Buaya. Kerjasama. Cara Bermain. Maksud Kegiatan. Hak dan Tanggung jawab. Tujuan Permainan. Kegiatan 01

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Buaya. Kerjasama. Cara Bermain. Maksud Kegiatan. Hak dan Tanggung jawab. Tujuan Permainan. Kegiatan 01"

Transkripsi

1 Kegiatan 01 Kerjasama Buaya Usia : 6-8 tahun Waktu : menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : Tingkat Kegiatan : Sedang sampai aktif Materi : Kertas Koran besar Nilai Utama : Kerjasama Nilai Lain : Inklusi, tanggung jawab Maksud Kegiatan Agar anak mengalami bagaimana rasanya diikutkan dan tidak diikutkan dan berpikir tentang: Bagaimana kita dapat bekerjasama dengan mengikutkan orang lain Bagaimana kerjasama dapat mencapai hasil positif Hak dan Tanggung jawab Hak atas non-diskriminasi (Pasal 2); hak untuk dilindungi dari semua bentuk kekerasan (Pasal 19); hak atas keamanan (Pasal 32-38) Agar kita semua dapat menikmati hak-hak ini, kita perlu: Menyertakan orang lain Menciptakan lingkungan yang aman Tujuan Permainan Agar anak bermain peran katak kecil yang harus berdiri di daun lily agar terhindar dari gigitan Buaya. Cara Bermain 1. Letakkan potongan besar kertas koran, cukup hanya untuk separuh jumlah anak, di tempat bermain. 2. Jelaskan pada anak-anak bahwa area bermain itu adalah danau di Afrika dan bahwa potongan kertas koran itu adalah daun bunga lily. Anakanak adalah katak-katak kecil. Seekor buaya besar yang lapar juga hidup di danau itu, dan dia suka sekali makan katak kecil. Anak-anak itu harus menghindar dari buaya dengan cara berada di atas daun lily. Jika mereka tidak mendapat tempat di atas daun lily, mereka akan dikeluarkan dari permainan. Katak yang terakhir yang dapat selamat dari buaya adalah pemenangnya. 3. Anak-anak bergerak di seputar area bermain, berpura-pura berenang atau melompat seperti katak. Mereka tidak boleh berjalan di atas daun lily. 4. Tiba-tiba, pemimpin pertandingan berteriak: Buaya!! Cepat. Katak-katak! Cari daun lily! 55 5

2 5. Bila semua anak telah menemukan tempat dan bahaya telah berlalu, mereka meninggalkan daun lily dan kembali meneruskan bergerak di area permainan. 6. Katakan pada anak-anak bahwa daun lily itu berubah tua dan mulai rontok. Sobeksobeklah bagian-bagian koran itu untuk membuat tempat yang aman lebih kecil. 7. Ulangi permainan, setiap kali dengan membuat koran itu lebih kecil dan mengeluarkan anak yang tidak mendapat tempat. Catatan: Daun lily dapat diganti dengan selembar besar kertas (sekitar 1 meter2) di mana anak-anak dapat berdiri dan anda dapat membuatnya semakin mengecil dengan menyobeknya sementara permainan terus berlangsung. Diskusi Kelompok Kegiatan 01 Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Bagaimana pendapatmu tentang permainan ini? Apakah ada yang memberimu tempat di atas daun lily? Bagaimana rasanya itu? Apakah kamu pernah didorong keluar dari daun? Bagaimana rasanya itu? Variasi Saya aman Permainan Buaya dapat juga digunakan untuk membantu anak mengidentifikasi tempat-tempat yang aman (seperti sekolah, rumah orang tua, kantor polisi, kantor pemadam kebakaran). Daun lily adalah tempat aman ini. Sebelum mulai permainan, minta anak-anak menyebutkan tempat-tempat aman di mana mereka dapat minta bantuan. Tulis namanama tempat itu di atas secarik kertas. Mainkan permainan ini seperti biasa, tapi anda tidak meneriakkan Buaya!! Cepat, katak-katak! Cari daun lily! Anda mengatakan, Saya aman di (Sebut nama tempat yang aman). Pikirkan Bagaimana kamu menolong anak lain dalam permainan itu? Apa lagi yang bisa kamu lakukan untuk membantu anak lain ke atas daun lily? Kelompok kita seperti daun lily yang sangat besar; tempat di mana ada tempat untuk semua orang. Siapa yang bertanggung jawab memastikan bahwa sebuah kelompok adalah tempat yang nyaman dan aman untuk setiap orang? Diskusikan gagasan bahwa setiap orang bertanggung jawab untuk membuat kelompok merasa nyaman dan aman. Lakukan Apa yang dapat dilakukan masing-masing kita untuk memastikan bahwa ada tempat untuk setiap orang dalam kelompok kita dan bahwa semua orang merasa aman di sini? 56 58

3 Lebih Ringan dari Udara Kegiatan 02 Kerjasama Usia : 6-8 tahun Waktu : menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : 10 Tingkat Kegiatan : Sedang Materi : Bulu dan balon Nilai Utama : Kerjasama Nilai Lain : Menghargai Maksud Kegiatan Agar anak mengalami bekerja dalam tim dan berpikir bagaimana bekerja bersama untuk mencapai tujuan. Hak dan Tanggung jawab Hak atas non-diskriminasi (Pasal 2); hak untuk bermain (Pasal 31) Agar kita semua dapat menikmati hak-hak ini, maka kita perlu: Menyertakan dan menghargai orang lain Bermain dengan jujur Cara Bermain 1. Bentuk tim terdiri dari 2 sampai 3 anak. 2. Beri sebuah balon atau bulu kepada tiap tim. 3. Jelaskan bahwa tiap tim harus bekerja bersama untuk menjaga agar benda itu tetap di udara dengan cara meniupnya. 4. Atur kompetisi antar tim. Tim yang dapat menjaga benda itu tetap di udara paling lama adalah pemenangnya. Tujuan Permainan Agar setiap tim dapat menjaga bulu, balon atau benda ringan lainnya di udara hanya dengan nafas mereka

4 Variasi Tantangan yang lebih besar Anda dapat membuat permainan lebih menantang untuk kelompok dengan meningkatkan jumlah anak di tiap tim. Anda juga dapat mengajak anak-anak bermain dengan 2 balon atau 2 bulu di udara. Diskusi Kelompok Kegiatan 02 Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Apakah kamu suka permainan ini? Bagian mana paling mudah dalam permainan? Mana yang paling sulit? Pikirkan Strategi (trik) apa yang kamu gunakan agar balon tetap ada di udara? Jika kamu harus memainkan ini lagi, apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga agar balon tetap di udara lebih lama? Lakukan Bagaimana kelompok kita dapat mendapat manfaat dari kerjasama yang baik Apa yang bisa kita lakukan untuk bekerjasama dalam kelompok kita? 58 58

5 Jaug Otak (Pegang kepala)/bebentengan Kegiatan 03 Kerjasama Asal Permainan Usia Waktu Lokasi Jumlah Pemain Level Kegiatan Alat yang dibutuhkan Nilai Utama Nilai Lain : Lombok/Jakarta : 6-8 tahun Tahun : 20 menit : Luar ruangan : 16 anak : Aktif : Batu / tongkat : Kerjasama : Inklusi,Menghargai, Keberagaman &keadilan. Maksud Kegiatan Cara Bermain Agar anak mampu mengetahui cara mempertahankan benteng dari lawan dan harus bisa merebut pertahanan lawan. Tujuan Permainan Agar melatih ketangkasan Variasi Memegang kepala Berlari Merebut benteng lawan 1. Membagi anak yang terdiri dari 16 orang menjadi 2 kelompok, masing-masing 8 orang. 2. Tugas setiap kelompok adalah merebut benteng musuh. Setiap kelompok berhak mempertahankan Benteng (tiang atau pohon) dan merebut benteng lawannya. 3. Benteng sebagai tempat untuk mengisi tenaga para pemain, ketika pemain berada di Benteng anggota tubuhnya harus menempel di benteng. 4. Masing-masing pemain yang berlawanan selain bertujuan merebut Benteng, dia juga berhak untuk menyentuh bagian Kepala pemain lawannya ketika saling serang agar pemain tersebut dapat ditahan di wilayah sebelah kanan Benteng. 5. Pemain yang ditahan dapat dibebaskan oleh anggota dari satu kelompoknya, dengan cara menyentuh kembali kepala pemain yang berada di posisi penahanan. 6. Kelompok pemain yang paling banyak menahan anggota kelompok yang menjadi musuhnya, dapat dengan mudah menguasai Benteng. 59 5

6 Kegiatan 03 Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Bagaimana pendapatmu tentang permainan ini? Apa yang kamu rasakan ketika kepalamu dipegang lawan? Apakah kepalamu pernah dipukul? Bagaimana rasanya? Pikirkan Bagaimana usahamu untuk menolong teman dalam permainan itu? Apa yang bisa kamu lakukan untuk menolong agar temanmu tidak tersentuh kepalanya? Lakukan Apa yang dapat kita lakukan untuk memastikan bahwa tidak ada teman dalam kelompok yang tersentuh kepalanya oleh lawan? 60 58

