Novitool Aero Panduan Keselamatan dan Pengoperasian Alat Pres (Penekan) Sambungan

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Novitool Aero Panduan Keselamatan dan Pengoperasian Alat Pres (Penekan) Sambungan"

Transkripsi

1 Novitool Aero Panduan Keselamatan dan Pengoperasian Alat Pres (Penekan) Sambungan PERINGATAN Penggunaan alat ini secara TIDAK BENAR ATAU TIDAK AMAN dapat merusak alat dan/atau mengakibatkan cedera. Panduan ini berisi informasi penting mengenai fungsi produk dan keselamatan. Bacalah dan pahami panduan ini SEBELUM mengoperasikan alat pres. Siapkan panduan ini bagi pengguna dan pemilik lainnya sebelum mereka menggunakan alat pres Aero. Salinan Panduan Pemilik Alat Press Aero dapat diakses di telepon

2 2

3 Daftar Isi Komponen Utama...hal. 4 Spesifikasi Alat...hal.5 Pengenalan Alat Press Splice Aero... hal. 6-7 Kotak Angkut...hal. 8 Aturan Keselamatan Umum...hal. 8 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman...hal Bantuan Teknis...hal.16 Diagram Elektrik Kabel Catu Daya...hal Skema Elektrik...hal Perawatan...hal. 22 Buku Log...hal. 23 Pernyataan Kesesuaian EC...hal. 24 3

4 Komponen Spesifikasi Alat Utama Pasak & Sekrup Palang Klem (4) Batang Press Atas Tangkai Baut Sambungan Press (4) Palang Klem (2) Batang Press Bawah Tombol Mulai (hijau) Pemanas Euroterm dan Pengontrol Waktu Pusat Konektor Kabel Daya Konektor Kabel Daya Listrik Pengatur Tekanan Tombol Pelepas Tekanan (merah) Telp:

5 Spesifikasi Alat Aero Spesifikasi Alat Spesifikasi Aero 300 Aero 600 Aero 900 Aero 1200 Aero 1500 Panjang splice efektif 305 mm / mm / mm / mm / mm / 60 Lebar splice efektif 120 mm / 4,7 120 mm / 4,7 120 mm / 4,7 120 mm / 4,7 120 mm / 4,7 Berat bagian bawah 10 kg / 22 lbs 15 kg / 33 lbs 20 kg / 44 lbs 25 kg / 55 lbs 30 kg / 66 lbs Berat bagian atas 11 kg / 24 lbs 15 kg / 33 lbs 18 kg / 40 lbs 22 kg / 48 lbs 26 kg / 57 lbs Berat total 21 kg / 46 lbs 30 kg / 66 lbs 38 kg / 84 lbs 47 kg / 104 lbs 56 kg / 123 lbs Panjang 505 mm / 19,9 805 mm / 31, mm / 43, mm / 55, mm / 67,1 Tinggi Keseluruhan 220 mm / 8,5 220 mm / 8,5 220 mm / 8,5 220 mm / 8,5 220 mm / 8,5 Tekanan maks. 2 Bar / 28 PSI 2 Bar / 28 PSI 2 Bar / 28 PSI 2 Bar / 28 PSI 2 Bar / 28 PSI Suhu maks. 200 C / 390 F 200 C / 390 F 200 C / 390 F 200 C / 390 F 200 C / 390 F Dimensi angkut (P x L x T) 770 x 370 x 310 mm (30 x 15 x 12 ) x 370 x 310 mm (42 x 15 x 12 ) x 370 x 310 mm (54 x 15 x 12 ) x 370 x 310 mm (68 x 15 x 12 ) 135 mm - 5.3" x 370 x 310 mm (76 x 146 x 122 ) Berat angkut 26 kg / 57 lbs 35 kg / 77 lbs 43 kg / 95 lbs 53 kg / 117 lbs 61 kg / 134 lbs Persyaratan daya 1 fasa 230 Vac 8,8 A 14 A 16 A Hanya AS 30 A Hanya AS 30 A 3 fasa 230 Vac 4,4 A 7 A 8 A 12 A 15 A 250 mm - 9.8" 135 mm - 5.3" 140 mm - 5.5" 83 mm - 3.3" 3 fasa 400 Vac+0 4,4 A 7 A 8 A 12 A 15 A 3 fasa 460 Vac 4,4 A 7 A 8 A 12 A 15 A 250 mm - 9.8" 250 mm - 9.8" 140 mm - 5.5" 5 83 mm - 3.3"

6 Pengenalan Alat Press Splice Aero Alat pres splice Aero merupakan solusi all-in-one untuk memisahkan sabuk konveyor termoplastik (mis. PVC, poliuretan). Tidak memerlukan kotak kontrol, pompa udara, atau tangki air pendingin eksternal. Alat pres Aero dilengkapi dengan pemanasan elektrik dan pendinginan udara terpasang. Proses pemisahan dijalankan secara otomatis penuh. suhu Pengaturan: suhu splice waktu tunda suhu pendinginan (kipas dimatikan) (grafik proses dasar, program level 1) waktu Tekanan splice dihasilkan oleh kompresor internal, maks. 2 bar (28 psi) Memanaskan hingga suhu splice maks. 392 F (200 C) Mempertahankan suhu splice (waktu tunda yang dapat diatur) Mendinginkan hingga suhu dingin (suhu yang aman untuk melepaskan sabuk) Suhu dan waktu tunda prapemanasan dapat diterapkan untuk sabuk yang lebih tebal Pemanasan bawah dapat diatur lebih rendah atau tinggi dari pemanasan atas. Telp:

7 Pendahuluan Alat Press Splice Aero * Jika sabuk relatif tebal mungkin terjadi masalah di mana bagian luar sabuk terlalu lama pada suhu splicing, menunggu bagian dalam untuk mencapai suhu yang diinginkan. Material yang meleleh bisa mengalir atau berubah warna dan serat bisa mengerut. Untuk menghindari masalah ini, opsi prapemanasan dapat digunakan. Opsi ini memanaskan (bagian luar dan dalam) sabuk ke suhu tepat di bawah suhu leleh. Setelah tahap prapemanasan, suhu bagian dalam splice dapat dicapai lebih cepat, meminimalkan risiko material meleleh, berubah warna, atau serat mengerut yang tidak diinginkan. suhu Pengaturan: suhu splice waktu tunda suhu prapemanasan waktu tunda prapemanasan suhu pendinginan (kipas dimatikan) (grafik proses dengan prapemanasan, program level 2) waktu 7

8 Kotak Angkut 1. Alat pres Aero dilengkapi dengan kotak angkut untuk penyimpanan serta memudahkan pengangkutan ke lokasi kerja. 2. Masukkan alat pres dalam kotak angkut sedemikian rupa hingga soket daya menghadap ke ruang penyimpanan. Hal ini akan melindungi soket dari kerusakan selama pengangkutan. 3. Kotak angkut untuk Aero dilengkapi dua roda. Aero dikemas dalam kotak angkut dengan empat roda dan tangkai perpanjangan. 4. Beberapa kotak angkut dapat ditumpuk, tetapi harus diikat/dikencangkan selama pengangkutan. 5. Kotak angkut Aero dilengkapi tangkai perpanjangan untuk kemudahan dan kenyamanan pengangkutan. Klik pegangan kotak angkut untuk melepaskan tangkai. Ujung Alat Press dengan Soket Daya Ruang Penyimpanan Tangkai diperpanjang Aturan Keselamatan Umum Simpanlah Petunjuk ini Istilah sinyal: BAHAYA menunjukkan situasi berbahaya yang mungkin terjadi, yang jika tidak dihindari, akan mengakibatkan kematian atau cedera parah. Istilah sinyal ini dibatasi hanya untuk situasi yang sangat ekstrem. PERINGATAN menunjukkan situasi berbahaya yang mungkin terjadi, yang jika tidak dihindari, dapat mengakibatkan kematian atau cedera parah. PERHATIAN menunjukkan situasi berbahaya yang mungkin terjadi, yang jika tidak dihindari, dapat mengakibatkan cedera ringan atau sedang. Istilah ini mungkin digunakan untuk memperingatkan praktik yang tidak aman. Simbol Keselamatan! Simbol keselamatan internasional ini digunakan untuk mengidentifikasi dan mengingatkan tentang masalah keselamatan tertentu. Informasi Keselamatan Untuk Menghindari Cedera Parah atau Kerusakan Properti, bacalah dengan saksama dan pahami Langkah Pencegahan Keselamatan berikut. aturan keselamatan keseluruhan! bahaya Untuk Menghindari Cedera Parah atau Kerusakan Properti, bacalah dengan saksama dan pahami Langkah Pencegahan Keselamatan berikut.! bahaya Hindari bahaya listrik dengan melepaskan kabel listrik dari stopkontak dinding atau soket di alas mesin.! peringatan Hindari bahaya terkait tekanan dengan menekan tombol pelepas tekanan berwarna merah.! PERHATIAN Pelat pres menghasilkan gaya jepit lebih dari 5 ton. Ketika mengoperasikan alat pres kencangkan keempat baut sambungan alat pres dengan tangan.! PERHATIAN Hindari bahaya terkait suhu dengan hanya menangani komponen alat pres dan sabuk setelah cukup dingin. Telp:

