RATNA SOSIALIN Jakarta, Oktober 2018

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "RATNA SOSIALIN Jakarta, Oktober 2018"

Transkripsi

1 RATNA SOSIALIN Jakarta, Oktober 2018

2 Bukti terdokumentasi berisi penyajian derajat pemastian mutu (yang tinggi) bahwa suatu proses spesifik terencana menghasilkan produk yang memenuhi spesifikasi dan karakteristik yang dikehendaki secara konsisten

3 VMP Therminologies Annex 15 EU GMP All validation activities should be planned. The key elements of a validation program should be clearly defined and documented clearly in a VMP or equivalent documents.

4 Validaton Policy Organization and responsibilities Company specific definitions Description of the validation project List of individual projects (qualifications and validations) Key acceptance criterion or procedure for determining acceptance criterion Documentation formats for protocols and reports List of relevant SOP`s Schedule (and estimated resources) Management System of Change Control Continued Process Verification (APR/PQR outputs) VMP should be confirmed and approved by the management.

5 Function of VMP Obligation of Senior Management to execute the validaton faultlessly and to provide the required resources. Company specific definition and terms Company specific implementation of legal requirements Definition of a structured approach to qualification and validation projects Information about the general organization of validation activities, responsibilities,delegated tasks, interfaces, controlling bodies. Overview of the individual projects, including time and cost planning

6 Define the qualification/validation system and include or reference information on at least the following: Qualification and Validation policy; Organisational structure including roles and responsibilities for qualification and validation activities; Summary of the facilities, equipment, systems, processes on site and the qualification and validation status; Change control and deviation management for qualification and validation; Guidance on developing acceptance criteria; References to existing documents; and Qualification and validation strategy, including requalification, where applicable. For large and complex projects, planning takes on added importance and separate validation plans may enhance clarity.

7 Merupakan bagian esensial dari Sistem Manajemen Mutu Industri Farmasi (IF). Memuat kebijakan dan filosofi IF melaksanakan validasi dan tujuan aktifitas validasi. Mencakup macam kegiatan kualifikasi dan validasi. Paparan organisasi dan tanggung jawab. Penjadwalan (tahunan) aktifitas kualifikasi dan validasi.

8 Kualifikasi Peralatan Produksi, Instrumen pengujian dan fasilitas serta sarana penunjang > DQ - IQ - OQ - PQ Validasi Prosedur Analisis dan Transfer Metoda Analisis Validasi Sistem Komputerisasi Validasi Prosedur Pembersihan Validasi Proses Validasi Transportasi Validasi lain (misal: Media Fill Validation)

9 Dokumen Validasi Proses : Rencana Induk Validasi Proses Protokol Validasi Proses Laporan Validasi Proses

10 Dokumen yang memuat : Filosofi IF secara menyeluruh dalam menangani Validasi Proses Pendekatan yang dipakai sebagai acuan Ruang lingkup : area yang dicakup aktifitas validasi Organisasi dan tanggung jawab - interdisiplin berbagai departemen : minimal (lit-bang), produksi, QC, QA, teknik/ engineering, pengadaan Jadwal berkala dan skala prioritas Kaji ulang dan pembaharuan berkala (tahunan) Kebutuhan revalidasi dan pengelolaan perubahan (Change Control)

11 Tim Pengkajian Manajemen : Manajer departemen : litbang, produksi, QC, QA, logistik, teknik, Site & QA Heads Tim Pelaksana : Pengawas, pelaksana dari setiap departemen: operator, teknisi, analis, personil QA

12 RIV (Rencana Induk Validasi) yang disetujui Validasi Proses terencana dalam Protokol Peralatan terkualifikasi dan terkalibrasi Prosedur pembersihan alat tersedia (tervalidasi) Spesifikasi produk tersedia Metoda analisis tervalidasi (dan validasi transfer metoda) Pelatihan personil yang terlibat - terdokumentasi Tersedianya prosedur penanganan perubahan > Change Control Management

13 Dokumen kunci yang digunakan untuk merinci bagaimana validasi proses akan dilaksanakan. Berisi paparan pokok tentang alur proses, parameter kritis, pengambilan dan analisa sampel serta acceptance criteria suatu proses menuju pada kesimpulan

14 Isi yang tercantum dalam protokol sesuai dengan dokumen registrasi dalam hal: Formulasi (Q/Q Formula) Proses Spesifikasi Obat Jadi Metoda analisis

15 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Lembar Persetujuan 4. Daftar Isi 5. Ruang lingkup : spesifik untuk produk, ukuran bets, proses serta tipe validasi 6. Tim Validasi : produksi, pengambilan sampel, analisa sampel, dokumentasi 7. Komposisi, Formula, Besar Bets dan Spesifikasi 8. Informasi bahan awal (karakteristik kritis) : misal ukuran partikel, densitas, serta referensi metoda pemeriksaan

16 9. Peralatan dan Ruangan serta Protap peralatan yang digunakan: Nomor Protap Judul Protap Tanggal Berlaku 10. Alur proses produksi (* Contoh) 10. Parameter kritis (contoh): Tahap Proses Alat/ mesin Setting Kecepatan (rpm) - misal Setting Waktu (menit) misal Parameter Kritis Pencampuran API Tumbler Mixer Kadar dan homogenitas API

17 11. Pola pengambilan sampel (contoh): Tahap Proses Jumlah Sampel per titik Posisi pengambilan sampel Pencampura n API 20 gram Lihat gambar Pengujian sampel Kadar API (HPLC) Catatan 10 titik pengambilan sampel 12. Analisa data dan kriteria keberterimaan (acceptance criterion) 13. Peruntukan bets (sesuai ruang lingkup, misal: untuk komersial, menunggu data uji stabilitas 6 bulan) 14. Kebutuhan Uji Stabilitas protokol (sesuai protap) DIAGRAM Alur proses produksi Contoh

18 Bahan baku Active (API) API API Bahan baku sebagai pewarna Bahan - bahan baku untuk lubrikasi Campuran semua bahan menjadi masa granul siap cetak.