7 Perepet Jengkol Kegiatan 04 Kerjasama Asal Permainan Usia Waktu Lokasi Jumlah Pemain Level Kegiatan Alat yang dibutuhkan Nilai Utama Nilai Lain : Jawa barat/jakarta : 6-8 tahun : menit : Dalam dan Luar ruangan : 2 kelompok atau lebih (3-5 anak) : Aktif : Tidak ada : Kerjasama : Penerimaan Maksud Kegiatan Agar anak menyadari pentingnya kerjasama dalam kelompok Agar anak bisamengoptimalkankarakter individu anggota kelompok dan memanipulasinya sehingga terbentuk kerjasama yang baik. Hak dan Tanggung Jawab Hak atas nama, kebangsaan dan identitas (Pasal 7, Pasal 8); setiap anak memiliki hak ini dan untuk mendapatkanya. Setiap anak harus saling menghormati dan tidak me-label atau memanggil temanya dengan julukan yang negatif. Tujuan Permainan Memepertahankan kaitan kaki selama mungkin. Cara Bermain 1. Setiap kelompok membentuk lingkaran, namun saling membelakangi satu sama lain. Salah satu kaki mereka dikaitkan dengan kaki teman kelompoknya sehingga terkunci erat. 2. Ketika aba-aba dimulai, mereka berputar sambil berjinjit dengan satu kaki dan bertepuk tangan sambil menyanyikan lagu Perepet Jengkol/Keripik Jengkol 3. Kelompok yang paling lama bertahan, dialah pemenangnya. 4. Jika ada beberapa kelompok yang kuat maka antar kelompok dapat saling bertabrakan agar kelompok lainya kalah. Lagu Perepet Jengkol/Keripik Jengkol: Jawa Barat: Perepet Jengkol jajahean, Kadampet kohkol jejeretean Jakarta: Keripik Jengkol gado-gado lontong Keripik Jengkol gado-gado lontong 61 5

8 Kegiatan 04 Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Bagaimana pendapatmu tentang permainan ini Apakah yang kamu rasakan ketika kakimu terkait satu sama lain dengan temanmu? Pikirkan Bagaimana kamu bisa membuat kelompokmu seimbang ketika harus berjinjit dengan satu kaki? Pikirkan strategi agar kelompokmu menjadi yang terbaik dalam permainan ini? Lakukan Apa yang bisa kita lakukan agar semua teman bisa bekerja sama agar tidak bertabrakan dengan kelompok lainya? Apa yang bisa kita lakukan ketika melihat teman kita mulai tidak seimbang? 62 58

9 Kegiatan 05 Menghargai keragaman Mahluk Asing Usia : 6-8 tahun Waktu : menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : Tingkat Kegiatan : aktif Materi : Tidak ada Nilai Utama : Menghargai keragaman Nilai Lain : Menerima orang lain Maksud Kegiatan Cara Bermain Agar anak mengalami rasanya diikutkan atau tidak diikutkan dan berpikir tentang: Apa yang membuat kita merasa bagian dari kelompok Bagaimana kita dapat memasukkan orang yang berbeda-beda ke dalam kelompok kita Hak dan Tanggung jawab Hak untuk nondiskriminasi (Pasal 2) Agar kita semua dapat menikmati hak ini, kita perlu mengikutkan orang lain. Tujuan Permainan Agar tiap anak menyeberangi area bermain dengan cara yang berbeda-beda. 1. Gambar dua baris paralel di tanah sekitar 20 meter terpisah (Anda juga dapat menggunakan 2 tembok yang berhadapan). 2. Minta anak-anak berbaris sepanjang satu baris atau tembok itu. Anak-anak harus menghadap garis atau tembok. 3. Jelaskan pada anak-anak bahwa dalam tiap ronde, akan ada 1 atau lebih dari mereka akan menjadi Makhluk Asing. Anda akan menentukan si Makhluk Asing dengan menepuk bahu mereka pelan-pelan dari belakang. Semua anak harus lari menyeberang area bermain ke sisi lain mengikuti perintah anda. Tetapi karena Makhluk Asing tidak pernah bertingkah sama dengan anak-anak lain, mereka harus melakukannya berbeda! 4. Minta anak-anak menutup matanya, Bergeraklah di belakang barisan anak-anak dan pilih 1 atau 2 Makhluk Asing dengan menepuk bahu mereka pelan-pelan. 63 5

10 5. Minta anak-anak untuk membuka mata. Jelaskan bahwa mereka tidak boleh bergerak sampai anda mengatakan, Pergi! Lalu beri mereka perintah untuk menyeberangi area bermain sebagai berikutnya. Suatu ketika, ada anak yang (lari sambil bertepuk tangan) dan Makhluk Asing yang (melompat seperti katak), 1, 2, 3 lari! 6. Lanjutkan permainan, tiap kali memilih anak-anak yang berbeda untuk menjadi Makhluk Asing dan berilah instruksi kepada anak yang lari atau si Makhluk Asing. Anda dapat melihat contoh berikut: Diskusi Kelompok Kegiatan 05 Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Contoh berbagai cara bergerak Mat a t ert ut up Di at as t an gan d an lut ut Kaki b ersam a Meran gkak m un d ur Tan gan m em egan g m at a kaki Meran gkak Di at as lut ut Melo m p at ke d ep an Melo m p at ke at as Men ari Tan gan kan an m em egan g kaki kiri Dud uk d i lan t ai Kaki t erb uka seleb ar m un gkin Apakah kamu suka permainan ini? Apakah kamu lenih suka menjadi pelari atau Makhluk Asing? Bagaimana perasaanmu ketika kamu memerankan Makhluk Asing? Pikirkan Apakah kamu pernah merasa berbeda dari orang lain? Dapatkah kamu memberi contoh? Apa kamu suka menjadi berbeda dari orang lain? Mengapa atau mengapa tidak? Apakah kamu merasa berbeda dari anak lain dalam kelompok kita? Mengapa atau mengapa tidak? Lakukan Apa yang bisa kita lakukan agar mengenal lebih baik anak-anak lain dalam kelompok kita? Apa yang bisa kita lakukan untuk memastikan bahwa semua anak merasa diterima dalam kelompok kita? 64 58

11 Kegiatan 06 Dari Saturnus ke Jupiter Menghargai keragaman Usia : 6-8 tahun Waktu : menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : Tingkat Kegiatan : aktif Materi : 2 kerucut (atau 2 ransel) Nilai Utama : Menghormati keragaman Nilai Lain : Menerima orang lain Maksud Kegiatan Agar anak mengalami persamaan dan perbedaan dan berpikir tentang: Bagaimana kita semua berbagi hal-hal yang sama Bagaimana kita semua memiliki persamaan dan perbedaan Hak dan Tanggung jawab Hak untuk non-diskriminasi (Pasal 2) Agar kita semua dapat menikmati hak ini, kita perlu: Menghargai persamaan kita dengan orang lain Mempelajari tentang orang lain Menghormati perbedaan masing-masing Tujuan Permainan Cara Bermain 1. Letakkan 2 kerucut sekitar 20 meter terpisah. 1 kerucut adalah Saturnus dan yang lainnya adalah Jupiter. 2. Jelaskan kepada anak-anak bahwa Anda akan memberikan beberapa instruksi. Mereka harus memutuskan ikut kelompok mana dan kemudian lari ke planet tersebut untuk bergabung dengan mereka. 3. Beri mereka petunjuk sebagai berikut: Mereka yang [memiliki rambut coklat], pergi ke Saturnus; mereka yang [tidak memiliki rambut cokelat], pergi ke Jupiter. Biarkan anak-anak lari ke kerucut yang sesuai. 4. Lanjutkan permainan dengan memberikan instruksi berbeda yang diambil dari saran-saran berikut ini. Agar tiap anak mengidentifikasi diri dengan kelompok dan lari ke tempat yang ditunjuk. 65 5

12 Kegiatan 06 Variasi Lar i Men yen an gkan Tambahkan beberapa kendala gerakan seperti meminta anak-anak untuk melompat seperti katak, melompat dengan 1 kaki, atau merangkak mundur. Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Pikirkan Apakah ada saat ketika kamu tidak tahu harus pergi ke planet mana? Mengapa? Apakah satu planet lebih baik daripada planet lain dalam permainan ini? Mengapa atau mengapa tidak? Dalam hal apa kita semua sama dalam kelompok kita? Dalam hal apa kita berbeda? Apakah kamu suka memiliki teman yang berbeda darimu? Mengapa atau mengapa tidak? Lakukan Rasakan Bagaimana kamu menyukai permainan ini? Apakah kamu pernah sendirian di planet selama pertandingan? Bagaimana perasaanmu? Bagaimana perasaanmu ketika menjadi bagian dari sebuah Apa yang bisa kita lakukan untuk mengetahui anak dalam kelompok kita dengan lebih baik? Apa yang bisa kita lakukan untuk memastikan bahwa setiap orang merasa diterima dalam kelompok kita? Saturnus Mereka yang...pergi ke Saturnus Adalah anak perempuan Memakai baju hijau Memakai sepatu putih Suka makan wortel Punya saudara perempuan Berambut ikal atau keriting Suka sepak bola Bisa menari Memakai kacamata Memiliki binatang peliharaan Jupiter Mereka yang..pergi ke Jupiter Adalah anak laki-laki Tidak Memakai baju hijau Tidak Memakai sepatu putih Tidak suka makan wortel Tidak punya saudara perempuan Berambut lurus Tidak suka sepak bola Tidak bisa menari Tidak memakai kacamata Tidak memiliki binatang peliharaan 66 58

