CARA PENDAFTARAN INFORMASI & PENDAFTARAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "CARA PENDAFTARAN INFORMASI & PENDAFTARAN"

Transkripsi

1 Electronic Learning (elearning) adalah pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan teknologi komputer dan jaringan Internet. elearning memungkinkan peserta untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masingmasing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelatihan di kelas. elearning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari jaringan internet. Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media flash disk yang berisikan video dan pdf, selanjutnya peserta dapat memanfaatkan flash disk tersebut mulai belajar di tempat di mana dia berada, dengan dukungan akses untuk proses belajarnya. MANFAAT PROGRAM 1. Mengikuti pelatihan tanpa meninggalkan tempat kerja. 2. Fleksibilitas waktu belajar 3. Tidak ada biaya mengunjungi tempat pelatihan. 4. Dipandu jarak jauh oleh pengajar Profesional 5. Peserta yang lulus ujian akan mendapat sertifikat. PROSES PEMBELAJARAN 1. Kursus dimulai setelah Anda mendaftarkan diri dan menerima flash disk (materi video & pdf) 2. beserta username & password 3. Lama kursus maksimal 2 Minggu per modul atau dapat dipercepat. 4. Soal ujian dikerjakan jika sudah menguasai materi secara online. 5. Setelah lulus ujian diberikan TANDA LULUS per modul. 6. SERTIFIKAT diberikan setelah bagi yang lulus ujian CARA PENDAFTARAN 1. Dapat dipilih judul yang diminati, bisa mengambil permodul atau lebih. 2. Isi formulir pendaftaran 3. Biaya dapat di transfer atau ATM Bank BCA KPC Kwitang Rek : a.n. Yayasan PPM. 4. Form pendaftaran dan bukti transfer dapat di Fax ke (021) Setelah terima bukti transfer dan data peserta segera kami proses dan dikirim flash disk (Video Materi, 6. beserta username & password) INFORMASI & PENDAFTARAN PPM Manajemen, Jl. Menteng Raya No.9 Jakarta Pusat Telp : Fax ; HP

2 Daftar Paket Kursus E LEARNING VIDEO No. Daftar Paket 1. Basic Management (1 modul)* 2. Manajemen SDM (3 modul) 3. Meningkatkan Efektivitas Fungsi Supervisor (3 modul) 4. Menyusun Struktur Skala Gaji (1 modul)** 5. Menyusun Uraian Pekerjaan (1 modul) 6. Menjadi Sekretaris Profesional (3 modul) 7. Manajemen Risiko Terintegrasi (2 modul)* 8. Finon: Memahami Laporan Keuangan (3 modul) 9. Practical Problem Solving (3 modul) 10. Praktis Menyusun SOP (2 modul) *** 11. Manajemen Pergudangan (3 modul) 12. Manajemen Sediaan ( 3 modul) 13. Effective Leadership (2 modul) Biaya E LEARNING Tahun 2014 Biaya RataRata Rp ,/modul Keterangan : * = Rp ,/modul ** = Rp ,/modul (Menyusun Struktur Skala Gaji) *** = Rp ,/modul Biaya dapat di transfer ke BCA Rek a.n Yayasan Pendidikan & Pembinaan Manajemen. Mohon bukti transfer bisa di: . Fax :(021) Biaya Ongkos Kirim : Wilayah Jabotabek = Rp ,/Modul Wilayah Pulau Jawa = Rp ,/Modul Wilayah Sumatra = Rp ,/Modul Wilayah Kalimantan = Rp ,/Modul Wilayah Sulawesi = Rp ,/Modul Wil. Maluku & Irian Jaya = Rp ,/Modul Luar Negeri berbedabeda setiap negara

3 SILABUS ELEARNING 1. BASIC MANAGEMENT (1 modul) Rp ,/Modul Pengembangan usaha yang sehat dalam jangka panjang memerlukan penerapan manajemen yang baik. Sebab itu diperlukan pelatihan manajemen yang sederhana, singkat namun menyeluruh, mengenai ilmu dan contohcontoh praktek manajemen. Anda akan mengetahui secara menyeluruh dan mendasar ilmu dan praktek manajemen yang wajib diketahui oleh para pimpinan perusahaan, para manajer dan wirausaha, sehingga dapat memimpin dan menguasai fungsifungsi manajemen dalam praktek. Topik apa saja yang dibahas: Materi kursus disajikan dalam tiga modul yang saling berkaitan. Pengertian dan Fungsi Manajemen Sesi 1 : Pengertian Manajemen Peran manajemen dalam organisasi Tugas dan peran seorang manager Sesi 2 : Perencanaan (Planning) Pentingnya perencanaan kerja Manfaat & Jenisjenis Perencanaan Karakteristik rencana yang baik Sesi 3 : Pengorganisasian (Organizing) Pengorganisasian yang efektif Tujuan pengorganisasian Sesi 4 : Pengarahan (Actuating) Peran penting pengarahan agar terlaksananya pekerjaan Lingkup pengarahan antara atasan kepada bawahannya Fugsi komunikasi dalam pengarahan Sesi 5 : Pengendalian (Controlling) Bagaimana melakukan Controlling Tahap siklus pengawasan Siapa saja yang perlu ikut? Pengusaha mikro/kecil yang perlu manajemen untuk usahanya Mahasiswa dan alumni nonmanajemen yang hendak bekerja di perusahaan, Para trainee, karyawan baru yang direncanakan untuk posisiposisi manajemen. Pengajar dan mentor di perusahaan yang memerlukan bahan untuk pelatihan manajemen. 1

4 2. MANAJEMEN SDM (3 modul) Rp ,/Modul Tuntutan organisasi masa kini adalah berfungsinya sistem manajemen SDM yang dapat memberikan pelayanan/jasa yang betulbetul bisa memberikan nilai tambah bagi organisasi. Untuk menjawab tuntutan tersebut diperlukan fokus usaha yang tajam, pelayanan yang terintegrasi, dan fungsi serta sistem manajemen SDM yang berkualitas. Program pelatihan ini memberikan peluang/kesempatan kepada peserta untuk meninjau ulang, merefleksikan dan mempertajam praktekpraktek fungsi SDM yang sekarang berlaku. Memahami fungsi dan ruang lingkup Manajemen SDM. Memahami prinsip pendayagunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan perusahaan. Mengenal contohcontoh sistem dan prosedur yang mendukung pelaksanaan fungsi sumber daya manusia. Topik apa saja yang dibahas: Modul 1: Perencanaan & menyusun uraian pekerjaan Fungsi dan peran Manajer Sumber Daya Manusia. Perencanaan Sumber Daya Manusia. Menyusun uraian pekerjaan. Modul 2: Rekrutmen, Seleksi & Pengembangan SDM: Rekrutmen dan seleksi. Pelatihan dan Pengembangan SDM. Modul 3: Manajemen kinerja & imbal Jasa: Manajemen kinerja. Manajemen Iimbal jasa Siapa saja yang perlu ikut? Karyawan bagian SDM Manajer atau supervisor produksi/operasional yang membawahi banyak karyawan 2

5 3. MENINGKATKAN EFEKTIVITAS FUNGSI SUPERVISOR (3 modul) Rp ,/Modul Para Supervisor seringkali menghadapi kesulitan dalam usaha meningkatkan prestasi kerja bawahannya. Program pengembangan manajemen ini membantu Supervisor dengan memberikan prinsipprinsip mensupervisi yang efektif, sehingga diharapkan Supervisor memiliki pemahaman yang jelas dan pendekatan yang efektif dalam mengelola Sumber Daya Manusia. Mengerti dan menyadari fungsi dan peran Supervisor dalam hubungan dengan manajemen maupun kelompok kerja. Memahami prinsipprinsip menghadapi masalah supervisi bawahan secara individual. Memiliki caracara untuk mengembangkan bawahan sehingga dapat berprestasi lebih baik. Topik apa saja yang dibahas: Modul 1: Identifikasi peran Supervisor dan cara mengelola pekerjaan dengan efektif. Identifikasi peran Supervisor. Identifikasi pengetahuan, keterampilan dan sikap Supervisor. Identifikasi kekuatan individu sebagai Supervisor dan pemimpin. Identifikasi peran manajemen supervisor. Mengidentifikasi target unit kerja dan menjabarkan kepada anak buah. Menjelaskan aktivitas setiap fungsi manajemen. Modul 2: Pemecahan masalah bagi Supervisor. Mengidentifikasi dan membuat skala prioritas masalah Menganalisis dan menemukan sebab persoalan. Mengembangkan alternatif pemecahan masalah dan menentukan yang terbaik. Menyusun rencana tindakan dan mengamankan pelaksanaan. Modul 3: Mengelola dan membangun komunikasi kepada bawahan dengan efektif. Memetakan penyebab munculnya masalah kinerja bawahan. Menyusun rencana modifikasi perilaku bawahan. Mengidentifikasi ciri komunikasi yang efektif. Penerapan teknik komunikasi efektif kepada bawahan. Siapa saja yang perlu ikut? Supervisor dan Calon Supervisor yang ingin meningkatkan efektivitas dalam memimpin kelompok kerja. 3

