai dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenal bangun datar setelah diberikan perlakuan melalui CAI ( Computer Assisted Instruction ). Dari hal tersebut maka dapat dinyatakan bahwa melalui Jurusan PLB FIP UNP292

14 Volume 2 Nomor 1 Februari 2013 CAI ( Computer Assisted Instruction ) kemampuan anak tunagrahita ringan dalam mengenal bangun datar dapat meningkat di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang. Saran- Saran Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran-saran sebagai berikut : 1. Kepada guru agar dapat mengoptimalkan penggunaan CAI ( Computer Assisted Instruction ) dalam mengajar matematika tentang geometri yaitu mengenal bangun datar, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik. 2. Kepada peneliti selanjutnya dapat melakukan penggunaan CAI ( Computer Assisted Instruction ) dalam upaya meningkatkan kemampuan pembelajran yang lainnya. DAFTAR PUSTAKA Abdurrachman, M. (1994). Pendidikan Luar Biasa Umum. Jakarta : Depdikbud. Alessi, S.M. dan Trollip, S.R. (1985). Computer-based Instruction: Method and Development. Englewood. Arikunto, S (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta. Amin, M. (1995). Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Jakarta : Depdikbud. Delphi, B. (2005). Bimbingan Konseling Untuk Perilaku Non-adaptif. Bandung : Pustaka Bani Quraisy. Hurlock E, B. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlangga. Kulik, J., Kulik, C.dan Cohen, P. (1980). Effectiveness of computer-based college teaching: A meta-analysis of findings. Review of Educational Research. 50(1), Siti C, E. (2005). Terapi Permainan Bagi Anak Yang Memerlukan Pelayanan Pendidikan Khusus. Jakarta : Depdiknas. jud dkk. (1984). Pengembangan CAI dalam belajar. (online) http;//www.jud/index.php.diacsed 21 november Jurusan PLB FIP UNP293

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 514-526 EFEKTIFITAS MEDIA APLIKASI EDUKATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI MEDIA PASIR BERWARNA BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : HASNAH KHAIRANI Abstract:This research early from perception which is researcher execute in SLB Fan

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN LOMPAT GAMBAR BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN (Single Subject Research Kelas D1/C di SLB Muhammadiyah IX Pauh Padang) Oleh : Amanda Sartika

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 2 Juni 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :40-49 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 MELALUI MEDIA WADAH

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 59-71 EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA Puzzle RUMAH ANGKA UNTUK PEMAHAMAN ANGKA

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :85-96 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN MELALUI MEDIA PAPAN BILAH

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAJAN BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR DI MIN KOTO LUAR, KECAMATAN PAUH

EFEKTIFITAS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAJAN BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR DI MIN KOTO LUAR, KECAMATAN PAUH Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 501-513 EFEKTIFITAS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAJAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 2 Mei 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 323-333 EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PUZZEL ANGKA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN

Lebih terperinci

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1 Sampai 5 Melalui Media Power Point bagi Anak Down Syndrom (Single Subject Research

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1 Sampai 5 Melalui Media Power Point bagi Anak Down Syndrom (Single Subject Research Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :845-853 Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1 Sampai 5 Melalui Media Power

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :534-541 EFEKTIVITAS MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGHIAS

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGOPERASIKAN APLIKASI CORELDRAW

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGOPERASIKAN APLIKASI CORELDRAW Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :563-571 PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CUBARITME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN DERET KE BAWAH DENGAN TEKNIK MENYIMPAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Silvia Wirdamaini Abstract This research of background

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI PERMAINAN FINGER PAINTING BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI PERMAINAN FINGER PAINTING BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI PERMAINAN FINGER PAINTING BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Yunita Handa Yetri Abstrack: This study originated from the problems found mild mental retardation

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 199-211 MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PENGURANGAN MELALUI METODE DRILL

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) 62 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MELALUI METODE P2R Oleh: Ayu Mustika Sari Abstract : This research is motivated by problem that researches in the field found that mild

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 1 Januari 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 400-410 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE SILABA UNTUK