13 Ular Naga Kegiatan 07 Menghargai Keragaman Asal Permainan Usia Waktu Lokasi Jumlah Pemain Level Kegiatan Alat yang dibutuhkan Nilai Utama Nilai Lain : Jakarta : 6-8 tahun : menit : Luar dan dalam ruangan : 6 anak atau lebih : Aktif : Tidak ada : Menghargai keragaman : Inklusi dan penerimaan Maksud Kegiatan Memperkenalkan pada anak bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk berpendapat dan menentukan pilihan. Menanamkan nilai-nilai penghormatan terhadap keragaman pada anak. Hak dan Tanggung jawab Hak untuk non diskriminasi (Pasal2); hak untuk mengekspresikan pendapat dan didengar (pasal 12 dan Pasal 13). Agar pendapat kita didengar dan dihargai orang lain maka harus menghargai dan mendengar pendapat orang lain, serta tidak menyinggung orang lain. Tujuan Permainan Mengumpulkan anggota kelompok sebanyak-banyaknya Cara Bermain 1. Pilih dua orang bertubuh tinggi untuk menjadi penjaga gerbang. Penjaga gerbang menyatukan kedua tanganya satu sama lain sehingga membentuk terowongan. Penjaga gerbang berdiskusi siapa yang jadi bulan dan siapa yang jadi bintang. 2. Bulan dan bintang mengangkat kedua tangan (berpegangan membentuk gerbang). 3. Anak-anak lain berbaris memanjang, berjalan melewati gerbang sambil bernyanyi Ular Naga 4. Bulan dan Bintang menangkap salah satu anak dengan cara menurunkan gerbang (tangan) pada saat lagu selesai. 5. Anak yang tertangkap diminta untuk menentukan pilihan untuk ikut bulan atau bintang. 6. Ulangi sampai semua anak habis. 7. Setelah terbentuk kelompoknya, bulan harus menjaga anggotanya dari kejaran dari bintang dan sebaliknya. 8. Jika terlepas maka pemain harus bergabung dengan barisan musuhnya. Pemenangnya adalah barisan yang paling lama bertahan (tidak pantang menyerah) dan tentu saja memiliki pengikut terbanyak. 67 5

14 Kegiatan 07 Lagu Ular Naga: Ular naga panjangnya bukan kepalang Menjalar-jalar selalu kian kemari Umpan yang lezat, itulah yang di cari Ini dialah yang terbe..la kang! Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Apa yang kamu rasakan ketika bisa memilih tertangkap oleh bulan dan bintang? Pikirkan Coba pikirkan bagaimana rasanya apabila kamu dilarang untuk mengemukakan pendapat dan menetukan pilihanmu? Coba pikirkan tindakan yang mencerminkan sikap menghormati pilihan orang lain? Lakukan Apa yang sekiranya kamu lakukan apabila kamu ingin pendapatmu didengar? Apa yang dapat kamu lakukan apabila ada anak lain yang memaksakan keinginannya dan tidak menghargai kamu? 68 58

15 Kotak pos Kegiatan 08 Menghargai Keragaman Asal Permainan Usia Waktu Lokasi Jumlah Pemain Level Kegiatan Alat yang dibutuhkan Nilai Utama Nilai Lain : Lombok : 6-8 tahun : 20 menit : Luar ruangan : 5 anak atau lebih : Sedang : Tidak ada : Menghargai keragaman : Menghormati Maksud Kegiatan Melatih kepekaan sosial Hak dan Tanggung Jawab Hak atas nama, kebangsaan dan identitas (Pasal 7, Pasal 8); setiap anak memiliki hak ini dan untuk mendapatkanya. Setiap anak harus saling menghormati dan tidak me-label atau memanggil temanya dengan julukan yang negatif. Tujuan Permainan Anak menyebutkan nama-nama teman berdasarkan huruf yang diminta Cara Bermain 1. Kumpulkan kawan sebanyak 5 orang 2. Membuat lingkaran 3. Menaruh tangan kanan diatas tangan kiri lawan dan selanjutnya tangan kanan lawan berada ditangan kiri lawan berikutnya 4. Lalu menyanyikan lagu sambil menepuk tangan disebelah kirinya : KOTAK POS BELUM DIISI MARI KITA ISI DENGAN ISI ISIAN PAK SATPAM MINTA HURUF APA 5. Dan dimana lagu itu berhenti maka anak itu harus menjawab. 6. Anak yang terakhir menyebut satu buah huruf. Anak selanjutnya menyebutkan nama teman-teman yang diawali oleh huruf tersebut. Jika gagal maka ia harus menjadi satpam dan menentukan huruf berikutnya. 69 5

16 Kegiatan 08 Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Bagaimana pendapatmu tentang permainan ini? Bagaimana perasaan mu jika nama mu diganti Pikirkan Bagaimana cara kamu agar bisa menghafal nama lain dari teman mu? Bagaimana jadinya apabila semua orang saling memanggil dengan nama julukan yang negatif? Lakukan Apa yang dapat kamu lakukan untuk mengajak teman-temanmu agar tidak memanggil temanmu dengan julukan yang negatif? 70 58

17 Do Mi Ka Do Kegiatan 09 Keadilan Asal Permainan Usia Waktu Lokasi Jumlah Pemain Level Kegiatan Alat yang dibutuhkan Nilai Utama Nilai Lain : Jakarta : 6-8 tahun : 20 menit : Di dalam/luar ruangan : 3 anak atau lebih : Sedang : Tidak Ada : Keadilan :Tanggung jawab dan penerimaan Maksud Kegiatan Cara Bermain Mengingatkan anak bahwa setiap hal mengandung konsekuensi yang harus dijalani Agar anak menyadari bahwa pukulan dapat menimbulkan sensasi tidak menyenangkan bagi orang yang dipukul Hak dan Tanggung jawab Hak untuk dilindungi secara fisik dan mental (pasal 19) untuk mendapatkan hak ini kamu harus menghormati orang lain dan juga tidak menyakiti orang lain secara fisik maupun secara mental. Tujuan Permainan Menggerakan tangan secepatnya agar terhindar dari pukulan atau konsekuensi. Menggerakan tangan secepatnya agar dapat memberikan pukulan atau konsekuensi. 1. Seluruh pemain membentuk lingkaran. 2. Telapak tangan kanan diatas telapak tangan kiri temanya. 3. Permainan dimulai dnegan telapak tangan kanan menepuk telapak tangan kanan teman di sebelahya sambung menyambung sambil menyanyikan lagu: Do Mi Ka Do.. Mi Ka Do.. Es Ka! Es Ka Do.. Es Ka Do.. Bea Bea.. Cis..Cis..Cis.. One! Two! Three! Four! 4. Pada hitungan ke empat (four) pemain memukul sekeras-kerasnya sementara yang dipukul berusaha menghindar secepatcepatnya. Jika ia berhasil menghindar maka ia selamat dan melanjutkan permainan. Jika ia terkena pukulan ia harus keluar dari lingkaran, begitu juga dengan si pemukul. 71 5

18 5.Permainan diteruskan hingga tersisa hanya 2 orang. Untuk menentukan pemenang, kedua pemain saling menepukkan tangan kanan dan kiri bergantian sambil menyanyikan Dam-dam deli..dam-dam ole-ole! Kemudian berganti tangan kiri dan bernyanyi, Cis..cis..deli, cis..cis..ole-ole! Lalu kedua tangan saling bertepuk dan bernyanyi Jimi..jimi..takabel, takabel is dead! 6. Ketika mengatakan is dead! kedua pemain saling suit. Pemenang suten boleh menentukan hukuman bagi semua pemain yang kalah dapat berupa bernyanyi, membaca puisi atau berakting. Diskusi Kelompok Kegiatan 09 Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Apa kamu suka permainan ini? Alasan? Apa yang kamu rasakan ketika mendapat giliran ditepuk/menepuk? Pikirkan Menurutmu apakah adil jika anak dapat menepuk sekali dan ditepuk sekali oleh temanya? Apa yang dibenakmu ketika lagu hampir habis dan kamu kemungkinan mendapat pukulan? Lakukan Apa yang bisa kita lakukan untuk mengetahui setiap orang dalam kelompok kita mendapatkan hak yang sama yaitu menepuk dan ditepuk sekali? Apa yang dapat kita lakukan untuk memastikan bahwa setiap orang merasa diterima dalam kelompok tanpa rasa takut atau kuatir? 72 58

19 5 Play It Fair! Kegiatan 10 Inklusi Dikeluarkan oleh Angka Usia : 6-8 tahun Waktu : 15 menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : Tingkat Kegiatan : aktif Materi : Tidak ada Nilai Utama : Inklusi Nilai Lain : Menghargai, menerima orang lain Maksud Kegiatan Agar anak mengalami perasaan tidak diikutkan atau dipinggirkan dan berpikir tentang: Mengapa penting mengikutkan semua orang Cara-cara mengikutkan semua orang dalam kelompok. Hak dan Tanggung jawab Hak atas non-diskriminasi (Pasal 2) Agar kita semua dapat menikmati hak ini, maka kita perlu menyertakan orang lain. Cara Bermain 1. Minta anak-anak berkeliling di area permainan. 2. Beri instruksi anak-anak bagaimana cara berjalan:seperti gajah, seperti kodok, di atas jari kaki, dengan langkah lebar, dst. 3. Setelah jangka waktu tertentu, teriakkan angka yang lebih kecil dari jumlah pemain. Anak-anak segera membuat kelompok yang terdiri dari angka tersebut. Anak yang tidak berhasil menjadi bagian dari sebuah kelompok disisihkan pada saat ini untuk menunggu langkah selanjutnya (langkah 4). Tujuan Permainan Agar anak membentuk kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anak yang berbeda. 73

