9.1 Menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan satu router

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "9.1 Menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan satu router"

Transkripsi

1 PRAKTIKUM 9 JARINGAN NIRKABEL SIMULASI SETTING DAN KONFIGURASI ROUTER CISCO DENGAN CISCO PAKET TRACER 9.1 Menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan satu router Untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda, kita memerlukan sebuah rounting, dan alatnya tersebut bernama router. Secara teoristis memang demikian, dan sekarang disini kita akan mencoba untuk membangun sebuah jaringan yang berbeda dengan satu router. Pertama, untuk membangun sebuah jaringan disini kita HANYA menggunakan simulasi dengan PAKET TRACER Selanjutnya, ikuti langkah berikut ini ; Buka Paket Tracer Anda Masukan dua buah switch, satu buah router, dan empat buah komputer Letakan dua komputer disebelah kiri dan dua komputer disebelah kanan Letakan satu switch disebelah kiri dan satu switch disebelah kanan Letakkan router di bagian tengah Gunakan kabel straight untuk menghubungkan masing-masing komputer dengan switch Gunakan kabel straight untuk menghubungkan masing-masing switch dengan router Setting IP Address Router : Buka confiq router anda

2 Pada FastEthernet 0/0 Isikan IP Address : /24 Pada FastEthernet 0/1 Isikan IP Address : /24 Setting IP Address Komputer : Untuk Jaringan (jaringan sebelah kiri) Buka confiq komputer anda masukan IP Address : /24dan 0.3 /24 Klik Setting, Lihat Label Gateway, kemudian Masukan IP Address : (Gateway adalah IP Address dari router ( ) yang menghubungkan antar router dengan Untuk Jaringan Buka conifiq komputer anda masukan IP Address : dan 1.3 Klik Setting, Lihat Label Gateway, kemudian Masukan IP Address : (Gateway adalah IP Address dari router ( ) yang menghubungkan antar router dengan Testing : Untuk melakukan pengecekan apakah dua jaringan tersebut sudah dapat berkomunikasi, silahkan lakukan ping dari IP ke Selamat mencoba Untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda, kita memerlukan sebuah rounting, dan alatnya tersebut bernama router. Secara teoristis memang demikian, dan sekarang disini kita akan mencoba untuk membangun sebuah jaringan yang berbeda dengan satu router. Pertama, untuk membangun sebuah jaringan disini kita HANYA menggunakan simulasi dengan PAKET TRACER Selanjutnya, ikuti langkah berikut ini ; Buka Paket Tracer Anda

3 Masukan dua buah switch, satu buah router, dan empat buah komputer Letakan dua komputer disebelah kiri dan dua komputer disebelah kanan Letakan satu switch disebelah kiri dan satu switch disebelah kanan Letakkan router di bagian tengah Gunakan kabel straight untuk menghubungkan masing-masing komputer dengan switch Gunakan kabel straight untuk menghubungkan masing-masing switch dengan router Setting IP Address Router : Buka confiq router anda Pada FastEthernet 0/0 Isikan IP Address : /24 Pada FastEthernet 0/1 Isikan IP Address : /24 Setting IP Address Komputer : Untuk Jaringan (jaringan sebelah kiri) Buka confiq komputer anda masukan IP Address : /24dan 0.3 /24 Klik Setting, Lihat Label Gateway, kemudian Masukan IP Address : (Gateway adalah IP Address dari router ( ) yang menghubungkan antar router dengan Untuk Jaringan Buka conifiq komputer anda masukan IP Address : dan 1.3 Klik Setting, Lihat Label Gateway, kemudian Masukan IP Address : (Gateway adalah IP Address dari router ( ) yang menghubungkan antar router dengan Testing : Untuk melakukan pengecekan apakah dua jaringan tersebut sudah dapat berkomunikasi, silahkan lakukan ping dari IP ke Selamat mencoba 9.2. Konfigurasi Router dalam jaringan sederhana Sekarang kita akan mencoba mengkonfigurasi router dalam jaringan yang sederhana. Jaringan yang saya buat di sini terdiri dari 3 buah router dengan masing-masing router memiliki konfigurasi IP sebagai berikut. Router 2 (Jaringan A : /24) Router 0 (Jaringan B : /24) Router 3 (Jaringan C : /24)