6 4. MENYUSUN STRUKTUR SKALA GAJI ( 1 modul ) Rp ,/Modul Dalam sebuah perusahaan, baik yang berskala kecil, menengah atau besar. Sistem pembayaran gaji menjadi elemen penting yang perlu dikelola dengan baik. Perbaikan struktur skala gaji adalah untuk memberikan motivasi dan meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pencapaian target/sasaran perusahaan. Dengan sistem penggajian yang baik, tujuan yang ditetapkan perusahaan akan dapat berjalan sesuai harapan. Memperoleh pencerahan akan arti gaji dan mengenali pentingnya memiliki struktur & skala gaji di perusahaan. Mendapatkan ide untuk menyusun struktur dan skala gaji bagi perusahaan yang belum memilikinya. Dapat melakukan perbaikan struktur dan skala gaji perusahaan agar sesuai dengan pasar. Topik apa saja yang dibahas : Sesi 1: Konsep dan tujuan manajemen penggajian. Sesi 2: Menyusun grading (Intenal equity). Sesi 3: Salary survey (external equity). Sesi 4: Analisis daftar gaji. Sesi 5: Rencana perbaikan struktur dan skala gaji. Sesi 6: Terminologi penggajian & Rasiorasio Penggajian : Istilah Penggajian, Bentuk StrukturSkala Gaji. Sesi 7: Alternatif perbaikan struktur dan skala gaji: (1) Memahami & menerapkan langkahlangkah perbaikan struktur & skala gaji. Sesi 8: Alternatif perbaikan struktur dan skala gaji: (2) Menggunakan hasil perbaikan alternatif pertama, untuk mengakomodasi karyawan dan sesuai kebutuhan perusahaan. Mampu secara utuh menyusun dan memperbaiki struktur & skala gaji. Siapa saja yang perlu ikut? Praktisi SDM, Direktur SDM, Manajer/Staf SDM, Bagian Keuangan Kepala Divisi atau Kepala Bagian yang terkait dengan masalah penggajian. 4

7 5. MENYUSUN URAIAN PEKERJAAN (1 modul) Rp ,/Modul Saat ini Uraian Pekerjaan sering kali dianggap sesuatu yang tidak lagi dibutuhkan dalam perusahaan. Banyak yang berpendapat, bahwa perusahaan sudah berjalan sekian tahun, bahkan sekian puluh tahun tanpa uraian pekerjaan kondisinya tetap baikbaik saja. Semua karyawan mengerjakan pekerjaannya dengan benar dan perusahaan tetap mendapatkan profit. Ada kalanya jika karyawan diminta menulis uraian pekerjaan yang biasa dilakukan, mereka merasa bahwa yang seharusnya menyusun adalah staf SDM. Kami hanya pelaksana di lapangan, pekerjaan kami teknis operasional di lapangan, bukan sesuatu yang bersifat administratif. Itu sangat menyita waktu. Benarkah demikian? Benarkah Uraian Pekerjaan bukan lagi menjadi dokumen penting bagi perusahaan? Benarkah Uraian Pekerjaan untuk seluruh pekerjaan di perusahaan seharusnya disusun oleh Staf SDM? Memberikan pemahaman tentang manfaat yang besar dari sebuah dokumen Uraian Pekerjaan. Memberikan pengetahuan tentang cara membuat format Uraian Pekerjaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Memberikan tips dalam melaksanakan Uraian Pekerjaan Anda secara mudah. Topik apa saja yang dibahas : Sesi 1: Pengantar uraian pekerjaan Apa itu uraian pekerjaan? Manfaatnya bagi perusahaan. Sesi 2: Analisis pekerjaan. Apa itu analisis pekerjaan? Bagaimana analisis pekerjaan Manfaat & metode analisis pekerjaan. Sesi 3: Mendesain Uraian Pekerjaan Format umum dalam uraian pekerjaan Bagaimana menulis uraian pekerjaan Sesi 4: Job Specification & konfirmasi uraian pekerjaan Apa itu Job Specification? Contohcontoh & Cara Mendapatkan Job Specification Konfirmasi dalam uraian pekerjaan Persiapan menyusun uraian pekerjaan, pengumpulan informasi, penyusunan draft uraian pekerjaan. Implementasi. Siapa saja yang perlu ikut? Semua level karyawan di semua jenis perusahaan/organisasi yang berminat untuk memahami penyusunan dan pembuatan Uraian Pekerjaan yang tepat bagi perusahaan atau organisasinya masingmasing. 5

8 6. MENJADI SEKRETARIS PROFESIONAL (3 modul) Rp ,/Modul Di masa lalu, sekretaris seringkali disebut sebagai pengetik, mengingat alat yang selalu mereka operasikan. Namun di era informasi dewasa ini, peran sekretaris beralih menjadi jabatan profesional yang tidak lagi dikaitkan dengan peralatan yang mereka gunakan. Seorang sekretaris kini tidak hanya dituntut untuk dapat mengelola waktu dan kegiatan atasan, namun dituntut pula untuk kompeten dalam merencanakan, mengatur, mengelola sumber daya, memprioritaskan masalah, serta mengendalikan waktu dan kegiatannya. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan dapat: Memahami fungsi dan peran sekretaris dalam organisasi, Meningkatkan wawasan berpikir yang lebih luas dalam menjalankan tugasnya, Meningkatkan kemampuan manajerial dalam mengelola pekerjaan dan sumber daya kantor serta dalam memanajemeni atasan. Apa Saja yang Dibahas? Modul 1: Peran dan tuntutan sebagai sekretaris profesional Sesi 1: Peran dan tuntutan sekretaris profesional Apa itu sekretaris?, peran & tugas strategis bagi seorang sekretaris Profesional Karakteristik sukses sekretaris profesional sesi 2: Manajemen bagi sekretaris. Arti penting dan proses dari konsep manajemen bagi sekretaris. Manfaat perencanaan dan pengorganisasian bagi kelancaran tugas seharihari sekretaris. Modul 2: Perencanaan & Pengendalian kerja bagi sekretaris profesional Sesi 1: Perencanaan kerja bagi sekretaris profesional Memahami arti dan lingkup perencanaan kerja Memahami kegagalan, tahapan dan manfaat perencanaan terhadap kelancaran tugas sekretaris Mampu menerapkan & menyusun perencanaan tindakan tugas rutin dan insidental yang diterima dari atasan Sesi 2: Pengendalian kerja bagi sekretaris profesional Hubungan perencanaan dan pengendalian kerja Lingkup pengendalian kerja Aktivitas, siklus, sasaran, strategis dan informasi pengendalian kinerja Formulir Pengendalian Kerja. Modul 3: Memanajemeni waktu dan atasan menjadi sekretaris profesional Sesi 1: Memanajemeni waktu Filosofi waktu Berbagai masalah dengan waktu Perkembangan manajemen waktu Sesi 2: Memanajemeni atasan Memahami diri dan atasan Berbagai cara memanajemeni atasan Tips bekerja dengan berbagai atasan Siapa saja yang perlu ikut? Sekretaris madya dan senior, sekretaris untuk eksekutif, dan asisten administrasi. 6

