DAFTAR ISI. Keterangan. Ikhtisar Data Keuangan 1. Laporan Dewan Komisaris 3. Laporan Dewan Direksi 5. Visi dan Misi 7. Profil Perusahaan 8

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DAFTAR ISI. Keterangan. Ikhtisar Data Keuangan 1. Laporan Dewan Komisaris 3. Laporan Dewan Direksi 5. Visi dan Misi 7. Profil Perusahaan 8"

Transkripsi

1

2

3 DAFTAR ISI Keterangan Hal Ikhtisar Data Keuangan 1 Laporan Dewan Komisaris 3 Laporan Dewan Direksi 5 Visi dan Misi 7 Profil Perusahaan 8 Analisa dan Pembahasan Manajemen 16 Tata Kelola Perusahaan 18 Tanggung Jawab Komisaris dan Direksi atas Laporan Tahunan 31 Laporan Keuangan Konsolidasi 32

4 IKHTISAR DATA KEUANGAN TAHUN LAPORAN LABA RUGI (Dalam Jutaan Rupiah) Penghasilan 106,294 30,030 9,255 Beban langsung 100,680 24,673 3,059 Laba (Rugi) Usaha (4,298) Laba (Rugi) bersih LAPORAN POSISI KEUANGAN (Dalam Jutaan Rupiah) Total Aset 59,997 68,629 56,711 Total Liabilitas 31,667 37,668 25,903 Kepentingan Non Pengendali 265 4,629 4,521 Total Ekuitas 28,330 30,961 30,808 LABA PER SAHAM Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar) Laba (Rugi) bersih Per Saham (Rupiah Penuh) ANALISA RASIO Laba Bersih Terhadap Total Aset 0.90% 0.09% 0.28% Laba Bersih Terhadap Ekuitas 1.91% 0.21% 0.52% Rasio Lancar Total Liabilitas Terhadap Ekuitas % % 84.08% Total Liabilitas Terhadap Total Aset 52.78% 54.89% 45.68% MODAL KERJA BERSIH 10,091 13,080 6,089 1

5 KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh Persentasi kepemilikan PT Rimau Multi Investama ,26% Lainlain ( masingmasing dibawah ,74% 5%) 2

6 LAPORAN DEWAN KOMISARIS Para pemegang saham yang terhormat, Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan terima kasih kepada seluruh Pemegang Saham serta Stake Holder yang telah mempercayakan kepada kami selaku pengawas perseroan selama ini. Sejak terjadinya krisis ekonomi dunia yang dimulai pada tahun 2007 yang melanda di hampir seluruh perekonomian dunia termasuk Amerika, Eropa dan beberapa Negara di Asia, pemulihan telah secara berangsurangsur terjadi secara signifikan. Negara Cina adalah salah satu Negara yang pada saat itu memiliki kekuatan ekonomi yang mampu menopang sebagai penyeimbang krisis yang terjadi termasuk Indonesia sebagaiu salah satu Negara yang memiliki potensi sebagai penyelaras. Dalam tahun 2013 ini, perseroan telah mengalami perubahan pemegang saham utama dan pengendali dari PT. Centris MekarLestari menjadi PT. Rimau Multi Investama yang prosesnya telah dipublikasikan dan telah mendapatkan persetujuan dari pihak otoritas sehingga perseroan mulai melakukan terobosanterobosan baru di bidang usahanya dan telah menambahkan segmen industri melalui anak perusahaanya yaitu PT. Multi Mekar Lestari yang bergerak di bidang trading/ perdagangan hasil tambang yang antara lain adalah batubara. Diharapkan dalam waktu dekat perseroan bersama tim managemen yang baru dapat meningkatkan kinerjanya lebih baik lagi serta melanjutkan terobosanterobosan baru di bidang usahanya guna mendapatkan tingkat profitabilitas yang lebih baik bagi para pemegang saham perseroan. 3

7

8 LAPORAN DIREKSI Para Pemegang Saham yang terhormat, Pertumbuhan ekomoni Indonesia dalam tahun 2013 menurut catatan Bank Indonesia adalah sebesar 5,7% lebih rendah dari pada tahun sebelumnya. Hal ini antara lain disebabkan oleh tidak pastinya pasar keuangan serta menurunnya perekonomian global. Cadangan devisa hingga per 2013 tercatat sebesar US$ 99,38 Miliar, sedangkan kinerja IHSG selama tahun 2013 menurun sebesar / 0,98%. Untuk tahun 2014 diprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 6,4% 6,8%. Pertumbuhan ini diharapkan dari membaiknya perekonomian Amerika yang dapat berdampak pada pulihnya kinerja ekspor Indonesia. Rate Bank Indonesia sejak November 2013 hingga saat ini tetap sebesar 7,5% sedangkan IHSG periode JanuariMaret 2014 menunjukan pertumbuhan sebesar 11,56%. Peningkatan pendapatan ini diperoleh dari hasil perdagangan batu bara. Pendapatan Perseroan dalam tahun 2013 tercatat sebesar Rp. 106 Miliar, meningkat 3,5 x lipat dibandingkan dengantahun 2012 dan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp. 542 Juta, meningkat hampir 8,5 x lipat dibandingkan dengan laba tahun Seperti yang pernah disampaikan dalam Paparan Publik tahun 2013, bahwa Perseroan berencana untuk mengambil alih perusahaan pelayaran khususnya pengangkutan batu bara pada tahun 2014 ini, guna meningkatkan kinerja Perseroan yang lebih baik lagi. 5

9

10 VISI Menjadi perusahaan multinasional terkemuka yang dapat mencakup segmen industri yang baik terutama di bidang transportasi, perdagangan dan pertambangan, serta menjadi perusahaan yang terpercaya. MISI Memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan serta dapat meraih profitabilitas yang baik sehingga kepercayaan dan loyalitas pemegang saham pendiri dan publik pada khususnya dapat terpenuhi. Mengoptimalkan tingkat pengembalian modal untuk mendukung perusahaan dan meningkatkan nilai pemegang saham. Menyediakan kesempatan yang sama kepada semua karyawan, tanggung jawab dan pengembangan karir yang jelas. 7

11 PROFIL PERSEROAN Riwayat Singkat Perseroan PT. Centris MultiPersada Pratama Tbk. ( Perseroan ), didirikan pada tanggal 25 Juli 1989 berdasarkan akta Notaris Muchlis Munir, SH. No.61. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C24016.HT.01.Th.91 tanggal 21 Agustus 1991 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.44. Tambahan No.2460, tanggal 02 Juni Perubahan seluruh Anggran Dasar untuk disesuaikan dengan UndangUndang No. 1/1995 tentang Perseroan Terbatas dan UndangUndang No. 8 tanun 1995 tentang Pasar Modal, dengan Akta tertanggal 26 Juni 1998 No. 32 yang dibuat dihadapan Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, SH Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C HT Th.98, tanggal 21 Oktober 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 26 Tambahan No tanggal 28 Maret Perubahan seluruh Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan UndangUndang No. 40/2007 dengan Akta tertanggal 12 Juni 2009 No. 79 yang dibuat dihadapan Tse Min Suhardi, SH pengganti dari Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta Pusat, yang ditegaskan dengan Akta tertanggal 14 Mei 2010 No. 300, dibuat dihadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta Pusat dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya tertanggal 25 Mei 2010, No. : AHU AH Tahun 2010, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal 27 Mei 2011 No. 42, Tambahan No

12 Perubahan Anggaran Dasar terakhir dengan Akta tertanggal 27 Juni 2012 No. 33 yang dibuat dihadapan Recky Franky Limpele, SH Notaris di Jakarta Pusat, dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tertanggal 07 Agustus 2012 No. : AHU Perubahan Pengurus Perseroan terakhir dengan Akta tertanggal 07 Juni 2013 No. 1 yang dibuat oleh Recky Frengky Limpele, SH Notaris di Jakarta Pusat, dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tertanggal 12 Agustus 2013 No. AHUAH Pada tanggal 03 Januari 2013 telah terjadi transaksi jual beli atas (tiga puluh empat juta) saham biasa atas nama yang mewakili 62,96% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor dalam Perseroan yang dimiliki oleh PT Centris Mekar Lestari ( CML ) kepada PT Rimau Multi Investama ( RMI ) dengan harga Rp. 790, (tujuh ratus sembilan puluh rupiah) per saham, yang telah diumumkan dan dipublikasikan kepada masyarakat melalui surat kabar Harian Ekonomi Neraca pada tanggal 04 Januari Dengan demikian RMI telah menjadi Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan, dan pada tanggal 26 Februari 2013 RMI sebagai Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan melakukan penawaran tender wajib atas sebanyakbanyaknya (dua puluh juta) saham biasa yang dimiliki oleh pemegang saham publik yang ditawarkan atau mewakili 37,04% dengan harga penawaran tender sebesar Rp. 930, (sembilan ratus tiga puluh rupiah) per saham. Kegiatan Usaha Perseroan Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi usaha pengadaan jasa transportasi, perbengkelan, perakitan suku cadang dan perdagangan umum. Perseroan memulai kegiatan komersial tahun Penawaran Umum Saham Perseroan Pada tahun 1994, Perseroan menawarkan sahamnya kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp , per saham. Penawaran tersebut telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal (BAPEPAM) melalui Surat No.S1861/PM/1994 tanggal 11 Nopember Perseroan telah mencatatkan seluruh sahamnya pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 08 Desember