4 Jaringan antar router 0 dan router 2 : /24 Jaringan antar router 0 dan router 3 : /24 Dalam tutorial Setting router ini, jaringan yang dibuat akan menggunakan routing static. Routing static maksudnya, kita membuat sendiri routing table-nya dan disimpan ke dalam memory router. Routing yang lain adalah dynamic routing. Dengan routing dynamic, kita lebih mudah dalam mengkonfigurasi router. Secara default, router cisco telah memiliki algoritma routing seperti RIP, EGP, BGP, dsb. yang telah tersimpan ke dalam memory. Administrator hanya tinggal memilih algoritma mana yang ingin digunakan. Routing static sesuai digunakan untuk jaringan dengan skala yang kecil sedangkan dynamic routing sesuai dengan jaringan dengan skala besar. Untuk jaringan dengan skala kecil, administrator jaringan lebih mudah memasukkan routing table karena hanya sedikit router yang digunakan. Sedangkan untuk jaringan dengan skala besar, dibutuhkan ketelitian yang tinggi karena banyaknya route untuk menghubungkan jaringan. Berikut ini adalah command yang diberikan untuk router 0 Router>enable *masuk ke privilege administrator Router#configure terminal *masuk ke config

5 Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z. Router(config)#interface fastethernet 0/0 *memilih interface FE 0/0 Router(config-if)#ip address *setting IP dan subnet *mengaktifkan port FE Router(config)#interface fastethernet 1/0 Router(config-if)#ip address Router(config)#interface fastethernet 1/1 Router(config-if)#ip address Router(config)#ip route *memasukkan routing table Router(config)#ip route Router(config)#^Z *tekan ctrl+z untuk keluar dari config Router# Command pada Router 2 Router>enable Router#configure terminal Router(config)#interface fastethernet 0/0 Router(config-if)#ip address Router(config)#interface fastethernet 0/1 Router(config-if)#ip address Router(config)#ip route Router(config)#^Z Command pada Router 3 Router>enable Router#configure terminal Router(config)#interface fastethernet 0/0 Router(config-if)#ip address Router(config)#interface fastethernet 0/1 Router(config-if)#ip address Router(config)#ip route Router(config)#^Z Router#

6 Router siap dihubungkan dengan komputer. Masukkan alamat IP komputer sesuai dengan jaringannya. Berikut ini adalah contoh IP address untuk jaringan di atas. Jaringan A (sebelah kiri) IP Address : Netmask : Gateway : Jaringan B (tengah) IP Address : Netmask : Gateway : Jaringan C (kanan) IP Address : Netmask : Gateway : Selamat Mencoba. Tangkap hasil Testing dan beri penjelasan dari Hasil Praktikum ditulis dengan menggunakan MS.WORD dan settakan file rancangan, kirim file dalam bentuk.zip file dengan Subjek : Parktikum 9 Jaringan Nirkabel oleh [Nomor Mahasiswa]+[Nama Mahasiswa] dan dikirim ke alamat Paling lambat 1 minggu setelah Praktikum ini

LINUX. Gambar 1. Komunikasi antar jaringan membutuhkan penghubung (Router)

LINUX. Gambar 1. Komunikasi antar jaringan membutuhkan penghubung (Router) MODUL 2 ROUTING DASAR KONEKSI ANTAR JARINGAN DENGAN ROUTER LINUX TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Memahami konsep koneksi antar jaringan. 2. Memahami konsep gateway. 3. Memahami konsep koneksi antar jaringan dengan

Lebih terperinci

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

A. TUJUAN PEMBELAJARAN A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami dan mampu melakukan konfigurasi jaringan wireless menggunakan router wireless atau access point (AP). 2. Memahami dan mampu melakukan konfigurasi jaringan wireless menggunakan