20 68 4. Sekarang, minta anggota tiap kelompok untukmembentuk kelompok dan menemukan sesuatu yang mereka semua miliki. Misalnya: Olah raga yang mereka semua main Kegiatan yang mereka semua lakukan Makanan yang tak seorangpun suka Warna yang semua anggota pakai. Catatan: Tidak apa-apa jika anak yang dikeluarkan merasa sedih atau kecewa; ini adalah bagian penting dari permainan. Bicarakan tentang perasaan mereka bersama dalam diskusi kelompok. 5. Ajak anak yang dikeluarkan untuk bergabung kembali dalam kelompok dan meneruskan permainan dengan jumlah anak yang berbeda membentuk kelompok. Variasi Musik Gunakan musik untuk menciptakan suasana selama permainan. Anda mungkin juga ingin menghentikan dan memulai musik selama permainan. Misalnya, musik berhenti untuk memberi tahu anak-anak bahwa waktunya untuk membentuk kelompok. Sesuatu yang menyenangkan Sementara anak dalam kelompok kecil (langkah 4), beri mereka sesuatu yang menyenangkan bersama. Misalnya: Duduk di lingkaran dengan semua ujung kaki menyentuh. Duduk berderet dan berpura-pura menjadi kereta. Buatlah sorak gembira. Lakukan beberapa gerakan tarian yang mereka sukai. Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Bagaimana kamu menyukai permainan ini? Bagaimana perasaanmu ketika menemukan kelompok di mana kamu bisa bergabung? Bagaimana perasaanmu ketika menemukan kelompok yang menolakmu? Pikirkan Apakah kamu pernah ditolak di sekolah, diperkemahan, atau oleh teman seusia? Mengapa? Pernahkah kamu mengeluarkan teman dengan mengatakan mereka tidak boleh main dengan kamu? Mengapa? Dapatkah kamu berpikir tentang orang-orang yang sering tidak diikutkan? Diskusikan fakta bahwa beberapa orang sering tidak diikutkan (seperti orang cacat, orang yang tak memiliki rumah) Lakukan Kegiatan 10 Apa yang bisa kita lakukan dalam kelompok untuk memastikan bahwa tidak ada yang dikeluarkan? 74 58

21 Bau-Bauan/Tak Jongkok/Singalauan Patung Kegiatan 11 Inklusi Asal Permainan Usia Waktu Lokasi Jumlah Pemain Level Kegiatan Alat yang dibutuhkan Nilai Utama Nilai Lain : Lombok/Jakarta/Sambas : 6-8 tahun : 30 menit : Luar ruangan : Semakin banyak, semakin baik. : Aktif : Tidak ada : Inklusi : Menghargai keragaman, Kerjasama Maksud Kegiatan Memperkenalkan perasaan tidak aman dan dikejar pada anak sehingga anak mampu mengembangkan kemampuan menghadapi permasalahan tanpa rasa takut yang berlebihan. Cara Bermain 1. Melakukan undian 2. Anak yang kalah undian menjadi penjaga dan mengejar anak-anak lain 3. Anak yang tertangkap menggantikan jadi penjaga 4. Setelah suten anak anak langsung berlarian Tujuan Permainan Agar tidak tertangkap dan menjadi penjaga berikutnya dan menghindari kejaran pemain penjaga Variasi Dalam permainan Singalauan patung dari Sambas, pemain dapat menjadi patung untuk menjadi aman dan pengejar berhak menggoda sampai pemain bergerak. Apabila pemain bergerak maka akan menjadi pengejar. 75 5

22 Kegiatan 11 Diskusi Kelompok Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Bagaimana pendapatmu mengenai permainan ini? Apa yang kamu rasakan ketika penjaga berlari mengejarmu? Apa yang kamu rasakan ketika menjadi penjaga? Pikirkan Pikirkan bagaimana caranya terhindar dari kejaran penjaga? Apa yang ada dibenakmu ketika kamu berhasil sampai pada titik aman atau ketika kamu diselamatkan oleh temanmu? Lakukan Apa yang dapat kamu lakukan agar tidak menjadi penjaga? 76 58

23 Kegiatan 12 Menghormati Penyeberangan Ramah, Perjalanan Aman Usia : 6-8 tahun Waktu : 30 menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : Tingkat Kegiatan : aktif Materi : Tidak ada Nilai Utama : Menghormati orang lain Nilai Lain : Tanggung jawab Maksud Kegiatan Agar anak mengalami situasi yang melibatkan konflik dan berpikir tentang: Cara-cara menangani konfrontasi Bagaimana menghargai orang lain Hak dan Tanggung jawab Hak untuk dilindungi dari segala bentuk kekerasan (Pasal19). Agar kita semua dapat menikmati hak ini, maka kita perlu: Menghargai orang lain Memilih cara bertindak tanpa kekerasan Tujuan Permainan Agar tiap anak menyeberangi area permainan secepat mungkin tanpa menabrak pemain lain. Cara Bermain 1. Bagi kelompok menjadi 2 tim dan minta mereka berdiri berhadapan di sisi yang berlawanan dari area permainan (beri jarak meter, jika tempat memungkinkan). Jika perlu, tandai daerah permainan dengan menggambar garis di tanah. Spasi itu harus cukup sempit sehingga agak sulit bagi anak untuk melewati satu sama lain, tapi jangan terlalu sempit sehingga anak tidak mungkin lewat. 2. Setelah pemimpin permainan memberi tanda, kedua tim harus mencapai sisi lain dari area permainan secepat mungkin dan membentuk barisan di sisi tersebut. Pemain harus berlari lurus tanpa menabrak pemain lain yang datang dari sisi yang lain. 3. Tim yang semua pemainnya pertama sampai di sisi lain memenangkan permainan 4. Kegiatan ini bisa juga dilakukan sebagai turnamen. 77 5

24 Variasi Diskusi Kelompok Kegiatan 12 Gerakan baru Minta anak-anak menyeberangi area permainan dengan cara yang berbeda: meloncat, langkah raksasa, merangkak, dsb. Persegi empat, segi tiga Mainkan permainan menggunakan area persegi empat. Bagi kelompok menjadi 4 tim dengan 1 tim di tiap pojok lapangan. Setelah pemimpin permainan memberi tanda, para pemain dari 4 tim harus menyeberangi area dan sampai di seberang tanpa menabrak seorangpun. Anda juga dapat memainkannya dengan lapangan segitiga. Kali ini, bagi kelompok menjadi 3 tim dan setiap tim harus menyeberang ke 1 sisi segitiga itu. Para pemain harus bertukar tempat mengikuti instruksi dari pemimpin permainan. Setelah permainan minta anak-anak melakukan refleksi tentang pengalamanya. Anda dapat menggunakan pertanyaan berikut sebagai panduan: Rasakan Apakah kamu suka permainan ini? Apakah kamu tadi didorong, ditarik, atau dihalangi oleh pemain lain selama permainan? Bagaimana perasaanmu? Apakah kamu mendorong, menarik, atau menghalangi pemain lain? Bagaimana perasaanmu? Pikirkan Apakah kamu dapat menghindari menabrak pemain lain? Bagaimana kamu melakukan ini? Apakah lebih mudah memenangkan permainan bila kamu mendorong, menarik dan menghalangi, atau bila kamu dapat bergerak bebas? Apakah ada situasi konflik dalam permainan? Misalnya, apakah pemain tidak membolehkanmu lewat atau pemain dari tim lain ingin lari ke arah yang sama? Bagaimana kamu menyelesaikan masalah ini? Lakukan Bagaimana kita dapat menangani konflik dengan orang lain? Diskusikan ide bahwa negosiasi dan dialog adalah cara yang lebih baik untuk mengatasi konflik daripada konfrontasi

25 Kegiatan 13 Tanggung jawab Senyum Anda menular Maksud Kegiatan Diskusi Kelompok Agar anak mengalami emosi yang berbeda-beda dan berpikir tentang bagaimana emosi kita dapat mempengaruhi orang lain Cara Bermain Apakah kamu menyukai permainan ini? Mengapa atau mengapa tidak? Bagaimana perasaanmu bila seseorang tersenyum padamu? Apa yang terjadi bila kamu tersenyum kepada seseorang? Bagaimana kamu dapat mengatakan tentang perasaan orang lain? Apa yang bisa kita lakukan sehingga semua orang merasa nyaman? Minta anak-anak duduk di lingkaran. Anak pertama menoleh ke tetangganya dan tersenyum cerah. Tetangga itu tersenyum kembali, dan kemudian menoleh ke anak berikutnya, dengan mengedarkan senyum juga. Tujuan permainan ini adalah meneruskan senyuman sampai semua anak tersenyum. Anda juga bisa mengundang anakanak untuk meneruskan emosi lainnya seperti terkejut, rasa bangga, rasa takut. 79 5

26 Petak Umpet/Sarden Kegiatan 14 Kerjasama Umur : 6-8 tahun Waktu : menit Lokasi : Di dalam/luar ruangan Ukuran Kelompok : 5-15 Tingkat Kegiatan : Sedang Materi : Tidak ada Nilai Utama : Kerjasama Nilai Lain : Inklusi Maksud Kegiatan Agar anak mengalami perasaan diikutkan dan tidak diikutkan dan berpikir tentang: Bagaimana agar kita merasa sebagai bagian dari kelompok Bagaimana kita dapat menyertakan orang lain Hak dan Tanggung jawab Hak untuk non-diskriminasi (Pasal 2), hak untuk bermain (Pasal 31). Agar kita semua dapat menikmati hak-hak ini, kita perlu: Menghormati orang lain Menyertakan orang lain ketika kita bermain Cara Bermain 1. Pilih seorang anak menjadi sarden pertama untuk bersembunyi. Minta anak-anak lain menutup mata mereka sementara sarden bersembunyi. 2. Minta anak-anak membuka mata dan mencoba menemukan sarden tersebut. Bila seorang anak menemukan sarden itu, dia juga menjadi sarden dan harus berdesakan dengan sarden pertama. 3. Teruskan bermain sampai semua anak telah menemukan dan bergabung dengan sarden pertama. Beri tahu kelompok bahwa semua sarden adalah pemenang! 4. Mulailah lagi, kali ini pilih anak lain untuk memulai permainan. Tujuan Permainan Agar anak-anak menemukan anak yang bersembunyi dan kemudian bersembunyi bersama-sama. 80 5

Permainan Tradisional: Media Pembelajaran di Dalam Kelas BIPA

Permainan Tradisional: Media Pembelajaran di Dalam Kelas BIPA Permainan Tradisional: Media Pembelajaran di Dalam Kelas BIPA Ni Putu Dian Cahyani, IALF Bali Abstrak Salah satu cara untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada siswa adalah dengan menggunakan media pembelajaran.

