Petunjuk Praktis Cloud Computing Mengunakan Open Source. Onno W.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Petunjuk Praktis Cloud Computing Mengunakan Open Source. Onno W. Purbo onno@indo.net.id @onnowpurbo"

Transkripsi

1 Petunjuk Praktis Cloud Computing Mengunakan Open Source Onno W. Juli 2011 Petunjuk Praktis: Cloud Computing 1

2 Table of Contents KATA PENGANTAR...5 PENDAHULUAN...6 Cloud Computing Apakah Itu?...6 Cloud Computing dalam Bahasa Hacker...6 Mekanisme Akses Cloud Computing...7 Perangkat Lunak Cloud Computing...7 Cloud Computing Dalam Buku Ini...7 ARSITEKTUR CLOUD...9 Eucalyptus...9 Ubuntu Enterprise Cloud (UEC)...9 Komponen dari Cloud Berbasis Eucalyptus (UEC)...10 Node Controller (NC)...10 Cluster Controller (CC)...11 Walrus Storage Controller (WS3)...11 Storage Controller (SC)...11 Cloud Controller (CLC)...12 SEPINTAS TENTANG UBUNTU ENTERPRISE CLOUD...13 Cloud computing di Ubuntu...13 Kenapa Ubuntu?...13 Private cloud...13 INSTALASI CLOUD...14 Memperoleh ISO Installer...14 Persiapan Instalasi...14 Spesifikasi Cloud Controller...14 Spesifikasi Cloud Node...14 Beberapa parameter penting jaringan...14 Cek VT pada BIOS pastikan Enable...15 Instalasi Proxmox...15 Instalasi Ubuntu UEC...15 Langkah Instalasi UEC Cloud Controller...15 Langkah Instalasi UEC Node Controller...17 INSTALASI CLOUD TANPA INTERNET...19 Skenario Penipuan...19 Block Diagram...20 Konfigurasi DNS & NTP Lokal...20 Konfigurasi DNS Server Lokal...21 Instalasi dan Konfigurasi NTP Server Lokal...21 Proses Instalasi Private Cloud...22 KONFIGURASI PROXMOX...23 Instalasi Sun Java Plugin...23 Pastikan Java Plugin Aktif...23 Membuat Simbolik Link (jika di perlukan)...23 Akses ke Web Proxmox...23 Upload file iso installer...27 Petunjuk Praktis: Cloud Computing 2

3 Mengaktifkan Mesin Virtual...27 Akses Konsol VNC...27 Membuat Virtual Disk...28 Membuat Cluster di Proxmox...29 Membuat Proxmox VE Cluster...29 Mendefinisikan Master...30 Tambahkan node ke master...30 Bekerja dengan Proxmox VE Cluster...30 Troubleshooting Proxmox Cluster...31 Delete dan membuat ulang konfigurasi cluster...31 Backup - Restore - Live Migration di Proxmox...32 Backup menggunakan VZDump...32 Contoh Backup Proxmox...33 Contoh Restore Proxmox...33 Interface Web Untuk Backup...33 Restore menggunakan vzrestore dan qmrestore...34 Live Migration di Proxmox...35 KONFIGURASI UBUNTU ENTERPRISE CLOUD...36 Persiapan di sisi Cloud Controller...36 Persiapan di PC / Laptop Administrator Cloud...36 Cek ketersediaan zone...36 Error Sinkronisasi Waktu...37 Menyiapkan Image untuk Cloud...37 Mendaftarkan Image ke Cloud...37 MANAJEMEN IMAGE DI CLOUD CONTROLLER...39 Melihat daftar Image...39 Deregister Image...39 MANAJEMEN INSTANCE PADA CLOUD CONTROLLER UEC...40 Pasangan Kunci Untuk Berinteraksi dengan Instance di Cloud...40 Menjalankan Instance...40 Cek Instance Apakah Sudah Running Dengan Baik...41 Cek di /var/log/eucalyptus di Node...41 Cek tail /var/log/eucalyptus/axis2c.log...42 BERINTERAKSI DENGAN INSTANCE DI UEC...43 Melihat console output...43 Shutdown Instance...43 Reboot Instance...44 SSH ke Instance...44 Masalah.ssh/known_hosts...45 MANAJEMEN VOLUME PADA UEC...46 Membuat Volume...46 Cek Volume...46 Menempelkan Volume ke Instance...46 Cek volume apakah sudah "in-use"...46 Detach / Lepaskan Volume...47 Delete Volume...47 REFERENSI...48 Petunjuk Praktis: Cloud Computing 3

4 Petunjuk Praktis: Cloud Computing 4

5 KATA PENGANTAR Buku ini dibuat khusus untuk IT CAMP 2011 tanggal 9-10 Juli 2011 di Gunung Bunder Jawa Barat yang di selenggarakan oleh One Destination Center (ODC) dan Kelompok Remaja Melek IT (Kerm.IT). Buku ini berisi berbagai petunjuk yang sifatnya praktis dalam membuat infrastruktur cloud computing. Terus terang, buku ini lebih banyak merupakan copy paste dari materi di SpeedyWiki yang di layout menjadi sebuah buku. Tidak heran jika, sisi teori dari cloud computing amat sangat di sederhanakan. Buku ini merupakan rekor pembuatan buku saya, karena buku ini dibuat dalam waktu 24 jam! Buku ini memang jauh dari sempurna karena mengejar acara IT CAMP 2011 tgl 9-10 Juli 2011 yang kurang dari 2 minggu lagi. Semoga dapat bermanfaat. Jakarta, 1 Juli 2011 Onno W. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 5

6 PENDAHULUAN Cloud Computing Apakah Itu? Cloud Computing adalah sebuah model komputasi / computing, dimana sumber daya seperti processor / computing power, storage, network, dan software menjadi abstrak dan diberikan sebagai layann di jaringan / internet menggunakan pola akses remote. Model billing dari layanan in umumnya mirip dengan modem layanan publik. Ketersediaan on-demand sesuai kebutuhkan, mudah untuk di kontrol, dinamik dan skalabilitas yang hampir tanpa limit adalah beberapa atribut penting dari cloud computing. Sebuah setup infrastruktur model cloud computing biasanya di kenali sebagai 'Cloud'. Berikut adalah beberapa kategori layanan yang tersedia dari sebuah 'Cloud' seperti: Infrastructure As A Services (IAAS) Platform As A Service (PAAS) Software As A Service (SAAS) Cloud ini biasanya tersedia sebagai layanan kepada siapa saja di Internet. Akan tetapi, varian yang di sebut Private Cloud semakin populer untuk infrastruktur pribadi / private yang mempunyai atribut seperti 'Cloud di atas. Cloud computing berbeda dengan Grid computing atau Paralel Computing, dimana Grid computing dan Paralel computing adalah lebih merupakan sebuah bagian dari prasarana fisik bagi penyediaan konsep Cloud computing. Cloud Computing dalam Bahasa Hacker Server konvensional akan di batasi oleh jumlah core processor, harddisk dan memory. Dengan keterbatasan fisik yang ada maka kita tidak mungkin membebani sebuah server konvensional dengan beban maksimal. Jika resource / sumber daya habis, maka biasanya kita harus menginstall ulang seluruh aplikasi dan data di server yang kapasitasnya lebih besar dan memigrasi semua aplikasi yang ada ke server yang baru. Ini akan membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menyiapkan sebuah server baru, itupun kalau tidak ada masalah. Yang menarik dari Cloud Computing berbeda dengan server konvensional terutama: Secara fisik berupa kumpulan hardware / server yang tersambung dalam sebuah jaringan (LAN / WAN). Tetapi dari sisi, pengguna dapat melihat sebagai sebuah komputer besar. Idealnya tidak ada batasan dengan kapasitas processor, kapasitas harddisk dan kapasitas memory. Idealnya tidak ada batasan dengan berapa jumlah "hosting" server yang berjalan di belakangnya. Menambahkan sebuah "hosting" hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. Jika ada kekurangan resource (sumber daya), baik itu processor, harddisk maupun memory, kita Petunjuk Praktis: Cloud Computing 6

7 dapat dengan mudah sekali menambahkan server tambahan dan langsung dapat berintegrasi ke jaringan cloud. Butuh waktu sekitar 20 menit-an untuk menyiapkan server kosong / baru untuk dapat berintegrasi ke jaringan cloud. Mekanisme Akses Cloud Computing Mekanisme akses ke cloud computing "mungkin" dapat dijalankan secara beraneka ragam - mulai dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien, sampai kepada akses extranet dan internet melalui browser yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing. Protokol aplikasi yang digunakan pun dapat beragam, tetapi hal ini tidaklah terlalu signifikan bila dilihat dari sisi pengguna akhir (baca : transparan), dimana pengguna akhir cukup mengetahui bagaimana cara mengakses dan mempergunakan jasa layanan yang terdapat pada Cloud computing. Perangkat Lunak Cloud Computing Belakangan ini dikembangkan sebuah bentuk nyata (atau setidaknya sebuah common platform/bentuk umum) dari konsep Cloud Computing agar dapat di-implementasikan secara umum dan lebih luas, seperti contoh berikut : Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) Proxmox OpenStack OpenNebula Eucalyptus Engine utama dalam cloud computing sebetulnya adalah aplikasi virtualisasi di sisi server, seperti, KVM QEMU Xen Cloud Computing Dalam Buku Ini Dalam buku ini kita akan membahas teknik pembuatan dan pengoperasian cloud computing khusus-nya yang kita kenal sebagai Infrastructur As A Service (IAAS) dimana pelanggan cloud akan memperoleh server sendiri untuk masing-masing pelanggan. Dari sini sebetulnya kita dapat mengembangkan lebih lanjut layanan yang diberikan apakah itu berupa Application As A Service (IAAS) atau yang lainnya. Secara teknis sebetulnya yang di peroleh si pelanggan cloud hanyalah sebuah server virtual pada server-server fisik yang dimiliki penyedia layanan. Setelah Server virtual tersedia di cloud, terserah pada si user apakah mau menginstalasi sebagai web server, mail server, DNS server dll dll. Ini sudah seperti server biasa saja sebetulnya. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 7

8 Ada dua (2) teknologi yang akan di gunakan bahas, yaitu, Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) Proxmox Walaupun sebetulnya kedua-nya sama-sama menggunakan Eucalyptus dan KVM atau Xen di dalamnya. Secara umum UEC lebih mengerikan untuk digunakan karena semua interface-nya menggunakan Command Line Interface (CLI) alias text. Jadi untuk pemula mungkin akan sangat tidak nyaman. Walaupun bagi yang biasa menggunakan text sebetulnya enak sekali menggunakan UEC ini. UEC membutuhkan minimal dua (2) Server untuk bisa operasional. Salah satu Server-nya harus menggunakan processor kelas Xeon. Proxmox buatan Jerman menggunakan Grafik User Interface (GUI) melalui Web sehingga sangat mudah untuk di operasikan. Cantiknya Proxmox minimal menggunakan SATU server kelas Xeon. Bagi anda yang tidak mau pusing kepala sangat di sarankan untuk menggunakan Proxmox. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 8