9 7. MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI (2 modul) Rp ,/Modul Berbagai kejadian menunjukkan lemahnya Manajemen Risiko di perusahaan. Gagalnya pembangunan berbagai infrastruktur dan investasi, gagalnya peluncuran produk baru, dan bangkrutnya beberapa perusahaan menunjukkan hal tersebut. Perlu disadari, risiko sangat beragam, dapat terjadi di semua tingkat dan area dalam perusahaan, dengan tingkat kepentingan pengelolaan yang berbeda. Ada risiko yang perlu segera ditangani, ada risiko yang bisa dihindari, ada risiko yang dibiarkan terjadi. Perlakuan terhadap risiko secara berbedabeda tergantung pada kemampuan perusahaan untuk mengenali dan mengukur setiap jenis risiko dan menetapkan prioritasnya. Pengelolaan risiko yang baik, dan terintegrasi bukan saja memperbaiki kepastian usaha tetapi dapat meningkatkan keunggulan bersaing dan nilai perusahaan. Memahami cara mengidentifikasi ragam rsiko dan karakteristik masingmasing risiko Memahami cara mengukur dan memetakan profil risiko sehingga dapat menyusun prioritas penanganan risiko Memahami berbagai metoda penanganan risiko secara korporat Topik apa saja yang dibahas: Modul 1: Mengidentifikasi dan Mengukur Risiko Perkenalan Manajemen Risiko. Peran Manajemen Risiko dalam perusahaan. Konsep pengelolaan Manajemen Risiko. Manajemen Risiko terintegrasi dasar. Manajemen Risiko terintegrasi lanjutan. Dasardasar mengindentikasi risiko. Mengidentifikasi risiko lanjutan. Realisasi pengukuran risiko. Modul 2: Pemetaan dan mitigasi risiko. Pemetaan risiko. Mitigasi risiko. Kendalakendala di lapangan. Siapa saja yang perlu ikut? Setiap orang adalah Manajer Risiko. Oleh karena itu, pelatihan ini tepat untuk diikuti oleh semua Manajer Risiko di berbagai fungsi (pemasaran, operasi/produksi, SDM, keuangan), dan Staf atau Analis perusahaan yang bertanggung jawab untuk melakukan pengkajian dan penyusunan rekomendasi pengelolaan risiko. 7

10 8. FINNON: MEMAHAMI LAPORAN KEUANGAN (3 modul) # Rp ,/Modul Para eksekutif non keuangan sering berkepentingan dengan laporan keuangan, namun sering kali merasa sulit dengan bahasa keuangan. Sementara semakin tinggi posisi seorang eksekutif sering kali terpaksa harus bertemu dengan laporan keuangan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menjawab kebutuhan para eksekutif non keuangan dalam memahami laporan keuangan tetapi tidak memiliki latar belakang keuangan. Memahami arti dan fungsi keuangan perusahaan sebagai salah satu aspek pokok dari perusahaan sebagai suatu sistem. Memahami laporan keuangan neraca dan labarugi. Mampu menggunakan laporan keuangan sebagai alat analisis. Topik apa saja yang dibahas: Modul 1: Arus Keuangan dan Konsep Pendapatan Biaya. Arus keuangan. Konsep pendapatan biaya. Modul 2: Laporan Posisi Keuangan (Neraca) LabaRugi. Laporan posisi keuangan. LabaRugi. Modul 3: Teknik Analisis Rasio dan Arus Kas. Teknik Analisis Rasio. Arus Kas. Siapa Yang Perlu Ikut? Para eksekutif di luar bidang keuangan. Mereka yang mulai berminat dan mempelajari laporan keuangan. 8

11 9. PRACTICAL PROBLEM SOLVING (3 modul) # Rp ,/Modul Dalam menjalankan pekerjaan sehari hari, kita akan menemukan banyak masalah. Jika masalah tersebut tidak dipecahkan, akan menganggu operasi sehari hari, dan dalam jangka panjang dapat merusak kinerja bisnis. Oleh karena itu, kita memerlukan metode praktis untuk memecahkan masalah masalah tersebut Dalam praktek, masalah seharihari yang muncul ditempat kerja ditangani oleh tim yang dibentuk khusus untuk memecahkan masalahmasalah tersebut Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta akan: Memahami setiap proses dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan secara berkelompok Mampu memimpin atau berkontribusi dalam proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan sehari hari di tempat kerja. Topik apa saja yang dibahas: Modul 1: Mengidentifikasi & memprioritaskan masalah. Mengidentikasi masalah. Menentukan masalah prioritas. Modul 2: Mengembangkan dan memilih solusi terbaik. Mengembangkan alternatif solusi. Memilih solusi terbaik. Modul 3: Menyusun rencana implementasi & antisipasi. Menyusun rencana implementasi. Menyusun antisipasi. Siapa saja yang perlu ikut? Pemimpin tim, Supervisor, Manajer. 9

12 10. PRAKTIS MENYUSUN SOP (2 modul) Rp ,/Modul Saat kondisi persaingan yang semakin ketat, konsistensi. Kualitas hasil kerja (produk berupa barang maupun jasa) serta kualitas proses kerja sangat diperlukan untuk meningkatkan dan menjaga kepercayaan pelanggan. Tumpang tindih tugas merupakan hal yang sukar dihindari dalam aktivitas menghasilkan output antarbagian, departemen, atau divisi. Hal ini memerlukan pengaturan agar tidak terjadi salah komunikasi, konflik antarfungsi (yang kadang berkepanjangan) atau bahkan saling melepaskan tanggung jawab, yang pada akhirnya dapat berakibat pada menurunnya kinerja organisasi itu sendiri. Solusinya adalah dengan menciptakan suatu dokumen yang disebut SOP (Standard Operating Procedure). Menjelaskan manfaat penyusunan SOP dalam upaya menjaga konsistensi kualitas proses dan hasil kerja serta mendukung proses pengelolaan pengetahuan di organisasi. Pelatihan ini memberikan tambahan pengetahuan tentang cara menyusun SOP sesuai dengan kebutuhan organisasi. Memperoleh tambahan pengetahuan dalam penyusunan acuan bagi diri sendiri dan rekan kerja mengenai pelaksanaan proses bisnis sesuai peran/fungsi masingmasing. Mengidentifikasi peluang penyempurnaan dalam penyusunan SOP di tempat kerja masingmasing. Topik apa saja yang dibahas: Modul 1: Dasardasar SOP dan penulisan prosedur. Definisi prosedur & SOP. Cakupan SOP. Manfaat SOP. Distribusi & keterkaitan tanggung jawab. Bagan alir dan simbol dalam penulisan prosedur. Penterjmahan mekanisme kerja ke dalam bagan alir. Instruksi kerja (work instruction) dan panduan pekerjaan (job manual). Modul 2: Penyusunan dokumen dan penerapan SOP. Keterangan awal prosedur. Keterkaitan antarbagan air. Mekanisme pemastian penerapan SOP. Mekanisme evaluasi dan penyempurnaan SOP. Cakupan dan manfaat sosialisasi SOP. Umpan balik dari sosialisasi SOP. Analisis persoalan potensial penerapan SOP. Siapa yang Perlu Ikut? Semua level karyawan di semua jenis perusahaan/organisasi yang berminat untuk memahami penyusunan dan pembuatan SOP yang tepat bagi perusahaan/organisasinya masingmasing. 10

13 11. MANAJEMEN PERGUDANGAN (3 modul) Rp ,/Modul Gudang diperlukan sebagai tempat sementara untuk menyimpan inventori sebelum diproses lebih lanjut (dikirim ke tempat lain atau digunakan sebagai input sebuah proses/produksi). Perusahaan perlu mempertimbangkan kesesuaian dan fungsi gudang untuk mendukung proses operasional dengan disiplin, dan biaya yang ekonomis. Manfaat Apa yang Anda Peroleh? Pada akhir program, peserta diharapkan : Memahami pentingnya fungsi pergudangan dalam operasi perusahaan. Memahami cara mengelola aktivitas pergudangan. Menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi efektivitas aktivitas pergudangan. Mengidentifikasi peluang penyempurnaan sistem dan sikap kerja dalam lingkup pergudangan. Apa Saja yang Dibahas? Modul 1: Sistem & Perancangan Manajemen Pergudangan Definisi dan fungsi pergudangan. Merancang gudang. Modul 2: Aktivitas dan Pengukuran Kinerja Pergudangan Mengenal aktivitas di dalam gudang. Mengukur kinerja gudang. Modul 3: Sikap Kerja yang menunjang Manajemen Pergudangan Menerapkan Konsep 5S. Siapa yang Perlu Ikut? Manajer, supervisor, dan staf yang bertanggung jawab secara langsung dan tidak langsung terhadap kinerja gudang, yaitu mereka yang bergerak di bidang supply chain, inventori, pergudangan, produksi, dan logistik. 11