19 Identitas / logo Industri Farmasi Judul Dokumen Nomor dokumen mengikuti sistem IF yang ditetapkan Tanggal berlakunya dokumen Riwayat perubahan dokumen dan alasannya. Penyusun, Dikaji, Disetujui dan Diketahui oleh: Nama Fungsi Tanda Tangan Tanggal Ali Imron QA Supervisor dd/mm/yyyy Nomor Versi Alasan perubahan Tanggal Efektif 01 Dokumen baru dd/mm/yyyy

20 Mengikuti tahap PROTOKOL yang disetujui / berlaku. Setiap penyimpangan serta pengamatan selama pelaksanaan didokumentasikan serta dievaluasi dampaknya yang tercermin dalam Laporan Validasi Proses

21 Mendokumentasikan aktifitas, temuan, analisa data dan evaluasi penyimpangan terhadap protokol maupun seluruh kriteria penerimaan (acceptance criterion) serta menyajikan kesimpulan.

22 1. Lembar persetujuan 2. Daftar Isi 3. Nomor, jumlah dan ukuran bets 4. Daftar bahan awal dan nomor bets yang dipakai dalam setiap bets Referensi dokumen bets 5. Paparan penyimpangan serta evaluasi dampaknya 6. Analisa data/ perhitungan terhadap parameter dan kriteria pnerimaan (acceptance criterion) 7. Diskusi output pelaksanaan validasi 8. Kesimpulan dan Rekomendasi (revalidasi, uji stabilitas) 9. Disposisi dan peruntukan bets validasi(qa)

23 Tujuan : memelihara status validasi (termuat dalam RIV) 1. Revalidasi berkala: berdasarkan trend terhadap data bets - bets dalam PMP (Pengujian Mutu Produk) / PQR / APR 2. Revalidasi karena usulan perubahan (Change Control) : - perubahan sumber zat aktif (API) atau bahan awal - perubahan parameter proses - perubahan peralatan atau fasilitas penunjang - perubahan ukuran bets - perubahan lain Dasar evaluasi : Analisa Risiko (Risk Analysis)

24 Jika hasil pelaksanaan proses validasi gagal dalam memenuhi kriteria penerimaan yang dapat menyimpulkan suatu proses dalam status valid, maka kesimpulan dalam laporan adalah tahap optimisasi dengan konsekuensi penentuan perubahan (change control) sebagai dasar pembuatan protokol baru (follow - up protocol) untuk melaksanakan proses validasi berikutnya yang lebih konsisten.

25 Protokol Paparan rinci dan runut dalam dokumen yang disetujui untuk melaksanakan Validasi Proses Catatan Semua catatan bukti pelaksanaan validasi proses Data yang dikumpulkan untuk menyusun laporan dan pengambilan keputusan (QA) Laporan Dokumen disusun berdasarkan seluruh catatan dan data melalui aktifitas yang dilakukan mengikuti protokol beserta diskusi menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi.

26 Outputs of APR/ PQR are used to update VMP to demand process improvement, e.g poor process robustness statistically with Cpk < Continous Process Verification must be executed only by defining approved plan/ protocol updated VMP. Risk Assesment is used as the basic to develop CPV/OPV which should be covered in updated VMP

27

28 Penulisan Catatan (raw data entry): Jelas, terbaca (tinta warna selain hitam, bukan pensil) Ditulis/ dilengkapi mengikuti tahap proses pada waktunya. Bisa dipertanggungjawabkan melalui ketertelusuran (tandatangan / paraf dan tanggal) 1 3 2

29 The Importance of Data Integrity Patient`s Safety: Without DI: the safety, quality and efficacy of drugs can not be assured. Business : Significant damage to company Reputation. Risk to face `ON HOLD` Registration Submission. Potentally Product Recall. Regulatory Compliance: Ensure compliance with Regulations, Specifications and Standards.

30 Training Requirement on Data Integrity Do not discharge ORIGINAL DATA or Quality Records: Data must be recorded in such a way that source can be traced by identified responsible person. Documents must be retirievable Complete and accurate records of manufacturing, testing and all supporting activities: Validation, calibration, maintenance, Traceability : who, when what, which activity Testing including raw data and calculation Investigate deviations, document investigation and conclusion: do not think an isolated issue perform CAPA and Report escalation to management

31 ALCOA Principles - Documents Attributable data can be assigned to the individual performing the task Legible data can be read by eye/electronically, & retained permanent format. Contemporaneous data is created at the time the activity is performed Original data is in same format as was initially generated, or as verified copy which retains content and meaning. Accurate data is true/reflective of the activity or measurement performed

32 Protokol Records (training, raw data, dll) Laporan

33 Tetapkan protokol dengan jelas, sistematis termasuk tugas dan tanggung jawab setiap bagian terkait. Analisa bahan awal, kondisi proses terhadap parameter kritis dan acceptance criterion untuk menetapkan kondisi yang memberikan probabilitas keberhasilan. Libatkan personil yang terlatih dan upayakan kerjasama yang baik. Tetapkan jadwal dan ikuti jadwal dengan baik

34