13 STUKTUR PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI PERSEROAN 80,26% PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk 10

14 PROFIL PENGURUS PERSEROAN Profil Dewan Komisaris Donny Petrus Pranoto Komisaris Utama Warga Negara Indonesia, Bachelor of Science di bidang Akuntansi dan juga Perbankan dari Philippines School of Business Administration (PSBA) Manila, Philippines. Menjabat sebagai komisaris Utama pada PT. Centris MultiPersada Pratama, Tbk sejak tahun Mempunyai pengalaman di bidang perbankan lebih dari 25 tahun. Selain jabatan tersebut beliau juga menjabat sebagai Direktur pada induk perusahaan (pemegang saham pengendali) PT. Rimau Multi Investama. Antonio Yatmiko Komisaris Warga Negara Indonesia, menjabat sebagai Komisaris PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk sejak tahun Mempunyai pengalaman dibidang pertambangan, trading dan shipping lebih dari 10 tahun. Selain jabatan tersebut beliau juga sebagai pemegang saham PT Rimau Multi Investama sebagai pemegang saham pengendali PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk. Ir. I. Anung Setyadi, MM Komisaris Independen Warga Negara Indonesia, Sarjana Kehutanan dengan spesialisasi Ekonomi Kehutanan dari Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Pasca Sarjana (S3) dibidang Managemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Komisaris Independen, sebelumnya pernah bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan di Kementerian Kehutanan. 11

15 Profil Direksi Vinsensius Direktur Utama Warga Negara Indonesia, Sarjana Teknik Industri dari Universitas Trisakti. Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Direktur Utama PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk dan juga menjabat sebagai Direktur di anak perusahaan PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk. Sundiarto Purnamadjaja Direktur Warga Negara Indonesia, Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti. Sejak tahun 2001 menjabat sebagai Direktur Keuangan PT. Centris MultiPersada Pratama Tbk. Bergabung dengan kelompok Centris tahun 1997 sebagai Financial Controller dan juga menjabat sebagai Direktur pada beberapa anak perusahaan PT. Centris MultiPersada Pratama Tbk. Sebelumnya beliau pernah bekerja sebagai auditor dan bekerja pada perusahaan bahan kimia. Suka Waluya Direktur Warga Negara Indonesia, Sarjana Teknik Pertambangan dari Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta. Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Direktur di PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk. Sebelumnya pernah bekerja di PT Wirabuana Prajaraya sebagai Project Manager di Pulau Bangka dan di PT Rimineco Geological dan Mining Services di Jakarta sebagai Senior Mining Engineer. Jerry Tan Siang Hup Direktur Warga Negara Singapura, adalah Direktur PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk. sejak Beliau memperoleh gelar Master of Business Administration dari Universitas Wolferhampton. Sebelum bergabung dengan PT Centris MultiPersada Pratama, Tbk, beliau bekerja di bidang pendidikan di Singapura. 12

16 Anak Perusahaan Perseroan Pemilikan Langsung PT. Multi Mekar Lestari PT. Adhi Cita Sarana PT. Bogor Adi Paradana PT. Botabek Central Taksi PT. Centris Wahana Taksi PT. Centris Metro Sarana PT. Centris Nusantara Transportasi PT. Centris Bandung Raya Lestari PT. Citra Pratama Inti Buana PT. Varia Indoperkasa Pratama PT. Vaya Interpersada PT. Triyasa Megaperkasa Plaza Centris Lt. 9, Jl. HR. Rasuna Said Kav. B5, Jakarta Selatan Pamulang,Tangerang Tidak Aktif Sawangan,Depok Tidak Aktif Depok Tidak Aktif Jakarta Tidak Aktif Jakarta Tidak Aktif Jakarta Tidak Aktif Bandung Tidak Aktif Bandung Tidak Aktif Medan Tidak Aktif Jakarta Tidak Aktif Jakarta Tidak Aktif Pemilikan Tidak Langsung PT. Sarana Palapa Raya PT. Ratax Armada Kantor Pusat Kantor Cabang Jakarta Tidak Aktif Jl. Kebayoran Lama No.12 Jakarta Plaza Centris Lt. 9. Jl. HR. Rasuna Said Kav. B5 Jakarta Telp (6221) Fax (6221) Jl. Majapahit No. 593, Semarang 13

17 STRUKTUR ORGANISASI Rapat Umum Pemegang Saham Dewan Komisaris Komite Audit Direktur Utama Sekretaris Perusahaan Audit Internal Direktur Marketing Direktur Operasional Direktur Keuangan Manager Marketing Manager Operasional Manager SDM Manager Keuangan Manager Akuntansi 14

18 PERISTIWA PENTING Peristiwaperistiwa penting Perseroan tahun 2013: Tanggal 03 Januari 2013 telah terjadi transaksi jual beli atas (tiga puluh empat juta) saham biasa atas nama yang mewakili 62,96% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor dalam Perseroan yang dimiliki oleh PT Centris MekarLestari ( CML ) kepada PT Rimau Multi Investama ( RMI ) dengan harga Rp. 790, (tujuh ratus sembilan puluh rupiah) per saham, yang telah diumumkan dan dipublikasikan kepada masyarakat melalui surat kabar Harian Ekonomi Neraca pada tanggal 04 Januari Dengan demikian RMI telah menjadi Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan. Tanggal 26 Februari 2013 RMI sebagai Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan melakukan penawaran tender wajib atas sebanyakbanyaknya (dua puluh juta) saham biasa yang dimiliki oleh pemegang saham publik yang ditawarkan atau mewakili 37,04% dengan harga penawaran tender sebesar Rp. 930, (sembilan ratus tiga puluh rupiah) per saham. 15

19 ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN KINERJA KEUANGAN Pendapatan Perseroan selama tahun 2013 sebesar Rp. 106,29 Miliar neningkat 3,5 x lipat dari pendapatan tahun Laba sebelum pajak per 31 Desember 2013 sebesar Rp. 797,6 Juta, sedangkan laba sebelum pajak per 31 Desember 2012 sebesar Rp. 143,76 Juta Laba bersih tercatat per 31 Desember 2013 sebesar Rp. 542,4 Juta dan laba bersih per 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp. 63,59 Juta. Peningkatan pendapatan ini disebabkan oleh masuknya usaha trading batu bara. Pertumbuhan Asset Total asset per 31 Desember 2013 adalah sebesar Rp. 59,997 Miliar, menurun sebesar Rp. 8,6 Miliar dibandingkan dengan total asset per 31 Desember PERBANDINGAN ASSET Deviasi Asset Lancar 23,637 24, % Asset Tidak Lancar 44,992 35, % Total Asset 68,629 59, % Liabilitas Demikian juga dengan total liabilitas, menurun sekitar Rp. 6 Miliar pada tahun 2013 dibandingkan dengan liabilitas tahun

20 PERBANDINGAN LIABILITAS Deviasi Liabilitas Lancar 10,556 14, % Liabilitas Tidak Lancar 27,112 17, % Total Liabilitas 37,668 31, % Beban Usaha Beban Usaha tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 7, 61% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Perbandingan beban usaha tahun tahun 2013 dengan tahun sebelumnya adalah sebagai berikut: PERBANDINGAN BEBAN USAHA Deviasi Umum dan Administrasi 1,694 1, % Gaji dan Kesejahteraan 3,519 3, % Total Beban Usaha 5,212 4, % RESIKO USAHA Usaha perdagangan batu bara yang dijalankan oleh anak perusahaan Perseroan memiliki resiko yang relatif signifikan, karena dalam menjalankan usaha anak perusahaan Perseroan menggunakan transportasi laut yang tidak akan luput dari keadaan cuaca dan bisa berdampak terhadap perubahan mutu, jumlah dan lainlain. Resiko lain yang mungkin terjadi adalah kemungkinan adanya perubahan peraturan dan regulasi pemerintah yang berkaitan dengan perdagangan hasil tambang. 17