14 12. EFFECTIVE LEADERSHIP (2 Modul) Rp ,/Modul Untuk menjadikan perusahaan yang sukses, karyawan merupakan modal utama bagi kesuksesan perusahaan. Menjadi tugas seorang pemimpin menyiapkan dan membantu karyawan untuk mencapai kinerjanya. Kinerja akan tercapai apabila karyawan memiliki kompetensi dan komitmen untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Bagaimana menjadikan karyawan yang memiliki kompetensi dan komitmen sangat dipengaruhi oleh kesesuaian antara gaya kepemimpinan yang digunakan pemimpin dengan bawahannya. Dengan gaya kepemimpinan yang tepat seorang pemimpin akan lebih mudah membantu bawahannya untuk memenuhi kompetensi yang harus dimiliki dan mencipkan komitmen bawahan terhadap pencapaian kinerjanya. Manfaat Apa yang Anda Peroleh? Pada akhir program, peserta diharapkan : 1. Mampu memahami bagaimana mendiagnosa bawahan berdasarkan tingkat kompetensi dan komitmennya. 2.Mampu memahami bagaimana mengembangkan gaya kepemimpinan yang sesuai untuk mencapai kinerja optimal bawahan 3.Mampu memahami bagaiamana melakukan komunikasi dengan anak buah, sehingga membantu anak buah mencapai kinerjanya. Apa Saja yang Dibahas? Gaya Kepemimpinan yang Efektif Diagnosa Tingkat Perkembangan Bawahan. Fleksibilitas Gaya Kepemimpinan Mitra Dalam Pencapaian Kinerja Siapa yang Perlu Ikut? Karyawan semua level, supervisor, manajer, dan pengusaha yang ingin meningkatkan kemampuan dalam memimpin. Para management trainee yang baru bekerja. 12

15 13. MANAJEMEN SEDIAAN (3 Modul) Rp ,/Modul Pemenuhan kebutuhan inventori sebagai bahan mentah, barang jadi, dan barangbarang pendukung proses harus dikendalikan sesuai service level perusahaan dan konsumen, serta menurut jenis kepentingan dan biaya inventori. Pemahaman dasar ini dapat membantu perusahaan memperbaiki kinerja menangani inventori serta membuka kesempatan untuk mengurangi biaya operasional. Manfaat Apa yang Anda Peroleh? Pada akhir program, peserta diharapkan : 1.Pentingnya pengelolaan sediaan yang efisien dan efektif sebagai unsur penunjang operasi 2.Caracara perencanaan dan pengendalian sediaan untuk menjamin kontinyuitas operasi pada tingkat biaya yang optimum 3. Perencanaan pengadaan sediaan Apa Saja yang Dibahas? Modul 1 : Konsep Manajemen Sediaan dan Cara Mengendalikan Sediaan Definisi Manajemen Sediaan Mengendalikan Sediaan EOQ dan Pareto Modul 2 : Sediaan Pengaman dan MRP Mengendalikan Sediaan Safety Stock. Membuat Material Requirement Planning (MRP). Modul 3 : Pengadaan Sediaan Pengadaanbarangdanstrategipemilihanpemasok Siapa yang Perlu Ikut? Manajer, supervisor, dan staf yang bertanggung jawab secara langsung dan tidak langsung terhadap pengelolaan inventori yaitu mereka yang bergerak di bidang supply chain, inventori, pergudangan, produksi, dan logistik. 13

16 PPM elearning Formulir Pendaftaran Tanggal Daftar : Paket Pelatihan yang diambil Biaya Pelatihan + Ongkos Kirim Rp. Biaya ditanggung 1 = Pribadi 2 = Perusahaan Nama Lengkap Tempat/Tgl. Lahir Tgl. Bln. Thn. Jenis Kelamin Pria Wanita Pendidikan Terakhir 1 = SMA 2 = D3 3 = S1 4 = S2 5 = S3 Alamat Rumah Kota/Propinsi Kode Pos Telepon Rumah Hp. Alamat Kirim Bahan R = Rumah K = Kantor Informasi Perusahaan Nama Perusahaan/Organisasi Alamat Perusahaan/Unit Kota/Propinsi Kode Pos Telepon Fax Jabatan/Posisi Jenis Usaha 1. Industri 2. Perdagangan 3. konstruksi 4. Jasa 5. Sosial 6. Pertambangan Contact Person Bayar Melalui K = Kasir T = Transfer W = Wesel Pos No. Resi Apakah Anda pernah mengikuti sebelumnya? Ya Tahun Tidak Informasi Pendaftaran PPM Manajemen Jl. Menteng Raya No. 9 Jakarta Telp : (021) Fax. : (021) HP website : Pembayaran melalui : Transfer / ATM Bank BCA KCP Kwitang Rek No a.n. Yayasan Pendidikan & Pembinaan Manajemen Kemudian kirim melalui fax. bukti transfer Anda melalui fax ke (021) Atau ke :

Program Online Training With Expert Personal Coach

Program Online Training With Expert Personal Coach Program Online Training With Expert Personal Coach 2016 No JUDUL FORMAT HARGA DISKON 50% MANAGING OTHERS 1 Meningkatkan efektivitas fungsi supervisor 1,500,000 TARGET PESERTA Staf Spv Mgr Modul 1: Peran

Lebih terperinci

InfoLebihlanjut Telp Fax htp:/forummanajemen.com

InfoLebihlanjut Telp Fax htp:/forummanajemen.com InfoLebihlanjut Telp.021-87984777 Fax.021-87991059 Email.support@manajemenforum.com htp:/forummanajemen.com Electronic Learning (e-learning) Electronic Learning (e-learning) adalah pembelajaran jarak jauh

Lebih terperinci

MANAJEMEN OPERASI / PRODUKSI

MANAJEMEN OPERASI / PRODUKSI MANAJEMEN OPERASI / PRODUKSI MENJAWAB MASALAH APA? Produksi/operasi bertanggung jawab terhadap penyediaan produk/jasa dari sebuah organisasi. Manajer operasi harus membuat keputusan terkait fungsi operasi

Lebih terperinci

TIK.JK JUDUL UNIT

TIK.JK JUDUL UNIT III - 5 3.2 Unit - Unit Kompetensi KODE UNIT : TIK.JK01.001.01 JUDUL UNIT : Melakukan komunikasi di tempat kerja URAIAN UNIT : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk mempersiapkan, merencanakan,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. dicapainya. Tujuan tersebut diraih dengan mendayagunakan sumber-sumber

BAB II LANDASAN TEORI. dicapainya. Tujuan tersebut diraih dengan mendayagunakan sumber-sumber BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Sumber Daya Manusia Setiap organisasi tentunya mempunyai berbagai tujuan yang hendak dicapainya. Tujuan tersebut diraih dengan mendayagunakan sumber-sumber dayanya yang

Lebih terperinci

MODUL 8 HUMAN RESOURCES MANAGEMENT TRAINING AND DEVELOPMENT

MODUL 8 HUMAN RESOURCES MANAGEMENT TRAINING AND DEVELOPMENT MODUL 8 HUMAN RESOURCES MANAGEMENT TRAINING AND DEVELOPMENT Group 4 1. Agam Zamzami 004-2011-05-021 2. Eben Frantogy 004-2011-05-043 3. Galih Prakoso 004-2011-05-046 4. Handika Panji S. 004-2011-05-049

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN SISTEM REMUNERASI UNTUK RUMAH SAKIT