9 ARSITEKTUR CLOUD Cloud Computing adalah sebuah model komputasi / computing, dimana sumber daya seperti processor / computing power, storage, network, dan software menjadi abstrak dan diberikan sebagai layann di jaringan / internet menggunakan pola akses remote. Model billing dari layanan in umumnya mirip dengan modem layanan publik. Ketersediaan on-demand sesuai kebutuhkan, mudah untuk di kontrol, dinamik dan skalabilitas yang hampir tanpa limit adalah beberapa atribut penting dari cloud computing. Sebuah setup infrastruktur model cloud computing biasanya di kenali sebagai 'Cloud'. Berikut adalah beberapa kategori layanan yang tersedia dari sebuah 'Cloud' seperti: 1. Infrastructure As A Services (IAAS) 2. Platform As A Service (PAAS) 3. Software As A Service (SAAS) Cloud ini biasanya tersedia sebagai layanan kepada siapa saja di Internet. Akan tetapi, varian yang di sebut Private Cloud semakin populer untuk infrastruktur pribadi / private yang mempunyai atribut seperti 'Cloud di atas. Amazon Web Services adalah salah satu pemain utama yang memberikan layanan IAAS. Mereka mempunyai dua (2) layanan yang sangat populer - Elastic Compute Cloud (EC2) dan Simple Storage Service (S3). Layanan ini tersedia melalui layanan interface Web. Pelanggan dapat menggunakan EC2 dan S3 API untuk berkomunikasi dengan layanan ini. Kepopuleran API ini di dorong oleh berbagai produk Cloud yang memberikan dukungan kepada mereka juga. Eucalyptus Eucalyptus adalah software yang tersedia di bawah GPL yang dapat menolong untuk membuat dan mengatur private Cloud maupun public Cloud. Eucalyptus menjadi sangat populer dan tampaknya telah menjadi salah satu kunci platform cloud open source. Karena Eucalyptus memungkinkan layanan tersedia melalui API yang compatible dengan layanan EC2 / S3, tool client di tulis untuk Amazon Web Services (AWS) dapat digunakan menggunakan Eucalyptus. Di masa yang akan datang tampaknya Ubuntu akan menggunakan openstack dan tidak akan menggunakan lagi Eucalyptus untuk Cloud-nya. Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) adalah sebuah tumpukan aplikasi dari Canonical yang termasuk dalam Ubuntu Server. UEC menggunakan Eucalyptus bersama sejumlah software open source lainnya. UEC membuat instalasi dan konfigurasi cloud menjadi sangat mudah. Canonical juga memberikan dukungan teknis komersial untuk UEC. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 9

10 Komponen dari Cloud Berbasis Eucalyptus (UEC) Node Controller (NC) Sebuah node UEC adalah sebuah server dengan prosesor yang mempunyai kemampuan Virtualization Technology (VT) yang sudah di aktifkan yang mampu untuk menjalankan hypervisor seperti KVM. UEC akan secara automatis menginstalsi KVM jika pengguna memilih untuk menginstalasi node UEC. Virtual Machine (VM) yang dijalankan pada hypervisor dan di kontrol oleh UEC biasanya di sebut sebagai instance. Selain KVM, Eucalyptus juga mendukung hypervisor lain seperti Xen. Akan tetapi Canonical lebih memilih KVM sebagai hypervisor untuk UEC. Node Controller yang di jalankan di setiap node akan mengatur siklus kehidupan dari instance yang jalan di node. Di satu sisi, NC berinteraksi dengan sistem operasi dan hypervisor yang jalan di node. Di sisi lain, NC akan berinteraksi dengan CC. NC akan menanyakan sistem operasi yang jalan di node untuk mengetahui sumber daya fisik yang digunakan node, seperti, jumlah core, besar memory, ketersediaan disk dan juga mencek status dari VM Petunjuk Praktis: Cloud Computing 10

11 instance yang jalan di node dan memberikan informasi tersebut ke CC. Fungsi: 1. Mengumpulkan data yang terkait dengan ketersediaan dan penggunaan sumber daya di node dan melaporkan ke CC. 2. Manajemen siklus kehidupan dari instance. Cluster Controller (CC) CC memanage satu atau lebih Noce Controller (NC) dan menjalankan / memanaje instance pada NC. CC juga memanage networking untuk instance yang jalan di Node sesuai dengan permintaan mode jaringan dari Eucalyptus. CC berkomunikasi dengan CLC di satu sisi dan banyak NC di sisi lain. Fungsi: Menerima permintaan dari CLC untuk menjalankan instance. Memutuskan NC yang mana yang digunakan untuk menjalankan instance tersebut. Mengatur virtual network untuk instance. Mengumpulkan informasi tentang NC yang terdaftar dan melaporkannya ke CLC. Walrus Storage Controller (WS3) WS3 memberikan layanan penyimpanan yang sederhana tapi 'ngotot' / presistent menggunakan API REST dan SOAP yang kompatibel dengan API S3. Fungsi: 1. Menyimpan machine image (sistem operasi untuk instance). 2. Menyimpan snapshot 3. Menyimpan dan memberikan layanan file menggunakan API S3. WS3 dapat dilihat sebagai sebuah sistem penyimpanan file yang sederhana. Storage Controller (SC) SC menyediakan tempat penyimpanan (storage) block dimana instance akan melihatnya sebagai harddisk. Layanan ini mirip dengan layanan Elastic Block Storage (EBS) dari AWS. Fungsi: 1. Pembuatan dari device EBS 2. Memberikan layanan block storage melalui protokol AoE atau iscsi ke instance Petunjuk Praktis: Cloud Computing 11

12 3. Memungkinkan pembuatan snapshot untuk volume. Cloud Controller (CLC) Cloud Controller (CLC) adalah front end dari seluruh infrastruktur cloud. CLC memberikan antar muka layanan web yang compliant dengan EC2 / S3 ke client di satu sisi. Di sisi lain, CLC berinteraksi dengan seluruh komponen infrastruktur Eucalyptus. CLC memberikan antar muka web ke user untuk melakukan manajemen beberapa aspek dari infratruktur UEC. Fungsi: 1. Memonitor ketersediaan sumber dari di berbagai komponen infrastruktur cloud, termasuk hypervisor pada node yang digunakan untuk melakukan manajemen instance dan cluster controller untuk melakukukan manajemen pada node hypervisor. 2. Arbitrasi Sumber Daya - menentukan cluster mana yang akan digunakan untuk bertanggung jawab sebuah instance. 3. Memonitor instance yang sedang berjalan. Pendek kata, CLC mempunyai pengetahuan yang lengkap tentang ketersediaan dan penggunaan sumber daya di cloud maupun status cloud. Eucalyptus Cloud. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 12

13 SEPINTAS TENTANG UBUNTU ENTERPRISE CLOUD Cloud computing di Ubuntu Ubuntu menyederhanakan komplexitas cloud computing. Cloud dapat dibuat untuk dapat di integrasikan dengan Amazon EC2 atau membuat private cloud dengan hardware sendiri. Edisi Server Ubuntu menolong kita untuk membuat dan mengontrol ke dua-nya. Sepertinya target Eucalyptus membuat sistem seperti Amazon EC2, Eucalyptus sendiri menggunakan Libvirt. Kelebihannya di clustering dan kompatibel dengan Amazon EC2. Kalau tidak perlu clustering naga-naganya virsh dan virt-manager masih lebih ringan dan mudah, samasama bisa kontrol Xen dan Qemu/KVM, pada akhirnya semua tergantung kebutuhan yang ada juga. Kenapa Ubuntu? Ubuntu adalah langkah tercepat untuk membuat reliable cloud untuk usaha anda. Ubuntu adalah satusatu-nya distribusi Linux yang menyertakan semua komponen yang anda butuhkan untuk membuat cloud secara langsung. Private cloud Private cloud memberikan kita kemampuan dari cloud computing menggunakan infrastruktur IT yang kita miliki. Sehingga kita akan memperoleh keuntungan cloud computing dibelakang keamanan dari firewall kita. Menjalankan beban dan langsung jalan. Mengembangkan dan mengecilkan kapasitas komputasi menyesuaikan dengan aplikasi yang kita butuhkan. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 13

14 INSTALASI CLOUD Memperoleh ISO Installer ISO installer dapat di ambil di Ubuntu Enterprise Cloud Proxmox Persiapan Instalasi Pastikan seluruh jaringan tersambung ke Internet, karena Cloud membutuhkan sinkronisasi waktu antar semua komputer menggunakan NTP. Masukan CD Ubuntu Server Install satu komputer sebagai Cloud Controller (CC) Install minimal satu komputer sebagai Node Controller (NC) Boot Komputer Install UEC Pastikan NTP Server berjalan semua mesin di sinkronkan satu sama lain. Spesifikasi Cloud Controller Tidak perlu menggunakan Server Xeon dapat menggunakan server atau bahkan laptop. memory 2 Gb harddisk 60 Gb Spesifikasi Cloud Node Processor Xeon Quad (misalnya Rainer Server) VT Enable dari BIOS (default BIOS DISABLE hati2!) Memory 2 Gb Harddisk 60 Gb Beberapa parameter penting jaringan IP address Cloud Controller - Statik IP (akan memudahkan) disini digunakan IP address DHCP untuk Node Hardware - bisa dynamic IP address menggunakan DHCP IP address untuk Instance (Virtual) - Tidak boleh sama dengan alokasi DHCP. di set pada saat instalasi Cloud Controller. Nama Zone Cloud - cluster1 (default) Petunjuk Praktis: Cloud Computing 14

15 Cek VT pada BIOS pastikan Enable jalankan di shell kvm-ok Pastikan keluarannya INFO: Your CPU supports KVM extensions INFO: /dev/kvm exists KVM acceleration can be used Jika tidak, Pastikan CPU yang anda gunakan mensupport VT Pastikan BIOS mengaktifkan VT (default BIOS biasanya men-disable VT) Instalasi Proxmox Capture screen instalasi Proxmox sulit dilakukan kalau instalasi menggunakan CDROM tidak bisa melalui VirtualBox. Secara umum proses instalasi mirip dengan instalasi linux biasa. Instalasi melalui CDROM. Beberapa hal yang penting & perlu di ingat / di perhatikan Seluruh harddisk akan di format Setup jaringan (IP address, netmask, gateway) Setup password untuk user root. Instalasi Ubuntu UEC Secara umum proses instalasi Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) sangat mirip dengan proses instalasi ubuntu server biasa. Hanya ada sedikit perbedaan saat menentukan beberapa parameter yang digunakan pada cloud. Langkah Instalasi UEC Cloud Controller Proses instalasi akan membutuhkan waktu sekitar menit-an. Detail langkah adalah sebagai berikut: Masukan CDROM Ubuntu Server-server Boot Komputer CDROM Booting. Pilih bahasa. Pilih Install Ubuntu Enterprise Cloud Pilih bahasa. Pilih negara other Petunjuk Praktis: Cloud Computing 15

16 Pilih negara Asia Pilih negara Indonesia Detect Keyboard Layout -pilih No Origin of Keyboard USA keyboard layout USA Pilih configure network manually IP address masukan IP cloud controller misalnya Netmask masukan Gateway masukan (misalnya ini adalah gateway ke Internet anda) hostname misalnya cloudcontroller domain name bisa kosong Cloud Controller Address bisa kosong, kalau kita satu-satunya cloud controller. Select cloud installation mode pilih Cloud Controller, Walrus Storage Service, Cluster Controller dan Storage Controller. Configure the clock pilih Jakarta Partision Disk kalau tidak mau pusing pakai seluruh harddisk. Setelah selesai tekan Finish Partitioning and Write Changes to Disk Setup Users and Password Petunjuk Praktis: Cloud Computing 16