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 188-198 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN MELALUI MEDIA MESIN

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS METODE LATIHAN SENSORIS MOTOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HURUF (VOKAL) BAGI ANAK TUNARUNGU SEDANG

EFEKTIVITAS METODE LATIHAN SENSORIS MOTOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HURUF (VOKAL) BAGI ANAK TUNARUNGU SEDANG Halaman : 86-94 EFEKTIVITAS METODE LATIHAN SENSORIS MOTOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HURUF (VOKAL) BAGI ANAK TUNARUNGU SEDANG Oleh : DEFNI DARWIS Abstract : The background of this research is,

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) EFEKTIFITAS BERMAIN HIALNG DALAM PASIR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Sri Febriani Abstract : This research of background overshadow by Child of Intelegance

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :63-70 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA DASAR MELALUI PERMAINAN TEROPONG

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 467-477 EFEKTIFITAS METODE LATIHAN MELALUI TEKNIK MENEMPEL UNTUK MENINGKATKAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) EFEKTIFITAS MEDIA DEKAK-DEKAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NILAI TEMPAT BILANGAN BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR MATEMATIKA Oleh Dita Risfamelia Abstract This research background of the problems

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS MEDIA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NILAI TEMPAT BILANGAN BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR

EFEKTIFITAS MEDIA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NILAI TEMPAT BILANGAN BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 354-364 EFEKTIFITAS MEDIA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL

Lebih terperinci

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 576-587 EFEKTIFITAS PERMAINAN TWISTER DALAM MENGENALKAN WARNA PRIMER PADA

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :260-269 IMPROVING SKILLS TO SCHOOL CHILDREN USING PUBLIC TRANSPORT IN SLOW LEARNER

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING MELALUI ANALISIS TUGAS PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG

MENINGKATKAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING MELALUI ANALISIS TUGAS PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 268-279 MENINGKATKAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING MELALUI ANALISIS TUGAS PADA

Lebih terperinci

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 344-353 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERKALIAN BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 548-559 EFEKTIFITAS PERMAINAN FUN NUMBER GAME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Lebih terperinci

Oleh: Riri Rahayu. Kata kunci: Tunagrahita Ringan; Permainan Lego; Mengenal Warna Primer

Oleh: Riri Rahayu. Kata kunci: Tunagrahita Ringan; Permainan Lego; Mengenal Warna Primer MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PRIMER MELALUI PERMAINAN LEGO BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN (Single Subject Research Kelas II C di SLB Negeri Kota Pariaman) Oleh: Riri Rahayu Abstract: Research this

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 350-361 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN MELALUI MEDIA KALENDER BAGI

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) olume 1 Nomor 3 MENINGKATKAN PENGENALAN BANGUN DATAR SEDERHANA MELALUI MEDIA PUZZLE BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Elfawati Abstract Latar belakang penelitian ini berawal dari anak tunagrahita ringan

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :645-651 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN MAGIC

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL MELALUI MEDIA HURUF KERTAS AMPELAS BAGI ANAK DWON SYNDROME DI SLB SABILUNA PARIAMAN

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL MELALUI MEDIA HURUF KERTAS AMPELAS BAGI ANAK DWON SYNDROME DI SLB SABILUNA PARIAMAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL MELALUI MEDIA HURUF KERTAS AMPELAS BAGI ANAK DWON SYNDROME DI SLB SABILUNA PARIAMAN Oleh: META LESTARI Abstract These results indicate that, sandpaper letters

Lebih terperinci

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 601-609 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AYAT PENDEK MELALUI METODE AL-BAYAN

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN PENGGUNAAN MEDIA GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN DATAR PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Agusni SLB-C Pambudi Dharma I Cimahi ABSTRAK Pengenalan konsep bangun datar dalam pembelajaran

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :298-308 MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP ARAH MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :140-151 EFKTIFITAS MEDIA SEMPOA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA BENDA BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Intan Jumiati Abstrak This study, using experimental approaches in the form of Single Subject Research (SSR). As the subject