9 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman 1. Carilah tempat di fasilitas di dekat stopkontak listrik dengan tegangan yang sesuai untuk mengoperasikan alat pres Aero.! peringatan Mengoperasikan alat pres pada tegangan yang salah dapat menyebabkan kerusakan parah dan berbahaya. Kabel daya Aero yang tersedia adalah sebagai berikut: a. 230 volt; satu fasa b 230 volt; tiga fasa c. 400 volt; tiga fasa + netral d. 460 volt; tiga fasa 2. Periksa kabel daya secara visual:! Bahaya a. Periksa kabel apakah ada kerusakan. Jangan gunakan kabel daya yang rusak. Ganti kabel atau minta teknisi listrik memotong bagian yang rusak dan memasang steker. Teknisi listrik harus merujuk ke diagram elektrik di halaman 16 dan 17 untuk pemasangan yang benar. b. Konfirmasi kecocokan antara ujung steker dan stopkontak listrik. Jika salah, carilah sumber daya lain atau minta teknisi listrik mengganti dengan steker yang benar, dengan merujuk ke diagram elektrik di halaman 16 dan 17. ii. Kedua, masukkan ujung steker ke stopkontak dinding. Penting! Tancapkan steker daya ke stopkontak dinding hanya SETELAH kabel daya terpasang ke alat.! Bahaya iii. JANGAN SEKALI-KALI meninggalkan kabel daya di stopkontak dinding saat terlepas dari unit karena sangat berbahaya jika menyentuh cairan, misalnya air.! Bahaya d. Semua konektor soket dan kabel daya dilengkapi dengan pin dan bantalan pemandu berkunci (berpola). Bentuk kunci ini mencegah kesalahan sambungan. JANGAN ubah atau lepaskan pin atau bantalan pemandu.! Bahaya c. JANGAN tancapkan steker daya ke stopkontak dinding pada saat ini. Kemudian, setelah siap menghubungkan daya, ikuti prosedur pengoperasian secara aman dan benar berikut: i. Pertama, tancapkan kabel daya ke soket daya di bagian bawah mesin. Soket Daya di Bagian Bawah Mesin Ujung Konektor Kabel Daya 3. Keluarkan alat pres dari kotak angkut.! Benda berat Catatan: Gunakan teknik pengangkatan yang benar untuk mencegah cedera; minta bantuan untuk mengeluarkannya dari kotak angkut jika Anda merasa alat pres terasa terlalu berat untuk diangkat sendiri. 4. Periksa secara visual apakah ada kerusakan pada alat pres.! peringatan Komponen yang patah atau tidak ada dapat menyebabkan lingkungan kerja yang tidak aman dan bisa menimbulkan kerusakan tambahan pada alat pres dan mungkin cedera. 9

10 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman! Bahaya a. Pastikan keempat baut sambungan alat pres dalam kondisi baik. JANGAN coba mengoperasikan alat pres jika ada baut yang patah atau hilang. b. Periksa pelat apakah ada kerusakan. c. Pastikan pelat bersih dari debu/kotoran. Jika kotor, ikuti petunjuk pembersihan ini: i. Gunakan zat pembersih berbahan dasar amoniak dengan handuk bersih untuk menyeka kotoran/debu dengan perlahan.! peringatan ii. JANGAN bersihkan pelat dengan larutan yang mudah terbakar.! perhatian iii. JANGAN gunakan air untuk membilas alat pres Aero. Jika alat pres perlu dibersihkan, gunakan kain yang dibasahi larutan berbahan dasar amoniak untuk menyeka alat pres. Keringkan alat pres dengan kain yang bersih dan kering. d. Periksa semua kabel untuk memastikan kondisinya baik. Jika rusak, JANGAN gunakan alat pres sebelum kabel tersebut diganti. 5. Periksa bantalan silikon secara visual. Periksa bantalan silikon secara visual. Bantalan harus bersih dari debu/kotoran untuk mendapatkan hasil akhir splice berkualitas tinggi. Bantalan juga dapat dibersihkan menggunakan larutan pembersih berbahan dasar amoniak yang TIDAK MUDAH TERBAKAR dan tidak bereaksi negatif pada splice. 6. Lepaskan batang atas: Strip Karet Pelindung 7. Masukkan ujung sabuk yang telah disiapkan ke alat pres: a. Hamparkan bantalan silikon yang bersih di atas pelat bawah yang bersih. Berhati-hatilah untuk meratakan bantalan silikon; kerutan pada bantalan silikon akan mempengaryhi tampilan akhir splice. Bantalan silikon digunakan untuk mencegah material sabuk menempel ke pelat alat pres. b. Letakkan ujung sabuk yang telah disiapkan pada pelat bawah. Catatan: Zona yang dipanaskan adalah bagian tengah pelat selebar 130 mm; bagian pelat di luar area ini merupakan zona pendinginan terpadu. Pastikan area splice berada tepat di tengah. Ada sedikit 'kerugian panas' di area luar zona yang dipanaskan, yang tergantung pada tipe sabuk. 'Zona leleh' ini umumnya sekitar 120 mm. Alat finger splice atau lapisan terpisah yang telah dipersiapkan harus berada dalam 'zona leleh' ini, karena material di luar zona leleh tidak akan turut meleleh. area dipanaskan 120 Panjang nominal Panjang nominal +100 c. Pastikan kedua ujung sabuk yang disiapkan menyatu dengan kuat. Pada saat pemasangan 'splice finger', pastikan bahwa ujung jari saling menyentuh sepenuhnya tanpa celah di antara bagian atas dan bawah jari. Bila perlu panaskan tack di tempat. d. Jika film/foil diperlukan untuk splice; pasang di ujung sabuk yang telah disiapkan. e. Penting untuk menggunakan 'bumper'. Bumper mencegah material yang leleh mengalir keluar dari lebar sabuk serta menstabilkan alat pres. bumper 190 Baut Sambungan Press (4) Tangkai a. Kendurkan keempat baut sambungan alat pres. b. Gunakan tangkai batang atas pada penutup ujung untuk melepaskan batang atas dari alat press.! benda berat Tergantung pada lebar dan berat alat pres, Anda mungkin perlu meminta bantuan orang lain. c. Letakkan batang menyamping, jangan letakkan batang dengan pelat menghadap ke bawah. Penting untuk menjaga pelat dalam kondisi yang baik. Meletakkan batang di samping akan mencegah pelat tergores atau menjadi kotor. Batang dilengkapi strip karet di sepanjang alat pres untuk melindunginya dari goresan (lihat foto). Telp: Salah: area yang tersisa tidak terisi Baik: area yang tersisa diisi dengan material sabuk tambahan (bumper)! perhatian Lebar bumper harus dapat menyeimbangkan alat pres untuk memastikan tekanan yang merata dan mencegah kerusakan pada alat pres. f. Pasang palang klem, dengan memastikan semua jari tetap menyatu dengan kuat. g. Hamparkan bantalan silikon yang bersih di atas splice yang disiapkan, berhati-hatilah jangan sampai bantalan silikon berkerut.

11 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman 8. Pasang batang atas: Baut Sambungan Press (4) a. Tempatkan batang atas dengan hati-hati di atas ujung sabuk yang disiapkan; jangan sampai mengubah letak ujung sabuk dan memisahkan jari.! benda berat Jika lebar dan panjang batang atas sulit ditangani sendiri, minta bantuan dari orang lain. i. Aero model 900, 1200, dan 1500 dilengkapi dengan alat bantu untuk menggeser batang ke tempatnya jika penempatan batang sulit diakses. Pasang alat bantu di slot penutup ujung. Geser batang atas di sepanjang alat bantu. Angkat ujungnya untuk melepaskan alat bantu.! Bahaya ii. Alat pres ini mampu menghasilkan gaya hingga N ( lbs). JANGAN operasikan alat pres dengan baut yang tidak ada atau patah karena dapat menyebabkan cedera parah dan/atau kerusakan pada alat pres. Jika baut tidak ada atau patah, ganti hanya dengan komponen yang disetujui pabrik.! Peringatan iii. Untuk memastikan lembaran menyatu dengan benar, ujung sabuk yang disiapkan (termasuk bantalan) tidak boleh lebih dari 15 mm (0,59 ). Hal ini tidak akan mempengaruhi kemampuan pemanasan alat pres. Ketebalan yang berlebihan menyebabkan sambungan baut tidak dapat menjepit alat pres dengan aman sehingga tidak dapat meyatukan lembaran dengan baik, dan dapat merusak alat pres dan menimbulkan cedera. 9. Lepaskan klem sabuk setelah batang atas dikencangkan: Jika klem tidak dilepaskan dapat menyebabkan zona leleh kedua ujung splice tidak merata di seluruh lebar alat pres. 10. Sambungkan konektor kabel daya dari batang atas ke batang bawah:! Bahaya b. Atur balok atas tepat di tengah agar keempat baut sambungan bebas bergerak sepenuhnya ke atas. Hal ini diperlukan untuk meluruskan alat pres dengan benar. Kencangkan baut dengan tangan, pastikan terpasang dengan baik dalam ceruk melingkar pada balok atas. a. Masukkan konektor kabel daya ke konektor kabel bagian bawah mesin. b. Pasang kait untuk mengunci steker di tempatnya. Jika steker tidak dikunci dapat mengakibatkan catu daya ke kontrol di bagian bawah alat pres terputus.! perhatian Baut Sambungan Press i. Jangan sampai jari pengguna tersangkut di titik jepit. 11

