ANALISIS PENGARUH BRAND EQUITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK PEMBELIAN PEWARNA RAMBUT LOREAL PADA CV HANNA DI BANDAR LAMPUNG ABSTRAK

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ANALISIS PENGARUH BRAND EQUITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK PEMBELIAN PEWARNA RAMBUT LOREAL PADA CV HANNA DI BANDAR LAMPUNG ABSTRAK"

Transkripsi

1 JURNAL GEMA EKONOMI Vol. Santi 8, Apriani No. 1 Februari 2018 Desi Hal. Derina Yusda ANALISIS PENGARUH BRAND EQUITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK PEMBELIAN PEWARNA RAMBUT LOREAL PADA CV HANNA DI BANDAR LAMPUNG ANALYSIS EFFECT OF BRAND EQUITY AGAINTS THE PURCHASE DECISION OF HAIR DYES LOREAL PRODUCT ON CV HANNA IN BANDAR LAMPUNG Santi Apriani 1), Desi Derina Yusda 2) 1,2 Akademi Akuntansi dan Manajemen MITRA Lampung Jl. Z.A Pagar Alam No. 7 Labuhan Ratu Gedung Meneng-Bandar Lampung 1 2 ABSTRAK Analisis pengaruh efek ekuitas merek terhadap keputusan pembelian produk pewarna merek rambut loreal pada CV. Hanna Di Bandar Lampung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang terjadi antara brand equity diukur dengan menggunakan variabel brand awareness, loyalitas merek, dan keputusan pembelian, pada perusahaan CV Hanna di Bandar Lampung. Sampel yang digunakan adalah konsumen yang membeli pewarna rambut CV Hanna di teknik analisis data Bandar Lampung dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji simultan penelitian ini menunjukkan variabel independen brand awareness dan loyalitas merek secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian CV Hanna Bandar Lampung dan hasil uji parsial menunjukkan kesadaran merek berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, uji parsial menunjukkan loyalitas merek berpengaruh signifikan. Keputusan pembelian CV Hanna di Bandar Lampung. Kata kunci: Kesadaran merek, loyalitas merek, dan keputusan pembelian ABSTRACT Analysis influence brand equity effect on decision purchase product dyes brand loreal hair on CV. Hanna In Bandar Lampung. The purpose of this study is to determine the effect Which occurs between brand equity is measured by using the brand awareness variable, brand loyalty, and purchase decisions, at CV Hanna company in Bandar Lampung. Sample used are consumers who buy hair dye CV Hanna in Bandar Lampung data analysis techniques in this study using multiple analysis regression linear multiple. Based on the simultaneous test results of this study showed the independent variables of brand awareness and brand loyalty together significantly influence the decision to purchase CV Hanna Bandar Lampung and partial test results show brand awareness significantly influence purchasing decisions, partial test shows the brand loyalty significantly influence purchasing decisions CV Hanna in Bandar Lampung.

2 1219 Jurnal Ilmiah GEMA EKONOMI, Februari 2018 Keywords:Brand awareness, Brand loyalty, and Purchasing decisions PENDAHULUAN Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu perusahaan untuk memperkenalkan produk atau jasa yang dijual kepada masyarakat, di dalam proses penjualan terdapat pembeli dan penjual saling bertemu untuk melakukan transaksi menjual dan membeli namun dalam pemasaran modern perlu adanya pemuasan kebutuhan pelanggan. Saat ini banyak perusahaan yang ingin memperbesar volume penjualan memiliki pangsa pasar yang terus meningkat, dan ingin memiliki pelanggan yang loyal. Hal tersebut tentu dicapai dengan berbagai macam usaha disertai suatu kreativitas untuk mendapatkan ide segar dalam menciptakan berbagai macam cara atau bentuk karakteristik atau ciri khas yang memberikan nilai unik dan perhatian dari pelanggan kepada perusahaan yang biasa disebut dengan istilah brand Perusahaan akan lebih mudah dikenal jika perusahaan tersebut tepat dalam pemberian nama suatu brand, sehingga memudahkan pelanggan untuk mengenali produknya dan untuk melakukan pembelian ulang. Produk L Oréal percaya bahwa dalam memenuhi kebutuhan kecantikan masyarakat, perusahaan ini berkontribusi dalam hal kesejahteraan dan kepercayaan diri. Perusahaan kecantikan itu juga mendirikan L Oréal Corporate Foundation, untuk meningkatkan lebih jauh lagi kontribusi positif sosial, dan menginvestasikan Anggaran multi-tahunan sebesar 40 juta Euro bagi program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh dunia. Merek merupakan aset penting dalam sebuah bisnis. meskipun merek bersifat intangible, tapi nilai sebuah brand lebih dari pada sesuatu yang tangible. Persaingan di era globalisasi akan semakin mengerahkan system perekonomian kearah yang pada akhirnya memposisikan pemasar untuk selalu mengembangkan dan merebut pangsa pasar. Salah satu asset untuk mencapai hal itu adalah produk yang dewasa ini berkembang menjadi sumber asset terbesar bagi perusahaan. dalam kondisi pasar yang kompetitif preferensi dan loyalitas pelanggan adalah kunci kesuksesan. Brand Equity berhubungan dengan