21 TATA KELOLA PERUSAHAAN STUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK Sesuai ketentuan dalam Undangundang Perseroan Terbatas, Perseroan memiliki 3 (tiga) organ penting, yaitu : Rapat Umum Pemegang Saham Dewan Komisaris Direksi Masingmasing organ Perseroan memiliki tugas dan wewenang yang berbeda dan memiliki independensi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk kepentingan Perseroan. Jika dinilai perlu, Dewan Komisaris atau Direksi juga dapat membentuk unit atau komite yang berfungsi untuk membantu pelaksanaan tugas dan wewenang yang lebih efektif. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi, dengan batasan yang ditentukan dalam peraturan perundangundangan dan atau Anggaran Dasar Perseroan. Wewenang tersebut antara lain membuat putusan sebagai berikut : Perubahan Anggaran Dasar Perseroan ; Penggunaan Keuntungan Bersih Perseroan ; Pengangkatan dan Pemberhetian Dewan Komisaris dan Direksi ; Persetujuan Atas Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Dewan Komisaris dan Laporan Keuangan Perseroan ; Penetapan Jumlah dan Jenis Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ; Penunjukan Akuntan Publik ; Penggabungan, Peleburan atau Pemisahan Perseroan ; dan Dilakukannya Transaksi yang melebihi nilai tertentu dan Transaksi yang mengandung benturan kepentingan. RUPS terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa. RUPS Tahunan wajib diselenggarakan setiap tahun paling lambat 6 (enam) bulan setelah ditutupnya tahun buku Perseroan, sedangkan RUPS Luar Biasa dapat diadakan sewaktuwaktu sesuai kebutuhan. 18

22 DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris merupakan organ yang bertugas mengawasi Direksi dalam menetapkan kebijakan pengurusan Perseroan dan mengelola Perseroan. Dewan Komisaris juga bertugas memberikan nasehat dan rekomendasi kepada Direksi dalam menjalankan Perseroan. 1. Tugas dan Tanggung Jawab Secara umum, tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan antara lain adalah : Melakukan pengawasan atas resiko usaha Perseroan Melakukan pengawasan atas pelaksanaan prinsipprinsip tata kelola Perusahaan/ Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan kegiatan usaha ; dan Memberikan tangggapan, rekomendasi dan juga persetujuan, jika diperlukan, atas usulan dan rencana yang diajukan Direksi untuk melaksanakan strategi dan rencana pengembangan Perseroan. Dalam pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris melakukannya untuk kepentingan Perseroan dengan itikad baik, kehatihatian dan tanggung jawab sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Perundangundangan yang berlaku dan prinsipprinsip GCG. Dewan Komisaris merupakan suatu majelis dan setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak sendirisendiri. Komisaris Utama bertugas mengkoordinasikan berbagai kegiatan Dewan Komisaris. 2. Struktur dan Komposisi Dewan Komisaris Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari 3 (tiga) anggota, termasuk 1 (satu) diantaranya menjabat sebagai Komisaris Independen. Komisaris Independen memenuhi ketentuan independensi sebagai berikut : 1. Berasal dari luar Perseroan ; 2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Perseroan ; 3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, Komisaris, Direksi atau pemegang saham utama Perseroan ; dan 4. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan. 19

23 Sebagaimana diputuskan dalam RUPS Tahunan 2013 dan dimuat dalam akta Notaris no. 1 tanggal 07 Juni 2013, maka susunan Dewan anggota Komisaris adalah sebagai berikut : Nama Jabatan Afiliasi Donny Petrus Komisaris Utama Direktur PT Rimau Multi Pranoto Investama Antonio Yatmiko Komisaris Komisaris PT Rimau Resources Ir. I. Anung Setyadi, MM Komisaris Independen Masingmasing aggota Komisaris tidak memiliki hubungan keluarga dengan Komisaris lainnya. KomiteKomite Dewan Komisaris Komite Audit Pembentukan Komite Audit oleh Dewan Komisaris mengacu pada ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Komite Audit bertanggung jawab mengawasi dan memberi saran kepada Dewan Komisaris tentang efektivitas mekanisme pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan internal dan eksternal yang berlaku, termasuk peraturan OJK, serta melaksanakan tugas lain yang diminta oleh Dewan Komisaris. 1. Tugas dan tanggung jawab Sesuai dengan ketentuan dari OJK, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut : a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas, antara lain : Laporan Keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan ; b. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundangundangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan ; c. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikannya. d. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee ; e. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal. f. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan management resiko yang dilakukan oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau resiko dibawah Dewan Komisaris ; 20

24 g. Menelaah masukan yang bekaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan ; h. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait adanya potensi benturan kepentingan Perseroan ; dan i. Menjaga kerahasian dokumen, data dan informasi Perseroan. 2. Masa Jabatan Komite Audit Pengangkatan Anggota Komite Audit dilakukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris tertanggal 02 Agustus Masa jabatan Komite Audit berlaku efektif sejak tanggal 02 Agustus 2012 sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Independensi Komite Audit Seluruh Anggota Komite Audit merupakan para profesional dibidangnya dan dipilih antara lain, berdasarkan integritas, kompetensi, pengalaman dan pengetahuan dibidang keuangan. Anggota Komite juga wajib memenuhi persyaratan independensi, yaitu : a. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa nonassurance, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir; b. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir kecuali Komisaris Independen; c. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung pada Perseroan; d. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang Saham Utama Perseroan ; dan e. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan. 4. Komposisi Komite Audit Pembentukan Komite Audit pada Perusahaan emiten diatur berdasarkan SE BAPEPAM No.SE3/PM/2000 dan berdasarkan ketentuan BAPEPAM tersebut, dengan surat Keputusan Dewan Komisaris No. SK/003/CMPPDIR/XII/01 Tanggal 12 Desember 2001, telah dibentuk untuk pertama kalinya Komite Audit PT.Centris MultiPersada Pratama Tbk. Pembentukan Komite Audit PT.Centris MultiPersada Pratama Tbk., telah mengalami beberapa kali perubahan karena perubahan/penggantian namanama anggotanya dan surat keputusan Dewan Komisaris yang terakhir diterbitkan pada tanggal 02 Agustus 2012 dengan No. 007/CMPPDEKOM/VIII/2012 yang mengangkat : 21

25 Pada akhir tahun 2013 keanggotan Komite Audit mencakup 3 (tiga) orang anggota, yaitu satu (1) Komisaris Independen yang menjabat sebagai Ketua dan dua (2) orang anggota. Komposisi Anggota Komite Audit adalah sebagai berikut: Nama Jabatan Ir. I Anung Setyadi, MM Roya Yusuf Perry Kristianto Ketua Anggota Anggota Ir. I. Anung Setyadi, MM Komisaris Independen sebagai Ketua Warga Negara Indonesia, Sarjana Kehutanan dengan spesialisasi Ekonomi Kehutanan dari Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Pasca Sarjana (S3) dibidang Managemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sejak tahun 2012 menjabat sebagai Komisaris Independen, sebelumnya pernah bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan di Kementerian Kehutanan. Roya Yusuf Pihak Eksternal sebagai Anggota Warga Negara Indonesia, dari Universitas Pancasila Jakarta pada tahun 1998, dari Fakultas Ekonomi Akuntansi. Mempunyai pengalaman dibidang Akuntansi maupun Auditing selama kurang lebih dari 15 tahun. Tamat dari Universitas, bekerja pada bidang Akuntansi dan juga pada Kantor Akuntan Publik Prasetyo Utomo & Co. Perri Kristianto Pihak Eksternal sebagai Anggota Warga Negara Indonesia, Sarjana Ekonomi dari Universitas Nasional Jakarta. Mempunyai pengalaman di bidang Akuntansi dan Pajak selama lebih dari 10 tahun. 5. Rapat Komite Audit Sesuai Piagam Komite Audit, Komite wajib melaksanakan rapat rutin sebanyak satu kali dalam setiap kuartal dan rapat tambahan jika dibutuhkan. Komite juga dapat melaksanakan rapat khusus guna melakukan pembahasan masalah tertentu. Sepanjang tahun 2013, Komite Audit Perusahan telah melaksanakan 3 kali rapat. 22