Lebih terperinci

Menghormati Orang Lain

Menghormati Orang Lain BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Desain Sikap Toleran Pada Buku Teks Tematik Kelas 1 SD Desain sikap toleran pada buku teks tematik kelas 1 SD meliputi: sikap menghormati orang lain, bekerjasama,

Lebih terperinci

Kegiatan. Play It Fair!

Kegiatan. Play It Fair! Kegiatan Play It Fair! 47 48 Play It Fair! Indeks Indeks Kegiatan Berdasarkan Kelompok Usia 6-8 tahun 9-10 tahun 11-12 tahun 01 Buaya 02 Lebih Ringan dari Udara 03 Jauq Otak 04 Prepet Jengkol/Keripik 05

Lebih terperinci

Pelajaran 4 KEKUDUSAN: 1. Persiapan. KEKUDUSAN (Hanya Menjadi Lebih Baik), 24 Januari Hanya Menjadi Lebih Baik. A. Sumber

Pelajaran 4 KEKUDUSAN: 1. Persiapan. KEKUDUSAN (Hanya Menjadi Lebih Baik), 24 Januari Hanya Menjadi Lebih Baik. A. Sumber Pelajaran 4 KEKUDUSAN: Hanya Menjadi Lebih Baik 24 Januari 2015 1. Persiapan KEKUDUSAN (Hanya Menjadi Lebih Baik), 24 Januari 2015 A. Sumber Keluaran 15:11 Mazmur 89:35 Yesaya 35:8 Roma 6:19 Efesus 4:24

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11 TAHUN (13 Model Permainan)

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11 TAHUN (13 Model Permainan) MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11 TAHUN (13 Model Permainan) A. Permainan Target (usia 11) 1. Permainan melempar bola diantara 2 kerucut/botol secara berpasangan Permainan melempar bola diantara 2 kerucut

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 10 TAHUN (16 model permainan)

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 10 TAHUN (16 model permainan) A. Permainan Target (usia 10) MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 10 TAHUN (16 model permainan) 1. Permainan melempar bola ke sasaran Permainan ini bertujuan untuk melatih ketepatan dan koordinassi mata/tangan

Lebih terperinci

MENGUNGKAPKAN PERASAANMU (Semuanya, Sekitar Naik, Turun), 15 Desember B. Apa yang dikatakan tentang Mengungkapkan Perasaanmu

MENGUNGKAPKAN PERASAANMU (Semuanya, Sekitar Naik, Turun), 15 Desember B. Apa yang dikatakan tentang Mengungkapkan Perasaanmu Pelajaran 11 MENGUNGKAPKAN PERASAANMU Semuanya Sekitar, Naik, Turun 15 Desember 2012 1. Persiapan A. Sumber Matius 7:12 Yohanes 15:11 2 Samuel 6:14 Efesus 4:26-32 Yohanes 2:13-15 Matius 26:38 Mazmur 6:6,7

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SD Mata Pelajaran : Seni Budaya dan Keterampilan Kelas/Semester : 1/1 Tema : Diri Sendiri Standar Kompetensi : Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa.

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sekolah Mata Pelajaran Materi : SMP N 2 PIYUNGAN : Pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi : Permainan Bola Voli Kelas/Semester : VIII/ 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

Lebih terperinci

Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia

Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia Rentang Perkembangan Manusia UMBY 1. Neonatus (lahir 28 hari) Pada tahap ini, perkembangan neonatus sangat memungkinkan untuk dikembangkan sesuai keinginan. 2. Bayi (1

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kega Warrior!!! Lets go!

KATA PENGANTAR. Kega Warrior!!! Lets go! KATA PENGANTAR Kega Warrior!!! Lets go! Waktu cepat sekali berlalu, apakah kita sudah menabur benih yang baik di tanah yang baik? Karena suatu saat kita akan menuai jika kita tidak menjadi lemah Setelah

Lebih terperinci

APA YANG HARUS DIKETAHUI DI USIA 2 TAHUN?

APA YANG HARUS DIKETAHUI DI USIA 2 TAHUN? APA YANG HARUS DIKETAHUI DI USIA 2 TAHUN? ASPEK YANG DISUKAI ANAK YANG BISA KITA AJARKAN FISIK Sangat Aktif. Bisa jalan, lari, lompat 2 kaki, bertumpu, dan manjat. Bisa corat-coret, bekerja dengan 3-4

Lebih terperinci

Mengapa harus bermain?

Mengapa harus bermain? GAMES WITH RULES RASIONAL Bagi anak bermain adalah suatu kegiatan yang serius tetapi mengasyikan, melalui bermain berbagai pekerjaan dapat diwujudkan, bermain merupakan aktivitas yang dipilih sendiri oleh

Lebih terperinci

Lengkapi barisan bilangan berikut dengan pola bilangan Bila digambarkan dengan kubus satuan adalah sebagai berikut

Lengkapi barisan bilangan berikut dengan pola bilangan Bila digambarkan dengan kubus satuan adalah sebagai berikut Ibu Guru mempunyai buku kumpulan lagu. Buku itu terbagi dalam kelompok lagu-lagu. Kelompok lagu anak dimulai pada halaman 1. Kelompok lagu wajib dimulai pada halaman 11. Kelompok lagu daerah dimulai pada

Lebih terperinci

1 Asimetri Kemampuan usia 4 bulan. selalu meletakkan pipi ke alas secara. kedua lengan dan kepala tegak, dan dapat

1 Asimetri Kemampuan usia 4 bulan. selalu meletakkan pipi ke alas secara. kedua lengan dan kepala tegak, dan dapat Perkembangan gerakan kasar Bulan Pencapaian Titik Pencapaian 1 Asimetri Kemampuan usia 4 bulan 2 Setengah miring jika dalam posisi tengkurap, selalu meletakkan pipi ke alas secara bergantian disebut titik

Lebih terperinci

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12 TAHUN ( 15 Model Permainan)

MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12 TAHUN ( 15 Model Permainan) MODEL PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12 TAHUN ( 15 Model Permainan) A. Permainan Target (usia 12) 1. Permainan melempar bola ke sasaran Permainan ini sangat digemari oleh anak-anak karena pola permainannya

Lebih terperinci

BAB 1 PERMAINAN BOLA BESAR

BAB 1 PERMAINAN BOLA BESAR BAB 1 PERMAINAN BOLA BESAR A. Peraturan Dasar Permainan Bola Basket Setiap permainan tentunya memiliki peraturan tersendiri. Sekarang, Anda akan mendalami berbagai peraturan dan strategi yang lebih terperinci.

Lebih terperinci

Berbagai Bentuk dan Kombinasi Gerak Dasar Anak Usia dini

Berbagai Bentuk dan Kombinasi Gerak Dasar Anak Usia dini Berbagai Bentuk dan Kombinasi Gerak Dasar Anak Usia dini Berbagai Gerakan Dasar BEBERAPA MACAM GERAKAN DASAR DAN VARIASINYA,YAITU; BERBARING, DUDUK, BERDIRI, BERJALAN, BERLARI, MENDAKI, MELONCAT DAN BERJINGKAT,

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pemberi bola kepada si pemukul. Namun pada permaianan kippers si pemukul

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pemberi bola kepada si pemukul. Namun pada permaianan kippers si pemukul BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Kajian Teoritis. 2.1.1 Hakikat Permainan Kippers Pada dasarnya permaianan kippers sama dengan permainan kasti, baik dari segi teknik melempar, menangkap,

Lebih terperinci

Kami sering melakukan kegiatan bersama, yaitu

Kami sering melakukan kegiatan bersama, yaitu Sebutkan anggota keluargamu di rumah? Sebutkan sifat-sifat anggota keluargamu tersebut! Ceritakan dalam bahasa tulis sederhana mengenai kebersamaan keluargamu! Anggota keluargaku adalah Sifat-sifat mereka

Lebih terperinci

DINAMIKA KELOMPOK. Games Pelatihan JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

DINAMIKA KELOMPOK. Games Pelatihan JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA DINAMIKA KELOMPOK Games Pelatihan JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA SEPAK BOLA MINI :5 menit :Indoor :15 orang atau lebih :Alat penunjuk bambu atau pena

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 28 November 2012 SILABUS Kelas I Tema 2 : Kegemaranku Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2012 SILABUS KELAS: 1 TEMA: KEGEMARANKU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR

Lebih terperinci

ANALISIS KURIKULUM & BAHAN AJAR TK A SEMESTER II

ANALISIS KURIKULUM & BAHAN AJAR TK A SEMESTER II 1. Berlari sambil melompat (D.3.20). 2. Meniru gerakan binatang/senam fantasi (D.3.23) 3. Berdiri dengan tumit di atas satu kaki selama 10 detik (D.3.19). 4. Mereyap dan merangkak lurus ke depan (D.3.22).