Lebih terperinci

seth 132.96.11.2 0:80:ad:17:96:34 132.96.11.3 0:20:4c:30:29:29 anubis 132.96.36.5 0:80:ad:a7:a3:81 Gambar Jaringan TCP/IP

seth 132.96.11.2 0:80:ad:17:96:34 132.96.11.3 0:20:4c:30:29:29 anubis 132.96.36.5 0:80:ad:a7:a3:81 Gambar Jaringan TCP/IP Dasar Routing Routing Lansung dan Tidak Langsung Seperti telah disebutkansebelumnya, proses pengiriman datagram IP selalu menggunakan tabel routing. Tabel routing berisi informasi yang diperlukan untuk

Lebih terperinci

Instalasi Jaringan Extended Service Set (ESS)

Instalasi Jaringan Extended Service Set (ESS) Instalasi Jaringan Extended Service Set (ESS) Wahyu Novitasari Wahyu Novitasari http://nobbitaadja.blogspot.com/ Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan

Lebih terperinci

Jaringan Komputer Lanjut 1

Jaringan Komputer Lanjut 1 Jaringan Komputer Lanjut 1 Chapter 1 NAT Berfungsi untuk menterjemahkan dari private menjadi public address, perbedaan utama antara NAT, PAT dan Proxy adalah NAT hanya menterjemahkan sedangkan proxy adalah

Lebih terperinci

Silakan mendownload Gammu nya terlebih dahulu di http://www.4shared.com/file/loczfdhn/gammu-setup.html

Silakan mendownload Gammu nya terlebih dahulu di http://www.4shared.com/file/loczfdhn/gammu-setup.html TUTORIAL LENGKAP MEMBANGUN SMS GATEWAY DENGAN GAMMU DAN MYSQL Ditulis oleh : Gandhi - Kamis,31 Maret 2011 04:28:55 Anda ingin membuat web yang berisi layanan SMS gratis seperti yang ada di website sms-online.web.id?,

Lebih terperinci

Fingerprint Identification System

Fingerprint Identification System Fingerprint Identification System Panduan Untuk Pengguna 1 Daftar Isi 1. Langkah Awal... 5 1.1 Hal yang harus diperhatikan....5 1.2 Konsep Dasar... 5 1.2.1 Pendaftaran User... 5 1.2.2 Verifikasi user...

Lebih terperinci

http://3tell.stptrisakti.net Dibangun dengan menggunakan Course Management System Tutorial singkat bagi Pengajar

http://3tell.stptrisakti.net Dibangun dengan menggunakan Course Management System Tutorial singkat bagi Pengajar http://3tell.stptrisakti.net Dibangun dengan menggunakan Course Management System Tutorial singkat bagi Pengajar 1 MASUK KE SYSTEM 3TELL 1. Login ke http://3tell.stptrisakti.net/. Klik Login pada sisi

Lebih terperinci

Outline Tugas Akhir Jaringan Komputer Program Studi Teknik Komputer AMIK BSI

Outline Tugas Akhir Jaringan Komputer Program Studi Teknik Komputer AMIK BSI Outline Tugas Akhir Jaringan Komputer Program Studi Teknik Komputer AMIK BSI Lembar Judul Tugas Akhir Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah Lembar

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH. Didalam jaman komputer sekarang ini program aplikasi seperti ini sangat

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH. Didalam jaman komputer sekarang ini program aplikasi seperti ini sangat BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Analisa Masalah Didalam jaman komputer sekarang ini program aplikasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan dan organisasi yang bekerja dengan database

Lebih terperinci

Dokumentasi Aplikasi RUP

Dokumentasi Aplikasi RUP Dokumentasi Aplikasi RUP Daftar Isi Login... 1 Logout... 1 Ganti Profile... 2 Melihat Kode Satuan Kerja... 4 Unduh / Download File RUP... 5 Unggah File RUP... 7 Tambah Member... 9 Reset password... 10