26 6. Pelaksanaan Tugas Komite Audit Pada tahun 2013, Komite Audit telah melakukan antara lain, kegiatankegiatan berikut : 1. Pengawasan atas laporan keuangan konsolidasian interim dan laporan keuangan konsolidasian tahunan 2013 ; 2. Pengawasan atas rencana kerja serta hasil/temuan dari auditor eksternal; 3. Pengawasan atas rencana kerja dan hasil pelaporan Internal Audit DIREKSI 1. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi bertanggung jawab memimpin dan mengurus untuk kepentingan Perseroan. Direksi wajib melaksanakan tugas pokoknya dengan itikad baik, prinsip kehatihatian dan penuh tanggung jawab sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, peraturan perundangundangan yang berlaku dan prinsipprinsip GCG. Tugas Direksi secara kolektif antara lain : 1. Menyusun visi, misi dan nilainilai Perseroan serta rencana strategis Perseroan dalam bentuk rencana korporasi (corporate plan) dan rencana bisnis (business plan) ; 2. Menetapkan struktur organisasi Perseroan lengkap dengan rincian tugas setiap divisi dan unit usaha ; 3. Mengelola sumber daya yang dimiliki Perseroan secara efektif dan efisien ; 4. Membentuk system pengendalian internal dan management risiko Perseroan; dan 2. Komposisi Direksi Sebagaimana diputuskan dalam RUPS Tahunan tanggal 07 Juni 2013 dan ditetapkan dalam akta Notaris No. 1 tanggal 07 Juni 2013, Direksi terdiri dari 4 (empat) orang Direktur dengan susunan Anggota Direksi sebagai berikut : Nama Vinsensius Sundiarto Purnamadjaja Jerry Tan Siang Hup Ir. Suka Waluya Jabatan Direktur Utama Direktur Direktur Direktur (tidak terafiliasi) 23

27 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Pencapaian pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi setiap tahunnya melalui penilaian yang terstruktur. 1. Indikator kinerja Dewan Komisaris Kriteria untuk proses penilaian terhadap Dewan Komisaris adalah pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan dan jalannya perseroan dan memberi nasehat kepada Direksi untuk mencapai tujuan Perseroan. Penilaian juga mencakup evaluasi terhadap pelaksanaan tugas khusus yang telah diberikan sesuai Anggaran Dasar dan/atau berdasarkan Keputusan RUPS. 2. Indikator Kinerja Dewan Direksi Sedangkan indikator kinerja untuk mengukur kinerja Direksi mencakup : 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masingmasing anggota Direksi sesuai Anggaran Dasar Perseroan; 2. Pelaksanaan hasil keputusan RUPS Tahunan 2013; dan 3. Pencapaian realisasi dari rencana kerja 3. Pihak yang melaksanakan Penilaian Penilaian atas kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan melalui RUPS, sedangkan penilaian terhadap kinerja Direksi dilaksanakan oleh Dewan Komisaris dan RUPS. Dewan Komisaris dan Direksi akan mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas dan pencapaian kinerja mereka untuk periode 2013 dalam RUPS Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Prosedur Penetapan Remunerasi Prosedur dan dasar penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan berdasarkan pada pertimbangan lingkup dan tanggung jawab pekerjaan serta standar domestik dan regional yang berlaku saat ini. Secara garis besar, penetapan remunerasi di setiap level dalam organisasi perusahaan dirancang untuk memberikan penghargaan sesuai dengan jabatannya dan mendorong mereka mencapai kinerja yang terbaik. RUPS Tahunan dapat juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan remunerasi Direksi. Unit Audit Internal Unit Audit Internal berperan penting dalam memberikan advis secara independen dan obyektif bagi management dalam hal pelaksanaan system pengendalian yang efektif guna mendukung tujuan Perseroan dan pengelolaan resiko. 24

28 Struktur, Kedudukan dan Tanggung Jawab Unit Audit Internal Unit Audit Internal bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan bekerja sama dengan Komite Audit. Kepala Unit Audit Internal diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris. Profil Kepala Unit Audit Intenal Efektif sejak 02 Juli 2012, Muhamad Arwan Nugraha menjabat sebagai Kepala Unit Audit Internal, berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. SK/004/CMPP DIR/VII/2012, tertanggal 02 Juli Muhamad Arwan Nugraha Warga Negara Indonesia, diangkat sebagai Kepala Unit Audit Internal sejak Juli 2012, lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Bandung tahun Memiliki pengalaman dalam bidang Audit lebih dari 5 tahun. Auditor Eksternal Sesuai penyelenggaraan tata kelola Perseroan yang transparan dan akuntabel, disetiap RUPS tahunan Perseroan melakukan penunjukan Auditor Eksternal dengan pertimbangan beberapa faktor, antara lain : independensi, reputasi dan kompetensi. Dalam melaksanakan tugasnya, Auditor Eksternal berkewajiban menjaga independensinya dengan berpedoman pada standar audit. Kantor Akuntan Publik Untuk tahun buku 2013, Perseroan telah menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Achmad, Rasyid, Hisbullah dan Jerry, untuk melakukan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan. Penunjukan ini merupakan periode ke 2 (dua) sebagai Auditor Eksternal Perseroan. Sekretaris Perusahaan 1. Tugas dan Tanggung Jawab Sesuai ketentuan OJK sekretaris Perusahaan bertugas membantu Direksi dalam penyelenggaraan komunikasi dengan OJK, Bursa dan Publik secara luas. Sekretaris Perusahaan juga memberikan saran kepada Direksi mengenai pelaksanaan prinsipprinsip GCG yang baik di Perseroan. Selain menyampaikan laporan ke OJK, Sekretaris Perusahaan berkoordinasi dengan divisi lain Perseroan, termasuk Legal, dalam memberikan informasi kepada manajemen tentang perubahan dan perkembangan terkini dilingkungan peraturan Pasar Modal. 25

29 2. Profil Sekretaris Perusahaan Jabatan Sekretaris Perusahaan Perseroan dipegang oleh Angela Surniati, yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi perseroan tanggal 31 Mei 2012 Angela Surniati Warga Negara Indonesia, lulusan Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan tahun Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak Juni Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 1994 menjabat sebagai Manager Hukum, saat ini selain jabatan sebagai Sekretaris Perusahaan juga sebagai Manager Kepala Departemen Kepatutan dan Hukum. 3. Pelaksanaan Kegiatan sepanjang 2013 Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan Sekretaris Perusahaan sepanjang tahun 2013 antara lain adalah: 1. Menyelenggarakan RUPS Tahunan pada tanggal 07 Juni 2013; 2. Menyelenggarakan Public Expose tahun 2013 tanggal 20 Desember 2013; 3. Menyelenggarakan rapatrapat Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan; dan 4. Melakukan keterbukaan informasi terkait kegiatan korporasi Perseroan. KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PASAR MODAL A. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPS Tahunan ) Pada hari Jum at tanggal 07 Juni 2013, Perseroan telah melaksanakan RUPS Tahunan di Grand Mercure Hotel, Venue Jade Room Lantai 3, Jl. Hayam Wuruk No. 3637, Jakarta Barat dan keputusan RUPS secara lengkap telah dipublikasikan dalam Surat Kabar Harian Ekonomi Neraca dan Republika pada tanggal 10 Juni 2013 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam RUPS Tahunan tersebut, Pemegang Saham Perseroan menyetujui halhal sebagai berikut: 1. Menyetujui dan menerima baik laporan pertanggung jawaban Direksi Perseroan mengenai jalannya Perseroan dan tata usaha Perseroan serta mengesahkan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk tahun buku 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Achmad, Rasyid, Hisbullah dan Jerry, serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit at de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada 31 Desember Memberikan hak dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik untuk tahun buku 2013 serta menetapkan honorarium Akuntan Publik tersebut dan persyaratan lainnya. 26

30 3. a. Menyetujui pengunduran diri Bapak Andri Tedjadharma dari jabatannnya selaku Komisaris Utama serta memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit at de charge) atas seluruh tindakan pengawasan sejauh tercatat dalam Laporan tahun buku yang berakhir 31 Desember b. Menyetujui pengangkatan Bapak Donny Petrus Pranoto selaku Komisaris Utama Perseroan, efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan tahun buku Dengan demikian susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut: Direksi: Direktur Utama Direktur Direktur Direktur (tidak terafiliasi) Dewan Komisaris: Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen : Vinsensius : Sundiarto Purnamadjaja : Jerry Tan Siang Hup : Ir. Suka Waluya : Donny Petrus Pranoto : Antonio Yatmiko : Ir. I. Anung Setyadi, MM B. Paparan Publik ( Publik Expose ) Sesuai dengan peraturan No. IE tentang kewajiban Penyampaian informasi berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT. Bursa Efek Jakarta No. Kep306/BEJ/ tangal 19 Juli 2004, Perseroan wajib melakukan paparan publik mengenai kinerja Perseroan dengan tujuan agar informasi tersebut tersebar secara merata. Perseroan telah melakukan paparan publik pada hari Jum at tanggal 20 Desember 2013 di Hotel Novotel, Ruang Manila Lt. 5, Jl. Gajah Mada No. 188 Jakarta Pusat, dan Berita Acara Paparan Publik tersebut telah disampaikan kepada dan diterima oleh PT. Bursa Efek Indonesia pada tanggal 24 Desember C. Keterbukaan Informasi Sepanjang tahun 2012, Perseroan telah melaporkan dan mengumumkan sebanyak 36 keterbukaan informasi baik laporan keuangan triwulan dan tahunan atau informasi lainnya kepada OJK dan kepada PT. Bursa Efek Indonesia. 27