17 Full name for the new user. Username for your account. Choose a password for the new user. Re-enter password to verify. Encrypt your home directory pilih No kalau masih belajar. Configure the package manager tekan continue. Configure tasksel No Automatic update kalau sedang belajar. System mail name misalnya cloud.perusahaan.com Eucalyptus Cluster name misalnya cluster1 Provide list of IP public misalnya untuk private cloud. Install GRUB boot loader Yes. Finish Installation - pilih Continue. Langkah Instalasi UEC Node Controller Proses instalasi untuk membuat Node Controller lebih cepat daripada Cloud Controller. Akan membutuhkan waktu sekitar 15 menit-an. Detail langkah adalah sebagai berikut: Masukan CDROM Ubuntu Server-server Boot Komputer CDROM Booting. Pilih bahasa. Pilih Install Ubuntu Enterprise Cloud Pilih bahasa. Pilih negara other Pilih negara Asia Pilih negara Indonesia Detect Keyboard Layout -pilih No Origin of Keyboard USA keyboard layout USA Pilih configure network automatically hostname misalnya node1 domain name bisa kosong Cloud Controller Address (sesuai dengan Cloud Controller kita). Select cloud installation mode pilih Node Controller. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 17

18 Configure the clock pilih Jakarta Partision Disk kalau tidak mau pusing pakai seluruh harddisk. Setelah selesai tekan Finish Partitioning and Write Changes to Disk Setup Users and Password Full name for the new user. Username for your account. Choose a password for the new user. Re-enter password to verify. Encrypt your home directory pilih No kalau masih belajar. Configure the package manager tekan continue. Configure tasksel No Automatic update kalau sedang belajar. Install GRUB boot loader Yes. Finish Installation - pilih Continue. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 18

19 INSTALASI CLOUD TANPA INTERNET Cloud sangat rewel dengan waktu / clock. Kalau ada error seperti Warning: failed to parse error message from AWS: <unknown>:1:0: syntax error EC2ResponseError: 403 Forbidden Failure: 403 Forbidden Message has expired (times in UTC): Timestamp= T03:28:54 Expires=null Deadline= 'T'03:43:54 Berarti clock antar mesin / server dalam cloud tidak SINKRON. Hal ini terjadi kalau kita ingin membuat Private Cloud di LAN Lokal yang tidak tersambung ke Internet. Cloud rata-rata berasumsi bahwa jaringan tersambung ke Internet dan secara default clock akan mensinkronisasi waktu ke server NTP yang ada di Internet. Skenario Penipuan Karena Cloud Membutuhkan sinkronisasi clock menggunakan NTP dan secara default akan meminta pada salah satu dari server NTP berikut ntp.ubuntu.com pool.ntp.org 0.debian.pool.ntp.org 1.debian.pool.ntp.org 2.debian.pool.ntp.org 3.debian.pool.ntp.org Kita harus menipu Cloud -- agar saat Cloud meminta sinkronisasi clock melalui NTP di buat supaya mesin-mesin NTP server di atas di aliaskan / di redirect ke server NTP lokal di jaringan yang kita buat. Dengan cara menipu ini maka sebuah Private Cloud dapat di jalankan secara lokal di LAN tanpa perlu sambungan Internet sama sekali. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 19

20 Block Diagram Pada block diagram di perlihatkan teknik menipu cloud agar menyangka memperoleh sinkronisasi waktu NTP dari NTP server yang ada di Internet. Dengan konfigurasi tersebut, proses instalasi cloud tidak perlu di ubah apa-apa. Pastikan sebelum melakukan instalasi bahwa NTP server lokal bisa beroperasi dan melakukan penipuan dengan baik. Konfigurasi DNS & NTP Lokal Beberapa cuplikan konfigurasi DNS dan NTP server lokal agar melakukan mapping dengan baik ntp.ubuntu.com pool.ntp.org 0.debian.pool.ntp.org 1.debian.pool.ntp.org 2.debian.pool.ntp.org 3.debian.pool.ntp.org IP Address lokal IP Address lokal IP Address lokal IP Address lokal IP Address lokal IP Address lokal yang perlu dilakukan adalah, Instalasi dan konfigurasi DNS Server Lokal Instalasi dan Konfigurasi NTP Server Lokal Petunjuk Praktis: Cloud Computing 20

21 Konfigurasi DNS Server Lokal Untuk mengoperasikan cloud pada jaringan yang tidak ada Internet kita terpaksa melakukan spoofing DNS agar semua request DNS ke NTP Server di arahkan ke IP address NTP server lokal yang ada. Alternatif taktik Buat DNS Server lokal Set DNS Server di jaringan ke IP address DNS lokal Set supaya di arahkan ke IP lokal misalnya ntp.ubuntu.com 0.debian.pool.ntp.org 1.debian.pool.ntp.org 2.debian.pool.ntp.org Instalasi dan Konfigurasi NTP Server Lokal Instalasi NTP Server menggunakan sudo apt-get install ntp Kemudian, edit vi /etc/ntp.conf Tambahkan server fudge stratum 8 refid NIST restrict default notrust nomodify restrict mask nomodify driftfile /var/lib/ntp/drift broadcastdelay keys /etc/ntp/keys Restart NTP Server /etc/init.d/ntp restart Check NTP Server menggunakan perintah watch ntpq -c lpee Petunjuk Praktis: Cloud Computing 21

22 akan tampak pada layar remote refid st t when poll reach delay offset jitter ============================================================================== BCST. 16 u *LOCAL(1).NIST. 8 l Check dari laptop administrator cloud menggunakan perintah dig ntp.ubuntu.com dig 0.debian.pool.ntp.org dig 1.debian.pool.ntp.org dig 2.debian.pool.ntp.org dig pool.ntp.org pastikan semua mengarah ke IP address lokal dari NTP Server. Check NTP menggunakan ntpdate -Bbdv ntp.ubuntu.com ntpdate -Bbdv 0.debian.pool.ntp.org ntpdate -Bbdv 1.debian.pool.ntp.org ntpdate -Bbdv 2.debian.pool.ntp.org ntpdate -Bbdv pool.ntp.org Pastikan: tidak add error stratum < 16 waktu komputer tersinkronisasi dengan baik Proses Instalasi Private Cloud Proses instalasi Cloud menggunakan Ubuntu Enterprise Cloud tidak berbeda dengan proses instalasi normal pada cloud yang tersambung ke Internet. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 22

23 KONFIGURASI PROXMOX Instalasi Sun Java Plugin Untuk memudahkan proses konfigurasi Proxmox melalui web kita perlu menginstalasi sun java plugin melalui perintah sudo apt get install sun java6 plugin sun java6 jre sun java6 bin sun java6 fonts kita perlu konfirmasi lisensi cukup dengan mengkonfirmasi <Ok> <Yes> Kemudian, restart Firefox. Pastikan Java Plugin Aktif Langkah yang perlu dilakukan Jalankan Firefox. Klik Tools -> Add-ons Pilih Plugins Pastikan Java Plugin Enable Membuat Simbolik Link (jika di perlukan) Kadang kita perlu membuat simbolik link. cd ~/.mozilla/plugins ln s <JRE>/lib/i386/libnpjp2.so. Akses ke Web Proxmox Alamat untuk mengakses Interface konfigurasi Proxmox melalui web adalah https://ip-address-proxmox-server https:// login dengan username root password "password yang di set saat instalasi" Petunjuk Praktis: Cloud Computing 23

24 Beberapa tampilan Web-nya adalah sebagai berikut Petunjuk Praktis: Cloud Computing 24

25 Menu Virtual Machine Menu Appliance Template Petunjuk Praktis: Cloud Computing 25

26 Menu ISO Image Menu Konfigurasi System Petunjuk Praktis: Cloud Computing 26

27 Menu Konfigurasi Storage Upload file iso installer Untuk meng-upload file ISO untuk installer sistem operasi dapat dilakukan melalui menu ISO Images > Browse (ke file / folder) > Open klik upload Mengaktifkan Mesin Virtual Sebelum mengaktifkan virtual machine kita perlu membuat virtual machine tersebut melalui menu Virtual Machines > Create Parameter yang perlu di set terutama adalah Name Installation Media : (nama instance) : (set ke ubuntu.iso agar kita dapat menginstalasi ubuntu) Mengaktifkan Virtual Machine yang sudah kita buat dapat dilakukan melalui menu Virtual Machines > List > Cluster Start Akses Konsol VNC Kita dapat melihat langsung layar / konsol dari Virtual Machine tertentu yang ada di cloud. Untuk itu, Petunjuk Praktis: Cloud Computing 27

28 pastikan Java Plugin di Firefox sudah terinstalasi dengan baik. Kemudian masuk ke Virtual Machines > Klik pada salah satu nama > Open VNC Console Klik Always Trust > <Ok> > <Run> Membuat Virtual Disk Jika kita membutuhkan storage / harddisk yang besar pada salah satu virtual machine sebaiknya kita menggunakan fasilitas virtual disk yang ada di Proxmox. Untuk membuatnya masuk ke Storage > Storage List > Add Directory Parameter yang perlu di isi Storage Name: Directory: (pastikan menggunakan path /path/folder/data/yang/dimaksud) Enable: Shared: Content: Pilihan content: Virtual Disks ISO Images VZDump Backups jika yang kita butuhkan adalah virtual disk, maka pilih virtual disk. Jika sudah selesai tekan save Petunjuk Praktis: Cloud Computing 28

29 Membuat Cluster di Proxmox Proxmox VE Cluster memungkinkan untuk melakukan manajemen terpusat dari banyak server fisik. Pada gambar di perlihatkan sebuah Proxmox Cluster dengan dua buah mesin. Sebuah Proxmox VE Cluster terdiri dari minimal satu master dan beberapa node (minimal satu master dan satu node). Fitur utama ProxMox VE Cluster adalah Manajemen terpusat melalui web. satu login dan password untuk mengakses semua node dan guest Console dapat melihat semua Virtual Machines Melakukan migrasi dari virtual machine antara berbagai mesin yang secara fisik berbeda. Sinkronisasi Virtual Appliance template store Membuat Proxmox VE Cluster Pertama-tama, instal dua Proxmox VE servers seperti biasa. Pastikan masing-masing Proxmox VE server mempunyai hostname yang unik, karena default-nya semua server akan mempunyai hostname yang sama. Saat ini, pembuatan cluster hanya dapat dilakukan melalui consol, anda dapat login ke Proxmox VE server melalui ssh. Semua konfigurasi dapat dilakukan melalui "pveca", PVE Cluster Administration Toolkit USAGE: pveca l # memperlihatkan status cluster pveca c # membuat cluster baru dgn localhost master Petunjuk Praktis: Cloud Computing 29