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :854-862 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA TUNARUNGU DENGAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :141-151 EFEKTIVITAS METODE LATIHAN DALAM MEMBUAT KETERAMPILAN HIASAN DINDING

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :234-242 EFEKTIFITAS MEDIA BLOCK DIENES DALAM MENINGKATKAN KONSEP OPERASI

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :09-18 EFEKTIVITAS METODE SQRQCQ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. a. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media tabel bilangan. Media

BAB III METODE PENELITIAN. a. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media tabel bilangan. Media 26 BAB III METODE PENELITIAN A. VARIABLE PENELITIAN 1. Definisi Konsep Variabel a. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media tabel bilangan. Media adalah alat atau bahan yang digunakan dalam proses

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 429-437 EFEKTIFITAS BERMAIN PLAY DOUGH UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 MELALUI MEDIA EDU-GAMES BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh: INRA ABSTRACT This study backs on the problems in the background that appears in the field,

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) EFEKTIVITAS MEDIA FLANELGRAPH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PENJUMLAHAN BAGI TUNARUNGU Oleh : Lisa Arifia Yunita Abstrak This research, using approach of experiment in the form of Single Subject

Lebih terperinci

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 Sebtember 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 241-250 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN PECAHAN DALAM PEMECAHAN MASALAH

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 MELALUI PERMAINAN BOWLING PLASTIK BAGI ANAK TUNARUNGU RINGAN Oleh: Fitryani Ginting ABSTRACT This research background light by deaf children who are

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT BAGI ANAK TUNAGRAHITA X

EFEKTIFITAS PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT BAGI ANAK TUNAGRAHITA X Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 671-681 EFEKTIFITAS PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 28 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian Variabel yang terdapat pada penelitian ini adalah variabel bebas dan variabel terikat. (Sunanto, et al. 2006 : 13) variabel bebas dalam penelitian subjek

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA MELALUI METODE DRILL BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh: NOFRAN Abstract This research background of the fact that investigators found problems at school SLB Bhakti Amal

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 585-597 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN KONSEP BILANGAN

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS TEKNIK RILAKSASI DALAM MENGURANGI WAKTU PERILAKU HIPERAKTIF ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB N 20 PONDOK II PARIAMAN

EFEKTIFITAS TEKNIK RILAKSASI DALAM MENGURANGI WAKTU PERILAKU HIPERAKTIF ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB N 20 PONDOK II PARIAMAN Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 340-349 EFEKTIFITAS TEKNIK RILAKSASI DALAM MENGURANGI WAKTU PERILAKU HIPERAKTIF

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PEMBAGIAN BAGI SISWA AUTISTIK KELAS IV SD DI SLB TEGAR HARAPAN YOGYAKARTA ARTIKEL JURNAL Diajukan kepada

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI TEKNIK GROUP SEQUENCING (GS) BAGI ANAK TUNARUNGU Oleh : Doni Candra Abstract This research was backgrounded from the observation that researcher did at

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 564-575 EFEKTIVITAS MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELOMPAT MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS II DI SDLB 35 PAINAN OLEH: Yusilia Alfiza 1, Martias. Z 2, Fatmawati 3 Abstract: This research

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 1 Januari 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 372-379 EFEKTIFITAS PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 176-187 EFEKTIFITAS MEDIA CEKER-CEKER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) PENERAPAN MEDIA POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL BAGI ANAK TUNARUNGU (Single Subject Research di Kelas 1 SLB Luak Nan Bungsu Payakumbuh) Oleh: Yelsi Anggraini Abstract: This

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen, karena penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melihat

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen, karena penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melihat 27 BAB III METODE PENELITIAN A. DESAIN PENELITIAN Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen, karena penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melihat akibat dari suatu perlakuan.