31 LAPORAN KOMITE AUDIT Komite Audit membantu Dewan Komisaris dengan melakukan pengawasan yang independen terhadap aspek laporan kondisi keuangan, audit internal, manajemen resiko, kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan/hukum serta audit eksternal. Manajemen bertanggung jawab atas fungsi pengendalian internal dan pelaporan keuangan konsolidasi Perseroan. Pihak Auditor Eksternal bertanggung jawab atas proses audit terhadap pelaporan keuangan tahunan konsolidasian Perseroan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum dan memastikan bahwa laporan keuangan telah menyajikan hasil kinerja oprasional dan posisi keuangan Perseroan secara wajar. Komite Audit melakukan pemantauan serta pengawasan terhadap proses tersebut sesuai dengan Piagam Komite Audit. Komite Audit selama tahun 2013 telah mengadakan 3 (tiga) kali pertemuan dan mengadakan kegiatankegiatan sebagai berikut: 1. Mengkaji dan membahas dengan pihak manajemen mengenai laporan keuangan konsolidasian Perseroan secara berkala pertriwulan; 2. Mengkaji dan membahas dengan Unit Audit Internal terkait rencana dan kegiatan audit yang akan dilakukan; 3. Mengkaji temuan hasil audit yang signifikan dengan pihak Unit Audit Internal dan memantau proses pelaksanaan rekomendasi hasil audit; 4. Mengkaji dan membahas rencana dan kegiatan manajemen resiko Perseroan; 5. Mengkaji dan membahas halhal terkait kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku; PENELAAHAN TERHADAP KINERJA OPERASI PERSEROAN DAN LAPORAN KEUANGAN 2013 KINERJA OPERASI PERSEROAN Dibandingkan dengan tahun 2012, kinerja Perseroan pada tahun 2013 mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatan pendapatan Perseroan merupakan hasil pengembangan usaha dalam bidang pertambangan (perdagangan batubara) yang telah dilakukan Perseroan diakhir tahun Berdasarkan Laporan Keuangan 2013 yang telah diaudit tercatat total pendapatan periode tersebut adalah sebesar Rp 106,30 Miliar dan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2012 yaitu sebesar Rp 30,03 Miliar, mengalami peningkatan Rp 76,27 Miliar atau sekitar 253,9 %. Pendapatan tersebut terdiri dari operasi kendaraan sebesar Rp 1,64 Miliar dan perdagangan batu bara sebesar Rp 104,66 Miliar. Perseroan sejak akhir tahun 2012 telah mengembangkan usahanya dalam bidang perdagangan batubara. Hal ini memberikan kontribusi peningkatan pendapatan sebesar 253,9%. 28

32 Melalui catatancatatan diatas dapat disimpulkan bahwa dibandingkan dengan tahun 2012, pendapatan konsolidasian yang diperoleh Perseroan dalam tahun 2013 mengalami peningkatan yang cukup signifikan akibat pengembangan segmen usaha dibidang perdagangan batubara yang dilakukan oleh Perseroan. Laporan Keuangan Audit 2013 diawali dengan catatan Pendapatan sebesar Rp 106,30 Miliar dan ditutup dengan catatan Laba Bersih sebesar Rp 0,54 Miliar. Dalam Laporan Keuangan 2013 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik ACHMAD, RASYID, HISBULLAH & JERRY dengan pendapat bahwa Laporan Keuangan PT Centris Multipersada Pratama Tbk untuk periode 1 Januari 31 Desember 2013 adalah Wajar Tanpa Pengecualian. KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA Pada tanggal 19 Maret 2014, Perseroan melakukan Keterbukaan Informasi dimana Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material yang memuat informasi sehubungan dengan: i. Transaksi penjualan: a. Sebagian besar anak perusahaan Perseroan, dan b. Unitunit taksi beserta ijin pengoperasiannya Kedua hal tersebut diatas kepada PT Catur Mandiri Sejati (CMS), selanjutnya disebut Transaksi Penjualan ii. Transaksi pengambilalihan oleh Perseroan terhadap sebagian besar atau sebanyak 65% (enam puluh lima persen) sahamsaham dalam PT Rimau Shipping (RS) yang dimiliki oleh masingmasing PT Senamas Indo Mulia dan Ferry, selanjutnya disebut Transaksi Pengambilalihan. Alasan Perseroan melakukan Transaksi dimaksud diatas ini adalah untuk meningkatkan struktur pendapatan Perseroan yang semula hanya di bidang transportasi kemudian menjadi lebih fokus pada bidang perdagangan batubara serta pengangkutannya, sehingga diharapkan sumber pendapatan Perseroan akan lebih meningkat dan stabil agar mampu memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan pemegang saham pada khususnya. PT Rimau Shipping adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengangkutan hasil tambang yang memiliki armada sendiri dan telah membuktikan kemampuannya dalam memperoleh pendapatan yang meningkat dari tahun ke tahun dan memiliki kemampuan operasional yang baik serta telah memiliki kontrak pengangkutan jangka panjang. Perseroan telah memiliki anak perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan batubara yaitu PT Multi Mekar Lestari ( MML ) yang sangat membutuhkan dukungan pelayanan transportasi untuk mengangkut hasil perdagangannya. Dengan dilakukannya Transaksi Pengambilalihan diharapkan tidak hanya dapat memberikan sinergi bagi Perseroan, tetapi juga dapat memberikan pelayanan bagi perusahaan lain yang membutuhkan jasa pengangkutan hasil tambang, sehingga dapat memberikan kontribusi pendapatan dan laba bersih bagi Perseroan secara konsolidasi. 29

33

34

35 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI TAHUN

36 PT. CENTRIS MULTIPERSADA PRATAMA, Tbk. DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Periode Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Desember 2013 dan 2012 Dan LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

37 PT. CENTRIS MULTIPERSADA PRATAMA, Tbk. Daftar Isi HAL DAFTAR ISI i. SURAT PERNYATAAN DIREKSI ii LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN 1 LAPORAN KEUANGAN POKOK Posisi Keuangan Konsolidasian 2 3 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Konprehensif 4 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 5 Laporan Arus Kas Konsolidasian 6 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 7 26

38

39

40

PT. CENTRSI MULTIPERSADA PRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 30 JUNI 2012 DAN 31 DESEMBER 2011

PT. CENTRSI MULTIPERSADA PRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 30 JUNI 2012 DAN 31 DESEMBER 2011 PT. CENTRSI MULTIPERSADA PRATAMA Tbk LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 30 JUNI 2012 DAN 31 DESEMBER 2011 ASET LIABILITAS DAN EKUITAS ASET LANCAR Catatan 2012 2011 Catatan 2012 2011 LIABILITAS

Lebih terperinci

PT PENYELENGGARA PROGRAM PERLINDUNGAN INVESTOR EFEK INDONESIA

PT PENYELENGGARA PROGRAM PERLINDUNGAN INVESTOR EFEK INDONESIA Daftar Isi Halaman Laporan Auditor Independen Laporan Keuangan Untuk Periode yang Dimulai dari 18 Desember 2012 (Tanggal Pendirian) sampai dengan 31 Desember 2012 Laporan Posisi Keuangan 1 Laporan Laba

Lebih terperinci

Catatan 31 Maret Maret 2010

Catatan 31 Maret Maret 2010 NERACA KONSOLIDASI ASET Catatan 31 Maret 2011 31 Maret 2010 ASET LANCAR Kas dan setara kas 2f, 3 220.361.019.579 10.981.803.022 Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Pihak yang

Lebih terperinci

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI Per (Tidak Diaudit) ASET 31 Desember 2010 ASET LANCAR Kas dan Setara Kas Piutang Usaha Pihak Ketiga Piutang Lainlain Pihak Ketiga Persediaan Bersih Biaya Dibayar di

Lebih terperinci

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011 PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011 PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 31 MARET 2012 DAN 31 DESEMBER 2011 A S E T Aset Lancar Catatan 31-Mar-12 31-Dec-11

Lebih terperinci

PT CENTRIS MULTIPERSADA PRATAMA, Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN

PT CENTRIS MULTIPERSADA PRATAMA, Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN PT CENTRIS MULTIPERSADA PRATAMA, Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER ( Dengan Perbandingan Tanggal 31

Lebih terperinci

1. Sampul muka, samping, dan belakang 2. Setiap halaman. 2. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh direksi.