30 pveca s [ h IP] # sync konfigurasi cluster dr master / IP pveca d ID # delete node pveca a [ h IP] # tambahkan sebuah node baru ke cluster pveca m # memaksa local node untuk menjadi master Mendefinisikan Master Login melalui ssh ke Proxmox VE server pertama. Membuat master menggunakan perintah pveca c Check status cluster: pveca l Tambahkan node ke master Login melalui ssh ke Proxmox VE server kedua. Perlu di catat, pada proses ini node harus tidak ada VM yang jalan. Jika ada VM yang jalan maka kemungkinan kita akan mendapatkan conflict VMID yang sama, untuk mengatasi hal ini gunakan vzdump untuk membackup dan untuk merestore berbagai VMID sesudah konfigurasi cluster. Mengintegrasikan node ke master: pveca a h IP ADDRESS MASTER Untuk mencek status cluster: pveca l Tampilkan status dari cluster: pveca l CID IPADDRESS ROLE STATE UPTIME LOAD MEM ROOT DATA 1 : M A 5 days 01: % 1% 4% 2 : N A 2 days 05: % 5% 29% 3 : N A 00: % 3% 15% 4 : N A 00: % 3% 3% Bekerja dengan Proxmox VE Cluster Sekarang kita dapat mulai membuat Virtual Machine di node cluster dengan menggunakan Central Web-based Management di master. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 30

31 Troubleshooting Proxmox Cluster Kita dapat secara manual men-cek file konfigurasi cluster di setiap node. Sebelum mengedit file ini, sebaiknya di hentikan layanan cluster sync & tunnel melalu interface web. nano /etc/pve/cluster.cfg Juga cek apakah file berikut sudah terupdate, jika tidak sebaiknya dibuang aja file berikut agar diupdate secara automatis. /root/.ssh/known_hosts Delete dan membuat ulang konfigurasi cluster Kadangkala lebih cepat men-delete dan membuat ulang konfigurasi cluster anda daripada berusaha untuk mencari yang salah. Proses yang perlu dilakukan seperti menghentikan layanan cluster sync & tunnel, men-delete konfigurasi cluster dan membuat cluster baru. Langkah-nya adalah sebagai berikut, Catatan: Jika ssh host key kita berubah maka kita perlu men-delete pada setiap host sebelum kita mulai: rm /root/.ssh/known_hosts Catat IP address dari master node yang baru. Jalankan master node yang baru: /etc/init.d/pvemirror stop /etc/init.d/pvetunnel stop rm /etc/pve/cluster.cfg pveca c Verifikasi bahwa cluster sudah dibuat: pveca l Jalankan node yang ingin kita integrasikan ke cluster yang baru. Catatan: Ubah IP-ADDRESS-MASTER ke IP dari node master yang baru. /etc/init.d/pvemirror stop /etc/init.d/pvetunnel stop rm /etc/pve/cluster.cfg pveca a h IP ADDRESS MASTER Verifikasi bahwa node sudah di tambahkan di cluster yang baru: pveca l Petunjuk Praktis: Cloud Computing 31

32 Backup - Restore - Live Migration di Proxmox Backup adalah salah satu fitur yang penting yang ada di Proxmox VE. Backup menggunakan VZDump VZDump adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat snapshot dari Virtual Machine (OpenVZ dan KVM) yang sedang berjalan. VZDump pada dasarnya membuat arsip tar dari folder private di Virtual Machine, yang tentunya termasuk file konfigurasi. Ada beberapa cara untuk memperoleh konsistensi backup: stop: Stop VE saat backup (downtime yang sangat lama) suspend: Menggunakan suspend/resume (minimal downtime dengan OpenVZ, downtime lama dengan KVM VM) snapshot: Menggunakan LVM2 (tidak ada downtime, online) VZDump menyimpan backup di disk dalam satu file. File ini yang selanjutnya masuk ke backup tape untuk di arsipkan. Ada baiknya membaca halaman manual: man vzdump vzdump OPTIONS [ all <VMID>] exclude VMID exclude VMID (assumes all) exclude path REGEX exclude certain files/directories. You can use this option more than once to specify multiple exclude paths stdexcludes exclude temporary files and logs compress compress dump file (gzip) storage STORAGE_ID store resulting files to STORAGE_ID (PVE only) script execute hook script dumpdir DIR store resulting files in DIR maxfiles N maximal number of backup files per VM. tmpdir DIR store temporary files in DIR. suspend and stop are using this directory to store a copy of the VM. mailto send notification mail to . You can use this option more than once to specify multiple receivers stop stop/start VM if running suspend suspend/resume VM when running snapshot use LVM snapshot when running size MB LVM snapshot size (default 1024) bwlimit KBPS limit I/O bandwidth; KBytes per second lockwait MINUTES maximal time to wait for the global lock. vzdump uses a global lock file to make sure that only one instance is running (running several instance puts too much load on a server). Default is 180 (3 hours). stopwait MINUTES maximal time to wait until a VM is stopped. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 32

33 Contoh Backup Proxmox Dump sederhana CT 777 tidak ada snapshot, hanya arsip wilayah private & file konfigurasi container ke default dump directory (biasanya /vz/dump/). vzdump 777 Gunakan rsync dan suspend/resume untuk membuat snapshot (minimal downtime). vzdump suspend 777 Backup semua container dan kirim notifikasi mail ke root. vzdump suspend all mailto root Gunakan LVM2 untuk membuat snapshots (tidak ada downtime). vzdump dumpdir /space/backup snapshot 777 Perhatikan bahwa menggunakan LVM2 dan vzdump untuk membuat snapshot membutuhkan 512Mb free space di VG seperti di jelaskan sini. Contoh Restore Proxmox Restore backup di atas ke CT 600: vzrestore /space/backup/vzdump 777.tar 600 atau vzdump restore /space/backup/vzdump 777.tar 600 Interface Web Untuk Backup Proxmox VE menyediakan interface web untuk mendefinisikan backup job. Langkah pertama adalah men-definiskan backup storage. Kebanyakan kita menggunakan NFS share di NAS/SAN. Pilih 'VZDump Backups' konfigurasi storage. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 33

34 Selanjutnya, kita dapat mendefinisikan backup job menggunakan storage tersebut. Konfigurasi yang di hasilkan di simpan sebagai cron job di '/etc/cron.d/vzdump'. File ini di sinkronkan ke semua node cluster. Restore menggunakan vzrestore dan qmrestore Untuk me-restore Virtual Machine, copy file tar ke host yang akan di restore. Tergantung pada tipe virtual machine, menggunakan 'vzrestore' untuk merestore OpenVZ container, atau 'qmrestore' untuk restore mesin KVM. Contoh 1: Restore backup KVM VM 555 (backup file: vzdump-qemu-555.tar) ke CT 500 qmrestore vzdump qemu 555.tar 500 Contoh 2: Restore backup OpenVZ container CT 777 (backup file: vzdump-openvz-777.tar) ke CT 600 Petunjuk Praktis: Cloud Computing 34

35 vzrestore vzdump openvz 777.tar 600 Contoh 3: Restore backup KVM VM 555 (backup file: vzdump-qemu-555.tgz) ke CT 500 di storage dengan nama raid1data qmrestore storage raid1data vzdump qemu 555.tgz 500 Live Migration di Proxmox Proxmox VE mendukung live migration dari Virtual Machine melalui interface web. Untuk memigrasi satu mesin fisik ke mesin yang lain, kita minimal membutuhkan dua Proxmox VE server, lihat tentang Membuat Cluster di Proxmox. Petunjuk Praktis: Cloud Computing 35

36 KONFIGURASI UBUNTU ENTERPRISE CLOUD Persiapan di sisi Cloud Controller Pastikan eucalyptus beroperasi sudo service eucalyptus restart Persiapan di PC / Laptop Administrator Cloud Persiapan ini dilakukan disisi laptop / pc yang di pegang oleh administrator cloud. Pertama-tama kita perlu mengakses antar muka Could Controller melalui web, misalnya , https:// :8443/#credentials Dengan menggunakan username admin password admin Ada baiknya kita menginstalasi euca2ools untuk memudahkan pekerjaan, sudo apt get install euca2ools Selanjutnya mendownload credential dari web kita dapat melakukan mkdir ~/.euca cp euca2 admin x509.zip ~/.euca/ cd ~/.euca unzip euca2 admin x509.zip Cek ketersediaan zone Untuk melihat ketersediaan zone yang ada pada cloud dapat menggunakan perintah. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc euca describe availability zones verbose Akan keluar kurang lebih AVAILABILITYZONE AVAILABILITYZONE AVAILABILITYZONE AVAILABILITYZONE AVAILABILITYZONE cluster vm types free / max cpu ram disk m1.small 0004 / c1.medium 0004 / m1.large 0002 / Petunjuk Praktis: Cloud Computing 36

37 AVAILABILITYZONE AVAILABILITYZONE m1.xlarge c1.xlarge 0001 / / Jika free / max bernilai NOL semua maka kemungkinan besar belum ada node controller (NC) yang tersambung ke cloud. Error Sinkronisasi Waktu Cloud sangat rewel dengan waktu / clock. Kalau ada error seperti Warning: failed to parse error message from AWS: <unknown>:1:0: syntax error EC2ResponseError: 403 Forbidden Failure: 403 Forbidden Message has expired (times in UTC): Timestamp= T03:28:54 Expires=null Deadline= 'T'03:43:54 Pastikan Cloud Controller & seluruh komputer di sistem yang tersambung ke Internet supaya clock semua komputer di sinkronisasi oleh NTP. Agar dapat mengoperasikan Ubuntu Enterprise Cloud tanpa Internet misalnya pada private cloud, kita perlu menipu sistem dengan menjalankan NTP Server lokal seperti di jelaskan pada bagian Mengoperasikan Ubuntu Enterprise Cloud tanpa Internet Menyiapkan Image untuk Cloud Agar hidup kita lebih mudah akan lebih baik mengambil Image UEC yang sudah jadi dari Internet, misalnya dari https://help.ubuntu.com/community/uec/images Menggunakan image yang sudah jadi lebih di rekomendasikan. Bagi mereka yang mempunyai cukup nyali dapat membuat image sendiri Jika kita ingin ada baiknya membuat script file dapat membaca dapat langsung menggunakan release file menjadi Instance. Dengan script file ini maka langkah untuk register image, kernel & ramdisk dapat kita loncati dan langsung menuju ke menjalankan Instance. Mendaftarkan Image ke Cloud Sebenarnya, ada beberapa alternatif cara mendaftarka Image ke Cloud Controller. Cara yang paling sederhana adalah dengan cara menggunakan fasilitas UEC Publish Tarball sebagai berikut, Petunjuk Praktis: Cloud Computing 37

38 Pertama-tama kita perlu membuka file image tar.gz yang kita peroleh dari Ubuntu sebagai berikut, tar zxvf ubuntu server uec amd64.tar.gz Akan tampak beberapa file seperti maverick server uec amd64.img maverick server uec amd64 vmlinuz virtual maverick server uec amd64 loader maverick server uec amd64 floppy README.files Publikasi tarball ke CloudController menggunakan perintah uec publish tarball R maverick server uec amd64 loader ubuntu server uec amd64.tar.gz mybucket x86_64 Akan tampil keluaran sebagai berikut Tue Dec 28 11:00:59 WIT 2010: ====== extracting image ====== kernel : maverick server uec amd64 vmlinuz virtual ramdisk: maverick server uec amd64 loader image : maverick server uec amd64.img Tue Dec 28 11:01:10 WIT 2010: ====== bundle/upload kernel ====== Tue Dec 28 11:01:14 WIT 2010: ====== bundle/upload ramdisk ====== Tue Dec 28 11:01:16 WIT 2010: ====== bundle/upload image ====== emi="emi 0BDE15FE"; eri="eri 58E51730"; eki="eki 5B851B05"; Pastikan ramdisk (-R) kita masukan nama file-nya. Contoh lain kita dapat mempublikasi image i386, langkah pertama adalah membuka image tersebut menggunakan perintah tar zxvf ubuntu server uec i386.tar.gz dan mempublikasikannya ke cloud controller uec publish tarball R maverick server uec i386 loader ubuntu server uec i386.tar.gz mybucket i386 Petunjuk Praktis: Cloud Computing 38