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMASANG PEMBALUT WANITA (SOFTEX) BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG MELALUI PENDEKATAN TUTOR SEBAYA Oleh: Emilia Abstract Against the background of this research by the issues raised

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1 SAMPAI 10 MELALUI MEDIA POHON BILANGAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Netti Hartati Abstract: The purpose of this study was to: 1) Know the process

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Langkah pertama dalam pengambilan data ialah melakukan pengukuran

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Langkah pertama dalam pengambilan data ialah melakukan pengukuran 43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HASIL PENELITIAN 1. Hasil Baseline (A-1) Langkah pertama dalam pengambilan data ialah melakukan pengukuran kemampuan matematika dasar khususnya dalam penjumlahan

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN BAGI ANAK AUTIS MELALUI MEDIA GAMBAR Oleh : Rido Guspinal 95900/2009 ABSTRACT This research is in the background by the background issues that appear in the field,

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 312-322 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENARI TARI BALANSE MADAM MELALUI METODE

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 756-769 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL RAMBU-RAMBU DI SEKOLAH MELALUI

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. terikat yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Variabel (dalam Sunanto, J.,

BAB III METODE PENELITIAN. terikat yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Variabel (dalam Sunanto, J., 19 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Variabel Dalam penelitian eksperimen ini menggunakan variabel bebas dan variabel terikat yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Variabel (dalam Sunanto,

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA MELALUI METODE GLOBAL BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA MELALUI METODE GLOBAL BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 97-104 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA MELALUI METODE GLOBAL

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 407-416 EFEKTIFITAS METODE MODELING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELAKUKAN

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. VARIABEL PENELITIAN 1. Definisi Konsep Variabel a. Variabel Bebas Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media Power. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PECAHAN SEDERHANA BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR Oleh: Vita Marta Sari Abstract :the background of this research by

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1 SAMPAI 5 BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG MELALUI MEDIA TIANG BILANGAN.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1 SAMPAI 5 BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG MELALUI MEDIA TIANG BILANGAN. Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 153-165 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1 SAMPAI 5 BAGI

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS PERMAINAN SCRABBLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN BAGI ANAK KESULITAN MEMBACA

EFEKTIFITAS PERMAINAN SCRABBLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN BAGI ANAK KESULITAN MEMBACA Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 661-670 EFEKTIFITAS PERMAINAN SCRABBLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 2 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian 1. Definisi Konsep Variabel a. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media animasi komputer. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN UNTUK ANAK DISKALKULIA MELALUI METODE GARISMATIKA

MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN UNTUK ANAK DISKALKULIA MELALUI METODE GARISMATIKA Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 478-488 MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN UNTUK ANAK DISKALKULIA

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS MEDIA BLOCK DIENES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN DERET KE BAWAH BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR

EFEKTIFITAS MEDIA BLOCK DIENES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN DERET KE BAWAH BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 64-73 EFEKTIFITAS MEDIA BLOCK DIENES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 MELALUI PERMAINAN ARSITEK MENARA BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 MELALUI PERMAINAN ARSITEK MENARA BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 261-269 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 MELALUI PERMAINAN ARSITEK

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume Nomor Mei MENINGKATAN MEMBACA KATA YANG BERAWALAN M DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN PLASTISIN PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Oleh : Neni Gusnita Abstract. It s using experiment approach in formed single

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Ruang Dengan Bermain Drum Untuk Anak Tunagrahita Ringan Oleh Agus Wahyu N.H Abstract: Mental retardation children experienced disturbances in the Desert about SLB

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :1-12 EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGGOTA

Lebih terperinci

EFEKTIFITAS MULTI METODE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN CARA MAKAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS III DI SDLBN 35 PAINAN

EFEKTIFITAS MULTI METODE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN CARA MAKAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS III DI SDLBN 35 PAINAN Volume 3 Nomor 1 Januari 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 411-420 EFEKTIFITAS MULTI METODE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN CARA MAKAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Maret 2014 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NAMA-NAMA ANGGOTA TUBUH MELALUI METODE BERMAIN BAGI ANAK DOWN SYNDROME (Single Subject Research Di Kelas DI / C1 SLB Kasih Ummi Padang) Oleh:Cici Permata Sari

Lebih terperinci

Penggunaan Multimedia Interaktif Cerdas Belajar Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Tunagrahita Ringan