Lebih terperinci

bab 1 bilangan aku dan keluargaku lingkunganku tema

bab 1 bilangan aku dan keluargaku lingkunganku tema bab 1 tema aku dan keluargaku lingkunganku bilangan namaku bayu rumahku di jalan pemuda nomor 1 aku sangat sayang kepada ayah dan ibu saudaraku 2 orang kakakku bernama salfa adikku bernama gagah aku juga

Lebih terperinci

Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas

Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas Kekuatan otot adalah tenaga, gaya, atau tegangan yang dapat dihasilkan oleh otot atau sekelompok otot pada suatu kontraksi dengan beban maksimal. Otot-otot tubuh

Lebih terperinci

SESI SEPAKBOLA GRASSROOT Oleh : Indra Sjafri

SESI SEPAKBOLA GRASSROOT Oleh : Indra Sjafri SESI SEPAKBOLA GRASSROOT Oleh : Indra Sjafri Tujuan utama dari sesi grassroots football adalah bermain sepakbola, belajar dan bergembira. Kuncinya adalah mengajari anak-anak dasar-dasar sepakbola sehingga

Lebih terperinci

ANALISIS KURIKULUM & BAHAN AJAR TK A SEMESTER I

ANALISIS KURIKULUM & BAHAN AJAR TK A SEMESTER I SEMESTER I 1. Berjalan maju pada garis lurus (D.3.15). 2. Berjalan mundur dan ke samping (D.3.16). 3. Menirukan berbagai gerakan binatang atau senam 4. Merayap dan merangkak lurus ke depan (D.3.22). Manusia

Lebih terperinci

Sepak Bola. 1. Lapangan dan Peralatan Sepak Bola

Sepak Bola. 1. Lapangan dan Peralatan Sepak Bola Sepak Bola Sepak bola termasuk salah satu permainan bola besar. Sepak bola merupakan olahraga yang paling akbar di dunia. Setiap kejuaraan sepak bola akan mengundang banyak penonton. Jumlah penonton sepak

Lebih terperinci

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011

Pantang Menyerah. Nasution 1. Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011 Nasution 1 Zahra Kalilla Nasution Rigen Pratitisari Bahasa Indonesia 13 September 2011 Pantang Menyerah Saya berjalan di tengah kota, cuaca begitu indah. Dagangan di kota tampaknya telah terjual semua.

Lebih terperinci

Pada olahraga softball, bola dilempar dari bawah ke atas. Sedangkan Baseball dari atas lurus ke arah pemukul (Batter)

Pada olahraga softball, bola dilempar dari bawah ke atas. Sedangkan Baseball dari atas lurus ke arah pemukul (Batter) Mengenal Olahraga Softball Olahraga softball yang berasal dari Amerika, adalah salah satu cabang yang termasuk baru diperkenalkan di Indonesia. Sehingga umumnya beberapa orang belum terlalu mengenal dengan

Lebih terperinci

Negara. Dengan belajar yang rajin dan tekun, merupakan contoh perwujudan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Negara. Dengan belajar yang rajin dan tekun, merupakan contoh perwujudan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Tema 7 Negara Dengan belajar yang rajin dan tekun, merupakan contoh perwujudan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Kamu Harus Mampu Setelah mempelajari tema ini, kamu akan mampu menampilkan rasa bangga

Lebih terperinci

DASAR PRESENTASI. Kunci presentasi yang sukses adalah persiapan yang baik.

DASAR PRESENTASI. Kunci presentasi yang sukses adalah persiapan yang baik. DASAR PRESENTASI PERSIAPAN Kunci presentasi yang sukses adalah persiapan yang baik. Persiapan Dasar Persiapan yang baik bisa dimulai dengan menganalisis tiga faktor di bawah ini: - pada acara apa kita

Lebih terperinci

Tak Cuma Spiker. Written by Administrator Friday, 10 December :43

Tak Cuma Spiker. Written by Administrator Friday, 10 December :43 Bola voli merupakan olah raga permainan dimana sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah tim bekerja sama bersaing melawan tim musuh untuk merebut sebuah poin. Untuk itu, kita coba ngulik fungsi para

Lebih terperinci

DALAM KEGIATAN BRIDGING COURSE

DALAM KEGIATAN BRIDGING COURSE PERMAINAN CHARACTER BUILDING DALAM KEGIATAN BRIDGING COURSE SMP NEGERI 1 BOGOR TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SIMULASI : 1 : - : 2 orang berpasangan : 5 menit : 1. Mengembangkan rasa percaya diri 2. Mengembangkan

Lebih terperinci

Denah Lingkungan Rumah dan Sekolah

Denah Lingkungan Rumah dan Sekolah Bab 2 Denah Lingkungan Rumah dan Sekolah Peta Konsep Denah Lingkungan Rumah dan Sekolah Denah Lingkungan Rumah Cara Membuat Denah dan Peta Lingkungan Rumah Mempelajari tentang Denah Lingkungan Sekolah

Lebih terperinci

MEMAHAMI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK BAGI PENGEMBANGAN ASPEK SENI ANAK USIA DINI Oleh: Nelva Rolina

MEMAHAMI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK BAGI PENGEMBANGAN ASPEK SENI ANAK USIA DINI Oleh: Nelva Rolina MEMAHAMI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK BAGI PENGEMBANGAN ASPEK SENI ANAK USIA DINI Oleh: Nelva Rolina PENDAHULUAN Pendidikan anak usia dini yang menjadi pondasi bagi pendidikan selanjutnya sudah seharusnya

Lebih terperinci

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII SOAL SESI 3 OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII BIDANG INFORMATIKA 6 AGUSTUS 2009 DKI JAKARTA Selamat Bekerja, Berkompetisi, Jadilah Yang Terbaik! Lagu Nama Program: lagu.pas / C / CPP Batas Run time: 1 detik

Lebih terperinci

MELATIH ANJING HERDER (bagian pertama) Oleh : Susila Sujarwo*)

MELATIH ANJING HERDER (bagian pertama) Oleh : Susila Sujarwo*) MELATIH ANJING HERDER (bagian pertama) Oleh : Susila Sujarwo*) Keberhasilan melatih anak anjing herder tergantung dari anjing-anjing yang dilatih dan faktor pelatihnya (kasih sayang, perhatian dan waktu).

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS. Semester 2

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS. Semester 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS 1 Semester 2 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia, IPA

Lebih terperinci

Sahabat Ciptaan: Aca

Sahabat Ciptaan: Aca Bacalah puisi di bawah ini dengan percaya diri! Sahabat Ciptaan: Aca Betapa bahagia mempunyai sahabat Tertawa gembira bersama sahabat Berbagi cerita bersama sahabat Bermain gembira bersama sahabat Tak

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) A. Kompetensi Inti Satuan Pendidikan : SDN... Kelas/Semester : I/1 Tema : 1 / Diriku Sub Tema : 1/ Aku dan Teman Baru Pembelajaran ke : 2 Waktu : 5 JP 1. Menerima,

Lebih terperinci

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan May Sumarya Eso Suwarso Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 2 Untuk Sekolah Dasar Kelas II i Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Pendidikan Jasmani

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan pendidikan : SDI Al - Munawwarah Kelas / semester : VI / 1 Tema / topik : 1 / Selamatkan mahluk hidup Sub Tema 1 : Tumbuhan sumber kehidupan Pertemuan ke :

Lebih terperinci

Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SD/MI Kelas II

Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SD/MI Kelas II semester 2 pelajaran 3 musyawarah tujuan pembelajaran tujuan yang ingin dicapai setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan dapat melakukan musyawarah dalam mengambil keputusan manfaat pembelajaran manfaat

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RPP Kelas 1 Tema : Kegemaranku Satuan Pendidikan :... Kelas / Semester : I (Satu) / 1 Tema / Topik : KEGEMARANKU Petemuan ke : 1 : 1 Hari A. KOMPETENSI INTI 1. Menerima

Lebih terperinci

Bola basket a. Latihan menembak jarak jauh PRAKTIK DI LAPANGAN Pola penyerangan dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara : 1) Set

Bola basket a. Latihan menembak jarak jauh PRAKTIK DI LAPANGAN Pola penyerangan dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara : 1) Set Bola basket a. Latihan menembak jarak jauh PRAKTIK DI LAPANGAN Pola penyerangan dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara : 1) Set offence Serangan yang direncanakan dan dibangun dari bagian

Lebih terperinci

Trainers Club Indonesia Surabaya Learning Forum episode 28. Rabu 29 Juli 2009 WILLEM ISKANDAR

Trainers Club Indonesia Surabaya Learning Forum episode 28. Rabu 29 Juli 2009 WILLEM ISKANDAR WILLEM ISKANDAR Willem Iskandar adalah penulis terkenal dari Sumatra Utara, Indonesia. Ia menulis puisi dan buku-buku sekolah. Ia tertarik untuk mengajar dan belajar. Ia adalah seorang Sumatra pertama

Lebih terperinci

Modul 2 Permainan Anak dengan Alat

Modul 2 Permainan Anak dengan Alat Modul 2 Permainan Anak dengan Alat Pendahuluan Permainan Anak dengan Alat merupakan aktivitas bermain yang memerlukan hadirnya alat agar permainan itu bisa berlangsung. Ini tentu dipandang sebagai sebuah

Lebih terperinci

Eliora. orang yang sedang menjalaninya. 1 Artinya, seberat-berat kami melihat sesuatu terjadi, lebih menyakitkan lagi bagi

Eliora. orang yang sedang menjalaninya. 1 Artinya, seberat-berat kami melihat sesuatu terjadi, lebih menyakitkan lagi bagi 1 Nadia Eliora Yuda Putri Bahasa Indonesia 7 13 September 2012 Pelarian Jauh Di Hutan Duarr! Bunyi ledakan bom tentara-tentara Jepang. Setelah ledakan pertama itu, orang-orang di desaku menjadi kalang

Lebih terperinci

Bagaimana Memotivasi Anak Belajar?

Bagaimana Memotivasi Anak Belajar? Image type unknown http://majalahmataair.co.id/upload_article_img/bagaimana memotivasi anak belajar.jpg Bagaimana Memotivasi Anak Belajar? Seberapa sering kita mendengar ucapan Aku benci matematika atau

Lebih terperinci

Para Pekerja Saling Memerlukan

Para Pekerja Saling Memerlukan Para Pekerja Saling Memerlukan Kim masih terus mengajar kelasnya yang terdiri dari anak laki-laki. Dia telah memperkembangkan karunianya untuk mengajar dengan jalan memakai karunia itu. Pada suatu hari

Lebih terperinci

Modul 3 Permainan Anak dengan Alat

Modul 3 Permainan Anak dengan Alat Modul 3 Permainan Anak dengan Alat Pendahuluan Permainan Anak dengan Alat merupakan aktivitas bermain yang memerlukan hadirnya alat agar permainan itu bisa berlangsung. Ini tentu dipandang sebagai sebuah

Lebih terperinci

Main engklek Gambar kotak-kotak permainan engklek di lantai. Ajari anak dan teman-temannya cara bermain engklek.