39 MANAJEMEN IMAGE DI CLOUD CONTROLLER Melihat daftar Image Image baru yang sudah di upload dapat dilihat menggunakan perintah euca-describe-images. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc $ euca describe images Jika ada image sistem operas di Cloud Controller akan tampak seperti IMAGE eki 35AD1A67 mybucket/maverick server uec i386 vmlinuz virtual.manifest.xml admin available public i386 kernel IMAGE emi ECC8155F mybucket/maverick server uec i386.img.manifest.xml admin available public i386 machine eki 35AD1A67 Tentang bagaimana managing instances akan di terangkan di bagian selanjutnya. Deregister Image Kita dapat men-deregister (membuang) image yang tidak lagi dibutuhkan euca deregister emi 70280EAC euca deregister eki EF12A78A euca deregister eri AF094FDB Petunjuk Praktis: Cloud Computing 39

40 MANAJEMEN INSTANCE PADA CLOUD CONTROLLER UEC Pasangan Kunci Untuk Berinteraksi dengan Instance di Cloud Kita membutuhkan pasangan kunci untuk berhubungan dengan instance yang akan di jalankan di cloud. Pasangan kunci dapat di hasilkan menggunakan perintah berikut cd ~/.euca source eucarc euca add keypair mykey > mykey.priv chmod 600 mykey.priv Untuk melihat pasangan kunci $ euca describe keypairs jika sudah ada pasangan kunci akan keluar seperti KEYPAIR mykey 18:7d:ae:d6:5d:03:d0:7c:90:53:47:bf:36:16:e0:d5:b4:df:1b:04 Untuk men-delete pasangan kunci dapat menggunakan perintah $ euca delete keypair mykey Menjalankan Instance Perintah berikut dapat digunakan untuk untuk menjalankan instance dengan menggunakan pasangan kunci yang kita buat, mencek status instance, dan meng-connect ke instance. Sebelum menjalankan instance ada baiknya cek dulu zone & cek images yang ada. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc euca describe availability zones verbose euca describe images Beberapa pilihan perintah untuk menjalankan instance emi-xxxxx tergantung pada model virtual yang digunakan, $ euca run instances k mykey t c1.medium emi B $ euca run instances k mykey t m1.large emi E43A152A $ euca run instances k mykey t m1.xlarge emi E43A152A Jika kita ingin menspesifikasi kernel / ramdisk tertentu yang di jalankan beserta image dapat menggunakan perintah berikut. ~/.euca/eucarc Petunjuk Praktis: Cloud Computing 40

41 source ~/.euca/eucarc euca run instances kernel eki CFBD149B ramdisk eri 0E79157B k mykey t m1.large emi AFD41459 Jika berhasil jalan dengan baik akan keluar RESERVATION INSTANCE mykey CFBD149B r 458B091C admin admin default i 3ED50736 emi EC pending 0 m1.large T23:31:34.85Z cluster1 eki eri 0E79157B Cek Instance Apakah Sudah Running Dengan Baik Untuk melihat lebih detail tentang instance tersebut kita dapat menggunakan perintah. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc $ euca describe instances Akan tampak kira-kira RESERVATION r 458B091C admin default INSTANCE i 3ED50736 emi EC pending mykey 0 m1.large T23:31:34.85Z cluster1 eki CFBD149B eri 0E79157B Jika ingin melakukan looping lakukan. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc watch n5 euca describe instances Pada saat caching pertama kali dilakukan maka tahapan instance adalah 'pending'. Pastikan 'pending' menjadi 'running'. Jika tidak berhasil berarti instance tidak berjalan dengan baik. Butuh waktu beberapa saat sekitar 5-10 menit barangkali untuk melalukan caching pertama kali. Jika berhasil jalan dengan baik maka akan tampak 'running' seperti di bawah ini RESERVATION r 2B1904A3 admin default INSTANCE i 570D08F9 emi B running mykey 0 m1.large T08:03:27.072Z cluster1 eki FC eri 0DC219CE Cek di /var/log/eucalyptus di Node Kalau cukup iseng kita juga dapat mencek di Node /var/log/eucalyptus. Lakukan tail /var/log/eucalyptus/nc.log Petunjuk Praktis: Cloud Computing 41

42 Akan terlihat seperti di bawah ini [Fri Dec 24 10:16: ][002040][EUCADEBUG ] dodescriberesource() invoked [Fri Dec 24 10:16: ][002040][EUCADEBUG ] dodescribeinstances() invoked [Fri Dec 24 10:16: ][002040][EUCADEBUG ] dodescribeinstances(): instanceid=i 57110A2D publicip= privateip= mac=d0:0d:57:11:0a:2d vlan=10 networkindex=2 Cek tail /var/log/eucalyptus/axis2c.log Pada saat tail /var/log/eucalyptus/axis2c.log tampak [Mon Dec 27 06:43: ] [error] error.c(94) OXS ERROR [x509.c:287 in openssl_x509_get_subject_key_identifier] oxs defualt error, The extenension index of NID_subject_key_identifier is not valid [Mon Dec 27 06:43: ] [error] error.c(94) OXS ERROR [x509.c:287 in openssl_x509_get_subject_key_identifier] oxs defualt error, The extenension index of NID_subject_key_identifier is not valid [Mon Dec 27 06:43: ] [error] error.c(94) OXS ERROR [x509.c:287 in openssl_x509_get_subject_key_identifier] oxs defualt error, The extenension index of NID_subject_key_identifier is not valid Ini tidak masalah karena ini adalah bug yang di ketahui di Eucalyptus Petunjuk Praktis: Cloud Computing 42

43 BERINTERAKSI DENGAN INSTANCE DI UEC Melihat console output Jika Instance sudah 'running', maka (misalnya untuk instance nomor i-570d08f9) kita dapat melihat apa yang terjadi di console melalui perintah. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc euca get console output i 570D08F9 Jika belum 'running' maka akan tampak VmControl: Instance i 49FA09ED is not in a running state. Jika sudah 'running' akan tampak kurang lebih i 570D08F T08:33:32.986Z [ ] Initializing cgroup subsys cpuset [ ] Initializing cgroup subsys cpu [ ] Linux version generic pae (gcc version (Ubuntu ubuntu9) ) #63 Ubuntu SMP Wed Aug 18 23:57:18 UTC 2010 (Ubuntu generic pae ) [ ] KERNEL supported cpus: [ ] Intel GenuineIntel [ ] AMD AuthenticAMD [ ] NSC Geode by NSC [ ] Cyrix CyrixInstead [ ] Centaur CentaurHauls [ ] Transmeta GenuineTMx86 [ ] Transmeta TransmetaCPU [ ] UMC UMC UMC UMC ec2: ############################################################# ec2: BEGIN SSH HOST KEY FINGERPRINTS ec2: 2048 f0:5f:fa:00:99:34:df:1f:6c:c9:de:30:ec:ef:15:85 /etc/ssh/ssh_host_rsa_key.pub (RSA) ec2: 1024 e1:d1:ca:51:9f:b4:a0:ae:ea:b0:f2:fe:9c:64:84:a0 /etc/ssh/ssh_host_dsa_key.pub (DSA) ec2: END SSH HOST KEY FINGERPRINTS ec2: ############################################################# * Starting OpenBSD Secure Shell server sshd * Running EC2 user data Shutdown Instance Untuk mematikan / terminasi Image yang sedang berjalan / running dapat menggunakan perintah (misalnya untuk instance nomor i-49fa09ed). ~/.euca/eucarc Petunjuk Praktis: Cloud Computing 43

44 source ~/.euca/eucarc euca terminate instances i 49FA09ED Reboot Instance Untuk me-reboot instance yang sedang berjalan dapat menggunakan perintah (misalnya untuk instance nomor i-49fa09ed). ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc euca reboot instances i 49FA09ED SSH ke Instance Kita perlu memberikan akses untuk traffic SSH. ~/.euca/eucarc source ~/.euca/eucarc euca authorize default P tcp p 22 s /0 Jika Instance sudah berjalan dengan baik harusnya kita dapat masuk menggunakan SSH. Misalnya untuk instance yang berada pada alamat IP ,20. Perhatikan username yang digunakan adalah ubuntu cd ~ cd.euca ssh i mykey.priv Juga berhasil dengan baik maka akan tampil Linux ip virtual #33 Ubuntu SMP Sun Sep 19 23:54:13 UTC 2010 i686 GNU/Linux Ubuntu Welcome to Ubuntu! * Documentation: https://help.ubuntu.com/ System information as of Mon Dec 27 09:11:28 UTC 2010 System load: 0.08 Processes: 63 Usage of /: 37.0% of 1.35GB Users logged in: 0 Memory usage: 13% IP address for eth0: Swap usage: 0% Graph this data and manage this system at https://landscape.canonical.com/ At the moment, only the core of the system is installed. To tune the system to your needs, you can choose to install one or more predefined collections of software by running the following command: sudo tasksel section server The programs included with the Ubuntu system are free software; Petunjuk Praktis: Cloud Computing 44

45 the exact distribution terms for each program are described in the individual files in /usr/share/doc/*/copyright. Ubuntu comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY, to the extent permitted by applicable law. To run a command as administrator (user "root"), use "sudo <command>". See "man sudo_root" for details :~$ Setelah anda berhasi masuk ke Instance anda bisa melakukan sudo su dan menginstall berbagai software / aplikasi untuk server. Silahkan membaca-baca Linux Howto. Masalah.ssh/known_hosts Jika instance di jalankan ulang, maka kemungkinan besar key yang tersimpan di.ssh/known_hosts sudah tidak valid lagi, sehingga saat melakukan SSH ssh i mykey.priv mengeluarkan error WARNING: REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS IT IS POSSIBLE THAT SOMEONE IS DOING SOMETHING NASTY! Someone could be eavesdropping on you right now (man in the middle attack)! It is also possible that the RSA host key has just been changed. The fingerprint for the RSA key sent by the remote host is 58:eb:fe:7d:51:47:a0:c4:31:57:88:bd:df:b8:50:d2. Please contact your system administrator. Jika ini terjadi maka kita perlu mendelete rm ~/.ssh/known_hosts agar tidak keluar error lagi Petunjuk Praktis: Cloud Computing 45

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. 4.1 Perancangan jaringan cloud computing Implementasi dan pengembangan Cloud Computing di BPPT dimulai dengan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. 4.1 Perancangan jaringan cloud computing Implementasi dan pengembangan Cloud Computing di BPPT dimulai dengan BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Perancangan jaringan cloud computing Implementasi dan pengembangan Cloud Computing di BPPT dimulai dengan sebuah server yang akan menjadi penyedia layanan Cloud Computing.