3 Santi Apriani Desi Derina Yusda 1220 nama merek yang di kenal, kesan kualitas, asosiasi brand yang kuat dan asset-asset lainnya seperti merek dagang jika pelanggan tidak tertarik pada satu brand dan membeli karena karakteristik produk, harga kenyamanan, dan dengan sedikit memperdulikan brand, kemungkinan brand equity rendah. Menurut Informasi yang didapat dari CV Hanna, produk yang sering terjual di antaranya ialah produk pewarna rambut Loreal, walaupun harga Loreal termasuk memasuki kelas ke atas karna harganya yg dominan lebih sedikit mahal tetapi sangat terpercaya sesuai dengan kualitas nya. Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk menganalisis apakah brand equity mempengaruhi keputusan keputusan pembelian produk loreal yang berjudul, Analisis Pengaruh Brand Equity Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Pewarna Rambut Loreal Pada CV. Hanna di Bandar Lampung. METODE PENELITIAN 1. Desain penelitian Desain penelitian adalah semua proses yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksaan penelitan. Penelitianyang dilakukan diskriptif yaitu untuk menjelaskan karaktristik variabel yang diteliti dalam suatu situasi. Penelitian deskriptif seseorang, organisasi, oreintasi industri, atau lainnya yang kemudian penelitian ini membantu peneliti untuk memberikan gagasan untuk penelitian lebih lanjut atau membuat keputusan tertentu yang sederhana. Metode Penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifkasinya adalah sistematis, terencana dan tersuktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitiannya. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Jenis penelitian kuantitatif seperti berdasarkan fakta, bebas prasangka, menggunakan prinsip analisa, menggunakan hipotesa, menggunakan ukuran objektif (Arikunto, 2013). 2. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di CV. Hanna yg beralamat di Jl. Ikan Tongkol No. 70 Bandar Lampung, dengan waktu penelitian yang dilakukan bulan

4 1221 Jurnal Ilmiah GEMA EKONOMI, Februari 2018 April 2017 Agustus Populasi dan Sampel Penelitian Popuasi Dalam penelitian ini menggunakan 30 responden dan populasi yang di gunakan adalah semua konsumen yang datang ke CV. Hanna yang akan membeli produk Loreal dan sudah memakai produk pewarna rambut Loreal, dalam arti tak terbatas atau tak terhitung. Sampel Penelitian Menurut Sugiyono ( 2012 ) di dalam teknik pengambilan sampel ini penulis menggunakan teknik probability sampling merupakan teknik sampling yang memberikan kesempatan ataupun peluang yang sama pada setiap anggota populasi untuk di pilih menjadi sampel menggunakan 30 Responden. Jenis sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, yang artinya pengambilan sampel secara acak dari suatu anggota populasi dan terdiri atas kelompok kelompok bertingkat.kreteria-kreteria pengambilan sampel yaitu : 1. Jenis usia 2. Jenis kelamin 3. Tingkat pendidikan 4. Bersedia diteliti 5. dan sebagainya 4. Jenis Dan Sumber Data Jenis penelitian Jenis penelitan yang digunakan dalam penelitian in iadalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifkasinya adalah sistematis, terencana dan tersuktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitiannya. Menurut Sugiyono (2013:13), metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian. Analisis data bersifat kuantitatif/statistic dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan

5 Santi Apriani Desi Derina Yusda 1222 untuk mendeskripsikan objek peneltian ataupun hasil penelitian. 5. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Wawancara Pengumpulan data dengan cara wawancara ini di lakukan dengan konsumen yang datang ke toko kosmetik untuk mengetahui perilaku konsumen yang melakukan keputusan pembelian produk Loreal. 2. Kuisioner Menurut Sugiyono (2010:199) Kuesioner merupakan Pada sebuah penelitian diperlukan sebuah alat ukur yang biasanya dinamakan instrumen penelitian penyebaran kuisioner dan wawancara langsung dengan menggunakan kuisioner di ajukan kepada responden untuk mendapatkan data primer yang akurat dan terpercaya. 6. Variabel Penetian Variabel independen dalam penelitian ini adalah kesadaran merek, loyalitas merek. Sedangkan variabel dependennya adalah keputusan pembelian. teknik pengumpulan data dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk menjawabnya. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Uji Validitas Uji kuisioner dilakukan untuk mengetahui tingkat validitas alat ukur. Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Item r-hitung r-tabel (n = 30) Keterangan Kesadaran 1 0,884 Merek 2 0,887 (X1) 3 0,822 0,361 Valid 4 0,793 Kualitas 1 0,764 Produk 2 0,827 (X2) 3 0,859 0,361 Valid 4 0,843 Keputusan 1 0,787 Pembelian 2 0,887 (Y) 3 0,833 0,361 Valid 4 0,821 Sumber: Output SPSS 20, 2017 (data diolah)

6 1223 Jurnal Ilmiah GEMA EKONOMI, Februari 2018 Uji ini dilakukan kepada 30 orang responden yang merupkan pengguna produk pewarna rambut brand Loreal dan dinyatakan valid apabila r hitung > r tabel. Perhitungan dapat dilihat pada tabel 1. Berdasarkan Uji validitas instrumen menggunakan 30 responden (n) ternyata dari seluruh jumlah item yang terbentuk, dinyatakan valid karena r hitung > r tabel. Dari hasil pengujian validitas dapat dilihat bahwa keseluruhan item variabel penelitian mempunyai r hitung > r tabel yaitu taraf signifikan 95% (Q = 0,1) dan n = 30 diperoleh r tabel 0,361 maka 0,361 sehingga dapat dikatakan keseluruhan item penelitian adalah valid untuk digunakan sebagai instrument dalam penelitian atau pertanyaanpertanyaan yang diajukan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti. 2. Uji Reabilitas Berdasarkan tabel 2 menunjukkan nilai Croanbach Alpha lebih besar dari 0,5 dan nilai Croanbach s Alpha If Item Deleted tidak melebihi nilai Croanbach Alpha. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan instrument dalam penelitian ini Reliabel. dapat diketahui r hasil tiap-tiap item > Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Item Alpha Cronbach Alpha Cronbach Keputusan If Item Deleted Kesadaran 1 0,808 Reliable Alpha Merek 2 0,811 Cronbach > (X1) 3 0,843 0,869 Alpha Cronbach 4 0,860 If Item Deleted Loyalitas 1 0,823 Reliable Alpha Merek 2 0,792 Cronbach > (X2) 3 0,785 0,840 Alpha Cronbach 4 0,785 If Item Deleted Keputusan 1 0,823 Reliable Alpha Pembelian 2 0,786 Cronbach > (Y) 3 0,803 0,847 Alpha Cronbach 4 0,808 If Item Deleted Sumber: Output SPSS 20, 2017 (data diolah)