Main engklek Gambar kotak-kotak permainan engklek di lantai. Ajari anak dan teman-temannya cara bermain engklek. PERKEMBANGAN DAN STIMULUS ANAK USIA 48-60 BULAN Ketika si buah hati memasuki rentang usia 48-60 bulan, umumnya perkembangan dan stimulasi yang ada akan dangat pesat sekali. Jika asupan gizi dan nutrisi

Lebih terperinci

MODUL 25 TYPE A UMUR 4 6 BULAN (3 BULAN 16 HARI 6 BULAN 15 HARI)

MODUL 25 TYPE A UMUR 4 6 BULAN (3 BULAN 16 HARI 6 BULAN 15 HARI) MODUL 25 TYPE A UMUR 4 6 BULAN (3 BULAN 16 HARI 6 BULAN 15 HARI) G25.1 NAMA ANAK: NO ART:[ ] [ ] G25.1B G25.2 G25.3 G25.4 G25.5 G25.6 Apakah [ANAK] lahir lebih Berapa minggu [ANAK] lahir lebih awal HITUNG

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB I HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian dilakukan di SD Negeri Jlamprang 2 Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo kelas II dengan jumlah siswa sebanyak 35 yang terdiri

Lebih terperinci

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Pertama Kali Aku Mengenalnya 1 Pertama Kali Aku Mengenalnya Aku berhasil menjadi kekasihnya. Laki-laki yang selama 4 tahun sudah aku kagumi dan cintai. Aku pertama kali bertemu dengannya ketika aku duduk di bangku SMP. Saat itu hidupku

Lebih terperinci

Sebelumnya, Dayu mengikuti kegiatan pramuka dan bermain Kereta Api. Sekarang Dayu akan bermain Roti dan Mentega. Bagaimana Dayu melakukannya?

Sebelumnya, Dayu mengikuti kegiatan pramuka dan bermain Kereta Api. Sekarang Dayu akan bermain Roti dan Mentega. Bagaimana Dayu melakukannya? Sebelumnya, Dayu mengikuti kegiatan pramuka dan bermain Kereta Api. Sekarang Dayu akan bermain Roti dan Mentega. Bagaimana Dayu melakukannya? Amati gambar berikut dengan teliti! Subtema 2 : Kegiatan Ekstrakurikulerku

Lebih terperinci

4. Satu koin dilempar tiga kali. Berapa kemungkinan muncul angka dan gambar selang seling?

4. Satu koin dilempar tiga kali. Berapa kemungkinan muncul angka dan gambar selang seling? 1. Di papan tertulis 7 kata benda, 5 kata kerja dan 2 kata sifat. Untuk membentuk satu kalimat kita perlu memakai satu kata tiap jenis kata. Berapa kalimat kita bisa bentuk? A) 24 B) 14 C) 70 D) 40 2.

Lebih terperinci

3. Beberapa angka dikali dengan jumlah digitnya hasilnya adalah Berapa jumlah digit dari angka ini?

3. Beberapa angka dikali dengan jumlah digitnya hasilnya adalah Berapa jumlah digit dari angka ini? 1. Berat dua buah kubus sama dengan berat sebuah bola. Berat 2 balok sama dengan berat 3 bola. Berapa kubus yang diperlukan agar beratnya sama dengan satu balok? A) 5 kubus B) 4 kubus C) 3 kubus D) 2 kubus

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menjadi salah satu bahasa yang wajib di kuasai. Terbukti dengan

BAB I PENDAHULUAN. menjadi salah satu bahasa yang wajib di kuasai. Terbukti dengan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bahasa Jepang merupakan bahasa asing yang nampaknya sudah menjadi salah satu bahasa yang wajib di kuasai. Terbukti dengan diterapkannya mata pelajaran bahasa Jepang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan jasmani dan kesehatan merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan disekolah - sekolah yang sama kedudukan dan pentingnya dengan mata pelajaran yang

Lebih terperinci

KRITERIA/KETUNTASAN PENSKORAN. No Aspek Komponen Skor Keterangan 1 Sikap Badan 1. Condong ke depan 2. Pandangan ke depan 3.

KRITERIA/KETUNTASAN PENSKORAN. No Aspek Komponen Skor Keterangan 1 Sikap Badan 1. Condong ke depan 2. Pandangan ke depan 3. Lampiran 1. Kriteria/Ketuntasan Penskoran KRITERIA/KETUNTASAN PENSKORAN No Aspek Komponen Keterangan 1 Sikap Badan 1. Condong ke depan 2. Pandangan ke depan 3. Kepala rileks 2 Langkah Kaki 1. Langkah panjang

Lebih terperinci

SATU. Plak Srek.. Srek

SATU. Plak Srek.. Srek SATU Plak Srek.. Srek Kertas coklat bertuliskan WANTED itu terlepas dari dinding tempat ia tertempel tadi. Tejatuh ke lantai yang juga terbuat dari kayu. Sehingga gambarnya orang bertopi besar mirip pembungkus

Lebih terperinci

LEMBAGA SANDI NEGARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2010 UN TENTANG

LEMBAGA SANDI NEGARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2010 UN TENTANG LEMBAGA SANDI NEGARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2010 UN TENTANG PENILAIAN PRIBADI SANDIMAN DI PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA DI LUAR NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. regu yang saling berhadapan dengan masing-masing regu terdiri dari sebelas

II. TINJAUAN PUSTAKA. regu yang saling berhadapan dengan masing-masing regu terdiri dari sebelas II. TINJAUAN PUSTAKA A. Hakikat Sepakbola 1. Pengertian Sepakbola Pada hakikatnya permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang menggunakan bola sepak. Sepakbola dimainkan dilapangan rumput oleh

Lebih terperinci

Rentang perhatian pada anak pra-sekolah sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya

Rentang perhatian pada anak pra-sekolah sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya TINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK Konsentrasi adalah bagaimana anak fokus dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu sehingga pekerjaan itu mampu dikerjakan dalam waktu tertentu. Kemampuan anak berkonsentrasi

Lebih terperinci

Undang-undang Permainan

Undang-undang Permainan KEPEGAWAIAN DAN KEJURULATIHAN PERATURAN DAN UNDANG-UNDANG BOLA SEPAK Anda telah didedahkan tadi dengan sejarah asal-usul bola sepak dan sejarah perkembangannya di negara kita. Sekarang mari kita kaji pula

Lebih terperinci

Tabel validitas alat ukur kompetensi interpersonal

Tabel validitas alat ukur kompetensi interpersonal LAMPIRAN 1 Tabel validitas alat ukur kompetensi interpersonal No item Validitas Kriteria 1 0,563 Item dapat dipakai 2 0,511 Item dapat dipakai 3 0,438 Item dapat dipakai 4 0,462 Item dapat dipakai 5 0,417

Lebih terperinci

SILABUS PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN SILABUS PEMBELAJARAN Sekolah :.. Kelas : 3 ( tiga ) Mapel : Semester : I ( satu ) Standar : 1. Memkan berbagai kombinasi gerak dasar melalui dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya Dasar 1.1 Memprakti

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : senam lantai : 2 x 2 x 40 Menit (dua kali pertemuan)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : senam lantai : 2 x 2 x 40 Menit (dua kali pertemuan) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Kelas/Semester Mata Pelajaran Topik Waktu : SMP N 2 PIYUNGAN : VIII / 1 (satu) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : senam lantai : 2 x

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Salam anak Indonesia...!!

KATA PENGANTAR. Salam anak Indonesia...!! KATA PENGANTAR Salam anak Indonesia...!! Tanggal 23 Juli adalah Hari Anak Nasional, dan sehubungan dengan tema kita Menjadi Garam, mari kita ajak anak-anak menjadi berkat bagi keluarga mereka di ibadah

Lebih terperinci

BAB IV PAPARAN HASIL PENELITIAN PENGEMBANGAN. Paket produk pengembangan ini terdiri dari tiga bagian.

BAB IV PAPARAN HASIL PENELITIAN PENGEMBANGAN. Paket produk pengembangan ini terdiri dari tiga bagian. BAB IV PAPARAN HASIL PENELITIAN PENGEMBANGAN A. Deskripsi Produk Paket produk pengembangan ini terdiri dari tiga bagian. 1. Panduan. Panduan ini terdiri dari tiga bagian pula, yaitu; a. Deskripsi Pelaksanaan.

Lebih terperinci

PERMAINAN TRADISIONAL HARI KELUARGA KPK 2014

PERMAINAN TRADISIONAL HARI KELUARGA KPK 2014 KEMENTERIAN PELANCONGAN & KEBUDAYAAN MALAYSIA PERMAINAN TRADISIONAL HARI KELUARGA KPK 2014 BATU SEREMBAN CONGKAK DAM AJI SEPAK BULU AYAM GALAH PANJANG NOTA : 1. SETIAP RUMAH SUKAN HANYA BOLEH MENGHANTAR

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dalam masa perkembangan negara Indonesia, pendidikan penting untuk

BAB I PENDAHULUAN. Dalam masa perkembangan negara Indonesia, pendidikan penting untuk BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam masa perkembangan negara Indonesia, pendidikan penting untuk kemajuan pembangunan. Salah satu lembaga pendidikan yang penting adalah perguruan tinggi.