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN SISTEM REMUNERASI UNTUK RUMAH SAKIT Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : info@brainmanagement.org Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE (TOR)

Lebih terperinci

- 5 - BAB I PENDAHULUAN

- 5 - BAB I PENDAHULUAN - 5 - LAMPIRAN PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PENETAPAN DAN PEMBERLAKUAN STANDAR KOMPETENSI KERJA KHUSUS PENGAWAS OPERASIONAL DI BIDANG

Lebih terperinci

CARA PENDAFTARAN INFORMASI & PENDAFTARAN

CARA PENDAFTARAN INFORMASI & PENDAFTARAN E-Learning (Download Softcopy) adalah suatu bentuk pembelajaran manajemen yang diselenggarakan dengan menggunakan Internet dengan cara download bahan materi yang didukung oleh teknologi informasi (forum

Lebih terperinci

PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM (IN-DEPTH INTERVIEW) (INFORMAN 1)

PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM (IN-DEPTH INTERVIEW) (INFORMAN 1) PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM (IN-DEPTH INTERVIEW) (INFORMAN 1) I. Jadwal Wawancara 1. Tanggal / Hari : 25 april 2009 2. Waktu Mulai dan Selesai : II. Identitas Informan 1. Jenis Kelamin : 2. Usia : 3. Jabatan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pelatihan Pelaksanaan pelatihan didalam suatu perusahaan sangatlah penting. Perusahaan memiliki tujuan tersendiri untuk memberikan pelatihan pada karyawannya. Pelatihan dilakukan

Lebih terperinci

METODE DAN JENIS PELATIHAN

METODE DAN JENIS PELATIHAN METODE DAN JENIS PELATIHAN Perubahan bekerja setiap saat dan salah satu tanda organisasi yang hebat adalah mereka memiliki komitmen untuk terus-menerus melatih dan mendidik orang-orangnya sehingga mereka

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi ini dunia usaha mengalami perkembangan yang cukup pesat, memberikan peluang bisnis tersendiri bagi para pelaku bisnis. Peranan informasi

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. SDM. PT.KARYA MANDIRI BERSAMA hadir untuk memberikan solusi SDM

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. SDM. PT.KARYA MANDIRI BERSAMA hadir untuk memberikan solusi SDM 6 BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Profil PT. Karya Mandiri Bersama PT. KARYA MANDIRI BERSAMA adalah sebuah perusahaan di bidang jasa SDM yang berkonsentrasi pada penyediaan, pengelolaan dan pengembangan

Lebih terperinci

Executive Development Program Registration: (021) ,

Executive Development Program  Registration: (021) , MINAUT INDONESIA MENJAWAB MASALAH APA? Tuntutan akan adanya keputusan yang rasional dan dapat dipertanggung jawabkan. MANFAAT APA YANG ANDA PEROLEH? Mampu mengenali, memperjelas serta memprioritaskan masalah.

Lebih terperinci

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya M enyatukan dan Memadukan Sumber Daya Keunggulan kompetitif BCA lebih dari keterpaduan kekuatan basis nasabah yang besar, jaringan layanan yang luas maupun keragaman jasa dan produk perbankannya. Disamping

Lebih terperinci

Executive Development Program Registration: (021) ,

Executive Development Program  Registration: (021) , NEGOSIASI PENJUALAN MENJAWAB MASALAH APA? Negosiasi adalah proses perundingan dua belah pihak atau lebih yang masing-masing memiliki sesuatu yang dibutuhkan oleh pihak lainnya untuk mencapai kesepakatan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA INSPEKTUR,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA INSPEKTUR, PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH INSPEKTORAT Jalan Sultan Hasanudin No. 4 Leneng Praya Telp. 653510 Fax. 653216 KEPUTUSAN INSPEKTUR NOMOR TAHUN 2016 TENTANG PENETAPAN STANDAR KOMPETENSI APARATUR PENGAWASAN

Lebih terperinci

BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT ERAFONE ARTHA RETAILINDO

BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT ERAFONE ARTHA RETAILINDO BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS PENJUALAN, PIUTANG USAHA DAN PENERIMAAN KAS PADA PT ERAFONE ARTHA RETAILINDO IV.1. Survey Pendahuluan Pemeriksaan operasional dimulai dari tahap perencanaan awal atau yang

Lebih terperinci

ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2

ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors. Membuat Visi. 3 N/A Membuat Misi 2 ID No EQUIS Input Proses Output Predecessors 1 N/A Perencanaan Visi, Misi, Nilai 2 1.d.2 Daftar pemegang kepentingan, deskripsi organisasi induk, situasi industri tenaga kerja, dokumen hasil evaluasi visi

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN STRATEGIC BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN STRATEGIC BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : info@brainmanagement.org Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE (TOR)

Lebih terperinci

AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI

AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI AUDIT MUTU INTERNAL AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI JL. RAYA TANJUNG BARAT NO. 11 PS. MINGGU JAKARTA SELATAN TELP. 021 781 7823, 781 5142 FAX. -21 781 5144

Lebih terperinci

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. penilaian sistematis dan menyeluruh, terhadap seluruh kegiatan

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. penilaian sistematis dan menyeluruh, terhadap seluruh kegiatan BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Pemeriksaan operasional terhadap bagian penjualan merupakan penilaian sistematis dan menyeluruh, terhadap seluruh kegiatan operasional perusahaan yang diselenggarakan

Lebih terperinci

PENYUSUNAN ANGGARAN A. Hakikat Anggaran

PENYUSUNAN ANGGARAN A. Hakikat Anggaran 1 PENYUSUNAN ANGGARAN A. Hakikat Anggaran Suatu anggaran operasi merupakan pernyataan tentang pendapatan dan beban yang direncanakan untuk satu tahun yang akan datang. Proses penyusunan anggaran merupakan

Lebih terperinci

Kompensasi Finansial Langsung

Kompensasi Finansial Langsung MSDM Materi 10 Kompensasi Finansial Langsung http://deden08m.com 1 Pengertian Kompensasi Kompensasi adalah total dari seluruh imbalan yang diterima para karyawan sebagai pengganti atas layanan mereka.

Lebih terperinci

BIDANG MANAJEMEN AIR MINUM SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BUKU PENILAIAN

BIDANG MANAJEMEN AIR MINUM SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BUKU PENILAIAN MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG MANAJEMEN AIR MINUM SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PAM.MM01.001.01 BUKU PENILAIAN DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM BADAN PEMBINAAN KONSTRUKSI DAN

Lebih terperinci

PT. Widya Presisi Solusi Payroll Outsourcing, Business Process & Training

PT. Widya Presisi Solusi Payroll Outsourcing, Business Process & Training LATAR BELAKANG DAN METODE PELATIHAN PELATIHAN PROFESSIONAL SUPERVISOR 1. Sering kali ditemui terdapat gap antara manajemen puncak dan manajemen menengah. Manajemen Puncak merasa bahwa kemampuan bawahan

Lebih terperinci

Panduan Wawancara dan Daftar Pertanyaan tentang Audit Produksi

Panduan Wawancara dan Daftar Pertanyaan tentang Audit Produksi LAMPIRAN 119 Panduan Wawancara dan Daftar Pertanyaan tentang Audit Produksi di Perusahaan PT Kripton Gama Jaya : 1. Melakukan pengamataan fasilitas fisik yang digunakan untuk proses produksi di Perusahaan

Lebih terperinci

Standar Kompetensi Lulusan. Sekretaris

Standar Kompetensi Lulusan. Sekretaris Standar Kompetensi Lulusan Sekretaris Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2012 A. LATAR

Lebih terperinci

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000 MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000 Oleh : Muhamad Ali, M.T JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2011 MODUL IX SISTEM MANAJEMEN

Lebih terperinci

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL Bab I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Tujuan Peraturan ini dibuat dengan tujuan menjalankan fungsi pengendalian internal terhadap kegiatan perusahaan dengan sasaran utama keandalan

Lebih terperinci

PERSEPSI GURU TENTANG KINERJA KEPALA SMA NEGERI 10 CIPONDOH KOTA TANGERANG

PERSEPSI GURU TENTANG KINERJA KEPALA SMA NEGERI 10 CIPONDOH KOTA TANGERANG PERSEPSI GURU TENTANG KINERJA KEPALA SMA NEGERI 10 CIPONDOH KOTA TANGERANG SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Serjana Pendidikan (S.Pd)

Lebih terperinci

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) Jl. Parangkusumo No.51 Purwosari Surakarta Jawa Tengah Telp & Fax (0271)

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) Jl. Parangkusumo No.51 Purwosari Surakarta Jawa Tengah Telp & Fax (0271) LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS) Jl. Parangkusumo No.51 Purwosari Surakarta Jawa Tengah 57142 Telp & Fax (0271) 716657 e-mail : lp2kssolo@gmail.com KATA PENGANTAR Peraturan

Lebih terperinci

Tantangan Manajemen. Teknologi. Informasi. Sistem. Informasi. Konsep-konsep Dasar

Tantangan Manajemen. Teknologi. Informasi. Sistem. Informasi. Konsep-konsep Dasar KONSEP KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis

Lebih terperinci

: Pemberitahuan Bimbingan Teknis Penyusunan SOP SIA sebagai Instrumen Akuntabilitas dan Pengendalian Intern RS.