1. Sampul muka, samping, dan belakang 2. Setiap halaman. 2. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh direksi. I. Umum KRITERIA 1. Dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, dianjurkan menyajikan juga dalam Bahasa Inggris. 2. Dicetak pada kertas yang berwarna terang agar mudah dibaca dan jelas PENJELASAN 3. Mencantumkan

Lebih terperinci

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN /SEOJK.04/20.. TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN /SEOJK.04/20.. TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK Yth. Direksi Emiten atau Perusahaan Publik di tempat. SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /SEOJK.04/20.. TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK Sehubungan dengan Peraturan

Lebih terperinci

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30 /SEOJK.04/2016 TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30 /SEOJK.04/2016 TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK Yth. Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik di tempat SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30 /SEOJK.04/2016 TENTANG BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN TAHUNAN PT INDOFARMA (Persero) Tbk. Halaman BAB I PENDAHULUAN: 1 1. Latar Belakang 2. Tujuan 3.

DAFTAR ISI PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN TAHUNAN PT INDOFARMA (Persero) Tbk. Halaman BAB I PENDAHULUAN: 1 1. Latar Belakang 2. Tujuan 3. DAFTAR ISI PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN TAHUNAN PT INDOFARMA (Persero) Tbk Halaman BAB I PENDAHULUAN: 1 1. Latar Belakang 2. Tujuan 3. Ruang Lingkup 1 2 2 BAB II KERANGKA UMUM PENYAJIAN 3 BAB III MATERI

Lebih terperinci

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 5 %.

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 5 %. KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2007 Kriteria penilaian ini dibagi menjadi 8 klasifikasi: 1. Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 5 %. 2. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan

Lebih terperinci

PT. MALINDO FEEDMILL, Tbk. No. Dokumen = 067/CS/XI/13 PIAGAM KOMITE AUDIT. Halaman = 1 dari 10. PIAGAM Komite Audit. PT Malindo Feedmill Tbk.

PT. MALINDO FEEDMILL, Tbk. No. Dokumen = 067/CS/XI/13 PIAGAM KOMITE AUDIT. Halaman = 1 dari 10. PIAGAM Komite Audit. PT Malindo Feedmill Tbk. Halaman = 1 dari 10 PIAGAM Komite Audit PT Malindo Feedmill Tbk. Jakarta Halaman = 2 dari 10 DAFTAR ISI Halaman I. Tujuan 3 II. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit 3 III. Hak dan Kewenangan Komite Audit

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-431/BL/2012 TENTANG PENYAMPAIAN

Lebih terperinci

INFORMASI UNTUK PEMEGANG SAHAM Sehubungan dengan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Provident Agro Tbk ( Perseroan )

INFORMASI UNTUK PEMEGANG SAHAM Sehubungan dengan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Provident Agro Tbk ( Perseroan ) INFORMASI UNTUK PEMEGANG SAHAM Sehubungan dengan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Persetujuan atas rencana pengurangan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan melalui

Lebih terperinci

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2009

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2009 PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2009 Kriteria penilaian ini dibagi menjadi 8 klasifikasi: 1. Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 2 % 2. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan

Lebih terperinci

1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember (Disajikan kembali)

1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember (Disajikan kembali) LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 Desember 2011, 2010 dan 1 Januari 2010/ 31 Desember 2009 1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember 2009 2011 2010 (Disajikan kembali) ASET ASET LANCAR

Lebih terperinci

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN - 1 - PENILAIAN SENDIRI (SELF ASSESSMENT) ATAS

Lebih terperinci

PIAGAM KOMITE AUDIT PT PP LONDON SUMATRA INDONESIA Tbk

PIAGAM KOMITE AUDIT PT PP LONDON SUMATRA INDONESIA Tbk PIAGAM KOMITE AUDIT PT PP LONDON SUMATRA INDONESIA Tbk Komite Audit PT PP London Sumatra Indonesia Tbk ( Perusahaan ) dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam rangka membantu melaksanakan

Lebih terperinci

Audit Committee Charter- SSI. PT SURYA SEMESTA INTERNUSA Tbk. PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER)

Audit Committee Charter- SSI. PT SURYA SEMESTA INTERNUSA Tbk. PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT SURYA SEMESTA INTERNUSA Tbk. PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) Daftar Isi Halaman I. Pendahuluan Latar belakang..... 1 II. Komite Audit - Arti dan tujuan Komite Audit...... 1 - Komposisi,

Lebih terperinci

PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia Laporan Tahunan 2012 DAFTAR ISI

PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia Laporan Tahunan 2012 DAFTAR ISI PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia Laporan Tahunan 2012 DAFTAR ISI Pengantar Direksi... Hal. 2 Profil Perusahaan... Hal. 3 Visi... Hal. 4 Misi... Hal. 4 Layanan... Hal. 4 Laporan

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2010 DAN 2009 Daftar Isi Halaman Neraca... 2-3 Laporan

Lebih terperinci

PT. Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk

PT. Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk PT. Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk PIAGAM KOMITE AUDIT Ditetapkan di : Jakarta, 1 P a g e DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 3 2. Tujuan 3 3. Organisasi 4 4. Tugas dan Tanggung Jawab 7 5. Wewenang 8 6. Kode Etik

Lebih terperinci

30 September 31 Desember Catatan

30 September 31 Desember Catatan LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2012 dan 31 Desember 2011 30 September 31 Desember ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 2e, 4, 30, 33 59998597270 63710521871 Investasi 2c, 5, 30, 33 2068611000

Lebih terperinci

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2015 dan 2014 Beserta LAPORAN AUDITOR

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2015 dan 2014 Beserta LAPORAN AUDITOR PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2015 dan 2014 Beserta LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAFTAR ISI Halaman I. SURAT PERNYATAAN DIREKSI

Lebih terperinci

PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT SUMBERDAYA SEWATAMA

PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT SUMBERDAYA SEWATAMA PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT SUMBERDAYA SEWATAMA 1 DAFTAR ISI I. DEFINISI...3 II. VISI DAN MISI...4 III. TUJUAN PENYUSUNAN PIAGAM KOMITE AUDIT...4 IV. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB...4 V.

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-38/PM/1996 TENTANG LAPORAN TAHUNAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL,

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-38/PM/1996 TENTANG LAPORAN TAHUNAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-38/PM/1996 TENTANG Peraturan Nomor VIII.G.2 LAPORAN TAHUNAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, Menimbang : bahwa dengan berlakunya Undang-undang Nomor

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /POJK.05/2015 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /POJK.05/2015 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /POJK.05/2015 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER)

PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT TOBA BARA SEJAHTRA Tbk 2013 Daftar Isi Hal Daftar Isi 1 Bab I Pendahuluan 2 Bab II Pembentukan dan Organisasi 4 Bab III Tugas, Tanggung Jawab dan Prosedur

Lebih terperinci

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2011

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2011 PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2011 Kriteria penilaian ini dibagi menjadi 8 klasifikasi: 1. Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 2 % 2. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan

Lebih terperinci

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Per 30 Juni 2010 dan 2009

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Per 30 Juni 2010 dan 2009 1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk. (Perusahaan) didirikan di Bandung berdasarkan Akta No. 7 tanggal 1 Juli 1988 dan Notaris Nany Sukarja, S. H. Akta Pendirian

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKSI PT BURSA EFEK JAKARTA NOMOR : Kep-306/BEJ/07-2004 TENTANG PERATURAN NOMOR I-E TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN INFORMASI

KEPUTUSAN DIREKSI PT BURSA EFEK JAKARTA NOMOR : Kep-306/BEJ/07-2004 TENTANG PERATURAN NOMOR I-E TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN INFORMASI KEPUTUSAN DIREKSI PT BURSA EFEK JAKARTA NOMOR : Kep-306/BEJ/07-2004 TENTANG PERATURAN NOMOR I-E TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN INFORMASI Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan pelindungan terhadap

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Ruang Lingkup 2 BAB II KERANGKA UMUM PENYAJIAN 3 BAB III MATERI LAPORAN TAHUNAN 4

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Ruang Lingkup 2 BAB II KERANGKA UMUM PENYAJIAN 3 BAB III MATERI LAPORAN TAHUNAN 4 D A F T A R I S I Halaman BAB I PENDAHULUAN 1 1. Latar Belakang 1 2. Tujuan 2 3. Ruang Lingkup 2 BAB II KERANGKA UMUM PENYAJIAN 3 BAB III MATERI LAPORAN TAHUNAN 4 1. Informasi Umum 4 2.Informasi Penerapan

Lebih terperinci

PENJELASAN MENGENAI AGENDA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT PEMBANGUNAN GRAHA LESTARI INDAH, TBK Medan, 25 Mei 2016