Lebih terperinci

PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK

PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK A. INSTALASI Sistem Server Smart Display terdiri dari 1 Perangkat PC Server dan Dua atau lebih Perangkat Smart Display Android Sebagai Client. Prosedur Konfigurasi

Lebih terperinci

Cara membuat Label Gambar, Persamaan, dan Tabel, serta Lampiran pada Office 2003

Cara membuat Label Gambar, Persamaan, dan Tabel, serta Lampiran pada Office 2003 Cara membuat Label Gambar, Persamaan, dan Tabel, serta Lampiran pada Office 2003 Ini tips yang saya buat, silahkan gunakan bagi yang merasa membutuhkannya. Namun jika anda ingin menyebarkannya ke orang

Lebih terperinci

Berbagai Aktivitas yang terdapat pada Tuton Generasi kedua

Berbagai Aktivitas yang terdapat pada Tuton Generasi kedua Berbagai Aktivitas yang terdapat pada Tuton Generasi kedua Pada Tuton generasi kedua terdapat lebih banyak aktivitas atau sumber yang dapat digunakan sebagai media belajar bagi mahasiswa. A. Penambahan

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL KORPORAT

LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL KORPORAT DAFTAR ISI DAFTAR ISI...1 LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL KORPORAT...2 I. CARA PENGAKSESAN EMAIL...2 II. CARA MELIHAT EMAIL...4 III. CARA MEMBUAT EMAIL / PESAN BARU...6 LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGUSULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) SECARA ONLINE

PEDOMAN PENGUSULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) SECARA ONLINE PANDUAN PENGGUNAAN SIMLITABMAS MAHASISWA PENGUSUL PEDOMAN PENGUSULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) SECARA ONLINE DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Sistem Informasi Terpadu

Sistem Informasi Terpadu Lecturer s Guide Panduan Dosen Panduan Penggunaan Portal Akademik Universitas Gadjah Mada Sistem Informasi Terpadu Universitas Gadjah Mada DAFTAR ISI Sistem Informasi Terpadu 0 DAFTAR ISI 1 1 Tentang Portal

Lebih terperinci

Artikel tentang How to work data yang penulis buat pada tahun 2001

Artikel tentang How to work data yang penulis buat pada tahun 2001 Artikel tentang How to work data yang penulis buat pada tahun 2001 Deris Stiawan Introductions Teknologi Jaringan computer dan internet saat ini telah merasuk hamper ke seluruh segi kehidupan. Sangant

Lebih terperinci

HP Photosmart C5100 All-in-One series. Panduan Dasar

HP Photosmart C5100 All-in-One series. Panduan Dasar HP Photosmart C5100 All-in-One series Panduan Dasar HP Photosmart C5100 All-in-One series Panduan Dasar 2006 Hewlett-Packard Development Company, L.P. Adobe dan Logo Acrobat adalah merk dagang Adobe Systems

Lebih terperinci

PANDUAN PENGGUNA ELISA

PANDUAN PENGGUNA ELISA UNIVERSITAS GADJAH MADA PANDUAN PENGGUNA ELISA (UNTUK DOSEN) UNIT PENGEMBANGAN BAHAN KULIAH BERBASIS TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI GEDUNG PUSAT UGM SAYAP SELATAN LANTAI 3 RUANG S3-45 YOGYAKARTA 2011 DAFTAR

Lebih terperinci

TUTORIAL SIADPA KIPA (KEUANGAN PERKARA)

TUTORIAL SIADPA KIPA (KEUANGAN PERKARA) TUTORIAL SIADPA KIPA (KEUANGAN PERKARA) I. PENGANTAR 1.1. Uraian singkat Aplikasi Sistem Administrasi Keuangan Perkara Kepaniteraan Pengadilan Agama disingkat SIADPA-KIPA adalah bagian dari Sistem Administrasi