: Pemberitahuan Bimbingan Teknis Penyusunan SOP SIA sebagai Instrumen Akuntabilitas dan Pengendalian Intern RS. Nomor Lampiran Perihal : 760/QM/V/2013 : 1 (satu) berkas : Pemberitahuan Bimbingan Teknis Penyusunan SOP SIA sebagai Instrumen Akuntabilitas dan Pengendalian Intern RS. Kepada Yth : Bapak / Ibu Direktur

Lebih terperinci

Strategi Penjualan Efektif

Strategi Penjualan Efektif Strategi Penjualan Efektif MENJAWAB MASALAH APA? Persaingan yang semakin intensif menuntut para manajer penjualan untuk semakin hati-hati dalam merancang strategi penjualan. Sudah menjadi keharusan para

Lebih terperinci

Manual Mutu Lulusan Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.08. Manual Mutu Lulusan 1

Manual Mutu Lulusan Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.08. Manual Mutu Lulusan 1 Manual Mutu Lulusan Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.08 Manual Mutu Lulusan 1 DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI 3 BAB 1 PENDAHULUAN 5 1.1 Latar Belakang 5 1.2 Tujuan 5 BAB 2 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Para manajer memiliki peran strategis dalam suatu organisasi. Peran

BAB I PENDAHULUAN. Para manajer memiliki peran strategis dalam suatu organisasi. Peran BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Para manajer memiliki peran strategis dalam suatu organisasi. Peran manajer dalam organisasi merupakan penentu keberhasilan dan suksesnya tujuan yang hendak

Lebih terperinci

BIMBINGAN TEKNIS Strategic Action Plan & Accountability System Menyusun Rencana Aksi Strategis dan Sistem Akuntabilitas Rumah Sakit

BIMBINGAN TEKNIS Strategic Action Plan & Accountability System Menyusun Rencana Aksi Strategis dan Sistem Akuntabilitas Rumah Sakit BIMBINGAN TEKNIS Strategic Action Plan & Accountability System Menyusun Rencana Aksi Strategis dan Sistem Akuntabilitas Rumah Sakit LATAR BELAKANG Diselenggarakan oleh : IMRS PERSI Quantum Management di

Lebih terperinci

BAB 1. Instruksi Penggunaan Buku

BAB 1. Instruksi Penggunaan Buku BAB 1 Instruksi Penggunaan Buku Buku Praktikum ini dirancang untuk memberikan panduan bagi mahasiswa dalam menerapkan konsep-konsep mata kuliah Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi untuk sistem akuntansi

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS) Jl. Parangkusumo No. 51 Purwosari - Surakarta Jawa Tengah 57147 Telp./Fax: +62 271 716657 E-mail : lp2kssolo@gmail.com ii KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

12. Pencetakan dokumen SOP dan pendistribusian. Setelah SOP mendapat pengesahan dari pejabat yang berwenang, dilengkapi dokumen pendukung lainnya, dilakukan pencetakan selanjutnya dokumen SOP didistribusikan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 50 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 50 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51 JUKNIS ANALISIS STANDAR PENGELOLAAN SMA DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 B. TUJUAN 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 50 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51 G. URAIAN PROSEDUR

Lebih terperinci

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK SISTEM BISNIS ELEKTRONIK Saat ini dunia perdagangan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN SISTEM REMUNERASI UNTUK RUMAH SAKIT DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN SISTEM REMUNERASI UNTUK RUMAH SAKIT DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 50149 Telp. / Fax : (024) 7614115 Email : info@brainmanagement.org Web : www.brainmanagement.org NPWP : 08.799.467.9-503.000 TERM OF

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN menjadi Rp 335 triliun di tahun Perkembangan lain yang menarik dari

BAB I PENDAHULUAN menjadi Rp 335 triliun di tahun Perkembangan lain yang menarik dari BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Berdasarkan data BAPEPAM dalam laporan keuangan tahun 2012 menurut Prabowo (2013) bahwa data sektor asuransi menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2011 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

Kompensasi Finansial Langsung

Kompensasi Finansial Langsung Kompensasi Finansial Langsung Pengertian Kompensasi Kompensasi adalah total dari seluruh imbalan yang diterima para karyawan sebagai pengganti atas layanan mereka. Tujuan umum pemberian kompensasi adalah

Lebih terperinci

OBJEK PEMBELAJARAN OBJEK PEMBELAJARAN. Pertemuan 1 Konsep Dasar ERP. Gambaran Umum ERP. Definisi Sistem Informasi Klasifikasi Sistem Informasi

OBJEK PEMBELAJARAN OBJEK PEMBELAJARAN. Pertemuan 1 Konsep Dasar ERP. Gambaran Umum ERP. Definisi Sistem Informasi Klasifikasi Sistem Informasi OBJEK PEMBELAJARAN Definisi ERP Manfaat Penerapan ERP Pertemuan 1 Konsep Dasar ERP Haryono Setiadi, M.Eng STMIK Sinar Nusantara Modul standart yg terintegrasi dengan ERP Definisi Sistem Informasi Klasifikasi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Setiap perusahaan baik perusahaan dagang, manufaktur ataupun jasa pasti memiliki tujuan bisnis, yaitu untuk memperoleh keuntungan. Dalam mencapai tujuan tersebut

Lebih terperinci

BAB III METODA PENELITIAN

BAB III METODA PENELITIAN BAB III METODA PENELITIAN Untuk mencapai tujuan penelitian diperlukan berbagai tahapan yang harus dilaksanakan secara cermat dan sistematis. Tahapan yang akan dilaksanakan pada bab ini membahas mengenai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pengelolaan di bidang keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka

BAB I PENDAHULUAN. Pengelolaan di bidang keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan ekonomi semakin pesat sehingga permasalahan yang dihadapi oleh bidang usaha semakin kompleks dan bersifat dinamis. Salah satu masalah yang selalu

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Internal Marketing Pemasaran internal sangat penting artinya bagi perusahaan jasa. Apa lagi bagi usaha jasa yang terkenal dengan high contact. Apa yang dikatakan dengan high

Lebih terperinci

FORMULIR VERIFIKASI SELF IMPROVEMENT KAPABILITAS APIP PADA LEVEL 2 (INFRASTRUCTURE)

FORMULIR VERIFIKASI SELF IMPROVEMENT KAPABILITAS APIP PADA LEVEL 2 (INFRASTRUCTURE) Lampiran 4.a Pedoman Teknis Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Secara Mandiri (Self Improvement) FORMULIR VERIFIKASI SELF IMPROVEMENT KAPABILITAS APIP PADA LEVEL 2 (INFRASTRUCTURE)

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYELENGGARAAN KARYA AKHIR PROGRAM PASCASARJANA MANAJEMEN DAN BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR

PEDOMAN PENYELENGGARAAN KARYA AKHIR PROGRAM PASCASARJANA MANAJEMEN DAN BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR PEDOMAN PENYELENGGARAAN KARYA AKHIR PROGRAM PASCASARJANA MANAJEMEN DAN BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR I. PENDAHULUAN 1.1 Dasar Pemikiran Globalisasi di berbagai sektor ekonomi dan bisnis membawa konsekuensi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan memiliki struktur yang membantu karyawannya agar dapat bekerja untuk

BAB I PENDAHULUAN. dan memiliki struktur yang membantu karyawannya agar dapat bekerja untuk 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Organisasi merupakan suatu pengaturan yang tersusun terhadap sejumlah orang untuk mencapai tujuan tertentu. Seseorang yang bekerja sendirian bukanlah

Lebih terperinci

Pengembalian Dokumen melalui Pos Domestik (wilayah Indonesia)

Pengembalian Dokumen melalui Pos Domestik (wilayah Indonesia) Pengembalian Dokumen melalui Pos Domestik (wilayah Indonesia) Informasi yang disediakan dalam dokumen ini ditujukan bagi pemohon visa yang menginginkan PT VFS Services Indonesia (selanjutnya disebut sebagai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menjadi core business-nya. Prestasi organisasi tersebut tidak melebihi prestasi

BAB I PENDAHULUAN. menjadi core business-nya. Prestasi organisasi tersebut tidak melebihi prestasi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi ini, kemajuan suatu organisasi sangat bergantung pada upaya organisasi tersebut bekerja sama dengan organisasiorganisasi lain baik didalam

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL 1 2016 BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL No.23,2016 Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul. PEMERINTAHAN DAERAH.Penyusunan, Standar Operasional Prosedur, Penyelenggaraan Pemerintahan. BUPATI

Lebih terperinci

DESKRIPSI PEMELAJARAN

DESKRIPSI PEMELAJARAN KOMPETENSI : Melakukan Penyerahan atau Pengiriman Produk KODE : PDG.OO 02.036.01 DURASI PEMELAJARAN : 240 Jam @ 45 menit DESKRIPSI PEMELAJARAN LEVEL KOMPETENSI KUNCI KONDISI KINERJA A B C D E F G 2 2 2

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan sistem informasi diseluruh dunia saat ini sangatlah berkembang pesat. Sehingga secara tidak langsung telah membuat segala sesuatu yang berhubungan

Lebih terperinci

Pengumuman Seleksi Lembaga Pelaksana Penjaminan Resi Gudang

Pengumuman Seleksi Lembaga Pelaksana Penjaminan Resi Gudang Pengumuman Seleksi Lembaga Pelaksana Penjaminan Resi Gudang Tim Seleksi Penjaminan Resi Gudang yang dibentuk oleh Menteri Perdagangan untuk melaksanakan pemilihan Lembaga Pelaksana Penjaminan Sistem Resi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat. penting bagi masyarakat di era globalisasi seperti sekarang ini.

BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat. penting bagi masyarakat di era globalisasi seperti sekarang ini. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat di era globalisasi seperti sekarang ini. Kini masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang merupakan tempat dimana

BAB I PENDAHULUAN. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang merupakan tempat dimana BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang merupakan tempat dimana proses pendidikan dilakukan, mempunyai sistem yang dinamis dan kompleks. Kegiatan sekolah bukan

Lebih terperinci

BAB II FUNGSI ANGGARAN DALAM PERUSAHAAN. satuan kuantitatif. Penyusunan anggaran sering diartikan sebagai

BAB II FUNGSI ANGGARAN DALAM PERUSAHAAN. satuan kuantitatif. Penyusunan anggaran sering diartikan sebagai BAB II FUNGSI ANGGARAN DALAM PERUSAHAAN 2.1. Anggaran Perusahaan Penyusunan anggaran merupakan proses pembuatan rencana kerja dalam rangka waktu satu tahun yang dinyatakan dalam satuan moneter dan satuan

Lebih terperinci

Tugas : e Learning Administrasi Bisnis Nama : Erwin Febrian Nim :

Tugas : e Learning Administrasi Bisnis Nama : Erwin Febrian Nim : Tugas : e Learning Administrasi Bisnis Nama : Erwin Febrian Nim : 14121005 A. Pengertian Manajemen Bisnis memliki arti luas, bisa diartikan menjadi beberapa arti, antara lain 1) Manajemen sebagai suatu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan kemampuan yang terakumulasi dalam diri anggota organisasi. menunjang keberhasilan pelaksanaan pekerjaannya.

BAB I PENDAHULUAN. dan kemampuan yang terakumulasi dalam diri anggota organisasi. menunjang keberhasilan pelaksanaan pekerjaannya. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sumberdaya manusia merupakan sumber pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang terakumulasi dalam diri anggota organisasi. Sumberdaya manusia merupakan aset organisasi

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

Manajemen Risiko Kelelahan: Preskriptif versus Pendekatan Berbasis Risiko

Manajemen Risiko Kelelahan: Preskriptif versus Pendekatan Berbasis Risiko Manajemen Risiko Kelelahan: Preskriptif versus Pendekatan Berbasis Risiko Solichul HA. BAKRI, et al Ergonomi untuk Keselamatan, Keselamatan Kerja dan Produktivitas ISBN: 979-98339-0-6 Mengelola Kelelahan

Lebih terperinci

7 Prinsip Manajemen Mutu - ISO (versi lengkap)

7 Prinsip Manajemen Mutu - ISO (versi lengkap) 7 Prinsip Manajemen Mutu - ISO 9001 2015 (versi lengkap) diterjemahkan oleh: Syahu Sugian O Dokumen ini memperkenalkan tujuh Prinsip Manajemen Mutu. ISO 9000, ISO 9001, dan standar manajemen mutu terkait

Lebih terperinci

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO WALIKOTA PROBOLINGGO SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER SA Seksi 327 TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER Sumber: PSA No. 59 PENDAHULUAN 01 Tujuan dan lingkup keseluruhan suatu audit tidak berubah bila audit dilaksanakan dalam suatu lingkungan sistem informasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Proyek Akhir dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan di Bagian HRD di Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) Chalimatus dan Rekan Kantor Pusat Surabaya yang pelaksanaannya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Setiap individu mempunyai kebutuhan akan alat transportasi. Menyadari hal

BAB I PENDAHULUAN. Setiap individu mempunyai kebutuhan akan alat transportasi. Menyadari hal BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Setiap individu mempunyai kebutuhan akan alat transportasi. Menyadari hal ini, banyak perusahaan transportasi bermunculan, salah satunya adalah Kereta Api.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. (SDM). Sumber Daya Manusia merupakan salah satu elemen terpenting dalam

BAB I PENDAHULUAN. (SDM). Sumber Daya Manusia merupakan salah satu elemen terpenting dalam BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perusahaan membutuhkan sumber daya dalam memenuhi tujuan yang sudah ditetapkan. Salah satu sumber daya yang dibutuhkan yaitu Sumber Daya Manusia (SDM). Sumber

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1. Evaluasi Efektivitas dan Efisiensi Aktivitas Pembelian, Penyimpanan, dan. Penjualan Barang Dagang pada PT Enggal Perdana

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1. Evaluasi Efektivitas dan Efisiensi Aktivitas Pembelian, Penyimpanan, dan. Penjualan Barang Dagang pada PT Enggal Perdana BAB IV PEMBAHASAN IV.1. Evaluasi Efektivitas dan Efisiensi Aktivitas Pembelian, Penyimpanan, dan Penjualan Barang Dagang pada PT Enggal Perdana IV.1.1. Evaluasi atas Aktivitas Pembelian Barang Dagang Aktivitas

Lebih terperinci

Tipe A: pengembangan bahan ajar multimedia, dengan dana hibah sebesar Rp ,00 bagi 15 pemenang

Tipe A: pengembangan bahan ajar multimedia, dengan dana hibah sebesar Rp ,00 bagi 15 pemenang Panduan HIBAH PENINGKATAN E-LEARNING UGM 2016 Pusat Inovasi dan Kajian Akademik Universitas Gadjah Mada Ikhtisar Pemanfaatan e-learning sebagai salah satu penunjang pembelajaran saat ini telah berkembang

Lebih terperinci

KRITERIA PENILAIAN SNI AWARD 2016

KRITERIA PENILAIAN SNI AWARD 2016 KRITERIA PENILAIAN SNI AWARD 2016 KATEGORI ORGANISASI KECIL BARANG DAN JASA Pusat Sistem Penerapan Standar Badan Standardisasi Nasional Gedung l BPPT Lantai 10 Jl. MH Thamrin No. 8 Jakarta 10340 Telp :

Lebih terperinci

FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. Penilaian Dokumen Perorangan. Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :...

FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. Penilaian Dokumen Perorangan. Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :... FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Dokumen Perorangan Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :... Tanggal :... No. 1 1.1 2 1.2 3 1.3.1 4 1.3.2 5 2.1.1 6 2.1.2 7 2.1.3

Lebih terperinci

FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKASI KOMPETENSI BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR)

FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKASI KOMPETENSI BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) PKT-1 FM.SR.01/01/061010 FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKASI KOMPETENSI BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Dengan hormat, Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan Anda kepada Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN

KUESIONER PENELITIAN PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN Lampiran 20 KUESIONER PENELITIAN PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PENJUALAN Kepada Yth, Bapak/ibu respoden Di tempat Bandung, 17 Desember 2007 Dengan hormat, Melalui

Lebih terperinci

PELAPORAN RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN (RTK) DAN OBSERVASI GURU YUNIOR DALAM KEGIATAN ON THE JOB LEARNING

PELAPORAN RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN (RTK) DAN OBSERVASI GURU YUNIOR DALAM KEGIATAN ON THE JOB LEARNING PELAPORAN RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN (RTK) DAN OBSERVASI GURU YUNIOR DALAM KEGIATAN ON THE JOB LEARNING (OJL) PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH Oleh : dr. Waryono, M.Or Widyaiswara Madya LPMP D I

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Aplikasi yang dibuat ini akan digunakan oleh admin terlebih dahulu

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Aplikasi yang dibuat ini akan digunakan oleh admin terlebih dahulu BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Implementasi Program Aplikasi yang dibuat ini akan digunakan oleh admin terlebih dahulu dengan membuat account, kemudian calon pendaftar mengakses halaman yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang menyatakan sejauhmana tujuan (kualitas, kuantitas, dan waktu) telah

BAB I PENDAHULUAN. yang menyatakan sejauhmana tujuan (kualitas, kuantitas, dan waktu) telah 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Efektivitas adalah menggambarkan seluruh siklus input, proses dan output yang mengacu pada hasil guna daripada suatu organisasi, program atau kegiatan yang

Lebih terperinci

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 5 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 5 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT Yth. Direksi Bank Perkreditan Rakyat di tempat. SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 5 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT Sehubungan dengan Peraturan

Lebih terperinci

KOPI DARAT Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli dan Tukar Pendapat 13 Mei 2015

KOPI DARAT Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli dan Tukar Pendapat 13 Mei 2015 KOPI DARAT Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli dan Tukar Pendapat 13 Mei 2015 Topik #1 Manajemen Guru Rencana Strategis (RENSTRA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015-2019 secara eksplisit menyebutkan

Lebih terperinci

MINGGU KE- 4 MANAJEMEN RUANG LINGKUP

MINGGU KE- 4 MANAJEMEN RUANG LINGKUP MINGGU KE- 4 MANAJEMEN RUANG LINGKUP Ruang lingkup (Scope) meliputi semua pekerjaan yang terkait pada proses untuk menyelesaikan tujuan proyek atau untuk menghasilkan produk proyek. Manajemen scope proyek

Lebih terperinci

RENCANA KORPORASI PERUSAHAAN ASURANSI UMUM / PERUSAHAAN REASURANSI / PERUSAHAAN ASURANSI JIWA 1 Tahun 2

RENCANA KORPORASI PERUSAHAAN ASURANSI UMUM / PERUSAHAAN REASURANSI / PERUSAHAAN ASURANSI JIWA 1 Tahun 2 Lampiran 7 Surat Edaran OJK Nomor.. Tanggal RENCANA KORPORASI PERUSAHAAN ASURANSI UMUM / PERUSAHAAN REASURANSI / PERUSAHAAN ASURANSI JIWA 1 Tahun 2 PT. XYZ (alamat perusahaan) ¹ Tulis salah satu sesuai

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur, pengaturan tersebut dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi

Lebih terperinci

PPM Manajemen COMPANY PROFILE

PPM Manajemen COMPANY PROFILE PPM Manajemen COMPANY PROFILE PPM MANAJEMEN, PARTNER IN INTEGRATED MANAGEMENT SOLUTIONS VISI Menjadi Institusi Manajemen Yang Unggul dan Terpandang MISI Memprakarsai dan mendorong Inovasi pembangunan Sumber

Lebih terperinci

Analisis Dukungan Fungsi Produksi dalam Pencapaian Tujuan Perusahaan. No. Kategori Pertanyaan Y T. tujuan-tujuan jangka pendek?

Analisis Dukungan Fungsi Produksi dalam Pencapaian Tujuan Perusahaan. No. Kategori Pertanyaan Y T. tujuan-tujuan jangka pendek? Nama : Bagian : A. Analisis Sasaran Perusahaan Analisis Dukungan Fungsi dalam Pencapaian Tujuan Perusahaan No. Kategori Pertanyaan Y T 1. Rencana Jangka Panjang (Strategis) 1. Apakah selama ini fungsi

Lebih terperinci

Silabus Kursus Pelatihan Penilai NKT

Silabus Kursus Pelatihan Penilai NKT Silabus Kursus Pelatihan Penilai NKT Panduan untuk Organisasi Pelatihan Pendahuluan Skema Lisensi Penilai (ALS) HCVRN (High Conservation Value Resource Network)disusun untuk meningkatkan kompetensi penilai

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BOGOR. Nomor 24 Tahun 2015 Seri E Nomor 16 PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BOGOR. Nomor 24 Tahun 2015 Seri E Nomor 16 PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG BERITA DAERAH KOTA BOGOR Nomor 24 Tahun 2015 Seri E Nomor 16 PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BOGOR Diundangkan

Lebih terperinci

(2) Pembiayaan pelaksanaan penyusunan SOP administrasi pemerintahanan Satker, Subsatker dan/atau unit kerja di lingkungan Kementerian Pertahanan dibebankan pada anggaran Satker, Subsatker dan/atau unit

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. semakin maju karena untuk mempermudah manusia melakukan berbagai. kegiatan dalam kehidupan. Misal kemajuan dalam bidang pendidikan,

BAB I PENDAHULUAN. semakin maju karena untuk mempermudah manusia melakukan berbagai. kegiatan dalam kehidupan. Misal kemajuan dalam bidang pendidikan, BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi saat ini perkembangan teknologi informasi semakin maju karena untuk mempermudah manusia melakukan berbagai kegiatan dalam kehidupan.

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan. Transaksi Reksa Dana Buana Fund Online. Selling Agent. PT. Buana Capital In Partnership with: Panduan Penggunaan

Panduan Penggunaan. Transaksi Reksa Dana Buana Fund Online. Selling Agent. PT. Buana Capital In Partnership with: Panduan Penggunaan Transaksi Reksa Dana Buana Fund Online Selling Agent In Partnership with: I. PERMULAAN Selamat Datang dan Terima Kasih karena telah memilih Buana Fund Online PT Buana Capital sebagai aplikasi Nasabah untuk

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2015 NOMOR 43

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2015 NOMOR 43 BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2015 NOMOR 43 PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 43 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANJARNEGARA

Lebih terperinci

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BAN-PT AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BUKU VI MATRIKS PENILAIAN BORANG DAN EVALUASI-DIRI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2011 BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Institusi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB PENDAHULUAN.. Latar Belakang Perusahaan harus dikelola dengan baik agar dapat meningkatkan daya saingnya. Terkait dengan meningkatkan daya saingnya, salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan

Lebih terperinci

NARA SUMBER : aan/

NARA SUMBER :  aan/ NARA SUMBER : http://jodie.ngeblogs.com/2010/04/13/peranan-it-dalam-organisasi-perusah aan/ Saat ini penerapan teknologi informasi dan komunikasi diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu dalam

Lebih terperinci