PENJELASAN MENGENAI AGENDA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT PEMBANGUNAN GRAHA LESTARI INDAH, TBK Medan, 25 Mei 2016 PENJELASAN MENGENAI AGENDA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT PEMBANGUNAN GRAHA LESTARI INDAH, TBK Medan, 25 Mei 2016 Sehubungan dengan rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST )

Lebih terperinci

PT. BANK CENTRAL ASIA, Tbk. PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTE CHARTER)

PT. BANK CENTRAL ASIA, Tbk. PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTE CHARTER) PT. BANK CENTRAL ASIA, Tbk. PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTE CHARTER) Tujuan Komite Audit PT. Bank Central Asia, Tbk dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dengan tujuan membantu

Lebih terperinci

PIAGAM KOMITE AUDIT (Audit Committee Charter)

PIAGAM KOMITE AUDIT (Audit Committee Charter) PIAGAM KOMITE AUDIT (Audit Committee Charter) PT MIDI UTAMA INDONESIA Tbk TANGERANG 1 PIAGAM KOMITE AUDIT (Audit Committee Charter) I. PENDAHULUAN Komite Audit PT Midi Utama Indonesia Tbk ( Perseroan )

Lebih terperinci

Pedoman Direksi. PT Acset Indonusa Tbk

Pedoman Direksi. PT Acset Indonusa Tbk PT Acset Indonusa Tbk Desember 2015 PEDOMAN DIREKSI 1. Pendahuluan Sebagai perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia, PT ACSET Indonusa Tbk ( Perseroan atau ACSET ) memiliki 3 (tiga)

Lebih terperinci

PIAGAM DIREKSI & DEWAN KOMISARIS. PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk.

PIAGAM DIREKSI & DEWAN KOMISARIS. PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk. PIAGAM DIREKSI & DEWAN KOMISARIS PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk. 1 PIAGAM DIREKSI & DEWAN KOMISARIS PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk. BAGIAN I : DASAR HUKUM Pembentukan, pengorganisasian, mekasnisme kerja, tugas

Lebih terperinci

Panduan Tugas Pokok dan Fungsi Kerja Komite Audit Sesuai Tata Kelola Perusahaan Yang Baik PIAGAM KOMITE AUDIT PT ELNUSA TBK

Panduan Tugas Pokok dan Fungsi Kerja Komite Audit Sesuai Tata Kelola Perusahaan Yang Baik PIAGAM KOMITE AUDIT PT ELNUSA TBK DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 5 1.1 Latar Belakang 5 1.2 Maksud dan Tujuan 5 1.3 Landasan Hukum 5 1.4 Definisi 5 BAB II KEANGGOTAAN 6 2.1 Struktur Keanggotaan 6 2.2 Masa Jabatan 6 2.3 Persyaratan Keanggotaan

Lebih terperinci

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 28/POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 28/POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 28/POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SSSSASSSSSAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-643/BL/2012 TENTANG

Lebih terperinci

PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAK PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun yang Berakhir 31 Desember 2011 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2010 Dan Laporan Auditor Independen (Mata Uang Rupiah Indonesia)

Lebih terperinci

PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008

PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008 Halaman 8 PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008 1. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN a. Pendirian Perusahaan PT. Intanwijaya Internasional Tbk. (Perusahaan) didirikan

Lebih terperinci

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2010

KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2010 KRITERIA PENILAIAN ANNUAL REPORT AWARD 2010 Kriteria penilaian ini dibagi menjadi 8 klasifikasi: 1. Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 2 % 2. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan

Lebih terperinci

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT AGUNG PODOMORO LAND TBK.

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT AGUNG PODOMORO LAND TBK. PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT AGUNG PODOMORO LAND TBK. Untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Rencana

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.406, 2015 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEUANGAN. OJK. Komite Audit. Pembentukan. Pedoman Pelaksanaan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5824) PERATURAN OTORITAS

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN KERJA PIAGAM KOMITE AUDIT TELKOM GROUP

PEDOMAN PELAKSANAAN KERJA PIAGAM KOMITE AUDIT TELKOM GROUP PEDOMAN PELAKSANAAN KERJA PIAGAM KOMITE AUDIT TELKOM GROUP (Keputusan Dewan Komisaris No. 07/KEP/DK/2013 tanggal 22 Juli 2013) I. LATAR BELAKANG DAN TUJUAN 1. LATAR BELAKANG Perusahaan Perseroan (Persero)

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 5 2009 SERI : E PERATURAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR 05 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN STATUS BADAN HUKUM PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARIAH (PD. BPR SYARIAH)

Lebih terperinci

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: 1. Perusahaan adalah perusahan pembiayaan dan perusaha

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: 1. Perusahaan adalah perusahan pembiayaan dan perusaha LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.363, 2014 OJK. Perusahaan Pembiyaan. Kelembagaan. Perizinan Usaha. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5637) PERATURAN OTORITAS JASA

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-134/BL/2006 TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN

Lebih terperinci

PT SIANTAR TOP Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT SIANTAR TOP Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SIANTAR TOP Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI INTERIM UNTUK PERIODE TIGA BULAN DAN TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2015 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2014 (DIAUDIT)

Lebih terperinci

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Komite Audit

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Komite Audit PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Komite Audit PIAGAM KOMITE AUDIT PT LIPPO KARAWACI Tbk ( Perseroan ) I. Landasan Hukum Landasan pembentukan Komite Audit berdasarkan kepada: a. Keputusan Direksi PT Bursa Efek

Lebih terperinci

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT AGUNG PODOMORO LAND TBK.

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT AGUNG PODOMORO LAND TBK. PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT AGUNG PODOMORO LAND TBK. Untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ( POJK ) Nomor 32/POJK.04/2014

Lebih terperinci

PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK.

PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM TENTANG RENCANA PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. Berkedudukan di Kabupaten Tangerang, Banten, Indonesia Kegiatan

Lebih terperinci

PT Panorama Transportasi Tbk dan Anak Perusahaan

PT Panorama Transportasi Tbk dan Anak Perusahaan PT Panorama Transportasi Tbk dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasian (Unaudited) 30 September 2011 dan 31 Desember 2010 serta untuk periode yang berakhir 30 September 2011 dan 2010 DAFTAR ISI

Lebih terperinci

PASAL 1 NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Ayat (1) s/d (2): Tidak ada perubahan. PASAL 2 JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN Tidak ada perubahan

PASAL 1 NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Ayat (1) s/d (2): Tidak ada perubahan. PASAL 2 JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN Tidak ada perubahan ANGGARAN DASAR SAAT INI ANGGARAN DASAR PERUBAHAN PASAL 1 NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Ayat (1) s/d (2): Tidak ada perubahan PASAL 2 JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN Tidak ada perubahan PASAL 3 MAKSUD DAN

Lebih terperinci

Yth. 1. Perusahaan Asuransi; 2. Perusahaan Asuransi Syariah; 3. Perusahaan Reasuransi; dan 4. Perusahaan Reasuransi Syariah di tempat.

Yth. 1. Perusahaan Asuransi; 2. Perusahaan Asuransi Syariah; 3. Perusahaan Reasuransi; dan 4. Perusahaan Reasuransi Syariah di tempat. Yth. 1. Perusahaan Asuransi; 2. Perusahaan Asuransi Syariah; 3. Perusahaan Reasuransi; dan 4. Perusahaan Reasuransi Syariah di tempat. SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/SEOJK.05/2014

Lebih terperinci

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk LAPORAN KEUANGAN PADA TANGGAL 30 JUNI 2011 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2010 (DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2011 DAN

Lebih terperinci

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( Perseroan )

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( Perseroan ) K E T E R B U K A A N I N F O R M A S I Dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22/SEOJK.04/2015 Sehubungan dengan Rencana Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 Daftar Isi Halaman Laporan

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18/POJK.03/2014 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18/POJK.03/2014 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18/POJK.03/2014 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,

Lebih terperinci

INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD )

INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD ) INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD ) PERNYATAAN PENDAFTARAN PENAWARAN UMUM TEBATAS V INI TELAH DISAMPAIKAN

Lebih terperinci

PEDOMAN KERJA DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS

PEDOMAN KERJA DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PEDOMAN KERJA DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS I. Pengantar Pedoman ini membahas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Direksi dan Dewan Komisaris di Perseroan, seperti : tugas, wewenang, pertanggungjawaban,

Lebih terperinci

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk LAPORAN KEUANGAN TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TANGGAL 31 MARET 2009 DAN 2008 ( Tidak Diaudit ) PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk NERACA 31 Maret 2009 dan 2008 ( Disajikan