12 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman 11. Sambungkan kabel daya ke alat pres: d. Kemudian, masukkan steker daya ke stopkontak dinding yang sesuai.! peringatan Sangat penting bahwa kabel daya dipasang ke alat pres terlebih dahulu baru kemudian ke stopkontak dinding. Jika prosedur ini dibalik dapat menyebabkan personel tersengat listrik dan menimbulkan busur listrik yang merusak. a. Masukkan konektor kabel daya ke soket daya di bagian bawah mesin. Penting! Tancapkan steker daya ke stopkontak dinding hanya SETELAH kabel daya terpasang ke alat.! Bahaya e. Pengkabelan steker elektrik ke ujung kabel daya yang terbuka atau ke kotak sambungan HARUS sesuai dengan 'Diagram Elektrik Kabel Catu Daya' di halaman 16 dan 17. Pastikan diagram kabel yang benar digunakan untuk menyambung kabel tersebut. Pastikan untuk menggunakan steker yang benar. Aktivitas ini hanya boleh dilakukan oleh personel yang memenuhi syarat. b. Pasang kait untuk mengunci steker di tempatnya. Jika steker lupa dikunci dapat menyebabkan catu daya ke alat pres terputus.! Bahaya Kait c. Periksa ulang untuk memastikan tegangan dan stopkontak sesuai untuk kabel daya yang Anda gunakan. Tegangan yang salah dan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan parah pada alat pres serta cedera fisik (mis. jika kabel 230 volt ditancapkan ke stopkontak 460 volt dapat menyebabkan hubung singkat dan/atau kebakaran). Perhatikan persyaratan tegangan kabel Alat pres Aero dilengkapi 2 kontroler: 1. Kontroler suhu yang terdapat pada batang atas menyediakan dua level program: a. Program Level 1: Suhu splice (maks. 392 F/200 C), waktu tunda splice, suhu pendinginan. b. Program Level 2: Suhu prapemanasan, waktu tunda prapemanasan, faktor pemanasan bawah (lebih rendah atau tinggi dari pemanasan pelat atas), suhu pendinginan, dan unit (Celsius atau Fahrenheit). 2. Kontroler tekanan terdapat pada batang bawah dan mengontrol tekanan hingga 2 bar/28 psi. 12. Mengatur Parameter Splice: Sambungkan alat pres Aero ke catu daya. Parameter berikut dapat diatur: a. Kontroler di bagian atas Aero i. Level input 1 Suhu splice (maks. 392 F/200 C) Waktu tunda suhu splice Suhu pendinginan ii. Level input 2 Suhu prapemanasan Waktu tunda prapemanasan Suhu splice Waktu tunda suhu splice Suhu pendinginan Faktor pemanasan bawah (lebih rendah atau tinggi dari pemanasan atas) b. Kontroler di bagian bawah Aero i. Tekanan splice (0-maks. 2 bar/28 psi) Telp:

13 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman Pengaturan tambahan suhu dan waktu tunda: Beralih ke program Level 2: Pengaturan default kontroler Eurotherm pada saat dihidupkan adalah program Level 1. Semua pengaturan ditampilkan sebagai singkatan, mis. SPL.T. Jika Anda menunggu sejenak teks lengkap akan ditampilkan, mis. Splice Temperature (Suhu Splice). Input Level 1: a. Mengatur Input Suhu Dasar dan Waktu Tunda. i. Mengatur suhu splice Tekan tombol. Nilai pertama yang ditampilkan adalah suhu splice (SPLT). Ubah pengaturan sebenarnya dengan menekan tombol NAIK TURUN. Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. Suhu maksimum dibatasi hingga 392 F (200 C). ii. Mengatur waktu tunda suhu splice Tekan tombol sampai SPLDT ditampilkan. Tekan tombol NAIK atau TURUN untuk mengatur waktu tunda; Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. iii. Mengatur suhu pendinginan (ketika kipas pendingin akan dimatikan). Tekan tombol sampai CLD.T ditampilkan. Tekan tombol NAIK atau TURUN untuk mengatur suhu pendinginan. Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. Kembali ke status awal dengan menekan kembali tombol. Tekanan Splice (kontroler bawah) b. Mengatur tekanan splice Tekan sejenak tombol tengah S (tampilan menunjukkan nilai yang diatur).! JANGAN TAHAN TOMBOL S atau menu parameter akan terbuka. Tekan tombol NAIK atau TURUN untuk mengatur tekanan splice. Setelah nilai yang diinginkan ditampilkan dengan menekan kembali tombol tengah S sejenak. Tekanan maksimum dibatasi hingga 2 bar (28 psi). Mengatur suhu splice Tekan dan tahan tombol sampai tampilan menunjukkan LEv1. Tekan tombol NAIK sekali dan tampilan akan menunjukkan LEv2. Pengaturan program level 2 sekarang tersedia. Mengatur suhu prapemanasan (nilai default 100 C) Tekan tombol. Nilai pertama yang ditampilkan pada tampilan adalah suhu prapemanasan (PREHT). Ubah pengaturan sebenarnya dengan menekan tombol NAIK atau TURUN. Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. Suhu prapemanasan maksimum dibatasi pada kontroler hingga 347 F (175 C). Mengatur waktu tunda prapemanasan (nilai default 0 dtk) Tekan tombol sampai PREHD ditampilkan. Tekan tombol NAIK atau TURUN untuk mengatur waktu tunda. Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. Catatan: Suhu splice, waktu tunda splice, dan suhu pendinginan dari program Level 1 akan tetap berlaku. Mengatur suhu splice, waktu tunda splice, dan suhu pendinginan. Mengatur pelat bawah pada suhu yang lebih rendah (nilai default 0 ) Tekan tombol sampai BOTHF ditampilkan. Tekan tombol NAIK atau TURUN untuk mengatur persentase daya yang diinginkan untuk pelat bawah (mis.-10=mengirim 90% catu daya ke pelat bawah.) Anda dapat mengatur +5% hingga -99% daya. Catatan: Suhu pemanasan bawah sebenarnya tidak dapat dimasukkan. Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. Beralih dari derajat Celsius ke Fahrenheit dan sebaliknya Tekan tombol sampai UNITS ditampilkan. Tekan tombol NAIK atau TURUN untuk beralih dari C ke F atau sebaliknya. Tunggu satu detik dan nilai tampilan akan berkedip untuk mengonfirmasi telah diatur. Kembali ke status awal dengan menekan kembali tombol. PERHATIAN: Jika Aero dilepaskan dari catu daya, atau bagian atasnya dilepaskan dari bagian bawah, semua pengaturan ekstra level 2 akan kembali ke nilai defaultnya. Hanya pengaturan dasar (sebagai level 1) dan pengaturan unit ( F/ C) yang akan disimpan. 13

14 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman 13. Memulai Operasi Pemisahan:! Bahaya Sebelum memulai siklus pemisahan, pastikan semua baut sambungan alat pres terpasang di bagian atas alat pres dan dikencangkan dengan tangan. Tekan tombol Mulai hijau. Kompresor udara akan dijalankan dan Anda akan dapat melihat status siklus pemisahan pada tampilan digital di panel kontrol. Tekanan udara akan terus naik setelah kompresor berhenti. Tombol Mulai 14. Siklus Pemisahan: Selama siklus pemisahan Anda dapat memantau kemajuannya dengan melihat output tampilan. Kipas akan mulai bekerja di akhir siklus pemasakan untuk membantu mendinginkan splice dengan cepat. Jika kipas tidak bekerja, hubungi Flexco untuk memperoleh bantuan. 15. Pelepas Tekanan: Setelah siklus pemisahan selesai, tekan tombol pelepas tekanan berwarna merah sampai tekanan dilepaskan sepenuhnya. Catatan: Adalah umum jika tekanan udara terus meningkat di atas nilai masukan. Hal ini disebabkan oleh panas yang dihasilkan alat pres yang menyebabkan kantong udara mengembang lebih besar. Meskipun alat pres tetap cukup dingin di seluruh siklus pemisahan, sebaiknya hindari menyentuh alat pres selama proses pemanasan dan pendinginan. Catatan: Aero telah dioptimalkan untuk kecepatan proses, portabilitas, dan kemudahan penggunaan. Desain portabilitas alat pres ini memungkinkan strukturnya berubah saat tekanan udara internal meningkat selama proses pemisahan. Panjang alat pres akan menentukan seberapa banyak perubahan yang terjadi pada tekanan tertentu. Batang yang menonjol dirancang secara kokoh untuk kembali ke kondisi normal pada saat tekanan dilepaskan, perubahan ini tidak bersifat permanen. Tombol Pelepas Tekanan (merah)! peringatan Jauhkan jari dari semua titik jepit yang mungkin, terutama di tempat batang mengembang sementara selama siklus pemisahan, karena akan kembali ke kondisi normal saat tekanan dilepaskan. 16. Melepaskan kabel daya listrik:! bahaya a. Sangat penting untuk melepaskan kabel daya dari stopkontak dinding terlebih dahulu.! peringatan Jauhkan jari Anda dari batang yang mengembang.! perhatian Alat pres Aero tidak dilengkapi tombol 'Stop Darurat'. Jika alat pres harus dihentikan di tengah siklus, lepaskan steker daya dari stopkontak dan biarkan alat pres mendingin. CATATAN: Siklus suhu dapat dibatalkan dengan menekan dan menahan sekaligus tombol dan. Penting! Lepaskan steker daya dari stopkontak dinding terlebih dahulu. Telp:

15 Pengoperasian Alat Press Aero Secara Aman b. Kemudian, buka kait konektor kabel dari soket daya di bagian bawah mesin lalu lepaskan dengan perlahan. Mematuhi urutan ini sangat penting untuk keselamatan operator dan orang di dekatnya. Mencabut steker dari stopkontak dinding terlebih dahulu menghentikan aliran arus di sepanjang kabel. Jika prosedur ini tidak dijalankan terlebih dahulu dan konektor kabel dilepaskan, maka kabel daya tetap dialiri listrik dan dapat menyebabkan sengatan parah dan mematikan jika terpapar air atau cairan lain. 19. Mengemas Alat Press dalam Kotak Angkut: a. Pasang kembali batang atas ke alat pres, kencangkan keempat baut sambungan, lalu pasang palang klem pada alat pres. b. Masukkan alat pres ke dalam kotak angkut dengan hati-hati. Catatan: Alat pres harus ditempatkan dalam kotak dengan soket daya menghadap ke area penyimpanan. Hal ini akan menghindari kerusakan soket daya selama pengangkutan. 17. Melepaskan konektor kabel daya dari batang atas: a. Buka kait konektor kabel. b. Lepaskan dengan perlahan. 18. Melepaskan Batang Atas: Ujung Alat Press dengan Soket Daya Ruang Penyimpanan a. Kendorkan keempat baut sambungan alat pres. b. Angkat untuk melepaskan batang atas dan letakkan menyamping, jangan letakkan batang dengan pelat menghadap ke bawah dan menyentuh permukaan. c. Masukkan kabel daya ke dalam ruang penyimpanan. d. Tutup kotak dan pasang kait pengunci.! perhatian Permukaan pelat mungkin panas. c. Lepaskan bantalan silikon atas dan periksa splice. Elemen splice tanpa ujung yang terpasang dengan baik mencakup: i. Alur material PVC/poliuretan yang terbatas namun konsisten di sepanjang splice. ii. Penyatuan yang baik, terutama pada ujung jari. 'Lubang Pin' tidak boleh ada di ujung jari. iii. Menekuk sambungan splice tidak menyebabkan tepi jari terpisah. iv. Tidak ada bagian penutup atau lapisan bawah sabuk yang tampak gosong. 15