7 Santi Apriani Desi Derina Yusda Distribusi Frekuensi Jawaban Responden Hasil pertanyaan mengenai brand L oreal memperlihatkan frekuensi jawaban sangat setuju sebanyak 22,7%, setuju sebanyak 53,6%, kurang setuju sebanyak 19,6%, tidak setuju sebanyak 4,1%. Hasil kuesioner ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden setuju jika adalah merek pewarna rambut Brand L orael yang saya percaya. Hasil pertanyaan mengenai citra merek Brand L oreal memperlihatkan frekuensi jawaban sangat setuju sebanyak 17,5%, setuju sebanyak 54,6%, kurang setuju sebanyak 23,7%, tidak setuju sebanyak 4,1%. Hasil kuesioner ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden setuju pewarna rambut Brand L orael adalah merek yang berkualitas. Berdasarkan Tabel 3 menunjukkan skor tertinggi untuk variabel Hasil pertanyaan mengenai pelayanan kepercayaan mendapatkan respon Brand L oreal memperlihatkan yang paling baik, kepercayaan frekuensi jawaban sangat setuju konsumen memilih Brand L oreal telah sebanyak 25,8%, setuju sebanyak memberikan nilai positif terhadap 39,2%, kurang setuju sebanyak 33,0%, produk Brand Loreal, konsumen akan tidak setuju sebanyak 2,1%. Hasil melakukan keputusan untuk memilih kuesioner ini menunjukkan bahwa pewarna rambut Brand L oreal sebagian besar responden setuju kembali dikarnakan kepercayaan akan dukungan Layanan yang diberikan oleh kualitas pewarna rambut dan manfaat pewarna rambut Brand L orael sangat yang lebih lengkap di banding produk baik. pewarna rambut yang lain. Tabel 3. Hasil Skor Variabel Kesadaran Merek Variabel Skor Kualitas 383 Kepercayaan 391 Pelayanan 384 Citra Merek 379 Nilai Rata-rata Skor 384,25 Sumber: Data diolah Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas

8 1225 Jurnal Ilmiah GEMA EKONOMI, Februari 2018 Gambar 1. Hasil Grafik Histogram Uji Normalitas Berdasarkan gambar 1 grafik histogram menggambarkan data yang berdistribusi normal karena membentuk seperti lonceng (bell shaped).grafik histogram uji normalitas yaitu dengan melihat grafik histogram dari penyebaran (frekuensi) data. Bentuk histogram seperti bentuk lonceng (bell shaped curve) mengindikasikan bahwa data berdistribusi normal. Berdasarkan gambar 2 menunjukan bahwa data terdistribusi normal karenatitik menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas. Berdasarkan tabel 4 hasil output menunjukan nilai One Sample kolmogrov-smirnov jika Sig. (p) > 0,050 maka Ho diterima dan Jika Gambar 2. Hasil Grafik Normal Probability Plot

9 Santi Apriani Desi Derina Yusda 1226 Sig.(p) < 0,050 maka Ha ditolak. Pada penelitian ini signifikan (p) adalah 0,512 > 0,050 berarti data berdistribusi normal. Tabel 4. Hasil Uji One-Sample Kolmogrof-Sminorv Unstandardized Residual N 30 Normal Mean 0E-7 Parameters Std.Deviation, Most Extreme Absolute 0,150 Difference Positive 0,150 Negative -,084 Kolmogrof Sminorv,820 Asymp.Sig (2-tailed),512 Sumber: Output SPSS 20, 2017 (data diolah) Uji Multikolineritas pengaruhi oleh varibel lain diluar a. Nilai VIF untuk variabel kesadaran merek sebesar 2,351 < 10 dan nilai tolerance sebesar 0,425 > 0,10 sehingga kesadaran merek dinyatakan tidak terjadi multikolinieritas. b. Nilai VIF untuk variabel loyalitas merek sebesar 2,351 < 10 dan nilai tolerance sebesar 0,425 > 0,10 sehingga loyalitas merek dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari perhitungan uji secara simultan diperoleh nilai R Square 89,3 % dan sisanya 10,7 % di penelitian ini, signifikansi sebesar 0,000 karena nilai signifikansi < 0,050. Hal ini menunjukan bahwa variabel independen,kesadaran merek (X 1 ), loyalitas merek (X 2 ), berpengaruh secara signifikan keputusan pembelian. Pengujian hipotesis adalah untuk mengetahui pengaruh kesadaran merek terhadap keputusan pembelian CV Hanna Bandar Lampung. Pada penelitian ini dari hasil analisis regresi linier berganda nilai koefisien regresi variabel independen, kesadaran merek (X 1 ) sebesar 0,396. Hal ini menunjukan apabila nilai variabel independen, kesadaran merek (X 1 ) mengalami peningkatan satu satuan maka nilai variabel dependen, keputusan pembe-