Lebih terperinci

POSISI KEUANGAN (NERACA) 31 DESEMBER 2014, 31 DESEMBER 2013 DAN 1 JANUARI

POSISI KEUANGAN (NERACA) 31 DESEMBER 2014, 31 DESEMBER 2013 DAN 1 JANUARI LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) 31 DESEMBER 2014, 31 DESEMBER 2013 DAN 1 JANUARI 2013 (Disajikan dalam Rupiah, dinyatakan lain) Catatan 1 Januari 2013 ASET Kas dan bank 2c, 2d, 4 16.951.885.293 10.042.666.147

Lebih terperinci

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2012 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2011 (DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL (MATA UANG RUPIAH INDONESIA)

Lebih terperinci

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Visi dan Misi 2 BAB II PEMBENTUKAN, ORGANISASI, DAN MASA JABATAN 3 A. Dasar Hukum 3 B. Tujuan dan Kedudukan dalam Organisasi

Lebih terperinci

PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Periode Berjalan Pada 30 September 2011 sebesar Rp 860 Miliar

PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Periode Berjalan Pada 30 September 2011 sebesar Rp 860 Miliar PT Timah (Persero) Tbk Rilis Berita Untuk keterangan lebih lanjut hubungi: Abrun Abubakar, Sekretaris Korporat tel : +62 21 2352 8000 fax : + 62 21 344 4012 email: corsec@pttimah.co.id www.timah.com PT

Lebih terperinci

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 74 /POJK.04/2016 TENTANG PENGGABUNGAN USAHA ATAU PELEBURAN USAHA PERUSAHAAN TERBUKA

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 74 /POJK.04/2016 TENTANG PENGGABUNGAN USAHA ATAU PELEBURAN USAHA PERUSAHAAN TERBUKA - 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 74 /POJK.04/2016 TENTANG PENGGABUNGAN USAHA ATAU PELEBURAN USAHA PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2008

Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2008 Daftar Isi Halaman Laporan Auditor Independen 1 Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) Laporan Aset dan Kewajiban Laporan Operasi Laporan

Lebih terperinci

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Direksi

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Direksi PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Direksi BAB I PENDAHULUAN Pasal 1 Definisi 1. Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ) berarti Organ Perusahaan yang memiliki wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi maupun

Lebih terperinci

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2015 TENTANG

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2015 TENTANG OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2015 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN ASURANSI, PERUSAHAAN ASURANSI SYARIAH, PERUSAHAAN REASURANSI,

Lebih terperinci

LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL- TANGGAL 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 (Dalam Satuan Rupiah)

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN, Menimbang

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.365 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEUANGAN. OJK. Tata Kelola Perusahaan. Pembiyaan. Pedoman. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5639) PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN

Lebih terperinci

Jumlah Aset Lancar 12,926,477,

Jumlah Aset Lancar 12,926,477, PT Pembangunan Graha Lestari Indah, Tbk Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Untuk Periode Yang Berakhir Pada 31 Maret 2015 dan 31 Desember 2014 (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali dinyatakan lain) ASET

Lebih terperinci

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan ) PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan ) 1. Landasan Hukum a. Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; b. Peraturan Otoritas Jasa

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 Daftar Isi Halaman Laporan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk. NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN PASAL 1

ANGGARAN DASAR PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk. NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN PASAL 1 ANGGARAN DASAR PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk. NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN PASAL 1 1. Perseroan Terbatas ini bernama PT. BFI FINANCE INDONESIA Tbk, (selanjutnya cukup disingkat dengan Perseroan ) berkedudukan

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN,

Lebih terperinci

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 SEPTEMBER 2012 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2011 (DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL (MATA UANG

Lebih terperinci

PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Bersih Triwulan I 2012 Sebesar Rp 207,7 Miliyar

PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Bersih Triwulan I 2012 Sebesar Rp 207,7 Miliyar UNTUK SEGERA DISIARKAN Keterangan lebih lanjut, hubungi: Abrun Abubakar, Sekretaris Korporat Tel : +62 21 2352 8000 Fax: +62 21 344 4012 Email: corsec@pttimah.co.id www.timah.com PT Timah (Persero) Tbk

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa perekonomian nasional yang diselenggarakan

Lebih terperinci

PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk (d/h PT DUTA GRAHA INDAH Tbk) DAN ENTITAS ANAK

PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk (d/h PT DUTA GRAHA INDAH Tbk) DAN ENTITAS ANAK PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk (d/h PT DUTA GRAHA INDAH Tbk) DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 JUNI 2014 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2013 (DIAUDIT) DAN UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN

Lebih terperinci

CHARTER DEWAN KOMISARIS

CHARTER DEWAN KOMISARIS CHARTER DEWAN KOMISARIS Pedoman tentang tugas pokok dan fungsi kerja DEWAN KOMISARIS PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. 1 DAFTAR ISI Daftar Isi 2 Bab I Bab II Pendahuluan A. Latar Belakang

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 36 /POJK.05/2015 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN MODAL VENTURA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 36 /POJK.05/2015 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN MODAL VENTURA OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 36 /POJK.05/2015 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN MODAL VENTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT SIDOMULYO SELARAS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 Dengan Angka Perbandingan untuk Tahun yang Berakhir Pada

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30/POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30/POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 30/POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 33 /PBI/2009 TENTANG PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 33 /PBI/2009 TENTANG PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 33 /PBI/2009 TENTANG PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 37/POJK.04/2014 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF PENYERTAAN TERBATAS

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 37/POJK.04/2014 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF PENYERTAAN TERBATAS OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 37/POJK.04/2014 TENTANG REKSA DANA BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF PENYERTAAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

Daftar Isi. Laporan posisi keuangan Laporan aktivitas Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan

Daftar Isi. Laporan posisi keuangan Laporan aktivitas Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Daftar Isi Halaman Laporan auditor independen Laporan posisi keuangan...

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROPINSI LAMPUNG NOMOR 2 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD) PERSEROAN TERBATAS (PT) LAMPUNG JASA UTAMA

PERATURAN DAERAH PROPINSI LAMPUNG NOMOR 2 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD) PERSEROAN TERBATAS (PT) LAMPUNG JASA UTAMA PERATURAN DAERAH PROPINSI LAMPUNG NOMOR 2 TAHUN 2009 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD) PERSEROAN TERBATAS (PT) LAMPUNG JASA UTAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR LAMPUNG, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2006 TENTANG PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA (PERUM PERURI)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2006 TENTANG PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA (PERUM PERURI) PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2006 TENTANG PERUSAHAAN UMUM PERCETAKAN UANG REPUBLIK INDONESIA (PERUM PERURI) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PIAGAM KOMITE AUDIT. ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk

PIAGAM KOMITE AUDIT. ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk PIAGAM KOMITE AUDIT ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk 2 Januari 2013 Halaman DAFTAR ISI... 1 BAGIAN PERTAMA... 2 PENDAHULUAN... 2 1. LATAR BELAKANG... 2 2. VISI DAN MISI... 2 3.

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG PENGELOLAAN DAN INVESTASI DANA PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG PENGELOLAAN DAN INVESTASI DANA PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG PENGELOLAAN DAN INVESTASI DANA PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pengelolaan dan

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 55 /POJK.04/2015 TENTANG PEMBENTUKAN DAN PEDOMAN PELAKSANAAN KERJA KOMITE AUDIT

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 55 /POJK.04/2015 TENTANG PEMBENTUKAN DAN PEDOMAN PELAKSANAAN KERJA KOMITE AUDIT - 1 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 55 /POJK.04/2015 TENTANG PEMBENTUKAN DAN PEDOMAN PELAKSANAAN KERJA KOMITE AUDIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2012 DAN 2011

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2012 DAN 2011 PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2012 DAN 2011 PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2012 DAN 31 DESEMBER 2011 A S E T Aset Lancar Catatan 30-Jun-12 31-Dec-11

Lebih terperinci

PT Trimegah Securities Tbk ( Perseroan )

PT Trimegah Securities Tbk ( Perseroan ) K E T E R B U K A A N I N F O R M A S I Dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2/POJK.04/2013 Sehubungan dengan Rencana Perseroan untuk Melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buy

Lebih terperinci

PT KRESNA GRAHA SEKURINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tiga Bulan Yang Berakhir Pada 31 Maret 2013, 31 Maret 2012 dan

PT KRESNA GRAHA SEKURINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tiga Bulan Yang Berakhir Pada 31 Maret 2013, 31 Maret 2012 dan PT KRESNA GRAHA SEKURINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tiga Bulan Yang Berakhir Pada 31 Maret 2013, 31 Maret 2012 dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2012 DAFTAR

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-06/PM/2000 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN NOMOR VIII.G.7 TENTANG PEDOMAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-06/PM/2000 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN NOMOR VIII.G.7 TENTANG PEDOMAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-06/PM/2000 Peraturan Nomor VIII.G.7 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN NOMOR VIII.G.7 TENTANG PEDOMAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR

Lebih terperinci