16 Diagram Elektrik Kabel Catu Daya Hijau/Kuning N GND L1 Biru Cokelat 1 fasa 230 Volt 10 Biru Biru 6 PE 2 1 Cokelat 8 Biru 4 Hijau/Kuning Kabel Eropa dan Inggris, satu fasa Hijau/Kuning N GND L1 Biru Cokelat 1 fasa 230 Volt 10 Biru Biru 6 PE 2 1 Cokelat 8 4 Biru Hijau/Kuning Kabel AS, satu fasa Bantuan Teknis Hubungi Layanan Pelanggan Flexco jika Anda memerlukan bantuan teknis atau perbaikan komponen.: Telp:

17 Diagram Elektrik Kabel Catu Daya 10 Biru 3 6 Abu-abu 7 Hijau/Kuning L3 L2 GND L1 Abu-abu Hitam Cokelat 3 fasa 230 Volt 9 2 Hitam GND 1 8 Cokelat 4 Biru Hijau/Kuning Hijau/Kuning L3 L2 GND L1 N Abu-abu 3 fasa 400 Volt + Netral Hitam Cokelat Biru 10 Biru 3 5 Abu-abu 2 Hitam GND 1 9 Cokelat 7 Biru 8 4 Biru Hijau/Kuning Hijau/Kuning L3 L2 GND L1 Abu-abu Hitam Cokelat 3 fasa 460 Volt GND 1 Abu-abu Hitam Cokelat Hijau/Kuning Kabel tiga fasa 17

18 Skema Elektrik WHITE 1.5mm2 1 2 SOLID STATE RELAY RED/WHITE RED/WHITE RED/ BLACK RED/ WHITE TEMPERATURE REGULATOR 1A 1B 2A 2B- V+ V- START S1 AA AB 24V+ 24V- C LA YELLOW/GREEN 1.5mm2 RED/ YELLOW/ GREEN 2.5mm2 YELLO HEATER PAD REAR PLATE WHITE WHITE V P2 PINS 1 YELLOW/GREEN 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 RED Telp:

19 A1 A2 R1 RELAY START S1 FANS W/GREEN 1.5mm2 1 YELLOW/GREEN 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 FRAME SPLICE PLATE GRID PLATE

20 Skema Elektrik V24V L1 + 1 POWER SUPPLY 0V 0V - - L2 PE BRIDGE CELL - 3+ SOLID STATE RELAY YELLOW/GREEN 1.5mm2 WHITE 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 YELLOW/GREEN 2.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 HEATER PAD WHITE 1.5mm2 RED 1.5mm2 BLUE 1.5mm2 YELLOW/GREEN 1.5mm2 TB YELLOW/GREEN 1.5mm2 P PINS FRAME SPLICE PLATE POWER SUPPLY Telp:

21 BLACK.25mm2 WHITE BLUE.25mm2 BROWN.25mm R1 RELAY A1 A2 RED/ PRESSURE REGULATOR MAX: 2 BAR BROWN.25mm2 BLUE.25mm2 COMPRESSOR FAN 1 FAN 2 13 TB SOCKET P2 21

22 Perawatan Pengaturan kontroler tekanan: Mengatur ulang parameter ke pengaturan aslinya: Tekan dan tahan tombol S untuk membuka menu fungsi (tampilan akan menunjukkan F0 ) Tekan tombol S sekali lagi untuk membuka menu F0 (menu konversi unit) Tampilan seharusnya menunjukkan Uni dan bar (bar) atau Psi (psi). Pengauran dapat dilakukan dengan menekan tombol NAIK atau TURUN Tekan tombol S untuk kembali ke menu fungsi (tampilan akan menunjukkan F0 ) Kalibrasi kontroler tekanan Pastikan bahwa tekanan dalam AERO dilepaskan sepenuhnya Jika pembacaan pada tampilan bukan nol, lanjutkan sebagai berikut: Tekan tombol NAIK dan TURUN sekaligus dan tahan sejenak Kontroler tekanan dikalibrasi ke nol; tampilan sekarang menunjukkan 0.0 Mengatur ulang sekering 24 VDC Di bagian depan panel ada tombol F untuk mengatur ulang sekering 24 VDC Tekan tombol NAIK untuk membuka (tekan S) ou1 harus diatur ke HYS (tekan S) lot harus diatur ke I-n (tekan S) n-i harus diatur ke 2.00 (tekan S) H-I harus diatur ke 0.02 (tekan S) Col harus diatur ke Sor F2 (tidak digunakan) F3 res harus diatur ke 2.5 F4 dre harus diatur ke 100 F5 F6 F7 F8 F90 F97 F98 F99 Pr5 harus diatur ke off (tidak diubah) ECo harus diatur ke off Pin harus diatur ke off ALL harus diatur ke off Copy harus diatur ke off Jika dalam mode copy (salin), tekan tombol dan sekaligus selama beberapa detik untuk kembali test harus diatur ke A ini harus diatur ke off Tekan dan tahan tombol S untuk kembali ke mode pengoperasian Telp:

23 Buku Log TANGGAL CATATAN TANGGAL CATATAN 23

24 Pernyataan Kesesuaian EC Flexco Netherlands Rooswijkweg MH Velsen-Noord The Netherlands Bersama ini kami, Flexco Netherlands, menyatakan bahwa alat pres splice (Aero 300, Aero 600, Aero 900, Aero 1200, dan Aero 1500) untuk memisahkan material sabuk konveyor thermoplastik, memenuhi persyaratan dalam Petunjuk EC berikut: Petunjuk Keselamatan Mesin 2006/42/EG Petunjuk Peralatan Tegangan Rendah 2006/95/EC Petunjuk Kompatibilitas Elektromagnetik 2004/108/E Belanda, Velsen-Noord, Oktober 2010 J.S. van t Schip 2 Woodlands Sector 1 #01-21 Woodlands Spectrum I Singapore Tel: Fax: Kunjungi untuk lokasi dan produk Flexco lainnya Flexible Steel Lacing Company. Flexco adalah merek dagang terdaftar Untuk Memesan ulang: X2560

PETUNJUK PENGOPERASIAN

PETUNJUK PENGOPERASIAN PETUNJUK PENGOPERASIAN LEMARI PENDINGIN MINUMAN Untuk Kegunaan Komersial SC-178E SC-218E Harap baca Petunjuk Pengoperasian ini sebelum menggunakan. No. Pendaftaran : NAMA-NAMA BAGIAN 18 17 16 1. Lampu

Lebih terperinci

Inspiron 14. Manual Servis. 3000 Series. Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001

Inspiron 14. Manual Servis. 3000 Series. Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001 Inspiron 14 3000 Series Manual Servis Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001 Catatan, Perhatian, dan Peringatan CATATAN: CATATAN menunjukkan informasi penting yang akan

Lebih terperinci

PETUNJUK PERAKITAN DAN PENGOPERASIAN KIPAS ANGIN DEKORASI

PETUNJUK PERAKITAN DAN PENGOPERASIAN KIPAS ANGIN DEKORASI PETUNJUK PERAKITAN DAN PENGOPERASIAN KIPAS ANGIN DEKORASI TIPE : GENERAL CEILING FANS TEGANGAN : 220~20V, FREKUENSI : 50Hz BACA DAN SIMPAN BUKU PETUNJUK INI Terima kasih atas kepercayaan anda membeli kipas

Lebih terperinci

Nokia Wireless Audio Gateway AD-42W. Edisi 1

Nokia Wireless Audio Gateway AD-42W. Edisi 1 Nokia Wireless Audio Gateway AD-42W Edisi 1 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bertanggung jawab bahwa produk AD-42W telah memenuhi ketentuan Pedoman Badan Pengawasan: 1999/5/EC.

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Dudukan Pengisi Daya Nirkabel Nokia Untuk di Mobil CR-200/CR-201

Buku Petunjuk Dudukan Pengisi Daya Nirkabel Nokia Untuk di Mobil CR-200/CR-201 Buku Petunjuk Dudukan Pengisi Daya Nirkabel Nokia Untuk di Mobil CR-200/CR-201 Edisi 1.4 ID Tentang dudukan pengisian daya nirkabel untuk di mobil Dengan Dudukan Pengisi Daya Nirkabel Nokia Untuk di Mobil

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGGUNAAN Lemari Pendingin 2 pintu Bebas Bunga Es (No Frost)

PETUNJUK PENGGUNAAN Lemari Pendingin 2 pintu Bebas Bunga Es (No Frost) PETUNJUK PENGGUNAAN Lemari Pendingin 2 pintu Bebas Bunga Es (No Frost) DAFTAR ISI FITUR 2 PEMASANGAN 5 PENGOPERASIAN 6 MEMBERSIHKAN 8 PERINGATAN 9 PEMECAHAN MASALAH 10 No. Pendaftaran: PEMECAHAN MASALAH

Lebih terperinci

Nokia Bluetooth Headset BH-102. Edisi 1

Nokia Bluetooth Headset BH-102. Edisi 1 Nokia Bluetooth Headset BH-102 1 2 3 4 45 46 7 8 10 119 Edisi 1 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bahwa produk HS-107W telah memenuhi persyaratan utama dan ketentuan terkait

Lebih terperinci

Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214. Copyright 2009 Nokia. All rights reserved.

Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214. Copyright 2009 Nokia. All rights reserved. Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214 6 1 2 3 4 5 7 8 9 11 12 10 13 14 15 Copyright 2009 Nokia. All rights reserved. PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bahwa produk BH-214 ini

Lebih terperinci

Nokia Bicycle Charger Kit. Edisi 2.1

Nokia Bicycle Charger Kit. Edisi 2.1 Nokia Bicycle Charger Kit 2 3 6 1 4 5 8 7 9 10 11 Edisi 2.1 12 13 15 14 16 17 18 20 19 21 22 INDONESIA 2010 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Pendahuluan Dengan Nokia Bicycle Charger Kit,

Lebih terperinci

Pemberitahuan produk

Pemberitahuan produk Panduan Pengguna Copyright 2012 Hewlett-Packard Development Company, L.P. Logo SD adalah merek dagang dari pemiliknya. Informasi yang terdapat dalam dokumen ini dapat berubah tanpa pemberitahuan. Satusatunya

Lebih terperinci

Daftar Isi. Pencegahan...2 CATATAN KHUSUS UNTUK MONITOR LCD...2. Isi dalam kardus...3. Petunjuk Pemasangan...3. Merakit Monitor...3. Perhatikan...

Daftar Isi. Pencegahan...2 CATATAN KHUSUS UNTUK MONITOR LCD...2. Isi dalam kardus...3. Petunjuk Pemasangan...3. Merakit Monitor...3. Perhatikan... Daftar Isi Pencegahan...2 CATATAN KHUSUS UNTUK MONITOR LCD...2 Isi dalam kardus...3 Petunjuk Pemasangan...3 Merakit Monitor...3 Perhatikan...4 Mengepak Kembali Monitor...4 Menyesuaikan Sudut Penglihatan...4

Lebih terperinci

Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-111

Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-111 Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-111 Edisi 1.0 2 Pendahuluan Tentang headset Dengan Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-111, Anda dapat menangani panggilan secara handsfree serta menikmati musik favorit

Lebih terperinci

Memori VivoMini, kartu nirkabel, panduan pemasangan SSD (solid state driver)

Memori VivoMini, kartu nirkabel, panduan pemasangan SSD (solid state driver) ID9955 Edisi Revisi Desember 2014 Memori VivoMini, kartu nirkabel, panduan pemasangan SSD (solid state driver) VivoMini dilengkapi item berikut. Hubungi Pusat Layanan ASUS jika Anda tidak menemukan item

Lebih terperinci

Semua hak cipta. Hak cipta yang lainnya tetap menjadi milik masing-masing.

Semua hak cipta. Hak cipta yang lainnya tetap menjadi milik masing-masing. Copyright 2014 by ZTE Mobile Telecom Company. Pernyataan Hak Cipta Hak cipta buku manual ini milik SHENZHEN ZTE Mobile Telecom Co., LTD. Tanpa ijin tertulis dari pemilik hak cipta, tidak ada bagian dari

Lebih terperinci

HP Deskjet F2100 All-in-One series. Panduan Dasar

HP Deskjet F2100 All-in-One series. Panduan Dasar HP Deskjet F2100 All-in-One series Panduan Dasar Pemberitahuan Hewlett-Packard Company Informasi yang terkandung dalam dokumen ini dapat berubah tanpa pemberitahuan. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Dudukan Pengisian Daya Nirkabel Nokia DT-910

Buku Petunjuk Dudukan Pengisian Daya Nirkabel Nokia DT-910 Buku Petunjuk Dudukan Pengisian Daya Nirkabel Nokia DT-910 Edisi 1.0 2 Tentang pengisi daya nirkabel Dengan Dudukan Pengisian Daya Nirkabel Nokia DT-910, Anda dapat mengisi daya ponsel secara nirkabel.

Lebih terperinci

dalam Merakit Komputer

dalam Merakit Komputer 2. Kegiatan Belajar 2: Perakitan PC dan Keselamatan Kerja dalam Merakit Komputer a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 1) Peserta diklat mampu menginstalasi komponen PC dengan baik dan aman. 2) Peserta diklat

Lebih terperinci

LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER

LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar.. dari beberapa referensi yang saya pelajari.. maka berikut

Lebih terperinci

Nokia Wireless Music Receiver MD-310

Nokia Wireless Music Receiver MD-310 Nokia Wireless Music Receiver MD-310 Edisi 1.2 2 Tentang unit penerima musik Dengan Nokia Wireless Music Receiver MD-310, Anda dapat menikmati musik favorit dengan audio kualitas tinggi tanpa harus mengganti

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER. Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya

LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER. Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar..

Lebih terperinci

Cara Mudah Merakit PC

Cara Mudah Merakit PC Cara Mudah Merakit PC Panduan praktis merakit PC kurang dari 20 menit! Ali Zaki SmitDev Community EMK121071176 ISBN 978-979-20-0969-8 Menguasai perakitan PC secara mudah, cepat, dan praktis Dicetak full

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD. Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008. Oleh

LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD. Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008. Oleh LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008 Oleh Nunik Martiyani 10060207003 Hamidah Suryani Lukman 10060207012 Nisa Agustina

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Display Headset HS-69

Buku Petunjuk Nokia Display Headset HS-69 Buku Petunjuk Nokia Display Headset HS-69 Edisi 1 ID PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bahwa produk HS-69 ini sudah sesuai dengan persyaratan penting dan pasal-pasal Petunjuk

Lebih terperinci

Pneumatik Bab B4 1. Bab 4 Katup katup

Pneumatik Bab B4 1. Bab 4 Katup katup Pneumatik Bab B4 1 Bab 4 Katup katup 4.1 Katup Satu Arah Katup satu arah adalah bagian yang menutup aliran ke satu arah dan melewatkannya ke arah yang berlawanan. Tekanan pada sisi aliran membebani bagian

Lebih terperinci

Gambar: Buku panduan dari Motherboard dan VGA

Gambar: Buku panduan dari Motherboard dan VGA [ halaman 1 dari 18 halaman ] MERAKIT PC Berikut ini merupakan gambaran merakit komputer desktop. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merakit komputer dan alat yang dibutuhkan adalah obeng

Lebih terperinci

Nokia Stereo Headset HS-16. Edisi 1

Nokia Stereo Headset HS-16. Edisi 1 Nokia Stereo Headset HS-16 6 1 2 5 4 3 7 8 Edisi 1 2007 Nokia. Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak, mengalihkan, menyebarluaskan, atau menyimpan sebagian atau seluruh isi dokumen

Lebih terperinci

Alat pemadam kebakaran hutan-pompa punggung (backpack pump)- Unjuk kerja

Alat pemadam kebakaran hutan-pompa punggung (backpack pump)- Unjuk kerja Standar Nasional Indonesia Alat pemadam kebakaran hutan-pompa punggung (backpack pump)- Unjuk kerja ICS 65.060.80 Badan Standardisasi Nasional BSN 2013 Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengumumkan

Lebih terperinci

Nokia Mini Speakers MD-8. Edisi 1

Nokia Mini Speakers MD-8. Edisi 1 Nokia Mini Speakers MD-8 Edisi 1 7 Nokia, Nokia Connecting people, dan logo Nokia Original Accessories adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Pendahuluan Selamat Anda telah

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Nokia Treasure Tag Mini (WS-10)

Buku Petunjuk Nokia Treasure Tag Mini (WS-10) Buku Petunjuk Nokia Treasure Tag Mini (WS-10) Edisi 1.2 ID Buku Petunjuk Nokia Treasure Tag Mini (WS-10) Daftar Isi Persiapan 3 Komponen 3 Memasukkan baterai 3 Membuat pasangan dan sambungan 5 Memasangkan

Lebih terperinci

Wall Mount Bracket YM-80

Wall Mount Bracket YM-80 CN/JA/EN/DE/FR/ES/IT/SV/RU/PT/TR/NL/PL/FI/CS/NO/LT/TH/ID/MS/VI/TW/KO/AR Wall Mount Bracket YM-80 Suomi Käyttäjän opas User s Guide English Deutsch Bedienungsanleitung Norsk Bruksanvisning Français Mode

Lebih terperinci

Dell Precision Workstation T3600/T5600/ T7600

Dell Precision Workstation T3600/T5600/ T7600 Dell Precision Workstation T3600/T5600/ T7600 Informasi Fitur dan Pemasangan Tentang Peringatan PERINGATAN: PERINGATAN menunjukkan potensi terjadinya kerusakan properti, cedera pada seseorang, atau kematian.