Lebih terperinci

Modul 2 Permainan Anak Tanpa Alat

Modul 2 Permainan Anak Tanpa Alat Modul 2 Permainan Anak Tanpa Alat Pendahuluan Permainan Anak sering juga disebut permainan dasar atau permainan sederhana (loworganized games), yaitu permainan yang berada di luar wilayah permainan formal

Lebih terperinci

Permainan Bola Voli. 1. Sejarah Permainan Bola Voli. 2. Pengertian Bola Voli. 3. Lapangan Bola Voli

Permainan Bola Voli. 1. Sejarah Permainan Bola Voli. 2. Pengertian Bola Voli. 3. Lapangan Bola Voli B Permainan Bola Voli Apakah kamu menyukai permainan bola voli? Sebenarnya permainan bola voli telah memasyarakat. Apakah kamu telah dapat melakukan gerak dasar permainan bola voli dengan benar? Ayo kita

Lebih terperinci

gejala alam dan peristiwa

gejala alam dan peristiwa tema 6 gejala alam dan peristiwa gambar 6.1 peristiwa anak sedang bermain setiap anak mempunyai hak hak untuk bermain hak untuk berpendapat hak untuk belajar dengan gembira hak anak harus dihormati kamu

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA ANAK

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA ANAK PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA ANAK PENGABDIAN MASYARAKAT MAHASISWA PROGRAM D-IV BIDAN PENDIDIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATRA UTARA T.A. 2007/2008 P E R T UMB UH AN Pertumbuhan PERTAMBAHAN

Lebih terperinci

ANALISIS KURIKULUM & BAHAN AJAR TK B SEMESTER II. LATAR BELAKANG Pekerjaan penting untuk mendapatkan penghasilan memenuhi kebutuhan seharihari.

ANALISIS KURIKULUM & BAHAN AJAR TK B SEMESTER II. LATAR BELAKANG Pekerjaan penting untuk mendapatkan penghasilan memenuhi kebutuhan seharihari. 1. Memanjat, bergantung, dan berayun (D.3.18). 2. Senam fantasi bentuk meniru (D.3.24). 3. Melambangkan dan menangkap bola (D.2.1). 4. Menendang bola ke depan dan ke belakang (D.3.21). 5. Berlari sambil

Lebih terperinci

1. Tuliskan kalimat yang sesuai dengan gambar! 2. Apakah manfaat makan buah dan sayur bagi kesehatan tubuh?

1. Tuliskan kalimat yang sesuai dengan gambar! 2. Apakah manfaat makan buah dan sayur bagi kesehatan tubuh? 1. Tuliskan kalimat yang sesuai dengan gambar! 2. Apakah manfaat makan buah dan sayur bagi kesehatan tubuh? 3. Sebutkan contoh perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah! 4. Perhatikan bangun ruang di

Lebih terperinci

Pekerjaan. Menghargai kelebihan orang lain merupakan wujud sikap memiliki harga diri

Pekerjaan. Menghargai kelebihan orang lain merupakan wujud sikap memiliki harga diri Tema 4 Pekerjaan Menghargai kelebihan orang lain merupakan wujud sikap memiliki harga diri Kamu Harus Mampu Setelah mempelajari tema ini, kamu akan mampu: 1. mengenal pentingnya memiliki harga diri; 2.

Lebih terperinci

MODUL 1 PERUBAHAN POLA PIKIR & KARAKTER A. SUB POKOK BAHASAN Memahami Peran Kekuatan Pikiran dan dalam menjadi Pengusaha B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari modul ini peserta pelatihan diharapkan

Lebih terperinci

Seorang Teman Untuk Berbicara (Seorang Teman Seperti Itu), 22 Desember B. Apa yang dikatakan tentang Seorang teman untuk berbicara

Seorang Teman Untuk Berbicara (Seorang Teman Seperti Itu), 22 Desember B. Apa yang dikatakan tentang Seorang teman untuk berbicara Pelajaran 12 SEORANG TEMAN UNTUK BERBICARA Seorang Teman Seperti Itu 22 Desember 2012 1. Persiapan A. Sumber Titus 2:3-7 Mazmur 55:12-14 Amsal 1:8 Amsal 27:6 1 Petrus 5:1-5 Amsal 23:9 Amsal 1:5 B. Apa

Lebih terperinci

Pengembara yang Tersesat

Pengembara yang Tersesat Pengembara yang Tersesat Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Dahulu kala ada seorang pengembara yang sering berpergian dari kota yang satu ke kota yang lainnya. Suatu ketika karena waktu yang sangat terbatas,

Lebih terperinci

Kegemaran 15. Bab 2. Kegemaran

Kegemaran 15. Bab 2. Kegemaran Kegemaran 15 Bab 2 Kegemaran Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan mampu: 1) membuat kipas dari kain sisa berdasarkan penjelasan guru; 2) menanggapi cerita pengalaman dengan kalimat

Lebih terperinci

tempat umum gambar 1

tempat umum gambar 1 tema 4 di biasanya berlaku aturan aturan juga berlaku di rumah dan di sekolah bagaimana menerapkan aturan di masyarakat berikut kalian pelajari tata tertib dan aturannya coba kalian lihat gambar 1 anak

Lebih terperinci

MODUL PSIKOEDUKASI MENINGKATKAN REGULASI EMOSI PADA ANAK MENTAL RETARDASI. : Menjalin rapport dengan anak serta membuat peraturan-peraturan dengan

MODUL PSIKOEDUKASI MENINGKATKAN REGULASI EMOSI PADA ANAK MENTAL RETARDASI. : Menjalin rapport dengan anak serta membuat peraturan-peraturan dengan LAMPIRAN 1. Informed Consent 152 153 154 LAMPIRAN 2. Modul Psikoedukasi 155 MODUL PSIKOEDUKASI MENINGKATKAN REGULASI EMOSI PADA ANAK MENTAL RETARDASI Sesi 1 Tema Tujuan : ice breaking : Menjalin rapport

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Nama Sekolah :... Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : ( dua )/ I (Satu ) Pertemuan ke : I ( Satu ) Alokasi Waktu : x 35

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : SMK Muda Patria Kalasan : Pend. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. : Bola Volley (Passing Atas dan Smash)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : SMK Muda Patria Kalasan : Pend. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. : Bola Volley (Passing Atas dan Smash) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMK Muda Patria Kalasan : Pend. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : XI/satu : Bola Volley (Passing

Lebih terperinci

Menyumbang Kepada Masyarakat Saudara

Menyumbang Kepada Masyarakat Saudara Menyumbang Kepada Masyarakat Saudara Palang Merah bekerja dalam hampir semua negara di dunia ini. Pekerjaannya adalah melayani umat manusia. Mereka menolong orang yang tertimpa bencana, seperti kelaparan,

Lebih terperinci

Bab V. Kepedulian Kesehatan Remaja Putri. Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik

Bab V. Kepedulian Kesehatan Remaja Putri. Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik Bab V Kepedulian Kesehatan Remaja Putri Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik Ketertarikan terhadap laki-laki dan seks Tekanan dan Pemaksaan seksual Pertolongan

Lebih terperinci

Subtema 2 : Kegiatan Ekstrakurikulerku

Subtema 2 : Kegiatan Ekstrakurikulerku Ayo menerapkan sikap bersatu! Dayu menceritakan hasil pengamatan tentang perilaku ayam. Dayu melihat sikap yang pantas ditiru dari kehidupan ayam. Induk jantan melindungi induk betina dan anaknya yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 43 A. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Pendidikan Anak Usia Dini Bhayangkari 26 Kota Bengkulu dengan dua siklus. Pada setiap siklus

Lebih terperinci

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di Chapter I: The First Meeting Seorang gadis sedang berjalan bahagia di sepanjang jalan pada malam yang cerah. Ia melihat ke sekelilingnya dengan senyum ceria. Ia berharap hal aneh itu tidak akan muncul

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan pada anak usia dini dilakukan melalui pemberian rangsangan

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan pada anak usia dini dilakukan melalui pemberian rangsangan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembelajaran yang dilaksanakan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diharapkan dapat mengembangkan berbagi macam kecerdasan anak. Pendidikan pada anak usia

Lebih terperinci

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS 2 SEMESTER I 17 PERHITUNGAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMUM Nama Sekolah : SD/MI... Kelas/semester : II (Dua)/ 1 (satu)

Lebih terperinci

Twister HAM. : Kerjasama. Maksud Kegiatan. Persiapan Materi. Tujuan Permainan. HAM dalam satu kata (urut alphabet) Kegiatan 15

Twister HAM. : Kerjasama. Maksud Kegiatan. Persiapan Materi. Tujuan Permainan. HAM dalam satu kata (urut alphabet) Kegiatan 15 Kegiatan 15 Kerjasama Twister HAM Usia : 9-10 tahun Waktu : 15-20 menit Lokasi : Di dalam /Luar ruangan Jumlah Pemain : 10 12 Level Kegiatan : Sedang hingga aktif Materi :.Permainan twister menggunakan

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS. 1 Semester 1

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS. 1 Semester 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik KELAS 1 Semester 1 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEMATIK Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia, IPS

Lebih terperinci

HASIL SURVEI LOKASI PREWEDDING ( Tmn. Wiladatika, Cibubur & Tmn. Bunga Nusantara, Puncak )

HASIL SURVEI LOKASI PREWEDDING ( Tmn. Wiladatika, Cibubur & Tmn. Bunga Nusantara, Puncak ) HASIL SURVEI LOKASI PREWEDDING ( Tmn. Wiladatika, Cibubur & Tmn. Bunga Nusantara, Puncak ) Ruko Ungu No. 6, Bundaran UI - HASIL SURVEI LOKASI PREWEDDING Hari / Tanggal : Rabu / 25 November 2009 Lokasi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. A. Standar Kompetensi B. Kompetensi dasar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. A. Standar Kompetensi B. Kompetensi dasar RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Kelas/Semester Mata Pelajaran Topik Waktu : SMP N 2 PIYUNGAN : VIII / 1 (satu) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : Pencak Silat : 2 x

Lebih terperinci