Lebih terperinci

Prowxmox di Untuk mendownloadnya pilih menu download,

Prowxmox di  Untuk mendownloadnya pilih menu download, Instalasi Proxmox pada server Instalasi Proxmox menggunakan file ISO (CD Image) yang diperoleh dari web Prowxmox di www.proxmox.com. Untuk mendownloadnya pilih menu download, kemudian Iso Image, kemudian

Lebih terperinci

BAB II DASAR TEORI 2.1. Komputasi Awan Berdasarkan Layanan Infrastructure as a Services (IaaS) Platform as a Service (PaaS)

BAB II DASAR TEORI 2.1. Komputasi Awan Berdasarkan Layanan Infrastructure as a Services (IaaS) Platform as a Service (PaaS) BAB II DASAR TEORI Komputasi awan (Cloud Computing) adalah sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Dalam hal ini, kata awan atau cloud melambangkan

Lebih terperinci

Instalasi Ubuntu Server

Instalasi Ubuntu Server Instalasi Ubuntu Server Download Ubuntu Server 14.04.X LTS Anda bisa mendownload pada situs resmi Ubuntu di halaman http://releases.ubuntu.com/14.04/. Lihat bagian Server install image, ada 2(dua) pilihan

Lebih terperinci

MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan

MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN PERSIAPAN AKADEMI KOMUNITAS SOLOK SELATAN PDD POLITEKNIK NEGERI PADANG 2014 Pengenalan

Lebih terperinci

A. Instalasi dasar Linux Debian

A. Instalasi dasar Linux Debian MATERI I A. Instalasi dasar Linux Debian Sebelum menginstall, maka kita harus mempersiapkan alat dan bahanya terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut: 1. Alat dan Bahan a. Alat 1) PC Proccess Minimum P.III

Lebih terperinci

BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH

BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH Instalasi debian etch sudah tersedia dalam mode GUI dan mode text yang tidak dijumpai pada proses instalasi debian versi sebelumnya. Berikut proses instalasi debian etch dalam

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tujuan 1.2. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tujuan 1.2. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Merancang dan merealisasikan infrastruktur komputasi awan ( Cloud Computing) berupa layanan yang dapat melakukan kegiatan komputasi dan apabila salah satu koneksi database

Lebih terperinci

Resume. Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah. Lab. Hardware

Resume. Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah. Lab. Hardware Resume Pelatihan Membuat PC Router Menggunakan ClearOS Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Lab. Hardware Nama : Andrian Ramadhan F. NIM : 10512318 Kelas : Sistem Informasi 8 PROGRAM STUDI

Lebih terperinci

Reza Lutfi Ananda

Reza Lutfi Ananda Install Proxmox VE di VM VirtualBox Reza Lutfi Ananda reza_lutfi19@yahoo.co.id http://erela19.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

Manual ClarkConnect 1

Manual ClarkConnect 1 Manual ClarkConnect 1 Configuring PC to Use ClarkConnect as the Internet Gateway 2 Gambar 1 Langkah langkah Penginstallan 1. pastikan computer anda sudah dalam keadaan first boot to CD ROM, masukan CD

Lebih terperinci

Raihana Rahma Fadhilah

Raihana Rahma Fadhilah Proxmox dan Cara Menginstall-nya Raihana Rahma Fadhilah rey_venusgirl@yahoo.co.id http://raihanarahma.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan

Lebih terperinci

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6 PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6 Panduan Instalasi Linux Fedora Core 6 Langkah-langkah Instalasi (Instalasi dari DVD-ROM) Ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumber, antara lain DVD-ROM, harddisk

Lebih terperinci

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX Pada kali ini kita akan membahas cara menginstall Debian 6 berbasis Text atau CLI (Command Line Interface) pada VirtualBox. Jika anda

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI KERJA PRAKTIK. Bab ini membahas tentang proses instalasi VMWare Workstation dan

BAB IV DISKRIPSI KERJA PRAKTIK. Bab ini membahas tentang proses instalasi VMWare Workstation dan BAB IV DISKRIPSI KERJA PRAKTIK Bab ini membahas tentang proses instalasi VMWare Workstation dan Zimbra Collaboration Suite dengan menampilkan hasil pembuatan mail server yang telah dikerjakan. 4.1 Instalasi

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN PRIVATE CLOUD COMPUTING PADA SEKRETARIAT DPRD PROVINSI SUMSEL. Iwan Agusti Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang

RANCANG BANGUN PRIVATE CLOUD COMPUTING PADA SEKRETARIAT DPRD PROVINSI SUMSEL. Iwan Agusti Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang RANCANG BANGUN PRIVATE CLOUD COMPUTING PADA SEKRETARIAT DPRD PROVINSI SUMSEL Iwan Agusti Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang Abstrak Teknologi informasi yang terus berkembang setiap detiknya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. adalah CD/DVD IPCop dan komputer yang digunakan tehubung dengan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. adalah CD/DVD IPCop dan komputer yang digunakan tehubung dengan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Instalasi IPCop Dalam menginstal linux IPCop 1.4.16 yang perlu diperhatikan dan dibutuhkan adalah CD/DVD IPCop 1.4.16 dan komputer yang digunakan tehubung dengan koneksi

Lebih terperinci

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W Instalasi Debian 7 Oleh: Rizky Agung W Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas

Lebih terperinci

File iso ESXI dapat diunduh melalui website resmi VMware secara gratis. dengan melakukan register terlabih dahulu pada

File iso ESXI dapat diunduh melalui website resmi VMware secara gratis. dengan melakukan register terlabih dahulu pada 4.3.1 Instalasi ESXI pada Server File iso ESXI dapat diunduh melalui website resmi VMware secara gratis dengan melakukan register terlabih dahulu pada https://my.vmware.com/web/vmware/details?productid=285&downloadgroup=vcl

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1. Perancangan Router OS Debian 6.0 QUAGGA PROSES ROUTING WEB INTERFACE MANAJEMAN BANDWIDTH HTB TOOL INPUT USER Gambar 3.1 Alur Kerja Interface Router dan Server Bandwidth

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI RAID PADA DATA STORAGE INFRASTRUCTURE AS A SERVICE (IAAS) CLOUD COMPUTING

IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI RAID PADA DATA STORAGE INFRASTRUCTURE AS A SERVICE (IAAS) CLOUD COMPUTING IMPLEMENTASI DAN ANALISIS PERFORMANSI RAID PADA DATA STORAGE INFRASTRUCTURE AS A SERVICE (IAAS) CLOUD COMPUTING Delvia Santi 1, R. Rumani M 2, Yudha Purwanto 3 1,2,3 Gedung N-203, Departemen Elektro &

Lebih terperinci

Instalasi Linux Redhat 7.0

Instalasi Linux Redhat 7.0 Praktikum 2 Instalasi Linux Redhat 7.0 A. T U J U A N 1. Mampu melakukan instalasi system operasi Linux Redhat 7.0 2. Mampu melakukan setting konfigurasi hardware dan system komputer 3. Mengetahui cara

Lebih terperinci

Proses booting saat instalasi Endian firewall

Proses booting saat instalasi Endian firewall L1 LAMPIRAN Instalasi Endian Firewall. Pada server sistem operasi yang digunakan adalah Endian firewall yang merepukan distribusi berbasis Linux, yang berfungsi sebagai firewall dan proxy. Endian firewall

Lebih terperinci

LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6. pada VIRTUAL BOX

LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6. pada VIRTUAL BOX LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6 pada VIRTUAL BOX Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cimahi Teknik Komputer dan Jaringan Jl. Mahar Martanegara No. 48 Leuwigajah Tahun Ajaran 2014/2015 Mata Pelajaran

Lebih terperinci

LAPORAN DEBIAN 7 ( DNS SERVER, WEB SERVER, MAIL SERVER, DHCP )

LAPORAN DEBIAN 7 ( DNS SERVER, WEB SERVER, MAIL SERVER, DHCP ) LAPORAN DEBIAN 7 ( DNS SERVER, WEB SERVER, MAIL SERVER, DHCP ) Proses instalasi sampai konfigurasi server pada modul ini menggunakan DVD. Pendaftaran CD/DVD dilakukan satu-satu dengan cara memasukkan CD/DVD

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Winda Rizky Putri NIM : 3.33.10.1.21 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER

MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER Dibuat oleh : Yudi Firman Santosa, S.T. Dipersiapkan untuk Latihan Siswa Praktek Ujian Nasional 2012 Internet PC Client Switch Server Gateway Perencanaan Debian Server untuk

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Cloud Computing 2.1.1 Sejarah & Definisi Cloud Computing Konsep awal Cloud Computing muncul pertama kali pada tahun 1960 oleh John McCarthy yang berkata Komputasi suatu hari nanti

Lebih terperinci

Instalasi Linux (Debian 3.0 Woody)

Instalasi Linux (Debian 3.0 Woody) Instalasi Linux (Debian 3.0 Woody) Mohammad Arfin Rifqi arevien25@gmail.com http://arfinrifqi.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan benar dan tepat dengan menggunakan mesin VM Virtual Box

I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan benar dan tepat dengan menggunakan mesin VM Virtual Box Minggu, 14 September 2014 Sandy Djuda Pratama XI TKJ A Tugas OS Jaringan Install Debian Paraf : Adi Setiadi Trimans Yogiana I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan

Lebih terperinci

Biznet GIO Cloud Menghubungkan VM via SSH

Biznet GIO Cloud Menghubungkan VM via SSH Biznet GIO Cloud Menghubungkan VM via SSH Pendahuluan Menghubungkan Virtual Machine (VM) yang baru Anda buat melalui client SSH dapat dengan mudah tetapi Anda perlu untuk membuat beberapa perubahan konfigurasi

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. cloud computing. Model penyebaran yang digunakan adalah private cloud dimana

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. cloud computing. Model penyebaran yang digunakan adalah private cloud dimana BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Perancangan Jaringan Cloud Computing Implementasi sistem cloud computing di CV. Ultra Engineering ditanamkan pada sebuah mesin server yang yang akan digunakan sebagai

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI DATA SERVER METODE KVM (KERNEL BASIS VIRTUAL MACHINE) DENGAN OPENVZ (CONTAINER/CT)

ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI DATA SERVER METODE KVM (KERNEL BASIS VIRTUAL MACHINE) DENGAN OPENVZ (CONTAINER/CT) ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI DATA SERVER METODE KVM (KERNEL BASIS VIRTUAL MACHINE) DENGAN OPENVZ (CONTAINER/CT) Alek Saputra Muhammad Afridal Sufadli Jurusan Teknik Informatika STMIK PalComTech Palembang

Lebih terperinci

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9 Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9 1 1. Kegiatan Belajar 2: Memahami Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9 1) Pendahuluan Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi jaringan Redhat

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS komputer/ laptop/ netbook anda. 2. Pastikan Harddisk dan DVD-ROM sudah terdeteksi

Lebih terperinci

INSTALASI PC SERVER INSTALASI & KONFIGURASI SSH. Ardi Maharta / Heri Widayat /

INSTALASI PC SERVER INSTALASI & KONFIGURASI SSH. Ardi Maharta / Heri Widayat / INSTALASI PC SERVER INSTALASI & KONFIGURASI SSH Ardi Maharta / 11520244013 Heri Widayat / 11520244040 13 A. Kompetensi a. Instalasi dan Konfigurasi SSH B. Sub Kompetensi a. Mengetahui cara instalasi debian

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS anda 2. Pastikan Harddisk dan CD-ROM sudah terdeteksi 3. Rubah urutan booting

Lebih terperinci

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER 2012/ 2013 NAMA NIM ASISTEN KELAS BAB Ke- F. Akmal Subarkah :... 12523151 :.. :.. G1 :.. I :.. BAB I SISTEM OPERASI GNU / LINUX Assalamualaikum Wr. Wb. Pada tugas pertama