Penggunaan Multimedia Interaktif Cerdas Belajar Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Tunagrahita Ringan Riset +Penggunaan Multimedia Interaktif 4 ZulkifliSidiq dan Pupu Fauziah Penggunaan Multimedia Interaktif Cerdas Belajar Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Tunagrahita Ringan

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP ANGKA MELALUI MEDIA KOTAK ANGKA BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP ANGKA MELALUI MEDIA KOTAK ANGKA BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 234-243 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP ANGKA MELALUI MEDIA KOTAK

Lebih terperinci

JASSI_anakku Volume 17 Nomor 1, Juni 2016

JASSI_anakku Volume 17 Nomor 1, Juni 2016 Penggunaan Media Adobe Flash Terhadap Kemampuan Menulis Struktur Kalimat (SPOK) Pada Anak Tunarungu Kelas VII SMPLB Di SLB BC Permata Hati Sumedang Akmalia Khairunnisa, Permanarian Somad, Dedy Kurniadi

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PERMAINAN KARTU BERGAMBAR

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PERMAINAN KARTU BERGAMBAR EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PERMAINAN KARTU BERGAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PADA ANAK TUNAGRAHITA KELAS IX DI SLB-A YKAB SURAKARTA TAHUN 2015/2016 Nama : Sklera Ratnasari NIM

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI METODE FONIK BAGI ANAK TUNARUNGU SEDANG (Single Subject Research Kelas I di SLB Negeri Kota Sungai Penuh) Oleh : Risti Oriza Wulandari Abstract This study

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 3 Nomor 2 April 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 17-37 MENINGKATKAN KEMAMPUAN BINA DIRI MELALUI ANALISIS TUGAS PADA ANAK TUNAGRAHITA

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN SEDERHANA MELALUI MEDIA KEPINGAN CD (COMPACT DISK) BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR Oleh : Cica Anwar Abstract This Study begius with an assessment of research

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DALAM BIDANG BERHITUNG

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DALAM BIDANG BERHITUNG BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Anak tunagrahita ringan merupakan anak yang mengalami keterbelakangan mental serta memiliki tingkat kecerdasan di bawah anak normal. Menurut tes Stanford

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) PENERAPAN MEDIA CEKER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR Oleh : Sonatri Oktilia Abstract Against the background of this research by the apparent problems

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MELALUI MEDIA PENGGARIS BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Junaidi. As Abstract: This research aim to to: 1) describe the learning

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :716-726 EFEKTIVITAS KEGIATAN BERMAIN CAT AIR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :243-255 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERKALIAN MELALUI MEDIA FLIP CHART BAGI ANAK

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Volume Nomor September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Halaman : 149-159 Meningkatkan Ketahanan Duduk Anak Hiperaktif Melalui Media Mozaik Di Kelas II SLB Hikmah Miftahul Jannnah Padang

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN ASLI 1-5 MELALUI PERMAINAN KERETA ANGKA PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Oleh : Reni Andriyani Abstract: This research of background overshadow by problems which

Lebih terperinci

Pengaruh Pembelajaran KontekstualTerhadap Kemampuan Berhitung Pengurangan Pada Siswa Tunagrahita Kelas 4

Pengaruh Pembelajaran KontekstualTerhadap Kemampuan Berhitung Pengurangan Pada Siswa Tunagrahita Kelas 4 Pengaruh Pembelajaran KontekstualTerhadap Kemampuan Berhitung Pengurangan Pada Siswa Tunagrahita Kelas 4 Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur *1 Sulthoni *2 1 Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan,

Lebih terperinci

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)

E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI METODE MULTISENSORI BAGI ANAK AUTIS Oleh: Evri Yeni Abstract: This research coming because of there is a problem in the First Grade Class in Autism Harapan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) adalah suatu sistem pendidikan yang ditandai

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) adalah suatu sistem pendidikan yang ditandai BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) adalah suatu sistem pendidikan yang ditandai dengan karakteristik, salah satunya adalah keterpisahannya antara individu yang belajar

Lebih terperinci