Lebih terperinci

Nokia Music Headset HS-20/AD-41. Edisi1

Nokia Music Headset HS-20/AD-41. Edisi1 Nokia Music Headset HS-20/AD-41 Edisi1 PERNYATAAN KESESUAIAN Dengan ini, NOKIA CORPORATION menyatakan bertanggung jawab bahwa produk HS-20 sudah sesuai dengan pasal-pasal Petunjuk Dewan sebagai berikut:

Lebih terperinci

Bagian 6 Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) serta komponennya

Bagian 6 Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) serta komponennya SNI 0405000 Bagian 6 Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) serta komponennya 6. Ruang lingkup 6.. Bab ini mengatur persyaratan PHB yang meliputi, pemasangan, sirkit, ruang pelayanan, penandaan untuk

Lebih terperinci

Casing Dell Storage MD1400 dan MD1420 Panduan Pengaktifan

Casing Dell Storage MD1400 dan MD1420 Panduan Pengaktifan Casing Dell Storage MD1400 dan MD1420 Panduan Pengaktifan Model Resmi: E03J Series and E04J Series Tipe Resmi: E03J001 and E04J001 Catatan, Perhatian, dan Peringatan CATATAN: CATATAN menunjukkan informasi

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Perangkat Keras HP rp5700

Buku Petunjuk Perangkat Keras HP rp5700 Buku Petunjuk Perangkat Keras HP rp5700 Copyright 2007 Hewlett-Packard Development Company, L.P. Informasi yang terdapat dalam dokumen ini dapat berubah tanpa pemberitahuan. Microsoft dan Windows adalah

Lebih terperinci

JABRA STEALTH. Panduan bagi Pengguna. jabra.com/stealth

JABRA STEALTH. Panduan bagi Pengguna. jabra.com/stealth Panduan bagi Pengguna jabra.com/stealth 2014 GN Netcom A/S. Hak cipta dilindungi undang-undang. Jabra adalah merek terdaftar milik GN Netcom A/S. Semua merek yang tercantum di dalam panduan ini adalah

Lebih terperinci

Daftar isi MANUAL PENGOPERASIAN PENYEJUK RUANGAN TIPE SPLIT 1 2-4 5 6 7

Daftar isi MANUAL PENGOPERASIAN PENYEJUK RUANGAN TIPE SPLIT 1 2-4 5 6 7 MANUAL PENGOPERASIAN PENYEJUK RUANGAN TIPE SPLIT HSU-05LEK0 HSU-09LEK0 HSU-LEK0 HSU-8LEK0 HSU-07LEK0/Y HSU-05LEK0-Y HSU-07LEK0-Y HSU-09LEK0-Y HSU-LEK0-Y HSU-8LEK0-Y HSU-09LEK0-Y HSU-LEK0-Y HSU-8LEK0-Y

Lebih terperinci

Tanya Jawab tentang Eee Pad TF201

Tanya Jawab tentang Eee Pad TF201 Tanya Jawab tentang Eee Pad TF201 Mengelola file... 2 Bagaimana cara mengakses data yang tersimpan di microsd, kartu SD, dan perangkat USB?... 2 Bagaimana cara memindahkan file yang dipilih ke folder lain?...

Lebih terperinci

Tabel Isi. Perhatian...2. Isi Paket...3. Petunjuk Pemasangan...4. Memasang Monitor...4. Melepas Monitor...4. Pengaturan Sudut Pandang...

Tabel Isi. Perhatian...2. Isi Paket...3. Petunjuk Pemasangan...4. Memasang Monitor...4. Melepas Monitor...4. Pengaturan Sudut Pandang... Tabel Isi Perhatian...2 Isi Paket...3 Petunjuk Pemasangan...4 Memasang Monitor...4 Melepas Monitor...4 Pengaturan Sudut Pandang...4 Cara Menghubungkan Alat-alat...5 Cara Menyalakan...6 Pengaturan Layar...6

Lebih terperinci

INDOOR UNIT / OUTDOOR UNIT (UNIT DALAM RUANG) (UNIT LUAR RUANG)

INDOOR UNIT / OUTDOOR UNIT (UNIT DALAM RUANG) (UNIT LUAR RUANG) PENYEJUK UDARA MODEL SPLIT INDOOR UNIT / OUTDOOR UNIT (UNIT DALAM RUANG) (UNIT LUAR RUANG) MODEL RAS-E10CB(J)/RAC-E10CB(J) BAHASA INDONESIA INDOOR UNIT OUTDOOR UNIT RAC-E10CB(J) RAS-E10CB(J) Instruction

Lebih terperinci

Kumpulan gambar pemeriksaan dan perbaikan dari hal yang mudah terlenakan Bab Perindustrian

Kumpulan gambar pemeriksaan dan perbaikan dari hal yang mudah terlenakan Bab Perindustrian Kumpulan gambar pemeriksaan dan perbaikan dari hal yang mudah terlenakan Bab Perindustrian Institut Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Dewan Eksekutif Yuan Berdasarkan data 5 tahun terakhir dari pemeriksaan

Lebih terperinci

MENGANALISA DAN MEMPERBAIKI KERUSAKAN MESIN PENDINGIN

MENGANALISA DAN MEMPERBAIKI KERUSAKAN MESIN PENDINGIN MENGANALISA DAN MEMPERBAIKI KERUSAKAN MESIN PENDINGIN Pada tahapan berikut ini kita dihapkan pada tahapan menganalisa dan memperbaiki kerusakan mesin pendingin yang lazim disebut dengan kulkas atau freezer.

Lebih terperinci

Penggorengan impian yang memiliki hal-hal baik penggorengan. besi, sangat tahan karat dan tidak memerlukan perawatan yang rumit

Penggorengan impian yang memiliki hal-hal baik penggorengan. besi, sangat tahan karat dan tidak memerlukan perawatan yang rumit Petunjuk Penggunaan Kiwame/Kiwame ROOTS Penggorengan impian yang memiliki hal-hal baik penggorengan besi, sangat tahan karat dan tidak memerlukan perawatan yang rumit Buatan Jepang Perhatian Harap baca

Lebih terperinci

Oleh : Bambang Dwinanto, ST.,MT Debi Kurniawan ABSTRAKSI. Kata Kunci : Perangkat, Inverter, Frekuensi, Motor Induksi, Generator.

Oleh : Bambang Dwinanto, ST.,MT Debi Kurniawan ABSTRAKSI. Kata Kunci : Perangkat, Inverter, Frekuensi, Motor Induksi, Generator. ANALISA GENERATOR LISTRIK MENGGUNAKAN MESIN INDUKSI PADA BEBAN HUBUNG BINTANG (Y) DELTA ( ) PADA LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO DASAR UNIVERSITAS GUNADARMA Oleh : Bambang Dwinanto, ST.,MT Debi Kurniawan ABSTRAKSI

Lebih terperinci

LASERJET PRO 100 COLOR MFP M175. Panduan Ringkas

LASERJET PRO 100 COLOR MFP M175. Panduan Ringkas LASERJET PRO 100 COLOR MFP M175 Panduan Ringkas Instalasi HP Smart Install Produk ini disertai perangkat lunak instalasi HP Smart Install untuk sistem operasi Windows. Perangkat lunak ini menggunakan kabel

Lebih terperinci

PENGARUH TEBAL PELAT BAJA KARBON RENDAH LAMA PENEKANAN DAN TEGANGAN LISTRIK PADA PENGELASAN TITIK TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS

PENGARUH TEBAL PELAT BAJA KARBON RENDAH LAMA PENEKANAN DAN TEGANGAN LISTRIK PADA PENGELASAN TITIK TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS PENGARUH TEBAL PELAT BAJA KARBON RENDAH LAMA PENEKANAN DAN TEGANGAN LISTRIK PADA PENGELASAN TITIK TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS Joko Waluyo 1 1 Jurusan Teknik Mesin Institut Sains & Teknologi AKPRIND

Lebih terperinci

BAB III PROSES MANUFAKTUR. yang dilakukan dalam proses manufaktur mesin pembuat tepung ini adalah : Mulai. Pengumpulan data.

BAB III PROSES MANUFAKTUR. yang dilakukan dalam proses manufaktur mesin pembuat tepung ini adalah : Mulai. Pengumpulan data. BAB III PROSES MANUFAKTUR 3.1. Metode Proses Manufaktur Proses yang dilakukan untuk pembuatan mesin pembuat tepung ini berkaitan dengan proses manufaktur dari mesin tersebut. Proses manufaktur merupakan

Lebih terperinci

Panduan Membongkar Acer Aspire One Happy D255

Panduan Membongkar Acer Aspire One Happy D255 Panduan Membongkar Acer Aspire One Happy D255 Kami mengingatkan Anda bahwa tindakan berikut dapat mengakibatkan hilangnya garansi, kami sarankan sangat hati-hati dan kami menyarankan Anda mempercayakan

Lebih terperinci

BAB II CARA KERJA MESIN 2 TAK DAN 4 TAK

BAB II CARA KERJA MESIN 2 TAK DAN 4 TAK BAB II CARA KERJA MESIN 2 TAK DAN 4 TAK A. PEMBAGIAN MOTOR DIESEL 1. Menurut cara kerja Mesin diesesl menurut cara kerja nya dapat diklarisfikasikan menjadi 2 cara kerja,untuk dapat menghasilkan usaha

Lebih terperinci

Komponen Antarmuka Grafis

Komponen Antarmuka Grafis Part 9 Komponen Antarmuka Grafis Interaksi Manusia dengan Komputer Ahmad Lubis Ghozali Pendahuluan Komponen antarmuka grafis : bentuk bentuk tampilan yang dipakai pada paket-paket program aplikasi, baik

Lebih terperinci

Penentuan Posisi. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang.