Lebih terperinci

SPESIFIKASI YANG DISARANKAN Processor Pentium 133 Pentium 166 RAM 128 MB 256 MB Harddisk 2 GB dengan space bebas minimal 1 GB SPESFIKASI MINIMUM

SPESIFIKASI YANG DISARANKAN Processor Pentium 133 Pentium 166 RAM 128 MB 256 MB Harddisk 2 GB dengan space bebas minimal 1 GB SPESFIKASI MINIMUM 1 Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan Windows 2000 Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat mempengaruhi kinerja mesin server. Pemahaman

Lebih terperinci

MODUL INSTALLASI LINUX UBUNTU SERVER

MODUL INSTALLASI LINUX UBUNTU SERVER MODUL INSTALLASI LINUX UBUNTU SERVER Pada dasarnya instalasi Ubuntu Server dengan versi desktop sama mudahnya. Hanya saja pada versi server kita menggunakan antarmuka berbasis teks, tidak seperti versi

Lebih terperinci

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS

Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS I. Tahapan Install ClearOS Pilih Local CDROM karena proses instalasi a. Seting boot Priority yang pertama adalah CD/DVD Room pada BIOS menggunakan CD Drive. h. Memilih tipe instalasi b. Masukkan CD Installer

Lebih terperinci

Awali.org & Awali.or.id

Awali.org & Awali.or.id Awali.org & Awali.or.id #awali@irc.dal.net Disusun Oleh : Delly Andreas [ andreas@awali.org ] DASAR INSTALLASI & PENGGUNAAN ZENCAFE-1.4 I. PANDUAN DASAR INSTALLASI ZENCAFE-1.4 I.1. Siapkan CD Installer

Lebih terperinci

Sebelum melakukan instalasi Linux Ubuntu, kita lakukan instalasi VM VirtualBox dahulu. Berikut langkah langkahnya :

Sebelum melakukan instalasi Linux Ubuntu, kita lakukan instalasi VM VirtualBox dahulu. Berikut langkah langkahnya : Instalasi Linux Ubuntu pada VM VirtualBox Insani Ning Arum insani_arum@yahoo.com http://insani-arum.blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com

Lebih terperinci

INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE. PT.Technomatic Cipta Mandiri. IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124

INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE. PT.Technomatic Cipta Mandiri. IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124 INSTALLATION GUIDE PT.Technomatic Cipta Mandiri IT division: Jl. Cikutra Baru Raya No.2 Bandung-40124 Telp./Fax.: 022 70051771; 7219761 INSTALLATION GUIDE INSTALLATION GUIDE MailTracking merupakan sebuah

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI EYE OS MENGGUNAKAN METODE LOAD BALANCING DAN FAILOVER PADA JARINGAN PRIVATE CLOUD COMPUTING DENGAN LAYANAN IAAS DAN SAAS

IMPLEMENTASI EYE OS MENGGUNAKAN METODE LOAD BALANCING DAN FAILOVER PADA JARINGAN PRIVATE CLOUD COMPUTING DENGAN LAYANAN IAAS DAN SAAS IMPLEMENTASI EYE OS MENGGUNAKAN METODE LOAD BALANCING DAN FAILOVER PADA JARINGAN PRIVATE CLOUD COMPUTING DENGAN LAYANAN IAAS DAN SAAS TUGAS AKHIR Sebagai Persyaratan Guna Meraih Gelar Sarjana Strata 1

Lebih terperinci

INSTALASI LINUX SuSE 9.1

INSTALASI LINUX SuSE 9.1 INSTALASI LINUX SuSE 9.1 Dalam Instalasi server ini penulis menggunakan Operating System Linux S.u.S.E versi 9.1. Semua instalasi yang dilakukan disini melalui media CD-ROM bukan dari Floppy Disk. Persiapan

Lebih terperinci

1. Tutorial Setting mail-server pada windows 2003 server

1. Tutorial Setting mail-server pada windows 2003 server 1. Tutorial Setting mail-server pada windows 2003 server Kali ini saya akan membahas bagaimana caranya membuat mail server pada Sistem Operasi Windows 2003 Server. Alasan saya Kenapa menggunakan Windows

Lebih terperinci

4. Custom Setup. Klik Next. epentengker Page 1. kekeseen.wordpress.com

4. Custom Setup. Klik Next. epentengker Page 1. kekeseen.wordpress.com Virtual Box adalah software yang bisaa digunakan untuk melakukan ujicoba terhadap suatu Sistem Operasi sebelum akhirnya diinstall pada PC sesungguhnya. Dengan kata lain, Virtual Box adalah merupakan sebuah

Lebih terperinci

Cara Menginstall Ubuntu Dekstop bit Lewat Virtualbox

Cara Menginstall Ubuntu Dekstop bit Lewat Virtualbox Cara Menginstall Ubuntu Dekstop 14.04 32bit Lewat Virtualbox Oleh : David Adi Nugroho, 9 September 2014 20:00 XI-TKJ2 SMKN 7 SEMARANG 1. Siapkan perlengkapan untuk penginstalan berupa komputer / laptop

Lebih terperinci

Tutorial Installasi Red Hat Enterprise Linux 4 pada VMWare Server Console

Tutorial Installasi Red Hat Enterprise Linux 4 pada VMWare Server Console %:947, $ 8902 507,8 #0/,9390757 80 3: 5,/, ',70$07;074384 0 Oke, sebelumnya terima kasih karena telah mengunjungi blog saya di fajarsupernova.wordpress.com pastikan semua yang kamu perlukan tersedia seperti

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Cloud computing adalah suatu model komputasi, dimana sumber daya seperti

II. TINJAUAN PUSTAKA. Cloud computing adalah suatu model komputasi, dimana sumber daya seperti II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Cloud Computing Cloud computing adalah suatu model komputasi, dimana sumber daya seperti processor, storage, network, dan software menjadi abstrak dan diberikan sebagai layanan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. dapat dilakukan dengan memasukkan IP address sesuai dengan IP address yang telah

BAB IV PEMBAHASAN. dapat dilakukan dengan memasukkan IP address sesuai dengan IP address yang telah BAB IV PEMBAHASAN Pada bab pembahasan ini akan dibahas tentang hasil dari Kerja Praktek yang telah dibuat berdasarkan materi yang didapat dari berbagai buku sehingga terbentuk menjadi sebuah web dan dapat

Lebih terperinci

Instalasi Linux Ubuntu Server 7.10

Instalasi Linux Ubuntu Server 7.10 Instalasi Linux Ubuntu Server 7.10 Di dukung oleh : Portal Open Knowledge and Education http://oke.or.id Oleh : Robi Kasamuddin Email: masrebo@gmail.com Yahoo ID! : kasamuddin Lisensi Tutorial: Copyright

Lebih terperinci

1. Pendahuluan. 2. Memulai Instalasi

1. Pendahuluan. 2. Memulai Instalasi Panduan Instalasi 1. Pendahuluan Untuk memulai instalasi IGOS Nusantara, boot komputer dari media boot (CD, DVD, USB, hard disk atau jaringan) dimana komputer dapat mendukung tipe media boot tersebut.

Lebih terperinci

OLEH : NUR RACHMAT.

OLEH : NUR RACHMAT. MEMBANGUN JARINGAN KOMUNIKASI BERBASIS VOICE OVER INTERNET PROTOCOL PADA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER GLOBAL INFORMATIKA MULTI DATA PALEMBANG OLEH : NUR RACHMAT nur.rachmat@live.com

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Setelah melakukan perancangan sistem serta tampilan antarmuka, maka langkah selanjutnya ialah penginstalan server server yang akan digunakan dalam sistem

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan dan Perawatan Server

Panduan Penggunaan dan Perawatan Server Panduan Penggunaan dan Perawatan Server Spesifikasi Server HP Blade System dengan c3000 Rackmount 6U Case enclousure dan 2 x BL 465c G5 dengan spesifikasi per-server : Processor : AMD Opteron 2352 Memory

Lebih terperinci

Laporan Praktek Debian Server

Laporan Praktek Debian Server Laporan Praktek Debian Server 1. Instalasi Debian Melalui Virtual Box 2. Konfigurasi IP pada Debian 3. Konfigueasi DNS Server Debian 4. Konfigurasi Web Server Debian Oleh Riki Arjun Pratama Kelas XII TKJ

Lebih terperinci

Ghandie Kurnia Widi Lisensi Dokumen:

Ghandie Kurnia Widi  Lisensi Dokumen: Instalasi Linux Debian pada Virtual Machine (Mode GUI) Ghandie Kurnia Widi gandie.kw@gmail.com http://frekuensiinspirasi.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan,

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM 03 VIRTUALIZATION, DHCP, DNS

MODUL PRAKTIKUM 03 VIRTUALIZATION, DHCP, DNS MODUL PRAKTIKUM 03 VIRTUALIZATION, DHCP, DNS TUJUAN Setelah praktikum dilaksanakan, peserta praktikum diharapkan memiliki kemampuan 1. Membuat dan melakukan konfigurasi pada mesin virtual dengan menggunakan

Lebih terperinci

3. Proses pertama adalah memilih bahasa. Pilih bahasa yang menurut anda mudah untuk melanjutkan instalasi. Sebaiknya pilih bahasa inggris.

3. Proses pertama adalah memilih bahasa. Pilih bahasa yang menurut anda mudah untuk melanjutkan instalasi. Sebaiknya pilih bahasa inggris. Instalasi Debian 5 1. Boot komputer, laptop atau notebook pada BIOS harus diatur DVD-ROM yang booting pertama. Setelah itu masukkan DVD Debian 5.0 ke dalam DVD ROOM, lalu Simpan pengaturan pada BIOS. Tetapi

Lebih terperinci

Panduan Installasi Fedora 16 (Verne)

Panduan Installasi Fedora 16 (Verne) Fedora 16 Panduan Installasi Fedora 16 (Verne) Theliberty Catatan Berbisik Gambar 1: Grub2 Install or upgrade Fedora Pilihan untuk melakukan instalasi Fedora ataupun mengupgradenya. Troubleshooting Berisi

Lebih terperinci

Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text

Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text Installasi Linux SuSE 10.1 Basis Text Pendahuluan Persiapkan semua kebutuhan yang akan digunakan untuk proses instalasi. Semua master SuSE Linux versi 10.1 harus sudah berada di hadapan Anda. Paket SuSE

Lebih terperinci

Akses Remote Database via Internet

Akses Remote Database via Internet Akses Remote Database via Internet Konfigurasi network sederhana sebuah kantor perusahaan UKM kurang lebih mirip seperti yang ada digambar berikut, tidak harus wirelss network, bisa juga kabel LAN. Salah

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN JARINGAN Proses menganalisa sistem merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam membangun sebuah system. Analisa system adalah proses menguraikan beberapa informasi

Lebih terperinci

Tugas Teknologi Open Source

Tugas Teknologi Open Source Nama : Didit Jamianto NIM : 14111095 Kelas / Prodi : 22 / TI Tugas Teknologi Open Source Soal 1. Apa yang dimaksud dengan server Virtualization? 2. Bandingkan dengan beberapa server Virtualization berikut