Lebih terperinci

Panduan Pengguna VPS FXPRIMUS

Panduan Pengguna VPS FXPRIMUS 1.1 Tinjauan Umum Panduan Pengguna VPS FXPRIMUS FXPRIMUS menawarkan bagi penggunanya kemampuan untuk menjalankan MetaTrader di awan Linux kami yang terspesialisasi. Setiap MetaTrader berjalan di dalam

Lebih terperinci

Faktor Bentuk Kecil-Dell OptiPlex 3020 Panduan Pemilik Komputer

Faktor Bentuk Kecil-Dell OptiPlex 3020 Panduan Pemilik Komputer Faktor Bentuk Kecil-Dell OptiPlex 3020 Panduan Pemilik Komputer Model Resmi: D08S Tipe Resmi: D08S001 Catatan, Perhatian, dan Peringatan CATATAN: CATATAN menunjukkan informasi penting yang membantu Anda

Lebih terperinci

SIPP Online. User Manual SIPP Online

SIPP Online. User Manual SIPP Online PETUNJUK PENGGUNAAN : Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP) Online BPJS Ketenagakerjaan, adalah : aplikasi untuk pengelolaan laporan mutasi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Buku ini

Lebih terperinci

MANAJEMEN DUA LINE ISP MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK PADA WARNET DAN GAMENET (Studi Kasus: Warnet dan Gamenet SPEED.NET Muntilan) Naskah Publikasi

MANAJEMEN DUA LINE ISP MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK PADA WARNET DAN GAMENET (Studi Kasus: Warnet dan Gamenet SPEED.NET Muntilan) Naskah Publikasi MANAJEMEN DUA LINE ISP MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK PADA WARNET DAN GAMENET (Studi Kasus: Warnet dan Gamenet SPEED.NET Muntilan) Naskah Publikasi diajukan oleh Fikky Armadia Putra 10.11.4613 Kepada SEKOLAH

Lebih terperinci

PANDUAN MENGGUNAKAN WEB INTRANET DAN E-MAIL PERUSAHAAN

PANDUAN MENGGUNAKAN WEB INTRANET DAN E-MAIL PERUSAHAAN PANDUAN MENGGUNAKAN WEB INTRANET DAN E-MAIL PERUSAHAAN URUSAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI ( UPTI ) BAGIAN PERENCANAAN PENGKAJIAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI PTP NUSANTARA V ( PERSERO ) 2011 1 I. PANDUAN

Lebih terperinci

Mengetik Skripsi/Tugas Akhir dengan Efektif

Mengetik Skripsi/Tugas Akhir dengan Efektif Mengetik Skripsi/Tugas Akhir dengan Efektif Oleh: Yuliazmi Jakarta 2006 http://yuli.bedeng.com Sepatah Kata Kendala yang sering dihadapi oleh mahasiswa saat mengetik tugas akhir adalah mengelola pengetikan

Lebih terperinci

Cara Mudah Membuat Aplikasi Windows dengan Microsoft Visual C++

Cara Mudah Membuat Aplikasi Windows dengan Microsoft Visual C++ Bab DATABASE Mengakses Database dengan ADO Database atau bisa juga disebut sebagai bank data, adalah sebuah sistem yang terdiri dari sebuah atau beberapa file. Database bisa terdiri dari beberapa tabel

Lebih terperinci

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI 2014 www.sistemrumahsakit.com DAFTAR ISI A. MENU PEMERIKSAAN... 4 B. MENU HASIL PEMERIKSAAN... 14 C. MENU TARIF RADIOLOGI...

Lebih terperinci

BlackBerry Internet Service. Versi: 4.5.1. Panduan Pengguna

BlackBerry Internet Service. Versi: 4.5.1. Panduan Pengguna BlackBerry Internet Service Versi: 4.5.1 Panduan Pengguna Diterbitkan: 2014-01-08 SWD-20140108163043169 Daftar Isi 1 Persiapan... 7 Tentang paket layanan pengiriman pesan untuk BlackBerry Internet Service...

Lebih terperinci