Penentuan Posisi. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Penentuan Posisi 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, Nseries, dan N81 adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Nama produk dan

Lebih terperinci

Layanan Pengoptimalan Cepat Dell Compellent Keterangan

Layanan Pengoptimalan Cepat Dell Compellent Keterangan Layanan Pengoptimalan Cepat Dell Compellent Keterangan Ikhtisar Layanan Keterangan Layanan ini ("Keterangan Layanan") ditujukan untuk Anda, yakni pelanggan ("Anda" atau "Pelanggan") dan pihak Dell yang

Lebih terperinci

Lampiran 2. Trainer dispenser hot and cool unit

Lampiran 2. Trainer dispenser hot and cool unit LAMPIRAN Lampiran 2. Trainer dispenser hot and cool unit Lampiran 1 PETUNJUK PENGGUNAAN ALAT TRAINER DISPENSER HOT AND COOL UNIT Spesifikasi Teknik Dispenser Hot and Cool Unit Sumber daya : 220 V~, 50

Lebih terperinci

MOTOR BERKUALITAS, BANDEL DAN ANTI BAKAR

MOTOR BERKUALITAS, BANDEL DAN ANTI BAKAR POMPA SUMUR DANGKAL Pengalaman Panasonic selama lebih dari 25 tahun di bidang pompa air, menghasilkan kepercayaan mutu dan kualitas pompa air yang handal dan tahan lama. Pompa Air Panasonic memberikan

Lebih terperinci

Kulit masohi SNI 7941:2013

Kulit masohi SNI 7941:2013 Standar Nasional Indonesia ICS 65.020.99 Kulit masohi Badan Standardisasi Nasional BSN 2013 Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen ini

Lebih terperinci

Instruksi Kerja ALAT LABORATORIUM PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA. Universitas Brawijaya, 2011 All Rights Reserved

Instruksi Kerja ALAT LABORATORIUM PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA. Universitas Brawijaya, 2011 All Rights Reserved Instruksi Kerja ALAT LABORATORIUM PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Universitas Brawijaya, 2011 All Rights Reserved 1 Instruksi Kerja ALAT LABORATORIUM PROGRAM STUDI ILMU

Lebih terperinci

MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON

MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON KODE MODUL KYU.BGN.214 (2) A Milik Negara Tidak Diperdagangkan SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INDUSTRI KAYU MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON DIREKTORAT

Lebih terperinci

A8720 777D Rear Brake Wear Gauge ALAT PENGUKUR KEAUSAN REM (BRAKE WEAR GAUGE) A8720 BIRRANA YANG SESUAI UNTUK REM BELAKANG - 777D CAT TRUCK

A8720 777D Rear Brake Wear Gauge ALAT PENGUKUR KEAUSAN REM (BRAKE WEAR GAUGE) A8720 BIRRANA YANG SESUAI UNTUK REM BELAKANG - 777D CAT TRUCK ALAT PENGUKUR KEAUSAN REM (BRAKE WEAR GAUGE) BIRRANA YANG SESUAI UNTUK REM BELAKANG - 777D CAT TRUCK Sebagian besar kecelakaan yang melibatkan pengoperasian atau perawatan mesin disebabkan oleh kegagalan

Lebih terperinci

ALAT PENDETEKSI TINGGI PERMUKAAN AIR SECARA OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER

ALAT PENDETEKSI TINGGI PERMUKAAN AIR SECARA OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER AMIK GI MDP Program Studi Teknik Komputer Skripsi Ahli Madya Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 ALAT PENDETEKSI TINGGI PERMUKAAN AIR SECARA OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK

Lebih terperinci

40 Langkah Mudah Merakit PC

40 Langkah Mudah Merakit PC 40 Langkah Mudah Merakit PC Sumber: Komputeraktif.com Ini dia langkah-langkah mudah dan komplet untuk mewujudkan PC impian Anda. Kalau tekad Anda sudah bulat, siapkanlah berbagai komponen berikut. Selanjutnya,

Lebih terperinci

Microsoft Internet Explorer 7 atau versi diatas (direkomendasikan) Mozilla FireFox 3.6 atau versi diatas (direkomendasikan)

Microsoft Internet Explorer 7 atau versi diatas (direkomendasikan) Mozilla FireFox 3.6 atau versi diatas (direkomendasikan) Cara Input Kasus Pada etb Manager e-tb Manager merupakan sistem berbasis web, oleh karena itu memerlukan penjelajah jaringan (web browser) untuk dapat menggunakan. Banyak terdapat program penjelajah jaringan

Lebih terperinci

BAB III. Universitas Sumatera Utara MULAI PENGISIAN MINYAK PELUMAS PENGUJIAN SELESAI STUDI LITERATUR MINYAK PELUMAS SAEE 20 / 0 SAE 15W/40 TIDAK

BAB III. Universitas Sumatera Utara MULAI PENGISIAN MINYAK PELUMAS PENGUJIAN SELESAI STUDI LITERATUR MINYAK PELUMAS SAEE 20 / 0 SAE 15W/40 TIDAK BAB III METODE PENGUJIAN 3.1. Diagram Alir Penelitian MULAI STUDI LITERATUR PERSIAPAN BAHAN PENGUJIAN MINYAK PELUMAS SAE 15W/40 MINYAK PELUMAS SAEE 20 / 0 TIDAK PENGUJIAN KEKENTALAN MINYAK PELUMAS PENGISIAN

Lebih terperinci

JABRA STORM. Panduan bagi Pengguna. jabra.com/storm

JABRA STORM. Panduan bagi Pengguna. jabra.com/storm Panduan bagi Pengguna jabra.com/storm 2014 GN Netcom A/S / GN Netcom US, Inc. Hak cipta dilindungi undang-undang. Jabra adalah merek terdaftar milik GN Netcom A/ S. Semua merek yang tercantum di dalam

Lebih terperinci

SPAUN SUS 21 F Router Kabel Tunggal

SPAUN SUS 21 F Router Kabel Tunggal LAPORAN UJI Solusi Satu Kabel untuk Satelit dan Terestrial SPAUN SUS 21 F Router Kabel Tunggal Menggunakan dua frekuensi tetap untuk memancarkan transponder satelit yang diinginkan Mengurangi kebutuhan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. membandingkan tersebut tiada lain adalah pekerjaan pengukuran atau mengukur.

BAB II LANDASAN TEORI. membandingkan tersebut tiada lain adalah pekerjaan pengukuran atau mengukur. BAB II LANDASAN TEORI II.I. Pengenalan Alat Ukur. Pengukuran merupakan suatu aktifitas dan atau tindakan membandingkan suatu besaran yang belum diketahui nilainya atau harganya terhadap besaran lain yang

Lebih terperinci

PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN FACSIMILE KX-FM387CX

PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN FACSIMILE KX-FM387CX PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN FACSIMILE KX-FM387CX 1. Perlengkapan Kabel Power KX-FM 386BX Kabel Power KX-FM 386CX Kabel line telepon Handset Kabel spiral Penyangga kertas Penyangga ukuran kertas Besi penyangga

Lebih terperinci

BAB 24 SISTEM EPS, WIPER, KURSI ELECTRIK

BAB 24 SISTEM EPS, WIPER, KURSI ELECTRIK BAB 24 SISTEM EPS, WIPER, KURSI ELECTRIK 24.1 Sistem EPS (ELEKTRONIK POWER STEERING) Elektronik Power Steering merupakan sistem yang membantu pengoperasian stering waktu dibelokkan dengan menggukan motor

Lebih terperinci

Bagian 3 Proteksi untuk keselamatan

Bagian 3 Proteksi untuk keselamatan Bagian 3 Proteksi untuk keselamatan 3.1 Pendahuluan 3.1.1 Proteksi untuk keselamatan menentukan persyaratan terpenting untuk melindungi manusia, ternak dan harta benda. Proteksi untuk keselamatan selengkapnya

Lebih terperinci

Oleh Team RB BPT MEKANISASI PERTANIAN JAWA BARAT DINAS PERTANIAN JAWA BARAT

Oleh Team RB BPT MEKANISASI PERTANIAN JAWA BARAT DINAS PERTANIAN JAWA BARAT Oleh Team RB BPT MEKANISASI PERTANIAN JAWA BARAT DINAS PERTANIAN JAWA BARAT Dimulai tahun 1800 >>Motor Tenaga Uap Tahun 1900>> Traktor dengan Tenaga uap Pada tahun 1898 Rudolf Diesel (Jerman) Seorang Insyiniur

Lebih terperinci

MANUAL BOOK ST-86 DAFTAR ISI

MANUAL BOOK ST-86 DAFTAR ISI MANUAL BOOK ST-86 DAFTAR ISI 1. Istilah 2. Sebelum Pengoperasian Sumber listrik Buka dan tutup mesin 3. Setting Setting tahun Setting tanggal Setting waktu Setting dayline change time Setting format kartu

Lebih terperinci

Petunjuk Operasional IPAL Domestik PT. UCC BAB 4 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SISTEM IPAL DOMESTIK

Petunjuk Operasional IPAL Domestik PT. UCC BAB 4 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SISTEM IPAL DOMESTIK BAB 4 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SISTEM IPAL DOMESTIK 29 4.1 Prosedur Start-Up IPAL Petunjuk Operasional IPAL Domestik PT. UCC Start-up IPAL dilakukan pada saat IPAL baru selesai dibangun atau pada saat

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN III. METODE PENELITIAN A. WAKTU DAN TEMPAT Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Desember 2009 bertempat di Bengkel Teknik Mesin Budidaya Pertanian, Departemen Teknik Pertanian IPB.

Lebih terperinci

Ganti kampas rem depan

Ganti kampas rem depan Ganti kampas rem depan by. DuniaBengkel.Com *baca dulu secara jelas sebelum melakukan penggantian kampas rem Buat anda yang ingin ganti kampas rem depan sendiri bisa mengikuti petunjuk kami sebagai berikut.

Lebih terperinci

Tata cara perencanaan dan pemasangan sarana jalan ke luar untuk penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung.

Tata cara perencanaan dan pemasangan sarana jalan ke luar untuk penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung. Kembali SNI 03 1746-2000 Tata cara perencanaan dan pemasangan sarana jalan ke luar untuk penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung. 1. Ruang lingkup. 1.1. Standar ini ditujukan untuk

Lebih terperinci

JOOB SHEET MENGELAS TINGKAT LANJUT DENGAN PROSES LAS BUSUR KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PENGELASAN TINGKAT XII PENYUSUN : MUKHTAROM,S.T.

JOOB SHEET MENGELAS TINGKAT LANJUT DENGAN PROSES LAS BUSUR KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PENGELASAN TINGKAT XII PENYUSUN : MUKHTAROM,S.T. JOOB SHEET MENGELAS TINGKAT LANJUT DENGAN PROSES LAS BUSUR KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PENGELASAN TINGKAT XII PENYUSUN : MUKHTAROM,S.T. SAMBUNGAN TUMPUL KAMPUH V POSISI DI BAWAH TANGAN ( 1G ) TUJUAN : Setelah

Lebih terperinci

TomTom Panduan Referensi

TomTom Panduan Referensi TomTom Panduan Referensi Konten Selamat datang di navigasi dengan TomTom 8 Apa yang ada di kotak 9 Apa yang ada di kotak... 9 Bacalah terlebih dulu 10 Menempatkan perangkat... 10 Menginstal di mobil Anda...