Lebih terperinci

Proses booting saat instalasi Endian firewall

Proses booting saat instalasi Endian firewall L1 LAMPIRAN Instalasi Endian Firewall. Pada server sistem operasi yang digunakan adalah Endian firewall yang merepukan distribusi berbasis Linux, yang berfungsi sebagai firewall dan proxy. Endian firewall

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Permasalahan Dari hasil wawancara dan observasi objek penelitian maka ditemukan beberapa permasalahan yang muncul, diantaranya : a) Terdapat

Lebih terperinci

VIRTUALISASI KOMPUTER DENGAN ORACLE VM VIRTUAL BOX

VIRTUALISASI KOMPUTER DENGAN ORACLE VM VIRTUAL BOX VIRTUALISASI KOMPUTER DENGAN ORACLE VM VIRTUAL BOX Powered By PENGENALAN ORACLE VM VIRTUAL BOX VM atau Virtual Machine adalah suatu tool yang memungkinkan suatu sistem operasi dijalankan di dalam sistem

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Tahap Pembangunan Sistem 4.1.1. Implementasi Windows Server 2012 R2 Pada tahap pertama, penulis menggunakan Windows Server 2012 R2 sebagai sistem operasi pada server utama,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Analisa Analisa yang penulis lakukan adalah memberikan ilustrasi berupa gambaan umum, keadaan saat ini dan kendala yang dihadapi sebagai berikut: 3.1.1 Gambaran

Lebih terperinci

Panduan Installasi Linux Ubuntu Desktop LTS (Lucid Lynx)

Panduan Installasi Linux Ubuntu Desktop LTS (Lucid Lynx) Panduan Installasi Linux Ubuntu Desktop 10.04.3 LTS (Lucid Lynx) Pada tanggal 29 April 2010, tim Ubuntu telah merilis versi terbaru dari distronya, yakni Ubuntu 10.04 LTS dengan nama kode Lucid Lynx. Sistem

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... vii KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... xvii BAB I PENDAHULUAN...

DAFTAR ISI. ABSTRAK... vii KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... xvii BAB I PENDAHULUAN... DAFTAR ISI ABSTRAK... vii KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... xvii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Perumusan Masalah... 3

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012

LAMPIRAN. Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012 LAMPIRAN Lampiran I. Instalasi Hyper-V 2012 R2 Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012 R2 Server. Setelah itu, boot server pada sistem operasi baru. Jika layar seperti pada

Lebih terperinci

Standard Operating Procedure

Standard Operating Procedure Standard Operating Procedure -Instalasi Cyberindo Diskless- Versi 08062015 Panduan ini dikhususkan untuk penggunaan oleh teknisi CyberIndo dan kalangan internal Garena Index Halaman Bagian 1: Pengaturan

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 PERALATAN YANG DIBUTUHKAN Pada tahap ini dilakukan implementasi sistem yang meliputi spesifikasi sistem untuk perangkat keras dan perangkat lunak pada sistem jaringan

Lebih terperinci

Pertemuan 1. Riza Kurniawan Ahmad Wildan L Kelas G _ Pendidikan Teknik Informatika

Pertemuan 1. Riza Kurniawan Ahmad Wildan L Kelas G _ Pendidikan Teknik Informatika Pertemuan 1 Debian dan SSH Riza Kurniawan 11520244024 Ahmad Wildan L 11520244034 Kelas G _ Pendidikan Teknik Informatika 2013 U N I V E R S I T A S N E G E R I Y O G Y A K A R T A Pertemuan 1 Revisi :

Lebih terperinci

Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect

Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect Instalasi Aplikasi server Menggunakan ClarkConnect Prakata ClarkConnect adalah Software yang mudah digunakan untuk membangun dan mengatur server dedicated dan Gateway Internet Tutorial Instalasi ini akan

Lebih terperinci

agakbab13. Tentang Installasi

agakbab13. Tentang Installasi agakbab13. Tentang Installasi Tidak ada perubahan terjadi pada komputer Anda sampai anda mengklik tombol Next. Jika Anda keluar dari proses installasi setelah proses tersebut, sistem Fedora Core akan menjadi

Lebih terperinci

MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER

MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER MODUL PRAKTEK DEBIAN SERVER Dibuat oleh : Yudi Firman Santosa, S.T. Dipersiapkan untuk Latihan Siswa Praktek Ujian Nasional 2013 Internet PC Client Switch Server Gateway Perencanaan Debian Server untuk

Lebih terperinci

Gambar 3.1 Perancangan Sistem

Gambar 3.1 Perancangan Sistem BAB III PERANCANGAN SISTEM Bab ini akan membahas tentang perancangan sistem monitoring yang terbagi menjadi dua bagian, sistem bagian pertama adalah objek yang akan dimonitor, sistem bagian kedua merupakan

Lebih terperinci

Konfigurasi IP Address berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP Address:

Konfigurasi IP Address berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP Address: LAMPIRAN A : Konfigurasi IP Address pada Site Jakarta Konfigurasi IP Address berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP Address: 1. Klik hyperlink Manage Network Connections pada applet Net work

Lebih terperinci

Akses Remote Database via Internet

Akses Remote Database via Internet Akses Remote Database via Internet Konfigurasi network sederhana sebuah kantor perusahaan UKM kurang lebih mirip seperti yang ada digambar berikut, tidak harus wirelss network (seperti gambar), bisa juga

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini akan dijelaskan tahapan implementasi dengan menjelaskan proses proses instalasi perangkat lunak penunjang VoIP, mulai dari instalasi VirtualBox berikut dengan

Lebih terperinci

PERCOBAAN 10 CLOUD COMPUTING (Network Attached Storage)

PERCOBAAN 10 CLOUD COMPUTING (Network Attached Storage) PERCOBAAN 10 CLOUD COMPUTING (Network Attached Storage) 12.1 TUJUAN PEMBELAJARAN: Mengenalkan pada mahasiswa tentang konsep cloud computing Mengenalkan pada mahasiswa tentang konfigurasi FreeNAS pada jaringan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sebuah instansi perguruan tinggi, terutama yang memiliki jumlah mahasiswa dan karyawan yang banyak, kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi sudah menjadi kebutuhan

Lebih terperinci

[HOW TO SETUP AX SERVER]

[HOW TO SETUP AX SERVER] 2012 Documentation only, S.Kom, MM [HOW TO SETUP AX SERVER] How and step by step configuration for ax server, including active directory domain controller, sql server, and ax applications Contents BAB

Lebih terperinci

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 364 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Oktober 2004 Sinopsis singkat:

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 364 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Oktober 2004 Sinopsis singkat: Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 364 hlm Harga: Rp 42.800 Terbit pertama: Oktober 2004 Sinopsis singkat: Sesuai dengan judul buku ini yaitu Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Microsoft Windows, buku

Lebih terperinci

MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION. Oleh : IWAN SETIAWAN NRP :

MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION. Oleh : IWAN SETIAWAN NRP : MAKALAH MEMBANGUN JARINGAN TANPA HARDDISK DENGAN THINSTATION Oleh : IWAN SETIAWAN NRP : 7404030048 JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Lebih terperinci

BAB 1 Instalasi Redhat Linux 7.2

BAB 1 Instalasi Redhat Linux 7.2 BAB 1 Instalasi Redhat Linux 7.2 1. Tujuan : Tujuan dari praktikum ini adalah : 1. Siswa mengetahui proses instalasi linux 2. Siswa memahami struktur direktori linux 3. Mengetahui perintah-perintah dasar

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dengan perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut adalah spesifikasi

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dengan perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut adalah spesifikasi 105 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1. Implementasi Dalam implementasi, sistem solusi yang dikembangkan dibangun dengan perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut adalah spesifikasi minimum sistem

Lebih terperinci

MODUL 3 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. DHCP Server. Oleh: Nani Setyo Wulan S.Pd. Nelyetti S.Kom.

MODUL 3 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. DHCP Server. Oleh: Nani Setyo Wulan S.Pd. Nelyetti S.Kom. MODUL 3 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN DHCP Server Oleh: Nani Setyo Wulan S.Pd. Nelyetti S.Kom. JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN PERSIAPAN AKADEMI KOMUNITAS SOLOK SELATAN PDD POLITEKNIK NEGERI PADANG

Lebih terperinci

Load Balancing Sambungan ke Internet dan Monitoring Jaringan

Load Balancing Sambungan ke Internet dan Monitoring Jaringan Load Balancing Sambungan ke Internet dan Monitoring Jaringan Onno W. Purbo Dalam operasi jaringan, ada banyak hal yang sering kali membuat pusing kepala kita sebagai administrator jaringan. Hal yang paling

Lebih terperinci

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu.

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu. TUGAS AOK BAB OS 1. Windows Server 2008 Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut

Lebih terperinci

ANALISIS PERANCANGAN DEDICATED WEBSERVER BERBASIS CLOUD COMPUTING NASKAH PUBLIKASI

ANALISIS PERANCANGAN DEDICATED WEBSERVER BERBASIS CLOUD COMPUTING NASKAH PUBLIKASI ANALISIS PERANCANGAN DEDICATED WEBSERVER BERBASIS CLOUD COMPUTING NASKAH PUBLIKASI disusun oleh Bil muammar 09.11.3371 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA

Lebih terperinci

Tuturial Dual Boot Windows - Linux. Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP :

Tuturial Dual Boot Windows - Linux. Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP : Tuturial Dual Boot Windows - Linux Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP : 5214100143 i Daftar Isi 1. Vitual Box, Windows, Linux 1 2. Menginstall Windows pada Virtual Box... 1 3. Menginstall Linux dengan dual

Lebih terperinci

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ADMINISTRASI SERVER DEB-003 STRUKTUR MODUL ADMINISTRASI LINUX DEBIAN SQUEEZE DASAR-DASAR JARINGAN DEB.

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ADMINISTRASI SERVER DEB-003 STRUKTUR MODUL ADMINISTRASI LINUX DEBIAN SQUEEZE DASAR-DASAR JARINGAN DEB. STRUKTUR MODUL ADMINISTRASI LINUX IAN SQUEEZE KODE MODUL -001-002 NAMA MODUL DASAR-DASAR JARINGAN SISTEM OPERASI Rev. 1-51 URAIAN UNIT Tujuan Belajar Setelah mempelajari modul unit ini, diharapkan peserta

Lebih terperinci

Konfigurasi Server ipat

Konfigurasi Server ipat Konfigurasi Server ipat Konfigurasi Server ipat tidak terlalu sulit, bahkan cenderung sangat mudah sekali. Proses konfigurasi menggunakan interface Web sehingga cukup friendly bagi merekayang terbiasa

Lebih terperinci

2. Pilih Bahasa yang ingin Digunakan, option Bahasa disini saya Gunakan Bahasa ENGLISH

2. Pilih Bahasa yang ingin Digunakan, option Bahasa disini saya Gunakan Bahasa ENGLISH 1. Pilih Install lalu Tekan Tombol ENTER 2. Pilih Bahasa yang ingin Digunakan, option Bahasa disini saya Gunakan Bahasa ENGLISH 3. Selanjutnya Pemiihan Negara atau territorial Area, karna INDONESIA tidak

Lebih terperinci

Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1

Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1 Melakukan instalasi sistem operasi Dasar Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas X Semester 1 DEPAN PETA KEDUDUKAN KOMPETENSI Dasar Kejuruan Level I ( Kelas X ) Level II ( Kelas XI ) Level III ( Kelas XII ) Merakit

Lebih terperinci