10 1227 Jurnal Ilmiah GEMA EKONOMI, Februari 2018 lian (Y) akan mengalami perubahan secara positif sebesar 39,6%. Dapat dikatakan bahwa variabel independen, kesadaran merek (X 1 ) meningkat maka keputusan pembelian akan mengalami peningkatan, begitupun sebaliknya. Dalam penelitian ini variabel independen, kesadaran merek (X 1 ) nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,050. Maka Ho di terima dan Ha di terima, dapat di simpulkan bahwa kesadaran merek (X 1 ) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) CV Hanna Bandar Lampung. Dapat di lihat variabel independen, kesadaran merek (X 1 ) memiliki nilai signifikan Sebesar 0,000 sehingga hipotesis 1 di terima. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Dicho Pradipta (2013) hasil penelitianya menunjukan kesadaran merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan dalam penelitian ini kesadaran merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Pengujian hipotesis adalah untuk mengetahui pengaruh harga produk terhadap keputusan pembelian CV Hanna Bandar Lampung. Pada penelitian dari hasil analisis regresi linier berganda nilai koefisien regresi variabel independen, loyalitas merek (X 2 ) sebesar 058,4. Hal ini menunjukanapabila nilai variabel independen, loyalitas merek (X 2 ) peningkatan satu satuan maka nilai variabel dependen, keputusan pembelian (Y) akan mengalami perubahan secara positif sebesar 58,4%. Dapat dikatakan bahwa variabel independen loyalitas merek (X 2 ) meningkat, laba akan mengalami peningkatan, begitupun sebaliknya. Dalam penelitian ini variabel independen, loyalitas merek (X 2 ) nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,050 Maka Ho di terima dan Ha di terima, dapat di simpulkan bahwa loyalitas merek (X 2 ) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Dapat di lihat variabel independen, loyalitas merek (X 2 ) memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 dan koefisien bernilai positif sehingga hipotesis 2 di terima. Menurut Freddy Rangkuti (2008:67) Loyalitas merek adalah ukuran dari kesetiaan konsumen terhadap suatu merek, karena loyalitas adalah inti dari brand equity dan selalu

11 Santi Apriani Desi Derina Yusda 1228 menjadi gagasan sentral dalam pemasaran. Peningkatan loyalitas akan mengurangi kerentanan pelanggan dari serangan competitor. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Iful Anwar (2015) hasil penelitianya menunjukan loyalitas merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, Sedangkan dalam penelitian ini loyalitas merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan uraian yang telah dipaparkan diperoleh Hasil Uji Hipotesis dengan menggunakan uji F menunjukan nilai signifikan F (0,000) < α (0,050) dan R Square sebesar 89,3 % maka dapat disimpulkan kesadaran merek (X 1 ) dan loyalitas merek (X 2 ) secara bersamasama berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linier berganda, dapat disimpulkan bahwa variabel kesadaran merek (X 1 ) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sebesar 39,6% dengan nilai signifikan (0,000) < α (0,050) dan di lihat dari nilai T Hitung 4,547 > 1,703. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linier berganda, dapat disimpulkan bahwa variabel loyalitas merek (X 2 ) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sebesar 58,4% dengan nilai signifikan (0,000) > α (0,050). dan di lihat dari nilai T hitung 5,882 > 1,703. DAFTAR PUSTAKA Aaker, David Manajemen ekuitas merek: Memanfaatkan nilai dari suatu merek. Jakarta: Mitra Utama. Aida Vitayala S. Hubies Motivasi, Kepuasan Kerja dan Produktivitas Penyuluh Pertanian Lapangan Kasus Kabupaten Sukabumi, Jurnal Penyuluhan September, 3(2). Arikunto, S Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. Basu Swastha dan Irawan Manajemen pemasaran modern. Yokyakarta ; Liberty. Buchari Alma Manajemen

12 1229 Jurnal Ilmiah GEMA EKONOMI, Februari 2018 Pemasaran & Pemasaran Jasa. Bandung: CVAlfabeta. Freddy Rangkuti Strategi Promosi yang Kreatif. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. Sugiyono Metode Penelitian Pendidikan ( Pendekatam Kuantitatif Kualitatif & R&D) Bandung : Alfabeta. Gunawan, Imam Metode Penelitian Kualitatif : Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara. Kotler dan Keller Manajemen Pemasaran,Edisi 12, Jilid 1, Jakarta : PT.Indeks. Kotler, Phillip Manajemen Pemasaran, Edisi 13. Jakarta; Erlangga. Kotler, Philip Manajemen Pemasaran di Indonesia : Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jakarta : Penerbit Salemba Empat. Kotler, Philip and Gary Armstrong Prinsip prinsip Pemasaran. Edisi13. Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Sanusi, Anwar Metode penelitian bisnis. Jakarta: Salemba Empat. Sugiyono Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung : Alfabeta.