Lebih terperinci

Desain Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa

Desain Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa Mata Kuliah : Struktur Beton Lanjutan Kode : TSP 407 SKS : 3 SKS Desain Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa Pertemuan - 11 TIU : Mahasiswa dapat mendesain berbagai elemen struktur beton bertulang TIK

Lebih terperinci

Cara uji sifat kekekalan agregat dengan cara perendaman menggunakan larutan natrium sulfat atau magnesium sulfat

Cara uji sifat kekekalan agregat dengan cara perendaman menggunakan larutan natrium sulfat atau magnesium sulfat Standar Nasional Indonesia Cara uji sifat kekekalan agregat dengan cara perendaman menggunakan larutan natrium sulfat atau magnesium sulfat ICS 91.100.15 Badan Standardisasi Nasional Daftar Isi Daftar

Lebih terperinci

Peta Ovi untuk ponsel. Edisi 1

Peta Ovi untuk ponsel. Edisi 1 Peta Ovi untuk ponsel Edisi 1 2 Daftar Isi Daftar Isi Ikhtisar peta 3 Posisi saya 4 Melihat lokasi dan peta 4 Tampilan peta 5 Mengubah tampilan peta 5 Men-download dan memperbarui peta 5 Menggunakan kompas

Lebih terperinci

Bab 3 Katup Kontrol Arah

Bab 3 Katup Kontrol Arah 1 Bab 3 Katup Kontrol Arah Katup kontrol arah adalah bagian yang mempengaruhi jalannya aliran udara. Biasanya ini meliputi satu atau keseluruhan dari uraian berikut Mem; perbolehkan udara m elewati dan

Lebih terperinci

Tujuan dari buletin ini adalah untuk menjelaskan syarat-syarat IBM dan menguraikan praktik global IBM yang terkait dengan pemasangan mesin IBM 1.

Tujuan dari buletin ini adalah untuk menjelaskan syarat-syarat IBM dan menguraikan praktik global IBM yang terkait dengan pemasangan mesin IBM 1. Buletin Informasi Internasional untuk Pelanggan - Pemasangan Mesin IBM International Business Machines Corporation Tujuan dari buletin ini adalah untuk menjelaskan syarat-syarat IBM dan menguraikan praktik

Lebih terperinci

DAFTAR ISI 12 BAB 4 SUMBER DAYA LAIN. Informasi Mengenai FingerTec Pemberitahuan Hak Cipta & Sanggahan

DAFTAR ISI 12 BAB 4 SUMBER DAYA LAIN. Informasi Mengenai FingerTec Pemberitahuan Hak Cipta & Sanggahan 2-4 BAB1. UNTUK MEMULAI Melihat Panduan Pengguna di Internet TA300 Mencakup Asesori TA300 mencakup Bahan Cetakan Mengaktifkan TA300 Menghubungkan TA300 ke PC Mendaftarkan TA300 5-7 BAB 2 HAL-HAL DASAR

Lebih terperinci

BAB 3 PROSES-PROSES MESIN KONVERSI ENERGI

BAB 3 PROSES-PROSES MESIN KONVERSI ENERGI BAB 3 PROSES-PROSES MESIN KONVERSI ENERGI Motor penggerak mula adalah suatu alat yang merubah tenaga primer menjadi tenaga sekunder, yang tidak diwujudkan dalam bentuk aslinya, tetapi diwujudkan dalam

Lebih terperinci

PERTANYAAN YANG SERING MUNCUL. Tanya (T-01) :Bagaimana cara kerja RUST COMBAT?

PERTANYAAN YANG SERING MUNCUL. Tanya (T-01) :Bagaimana cara kerja RUST COMBAT? PERTANYAAN YANG SERING MUNCUL Tanya (T-01) :Bagaimana cara kerja RUST COMBAT? JAWAB (J-01) : RUST COMBAT bekerja melalui khelasi (chelating) secara selektif. Yaitu proses di mana molekul sintetik yang

Lebih terperinci

MERANGKAI INSTALASI LISTRIK PENERANGAN SEDERHANA F.20.07

MERANGKAI INSTALASI LISTRIK PENERANGAN SEDERHANA F.20.07 DASAR DASAR LISTRIK MERANGKAI INSTALASI LISTRIK PENERANGAN SEDERHANA F.20.07 N PE L S1 S2 BAGIIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIIKULUM DIIREKTORAT PENDIIDIIKAN MENENGAH KEJURUAN DIIREKTORAT JENDERAL PENDIIDIIKAN

Lebih terperinci

Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File

Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File Tips penting N91 dan N91 8GB umum Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Nokia PC Suite dioptimalkan untuk manajemen data pada Memori telepon [C:]. Nokia PC Suite dianjurkan untuk mengelola kontak,

Lebih terperinci

a. Pengelasan Lebih kuat, permanen dan tidak cepat aus. b. Mur-Baut Tidak permanen, cepat aus dan kurang kuat. Desain roda yang digunakan

a. Pengelasan Lebih kuat, permanen dan tidak cepat aus. b. Mur-Baut Tidak permanen, cepat aus dan kurang kuat. Desain roda yang digunakan proses pembalikan ikan. Gambar c, menunjukkan desain pintu dengan cara membuka ditarik ke depan, hanya satu pintu. Hal ini sedikit mempermudah proses pembalikan ikan pada saat proses pengasapan. Desain

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi dalam bidang industri khususnya di bidang manufaktur sekarang ini sangatlah pesat. Perkembangan yang pesat itu diiringi tingginya tuntutan nilai

Lebih terperinci

PerMen 04-1980 Ttg Syarat2 APAR

PerMen 04-1980 Ttg Syarat2 APAR PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI No : PER.04/MEN/1980 TENTANG SYARAT-SYARAT PEMASANGAN DAN PEMELIHARAN ALAT PEMADAM API RINGAN. MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI: PerMen 04-1980 Ttg

Lebih terperinci

BAB III METODE & DATA PENELITIAN

BAB III METODE & DATA PENELITIAN BAB III METODE & DATA PENELITIAN 3.1 Distribusi Jaringan Tegangan Rendah Pada dasarnya memilih kontruksi jaringan diharapkan memiliki harga yang efisien dan handal. Distribusi jaringan tegangan rendah

Lebih terperinci

Regulator tekanan rendah untuk tabung baja LPG

Regulator tekanan rendah untuk tabung baja LPG Standar Nasional Indonesia Regulator tekanan rendah untuk tabung baja LPG ICS 23.020.99 Badan Standardisasi Nasional Prakata Standar Nasional Indonesia (SNI), Regulator tekanan rendah untuk tabung baja

Lebih terperinci

Sprinkler Tipe BIR Versi 1 Teknologi Tepat, Investasi Hemat

Sprinkler Tipe BIR Versi 1 Teknologi Tepat, Investasi Hemat Tipe BIR Versi 1 Teknologi Tepat, Investasi Hemat KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR Teknologi Tepat Pada Lahan Kering Pemanfaatan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. sampah. Karena suhu yang diperoleh dengan pembakaran tadi sangat rendah maka

I. PENDAHULUAN. sampah. Karena suhu yang diperoleh dengan pembakaran tadi sangat rendah maka I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Teknik penyambungan logam telah diketahui sejak dahulu kala. Sumber energi yang digunakan pada zaman dahulu diduga dihasilkan dari pembakaran kayu atau sampah. Karena suhu

Lebih terperinci

Panduan Pengguna Alat Latih AED

Panduan Pengguna Alat Latih AED Panduan Pengguna Alat Latih AED Hak Cipta 2013 Cardiac Science Corporation. Semua hak dilindungi undang undang. Alat Latih Automated External Defibrillator (AED/Defibrilator Eksternal Otomatis) adalah

Lebih terperinci

BAB 5 KOMPONEN DASAR SISTEM KONTROL

BAB 5 KOMPONEN DASAR SISTEM KONTROL BAB 5 KOMPONEN ASAR SISTEM KONTROL 5. SENSOR AN TRANSMITER Sensor: menghasilkan fenomena, mekanik, listrik, atau sejenisnya yang berhubungan dengan variabel proses yang diukur. Trasmiter: mengubah fenomena

Lebih terperinci

PIPELINE EQUIPMENT WATER PIPE SYSTEMS

PIPELINE EQUIPMENT WATER PIPE SYSTEMS PIPELINE EQUIPMENT OF WATER PIPE SYSTEMS TECHNICAL COOPERATION PDAM PONTIANAK - OASEN drinkwater GOUDA Basic handbook pipeline equipment of water pipe systems Buku pegangan, bahan dan alat-alat yang dipakai

Lebih terperinci

SIFAT MEKANIK KAYU. Angka rapat dan kekuatan tiap kayu tidak sama Kayu mempunyai 3 sumbu arah sumbu :

SIFAT MEKANIK KAYU. Angka rapat dan kekuatan tiap kayu tidak sama Kayu mempunyai 3 sumbu arah sumbu : SIFAT MEKANIK KAYU Angka rapat dan kekuatan tiap kayu tidak sama Kayu mempunyai 3 sumbu arah sumbu : Sumbu axial (sejajar arah serat ) Sumbu radial ( menuju arah pusat ) Sumbu tangensial (menurut arah

Lebih terperinci

Sepeda Syarat keselamatan

Sepeda Syarat keselamatan SNI 1049:2008 Standar Nasional Indonesia Sepeda Syarat keselamatan ICS 43.150 Badan Standardisasi Nasional SNI 1049:2008 Daftar isi Datar isi... i Prakata... ii 1 Ruang lingkup... 1 2 Acuan normatif...

Lebih terperinci